You are on page 1of 29

BAB I PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Keberhasilan pengembangan SDM sangat tergantung kepada bagaimana suatu bangsa mengelola pendidikannya. Begitu juga dengan bangsa Indonesia, semenjak awal founding fathers1 bangsa ini sudah menanamkan semangat, tekad dan political will2 untuk memperjuangkan keadilan bagi seluruh warga negara, termasuk di dalamnya untuk memperoleh hak pendidikan yang layak. Cita-cita luhur ini kemudian dituangkan ke dalam rumusan mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi salah satu dasar negara pada sila ke lima Pancasila, berupa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Perumusan yang demikian ini tampaknya mencerminkan keyakinan para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (the founding fathers) bahwa melalui

pendidikanlah bangsa Indonesia akan dapat menjadi bangsa yang cerdas, berkualitas, memiliki daya saing, dan sejahtera. Bangsa yang cerdas diyakini akan menghasilkan bangsa yang mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain. Bangsa yg cerdas sangat ditentukan oleh sistem pendidikannya, sehingga selalu memprioritaskan pendidikan sebagai sendi utama dalam mewujudkan pengembangan bangsa. Pada dasarnya, Indonesia merupakan Negara yang hendak menuju Rule of Law, di mana seluruh aspek negara menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun diatas prinsip keadilan. Perlu usaha maksimal bagi seluruh Pemerintah untuk menuju Rule of Law. Salah satu unsur Rule of Law menurut Prof. Satjipto Raharjo adalah terjaminnya hak-hak

1

Tidak hanya Soekarno – Hatta, tetapi juga Ki Hajar Dewantara, Dr Soetomo, Dr Wahidin dan lainnya. Dikutip dari http://umum.kompasiana.com/2009/07/03/founding-fathers-dan-keturunannya/ diakses pada tanggal 3 Maret 2011 pkl.13.00 wib. 2 Kemauan politik

1

asasi manusia oleh undang-undang serta keputusan-keputusan pengadilan3. Selain itu, salah satu syarat dasar untuk terselenggaranya pemerintahan yang demokratis sesuai dengan Rule of Law adalah terjaminnya pendidikan bagi warga Negara4. Berdasarkan konsep Rule of Law, pendidikan menjadi suatu hal yang sangat penting. Di satu sisi, pendidikan merupakan Hak Asasi Manusia yang wajib terpenuhi, dan di sisi lain pendidikan merupakan syarat dasar terselenggaranya pemerintahan yang demokrasi. Dalam hal ini, pendidikan sendiri bukan menjadi formalitas belaka, yang hanya sekedar wadah untuk memenuhi target-target yang hanya menguntungkan pihak tertentu, melainkan pendidikan merupakan sesuatu yang sangat esensial dalam penegakkan Hak Asasi Manusia sebagai konsekuensi dari suatu Negara Hukum. Hal inilah yang merupakan das sollen5 (apa yang dicita-citakan) bagi Negara Indonesia. Perlu disadari, bahwa jika kita hanya terus berkutat pada sesuatu yang normatif dan apa yang seharusnya, maka kita hanya akan menjadi Negara yang terus bermimpi. Oleh karena itu, kita perlu untuk melihat das sein6, sehingga kita dapat berpikir realistis. Dalam kenyataannya, saat ini pendidikan menjadi barang mewah dan sulit dijangkau oleh mereka yang berkantong tipis7. Banyak anak-anak yang tidak sekolah, dan banyak pula anak-anak yang sudah bersekolah harus putus sekolah, bahkan ada yang bunuh diri8 dikarenakan tidak memiliki biaya untuk menempuh pendidikan. Menjadi sesuatu hal yang sangat menyedihkan, di satu sisi banyak Warga Negara Indonesia yang menuntut ilmu sampai ke luar negeri, tetapi di sisi lainnya banyak sekali anak-anak yang putus sekolah dan terpaksa bekerja. Padahal, pendidikan merupakan modal awal suatu bangsa untuk menjadi bangsa yang berkualitas. Terutama saat ini sudah mulai memasuki era

globalisasi, di mana globalisasi merupakan suatu kondisi yang tidak terelakkan oleh semua bangsa di dunia, dan bahkan oleh setiap umat manusia di bumi ini. Globalisasi

3

Satjipto Rahardjo, Karolus Kopong Medan, Frans J. Rengka ,”Sisi-sisi lain dari Hukum Indonesia”, 2003, Pratinjau, hlm.258. 4 A.V. Dicey. “Law and Ihe Constitution”, 1952. 5 Das Sollen berarti "norma moral" atau "yang seharusnya dilakukan". Dikutip dari Mirifica e-news http://www.mirifica.net, diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl.03.30 wib. 6 Das Sein berarti "kenyataan", "keadaan factual".Ibid. 7 http://www.oocities.org/ekonomiindonesia/pendmahal.html, diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl. 03.45 wib. 8 Contoh: KUPANG. AKN, siswi kelas 3 SMK bunuh diri karena 2 kali tidak lulus ujian; WONOGIRI. JR, siswa kelas 3 SMP gantung diri karena tidak mampu membayar uang ujian. Dikutip dari http://infoindonesia.wordpress.com/2010/11/16/anak-sd-bunuh-diri-karena-tak-mampu-bayar-spp/ diakses pada tanggal 4 Maret 2011, pkl.19.30 wib.

2

Bagaimanakah keterkaitan antara pendidikan dengan perwujudan Rule of Law di Indonesia? 2. mengingat begitu pentingnya pendidikan dalam menghadapi tantangan globalisasi. sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai. tetapi harus mulai direalisasikan. Seberapa pentingkah pendidikan untuk semua dalam mewujudkan Indonesia cerdas. berkualitas.9 Maka dalam era globalisasi. I. Perumusan Masalah Dalam karya ilmiah ini dibahas berbagai permasalahan yang beragam dan sangat luas.lpmpkalsel. Akan tetapi. ekonomi. karena Warga Negara Indonesia bukan lagi bersaing dengan sesama Warga Negara Indonesia. terutama permasalahan pendidikan yang merupakan permasalahan mendasar di Indonesia. dan sejahtera? 9 Menurut Suyanto dan Abbas (2001). berkualitas. Mau tidak mau. dunia internasional pun menaruh perhatian terhadap pendidikan untuk semua. Thailand 1990. Indonesia terimbas. dalam tulisan ini Penulis akan membatasi dan memfokuskan dengan mengidentifikasi beberapa masalah utamanya. bertajuk “Konferensi Dunia tentang Pendidikan untuk Semua” di Jomtien.2. dan sejahtera. pendidikan untuk semua bukanlah merupakan slogan yang berhenti menjadi wacana saja. bahkan terseret oleh arus deras globalisasi. memiliki daya saing. yakni: 1. pendidikan menjadi jawaban yang tepat. Jadi. Pendidikan untuk semua dan semua untuk pendidikan. Selain UUD 1945 dan hukum nasional. dikutip dalam http://portal2. melainkan dengan seluruh warga negara di dunia. Perubahan yang terjadi secara global menyebabkan perubahan gaya hidup. sehingga dibutuhkan pendidikan yang berkualitas untuk dapat menciptakan Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing. hukum.org. siap maupun tidak siap. Pendidikan merupakan instrumen yang amat penting bagi setiap bangsa untuk meningkatkan daya saingnya dalam percaturan politik. yakni Indonesia cerdas. sebagai buktinya adalah Indonesia bersama dengan negara-negara lain telah menerima dan menandatangani Deklarasi Pendidikan untuk Semua yang dihasilkan oleh konferensi dunia yang diselenggarakan oleh UNESCO. budaya dan pertahanan pada tata kehidupan masyarakat dunia global. 3 .tidak bisa dianggap sepele dan ditangani sambil lalu belaka. memiliki daya saing.

dan sejahtera. Memberikan saran dan rekomendasi bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan era globalisasi dengan merealisasikan pendidikan untuk semua.4. memiliki daya saing.1. Gagasan yang Ingin disampaikan Dalam karya ilmiah ini. 2. berkualitas. memiliki daya saing. sehingga Indonesia mampu mengahadapi tantangan era globalisasi adalah suatu keharusan. Penulis akan memberikan beberapa gagasan untuk memberikan solusi kreatif terhadap permasalahan yang tertera pada identifikasi masalah. I. 1.3. berkualitas. sehingga Indonesia mampu mengahadapi tantangan era globalisasi? I. 2. dan sejahtera.2. Pendidikan untuk semua merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan Indonesia cerdas. 3. Peran warga negara untuk pro aktif dalam merealisasikan pendidikan untuk semua. Secara teoritis Diharapkan dapat memberikan masukan teoritis yang bermanfaat dan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan tentang pentingnya pendidikan untuk semua sebagai sebagai perwujudan Rule of Law menuju Indonesia cerdas. Manfaat a. dan sejahtera.3. Tujuan 1. Menemukan solusi serta cara yang tepat dalam merealisasikan pendidikan untuk semua sebagai perwujudan Rule of Law menuju Indonesia cerdas. Tujuan dan Manfaat Adapun penulisan karya ilmiah ini memiliki beberapa tujuan dan manfaat secara teoritis maupun praktis. yaitu: 1. berkualitas.4.4. memiliki daya saing. yaitu: 1. 4 . Pendidikan untuk semua sebagai perwujudan dari Rule of Law. Bagaimana peran aktif warga negara dalam merealisasikan pendidikan untuk semua.

b. mahasiswa dan perkembangan masyarakat Indonesia mengenai pentingnya pendidikan untuk semua. Secara praktis Diharapkan dapat memberi masukan yang berguna dan bermanfaat bagi kaum praktisi. 5 . sehingga dapat memberikan keadilan terhadap Warga Negara Indonesia.

1. emosional dan kemanusiaan dari manusia.” 10 11 Disahkan pada tanggal 8 Juni 2003 Dikutip dari http://www. 10. masyarakat.scribd.16 wib. 6 . kepribadian.1. 12 Ibid. Horne12: “Pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental. Definisi Pendidikan Berdasarkan Pasal 1 Angka 1 Ketentuan Umum Undang-Undang No. berbangsa dan bernegara.” H. seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual. serta keterampilan yang diperlukan dirinya.1.1.com/doc/7592955/Definisi-Pendidikan diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl.” Ki Hajar Dewantara11: “Pendidikan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti. pengendalian diri.1. kecerdasan. Landasan Teori dan Konsep II. pikiran serta jasmani anak. akhlak mulia. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas10: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. yang bebas dan sadar kepada vtuhan. agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.BAB II TELAAH PUSTAKA II.1. Definisi dan Pemahaman Konsep II.

Kebebasan untuk berserikat/berorganisasi dan beroposisi 6. 15 Ibid. Badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak. seiring degan negara konstitusi dan demokrasi.50 wib.unand. Unsur-unsur Rule of Law terdiri dari15: . A.id/indahjuwitasari/2011/01/14/rule-of-law/ diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl.1.3. Pemilihan umum yang bebas. 4. tidak memihak. 3. . Dicey14: “Rule of Law adalah doktrin hukum yang muncul pada abad ke 19.unand.1.2. 5.ac. 13 14 Dikutip dari buku yang ditulis Srijanti. Definisi Rule of Law Fiedman (1959)13: “Merupakan suatu legalisme sehingga mengandung gagasan bahwa keadilan dapat dilayani melalui pembuatan sistem peraturan dan prosedur yang bersifat objektif. 16 http://blog. Adanya perlindungan konstitusional. Rule of Law adalah konsep tentang common law yaitu seluruh aspek negara menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun di atas prinsip keadilan dan egalitarian. “Etika Berwarga Negara” Hlm.10.1.id/indahjuwitasari/2011/01/14/rule-of-law/ 7 . Kebebasan untuk menyatakan pendapat. 2. .91 http://blog. Pendidikan.1. Rule of Law adalah rule by the law bukan rule by the man.ac.Kedudukan yang sama didalam menghadapi hukum.II.V.” A.” II.Supremasi aturan-aturan hukum. tidak personal. Beberapa syarat-syarat dasar untuk terselenggaranya pemerintahan yang demokrasi menurut Rule of Law adalah:16 1. Rahman. Keterkaitan antara Pendidikan dengan Perwujudan Rule of Law Dalam hal ini penulis akan menuliskan keterkaitan antara pendidikan dengan perwujudan Rule of Law. dan otonom.Terjaminnya hak-hak asasi manusia oleh undang-undang serta keputusankeputusan pengadilan.

sebab pendidikan merupakan salah satu Hak Asasi Manusia dasar yang harus terpenuhi.Dilihat dari beberapa penjelasan di atas. dan Budaya. dan Negara memiliki beberapa hak untuk menentukan standar dan norma pendidikan untuk memastikan pelaksanaan yang layak dari kewajibannya dalam pendidikan. walaupun hal ini masih dipertentangkan. berarti penegakkan hukum yang baik dapat melindungi pendidikan. Hak atas pendidikan juga meliputi kewajiban untuk menghadiri sekolah dan mendapatkan pendidikan yang ditawarkan. orang tua memiliki hak untuk memastikan bahwa pendidikan yang diterima oleh anak mereka sesuai dengan kepercayaan mereka. berarti hukum juga merupakan suatu instrumen untuk melindungi hak dan kewajiban dalam pendidikan. dok.12/1999/10. Dari sisi hukum. 17 Komite mengenai Hak Ekonomi. Komentar Umum 13. Bahkan pendidikan merupakan salah satu syarat untuk terselenggaranya demokrasi. Dan akhirnya Negara jelas mempunyai kewajiban untuk memastikan tersedianya dana.17 Hak atas pendidikan adalah luar biasa dalam arti bahwa hak tersebut dapat dianalisis melalui berbagai pemangku hak tersebut-anak. Guru mempunyai kewajiban untuk memastikan bahwa pendidikan sesuai dengan standar nasional dan internasional. hukum berfungsi sebagai suatu norma yang berfungsi sebagai pelindung dari hak dan kewajiban setiap warga negara. orang tua. guru memiliki hak atas kebebasan akademis untuk memastikan bahwa pendidikan yang layak disediakan. Anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan untuk semua merupakan Hak Asasi Manusia dan merupakan suatu sarana yang mutlak diperlukan untuk mewujudkan hakhak lain. Dengan demikian. Sosial. sebagai wujud Negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. gedung dan barang yang dibutuhkan untuk memastikan pendidikan yang layak. Negara. PBB E/C. orang tua juga memiliki kewajiban untuk memastikan anakanak mereka dididik. penulis melihat ada keterkaitan yang cukup erat antara penegakkan Rule of Law dengan pemenuhan pendidikan untuk semua. dapat terlihat jelas bahwa pendidikan untuk semua terkait erat dengan penegakkan Rule of Law di Indonesia. guru. 8 . untuk memenuhi hak-hak yang lainnya.

maupun makhluk sosial.1. baik sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. pendidikan kejuruan.1.2. sistem pendidikan nasional menempatkan peserta didik sebagai makhluk yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan segala fitrahnya dengan tugas memimpin kehidupan yang berharkat dan bermartabat serta menjadi manusia yang bermoral.II. masa kemerdekaan. dan berakhlak mulia. 1. pendidikan terbagi menjadi dua.1. b norma persatuan bangsa untuk membentuk karakter bangsa dalam rangka memelihara keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan d nilai-nilai keadilan sosial untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang merata dan bermutu bagi seluruh bangsa serta menjamin penghapusan segala bentuk diskriminasi dan bias gender serta terlaksananya pendidikan untuk semua dalam rangka mewujudkan masyarakat berkeadilan sosial. Tujuan 9 . yaitu yang menjunjung tinggi dan memegang dengan teguh norma dan nilai sebagai berikut: a norma agama dan kemanusiaan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Pendidikan merupakan upaya memberdayakan peserta didik untuk berkembang menjadi manusia Indonesia seutuhnya. dan masa pemerintahan Republik Indonesia. makhluk individu. Sejarah Pendidikan Indonesia Secara garis besar. Sistem pendidikan pra kemerdekaan a. yaitu: pendidikan rendah. sejarah pendidikan di Indonesia terbagi atas sistem pendidikan masa pra kemerdekaan. Berdasarkan landasan filosofis tersebut. dan bernegara. Landasan Filosofis Pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan landasan filosofis serta berbagai prinsip dasar dalam pembangunan pendidikan. Masa Pemerintahan Belanda Pada masa ini. berbudi luhur. II. pendidikan menengah.4. c norma kerakyatan dan demokrasi untuk membentuk manusia yang memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kerakyatan dan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. berbangsa. dan pendidikan tinggi.

 Pendidikan Kejuruan. Sekolah Guru Pendidikan Jasmani (SGPD).1950   Pendidikan rendah (SR) selama enam tahun. b. Secara umum. Pendidikan menengah umum terdiri atas Sekolah Menengah Pertama (SMP).com/2007/02/05/pendidikan-di-zaman-penjajahan-belanda/ diakses pada tanggal 13 Maret 2011 pkl. Sistem Pendidikan Masa Kemerdekaan Pada masa kemerdekaan. HIS). 18 http://peziarah. Bahasa pengantar di semua sekolah menggunakan Bahasa Indonesia. Sekolah Menengah Atas (SMA) lamanya masing-masing tiga tahun. 2. (2) Pendidikan lanjutan yang meliputi pendidikan umum (MULO. Periode 1945 . yaitu tersedianya tenaga kerja murah untuk hegemoni penjajah dan untuk menyebarluaskan kebudayaan Barat.15 wib. misalnya: Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP).wordpress. sistem pendidikan di Indonesia banyak mengalami perubahan. tujuan pendidikan adalah untuk mendidik menjadi warga negara yang sejati. HBS.pendidikan pada masa penjajahan Belanda lebih dititikberatkan kepada memenuhi kebutuhan pemerintah Belanda. Beberapa sekolah diintegrasikan karena dihapuskannya sistem pendiikan berdasarkan bangsa maupun berdasarkan strata sosial tertentu. a. 10 . Tujuan pendidikan lebih ditekankan kepada dihasilkannya tenaga buruh kasar secara gratis (cuma-cuma) dan prajurit-prajurit untuk keperluan peperangan Jepang. Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP). VS. Masa Pemerintahan Jepang Pada masa pendudukan Jepang. VgS). AMS) dan pendidikan kejuruan. dan sekolah peralihan. bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara dan masyarakat. sekolah dengan pengantar bahasa daerah (IS. sistem pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda sejak diterapkannya Politik Etis dapat digambarkan sebagai berikut18: (1) Pendidikan dasar meliputi jenis sekolah dengan pengantar Bahasa Belanda (ELS. HCS.23.

sekarang  Pendidikan pra sekolah (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). II. Akademi.  Pendidikan Tinggi. ST. misalnya: KPKPKB. Tingkat Atas terdiri atas.  Pendidikan Menengah Umum. Perguruan Tinggi terdiri atas Universitas. Reformasi pendidikan merupakan sebuah langkah strategis sebagai respons sekaligus penguatan terhadap reformasi politik yang ditempuh pemerintah Indonesia yaitu perubahan sistem pemerintahan dari sistem sentralistik menjadi desentralistik dengan memberikan otonomi kepada daerah. Kursus B1. bangsa di era global. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Lahirnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merupakan perwujudan dari tekad melakukan reformasi pendidikan yang sekian lama tidak mampu lagi menjawab tuntutan perkembangan masyarakat. Tingkat Pertama. Institut. dan ASRI. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).3. Undang-Undang No.50 wib.  Sekolah Menengah umum. Sekolah Tinggi. Konservatori/Karawitan.  Pendidikan Tinggi. c.  Pendidikan Menengah Kejuruan.  Pendidikan Kejuruan. Periode 1978 . SPIK. SMP (SLTP). Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). SMEA. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).com/tobasa/serba-serbi/lahirnya-undang-undang-nomor-20-tahun-2003-html diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl. Institut Keguruan.SKKP.14. dan SMA (SLTA/SMU).1.  Pendidikan dasar. 11 .19 19 http://bersamatoba. dan Akademi. Universitas. b.1975  Pendidikan pra sekolah dan pendidikan dasar. Universitas. Periode 1950 . dan Politeknik. Sekolah Tinggi. Institut Teknologi. Diploma. Institut Pertanian.

dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana. taraf kehidupan. yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar semua anak-anak. UNESCO telah diamanatkan untuk memimpin gerakan dan mengkoordinasikan upaya-upaya internasional untuk mencapai Pendidikan untuk semua. nilai keagamaan. badan pembangunan. II.Pemerintah. bahkan keadaan fisik dan mental seseorang yang berkebutuhan khusus sesuai dengan prinsip non diskriminasi. organisasi non-pemerintah dan media tetapi beberapa mitra kerja demi meraih tujuan ini. Dalam Konsiderans20: Disebutkan salah satu pertimbangan dibentuknya Undang-Undang Sisdiknas adalah bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan. dan kemajemukan bangsa. 22 Ibid.4. masyarakat sipil. Dilihat dari beberapa pasal dan konsiderans Undang-Undang No. Penulis menangkap bahwa Undang-Undang ini sebagai das sollen memiliki semangat untuk memberikan pendidikan untuk semua masyarakat Indonesia tanpa membeda-bedakan latar belakang. terarah. Deklarasi Pendidikan Untuk Semua (Declaration for All) Pendidikan Untuk Semua adalah gerakan global yang dipimpin oleh UNESCO. jenis kelamin.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.1. Ibid. remaja dan orang dewasa pada tahun 2015. dan lainnya. 12 . Tujuan PUS juga berkontribusi terhadap upaya global dari delapan 20 21 Undang-Undang Republik Indonesia No.  PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN dalam Pasal 4 21: Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. nasional. dan berkesinambungan. nilai kultural.  Hak dan Kewajiban Warga Negara Pasal 522: Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

II. Dari konferensi ini. Deklarasi Dunia tentang Pendidikan untuk Semua diadopsi.unesco. perwakilan dari masyarakat internasional (155 negara. terutama MDG 2 pada pendidikan dasar universal dan MDG 3 tentang kesetaraan gender dalam pendidikan. Indonesia termasuk salah satu Negara yang meratifikasi Deklarasi ini. yang menekankan bahwa pendidikan merupakan hak asasi manusia yang fundamental dan negara-negara didorong untuk memperkuat upaya mereka untuk meningkatkan pendidikan dalam rangka untuk memastikan bahwa kebutuhan belajar dasar untuk semua dipenuhi.20 wib. yang tercantum dalam:  Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 23 Dikutip dari http://en. 12. Kerangka Aksi untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Dasar didirikan enam gol untuk tahun 200024:       Tujuan 1: Universal akses untuk belajar. 13 . 23 Gerakan ini diluncurkan pada tahun 1990 pada Konferensi Dunia tentang Pendidikan untuk Semua di Jomtien. pada tahun 2015. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.org/en/efa/the-efa-movement diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl. Tujuan 3: Penekanan pada hasil belajar. Tujuan 4: Perluasan sarana dan ruang lingkup pendidikan dasar.Millennium Development Goals (MDGs). 12. Salah satu cita-cita luhur para founding fathers Indonesia. Tujuan 5: Meningkatkan lingkungan untuk belajar. Tujuan 6: Memperkuat kemitraan pada tahun 2000. serta perwakilan dari sekitar 150 organisasi) setuju untuk "universalisasi pendidikan dasar dan massal mengurangi buta aksara pada akhir dekade ".1. sebagai subjek hukum Internasional. 24 http://www.20 wib. Namun. Berikut ini akan dipaparkan cita-cita dunia dan bangsa Indonesia terhadap pendidikan. Das Sollen Apa yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia tercantum di dalam alinea ke empat Pembukaan Undang Dasar 1945. Tujuan 2: Fokus pada ekuitas. Indonesia juga haruslah melihat cita-cita dunia.5. Di sana. Thailand.wikipedia.org/wiki/Education_For_All diakses pada tanggal 4 Maret 2011 pkl.

hanya sebagai sebuah wacana yang masih jauh dari realisasi. secara langsung atau tidak langsung berpengaruhi terhadap kualitas sumber daya manusia dan pendidikan. Sebanyak 28 juta anak usia sekolah dasar atau sekitar 42 persen putus sekolah karena di negaranya terjadi konflik bersenjata. begitu pun Indonesia yang bercita-cita mewujudkan pendidikan untuk semua. dan keterampilan berkomunikasi27. penguasaan bahasa. dalam karya ilmiah ini akan dilampirkan data 25 Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova dalam peluncuran EFA Global Monitoring Report 2011: The Hidden Crisis. 26 Menurut data yang dikeluarkan Bank Dunia. cenderung memiliki intelegensi. 14 .0).30 wib. II. tahun 2008 kebiasaan membaca anak-anak Indonesia berada pada peringkat paling rendah (skor 51.7). Selain fakta di atas. Pada 2008 misalnya.05. Amerika Serikat.25 Hal ini sejalan dengan kenyataan di Indonesia.6).26 Rendahnya minat baca di kalangan siswa. bahwa das sein tidak selalu selaras dengan das sollen. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Seluruh instrumen di atas mencita-citakan pendidikan untuk semua tanpa terkecuali dalam mewujudkan dunia yang cerdas. Thailand (65. Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi. Skor ini di bawah Filipina (52.com diakses pada tanggal 12 Maret 2011 pkl. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia  Undang-Undang No. Das Sein Dilihat dari kenyataannya. karena membaca secara signifikan dapat melahirkan kecakapan.wordpress. masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan haknya dalam pendidikan. secara global pencapaian EFA terlihat suram. dan Budaya (KIHESB)  Deklarasi Pendidikan untuk Semua  Undang-Undang Dasar Negara Repunlik Indonesia Tahun 1945  Undang-Undang No. Sosial.1. Seperti misalnya. yang antara lain akibat masih merebaknya konflik bersenjata di banyak negara di dunia. tercatat sebanyak 67 juta anak di dunia putus sekolah. dikutip dari http://enewsletterdisdik. 27 Cullinan & Bagert 1996. Perwujudan pendidikan untuk semua yang dicita-citakan. Meskipun di banyak negara terjadi peningkatan dalam pencapaian target pendidikan untuk semua atau education for all (EFA).6. Armed Conflict and Education yang digelar di New York.1). Hal ini disebabkan lambannya kemajuan anak putus sekolah untuk bisa kembali bersekolah. dan Singapura (74. Selasa (2/3/2011) waktu Indonesia.

pengarang Kitab Kalilah dan Daminah): “Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman. bahwa pendidikan merupakan suatu aspek yang sangat penting di dalam kehidupan.statistik tentang pendidikan di Indonesia yang didapatkan dari berbagai sumber terpercaya. Pendidikan untuk semua juga nampak dan didukung oleh berbagai pendapat ahli dan bagaimana negara-negara di berbagai belahan Bumi menyikapi hal pendidikan. 15 . 28 http://www.23 wib. sehingga pendidikan untuk semua merupakan suatu urgensi bagi Indonesia. diantaranya28: 1. Pendapat terhadap Permasalahan yang Terjadi Berikut ini akan dipaparkan pendapat para ahli mengenai pendidikan.” Terkait dengan berbagai pendapat di atas.” 2.09. diantaranya: .slideshare. Plato (filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M): “Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesempurnaan.143 H.Untuk masuk ke sekolah negeri syaratnya hanya menunjukkan tempat tinggal dan data imunisasi. II. dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani. Ibnu Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H.” 3. sebagaimana terurai di bawah ini: Elin Driana29  Di Negara Bagian Ohio Amerika Serikat banyak sekali kemudahan dalam melanjutkan pendidikan. Herbert Spencer (filosof Inggris yang hidup tahun 1820-1903 M): “Pendidikan itu ialah menyiapkan seseorang agar dapat menikmati kehidupan yang bahagia.2.net/triajeng/pendapat-para-ahli-pendidikan diakses pada tanggal 11 Maret 2011 pkl. 29 PUTUSAN NOMOR 11-14-21-126 dan 136/PUU-VII/2009 putusan dalam perkara Permohonan Pengujian Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

 Di Amerika Serikat meskipun usia wajib belajar itu hanya dari 6 sampai 18 tahun jika siswa memutuskan untuk tetap bersekolah hingga mendapatkan ijazah SMA. berekonomi. Tidak lain karena pada saat Eropa bangkit dimulai dengan Renaissance pada abad ke-17. berpolitik. Pada saat Proklamasi Kemerdekaan. transportasi dari sekolah sampai ke rumah. dan bagi keluarga miskin bisa mengajukan keringanan kepada sekolah. dan berilmu pengetahuan dan teknologi. Inilah makna mencerdaskan kehidupan bangsa yaitu melaksanakan transformasi budaya yang dalam bahasa Bung Karno merupakan “A summing up of many revolution in one generation”.MA30 Bahwa Indonesia adalah satu-satunya atau paling tidak salah satu dari tidak banyak negara yang dalam deklarasi kemerdekaannya. Makna misi ini sukar dipahami tanpa memahami perjalanan perkembangan peradaban modern yang bergerak sejak abad ke-17 di Eropa. para Pendiri Republik nampaknya sadar tentang perlunya melakukan transformasi budaya dari budaya tradisional dan feodal ke budaya modem dan demokratis. Karena itu.bagi murid yang belum bisa berbahasa Inggris dengan baik disediakan program belajar bahasa inggris dengan tidak dikenai biaya. yang selanjutnya tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 yang meletakkan “mencerdaskan kehidupan bangsa” sebagai salah satu misi penyelenggaraan pemerintahan negara. social budaya dan ilmu pengetahuan dan teknologi. . Revolusi dalam arti revolusi berpikir.mendapat perlengkapan sekolah secara gratis. 16 . dipinjami buku-buku sekolah dan Lembar Kerja Siswa LKS).biaya-biaya sekolah yang dikeluarkan oleh orang tua murid sangat minim. . Rakyat Indonesia pada umumnya tidak tersentuh perkembangan perabadan modern. ekonomi. hanya untuk membeli buku tulis dan alat-alat tulis. kondisi masyarakat Indonesia jauh tertinggal bila diukur dari kacamata peradaban modern yang meliputi kehidupan hubungan antar negara di pertengahan abad ke-20 baik dalam segi politik. Indonesia mulai tenggelam dan akhirnya pada permulaan abad ke-20 sepenuhnya dikuasai penjajah yang tujuan utamanya hanyalah menjadikan Indonesia sebagai sumber kekayaan. tidak ada biaya yang dikenakan kepada orang tua karena pada dasarnya orang tua sudah membiayai pendidikan juga melalui pajak yang dibayarkan. Dr.. Untuk itulah pendiri Republik menetapkan hak warga negara untuk 30 Ibid. Prof. Soedijarto.

misalnya: UNESCO. 6. karena hanya melalui sistem persekolahan. II. dll. sehingga apabila Indonesia tidak ingin tertinggal oleh Negara lain. Penyediaan fasilitas pendidikan. LPA. menunjukkan bahwa pendidikan merupakan aspek penting dalam berkembangnya suatu Negara.3. kita dapat melakukan proses mencerdaskan kehidupan bangsa. diantaranya: 1. Mengalokasikan dana untuk pendidikan sebesar dua puluh persen dari dana APBN31. 5. Jakarta.15 wib. Uraian Pemecahan Masalah yang Pernah Dilakukan Terhadap permasalahan dunia pendidikan dan untuk mewujudkan pendidikan untuk semua. 3.com/read/2010/08/17/130915/1421878/10/m-nuh-anggaranpendidikan-2011-tetap-20-dari-apbn diakses pada tanggal 12 Maret 2011 pkl. 07. 2. misalnya: Biaya Operasional Sekolah (BOS). Membuat Peraturan Perundang-Undangan terkait sebagai regulator di bidang pendidikan. 8. Selasa.detiknews.. sebagai yang ditempuh oleh Negara-negara maju dan kini menjadi maju. Program Pendidikan Anak Usia dini. 7. Membuat rencana strategis pendidikan nasional. Berdasarkan apa yang telah dikemukakan oleh para ahli di atas tentang pendidikan di Negara lain. Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). Sumber: http://www. baik infrastruktur maupun suprastruktur. UNICEF.memperoleh pendidikan [Pasal 31 ayat (1) UUD 1945] dan kewajiban Pemerintah untuk mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional [Pasal 31 ayat (2) UUD1945]. maka wacana pendidikan untuk semua harus benar-benar terealisasi. 4. 9. 17 . dan berbagai upaya pemecahan masalah lainnya. Menetapkan wajib belajar 9 tahun. 31 Dikuti dari pernyataan Mendiknas M Nuh usai upacara puncak peringatan HUT ke-65 RI di Istana Merdeka. Menyelenggarakan berbagai program penunjang pendidikan. Bekerja sama dengan LSM baik nasional maupun internasional. sudah banyak upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memecahkan masalah. serta meratifikasi berbagai konvensi.

Metode deskriptif adalah suatu metode yang digunakan untuk meneliti status sebuah kelompok manusia. Dari berbagai deskripsi tersebut. Jakarta. Tujuan pendekatan yuridis normatif ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah hukum positif mengenai suatu hal terhadap peristiwa atau masalah tertentu. 18 . fakta dianalisis dan dideskripsikan berdasarkan peraturan perundang . Cetakan ketiga.33 Metode penelitian yuridis normatif berusaha menemukan kebenaran melalui cara berpikir deduktif dan teori kebenaran koheren. dan sejahtera. 1986. Pengentar Penelitian Hukum. suatu sistem pemikiran ataupun suatu peristiwa pada masa sekarang. halaman 45. suatu set kondisi. Ghalia Indonesia. dengan dibantu oleh literatur. Metode Penelitian. Juga 32 33 Lihat Moh Nazir. Penulis akan menggambarkan keadaan pendidikan di Indonesia dengan berbagai permasalahannya. maka penulis akan menganalisis bagaimana cara merealisasikan pendidikan untuk semua sebagai perwujudan Rule of Law menuju Indonesia cerdas. karena dalam karya ilmiah ini. memiliki daya saing. Jakarta. karena: 1. objek. serta akan mendeskripsikan lebih lanjut mengenai kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pendidikan.32 Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif analisis. Dalam menerapkan penelitian yuridis normatif. Penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan sosial filosofis.BAB III METODE PENULISAN Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analisis.undangan yang berlaku saat ini sebagai das sollen. pendapat ahli. Penulis akan membahas das sollen (yang dicita-citakan oleh dunia dan bangsa Indonesia terhadap) yang diutarakan dalam berbagai instrument hukum normatif. Selanjutnya penulis menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif dan sosial filosofis. 1998. 2. berkualitas. halaman 63 Lihat Soerjono Soekanto. juga berbagai data. UI Press.

bahan sekunder yang dimaksud adalah berupa berupa peraturan perundang .1.undangan.undangan yang berkaitan dengan penelitian ini.  Bahan sekunder. dan peraturan perundang .  Bahan tersier. hasil penelitian akademis. buku .kemudian akan dilihat kembali dalam kenyataannya di lapangan tentang pendidikan di Indonesia dan akan menganalisisnya secara filosofis. 1985. Teknik Pengumpulan Data dan/atau Informasi Untuk mendapatkan data dan informasi. Metode pendekatan penulisan karya ilmiah yang dilakukan secara yuridis normatif ini menitikberatkan pada studi kepustakaan.buku. yaitu bahan yang mengikat berupa berbagai macam perundangundangan yang berlaku dan berkaitan dengan obyek penelitian. Bahan . Adapun peraturan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Undang-Undang No. yaitu bahan yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti doktrin. jurnal. 34 Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. makalah . PT Raja Grafindo Persada. karya-karya ilmiah para sarjana. dan bahan bahan bacaan lainnya seperti artikel di media cetak. III.makalah yang disampaikan dalam seminar.34  Bahan primer.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan deklarasi Pendidikan untuk Semua. dan tulisan lain yang bersifat ilmiah. yaitu bahan yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. seperti kamus. halaman 13. Oleh karena itu penelitian kepustakaan ini tidak hanya mengacu pada bahan perundang undangan di Indonesia saja.bahan lain yang dapat menunjang penelitian ini.bahan sekunder. ensiklopedia dan sebagainya. maka penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa penelitian kepustakaan. sekunder dan tertier. tetapi juga terhadap bahan . Studi kepustakaan yang dimaksud adalah peneliti dalam mencari data menggunakan bahan . Penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari berbagai literatur yang berhubungan dengan objek penelitian atas bahanbahan hukum seperti bahan hukum primer. 19 .

yaitu wawancara bebas.1. Peneliti kemudian mencari-cari struktur dan pola-pola yang menghubungkan kategori-kategori pokok.Dalam penelitian tersebut teknik pengumpulan bahan-bahan yang digunakan. III. Dalam penulisan ini.2. Weakness.2. 35 TEKNIK PENGUMPULAN DATA http://teorionline.  Dokumentasi Hukum Penulis menggunakan tekhnik ini dengan mencari peraturan perundang-undangan. Analisis Sintesis “Model Analisa Editing”. 36 Morse dan Field (1995) dalam buku “Metode Research (Penelitian Ilmiah)”.wordpress. interpreter dikembangkan satu rencana pengelompokan dan kode-kode sesuai yang dapat digunakan untuk memilih jenis dan mengorganisir data. konvensi dan yurispudensi yang mengatur tentang segala hal yang berkaitan dengan materi pembahasan penelitian penulis.15 WIB. Pengolahan Data dan/atau Informasi III. Penulis menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur.36 Kemudian membuatnya dalam analisis SWOT (Strength. dan hanya memuat poin-poin penting masalah yang ingin digali dari responden. penulis mencari dan mengumpulkan data berupa literatur dari berbagai sumber atau bahan hukum yang terkait dengan materi pembahasan penelitian penulis. Peneliti menggunakan model editing bertindak sebagai interpreter yang membaca sampai habis data mencari segmen-segmen penuh arti dan unit-unit.com diakses pada tanggal 1 Maret 2011. tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan yang akan diajukan secara spesifik. pkl. 20 . Suatu ketika segmen ini dikenali dan ditinjau. adalah:35 Studi Pustaka Dengan melakukan studi pustaka.  Wawancara Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara penulis dengan nara sumber.07. Jakarta: Bumi Aksara (2003).

Saran hanyalah berisi alternatif yang diajukan penulis agar permasalahan yang ada dapat dipecahkan sebaikbaiknya di waktu mendatang.39 37 Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah.97. SARAN Dan ABSTRAK Dra. and Threat) secara mendalam.Opportunity.38 III.Kom.Si . Penulis menghubungkan setiap kelompok data dengan permasalahan untuk sampai pada kesimpulan tertentu. Endah Setyowati. Penulis menguraikan garis besar permasalahan dan kemudian memberi ringkasan tentang segala sesuatu yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya. Mengambil Kesimpulan Kesimpulan berasal dari fakta-fakta atau hubungan yang logis.37 III. pada tulisan ilmiah dari hasil penelitian yang tidak memerlukan hipotesis. 38 KESIMPULAN.2. untuk mendapatkan solusi dan pemecahan masalah yang maksimal. Langkah terakhir dalam menyusun kesimpulan adalah menjelaskan mengenai arti dan akibat-akibat tertentu dari kesimpulan-kesimpulan itu secara teoritik maupun praktis. hlm..2. Pada langkah berikutnya. Seperti halnya Kesimpulan.2. Merumuskan Saran atau Rekomendasi Seusai menutup kesimpulan Penulis memberikan saran atau rekomendasi guna penelitian lebih lanjut maupun saran-saran yang lebih praktis atau berfaedah secara riel. Penulis tidak menyarankan sesuatu yang tidak mempunyai dasar atau keterkaitan dengan pembahasan yang dikemukakan. Dengan kata lain. Sebagai langkah pertama. MLIS dalam buku “Pengantar Metode Penelitian”. 21 . 39 Ibid. maka kesimpulan merupakan uraian tentang jawaban penulis atas pertanyaan yang diajukan pada bab pendahuluan. M.3. dalam menyusun Saran. S.Umi Proboyekti. Pada umumnya kesimpulan terdiri atas kesimpulan utama dan kesimpulan tambahan.

BAB IV ANALISIS DAN SINTESIS IV. Opportunity. sekitar 238 juta jiwa.1.bps. berkualitas. terutama di daerah terpencil dan terbelakang. Memiliki kuantitas Sumber Daya Manusia yang cukup banyak. Sumber: Badan Pusat Statisitik www. Analisis Setelah penulis melakukan tinjauan pustaka dan berbagai wawancara. sehingga Indonesia memiliki pendapatan yang cukup besar. ANALISIS SWOT Pendidikan untuk semua sebagai perwujudan Rule of Law menuju Indonesia cerdas. 2.id diakses pada tanggal 12 Maret 2011 pkl. Sumber Daya Alam yang memadai. memiliki daya saing. Kurangnya fasilitas infrastruktur maupun suprastruktur dalam dunia pendidikan. 4. Kurangnya kuantitas tenaga pengajar.go. dengan menggunakan analisis SWOT (Strength. dan Threat. sehingga penyamarataan pendidikan sulit untuk dilaksanakan. dan sejahtera. Memiliki instrumen yang cukup lengkap untuk mengatur dunia pendidikan di Indonesia. 3. penulis akan menganalisis permasalahan yang terjadi dalam perwujudan pendidikan untuk semua. Weakness. akibat paradigma masyarakat yang terlalu sempit. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya suatu pendidikan. 3. 22 . Kondisi geografis yang sangat luas. Weakness (Kelemahan) 1.18. Strength (Kekuatan) 1.15 wib. 40 Sensus Penduduk Indonesia 2008.40 2.

Environmental Economics (Oxford: Oxford University Press). yaitu non excludable42 dan non-rivalry43. Lihat juga misalnya: S. 5. 41 C. menyebabkan pendidikan hanya dapat didapatkan oleh orang-orang yang memiliki uang Berikut adalah Tabel SWOT secara lengkap sebagai sintesis atas analisis SWOT. Penulis telah mendapatkan sintesis berdasarkan analisis SWOT yang pada intinya sebagai berikut:  Peluang utama yang dimiliki Indonesia adalah Pendidikan sebagai barang publik. Sintesis Dalam sintesis ini. Laidler.41 Maksud dari barang publik adalah barang yang dapat diperoleh setiap orang yang ketika digunakan tidak mengurangi ketersediaannya dan tidak ada seorangpun yang boleh dihalangi untuk memperoleh barang tersebut.2. Meningkatnya kepedulian Pemerintah dalam mewujudkan pendidikan untuk semua. Penulis akan merefleksikan strategi untuk merealisasikan pendidikan untuk semua sebagai perwujudan Rule of Law menuju Indonesia cerdas. 4. Estrin dan D. Terjadi diskriminasi dan kurang meratanya pendidikan. 1995. 3.Opportunity (Peluang) 1. hal. hal. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terlalu bebas tanpa filter yang memadai. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang hanya dapat dijalankan oleh SDM yang mengenyam pendidikan.  Ancaman utama yang dimiliki Indonesia saat ini Pendidikan sebagai barang privat dan eksklusif. 451-452. 2. berkualitas. Threat (Ancaman) 1. 42 Apabila konsumsi atas barang oleh seseorang tidak akan mengurangi ketersediaan barang tersebut 43 Apabila tidak mungkin dilakukan penyeleksian terhadap konsumsi atas barang barang tersebut. memiliki daya saing. Permintaan dunia terhadap Sumber Daya Manusia yang berkualitas meningkat. 2000. 78-82. dan sejahtera dalam bentuk table sintesis SWOT. 4. ditandai oleh adanya dua aspek. Kolstad. 2. Pendidikan menjadi suatu kebutuhan primer untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya. Artinya barang tersebut dapat dikonsumsi oleh semua orang 23 . Pendidikan menjadi suatu barang privat yang memiliki eksklusivitas. 3.D. IV. 4th Edition (New York: Harvester Wheatsheaf). Era globalisasi yang memungkinkan terbukanya persaingan dunia kerja yang luas. Pendidikan menjadi suatu barang publik. Terjadinya kapitalisasi dan liberalisasi pendidikan. Introduction to Microeconomics.

2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga pengajar. 1 2 3 1. WEAKNESS (KELEMAHAN) Kondisi geografis yang sangat luas. sekitar 238 juta jiwa Sumber Daya Alam yang memadai. Instrumen yang lengkap untuk mengatur dunia pendidikan dapat memperkecil ancaman liberalisasi dan kapitalisasi yang membuat pendidikan menjadi barang privat. Instrumen yang cukup lengkap untuk mengatur dunia pendidikan di Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan kepedulian Pemerintah dalam mewujudkan pendidikan untuk semua. baik sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan 4 24 . terutama di daerah terpencil dan terbelakang untuk menghadapi bebasnya teknologi informasi dan komunikasi. 2. Mengelola geografis yang luas dengan baik dan penyamarataan pendidikan dapat terwujud untuk menghidari ekslusivitas pendidikan. 3. suprastruktur baik sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan. sehingga penyamarataan pendidikan sulit untuk dilaksanakan Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya suatu pendidikan. Banyaknya kuantitas Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi ancaman persaingan terbuka di era globalisasi. STRATEGI WO 1. Sumber Daya Alam yang memadai dapat menjadi kekuatan dalam memenuhi kebutuhan hidup melalui pendidikan sebagai suatu kebutuhan primer dan suatu barang publik.Faktor Eksternal OPPORTUNITY (PELUANG) Pendidikan menjadi suatu kebutuhan primer untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang hanya dapat dijalankan oleh SDM yang mengenyam pendidikan Permintaan dunia terhadap Sumber Daya Manusia yang berkualitas meningkat Pendidikan menjadi suatu barang publik THREAT (ANCAMAN) Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terlalu bebas tanpa filter yang memadai Era globalisasi yang memungkinkan terbukanya persaingan dunia kerja yang luas Pendidikan menjadi suatu barang privat yang memiliki eksklusivitas Faktor Internal STRENGTH (KEKUATAN) Memiliki kuantitas Sumber Daya Manusia yang cukup banyak. sehingga Indonesia memiliki pendapatan yang cukup besar Memiliki instrumen yang cukup lengkap untuk mengatur dunia pendidikan di Indonesia Meningkatnya kepedulian Pemerintah dalam mewujudkan pendidikan untuk semua Terjadinya kapitalisasi dan liberalisasi pendidikan 1 2 3 STRATEGI SO 4 5 1 2 3 4 STRATEGI ST 1. 3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga pengajar. Menigkatkan fasilitas infrastruktur. 4. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya suatu pendidikan dan memperluas paradigma masyarakat sehingga kepedulian Pemerintah dalam mewujudkan pendidikan untuk semuasemakin meningkat. 4. terutama di daerah terpencil dan terbelakang untuk menangkap peluang pendidikan sebagai suatu kebutuhan primer untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya serta menjadi suatu barang publik. untuk menghindari kapitalisasi dan liberalisasi dunia pendidikan. juga sebagai filter teknologi informasi dan komunikasi. Menigkatkan fasilitas infrastruktur. Memanfaatkan Sumber Daya Manusia yang cukup banyak untuk mendapatkan peluang peningkatan permintaan terhadap SDM yang berkualitas dan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 3. STRATEGI WT 1. terutama di daerah terpencil dan terbelakang 3 Kurangnya fasilitas infrastruktur maupun suprastruktur. Meningkatkan kesadaran dan memperluas paradigma masyarakat terhadap pentingnya suatu pendidikan masyarakat dalam menghadapi era globalisasi. Mengelola geografis yang luas dengan baik. akibat paradigma masyarakat yang terlalu sempit 1 2 Kurangnya kuantitas dan kualitas tenaga pengajar. suprastruktur baik sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan untuk menangkap peluang teknologi informasi dan komunikasi yang hanya dapat dijalankan oleh SDM yang mengenyam pendidikan. sehingga penyamarataan pendidikan dapat terwujud untuk menangkap peluang permintaan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. 2. 2.

tidak hanya permukaannya saja. Pendidikan di Indonesia memang merupakan tanggung jawab Negara dan Pemerintah. Peranserta masyarakat harus lebih dimaknai sebagai hak daripada sekadar kewajiban. 1. lebih-lebih dalam era globalisasi. sudah banyak instrumen hukum yang ada di Indonesia. sebab berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh penulis. 25 . Hal inilah yang selama ini tidak disadari oleh masyarakat. Oleh karena itu. (Karsidi. maka Penulis akan menitikberatkan pada optimalisasi peran serta dan masyarakat sebagai suatu alternatif pemecahan masalah. dalam hal ini untuk memecahkan masalah pendidikan. bahwa pendidikan terkait dengan hajat hidup orang banyak. serta berbagai analisis yang telah dilakukan oleh penulis. Peran aktif dari masyarakat haruslah ditingkatkan dan dioptimalkan. Pemecahan Masalah Setelah melihat berbagai das sollen dan das sein.3. maka berikut akan dipaparkan berbagai ide-ide kreatif penulis dalam memecahkan masalah dalam perwujudan pendidikan untuk semua. 2002). sebab peran aktif masyarakat bukan sekedar kewajiban44. namun juga tanggung jawab masyarakat sebagai stakeholder terkait. menurut Prof. bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Berarti. Sebagai Negara yang menjunjung tinggi Rule of Law. yang kemudian diikuti oleh upaya-upaya lain yang dapat dilaksanakan oleh Negara dan Pemerintah. Dalam mewujudkan pendidikan untuk semua. namun ternyata permasalahan pendidikan tidak kunjung selesai. namun hal yang perlu kita sadari. bahwa kesadaran dan peran serta dari masyarakat merupakan hal esensial di dalam perwujudan pendidikan untuk semua. mulai dari Undang-Undang Nasional sampai pada Konvensi dan Pejanjian Internasional yang telah diratifikasi oleh Indonesia.IV. dibutuhkan suatu konsep yang dapat menyelesaikan permasalahan dari akarnya. Kontrol rakyat (anggota masyarakat) terhadap isi dan prioritas agenda pengambilan keputusan pembangunan harus dimaknai sebagai hak masyarakat untuk ikut mengontrol agenda dan urutan prioritas pembangunan untuk dirinya atau kelompoknya. untuk memecahkan masalah dalam mewujudkan pendidikan untuk semua. Arief Sidharta. tetapi merupakan sebuah hak. Peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan pendidikan untuk semua misalnya: 44 Penguatan partisipasi masyarakat haruslah menjadi bagian dari agenda pembangunan itu sendiri. juga sudah banyak programprogram pemerintah yang telah dilaksanakan. sehingga yang perlu digarisbawahi di sini adalah bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab Negara atau Pemerintah saja.

dsb. aspirasi dan kesempatan yang ada di masyarakat. Pemerintah dapat bekerja sama dengan masyarakat dalam mengatasi masalah pendidikan. terutama di wilayah atau komunitas tempat sekolah/lembaga pendidikan berada. 26 . Selain itu. masalah jender. Menciptakan kemauan politik yang kuat dari seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan pendidikan untuk pengekalan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai Negara yang menjunjung tinggi Rule of Law. 3. berpartisipasi dalam mencatat anak usia sekolah di lingkungannya agar sekolah dapat menampungnya. Masyarakat dapat mengambil peran dalam mengontrol kebijakan Pemerintah terkait pendidikan. sehingga dapat terjadi distribusi dana pendidikan secara berimbang dan proporsional. narasumber untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di wilayahnya. pemanfaatan hasil dan evaluasinya. gizi. maka pendidikan tidak hanya menjadi beban bagi pemerintah.. dan juga di dalam penyaluran dana untuk pendidikan. pelaksanaan. . mampu menggali dan mendayagunakan sumber daya pendidikan yang mencakup fasilitas. dsb. . . dengan adanya partisipasi masyarakat.Melibatkan masyarakat dalam Media dan forum yang dapat dimanfaatkan untuk penyaluran partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan antara lain adalah media musyawarah dan pembentukan institusi masyarakat yang mampu menampung aspirasi masyarakat. Konsep dan strategi pendanaan pendidikan yang lebih tepat. Dengan adanya partisipasi masyarakat. 2.Sebagai pengontrol kebijakan Pemerintah. Misalnya sekolah meminta orang tua/masyarakat untuk memberikan penyuluhan pentingnya pendidikan. sebab masyarakat lebih mampu menangkap dan memahami masalah. guru bantu. menjadi nara sumber.Peran serta sebagai pelaksana kegiatan. Dapat pula misalnya.Orang tua dan kelompok-kelompok masyarakat harus dilibatkan dalam pengembangan pendidikan sejak dari proses perencanaan.

sebagai modal bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih memahami Rule of Law. sebagai wujud Negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Keterkaitan antara Rule of Law dengan pendidikan tidak hanya sebelah pihak. Terdapat keterkaitan yang erat antara penegakkan Rule of Law dengan pemenuhan pendidikan untuk semua. Penanaman Pemahaman Rule of Law ini antara lain dilakukan dengan memberikan berbagai pendidikan/pelatihan/kursus atau bentuk lain yg sejenis di mana para pembuat 27 . berdasarkan penulisan karya ilmiah ini dapat diambil beberapa kesimpulan seperti di bawah ini: 1. tetapi harus mulai direalisasikan.1. Penanaman Pemahaman Rule of Law bagi setiap pembuat dan pelaksana aturan/kebijakan adalah hal yang tidak dapat ditunda-tunda lagi. memiliki daya saing. Kesimpulan Pendidikan untuk semua bukanlah merupakan slogan yang berhenti menjadi wacana saja. mengingat begitu pentingnya pendidikan dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pendidikan untuk semua merupakan Hak Asasi Manusia dan merupakan suatu sarana yang mutlak diperlukan untuk mewujudkan hak-hak lain. Rule of Law sangat diperlukan untuk Negara seperti Indonesia karena akan mewujudkan keadilan. Oleh karena itu. Pendidikan untuk semua sebagai perwujudan dari Rule of Law. pendidikan juga dapat menunjang penegakkan Rule of Law itu sendiri. Bahkan pendidikan merupakan salah satu syarat untuk terselenggaranya demokrasi. yakni Indonesia cerdas. Penegakkan Rule of Law membutuhkan pendidikan sebagai salah satu tiangnya. dan sejahtera. karena tanpa adanya pemahaman ini maka kebijakan di bidang Pendidikan yang dibuat dan atau dilaksanakan dikhawatirkan tidaklah mencerminkan “ urgensi” Pendidikan sebagai salah satu aspek yang harus dipenuhi untuk mewujudkan negara yg menjunjung Rule of Law. berkualitas.BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI V. sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.

Jadi fungsi keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan pusat latihan harus digalakkan dengan cara Negara harus memulai menahan diri agar tidak mengambil alih fungsi keluarga dalam membentuk dan membangun nilai-nilai mulia yang selayaknya ada. Hal ini dapat terlihat dari keseriusan Pemerintah dan seluruh warga dunia yang telah membuat berbagai instrumen hukum yang memuat cita-cita pendidikan untuk semua di dalamnya. 28 . kebijakan diberi materi yang relevan dengan pendekatan tepat untuk itu. Hal itu pertama-tama dapat diwujudkan dengan adanya upaya untuk menggerakan masyarakat di seluruh lapisan untuk menyadari bahwa pendidikan terutama berpusat di rumah. memiliki daya saing. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Namun. tetapi bukan berarti Pemerintah melepaskan tanggung jawabnya. 3. dan Budaya (KIHESB)  Deklarasi Pendidikan untuk Semua  Undang-Undang Dasar Negara Repunlik Indonesia Tahun 1945  Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia  Undang-Undang No. instrumen hukum yang telah banyak mengatur mengenai pendidikan untuk semua tidaklah cukup untuk merealisasikan cita-cita luhur dari instrumen tersebut.2. yaitu aspek kesadaran masyarakat. penegak hukum. dan sejahtera. di mana semua aspek tersebut harus saling mendukung dan terintegrasi. Pemberdayaan masyarakat adalah suatu keniscayaan jika kita ingin mewujudkan “Pendidikan Untuk Semua”. 4. dan sarana penegakkan hukum. Pendidikan untuk semua merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan Indonesia cerdas. melainkan menyerahkannya kepada keluargakeluarga Indonesia untuk melakukannya. Agar pemahaman mengenai hal ini dapat dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat maka dalam kurikulum perlu didesain secara komprehensif dan tidak sepotong-sepotong dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi dgn memastikan bahwa pemahaman ttg Rule of Law sudah ada di dalamnya. Hal yang terpenting adalah adanya dukungan dari berbagai aspek. Perlu ditanamkan di benak para Legislator di tingkat Pusat maupun daerah bahwa ada wilayah di mana Negara sebaiknya tidak perlu ikut campur. berkualitas. diantaranya:  Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia  Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi. Sosial. sebagaimana telah dilakukan untuk materi HAM yg sudah sangat populer di masyarakat.

 Sebagai pengontrol kebijakan Pemerintah. karena pendidikan bersifat universal tanpa membeda-bedakan suku. namun pendidikan di dalam keluarga juga menentukan sikap dan pribadi seorang anak sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. Bagi Pemerintah:  Menghilangkan segala bentuk diskriminasi dalam bidang pendidikan.  Memberikan kesadaran kepada masyarakat dan pembentuk kebijakan bahwa penegakkan Rule of Law terkait dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui kurikulum yang didesain secara komprehensif dan tidak sepotong-sepotong dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi dengan memastikan bahwa pemahaman tentang Rule of Law sudah ada di dalamnya. maupun keadaan seseorang.V. bahkan pada dasarnya pendidikan yang hakiki dan yang utama ada di dalam keluarga. dsb. agama.  Masyarakat terlibat dalam Media dan forum yang dapat dimanfaatkan untuk penyaluran partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan. masalah gender. Bagi Masyarakat:  Orang tua dan kelompok-kelompok masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pendidikan sejak proses perencanaan. pelaksanaan.  Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Misalnya sekolah meminta orang tua/masyarakat untuk memberikan penyuluhan pentingnya pendidikan.  Meningkatkan kualitas dan menambahkan kuantitas tenaga didik di Indonesia serta memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar di Indonesia. Rekomendasi 1. latar belakang. ras.  Berperan serta sebagai pelaksana kegiatan. kemampuan ekonomi. Masyarakat dapat mengambil peran dalam mengontrol kebijakan Pemerintah terkait pendidikan. terutama yang saat ini masih sangat terbatas adalah sarana dan prasarana pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus. pemanfaatan dan evaluasinya. 29 . gizi. Pendidikan tidak hanya diartikan sebagai pendidikan yang formal. dan juga di dalam penyaluran dana untuk pendidikan.  Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan secara merata. 2.2.

.

7-/ .42. 8.

/4.

.

./.9.3.0138 !03//.8085.709 5   -   -/    .3/.

3 -.9:7.9.30.2203.3/.3#:041.3 .3:8.3 507::/.357480/:7.3 .2.507843.8.5.820 803.9.3 8079.8 2.9 4-091 9/. /4973 ::2 .3-0-. .9.8 ::2 .3503/.3    07:5.8  #:0 41 .//.3!07::/. .0 #:0 41 .  &38:7 :38:7#:041. . 9/.3-0781.    /.343899:843.9   0-0-.3/03.5073/:3.3 30.7 :39: 9078003.3:2:2.7././ 0   8073 /0.3 203:8.3 0907.. .907/7/.202..9.9:7././. 203:3:3 93 8:5702.37:0-902.38.7.8.9 /./.320.. 8. .8.8573850.    0138#:041.9: 80:7: .8/. 3 503:8 .3.3/././..39.: 5.9..3 2:3.3:39:-07807.850 30..30..3 #:041.9/./.5.9:7. /...39/./.8. 5020739. 43899:8 /. 40 :3/.3.3 :3/.2.8..7:0 -90.7.   !02./.3 . 203.3::2  0/:/:.8   0-0-.7  $:5702./.3/:3 .7.5::2  %07. 0.8203:7:9#:041.!03//. . 05:9:8.8.3/-.3 /0247.3:3/. 503//.7.3503.3:39:203.9: 0.-.3 /.3.5.3 /0247..9 8.3494342   ' . .3  0-07. 43805 9039.-:.3.   .3      0907.3 .7.3 8:.3-0-.42243 .:502-:.388902507. 0/2.9.3 05:9:8.233.3.9.3 /03.202. .7.....39.3#:041.2 .7.

8/.3/9:8$7. 2  995.7.-0747.3      :95/.38.39  #.7.2.0.07.7-::.3  9.3-0745488   !03//.

.

.3/ . /.-4 :3.

8.3/.7.:9.

 .

.

.

7:0 41 ..

3./.9.808 5./.709 5    -   -/   995..

.

3/ .-4 :3.. /.

3/.7.8.:9.

 .

.

.

7:0 41 ..

   .

3 39073. 5030.../..-.  -07..70.3  47.3-071:3880-.8. 0.8 2025:3.. ::/ 0.3-. 42039.89.7.7. 202 0.3 503//.3 203:3:3 93 .3:8. .7:8 907503:  :39: 20203:. 40 .3 47.9 :39: 9078003.9203/:3503//.3.503//..3 :39: 20::/.3 .3  .3 #:0 41 .3 -.5.  .3.3./..3 8.3 2070.      429020303.73.7.9: .3:39:202.3 89.3 .3.::5 07.3..89.9:3472.8.9 .3 . /.3 /9072. /03.3 207:5. 2070.7.9 07.2 .389.89.7 -.88 20.8 503//.7.9 /. 205:9 0.3: .3.8 0-0-.-. ...  0. 207:5. /03. 5030. 0.7 -0-07.3 207:5..-.:5:3 .9 /03.8 .8 .503//. 8.5.7 3.3  03.8 .3. .  :7:  47. 503//.2 503//..5 . /507:.2503//..33472.3-.89. 907.8  503:8 20..3 -.3::2. 808:.3  . /.8. ///  :7: 2025:3.3 :39: 202. ..3 :39: 202. 3 2./. 0907...33.3 :7:202.3 :39: 802:.3 /.3 . :.7..3 :39: 203.3.3 9:.33.7/.89..- 503//. 0.5. .3 :39: 202.3 ..3 .3 #:0 41 . 90780-:9 .3 / .7.3..3-. 202-0-07.3:8.202.8.3 8:.  /.89. /. 207:5.3 :39: 802:.7 .3/-:9:.4342 $48. .3 .: -07-..-. /03.5.3 0. /.8 -./.  80-. 90780-:9 /. 502.3503//.3 0. . / 3/4308. 503//.843.9..  0/:3/.7 ..-.3 809. 503/:3 /.3 207:5..-.:39:202.3 /02.3.3..3 . /0247. /80/.843.3 :39: 802:.9: 8.39.9..3. 8.:39:203039:.:39:20250740503//.  .3 90780/.3 9:.3..3/.8 /5079039.9 /./7 804.. 8.. . 0..5.3 .  .3 503//..3:8.350.3 0507.3  . 2070.3.8:.9.3 -07. /.3 808:.9 0.8...8 503//.3 /9..3 :.3. 3. 30.8  80-.3 0.795030.3  /.3:39: 202. /.5.9.9 .9. ..  !03//. 8..89.3:/.3 503//.202.9 907.788::2 ::2-071:3880-.7.9: 3897:203 :39: 203/:3 ..3 50203:.3.7&2:2 /4 !.9. 8.3 .7.3 ..7.3 203/. :.7. /./028 :39: 202.3 .39:.3.3 2:9. /.3 8... /. 503//.3/.3 5030.7.79 ::2 :..3 8:.-.9: 8.3.79 -./.

 .

.

   .

3.3 202./. 8.3 57385 57385 07.8.3 / 3.3:8.3.  503//.. // 80-.8 :39: 202-039: 2.9: 503//. .3.348418!03//.9.3 -07.3 508079.23 9078003.8. 3472.3 503//.3 0:7:.20::/...0:9:.7.33/4308. 3  503//.38.3 /.9 -07-.8 88902 503//./. 2020. /03.3 -072.  503//.3 20303.:39:202-039:.8.3 2.3:8. 5020739..3 #05:- 3/4308.7./. 203. 2:./.78 -08. 3/4308.8.2 502-.7. 0207/0.79.    . .3207.3 !..8079. 2..!020739.38. /.7. 2..: %:.3 /.3 . $0. 503//..8 03/07 8079.7. .:5:3 2. 907-. 0. 197.7.3-072:9:-.3/./.38.. 202-07/.3  /.3 &3/.7  80.08.80-.3 0/:5.0207/0.3 203.8.     $0.3-./ 2.. - 3472.3 2020. /.59.3 . 80:9:3.-.3/. 503//.5078..3.3 2.9 8079.%.3.3.7 . 3472. :39: 203.3 9:.: ./.3  07/.8.3  2. 907.3-.3 /.3.3 02.3/.:3  202-07..23503.9-070.9.   $8902503//. // :39: -0702-.70.3 20307.7. 8.../:  2.3 :39:802:.9:..3 .  .7..3 :5.32.8 /.8 202253 0/:5.. . -07-./ /:.9: .  !03//...907-.-039: /8723.38.3 203:3:3 93 /. 57385 /.8 /.8./.8.  2.27. 57..33.-07:9 . !. 2.3:3...3 80.203.#05:- 3/4308..3-072.3:8.3 3.  -07-:/ ::7  /.3 90:3472.8.5:8.3 .9.80:7:-.3 503//.. 80-.2 /.3 907-.3 848. . 07. .5.2.3 / 3/4308. 503//.3 .3 :39: 203.:848.38.. /03.20/:5.7.8.8..  . 3..3 &3/..30.3:8.9..7.7.357.7  -.3 .3 .: 3/.843. 203025.9.8.8.3#05:-3/4308.3  .3 40 %:.3848.3 80.3  /.3 703/.3 508079.3 93  %::.3 /0247.3 -.7.3 207:5.8.3 80.3-0730../ 2../. .3 /0247.3 -07247.3 -07. /.27./. 203.9:.3/.3 148418 90780-:9  88902 503//.!03//.3.30.9 /.3 /03. 0207/0.8.7.3 .3 148418 8079.3 .7 /...

/.320303..7..80. 2.3..8 $ .8.9./3907.3  88902 503//.3.357. $04. 203.3804.3 !.7 80. 503. /.8. 0. $! $04.5.503//. 203:3.03.3  - .3 . 9079039:  .3 80. 2..3  28..3 / 3/4308.. $# 80.3 05. 2. :39: 203// 203. 20203: 0-:9:.98 .3.07.3 :39: 30..!4998/.!020739.  %::.8.39.3.3/. 0207/0.3 897.3.3 205:9 503//..3 -07/.3 :39: 2030-.8.3503. 203:2-.2..7.. /.9  -0780/.507.7.29.3 .3703/.3/.3 0-:/.3  9::.9.3 503//.. 903. 0- /99-07../.2.8.3 !.3.30:7:.83 2.7 / 802:. !074/0   O !03//../03.9.3.3 0.3   !03//.:3 O !03//.2507:-. 804.8.3 0.8.7:.. /.2-.3 0:7:.:79 57.9  $0..3:9. 7./03./.3 5020739. 2.39./907.3 .3503//.39.305.3503.3 903.3 $!      995.8.8. 848.:7:!03//.7.8.7. :39: 00243 503.8.8.8.7.3/.3 -.:5:3 -07/. 3/4308.:2:2907/7.8.. 903.33./..3 .305.!079.0303.3.3 / 3/4308.703.5. 503.7-.350507.8. $ $ $ 804. 2./.5.7. -:7: ..7.. 0303.:2... 503/:/:. 4342 !079. .7205:9038804./.:3 $!  O !03//.9/.9.:2.7.2. 30./.:7:05..3/.3   $8902!03//.5:8. 07.8. 88902 503/./.3 0- /90.33.9  .8. .3 :2:2 &  $  $ /..3!:907 $! $04. 2:7.32. -.  .8.3/.8$04. /..3 .0. 503.7...804.3 503//.0303.3.3 5.380-.3/. 5. $ '$ '$  /.38.82./ ./..3 05.0207/0.3 57.:79:39:0507:.839. :2:2  88902 503//.3 .3 05.33./.-07:9  !03//.2.9.9: 90780/. $04.3 0-07.2.7.

.

7.50. 47/57088 .42.

 .

.

.

3 -0.3 503..3/..503//.3 / .2.

3.8085./. ./.9.709 5  -    .

9.8 43807.O !07:7:.0789.3%3907/7.8&3..947.

3%3 &3.8.0789.3.2.7 O$04.3 $04. % /.3 !&  O!03//.7. 0303.%3 /.3$#  - !074/0   O!03//.3/.804.30:7:.33.8 3899:9%0344 3899:9!079.7 %.!! $ $! O!03//.9.  !074/0 80.0303.3 O!03//./02  ./.7 $  O!03//.8.0303.3 :78:8  /.3.3. &2:2  $04.9.3.8 $  O!03//.2. $!  /.&8.3/.804.7.3 $04.3 28.3..3503//. !079. % /.357.:2:2 $! $%! /.8.3.3 0303.357.3 $04..3!03//. .3 3899:9 0:7:.3$ $%.

3 $8902 !03//.3 ..73.:3 9039.8$04.0:7:.. 203.  /.3.9: 507:-..3./. . $% $!  %3. #01472.3 &3/.3 /.8 503//. ./ 20.843.3 0303.3 &3/.. 897. 9/.3 50702-.3202-07.5 701472.4-.3 /9025: 5020739. &3/.7 90./07.0303.8  207:5. 3/4308.3207:5.7.- 9:39:9.:8 503:.38.2.8.3 88902 5020739..3.3 .3 907.3 /.9 !079.89/03.34  %.:3   9039.9. 2.3 $  O!03//.8 907/7.89203.07.3 80.3 4247   %.8503//. && $8/3.843.$&  O!03//./.8 549 .380-:.3 507::/.3$8902!03//..9 -.349434205.0789.3 .9.. 0:7:.25: ./02 542.7 88902 80397.:.3 2.3%3 &3.//080397. 7085438 80.3!4903     &3/.3  %3.3 701472..908 80-./.       995.%3 .2.8 3899:9 $04.9 9.

.

2.-078.94-.42. .

8.94-.

807-.807-.

709 5   -    .3 :3/. 9./. :3/.808 5.73..3.:3   92 /..3 34247  9.

 -.3&39:$02:. /. :39: 203.1 0/:5..5.8     0. .7 -0-07. !020739./.9 3/4308.90703.3 &3/.843.843..3 :39: 802:./.2./.3  /.. ..  -. /. 2.7.. /8723.3  2.3203:3:393.3.3 503//. 808047.843.9. :5.943147  !03//.7.:3    &$  90.3503//.3.3 4   %.3 4-.3 3.3 018038 2. /. !03:8203.9..3.7.82.3 4..3 3  %::. !03//.3$8902!03//.30.!..5-..8.5.  88902 503//.843.3 /8003.7.3 .23 50207. 4-..3 -0.3 !&$ :.3 :39: 802:.7:.9 /.3 /-039:3. 507: /. /.8. 907.7:8 2.3 :39: 203.:3   9039.3-07083....&3/.302.38 /.3 -079::. -0/.8.  -..3 438/07. 8.9. 9.7.35.3. /02 207. .  /.7.3 /5253 40 &$  . 30. .. 39073.3 503//. /. 3.3 502-.5 -0-07.38   80-:9.3 80.. 5.3 0/:5. .8.3:3.4  %..3 -070.9. 0.380.5 .O .3.3:8:8808:. /.3 08025../..3 .7. :9:7.8.38.3 :39: 202253 07.9 :39: 202-07.3 &3/.8 8403 202 802.3 8.:3 9039.38 &3/.2-:3.9: 50792-.3 20/.3.33.7 802:./. 5..3 &3/.. .3  038 0.357385343/8723.3..3 :5..3    &3/.3 9:39:9.3#05:-3/4308..3-072:9:  .0. 202-0/. $09. 07.. /0247.0.3$8902!03//..-.7.843.33 80-.3 8.8./. 2025:3.3 2:9: 8079.8 343 5020739.8.. 9.7 -0.3 47.3 502-.3 &3/.3. .3 $8/3.5.2!.3.9./03. /03.8!03//.23  9.3.  3..3 4-.3 2039. !03//.3 0..2.2.02:.5 :5. 909. 803.25: 203. :39: 20250740 503//. 297.3 /. &3/.7.3.3 .98 /.0203 503//. -074397-:8 907.3  5033.8.:.3  O !#$!!#!/.91/03. 9/.8 .3 808:.3.5.7.3 203447/3.. 700. 07.3 507:-.3 &39: $02:.3-. /.38.3.2438/07./.7..7.3 18 /.7 /0.  -/   -/     ..9 85  47.39..3 8079.3 /0.  O .3-070-:9:../. /.3 :39: 20203: 0-:9:.3 3.3:8.7.  702. 9::./.5 9.

7 :39: 802:.7.8.2..38.7.3 -:9.843. ..2039. /.. 503//.3 -.3 5. 43107038 :3. 2070.88.7.3 -0.3 2.8./. :39: 2033.0025.3 !03//.3 -.3 503//.3 0/:5..3.34:85.. 0-:9:.9..33:5503//. :39: 202.3:8...3 /.8 809:::39: :3.3 .7../458  . .9.. 9.8: 8.9.8. . /:3.7.     :95 /.3 :39: $02:.078..91..3 .507. 9039.:3  O O O O O O %::./.8.3. .7 %::. 8.30.7//7.0452039 4.... /.89.:3    07. //4743 :39: 202507:. 5. 20.9. 8:-0 ::2 39073.3 -.8 0.3   9039./.3 2030.8.8 8 907:9..3 0809.07/. /:3.033:2 0.3 907.38.9 :5.9: 203.3 &3/.3  .3.3 .078. 8 :39: 0203: 0-:9:...37:.90297.7 43107038 3  0.0:9.8 3  . 9039.8. 30.3 3 /:3.7.808:39:-0.2.7.3:39:-0. 9.7 /0.303.8.3 !03//.5 503//.7.3 03/07 /.. 503//.3 -. 14:3/3 1.3 30. 3/4308.3. . 203:7.9.8.8.:3   5.9 39073.8 %::.7   $.9: 0.38.3 0./. :.843.3/.39:2/. . 8. ::7 5. /.38..3!07:.7 %::.2:3  80-. 907..3/4308.9: .7 47.078.9078 3/4308.2 7.9.7. 9072.8-0.3/ 8./.3  5.. .:3     .078.3:8.5.7 %::.907..9.3 207.3/./.7 /.  5.8.302507:.3 207:5.3:39:$02:. /./42903 %.2 503//. .7:8.24:39:9.7. /503:  07.35.7 995.9..9 .9.3 /5.7 %::.9 !02-:./.9.3 /.3&3. .7.340-.3.33:3..8 :3.8&3.8.7809..72. 30.7 /.3/../.7.7 :3.  .:7.  3/4308.3/.3!030. ....3 /.8./.  . 8079./0   3/4308.8 503//.35.  07:9 3 .2 O 0.7.9.39:2//.8.8$403 5.3.3 1:3/.7.8.. 507..3033.8 2./.38.

.

03 50/. 47.

.

808 5.3.943*47* /./:..709   5     -   995./.  . 9.

.

 :308.4 47.

03.

01.

24.709 5   -    .8085./.9.02039/.3.90 01..

 /.5.9.  :9.9.7 / 0 47  207.8!03//.9-.3 /.3 .%.3:39:802:. ./.8 . 3/4308..35.3 . 503.5.3 0.9.709503//.8  -09: 5:3 3/4308.3  ..33.7 03. 80-. / /:3.  :9.92. .3.3.8.2  ...95.8.943 147 .3 2..3. 02.     . ..3:/.9 8:7..7.9.9.3.31.703.30.907.3:39:802:.3 :39: 802:. .  /.: 809. .7 .5.3/.7.2503. 30.7.. $0:7:3897:203/..3  .82070-.34 %..-.2 20::/. ./ -.8  $05079 28.8.8.3.3 03..3 -0742:3.3 -. &$  73.2. 80.5:7.3$8902!03//.9.53.3 .3703/. 20::/.3. 847  $473/-.3..5 :.34  %.8 -. / /:3.  $0-.3. ../..7.39.. .9.7.9 20.2-.25. /..9.3.-.3 / 3/4308.03.3 -07.3:8.3  4-.3  . .38:3 -07503. 5:9:8 804.3.5..39.9. .3/. 202-. /..O 4.3. /.9 80-.257..7.:.3  !07::/./30..7.3 ..8 803 9/....3 /:3.9.03/07:3 202 3900038  503:.3 &3/.339073.388. 831.:.3/4308.2 503//.3 503//. .3$3..9.9.8 $0.3. :8.:7.9.3.3 &3/.3.3..3 /.  80.3 /0. $07.3:39:$02:.8 8:2-07 /.7  5078035:9:8804.7..3. .8 /03.4342 $48.    %.3/. 23.3:8. .8 8403  085:3/-./. 804.: 0/:. 02-.3. $  O 0.5073./.9. .2. 4-.:3   0-.8..8.7: 907.8.3. .9.943 .3.3.: /.  -.. 380.9..9039.3/ /:.3.703..07/..3 &3/.. 80-:.9 .#05:33/4308.3 /03.  907.3.8203. 5:9:8 804.2 50:3. . 44...9  $0.9. O &3/.  #03/.33.3 503//.907..843.431-07803.3.38:3 .3 9/.3/    /.  9.: 80. 80.8.8.  2.:39039.: 9/.7. .   80.843./.3.9. /. 3 /80-.3503//.9 /.  !.5.7.8$03 .3503//.3 /. 203/./431-07803. O &3/. /...3.3.:3 9039.5.7.70.9. /. 2.7 70.     709:7 03/07. .  ./5033.9070.3 0907.. :39: -8.7.3.:3 O &3/.-07804..3 202-..3.. / .9.9.9. -07.3  907.   28...8 /.. 439473 #05479   %0 //03 788 720/ 431.3 :39: 802:. .

.

7..3:3. /:95/.9.3.3/0:.   .   03:7:9/.7995.9:3/4308.

.

8085.42/.709 5   -   :3./..079    . 9.3 .3.030809907/8/ 47/57088 .

3207:5.9.3 .3.3 /.9 /03.39025./-.83 2..95. /.-..3 /.5 . /.3 .3. 9.3 -07-.3 2.393.7.9 -.3 /..90/:5..3 / 3/4308.5.2.2 20. 30.3 802:...3 /.39.3 :39: 802:.8.3 /.7.  %07.203.3 9.5!072.:3     503.3944-.3 9:..89.9.3503/.3%07..5.83 /. :..950393//. 30..9..3.850 .8:0804.     !03/.3 203:.20303.3 :2 203.82. 503/..3..3.07 14841378 .7. 503//....5.92032.3.38.3808047.993.3    07-079$503.503//.907:7..7... / -07-..3 :39: 203. 202-.5.   !.203:3:.3 //.39: 50702-.989 9039.7...  &39:2.- .5. 8:2-07 907507.5.3 9. 3.9..7 9./..374. 02:/./.38.94 14841 :3.8     995.3 8:. 8.3.3/:59.5.3    -3::6..3 //::3 40 -07-.38...3 /:5 /.08025:73.20/:5.7.3:9.9: .:3  $    !03//.9.3 :39: 203/.. -:9:. 80.5.-.3.3 503//.7/.8  -.9: . $07.3.25.3.3 9: .3 23:2.7.3.3503//. .2:38.3./.11.9907. -0.9::7038-. /. -:9:.39. 503/.3.3 .2.3 /.3 808:.5.3.7..5. /03.207:5./ 07:93.3.3 9: .3/4308.3 /:5 9.3  80-.7..3.3 808:.:3      !03//. . 3/07.3907.93.3 /.3 0- 9.3/5.3202:33.39.9 .9 / .5.7 ..3 207:5..  !03//. 503//..  !03//.7 -07-.3 -.503//.3-..3:39:802:. ..3 8:.3  /03. 805079 2.3 4 207.30078.3 ..7.3 803.8047. O  0.9:.3 37...3 ./..23. 507.

.

70 309. 8/08.

03.97.

3.808 5.7.3 /.503/.  .9 5.709   5  -   !&%&$  #   /. 503//.3./. 9.5. .

!&& '.

3 &3/.7.3/.8.:3 $8902!03//.2507.3 &3/.3.    ./.3./.3!03:.. 5:9:8.843.3::2!03//.#05:-3/4308.7./.3 &3/.5&3/.:3  9039.3.!072443.3&3/.3907.70.34247%.34247 %.3 &3/.

. 503. 8.9 232  .:3 . /./.. 7.3.3 :9. 3./0 /745.. !03/7 #05:- 3. 9/.93/4308.9: /.3#03. 8.-.:5...707. 88.35020739. /::7 /.3.80-.3 2: 50309.3 -0:2 -8.381472. 202. /.3 /03..7. 20.7 9039..3 90344  &39: 9:.3 -..3 43/82. 2.7  8.734207:5..3. 5072:. 0:. :39: 202-0 -:: 9:8 /. 8.:./.3 ./ 0   3/4308. 28 38:.. 203.3 2009.$ 97.  .7 9/..3 205:9 0/:5.8 0207/0.4:8/.33/4308.5. 80./. /.. /. /.3 5747.-:/. -. 2:7/ 8.$8.2.9. 5.8. 9078039: 50702-.3 804..-../. 47.3 24/073 .-.9 9:8 /..3 40 47.2 507.3 0/:5.  -.07:2.3-072:50309.8.2 /0.3 507. 24/02 /.- -0.3 :-:3..4:8-0757 -07549 -0704342 /.7.804.25.. -.7../...93/4308..-..3. /. :2:23. .39/.3 9::. .25.8.370.: 5..3 :39: 909.381472..3 . 5.3 -.3 507.3/-.3 .3 97.  -.73. .3. .7 /5./ 0   -./../././.3:93.80207/0.. .3.8:2-070.385479. /03.39 /2:.7.4:94334300307.98  3.35.9. 503/7 #05:- 20309. /80/.  O  207.3 8:223:5412.8.38.3 ..8.804.3 /0247..2 -.38.-.3  !741 7 $40/.9745. 378 /03.3 -.3 &&  . /:.9: 28 503003.98  /53..07/.. 203.2 -:: -:: 804..:.3.3:..3 /.397.3 02-.2 -0. .7.2.7. 9:  5./03.8 -:/. ..8.8.3 /0:.3.3 /.794   .3 .-. 202:9:8. -.703. 0 -:/.3 #.:.8.3 .8.. -. .9030.3.7-.2.7./.3 /.9: 8.8. 9079:..3 0/:5.3 9:.0 5.7..7 .5..20. 80.07/.7.3.. 203..8. . .943  #0.3... 3/4308. $07..8/.-.3.2 9..3 .33.8.390344 %/..9.2.503//.3 05.3 24/073  ..88. !.3.703. 8. $  9/.3. 2:7/ .2 /. .7.3 203... 30.3 /.7 9: .3 .3 30.7. 47.8. / 507903.3 80. . 8.2 80 549  04342  84. /. 8:/.7. .5.7./ 0   80503:3.  203/. 283 -8. :39:     -/   ..9 . ..9 2085:3 :8.7 -:/.3 -0707.305. 5.202-.:3. ./.3. 507. .3 104/.8 -:/.-.. -..5 -07804....9!74.3 9/.9:3.  9.3 -..3073././. 5.7 30.3 50702-.703.25.9: 20.7970..: 90793.73.9 50703. 30.7804..3 507:3. 203/../. 97.3 24/073 .3 9:..  80-../843.:.. -07-.2 !02-:. 2:./.378/03.5.39.3 /.3 9:.

7. :5.3 !.3..2./.7/:.7... .8.9:7.3.3...2.  02-:.3 2.  8:/.9.91. :5.3 -.3 &3/.3 /./ 2.3!073.:.3 .5.9. 8:.43.503//.:88902507804..908503//.20../3  !030/.7.9:88902503..3.75073./03.89...843.79070..9 20.33.703...-.3 907.5747.79.:5.3.380-08.7:8-03. / .3.:3  03003. ..8::8.!  0309. 9/.5 5072.8..3. /02:.38.3 0.5..5073.3..&8.3.$04.3  203:3:.07/.3/9025: 40 0.3&%0 #/89.:.30/:5.8.5:3.:39:503//.9  &&( .31.843.4.07/0.3 :39: 2020.  .7.3 2.  $   07.33.. 40 0.3 !020739.8..3 3 203.3 80-.947 / -/. 70:.7..5. 503//.843. 503//.8..9   && ( /.3.3!020.8-07-.3 503//.33.3 90..8.3. /.897:9:7  /...3 ..  .9.3503//.7 -03.2 -0702-.8503//.8:  %   007.3 -.3.!.3/.8....5020.317.&$  & ! /   02-:.3 28..  /.7..3 !07:3/...8     &7. .5.: /.3-07-.20250740 503//.9 !07.3/...  $:2-07 995..39.33.7. 33 90793.--0.7.38..  !747. -. 2.  803..897:9:72.  .33.7.. 30.3 %07.2503:3.7. :39:203:8.3 :39: 802:.  07/.3 / 0..9 80-.-.843.3.843..8..3%:.7..3 40 5.3 503//.8.  $0.3$-.:5:38:57.:5...8. 507.. 3/4308..3-.7.3.3.3203003...850 50393 /.. 7. .8 9039.303/3.32.3 :39: 20::/.      :9/.3 503//. .3 8079. . 28.3 207:5.:.8..3 90.2!03//.897.:  9.207.8..9: 0. /.9703.843..038  03.3-07-.3:39:802:.3 574808 203..79.:5:339073.3 /:3.5::507803/.7/.

.

42. /09308 .

/.70.

  .

.

.

 .

.

 .

2 3: .3   909.3 503//.5  /..3.5-3/.7 .709 5   -   ./.9.3.8085.7.

3 /. /03.7.2. 2.3/087591.91 /.. 20302:.3 203.33. /.3 / 3/4308. 503:8 203:3.340703 .3 .3 -07/./.3 -07.3 /:3.7.88 /. 3  !03:8 .7.9.7 094/0!0309.9: 2094/0 .88403  !03:8203:3.79.94.3...3::2 09.350309.9:50789.. 80-. 2070./.9.91 :.32094/0503/0.9.../.9.3 0.3 ./.91 -07:8.9..220307.32094/050309.88 .8.3..9: 809 43/8  8:.3:7/83472. .3 //08758. . &!7088 . 08.8 /...7.. 203:: 3/4308.3 -07-.3 503/0.3 .5.3 20...  .  2.2 .394 !03039.3...3  :3/.7. 907.3 /...3 -.8.91 1.  .: 8. . -07-.9.3    .3 507:3/. 148418  %::.../..7.. 3 .3  !03:8203:3.8.3 503//. 2.. /08758 90780-:9  /03..3 503//..3 #:0 41 .3 /-.39: 40 907..3897:2039::23472./.8.2 503:8.38.3 :7/8 3472.3 203/08758.3 202-.3:9 20303. 507::/.907.: -. 8:.3 /087591 . 9079039:  094/0 50309.907.2-07-.148418 .9.3 :39: 802:.5 50789..7!0309.3 2094/0 50309...9$407434$40. -0757 /0/:91 /..3...3 40 /:3.3:93.2.3848..7.9.3 :7/8 3472.8.703.3/:9.3 0- ../.9:7..91/.3 507. /.5 .3.   !03:8 .7.3 2./.3.88 -.9:8 80-:.7. /03..309..3.3 203.  8079.9.9 .80.3:8.390470-03. ::2 54891 20303./.88  094/0 /087591 .8 8403 .9: 889025027.3 /:3. 503:8 . :39: 20309.2.3 2094/0 503/0.703.3/4308.: 2.      .7././.91 3 .907.7 -07-.8 202/.8. 5072. 04254 2.7.9.8..: .5.3/. % !&$ 094/0 .3 /.9:7  503/./.3 :7/8 3472. .  4-0  8:.3   ..3.2....  :.  $0.3 0-03.8  -07:... .3/4308.3 203:3. .5503//. 8:..7.3:7/83472.07/.5.79..3 .3 848.9 3 80-..380.3 :39: 20309 89.2-.:5:38:.8.2.9: .93/4308.

.7  /.33.3  -..9 02-.3 /.3 -07.2 8023. ..35..3 3  0 ..5 -.9. 203:3.3 / 3/4308../.148418  094/0 503/0..3  -::  -::  /.9.9:7. 805079 .3.  2.3 /03.33    %03!03:25:.3. -07:5.9.80..3 80:3/07 .3 /.25.3 /8.790 / 20/.3 503//.3 05:89.9 203:3.7 /..7.. / ./.3. 8.3  :3/./.3. 507.3 507:3/.. 9: 50309.3 ./.5.3203.3.3 3 9/.3 .09.3.3.2 203.3 / 3/4308..3 /2.7.3  :3/.3  -.:.3 /.. 203.9..3 ../.. ./.2 03......3.8:/.3 80..3 50309..3 50309.3 507:3/...8:/ . .3  :3/. /./.9:7.. :7/8 3472.02:/. 2..3 .91 3 2039-07.3 80:3/07  .9.7...703..89:/05:89.-07:5.3 -..3 .883.3 /2.3 -.3  -.: 5.3  -.3.33. 907. -...3 .  2.3.3 503:8.3 507. .9..  909.3 507:3/..5.3 $9:/05:89..50309 /.3 -.3 9039.3 /..5 :.

3 -.5.2:8  038450/..3 509:3: 2..33/.  ...8 &39: 203/.3 4-0 50309.3 203.3.3 /:3. -07-.3 -.3-0781. &3/...3.3 4   %.3 3 203:3.9: -...  :73..3 ::2 57207 /.3 202-07.3-07.3 .8!03//.3 57207  ...9..3-07.3 5030.-07:5.3 &3/.. /.3 ::2 80:3/07  805079 .3 ::2 57207 805079 /4973  .3    ..3::2472.3/03..92.3::2805079-.91$:.3907. -. 2. 20250..5 -.8.3907907  O.7.5:3507.394/.8  2.  O.:3   9039..3 907807  .8 50309. 8...9: -.3/03.9:7.3/. 50309.9.50309. 5.3.:31472.13/4 !078.7 -07-./.3 ..9.. . 907..  O..9: -..3 .9 !%#.9:7 .3.3 202-07.305:89.3.3.9 -07:5. /.3 :3/.7..3/0.3$3.2 507:3/.3 /.3 $8902!03//.3 ./.7.3$7.3...3 /03.3 31472.3 20303. 2..843.3 80-..3.3 -07:-:3.:5:3 5030.3 !0309.3 /.2.3 3 .     $407434$40. 7./.2 50309.3.34-050309./028  .7.380:3/07  .7.3:39:$02:.9.39:8./..7.:/.9.:.2:/ !0309.8. /.3::257207 80:3/07/.8 -.3.:.9.3 903 503:25:.3 /.9:%3.

 85081  /. 8:2-07  .3 203.3 50/42. 202:. .3 33 /.:.-0-.390780-:9903503:25:.907 502-..3 3. 203:3.39.3 .:.3 :785:/038 ..3. 8:2-07 .9.38:3 .250309.3-.7. 907.7.. -07:5. /.3...3 89:/ 5:89.7 708543/03    !034...3 /.3 20..3 2. ..350309./.3 /...9 543 543 50393 2..3  43..3 -07.3903..3 :3/.  503:8 203.3.2 503:8.3 /.9:7 /.9:7.7.. $9:/!:89..3 .3 /.3 /03. .8..3 203:25:.7 -07-. 207:5.907897:9:7 .9/.8.3 9.....3.7.3.3 907.3 80... .3.3 20.3 ::2 ...3.3 .3 203.7 /.3.5 2:.9..7..9:./.9. 03.3 .907502-.3.3 2.3 903 503:25:.7..3.038 /.9 /03.3 3  !03:8203:3.: 9.3 .3..3 -078 5079.3503:8  O4:2039.8.350309.. ..- .9.9..3 80.3 507:3/.8 9/. /.:. 503:8 /03.: -.3503:8  O.7 507. .9. .3 903 3 /03.7..3/:3.3.3 -...7.8::2 !03:8 203:3..9:7 9039.

3 8.9: 09..9047 544  02:/..5.:  3907570907 /02-..9.9047 .:31472.79 /.. 50304254.3 .3 20347. /.88$39088 4/03.3 :39: 202 038 /..9. 8. 54..8..3088     %!&!&%995. 203.7 . /.3.-8 /. ..3 /.7 897:9:7 /..3 4/0 4/0 808:. 80203 3 /03.93.2 .8     3..3 54. .3 202-.3.3 :39 :39  $:.3 /. .80-.324/00/93-0793/.3 203.3 /93./93 !0309203:3.88 $ % $97039  0.3.  !0309 02:/. 3907570907 .9: 703.25.7 80203 80203 503: .3 203:-:3.9 /:3.3 202-:.9..387 /.

.

32.79. !0309. .7.8085./.      .709   5      4780/.42/.3.30/  /.9...2-:: 094/0#080.7.:28..90474330 47/57088 .

9.3 /.-.82.3 .7.../..3:92.35.3.3 0825:.302:/.3 2.3 :9.3/ %70. 2030..3 .-078..9  80.-. 5.3 .- -.. .::. 5079.. 8.3  5.9: 2094/0 :39: 203.8.. /.2 203:8:3 $.7 /.. /.2-.9.9./.32.  !03:8 203:-:3.9:203/.7. :2:23.:-071...3.3.7094/0!0309.3 43/8 /.3.3 503:8 .3      3.. 203:9:5 0825:.25.3 9/. .98      07:2:8.3 :39: 8.7 .9.39.3 ./..7.30-57.. /.9.9.:.9:. .3 $.2.: :-:3.7.:.0/.3  $0-. /:7.7.3 2030.3 808:. 907..3503:8.3..  /...5 04254 /.. 50309.3/.3 $%# 7.3 ./.55479:39  .8./.3 03..91 .8.9..:5:357.3 .. 20207:.80.78 -08.9:8.8 :3.3 0825:.-.9.3/02:.8. -07:93..3.3 !03:8 202-07. /03.9. 0825:.9   $ &2 !74-409  $ 42  $ /.3...    $!&  $# ./. /.3.3.8..8 $0:8.3 5072.3 809.3  !03:8 9/.3.7 0825:..5.7.3.3 20303.3 8.3 9079039:  ..3 5.7 5072. 0825:.7.  3/.3 9/.3:7.8 0825:.8.3 2    -/    .3 8.9.7.99079039: /.- 80-0:23.2-. 70  $05079 .3  .9073.  !03:8 203:7.-.2-:: !03.808:.30-..3 48  !./.9...3 549088  2.8.3  /. 2025:3.2 203:8:3 0825:./.3.3 84:8 /. -.3 -07.3 9:80.380.390..2-0825:.8..7.3 0825:.3 8.9. $094.79 /.3 80-..5.:#04203/.85079.39. 0825:.3 207:5.      03..3202-0773.. 1.39039.904792.88 $ % 207:5.9 /50.2..98.9: . 203/.3 .: 0907. 0825:.:5:38.8.3/.9 .3 502-.8 50309.7.39039.8 8:.:..3 5020./.7 1.3.7 .8.9. 203.7 5072..9..  !.7.3. -.- 503/.: 704203/.3$.3 /03.9: 2.3907/7.3.32.2  :39: 203/.

3%70.89..5 :39: 203..3    02 :.3 /.503.7    02 3897:203 .2.. 9.3 .8317.3 2.9:.88 $090.3.3 .     $:2-07.3 907.503//.:.3907./2.3:39:802:.3.3#:041.8 $:2-07 ...989  -58 4 / /. 803.88 5072.8.3203:3.7  :9. .7.2.709 5  -    .808 5.:..  /03.5.2 507::/..8 803.3.399..  0.::5-08.380.07./. 08..907503.3 93.3 -07-.907.3503//..9.7.3.80-.9  $$$ % !03//.8.. 503:8 20..3907-0.7.3 .  $97039 0:. 202 503/.3:8.38:9:39: /..8 202/./. 503//.38.3.8903.9.2 .9 5./.3088  55479:39 /.  809. .33.33..8.3 .  503:8 .07/.507::/./ /.5 503933.3    :7.::5 03.897:9:72.3 503//. .3    43/8047.8.2/:3.9 $9.88$ % $97039 0.:./.8.3088 002.503.1. /.9.3 / 3/4308..3 :39: 802:.7.3.3 . .33..399..9:7 /:3.7 907:9.  ...3  .:5:38:57.    $:2-07 .3 202.. .203::3/4308.9 907.7.3 203.18.897:9:7/.9: 503//.3.::5 -.-.2. ..' $$$%$$ '  3..3 5:89./.3.3 !:8.:80259    :7.3       $038:8 !03/:/: 3/4308./. 8:.7.//.9. 3/4308.9.3    :7.8 -07:.

320303.35:-    033. 28.3.33./.3/:3.3 #:0 41 .342:3.1 .3503//.    !03//..8 147/ 147/ &3.8.8  -07:../.3 90780-:9  793.:/.9..89.3 503//.3.59.//8723. -.. 203:: 3/4308.3203:7.2.9./.5078.7./3.3    %034431472.8  9 /943 0 47 .-. 80-.3 ./07    3974/:..3   .5 438:28 .93!03//.3.3.!03//.7./    3.3202.    7.3:8.9:-..3 5.8. $  8973 /.8../.3 -..3 9/.3:7.../.3090780/.3./.9:-.3!020739..3/23/4308.3 .-0/.8503//...3 /.3-07.3   . 203/.3:.3-.9 :.3207.3:9.03.7.380-.5.9 /.08907 0./.503//.5 47.7.9 /50740 809.7.. 203:7.8..3/:3. 8047. 40 ..580-. .8 /.8 ..3:39:802:./.4342.33.-.%.-.8/./.3907.3503//./ 8:. -.8  '  $39088 .3/..9..7.3203..3 90780-:9  /9.8.3202:33.3.907.3    !07239.2-039:9.8-.. /.32070108.9.1907.9. /:3.47.3 47.050/:.9 3.3 090780/.5.3 503008.35:3 .8.3 09.3.3.8/.3 57207 :39: 20203: 0-:9:.380./8:.     5.357.3 07:9.82033.740.-.2.-0839088$ %  !03:8 90.2503//.3    %07.9: 0-:9:. 80-.220::/.943 94.3 /:5 .  %70.3-07:. 9/..28390883 !03:8./.8..340808047.3 907.3 203.3..3 :39: 20250740 -.8  202/./8:.7. .3 5:- .8:/ /.9:3430.3907-:.9//.4-..3    !03//.5.3/23/4308.3 9/.     .357.9.3.3.3897.7.850  .8    !03//.33.2.3 42:3.3 -40 /.8.07/./.7.-07:9 O!0:..5.3 839088 -07/.7.8/.. /:.3 40$.-.3343 7.7 -.93.9/438:2840802:.980.88$ %       489..390780-:9/.839088.3.7  O3.55479:39 !0:.380-.5$:2-07.. 393.07.5.7432039..88 $ % .8. 507::/.8 -.320208:8.3202:.3 :39: 802:.7.7.7.9 /.3 2030-.3 .35.3 /.. 90344 31472. /.5.4342.7. .9.3203.2.9. 2:33 /.-0$ %80.9.:.35:-  .0789 !7088  ..8.:-0-./. .9    0702-.3:9...7.3 ..438:28.9.90:39:2070.8.907.34047.390780-:9   5.39/..308:81 %07.

5$:2-07 ..3-07:.5..3.9:.3:8.9..3503//.8 903.3 .3 /.5.18 .9:7 /:3.708:8.::5 -. / /.9:-.3 2.8.8.4-.: 503//. / /.18.897:9:7 8:57.9.3/4308.8 033.3 5033. 90344 31472.8317.3.2./. 907503.5. 8:.3202./3./..8    $:2-07 .35:- %#%   %034431472.550:.8 /.8 /.7.3 $:2-07 .9:7 /:3.7.3.340$ . /.9:-.7.3 -07.3 !020739.3 . /..8 5..5.38:9:39:/.3  :39: 2033/.3   ./ 8:..2...9.3 5078.89. 8:. 503//..3.9 :.7. $%#% &%   02:.33./ 0:.2/:3.7.9.8903.8..7.3       .-. 8079./.:-0-..3:8.9 203.80-.8 /03.3 03.8 503//.9: 0-:9:.9 /.897:9:7  8:57.5 $ .3 -07:.07. /./.7.9.39034431472.5.9.5 07.9:7 /:3.399.8/.9.8.3 . . 5078.31.8 803.503//.3:39: 802:.8..3.3 :39: 802:. 8:.3/:3..9 /.9.2.3 /.5..9.3 050/:.3202 08:8.3:8.8.3 ../8:.3. 7.2.3 :.35./2.3 08..3 -07:.5 503933.3   033..3 202507:.33.2 203.89.3:39:203.8.9.503//.3 :39: 203.5 -0-.8    .3 08.9:-. 047.39034431472.8317.3 !020739.8 903.7.3...9.3 507239./2..9 503//..3 :39: 2033.2 .7.. :39: 203/. 503//.18 .342:3. 503.95.2.8.3907-0./...3203.59.3 57207:39: 20203:0-:9:.. 050/:.2.7.31.8 $:2-07 .8..5 :39: 203. 050/:.8 317.3/04.59..7.3 202.7.8 5.9 203.7. 203.5 :39: 203.3.357.59.5503933.8/.8.3 80-.19079034431472.31.7..3.9.9: 0-:9:.3:.::5-08.3 907-:.3 /..83./.1.3 2033.897:9:72..3 :. 07...9 /.9.3:8.3 !020739.3 80-.5 50:.8.3.357.2. 4-.8.3-07..8.897:9:7-.8 .3 .8.35:-    03.8 /..2/:3..3 2./.9.3:39:802:.3 503//.3 503//../03.9. .3 :39: 203.3 $:2-07.3  $$    43/8047.3/3/4308.8 /.3 1.3 907. :.5.907503.3 20303.93.9: 503//..8503//. $:2-07.7./ 8:. /.9.07.8 2033.35:-    3897:203 .5.8.2 20203: 0-:9:. 907503.3:8.4-./07.3. 803.8/. 202503/.9... 503.8 /03.8/.2 20::/..  803.2..342:3. 503//. 2.7. 9034431472.3.3 503.3 503//.3.9 907.38.. //.3 /.3907.9.5 503933.7.3.3 42:3.342:3. /.8.3..2 203.9    033...897:9:7  -./.3 /:5.9907.9..3 40 $ .3 503//.3 .2 20::/./.3 /.3 !03//.399.3203.3 57207/./ 0:.3.07.7 907:9.7.5.3.3 /:5 20.3 507239.3:. /.3503//.8/.3.8   033..3202.9. 2.7.: 80259   :7.947 39073.3 -.              $%#%$     02.357..357. /. .3 57.7.7.8/. /.89.5.8$:2-07. 0702-..3 /.8.3 /.9.802.2 503//././..3.9. 047.3.3 :7.342:3.3 :.5:39:203.3  $%#%$%    3897:203 .8.3.3 :./ -.33.08.8/. 503//.8.3 202-:.342:3.3 907-0.3 $:2-07 . 8. 8:.9..9:-./.7:9.3 :.3 -07.:./. %07.32.8.9.5 .9.9:0-:9:.3-.7..9 907::/ :39: 203/.503//. 809./.8.7  907:9./. /. 1907. 907. .8 /.3:39:202.2 503//.::503.399./.220::/.3 907-0.3.38:.3 -.7  907:9.3../. /..3 907.3 202:33.9 2025070.9 907./2.7 023897:203.3.7.89.8.3 202507:.33.3.7./. .8/:3.8  $%#%%   0304.::5 -.3 / 3/4308.503.2.3.2.  $%#%     0304./.3203.3.3 203.3 503//./ 0:. 8:.7./. !07239.:5:38:57.3907-:.7.8    033.9 803. 503.3/:3.399.9  !! #%&% !&  !03//.9..897:9:7 -.320303.9.399.9 203. .8 .5 50:.7.8.3  :7.8 /.2 /:3.947 89073./.9:503//.33.3 /:5 .3 50:. 503.8.9: 503//.9 907::/ :39: 203./ 8:.9 ./.3 57207 :39: 20203: 0-:9:.33.8   03...::5 03.... /.8 !03//.2.3.3 :.

3 &3/.. :5.3 /4592.04/07 907. . /0 /0 70.3503//./.:042543.3 2039-07.3!0.. /3/4308.5.038/.9.3503//.8.-..7 2. 8.349.3503//.3 3..    !07.3:39:802:. 503//.3 5.7. 8:.- 0./.2507::/.-.7..8 .8 8403 /.- 2.3:3.3 503//.8.43..3 :39: 802:.80-.25.2:3 :.3  80-.3:39:802:./..357479.03/.843.- -07/. -07-.72.8.. 503//.9 /03.3 -:..3507:9..8 507.3  /-:9:.5072:.3 /:9 40 :5. 503//.3 2.75.91/..88 .3 57479..8.3 . 503//.3:3 . :3:3 8008.3 .0.2 07.2.3502-.7.3 -..3.25020739.3 /. !03//.8.3:39:/73.9: ..3 207:5.3/3/4308.7.3 /.3:3 .3203:3:393#:041././ -. 08..3 /5. .3 5072.3 -07-. -.3 /.7 0. 3.3:39:802:..9 -07-.8.2. 9..32.7.3400..390.38079.3.: !020739.8. 3 9/.9 203008.3.3 907.9  ..7./.8 2.9  -./.7.3. 503./.9:39::920343974 . /8..8.8..  3...3 507: /. .79..8.91 503:8 /./.3!020739.3 5.3. /.2-. /.3. '  !020.  .8.8.9 . .3:3 .8502-.8.5.8 40 3/4308.:.3.28.     !03:.7  -..3 /. 9:  :39: 2020.3 .3 /.  -.3 9/.7&3/.3.9  907./.3 40 503:8  203:7:9 !741  701 $/. 2... !03:8 .33.3 80-:..78/      ..91 /.3897:203::2.3 40 503:8  2.3 207:5.3 80. / 83 . 4-.-. 2:.3 .9. 3.7.9...8.3:3.202.  $0-.3:39:802:.7. $090.8..8..9 -:...3. /7..3 /./.9: 43805 .22020.-0.3!020739. /93.7 .8.3...3 8:. .  !07. .3 507.. 502-. 4592.9.7 2.91 5020.2 5747. -07:9.7 .220::/.3:3.2507::/.3 90.9207:5.5.3  43974 7.9073..5 8 /.  07. /.7. 80...3 2... 20.8 803  8079.3.220::/. -.3 39073.3. 89...9 ....8.8.9..2.8  !07.3  909.3.  .78-.9 . 80-..7 40 2.91.9/.. .- 507. 8:/. /.5 207:5..2:3.3503//.3 .3 .  2...7:8..3 02:/.9/./..3 8079..7.. 203..843.  0 ..3 2..7:8 0- /2.7.39..2 .  :.79  /.9 80-.9..2:39073. 2./.5.3 9: 803/7  0- 0- /.7 0.  9/.7.  803.03/.3.3.3 /.7..9 80-../.8.3 8079.703./.8.91 2...03/.3.3503//. 5747. /..8.305:9:8.7:8/2.7. ..3.7.  .73. /.7. .5072./. .9 /:5 47..7.8.- -078...3.8. 3 :39: 2020....3 9./.7..  80-... 9.08038.2 20::/..3:3.. 8:/.8.3.8.:.3/.9 .3 90..7985..//.3 800/.3:7:9..3 2.7:8.

.8.. 20/.7.3 .3 2.31.3.3 80.2 50302-.9.3 3899:8 2.8..9  907:9.9.:.8 2.25: 203.. /.3.2 0/.7.9.83.3...7 574808 50703. / .9 /.3 502-039:.  0-.7. /.3.7.3 147:2 .8 2.7...3 503//.3 5./. /..3  502.39. 2:8.8.9 .5.8 9025.3 503//.3 9:.9 804.: 42:39.7985.3 04254 04254 2..7.9 /2.2 50302-.:7.3  50.8.31.8/.30..25:3 .3 .9 .7...2.3 /.  7.857.8..9..3 :39: 503. /.3.8.9. . .3 /...3 2.7:8 /-..9 /.

8.3.02-.3 8079.3-07. 80-.3 9:.  !07. 0.3  8.503//.3. 804. 20239../. 50. 47.9..

3 503933.9.3 !020739.8.30-905.8:2-07 :39: 20203: 0-:9:.3.8.8  3.9 203.3 08025..3 :. 8:2-07 :7:-....  .380.8./.9/../ /897-:8/.32.:5 1.. / /.38. 03/07    /8-  . 804.3 5078./ 3.3 -.3 203.7. 5020739.3 8:2-07 /.8 /. 5.3 !020739.  $0.9 503//.39/.9:.3897..- 2./03.3503//.3 .3 202.9:. 0.3574547843.3.3.32.7.5 /..:7. 50343974 0-.9  2.9  !020739.3  2.:3.8.7.203.8. :39: 20::/.9907..857.3  /.9 /.9 2..  .:..3.2 2.7.7.:39:503//..2. 80-.7 804.33.2203.8..82.3503//.8.9..503//.3 .3..3 9:  /03.3 .3 80-..2 203..7.2.3 /.3.8. / 3:3. 503//.3 :39: 5030.8 2.3.7985.3. ..503//.5..    03.3 503::.59. / 2.  -075.9-007.25: 203. :8. 28.-072-.82.9 :39: 202-07.5.7./..5.3.7..7985.3 :.3/.9 ..5.3.. 907.39: /8-   $0-.5.9 803.9 /..38. /.8.  203.3.7 80:7: 4254303 -.3.3 08./.3 203/. 503//.503//.7985.9 0- 2.8. /.2 20343974 0-. /./-0-..9/....25:33.3/.8.7.    43805/./..5.3 /.3 .3  03.89.3 549 .8.7..9.3 -..90503/.7.9 5:..3 02..9 203.25: 203.3 503//.2- 507.8 /..      .3203:3:393#:041.7.2 503.

3 .3 2.3.39..3/.-.9: 8.3 3/4308..3 #:0 41 .9907. 8. /..' $!&# $ '  0825:.9 :39: 0- 202. /..3 8.3 805079 / -.7.3 0.. /70. 9:803/7 !030. 805079 3/4308.9 .  909.7:8 2:. . 8.703.3 50203:.3 :39: 802:.3 .3:8..7. .3 !03//.2.8  -07:.3 503//.9. 5.3.3  2033. 2.07/.. -.  !03.5. .7.809.7.3 /. 0825:.9 203:3. 8.3 207:5.. %07/.9 /.. 8.3 9/.5.7.9/. .350. 9:  -07/.3 .3 503//.5.703.3. .8.. /03.3 :39: 20::/.9:7.3 -07039 203.3 80..8 803.3:39:802:.9. ..33.8  202 /./.3 20::/.8. 202-:9:.907..3 #:0 41 . /0247. 207:5.9 :39: 9078003.5.9 /507:..3:8..9:8.5 .7. 8.7. /03.8.3..3. .9.3..9: 9..3.2.8.34-.9.9..8.5.3 203:3:3 93 .2 203. /507:. -:.3.3 503:8..39./ .8. 5030.  503//. 8.7.3207:5.3 503//.3 80-.80-.90907..38:.3 503//.2- -0-07..3.3 :..3:39:802:.3.59.8.5502-:.3 :39: 0.3 .. 8.3  /.3  0907. #:0 41 ..507::/.3/.3. 5020739. 80-0.  0 .2 #:0 41 .3 !02.3 07. ::/ 0. 24/.39.3 :39: 802:.  !03//..3 84.3 5030.7./.3/.3  #:0 41 .  .7.3 .8  80-.207:5.8.3   !03//. . .5./.5..  80-. 3 /.7#:041. .3#:041.3 #:0 41.3 2:9.9 -09: 503933...8 . 503//.

3 9/.3.3 .   !03. 203.  ..:. ..0723. 8.. 0-.850 ..3 30.2.3 !02.9 /9:3/.3 /. .35.0-..3 .. 9:3/. 8.3 -07-.3.7./.8..3 3 2. .97.3.9.3 !03//.3 /.703.7:8 /503: :39: 20::/..3 80-. .9: .: /. 502.7... 503//. /.3.3  :7038  !03//. .5.3 / -/./..3 202-07.3 #:0 41 .2.9 /. 9.3 .3 /03.3 9/.  203:3:3 #:0 41 . 3 ..3 /-:.3.39.2.

9.50.3.

7.: -039: . 502-:. 5.9.3  80038 / 2.9  .3.:78:8 .

.7.:39:20.3 /..9 2..3.3/03.3 202:.3 8...7. ..9    !03//. /.3 &3/..9 50393 /. /::3./..3...8. 425700381 /.3.3.8.3 ::2  / 2.7:8/. .:.9 907. :5.#05:33/4308.3 905.. . ./. 5..9.%./.7..3 &3/.  80-..5. .2..3/. 802:...35:8. 507: :9 ..7.5-:.3.03.3-07.3.3 :39: 203.. $  O 0.3 20307.3./..9: .3/7.3. /.393/3202.:5:3/. 503//.. 9.3 !03//.339073.907 .7.3.. 2:. 33 20::/.907..3 :39: 802:.3 202-.9 -07-.7.9/::/.8../ 2. ::7 /.3:/. 503//.0.9.3:3 3.3:39:$02:.3-.9 /. 3897:203 ::2 ..3.907 8:/.3 . /:3..33.3 /-07 2.3 / -03.2.8.8..:3 9039.-.8. 9/.3 90750393 .8.8. 8..503//.3 . 202-:.3.:3 O &3/.3 :39: 2. . 203..3 9.3 80.7503//.25. 9/.3.3.34 %.947/93.7.3 &3/.8.  .7.3. O &3/. ::2  /. 3.3.2-./..2.33.7. O 4.9:7 20303.3 700.3 80.3 907:9.3 3/4308.3 2.3 8.58.::5 :39: 2070.9!:8.07/. 05. .9.9 ./.3./ 1:38 0:.8.9.203..2.39.9.2.. .9 / 80:7: .9. 3 /..3  /03./.2.9  5030.8..3 9/.2 :7::2 507: //08.850  .85090780-:9./.:39039.7 -07-.850 08.203.9:5079.3 !020739. .907/.078..7. 5030.89.9 /2 40 80:7: .3$8902!03//. -075:8.7 0807:8.8. O &3/.7. -.3/4308.843./.9.5.3 503/0.3..78.58.7. 90.3 . 0:.9545:07/2.2202-039: /./.79!020739.9 .7:88./.7. 5:8..3 80. ..2005.7. 503//.3 2.  !07: /9.0.70.3. 8:.7...  .3.3:8.2.843.79/.3&39:$02:.8    !02-07/.7./. 80-.3 :39: 802:.7.:.3..8&3.4342 $48..07.7 -. /. O 0.7:8 202:. .. 80-. 909.3  /.502.8. . /.3 2..3 99 #:0 41 .3 20303.9 502-039:.3 90.3 2. 3 /. :39: 20307. /.3 90.23.3 80:7: .39073907.8.  0-.3.2:3  3897:203 ::2 . 207:5.1:380:..8  -07:.3:8.3. / /.-3..8!03//.8  202 /..34  %.7.7 502..7.23.2 20::/.7 3897:203 90780-:9  . 8:/..9 2. .3203/::3/. . / /.7.9 / 7:2.7.25:7  20..3 :39: 802:..9.9: 038.08. .   ..7.8.9 :39: 9:  .3/03. 9.5.3:3. 8054943 8054943 /.9039. 0:.

3 5.9 /-.79.203039:.:..7.3 503//.31.9 /2..3 80-.9...57480850703. 80-..3. /.38.8   .7985.3 50.31.357-.82. 804.3 9:..250302-.0307.3 O 07507.39:.8.3.  3.. ../...9 O 7. 20239.:.9/./8047.73.20:.. .7.8./2.. 0.3 1472.38.. /.  !03//.7.9.9...3 502.3  8.9.. /..7.. 503//. / /.9 /.3 .3 :9.35.9..  -.3.8.3.3.3 8079.3.3 9/.3 147:2 .8.8.3.7..3 :39: 503.. 503//.3 /.2 50302-.3/. /./.:7.8..8.3.3 . 47.5.83.3 . 50.2:3503//.2 0:.3 /.3/.7.3 .3 04254 04254 2.850307:8-. /.380.3//.'  #04203/.3503//.2 0/.3 .3 O .30.9 907-.2.80-.8.3.5/.

89..3 08.7/3/4308.8..078. 907:9.9 32.3 :.3 !020739.9 /03..3 -..8. -039: /8723.9 503//.7.8..3 503::.././.. 907.3 /.3 /03.  7..8.342:3./. 202-0/.7. .8  ..2.3 //08.7 503//. 2.3 93 /03../.2 20343974 0-.3#:041.. 425700381 /. 8079.2- 507.3 80..3 08.8.:5:30...  ..38.3.:39:503//..3 :.3.8 903.2.3 05.207.3 202-07.31..35.9 :39: 202-07.  O 030/.9 203.3 :..3.7.3 #:0 41 .3:8:8 O 033.3 502.9 /.9.: :7::2 .3.8..23..7.3903../. 907.350702-. .9.9.//./.8:/.503//.3-.2 503.3 05..!020739.503.9 /.907.7.3 503933. 03/07  /8- O $0-.3 /.7 8.3 9/.9.5.380.7.7. 503//.3 !020739.3 80. 503//.3  2. / /.25./.3. 503//.2-.9907-.3  ...3 503//.3/.7 -0.7.8 /.9.3 503933.38.39034431472..7.3.3  /.3 2...9.3.3-070-:9:.8 /.9 :3.9. 503//.   ..3 502-039: 0-..3 202.3 202. // / 3/4308.3 8::  .7.9.357.25:.304342 2.503//.8.9 .202507.8./.3.3-.399.8 O 02-07. 9.357./..2.:7.7.8/.3   .. 50343974 0-.88.2 -/.39039..3080. 2. -0/.3 -0781..3 O 033.502.2..3808047. 8054943 8054943 /...7.3 02.8. O 03.8.8.3..2. 5030.703...3 203.7.3.9 20.