Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh

ASPEK KIMIA DALAM TUBUH
Disajikan sebagai Bahan Kuliah Biokimia bagi Mahasiswa D III Kebidanan Penyusun: Heru Santoso Wahito Nugroho, S.Kep., Ns., M.M.Kes Telefon: 0352-752747 (rumah), 081335251726 (mobile), 0351-895216 (kantor) E-mail: heruswn@yahoo.co.id atau heruswn@telkom.net website: www.heruswn.teach-nology.com

Referensi:
Murray RK, Granner DK, Mayes PA, Rodwell VW, 2003, Biokimia Harper, Edisi XXV, Penerjemah Hartono Andry, Jakarta: EGC Stryer L, 1996, Biokimia, Edisi IV, Penerjemah: Sadikin dkk (Tim Penerjemah Bagian Biokimia FKUI), Jakarta: EGC Anonim, 2008. Biology II Notes, http://www.tpsd.org/ths/sciences/b2eukpro.htm, diakses: Mei 2008 Anonim, 2003. The Biology Project, http://www.biology.arizona.edu, diakses: Desember 2007 Anonim, 2005, WKU Bio 113, http://bioweb.wku.edu/courses/biol115/Wyatt, diakses: Mei 2008

Senyawa kimia dalam jasad kehidupan
Biokimia adalah ilmu yang mempelajari mengenai berbagai molekul di dalam sel hidup dan organisme hidup, termasuk juga reaksi kimia yang terjadi. Secara lebih formal, Murray dkk. (2003) mendefinisikan biokimia sebagai “ilmu pengetahuan yang mempelajari dasar kimia kehidupan”. Dalam hal ini, menurut Bahasa Yunani, bios berarti kehidupan.

1 Biokimia-Program D3 Kebidanan

fosfor (P). Selain itu masih terdapat beberapa unsur lain yaitu: kalsium (Ca). Yang lebih khusus lagi. di dalam mitokondria terjadi reaksi-reaksi metabolik di antaranya siklus Krebs. besi (Fe). oksidasi piruvat. kalium (K).) Simpanan energi jangka pendek 2 Biokimia-Program D3 Kebidanan . mangan (Mn) dan iodium (I). magnesium (Mg).8 0. Biomolekul kompleks tersusun atas molekul-molekul sederhana. sulfur (S). Rincian dari unsur-unsur tersebut tercantum pada Tabel 1.5 4 2. Tabel 1. RNA. biologi molekuler serta genetika molekuler.4 0.5 1 N o 8 9 10 11 12 13 14 Unsur Sulfur Natrium Klor Magnesium Besi Mangan Iodium Persentas e 0. metabolism asam-asam amino serta masih banyak lagi. polisakarida dan lipid. berbagai peristiwa biokimiawi berhubungan dengan sel. unsur kontraktilitas dll. Oleh karena itu cakupan biokimia sangat luas meliputi biologi sel. klor (Cl). dinding sel yang tersusun atas molekul-molekul fosfolipid. natrium (Na). protein. Contoh lainnya adalah di dalam sitoplasma sel terjadi pemecahan molekul glukosa menjadi piruvat untuk menghasilkan energi.001 0. umumnya menjadi bagian dari sel yang melangsungkan kerja (enzim. hidrogen (H). Pendeknya. Tabel 1. seperti terinci pada Tabel 1. Sebagai contoh. maka biokimia memiliki definisi fungsional yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari unsur-unsur kimia pembentuk sel hidup dan dengan reaksi serta proses yang dijalaninya.2.1 Perkiraan Komposisi Dasar Tubuh Manusia (Berdasarkan Berat Kering) N o 1 2 3 4 5 6 7 Unsur Karbon Oksigen Hidrogen Nitrogen Kalsium Fosfor Kalium Persentas e 50 20 10 8. Di antara biomolekul-biomolekul kompleks tersebut yang merupakan biomolekul kompleks utama adalah DNA.00005 Biomolekul-biomolekul kompleks utama penyusun tubuh Unsur-unsur penyusun tubuh sebagaimana disebutkan di atas banyak yang membentuk molekul-molekul besar yang kompleks di dalam tubuh.1 0.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Sel sebagai pusat perhatian dalam biokimia Mengingat sel merupakan unit struktural kehidupan.01 0. oksidasi asam lemak.2 Biomolekul-Biomolekul Utama di dalam Tubuh Manusia N o 1 2 3 4 5 Biomolekul DNA RNA Protein Polisakarida berupa glikogen Molekul Pembangun Deoksiribonukleoti da Ribonukleotida Asam amino Glukosa Fungsi Utama Materi genetik Sintesis protein Sangat banyak. protein serta karbohidrat.1.4 0. Unsur-unsur penyusun tubuh Unsur-unsur utama penyusun tubuh adalah karbon (C). oksigen (O) dan nitrogen (N).

Selanjutnya ikatan non kovalen terdiri atas ikatan ionik. Dalam hal ini valensi C adalah 4 dan valensi O adalah 2.1 Ikatan kovalen antara sebuah atom C yang bervalensi 4 dan empat buah atom H yang masing-masing bervalensi 1 membentuk CH4 (metana) 3 Biokimia-Program D3 Kebidanan .0 13. Ikatan kimia digolongkan menjadi 2 yaitu ikatan kovalen dan ikatan non kovalen. Tabel 1. Gambar 1. misalnya simpanan energi jangka panjang.6 17. atau pelajaran kimia di SMA. protein.5 Ikatan kimia Molekul di dalam tubuh baik yang sederhana sampai dengan yang kompleks dapat terbentuk karena adanya ikatan kimia.3 Komposisi Kimiawi Normal (Pria dengan Berat Badan 65 kg) No 1 2 3 4 5 Komponen Air Protein Lemak Mineral Karbohidrat Berat (kg) 40 11 9 4 1 Persentase 61. Ikatan kovalen Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk oleh valensi dari masingmasing atom. 1. Anda dapat mempelajari lagi tentang valensi dengan membaca buku-buku kimia umum. Rincian komponen tersebut tertera pada Tabel 1. komponen membran sel dll.1 1. Komponen utama penyusun tubuh Anda telah memahami mengenai unsur-unsur serta molekul-molekul kompleks utama penyusun tubuh. ikatan hidrogen dan ikatan Van Der Waals. lemak.3.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Lipid Asam lemak Sangat banyak.8 6. Contoh dari ikatan kovalen adalah CO2. Selanjutnya komponen-komponen utama penyusun tubuh terdiri atas air. mineral serta karbohidrat.

Kumpulkan kepada Dosen secara langsung atau lebih baik melalui e-mail! 2.2 Ikatan ionik antara gugus karboksil bermuatan negatif pada substrat dan gugus amina bermuatan positif pada enzim 3.1. Jarak optimal ikatan ini adalah 28 Angstrom. Atom yang mengikat hidrogen lebih kuat disebut donor hidrogen sedang lainnya dinamakan akseptor hidrogen. dilengkapi dengan mencantum sumber kepustakaan yang digunakan. Gugus bermuatan negatif pada substrat Gugus bermuatan positif pada enzim Gambar 1. Ikatan hidrogen Ikatan hidrogen adalah pengikatan satu atom hidrogen oleh dua atom lain yang berbeda.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Tugas: Carilah valensi dari masing-masing unsur yang terdapat pada Tabel 1. Ikatan ionik Ikatan ionik adalah ikatan antara dua gugus dengan muatan berlawanan. Contohnya adalah ikatan antara substrat dan enzim. Gambar 1. Ikatan ini dapat dibentuk di antara molekul-molekul tidak bermuatan maupun molekul-molekul bermuatan.3 4 Biokimia-Program D3 Kebidanan .

Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Ikatan hidrogen antar molekul-molekul air (H2O). 5 Biokimia-Program D3 Kebidanan . yang berperan pada saat dua atom berjarak 3-4 Angstrom. Ikatan Van Der Waals Iakatan Van Der Waals adalah daya tarik non spesifik. 4. Perhatikan atom oksigen pada kutub negatif berikatan dengan atom hidrogen pada kutub posif air.

Air sangat mempengaruhi semua interaksi molekuler dalam sistem biologi. Air juga menjadi pelarut biologis yang ideal. air merupakan molekul tetrahedron tak beraturan dengan oksigen pada bagian pusatnya. air berfungsi sebagai reaktan tetapi juga sebagai produk. 2. Daerah bermuatan positif dan satu molekul air cenderung akan mengarahkan diri kepada daerah bermuatan negatif pada salah satu molekul didekatnya. Air mempunyai 2 sifat penting secara biologis yaitu sifat polar dan sifat kohesif.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Air Air merupakan produk akhir utama dari metabolisme oksidatif makanan. sementara elektron-elektron yang tidak dipakai bersama pada kedua orbital terhibridasi sp3 menempati 2 sudut sisanya. 6 Biokimia-Program D3 Kebidanan . Gambar 1. Air beku mempunyai struktur kristal yang sangat teratur di mana seluruh ikatan hidrogen potensial memang terbentuk. Sisi oksigen adalah kutub negatif dan sisi hidrogen adalah kutub positif. Air bersifat sangat kohesif Molekul-molekul air yang berdekatan memiliki afinitas yang tinggi satu sama lainnya. Sisi oksigen yang berlawanan dengan dua atom hidrogen cenderung bermuatan negatif karena mengandung lebih banyak elektron. Air merupakan molekul polar Secara tiga dimensi. 1. Molekul air membentuk molekul bipolar (dua kutub). Sedangkan disisi hidrogen cenderung bermuatan negatif. Dua buah ikatan dengan hidrogen diarahkan ke dua sudut tetrahedron.1 Molekul air. Air cair mempunyai struktur yang setengah teratur dengan kelompok-kelompok molekul berikatan hidrogen yang secara terus menerus terbentuk dan terpecah. Dalam reaksi-reaksi metabolik.

Atomatom hidrogen air mengantikan atom hidrogen amida (-NH) sebagai donor ikatan hidrogen.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Gambar 1. Maka ikatan hidrogen yang kuat antara –NH dan –CO terjadi jika tidak ada air. dari molekul-molekul yang lebih kecil. Sebagai contoh. Sintesis Sintesis adalah proses pembentukan suatu molekul yang lebih besar. selalu terjadi peristiwa sintesis dan degradasi komponenkomponen yang menyusunnya.3. protein adalah molekul yang sangat besar. 7 Biokimia-Program D3 Kebidanan .3 Air bersaing dalam pembentukan hidrogen. Air merupakan pelarut yang sangat baik bagi molekul-molekul polar. sehingga menjadi pelarut yang baik Sintesis dan degradasi Di dalam kehidupan. Perhatikan contoh pada Gambar 1. Air sangat memperlemah iakatan ionik dan ikatan hidrogen antara molekul-molekul polar dengan cara bersaing daya tarik. dan atom oksigen air menggantikan atom oksigen karbonil (CO) sebagai akseptor.2 Afinitas yang tinggi antar molekul air. Protein ini disintesis dari asam-asam amino dengan mekanisme yang sangat rumit. Gambar 1.

yaitu unit yang terdiri atas deoksiribosa. Asam-asam amino yang melebihi kebutuhan sintesis protein tidak dapat disimpan dan tidak dapat diekskresikan. Masing-masing rantai tersusun atas mata rantai berupa deoksiribonukleotida. Bulatan-bulatan yang berantai merupakan gambaran sederhana dari asamamino yang bersambungan dengan ikatan peptida membentuk protein. Gambar 1. Kelebihan asam amino ini cenderung digunakan bahan bakar. Degradasi Degradasi adalah pembongkaran molekul-molekul yang lebih besar menjadi molekul-molekul yang lebih kecil. Deoksiribonukleotida tersebut terbentuk oleh deoksiribonukleosida dan fosfat. Contohnya adalah degradasi asam amino. Setiap mata rantai merupakan satu unit deoksiribonukleotida. A auat T) dan fosfat.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh Gambar 1. Contoh lainnya adalah DNA suatu rantai deoksiribonukleotida yang sangat panjang. C.4 Sintesis protein di dalam ribosom sel.5 DNA merupakan rantai ganda dari deoksiribonukleotida (rantai biru dan rantai merah). basa nitrogen (G. Gugus amino dibebaskan selanjutnya sebagian besar 8 Biokimia-Program D3 Kebidanan . demikian seterusnya sampai dengan komponen yang lebih kecil.

9 Biokimia-Program D3 Kebidanan . zat antara Gambar 1. sedangkan rangka karbon diubah menjadi metabolisme misalnya asetil KoA. piruvat dll. asetoasetil KoA.6 Asam amino arginin mengalami degradasi menjadi urea dan ornitin.Bagian ke-1: Aspek kimia dalam tubuh menjadi urea. Selanjutnya urea diekskresikan melalui ginjal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful