KUMPULAN ARTIKEL

PERSIAPAN MENGHADAPI PROSES REKRUTMEN & SELEKSI KERJA

PRESENTED TO BESWAN DJARUM UMK KUDUS, 28 JUNI 2008

I. LAMARAN KERJA Tips Umum Menulis Surat Lamaran
Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda. 1. Kesan Individual Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara. Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda. 2. Singkat dan Padat Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit. Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif. 3. Rapi dan Bersih Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca. Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda. 4. Isi Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:

Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda. Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat

pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik. Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran. Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".

5. Proof Read Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan". (tmps)

Tips Umum Membuat Resume
Sumber: Milis Persiapan Seleksi Resume atau riwayat singkat yang berisi pengalaman dan ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang yang melamar sebuah pekerjaan amatlah menentukan bagi dipilih atau tidaknya si pelamar untuk masuk ke tahapan selanjutnya dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Resume yang dibuat dengan baik akan mempermudah pembacanya (baca: recruiter) dalam mengevaluasi kualifikasi yang dimiliki oleh si pelamar. Pentingnya membuat resume yang dirancang secara khusus (bukan menjiplak model resume orang lain) seringkali tidak disadari oleh si pelamar. Dalam banyak kasus masih sering dijumpai bahwa pelamar justru menggunakan format resume yang sudah baku dengan cara membeli formulir resume yang dijual di toko-toko buku atau pun mendownload formulir yang terdapat di websites. Memang hal ini tidaklah sepenuhnya salah, namun demikian si pelamar hendaklah mempertimbangkan apakah format tersebut sudah cocok dengan karakter dirinya. Apa yang terjadi jika ternyata format baku tersebut, setelah diisi oleh pelamar, ternyata justru banyak menyisakan ruang kosong alias tidak dapat diisi semuanya. Bukankah hal demikian justru dapat menyebabkan si pelamar tampak penuh dengan kekurangan di mata si pembaca resume tersebut. Selain itu resume menjadi tidak enak untuk dilihat. Dalam kompetisi memperebutkan pekerjaan di tengah - tengah situasi ekonomi yang tidak menggembirakan saat ini, ditambah lagi dengan banyaknya jumlah pencari kerja, tidak jarang para pengusaha (baca: orang yang mempekerjakan) harus

. Proporsional Tuliskan pekerjaan atau pendidikan sesuai dengan kepentingan si pembaca dan buatlah secara proporsional. Ingat: Jangan membuat pembaca menebak-nebak kapan anda bekerja dan untuk berapa lama. Rinci Jelaskan kata-kata atau istilah-istilah teknikal/khusus yang mungkin ada dalam resume anda sedetil mungkin. Mengingat bahwa satu jabatan yang lowong bisa dilamar oleh ratusan bahkan ribuan pelamar. Beberapa Saran dalam Membuat Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Bagi anda pencari kerja yang mungkin mengalami masalah dalam membuat resume. Tanggal dan Tempat Tulislah riwayat pendidikan dan pekerjaan anda secara tepat.. Usahakan untuk menuliskan aktivitas-aktivitas yang dapat diukur. perhatikan beberapa saran berikut ini: Nama dan Uraian Jabatan Tulis nama jabatan anda dan lengkapi dengan penjelasan tentang aktivitas-aktivitas harian Anda. padat. Dengan membuat resume secara menarik. Misalnya: kapan anda diterima bekerja dan kapan anda keluar dari perusahaan X. dan lugas akan sangat kecil kemungkinannya untuk dipanggil. Alangkah sayangnya jika pelamar ternyata sangat menguasai bidang yang dilamarnya tetapi gagal hanya karena resume yang dibuatnya tidak berkenan di hati pengusaha/pembaca.. padat dan lugas si pelamar sebenarnya memperoleh manfaat yang sangat besar bagi dirinya karena ia telah mampu: • • Memberikan fakta-fakta tentang latar belakang pelamar. kapan anda menjabat sebagai . menunjukkan kualifikasi yang dimiliki sehingga layak untuk memangku jabatan yang dilamar memperlihatkan tujuan karir yang diinginkannya. Ingat: Anda harus dapat memberitahu pembaca tentang apa persisnya pekerjaan yang telah Anda lakukan. Dengan kondisi demikian maka pelamar yang tidak dapat membuat resume yang dapat menggambarkan kualitas dirinya dalam bentuk resume yang menarik.meluangkan banyak waktu untuk menyeleksi para calon pekerja yang berkualitas. Contoh: Jika anda melamar sebagai Marketing Manager hendaklah anda tidak menulis hanya satu paragraph mengenai pekerjaan anda sebagai Sales Manager dan tiga paragraph lainnya tentang kegiatan anda sebagai Trainer.. atau kapan anda pindah kerja dari kantor pusat ke kantor cabang. maka pengusaha sangat mengandalkan resume pelamar untuk menyaring/menyeleksi mereka untuk dipanggil wawancara atau test dalam proses berikutnya.

Relevansi Tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan tuntutan pekerjaan yang anda lamar. Adapun aspek-aspek yang dapat anda tonjolkan adalah: Aspek-Aspek Yang Ditonjolkan Dalam Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Untuk lebih meyakinkan pembaca. Untuk lebih meyakinkan pembaca. Penampilan Pilihlah format terbaik yang dapat anda tampilkan untuk membuat resume. Ejaan. Contoh: jangan berasumsi bahwa pembaca tahu bahwa anda tamatan Unika Atma Jaya Jakarta. Adapun aspek-aspek yang dapat anda tonjolkan adalah: . Jika anda menulis resume dalam bahasa Inggris. jika memang anda belum yakin. kertas yang digunakan serta paduan warna (jika menggunakan printer warna). Jika anda tidak menuliskan nama kota bisa jadi pembaca menganggap anda tamatan dari kota lain. Namun jika memang riwayat karir dan pendidikan yang anda rasa sangat penting untuk ditampilkan menuntut anda untuk memperpanjang. tidak terpisah-pisah dan logis. Tanda Baca. Contoh: Tidak perlu menuliskan pengalaman berorganisasi anda selama kuliah meskipun anda menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa selama beberapa periode. Eksplisit Jangan membuat resume yang membuat pembaca berimajinasi. Anda dapat memberikan penekanan pada beberapa aspek tertentu dari latarbelakang Anda yang relevan dengan pekerjaan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengusaha tentang nilai-nilai potensial anda yang akan berguna bagi si pengusaha atau perusahaannya. dan Tata Bahasa Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tanda baca. Anda dapat memberikan penekanan pada beberapa aspek tertentu dari latarbelakang Anda yang relevan dengan pekerjaan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengusaha tentang nilai-nilai potensial anda yang akan berguna bagi si pengusaha atau perusahaannya. Mudah Dibaca Resume yang dibuat secara kacau balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Panjang Pada umumnya resume hanya terdiri dari 2 (dua) halaman. cobalah minta untuk direview oleh teman/kerabat yang menguasai bahasa tersebut. Oleh karena itu sangat penting membuat resume yang mudah dibaca. maka 3 (tiga) halaman resume masih dapat diterima. termasuk disini adalah pemilihan jenis huruf. atau Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. ejaan maupun tata bahasa. jika pekerjaan yang anda lamar tidak berhubungan dengan kemampuan organisasi atau leadership.

Kemampuan Tambahan Kemampuan tambahan dapat berupa kemampuan mengoperasikan program komputer atau pelatihan-pelatihan khusus yang pernah diikuti. dll. Jika anda pernah menerima penghargaan di bidang tersebut. Untuk itu pelamar dituntut kejeliannya dalam melihat iklan lowongan kerja atau informasi tentang lowongan kerja tersebut. tuliskanlah! Dengan demikian perusahaan akan tahu dimana tingkatan kemampuan anda. . Contoh: beasiswa karena kecerdasan anda. dikirim training ke luar negeri karena keberhasilan anda dalam perusahaan. dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut: Hati-Hati Menuliskan Hal-Hal Berikut Dalam Resume Sumber: Milis Persiapan Seleksi Dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut: Riwayat Gaji Riwayat gaji adalah gaji yang pernah diterima dan yang diharapkan. Ikatan Akuntan Indonesia (AAI). pelamar harus sangat berhati-hati dalam memutuskan perlu tidaknya mencantumkan hal tersebut dalam resume. Dalam hal pencantuman jumlah gaji yang diterima dan yang diharapkan. Selain kedua faktor yang telah disebutkan diatas. pastikan pembaca tahu bahwa anda mahir berbahasa Inggris. Contoh: jika anda melamar sebagai IT Manager. Pada lowongan kerja yang sudah mencantumkan dengan jelas berapa gaji yang akan diterima pertahun atau per bulan. dll yang berguna bagi pembaca.Penghargaan atau Reward Tuliskan yang sesuai dengan posisi yang Anda lamar. Keanggotaan dalam organisasi Professional Jika anda terlibat dalam organisasi professional seperti Assiosiasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Indikator Kesuksesan Anda dapat menuliskan berbagai indikator kesuksesan yang pernah anda peroleh. Contoh: jika pekerjaan yang anda lamar menuntut anda untuk sering melakukan traveling keluar negeri. jangan segan untuk menuliskannya. keberhasilan anda menekan biaya operasional di divisi anda. Pengalaman yang Berhubungan dengan Pekerjaan Tuliskan semua pengalaman yang pernah anda alami sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang anda lamar. Prestasi Akademik Tuliskan gelar dan prestasi akademik yang anda raih sertakan juga judul Tugas Akhir/Skripsi/Thesis/Disertasi. pihak perusahaan (recruiter) tentu ingin tahu kemampuan anda di bidang teknik dan bagaimana kemampuan tersebut dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain.

namun mengingat kondisi di Indonesia maka sebaiknya pelamar menyertakan dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy. Bila memang anda merasa belum yakin dengan apa yang telah anda buat selama ini. Daripada memaksakan diri untuk menyebut nama. kebiasaan. tetapi cukup salah satu yang paling tinggi tingkatannya. Ingat: "Jangan sampai dokumen pendukung tersebut menjadi terlalu banyak". Para pembaca yang budiman. apapun pilihan karir anda pastikan untuk membuat resume atau pun CV secara maksimal. jika tidak sebaiknya jangan menulis informasi pribadi tersebut. transkrip nilai.nama orang sebagai referensi. Beberapa hal yang umumnya boleh dituliskan adalah status perkawinan. pandangan politik. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya. untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto. . pelamar cukup menuliskan: "Referensi: akan diberikan jika diminta". status perkawinan. dll. sertifikat atau penghargaan. Contoh: Jika anda pernah mengikuti kursus komputer beberapa kali. di setiap negara berbeda-beda. kepemilikan kendaraan. pelamar harus benar-benar yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui diri si pelamar dan memiliki pengaruh positif bagi perusahaan yang dilamar. kesediaan untuk di relokasi atau melakukan travelling ke luar kota / luar negeri. tidak perlu semua sertifikat dari setiap kursus tersebut anda lampirkan. juga aturan main yang berbeda-beda. tempat dan tanggal lahir. Artinya pelamar tidak boleh asal menyebutkan nama orang sebagai referensi seperti mantan atasan atau dosen. Hal ini penting untuk meyakinkan pembaca bahwa anda benar-benar menulis resume berdasarkan fakta yang ada. Tips & Trick Membuat/Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae atau Resume) Format Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup atau sering disebut Resume.sebaiknya pelamar tidak perlu membuat riwayat gaji dalam resume yang dibuatnya. Selamat mencoba! Semoga anda cepat memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Referensi Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi. Di luar hal-hal tersebut pelamar harus benar-benar yakin bahwa informasi pribadi yang ditulisnya akan relevan dengan pekerjaan yang dilamar. cobalah buat sekali lagi dan bila perlu minta orang lain untuk menilai resume atau CV anda tersebut. Untuk itu anda harus menyeleksi/mensortir dokumen mana yang paling pantas dan relevan untuk dilampirkan. Dokumen Pendukung Meskipun tidak ada keharusan bagi pelamar untuk menyertakan dokumen atau buktibukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam resume. Sebagai contoh. seperti ijazah. jumlah anak. Hal itu tentu saja akan sangat berbeda jika di dalam iklan memang mengharuskan pelamar untuk mencantumkan riwayat gaji dan besarnya gaji yang diharapkan. Informasi Pribadi Pelamar sebaiknya berhati-hati menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi.

Kemampuan Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Serta periode kerja. anda dapat membuat alamat email di Gmail. 7. B. sebaiknya anda memilikinya. 5. tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. jabatannya. Huruf. Kewarganegaraan. maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis. Tempat dan Tanggal Lahir. Alamat Lengkap. prestasi (bila ada). Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer. Status Perkawinan. 3. namun diketik. dsbnya. Jadi bila tidak ada yang relevan. Khusus untuk e-mail. 2. seperti : Nama Lengkap. Pendidikan Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti. maupun internasional). Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda. Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko. Kertas. yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya). maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi.Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya. sistem perpajakan. Foto. Daftar Riwayat Hidup) 1. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki. serta e-mail (bila ada). Pengalaman Organisasi (bila ada) Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. A. Pengalaman lain yang menunjang (bila ada) Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut. Yahoo. Berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup. Pengalaman kerja Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya. lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus. kursus. atau Resume untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal. Identitas (Data Pribadi) Cantumkan identitas anda dengan jelas. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu. jurusan. 2. Gunakan kertas putih polos CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Bila tidak ada yang relevan. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam). dan nama lembaganya. cantumkan referensi. Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir. lewati saja nomor 5 ini. Referensi Kerja (bila ada) Bila memungkinkan. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi. Agama. jenis pekerjaan. 6. Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi. nasional. Tinggi dan Berat Badan. maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini). Telepon & HP. jenjang studi. Jika tidak memilikinya. dsb). Diketik dengan huruf standar surat resmi CV jangan ditulis tangan. Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume. tempat dan tanggal lahir. atau Hotmail atau yang lainnya. tentunya tidak relevan. baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan. Dokumen Pendukung 1. justru wajib mencantumkan status perkawinan. . anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. biasa bekerja menggunakan komputer. 4. lewati saja nomor 7 ini. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. lengkap dengan pangkat. Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jenis Kelamin. contohnya font jenis Arial atau Times New Roman. serta melampirkan foto. dalam membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup.

sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan. Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna. Foto terbaru Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. Sumber : Yayasan KPT. Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus. Namun. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki. maka anda tidak perlu melampirkannya. anda justru harus melampirkannya. Tata Bahasa. misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila . Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris. Jangan Berbohong Ingat. Beberapa Saran Penting Jujur. dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi). 4. Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja. dan anda belum yakin. dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Jumlah Halaman Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Flamboyan. Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus. seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai. Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. karena merasa kalah pengalaman. Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan. maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja. Tanda Baca.Jakarta. Anna T. barulah anda "terpaksa" melampirkannya. Jelas) Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda. . juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy). Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca. tidak masalah. dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut. mudah dicerna. seperti ijazah. Hilmy AAP. dan logis. tanda baca. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.3. Yuliati. dsb. Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak. anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. sertifikat atau penghargaan. dan ejaan. Dokumen pendukung Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (resume). Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan. urutannya jelas. sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut. Eksplisit (Gamblang. Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan. tetap upayakan 1 (satu) halaman. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya. dan Ejaan Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa. transkrip nilai. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. CV.

. highlight what you specialise in. It should include only the absolute necessary information. Addressing job application letters: The style you choose is not important. this comes down to personal preference. Analyse your career and summarise it in a few sentences. Here is where you tell them what you have to offer and why they should read your CV. This paragraph should direct the reader to your CV and should sell you on some unique points that you might have. you need to respond to the position requirements as per the advertisement. An easy way to start this paragraph is with the following statement: " Please find enclosed my CV. company name. If it is an advertised position. It should be clear. at the same time. The application letter should be brief. The Introductory Paragraph: The first paragraph should simply state why you are writing to them..Writing job application letters The job application letter's sole purpose is to get the recipient to read your CV. Here you are simply telling the employer that you are worth having a look at. whether it is on the right or left hand sides.. there are many different styles of job applications and professional letters. It gives a poor first impression. However somewhere on the top. or how many years in the industry you might have. This is probably obvious. address and any position reference number. Like most other things. but ensure that you spell their name correctly. which I am forwarding to you as an application for the position of. Following this. Following we discuss each paragraph and give you some guidelines. concise and straight to the point. no more than one page in length. This is a good time to read the job advertisement again. their title. In one paragraph (two at the most) you need to summarise your experience and skills. there is a formula that works extremely well for preparing job application letters. It should be easy to read and flow through. mention the position title and where it was advertised.. on the left hand side you should address it... nothing worse than receiving a letter incorrectly addressed or misspelled. . there should be your address and the date. or even the level that you have reached. Ensure you include the name of the person. If you are "cold calling" a company then you should specify that you are applying for any current or future employment opportunities." The main body of job application letters: The main body of the letter should be two to three paragraphs at the most.

Finish the letter by adding a closing remark. Use adjectives like "demonstrated ability". read it over again. It should also state where and how they can reach you. Before you mail the application letter. Preparing the CV Resume writing seems to be the part that gives people the most trouble." then go ahead and tell them something about your career which will immediately get their interest. If it is communication or perhaps leadership skills they value. and it should thank the recipient for giving you the opportunity to apply. That you have answered the job requirements. It isn't that hard if you follow some guidelines. Again read the advertisement and respond to their needs. You might have to type and edit the letter many times before you are happy with it. "well developed". in turn the resume should raise enough interest for them to want to interview you. At some stage or another during your life. making sure that it is perfect. Leave a few spaces for your signature and then place your full name. either "yours sincerely". The letter should invite the recipient to read the resume. you will have many attempts at preparing your resume before you actually get anything decent together.A good way to start this paragraph is with a statement like this: "You will see from my enclosed CV.. You can include things like "should you require further information. The application letter flows and is easy to read.." . Special attention should be placed to ensure the letter: • • • • It is not too long.. The Interview is where you will demonstrate your skills and abilities.. The problem is generally due to a lack in planning. This is where you ask for an interview. then tell them that you have these.. you will need to prepare a CV. but just remember that the job application letter is just as important as the CV itself. There are no grammar or spelling errors. then ensure you mention something to that effect.. "yours faithfully' or whatever you feel comfortable with and obeying general letter writing etiquette.. If you are like most people. Job Application Letters Closing Paragraph: The closing paragraph should ask for some action from the recipient. Most people make the error of just listing their experience and qualifications. "strong". The key to resume writing excellence is in presenting it the right way. this ends up being a . If they are asking for someone with good co-ordination skills. The next part of the body of the letter should be a brief description of your personal skills.

training and skills. then the projects that you have handled in the past will be important. It should always be written with your current or most recent position first. but should also give the reader a good indication of the type of person you are. Most employers will skim through all the CVs and put aside only 5-10 that might be worth reading. It needs to have personality. then you probably don't have anything to offer. capabilities and the type of person you are. what exactly is a CV and what is it's purpose. It needs to be able to show your prospective employer that you are the person that they are looking for. Again highlighting the relevance to the position. It also needs to be a concise document. Your CV needs to list the type of projects. Showing your responsibilities and achievements that would be relevant to this position. The key is to analyse what the employer will be looking for and ensuring your CV will sell you in the best possible way. your responsibilities and any achievements. It is important to show the relevance of what you have done in the past as it relates to the position you are applying for On the other hand. The Chronological CV is the easiest to write. Definition of a Resume and Types of CV's. It needs to be easy to read and should look balanced. Types of CV's The type of CV you decide on will depend entirely on the type of position you are applying for.rather boring document. The format or style you choose depends on the type of CV that you require. It needs to demonstrate your personal strengths. This does not mean that the CV should be full of graphics. The sole purpose of a CV is to show the reader what you are capable of. This goes beyond experience. Employers feel that if you have to use gimmicks to impress them. The CV is your selling document. On average an employer will only spend around 1-3 minutes on each CV. The CV needs to have a clean. the resume should always be easy to follow and read. In other words your CV has to stand out from the others. if the position you are applying for is more a "hands-on" type of job. colours or printed on coloured paper. then your CV needs to demonstrate your "hands-on" experience in these areas. but no matter which one. For example if you are applying for a Project Manager position. professional look about it. . A good resume should not only demonstrate your skills and experience. Getting started Let's start at the beginning. Following are some helpful hints on getting started.

otherwise they are better placed towards the end of the CV. These are not relevant unless the position requires an experienced mountain climber. or a career statement. Use strong words that highlight not only your strengths but in what nature. THE FIRST PAGE: Begin by listing your personal profile. Next comes a personal statement. ensure that you demonstrate these skills here as well as throughout the resume. Memberships and personal interests should only be listed here if they are relevant to the position. address. The information you include here is entirely optional. languages spoken. Preparing The Chronological CV This is probably the most common type of CV. memberships and personal interests. It needs to be a strong statement that will capture the reader's attention instantly. There are some rules to follow when using this type of format and following are step by step instructions on how to construct a good chronological resume. conflict resolution or even ability to work within tight deadlines. Making statements like "communication skills" or "leadership skills" is not good enough. rewrite. Do not include any personal aspirations such as "hoping to climb Mount Everest one day". Some things like date of birth might be best left out if you might be a bit young or of a mature age. Go back to your list of "what makes me special" and use the 5-8 of the ones that would be considered valuable for this positions. These are the qualities that the prospective employer is looking for in the successful candidate. It might be self-motivation. The rule here is write. Read the job advertisement again. telephone number. then you need to prepare a "technical style" resumeThe style that you choose will depend on which one will serve you best. either one should be written specifically for the position you are applying for and shouldn't be longer than two paragraphs. For example: Excellent communication skills and ability to build rapport easily with clients. Demonstrated ability to lead and manage an effective team. date of birth. this includes name. SKILLS/EXPERIENCE: Here is your chance to highlight your personal strengths. As many times as necessary to ensure that it is short. It would suit most purposes and can be easily adapted for most positions. .If the job is more of a technical nature. they tell you what they are looking for in the right person. then re-write again. could either be a summary of your experience. sharp and to the point.

TRAINING AND QUALIFICATIONS: Here you should list your formal qualifications and any further training that you have done.g. but be specific about your involvement and the results. The CV . however ensure that you clearly state that you are planning to do them in the future. the institution where the course was taken and the year it was completed. don't bother mentioning them. mention any achievements that you had. This is where you get to demonstrate those skills that make you the best candidate for the position. if they are not important. It should however highlight the main areas and levels of responsibility. The Graduates CV To successfully sell yourself to a prospective employer. Do not list any studies that you did not complete. some of these things are assumed as being part of your everyday duties. At this stage of your career. Next list your key functions. Your first jobs out of school should only need a short paragraph to describe them. manage. years are sufficient (e. The only information required here is the name and level of the course. There is no need to mention that you attended meetings or that you answered telephones. the less you need to mention. forget any irrelevant positions that you might have held for short periods of time. With every position. It might be useful to mention any further studies that you are contemplating. you need to show him your strengths and minimise your weaker points. Include any in-house training that might be relevant for the position that you are applying. design. Action words should be used to describe your position. as a graduate. your job title and the name of the company. no need to have actual dates. Also remember that the further back in history you go. unless you are still undertaking them. It is important to be brief and mention only the key areas of responsibility. Again you need to be brief. 1995-current). words like: coordinate.EMPLOYMENT HISTORY: This is where you will list your relevant experience for the position. oversee. State the term of employment. it is probable that your recent graduate studies are your biggest selling point and therefore they need to be at the forefront of the CV. Start with your current or most recent position and work backwards. The way to do this successfully is to emphasise on your studies and the relevant experience you have. Continue in this manner until all your jobs are listed.

your education is listed. Even if your work history is not related to Engineering. study further and adapt easily.should be formatted in a way so that straight after your personal details and the career statement. highlight any special marks or achievements in each subject. some relevant experience and most importantly the right attitude. "working under stressful conditions" or even "maintaining accurate records" can take on a new meaning when applied to the Engineering profession. For example let's say you worked at the local video store. If you have failed or not completed any subjects. The order in which you list your subjects is very important. This is what a prospective employer will be looking for. is to demonstrate that you have the qualifications. Employers like to know what you are capable of. ensure you have a good application letter. if need be they can be mentioned at the interview. Throughout the CV you should be displaying an eagerness to learn and a high degree of motivation. Subjects that are relevant to the position you are applying for should be listed first. it is up to you to highlight them. Don't expect the employer to see the relevance here. When applying for a position. the fact that you held a responsible position and have some skills becomes relevant. mention these as well. "inventory control". do not mention these. The CV should also mention any work experience (paid or not paid) that you have. Someone that is willing to learn. Start by listing the most relevant work first and work your way through others. it is how you present the information that makes all the difference. you need to demonstrate . written specifically for the position and highlighting your qualification and most importantly the right attitude. What you want to achieve with this graduate CV style. The key here is to try and turn your skills around and demonstrate how they are valuable to the new job. and even if you were paying your way through College by cooking at the local diner. not very relevant to Engineering right? Wrong. Thesis and papers written should also be mentioned just as you would with any achievements. The same applies with the interview. Mentioning things like "customer service".

2. File text (ekstension . Bagi calon karyawan. Jika Anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan. Walaupun umumnya meminta file MS Word. Selain itu. tidak pernah ada perusahaan yang menolak lamaran yang suratnya dituliskan di badan email.txt) lebih baik tidak digunakan karena pada saat dikirim dengan email. Karena itu periksa besar file yang Anda . dengan mudah Anda dapat mengkopi email lamaran Anda sebelumnya dan menyesuaikannya. file tersebut terkadang muncul di badan email. lebih mudah bagi perusahaan untuk mem-forward surat lamaran berbentuk email ke para usernya. Artinya. Sering kali mereka meminta Anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email Anda. Tentu saja semua tips umum menulis surat lamaran tetap perlu diikuti. Sebagai contoh. Ini terutama jika Anda menggunakan email gratis di Web. ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Word. Bagaimana dengan Resume? Jangan menulis resume Anda di badan email. perusahaan tetap akan menerima surat lamaran Anda dengan baik.Menulis Surat Lamaran di Email Makin banyak perusahaan yang membolehkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. 4. Menurut teman saya yang bekerja di bidang recruiting sebuah perusahaan multinational. atau Text? Biasanya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerja jenis file yang bisa Anda kirim. Dimana Surat Lamaran Ditulis? Sering kali kita bingung apakah perlu menuliskannya di badan email atau di file tersendiri. atau Hotmail. 1. Bagi perusahaan. PDF. kirimkan resume Anda dalam file MS Word (. 3. ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Gmail. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran email Anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan. seperti Yahoo!. terkadang mereka mengijinkan Anda untuk mengirimkan file berformat pdf. Jika tidak disebutkan.doc). Judul Email Judul email Anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email Anda. Pengalaman saya. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach. Catatan: Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Anda dapat menuliskan surat lamaran (cover letter) Anda di badan email. Anda dapat menuliskannya sebagai berikut "Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran". Ukuran Email Usahakan ukuran email Anda tidak melebihi 300 kb. 5. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar.

Email web gratis seperti Yahoo! dan Hotmail menambahkan signature ini secara otomatis pada semua email yang mereka kirim. Gmail. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya. . 6. Test Kirim Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email. selain melakukan proof read. Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. atau Hotmail. Saat mengirimkan email dari Yahoo! ke Gmail. Tapi sebaliknya. Perkecil ukuranya dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor. atau bagian dari iklan untuk penyedia jasa email tersebut. Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email. 7. Jika Anda diminta menyertakan foto. email yang saya kirim dari Gmail ke Yahoo! tidak berubah formatnya. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang Anda tuju. jangan masukkan file foto yang terlalu besar. Anda juga perlu melakukan test pengiriman. Adanya signature ini mengurangi kesan profesional pada lamaran Anda. Anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo!.lampirkan. Signature ini bisa Anda program sendiri. Email Signature Email signature adalah text yang dituliskan secara otomatis oleh provider email Anda. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran Anda. lengkap dengan attachment-nya ke email lain. Sedangkan Gmail tidak. saya perhatikan spasi email saya berubah dari satu menjadi dua.

Tempo News Room) III. Ketiga. seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. jangan melihat jawaban orang lain. persiapkan mental sejak awal. setiap tes ada tujuannya. Jangan lupa untuk menjawab apa yang Anda ketahui terlebih dahulu. wawancara sama sekali tidak terduga. . Tomy Sudjarwadi. baik mengenai karakter pewawancara maupun pertanyaan yang akan diajukan. Satu hal yang pasti. Namun. persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. menyarankan untuk mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut: Pertama. Keempat. Artinya. yakni untuk mendapatkan pekerjaan dan uang saja. Pasalnya. setiap psikotes ada pemetaannya. hal tersebut akan membuat hasil Anda bertentangan dengan kondisi pribadi yang sesungguhnya. Seringkali. (Hilman Hilmansyah . Oleh karena itu. konsultan pada Dunamis Intermaster. Ada tes ketelitian. Kedua. proses wawancara mempunyai tujuan tertentu. mengetahui kepribadian pelamar. kreativitas. Namun. Berbeda dengan proses lainnya misalnya psikotes atau tes keterampilan yang mungkin masih bisa ditebak. harus ada unsur kecocokan dengan kemampuan. Jadi. ketegangan membuat hasil tes menjadi jelek. dan kecerdasan. Bisa saja dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar.II. Anda harus yakin terlebih dahulu bahwa posisi yang akan dimasuki lewat tes itu bukan semata-mata karena pertimbangan ekonomis. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi dari awal. Persiapan Menghadapi Psikotes Sumber: Tempo News Room Jika suatu ketika Anda mengikuti psikotes. atau sekadar mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai situasi yang berbeda. Persiapan Menghadapi Wawancara Sumber: GloriaNet Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan yang sering kali membuat banyak orang merasa ketar-ketir. Anda harus beristirahat satu atau dua hari sebelumnya agar kondisi fisik menjadi prima. Isilah apa adanya.

ulet. Tidak ada cara lain untuk dapat menguasai kemampuan verbal ini kecuali melatihnya terus-menerus. berikan jawaban yang panjang-lebar dan pastikan bahwa pewawancara akan merasa bosan sehingga ia akan segera menghentikan pertanyaannya. Namun ingat. pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. kurang percaya diri. Dalam hal ini. Namun karena Anda gugup. Anda ingin jadi pohon apa?" atau : jika Anda adalah seorang atlet terkenal. dan tanpa persiapan. atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut. jika Anda telah sampai pada tahap wawancara sebenarnya secara kualitas Anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut.Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. karena sangat tergantung perusahaan masingmasing. kira-kira menjadi siapakah gerangan Anda?" Terhadap pertanyaan begini. semua pengetahuan Anda mendadak buyar. Wawancara Tak Terduga Menghadapi wawancara mengenai bidang kerja. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. misalnya "jika Anda sebuah pohon. yang mencoba-coba memberikan pertanyaan yang terkesan menyelidik. Hal ini kerap dilakukan untuk mengetahui kepribadian si pelamar. tidak ada standar mengenai wawancara "cocok-cocokan" ini. Sering kali Anda mungkin paham seratus persen materi yang akan ditanyakan. Berlatihlah dengan seorang rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara. Dan tidak ada jalan lain untuk menentukan hal ini selain berinteraksi langsung melalui wawancara. Repotnya. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Namun. Jangan pasif. Berbagai Kondisi Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan Anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya. karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian. Untuk yang jenis ini Anda mungkin . dan bersemangat. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada resepsionis. Ada juga tipe pewawancara yang "telah kehabisan ide". Yang sukar jika "topik" wawancara sama sekali tidak jelas dan tak terduga. Meski sama-sama menguji pengetahuan. usahakan jawaban Anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat. Tinggal lagi persoalan cocok-tidak cocok. namun wawancara sedikit lebih sulit karena Anda harus mampu mengungkapkan pengetahuan tersebut secara verbal. Apa yang bisa Anda lakukan ialah membuka mata dan telinga lebar-lebar. Anda dituntut untuk benar-benar menguasai bidang pekerjaan yang Anda lamar. namun Anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. mungkin tidak terlalu menyulitkan. mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan. Jangan mengesankan Anda menyembunyikan sesuatu. satpam. Kerap kali. beberapa hal prinsip yang dapat Anda pegang.

atau mengajukan pertanyaanpertanyaan konyol tentang keluarga Anda. prinsip utama yang harus Anda pegang adalah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut. Nah. Menghadapi kondisi begini. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika Anda masuk. Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis. tetaplah bersikap sopan.menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan Anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. Berpakaian rapi dan bersih. Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah. kancing baju atasan). Katakan "Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa Anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini. atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban Anda. Hal ini penting. agar Anda tidak dilihat sebagai "orang aneh'. selamat menghadapi wawancara. Hal ini memberi kesan bahwa Anda menghargai wawancara ini. mengkilap. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal. Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif. sehingga apa pun yang terjadi Anda akan menghadapinya dengan baik. atau bahkan ada yang bebas. tetapi ada juga yang semi formal. dan banyak trik lain. . antara lain: Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai Anda." Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. tidak perlu menggunakan jas.com Bagi Anda pencari kerja yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja. ada beberapa tips yang dapat diingat. sebaiknya Anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini. toh ini bukan acara pesta). Namun. Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan. (kcm) Saran-Saran Menghadapi Wawancara Sumber: HanyaWanita. Tanamkan dalam benak Anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga Anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi. ngejreng). tidak kusut. (GCM/Kps) Cara Berpakaian Yang Baik Dalam Wawancara Sumber: Kompas Cyber Media Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Jika Anda dicuekin.

Lakukan kontak mata dengan pewawancara. "Bagaimana ya?". Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara. sembari kemudian berkata bingung.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara Jika tidak diberitahu terlebih dahulu jenis pakaian apa yang harus dipakai. "Bagaimana kamu melihat hidupmu tiga tahun mendatang?". Ingat dengan baik nama pewawancara. Mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan pewawancara. Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk. kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut. 16 Januari 2005 Ada ekspresi khas dalam wawancara pekerjaan dari kebanyakan lulusan Universitas. Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal. Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara. bila ditanyakan. Ajukan beberapa pertanyaan bermutu diseputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum. Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah. Kebanyakan malah memberikan reaksi dengan body-language yang standard: mata melirik ke atas (seolah-olah mencari cicak di langit-langit). kemudian memandangi lagi si pewawancara sambil tersenyum lebar. Pengalaman saya jarang menemukan sarjana baru yang secara spontan menggambarkannya dengan baik apa yang ada dalam pikirannya. maka gunakan pakaian yang bersifat formal. Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara. tangan. Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya. Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan. Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda Bersikap Percaya Diri Sumber: Media Raharja. Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih. jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang. Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda. Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi. bukan prokem atau bahasa gaul. . isilah dengan lengkap dan rapi. Ucapkan salam (selamat pagi / siang / sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat. bersih dan rapi. jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas). Gunakan bahasa formal. Jika harus mengisi formulir. Persiapkan surat lamaran dan CV anda.

bahwa melalui tatapan Anda selama wawancara haruslah menandakan: a) apakah Anda cukup percaya diri. atau nada "menutup" diri. tetapi cukuplah bahwa Anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi. melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara. sehingga ia merasa sendirian. tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri. d) apakah Anda tampil "jujur" sesuai dengan kepribadian Anda yang sebenarnya. tidak dibuat-buat. (tt/dbs) Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara Sumber: Kompas Cyber Media Apakah pengaruh kontak mata pada saat wawancara? Bagaimana juga pengaruh intonasi suara terhadap keberhasilan wawancara? Dalam wawancara seringkali faktor diluar "isi" seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Bukankah kita semua sudah dilengkapi dengan potensi diri masing-masing? Yang kita perlukan sekarang adalah secara aktif masuk dalam proses "transformasi diri" yang sebenarnya sangat terbuka dengan berbagai macam kemungkinan. Kita semua tahu. Kita semua bukanlah kepompong. Tidak perlu dengan memelototi. Jangan cepat menganggap Anda sendirian. Percayalah. c) apakah Anda jujur dengan isi komunikasi Anda. dan irama memang harus diatur dengan baik. Intonasi akan memperlihatkan apakah Anda seorang yang percaya diri atau tidak. Intinya.Ada banyak orang yang hidup bagaikan kepompong. sampai cara berbicara. warna. gelap dan takut dengan apa yang Anda hadapi sekarang ini. Mulai dari penampilan. Volume. Mereka tidak mempunyai konsep diri yang jelas. Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Usahakan tidak memberi nada agresif. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron. gelap dan menakutkan. Itu semua adalah bagian dari proses transformasi yang sedang Anda jalani. b) apakah Anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut. Padahal semua kepompong mempunyai potensi (potential within) untuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan masa depan hidupnya. atau dengan sinar mata syahdu. (kcm) Wawancara dan Tes Psikologi (Psikotes) Sumber: GloriaNet . ia tidak tahu bahwa dia harus mengalami transformasi untuk menjadi kupu-kupu yang cantik. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan Anda. suatu saat kita akan menjadi "kupu-kupu" yang cantik. Kepompong terlalu cepat menghukum dirinya sendiri.

tingkah laku. Posisi interogator lebih tinggi dan bebas daripada yang diinterogasi. hal itu tentu akan sangat mempengaruhi penilaian dalam pengambilan keputusan seorang psikolog. "The term interview has a history of usage going back for centuries. baik secara halus maupun kasar. Dasar pemikiran lain kenapa perlu diadakan seleksi. Kondisinya pun berbeda. Cocok berbobot Wawancara dalam tes psikologi (psikotes) sebenarnya satu paket dengan tes tertulisnya. dan mempunyai tujuan tertentu. dengan menggunakan cara lisan. Lebih bijaksana bila pertanyaan dijawab apa adanya. tidak mengada-ada. Istilah kerennya mendapatkan "the right man in the right place". cara yang dipergunakan dalam kedua hal itu berlainan. Lolos di sini berarti si calon diterima di tempat kerja yang baru. "Padahal tinggal wawancara lo. Namun. Yang pasti. menurut Bingham dan Moore. Bandingkan dengan wawancara psikologi. meskipun sedikit serupa dalam hal menggali dan mencocokkan data. serta lebih langsung. Wawancara psikologi punya banyak makna. baik dari tingkat kecerdasan. Jangan dibayangkan wawancara itu sama dengan interogasi karena tujuan utamanya memang "berbeda".Berbohong saat tes wawancara bukan hanya tak berguna. seorang calon karyawan yang diwawancarai bisa saja tidak menjawab. Ada beberapa versi. spontan. conversation directed to define purpose other than satisfaction in the conversation itself". salah satunya. Bahkan dalam kondisi ekstrem. karena tidak ada penekanan serta tidak menggunakan kekuasaan.. serta sifat dan kepribadian. tidak menggurui. Keluhan macam itu banyak kita dengar dari mereka yang tak lolos dalam wawancara psikologi untuk melamar kerja. Sedangkan menurut Weiner. Bisa jadi suatu pekerjaan atau jabatan akan lebih berhasil bila dikerjakan oleh individu yang mempunyai bakat serta kemampuan seperti yang dituntut oleh persyaratan dari suatu pekerjaan atau jabatan itu sendiri. . Interogasi lebih menekankan pada tercapainya tujuan. langsung ke pokok persoalan. Perbedaan itu akan menentukan pula perbedaan dalam pola pikir. kok gagal. Tes ini bertujuan mencari orang yang cocok dan pas. di mana kedudukan antara pewawancara dan yang diwawancarai relatif setara. apalagi kebanyakan tahapan wawancara berada diakhir proses seleksi. Kondisi itu juga akan berpengaruh terhadap hasil kerja. dan sopan. serta pandangannya terhadap sesuatu. dengan berbagai cara dan akibat. pewawancara pun tidak akan memaksa. wawancara adalah ". tapi juga bisa membuat Anda tidak diterima. It was used normally to designate a face to face meeting of individual for a formal conference on some point. selalu kandas di tahap ini". Sebuah kenyataan yang menyesakkan. minat.." Dari kedua definisi itu didapatkan kondisi bahwa wawancara adalah pertemuan tatap muka. yaitu adanya perbedaan potensi yang dimiliki setiap individu. Dulu juga begitu.

apabila ditanya alamat. Terbuka sudah kepribadiannya yang tidak jujur. anak bersekolah di mana. Pada wawancara untuk evaluasi karyawan atau promosi jabatan biasanya data curiculum vitae (CV) dari instansi atau perusahaan sudah diberikan semua dari Bagian Personalia. Demikian pula perilaku dan sikap-sikap yang akan muncul secara spontan bila berada dalam situasi yang baru dan mungkin menegangkan. sikap. si calon bisa dinilai apakah ia memberikan jawaban yang dangkal atau tidak. polisi. Misalnya. Tes ulang dapat menjadi alat untuk mengatasi keraguan itu. Yang tidak kalah penting dalam mempengaruhi penilaian adalah kecocokan data. tidaklah mungkin seorang calon membohongi psikolog. apakah istri bekerja. postur . observasi.terutama untuk pekerjaan yang memang membutuhkannya. Hal ini bisa terjadi karena mungkin ia telah beberapa kali mengikuti psikotes atau pernah mengikuti bimbingan psikotes. Misalnya. Mulai dari penampilan. sebut saja alamat kita. mata berkedip-kedip atau memutar jari-jemari yang dilakukan tanpa sadar. Penilaian juga menyangkut bobot jawaban dan kelancaran dalam menjawab. Riskan pula bila dia tidak menjawab dengan sebenarnya. maka diajukan pertanyaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan itu. dan pramugari. Jawaban berupa "Ingin naik pesawat" atau "Ingin ke luar negeri" merupakan contoh jawaban yang dinilai dangkal atas pertanyaan alasan menjadi pramugari. Dalam hal bobot jawaban. Dalam wawancara psikologi yang diperlukan sebenarnya jawaban spontan dan tidak mengada-ada. Benarkah data yang ditulis oleh sang calon? Atas dasar itu seorang psikolog sering melontarkan pertanyaan untuk menilai tingkat pemahaman dan intelegensi si calon. satpam. Tujuan berikutnya dalam tes wawancara adalah menggali data yang tidak didapatkan dari tes tertulis. Sering juga terjadi hasil tes tulis bagus. cara menjawab pertanyaan. tapi hasil wawancaranya kurang meyakinkan. serta apa judul skripsi dan berapa nilai yang didapat. Dalam konteks di atas. dapat saja diambil kesimpulan bahwa calon memiliki intelegensi yang kurang atau dianggap tidak serius selama menjalani proses pendidikan. calon mengaku berpendidikan S2. Sedangkan kelancaran dalam menjawab biasanya dinilai dari berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh seorang calon karyawan untuk menjawab pertanyaan. Dalam hal ini calon kar-yawan dilihat dan dinilai. misalnya. Misalnya. Pertama. . masih tinggal bersama orangtua atau tidak. Tidak usah ditambah-tambahi atau malah berlagak sok pintar. atau malah berbelit-belit. padahal kejujuran merupakan prasyarat penting untuk perusahaan. Misalnya. seperti tentara. Bila jawabannya kurang bermutu.Ada beberapa tujuan spesifik dari wawancara psikologi.

Bila seseorang mendapat nilai B dalam pelajaran itu. Dari hasil pemeriksaan psikologi tertulis dan wawancara. yang penting dia bisa komputer dan inteligensinya cukup. serta tidak begitu mensyaratkan penampilan atau postur. berarti penguasaan materi Bahasa Inggrisnya baik. misalnya bahasa Inggris. ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. bila yang diperlukan operator komputer. Kalau sudah. Asalkan dia serius pada saat mengerjakan dan tidak terganggu konsentrasinya sehingga dapat bekerja secara optimal. Seseorang yang memang pada dasarnya cerdas. . Sedangkan tentara/polisi lebih menitik-beratkan pada postur ideal antara tinggi dan bobot badan. Dalam tes prestasi ada materi yang dapat dipelajari. Semua itu tergantung tujuan pemeriksaan. di mana jenis kegagalan dapat disebutkan dengan jelas dan biasanya dapat pula dilihat.seperti pramugari. apakah calon ini memenuhi syarat seperti job description yang diberikan oleh perusahaan atau tidak. Atau menggunakan sepatu sandal. Yang terakhir. penampilan fisik. sudah pernah mengalami psikotes atau belum. Yang pertama. Misalnya. Sedangkan psikotes mengukur potensi dasar yang dimiliki tiap individu. yang berhak adalah psikolog yang berkompeten. Mengapa gagal? Banyak calon karyawan gagal dalam psikotes. Misalnya. Mengapa? Sesungguhnya. Pada dasarnya psikotes bukan ujian. dalam wawancara untuk calon pramugari sebaiknya tidak mengenakan pakaian yang tidak selayaknya. Untuk mengurangi risiko gagal. dalam arti tidak setiap orang dapat menerjemahkan dalam bahasa sehari-hari. serta ada persyaratan minimal tinggi badan. berapa kali? Untuk apa? Lulus atau tidak? Mungkin juga minat ataupun gaji yang diinginkan. dibuatlah kesimpulan. Psikotes tidak mengukur prestasi melainkan potensi dasar setiap individu. Misalnya. hasil pemeriksaan psikologi bersifat rahasia. seperti celana panjang berbahan jins. Perhatikan dengan saksama apalagi bila profesi yang akan dimasuki mensyaratkan penampilan menarik . teller bank. sebaiknya sesuaikan dengan situasi dan suasana. Jadi.Manfaat lain wawancara adalah melengkapi data yang terlupakan atau tidak tertulis secara lengkap. Perhatikan juga cara berpakaian. manfaat wawancara yaitu untuk membuat keputusan. untuk dijadikan data kualitatif. dites seperti apa pun tetap akan baik hasilnya. ketersediaan data yang mungkin sudah lengkap. meskipun sedang mode. Terkadang ada psikotes yang tidak menggunakan wawancara. Hal itu berbeda dengan tes kesehatan. Sementara hasil psikotes masih merupakan data kasar berupa angka-angka sehingga perlu dijelaskan dalam bahasa awam oleh psikolog. atau sekretaris. termasuk di dalamnya wawancara.

tidak perlu ditutup-tutupi. C: Condition. atau kalau belum dipersilakan duduk. situasi yang dihadapi saat itu adalah situasi tes. bukan konsultasi psikologi. tetap saja tidak lulus. Meski merasa optimistis dengan hasil tes tulis dan merasa bisa mengerjakan. atau dari segi usia lebih tua daripada si pewawancara. Mengenai tindakan-tindakan apa yang telah dilakukan. T: Thinking. misalnya mengaku sebagai atlet yang sudah keliling ke banyak negara dan memiliki segudang prestasi. Yang dimaksud dengan sikap ialah bagaimana si calon karyawan dapat menempatkan diri pada posisi yang tepat. Sebaiknya bersikap wajar saja. meskipun si calon sudah memiliki pendidikan yang cukup tinggi. Pemahaman yang lebih baik tentang wawancara psikologi akan membuat kita lebih mudah mempersiapkan diri menghadapi jenis wawancara ini. tidak tampak menjilat. Selain itu. dalam menjawab tidak usah menggurui. Selain itu. tidak dibuat-buat. Ditanyakan minatnya. gambaran pekerjaan. (GCM/is) Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara? Sumber: GloriaNet Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Kondisi/situasi/keadaan di mana kejadian itu berlangsung. calon tidak perlu bertanya mengenai hasilnya. Bangga boleh-boleh saja. Kemudian menjawab secara jujur. atau kemeja tidak dimasukkan. Yang pasti. jangan duduk dulu. tetapi kalau hasil psikologi tertulisnya kurang baik. ya. pengalaman cukup banyak. biasanya dinilai pula kesopanan yang sesuai dengan norma. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. mengetuk pintu bila akan masuk ruangan. A: Action. pernah tidak naik kelas atau pernah gagal pada tes di perusahaan lain. Tentang apa yang dirasakan oleh orang itu. Selain itu. Jangan pula menjawab dengan sombong. Pertimbangkan pula banyak calon lain yang menunggu. apakah juga sudah terbayang. tidak mengenakan kemeja yang lengan panjangnya dilipat. Yang tidak kalah penting. Pada dasarnya wawancara adalah tes juga sehingga hal ini akan mempengaruhi penilaian. yaitu: • • • • F: Feeling. Misalnya. atau hanya mengenakan kaus.Kerapian dan kesopanan berpakaian juga dipertimbangkan. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan . untuk memperoleh informasi penting dari calon karyawan digunakan metode FACT. Dalam menjawab pertanyaan tidak bertele-tele. tidak usah bertanya. langsung pada inti masalah. wawancara psikologi tidak perlu ditakuti dan tidak bisa dibohongi. tetapi juga tidak tegang atau gugup. Sikap pun memberikan nilai penting. Misalnya. Mengenai apa yang dipikirkan atau yang diinginkan oleh orang pada saat itu. Umumnya. Misalnya.

Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda. misalnya. Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan. Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok. Anda akan dipanggil lagi. Nah. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan. tak kunjung tiba. panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian. karena bertanya merupakan hak Anda. Bisa jadi. gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata. Lagi pula. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya.banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Untuk itu usai wawancara. apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda. kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya. berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. agar tidak penasaran. kalau Anda menghadapi situasi demikian. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan. place and name of the interviewer. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian."Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda. .. berarti kemungkinan besar Anda akan diterima.. Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi. (GCM/Astaga) DO & DON’T IN INTERVIEW DO be sure of the time. pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara.". Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda. Memang.

are concerned first and foremost with their own interests. ambitions and so on. or even a nice windbreaker and slacks might be more appropriate. For example. First you may be given information to write down. be sure to address him or her as Doctor. and as a reminder of what you've already said in case you are asked back for a follow-up interview. DO consider your answers carefully. or that of the interviewer. In the latter case. and you won't want to seem unprepared.. Interviewers. A lot just depends on local and company standards. DON'T smoke.D. but if interviewing for a position as a maintenance foreman or a service station manager. At the end of the interview. unless you are so invited). DO offer to shake hands when you meet the interviewer. A thoughtful pause on the "tough" questions is quite permissible. and shows reliability and interest. check-out the work place beforehand and see what others in positions similar to the one you are seeking wear on the job--then dress about the same or just a shade better for your interview. DO bring a pen and pocket notebook (one small enough to stick out-of-sight). DO dress neatly and conservatively in a style consistent with the job which you are seeking. you may encounter interviewers who are uncomfortable with this new etiquette.. DO remember and use the interviewer's name (NOT the first name. In that case. This applies regardless of your sex. like everyone else. like traffic jams. a sport coat. If possible. Don't be a slob. Should you run into an interviewer whom you know has a doctoral degree. Think of the other person. If the interviewer is a woman use Ms. This will give you a cushion against unexpected delays. or Ms. go with what is most comfortable for you. and in fact. However. Be . DON'T chew gum or tobacco. but don't overdress. will probably make a better impression than if you blurt out the first thing that comes to mind. unless you know beforehand whether she prefers Miss. DON'T sit until the interviewer offers you a chair or seats him/herself first. an expensive three-piece suit might be just the thing for certain top management sales positions. such as a Ph. the interviewer might assume you have unrealistic expectations about the job. Second. DO be outwardly oriented. Mrs. problems. you'll want to make notes after the interview with an eye to self-improvement.DO plan to arrive early (at least 15 minutes). offer to shake hands again.

however the interview comes out. Asking intelligent questions will probably require some research (there's that word again!).) DO bring your sense of humor along. Remember that you are a worthwhile person. . Avoid showing insecurity or discouragement. DON'T brag about who you know (important connections. the department. Show your interest and knowledge. even though you may understandably feel that way. DO be alert for the intentional introduction of stress factors. Find out what will be expected of you on the job and tailor your answers and comments accordingly. Anything you can do to make the occasion easier or more interesting for them will be a point in your favor. DO ask questions: About the company.sensitive to this and watch for cues to the interviewer's concerns. You have nothing to lose by keeping it under control and you may gain a lot. the job itself and tasks involved. or carrying their own heavy burdens of stress. You will also find that some interviewers are themselves inexperienced. To start describing all your skills. and accomplishments without knowing what the employer is looking for is like sailing full-speedahead without a rudder or compass. both professional and personal. etc. Thinking about the other person will also help to keep you from thinking about and showing your own nervousness. strengths.

Date 3. Title • State relevant post 6. Addressee: • Address to the responsible officer as far you can. Mr. Write in the following sequence • Name of the responsible officer • Post of the responsible officer • Name of the organization • Address of the organization 4. e. Lee 5. First Paragraph • State again the post you are applying for end explain how the vacancy is known . Applicant’s Address 2.Sample of Application Letter Notes: 1.g.

9.7. . use “Yours faithfully” • Sign your name below the closing remark and type your name under signature Enclosures • Resume and copy of certificates should be attached to the letter • Resume • • • Use point form to make it easy to read Limit it to one to two pages If the employer asks for the attachment of a photo. 8. otherwise. 10. you should state the post or job area you are interested in and the reason for making self-referral Content • List the relevant academic qualifications and experience to show that you are the best person for the post Last Paragraph • Indicate your wish for an interview Closing • Use “yours sincerely” if you are addressing to the responsible officer. In the first paragraph of an unsolicited application letter. it is advisable to employ the professional service in taking a smart and confident photo to give the employer a good impression.

Skills • List the skills relevant to the post . Academic qualifications and work experience • In reverse chronological order 3. Personal Information 2.Sample of Resume Notes: 1. Main duties of past jobs 4. Extra-curricular Activities • Give the employer a more comprehensive picture of your personality and abilities 5.

relatives or exemployers) • Their prior consent must be sought • If referees cannot be sought before sending out an application.g.g. additional paper can be attached for providing supplementary information. You can refer to your resume and cautiously decide on the information which need to be filled in to avoid making too many corrections on the form Write concisely when completing a form. You may continues to identify the appropriate persons after sending out application.6. References • List two to three references (e. You only need to fill in the necessary and relevant information. if possible You should study the form and read the instructions before completing it. Other information can be simplified or left out If there is not enough space in the form. Completing Job Application Form Some employers require applicants to complete job application forms. the note “References : available upon request” may be put on the resume. you should write the words "Not Applicable" in the column to show that you are not omitting these parts • • • Check the information you provide carefully to prevent any mistakes Remember to sign your name on the form Remember to keep a copy of the application form for easy reference before attending an interview in future . section 10 continued) If there are sections on the form which are not applicable to you. Remember to put down the remark "please refer to the attachment" in the relevant section and mark on the attachment clearly which section it refers to (e. Filling in a form may seem easy but you still need to pay attention to the following points: • • • • • • • Write with a black/dark blue ball pen Write properly in block letters Use a typewriter or a computer to print the information on the form. teachers.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful