PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Alasan yang sangat fundamental untuk mengatakan bahwa baik untuk menghadapi tuntutan tugas sekarang maupun dan terutama untuk menjawab tantangan masa depan, pengembangan sumber daya manusia merupakan keharusan yang mutlak. Pengalaman banyak organisasi menunjukkan bahwa dengan penyelenggaraan program pengenalanyangsangat komprehensif sekalipun belum menjamin bahwa para pegawau baru serta merta dapat melaksanakan tugas dengan memuaskan. Artinya para pegawai baru itu masih memerlukan pelatihan tentang berbagai segi tugas pekerjaan yang dipercayakan kepada mereka. Para pegawai yang sudah pengalaman pun selalu memerlukan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan karena selalu ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas kerja. Belum lagi dengan seseorang pergawai yang ditempatkan pada tugas pekerjaan yang baru, tidak mustahil ada kebiasaan-kebiasaan kerja yang tidak atau kurang baik yang perlu dihilangkan. Singkatnya, kemampuan pegawai baru yang digabung dengan program pengenalan danpelatihan tertentu belum sepenuhnya menjamin hilangnya kesenjangan antara kemampuan kerja dan tuntunan tugas, disinilah letak pentingnya pengembangan sumber daya manusia. Definisi adalah suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan/jabatan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan bertujuan meningkatkan keahlian teoritis, konsep, dan moral sedangkan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis pelaksanaan pekerjaan karyawan. (Melayu Hasibuan, 2005). Serta pengembangan lebih berorientasi pada peningkatan produktivitas kerja para pekerja di masa depan. Pelaksanaan pengembangan harus didasarkan pada metode-metode yang telah ditetapkan dalam program pengembangan perusahaan. Yang dirumuskan oleh bagian atau suatu tim pengembangan. Metode pengembangan terdiri atas metode pelatihan yang diberikan kepada karyawan operasional dan metode pendidikan yang khusus diberikan kepada karyawan manajerial. 1. On job training, yaitu pelatihan dengan instruksi, maksudnya adalah para pekerja ditempatkan dalam kondisi riil dibawah bimbingan dan supervise dari seorang pegawai senior atau supervisor. Metode ini menggunakan pendekatan job instruction training yakni intrusktur memberikan pelatihan kepada pegawai senior atau supervisor kemudia pegawai senior memberikan pengalaman kepada pekerja. 2. Vestibule, yakni suatu metode latihan yang dilakukan dalam kelas/workshop yang biasanya diselenggarakan dalam suatu perushaan industry untuk memperkenalkan pekerjaan kepada karyawan baru dan melatih mereka mengerjakan perkerjaan tersebut. Tentunya dengan duplikasi bahan, alat dan kondisi yang akan mereka temui dalam situasi kerja yang sebenarnya. 3. Demonstrasi, yakni metode latihan yang dilakukan dengan cara peragaan dan penjelasan bagimana cara-cara mengerjakan sesuatu pekerjaan melalui contoh-contoh atau

Hal ini merupakan antisipasi jika ia dipromosikan. Para pakar pelatihan dan pengembangan pada umumnya sudah sependapat bahwa langkah-langkah dimaksud terdiri dari : a. diberikan penjelasan-penjelasan bahkan kalau perlu mencoba mempraktekkannya sendri. Job rotation. buku atau mesin pengajar. seperti keinginannya. Understudy. Seminar. 1. Calon dipersiapkan untuk mengisi jabatan apabila pimpinannya berhenti 4. merupakan bentuk pelatihan agar dapat belajar sendiri karena langkah2 pengerjaan sduah deprogram. Coaching dan counseling. Magang. Metode ini dilakukan dalam suatu classroom dengan jangkauan audiens yang banyak. Dimana calam pemimpin dipersiapkan untuk menggantikan jabatan atasnnya. 5. Sedangkan counseling adalah suatu cara pendidikan degan melakukan diskusi antara pekerja dan manajer mengenai hal-hal yang bersifatnya pribadi. Lokakarya. pendekatan ceramah atau presentasi dari instruktur. Asistensi dan kerja sambilan bisa disamakan dengan magang karena menggunakan partisipasi tingkat tinggi dari peserta sekaligus memiliki feedback yang tinggi pula. menggunakan pendekatan yang mirip seminar. Sedangkan untuk pengembangan dengan metode lecturing. Coaching adalah suatu metode pendidikan dengan cara atasan mengajarkan keahlian dan keterampilan kerja kepada bawahnya. ia akan siap memiliki pengetahuan dan kapasitas yang baik. 5. biasanya dengan computer. berbagai langkah perlu ditempuh. Penentuan kebutuhan . namun bedanya peserta tidak pasif mendengarkan begitu saha. yakni menggunakan ceramah atau presentasi. Gunanya tentu untuk meningkatkan kemampuan manjerial para pimpinan. Dalam metode ini. dilatih melalui program magang resmi. tapi juga turut diminta partisipasi dalam memecahkan suatu masalah. ketakutnaya dan aspirasinya. Peserta melihat sendiri teknik mengerjakan. 4. hampir sama dengan on the job training hanya beda dilakukan dalam tataran kepemimpinan. adalah teknik pengembangan yang dilakukan dengan cara memindakan peserta dari jabatan ke jabatan lainya secara periodik untuk menambah keahlian dan kecakapannya pada setiap jabatan. Programmed instruction. ada beberapa pendekatan yang bisa dipakai. melibatkan pembelajaran dari pekerja yang lebih berpengalaman dan dapat ditambah pada teknik off the job training. Agar berbagai menfaat pelatihan dan pengembangan dapat dipetik semaksimal mungkin. 2. 3.percobaan yang didemonstrasikan. Banyak pekerja keterampilan tangan seperti tukang piipa dan kayu. instruksi terprogram meliputi pemecahan informasi dalam beberapa bagian kecil sedemikain rupa sehingga dapat dibentuk program pengajaran yang mudah dipahami dan saling berhubungan. supervisor diperlukan sebagai petunjuk untuk memberitahukan kepada para pserta mengenai tuga yang akan dilaksanakan dan bagimana cara mengerjakanya.

yaitu : masalah-masalah yang dihadapi sekarang dan berbagai tantangan baru yang diperkirakan akan timbul di masa depan. kurangnya kegairahan bekerja. mengerti dan mengetahui batasan intektual yang masih terdapat dalam diri masing-masing. hal ini harus mampu mendiagnosa paling sedikit dua hal. Para Manajer. laporan tentang keluhan. data mutasi pegawai. seperti :perencanaan karier. karena merekalah yang paling bertanggungjawab atas keberhasilan atau kegagalan satuan-satuan kerja yang dipimpinnya. b. Para pegawai itu sendiri. rendahnya produktivitas tugas. daftar penilaian. sering terjadinya kecelakan. Penentuan kebutuhan itu mutlak perlu didasarkan pada analisis yang tepat. dan hasil interview. Satuan organisasi yang mengelola sumber daya manusia. . catatan tentang produksi. 3. dan masalah-masalah sejenis adalah beberapa contoh dari situasi yang sudah mengharuskan adanya pelatihan. Besarnya pemborosan karena banyaknya kesalahan yang diperbuat dalam melaksanakan tugas. Akan tetapi perlu ditekankan bahwa bagian pelatihan dan pengembangan pegawai tidak perlu membatasi analisis kebutuhan pelatihan dan pengembangan hanya berdasarkan informasi yang diperoleh dari ketiga sumber tersebut. 2. Identifikasi kebutuhan akan pelatihan : 1. mereka yang paling mengetahui kebutuhan pelatihan dan pengembangan apa yang diperlukan.Pelatihan dan pengembangan tertentu hanya diselenggarakan apabila kebutuhan untuk itu memang ada. melainkan juga perlu dimanfaatkan dari sumbersumber lain. berperan mengidentifikasi kebutuhan organisasi secara keseluruhan baik untuk kepentingan sekarang maupun dalam rangka mempersiapkan organisasi menghadapi tantangan masa depan.

9.9/.80503/.3 07.-..3 0- -07503.5. /03.../.7.7985.3.3 /.-.-.3.3 /.3 ..9. 9:.  $0/..3 .3 /03.5.8:.3 .3 805079 9:. /..22020..7 .33.3 0.5253..38:.5.7 5007.7.7./  805079 033..:5708039.9..:507:203.7..-0/.3 .3. .93.2.508079. 2031.8 3. .33.3 0 .9.7  3897:8 9075747.343904-97.857.7..3 0502253.5.3 /.:. 9:7:9/239..3 7:5.8.89.81203/03./..3..8.9.8/.3.7.3 -8..5.3 /.:.887442/03.3 5030.7 /.507.3.9..-.5.....2  -.3 /.307. . 2023/.9.3. -. :2:23.3 :39: 203.3 9.2578. 5.3 /-07. .9.3..  09.3 /.: 5708039..520250309.3.3 0.2 2094/0 3  8:507.3.847 /507:.3 203.3..8.3.833.3. 80/02...3 8/:.7 3897:9:7  :3.3 /. 8.3 80-.5. /. /05747.3. 5253.3 /03.07.4:3803 4.9 -0..3 ./8. 20303.3.3 5.38..3.3 2:/.9803/790320307. 5007.3 -039: 50.3.3 :39: 50302-.3..7..809. .803/7    !747.3 50302-. 5007.3.90.07 20303.2-.5.3 -.. .8.35.8.2 205:9 5020.32758023..2 502253 /5078.3 07.9 20.5..3985.2.3.220/ 3897:.2.7508079.2/.3.9.9.7 803/7 .:.7 -07-.3 /..893.39.8 /.3 .7  .3../.3 0.:93.3.9:2. /5.3 .3.3 /.425:907  -:: .3 50302-. 05.5:.7. /.3503/0.3.3. .:.. 5.3 .9 /509 802.7 50. 503/0.3-.3.2 2.3 /0.3203:3..3 7082  889038 /. 0.3. 5074/ :39: 203.703.:/038. .5.3./03..    4.7..3  094/0 3 /.3  20-.29.993 /.:  /.83. 509:3: :39: 202-079./2. /.3-07:-:3.8.3 .-. .9. 57-..3 .25:.3.3..3 508079.9..3 . 507: /9025:  !.5.  $0/..2 503..    4.5.3 2094/00.3 502-0.33.943  207:5..3-.2.9: . /5.4-.7.3  2...9-.3 /..4:3803 .5..9:73  ..3    .5.3935:.9..3/.3..9: .3/03. 58079.07.3/03.80.  !03039:.8 /.3.3..9.3-.33. 503//.2:3-0/.5..5.3 ..    &3/0789:/ .3 02.203:3.20.-. 9039: :39: 2033.. . -0-07.. 903 411 90 4- 97.7..7  503/0../.3 /8:8 .2-..20257.33  . . 20307.3 55..943  .3:39:2038.2 -0-07.-07039   4- 749. -. .3-09:8./.7985.9.3 !08079.9. 8:.: 2083 503./. /.8..39.3 ..3.:. 5.9:2094/0503//./.9 /9.. 203:3. 0907.3 .8.3.4-.3 -0781. 9.32.9 /-039: 5747.33.7 . 5.2.3/.3 .9 50./574248.2-. 2:33  -07-.2.2 8:.30-:9:.25.  .3 2. 50307.: 5747.7..3207:5.7.9.43/5078.7.3-8..703.7. 803.82.    $023./. 903 50302-.3 /.   .9.3.3..3 /.:.3 2.8:/.9.3.8:/907/7/. 80.8.3 0907.38.3//0243897./.:. ..:8202100/-./.3 05.25.3 ...3 5030.3 20..3 31472. .3/.

3 .19. !03039:.  /.8.3 9:.32.73.3  805079 50703.9.3    !.3 /.3.50.83 2.3 .25: 203/.7.3   $.850./.3.0  -     .3 8.-.. 2070.703.5.9/.080:7:. ./../.8.3.3 50302-.8 80.89:..5.703.3.8..350302-.3 574/:8  .7 503.3 .39.80-:9:.3 07..7.3 5.9.-.9.31.9.3  . 0-:9:.3:3.30-:9:.39:2:9.9.9:.3/507:.9.9.8.. -0-07.347.3/.-.8:2-07/.8 :7.507://.3/.7.3-007.4394 /...348... .38.3. -07/.38.3 .3  /0391.9.38.3 9039.347.88.3 50302-.3 2.8.3905.7 8:2-07 8:2-07 .07  . 9: 803/7  203079 /.3-.7.: 0.9:. 50. /.3 9079039: .3.9.  2070.3/507-:.547.7:.350302-..3.5.3 50..8 .:39:050393.08.59.350.3. ..8. 203.9/.  .7.9/.9.8.8 8073907.5 80..574/:9.3 5...3909.3 /.. ....3 :.3.7:8 2. 2.3 20309.- . 3 .3. ..9..380..3. /8003.3203/0391.7.3 .9.3 -079. -07507.3 8:/.8. 2.320304.8 0-07.3    !.3 80/9 /:./.30:.3.8 .3. 8:2-07 90780-:9  20.3 /.3/5077.3.8 907/..3.7 09.5507:/90.9:.2/72..3..220.8.:0-:9:.3/.3. 5..350.0.2:9.3..33.392-:/2.2025078.3 20309.9 .7 89:.3.2.9.9.350..3-.3 :39: 9:202./05.8.3.3..3:8.3 -.0. 507: 202-.8.3 /50740 /.3 9039..3 703/.3-07-.3.350.3 3909:.3.9:  2..7.39.8 0-:9:.7.3. 80038 .7.83  .3 8.5.3 31472. ./.3.3 2.88 0-:9:.8 .35.9.347.83907.8.:5:3 /..5.. .3./3.9./05.8203.3.: -.7:8.27.707  /.3  08./.3 /.!0.3 /..3 2.502-4748.3 /52533. . 507: /2.0..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful