Makalah Pendidikan Agama Islam

HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM

Oleh Kelompok : 1) Syamsurizal (111510011) 2) Rini Sri Lestari (111510017)

Dosen Pengajar : Bpk. H. NILWANI HAMID, S.Ag. M.Pd

UNIVERSITAS MUHAMMADYAH PONTIANAK

Semoga makalah ini dapat memberi manfaat kepada kami dan pembaca untuk kabahagiaan dunia dan akhirat. M. selaku dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Pada kesempatan ini. Mempawah. taufik dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan pengerjaan makalah mata kuliah Pendidikan Agama Islam tentang Hakikat Manusia Menurut Islam ini. S.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat.kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Kami sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu.Pd. Amin.26 September 2011 Penyusun .Ag. Nilwani Hamid.kami sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca.

.Dan bagaimanakah hakikat manusia menurut islam?Insya Allah kami akan membahas masalah tersebut.Bab I Pendahuluan Berbicara tentang manusia maka yang tergambar dalam fikiran adalah berbagai macam perspektif. Ada yang lain menilai tentang manusia adalah sebagai homo feber dimana manusia adalah hewan yang melakukan pekerjaan dan dapat gila terhadap kerja. Sedangkan yang lain menilai manusia sebagai animal simbolik adalah pernyatakan tersebut dikarenakan manusia mengkomunikasikan bahasa melalui simbol-simbol dan manusia menafsirkan simbol-simbol tersebut. ada yang mengatakan manusia adalah hewan rasional (animal rasional) dan pendapat ini dinyakini oleh para filosof.

Apa tugas manusia di bumi? . Untuk apa manusia diciptakan? 3). Untuk siapa manusia hidup? 4).Bab II Permasalahan 1). Siapa sebenarnya manusia itu? 2).

dalam pandangan ini melengkapi dari pandangan yang sesudahnya dengan melengkapi sisi trasendensi dikarenakan pemahaman lebih bersifat fundamental. Seperti dalam kenyataan mahluk yang berjalan diatas dua kaki. kemampuan berfikir dan berfikir tersebut yang menentukan manusia hakekat manusia. Manusia juga memiliki karya yang dihasilkan sehingga berbeda dengan mahluk yang lain. Manusia cara keberadaannya yang sekaligus membedakannya secara nyata dengan mahluk yang lain. Siapa sebenarnya manusia itu? Manusia secara bahasa disebut juga insan yang dalam bahasa arabnya. Ada yang lain menilai tentang manusia adalah sebagai homo feber dimana manusia adalah hewan yang melakukan pekerjaan dan dapat gila terhadap kerja. Dan sebagaimana yang telah Allah jelaskan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia di antara makhluk yang lain.Bab III Pembahasan A. Dari karya yang dibuat manusia tersebut menjadikan ia sebagai mahluk yang menciptakan sejarah. karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru disekitarnya. yang berasal dari kata nasiya yang berarti lupa dan jika dilihat dari kata dasar aluns yang berarti jinak. Manusia memang sebagai . Manusia juga dapat dilihat dari sisi dalam pendekatan teologis. Sedangkan yang lain menilai manusia sebagai animal simbolik adalah pernyatakan tersebut dikarenakan manusia mengkomunikasikan bahasa melalui simbol-simbol dan manusia menafsirkan simbol-simbol tersebut. Manusia dalam memiliki karya dapat dilihat dalam seting sejarah dan seting psikologis situasi emosional an intelektual yang melatarbelakangi karyanya. Berbicara tentang manusia maka yang tergambar dalam fikiran adalah berbagai macam perfektif. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia. Pengetahuan pencipta tentang ciptaannya jauh lebih lengkap dari pada pengetahuan ciptaan tentang dirinya. ada yang mengatakan masnusia adalah hewan rasional (animal rasional) dan pendapat ini dinyakini oleh para filosof.

yang mempunyai kontak tidak kritis dengan dunia. dan hidup dalam masa kini yang kekal.mati. Menurut Islam. Banyak jawaban berbeda yang akan kita dapatkan. martabat manusia serta pemujaan terhadap manusia.jodoh).Dengan segala usaha.dan do’a manusia dapat menemukan jalan kehidupannya sendiri. Agama telah memaksa ketika berhadapan dengan kehendak Tuhan maka manusia tidak berkuasa. Peradaban hari ini didasarkan atas humanisme. manusia arif memiliki akal budi dan mengungguli mahluk yang lain.kecuali pada beberapa ketetapan yang tak bisa diubah(rezeki. Manusai juga dikatakan sebagai homo faber hal tersebut dikarenakan manusia tukang yang menggunakan alat-alat dan menciptakannya.kerja keras. Manusia dapat disebut sebagai homo sapiens. manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia di antara makhluk ciptaan-Nya yang lain yang dipercaya untuk menjadi khalifah di muka bumi. . yang hanya berada dalam dunia. Ada pendapat bahwa agama telah menghancurkan kepribadian manusia serta telah memaksa mengorbankan dirinya demi tuhan. Manusia menurut Paulo Freire mnusia merupakan satu-satunya mahluk yang memiliki hubungan dengan dunia. Salah satu bagian yang lain manusia juga disebut sebagai homo ludens (mahluk yang senang bermain). Dipihak lain ia berhadapan dengan alam sebagai sesuatu yang asing ia harus menyesuaikan alam sesuai dengan kebutuh-kebutuhannya. Masalah manusia adalah terpenting dari semua masalah. Itulah berbagai jawaban ketika ditanya siapa manusia itu sebenarnya.mahluk yang aneh dikarenakan disatu pihak ia merupakan “mahluk alami”.Dan terkadang bisa jadi antara pendapat satu dengan yang lain saling bertentangan.Kedua pendapat yang bertentangan itu akan membingungkan jika tidak kita hadapi dengan bijak. seperti binatang ia memerlukan alam untuk hidup.Ada yang mengatakan bahwa manusia dengan kekuatannya sendiri dapat melakukab segalanya. Manusia berbeda dari hewan yang tidak memiliki sejarah.Namun di sisi lain ada juga yang berpendapat bahwa manusia hanya mengikuti takdir yang berlaku pada dirinya.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ar-Ra’d ayat 11 “…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” Awal ibadah ialah tafakur dan berdiam diri. Sebenarnya bertafakur satu jam lamanya adalah lebih baik dari pada beribadah selama satu tahun Sebaik-baiknya Ibadah adalah bertafakur tentang Alloh dan kekuasaanNya..” B.maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung mereka selain Dia.Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum. Tujuan manusia diciptakan Untuk apakah manusia diciptakan Tuhan di dunia ini ? Menurut Al-Qur’an Tuhan berfirman : Adh-Dhariyat (51 ayat 56) : “dan tidak aku jadikan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku. selain untuk mengingat Alloh. . Tafakur merupakan kunci untuk membuka pintu Ma’rifat dan mempelajari Rohani yang tersembunyi.

Tentu saja dia akan memperhatikan waktu-waktu shalat. namun juga patut mendapat murka Alloh. Namun ibadah semacam itu bukan saja tidak memiliki kecemerlangan spiritual. yang merupakan tindakan ibadah yang penting. Orang yang saleh tentu akan memperhatikan waktu waktu ibadahnya dalam keadaan apapun. Berikut ini kami mencoba menjelaskan pokok persoalan ini. yang dimaksud waktu luang’ adalah kita harus menyisihkan waktu kita khusus untuk Ibadah di mana kita harus mencurahkan diri semata-mata untuk ibadah tanpa di ganggu pemikiran atau kesibukan lain. Sedangkan yang ke dua adalah membuat hati memahami penting ibadah. dengan sebaik-baiknya. Aku berlindung kapada Alloh dari meremehkan Shalat dan dari tidak memberikan makna yang sepatutnya kepada shalat. dan ibadah yang dilakukan tampa kehadiran hati tidak ada nilainya. Yang membuat hati hadir itu ada dua.Arti ibadah : Ketahuilah bahwa bebas dari kesibukan lain demi tenggelamnya dalam ibadah dapat terjadi bila memiliki waktu yang luang dan hati yang masih kosong . tidak memikirkan pekerjaan lain selama waktuwaktu itu. itu dilakukan dengan tak bersungguh-sungguh atau asal-asalan saja. karena menganggap ibadah sebagai menghalangi apa yang dibayangkannya sebagai tugas penting. dan ini merupakan salah satu hal amat penting dalam ibadah. Dan bila beribadah. Yang pertama adalah memiliki waktu yang luang dan hati yang masih belum disibukan oleh apapun. . dan orang seperti itu adalah orang yang meremehkan shalat dan mengabaikannya. yang tampa hal ini kehadiran hati tidak mungkin terjadi. dan melaksanakannya.

Disini kata “Milik-Ku atau “Aku” menunjukan ROH. Bertindaklah sebagai alat-Ku. Apapun yang kau kerjakan tidak kau lakukan untuk kebaikan untuk dirimu sendiri. “Apapun yang kau lakukan. Semata-mata demi aku. . beribadah kepada tuhan dapat dibagi dalam tiga tahap : Tahap I. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.C. dari ROH itu sendiri. Siapakah engkau sebenarnya ? Tuhan berkata : “Akulah yang bersinar dalam dirimu” kata Aku ini timbul dari yang Esa. sadarlah bahwa aemua yang kau lakukan hanyalah demi Aku. lakukanlah bagi kepuasan-Ku.” Tahap II. Engkau harus mengerti bahwa pekerjaan apapun yang kau lakukan di dunia ini hal itu telah terkait dengan tuhan (Alloh) karena Dia adalah penguasa tertinggi di Dunia. Al-Insaan (76 Ayat 30 ): “Dan tiadalah kamu berkehendak kecuali yang di kendaki Allah. Kerjakanlah semua atas nama-KU. Bekerjalah untukku. demi Aku. bukan badan Jasmani. Untuk siapa manusia hidup? Ada caranya untuk mengabdi dan beribadah kepada tuhan yang benar.

Ibadah.seluruh kehidupan kita ini sebenarnya hanyalah untuk Allah.mati.dan dengan lingkungan kehidupannya.Taqwa yang sebenarnya berarti bakti. . Sebagai wakil Allah di bumi ini.Hal ini akan terjadi bila engkau beranggapan bahwa segala sesuatu yang kau lakukan. Jadi.Bakti adalah pernyataan taqwa.Dan akhirnya manusialah yang dipercaya unutuk mengemban amanat itu. makan dan berbagai kegiatan dalam kehidupan sahari-hari kau lakukan karena cinta kepada Aku dan Aku timbul dari ROH. hanya kau perbuat untuk menyenangkan Tuhan saja.dengan sesama manusia.Dia pernah memberi amanat kepada bumi tapi bumi tak sanggup untuk memikulnya.shalat. hidup dan matiku (hanyalah) untuk Alloh.Tahap III.Emosi yang dinamakan taqwa memancar dari ROH.dan semuanya hanyalah untuk Allah. Berbaktilah Hanya Kepada-Ku Engkau harus mengerti petunjuk ini. adalah sebutan untuk ROH. Tidur.manusia salah satu tugas manusia adalah untuk menjaga keseimbangan kehidupan di bumi ini.belajar. D)TUGAS MANUSIA DI BUMI Manusia dipercaya Allah untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini. “Sesungguhnya Shalatku. ibadahku. Tuhan semesta alam”. katakana dan pikirkan.Serta menjalin hubungan dengan Allah.begitu juga dengan gunung.Dan semua itu memang milik Allah semata. perkataan dan pikiran. Prinsip taqwa yang memancar dari lubuk hati ini harus menjiwai setiap perbuatan.Allah. Wallahu ‘alam bishawab. Al-An’aam (6 ayat 162) Katakanlah. kerja.

Bab IV Penutup Daftar pustaka: halimsani.com .wordpress.com tafany.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful