Nama : Jenni S Sinaga NIM : 100301085 Prodi : Agroekoteknologi 2

Gulma
Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi. Keberadaan gulma menurunkan hasil karena mengganggu pertumbuhan tanaman produksi melalui kompetisi. Terdapat beberapa jenis tumbuhan dikenal sebagai gulma utama, seperti rumput-rumputan, teki dan alang-alang. Ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya dikenal sebagai ilmu gulma. Herbisida adalah senyawa atau material yang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas tumbuhan yang menyebabkan penurunan hasil (gulma). Lahan pertanian biasanya ditanami sejenis tanaman pertanian. Namun demikian tumbuhan lain juga dapat tumbuh di lahan tersebut. Karena kompetisi dalam mendapatkan hara di tanah, perolehan cahaya matahari, dan atau keluarnya substansi alelopatik, tumbuhan lain ini tidak diinginkan keberadaannya. Herbisida digunakan sebagai salah satu sarana pengendalian tumbuhan "asing" ini Tehnik baru untuk pengendalian atau mencegah pertumbuhan gulma pada lahan yang ditanami padi di sawah dengan cara menutupi tanah tempat bercocok tanam menggunakan kertas. Dengan penutupan tanah dengan kertas pada sawah tersebut dapat mencegah tumbuhnya gulma karena tidak terdapat sinar matahari yang masuk. Cara penutupan kertas dan penanaman padi dilakukan dengan menggunakan mesin yang terintegrasi. Proses penutupan kertas diatas tanah dan penanaman padi dilakukan secara bersamaan. Kertas digulung dalam mesin dan dihamparkan terlebih dahulu, sementara pada mesin yang sama sudah disiapkan bibit padi yang siap ditancamkan pada saat begitu kertas dihamparkan. Dengan cara demikian gulma tidak tumbuh sehingga dapat menghindari penggunaan herbisida, tidak menggunakan tenaga kerja untuk menyiangi dan dapat menghemat ongkos produksi dan dapat mendukung pertanian organik.

Gambar kertas yang tergulung sebelum dipasang pada mesin.

Kertas dalam mesin tanam dipasang di tempat penggulungan kertas di sebelah depan (kanan). Sedangkan tempat bibit yang siap ditanam terlihat berderet di sebelah belakang (kiri).

Hamparan tanaman padi milik seorang petani di Fukui Jepang, tidak terdapat gulma sedikitpun diatas tanahnya yang tertutup dengan kertas. Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja, sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan, sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. Atas dasar pengelompokan yang berbeda, maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. Berdasarkan siklus hidupnya, gulma dapat dikelompokan menjadi : a. Gulma setahun (gulma semusim, annual weeds), yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati). Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim, maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan, tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan, karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek, menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun, contohnya Echinochloa crusgalli, Echinochloa colonum, Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. b. Gulma dua tahun (biennial weeds), yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun, tetapi tidak lebih dari dua tahun. Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga, menghasilkan biji dan kemudian mati. Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida. Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris, Echium vulgare, Circium vulgare, Circium altissimum dan Artemisia biennis. c. Gulma tahunan (perennial weeds), yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering, akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali.

gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat.. contoh Nymphae spp. Monochoria vaginalis. Gulma darat (terrestial weeds). stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi. 2.. Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. Amaranthus spinosus.Berdasarkan cara berkembang biaknya. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). Eleusine indica. Terdapat di tanah kering atau tegalan. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji. Sebagai contoh Taraxacum sp. Nymphoides indica. contohnya Cyperus rotundus. Ceratophyllum demersum. Creeping perennial. yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). Pistia stratiotes. Amaranthus spinosus. d). Berdasarkan tempat tumbuhnya. yaitu : 1). 3. . Najas indica. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Satu cara pengendalian yang efektif. Ludwigia sp. 2). Sorgum helepense. Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber). Circium vulgare. b). Ottelia alismoides. Salvinia cuculata. . b. Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). Polygonum sp. Limnocharis flava. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds).Berdasarkan habitatnya. Agropyron repens. Simple perennial.. Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. gulma dikelompokkan menjadi : a. Marsilea crenata. Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. contohnya Echinochola crusgalli. Cyperus elatus. Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. Echinochola colonum. Rhychospora corymbosa. yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar (root creeping). Dikelompokkan lagi ke dalam: a). akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. Contoh Cyperus rotundus. misal di hutan-hutan bakau. Mimosa sp. dan lain sebagainya. Leersia hexandra. Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. contoh Hydrilla verticillata. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. Terdapat di tanah sawah. Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. Gulma air (aquatic weeds). Imperata cylindrica. b. Cynodon dactylon. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. contohnya Eichornia crassipes. c). Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). apabila akarnya terpotong menjadi dua. Gulma air tawar (fresh water weeds). maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. contoh Panicum repens. gulma dikelompokkan menjadi : a. contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. Scleria poaeformis. 2). yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. . contoh Ultricularia gibba. batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). dan Rumex sp. Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds).

c.Daun-daun soliter pada buku-buku. terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. berkembang biak secara generatif dengan spora.Buah disebut caryopsis atau grain. Berdasarkan parasit atau tidaknya. kebanyakan berongga.. susunan tulang daun menyirip atau menjari. Contohnya Amaranthus spinosus. gulma berakar tunggang. tidak mempunyai klorofil. Limnocharis flava. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. 6.Contohnya Imperata cyliindrica. Mimosa sp. Gulma ini tidak mempunyai daun. Pistia stratiotes. tersusun dalam dua deret. b. 5. Pteridophyta. Berdasarkan asalnya. Berdasarkan sistematikanya.. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. Deangan cirri. Echinochloa crusgalli. b. Portulaca olerace. Terdapat di tanah perkebunan besar. Cyperus rotundus. Marsilea crenata. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Monochoria vaginalis. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. Contohnya Cyperus rotundus. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. Buahnya tidak membuka. gulma dikelompokan ke dalam : a. tepi daun rata. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia..Batang umumnya berbentuk segitiga. gulma berakar serabut. jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya. contohnya Imperata cylindrica. dan biji berkeping satu. Gulma parasit. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. Scripus juncoides. Contohnya Monocharia vaginalis. Cyperus dactylon. contohnya Imperata cylindrica. Contoh Convolvulus arvensis. . umumnya bertulang daun sejajar. Eichornia crassipes. biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. Panicum repens.c. Contohnya Imperata cylindrica. gulma dikelompokan ke dalam : a. Amaranthus spinosus. gulma dikelompokan ke dalam : a. Cynodon dactylon. jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. Gulma non parasit. Fimbristylis littoralis. Panicum repens. Euphatorium odoratum. Limnocharis flava. Lindernia sp. Salvinia sp. batang bulat atau agak pipih. Daun biasanya berbentuk garis (linier). Sebagai contoh Salvinia sp. Monocotyledoneae. Dicotyledoneae. 7. dan biji berkeping dua. b. Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. Contohnya Imperata cylindrica. c. 4. contoh Cuscuta australis (tali putri). Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). Echinochloa crusgalli. Berdasarkan morfologinya.Daun tersusun dalam tiga deretan. dibedakan dalam : a. b. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). Cyperus rotundus Opuntia sp.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Cyperus rotundus. Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis).

Gulma ini mempunyai daun. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. pratumbuh atau pasca tumbuh. mempunyai klorofil. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma. Gulma ini mempunyai daun. contohnya Loranthus pentandrus. Secara biologis. ternak. misal dengan pergiliran tanaman. pembersihan ternak yang akan diangkut. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. Secara fisik. contoh Viscum sp. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. penggenangan. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops). Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara.2) Gulma semi parasit. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. misal dengan pengolahan tanah. ikan dan sebagainya. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. Secara terpadu. fungi. Dengan sistem budidaya. dapat melakukan asimilasi sendiri. Secara kimiawi. dapat melakukan asimilasi sendiri. pembakaran dan pemakaian mulsa. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. pembabatan. kontak atau sistemik. yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baikny . 3) Gulma hiper parasit. Secara preventif. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. digunakan saat pratanam. mempunyai klorofil.

Echinochloa colonum. Berdasarkan cara berkembang biaknya. apabila akarnya terpotong menjadi dua. tetapi tidak lebih dari dua tahun. Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja. Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida.. dan Rumex sp. Circium vulgare. Limnocharis flava. 2). Monochoria vaginalis. yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun).Nama NIM Prodi : Sandro Pandiangan : 100301 : Agroekoteknologi 2 Gulma Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati). Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. Gulma dua tahun (biennial weeds). yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. Creeping perennial. b. menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. Circium altissimum dan Artemisia biennis. contohnya Echinochloa crusgalli. Berdasarkan siklus hidupnya. c. gulma dapat dikelompokan menjadi : a. Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering. Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun. Echium vulgare. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim. Gulma setahun (gulma semusim. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan. yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar . maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. Gulma tahunan (perennial weeds). menghasilkan biji dan kemudian mati. Sebagai contoh Taraxacum sp. annual weeds). Simple perennial. Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga. sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan. akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali. Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan. Atas dasar pengelompokan yang berbeda. karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji.

Scleria poaeformis. b. c). Imperata cylindrica. d). Terdapat di tanah kering atau tegalan. Leersia hexandra. Salvinia sp. Cyperus dactylon.. Dicotyledoneae. yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Satu cara pengendalian yang efektif. Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. Panicum repens. gulma dikelompokan ke dalam : a. Monocotyledoneae. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. 2. Salvinia cuculata. gulma berakar serabut. b. Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. misal di hutan-hutan bakau. Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). Najas indica. contohnya Cyperus rotundus. Echinochloa crusgalli. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). . yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat. Eleusine indica. maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). Gulma darat (terrestial weeds). Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds). contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. 2). contohnya Eichornia crassipes. Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. . contohnya Echinochola crusgalli. c. b). Berdasarkan tempat tumbuhnya. . Terdapat di tanah perkebunan besar. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. Gulma air tawar (fresh water weeds). Rhychospora corymbosa. Circium vulgare.Berdasarkan habitatnya. Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. gulma dikelompokkan menjadi : a. Dikelompokkan lagi ke dalam: a). maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. Monochoria vaginalis. b. Amaranthus spinosus. dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). Polygonum sp. contoh Hydrilla verticillata. Amaranthus spinosus. Ludwigia sp. contoh Panicum repens. Echinochola colonum. gulma berakar tunggang. Limnocharis flava. contoh Nymphae spp. Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). contoh Ultricularia gibba. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. contohnya Imperata cylindrica. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds). jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. susunan tulang daun menyirip atau menjari. batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). Sorgum helepense. Pistia stratiotes. 3. Gulma air (aquatic weeds). stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi.. Contoh Cyperus rotundus. Terdapat di tanah sawah. Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber). dan biji berkeping satu. Contohnya Imperata cylindrica. 4. Ceratophyllum demersum. Ottelia alismoides. dan lain sebagainya. Cyperus elatus. Cyperus rotundus. Cynodon dactylon. yaitu : 1).. gulma dikelompokkan menjadi : a. Agropyron repens. Nymphoides indica. Mimosa sp.(root creeping). Pistia stratiotes. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. Marsilea crenata. Berdasarkan sistematikanya.

gulma dikelompokan ke dalam : a. dapat melakukan asimilasi sendiri. dan biji berkeping dua. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. Berdasarkan parasit atau tidaknya. umumnya bertulang daun sejajar. mempunyai klorofil. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). b. Contohnya Cyperus rotundus.Daun-daun soliter pada buku-buku.Batang umumnya berbentuk segitiga. Marsilea crenata. Buahnya tidak membuka. Gulma ini mempunyai daun. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. Limnocharis flava. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Eichornia crassipes. . Gulma ini mempunyai daun. 5. contohnya Imperata cylindrica. Panicum repens. terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. Daun biasanya berbentuk garis (linier). gulma dikelompokan ke dalam : a. mempunyai klorofil. b. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). batang bulat atau agak pipih. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Deangan cirri. Berdasarkan morfologinya.Contohnya Imperata cyliindrica. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun. Mimosa sp. 6. Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis). Gulma parasit.jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya. Sebagai contoh Salvinia sp. Portulaca olerace. Fimbristylis littoralis. Limnocharis flava. c. Contohnya Monocharia vaginalis. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri. Cyperus rotundus.. tersusun dalam dua deret. contoh Viscum sp.Daun tersusun dalam tiga deretan. Amaranthus spinosus.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. contohnya Loranthus pentandrus. 2) Gulma semi parasit. dibedakan dalam : a. berkembang biak secara generatif dengan spora. Euphatorium odoratum. Monochoria vaginalis. b. tepi daun rata. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. Gulma non parasit. contoh Cuscuta australis (tali putri). Gulma ini tidak mempunyai daun. dapat melakukan asimilasi sendiri. Lindernia sp. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Contohnya Amaranthus spinosus. biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. 3) Gulma hiper parasit.Buah disebut caryopsis atau grain.. tidak mempunyai klorofil. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. Contohnya Imperata cylindrica. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. Cyperus rotundus Opuntia sp. Scripus juncoides. Echinochloa crusgalli. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Contoh Convolvulus arvensis. 7. Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. c. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. Berdasarkan asalnya. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. kebanyakan berongga. Pteridophyta. Cynodon dactylon.

. Secara terpadu. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. pembersihan ternak yang akan diangkut. misal dengan pergiliran tanaman. Secara fisik. penggenangan. misal dengan pengolahan tanah. yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. ikan dan sebagainya. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops). fungi. Secara biologis.Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. Secara preventif. Secara kimiawi. Dengan sistem budidaya. ternak. digunakan saat pratanam. pembabatan. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. pratumbuh atau pasca tumbuh. kontak atau sistemik. pembakaran dan pemakaian mulsa.

menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan. Echinochloa colonum. Atas dasar pengelompokan yang berbeda. Sebagai contoh Taraxacum sp. Berdasarkan siklus hidupnya. akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali. akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. Circium vulgare. Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida. annual weeds). Echium vulgare. Gulma dua tahun (biennial weeds).. Gulma setahun (gulma semusim. Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan. sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. Monochoria vaginalis. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan. c. gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). gulma dapat dikelompokan menjadi : a. menghasilkan biji dan kemudian mati.Nama : Ichado Ricky NIM : 100301 Prodi : Agroekoteknologi 2 Gulma Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. tetapi tidak lebih dari dua tahun. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. Limnocharis flava. yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). Circium altissimum dan Artemisia biennis. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji. Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim. b. 2). Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris. dan Rumex sp. Creeping perennial. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun. Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. Gulma tahunan (perennial weeds). Berdasarkan cara berkembang biaknya. Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga. karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek. Simple perennial. Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun. maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. contohnya Echinochloa crusgalli. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar . sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering. apabila akarnya terpotong menjadi dua. Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati).

Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). Monochoria vaginalis.. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. contohnya Echinochola crusgalli. Berdasarkan sistematikanya. Gulma air (aquatic weeds).Berdasarkan habitatnya. Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. . Satu cara pengendalian yang efektif. . Leersia hexandra.. Salvinia sp. Cyperus elatus. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat. Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber). susunan tulang daun menyirip atau menjari. b). Panicum repens. Mimosa sp. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds). contoh Hydrilla verticillata. Salvinia cuculata. yaitu : 1). contohnya Eichornia crassipes. Agropyron repens. stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi. Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. Polygonum sp. Terdapat di tanah sawah. . Ludwigia sp. Echinochola colonum. Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. Dicotyledoneae. Echinochloa crusgalli. maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. dan lain sebagainya. Scleria poaeformis. Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. misal di hutan-hutan bakau. yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. dan biji berkeping satu. gulma berakar serabut. contohnya Cyperus rotundus. Amaranthus spinosus. gulma dikelompokkan menjadi : a. Cynodon dactylon. contoh Panicum repens. c.. 2). Cyperus dactylon. b. dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. 4. b. 3. Terdapat di tanah kering atau tegalan. Ottelia alismoides. b. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. gulma dikelompokan ke dalam : a. contoh Ultricularia gibba. maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. Contohnya Imperata cylindrica. Pistia stratiotes. Monocotyledoneae. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Contoh Cyperus rotundus. Sorgum helepense. Cyperus rotundus. contohnya Imperata cylindrica. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Amaranthus spinosus. Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). c). contoh Nymphae spp. Najas indica. Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds). batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). d). Pistia stratiotes. Gulma air tawar (fresh water weeds). gulma dikelompokkan menjadi : a. Nymphoides indica. Terdapat di tanah perkebunan besar. Marsilea crenata. gulma berakar tunggang. Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. Dikelompokkan lagi ke dalam: a). Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). Limnocharis flava. Ceratophyllum demersum. Imperata cylindrica. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). Eleusine indica.(root creeping). Circium vulgare. Rhychospora corymbosa. Berdasarkan tempat tumbuhnya. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. 2. jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. Gulma darat (terrestial weeds).

tidak mempunyai klorofil. Berdasarkan morfologinya. Panicum repens. 2) Gulma semi parasit. Gulma ini tidak mempunyai daun. Contoh Convolvulus arvensis. Scripus juncoides. Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. gulma dikelompokan ke dalam : a. contohnya Loranthus pentandrus.. Fimbristylis littoralis. contoh Viscum sp. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). Echinochloa crusgalli. gulma dikelompokan ke dalam : a.Buah disebut caryopsis atau grain. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. tepi daun rata.Batang umumnya berbentuk segitiga. 7. Buahnya tidak membuka. Contohnya Monocharia vaginalis. c. Contohnya Cyperus rotundus. mempunyai klorofil. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae.Daun tersusun dalam tiga deretan. Gulma non parasit. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). 6. b. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun. 3) Gulma hiper parasit. contoh Cuscuta australis (tali putri). Monochoria vaginalis. Contohnya Imperata cylindrica.jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya. Limnocharis flava. Portulaca olerace. Gulma parasit. Berdasarkan asalnya. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. Euphatorium odoratum. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. Amaranthus spinosus. . Limnocharis flava. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis).Contohnya Imperata cyliindrica. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Daun biasanya berbentuk garis (linier). Sebagai contoh Salvinia sp. c. kebanyakan berongga. dapat melakukan asimilasi sendiri. b. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. Berdasarkan parasit atau tidaknya. terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Cynodon dactylon. dapat melakukan asimilasi sendiri. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. mempunyai klorofil. berkembang biak secara generatif dengan spora. 5.Daun-daun soliter pada buku-buku. Gulma ini mempunyai daun. batang bulat atau agak pipih. Marsilea crenata. dan biji berkeping dua. Cyperus rotundus. Mimosa sp. contohnya Imperata cylindrica. Lindernia sp. Cyperus rotundus Opuntia sp. Contohnya Amaranthus spinosus. Eichornia crassipes. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. umumnya bertulang daun sejajar.. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Pteridophyta. dibedakan dalam : a. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. b. Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. Deangan cirri. tersusun dalam dua deret. Gulma ini mempunyai daun.

kontak atau sistemik. Secara fisik. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. pembabatan. pratumbuh atau pasca tumbuh. misal dengan pengolahan tanah. penggenangan. ikan dan sebagainya. Secara preventif. pembersihan ternak yang akan diangkut. pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. misal dengan pergiliran tanaman. digunakan saat pratanam. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. Dengan sistem budidaya.Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. fungi. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. pembakaran dan pemakaian mulsa. ternak. yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops). Secara terpadu. Secara kimiawi. Secara biologis. .

Echium vulgare. gulma dapat dikelompokan menjadi : a. apabila akarnya terpotong menjadi dua. Circium vulgare. menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. Circium altissimum dan Artemisia biennis. Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. menghasilkan biji dan kemudian mati. Gulma setahun (gulma semusim. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan. Berdasarkan siklus hidupnya. b. Berdasarkan cara berkembang biaknya. Simple perennial.Nama NIM Prodi : Saiful Burhan : 100301 : Agroekoteknologi 2 Gulma Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). Atas dasar pengelompokan yang berbeda. annual weeds). Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan. sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati). Gulma dua tahun (biennial weeds). Echinochloa colonum. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun. dan Rumex sp. Sebagai contoh Taraxacum sp. Limnocharis flava. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun.. 2). Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji. Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris. Gulma tahunan (perennial weeds). contohnya Echinochloa crusgalli. Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga. Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja. Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida. karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek. maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. Creeping perennial. yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar . Monochoria vaginalis. gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan. c. tetapi tidak lebih dari dua tahun. akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering. sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama.

Cyperus rotundus. Gulma darat (terrestial weeds). c.(root creeping). Berdasarkan sistematikanya. Ottelia alismoides. d). Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). Contoh Cyperus rotundus. Circium vulgare. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds). Mimosa sp. . contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. Agropyron repens. gulma berakar serabut. Rhychospora corymbosa. dan lain sebagainya. Nymphoides indica. . Cynodon dactylon. Cyperus dactylon. contohnya Imperata cylindrica. gulma dikelompokan ke dalam : a. Amaranthus spinosus. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). Satu cara pengendalian yang efektif. Terdapat di tanah kering atau tegalan.Berdasarkan habitatnya. Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds). yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). Ceratophyllum demersum. b. Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). Amaranthus spinosus. contoh Nymphae spp. gulma berakar tunggang. b. Dikelompokkan lagi ke dalam: a). Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). Dicotyledoneae. contoh Ultricularia gibba. stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. 2. Terdapat di tanah perkebunan besar. yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. Pistia stratiotes. 3. Echinochloa crusgalli.. contohnya Eichornia crassipes. contohnya Echinochola crusgalli. Marsilea crenata. dan biji berkeping satu. yaitu : 1). Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. Monochoria vaginalis. Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). Sorgum helepense. .. Terdapat di tanah sawah. Gulma air tawar (fresh water weeds). Scleria poaeformis. 2). Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber). Salvinia sp. c). Najas indica. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). susunan tulang daun menyirip atau menjari. contohnya Cyperus rotundus. Eleusine indica. Ludwigia sp. Leersia hexandra. Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. contoh Hydrilla verticillata. Salvinia cuculata. Berdasarkan tempat tumbuhnya. misal di hutan-hutan bakau. contoh Panicum repens. Echinochola colonum. yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat. 4. Pistia stratiotes. gulma dikelompokkan menjadi : a. Imperata cylindrica. Polygonum sp. Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. Cyperus elatus. Monocotyledoneae. b). Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. gulma dikelompokkan menjadi : a. Panicum repens.. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. b. Contohnya Imperata cylindrica. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Gulma air (aquatic weeds). Limnocharis flava.

Contohnya Monocharia vaginalis. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). dapat melakukan asimilasi sendiri.. 5. Sebagai contoh Salvinia sp. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. 6. Deangan cirri. gulma dikelompokan ke dalam : a. Berdasarkan parasit atau tidaknya. Euphatorium odoratum. dibedakan dalam : a. Fimbristylis littoralis. Limnocharis flava. umumnya bertulang daun sejajar. Eichornia crassipes. Gulma ini mempunyai daun. Marsilea crenata. tepi daun rata. biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. Cynodon dactylon. contohnya Loranthus pentandrus. b.Contohnya Imperata cyliindrica. Panicum repens. dapat melakukan asimilasi sendiri. Gulma ini tidak mempunyai daun. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Contohnya Cyperus rotundus. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. . 3) Gulma hiper parasit. Pteridophyta. Contohnya Amaranthus spinosus. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri. Contoh Convolvulus arvensis. tersusun dalam dua deret. c. dan biji berkeping dua.Buah disebut caryopsis atau grain. mempunyai klorofil. Contohnya Imperata cylindrica. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. contoh Viscum sp. berkembang biak secara generatif dengan spora. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). b.jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya.. Portulaca olerace. Mimosa sp. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. b. Amaranthus spinosus. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. contoh Cuscuta australis (tali putri). Cyperus rotundus. Daun biasanya berbentuk garis (linier). 2) Gulma semi parasit. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. Berdasarkan asalnya. 7. terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. kebanyakan berongga. Lindernia sp. Monochoria vaginalis. Cyperus rotundus Opuntia sp. Gulma parasit. Limnocharis flava. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Gulma ini mempunyai daun.Daun-daun soliter pada buku-buku. Gulma non parasit. tidak mempunyai klorofil. Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis). Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. mempunyai klorofil. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. batang bulat atau agak pipih. gulma dikelompokan ke dalam : a. Echinochloa crusgalli. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. contohnya Imperata cylindrica.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. Scripus juncoides. c. Buahnya tidak membuka. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun.Daun tersusun dalam tiga deretan. Berdasarkan morfologinya.Batang umumnya berbentuk segitiga.

pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. pembakaran dan pemakaian mulsa. digunakan saat pratanam. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. Secara fisik. ikan dan sebagainya. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops). pembabatan. misal dengan pengolahan tanah. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. . Secara preventif. pembersihan ternak yang akan diangkut. Secara terpadu. fungi. Dengan sistem budidaya. Secara kimiawi. misal dengan pergiliran tanaman. Secara biologis. ternak. penggenangan. kontak atau sistemik. pratumbuh atau pasca tumbuh. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma.Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya.

2). Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. contohnya Echinochloa crusgalli. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun. Circium vulgare. tetapi tidak lebih dari dua tahun. maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja. Echinochloa colonum.. menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun.Nama : Jerianta Ginting NIM : 100301085 Prodi : Agroekoteknologi 2 Gulma Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar . Atas dasar pengelompokan yang berbeda. Monochoria vaginalis. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. c. Gulma tahunan (perennial weeds). sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. b. Berdasarkan siklus hidupnya. Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. apabila akarnya terpotong menjadi dua. tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan. Gulma setahun (gulma semusim. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering. Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan. annual weeds). yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. Creeping perennial. gulma dapat dikelompokan menjadi : a. Limnocharis flava. Simple perennial. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati). maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. menghasilkan biji dan kemudian mati. Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga. Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida. Sebagai contoh Taraxacum sp. Berdasarkan cara berkembang biaknya. dan Rumex sp. Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. Gulma dua tahun (biennial weeds). karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek. Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim. sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). Circium altissimum dan Artemisia biennis. Echium vulgare.

Ludwigia sp. Leersia hexandra. 2). Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds). b). Contoh Cyperus rotundus. Monocotyledoneae. maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). Limnocharis flava. Cyperus elatus. Monochoria vaginalis. c. . Pistia stratiotes. Contohnya Imperata cylindrica. contohnya Echinochola crusgalli. . Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Salvinia sp. Nymphoides indica. Pistia stratiotes. Ottelia alismoides. contoh Hydrilla verticillata. Dicotyledoneae.. stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi. Amaranthus spinosus. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). Amaranthus spinosus. yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. misal di hutan-hutan bakau. Echinochloa crusgalli. contoh Panicum repens. 2. Gulma air (aquatic weeds). 4. gulma dikelompokan ke dalam : a. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. gulma dikelompokkan menjadi : a. contohnya Cyperus rotundus. batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). b.(root creeping). Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. Terdapat di tanah perkebunan besar. Berdasarkan tempat tumbuhnya. b. Gulma air tawar (fresh water weeds). maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. Cyperus dactylon. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. Imperata cylindrica. Echinochola colonum. c). Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). gulma berakar serabut. b. contoh Ultricularia gibba.Berdasarkan habitatnya. Dikelompokkan lagi ke dalam: a). contohnya Imperata cylindrica. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). contohnya Eichornia crassipes.. Terdapat di tanah sawah. yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds). Eleusine indica. jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber).. Sorgum helepense. contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. gulma dikelompokkan menjadi : a. Circium vulgare. dan lain sebagainya. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). contoh Nymphae spp. Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. yaitu : 1). Scleria poaeformis. Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. Cyperus rotundus. dan biji berkeping satu. Cynodon dactylon. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Panicum repens. Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). Marsilea crenata. Salvinia cuculata. 3. yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. Mimosa sp. Agropyron repens. Gulma darat (terrestial weeds). Polygonum sp. susunan tulang daun menyirip atau menjari. d). Terdapat di tanah kering atau tegalan. . gulma berakar tunggang. Berdasarkan sistematikanya. Satu cara pengendalian yang efektif. Ceratophyllum demersum. Rhychospora corymbosa. Najas indica.

umumnya bertulang daun sejajar. Marsilea crenata. biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung. Pteridophyta. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae.Buah disebut caryopsis atau grain. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. 7. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. Eichornia crassipes. Mimosa sp. Scripus juncoides. dan biji berkeping dua. Gulma non parasit. berkembang biak secara generatif dengan spora. mempunyai klorofil.Batang umumnya berbentuk segitiga. 6. tersusun dalam dua deret. Limnocharis flava. dapat melakukan asimilasi sendiri. Contoh Convolvulus arvensis. kebanyakan berongga. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. 2) Gulma semi parasit. b. contohnya Loranthus pentandrus. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. Berdasarkan morfologinya. Echinochloa crusgalli. dibedakan dalam : a. Portulaca olerace.Daun tersusun dalam tiga deretan. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri. gulma dikelompokan ke dalam : a. Berdasarkan asalnya. Euphatorium odoratum. Berdasarkan parasit atau tidaknya. . tidak mempunyai klorofil. Cyperus rotundus. Cyperus rotundus Opuntia sp. Cynodon dactylon. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. contohnya Imperata cylindrica. Deangan cirri. Gulma ini mempunyai daun. Daun biasanya berbentuk garis (linier). contoh Viscum sp. Amaranthus spinosus. c.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. Contohnya Monocharia vaginalis. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Fimbristylis littoralis. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun. c.jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya.Daun-daun soliter pada buku-buku. Lindernia sp. terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Panicum repens. Monochoria vaginalis. Buahnya tidak membuka. mempunyai klorofil. 5. tepi daun rata.. Contohnya Imperata cylindrica. b. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. Gulma parasit. Contohnya Cyperus rotundus. dapat melakukan asimilasi sendiri.. batang bulat atau agak pipih. Gulma ini tidak mempunyai daun. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). Limnocharis flava. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis). b. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. contoh Cuscuta australis (tali putri). Gulma ini mempunyai daun. Sebagai contoh Salvinia sp.Contohnya Imperata cyliindrica. gulma dikelompokan ke dalam : a. 3) Gulma hiper parasit. Contohnya Amaranthus spinosus.

digunakan saat pratanam. kontak atau sistemik. misal dengan pengolahan tanah. pembakaran dan pemakaian mulsa. Secara kimiawi. ikan dan sebagainya. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. penggenangan. Secara preventif. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. Secara fisik. Secara biologis.Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. Dengan sistem budidaya. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. fungi. . yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. Secara terpadu. pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. misal dengan pergiliran tanaman. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops). pratumbuh atau pasca tumbuh. ternak. pembabatan. pembersihan ternak yang akan diangkut. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang.

tetapi kenyataannya kita sering mengalami kesulitan. tetapi tidak lebih dari dua tahun. karena gulma tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu umurnya pendek. Berdasarkan siklus hidupnya. gulma tahunan dibedakan menjadi dua : 1). Pada tahun pertama digunakan untuk pertumbuhan vegetatif menghasilkan bentuk roset dan pada tahun kedua berbunga. menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan masa dormansi biji yang panjang sehingga dapat lebih bertahan hidupnya. yaitu gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan. apabila akarnya terpotong menjadi dua. akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru. Pada keadaan kekurangan air (di musim kemarau) gulma tersebut seolah-olah mati karena bagian yang berada di atas tanah mengering. Di Indonesia banyak dijumpai jenis-jenis gulma setahun. c.Nama : Betharia Rajagukguk NIM : 100301085 Prodi : Agroekoteknologi 2 Gulma Cara klasifiikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). Limnocharis flava. Creeping perennial. maka gulma tersebut sering disebut sebagai gulma semusim. yaitu gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). Atas dasar pengelompokan yang berbeda. sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. menghasilkan biji dan kemudian mati. Hal demkian inilah yang merupakan kelemahan utama dari kalsifikasi sistem buatan. Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja. b. yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan akar yang menjalar . Masing-masing kelompok memperlihatkan perbedaan di dalam pengendalian. Simple perennial. Cara klasifiksi pada gulma cenderung mengarah ke sistem buatan. Echinochloa colonum.. Gulma setahun (gulma semusim. Gulma dua tahun (biennial weeds). sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. Monochoria vaginalis. dan Rumex sp. 2). Pada periode roset gulma tersebut sensitif terhadap herbisida. contohnya Echinochloa crusgalli. Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya. gulma dapat dikelompokan menjadi : a. Sebagai contoh Taraxacum sp. Gulma dapat dikelompokan seperti berikut ini : 1. maka kita dapat mengelompokan gulma menjadi kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang berbeda pula. Gulma tahunan (perennial weeds). Walaupun sebenarnya mudah dikendalikan. Karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim. maka masing-masing potongannya akan tumbuh menjadi individu baru. Circium altissimum dan Artemisia biennis. akan tetapi begitu ada air yang cukup untuk pertumbuhannya akan bersemi kembali. annual weeds). yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun. Kebanyakan berkembang biak dengan biji dan banyak diantaranya yang berkembang biak secara vegetatif. Yang termasuk gulma dua tahun yaitu Dipsacus sylvestris. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. Circium vulgare. yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun (mulai dari berkecambah sampai memproduksi biji dan kemudian mati). Echium vulgare. Berdasarkan cara berkembang biaknya.

gulma berakar tunggang. Contohnya Imperata cylindrica. Contoh Cyperus rotundus. Dicotyledoneae. c. susunan tulang daun sejajar atau melengkung. Pistia stratiotes.. susunan tulang daun menyirip atau menjari. yaitu : 1). maka gulma tersebut sukar sekali untuk diberantas. yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut. Dikelompokkan lagi ke dalam: a).Berdasarkan habitatnya. Pistia stratiotes. Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds). yaitu gulma yang tumbuh di habitat air. batang yang menjalar di atas tanah (stolon) atau batang yang menjalar di dalam tanah (rhizoma). Cynodon dactylon. karena dengan terpotong-potongnya rhizoma. Monocotyledoneae.. 2). Monochoria vaginalis. Salvinia sp. b). Yang termasuk dalam golongan ini contohnya Cynodon dactylon. contohnya Eichornia crassipes. Agropyron repens. 3. b. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum. Salvinia cuculata. maka lambat laun pertumbuhannya akan tertekan juga. Amaranthus spinosus. Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds). yaitu gulma yang tumbuh pada habitat tanah atau darat. Marsilea crenata. Ottelia alismoides. Leersia hexandra. Cyperus elatus. Terdapat di tanah kering atau tegalan. yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Sorgum helepense. Gulma darat (terrestial weeds). Gulma air dibedakan menjadi dua kelompok. contoh Hydrilla verticillata. contoh Nymphae spp. Circium vulgare. Contoh gulma tahunan populair yang perkembangbiakan utamanya dengan rhizoma adalah alang-alang (Imperata cylindrica). Scleria poaeformis. Berdasarkan sistematikanya. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds). Rhychospora corymbosa. b. stolon atau tubernya maka pertumbuhan baru akan segera dimulai dan dapat tumbuh berkembangbiak dengan pesat dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila air tercukupi. Terdapat di tanah perkebunan besar. Polygonum sp. Satu cara pengendalian yang efektif. d). Ceratophyllum demersum. Adanya pengendalian dengan frekuensi yang tinggi (sering atau berulang-ulang) baik secara mekanis ataupun secara kimiawi. gulma dikelompokan ke dalam : a.. gulma dikelompokkan menjadi : a. Panicum repens. contohnya Cyperus rotundus. Amaranthus spinosus. Limnocharis flava. Echinochola colonum. c). Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds). Najas indica. Ludwigia sp. Nymphoides indica. yang juga diperlukan adalah dengan membunuh kecambahkecambah yang baru muncul atau tumbuh di atas permukaan tanah. Adanya pengolahan tanah untuk penanaman tanaman pangan atau tanaman setahun lainnya akan membantu perkembangbiakan. ¬ Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds). contohnya Cyperus rotundus dan Helianthus tuberosus. Terdapat di tanah sawah. dibedakan ke dalam : ¬ Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds). contoh Ultricularia gibba. Dengan dimilikinya alat perkembangbiakan vegetatif. Beberapa diantaranya ada yang berkembang biak dengan umbi (tuber). jumlah bagian-bagian bunga tiga atau kelipatannya. Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds). contoh Panicum repens. gulma berakar serabut. Echinochloa crusgalli. . Gulma air tawar (fresh water weeds). Cyperus dactylon. Berdasarkan tempat tumbuhnya. . dan lain sebagainya. misal di hutan-hutan bakau. 2. 4. gulma dikelompokkan menjadi : a. . contohnya Echinochola crusgalli.(root creeping). contohnya Imperata cylindrica. b. Mimosa sp. dan biji berkeping satu. Eleusine indica. Imperata cylindrica. Gulma air (aquatic weeds). Cyperus rotundus.

Echinochloa crusgalli. dibedakan dalam : a. contoh Cuscuta australis (tali putri). Limnocharis flava. dapat melakukan asimilasi sendiri. yang besar disebut lemna dan yang kecil disebut palea. Euphatorium odoratum. dan biji berkeping dua.Contohnya Imperata cyliindrica. Lidah-lidah daun sering kelihatan jelas pada batas antara pelepah daun dan helaian daun. Panicum repens. Gulma parasit. Amaranthus spinosus.. Buahnya tidak membuka. Fimbristylis littoralis. tetapi kebutuhan akan air dan hara lainnya diambil dari gulma semi parasit. b. Berdasarkan morfologinya. mempunyai klorofil. dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Berdasarkan parasit atau tidaknya. Contohnya Amaranthus spinosus.Daun tersusun dalam tiga deretan. . 2) Gulma semi parasit. Masing-masing anak bulir tersusun atas satu atau lebih bunga kecil (floret). terdiri atas dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun. gulma dikelompokan ke dalam : a. 7. Lindernia sp. Sebagai contoh Salvinia sp. 5. tersusun dalam dua deret. kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. Gulma non parasit. Golongan rumput (grasses) Gulma golongan rumput termasuk dalam familia Gramineae/Poaceae. Scripus juncoides. Gulma fakultatif (facultative weeds) adalah gulma yang tumbuh secara liar dan dapat pula tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia. Mimosa sp. Gulma ini tidak mempunyai daun. berkembang biak secara generatif dengan spora. Bunga sering dalam bulir (spica) atau anak bulir. Monochoria vaginalis. Contohnya Monocharia vaginalis. 3) Gulma hiper parasit.jumlah bagian-bagian bunga 4 atau 5 atau kelipatannya. Gulma obligat (obligate weeds) adalah gulma yang tidak pernah dijumpai hidup secara liar dan hanya dapat tumbuh pada tempat-tempat yang dikelola oleh manusia.Buah disebut caryopsis atau grain. Deangan cirri. Contoh Convolvulus arvensis. c. tidak mempunyai klorofil. kebutuhan akan makannya diambil langsung dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya (haustarium) memasuki sampai ke jaringan floem. Cyperus rotundus. Gulma ini mempunyai daun. contohnya Imperata cylindrica. contoh Viscum sp. Daun biasanya berbentuk garis (linier). Daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. umumnya bertulang daun sejajar. tidak dapat melakukan asimilasi sendiri. Golongan berdaun lebar (broad leaves) Gulma berdaun lebar umumnya termasuk Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Cynodon dactylon.Daun-daun soliter pada buku-buku. Portulaca olerace. tepi daun rata. tetapi kebutuhan akan air dan unsur hara lainnya diambil dari tanaman inangnya dan akar pengisapnya masuk sampai ke jaringan silem. Pteridophyta. Eichornia crassipes. mempunyai klorofil. batang bulat atau agak pipih. Contohnya Cyperus rotundus. gulma dikelompokan ke dalam : a.Batang umumnya berbentuk segitiga. b. Golongan teki (sedges) Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae.. dapat melakukan asimilasi sendiri. Marsilea crenata. contohnya Loranthus pentandrus. Gulma ini mempunyai daun. kebanyakan berongga.Ibu tangkai karangan bunga tidak berbukubuku. 6. c. di mana tiap-tiap bunga kecil biasanya dikelilingi oleh sepasang daun pelindung (bractea) yang tidak sama besarnya. Limnocharis flava. Cyperus rotundus Opuntia sp. b. Contohnya Imperata cylindrica. tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula). Berdasarkan asalnya. dibedakan lagi menjadi : 1) Gulma parasit sejati. Dasar karangan bunga satuannya anak bulir (spikelet) yang dapat bertangkai atau tidak (sessilis). biasanya dilindungi oleh suatu daun pelindung.

penggenangan. pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluransaluran pengairan. fungi. Secara kimiawi. pratumbuh atau pasca tumbuh. misalnya dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma. kontak atau sistemik. Secara terpadu.Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. . pembakaran dan pemakaian mulsa. pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan sebagainya. misal dengan pergiliran tanaman. pembabatan. digunakan saat pratanam. yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma baik secara selektif maupun non selektif. pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumputan makanan ternak. pembersihan ternak yang akan diangkut. Secara fisik. Secara preventif. misal dengan pengolahan tanah. yaitu dengan menggunakan beberapa cara secara bersamaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. Dengan sistem budidaya. Secara biologis. ternak. ikan dan sebagainya. yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful