Keragaman Hewani Vertebrata dan Invertebrata Hewan Vertebrata

1. Pengertian Hewan vertebrata yaitu hewan yang bertulang belakang atau punggung. Memiliki struktur tubuh yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan hewan Invertebrata. Hewan vertebrata memiliki tali yang merupakan susunan tempat terkumpulnya sel-sel saraf dan memiliki perpanjangan kumpulan saraf dari otak. Tali ini tidak di memiliki oleh yang tidak bertulang punggung. Dalam memenuhi kebutuhannya, hewan vertebrata telah memiliki system kerja sempurna peredaran darah berpusat organ jantung dengan pembuluh-pembuluh menjadi salurannya. Ciri-ciri tubuh hewan yang bertulang belakang: 1. Mempunyai tulang yang terentang dari balakang kepala sampai bagian ekor. 2. Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. 3. Tubuh berbentuk simetris bilateral. 4. mempunyai kepala, leher, badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada contohnya pada katak. Ciri alat tubuh hewan yang bertulang belakang sebagai berikut: 1. Mempunyai kelenjar bundar, endoksin yang menghasilkan hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau faal tubuh 2. Susunan saraf terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang 3. Bersuhu tubuh panas dan tetap (homoiternal) dan bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal) 4. Sistem pernapasan/terpirasi dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculum 5. Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus yang terletak di sebelah vertran (depan) dan tulang belakang 6. Kulit terdiri atas epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam) 7. Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis menghasilkan sel tubuh dan sel sperma Hewan bertulang belakang (vertebrata) ini terdiri atas kelas yaitu: 1. Kelas Pisces (Ikan) 2. Kelas Amphibi (Latin amphi = dua, bia = hidup) 3. Kelas Reftilia (Bahasa latin repare = merangkak/merayap) 4. Kelas Aves (Burung) 5. Kelas mamalia (Bahasa latin mamae artinya kelenjar buah dada, mamalia artinya hewan menyusui) 2. Filum-Filum Hewan Vertebrata a. Kelas Pisces (Ikan) Ciri utama Pisces sebagai berikut: - Hewan berdarah dingin yang hidup di dalam air - Bernapas dengan insang (operculum) dan di bantu oleh kulit - Tubuh terdiri atas Kepala - Rangka tersusun atas tulang sejati - Jantung terdiri atas satu serambi dan satu bilik - Tubuh ditutupi oleh sisik dan memiliki gurat sisi untuk menentukan arah dan posisi berenang Pisces dapat di bagi menjadi beberapa ordo antara lain: 2. Ordo Apodes Familia (1) : Angulidae Species : Ikan panjang (Arguilia vulgaria) Familia (2) : Muruenidae 3. Ordo Acthopterygi Familia (1) : Parsidae Species : Kakap (Lataes carca lifer) Familia (2) : Muruenidae 4. Ordo Heterostonata Species : Ikan lidah

katak hijau (Kamacun crivoras) Familia : hyhidae Species : katak pohon (hyla SP) 3. Reptilia dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain: 1) Ordo crocodilia Familia : crocodylidae Species : buaya sedang (crocodyeus bifocatus). Ordo anura/solienta (amphibia tidak berekor tetapi memiliki kaki) Famili : Ranidae Species : Katak buduk. Kelas Amphibia Ciri-ciri amphibia sebagai berikut: . contohnya ular.Bernafas dengan paru-paru .Umumnya bersifat avivar (bertelur). .Dapat hidup di air dan di darat ataupun tempat-tempat yang lembab .Berdarah dingin (porkoliokonal) yakni yang suhu tubuhnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan . dan vivipar beranak. . Ordo Ostariophysi Familia (1) : analamtidal Species : kakap (lates carca lifer) Famili : scmbridae b. Ordo Masacop Terygii Famili (1) : chipeidae Species : ikan bandeng (chonos-chonos) Famili (2) : ikan salam (salmosalor) 7. contoh kadal. Ordo bymnofora / opoda (amphibia tidak berkaki tetapi memiliki ekor) Species : ular. Telur dan berudu katak hidup di air kemudian setelah dewasa hidup di darat. Ordo Labysinthici Famili : Analamtidal Species : ikan bandeng (lates carca lifer) Familia : scombridae Species : tongkol (enthymus palamys) 6.Kulit kering bersisik dari zat tanduk karena zat kertin . berudu berbentuk seperti ikan yang bernafas dengan insang dan kulit. Ordo wodela / candata (amphibia yang berekor dan berkaki) Familia : pretidae Species : aning lumpru (necturus onaculanu) Familia : crypto bran chidae Species : solomonder air (ripto bronchus akeganiesis) c.Hewan bernafas dengan paru-paru dan kulit.5. setelah masanya tumbuh kaki yang susut oleh kehidupan dan akhirnya ekor menghilang sementara itu insang berangsur-angsur menghilang dan digantikan oleh paru-paru kemudian katak menjadi dewasa.Berkembang biak dengan bertelur dan pembuahan sel telur oleh sperma terjadi di luar tubuhnya (fertilisasi eksternal).Jantung beruang tiga yaitu dua serambi dan satu bilik. Kelas reftilia (hewan melata) Ciri-ciri hewan melata adalah sebagai berikut: .Disebut juga hewan yang mempunyai tempat hidup (habitat) di dua alam . Amphibi dapat dibagi menjadi beberapa ordo: 1. .Jantung terdiri dari empat ruang yaitu dua serambi dan dua bilik yang masih belum sempurna. cacing (ichtyo phisgentmosus) 2. buaya besar (crocodyes porosus) 2) Ordo chelonia Familia (1) : crocodylidae Species : penyu (chelaina nydas) Familia (2) : tryony chidae Species : kuya (try ony x cartilaginews) .

ular kobra dan sebagainya d.Umumnya hidup di daratan. Sedangkan ovarium hanya satu dan tumbuh dengan baik di sebelah kiri.Alat penglihatan. lumba-luma . tetapi ada pula yang hidup di air seperti ikan paus. Aves dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain: 1) Ordo colombiforines Familia : columbidal Species : perkutut (geopilia striata) 2) Ordo coraciiformes Familia : arcedinadae Species : telengket (harcy concholm) 3) Ordo grana cares Familia (1) : ardidae Species : bangau (reptotilas javanicus) Familia (2) : rassidal Species : mordar (parphyrio albus) 4) Ordo nato tores Familia (1) : laridae Species : dara laut Familia (2) : pamilirostros Species : bebek / itik (anus koshos) Familia (3) : sphe niscidae Species : pinguin (aptenodytes SP) 5) Ordo rapaces Familia (1) : fontanida Species : alap-alap (falco papuanus) Familia (2) : strigi dae Species : burung hantu (suba kukua) e.Jantung terdiri dari empat ruang 2 serambi dan 2 bilik yang sudah berkembang dengan baik . alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik .Otak berkembang dengan baik . Kelas Mamalia Ciri-ciri utama hewan mamalia sebagai berikut: .Fertilisasi internal .Berdarah panas (homoioteral) .Pembuahan sel telur dan sperma / fertilisasi terjadi di dalam tubuh induk (fertilisasi internal) .Bernafas dengan paru-paru .Familia (3) : testudinidae Species : kura-kura (euora ambirinesis) 3) Ordo cacerilia Familia (1) : cacertidae Species : cicak (hemidacty frenatus) Familia (2) : geckonocdae Species : tokek (gecko monarchis) Familia (3) : henoermatidae Species : kadal (heloderma SP) Familia : varanidae Species : komodo (voronus komodensis) biawak (voronus salvator 4) Ordo Aphidia Contoh. Kelas aves (burung) Ciri utama aves sebagai berikut: .Pada kulit terdapat kelenjar keringat dan kelenjar minyak .Terdapat sepasang testis.Berdarah panas . ular sawah.

keduanya merupakan kelenjar pencernaan yang berada di luar saluran pencernaan.. Lambung merupakan pelebaran dari saluran pencernaan 2.Terdapat 4 ruang jantung yang sempurna Macam-macam ordo hewan mamalia antara lain: 1) Ordo dactyla Species : Topis (clocidura marina) Badak Jawa (rhino cerassoondaicus) 2) Ordo insectivora Species : cecurut (cocidura mosina) Tupai (tupaja javarita) 3) Ordo phalidata Species : trenggiling (tubuh bersisik) 4) Ordo chiroptera Species : kelelawar (micro chiroptera SP) Kalong (megachiroptera SP) 5) Ordo marsupiala Species : kucing (fell is catus) Singa (fell is lion) Harimau (fell is tigris) Serigala (canislupus) 6) Ordo marsopialia Species : kanguru (macropus) Kuskus (plalanger) 7) Ordo prosboscidae Species : gajah (elephan indicus) Gajah Africa (loxoder africanus) Ordo artidactyea Species : kerbau (bubalus-bubalus) Banteng (basssonduicus) Kambing (capra faleoheri) 3. Sistem pencernaan pada reptilia Seperti dicontohkan kadal yang mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Untuk membantu menelan makanan. Ikan mempunyai lidah yang pendek terdapat pada dasar mulut. kerongkongan. lidah itu tidak dapat digunakan seperti lidah pada hewan lainnya. Sedangkan pencernaan secara kimia adalah suatu proses pengubahan makanan dengan bantuan enzim pencernaan. ikan mas mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. kerongkongan. lambung. lambung. Sistem pencernaan pada amphibia Sebagai contohnya adalah katak mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Pencernaan mekanik adalah proses yang mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang kecil. Sistem pencernaan pada burung Sebagai contoh burung merpati mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. kerongkongan. lambung. misalnya lambung kura-kura berbentuk agak bulat. kerongkongan. Lambung pada reptilia bentuknya sesuai dengan bentuk badannya. . usus besar. usus halus. usus dan anus. lambung. usus dan kloaka. Sistem Pencernaan pada ikan Misalnya. usus besar. Pencernaan makanan berlangsung di dalam lambung katak mempunyai kelenjar pencernaan yaitu hati dan pankreas. 3. dan kloaka. Ikan mas tidak mempunyai kelenjar ludah tetapi mempunyai kelenjar lendir dari mulutnya. usus halus. 4. yaitu makanan tersebut dicampur dengan ludah yang dihasilkan oleh kelenjar ludah. kloaka. 1. Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata Proses pencernaan makanan dapat terjadi secara mekanik dan kimia. Burung mempunyai hati dan pancreas. Kadal mempunyai hati dan pancreas sebagai kelenjar pencernaan.

contoh. Filum platyhelminthes (cacing pipih) Kata platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani. Hewan golongan ini mempunyai tubuh simetris bilateral. jadi forifera dapat berpindah tempat dengan bebas. Coelentrata terdiri dari 3 kelas. Pengertian Hewan Invertebrata adalah yang tidak bertulang belakang. tubuh lunak dan tidak bersegmen (ruas) tetapi tidak mempunyai peredaran darah. Platyhelminthes terbagi ke dalam tiga kelas yaitu: 1) Kelas turbellaria (cacing berambut getar) . Makanan yang berupa rumput dan sebangsanya dari mulut melewati kerongkongan masuk ke dalam perut besar. seghpha SP. dari perut besar makanan kembali ke mulut untuk dimumah. (kedua sisi sama). frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksuan / generatif konjugasi. tubuh forifera seperti tabung yang memiliki banyak pori (lubang kecil pada sisinya dan mempunyai rongga di bagian dalam) forifera dapat berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. protozoa memakan tumbuhan dan hewan. charsarina SP 2) Kelas hexactinelida Terdiri atas zat kersik dan hidup di laut yang dalam. Hewan Invertebrata 1. Filum forifera (hewan berfori) Forifera merupakan hewan air dan hidup di laut bentuk tubuh seperti tumbuhan yang melekat pada suatu dasar laut. Platyhelminthes adalah yang mempunyai pipih. 1) Kelas anthozoa 2) Kelas hydrozoa 3) Kelas scyphozoa d. Filum frotozoa terbagi menjadi beberapa kelas: 1) Kelas hewan berambut getar (cikata) 2) Kelas hewan berkaki semu (rhizopoda) 3) Kelas hewan berspora (sporozoa) 4) Kelas hewan berbulu cambuk (flogellato) b. pernapasan dan peredaran darah lebih sederhana dibandingkan hewan invertebrata. Contohnya pnerorepa SP 3) Kelas demospangia Tubuh lunak bahkan tidak mempunyai rangka. perut jala (reticulum) perut kilab (omosum). serta memiliki struktur morfologi dan anatomi lebih sederhana dibandingkan dengan kelompok hewan bertulang punggung/belakang. contoh spongia SP c. Filum frotozoa Frotozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air. dan perut masam (obomasum). Filum-filum hewan invertebrata a. kata plays (pipih) dan hemlines (cacing). juga sistem pencernaan. setelah dimumah makanan ditelan dan masuk ke dalam perut jala. 2. Forifera terdiri dari tiga kelas: 1) Kelas corcorea Terdiri dari zat kapur (spikula) dan hidup di laut yang dangkal.5. kemudian ke perut kilab dan akhirnya ke perut masam. Filum coelentrata (hewan berongga) Coelentrata berasal dari kata coilos (berongga) dan entron (usus) coelentrata mempunyai dua macam bentuk yakni bentuk pasif yang menempel pada suatu dasar dan tidak berpindah. Sistem pencernaan pada mamalia Hewan mamalia misalnya sapi mempunyai lambung yang tersusun dari empat bagian yaitu perut besar (rimen).

Tubuh dan kaki beruasa-ruas dan simetris bilateral. Makanan yang telah dicerna yang berupa sari makanan diserap dari sisa-sisa makanan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam rongga makanan tersebut terjadi pencernaan makanan. Dalam protoplasma yang mengandung makanan yang menghasilkan enzim pencernaan. empedal. bentuk tubuhnya simetris radial (sisi tubuh melingkar sama).2) Kelas trematoda (cacing isap) 3) Kelas cestroda (cacing pita) e. Rangka dalam berkapur dan memiliki banyak duri yang menonjol. kerongkongan. Bagian depan kerongkongan agak membesar disebut paring yang berfungsi untuk mengisap makanan dari mulut dan membasahinya dengan lendir. b. Mempunyai sistem ameudakral (sistem pompa air). dan sistem pengeluaran Mollusca dibedakan menjadi 4 kelas. Pada waktu amoeba mendapatkan makanan segera amoeba membentuk kaki semu yang mengarah kepada makanan selanjutnya dikelilingi kaki semu kemudian makanan tersebut dibawa ke protoplasma. Demikian juga pencernaan makanan terjadi di dalam sel. Antropoda mempunyai peredaran darah. pertumbuhannya lama mengalami metamorfosis (perubahan bentuk). tembolok. rangka luar mengandung zat kimia. usus dan anus. Filum Mollusca (hewan lunak) Sesuai dengan namanya. Filum enchinodermata (hewan berkulit duri) Kata di atas berasal dari bahasa Yunani echimos (landak) dan derma (kulit) semua hewan yang termasuk filum echinodermata biasanya hidup di laut. mempunyai sistem pencernaan. Filum enchinodermata terdiri dari 5 kelas yaitu: 1) Kelas bintang laut (asteroidal) 2) Kelas landak laut (echinoidal) 3) Kelas bintang laut (opiuroidal) 4) Kelas lilin laut (crinoidal) 5) Kelas teripong (holothuroidae) g. hewan lunak mempunyai tubuh lunak yang dilindungi oleh cangkang dari bahan kalsium (kapur) mollusca bersifat hermoporit. Makanan cacing tanah berupa humus yang terdapat di tanah yang bersifat asam. Filum antropoda Filum ini mempunyai Jumlah species yang paling besar dibandingkan filum-filum lain. sistem pernapasan. disebut pencernaan indra sel. tetapi darahnya tidak berwarna. Sistem pencernaan pada hewan protozoa Misalnya pada amoeba merupakan hewan bersel satu segala aktivitas hidupnya terjadi di dalam sel itu sendiri. . dikelilingi kerongkongan terhadap tiga pasang kelenjar yang menghasilkan zat kapur yang dapat menetralkan sifat asam makanannya. Sistem pencernaan pada golongan hermes Misalnya pada cacing tanah mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Daya generasinya amat besar. Filum antropoda terdiri atas: 1) Kelas serangga (insecta) 2) Kelas laba-laba (arachoidae) 3) Kelas udang-udangan (erustacea) 4) Kelas lipan (mynapoda) 3. Sistem Pencernaan Pada Hewan Invertebrata a. 1) Kelas lamilli brancuiata (golongan karang dan tiram) 2) Kelas gastropoda (golongan siput) 3) Kelas cephalopoda (golongan cumi-cumi) 4) Kelas amphineura f.

contoh spongia SP c. seghpha SP. Filum coelentrata (hewan berongga) Coelentrata berasal dari kata coilos (berongga) dan entron (usus) coelentrata mempunyai dua macam bentuk yakni bentuk pasif yang menempel pada suatu dasar dan tidak berpindah. Filum platyhelminthes (cacing pipih) Kata platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani. tubuh lunak dan tidak bersegmen (ruas) tetapi tidak mempunyai peredaran darah. Contohnya pnerorepa SP 3) Kelas demospangia Tubuh lunak bahkan tidak mempunyai rangka. Sistem pencernaan pada hewan insecta Serangga misalnya belalang mempunyai tembolok berfungsi untuk menyimpan makanan sementara di sebelah bawah tembolok terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah. Platyhelminthes terbagi ke dalam tiga kelas yaitu: . Filum frotozoa Frotozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air. Filum forifera (hewan berfori) Forifera merupakan hewan air dan hidup di laut bentuk tubuh seperti tumbuhan yang melekat pada suatu dasar laut. Di bagian depan lambung terdapat enam pasang usus buntu yang berfungsi sebagai kelenjar pencernaan. Dari tembolok makanan masuk ke dalam empedal dan dalam empedal makanan dihancurkan. pernapasan dan peredaran darah lebih sederhana dibandingkan hewan invertebrata. frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksuan / generatif konjugasi. (kedua sisi sama). selanjutnya makanan diteruskan ke dalam lambung. Pengertian Hewan Invertebrata adalah yang tidak bertulang belakang.c. B. contoh. serta memiliki struktur morfologi dan anatomi lebih sederhana dibandingkan dengan kelompok hewan bertulang punggung/belakang. Forifera terdiri dari tiga kelas: 1) Kelas corcorea Terdiri dari zat kapur (spikula) dan hidup di laut yang dangkal. Sisa-sisa makanan dari usus melalui peletum dikeluarkan melalui anus. protozoa memakan tumbuhan dan hewan. juga sistem pencernaan. Ludah tersebut dialirkan melalui saluran induk ke dalam rongga mulut. Hewan golongan ini mempunyai tubuh simetris bilateral. 1) Kelas anthozoa 2) Kelas hydrozoa 3) Kelas scyphozoa d. Platyhelminthes adalah yang mempunyai pipih. Hewan Invertebrata 1. Filum frotozoa terbagi menjadi beberapa kelas: 1) Kelas hewan berambut getar (cikata) 2) Kelas hewan berkaki semu (rhizopoda) 3) Kelas hewan berspora (sporozoa) 4) Kelas hewan berbulu cambuk (flogellato) b. charsarina SP 2) Kelas hexactinelida Terdiri atas zat kersik dan hidup di laut yang dalam. Coelentrata terdiri dari 3 kelas. Filum-filum hewan invertebrata a. tubuh forifera seperti tabung yang memiliki banyak pori (lubang kecil pada sisinya dan mempunyai rongga di bagian dalam) forifera dapat berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. 2. jadi forifera dapat berpindah tempat dengan bebas. kata plays (pipih) dan hemlines (cacing). Makanan yang tidak dicerna diserap di dalam lambung.

1) Kelas turbellaria (cacing berambut getar) 2) Kelas trematoda (cacing isap) 3) Kelas cestroda (cacing pita) e. Filum enchinodermata (hewan berkulit duri) Kata di atas berasal dari bahasa Yunani echimos (landak) dan derma (kulit) semua hewan yang termasuk filum echinodermata biasanya hidup di laut. Bagian depan kerongkongan agak membesar disebut paring yang berfungsi untuk mengisap makanan dari mulut dan membasahinya dengan lendir. Demikian juga pencernaan makanan terjadi di dalam sel. kerongkongan. tembolok. Daya generasinya amat besar. Makanan yang telah dicerna yang berupa sari makanan diserap dari sisa-sisa makanan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. sistem pernapasan. Dalam protoplasma yang mengandung makanan yang menghasilkan enzim pencernaan. Mempunyai sistem ameudakral (sistem pompa air). bentuk tubuhnya simetris radial (sisi tubuh melingkar sama). Filum enchinodermata terdiri dari 5 kelas yaitu: 1) Kelas bintang laut (asteroidal) 2) Kelas landak laut (echinoidal) 3) Kelas bintang laut (opiuroidal) 4) Kelas lilin laut (crinoidal) 5) Kelas teripong (holothuroidae) g. Filum antropoda terdiri atas: 1) Kelas serangga (insecta) 2) Kelas laba-laba (arachoidae) 3) Kelas udang-udangan (erustacea) 4) Kelas lipan (mynapoda) 3. b. mempunyai sistem pencernaan. Antropoda mempunyai peredaran darah. empedal. Filum antropoda Filum ini mempunyai Jumlah species yang paling besar dibandingkan filum-filum lain. disebut pencernaan indra sel. Tubuh dan kaki beruasa-ruas dan simetris bilateral. Sistem Pencernaan Pada Hewan Invertebrata a. Rangka dalam berkapur dan memiliki banyak duri yang menonjol. dikelilingi kerongkongan terhadap tiga pasang kelenjar yang menghasilkan . rangka luar mengandung zat kimia. tetapi darahnya tidak berwarna. Pada waktu amoeba mendapatkan makanan segera amoeba membentuk kaki semu yang mengarah kepada makanan selanjutnya dikelilingi kaki semu kemudian makanan tersebut dibawa ke protoplasma. pertumbuhannya lama mengalami metamorfosis (perubahan bentuk). Sistem pencernaan pada golongan hermes Misalnya pada cacing tanah mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Makanan cacing tanah berupa humus yang terdapat di tanah yang bersifat asam. Sistem pencernaan pada hewan protozoa Misalnya pada amoeba merupakan hewan bersel satu segala aktivitas hidupnya terjadi di dalam sel itu sendiri. usus dan anus. 1) Kelas lamilli brancuiata (golongan karang dan tiram) 2) Kelas gastropoda (golongan siput) 3) Kelas cephalopoda (golongan cumi-cumi) 4) Kelas amphineura f. hewan lunak mempunyai tubuh lunak yang dilindungi oleh cangkang dari bahan kalsium (kapur) mollusca bersifat hermoporit. dan sistem pengeluaran Mollusca dibedakan menjadi 4 kelas. Dalam rongga makanan tersebut terjadi pencernaan makanan. Filum Mollusca (hewan lunak) Sesuai dengan namanya.

selanjutnya makanan diteruskan ke dalam lambung. Di bagian depan lambung terdapat enam pasang usus buntu yang berfungsi sebagai kelenjar pencernaan. . Sisa-sisa makanan dari usus melalui peletum dikeluarkan melalui anus. Makanan yang tidak dicerna diserap di dalam lambung. Sistem pencernaan pada hewan insecta Serangga misalnya belalang mempunyai tembolok berfungsi untuk menyimpan makanan sementara di sebelah bawah tembolok terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah. Ludah tersebut dialirkan melalui saluran induk ke dalam rongga mulut. c.zat kapur yang dapat menetralkan sifat asam makanannya. Dari tembolok makanan masuk ke dalam empedal dan dalam empedal makanan dihancurkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful