BAB IV PROSES PENGENDALIAN PHE (PLATE HEAT EXCHANGER

)

4.1
4.1.1

PHE (Plate Heater Exchanger)
Pengertian PHE Plate Heat Exchanger merupakan suatu alat yang berfungsi sebagai

penukar panas yang menggunakan plat logam untuk mentransfer panas antara dua cairan. Keuntungan besar sebagai penukar panas konvensional yang baik, bahwa cairan yang memiliki luas permukaan yang jauh lebih besar karena cairan tersebar di piring. Kemampuan transfer panas yang baik dan meningkatkan kecepatan perubahan suhu. Konsep di balik penukar panas adalah penggunaan pipa atau pembuluh penahanan lain untuk panas atau dingin satu cairan dengan mentransfer panas antara itu dan cairan lain. Dalam kebanyakan kasus, penukar terdiri dari pipa melingkar berisi satu fluida yang melewati ruang berisi cairan lain. Dinding pipa biasanya terbuat dari logam, atau zat lain dengan konduktivitas panas yang tinggi, untuk memfasilitasi pertukaran, sedangkan casing luar dari ruang yang lebih besar terbuat dari plastik atau dilapisi dengan isolasi termal, untuk mencegah panas dari melarikan diri dari exchanger. Solusi steam heat exchanger memungkinkan panas yang lolos dari sumber panas utama, agar menjadi cairan sekunder tanpa melalui kontak secara langsung.
34

yaitu:  Glue type.2 Jenis-jenis PHE PHE yang banyak dijumpai di industri dapat dikelompokan menjadi dua jenis. 35 . • Pra-berkumpul atau un-dirakit sesuai dengan kebutuhan anda. efisien & steril.1.1 PHE 4. • Cairan dapat dipanaskan dalam volume besar. Tipe glue ini memerlukan lem untuk memasang Gasket pada plat PHE. • Aman. lem yang digunakan adalah lem yang mempunyai ketahanan terhadap panas yang baik. Gambar 4.'uap air' ada dua tipe utama adalah 'shell & tube' dan 'piring' penukar panas. Keuntungan dari Steam Heat Exchanger adalah • Digunakan dalam aplikasi pemanasan tidak langsung.

3 Clip Type 36 .Gambar 4. Pemasangan gasket tipe ini lebih mudah dan ringkas jika dibandingkan dengan tipe glue. Gambar 4.2 Glue Type  Clip type. sehingga dalam pemasangannya cukup menancapkan clip-clip tersebut ke lubang yang terdapat dalam plat. Disisi luar gasket tipe ini terdapat clip-clip.

1.4.1 Penjelasan Fungsi Komponen PHE pada Kendali Tingkat Kondensat Part 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Component Isolation Valve Separator Stainer Hi-limit Control Valve Pressure Gauge Pressure Reducing Valve Pressure Gauge Safety Valve Isolation Valve Vacuum Breaker Air Vent Isolation Valve Function To isolate the installation from steam supply To protect the installation from wet steam To protect the control valve from detritus To protect the installation from overtemperature To monitor the steam supply pressure To reduce pressure to the system To monitor the reducing valve set pressure To protect the downsteam equitment from overpressure To monitor the set pressure of the reducing valve To assist condensate removal from the heater at stall conditions The vent air from the heat exchanger steam supply To isolate the air vent & vacuum breaker from the steam supply 37 .3 Bagian – bagian PHE Plate Heat Exchanger dengan Condensate Level Control Gambar 4.4 PHE pada Kendali Tingkat Kondensat Tabel 4.

SX75 Series Controller Positioners.2 Penjelasan Bahan Komponen PHE pada Kendali Tingkat Kondensat Part 5.Tabel 4. Controllers Sensors Bronze 24 23 29 8 22 Pneumatic Actuator Control Valve Safety Valve Electronic Controller & 38 . 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28-34 inc 35 Component Separator Steam Trap Set Hi-limit Cut Out Hi-limit Sensor Temperature Sensor Isolation Valve Electronic Controller Pneumatic Actuator E/P Positioner Balancing Valve Isolation Valve Heat Exchanger Steam Trap Set Plate Heat Exchanger Function To close the hi-limit valve shut on overtemperature To sense the secondary water for overtemperature To sense the secondary water for temperature To isolate the secondary flow from the heat exchanger To signal the control valve to move position To drive the control valve To position the valve correctly at all loads To balance the flow in bypass with the heat exchanger To isolate the secondary return from the heat exchanger To heat the secondary liquid Tabel 4. Controllers & Sensors PN9000 Series Pneumatic Actuator Pneumatic Actuator KE71 KE7 Control Valves 1B SV615 SV73 Safety Valves SX25.1 (Lanjutan) Part 13-18 inc. 7 Component Pressure Gauge Positioner Cast SG Iron Steel Stainless Product Details Iron Steel 100 mm Diameter Pressure Gauge with ‘U’ or Pressure Gauges Ring Syphon Pipes & Temperature Gauges SP200 Electropneumatic Positioner Positioners.

26. 17. 27. 31 6 Bellows Sealed Stop Valve Stainer Fig 12 A3S Fig 12 Fig 14 Pressure Reducing Valve Air Vent Vacuum Breaker Control Valve AV13 VB14 DP27 11 10 4 AV C32 VB21 18 19 20 14. KA51. 16. 13. 9 3.Tabel 4. 21. KC31. KA31 KC51 or or KB31 KB51 High Limit HL10 High Limit Cut-out Cut-out Control Type 130 Control System System Temperatur EL2200 Temperature Sensor e Sensor Lift Check LCV1 LCV Valve 2 Ball Valve M10 M10 (Screwed or Flanged) Pessure Reducing & Surplussing Valves Air Vents & Air Eliminators Vacuum Breakers Self-acting Controls or Control Valves Self-acting Controls Control Valves Control Valves Check Valves Ball Valve Plate Heat Exchanger Balancing Valve Ball Valves BSA1T BSA2T BSA 3T BSA6T Bellows sealed stop Valves 39 . 32 33 35 SB. 28 12.2 (Lanjutan) Part 2 Component Separator Bronze Cast Iron S2 SG Iron Steel S1 S5 Stainless Steel Product Details Separators & Insulation Jackets Bellows Sealed Stop Valves Fig 16 or Stainers 16L Filters & 1.

4 Kinerja PHE Plate Heat Exchanger (PHE) berfungsi sistem pemanas atau pendingin dari suatu sistem produksi. Meskipun terdapat beberapa sistem lain. karena setiap pembongkaran PHE sebagian besar PHE Gasket sudah tidak dapat digunakan lagi karena mengalami deformasi bentuk (gepeng).5 Proses Heat Exchanger 40 .4. PHE Gasket merupakan komponen yang paling sering diganti. dengan digunakannya sistem PHE.1. pembahasan singkat ini berfokus pada PHE Gasket (Seal PHE). maka permen yang dihasilkan jauh lebih bening dibandingkan dengan sistem pemanas yang lain. salah satu contoh nyata. Dari semua komponen yang ada pada sistem PHE. Sesuai dengan usaha (Rubber Product). tetapi dari pengalaman di lapangan dapat disimpulkan bahwa PHE mempunyai baik dan sulit untuk ditandingi sistem yang lain. Gambar 4. pada industry permen sistem PHE digunakan sebagai pemanas permen (hard candy) yang akan dicetak.

termasuk pembuluh proses. Selain bagian komponen dari sistem Spirax Sarco juga menawarkan rangkaian lengkap sistem dikemas kompak untuk proses pertukaran panas. Jangkauan pompa perangkap APT otomatis telah dirancang khusus untuk memberikan penghapusan kondensat yang efektif dari berbagai peralatan proses.1 Metode Heat Transfer Heat Transfer Uap sering dihasilkan untuk menyediakan transfer panas ke suatu proses. Peralatan proses tertentu mungkin rentan terhadap kios dan genangan air. kompak dan sangat efisien. konveksi. baik di dalam media atau antara media.2 4. Spirax Sarco dapat memeberikan ancillaries. peralatan vakum. radiasi) di dalam atau antara media tersebut dijelaskan. konduksi atau radiasi. Setiap kali gradien suhu ada. bersama-sama dengan perhitungan dan masalah lain seperti hambatan perpindahan panas. yang dikenal sebagain jangkauan Easiheat. transfer panas akan terjadi. Mode perpindahan panas (konduksi.2. penukar panas dan baterai pemanas. PHE merupakan solusi yang semakin popular karena mereka dapat diandalkan. kontrol dan penghapusan kondensat untuk berbagai macam aplikasi proses pemanasan. 4. Ini mungkin mengambil bentuk baik konveksi. 41 .Uap adalah media yang sangat efisien untuk proses pemanasan air dan cairan lain.

Mana ada distribusi temperatur linier di bawah kondisi steady-state. konduksi harus terjadi dalam arah penurunan suhu. konduksi disebabkan oleh aktivitas atom getaran kisi. dalam cairan interaksi molekul lebih kuat dan lebih sering. Konduksi Ketika gradien suhu ada di salah satu medium fluida padat atau stasioner. energi ditransfer dari lebih energik untuk molekul kurang energik. transfer panas yang terjadi dikenal sebagai konduksi. Ketika tetangga molekul dalam cairan berbenturan. Persamaan yang digunakan untuk mengekspresikan perpindahan panas dengan konduksi dikenal sebagai Hukum Fourier. Fenomena ini dapat dilihat pada kedua cairan dan gas. karena molekul yang lebih dekat bersama-sama. Karena suhu yang lebih tinggi berhubungan dengan energi molekul yang lebih tinggi. Namun. Dalam padatan.1) = Temperature difference between the surface and the bulk fluid (K or °C) 42 . untuk bidang dinding satu-dimensi itu dapat ditulis sebagai: …………………………………………… Dengan: Q k A ΔT = Heat transferred per unit time (W) = Thermal conductivity of the material (W/m K or W/m°C) = Heat transfer area of the surface (m²) (4.

1 Pertimbangkan bidang dinding terbuat dari besi padat dengan konduktivitas termal dari 70 W / m ° C.3 Thermal Conductivity (W/m°C) Mengingat mekanisme perpindahan panas konduksi. Tabel 4. pada umumnya konduktivitas termal yang solid akan jauh lebih besar daripada cairan. Ini memiliki luas permukaan 0. 43 . Tentukan laju perpindahan panas: Konduktivitas termal adalah karakteristik dari bahan dinding dan tergantung pada suhu.3 m 0. dan konduktivitas termal cairan akan lebih besar daripada gas. Tabel 4.3 menunjukkan variasi konduktivitas termal dengan suhu untuk berbagai logam biasa. Udara memiliki konduktivitas termal yang sangat rendah dan ini adalah mengapa bahan isolasi sering memiliki banyak ruang udara.Contoh 4. dan ketebalan 25 mm. dengan suhu 150 ° C pada satu sisi dan 80 ° C pada yang lain.5 m.

..2) Dengan: Q A h = Heat transferred per unit time (W) = Heat transfer area of the surface (m²) = Convective heat transfer coefficient of the process (W/m² K or W/m²°C) 44 .... Konveksi paksa terjadi ketika aliran fluida yang disebabkan oleh kekuatan eksternal. Konveksi Transfer energi panas antara permukaan dan fluida bergerak pada temperatur yang berbeda dikenal sebagai konveksi.. Sebaliknya.. seperti pompa atau agitator............ seperti mendidih atau kondensasi... (4........ Transfer energi panas yang disebabkan oleh perubahan fasa.......2 yang merupakan derivasi Hukum Newton Cooling: . juga disebut sebagai proses perpindahan panas konvektif.... karena perbedaan kerapatan yang timbul dari variasi temperatur dalam cairan....... Hal ini sebenarnya kombinasi dari mekanisme difusi dan gerakan massal molekul. Dekat permukaan di mana kecepatan fluida rendah....... bergerak menjauh dari permukaan.... konveksi alami disebabkan oleh gaya apung........ curah gerak memegang meningkatnya pengaruh.... Persamaan untuk konveksi dinyatakan oleh Persamaan 2. difusi (atau gerak molekuler acak) mendominasi... Perpindahan panas konvektif dapat mengambil bentuk baik konveksi paksa atau konveksi alami........5. Namun...

Dengan tidak adanya media campur.9 m pada suhu 20 ° C. 45 .ΔT = Temperature difference between the surface and the bulk fluid (K or °C) Contoh 4. Sebuah fluida mengalir di atas permukaan dengan suhu massal 50 ° C Panas konvektif koefisien perpindahan (h) adalah 1 600 W / m² ° C Tentukan laju perpindahan panas:  Radiasi Perpindahan panas karena emisi energi dari permukaan dalam bentuk gelombang elektromagnetik yang dikenal sebagai radiasi termal. ada perpindahan panas bersih antara dua permukaan yang berbeda suhu. Bentuk perpindahan panas tidak bergantung pada medium materi.4 m dengan 0.2 Pertimbangkan permukaan pesawat 0. dan sebenarnya paling efisien dalam ruang hampa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful