Kutipan, Catatan Kaki, Catatan Tubuh a.

Kutipan Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang penulis, baik yang terdapat dalam buku, majalah, koran, dan sumber lainnya, ataupun berasal dari ucapan seorang tokoh. Kutipan digunakan untuk mendukung argumentasi penulis. Namun, penulis jangan sampai menyusun tulisan yang hanya berisi kumpulan kutipan. Kerangka karangan, kesimpulan, dan ide dasar harus tetap pendapat penulis pribadi, kutipan berfungsi untuk menunjang/mendukung pendapat tersebut. Selain itu, seorang penulis sebaiknya tidak melakukan pengutipan yang terlalu panjang, misalkan sampai satu halaman atau lebih, hingga pembaca lupa bahwa apa yang dibacanya adalah kutipan. Kutipan dilakukan seperlunya saja sehingga tidak merusak alur tulisan. Kutipan juga bisa diambil dari pernyataan lisan dalam sebuah wawancara, ceramah, ataupun pidato. Namun, kutipan dari pernyataan lisan ini harus dikonfirmasikan dulu kepada narasumbernya sebelum dicantumkan dalam tulisan. Terdapat dua jenis kutipan: a. Kutipan langsung, apabila penulis mengambil pendapat orang lain secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat, sesuai teks asli, tidak mengadakan perubahan sama sekali. b. Kutipan tidak langsung, apabila penulis mengambil pendapat orang lain dengan menguraikan inti sari pendapat tersebut, susunan kalimat sesuai dengan gaya bahasa penulis sendiri. b. Sumber Kutipan (Referensi)

Salah satu karakter utama tulisan ilmiah adalah referensial, menunjukkan bahwa argumen-argumen yang diajukan dilandasi oleh teori atau konsep tertentu, sekaligus menunjukkan kejujuran intelektual dengan mencantumkan sumber kutipan (referensi) yang digunakan. Dalam praktik penulisan, setiap kali penulis mengutip pendapat orang lain, baik dari buku, majalah, ataupun wawancara, setelah kutipan itu harus dicantumkan sumber kutipan (buku, majalah, atau koran) yang digunakan. Secara mendasar, pencantuman sumber kutipan ini mempunyai fungsi sebagai: 1. Menyusun pembuktian (etika kejujuran dan keterbukaan ilmiah). 2. Menyatakan penghargaan kepada penulis yang dikutip (etika hak cipta intelektual). Terdapat dua model pencantuman referensi: a. Catatan tubuh (bodynote), dilakukan ketika penulis mencantumkan sumber kutipan langsung setelah selesainya sebuah kutipan dengan menggunakan tanda kurung. b. Catatan kaki (footnote), dilakukan apabila penulis mencantumkan nomor indeks di akhir sebuah kutipan, lalu di bagian bawah halaman tersebut (bagian kaki halaman) terdapat keterangan nomor indeks yang menjelaskan sumber kutipan tersebut. Sebuah tulisan ilmiah harus menggunakan salah satu jenis penulisan referensi tersebut, serta harus konsisten dengan jenis tersebut. Artinya, ketika sebuah tulisan menggunakan bodynote, maka seluruh referensi dari awal hingga akhir tulisan harus menggunakan bodynote. Atau, jika seorang

sejak awal hingga akhir tulisan. hal. catatan kaki bisa berisi: 1). dan halaman dapat dicantumkan semua. cacatan kaki pertama di tiap awal bab menggunakan nomor satu. . Hal ini tentu mempermudah penelusuran bagi pembaca. 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Buku dengan satu pengarang Nama pengarang. tahun terbit). begitu seterusnya. Prinsip-prinsip dalam menuliskan catatan kaki: 1) Catatan kaki dicantumkan di bagian bawah halaman. kemudian footnote. Teknik Menggunakan Catatan Kaki Catatan kaki mempunyai kelebihan dibandingkan dengan catatan tubuh. yang ditampilkan hanya nama pengarang. Nomor cacatan kaki ditulis secara urut pada tiap bab. Hal ini tentu tidak dapat dilakukan dengan catatan tubuh. 3). catatan kaki dapat berfungsi untuk memberikan catatan penjelas yang diperlukan. 2). Pemisahan ini akan otomatis dilakukan oleh program Microsoft Word dengan cara mengklik insert. Nama pengarang dalam catatan kaki ditulis lengkap dan tidak dibalik. Dalam catatan kaki. Tidak ada batasan seberapa panjang keterangan tambahan. Catatan kaki bisa berisi keterangan tambahan.penulis menggunakan catatan kaki. tahun terbit buku. Selain sebagai penunjukan referensi.1 Buku dengan dua atau tiga pengarang 1 David Barrat. Artinya. Catatan kaki mampu menunjukkan sumber referensi dengan lebih lengkap. Catatan kaki dapat digunakan untuk merujuk bagian lain dari sebuah tulisan. serta halaman buku yang dikutip. hanya ukurannya lebih kecil. Dalam cacatan tubuh. yaitu:  Times New Roman (size 10)  Arial (size 9)  Tahoma (size 9) Baris pertama catatan kaki menjorok ke dalam sebanyak tujuh karakter. Pertimbangan utama memberikan keterangan tambahan adalah: jika keterangan tersebut ditempatkan dalam naskah (menyatu dengan naskah) akan merusak alur tulisan atau naskah tersebut. asalkan proporsional. dipisahkan dengan naskah skripsi oleh sebuah garis. tahun terbit. Catatan kaki ditulis dengan satu spasi. Penunjukan sumber kutipan sekaligus catatan penjelas. Catatan penjelas. yaitu: 1). Media Sociology (London and New York: Routledge. judul buku (kota penerbit: nama penerbit. Pilihan huruf dalam catatan kaki harus sama dengan pilihan huruf dalam naskah skripsi. 2). kemudian reference. Penunjukan sumber kutipan (referensi). judul buku. nama penerbit. 3). nama pengarang. penulis harus menggunakan catatan kaki untuk menuliskan referensinya. mulai dari nomor satu. halaman. c. 273. 1994). Berdasarkan kelebihannya tersebut. Judul buku dalam catatan kaki ditulis miring (italic).

halaman. No. 2 . Dr.1. et al. terj. namun jika editor dua orang atau lebih menggunakan singkatan eds. (Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya. 52 . ”judul artikel. Deden Ridwan (Bandung: Penerbit Nuansa dan PUSJARLIT.Ed.ed.. judul buku (kota penerbit: nama penerbit. nama editor (kota penerbit: nama penerbit. halaman.5 Buku terjemahan Nama pengarang asli. ”judul artikel. 1998). et al. Bandung: Remaja Rosdakarya. Beyond Structuralism and Hermeneutics (Chicago: University of Chicago Press.9 Hubert L.76. 25-26. hal. hal. Hidayat. Artikel dari sebuah jurnal/majalah ilmiah Nama pengarang artikel.. kota penerbit: nama penerbit. Paul Rabinow. 1997). Lapidus.ed. Dreyfus. Kamus Filsafat (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. tahun terbit).3 Perhatikan: hanya nama pengarang pertama yang dicantumkan. hal. halaman. tahun terbit). 131. Cambridge: Cambridge University Press. hal.Nama pengarang 1. hal. edisi jurnal (bulan terbit. halaman.. tahun terbit). 72 . nama pengarang 2.” Kajian Keagamaan dalam Tradisi Baru Penelitian Agama Islam Tinjauan Antardisiplin Ilmu. 3 Idi Subandi Ibrahim. halaman. 9 Dedy N. 5 Ira M. judul buku (kota penerbit: nama penerbit. 8 Rudi Harisyah Alam. Buku yang telah direvisi Nama pengarang. 7 Lorens Bagus. 2000). judul buku. judul buku (rev. 44 – 45. 6 Arthur Asa Berger. halaman.4 Perhatikan: singkatan rev. 67-77. eds. "Paradigma dan Perkembangan Penelitian Komunikasi. ed. menunjukkan bahwa buku tersebut telah mengalami revisi.2 Buku dengan banyak pengarang Nama pengarang pertama. M. M. 55. tahun terbit). nama penerjemah (kota penerbit: nama penerbit. nama pengarang 3. nama-nama pengarang lainnya diganti dengan singkatan et al. halaman. Buku yang terdiri dua jilid atau lebih Nama pengarang. tahun terbit)." Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia. 1988).7 Artikel dari sebuah buku antologi Nama pengarang artikel. judul buku (nomor volume/jilid. Psikologi Komunikasi (rev. hal. 1998).8 Perhatikan: jika editor satu orang maka menggunakan singkatan ed.54. 1994). Media Analysis Techniques. terj. 1982).. Kamus Nama pengarang. judul kamus (kota penerbit: nama penerbit. Prof. Mastuhu. kota penerbit: nama penerbit. 4 Jalaluddin Rakhmat. halaman.ed. A History of Islamic Societes (Vol. 595. “Perspektif Pasca-Modernisme dalam Kajian Keagamaan. hal. 2 (Oktober.. Setio Budi HH. hal.” nama jurnal/majalah ilmiah. tahun terbit). tahun terbit). Hegemoni Budaya (Yogyakarta: Bentang.6 Perhatikan: singkatan terj. 2003).” judul buku.. menunjukkan bahwa buku tersebut telah diterjemahkan dan penulis mengutip dari terjemahan tersebut. tahun terbit).

html (akses 16 Agustus 2006).” (forum penyampaian makalah.C. terj. Jika artikel di internet tidak mencantumkan nama penulis.S. halaman.11 Skripsi/Tesis/Disertasi yang belum diterbitkan Nama penulis. 22 November. wawancara dengan penulis. ”judul artikel. 2004). “War Against Terrorism: Critical Discourse Analysis. Surakarta. Muzayin Nazaruddin. 1964). 1998). ”judul makalah. Bottomore and Maximilien Rubel (New York: McGraw-Hill. tahun). 2002.13 Dokumen yang tidak diterbitkan Lembaga yang mengeluarkan dokumen. Jakarta. 2007). (nama kota. nama kota.” Koran Tempo. 18 Karl Marx. 11 November 2006. seperti dikutip oleh Arthur Asa Berger. “Rich Media Poor Democracy.” nama media. tanggal seminar. maka langsung mengacu pada judul artikel. tanggal terbit.12 Makalah seminar yang tidak diterbitkan Nama penulis. Maresca. hal. 14 U. 13 Muzayin Nazaruddin.” Republika.” (level karya.” (Skripsi Sarjana.com/Robert_McChesney_page.id/kampanye/bencana (akses 17 Agustus 2006). tanggal terbit. tahun). 16 “Pengelolaan Bencana: Pengelolaan Kerentanan Masyarakat. hanya membaca dari orang lain (sumber kedua) yang mengutip sumber pertama. fakultas dan universitas. 15 Robert McChesney. seperti dikutip oleh keterangan lengkap sumber kedua (sesuai aturan catatan kaki). tahun terbit).10 Berita koran/majalah ”Judul berita.16 Pernyataan lisan Nama narasumber. halaman. 2001. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret. 26 – 28 Juni. 44 – 45. hal. nama kota. “Benturan Islam dan Modernitas. 10 September.” alamat lengkap internet (tanggal 15 akses). 12 February. jenis pernyataan (wawancara atau pidato).thirdworldtraveler. hal. nama dokumen. T. (Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya.” www. halaman. ”judul skripsi/tesis/disertasi. 2000). tahun.Artikel dari koran/majalah Nama pengarang artikel. hal. Vice President International Relations Unocal Corporation to House Committee on International Relations Subcommittee on Asia and The Pacific (Washington D.14 Artikel dari internet Nama penulis. “Dua Tipe Perempuan dalam Film dan Sinetron Mistik Indonesia.” nama media. 6.B. 10 Francis Fukuyama. 17 Samijan. 205. eds.or. Setio Budi HH. tanggal dikeluarkan dokumen.walhi. 78. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.18 Perhatikan: frase ”seperti dikutip oleh” menunjukkan bahwa penulis tidak membaca sumber asal (pertama) kutipan. Media Analysis Techniques. “Islam di AS Jadi Agama Kedua.17 Referensi dari sumber kedua Keterangan lengkap sumber pertama (sesuai dengan aturan catatan kaki).” (Makalah disampaikan dalam Temu Ilmiah Nasional.” www. Testimony by John. hal. Department of Foreign Affairs. J. tahun. tanggal pernyataan dilakukan. ”judul artikel. penyelenggara seminar. 4. Selected Writings in Sociology and Social Philosophy. 12 11 ..

76. Op. Paul Rabinow. majalah.Cit. “Benturan Islam dan Modernitas. Loc.Cit. 9 Robert McChesney. Singkatan ini digunakan apabila referensi dalam catatan kaki nomor tersebut sama dengan referensi pada nomor sebelumnya (tanpa diselingi catatan kaki lain). Op." Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia.html (akses 16 Agustus 2006). Contoh penggunaan: 1 Arthur Asa Berger. setelah Ibid. hal. 2 (Oktober. Cara membaca: 3) 2) . khusus digunakan bagi referensi yang berupa buku. Namun. hal.Cit. 2 Ibid. 55. hal.Cit. hal. ensiklopedi... 10 Arthur Asa Berger.. Setio Budi (Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya. hal. 99. 3 Ibid. hal. 25-26.Cit. 2001.Cit. 12 Ibid. Media Analysis Techniques. melainkan artikel. Singkatan ini digunakan apabila referensi dalam catatan kaki pada nomor tersebut sama dengan referensi yang telah dikutip sebelumnya. Op. Beberapa Singkatan Khusus dalam Catatan Kaki 1) Ibid. Singkatan ini berasal dari bahasa latin ibidem yang berarti pada tempat yang sama. 1982). hal. 8 Francis Fukuyama. 11 Ibid. 96. baik itu dari koran... 2000).. cukup ditulis Ibid. 13 Dedy N.Cit.Cit. Dreyfus. hal.. 45. Beyond Structuralism and Hermeneutics (Chicago: University of Chicago Press. 22 November. 21. Hidayat. Loc. Hidayat. Loc. namun diselingi catatan kaki lain. Singkatan ini berasal dari bahasa latin opere citato yang berarti pada karya yang telah dikutip.. bila halamannya berbeda.com/Robert_McChesney_page. 45. 7 Hubert L.. Paul Rabinow. Singkatan ini digunakan sama dengan Op. hal. hal.. 28. Op. Loc. “Rich Media Poor Democracy. No.” Koran Tempo. Singkatan ini berasal dari bahasa latin loco citato yang berarti pada tempat yang telah dikutip.Cit. yaitu apabila referensi dalam catatan kaki pada nomor tersebut sama dengan referensi yang telah dikutip sebelumnya.” www. 5 Ibid. Apabila halamannya sama. 58. 4 Dedy N. terj.thirdworldtraveler. 70. hal. 16 Dedy N. 22. 14 Francis Fukuyama. referensi yang diacu Loc. Dreyfus.Cit. 15 Hubert L. 6 Arthur Asa Berger. 1998). Op. bukan berupa buku. namun diselingi catatan kaki lain. dituliskan nomor halamannya. atau lainnya. 72 .Cit. Hidayat.d. "Paradigma dan Perkembangan Penelitian Komunikasi. internet.

karena telah diselingi oleh catatan kaki lain dan nomor (8) berbentuk artikel (bukan buku) maka menggunakan Loc. serta menuliskan halamannya. maka cukup ditulis Rakhmat.Cit. Nama penulis Jalaluddin Rakhmat. Catatan kaki nomor (2) menggunakan Ibid. 2). hanya ditandai dengan kurung buka dan kurung tutup.  Catatan kaki nomor (5) referensinya sama dengan nomor (4). Teknik Menggunakan Catatan Tubuh Kelebihan catatan tubuh adalah kemudahan bagi pembaca dalam mengecek sumber sebuah kutipan yang langsung terdapat sebelum atau setelah kutipan tersebut.  Catatan kaki nomor (13) referensinya sama dengan nomor (4). b).  Catatan kaki nomor (16) referensinya sama dengan nomor (4).. hanya beda halamannya.Cit. referensinya sama dengan catatan kaki sebelumnya.  Catatan kaki nomor (15) referensinya sama dengan nomor (7). hanya saja beda halamannya.. maka cukup ditulis Berger. maka menggunakan Op. dengan nomor (8). e. yaitu nomor (10). karena telah diselingi oleh catatan kaki lain.  Catatan kaki nomor (10) referensinya sama dengan nomor (1). Contoh: a). hanya beda halaman. Nama penulis. Jika . ditempatkan setelah selesainya sebuah kutipan. serta menuliskan halamannya.Cit. tanpa diselingi catatan kaki lain... maka menggunakan Op. Nama penulis adalah Arthur Asa Berger.  Catatan kaki nomor (14) referensinya sama persis.Cit.. serta menuliskan halamannya. hanya saja beda halamannya. tahun terbit dan halaman berada dalam tanda kurung. karena sumber kutipannya sama persis dengan nomor (1) baik buku maupun halamannya. tahun terbit buku dan halaman yang dikutip.  Catatan kaki nomor (3) buku referensinya sama dengan nomor (2). termasuk halamannya.Cit.Cit. Catatan tubuh memuat nama belakang penulis. referensinya sama dengan nomor (1). tanpa perlu berpindah ke bagian bawah halaman. karena telah diselingi oleh catatan kaki lain dan nomor (7) berbentuk buku (bukan artikel) maka menggunakan Op. serta menuliskan nama pengarang dan halaman. karena telah diselingi oleh catatan kaki lain. hanya saja beda halamannya. hanya beda halamannya. Terdapat dua cara menuliskan catatan tubuh: a). Catatan tubuh menyatu dengan naskah. 3).  Catatan kaki nomor (11).  Catatan kaki nomor (6).  Catatan kaki nomor (12) referensinya sama persis dengan nomor (11). Prinsip-prinsip dalam menuliskan catatan tubuh: 1). karena telah diselingi oleh catatan kaki lain dan nomor (4) berbentuk artikel (bukan buku) maka menggunakan Loc. karena telah diselingi oleh catatan kaki lain dan nomor (4) berbentuk artikel (bukan buku) maka menggunakan Loc.

Buku terjemahan  …. Vol..). (Lapidus.  Dreyfus dan Rabinow (1982: 72 – 76) mengatakan …. No. 1998: 77).. Buku dengan dua atau tiga pengarang  ….. .. Oktober 1998: 25-26) menyebut ….. 1982: 72 – 76). Setio Budi. dan diterima oleh masyarakat (Lull. 1995: 31 – 38). Oktober 1998: 25-26). Jurnal ISKI...).. . 1995: 31-38)... kumulatif... dalam Mastuhu dan Ridwan (eds. 1988: 131). Setio Budi. Artikel dari koran/majalah  .... (Hidayat. terj. 1997: 52 – 54). kumulatif. Perhatikan: jika editor satu orang maka menggunakan singkatan ed. namun jika editor dua orang atau lebih menggunakan singkatan eds. 2000: 44 – 45) menandaskan . yang berinteraksi. Contoh: Di titik inilah esensi hegemoni: hubungan di antara agenagen utama yang menjadi alat sosialisasi dan orientasi ideologis... (Alam. Contoh: Menurut Lull (1995: 31-38). Buku yang terdiri dua jilid atau lebih  . b). yang berinteraksi.1. di titik inilah esensi hegemoni: hubungan di antara agen-agen utama yang menjadi alat sosialisasi dan orientasi ideologis.1.. dkk. Nama penulis menyatu dalam naskah tulisan. Buku dengan banyak pengarang  .... 2000: 44 – 45). tidak berada dalam tanda kurung..kutipan ini merupakan akhir kalimat..... Buku dengan satu pengarang  .. sementara tahun penerbitan dan halaman berada dalam tanda kurung... (Lull.... (Ibrahim. Artikel dari sebuah buku antologi  . 1998: 77). (Dreyfus dan Rabinow.  Hidayat (Jurnal ISKI..  Mengacu pada Lapidus (Vol. 2. Koran Tempo. 1988: 131)... dan diterima oleh masyarakat.. 2.......  Menurut Lull (1995: 31 – 38)... …. (Ibrahim. Artikel dari sebuah jurnal/majalah ilmiah  . maka tanda titik ditempatkan setelah kurung tutup catatan tubuh.  ... .. No. 22 November 2001). et al.  Menurut Alam (dalam Mastuhu dan Ridwan (eds.  Berger (terj.. (Berger. Model ini biasanya ditempatkan sebelum sebuah kutipan.... (Fukuyama. 1997: 52 – 54)...

Skripsi..com/ Robert_McChesney_ page. 2004: 205).. Dokumen yang tidak diterbitkan  . Skripsi/Tesis/Disertasi yang belum diterbitkan  . Samijan (11 November 2006) mengatakan …… Referensi dari sumber kedua  Menurut Marx (seperti dikutip Takwin... f.. (U. c).. Perhatikan: alamat web yang dicantumkan adalah alamat lengkap.  Dalam wawancara dengan penulis. Makalah seminar yang tidak diterbitkan  ... . ... 10 September 2002)... dengan cara copy-paste dari address web secara langsung. Bila awal kutipan adalah alinea baru... www. Penggunaan Kutipan dan Referensi 1)... …. 11 November 2006). Nazaruddin (2007) mengatakan.... 22 November 2001).. akses 15 Juni 2007).  Berita koran/majalah  . akses 15 Juni 2007).. Kutipan menjorok ke dalam lebih kurang tujuh karakter... Kutipan langsung empat baris atau lebih Prinsip-prinsip: a).html.. .com/Robert_ McChesney_page..thirdworldtraveler.. (Chesney. Kutipan diketik dengan spasi satu. .  Mengutip Chesney (www.Melandaskan argumen pada Fukuyama (Koran Tempo. Artikel dari internet  …. (Nazaruddin. Kutipan dipisahkan dari teks. Pernyataan lisan  …. Makalah.. 1998)..  Menurut Nazaruddin (Skripsi..S.html... 2007)...  Dalam makalahnya yang disampaikan dalam Temu Ilmiah Nasional Komunikasi. Department of Foreign Affairs. (Nazaruddin. . 2004: 205). (Republika.  Dalam dokumen yang dikeluarkan U... Department of Foreign Affairs (1998) disebutkan bahwa …. baris pertama kutipan menjorok lagi ke dalam lebih kurang tujuh karakter.thirdworldtraveler.S. 2000: 44). (Samijan..  Harian Republika (10 September 2002) memberitakan ... wawancara. b).....

. 20 Arthur Asa Berger. 20 Arthur Asa Berger. terj. e). Catatan kaki dalam contoh ini bisa dilengkapi dengan keterangan tambahan. sebagai pemproduksi ide serta mengatur produksi dan distribusi idenya pada masa tersebut. diterbitkan pada tahun 2000.. Ketika mereka memegang peranan sebagai sebuah kelas dan menentukan keseluruhannya dalam sebuah kurun waktu.. Contoh: Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana kelas berkuasa bekerja melalui ideologi untuk melanggengkan dominasi mereka? Barangkali penting dikutip di sini bagaimana Marx menjelaskan bekerjanya kelas berkuasa: “Individu-individu yang menyusun kelas yang berkuasa berkeinginan memiliki sesuatu/kesadaran dari yang lainnya. Setio Budi (Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya. hal. Kutipan diawali dan diakhiri dengan tanda kutip (boleh tidak).. Jika menggunakan catatan kaki (footnote). lalu di bagian bawah halaman tersebut (bagian kaki halaman) terdapat keterangan nomor indeks yang menjelaskan sumber kutipan tersebut. 2000: 44 – 45) Dalam contoh di atas. Ketika mereka memegang peranan sebagai sebuah kelas dan menentukan keseluruhannya dalam sebuah kurun waktu. 44 – 45.. Kalimat ”Individu-individu.. Media Analysis Techniques. hal. hal tersebut adalah bukti diri bahwa mereka melakukan tersebut dalam jangkauannya kepada yang lainnya. Setio Budi (Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya.pada masa tersebut” adalah kutipan langsung dari sebuah buku yang ditulis Arthur Asa Berger. 2000)..pada masa tersebut” adalah kutipan... 2000). memegang peranan sekaligus pula sebagai pemikir-pemikir.bekerjanya kelas berkuasa” adalah naskah skripsi.. hal tersebut adalah bukti diri bahwa mereka melakukan tersebut dalam jangkauannya kepada yang lainnya. kalimat ”Pertanyaannya kemudian..” (Berger...bekerjanya kelas berkuasa” adalah naskah skripsi. sebagai pemproduksi ide serta mengatur produksi dan distribusi idenya pada masa tersebut. terj. Marx menawarkan gagasan bahwa ide-ide atau gagasan pada suatu masa adalah yang disebarluaskan dan dipopulerkan oleh kelas berkuasa 19 .d).” 19 Dalam contoh di atas. memegang peranan sekaligus pula sebagai pemikirpemikir. dan kutipan berasal dari halaman 44-45 buku tersebut.. maka cacatan tubuh dicantumkan setelah kutipan. Kalimat ”Individu-individu. Cukup jelas. kalimat ”Pertanyaannya kemudian. maka nomor indeks ditempatkan setelah kutipan. 44 – 45. f). Contoh: Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana kelas berkuasa bekerja melalui ideologi untuk melanggengkan dominasi mereka? Barangkali penting dikutip di sini bagaimana Marx menjelaskan bekerjanya kelas berkuasa: “Individu-individu yang menyusun kelas yang berkuasa berkeinginan memiliki sesuatu/kesadaran dari yang lainnya.. Media Analysis Techniques. Jika menggunakan catatan tubuh (bodynote)..

is a political act. ideologi. Corcohan menunjukkan bahwa tiap presiden ternyata mempunyai gaya bahasa serta strategi wacana yang berbeda. contoh: Bagi sebuah kekuasaan resmi negara. Kutipan tidak dipisahkan dari teks (menyatu dengan teks). salah satu representasi ideologi yang penting terwujud dalam pidato dan pernyataanpernyataan para penyelenggara kekuasaan negara tersebut. Kutipan langsung kurang dari empat baris Prinsip-prinsip: a).. 22 3). is a political act. kalimat “Bagi sebuah kekuasaan …. b). Kutipan tidak dipisahkan dari teks (menyatu dengan teks). Lihat lebih jauh di R. c). Hart mengatakan: "The symbolic dimensions of politics speech-making. merupakan pemikir. c). 1987). kalimat “Bagi sebuah kekuasaan …. seperti ditegaskan Marx. Hart. diterbitkan pada tahun 1967. raja yang berkuasa” adalah naskah skripsi. for wielding power” adalah kutipan dari buku yang ditulis R. Kutipan harus diawali dan diakhiri dengan tanda kutip." Dalam contoh di atas. Dalam hal produksi dan penyebarluasan ide inilah kita bisa mengurai saling keterkaitan antara kelas penguasa.. secara khusus adalah seorang presiden ataupun raja yang berkuasa. for wielding power” adalah kutipan. wacana dan media. Hart (1967: 61) mengatakan: "The symbolic dimensions of politics speechmaking. pemproduksi ide sekaligus mengatur distribusi idenya.P. contoh: Bagi sebuah kekuasaan resmi negara.P.. hal.2). raja yang berkuasa” adalah naskah skripsi. dan kutipan berasal dari halaman 61 buku tersebut." 21 Dalam contoh di atas. Hardt.. Prinsip-prinsip: a). contoh: sesuai kepentingannya. d). The Sound of Leadership: Presidential Communication in the Modern-Age (Chicago: Chicago University Press. 61. Dalam sebuah studinya mengenai pidato kemenangan presiden di Amerika. b). 21 R. Catatan kaki dalam contoh ini bisa dilengkapi dengan keterangan tambahan. Kelas penguasa itu. Jika menggunakan catatan tubuh. for presidents. salah satu representasi ideologi yang penting terwujud dalam pidato dan pernyataanpernyataan para penyelenggara kekuasaan negara tersebut. Hardt. hal. The Sound of Leadership: Presidential Communication in the Modern-Age (Chicago: Chicago University Press. secara khusus adalah seorang presiden ataupun raja yang berkuasa. 22 Pada dasarnya tiap pemimpin politik selalu menciptakan bahasa politik yang menjadi kekuatan utama konsolidasi simbolik dalam rangka mendukung politik dijalankan serta meneguhkan ideologi kekuasaan. 61. for presidents. Kutipan tidak langsung. Kalimat “The symbolic …. Jika menggunakan catatan tubuh. Kalimat “The symbolic …. Kutipan tidak boleh menggunakan tanda kutip. the mechanism for wielding power.P. Jika menggunakan catatan kaki. the mechanism for wielding power. . 1987).

dokumen.  Data publikasi media. Unsur-unsur dalam sebuah daftar pustaka:  Nama pengarang (ditulis secara terbalik). menunjukkan sifat referensial atas karya tersebut. 1982: 109. nama penerbit. artikel.  Data publikasi (tempat terbit. ditempatkan di bagian terakhir (halaman terpisah/tersendiri) dari tulisan ilmiah tersebut. 24 Keberpihakan media akan menampilkan kelompok dominan dalam pemberitaan. Daftar pustaka atau bibliografi mutlak ada dalam sebuah karya ilmiah. eds. Jika menggunakan catatan kaki. menyebarkan ideologi mereka sekaligus mengontrol dan memarginalkan wacana dan ideologi kelompok-kelompok lain. serta keberpihakan ideologisnya.23 Media berpihak pada kelompok dominan. media bukan hanya alat bagi ideologi dominan. Media berpihak pada kelompok dominan. Media Sociology (London and New York: Routledge. d). dalam Culture. media adalah subjek yang lengkap dengan pandangan. serta keberpihakan ideologisnya. hal. James Curran and James Wollacott (London: Methuen. kepentingan. tetapi juga memproduksi ideologi dominan itu sendiri. Media Sociology (London and New York: Routledge. hal. 1982). Janet Woollacott dan David Barrat menegaskan pandangan para teoritis Marxis bahwa ideologi yang dominanlah yang akan tampil dalam pemberitaan. Dalam contoh di atas. 109. 1994). Society and the Media.  Nama pengarang artikel dan judul artikel (untuk artikel). eds. tanggal terbit). 1994).  Judul buku (termasuk judul tambahannya). kepentingan. Janet Woollacott dan David Barrat menegaskan pandangan para teoritis Marxis bahwa ideologi yang dominanlah yang akan tampil dalam pemberitaan (Wollacott. hal. Lihat David Barrat.3). Society and the Media. 51-52.Media bukanlah sarana netral yang menampilkan berbagai ideologi dan kelompok apa adanya. Lebih jauh. dalam Culture.  Alamat lengkap internet dan waktu akses (untuk bahan dari internet). Cara penyusunan daftar pustaka: David Barrat. catatan kaki bisa dilengkapi dengan keterangan tambahan. Bibliografi disusun secara alfabetis (Lampiran VI. Michael Gurevitch. Lihat juga Janet Wollacott. 51-52. James Curran and James Wollacott (London: Methuen. Dalam contoh di atas. 23 . “Message and Meanings”. 109. tahun terbit). Lihat juga Janet Wollacott. 24 7. “Message and Meanings”. media adalah subjek yang lengkap dengan pandangan. hal. Daftar Pustaka Daftar pustaka/bibliografi adalah daftar yang berisi buku. contoh: Media bukanlah sarana netral yang menampilkan berbagai ideologi dan kelompok apa adanya. menyebarkan ideologi mereka sekaligus mengontrol dan memarginalkan wacana dan ideologi kelompok-kelompok lain. 1994: 51-52). dan segenap kepustakaan lainnya yang digunakan dalam menyusun sebuah tulisan ilmiah. untuk artikel di media (nama media. pernyataan bahwa ”ideologi yang dominan yang akan tampil dalam pemberitaan” adalah inti pendapat dari James Wollacott dan David Barrat yang penulis sajikan dalam bahasa sendiri. Michael Gurevitch. Barrat. 1982).

Kota penerbit: nama penerbit. tahun terbit.” Judul buku. tahun terbit. Rudi Harisyah. Yogyakarta: Bentang. Lorens.Buku dengan satu pengarang Nama pengarang (dibalik). Chicago: University of Chicago Press.” Kajian Keagamaan dalam Tradisi Baru Penelitian Agama Islam Tinjauan . nama pengarang 2 (tidak dibalik). Judul buku. nama pengarang 3 (tidak dibalik). “Perspektif Pasca-Modernisme dalam Kajian Keagamaan. Media Analysis Techniques. Rakhmat.al. 1982. terj. Psikologi Komunikasi. Judul buku. Judul kamus. Judul buku. tahun terbit. ”Judul artikel. Buku terjemahan Nama pengarang asli (dibalik). Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma Jaya. Setio Budi HH. Idi Subandi. Buku yang telah direvisi Nama pengarang (dibalik). London and New York: Routledge. Buku yang terdiri dua jilid atau lebih Nama pengarang (dibalik). Kota penerbit: nama penerbit. tahun terbit. Beyond Structuralism and Hermeneutics. Kota penerbit: nama penerbit. Bagus. Jalaluddin. Paul Rabinow. tahun terbit. Arthur Asa. Kota penerbit: nama penerbit. nama penerjemah. Rev. Artikel dari sebuah buku antologi Nama pengarang artikel (dibalik). Berger. 1994. Cambridge: Cambridge University Press. Buku dengan dua atau tiga pengarang Nama pengarang 1 (dibalik). Dreyfus. Judul buku. A History of Islamic Societes. Judul buku.1. nama editor. Media Sociology. Ibrahim.ed. et. tahun terbit. terj.al. David. Ira M. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Judul buku. 1997. Hubert L. 2003.ed. 2000. Kota penerbit: nama penerbit. Kota penerbit: nama penerbit. ed. Bandung: Remaja Rosdakarya. Hegemoni Budaya. Lapidus.. Kota penerbit: nama penerbit. Volume/Jilid. Vol. Barrat. tahun terbit. Rev. Kamus Filsafat. 1988. et. 1994. Kota penerbit: nama penerbit. Kamus Nama pengarang kamus (dibalik). Alam. Buku dengan banyak pengarang Nama pengarang 1 (dibalik). tahun terbit.

"Paradigma dan Perkembangan Penelitian Komunikasi.” Makalah disampaikan dalam Temu Ilmiah Nasional. Nazaruddin. tanggal dan tahun dikeluarkan dokumen. penyelenggara seminar.Ed. halaman. “Dua Tipe Perempuan dalam Film dan Sinetron Mistik Indonesia. M. Berita koran/majalah ”Judul berita.” Nama jurnal/majalah ilmiah." Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia. II (Oktober.” Nama media.” Koran Tempo. Jakarta. “Benturan Islam dan Modernitas. Nama dokumen. 1998). ”Judul skripsi/tesis/disertasi. 2004. 1998. Mastuhu.Antardisiplin Ilmu. Perhatian: halaman yang dimaksud di daftar pustaka ini adalah halaman dari awal sampai akhir tempat artikel berada dalam jurnal/majalah ilmiah. tahun terbit). fakultas dan universitas. Nazaruddin. Muzayin. “Islam di AS Jadi Agama Kedua. 22 November 2001.” Republika. Hidayat. “War Against Terrorism: Critical Discourse Analysis. Deden Ridwan. Artikel dari koran/majalah Nama pengarang artikel (dibalik). Prof. tahun. Makalah seminar yang tidak diterbitkan Nama penulis (dibalik). Artikel dari sebuah jurnal/majalah ilmiah Nama pengarang artikel (dibalik). . Francis. Fukuyama. Dokumen yang tidak diterbitkan Lembaga yang mengeluarkan dokumen. namun jika editor dua orang atau lebih menggunakan singkatan eds. nama kota. Dedy N. 10 September 2002. 32-43.. nama kota. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. eds. Nama kota. Muzayin. Skripsi/Tesis/Disertasi yang belum diterbitkan Nama penulis (dibalik).” Skripsi Sarjana. tahun terbit. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret. edisi jurnal (bulan terbit. Bandung: Penerbit Nuansa dan PUSJARLIT. ”Judul makalah.” Forum penyampaian makalah. M. ”Judul artikel. Dr.” Nama media. Surakarta. ”Judul artikel. hal.. 2007. tanggal dan tahun terbit. tanggal dan tahun terbit.” Level karya. bukan halaman yang dikutip. Perhatian: jika editor satu orang maka menggunakan singkatan ed.

Washington D.thirdworldtraveler. 12 February 1998. Vice President International Relations Unocal Corporation to House Committee on International Relations Subcommittee on Asia and The Pacific.S.id/kampanye/bencana (akses 17 Agustus 2006). J. Artikel di internet Nama penulis (dibalik). ”Judul artikel.or. ”Judul artikel. “Rich Media Poor Democracy. Maresca. Department of Foreign Affairs. Testimony by John. .com/Robert_McChesney_page.walhi.U.” www..” Alamat lengkap internet (waktu akses).” Alamat lengkap internet (waktu akses).” www. Robert. McChesney. “Pengelolaan Bencana: Pengelolaan Kerentanan Masyarakat.C.html (akses 16 Agustus 2006).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful