TUGAS BAHASA JAWA

Cerito Wayang

Nama: Marta Angga Tanggal Pembuatan Alamat Kelas Sumber : 03 Oktober 2011

(13)

: Losari Timur Gg. 07 Sidoharjo, Gedeg, Mojokerto :9–C : http://wayangprabu.com/tag/cerita-wayang/

SMP Negeri 2 Gedeg Kec. Gedeg Kab. Mojokerto

(Laporan Bathara Indra tadi digelar tersendiri yang kejadiannya sebagai berikut): Betara Indra beserta dewa lainnya telah bertemu dengan patih mamangmurko dan punggawanya di lereng Gunung Jamurdipa. Suasana menjadi riang gembira atas kedatangan Anoman. Patih dari negara Himahimantaka dan punggawanya mencari saudaranya tua yang bernama patih Mamangmurko yang kesiku oleh dewa berupa babi hutan yang akhirnya pergi dari Jamurdipa.Tak lama kemudian datanglah Begawan Anoman yang diiringi oleh Gatutkaca. maka Semarpun mengatakan bahwa Raden Arjuna sedang bertapa di Goa Pamintaraga dengan alih nama "Begawan Ciptoning". ada sambungan cerita.Arjuna Wiwaha . Yang dibicarakan punakawan atas sikap dan tabahnya serta keteguhan jiwa Begawan Ciptoning yang tak lain dan tak bukan adalah si Arjuna.Begawan Ciptoning/Mintaraga 1. namun sebelum berangkat ditempat itu situasinya berubah menjadi gaduh. bukannya arjuna yang badhar tapanya 3. 2. Kayangan Suralaya: Bathara Guru sedang miyos siniwoko. justru malah para bidadari yang jatuh cinta pada arjuna. Usaha 7 bidadari gagal total. Kehendak Bathari Guru untuk . karena permintaan memboyong Bathari Supraba di tolak oleh Bathara Indra maka terjadilah perang. memasuki kawasan gunung Indrakila. Anoman dan Gatotkaca merasa gembira dengan keterangan Kyai Semar. dihadapi Bathara Narada dan putra-putra dewa. Petruk dan Bagong. dalam melaksanakan wangsit dari Hyang Agung agar bertapa di Goa Pamintaraga. Bathara Indra melaporkan bahwa Prabu Niwotokawoco mengutus patihnya yang bernama Patih Mamangmurko dan Patih Mamanggono. yakni yang ada di Kayangan Suralaya. Karena silang pendapat dengan Anoman maka terjadilah perang. Gunung Indralika: Kyai Semar bersama anak-anaknya yaitu Gareng. Kayangan Batara Indra dihadap 7 bidadari dan memrintahkan para bidadari membuyarkan tapa arjuna karena para Dewa telah kewalahan menghadapi Niwatakaca. yang ingin mempersunting Bathari Supraba. manun perlu mencari jago guna mengimbangi sekaligus menumpas Prabu Niwotokawoco. Yang dibicaraakan Bathara Guru minta laporan atas kehendak Raja Himahimantaka yakni prabu Niwotokawoco. karena datangnya patih Mamanggono beserta wadyabala raksasa. maka Anoman secepatnya memberitahu kepada Pandawa. yang akhirnya Patih Mamangmurko dikutuk oleh dewa menjadi babi hutan Bathara Narada menyarankan walaupun hari ini utusan prabu Niwotokawoco sudah pergi dari gunung Jamurdipa. Setelah bertemu dalam keadaan selamat maka kedatangan Anoman memang disuruh oleh Pandawa untuk mencari Arjuna. Perang antara patih Mamanggono belum selesai.

Setelah itu para panakawan bergegas untuk menyusul Arjuna ke Kayangan Suralaya. Petruk dan Bagong tidak berani mengganggu Semar yang sedang semedi membantu begawan Ciptoning yang juga terus bertapa. Gatutkaca tidak gentar menghadapi bala raksasa dari Himahimantaka. Gua Pamintaraga: Begawan Ciptaning beberapa bulan lamanya bertapa. kemudian Arjuna berangkat ke Himohimantoko didampingi Bathari Supraba. 4. namun terpaksa badhar dari semedinya. yakni ingin mempersunting Bathari Supraba. Untuk menghibur diri Gareng. Anoman dan Gatutkaca segera pamit kepada para panakawan untuk segera memberitahu kepada para Pandawa. dikarnakan ada babi hutan yang mengamuk dan semakin mendekati tempat begawan Ciptaning bertapa. yang tak lain babi hutan tersebut adalah jelmaan dari patih Mamangmurko. Petruk dan Bagong dengan cara tetembangan. 7. Arjuna diwisuda menjadi jago Dewa untuk menumpas murkanya Prabu Niwotokawoco yang menentang kodrat. Perang terus berlanjut antara Anoman melawan Patih Mamanggono dan antara Gatotkaca melawan wadyabala raksasa. yang akhirnya tewas di tangan Anoman. serta Betara Guru memberi pusaka kyai Pasopati. Tewasnya patih dan bala raksasa. 5. Kayangan Suralaya Bathara Guru dihadap oleh para Dewa. dan Raden Arjuna yang akan diwisuda untuk menjadi jago Dewa.mencari jago dilakukan sendiri dan yang dituju yaitu gunung Indrakila. Kembali lagi melanjutkan Anoman yang sengaja menghabiskan tenaga patih Mamanggono. Namun juga tidak berani mendekat kepada Anoman dan gatotkaca yang sedang perang dengan Mamanggono dan wadyabala raksasa. kemudian Arjuna diboyong ke kayangan. bersamaan dengan lepasnya anak panah milik raden Keratarupa yang juga menancap pada leher si babi hutan tersebut. 6. karena Bathari Guru tahu di gua Pamintaraga ada pendeta yang sedang bertapa. Ciptaning badhar Arjuna. Kerajaan Himohimantoko Prabu Niwotokawoco menerima kedatangan Togog dan Bilung yang melaporkan tewasnya . Belum puas untuk mengalunkan tembang-tembangnya ditempat punakawan tersebut terpaksa menjadi ajang perang yang terus bergeser ke gua Pamintaraga. Gunung Indrakila: Gareng. Maka Bathara Guru berganti diri menjadi ksatriya dengan nama "Raden Kerotorupo". Setelah persiapan selesai. maka akhirnya terjadi perang. maka satu demi satu bala raksasa tersebut akhirnya tewas. Raden Keratarupa badhar Betara guru sekaligus mengangkat Arjuna sebagai jago dewa. kemudian datanglah kyai Semar mengatakan bahwa Raden Arjuna menjadi jagonya dewa untuk menumpas Prabu Niwotokawoca raja Himahimantaka. Begawan Ciptaning segera mengambil anak panah dan kemudian dilepaskannya tepat mengenai leher babi hutan. Begawan Ciptaning dan Raden Keratarupa berebut kebenaran atas anak panah yang mengenai babi hutan.

pada waktu itu juga. Para Punggawa yang tidak menerima kematian raja mereka bisa ditumpas oleh Raden Bima yang juga sudah berada di Himahimantaka.Patih Mamangmurko dan Patih Mamanggono. yang membuat sang raja tewas. Kemudian dengan gerak yang sangat cepat. sang Prabu sangat marah mendengar berita tersebut. keterangan sang raja didengar oleh Arjuna yang juga berada di kedaton tersebut dengan menggunakan Aji Panglemunan. bidadari dan arjuna. untuk menghaturkan bahwa Bathari Supraba berada di Kedaton. sampai letak pengapesannya juga diberitahukan kepada Bathari Supraba. Setelah yang dinanti-nantikan datang.Prabu Niwotokawoco sangat gembira mendengar keterangan dari Bathari Supraba sehingga secara tidak sadar. yang merupakan sinar dari Aji Gineng. yang akhirnya terjadilah perang antara Arjuna melawan Prabu Niwatakawaca. 9. Abdi Emban menghadap. Arjuna melepaskan Pasopati tepat mengenai telak Prabu Niwatakawaca. namun belum sampai jumangkah. Sang raja juga memberi tahu letak kesaktiannya. termasuk Aji Gineng. Bathari Supraba beberapa lama menanti kondur sang Prabu Niwotokawoco. Arjuna melihat sinar yang berada di telak sang raja. kemudian Bathari Supraba mengatakan bahwa kedatangannya memang siap untuk dipersunting sang raja. Kerajaan Himahimantaka: Arjuna tidak berdaya melawan kekuatan Prabu Niwatakawaca. Batara Indra dihadap para dewa. Disini Arjuna diwisudha menjari raja kaendran selama 7 hari (dunia) = 7 bulan di kayangan dan boleh memilih 40 bidadari sebagai istrinya . Bathara Indra menjemput sang Arjuna untuk menghadapi Sang Hyang Giripati untuk diwisuda menjadi "Lananging Jagat Lancuring Madyapada". sang raja memberitahu segala hal yang ingin diketahui oleh Dewi Supraba. Kayangan Suralaya. 8. Namun pada waktu Arjuna telah dijangkahkan oleh Prabu Niwatakawaca yang sedang tertawa terbahak-bahak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful