PENGANTAR PERIODE ANTENATAL HUMAN REPRODUCTION Pubertas  Merupakan fase perubahan dari anak laki/perempuan pada sata

sistem reproduksi mutur dan dapat berfungsi.  Merupakan masa transisi dari anak-anak (child) menuju dewasa (adult) Secondary Caracteristic

♂ - Slowy – later ♀ - Testosteron ↑  ↑ breast development, vaginal secretion, menarche MALE REPRODUCTION SYSTEM (MRS) External Terdiri dari otot halus, jaringan konektif dan sinus (pembuluh darah) Mampu ereksi u/ penetrasi ke vagina  penyimpanan sperma Terdapat uretra u/ jalan urine dan semen tetapi tidak bersamaan)

Internal Tempat spermatozoa, hormon testosterobn dan kelenjar endokrin * Hypv. Ant.  /  ↑Fsh, LH  Testis  sel leyding –testosteron” Testosteron ↑ cepat pada usia 11-14 tahun dan menurun pada usia 40 th, usia 80 th 1/5 dari nilai puncak. DUCTUS Epididymis  saluran penghantar, pengatur sperma dan produksi semen (alkalis) yang melindungi sperma dari asam. Deferens  lanjutan dari epididymus ke kandung kemih Ejakulatoris  dari deferens ke uretrhra

KELANJAR ACCESORIS Vesica seminalis  sekresi semen Kelenjar prostat  kelenjar otot yang melingkari urethra

-

Kelenjar bulborectalis  sekresi mukus alkali ke uretra  menetralisir urine. FAMELA REPRODUCTIBE SYSTEM (FML)

Exsternal MONS VENERIS LABIA MAJOR LABIA MINORA CLITORIS VESTI BULUM  jaringan lemak  bagian luar terdapat rambut, bag. Dalam >> kelenjar sebace  lipatan medial labia major  syaraf sensoris  terdapat muara dari vagina

KELENJAR BARTOLINI  // mucus saat coitus HYMEN  lapisan tipis yang menutupi sebagian besar introitus vagina. Internal : VAGINA Saluran penghubung uterus dan vulvua Terdapat rugae (lipatan circular) PH 4-5, sebagai proteksi Sebagai jalan intercourse, aliran cairan/ menstruasi, jalan lahir

UTERUS Terdapat berkembang embrio Non pregnant ; berat + 60 gr, panjang 7 cm, lbr 5 cm. Berbentuk seperti bola lampu/ pear Terdapat 2 ostium : QUI dan QUE Tiga bagian : fundux (upper), corpus (middle), cervix Terdapat pembuluh darah ; arteri UT dan arteri ovarica

TUBA FALLOPI Panjang 8 – 13.5 cm Membawa ovum ke uterus Tempat fertilasi sebelkum ke cav. Ut. Terdapat otot yang memungkinkan gerakan.

PANGGUL

Bentuk Ukuran

: Gynekoid, Android, Antropoid dan plateloid : DC : 26 – 30 cm, DS : 23 – 26 cm CE : 18 – 20 (bodilouge) * panggul

GAMETOGENESIS SPERMATOGENESIS Terjadi di testis suhu 35 C “Spermatogonia (mitosis)  spermatocoytes (meiosis)  spermatid  spermatozoa” Bagian sperma 1. Kepala  acrosom (enzim) 2. Bagian tengah  mitokondria u/ energi 3. Ekor (flagel)  u. gerak OOGENESIS Terjadi di ovarium Awalnya berupa oosit, 5 – 7 juta cosait “Oogonia (hamil 4-5 bln)  mitosis  cosit primer s/d bayi lahir (2 juta)  folicle promordial  pubertas  folicel degraf (matur)  miosis saat fertilisasi”.

folikel de graft bertambah besar dengan cepat di bawah pengartuh SFH. Haid bisa terjadi antara 2-8 hari dengan volume 50-100 ml. pada perkembangan terakhir folikel de graft. Korpus Luteum. oosit primer masih dalam tahap diktioten untuk melanjutkan miosis keduanya. Pada awalnya mungkin tidak teratur dan enovulatory. Pada umumnya peristiwa haid akan mulai terjadi (menarche) sata umur 12 tahun. Sel ini menghasilkan estrogen.Pendahuluan FISIOLOGI HAID Pada wanita yang sehat dan tidak hamil setiap bulan secara teratur akan mengeluarkan darah “Haid”. LH dan membesar hingga diameter 15 mm. Kemudian terjadi penonjolan permukaan ovarium (stigma) dan degenerasi permukaan ovarium. Pada sata oosit ooforus dikeluarkan ovarium disebut ovulasi. berkisar antara 5-12 mulai tumbuh di bawah pengaruh FSH dan hanya 1 yang mencapai kematangan sempurna dan hanya 1 oosit yang dikeluarkan. Dan akan menjadi reguler setelah 6 bln – 2 tahun dengan siklus haid 28 hari + 5-10 hari. sel ini menghasilkan pigmen kekuningan dan berubah menjadi sel luteal membentuk kurpus luteum dan menghasilkan uprogesteron. . Faktor-faktor pelepas yang dihasilkan Hipothalamus bekerja pada kelenjar hyporfise lobus anterior. pembelahan miosis pertama berakhir dan miosis kedua terjadi. Beberapa sel kumulus ooforus menyusun diri di sekeliling zona pelucida dan membentuk korana radiata. yang merangsang hyporfesis mengeluarkan LH. Selama pertumbuhan folikel. sel folikuler yang tertinggal di dinding folikel. Hormon ini (LH) dibutuhkan untuk tahap-tahap terakhir pematangan folikel dan merangsang pelepasan oosit (ovulasi). tekanan dalam folikel dengan makin sel berkurang kumulus oosit bersama sel kumulus ooforus yang mengelilinginya terlepas dan hanyut meninggalkan ovarium. di bawah pengaruh LH. yang selanjutnya mengeluarkan hormon Gonadotropin. yaitu FSH (Folicie Stimulating Hormon) dan LH (Lueteinising Hormon) yang merangsang dan mengatur perubahan berkala dalam ovarium. OVULASI Pada hari-hari terakhir sebelum evulasi. Pada permulaan setiap daur ovarium sejumlah folicie promodial. Selanjutnya bila cairan yang keluar semakin banyak. banyak sel foliker dan sel telur terbentuk.

 Sperma bergerak cepat dari vagina ke uterus dan selanjutnya masuk ke dalam saluran telur. melekat pada lapisan dalam selaput akrosom diperlukan membantu spermatozoa untuk melewati zona pelucida. Sesaat menjelang ovulasi serabut fimbrae mulai menutupi permukaan ovarium dan saluran telur berkontraksi (bersama serabus halus/ bulu-bulu getar secara berirama).  Sperma dapat tetap hidup dalam saluran reproduksi + 24 jam dan oosit akan mati + 12-24 jam setelah ovulasi. Oosit yang sudah dibuahi 3-4 hari mencapai uterus. .Bersama dengan estrogen progesteron menyebabkan selaput lendir uterus memasuki kala pergetahan (Stadium secretory) sebagai persiapan implatasi. Reaksi Akrosom Terjadi dalam pendekatan segera terhadap oosit di bawah pengaruh zat yang dikeluarkan dari sel korona radiata dan oosit. yang kemungkinan dipengaruhi oleh kontarksi otot-otot uterus dan saluran telur. spermatozoa tidak langsung membuahi tetapi melalui proses kapaistas dan reaksi akrosom. bila tidak dibuahi. Periode Antenatal Konsepsi  Merupakan proses penyatuan gamet pria dan wanita. 2. Zona lisin. segera setelah disaluran telur kemudian di dorong oleh kontraksi otot dinding saluran telur. diperlukan untuk mencernakan zona pelucida 3. Selama reaksi Akrosom zat-zat ini dikeluarkan : 1. yang terjadi di daerah ampula tuba falopi (bagian terluar dari saluran telur dan terletak rapat dengan ovarium). Pada sata tidak terjadi pembuahan maka korpus luteum mencapai puncak (+ 9 hari) setelah ovulasi selanjutnya akan mengalami degenerasi dan dikenal sebagai korpus albican. Proses Kapasitas Merupakan penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita berlangsung + 7 jam.  Setelah tiba di saluran telur. Pelepasan isi akrosom diperlukan untuk menembus korona radiata dan zona pelusida. Zat mirip tripsin. diperlukan untuk menembus korona radiata. Hialurodinase. Selama waktu ini suatu selubung glikoproteion plasma dan air mani dibuang dari selaput plamsa yang meliputi daerah akrosom spermatozom.

sel telur ini menanggapinya dengan 3 cara yang berbeda : 1. dengan menghilangkan tempat penerima khusus. Tahap III Segera setelah spermatozoa menyentuh selaput oozit. Diduga enzim hialuronidase yang akan merusak sel korona radiata. Permeabilitas zona pelucida berubah ketika kepala sperma datang menyentuh permukaan oosit. Segera setelah spermatozoa memasuki oosit. Diduga spermatozoa lainnya tertimbun di zona pelucida dan hanya satu yang mampu menembus oosit dengan layak. kedua selaput plasma menyatu (yl = antara selaput oosit dan selaput yang meliputi bagian belakang dari kepala sperma). dan hanya 1 buah sperma yang akan dibuahi. tetapi selaput plasma spermatozoa tertinggal pada permukaan oosit. dan mengakibatkan di lepaskannya suatu zat yang menyebabkan suatu gangguan dalam zona pelusida (reaksi zona) dan tidak menggiatkan tempat penerima sperma khusus. Sekali spermatozoa menyentuh zona pelucida akan melekat dengan kuat dan menembusnya dengan cepat. Reaksi Kortikal dan Zona Sebagai akibat pelepasan butir-butir kortikel oosit sehingga selaput oosit menjadi tak dapat ditembus dan spermatozoa dan zona pelucida mengubah bentuk serta komposisinya. Tahap II Sawar pelindung kedua (zona pelucida) ditembus oleh sperma dengan bantuan enzim yang dilepaskan dari selaput akrosom bagian dalam. Dari 200-300 juta spermatozoa yang terdapat dalam saluran kelamin wanita hanya 300-500 buah yang mencapai tempat pembuahan. sehingga tidak terjadi polispermi. Pada manusia kepala dan ekor sperma memasuki sitoplasma oosit. .Tahapan Konsepsi Tahap I Merupakan tahap Penembusan Korona Radiata. namun juga ada dugaan bahwa sel korona radiata di rusak oleh kegiatan bersama sperma dan enzim selaput lendir saluran telur.

yang kelak berkembang menjadi uri (placenta). Sehingga setiap sel Zygot dengan jumlah kromosom normal (2n). Selama pembuahan. Penggiatan setelah penyatuan diperkirakan untuk mengulangi peristiwa permulaan seluler dan molekuler yang berhubungan dengan awal embriogenesis. Kemudian menyatu (23 kromoso ibu dan 23 kromosom ayah). zigot nampak mirip buah arbei disebut Morula. Masa sel dalam akan menghasilkan mudigah dan masa sel luar akan membentuk trofoblast. Spermatozoa intinya membengkak dan membentuk “pronukleus pria”. Pemulihan jumlah kromosom diploid. salah satu diantara sel-sel anak tidak mendapat sitoplasma dan dikenal sebagai badan kutub kedua. sel anak lainnya adalah oosit definitif. tanpa pembuahan Oosit biasanya akan berdegenerasi 24 jam setelah ovulasi. Penggiatan Metabolik Sel Telur Faktor pengiatan diperkirakan dibawa oleh spermatozoa. 2. Permulaan pembelahan. Pada saat ini (tingkat 12-16 sel) morula terdapat sekelompok sel yang terletak di tengah disebut massa sel dalam dan lapisan yang mengelilinginya disebut masa sel luar. 3. Setelah 3 s/d 4 kali pembelahan. Penentuan jenis kelamin. Maka hasil Konsepsi/ pembuahan adalah : 1.2. 3. sedangkan ekornya berdegrasi. pertambahan jumlah sel yang cepat. sebuah spermatozoa yang membawa X akan menghasilkan mudigah XX dan sebuah spermatooa yang membawa Y menghasilkan mudigah XY. saling berhubungan/merapat dan kehilangan selaput intinya. pronukleus pri dan wanita masing-maisng haploid (1 n DNA). Pembelahan Setelah Zygot mencapai tiongkat 2 sel. Tahap ini dicapai sekitar tiga ari setelah pembuahan dan mudigah kira-kira sedang memasuki uterus. akan menjalani serangkaian pembelahan mitosis (cleavage). Melanjutkan pembelahan Miosis ke-2 Oosit menyelesaikan pembelahan keduanya (miosis ke 2) kemudian spermatozoa menembus oosit setelah menyelesaikan miosiske-2. . Secara morfologi pronukleus pri dan wanita menjadi tidak dapat dibedakan. Kromosomnya (22 + x) tersusun dalam suatu inti vesikuler yang dikenal “Pronukleus Wanita”.

Pada saat ini mudigah dikenal sebagai blastokista. mosederm. Sel-sel masa dalam disebut embrioblast terletak di salah satu kutub sedangkan sel-sel masa sel luar disebut Trofoblast menipis yang membentuk dinding epitel bistokista. Poliferasi sel pada lempeng embrionik menandai dimulainya penebalan garis tengah menunjukkan sumbu embrio disebut Primitive Streak. Keadaan ini mengakibatkan keadaan endometrium menjadi sangat sembab. di mana terbenam antara muaramuara kelenjar selaput lendir. 2. Perimetrium. 3. Endometrium/ selaput lendir yang membatasi dinding bagian dalam. sentral dan perifer.5 hari setelah fertilisasi masa sel dalam (lempeng embrionik) terdefersiasi menjadi endoderm primitif dan lapisan bawah endodem. + 7. Endoderm akan terbentuk lapisan saluran gastrointestinal dari faring sampai rectum dan organ-organ derivatnya seperti hati. perimetrium yang melapisi dinding bagian luarnya. Zona pelucida kini menghilang. yang dihasilkan korpus luteum. Selaput lendir uterus juga membantu proses ini. Saat implantasi uterus terdiri atas 3 lapisan : 1. epidermis dengan derivat-derivat seperti lensa kristal dan rambut. dengan demikian menjelang akhir minggu pertama zigot manusia juga membantu proses ini. . Dalam keadaan normal blastokista manusia berimplantasi dalam endometrium sepanjang dinding Posterior/ anterior badan / Fundus uterus. lapisan tebal otot polos. kemudian sel-sel menyebar ke arah lateral untuk membentuk Mosederm. Meiometrium. Dinatara lempeng embrionik dan trofoblast terdapat ruang amnion. penembusan dan pengikisan lebih lanjut sel epitel selaput lendir mungkin disebabkan oleh enzim proteolitik yang dihasilkan trofobiast. Saat implantasi selaput lendir sedang dalam kala pergetahan / kala Progesteron. sebagai persiapan implantasi. endoderm akan membentuk organ.. IMPLANTASI Pada manusia sel trofolast mulai menyusup di antara sel epitel selaput lendir uterus (desidua) + pada hari ke-6. Ektoderm akan membentuk saluran sistem syaraf. Ketiga lapisan ektoderm. pankreas dan tiroid. dengan demikian menjelang akhir minggu pertama zigot manusia telah melalui tingkat morula dan Blastokista dan telah berimplantasi dalam selaput lendir uterus.

Ruang interseluler terisi dengan cairan dan jaringan menjadi lembab disebut reaksi Desidua mula-mula di sekitar impalantasi ke seluruh endometrium. second stage. sistem vaskuler dan urugenital serta sebagian besar otot rangka dan otot polos. Perkembangan Zygot Hari ke – 8 • • • Blastokist terbenam dalam endometrium. Perkembangan Janin Terdapat 3 stadium perkembangan yaitu : Zygote. • Endometrium menjadi polihedral dan banyak mengandung glikogen dan lemak. Pembuluh ini tersumbat dan melebar di sebut “Sinosoid”. Fetus. yaitu : Hipoblas dan epiblas. embrio. mulai umur 15 hari sampai 8 minggu kehamilan Fetus. Hipoblast membentuk selaput eksoselom yang membatasi lapisan dalam sitotrofoblast. dan merusak lapisan enmdotel pembuluh rambut (kapiler) ibu. • Trofoblast terus merusak. jaringan penyambung. .Mosederm akan terbentuk dermis. semakin banyak darah ibu dalam sinosaid mulai mengaliri susunan trofoblast. Hari ke – 9 • • Blastokist semakin terbenam dalam endometrium. kerangka. yaitu : sitotrofoblast dan sinsitium trofoblast. sehingga terjadilah sirkulasi Utero-plasenta. Zygote merupakan stadium Primer. Hari ke 11-12 • • Blastokist telah seluruhnya terbenam dalam endometrium kini Sel-sel sintitium menembus lebih jauh ke dalam endometrium blastokist agak menonjol ke dalam rongga rahim. 15 hari. Trofoblast (masa sel luar) berdiferensiasi menjadi dua lapisan Embrioblast (masa sel luar) berdiferensiasi menjadi 2 lapisan. mulai umur kehamilan 8 minggu sampai 40 minggu. mulai terjadi pembuahan sampai Embrio.

- Hari ke-13 • • • • pusat.4 gr Terbentuk struktur primitif dari mata.08 inch) dari kepala ke pantat. Terbentuk rongga korion dan tangkai penghubungn atau tali Perkembangan Embrio Minggu ke – 3 Ukuran 2 mm (0. Berat tidak lebih dari 2 gr (0. Minggu ke – 5 Minggu ke – 6 Minggu ke – 7 . Terbentuk kandung kuning telur (Yolk Sac) tetap.07 ounce) Terbentuk wajah vda isi mulut (lidah) Terbentuk diapragma. sisitium). Kadang-kadang terjadi pendarahan pada tempat implantasi Terbentuk jonjot-jonjot primer (sel trofoblast terbungkus karena aliran darah ke rongga trofoblast.7 inch) CR. rahang. telinga. Sudah terbentuk potongan embrio Pembentukan primative streak (garis sederhana) dan primitive node (Simpul sederhana) Minggu ke – 4 Ukuran 5 mm CR Berat + 0. Terbentuk optik nervas dan mulai tampak kelopak mata Terbentuk organ reproduksi internal.3 inch) CR Mata dan hidung tampak nyata Terbentuk 10 pasang Nervus Cranial Terbentuk 2 atrium Ukuran 12 mm (0. bronchi dan paru-paru Ukuran 18 mm (0. cavum abdomen.5 inch) Terbentuk tunas kaki Perkembangan otot skletal Tunas trachea. covum thorax. Terdiri dari 42 somit Ukuran 8 mm (0.

Enam Bulan Lunar Pada akhir minggu ke-24. panjang janin puncak kepala – pantat adalah 12 cm dan beratnya 110 g. Janin yang dilahirkan pada waktu ini mungkin memperlihatkan gerakan spontan kalau maish di dalam kantong amnion atau kalau direndam di dalam larutan garam fisiologis. Jari-jari tangan dan kaki telah teridentifikasi dan dilengkapi dengan kuku-kukunya. dan lemak tertumpuk di bawahnya. merupakan pertengahan masa kehamilan atau gestasi kalau dihitung dari waktu periode menstruasi normal akhir. janin mempunyai berat sekitar 630 gr. Kulit sudah tidak begitu transparan. lanugo halus menutupi seluruh tubuh dan sedikit rambut kepala mulai tampak.Perkembangan Fetus Minggu ke – 8 Ukuran sudah mencapai 2. Pusat-pusat osifikasi telah terlihat pada kebanyakan tulang janin tersebut. Empat Bulan Lunar Pada akhir minggu ke-16 umur menstruasi. Lima Bulan Lunar Pada akhir bulan lunar ke-5. dengan pemeriksaan teliti pada organ genital eksterna. uterus biasanya dapat dipalpasi tepat di atas simfisi pubis. Perbandingan kepala . panjang puncak kepala – pantat janin adalah 6 sampai 7 cm. atau akhir minggu ke-20. Tiga Bulan Lunar Pada akhir minggu ke-12 kehamilan. Janin sekarang mempunyai berat lebih dari 300 gr. berdasarkan umur menstruasi atau minggu ke-10 setelah ovulasi. Terbentuk jari-jari dan kaki Jantung sudah mulai berfungsi dalam sirkulasi fetal. tampak sisa rambut sering tersebar dan genetalia eketerna muali memperlihatkan tanda-tanda pasti jenis kelamin laki-laki atau perempuan.5 – 3 cm dan berat 2 gr Terbentuk jari dan kaki Jantung sudah mulai berfungsi dalam sirkulasi fetal. kulitnya khas berkerut-kerut. dan pada waktu ini. jenis kelamin janin dapat diidentifdikasi.

500 g. Rata-rata panjang kepala pantan janin aterm adalah sekitar 36 cm. Sepuluh Bulan Lunar Cukup bulan dicapai pada bulan ke-10 atau minggu ke -40 setelah mulainya periode menstruasi terakhir. rata-rata panjang janin kepala – pantat adalah sekitar 32 cm dan beratnya sekitar 2.800 g permukaan kulitnya masih merah dan berkerut-kerut. Sembilan Bulan Lunar Pada akhir kehamilan 36 minggu. Bayi yang lahir pada waktu ini sudah mempunyai kesempatan hidup lebih baik dengan perawatan tepat. Delapan Bulan Lunar Pada akhir bulan lunar kedelapan atau 32 minggu. dengan variasi yang akan dibicarakan kemudian. dengan gambaran-gambaran khusus khas bayi baru lahir seperti yang digambarkan di sini. Membran pupil sudah tidak kelihatan dari mata. menggerakkan anggota badannya cukup kuat dan menangis lemah.masih cukup besar. kulit tipis berwarna merah dan ditutupi oleh verniks kaseosa. Pada waktu ini janin telah berkembang sempurna.100 g. Bayi pada umur kehamilan ini. tetapi hampir selalu meninggal sebentar setelah lahir. sekarang menghilang. karena deposisi lemak subkutan. dengan perawatan ahli. kebanyakan akan bertahan hidup. Bayi lahir pada saat ini. Bayi lahir pada periode ini. janin sudah mencapai jenjang panjang kepala pantat sekitar 28 cm dan beratnya sekitar 1. .400 g. biasanya bertahan hidup. alis dan bulu mata biasanya dapat dikenali. dengan perawatan yang baik. dan beratnya kira-kira 3. dicapai panjang kepala – pantat 25 cm dan berat janin sekitar 1. PLACENTA DAN MEMBRAN JANIN Perkembangan Placenta Trofablast (masa sel luar) yang menginvasi/endometrium menyatu membentuk sitotrofoblast dan sinisitiotroblast (vilikorialis). Tujuh Bulan Lunar Pada akhir minggu ke-28 setelah dimulainya periode menstruasi terakhir. Janin yang lahir pada periode ini akan berusaha bernafas. badannya menjadi lebih bulat dan kerutan-kerutan di wajah yang sebelumnya.

Pada keadaan aterm akan terdapat beberapa area yang mati/ infrak. Jika invasi endometrium berlanjut pembuluh darah ibu dilubangi untuk membentuk lakuna yang segena dipenuhi darah ibu : Disini tipe placenta manusia dikatakan Hemo korio endotelial. juga berfungsi sebagai kelenjar endokrin. Arteri dan vena. yang membantu mencegah kekusutan. Pada sisi barier ibu. Placenta terdiri dari 15-20 segmen disebut cotyledon merupakan organ untuuk tranport vital janin. pada dasarnya Blastokis yang dikelilingi Trofoblast dan desidua yang membungkusnya tumbuh dalam 2 kutub.Sitotrofoblast adalah yang berhadapan dengan embrio sedangkan sinsiotrofoblast berhadapan dengan desidua maternal dan akhirnya akan menjadi sel yang paling dekat dengan ruang intravilosa. sirkulasi maternal – placenta – vetus terjadi 22 hari setelah konsepsi ketika jantung mulai berfungsi. sumbu tersebut dipenuhi bahan gelatinnosa disebut jelly warton. Sedang chorion adalah yang berkontak dengan desidua basalis. arteri uterina membawa datah ke dalam spasium intervilious dan vena uterina membawa darah keluar. pada arterm berat placenta + 500 gr. terlindung dalam sumbu umbilikalis. Permukaan maternal lebih merah sebagai kotiledon. Pada sisi janin. Biasanya sumbu berasal dari pusat placenta (panjang + 55 cm). dan fungsi-fungsinya akan selesai saat setelah bayi lahir. Placenta merupakan organ yang berfungsi dalam respirasi dan eksresi. Satu kutub tertanam ke dalam endometrium membentuk placenta Frondosum dan satu kutub menuju rongga endometrium menjadi Chorion leave (korion yang lembut). di mana kapilerkapiler janin melintang sebagai satu saluran plasenta dari sistem komunikasi janin – ibu/ Jadi. . Placenta terdiri dari bagian amternal (desidua basalis) dan bagian janin (vili korionik). Permukaan fetal ditutupi membran amniotik merupakan membran yang halus serta berwarna kelabu dengan tonjolan pembuluh darah. arteri umbilikalis membawa datah ke arah placenta dan vena umbilikalis yang kaya oksigen mengembalikan dari placenta ke janin. Hemo darah ibu yang membasahi sinsitiotrofolast (kario) yang sebaliknya dipisahkan dari darah janin oleh dinding kapiler (Endotelia) janin di ruang intervilosa.

Placenta juga merupakan kelenjar endokrin sementara. Mempermudah perkembangan embrio 5. untuk menyiapkan tubuh calon ibu untuk menyusui. sel-sel Human Chorionik Gonadotropin sitotropoblastik dalam korion mensekresi (HCG) yang membantu mempertahankan korpus luteum. Korpus luteum kemudian mengkerut dan fungsinya berkurang. HCG juga dapat digunakan untuk deteksi kehamilan. Dengan berakhirnya minggu ke 2 masa gestasi. Fungsi Progesteron : 1. Sekitar bulan ke – 4 perkembangan kehamilan memerlukan banyak estrogen dan progesteron dari yang disediakan korpus luteum. Memperbesar payudara 4. Telasasi otot-otot uterus sampai proses persalinan 4. yang mensekresi hormon-hormon esential untuk memelihara kehamilan. baik protein. . Membantu dalam perkembangan endometrium 3. Fungsi Estrogen Selama Kehamilan : 1. Meningkatkan vaskulariti dan vasodilatasi Villus kapiler placenta. Mencegah ovulasi 2. Pada minggu ke – 4. Meningkatkan sekresi uterus untuk keperluan nutrisi pada stadium morula dan bllastokist. Juga merangsang metabolisme.Hormon-Hormon Placenta Placenta tidak hanya sebagai sumber makanan dan sebagai penyaring (barier beberapa substansi misal : beberapa obat-obatan nikotin dan virus esbagai agen infeksi). Menebalkan dinding otot uterus 2. HPL (Human Placenta Lactogen) mulai dihasilkan dan akan berlangsung terus sepanjang masa kehamilan. Pada saat itu placenta mengambil alih dan membentuk lebih dari 50 kali tingkat hormon sebelum hamil. biasanya 8-10 hari setelah fertilisas (baik urine/darah). Menyiapkan kelenjar mamae untuk produksi ASI 5. glukosa dan mineral untuk perkembangan janin. Meningkatkan suplai darah ke uterus 3.

Memungkinkan kebebasan untuk bergerak. cairan amnion bersifat agak alkali. memungkinkan pertumbuhan secara simetris 3.Cairan Amnion Cairan korion dan amnion bersama-sama membentuk kantong dan berisi cairan. Melindungi janin dari trauma dan kehilangan panas 2. Uk 20 minggu 350 ml. albumin. Fungsi Cairan Amnion : 1. Sebagai sumber cairan oral bagi janin. sampai janin fulterm sekitar 1000 ml. setelah 20 minggu 500 ml. Jumlah cairan amnion meningkat secara bertahap Uk 10 minggu 30 ml. 98% air serta sejumlah bahan-bahan lain selama kehamilan. Sebagai sistem eksresi – sekresi 4. lemak. sel-sel epitela. termasuk urer. . fruktosa. biliburin.

Yang sangat penting adalah Rh Incompatibility yang berhubungan dengan AtgEritrosit. hal ini menyebabkan kerusakan erit janin disebut eritroblastosisi/ penyakit hemolitik janin.  Perpindahan Obat . Penurunan kadar estrogen yang mendadak saat akhir kehamilan diduga sebagai salah satu faktor yang ikut menentukan dimulainya persalinan. campak dan virus poliomeilitis melewati tanpa kesulitan.  Pertukaran Nutrien dan Elektrolit Misal KH. terhadap berbagai infeksi yang memperoleh kekebalan pasif terhadap cacar.  Pembentukan Hormon Menjelang akhir bulan ke 4 placenta menghasilkan progesteron untuk mempertahankan kehamilan menggantikan korpus lutium yang sudah tidak berfungsi. tetapi tidak terhadap cacar air dan batuk.  Pertukaran Antibodi Ibu Ab ibu diambil oleh sinsitiotrofoblas dengan cara pinositosisi. CO2 dan CO Dalam keadaan cukup bulan 20-30 cc per menit dari ibu. Chorionik hormon ini Gonadotropin) mempunyai serupa dikeluarkan melalui air seni. AS lemak dan vitamin berjalan cepat dan meningkat bersama lanjunya kehamilan.  Perpindahan Agen Infeksi Meskipun placenta dianggap mekanisme pelindung. Sisisitio trofoblas yang juga menghasilkan khasiat HCG (Human LH. hingga akhir kehamilan tercapailah puncak kadar estrogen. Selain progesteron placenta banyak menghasilkan hormon estrogen (estradiol dan estrogen). Bila janin Rh positif dan ibu Rh negatif. vcariola. Beberapa menyebabkan degenerasi sel dan kelainan konginital. eritrosit janin yang masuk ke aliran ibu menimbulkan Ab dalam darah ibu. namun beberapa virus seperti rubella.FUNGSI PLACENTA  Pertukaran Hasil Metabolisme dan Gas Pertukaran terjadi secara difusi paraf. variceklla. yaitu O2. Protein hormon yang lain adalah HPL (Human Placenta Lactogenic) berfungsi terutama memberi janin akan glukosa darah ibu. kemudian pembuluh darah janin sehingga janin memperoleh Ab ibu yaitu Gm Glob jenis Lg G.

bentuk serviks menjadi oval. Serviks nulipara (wanita yang belum pernah mengalami kehamilan) terlihat bulat dan halus serta menonjol ke arah vagina. Perubahan-Perubahan Fisiologis Sistem reproduksi menjadi pusat perhatian selama kehamilan. Janin yang tidak bisa menyerap biasanya karena athresiaoesopagus. serviks menjadi lebih lunak sebagai akibat meningkatnya suplai darah (tanda Goodell’s). Ada kemungkinan sejak permulaan bulan kelima. (normal 1000 ml). Setelahnya.Sebagian besar obat dan hasil metabolismenya tanpa kesulitan melewati placenta dan beberapa menyebabkan kerusakan. yang disebut “Blody show” yang menandakan bahwa kanalis terbuka untuk lewatkan bayi. ansepali menyebabkan hidramnion. kanalis servikalis dipenuhi oleh mukus yang kental disebut operkulum. Sistem Reproduksi Suplai Darah Suplai darah ke organ reproduksi meningkat segera setelah konsepsi karena peningkatan kadar hormon-hormon steroid seksual. Proses kelahiran meregangkan serviks dan hampir selalu menyebabkan laserasi serviks.  Cairan Amnion Rongga amnion berisi cairan jernih yang menyerupai air yang dihasilkan oleh sel amnion tetapi primer berasal dari dara ibu. tanda-tanda khas pada organ dan berbagai gejala pada wanita. janin menelan cairan amnionnya sendiri diperkirakan sekitar 400 ml setiap hari. Serviks Segera setelah periode tidak terjadinya menstruasi pertama. yang mengalir selama persalinan. Selama masa kehamilan . Selama kehamilan operkulum menghambat masuknya bakteri ke uterus. seluruh tubuh terpengaruhi. Memberi ruang gerak janin. Vaskularisasi tersebut memberikan suplai darah yang banyak bagi perkembangan janin. Mencegah perlekatan mudigah 3. Semua sistem tubuh mengalami perubahan dari keadaan tidak hamil ke keadaan hamil yang secara umum disebut fisiologi maternal. Fungsi cairan amnion : 1. Menyerap goncangan 2.

Sekresi vagina merupakan media yang menyuburkan basilus Doderlein’s. Besilus ini merupakan garis pertahanan terhadap candida albicand. placenta dan sekitar 1000 ml air ketuban.konsistensi serviks berubah. peregangan dan hipertrofiotot. Dalam merespons terdapat stimulasi hormonal. sehingga pada minggu ke-8 pemeriksa dapat merasakannya dengan palpasi. Uterus dalam keadaan tidak hamil teraba seperti pear hijau yang halus. termasuk jaringan fibroelastik. uterus bertahan ditempatnya oleh ligamen. corak yang berwarna keunguan yang dapat terlihat oleh pemeriksa. Vagina Sampai minggu ke-8. meningkatnya vaskularisasi pada vagina menyebabkan tanda kehamilan yang khas disebut tanda chadwijk’s. organ yang hampir padat menjadi berdinding tebal. memanjang dari uterus melewati kanalis linguinalis ke labia majora. Pertumbuhan jaringan uteruis pada awal masa kehamilan disebabkan oleh estrogen yang merangsang serabut otot dan bukan karena terdapatnya pertumbuhan embrio dalam rongga uterus. Peningkatan ukuran ini disebabkan oleh pertumbuhan serabut-serabut otot dan jaringan yang berhubungan. darah dan saraf. patogen yang tumbuh dalam media alkali. dikenal isltilah “putih” atau leukorrhea. kantung muskular yang mengandung janin. Uterus tumbuh dari kecil. Sekresi tersebut berwarna putih dan bersifat sangat asam. sekresi sel-sel vagina mengikat secara berarti. Uterus Pada sata tidak hamil uterus 70 gram dan volume 10 ml. dan pada keadaan term teraba seperti bibir. dan ligmen round. menghubungkan uterus ke osacralis. perubahan yang amat jelas pada anatomu maternal adalah perbesaran uterus untuk menyimpan bayi yang sedang tumbuh. Sebelum masa kehamilan teraba seperti ujung hidung : pada awal masa kehamilan teraba seperti ujung daun telinga. Sebagai mana kehamilan mengalami kemajuan. Hal ini disebut Hegar’s pada kehamilan. teutama ligamen uterosacralis. Kehamilan menyebabkan mudahnya teraba. Sebagaimana uterus membesar bersama pertumbuhan janin. meningkatnya kongesti vaskular organ vagina dan pelvik menyebabkan peningkatan . Beratnya meningkat 20 kali dan kapasitasnya meningkat 500 kali.

Terlihat pada abdomen dan bokong terjadi pada 50% wanita hamil dan menghilang menjadi bayangan yang lebih terang setelah melahirkan. terutama antara bulan ke-4 dan ke-7 masa kehamilan. Semua area yang mengalami peningkatan pigmentasi atau menghilang setelah melahirkan. Pengumpulan pigmen sementara mungkin terlihat pada bagian tubuh tertentu tergantung pada warna kulit yang dimiliki. Bila payudara tidak disokong dengan tepat selama kehamilan. Sebagaimana janin tumbuh. menonjol keluar. Puting susu menjadi menjadi lebih menonjol dan keras dan pada awal kehamilan keluar cairan jernih. Cholasma atau topeng kehamilan terlihat seperti bintik-bintik hitam pada wajah. Sering dibersihkan menjaga penumpukan kolustrum. Takut akan bentuknya menjadi “menurun” tidak harus terjadi selama masa kehamilan payudara telah disokong dengan baik menggunakan kutang. Wanita mungkin mengalami hangat.sensitifitas yang sangat berarti. Menyikat dengan handuk kering yang kasar dapat membantu untuk menyiapkan putting dalam pemberian ASI Kulit Striage Gravidarum. Serabut-serabut elastik cara lapisan kulit terdalam terpisah dan putus karena regangan. tumbuh lebih gelap dan kelenjar-kelenjar Montgomery menonjol keluar. Areola sekitar putting membesar dan warnanya menjadi lebih gelap. Tanda regangan yang dibentuk disebut striae gravidarum. Hal ini disebabkan tonjolan dan kemudian membusung. Hal ini mungkin mengarah pada tingginya derajat rangsangan seksual. Pigmentasi. uterus membesar. Linea nigra garis gelap mengikuti midine abdomen. Sistem Integumen Payudara Salah satu petunjuk pada wanita yang menandakan bahwa ia hamil adalah rasa kesemutan nyeri tekan payudaranya yang secara bertahap mengalami pembesaran karena peningkatan pertumbuhan jaringan alveolar dan suplai darah. berat yang meningkat akan menyebabkan rasa tidak aman. Kolostrum Area berpigmen disekitar putting areola. Penyembuhan sementara dapat dicapai dengan memakai lotion yang agak . pruitus (rasa gatal) sebagai akibat regangan tersebut.

Korpusluteu tempat ovum berasal mulai menghasilkan estrogen dan progesteron. Mandi dan keramas secara teratur dan menggunakan deodoran akan sangat membantu efek samping yang tidak menyenangkan ini. Kelenjar Paratiroid Kelenjar Paratiroid ukurannya meningkat selama masa kehamilan. Ukurannya meningkat karena pertumbuhan sel-sel acinar dan meningkatnya mketabolik rate disebabkan karena oksigen yang digunakan lebih banyak. banyak mengeluarkan keringat yang membasahi pakaiannya dan berminyak. Kelenjar Tiroid Selama masa kehamilan. basal metabolis rate (BMR) meningkat 20% dan kelenjar tiroid membesar. Hormon paratiroid penting untuk mempertahankan kecukupan kalsium dalam darah tanpa metabolisme tersebut metabolisme tulang dan otot terganggu. tetapi jumlah hormon yang dihasilkan tetap sama (tiroksin). terutama selama minggu ke-15 sampai ke-30 ketiga kebutuhan kalsium janin. Sebagai akibatnya wanita hamil mungkin mengalami gangguan bau badan. Placenta juga membentuk steoit dan tiga jenis hormon lainnya : Human Chorionic Gonadotrium (HCG). Baik kelenjar sebasea atau keringat menjadi lebih aktif selama masa kehamilan. perubahan dramatis terjadi. juga disebut Human Chorionic Soamtomammotropin (hCS) dan Human Chorionik Thyrotropin (hCT). Segera setelah placenta juga membentuk steroit dan tiga jenis sumber utama kedua hormon tersebut. sulit untuk merapikan rambutnya. Selama masa kehamilan banyak perubahan terjadi pada kelenjar ini. Human Placenta Lactogen (hPL). Siistem Endokrin Kelenjar dari sistem endokrin menghasilkan bahan-bahan kimia yang mempengaruhi seluruh tubuh. Ovarium dan Placenta Ovarium merupakan sumber estrogen dan progesteron pada wanita tidak hamil. . Pada sata konsepsi.Perspirasi dan Sekresi Kelenjar Lemak.

Sistem Kardio Vaskuler Sebagaimana kehamilan berlanjut. wajah dan abdomen. Namun demikian. Kelenjar Pituitari Lobus anterior kelenjar pituitari mengalami sedikit pembesaran selama kehamilan dan terus menghasilkan semua hormon tropik tetapi dengan jumlah yang sedikit berbeda. menyebabkan peningkatan pigmentasi putting susu. Selama masa kehamilan sel-sel ini tumbuh dan menghasilkan lebih banyak insulin untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Peningkatan dan signifikan menandakan preetklamsia. . Fallicle-stimulating hormone (FSH) ditekan oleh chorionic gonadotrium (hCG) yang dihasilkan oleh plasenta.Pankreas Insulin dihasilkan oleh sekelompok sel-sel kecil yang disebut Pulau langerhans. volume darah meningkat bertahap sampai mencapai 30% sampai 50% di atas tingkat keadaan tidak hamil. Hal ini mengarah pada peningkatan volume darah dan edema jaringan. Tekanan uteris pada vena kava yang terjadi ketika wanita hamil berbaring dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang berarti. Pembentukan prolaktin meningkat dan berlanjut setelah persalinan selama menyusui. kehamilan merupakan hal yang riskan dan membutuhkan pengawasan medis yang berkelanjutan. yang terjadi diseluruh jaringan pankreas. Vena varikose terjadi pada 16% sampai 33% wanita hamil. Bertanya uterus menekan vena-vena besar yang mengaliri pelfik dan ekstremitas bawah. Bagi ibu yang diabetes. Walaupun demikian karena keterbatasan penyimpangan glikogen wanita sehat yang hamil kurang mampu mengatasi jumlah gula yang lebih banyak sehingga beberapa dari mereka mengeluarkan ke dalam urine. tekanan darah relatif mengalami perubahan. Sebagaimana bayi telah matur. menyebabkan retensi garam dan air. pembentukan prolaktin ole lobus posterior meningkat dalam menyipakan peranannya menstimulasi kontraksi otot uterus dalam proses persalinan. Estrogen menstimulasi adrenal untuk mensekresi aldosteron. Hormon pertumbuhan berkurang dan hormon melanotropik meningkat.

sendi pelvik pada saat kehamilan sedikit dapat bergerak. Sel-sel darah merah meningkat samapi 335 dan hemoglobin sampai 15% tetapi karena meningkatnya volume plasma menyebabkan hemodilusi. Tulang dan Persendian Selama masa kehamilan wanita membutuhkan kira-kira sepertiga lebih banyak kalsium dan fosfor. Terdapat bukti bahwa saliva yang asam pada sata hamil membantu aktivitas penghancuran bakteri email yang menyebabkan karies. dapat mebnyebabkan nyeri punggung pada beberapa wanita. Kram biasanya terjadi setelah berdiri sepanjang hari dan pada malam hari setalah tubuh istirahat. Di lain pihak.disebut hypotensive syndrome. Sistem Muskoloskeletal Gigi. Otot Kram otot-otot dan kaki merupakan masalah umum selama kehamilan. pasangan dengan statis venosa. Karenanya. Sedikit gerakan dan penggunaan kompres hangat dapat sedikit membantu. Penyebabnya tidak diketahui. Pengguinaan bantal untuk penyokong punggung mungkin dianjurkan untuk kasus ini. terjadi psedoanemia – sehingga disebut anemis fisiologis kehamilan. . Dengan didit yang seimbang kebutuhan tersebut terpenuhi dengan baik. Aktivitas seharihari yang sedang dan lebih banyak waktu waktu untuk istirahat dengan kaki dinaikkan merupakan cara yang pada umumnya berhasil untuk mengurangi ketidaknyamanan ini. pening dan klamines. Tingkat plasma fibrogen meningkat sampai 40% atau lebih dan waktu pembekuan tetap sama seperti tingkat pada sebelum kehamilan. sendi tulang belakang lebih teratur. lebih mudah terjadi pembekuan darah. menyebabkan pucat sementara. sejak kalsium gigi telah dibentuk. menyebbakan secara khusus akan mengalami trombosis vena. Postur tubuh wanita secara bertahap mengalami perubahan karena janin membesar dalam abdomen. Karies gigi tidak disebabkan oleh dekalsifikasi. Untuk mengkonpenmsasi penambahan berat ini. kurangnya drainase sisa metabolisme otot atau postur yang tidak seimbang. bahu lebih tertarik ke belakang dan tulang belakang lebih melengkung. Sebagai akibatnya. tetapi mungkin berhubungan dengan metabolisme kalsium dan fosfor.

volume ventilator per menit dan ambilan oksigen meningkat. rektum dan otot-otot yang memberikan sokongan sangat terengang. Pada persalinan. Karena bentuk dari rongga teorak berubah dan karena bernafas lebih cepat. sepertiga dari wanita hamil mengalami mual dan muntah. Volume tidal. Sistem Gastrointestinal Sistem gastriotestinal terpengaruh dalam beberapa hal karena kehamilan. Pembesaran uterus lebih menekan diafragma. melambatkan pengosongan lambung dan menyebabkan kembung. Sistem Perkemihan . meningkatkan kolesterol darah. Pelebaran pembuluh darah rektum (hemoroid) dapat terjadi. Pada bulan-bulan terakhir. Gigi berlubang terjadi lebih mudah pada saliva yang bersifat asam selama kehamilan dan membutuhkan perawatan yang baik untuk mencegah karies gigi. Pada bulan-bulan awal masa kehamilan. Tingginya kadar progesteron menganggu keseimbangan cairan tubuh. nyeri ulu hati dan regurgitasi (pencernaan asam) merupakan ketidaknyamanan yang disebabkan tekanan ke atas dari pembesaran uterus.Sistem Pernafasan Paru-Paru dan Pernafasan Sejalan dengan pertumbuhan janin dan mendorong diafragma ke atas. Kecepatan pernafasan dan kapasitas vital tidak berubah. Kapaistas paru terhadap udara inspirasi tetap sama seperti sebelum hamil atau mungkin berubah dengan berarti. penuntunan asam lambung. lambung dan intestin. bentuk dan ukuran rongga dada berubah tetapi tidak membuatnya lebih kecil. lebih banyak air diserap akan semakin keras jadinya. Sebagaimana kehamilan berlanjut. Konstipasi juga disebabkan oleh tekanan uterus pada usus bagian bawah pada awal masa kehamilan dan kembali pada akhir masa kehamilan. Menurunnya gerak peristaltik tidak saja menyebabkan mual tetapi juga konstipasi. Sekresi saliva menjadi lebih asam dan lebih banyak dan asam lambung menurun. karena lebih banyak feses terdapat dalam usus. melambatkan kontraksi otot-otot polos. sekitar 6% wanita hamil mengeluh sesak nafas.

St.98 10. HA : Introductory nutrition. bapak dan anggota keluarga. dukungan situasional. ed 6.98 0. mekanisme koping. .99 2. Perubahan Psikologis Kehamilan adalah Saat Krisis Pada saat terjadinya perubahan identitas dan peran bagi setiap orang.050 8. suplai darah ke kandung kemih meningkat dan pembesaran uterus menekan kandung kemih. terhadap kejadian. Walaupun gejala ini sangat tidak menyenangkan. Cara orang bereaksi terhadap krisis tergantung pada persepsi ibu.Pada awal kehamilan. 1986.93 1. peningkatan berat badan rata-rata yang terjadi selama masa kehamilan terdapat pada Tabel di bawah ini : Tabel Komponen peningkatan berat badan maternal Ibu Uterus Payudara Darah Jaringan Lemak Sub Total Janin Plasenta Cairan amniotik Sub Total Total Gram 900 450 1.825 Pon 1.49 1. umumnya “menyangkal”. hal ini tidak menyebabkan masalah medis yang berarti. Peningkatan Berat Badan Walaupun peningkatan berat badan lebih bersifat individual. lebih menekan lagi kandung kemih dan semakin meningkatnya berkemih.82 6. Faktor-faktor tersebut menyebabkan meningkatkannya berkemih.725 12.97 8.150 675 900 4. The CV Mosby Co.22 Dari Guthrie.97 2.40 28.100 3.350 4.91 17. Mendekati kelahiran janin turun lebih rendah ke pelvis. akan diawali dengan ketidakyakinkan akan hal yang terjadi. Louis.350 1. Penyesuaian Awal Terhadap Kehamilan Ketika wanita pertama kali mengetahuinya dirinya hamil ia Walaupun pada keadaan kehamilan tersebut direncanakan.

rencana sampai kenyataan kehamilan tidak dapat disangkal lagi dan diterima. Dukungan Situsional Merupakan dukungan orang-orang dan sumber-sumber yang tersedia Selama kehamilan keluarga/ penggantinya sering memenuhi peran ini. - kesiapan untuk menerima peran sebagai bapak maupun memberikan Selama periode ini berbagai alternatif seperti seperti aborsi. suatu penghargaan atau emansipasi. perempuan merupakan kegagalan meneruskan nama keluarga. Bagi pria membentuk bayangan seperti apa seorang bapak adalah Persepsinya mempengaruhi bagaimana ia memperhatikan ibu dan Kehamilan merupakan pengabdian garis keluarga sehingga nama dan Harapan anak pertama berjenis kelamin laki-laki dan lahirnya anak Persepsi tersebut mempengaruhi resolusi. Persepsi Terhadap Kehamilan Umumnya mmebentuk bayangan dari ibunya sendiri. jenis kelamin menjadi sesuatu yang penting. . berdasat pengalaman hidupnya dan budayanya. anak-anaknya dan mengambil peran yang aktif. seperti ayahnya sendiri. Mekanisme Koping Ketrampilan koping merupakan kekuatan dan ketrampilan SSO untuk menyelesaikan masalah dan mengatasi stress. pengalaman Beberapa wanita beranggapan kehamilan sebagai cara untuk Beberapa juga beranggapan/ menyamakan bahwa kehamilan adalah hidupnya dan kebudayaan tempat ia dibesarkan. untuk memberikan dukungan. melestarikan alam. memalukan dan memandang kehamilan sebagai periode kreativitas dan pemenuhan tugas.- Reaksi yang terjadi pada pria umumnya adalah kekecauan antara tentang kemampuannya memberikan keturunan dan kebanggaan nafkah. penyakit. adopsi Namun keadaan di atas pada kenyatananya hanya alternatif atau mungkin dipertimbangkan. kejelekkan. bantuan dan perawatan.

fakuskan pada apa yang ia pandang sebagai masalah. karena takut mencederai bayinya. Apakah rasa takut pada kehamilan. sehingga ibu tidak merasa sehat benar dan umumnya mengalami depresi.apa persepsinya terhadap kehamilan. Kaji ketrampilan koping --------. 3. 4. Bila hamil ---------. Penyesuaian Lanjut Kehamilan Trisemester I Jika krisis teratasi ia akan merasa gembira. 2. karena mereka telah dapat Karena tubuh dan emosi berhubungan dengan perubahan fisik Calon bapak akan merasa kagum dan menghindari hubungan sexsual Namun beberapa pria mengalami penaikan gairah sex. Intervene dan penyelesaian krisis Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan untuk memperjelas konflik. suami istri harus dilengkapi dengan informasi keluarga berencana.“Anticipatory Guidance”. orang-orang terdekat/ teman ataupun menyangkal. . menyelesaikan untuk membentuk hidup baru.- Dapat dengan melakukan aktivitas atau sekedar menceritakan pada Mekanisme tersebut dapat dipergunakan oleh calon orang tua. Intervensi Krisis 1. Dengan berbagai alternatif tindakan yang nyata serta ketulusan tentang apa yang mereka rasakan. Anggota keluarga juga harus memutuskan berapa besar dukungan yang mereka berikan. Anti Cipatory Guidance Bila kehamilan tidak diharapkan. rasa kecewa karena tujuan hidupnya terganggu. berkaitan dengan apakah tersebut benar hamil Bila tidak hamil --------. rasa bersalah karena telah melakukan hubungan seks. Pengkajian situasi. Rencana Klien mengemukakan pilihan Krisis Bantu klien mengemukakan pilihan yang masuk akal. Mengontrol masa depannya dan memilih menghindai krisis yang akan terjadi.

Prasangka hamil 2. Tanda-Tanda Kehamilan Terdapat 3 tanda-tanda kehamilan : 1. karena hipertropi otot uterus dan pembesaran isi (hasil konsepsi). tubuh wanita sudah terbiasa dengan Janin masih kecil ------. bayinya pertama kali. Tanda hegar. Kemungkinan hamil 3. Positif/ pasti hamil • Presumtif Sign (Prasangka hamil) Tanda-tanda yang merupakan prasangka melupiti Amenorhea. perubahan payudara. morning sicknes telah hilang. Trisemester III Merupakan klimak kegembiraan emosi karena kehadiran bayi.belum menimbulkan ketidaknyaman. perlunakan segman bawah rahim Braxton Hicks. Bukan ke-8 mungkin terdapat semangat/depresi ketika bayi membesar Calon ibu menjadi lelah 2 minggu sebelum melahirkan timbul perasaan senang Reaksi ini semata-mata tergantung persiapan dan persepsinya. Pembesaran uterus. terjadinya kontraksi yang tidak teratur Tanda-tanda kemungkinan hamil meliputi : . G3 urinary. Tanda Chadwick’s tanda kebiruan pada cerviks. ketika ibu merasa ada gerakan keadaan hormon yang berubah. Mulai terjadi Quecklening (feeling life). vagina dan vulva akibat peningkatan vaskularisasi.Trisemester II Umumnya lebih menyenangkan. Nausea dan Vomiting. • Kemungkinan Hamil Tanda Goodells. perlunakan cerviks dan vagina akibat peningkatan vaskularisasi. Fatigue and quechening. dan rasa tidak nyaman.

terdapat garis pink atau kecoklatan disebut linea nigra. . pewarnaan pada nipples dan aveola mamae menjadi lebih gelap. Bunyi jantung janin akan mulai terdengar pada awal 10 minggu kehamilan dengan menggunakan doppler kisaran hasil 110-120 sampai dengan 150 – 160 setiap menit. Positiv Hamil Tanda-tanda positif hamil meliputi : bunyi jantung janin. Fetal movement secara palpasi dapat dirasakan pada masuk trisemester ke-2. terjadi pergerakan saat palpasi Pembesaran Abdomen Strial Abdomen Skin pigmentasi.• Ballotemen. gerak janin dan USG. adanya hormon HC6 dalam darah atau urine. Test kehamilan.

Proses menjadi dan dengan sebutan ibu pada primi merupakan masa transisi peran menjadi ibu.  Identifikasi Peran Ibu Proses identifikasi terjadi sejak kecil. peran istri sebagai ibu dan keadaan keluarga baru. terkadang terjadi perubahan mood menjadi lebih sensitive.  Mother-doughter Relationship Mertua diharapkan menjadi seseorang yang dapat memberi contoh peran dan motivasi dalam peran orang tua. Beberapa wanita merasa senang dan bahagia. Suami sebagai pemberi cinta.FAMILY DYNAMICS OF PREGNANCY “Conception is the beginning not only of growwing fetus but also of the family in a new from with an additional member and with changed relationship” (Grossman at all. Suami dapat menerima anak. Dan menjadi tujuan hidupnya.  Mother – Child Relationship . Komunikasi antar pasangat amat penting.  Adaptasi Maternal Adaption yang dialami sangat kompleks sosial dan perlunya pembelajaran. pelindung dan mempertahankan nilai sosial. Kehadiran anggota baru tersebut harus sudah dijadikan bahan diskusi antara orang tua dan mennatu sejak dalam kandungan. Reaksi menantu – mertua berkaitan dengan kehadiran cucu. mereka sangat terdorong keinginan menjadi orang tua.  Wife-Husband Relationship Fakta membuktikan bahwa perhatian suami selama kehamilan akan dapat menurunkan gejala psikologi termasuk komplikasi melahirkan dan post partum (Lederman dkk 1979). saat ibu mengidolakan ibunya. Umumnya seorang wanita sangat mendambakan peran tersebut. 1980).  Acceptance of Pregnancy Derajat penerimaan seseorang terhadap kehamilan tergantung reaksi emosional dan kesiapan seseorang tersebut. Adanya interaksi psikologis internal dan perubahan fungsi biologis fisik menyebabkan perubahan konsep diri.

Reaksi sibling tergantung variasi umur dan tingkat ketergantungan anak.  Paternal Adaption Seorang bapak akan mempunyai feeling terhadap istri yang hamil seperti saat ibunya hamil.  Sibling Adaption Situasi kehamilan sementara sudah ada anggota keluarga/ anak yang lain. Dia juga akan mencoba mengantisipasi perubahan pola kehidupannya dengan kehadiran anggota baru. seorang ibu akan memerlukan banyak waktu dan tenaga untuk menciptakan hubungan anggota yang baru dengan anggota yang lain. .Reaksi emosional ibu-anak sudah terjadi sejak dalam kandungan (Rubin 1975). fantasi bahkan bermimpi dalam mempersiapkan perannya. Ibu biasanya menggunakan feeling.

Some Goals Prenatal Care 1. 7. . 4. Providing physical care 2. Providing an environment that is caring. Preparing parents for the responsibilities of parenthood. Providing psychological care. particulary when complications in the mother and baby arise. Terminologi Beberapa istilah dalam obstetri meliputi : Ante Ante partum Gravida Nullgravida Primigravida Multigravida Primipara Multipara Nulipara Abortion : sebelum : sebelum melahirkan (hamil) : hamil (mengandung) : seorang wanita yang belum pernah hamil : seorang ibu yang baru pertama kali hamil : seorang ibu yang sudah pernah hamil : seorang ibu yang pernah melahirkan 1 anak : seorang ibu yang telah lebih dari satu melahirkan : seorang ibu yang belum melahirkan janin hidup : seorang ibu yang kehamilan berakhir sebelum umur 20 minggu baik spontan ataupun elective. Teaching health habits may be continued after pregnancy. dan umumnya sebagai morning sickness. Hal ini umumnya akan selesai di akhir semester satu. aware of cultural diversity. keadaan tidak haid pada wanita yang sehat sexual dan dianggap sebagai tanda kehamilan. dianggap sebagai data subyekyif meliputi sebagai berikut : • • Amenorhea. Providing a safe delivery for mother and baby 5. and supportive of the family. 6. Sign Of Pregnancy Presumptive sign (dugana hamil). Nausea dan kadang vomiting merupakan bagian dari tanda kehamilan. Education inself – care 3.PRENATAL CARE AND ADAPTATIONS OF PREGNANCY “Care during pregnancy is essential to ensure a healthy pregnancy and healthy”.

pada kehamilan karena pengaruh progesteron terjadi pembesaran dan teraba lunak. adalah gerakan fetus yang dirasakan oleh ibu. • Fatique merupakan gejala di awal kehamilan. Chadwick’s sign adalah keadaan kebiruan pada daerah cerviks. Fetal outline. Frekwensi meningkat pada trisemester tiga. hal ini dapat juga dipergunakan sebagai cara untuk menentukan umur kehamilan. • Quickening. Kondisi lain adalah infeksi saluran kencing dan adanya masa di daerah pelvic. Dalam kondisi lain perubahan tersebut dapat terjadi akibat tumor/ nyaman uteri. pembesaran abdomen merupakan tanda kehamilan. . merupakan keadaan melunaknya bagian uterus yang bawah (Segmen bawah rahim/SBR). • Urinary Disturbance secara umum sering terjadi pada awal kehamilan. keadaan ini terjadi selama masa bertambahnya umur kehamilan. adalah keadaan cerviks yang lunak dan akibat dari peningkatan vaskularasi. Beberapa tanda yang dimaksud adalah : • • • Godel’s sign. sata plapasi teraba gambaran janin dan bagianbagiannya pada umur kehamilan sekitar 24 mg. kemungkinan kesalahan adalah adanya tumor. • • • Braxton Hicks kontraksi dan adanya rasa nyeri yang sifatnya irregular.• Breast changes. pada kondisi lain bisa terjadi karena adanya jaringan kistik. Probable sign (tanda mungkin) Tanda-tanda mungkin ini merupakan tanda obyketif dengan mengobservasi keadana fisik bagian dan reproduksi yang mengalami perubahan. Tanda ini ada apada umur kehamilan sekitar 2-3 bulan. Uterine elargement. Dapat terjadi akibat peningkatan metabolik sebagai dampak meningkatnya kebutuhan. Pada umur kehamilan sekitar 12 mg besarnya uterus ini baru dapat diraba 3 jari di atas symphisis. hal ini diikuti dengan riwayat amenorhea. Enlargement of the abdomen. terjadi pada umur kehamilan 18-20 mg. • Hegar’s sign. Pembesaran uterus dapatmenekan ke bvlader. vagina dan vulva. juga akibat peningkatan vaskularasi.

. paha. tentang diet. Kondisi ini terdapat pada payudara. pada kehamilan 5-6 minggui telah terdeteksi dengan nyata adanya kehamilan (100% relkiable). nipple dan aerola mamae tanpak lebih gelap dari biasanya. garis-garis bawah abdomen yang berwarna putih keabuan.  Berharap hasil dari kehamilan yang survival baik pada janin maupun ibunya. dengan palpasi maka akan diperoleh gambaran minimal pada trisemester 2. gaya hidup. (Fere. Di abdomen terdapat garis linea nigra berwarnba kecoklatan. 1993). ANTENATAL CARE  Sasaran perawatan anetnatal adalah untuk menjamin bahwa setiap kehamilan yang diinginkan berpuncak pada kelahiran seorang bayi yang sehat tanpa menganggu kesehatan ibu. Fetal Movement. abdomen dan pantat. Berkaitan Dengan Perawatan Antenatal  Mengontrol keadaan kehamilan. beberapa klien mengalami cloasma gravidarum (Mask of pregnancy). sedangkan dengan USG dapat terdeteksi lebih awal. terjadi akibat peregangan pada jaringan bawah kulit. (Wiliam. tinggi 150-160 x/menit. Sedangkan secara tradisional dapat menggunakan fetocope (t/u pada u. Tiga tanda positif hamil itu adalah : denyut jantung janin (djj). • Pregnancy test. Djj dapat terdeteksi minimal pada umur kehamilan 10 minggu dengan menggunakan dopller. • Skin pigmentation changes. 1990). mendeteksi dan memberi beberapa keadaan abnormal yang muncul dan pengobatan mengantisipasi masalah yang mungkin sata persalinan dan post natal.k 18-20 mg).• Abdominal striae. batasan Djj dalam range rendah 11000120x/menit. perawatan gigi.  Memberikan pendidikan tentang kehamilan dan bagaimana menanggulangi gejala. tes untuk mennetukan kehamilan dengan mengambil bahan urine klien. Positive Sign Positif hamil ini biasa disebut diagnostic signs dan absolut sebagai indikator pertumbuhan janin. gerakan janin yang diketahui pemeriksa dan identifikasi lewat USG (Ultra Sono Grafi). Identifikasi by USG. H. untuk mengetahui kadar HCG urine.

Keinginan wanita tersebut untuk melanjutkan kehamilannya.  Pada kunjungan awal ini hendaknya melakukan hal-hal berikut (seperti dicontohkan di RS Parkland). TB dan BB Uji laborat Bahan urin : Glukosa.  baik sosial / psikologika. HCG). Riwayat Berkaitan dengan riwayat kehamilan pada kunjungan awal ini dinyatakan tentang : ⇒ Riwayat haid meliputi • • • • Monaeche NPHT Siklus Lama haid Pada perhitungan naegle Untuk dapat menentukan taksiran persalinan . sel sabit (untuk kulit hitam). Masalah-masalah kesehatan (penyakit) yang dialami sebelumnya 5.   Evalusai fisik berupa pemeriksaan tekanan darah. Persiapan fisik/ psikologi untuk melahirkan dan pelayanan Memberikan suport bagi yang merasa mempunyai kesulitan maupun instruksi terhadap aspek-aspek perawatan bayi. Kunjungan Awal  Dimulai segera setelah ada kemungkinan kehamilan yang beralasan. Beberapa obat-obatan yang diminum. 2. Kultur kuantitatif urine midstream tentang (Bahan Darah) : Ht Hitung sel darah merah / putih. mungkin saja baru beberapa hari setelah terlambat menstruasi dan tidak lebih dari keterlambatan menstruasi periode kedua. diskusi tentang beberapa masalah. 1. keperluan pengobatan sesuai dengan resep dokter dan penentuan/ pemesanan. pemeriksaan fisik. Protein. 3. Kemungkinan kehamilan (termasuk uji urin. Hasil akhir kehamilan sebelumnya 6. antigen terhadap Rubella/ Hepatitis B   Bagi Wanita yang menginginkan aborsi  “konseling” Pada kunjungan awal ini dimulai dengan : riwayat-riwayat. Masalah-masalah kesehatan yang dialami sata itu 4. GD (gula darah). Uji serologi (untuk sifilis) golongan darah. nasehat tentang nutrisi dan persoalannya. trombosit.

respon ibu terhadap kehamilan. berkaitan dengan Conginetal Abnormalitis  Berkaitan dengan perubahan fisiologi.  dan memberi pengetahuan tentang adiksi. diperlukan untuk menemukan gejala awal dan pemberian pengobatan jika diperlukan. Etnik Origin . aborsi. Hal tersebut akan memberikan resiko pada perkembangan janin alkohol ataupun merokok. struktur panggul. ataupun kondisi darurat jika mungkin dapat ditemukannya diagnosa secara dini. pernah sakit chronis.  Tanyakan adalah riwayat penggunaan obat-obatan (terlarang). hypertensi.NPHT (+7 – 3 + 1) ⇒ Variasi dalam jumlah lamanya waktu. alergi. Riwayat Obstetri    disadari.   Sehingga dapat diprediksi hal-hal yang mungkin terjadi saat Penyakit yang diderita keluarga kehamilan. pelaksanaan transfusi. Penampilan Kehamilan   Memperhatikan adanya tanda gejala pada bumil Dapat memberikan indikasi. persalinan dan puerpurium terdahulu dan apakah dengan penyebab yang RIWAYAT PENYAKIT YANG LALU  Misal respon terhadap pengobatan. sfiil birth Memberikan pengelolaan kehamilan (Primi) dan kelahiran Apakah ada komplikasi atau intervensi pada kehamilan (Primi) yang akan berbeda dengan kehamilan lebih lanjut. merupakan tanda-tanda adanya permasalahan yang berkaitan dengan gynekologi. Jumlah kejadian. oeprasi. Misal diabet.  Mencegah terulangnya gejala yang pernah dialami. fractur.

telinga. Th dan titer antibodi rubela yang menandakan apakah ibu sudah mendapatkan vagina terhadap tanda kehamilan seperti tanda . status nutrisi dan usia 2. Pemeriksaan ekstrimitas terhadap edema atau verikose 8. Penampilan umum. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Usap serviks terhadap pemeriksaan sitiologi kanker (Papinocolaou – biasanya diambil dari serviks dengan menggunakan aplikator. diletakkan pada preparat kaca. denyut jantung (bila janin telah berusia 10 minggu atau lebih) dan temuan abdomen lainnya. 12. 13. Urinalis – gula. 10. mulut dan gigi (lubang pada gigi membutuhkan penanganan segera) 4. 11. penentuan golongan darah. and neural tube defect dan thlasemia. Pemeriksaan darah – hemoglobin dan hitung darah : pemeriksaan standar terhadap syphilis (kemungkinan kelainan janin dari syphilis maternal yang tidak diobati). bentuk tubuh 3. 7. Usap sekresi vaginal untuk mengetahui genorrhea. Tinggi dan berat badan. biasanya dilakukan oleh perawat di ruangan atau klinik menggunakan tes yang sederhana dan cepat (Asam sulfosalisilat diteteksan ke dalam urin akan mengumpulkan albumin). Pemeriksaan payudara dan putting susu 6. Pengukuran pelvik (pelvimetri) untuk menemukan ukuran perkiraan outlet tulang pelvik tempat janin elwat sata lahir. Misal : Terhadap bahaya terjadi sickle sell disease. hidung. 9. Tanda Kelahiran  kepercayaan Untuk antisipasi budaya dan kepercayaan tentang kehamilan. Mata. 14. dengan segera dimasukkan dalam alkohol 95% dan dikirim untuk pemeriksaan mikroskopis). Pemeriksaan chadwick. dengan palpasi (merasakan) pembesaran uterus. Pemeriksaan manual organ-organ pelvik terhadap tanda-tanda kehamilan (tanda hegar atau lainnya) dan keadaan abnormal. Pemeriksaan abdomen.m aseton dan albumin. jantung dan paru-paru 5. termasuk postur tubuh. Tekanan darah.

kemudian setiap minggu sampai melahirkan. dan pemeriksaan terhadap acquired immunodeficiency syndrome. AIDS. Pengukuran tekanan darah : peningkatan sistolik 30 mmHg atau diastolik 15 mmHG disebut hipertensi gestasional dan merupakan sesuatu yang abnormal. posisi janin dan denyut jantung janin semua diukur. Kunjungan Lanjutan Kunjungan dilakukan oleh ibu hamil setiap 4 minggu sampai umur kehamilan 28 minggu. 5. aseton dan albuminnya. dokter atau perawat : pada saat tersebut ibu mendiskusikan masalah-masalahnya atau pertanyaan-pertanyaan sehingga tercipta hubungan saling percaya. 7. Pemeriksaan abdomen : tinggi fundus uteri. 4. 3. dikumpulkan sata berkemih pertama kali pada pagi hari yang akan diperiksakan kadar gula. Antenatal Education Pendidikan Meliputi Kebutuhan Nutrisi Diit pada wanita hamil harus mensuplai kebutuhan ibu dan juga janin. Urinalisis : pasien membawa urin midstream yang bersih. Pemeriksaan vagina : dilakukan sebagai indikasi untuk menentukan status serviks dengan pendekatan EDC. Wawancara bidan. Hal ini tidak berarti meliputi duakan asupan kalori.imunisasi campak Jerman . Ekadana ini disebut edema gestasional dan merupakan suatu yang abnormal. Beberapa hal yang perlu dilaporkan pada kunjungan lanjutan : 1. Pemeriksaan darah : dilakukan untuk mengamati keadaan seperti sifilis. kemudian setiap 2 minggu sampai umur kehamilan 36 minggu. 2. 6. Berat badan : tambahan berat badan lebih dari 2 pound per minggu dalam trisemester keduanya biasa disebabkan karena retensi cairan. Hal ini berarti bahwa kebutuhan  dengan perawatan maternitas . anermia dan inkompatibilitas golongan darah. Jika dengan komplikasi maka kunjungan akan lebih sering.

Yang lainnya lebih awal membuat keputusan termasuk dalam hal berikut : ASI Lebih murah dan mudah tersedia Steril dan hangat setiap waktu Kandungan tidak terkontrol dan bervariasi Mengandung antibodi dan lebih banyak mengandung lemak yang mudah dicerna dengan lebih banyak kolesterol untuk merangsang pembentukan enzim.nutrisi janin akan dipenuhi baik oleh diit ibu maupun oleh jaringan tubuhnya. Untuk pertumbuhan janin yang sesuai. Pemahaman Susu Botol vs ASI Kadang-kadang selama periode prenatal ibu perlu untuk memutuskan bagaimana ia akan menyusui bayinya. Makan bayi tidak ada berhubungan dengan kebutuhan psikoseksual ibu. Bayi yang diberikan baik susu botol maupun ASI tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia dan semua wanita dapat mmberikan ASI pada bayinya bila ia telah memutuskan untuk melakukannya. Susu Formula Mahal. bagaimanapun memiliki keengganan tertentu dengan cara pemberian ASI. harus didinginkan Kandungannya diketahui dan mudah terkontrol Antibodi dan bentuk lemak yang mudah dicerna terdapat dalam susu formula yang dijual di pasaran. membutuhkan beberapa persiapan Mudah terkontaminasi. mineral dan vitamin janin dipertimbangkan lebih besar. Ibu adalah satu-satuinya orang yang dapat memberikan pada bayinya Kualitasnya dipengaruhi oleh status fisik dan emosional ibu Bayi selalu digendong selama menyusui Meningkatkan kemungkinan abses payudara Kegiatan ibu menjadi terbatas dengan jadwal menyusui Beberapa ibu mengalami kepuasan psikoseksual. kebutuhan protein. Jumlah kalori yang dibutuhkan oleh janin sedikit . Diit khusus bagi pasian malnutrisi atau mereka dengan masalah khusus harus disesuaikan selama kehamilan untuk memenuhi tambahan kebutuhan pertumbuhan janin. Sebagian wanita. kebutuhan ini harus dipenuhi. Bapak atau ibu pengganti dapat memberikan pada bayinya Kuantitas atau kualitas tidak dipengaruhi oleh emosi ibu Bayi mungkin digendong atau tidak selama menyusui Komplikasi payudara jarang terjadi Tidak terbatas batasan dalam kegiatan ibu Perawat harus dapat menerima keputusan ibu yang akan memberikan bayinya susu botol atau mengabaikan mereka yang memutuskan untuk .

perawatan putting sangat dianjurkan. Latihan Otot Dasar Panggul (Kegel’s) Otot-otot dasar pangggul melingkari outlet tempat lewatnya bayi saat lahir. Untuk memulai latihan kagel’s. ia akan dapat melakukan latihan ini kapan dan di mana saja. Latihan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Kontraksikan otot-otot dasar panggul dan tahan selama 10 detik. Relaksasikan selama 10 detik. kebersihan merupakan satu-satunya hal yang dibutuhkan. Perawatan Payudara Selama kehamilan payudara harus dipersiapkan untuk fungsi uniknya dalam menghasilkan ASI bagi bayi neonatus segera setelah lahir. mengeringkan dengan hati-hati dan menggunakan salep lation pada putting dianjurkan. Merupakan hal penting bagi ibu untuk merenggangkan otot ini dan dengan sadar mengontrol sadar terhadapnya sehingga mereka dapat merelaksasi atau berkontraksi sesuai kemauan. Kedua kelompok tersebut membutuhkan perawatan dan informasi yang mendukung. kutang yang dapat menyangga payudara dengan baik digunakan untuk perlindungan. Tindakan ini dapat . Bila ibu memutuskan untuk tidak memberikan ASI pada bayinya. Pada kebudayaan di mana payudara dipaparkan di udara dan matahari. pemeriksa meletakkan dua jari pada vagina dan memintanya untuk menahan seperti yang dilakukan bila ia menahan aliran urin. Ulangi latihan ini lima sampai sepuluh kali sehari Perawatan Gigi Kehilangan “gigi per anak” adalah tidak perlu. penelitian terakhir menunjukkan hal ini tidak banyak membantu dan dapat menyebabkan kontraksi uterus praterm. Ulangi delapan sampai sepuluh kali 3. Ibu harus pergi ke dokter giginya awal-awal masa kehamilannya untuk menambal giginya yang berlubang dan mengobati giginya yang terinfeksi. Karena payudara mungkin meningkatberatnya lebih dari 1 pound. Untuk mengajarkan mereka. Pencucian setiap hari tanpa menggunakan sabun. perawatan putting seperti pemutaran sangat dianjurkan. 2. Bagaimanapun. Sekali ibu telah mempelajari hal ini.memberikan ASI. Bila ia merencanakan untuk memberikan ASI pada bayinya. ibu pertama-tama harus belajar mengontrol otot-otot tersebut.

aman dan dianjurkan. Kriteria untuk pakaian ini adalah bahwa pakaian tersebut harus mudah disesuaikan dengan perubahan kontur. Beberapa dokter yakin bahwa penyangga dan korset membantu pada kelemahan otot. harga yang sesuai dan terjangkau karena pakaian tersebut hanya dikenakan beberapa bulan. Sepatu berhak tinggi bukan lagi merupakan suatu hal yang tabu digunakan dan berhati-hati jangan sampai jatuh. menyegarkan dan menghilangkan kotoran tubuh. Untuk mencegah karies yang lain. longgar. mudah dicuci karena meningkatnya perspirasi. Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja. Jenis pakaiannya pun telah dikembangkan dengan luas dari kebiasaan tradisional. pakaian formal dan pakaian yang digunakan untuk kesempatan tertentu sehingga calon ibu kelihatan dan merasa cantik – suatu faktor penting dalam mempertahankan semangat moril. karena menghambat sirkulasi pada tungkai dan sepertinya meningkatkan varikose vena. sehingga tidak menyebabkan sesak. Dokter lainnya meninggalkan kebiasaan penggunaan penyangga. Melakukan floss antara gigi 3. Menyikat giginya dengan teratur 2. termasuk garmen yang menarik untuk olah raga. Gunakan pencuci mulut yang bersifat alkali / basa untuk mengimbangi reaksi saliva yang bersifat asam selama masa kehamilan. Hubungan Seksual . Dengan berhati-hati agar tidak jatuh. Penyangga abdomen dan korset materniti jarang dianjurkan kecuali bagi mereka yang mengalami nyeri punggung yang hebat atau mengalami ketidakmampuan skletal. Mandi Mandi setiap hari merangsang sirkulasi. yang menyuburkan pertumbuhan bakteri penghancur email.dilakukan dengan aman kapan saja selama kehamilan. berikan dorongan pada ibu untuk : 1. Celana ketat di bagian depannya memberikan rasa nyaman. Kaus kaki yang ketat tidak dianjurkan. Pakaian Imaginasi yang amat keliru dilakukan oleh desainer pakaian ibu-ibu hamil. Walaupun lebih baik bila dilakukan lebih awal. baik mandi shower maupun tub dapat dilakukan oleh wanita hamil. 4.

Sering berkemih merupakan hal umum yang terjadi selama bulan pertama dan terakhir masa kehamilan karena rongga perut dipenuhi oleh uterus dan peningkatan sensifitas kongesti darah jaringan. Tindakan pencegahan ini penting sekali terutama pada periode pembentukan organ tubuh bayi selama trisemester pertama. Obat-obatan addiktif seperti heroin yang digunakan oleh ibu masuk ke dalam darah janin dan menyebabkan janin menjadi tergantung pada obat tersebut. . pemeriksaan albumin dilakukan setiap kali kunjungan prenatal untuk menentukan bila terdapat albumin pada urin. Dengan alasan ini wanita hamil harus menghindari semua jenis obat kecuali obat yang secara khusus diresepkan oleh dokternya. Bagaimanapun bila terlalu sering berkemih ini diikuti oleh rasa nyeri atau darah dan urin bernanah. posisi untuk kegiatan seksual memerlukan penyesuaian bagi wanita hamil karena perubahan kontur tubuh. Karena hal ini tidak dapat terlihat dengan mata telanjang. Albuminaria adalah tanda bahaya dan abnormal fungsi ginjal.Banyak wanita mengalami peningkatan tekanan seksual selama kehamilan. Eliminasi Konstipasi merupakan hal yang umum selama kehamilan karena aksi hormonal yang mengurangi gerakan peristaltik usus dan pembesaran uterus yang menahannya. Kecuali terdapat riwayat adanya aborsi spontan berulang. dokter harus diingatkan segera. Obat-Obatan. bersama asupan cairan ekstra dan laktasif buah-buahan adalah cara terbaik non medis yang sangat dianjurkan. Hal ini disebabkan sebagian oleh peningkatan kongesti darah pada vulva dan peningkatan kesadaran tentang peran seksul mereka. “Waktu” yang teratur. Ketika bayi ini lahir. Alkohol dan Tembakau Penelitian yang dilakukan pada tahun 1964 poada kelainan bayi yang disebabkan oleh thalidomide telah menemukan bahwa selama periode kritis ketika bayi sedang dalam proses pembentukan. bahkan setips dosis tunggal dari obat yang membahayakan yang diominum oleh ibu dapat menyebabkan kelainan pada embrio. Pelembut feses dan laksatif ringkan mungkin diresepkan bila perlu. Pada saat lahir bayi ini mungkin dimasukkan ke perawatan intensif neonatus untuk observasi. sumber obat tersebut dihentikan dan mereka menunjukkan ancaman hidup khas gejala putus obat. tidak ada alasan untuk membatasi hubungan seksual. Frekwensi. intensitas.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa merokok atau bahkan secara terus menerus terpapar pada lingkungan berasap adalah membahayakan baik bagi ibu atau bayinya. Kelainan fetal alkohol syndrome (FAS) termasuk retardasi fisik dan pertumbuhan mental dan kelainan mata jantung. Aktivitas dan Istirahat Letih dan gejala awal pada kehamilan. Berjalan dipertimbangkan sebagai olahraga yang ideal bagi wanita hamil. suatu vitamin yang dibutuhkan untuk pembentukan jaringan pengunjung dalam pertumbuhan janin. Selama kehamilan trisemester pertama sebagian besar ibu merasakan bahwa tidur di siang hari sangat membantu. Sebagaimana tubuh telah terbiasa dengan kehamilan dan ibu terbiasa dengan lingkup kerja dan istirahat. wajah dan otak. menyebabkan reterdasi pertumbuhan mental dan indisiden mortalitas neonatus dan bayi lebih tinggi. Olah raga bentuk lain tergantung pada derajat keletihan dan kram otot yang menyertai. Di samping itu memperburuk keadaan sistem pernmafasan akut dan kronik.Semua alkohol harus dihindari selama masa kehamilan. karena cepat dan biasanya terdapat perwatan medis. kerja jantung berkurang dan stress mental hilang. telinga. Resiko tersebut lebih besar lagi pada bayi dengan penyalahgunaan alkohol kronik. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa wanita hamil yang minum alkohol sedikitnya 3 ounces sehari memiliki resiko yang dignifikan untuk mendapat anak dengan kelainan konginetal. Kongesti darah pada pelvik dan tungkai berkurang. keletihan disebababkan oleh perjalanan harus dihindari. Tujuan utama dalam perjalanan adalah kemungkinan akan menjauhkan ibu dari perawatan yang dibutuhkan dalam hal kedaduratan. Berdiri lama denga tidak menggerakkan tungkai akan menyebabkan pingsan. Menaiki anak tangga dan kursi adalah berbahaya karena menyebabkan jatuh. merokok juga menganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan vitamin C. . perjalanan dengan pesawat udara dianjurkan. Kegiatan yang sedang-sedang saja adalah kunci kesehatan. Bila jarak jauh yang dilakukan. Mengadakan persalinan perjalanan tetapi saja lebih tidak menyebabkan berlebihan aborsi yang atau sering prematur. gejala ini berkurang.

dimana mereka belajar untuk bekerja dengan istrim mereka selama persalinan dan pergi bersama ke ruang persalinan. Musim dan lingkungan mempengaruhi jenis pakaian. termasuk kesehatan mental. Beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan adalah sebagai berikut : 1. tetapi tidak terlalu panas. Selama kunjungan prenatal calon ibu membutuhkan kesempatan untuk berbicara dengan penuh percaya diri pada seseorang yang akan mendengarkannya dengan penuh empati terhadap halhal yang dipikirkannya. 4. dan harus sering diganti sama halnya bila menggunakan popok dari kain. Sumber-sumber pada masyarakat mungkin diundang untuk membantu. Bapak belajar bagaimana memberikan makan. Setiap peralatan harus dipertimbangkan dengan kriteria ini. Persiapan Untuk Bayi Salah satu kesenangan akan menjadi ibu adalah dapat berbagi dengan keluarga dan teman dalam merencanakan dan membeli peralatan bayi. Peran Bapak Bapak sebelumnya dilupakan. intervensi yang sesuai harus dilakukan. . Bayi butuh kehangatan.Kesehatan Mental Penelitian terakhir menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengalami tekanan pribadi secara terus menerus memiliki resiko lebih dari 50% untuk mendapatkan anak dengan cacat fisik. Beberapa alat dengan masing-masing ukuran akan lebih praktis ketimbang satu jenis dengan ukuran yang sama. 3. pokok dan memandikan bayi yang baru lahir. Pakaian bayi yang sesuai akan memenuhi kebutuhan bayi bila direncanakan dengan baik. Ketiak terdapat bukti bahwa wanita hamil tinggal dalam lingkungan stress yang tinggi. tetapi kini dilibatkan pada seluruh siklus materniti. Bayi tumbuh dengan cepat. Popok disposible mahal. kesehatan masyarakat dan pelayanan kesejahteraan sosial. tetapi hal ini tidak perlu. 2. Keikutsertaan seperti ini dalam berperan sebagai orang tua memperkuat hubungan bapak anak dan suami istri. Mereka diberikan dorongan untuk ikut serta dalam kelas-kelas persiapan kelahiran bayi. Keamanan dan kebersihan adalah penting. Beberapa keluarga mengeluarkan banyak uang untuk mencari dan membeli peralatan.

Perawat harus disiapkan untuk mendiskusikan hal ini. Urin mengandung darah atau keruh 8. instruksi mereka harus konsisten dengan angota tim obstetri lainnya. bagaimanapun. tangan kaki atau lutut 6. Pemberian susu botol membutuhkan unit perawatan. Pendidikan Prenatal Pendidikan kesehatan. Pakaian yang berat atau terllau menutupi dan ketat akan membatasi gerak. mandi dan hubungan seksual. Muntah terus menerus Persiapan Bersalin Pasangan calon bapak dan ibu modern menyiapkan kelahiran bayi mereka. Pembengkakan pada wajah. Gangguan penglihatan 4. Tanda-Tnada Bahaya Seringkali ibu dilengkapi dengan daftar tanda-tanda bahaya yang mungkin mereka kenali sebagai kemungkinan kedaruratan. Informasi tersebut menjawab sebagian besar pertanyaan yang diajukan berkenaan dengan faktor-faktor penambahan berat badan. Persiapan demikian. secara relatif terakhir. unit penggunaan ulang harus selalu bersih. Menggigil dan demam 5. Perawat mungkin harus menjelaskan tanda-tanda signifikan ini. Unit disposible mahal . diit. Nyeri pada dada atau abdomen 7. Beberapa tempat praktek dokter dan klinik memberikan pada setiap ibu paket informasi pada kunjungannya yang pertama. Bayi bergerak dan merangkak. 2. Sakit kepala berat atau terus menerus 3. Metode Dick – Read prenatal merupakan tanggung jawab pemberian asuhan . terutama bagi lak-laki. daftar bahaya khusus dapat dibaca sebagai berikut : Ingatkan dokter anda segera bila gejala-gejala berikut ini : 1.5. 6. terdapat sedikit perbedaan dalam praktek antara lembaga-lembaga lainnya. Setiap perdarahan yang keluar dari vagina atau keluarnya cairan.

Grantly Dick – Read. Psikoprofilasis Rusia Ilmuan di Rusia telah melakukan kegiatan yang ekstensif pada bidang releks saraf dan pola perilaku. Ia melaporkan hal yang perlu ditanyakan. sehingga menyiapkan mereka untuk persalinan dan menghilangkan rasa takut dan nyeri. Penelitian Pavlov yang terkenal dengan salivasi anjing telah membuka jalan bagi yang lainnya untuk menggunakan teorinya dalam mengkondisi refleks dalam bidang obstetri. Ia menyebut sistemnya sebagai psikoprofilaksis. Beberapa Lembaga menerima teorinya : lainnya mengejek : lainnya lagi masih tetap berusaha untuk meningkatkan dan memperpanjang ide-ide terdahulunya. Ide-ide Dick – Read secara luas dibaca dan dibantah baik di Eropa maupun di Amerika Serikat. berarti pencegahan dan disajikan pada dunia dalam Konferensi Karkov pada tahun 1949. “Harsukan melahirkan itu sakit ?” ia mulai untuk mengeskplorasi masalah rasa nyeri dalam melahirkan dan pada tahun 1933 menerbitkan hasilnya yang pertama. ia menerbitkan Childbirth Without Fear (Melahirkan tanpa rasa takut) yang membuatnya menjadi sangat terkenal. Sebelas tahun kemudian. (2) latihan otot-otot abdomen dan perineal dan (3) melakukan relaksasi. Metode Lamaze . Natural Childbirth (Melahirkan secara Alamiah). hasil kerja yang diharapkan dapat merubah ide—ide yang diterima selama ratusan tahun. Suatu sistem alat di mana wanita hamil dikondidikan untuk merespons terhadap kata-kata yang diucapkan dengan cara khusus. obstetri berkebangsaan inggris adalah pendahulu dalam gerakan persiapan persalinan. pada tahun 1950 sistem tersebut disempurnakan dan pada tahun 1951 pemerintah Rsuia menganjurkan penggunaan metode tersebut di seluruh negeri. ia menerbitkan hasilnya yang pertama. Metode Dick – Read termasuk (1) pendidikan tentang fisiologi persalinan. Dick – Read mengira bahwa rasa nyeri dihasilkan dari rasa takut dan bahwa mereka ketika ibu mengetahui apa yang sedang terjadi dalam tubuhnya selama melahirkan. ia tidak akan ketakutan. Ia juga yakin bahwa otot-otot yang lemah berpengaruh pada keletihan dan menurunkan rasa nyeri selama melahirkan. Sampai tahun 1949 Nicolaive menyatakan bahwa rasa nyeri pada persalinan tergantung pada sistem persyarafan dan hubungan antara konteks dan subkorteks.

Suatu perubahan penting ditujukan untuk menggunakan analgesik. sistem pendidikan dan instruksi tahap demi tahap. yang telah terbukti sangat efektif oleh karenanya kini digunakan secara luas di seluruh dunia. Kelas. Selama delapan minggu pengajaran dan sesi latihan yang direncanakan. Fernand Lamaze. Pentingnya dan cara bernafas yang sesuai 3. kedua dan ketiga. Pasangan menentukan tujuannya sendiri. sampai pada ide tentang penurunan rasa nyeri pada saat melahirkan. secara garis besar sistem ini hampir mirip dengan Dick – Read dan keduanya meliputi pendidikan dan latihan. Metode Lamaze telah dimodifikasi sepanjang waktu. . Ia menghadiri Konversi Karkov ketika resim Rusid dipresentasikan dan sangat terkesan sehingga ia pergi ke Rsuia untuk mengamati fan mempelajari metode mereka.Selama tahun yang bersamaan obstetri berkebangsaan Perancis. Lamaze mengembangkan suatu defenisi yang baik. Ia kembali ke Pernacis menekankan bahwa Psikoprofilaksis adalah benar-benar cara yang sah dalam arti bahwa wanita dapat mempunyai bayinya tanpa rasa sakit. bagaimanapun. Di Amerika Serikat. 2. Dimulai sekitar minggu ke-13 kehamilan merekja. Lamaze menyertakan suami atau orang yang memberikan dukungan sebagai pembantu yang diperlukan dalam proses persalinan dan membuat wanita berperan serta aktif dalam persalinannya dari pada sebagai korban yang tertekan. Bagaimana merelaksasikan kelompok otot-otot tertentu 4. Fisiologi persalinan dan melahirkan. 5. sementara metode Dick – Read sedikity lebih umum. menggunakan metode sebagai kebutuhan sesuai dengan situasi mereka. Metode Lamaze. Bagaimana melakukan penurunan nyeri kontraksi Braxton Hick untuk melakukan pernafasan yang tepat. disertai dengan orang yang memberikan dukungan. wanita-wanita ini mengikuti kelas 1 sampai 8 minggu. Sata ini metode Lamaze digunakan sebagai tool. Metode profilaksik Lamaze biasanya digunakan dalam kelompok instruksi 5 sampai 10 wanita. Awalnya “kebersihasilan” ibu mengikuti metode Lamaze tidak menggunakan anestesi. Bagaimana harus berprilaku selama persalinan tahap pertama. berdasarkan pada penggunaan refleks yang dikondisikan dan difokuskan pada tujuan tertentu. peningkatan jumlah ibu kembali pada sistem ini. ibu dan suami mereka akan belajar hgal-hal sebagai berikut : 1.

Ulangi latihan menggoyang pelvik sepuluh kali sehari dan latihan lain tiga sampai lima kali sehari. banyak wanita Amerika mengalami apa yang mereka rasakan sebagai pemenuhan tujuan melahirkan anak tanpa rasa sakit. . Berbaring dengan punggung rata dan tungkai ditekuk. inspirasi melalui hidung. BANGUN DARI POSISI TIDUR. Neuromuskular Obyektif : Untuk mempelajari kontrol kelompok otot-otot. Lepaskan. kaki pada lantai. Ekspirasi melalui mulut . MENGGOYANG PELVIK. Lakukan tiga kali sehari. 2. lengan di samping. Lepaskan. Sebagai hasil dari latihan ini. Tahan sampai hitungan keenam. Lakukan dengan bernafas sebagai berikut : datarkan punggung sementara ekspirasi. Latihan : Kontraksikan lengan kaka. Dorong ke atas dengan kedua lengan. ratakan kaki dan turunkan tungkai kanan perlahan-lahan. vagina dan uretra. Latihan 1. Lepaskan. Jangan penggunakan bantal. Kontraksikan spinkter anal. Kontraksikan tungkai kanan dan kiri.Kemudian peserta melihat film tentang persalinan dan melahirkan yang nyata tanpa rasa sakit di mana ibu dan orang yang mendukung mengambil peranan penting dan aktif pada keseluruhan proses. posisi suka hati. Lipat lutut. lepaskan kembali sementara inspirasi. Duduk di lantai dengan kaki disilangkan untuk menguatkan otot-otot paha dan pelvik. Lepaskan. DASAR PELVIK (KAGEL’S). naikkan tungkai kanan perlahan. balikkan dari belakang ke samping. 5. DUDUK DENGAN KAKI BERSILANG. Kontraksikan tungkai kanan. MERENGGANGKAN PAHA. Kontraksikan lengan kiri. Kontraksikan tungkai kiri. Lepaskan. 4. Instruksi : Kontraksikan satu bagian dengan kuat sementara bagian lainnya relaksasi. Berbaring. Lepaskan. Kontraksikan lengan kiri dan kanan. 3. Latihan Pembentukan Tubuh Obyektif : Untuk menguatkan dan merenggangkan otot-otot Instruktif : Lakukan latihan ini di lantai. Lepaskan. tahan dengan jari kaki. Ulangi dengan tungkai kiri. Lepaskan.

siku ke luar. Mempercepat persalinan. Persalinan ekspulsi. 3. 4. Lakukan dua atau tiga kali napas dalam (selama persalinan. Metode Bradley Metode Bradley diberikan oleh Dr. Menghirup melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut dengan irama lambat napas dada (enam sampai sembilan kali per menit). kepala relaksasi. Transisi persalinan. Hirup dan hembuskan dengan perlahan. Relaksasi dan Kontrol Otot Obyektif : Belajar untuk mengontrol pernafasan dan otot-otot Instruksi : Lakukan satu menit tiga kali sehari. 2. dorong dengan kuat ke arah vagina. Ulangi enam kali. Metode ini merupakan esensi metode Dick – Read dengan penambahan orang yang memberikan dukungan. bertahan dalam diafragma. Hirup dan hembuskan dengan perlahan. 1. Hirup dan hembuskan dengan perlahan. Hidrup dan hembuskan dengan perlahan. lakukan nafas transisi. Posisi dan Latihan. Lakukan empat sampai delapan kali dengan cepat. tarik tungkai sedekat mungkin ke arah bahu. Robert Bradley. hembuskan melalui mulut). tanpa menggunakana analgesik atau anestesi apapun. tahan lutut. Berbaring ke arah samping dengan pelatih memijat bagian belakang. menggunakan teknik bernapas dan “suami – pelatih” American Academy of Husband Coached Childbirth (AAHCC) telah didirikan . Hirup dan hembuskan napas dengan lambat. Bredley menyarankan bahwa apa yang ia masukkan adalah benar-benar persalinan alamiah. ahli obstetri dari Colorado. Hirup. Berbaring ke arah samping sebagaimana pelatih menggunakan tekanan balik pada area sakroksigeal dan mengusap-usap abdomen. kepala ditundukkan. hirup dan hembuskan. tarik dalam-dalam dan hembuskan. Bernafas pendek dan cepat dan semakin cepat ketika kontraksi menghilang. Bila keinginan mendorong cukup kuat. ketika dianjurkan untuk mendorong. Tarik dan hembuskan napas dalam-dalam. tahan nafas. Pada tahun 1965 ia menerbitkan Husband – Coached Childbirth. Hirup dan hembuskan. Hembuskan. Hirup dan ulangi sampai kontraksi berakhir.Pernafasan. Berbaring terlentang dengan sudut 45 derajat. Berbaring ke arah samping. Persiapan persalinan. Pelatih atau ibu melakukan gerakan mengusap dan lembut pada abdomen dengan gerakan melingkar.

Hal ini digunakan dalam psikiatri. Tardisinya berdasarkan prinsip Yin dan Yang. lima kesenangan dan meridian tubuh. Beberapa dokter yang dengan berhasil menggunakan hipnotis yakin bahwa baikD ick – Read. Beberapa orang dapat terpengaruh dan setelahnya mudah terhipnotis. Penggunaan hipnosis dalam obstetri bukan hal baru. Hipnosis mulai diperkenalkan pada pasien dalam kelompok pertemuan kecil sekitar kehamilan berusia enam bulan. Sekitar 10% populasi tidak dapat dihipnotis. Terdapat tiga tingkat atau kedalaman tentang hipnotis yang digambarkan oleh berbagai lembaga : (1) ringan. Kecuali bagi mereka yang tidak mudah disugesti. Hipnosis adalah perubahan keadaan kesadaran. Hipnosis Sebelum masa kedokteran modern hipnosis amat efektif. Hal ini melibatkan relaksasi fisik dan memfokuskan pikiran sehingga pengaruh dari luar luar dapat diabaikan. tetapi sering tidak dikenal. bantuan untuk penyembuhan. pasien mereka pada kenyatananya mengalami hipnosis dalam beberapa tingkat. barangkali karena mereka kehilangan kontrol. termasuk pada sata persalinan. Penjelasan secara fisiologis belum ditemukan. tetapi terbukti efektif dalam memblok rasa nyeri. di mana jarum panjang ditusukkan ke dalam titik tubuh yang ditentukan untuk mengurangi rasa sakit di area lainnya. Lamaze dan lainnya mengenalinya atau tidak. Akupresure adalah serupa dengan . Apa yang baru pada penggunaan terakhir dalah cara yang digunakan dan kenyatananya tidak lagi jarang dan cara yang dirahasiakan. sementara lainnya membutuhkan lebih lama. (3) sedang dan (4) somnabulistik atau dalam. Kedokteran dan kedokteran gigi. Sugesti poshipnostik digunakan dengan berhasil dalam mempermudah eliminasi. anestesiologi. menyusui dan kontrol afterpains. dimana subjek melakukan apa saja yang diperintahkan oleh penghipnotis.untuk menyiapkan guru-guru dan membuat metode tersebut tersedia bagi masyarakat umum. (2) kataleptik. Akupuntur dan Akupresure Pada beberapa tahun belakangan dokter-dokter kuno Cina telah mencapai ketenaran di beberapa negara Bata. hipnotis telah terbukti secara efektif dalam menjalani persalinan tanpa rasa sakit. Salah satunya adalah akupuntur. obstetri. Tujuan dari eklas ini adalah agar setip peserta mencapai tingkat keempat dalam beberapa pertemuan (lima sampai sepuluh).

akupuntur kecuali tekanan dimaksudkan untuk mengenali titik ketimbang menusukkan jarim. Akupuntur mungkin lebih sering digunakan karena lebih banyak bidan Barat dan dokternya yang mempelajari untuk menggunakannya. Hal-Hal umum Dalam Persiapan Persalinan Harus diingat bahwa tidak ada dua wanita yang sama dan tidak ada dua kehamilan yang serupa. Metode yang dapat berhasil pada satunya mungkin tidak berhasil pada yang lain. Kotak yang menyajikan daftar latihan umum untuk semua metode. Hal terpenting adalah bahwa wanita tersebut tidak harus menderita lebih lama dari mitos pertengahan. Mereka dapat mengambil keuntungan dari setiap atau semua cara yang tersedia bagi mereka yang untuk mengalami persalinan yang menyennagkan. Keluhan-Keluhan Umum Mual – Muntah    Umumnya terjadi mulai bulan ke 1 – 4, lebih berat pada pagi Sebab timbulnya tidak jelas, dimungkinkan juga karena HCG, Gambaran HCG ↑↑↑ pada “Molahydatidosa” menyebabkana Ada kemungkinan juga karena peningkatan estradiol plasma hari dan dapat berlanjut sepanjang hari. karena kadarnya tinggi pada waktu bersamaan dengan kejadian muntah.

danya keluhan mual muntah ↑↑↑. 

dan adanya faktor emosi  penurunan motilitas.  Dengan terapy (obat – obatan) biasanya tidak terlalu efektif dan makan porsi kecil tapi sering untuk menghindari kenyang akan lebih bermanfaat.   Adanya dukungan psikologi yang efektif merupakan bentuk Adanya muntah >> sampai memerlukan perbaikan penetraman bahwa gejala ini akan hilang pada bulan ke-4.

keseimbangan elektrolit / asam basa  “Hiperemesis Gravidarum”. Sakit Pinggang  Pada derajat ringan, terjadi karena regangan/ kecapean atau jalan yang terlalu banyak.

 panggul.  berjalan. Varises   

Pada keadaan yang berat, dapat terjadi karena adanya gerakan

sympisis pubis dan sendi lumbo sakral, serta relaksasi ligmentum Pada keadaan yang berat, kemungkinan klien tidak mampu

Umumnya terjadi karena konginetal berdiri lama, kehamilan Pada kehamilan akan semakin menonjol sata kehamilan Selain menimbulkan masalah kosmetik, kadang-kadang juga

semakin tua menimbulkan rasa sakit, yang memerlukan istirahat dan kaki diangkat atau penggunaan stocking yang elastis dan usahakan menghindari cidera.

Hemorhoid   Lebih sering, kehamilan menyebabkan kambuhnya gejalaBertambah bertanya & peningkatan tekanan vena-vena gejala sebelumnya. hemoroid akibat obstruksi aliran balik vena oleh pembesaran uterus dan kecendriungan kontipasi.   Rasa sakit/ bengkak  dengan penggunana kompres hangat, Jika perdarahan persistensi  “hemoroidectomy” namun perlunakan tinja kurang dikehendaki saat kehamilan, karena gejala akan berkurang setelah melahirkan. Nyeri Dada    Merupakan penyebab tersering adalah adanya relaks isi Bergesernya uterus ke atas dan menurunnya motilitas lambung/ duodenum ke oesapagus gastrointestinal. Dengan menghindari berbaring datar dan membungkuk akan mengurangi kelalahan klien.

Pica  Merupakan keinginan yang aneh untuk makan makanan aneh dan hampir dianggap bukan makanan Misal : tepung pencuci, beras, tanah lempung  Pada umumnya, ngidam ini tidak disebabkan oleh rasa tetapi lebih merupakan kebiasaan sosial. Pitalism Para wanita kadangkala mereka tertekan dengan hypersalivasi yang disebabkan oleh perangsangan kelenjar saliva karena ngidam (makan tepung). Kelelahan Pada awal kehamilan kebanyakan wanita mengeluh kelelahan dan menginginkan waktu tidur yang panjang dan akan membaik pada bulan ke-4 kehamilan.

Sakit kepala Pada umumnya tidak ada penyebab yang jelas akan menurunnya pada pertengahan kehamilan. Leukorhea   Merupakan peningkatan jumlah sekresi vagina oleh karena Kemungkinan juga akibat infeksi Trichomonas Vaginalis atau pembentukan mukus serviks akibat hiperestrogenemia. Candida Albicans.  Pada TV  Leukorhea berbusa, pruitis dan iritasi  Merupakan organisme motil berbentuk pear berflagela  Merupakan penyebab persalinan kurang bulan  Therapi Metronidasol dicurigai “Teratogenesis” tetapi beberapa ahli tidak menemukan hal tersebut.  CA  Tidak menimbulkan gejala pada ibu  Tidak memerlukan terapi  Hanya menyebabkan sekresi iritatif

Bokong janin memberikan peradaban besar. disisi lain terdapat bagian-bagian kecil janin. kemudian pada perasat kemepat pemeriksa menghadap ke kaki. Palpasi Abdomen – Perasat Leopold Pemeriksaan dilakukan secara sistematis dengan menerapkan 4 perasat (Leopold Sporlin. pada tiga prasat pemeriksa menghadap ke pasien. telapak tangan pemeriksa ditempatkan pada setiap siusi abdomen dan dilakukan penekanan yang lembut dalam. Perasat Kedua Setelah menemukan kutub janin yang terletak di fundus. sementara kepala teraba keras dan bulat dan lebih mudah digoyanggoyangkan (Ballatable). pemeriksaan gab. pemeriksaan vaginal. Kalau bagian presentasi . Ibu diposisikan di atas tempat tidur yang keras dengan bagian abdomen dibiarkan terbuka. 1894). Diagnosis Presentasi dan Posisi Janin Terdapat beberapa metde yang dapat digunakan yaitu : palpasi abdomen. pemeriksa meraba bagian bawah abdomen ibu. Di satu sisi teraba keras dan resisten. Perasat Ketiga Dengan menggunakan ibu jari dan jari-jari lengan. badan noduler. auskultasi dan kasus ttt yang meragukan dengan ultrasonografi/radiografi. Perasat Pertama Setelah memastikan bentuk kuntur uterus dan seberapa dekatnya fundus dengan Px (Prosesus xyfoideus) pemeriksa dengan lembut melakukan palpasi fundus dengan ujung jari kedua tangan untuk menentukan kutub janin yang berada di funbdus. tepat di atas simpisis pubis. punggung. Dapat menimbulkan penetrasi membran janin. walau tanpa pecah dan besar dan invasi tali pusat  respon peradagnagn  mortalitas meningkat  Adanya IUD  peningkatan resiko infeksi janin.

jika menonjolnmya kepada ada pada sisi yang sama dengan bagian kecil maka janin pada sikap fleksi dan jika pada sisi yang sama dengan punggung maka kepala dalam keadaan ekstensi. dagu. Indikasi sosial. membuat penekanan dalam ke arah sumbu pintu masuk panggul. Pada presentasi bokong perasat ini kurang tepat. uub. 2. Jika ada sangkaan panggul sempit 4. 3. turunnya bagian terbawah 5. Jika bagian kepala belum engaged. Pembukaan serviks. Jika persalinan tidak maju-maju . untuk menentukan keadaan kehamilan atau persalinan. Mengetahui bagian terbawah janin 2. Mudahnya meraba bagian menonjol tersebut merupakan petunjuk seberapa jauh sudah terjadi penurunan kepala. keduudkan janin tidak bisa ditentukan 3. Pemeriksaan Dalam (VT. temuan-temuan memberikan informasi tentang posisi dan presentasi janin dan jauhnya bagian presentasi turun ke panggul. Pada sata kepala sudah engaged. Jika letsu. 6. Pelvimetri. punggung dan yang maish harus ditetapkan adalah sikap kepala. Secara umum dapat dievaluasi keadaan vagina. sebelum ditinggalkan penolong. RT) Guna Pemeriksaan Dalam : 1.tidak engaged. pemeriksaan dianggap lengkap. dapat diraba anus. kepala telah terfiksasi dalam panggul. Perasat Keempat Pemeriksa menghadap ke kaki ibu dan dengan ujung-ujung tiga jari pertama pada masing-maisng tangan. Jika pada pemeriksaan luar. secara detil akan dilanjutkan perasat ke empat. tuber ischi 4. hidung dll. bokong. dapat ditentukan uuk. pemeriksaan dalam menggunakan jari tengah dengan mencoba meraba promontorium. Jika bagian terbawah adalah kepala maka. serviks dan panggul. dengan telah diketahuinya lokasi kepala janin. Indikasi Pemeriksaan Dalam 1. akan terba mudah digerakkan. sakrum.

as 29.5. Ditambahkan 4.5 cm. Jika akan diambil tindakan operatif 6. .5 merupakan tuanya kehamilan dalam bulan. Menurut Spigelberg : dengan jalan mengukur fundus uteri dari simpasis sebagai berikut : 22-28 28 30-32 34 36 38 40 mg mg mg mg mg mg mg 24-25 cm di atas simpasi (as) 26. Dari ibu 4. Dihitung dari HPHT (Hari pertama haid terakhir) 2. sehingga dapat diketahui teratur tidaknya djj contoh : 11 12 11 Maka djj = 4 x ( 11 + 12 + 11). normal 120 – 140 x / menit Bising tali pusat bising rahim Bising aorta Peristaltik usus Cara Menentukan Tuanya Kehamilan 1. Menurut Mac Donald. 5. Auskultasi Digunakan stetoskope obstetri untuk mendengarkan denyut jantung janin (djj) Yang dapat didengarkan adalah : 1. Dari Janin Djj janin pada bulan ke 4 – 5 Cara menghitung djj dihitung 3 x 5 detik secara berurutan. Menentukan nilai skor pelviks. Rumus Johnson – Tausak : BB = (mD – 12) x 155 BB = berat badan .5 bulan dari merasa quyekening (feeling life) 3.7 cm as 2.5 – 30 cm as 31 cm as 32 cm as 33 cm as 37. MD = Jarak simfasis – fundus uteri. merupakan modifikasi spilekberg yaitu jarak fundus – simpasis dalam cm dibai 3.

Serum alpa peto protein  terutama pada fetus dengan neural lokasi placenta atau beberapa keadaan abnormal. untuk keperluan memastikan penyakit genetic.  untuk mengetahui fungsi placenta kepekaan transfusi Rh (-) sebagai antibodi. adanya riwayat keluarga.  Amnio contesis (terutama untuk fetus yang diperkirakan abnrmal. Beberapa Pemeriksaan yang Jarang  Chorion vili sampling  terutama pada ibu yang mempunyai resiko terhadap masalah kromosom. tuber defect misal : anencephaly dan open spina bifida. neural tube defect. ibu dengan antibodi RH (-)   USG  untuk memastikan adnya kehamilan besarnya dan VK. sex lixed.Laboratorium secara Umum Pada Antenatal Care Urin Test ⇒ Tes Kehamilan ⇒ Protein /albumin ⇒ Glukosa (GTT)   untuk informasi terjadinya kehamilan Untuk informasi masalah ginjal dan pre eklampsi  Untuk informsi adanya GDM (Gestasional Diabetes Melitus) ⇒ Midstream speiceman  ⇒ Oestriol Collection Bahan Darah ⇒ Golongan Darah/RH  untuk mengetahui golongan darah/R. untuk kepentingan ⇒ Hb ⇒ Rubella titter antibodi ⇒ USRL ⇒ VDRL ⇒ Serum Oestriol level Swab ⇒ Cervik ⇒ Vaginal   untuk mengetahui ada tidanya keganasan untuk mengetahui adanya infeksi Gonorhea dan group B streptococcus. .    untuk mengetahui terjadinya anemia untuk mengetahui status imunitas untuk informasi syphilis  Untuk melihat adanya infeksi tractus urinary Untuk melihat fungsi placenta.

Perkembangan gap junction 3. Peningkatan respon kontraktif . Perlunakan dan pematangan Cx 2. Amnioscopy  terutama untuk yang terdapat meconeum pada Konsep Persalinan fetus yang terlambat lahir. Sirkulasi Uterus 5. Pengaruh saraf Penekanan pada gangglion servikalis dari plexus frankenhauser 6. Nutrisi Teori Persalinan ACTH Kortisol janin ↑↑ Trophoplast  Steroid 17 x  hidroksilase 17 x C21 – steroid Progesteron  Estrogen ↑ Prostaglandin ↑ Insiasi Persalinan Perubahan dalam proses persalinan : 1. Peningkatan reseptor Oksitosin 4. Pengaruh peningkatan prostaglandin 3. Faktor Yang Mempengaruhi Persalinan 1. Struktur uterus Uterus yang membesar dan tegang 4. Faktor Humoral Penurunan kadar progesteron 1-2 mg 2.

d ke-6 Involusio Korpus Uteri Segera setelah kelahiran placenta. Late Post Partum. Minggu ke-2 s. Jumlah sel otit tidak banyak berkurang tetapi ukuran yang menurun. Dan perubahan tersebut dikatakan sebagai proses invulusio. fundus dan korpus uteri yang terdiri dari meimetrium berkontraksi. Regenerasi Endometrium Dalam 2-3 hari desidua. atrophy jaringan. vagina dan perineum akan berubah seperti keadaan sebelum hamil.  Selama masa itu organ reproduksi meliputi servix. lapisan superficial nekrotik dan terlepas bersama lochia. Early Post Partum. Nifas  Merupakan masa penyembuhan dan perubahan seperti keadaan tidak hamil dan penyesuaian terhadap penambahan keluarga baru. Berat menurun dari 1 kg (setelah melahirkan) menjadi 500 gr (1 minggu) dan 100 gr (sesudah 1 minggu).  Merupakan masa Persalinan selama dan seegra setelah melahirkan. S. terjadi akibat pelepasan sitoplasma dan protein kontraktil. Puerperium. Proses . Immediate Post Partum. Dalam kondisi normal uterus mencapai ukuran seperti sebelum hamil dalam 4 minggu. sehingga 2 minggu organ ini telah turun ke rongga panggul. akan berlangsung selama 6 minggu. (Ferer H’93).FISIOLOGI POSTPARTUM Oleh : Ngesti W Utami. masa ini meliputi 6 minggu untuk kembalinya alat reproduksi seperti keadaan tidak hamil (Wiliam ’95). (Persis H’95). yang menekan pembuluh darah yang berakibat uterus nifas iskemik selanjutnya 2 hari berikutnya mengkerut.d ke 7 3. Lapis basal tetap utuh untuk membentuk endemetrium baru. hari ke 2 s. segera 24 jam setelah placenta lahir 2.Kp Masa : Post Partum. Dapat disimpulkan umumnya involusio terjadi karena kontraksi – retraksi otot uterus. Klasifikasi Masa Post Partum 1. antolysis.  Merupakan periode waktu selama kembalinya organ reproduksi seperi keadaan sebelum hamil.

Ureter dan pelvis yang mengalami dilatasi kembali pada minggu ke2-8. Diawali dari sebesar telapak tangan sata setelah melahirkan menjadi diameter 3-4 cm pada akhir minggu ke-2. kecuali striae dan otot yang atonia akan tetap kendur. mempunyai kapasitas yang besar dan sensitivitas yang kurang terhadap cairan intravesika. Involusio Tempat Placenta Diperlukan waktu 6 minggu untuk ekstrusi lengkap tempat placenta. cairan yang disekresi payudara selama 5 hari pertama setelah kelahiran bayi. SBR dan Vagina Setelah placenta lahir serviks dan SBR menipis kolaps dan kendur. Dinding abdomen lunak dan kendur akibat putusnya serat elastik dan distensi uterus. Mulut serviks mengecil perlahan. sebesar 2 jari kemudian lebih menyempit setelah akhir minggu pertama. Rugae kembali pada minggu ke tiga. Pada masa nifas vagina membentuk lorong yang lunak dan luas. Pemulihan dibantu dengan latihan. dapat diperas dari putting susu. Kolostrum mengandung protein/glubolin lebih banyak mineral. Perubahan Di Serviks. Perubahan Saluran Kencing Kandung kencing masa nifas edema. Urine residual dan bakteriura beresiko terjadinya infeksi. ligamentum latum lebih kendor dan memerlukan waktu cukup lama untuk kembali. gula dan lemaksedikit. Setelah kelahiran miometrium SBR berkontraksi danberetaksi walau tidak sekuat korpus uteri. Antibodi mudah ditemukan dalam kolostrum. permukaan menjadi tertutup oleh epitel dalam 7-10 hari. Laktasi Pada hari ke-2 postpartum sejumlah kolostrum. Proses ini sangat penting sebab jika terganggu dapat terjadi perdarahan nifas yang lama. secara perlahan mengecil tetapi tidak akan seperti ketika belum melahirkan (nilupara). .ini berlangsung cepat kecuali di tempat placenta. Perubahan Dinding Abdomen dan Peritoneum Ketika miometrum berkontraksi dan berinteraksi peritonium menjadi lipatanlipatan. hiperemia.

Kadar P dan E yang tinggi pada sata kehamilan menganggu kerjalaktogenik prolaktin dan steroid adrenal. setelah baik akan dipindah ke ruang PP. placenta yang tertinggal atau benda asing yang lain. dimana tanda vital dalam batas stabil. kelupaan desidua. Warna bervariasi dari hari -1. kadar maisng-maisng meningkat dengan pemberian makanan tambahan ibu. sel-sel epitel dan bakteri. Konsentrasi besi asi rendah tapi ekmampuan absorbsi bagus dibanding susu sapi.d hari ke-8 dan hipotensi orthostatik dalam 24 jam I. 6 jam pertama observasi nadi (TV). Oeningkatan suhu yang mengesankan infeksi paling mungkin infeksi genitourinaria. tetapi akan meningkat karena rangsangan hisapan bayi. Protein ASI merupakan protein unik (tidak ada dimanapun). air dan lemak. limfosit. cairan vagina minimal. dan dianggap fisiologis jika berlangsung tidak lebih dari 24 jam. Secara umum perubahan TV. TFU. laktoferin. dilakukan setiap jam jika dalam batas normal observasi 4 jam pertama. Komponen komplemen magrofag. “rubra. Endokrinologi Laktasi Dengan kelahiran terdapat penurunan progesteron estrogen yang berfungsi mengawali laktasi. Rasa nyeri masa nifas “AFTERPAIN” sering dirasakan ibu akibat kontraksi uterus.Kandungan IgA memberikan perlindungan bayi dan infeksi enterik. dan prolaktin disekresi aktif. Pengeluaran ASI merupakan reflek dengan inisiasi isapan putting susu merangsang neurohipofise mengeluakan oksitoksin yang merangsang pemerasan ASI. Komponen utama ASI adalah protein. nadi bradikardi (40-60x) s. TFU setinggi pusat. Semua bitamin kecuali vitamin K. Aspek-Aspek Klini Post Partum Setelah melahirkan ibu diharapkan bisa istirahat. laktosa. Kenaikan suhu dulu dianggap disebabkan oleh bengkak payudara. Sedangkan dalam kondisi normal lama laktasi dikontrol oleh perangsangan berulang proses menyusui. Nyeri akan berkurang intensitasnya pada hari ke tiga. Kontraksi venderung terjadi kecuali ada halangan bekuan darah. serosa (merah . ada dalam ASI. Walau kadar prolaktin rendah setelah melahirkan. bladder. suhu 38. laktoperoksidase dan lisozim. ASI isotonik dengan plasma. Asam amino esensial berasal dari darah dan non esensial disentesa dalam kelenjar mamae. Pengelupasan desidua yang terus menerus menimbulkan sekret vagina “Iochia” yang terdiri dari eritrosit. menyusui (pelepasan oksitosin.

biasanya terjadi pada hari 1-2.000 per-ml. ini terjadi terutama karena granulosit. Diuresis secara teratur terjadi pada hari ke 2-5. Kekecewaan emosional yang mengikuti rasa puas dan takut yang dialami selama kehamilan dan persalinan. Terjadi pada hari ke 3-10. ini merupakan kebalikan dari peningkatan air ekstraseluler saat kehamilan. Kecemasan pada kemampuanya untuk merawat bayinya setelah keluar dari rumah sakit. Terjadi > hari ke 10.  Taking in. 4. Perubahan leukositosis tampak jelas setelah persalinan mencapai 25.  Letting go. mulai mandiri dan mampu menyesuaikan diri. . Ht dan hitung eritrosit berfluktuasi sedang. terbuka untuk penyuluhan namun masih kurang percaya diri. Normalnya selama beberapa hari setelah melahirkan. mandiri dalam self-care. Hb. bukan pada bayinya. suatu keadaan terjadi perpindahan dari mandiri ke peran baru. Kelelahan karena kurang tidur sata melahirkan. suatu periode di mana terjadi perpindahan dari tergantung ke mandiri. 2. Pada 1 mg setelah emlahirkan volume darah kembali sebelum hamil dan setelah 2 minggu pada perubahan denyut jantung. 3.000-80. fokus sudah agak meluas. Penurunan BB yang terjadi akibat penggosongan isi uterus sekitar 12 lb dan penurunan selanjutnya sekitar 5 lb.kekuningan/pucat) pada hari ke 3-4 dan alba (putih kekuningan) pada hari ke10. hal ini terutama akibat pengeluaran cairan melalui urinasi. Rasa sakit pada masa nifas awal. Aspek Psikologis Terdapat banyak pendapat pada aspek ini beberapa ahli tersebut antara lain : Menurut Reva Rubin 1960. Pada preeklampsi diuresis lebih meningkat. sudah mampu menerima tanggung jawab peran. ibu lebih mengenang pengalaman melahirkan dan pasif. Post Partum Blues /Depresi Ringan : (Menurut Robinson and Stewart 1986) Sebagai penyebab yang menonjol adalah : 1. suatu periode di mana ibu maish tergantung orang lain dan hanya berfokus diri sendiri.  Taking hold.

atau karena PE. sering menangis.5. meningkat akibat Tx oksitoksin.  Reaksi emosional. nafsu makan menurun. haus Kebiasaan eliminasi bak dan bab Adanya perasaan terisolasi. jumlah anggotanya. edem.    jam)  .d 3 hari PP)  TD menurun sebagai respon terhadap analgesik/kelelahan dan Pulse menurun (50-70) Mamma menjadi lunak dengan putting yang keras Fundus uteri kontraksi setinggi pusat. Hal di atas akan ditandai dengan bingung. (redness. perilaku kehilangan kontrol saat Keluhan lapar. Client Assesment Data Base Immediate PP s. peran setiap anggota melahirkan     Faktor yang meningkatkan perdarahan Jumlah pengeluaran darah Terapi yang telah diberikan Pemasngan carheter selama proses persalinan dan produksi keluarga dan situasi rumah tinggalnya. Cairan vagina (lochia) Adanya hemorhoid Plapasibladder dan observasi produksi per carher (30-50 cc/ Adanya kejadian tremors poada tubuh/ kaki. mudah tersinggung.      echymosis/ discharge). Physical Examination (immediate s. Rasa takut tidak menarik lagi bagi suaminya. terkuat pada 24 jam I Terdapat luka episiotomi Adanya tanda-tanda radang pada perineum. depresi Situasi keluarga. kelelahan.d hari ke – 3 Riwayat Klien meliputi :     urine.

7. 3. ineffective. mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. 6. merawat luka/ trauma perineal.  Perawatan Vulva/ Parinela. related to placental attachment. hendaknya pengawasan ketat pada sekurangnya 1 jam I. potential related to fluid losses exeed replacement. Dilakukan dengan menggunakan lampu didekatkan perineal pada posisi terlentang lutut fleksi/ Sims dengan jarak sinar sekitar 50 cm. . exhousting labvor. lactating. uterus hendaknya dimasase sampai menjadi berkontraksi. in partterm related by marked diuresis. sehari 3 x (warm). pelaksanaan durasi 20’. Jika ditemukan relaksasi. Untuk mencegah perdarahan uterus hendaknya diplapasi melalui dinding abdomen dengan interval yang sering. alteration in. Intervention  Pencegahan Perdarahan. pain acute related to perineal. alterationin. alteration. membersihkan sumber-sumber bakteri. prolog labour with dehydration. Prinsip dasar yang universal adalah : mencegah kontaminasi dari rektum. alteration in related to fatique. dehydration. Nutrition. 8. pain. retention resulting from udema. Sexuall patterns.Nursing Diagnosa : 1. invidual realted to difficulties in adapting to this new role. Knoeledge deficit. Fluid volume deficit. afterpains. 10. Penghangatan kering sering juga disini untuk mempercepat penyembuhan. potential for. 9. Usaha ini dilakukan untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan. episiotomy repair. depression. atreation. post partal period related to my not yet ready to assume responsibility for her own care. Kemungkinan perdarahan yang paling besar adalah segera setelah partus. Infection. Sleep patern disturbance related to anxiety. Coping. hemorrhoids. Bowel elimination. less than body requirements (potential) related to anaemia. malnuttritin. constipation related to decreased muscle tone assosiated with diastasis recti. 11. prenatal effect. potential. Parenting. 4. 2. Urinary elimination. 5. Comford alteration in.

. Klien diharapkan turun dari tempat tidur dalam 24 jam pertama setelah melahirkan. Jika klien tidak dapat berkemih dalam 4 jam ada kemungkinan terjadi retensi.  Hubungan Sexual.  Menstruasi. Ini dapat dilakukan jika luka episiotomi telah sembuh dan lochia telah bersih. Dalam 5-6 bulan otot-otot relaksasi dan butuh 2 bulan untuk kembali. salep anesthesik. 4-6 cangkir susu rendah lemak perlu diberikan. After Pain. Pada masa ini kebutuhan meningkat s. Diawali dengan latihan nafas dan dilanjutkan latihan estermitas.  Fungsi Usus. mineral dan cairan ekstra. mungkin juga supplemen mineral dan multivitamin.d 27000 calorie. yang penting upaya ini untuk menurunkan kejadian trombosis dan emboli baru. Stagen tidak mempengaruhi involusi. Beberapa ibu mengalami nyeri hemorroid. Berkemih di atas tempat tidur dengan pot menjadi pilihan saat klien belum bisa turun dari tempat tidur. abulasi ke kamar mandi dicobakan sebelum catheter. duduk dan dangling. Ini terjadi sekitar hari 3-4 pemberian terapi sering dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri. suppositoria rectal dapat membantu menurunkan nyeri.  Relaksasi Dinding Abdomen.  Ambulasi Dini. Tingkat estrogen yang rendah pada 7 hari terakhir ASI sebagai respon terhadap orgasme atau mungkin sebagai rangsangan seksual secara fisiologis. Pertahankan asupan cairan yang adekuat. Baru akan terjadi setelah 3 bulan bagi ibu menyusui.  Perawatan Hemorrhoid. Latihan kengel disarankan untuk dilakukan. Seringkali hilangnya gerak usu akibat dari enema sebelum melahirkan. korset menjadi pilihan jika badomen kendor. Sarankan untuk baring miring/ terlentang dan hindari duduk lama dan mungkin kompres es (perineal pad). upaya mandi rendam. Pemberian kompres es pada perineal akan mengurangi bengkak dan rasa sakit.  Bladder care.  Nutrisi. Olah raga untuk mengembalikan tonus segera dilakukan setelah rasa sakit hilang. Pada SC dilakukan pada 24-36 jam secara bertahap. dengan ambulasi dini dan makanan tinggi serta dapat mencegah konstipasi. Kebutuhan protein. Hati-hati untuk terjadinya infeksi pada klien yang terpasang catheter karena static urine. pada keadaan tidak menyusui menstruasi kembali pada minggu ke 6 – 8 disertai ovulasi sehingga dimungkinkan terjadi konsepsi.

M.d 10 hari.Pembentukan prolaktin yang berlanjut dapat menghambat FSH dan ovulasi. EGC. nyeri.  akibat Psyhological care. Melbourne Endingburgh London and New York. 1995. Jakarta.A Davis Company Philadelphia. bengkak payudaradan afterpain. Maternal / Newborn Care Plans. Cunninggham. Donal. Ferer H. Hamilton PM. EGC. 1993. menangis keletihan. Namun masih dimungkinkan FSH tidak dihambat. pada sata ini merasa tertekan. Berikan penjelasan penyebab fisik dan sampaikan bahwa itu akan segera menghilang dalam 2-3 hari memanjang s. Churchill Livingstone. 1988. Buku Sumber Doenges M. Maternity Care. Obstetrui Wiliam. F. Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas. Gant. . Jakarta. Asih YN 1995.