You are on page 1of 3

Teorema Superposisi

Teorema Superposisi :
Arus yang melalui atau tegangan pada sebuah elemen dalam sebuah jaringan linear dua arah yang memiliki beberapa sumber sama dengan jumlah aljabar arus atau tegangan yang dihasilkan secara terpisah oleh masing-masing sumber

Elektronika Dasar (Minggu 3)

Teorema Superposisi,Thevenin dan Norton

Pengambilan Sumber :

1

2

Teorema Superposisi

Teorema Superposisi

Contoh penggunaan superposisi

VR2(1) dengan I dan E1 = 0

VR2(1) dengan I dan E2 = 0

V1 − E1 V V + 1 + 1 =0 2,4kΩ 1,6kΩ 1,6kΩ (1,6) E1 (1,6)(16) V1 = = (1,6 + 2,4 + 2.4) (1,6 + 2,4 + 2.4) VR2 (1) = −V1 = −4 Volt
3 4

Teorema Superposisi

Teorema Superposisi

VR2(2) dengan E1 dan E2 = 0
V1 V V + 1 + 1 −5 = 0 2,4kΩ 1,6kΩ 1,6kΩ (2,4)(1,6)(5) V1 = = 3 Volt (1,6 + 2,4 + 2,4) VR2 ( 2 ) = V1 = 3 Volt

VR2(2) dengan I dan E1
V1 − 32 V V1 + 1 + =0 1,6kΩ 1,6kΩ 2,4kΩ (2,4)(32) V1 = = 12 Volt (1,6 + 2,4 + 2,4) VR2 ( 3) = V1 = 12 Volt

Maka :
VR2 ( 3) = VR2 (1) + VR2 ( 2 ) + VR2 ( 3) = ( −6.4) + (3) + (12) = 11Volt

5

6

1

hitunglah R total dari rangkaian tersisa dilihat dari terminal (a-b) Tentukan besar Vth dengan mengembalikan seluruh sumber energi kedalam rangkaian. Setelah seluruh sumber energi dilepaskan.Teorema Thevenin Teorema Thevenin Langkah-langkah untuk membuat suatu rangkaian thevenin dari suatu rangkaian listrik adalah sbb : Lepaskan bagian beban dari rangkaian listrik Berikan tanda pada dua terminal yang telah dilepas bagian beban-nya (a-b) Tentukan besar Rth dengan cara melepas sumber energi dari rangkaian listrik tersebut. Sumber Tegangan : (Melepas sumber tegangan dan menghubung singkatkan terminal-terminalnya-short circuit) Sumber Arus : (Membuka sumber arus – open circuit) Teorema Thevenin ini menyatakan : Sembarang jaringan listrik dua arah linear yang memiliki dua terminal (a-b) dapat diganti dengan sebuah rangkaian setara yang berisi sebuah sumber tegangan dan sebuah tahanan yang dipasang seri dengan sumber tegangan tersebut. Besar Vth adalah tegangan terminal (a-b) 7 8 Teorema Thevenin Teorema Thevenin Contoh : Langkah : RL dilepas dari rangkaian Tentukan rangkaian thevenin untuk rangkaian diluar RL diatas Berilah Tanda pada terminal yang tempat beban dilepas Tentukan Rth dengan melepas seluruh sumber energi : = 9 10 Teorema Thevenin Teorema Thevenin Langkah : RL dilepas dari rangkaian Vth. dimana VTh = Vab = V pada R3 atau V3 Berilah Tanda pada terminal yang tempat beban dilepas Tentukan Rth dengan melepas seluruh sumber energi : Vth = V3 = R3 ∗ V1 R2 + R3 R2 * R3 R2 + R3 = Rth = R2//R3 = R2 * R3 R2 + R3 R3 * V1 R2 + R3 11 12 2 .

Setelah seluruh sumber energi dilepaskan. dimana VTh = Vab = V pada R3 atau V3 R2 a V1 R1 b IN V1 R2 R2 * R3 R2 + R3 IN = V1 R2 17 3 . hitunglah R total dari rangkaian tersisa dilihat dari terminal (a-b) Tentukan besar IN dengan mengembalikan seluruh sumber energi kedalam rangkaian dan menghubungkan terminal (a-b). Sumber Tegangan : (Melepas sumber tegangan dan menghubung singkatkan terminal-terminalnya-short circuit) Sumber Arus : (Membuka sumber arus – open circuit) Teorema Norton menyatakan : Sembarang jaringan dc linear dua arah yang memiliki dua terminal dapat diganti dengan sebuah rangkaian setara yang berisi sebuah sumber arus dan sebuah tahanan yang dipasang paralel dengan sumber arus tersebut.Teorema Norton Teorema Norton Langkah-langkah untuk membuat suatu rangkaian norton dari suatu rangkaian listrik adalah sbb : Lepaskan bagian beban dari rangkaian listrik Berikan tanda pada dua terminal yang telah dilepas bagian bebannya (a-b) Tentukan besar RN dengan cara melepas sumber energi dari rangkaian listrik tersebut. Besar IN adalah arus hubung singkat yang mengalir pada terminal (a-b) 13 14 Teorema Norton Teorema Norton Contoh : Langkah : RL dilepas dari rangkaian Berilah Tanda pada terminal yang tempat beban dilepas Tentukan Rth dengan melepas seluruh sumber energi : Tentukan rangkaian Norton untuk rangkaian diluar RL diatas = RN = R2//R3 = 15 R2 * R3 R2 + R3 16 Teorema Norton IN.