Sri Nurhayati 109096000035 Tugas Kimia Polimer

POLIMER
Suatu polimer adalah rantai berulang dari atom yang panjang, terbentuk dari pengikat yang berupa molekul identik yang disebut monomer. Sekalipun biasanya merupakan organik (memiliki rantai karbon), ada juga banyak polimer inorganik. Contoh terkenal dari polimer adalah plastik dan DNA. Meskipun istilah polimer lebih populer menunjuk kepada plastik, tetapi polimer sebenarnya terdiri dari banyak kelas material alami dan sintetik dengan sifat dan kegunaan yang beragam. Bahan polimer alami seperti shellac dan amber telah digunakan selama beberapa abad. Kertas diproduksi dari selulosa, sebuah polisakarida yang terjadi secara alami yang ditemukan dalam tumbuhan. Biopolimer seperti protein dan asam nukleat memainkan peranan penting dalam proses biologi.

Klasifikasi polimer
 Berdasarkan sumbernya

Polimer alami : kayu, kulit binatang, kapas, karet alam, rambut Polimer sintetis :  Tidak terdapat secara alami: nylon, poliester, polipropilen, polistiren  Terdapat di alam tetapi dibuat oleh proses buatan: karet sintetis  Polimer alami yang dimodifikasi: seluloid, cellophane (bahan dasarnya dari selulosa tetapi telah mengalami modifikasi secara radikal sehingga kehilangan sifat-sifat kimia dan fisika asalnya)

Berdasarkan jumlah rantai karbonnya:

1 ~ 4 Gas (LPG, LNG) 5 ~ 11 Cair (bensin) 9 ~ 16 Cairan dengan viskositas rendah 16 ~ 25 Cairan dengan viskositas tinggi (oli, gemuk) 25 ~ 30 Padat (parafin, lilin) 1000 ~ 3000 Plastik (polistiren, polietilen, dll)

dan delineations berikut adalah titik awal untuk memahami seluk-beluk. serta lainnya metodologi cross-linking kreatif. sejauh mana silang dan kekhususan dari agen silang bervariasi.POLIMERISASI Polimerisasi adalah reaksi pembentukan rantai polimer organik yang panjang dan berulang. Tentu saja. Ketika "silang" digunakan di lingkungan biologis. Polimerisasi digolongkan ke beberapa sistem: sistem adisi-kondensasi dan sistem pertumbuhan rantai bertahap. dengan ilmu pengetahuan semua. CROSS LINKING Cross-link adalah obligasi yang menghubungkan satu polimer rantai yang lain. itu mengacu pada penggunaan probe untuk menghubungkan protein bersama-sama untuk memeriksa interaksi protein-protein. ada tumpang tindih. biasanya mengacu pada penggunaan cross-link untuk mempromosikan perbedaan dalam sifat fisik polimer '. . "Polimer rantai" dapat merujuk kepada polimer sintetis atau polimer alam (seperti protein). Ketika istilah "cross-linking" yang digunakan dalam bidang ilmu polimer sintetik. Cross-linking digunakan dalam kedua kimia polimer sintetis dan dalam ilmu biologi. Bentuk lain dari polimerisasi adalah polimerisasi membuka cincin yang serupa dengan polimerisasi rantai. Meskipun istilah yang digunakan untuk merujuk pada "menghubungkan rantai polimer" untuk kedua ilmu. Mereka dapat ikatan kovalen atau ikatan ion.

f% °¾°%  .

ff° °–f°¾¾f¾ ° f  .

ff° °–f°¾¾f¾°––% – ¯%  9f f%½ff€° °%  9f¾%½¾ ° ½  °  % .

 9¯ ¾f¾ f ff  f¾ ½ ¯ °f° f°f ½¯  –f° f°– ½f°©f°– f° f°–  9¯ ¾f¾ –°–f°   f½f ¾¾ ¯  ¾¾ ¯ f ¾ ° °¾f¾ f° ¾¾ ¯ ½ ¯ f° f°f ff½  ° f° f ½¯ ¾f¾ f ff ½¯ ¾f¾ ¯ ¯ f n°n° f°– ¾ ½f °–f° ½¯ ¾f¾f°f    .9.

/.2 805079 574903  09....3 507-0/.2 -/.8 %039:8./..3 7.54207839098..34. /.8..3/3:3.3802:.7488 3 :39: 202574248. .9: 54207 7..2.343 !42077.3 /. 2:  80. 9:25.3 /:3.: 5.7.2. 2094/44... 4-.54207839098 /..3 574903 -078.: 2.:5. .3 .:.3.3/./.39.. 54207 :39: 0/:.3 2: 54207 83909  -. 3907.3 /.3 . :39: 202078.9.503:3.3.03.91  7488 33/:3.2 81./.7. 8.3  070....3-07.2 0/:..8 574903 574903  8079.9207::05.3/.9438-07:9.3 /.7488 33 .32:50309. .3 8.9 18 54207 09. 203:-:3.:54207.30:8:8. 503:3.9./.2.:.9. 203.3 203:-:3.22:-44 085:3 89.3-448 9:203.3 :39: 207:: 5./.--  7488 3 .3 /.393/ /./. 89.8.038. /03..99.9.5.:39:202.5... .39.3/:3..33.3574-0:39: 203:-:3./.3 /:3.8.39.280: -0:  ..3/030.8 .7488 3370.9 . ..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful