MATERI 6 SIKLUS PENDAPATAN I (PENJUALAN) Daur pendapatan adalah daur yang meliputi fungsi-fungsi untuk menjual barang

dan jasa yang dihasilkan perusahaan dan penagihan. Daur pendapatan dalam perusahaan meliputi fungsi-fungsi yang diperlukan untuk menjual produk dan jasa. Daur tersebut meliputi : Subsistem/ prosedur penjualan produk dan jasa. Subsistem/ prosedur piutang. Fungsi pokok yang tercermin dalam prosedur penjualan Tiga fungsi yang tercermin dalam prosedur penjualan: 1). Fungsi pelaksanaan penjualan tercermin pada penanganan pesanan pelanggan yang ditangani oleh bagian penjualan dan bagian kredit. 2). Fungsi penguasaan dan penanganan barang (custodianship) tercermin pada kegiatan pengeluaran barang dari gudang dan pengiriman barang oleh bagian pengiriman. 3). Fungsi pencatatan dan pengelolaan tagihan ditangani oleh bagian akuntansi dan bagian penagihan. Daur pendapatan/ penjualan berhubungan dengan fungsi manajemen pemasaran. Kegiatan pemasaran yang menjadi tanggungjawab direktur pemasaran : • • • Membuat kebijakan penetapan harga, diskon, syarat-syarat kredit, dan jaminan dan garansi. Membuat kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pengenalan produk baru, perencanaan kegiatan pemasaran besar-besaran. Koordinasi dan evaluasi kinerja karyawan memberi motivasi.

Informasi internal yang dibutuhkan direktur pemasaran : Posisi persediaan, kemampuan produksi, hasil-hasil survei pemasaran Informasi eksternal/ lingkungan yang dibutuhkan : Perkembangan ekonomi, rencana strategis pesaing, perilaku pelanggan

. Iklan & promosi Kep. Div penjualan Kep. Dir. Div. Penelitian pemasaran Manajer wilayah I Manajer wilayah II Manajer wilayah III Manajer wilayah IV i.Contoh bagan organisasi di jajaran pemasaran Direktur Pemasaran Kepala Divisi layanan pelanggan Kep. Div perencanaan produk Kep.

Besar Gudang Order Penjualan 6 Pengiriman Order penjualan 7 2 Kesediaan memenuhi pesanan Pesanan 3Pelanggan backorder N Dicatat dibuku persediaan Order penjualan Brg Order 4 Penjualan 8 Sebagai pemberitahuan pengiriman barang Order Penjualan Brg Brg 12 Faktur 11 10 Faktur Faktur N Total Kelompok 13 N Total Kelompok dibandingkan 15 14Voucher Journal Voucher Journal Pernyataan Piutang 17 Pernyataan Piutang 18 Pernyataan Piutang 16 N N .Bagan Alir Dok. Prosedur/ Sistem Penjualan Kredit Manual Pelanggan Pesanan pelanggan (customer purchase 1 Pesanan order) Penjualan Pesanan Pelanggan Pesanan Penagihan Kredit Order Penjualan 5 Piutang Bk.

.

kualitas. Order penjualan dikirim ke bagian kredit untuk meminta persetujuan tentang penjualan pada pelanggan yang bersangkutan bagian kredit berfungsi menilai kemampuan kredit pelanggan untuk tujuan mengurangi resiko piutang tak tertagih. File backorder : pesanan pelanggan yang belum terpenuhi seluruhnya karena terjadi kekosongan barang 7. Pesanan pelanggan : dokumen yang diterima dari pelanggan yang mencantumkan jenis. 5. kualitas. jumlah. Diterima dalam rangkap 2. jumlah. 6. Order penjualan juga dikirim ke bagian gudang (jika sudah dapat persetujuan dari bagian kredit) jika kuantitas ternyata belum mencukupi pesanan maka kuantitas yang belum diserahkan dinamakan kuantitas backorder dicatat dalam buku/ file persediaan barang jadi/ hasil selesai. harga barang yang dipesan. Dokumen Pesanan pelanggan diterima dalam rangkap 2.Prosedur penjualan tersebut bukan baku. Sales order : dokumen yang berfungsi sebagai perintah kepada bagian gudang dan bagian pengiriman barang untuk memenuhi pesanan pelanggan juga memuat tentang persyaratan kredit. 1. Diterima Pesanan Pelanggan (customer Purchase Order). Yang mencantumkan jenis. pajak. perkalian kuantitas barang dan harga per unit dan total nilai yang difakturkan. Order penjualan juga diserahkan ke bagian pengiriman Order penjualan digunakan sebagai : Dokumen slip pembungkus . Jika bagian penjualan pelanggan sudah siap diproses. karena penerapannya bisa bervariasi tergantung karakteristik masing-masing perusahaan. 2. 4. Lembar yang dikembalikan lazim disebut lembar persetujuan pesanan (pesanan dapat melalui telepon dan dicatat dalam dokumen tertulis kemudian dikonfirmasikan ke pelanggan). dan harga barang yang dipesan. bagian penjualan membuat order penjualan (sales order). 3. satu lembar. Satu lembar dokumen pesanan pelanggan dikembalikan pada pelanggan dengan catatan bahwa pesanan dapat dipenuhi. biaya angkut.

Voucher jurnal kemudian dikirim ke pencatat buku besar sebagai bahan mencatat transaksi ke masing-masing akun yang tercantum dalam voucher bagian piutang. Faktur dikirim pada bagian piutang yang digunakan sebagai dokumen dan buku pembantu piutang adalah mencatat piutang dalam buku piutang menurut nama pelanggan. faktur-faktur tersebut dibukukan ke buku pembantu dan bagian piutang juga membuat daftar dan nilai total kelompok. Order penjualan yang diterima bagian penagihan berfungsi sebagai pemberitahuan bahwa barang telah dikirim ke pelanggan sehingga pelanggan harus ditagih sebesar harga barang + biaya-biaya dan pajak. Daftar dan nilai total kelompok dikirim ke bagian buku besar untuk dibandingkan dengan total ayat jurnal yang tercantum dalam voucher jurnal dari bagian penagihan. Harus ada tanda tangan kedua belah pihak pada dokumen order penjualan. Pengiriman barang pada pelanggan. 12. Daftar faktur dan nilai total kelompok. 8. Bagian penagihan mengumpulkan semua faktur pada yang bersangkutan membuat daftar no. Faktur (invoice) : alat untuk menagih pelanggan atas pesanan yang diminta sebesar harga barang ditambah biaya-biaya dan pajak yang dibebankan. Alat untuk menagih adalah faktur (invoice). Proses pencocokan untuk bagian buku besar : . digunakan sebagai bahan untuk membuat voucher jurnal (jurnal harian) voucher ini membuat ayat jurnal : 15. Faktur dikirim pada pelanggan. faktur dan nilainya. 13. 14. Dengan kepindahan barang dari bagian gudang ke bagian pengiriman berarti tanggung jawab atas barang beralih dari bagian gudang ke bagian pengiriman.- Bukti pencatatan di buku persediaan Pemberitahuan pada bagian penagihan bahwa barang telah dikirim Bagian pengiriman mengemas barang dilengkapi 2 lembar Order Penjualan. 10. juga dicantumkan nilai total keseluruhan kelompok (batch total) faktur tersebut. Lembar ini kemudian dikirim ke bagian penagihan yang lain sebagai slip pembungkus barang. 9. 11. Faktur dibuat untuk menagih pelanggan.

bagian buku besar. tetapi pada toko-toko dan swalayan . bagian piutang dan bagian penagihan Prosedur Penjualan Tunai Manual Pada umumnya digunakan oleh perusahaan pengecer (retail) • Sistem penjualan tunai didasarkan pada asumsi bahwa pembeli dapat mengambil barang setelah barang dibayar di kasir dan pelanggan (kasir biasanya dilengkapi dengan mesin cash register) dapat menerima bukti pembayaran (yang digunakan untuk melakukan retur jika barang rusak. biasanya pada akhir tiap bulan bagian piutang menyiapkan surat pernyataan piutang yang memuat rincian transaksi dalam periode terakhir dan menyatakan jumlah total piutang perusahaan pada pelanggan yang bersangkutan.Bagian penagihan Pelanggan A Pelanggan B Pelanggan C Pelanggan D Total nilai kelompok = = = = = 50 juta 30 juta 20 juta 20 juta 120 juta Bagian piutang So sebelum posting = 320 juta So sesudah posting = 440 juta Total nilai kelompok = 120 juta Bagian buku besar Total nilai kelompok : Bagian penagihan = 120 juta Bagian piutang = 440 juta Selisih = 120 juta 16 secara periodik. Satu lembar dikirim ke pelanggan Satu lembar lagi dikirim ke bagian kredit Prosedur diatas memperlihatkan adanya mekanisme saling mengawasi (internal check) karena adanya independensi orang yaitu adanya pemisahan antara lain : • • • Fungsi pengelolaan (custodial) oleh bagian gudang dan bagian pengiriman Fungsi pelaksanaan oleh bagian penjualan Fungsi pencatatan oleh bagian kredit.

petugas yang melakukan penjualan sebaiknya dipisah dari petugas mengelola kas (kasir) jika dirangkap maka dengan mudah ia dapat menggelapkan uang hasil penjualan tersebut. Untuk mencegah hal ini cash-register mengeluarkan tanda pembayaran yang harus diserahkan pada pelanggan. 3. (tanda pembayaran tersebut semata-mata hanya memberi dampak psikologis kepada kasir agar merasa “diawasi” oleh pelanggan) • Nota penjualan dibuat rangkap 3 : 1 lembar untuk pelanggan (diserahkan ke kasir untuk bayar uang) 1 lembar lagi untuk petugas pembungkus barang bersama barang yang Lembar ke-3 diarsip petugas penjual dibeli pelanggan yang bersangkutan • Secara periodik perusahaan melakukan pemeriksaan fisik barang (stock opname) : pemeriksaan barang yang dilakukan oleh petugas dari luar toko atas perintah pimpinan perusahaan secara periodik. Jika terjadi perbedaan maka dengan mudah dapat ditemukan karena ada mekanisme saling uji (internal cek) yaitu : 1. Pelaksanaan penjualan yang dipegang oleh petugas penjualan Pencatat dan pengelola kas oleh kasir Penanganan barang oleh petugas pembungkus .biasanya mencantumkan catatan pada nota penjualan bahwa barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan). Jumlah barang persediaan yang ada di toko harus sesuai dengan catatan persediaan. Transaksi pengeluaran dan penerimaan barang dicocokkan pula dengan nota penjualan dan bukti penerimaan barang. • Pada penjualan tunai. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful