Dokumen Lelang

BAB I. INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG Keterangan : 1. Instruksi kepada peserta lelang berisi informasi yang diperlukan oleh peserta lelang untuk menyiapkan penawarannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pengguna jasa. Informasi tersebut berkaitan dengan penyusunan, penyampaian, pembukaan, evaluasi penawaran dan penunjukkan penyedia jasa. 2. Hal-hal berkaitan dengan pelaksanaan kontrak oleh penyedia jasa, termasuk hak, kewajiban, dan risiko dimuat dalam syarat-syarat umum kontrak. Apabila terjadi perbedaan penafsiran/pengaturan pada dokumen lelang, penyedia jasa harus mempelajari dengan saksama untuk menghindari pertentangan pengertian. 3. Data lelang memuat ketentuan, informasi tambahan, atau perubahan atas instruksi kepada peserta lelang sesuai dengan kebutuhan paket pekerjaan yang akan dilelangkan. 4. Instruksi kepada peserta lelang adalah bagian daripada dokumen lelang untuk pelelangan umum dengan pasca A. UMUM 1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1 Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran selaku Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran menentukan nama paket pekerjaan yang dituangkan dalam data lelang dan diumumkan secara luas melalui media internet. Penyedia jasa harus memilih paket pekerjaan berdasarkan IUJK sesuai dengan bidang sub bidang yang telah ditentukan dalam data lelang. Pemenang lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam data lelang dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak. Lingkup pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Pekerjaan ini dibiayai dengan dana sesuai ketentuan dalam data lelang.

1.2

1.3

1.4 2. SUMBER DANA 2.1

IL - 1

Dokumen Lelang

3. PERSYARATAN PESERTA LELANG

3.1

Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa pelaksana konstruksi (pemborong) yang memenuhi persyaratan pelelangan umum dengan atau yang telah lulus prakualifikasi. Peserta lelang harus mengutamakan penggunaan bahan, peralatan, dan jasa produksi dalam negeri. Peserta lelang harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai bentuk-bentuk yang ditentukan dalam bentuk surat penawaran dan lampiran.

3.2 3.3

3.4

4. KUALIFIKASI PESERTA LELANG

Penyedia jasa yang ditunjuk oleh pengguna jasa untuk melaksanakan layanan jasa konsultansi dalam perencanaan atau yang akan mengawasi pelaksanaan pekerjaan atau yang berafiliasi dengan peserta lelang tidak diperkenankan menjadi peserta lelang. 4.1 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran. 4.2 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan dan dinilai sebelum penyampaian dokumen penawaran. 4.3. Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam dokumen kualifikasi 5.1 Setiap peserta lelang atas nama sendiri atau sebagai anggota kemitraan hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan. Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan, selain penawaran alternative (bila diminta) akan digugurkan. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai dengan Pasal 19.1. Semua biaya yang dikeluarkan oleh penyedia jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban penyedia jasa dan tidak mendapat penggantian dari pengguna jasa. Panitia pengadaan memberikan penjelasan mengenai dokumen lelang pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang. Dalam acara penjelasan lelang, dijelaskan mengenai : a. Metoda penyelenggaraan pelelangan; b. Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap); c. Dokumen yang harus dokumen penawaran; dilampirkan dalam

5. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA LELANG

5.2

5.3 6. BIAYA PENAWARAN 6.1

7. PENJELASAN DOKUMEN LELANG

7.1

7.2

d. Acara pembukaan dokumen penawaran;
IL - 2

Dokumen Lelang

e. Metoda evaluasi f. Hal-hal yang menggugurkan penawaran; g. Jenis kontrak yang akan digunakan; h. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri; i. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil; j. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran. 7.3 Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan, keterangan lain termasuk perubahannya, dan hasil peninjauan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan (BAP). BAP ditandatangani oleh panitia pengadaan dan minimal 1 (satu) wakil peserta hadir. Apabila dalam BAP terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka panitia pengadaan harus menuangkan ke dalam adendum dokumen lelang yang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang secara tertulis setelah disahkan oleh pengguna jasa. Dalam acara penjelasan lelang, diumumkan nilai total harga perkiraan sendiri. Rincian HPS tidak boleh dibuka dan bersifat rahasia. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawarannya. Bila dipandang perlu, panitia pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan. Peserta lelang dengan risiko dan biaya sendiri dianjurkan untuk meninjau lapangan pekerjaan dengan saksama untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan guna menyiapkan penawaran.

7.4

7.5

7.6

8. PENINJAUAN LAPANGAN

8.1

8.2

IL - 3

4 . 11. sebelum adendum dokumen lelang diterbitkan. Surat Penunjukkan dan Surat Perjanjian. maka untuk memberi waktu yang cukup kepada peserta lelang dalam menyiapkan penawaran. BAB V Syarat-Syarat Khusus Kontrak. pengguna jasa dapat mengubah ketentuan dokumen lelang dengan menerbitkan adendum.1 Dokumen lelang terdiri dari : BAB I Instruksi Kepada Peserta Lelang. ADENDUM DOKUMEN LELANG 11. BAB IX Gambar-Gambar. KLARIFIKASI DOKUMEN LELANG 10.1 Calon peserta lelang yang memerlukan klarifikasi atas isi dokumen lelang dapat memberitahukan kepada panitia pengadaan secara tertulis dan diterima oleh panitia pengadaan selambat-lambatnya pada tanggal dilakukan penjelasan dokumen lelang. 10.3 Apabila adendum diterbitkan oleh pengguna jasa kurang dari 7 (tujuh) hari kerja dari batas akhir pemasukan penawaran. Lampiran. Adendum (bila ada) 10. BAB II Data Lelang. 11. BAB III Bentuk Surat Penawaran.Dokumen Lelang B.1 Sebelum batas waktu penyampaian penawaran berakhir. BAB IV Syarat-Syarat Umum Kontrak. Analisa Harga Satuan dan Metode Pelaksanaan BAB VIII Spesifikasi Umum dan Teknik. DOKUMEN LELANG 9. BAB VI Bentuk-Bentuk Jaminan. ISI DOKUMEN LELANG 9. pengguna jasa wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21. BAB VII Daftar Kuantitas.2.2 Setiap adendum yang diterbitkan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan secara tertulis dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang.2 Panitia pengadaan wajib menanggapi setiap klarifikasi secara tertulis. IL . 11.

1. 7). Analisa harga satuan pekerjaan utama. maka dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan pekerjaan tetap harus dilaksanakan. PENYIAPAN PENAWARAN 12. maka yang digunakan adalah dalam huruf.1 Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasarkan jumlah rincian dalam daftar kuantitas dan harga untuk seluruh pekerjaan seperti diuraikan dalam Pasal 1. 2).1 Dokumen penawaran terdiri dari : a. 6000. 14. 8). Daftar personil inti. dalam evaluasi penawaran tidak boleh digugurkan dan harga penawaran yang berlaku adalah harga penawaran terkoreksi. 5).2 Harga penawaran harus ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. 9). kecuali untuk mata pembayaran pekerjaan persiapan non fisik. Apabila harga satuan dicantumkan nol/tidak diisi untuk mata pembayaran tertentu. Lampiran surat penawaran. bertanggal. b. Surat penawaran. IL . 10). 14. Metoda pelaksanaan. maka pada saat pembukaan penawaran ditulis “TIDAK JELAS”. Jaminan penawaran. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan.Dokumen Lelang C. 4). Daftar peralatan utama.5 . Jadwal waktu pelaksanaan. Daftar harga satuan dasar upah. ditanda tangani oleh yang berhak dan dicap. 14. Lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang. Daftar kuantitas dan harga. harus bermaterai cukup Rp. Apabila harga penawaran dalam huruf tidak bisa diartikan/tidak bermakna. 14.1 Semua dokumen Bahasa Indonesia. 6). BAHASA PENAWARAN 13. 3).4 Biaya umum dan keuntungan dikenakan untuk seluruh mata pembayaran. Surat kuasa (bila diperlukan). HARGA PENAWARAN 14. terdiri dari : 1). DOKUMEN PENAWARAN 13. dan alat. 11). penawaran harus menggunakan 12. bahan.3 Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan jumlah harga untuk semua mata pembayaran dalam daftar kuantitas dan harga. Dalam hal angka dan huruf berbeda.

sebelum akhir masa berlakunya penawaran. b.2 Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam data lelang. 15. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 16.1 Harga satuan dasar.5 Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh penyedia jasa dalam pelaksanaan kontrak. 16. 17. Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak disita dan tidak dikenakan sanksi. 16. 16. tetapi diminta memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan menyampaikan pernyataan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan jaminan penawaran kepada panitia pengadaan. serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran.4 Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai ketentuan dinyatakan gugur.1 Peserta lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah dengan nominal sebesar antara 1 % (satu persen) sampai dengan 3 % (tiga persen) dari nilai harga perkiraan sendiri (HPS). Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuan dalam data lelang.2 Dalam keadaan khusus. 17. panitia pengadaan dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.Dokumen Lelang 14.3 Peserta lelang dapat : a.3 Bentuk jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam bentuk jaminan. harga satuan pekerjaan dan jumlah harga penawaran harus menggunakan mata uang Rupiah. JAMINAN PENAWARAN 17.2 Jaminan penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan.6 .6 Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga adalah tetap. 14. 15.1 Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam data lelang. IL . Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 15. 17. 17.

atau 2)..8 Jaminan penawaran akan disita apabila : a. Menyerahkan jaminan pelaksanaan. metoda pelaksanaan.1.4 Pemberian rabat ditentukan dalam data lelang. atau d. BENTUK DAN PENANDAAN PENAWARAN 19. dan penjelasan lain yang terkait.6 Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah penetapan pemenang lelang.3 Hanya penawaran alternatif dari penawaran terendah yang memenuhi syarat akan dipertimbangkan oleh panitia pengadaan. 17. 19.2 Apabila penawaraan alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan. bagi peserta lelang yang akan menawarkan penawaran alternatif harus melengkapi dengan usulan teknis yang meliputi spesifikasi teknis.Dokumen Lelang 17.2. atau b. atau c.1 Peserta lelang harus menyampaikan 1 (satu) dokumen penawaran asli sesuai Pasal 13. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 18. dan diberi tanda “ASLI” dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang masing-masing diberi tanda “REKAMAN”. 18. 18. maka selain menyampaikan penawaran utama. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman maka dokumen penawaran asli yang berlaku. IL . 17.7 Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan. 17. Pemenang lelang mengundurkan diri. 18. rincian harga penawaran. gambar perhitungan disain.1 Peserta lelang harus menyampaikan penawaran sesuai dengan ketentuan dokumen lelang.5 Jaminan penawaran dari Kerja Sama Operasi (KSO) harus ditulis atas nama semua anggota KSO. Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran. 18.7 . kecuali bila penawaran alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang. Menandatangani surat perjanjian. Pemenang lelang ditentukan gagal: dalam batas waktu yang 1). Peserta lelang menolak koreksi aritmatik atas harga penawarannya sesuai dengan Pasal 28.

3 Sebagai tambahan identifikasi yang diperlukan dalam Pasal 20.2.2 Pada sampul dalam dan sampul luar harus ditulis: a. 20. Jenis pekerjaan.1.Dokumen Lelang 19. sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. PEMASUKAN PENAWARAN 20. 19. kecuali untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat peserta lelang dan perbaikan tersebut harus diparaf oleh orang yang menandatangani penawaran. tahun. b. D. 20.1 Peserta lelang harus memasukkan dokumen penawaran asli dan seluruh rekamannya ke dalam 2 (dua) sampul dalam dan masing-masing sampul ditandai “ASLI” dan “REKAMAN”.2. c. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 20. 20. kemudian kedua sampul dalam “ASLI” dan “REKAMAN” dimasukkan kedalam 1 (satu) sampul luar dan direkat untuk menjaga kerahasiaan. dan 20. sesuai ketentuan dalam data lelang. panitia pengadaan tidak bertanggung jawab terhadap dokumen penawaran.2 Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya.. sesuai dengan Pasal 22.3. hari.. pada sudut kiri atas. Alamat pengguna jasa. bulan. tanggal. pada sudut kanan atas. IL . 20. penghapusan atau penambahan.8 . jam pemasukan. sampul dalam harus ditulis nama dan alamat peserta lelang untuk pengembalian penawaran tanpa dibuka dalam hal penawaran dinyatakan terlambat... pada bagian tengah.3 Dokumen penawaran tidak boleh ada perubahan.4 Bila sampul luar tidak direkat dan sampul dalam tidak ditandai seperti Pasal 20. “JANGAN DIBUKA SEBELUM WAKTU PEMBUKAAN PENAWARAN”. akta pendirian cabang dan perubahannya atau perjanjian KSO. tempat.

Langsung 1) Peserta lelang secara langsung menyampaikan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran yang telah disediakan oleh panitia pengadaan.20.1. 2) Batas waktu paling lambat untuk penerimaan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang... panitia pengadaan menyatakan penyampaian dokumen penawaran ditutup. 3) Pada batas waktu pemasukan dokumen penawaran berakhir. yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dukumen penawaran. IL . menolak dokumen penawaran yang terlambat dan menolak penambahan dokumen penawaran. 2) Batas waktu paling lambat untuk pemasukan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dokumen penawaran. 20.Dokumen Lelang 21. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 21.9 . b. Melalui pos atau layanan hantaran / expedisi 1) Dokumen penawaran yang dikirim melalui pos/layanan hantaran expedisi menggunakan sampul dalam dan sampul luar seperti tersebut Pasal 20.1 a.2.3. Panitia pengadaan langsung memberi catatan tanggal dan jam penerimaan pada sampul luar.

1 Peserta lelang boleh menarik.Dokumen Lelang 3) Panitia pengadaan membuat Berita acara Penerimaan dokumen Penawaran yang sampul luarnya masih dalam keadaan tertutup.2 Pemberitahuan penarikan. 24. kemudian dokumen penawaran dimasukan kedalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran. 22. 24.1 Setiap penawaran yang diterima oleh panitia pengadaan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22.1.3 Penawaran tidak dapat ditarik.1 Penawaran harus disampaikan kepada panitia pengadaan paling lambat pada tempat dan waktu sesuai ketentuan dalam data lelang. diganti atau ditambah setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran sesuai Pasal 21. 22. PENGUBAHAN. PENAWARAN TERLAMBAT 23.10 . akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta lelang dalam keadaan tertutup (sampul dalam tidak dibuka). mengubah. diubah. ditandai dan disampaikan sesuai dengan Pasal 20 dengan menambahkan tanda “PENARIKAN”/ “PENGUBAHAN”/ “PENGGANTIAN” atau “PENAMBAHAN” pada sampul luar. Dokumen penawaran yang terlambat sampul luarnya dibuka untuk mengetahui alamat penawar dan dokumen penawaran tersebut oleh panitia pengadaan dikembalikan kepada penawar setelah pada sampul luarnya diberi catatan tanggal dan jam penerimaan. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 22. mengganti dan menambah dokumen penawarannya.1. 24. pengubahan. IL . PENARIKAN. 4) Panitia pengadaan menolak dokumen penawaran yang terlambat.1. 23.2 Panitia pengadaan dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan penawaran dengan mencantumkan dalam addendum dokumen lelang. serta sampul luar disimpan oleh panitia pengadaan. setelah penyampaian penawaran dengan memberitahukan secara tertulis sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22. PENGGANTIAN ATAU PENAMBAHAN DOKUMEN PENAWARAN 24. alamat penawar. Nama. penggantian atau penambahan dokumen penawaran harus dibuat secara tertulis dan dimasukkan ke dalam sampul yang direkat.

11 .4 Penarikan penawaran dalam kurun waktu antara batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21. dikenakan sanksi penyitaan jaminan penawaran sesuai Pasal 17.Dokumen Lelang 24..8.a.1.1. dan akhir masa berlakunya penawaran sesuai Pasal 16. IL .

Dokumen Lelang

E.

PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI 25.1 Para penawar atau wakil penawar yang hadir harus memperlihatkan indentitas atau surat keterangan/ penugasan dari perusahaan untuk menghadiri pembukaan dokumen penawaran dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadiranya. Panitia pengadaan meminta kesedian 2 (dua) orang wakil dari penawar yang hadir sebagai saksi. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan, panitia menunda pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh panitia pengadaan sekurang-kurangnya 2 (dua) jam. 25.2 Setelah batas waktu yang ditentukan tidak ada yang hadir, maka pembukaan penawaran dilaksanakan dengan 2 (dua) saksi yang bukan anggota panitia pengadaan, yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia pengadaan. 25.3 Panitia pengadaan meneliti isi kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah sampul penawaran yang masuk (tidak dihitung surat pengunduran diri) dan bila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga), pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan harus diulang. 25.4 Selanjutnya panitia pengadaan membuka sampul luar penawaran, termasuk dokumen penarikan/ pengubahan/ penggantian/ penambahan (bila ada), di hadapan para penawar atau para wakil penawar yang hadir pada jam, hari, tanggal dan tempat sebagaimana telah ditentukan oleh panitia pengadaan. 25.5 Sampul bertanda ″PENARIKAN″ / ″PENGUBAHAN″ / ″PENGGANTIAN″ atau ″PENAMBAHAN″ harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. Dokumen penawaran yang ada pemberitahuan ″PENARIKAN″ tidak dibuka.

25. PEMBUKAAN PENAWARAN

IL - 12

Dokumen Lelang

25.6 Nama peserta lelang, harga penawaran, nilai penawaran alternatif (bila ditentukan), rabat, penarikan, pengubahan, penggantian, penambahan dokumen penawaran, ada atau tidaknya jaminan penawaran dan lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang, dibacakan pada saat, pembukaan penawaran. 25.7 Panitia pengadaan harus membuat berita acara pembukaan penawaran (BAPP), termasuk memuat informasi yang disampaikan sesuai Pasal 25. 26. KERAHASIAAN PROSES 26.1 Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh panitia pengadaan secara independent. 26.2 Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi dan usulan calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. 26.3 Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 27. KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN 27.1 Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, panitia pengadaan dapat melakukan klarifikasi. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis. 27.2 Terhadap hal-hal yang diperlukan, panitia pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada peserta lelang dan instansi terkait. 28. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT 28.1 Sebelum dilakukan evaluasi yang lebih rinci terhadap semua dokumen penawaran, panitia pengadaan akan meneliti apakah setiap penawaran: a. Berasal dari peserta lelang yang diundang; b. Telah dibubuhi meterai, tanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan dicap; c. Dilampiri jaminan penawaran; dan d. Memenuhi ketentuan dokumen lelang.

IL - 13

Dokumen Lelang

28.2 Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai ketentuan dokumen lelang, tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: a. Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap halhal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup, kualitas, dan hasil/kinerja/performance pekerjaan; b. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen lelang; c. Persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen lelang yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat. 28.3 Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen lelang, akan ditolak oleh panitia pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat. 29. KOREKSI ARITMATIK 29.1 Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran, sebagai berikut: a. Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam dokumen lelang. b. Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara kuantitas dengan harga satuan beserta penjumlahannya, sebagai berikut: 1). Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi 2). Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan penjumlahan, maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi. 3). Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. 4). Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberitahukan kepada penawar dalam waktu secepatnya. c. Apabila terdapat perbedaan antara harga satuan pada daftar kuantitas dan harga, dengan harga satuan pada analisa harga satuan yang bersangkutan, maka yang mengikat adalah harga satuan pada daftar kuantitas dan harga.

IL - 14

kapasitas. 4). MATA UANG UNTUK EVALUASI PENAWARAN 31.8. 31. 31. EVALUASI PENAWARAN 30. Jadwal waktu pelaksanaan. 30. Surat penawaran. Surat kuasa (bila ada). Metoda pelaksanaan. Analisis harga satuan pekerjaan utama. 3). 4). Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sesuai ketentuan dokumen lelang. 3).b. Surat jaminan penawaran.15 . c.1 Evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: No. b. 2). Evaluasi teknis Evaluasi teknis meliputi: 1). Urutan evaluasi penawaran adalah: a.2 Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik. 257/KPTS/M/2003 tanggal 29 April 2004 tentang Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan.1 Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah sesuai Pasal 15. Evaluasi administrasi meliputi : 1). 31.1. 2). 31. 6).Dokumen Lelang 29. 6). 5). 7).4 Evaluasi penawaran dilakukan terhadap sekurangkurangnya 3 (tiga) penawaran terendah setelah dilakukan koreksi aritmatik. Kerja sama operasi (bila ada).3 Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Daftar kuantitas dan harga. 5). Jenis. Spesifikasi teknis. Personil inti. maka penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita sesuai Pasal 17. 7). Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang.2 Panitia pengadaan hanya akan mengevaluasi penawaran yang memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 27. Evaluasi kewajaran harga Evaluasi kewajaran harga meliputi: IL . Dokumen lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang.

Dokumen Lelang 1). 3). Harga satuan timpang. tidak diperhitungkan dalam evaluasi penawaran. 31. pengguna jasa dapat memberikan ketentuan tentang pemberian rabat. Unsur-unsur yang mempengaruhi substansi/ lingkup/kuantitas pekerjaan. Total harga penawaran. IL . Kewajaran harga.5 Dampak yang diperkirakan dari ketentuan penyesuaian harga yang diterapkan selama masa pelaksanaan pekerjaan. 31.16 . 2). 4).6 Dalam hal pelelangan dilakukan secara serentak untuk lebih dari satu paket pekerjaan.

Peserta lelang yang keberatan atas hasil penetapan pemenang lelang tersebut dapat mengajukan sanggahan sesuai ketentuan dalam data lelang. 33. mengenai Pedoman Penilaian Kualifikasi Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan). 34. dan tidak cukup tanggap terhadap dokumen lelang. JAMINAN PELAKSANAAN 36.1 Pengguna jasa akan menetapkan pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi.. 35. PENILAIAN KUALIFIKASI 34.17 . apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang sehat.1 Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ.Dokumen Lelang F. pengguna jasa mengeluarkan surat penunjukkan penyedia jasa (SPPJ) yang menjadi bagian dokumen kontrak.2 Penilaian kualifikasi dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Kontruksi.1 Untuk pelelangan umum dengan paska kualifikasi. IL . HAK PENGGUNA JASA UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN 35. KRITERIA PEMENANG 33. panitia pengadaan mengumumkan pemenang lelang. 33. 32.1 Sebelum pengguna jasa menunjuk penyedia jasa. PEMENANG LELANG 31.2 Sebelum akhir masa berlakunya penawaran yang ditetapkan pengguna jasa pada Pasal 16. terhadap 3 (tiga) penawaran terendah yang memenuhi persyaratan dilakukan penilaian kualifikasi. 33. penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa dengan nilai sesuai ketentuan dalam data lelang.1 Pengguna jasa mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang. terjadi pengaturan bersama (kolusi).. PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA 36.3 Terhadap penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dan pemenang cadangan dilakukan pembuktian kualifikasi. tanpa tuntutan dari peserta yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada peserta lelang. 35.

2 Pengguna jasa dan penyedia jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk menaikkan nilai pekerjaan (mark up). JURU PENENGAH 37.18 .. UANG MUKA DAN JAMINAN UANG MUKA 39.1 Pengguna jasa dan penyedia jasa atau antara penyedia jasa dilarang melakukan persengkongkolan untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat. 40. Apabila mediator/konsiliator tidak ada atau tidak disepakati kedua belah pihak.1 Pengguna jasa akan membayar uang muka sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka dengan nilai sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. maka nama mediator/konsiliator dapat diminta dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). penyedia jasa harus mengusulkan nama orang sebagai mediator/konsiliator dalam dokumen penawaran. LARANGAN PERSENGKONGKOLAN IL . b. PENANDATANGANAN KONTRAK 38. 36. pengguna jasa tidak menyetujui usulan mediator/konsiliator penyedia jasa. Apabila penyedia jasa tidak setuju terhadap usulan tersebut. 39. 38. Apabila dalam SPPJ. 36.2 Jaminan pelaksanaan yang berupa bank garansi harus dikeluarkan oleh bank umum (bukan bank perkreditan rakyat). 40.1 Pengguna jasa mengusulkan nama orang sebagai juru penengah (mediator/konsiliator) sesuai ketentuan dalam data lelang yang akan ditunjuk sebagai mediator/konsiliator untuk pelaksanaan kontrak: a.Dokumen Lelang 36. jaminan penawarannya disita dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.4 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang gagal memenuhi Pasal 35. c. 40.3 Jaminan pelaksanaan dapat dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) dan mempunyai dukungan reasuransi sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. maka mediator/konsiliator harus ditetapkan atas kesepakatan kedua belah pihak.1 Penandatanganan kontrak dilakukan selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penerbitan SPPJ dan setelah penyedia jasa meyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai Pasal 35. maka dinyatakan batal sebagai pemenang lelang.1. 37.

PAKTA INTEGRITAS 41. 41. dan Pasal 40. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama.5 Bentuk pakta integritas dibuat oleh pengguna jasa.4 Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. korupsi dan nepotisme (KKN). atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. 41.3 Penyedia jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat pengambilan dokumen kualifikasi/dokumen lelang.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi..1.3 Pengguna jasa dan penyedia jasa yang melakukan persekongkolan sesuai Pasal 40.19 . IL . yaitu Undang-Undang Jasa Konstruksi jo Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.2 Pengguna jasa dan panitia pengadaan harus menandatangani pakta integritas sebelum dimulainya pelaksanaan pelelangan yaitu sebelum pengumuman pelelangan. dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. 41.2. 41. 41.Dokumen Lelang 40.

DATA LELANG Keterangan : 1. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ………… (…………) hari kalender.1. 2. penyampaian. Penjelasan dokumen lelang akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Pukul Tempat : ………… : ………… : ………… : …………. 3. PENJELASAN DOKUMEN LELANG 3. 2. Bila terjadi perbedaan antara instruksi kepada peserta lelang dengan data lelang. Nama pengguna jasa : …………………… (kepala kantor/ satuan kerja/ pemimpin proyek/ bagian proyek) Nama pekerjaan: ………… 1. meliputi : penyusunan. 4. ………… { bulanan (monthly certificate) atau angsuran (termijn)} DL . 1.2. evaluasi penawaran dan penunjukan penyedia jasa.1 .1. pembukaan. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 4.1. SUMBERDANA 2. 4. maka ketentuan dalam data lelang yang berlaku.Dokumen Lelang G. LINGKUP PEKERJAAN 1. Pembayaran dilakukan dengan cara. Pekerjaan ini dibiayai dengan dana………… 3. Panitia pengadaan dapat menambahkan ketentuan lain. Data lelang tidak menjadi bagian dari kontrak.1. Data lelang ditetapkan oleh pengguna jasa yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.

: …………………………. : …………………………. 6.. : …………………………. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 7.2. PEMBUKAAN PENAWARAN DL . Penawaran altematif ………………………….. 10. : …………………………. 7. : …………………………. : . …………………………. 7. : …………………………. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 5. : …………………………. Masa laku penawaran selama……… (…………) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran.Masa laku jaminan penawaran harus 28 hari kalender lebih lama dari masa laku penawaran.2 . Besamya jaminan penawaran sekurang. 8. 8.1. Tanggal : …………………………. Tanggal : ………………………….1 Batas akhir waktu penyampaian penawaran: Hari Bulan Tahun Jam : ………………………….diperbolehkan/ tidak diperbolehkan). JAMINAN PENAWARAN 6. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 8.1.1 Alamat pengguna jasa : …………………………. Pemberian rabat adalah ………………………….Dokumen Lelang 5.2 Jenis pekerjaan Tempat Hari Bulan Tahun Jam : …………………………..1.kurangnya adalah Rp ………… (…………………). 9.

: ………………………….1 Pembukaan penawaran: Hari Tanggal Bulan Tahun Jam : …………………………..% (……. Harga Kontrak dapat disesuaikan atau dieskalasikan sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada dan ketentuan dalam kontrak (lihat syarat – syarat umum kontrak pada pasal 47 dan syarat – syarat khusus kontrak pasal 9) DL . JURU PENENGAH 14.Dokumen Lelang 10.. 12.persen) dari nilai kontrak.Nama mediator/konsiliator yang diusulkan pengguna jasa adalah : ………………………….1. EVALUASI PENAWARAN 11. Jumlah dokumen penawaran yang harus diisi dan harus diserahkan adalah 1 set Dokumen ASLI dan 2 Dokumen REKAMAN. 11.1.Sanggahan peserta lelang sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. 15. : ………………………….Metoda evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem ……. tidak digunakan. Pasal tentang mata uang asing. mengenai Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan. 16.. 14..1. (gugur atau nilai). : …………………………... Jenis tender adalah Local Competitive Bidding (LCB). JAMINAN PELAKSANAAN 13.Nilai jaminan pelaksanaan sebesar……. 18.. PENUNJUKAN PENYEDIA JASA 12. 17. 13.. : ………………………….1.3 ..

no. no. Mediator/Konsilator akan diusulkan kemudian oleh Pemilik Pekerjaan bila diperlukan. bagian F. 27. Masa berlaku Jaminan Penawaran minimal adalah 90 hari. 31. : “ Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran” : …………………………. 10. Ketentuan tentang kesempatan preferensi bagi Peserta Lelang Lokal tidak diberlakukan 26. 30. Identifikasi Dokumen Penawaran. Alamat Pemilik untuk keperluan penyampaian Dokumen Penawaran adalah : Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana …………………………. 25. 80 tahun 2003 BAB I. Format standart Bentuk Surat untuk Jaminan Penawaran.. Untuk Kepentingan : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. yang mengacu pada Lampiran I KEPPRESS No. poin f. Jaminan Penawaran : a. Tempat pembukaan : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : …………………………. Pekerjaan Paket Tempat 23. 11. Bank Penjamin b. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) 22.Dokumen Lelang 19. 21. Pada sampul tertulis 24. : …………………………. dan biaya Mediator/Konsilator akan ditanggung sepenuhnya oleh Penawar. Sistem yang dipakai adalah Kontrak Harga Satuan yaitu harga satuan yang mengikat.4 . 28. 12. Sistem Penawaran dilakukan dengan sistem satu sampul. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang DL . Jaminan Pelaksanaan dan Jaminan Uang Muka adalah sesuai dengan dokumen lelang atau menurut format dari penjamin (diisi oleh bank Guarantee atau/dan Performance Bond). 29. Uang muka hanya disediakan maksimum hanya sebesar 20 (dua puluh) persen dari nilai kontrak. 1. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan. 20.

perbanyakan gambar shop drawing dan as built drawing i. c.……. gaji personil. Barak kerja atau tenda bagi tenaga kerja kontraktor m. c. Pembuatan. d. Bank Penjamin b. % sampai dengan ……. % dari Nilai Kontrak : Sampai dengan masa pemeliharaan pekerjaan terakhir : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin 33. % atau besarnya dinyatakan oleh Panitia Pelelangan : …….Dokumen Lelang c. Masa berlaku f. Pengamanan / Penjagaan l. Dokumentasi Kegiatan h. Penawar selain memperhitungkan biaya umum langsung atau pekerjaan pokok juga memperhitungkan biaya umum (over head) dan keuntungan (profit) yang diperhitungkan maksimum 10 %. (……. e. Nilai Jaminan d.) hari kalender. Nilai Jaminan e. – ……. Format surat f. Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Untuk Kepentingan Nilai Jaminan Masa berlaku Format surat : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Administrasi untuk Kontrak dan Laporan Lainnya g. Masa berlaku e. Jaminan Pelaksanaan : a.5 . Departemen Keuangan Republik Indonesia c. Hanya bagi Rekanan yang memenangkan pelelangan pekerjaan tersebut b. kecuali PPN 10 % Astek sebesar 0. Pajak PPH dan Bea Meterai. jalan masuk dan lainnya yang sejenis) f. biaya umum (over head) yang dimaksud antara lain seperti : a. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) : Minimum ……. Perbaikan dan perawatan jalan masuk yang digunakan untuk keperluan pekerjaan DL . Untuk Kepentingan : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) d. Mobilisasi dan demobilisasi personil (kecuali alat berat). minum dan lainnya j. dimulai dari tanggal pemasukan penawaran : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin : Jaminan Penawaran akan segera dikembalikan ke Penawar apabila bukan menjadi Pemenang atau bila dinyatakan gagal 32. Jaminan Uang Muka : a. transportasi dinas dan biaya sejenis lainnya k. Bank Penjamin : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Format surat : Minimum 20 % dari Nilai Kontrak : Sekurang kurangnya sampai dengan pekerjaan fisik selesai 100 % : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin 34. d. b.20 % dari harga penawaran Pelaksanaan uitzet/bouwplank untuk bangunan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Sewa tanah dan ganti rugi tanaman diluar tempat pekerjaan (untuk galian. Pengembalian : Antara ……. e. Air untuk kerja.

Bagi rekanan yang berminat mengikuti pelelangan diminta menyerahkan surat pernyataan mengikuti pelelangan sekurang kurangnya 1 (satu) hari kalender sebelum penutupan masa pemasukan Surat Penawaran. sehingga terlihat bobot total persentasi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan spesifikasi dan kebutuhan lapangan. A4 DL . p. q. 35.6 . 36.Dokumen Lelang n. o. Pemeriksaan ke laboratorium rujukan untuk kontrol kualitas. Penawaran dapat dinyatakan gugur apabila biaya umum (over head) dan keuntungan tidak diuraikan dalam Form No. yaitu diluar kemampuan laboratorium lapangan Retribusi daerah dan desa Papan Nama Proyek Pembersihan sisa – sisa pekerjaan Penawar diminta memberikan penjelasan didalam penawarannya.

Untuk lebih meningkatkan pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).7 . Penyediaan obat-obatan (P3K). yang dilengkapi dengan materai. .Jadwal pengadaan tenaga kerja . b. 38.Daftar peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan . Penggunaan sepatu lapangan dan tutup kepala (Helm). Daftar Analisa Harga Satuan Pekerjaan.Dokumen Lelang 37. DL . Bahan dan Unit Rate (Jasa) Peralatan & Alat Berat b. Daftar Kuantitas dan Harga. Dalam menyusun harga agar membuat Rekapitulasi RAB sebagaimana terlampir.(…. Administrasi . Kontraktor harus melaksanakan : a.Surat Pernyataan sanggup membayar Astek. Lampiran Surat Penawaran a.Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan ……….Daftar personil inti pelaksana pekerjaan dan Struktur Bagan Organisasi . Daftar Upah.Jaminan Penawaran. c. Alamat Surat Penawaran : Kepada Yth. yang sesuai dengan persyaratan yang ditawar dan masih berlaku. Pemasangan rambu-rambu pengaman.Jadwal penggunaan peralatan .Surat Penawaran. tanda tangan dan stempel perusahaan.Jadwal pengadaan material .).Jadwal umum pelaksanaan pekerjaan . Teknis . 39.Metode pelaksanaan . c.Analisa spesifikasi teknis . .Informasi pekerjaan yang disubkontrakan (jika ada) Harga Daftar Rekapitulasi Kuantitas dan Harga (RAB). surat pernyataan sanggup membayar Retribusi Golongan C dan retribusi lainnya yang ditentukan oleh PEMDA Kota Sabang. d Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana …………………………. . Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar 40.Network planning .

2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth. Bentuk Amplop Penawaran : 42. Pada Waktu Pemasukan Penawaran. jam ………sampai dengan jam ………WIB. Sumber Dana …………………. Sampul luar berisi tulisan : Kedua sampul dibungkus menjadi satu dan kemudian diberi judul sebagai berikut : 1) Nama Paket : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba 2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar DL . bagi rekanan yang bukan Direktur / Pemimpin Perusahaan diharuskan membawa surat kuasa dan untuk surat kuasa tersebut harus menyebutkan paket pekerjaan yang diikuti. 50 Juta.Dokumen Lelang 41.. Pemasukan Surat Penawaran Hari ………. yang mencakup semua persyaratan dan dokumen sebagaimana yang diminta dalam dokumen pengadaan. dengan keterangan sebagai berikut : a.8 . 42.1 Keseluruhan dokumen penawaran dimasukan ke dalam satu sampul (sesuai dengan sistem satu sampul).... Sumber Dana …………………. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.. dilanjutkan dengan Pembukaan Penawaran jam ……….WIB sampai selesai. 50 Juta. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar b. : ………………….... tanggal …………….. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. : ………………….. Sampul dalam berisi tulisan : 1) Nama Pekerjaan Paket Nama Kontraktor Alamat : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : ………………….

2. Cara Membungkus 1) Bentuk Sampul Dalam 1) 2) 3) Keterangan : 1. 50 Juta. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.2 Pengiriman melalui KANTOR POS (Klausal ini tidak diberlakukan) a.Dokumen Lelang c. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) DL .. Tulisan kanan bawah X) Kepada Yth. 3 = disesuaikan dengan keterangan sampul yang berlaku = lak 2) Bentuk Sampul Luar 1) 2) 3) 42. Sampul luar Ukuran bebas/disesuaikan X) b.9 . Sumber Dana ………………….

tetapi harus dicoret. 47. 50. c. 46. Untuk Aanwijzing lapangan dilakukan pada tanggal ……………………. dengan ketentuan Peserta Pelelangan berkumpul di Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) . 49. pukul ………… WIB. disesuaikan dengan dokumen yang disampulkan 43. Upah serta Bahan. Penawaran yang dapat dipertimbangkan untuk diusulkan untuk menjadi calon Pemenang adalah penawar yang penawarannya memenuhi syarat dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara Administrasi. dimana pembukaan penawaran dilakukan didepan seluruh atau sebagian penawar atau wakil penawar yang membawa surat kuasa dari Direktur Perusahaan yang diwakili dan dilaksanakan langsung setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup. 44. untuk kemudian bersama-sama menuju ke lapangan (segala biaya peserta lelang untuk kegiatan Aanwijzing ini ditanggung oleh masingmasing peserta lelang). Berita Acara penjelasan/risalah aanwijzing akan diberikan pada tanggal ………………. untuk setiap lembarnya harus ditanda tangani atau diparaf Direktur Perusahaan (orang yang diberi kuasa) dan di stempel. pukul …………… WIB – selesai. Diterima panitia paling lambat sebelum acara penutupan Kotak Lelang 42. maka pembukaan DL 10 . OCE sudah berada pada Panitia Pelelang.. RAB yang menyangkut uang tidak boleh di Tipp Ex / ditutup.. di Aula Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). 51. Sampul dalam sama dengan 42. Apabila OCE belum berada pada Panitia Pelelangan maka pembukaan kotak lelang ditunda sampai dengan jam tertentu yang ditetapkan oleh panitia pelelangan.2 di atas d. Daftar Kuantitas dan Harga. 48.Dokumen Lelang c. perbaikannya dengan tulisan asli dan diparaf. Pembukaan Penawaran Sistem Penawaran adalah sistem Satu Sampul. b. 42. jam kerja.4 Ukuran sampul bebas.. 45. Jaminan Asli harus dimasukkan dalam amplop tersendiri kemudian dimasukkan dalam amplop penawaran (sampul dalam). Teknik dan Harga (urutan harga penawaran dari yang terendah sampai yang tertinggi pada saat pembukaan dokumen penawaran adalah bukan merupakan urutan pemenang). Disepakati bersama antar penawar atau wakil penawar yang hadir paling sedikit 2 (dua) orang di antaranya di tetapkan sebagai saksi dalam pembukaan penawaran. Bila penawar mengundurkan diri setelah memasukkan penawaran/setelah ditunjuk sebagai calon pemenang. sanksinya adalah Jaminan Penawaran disita Negara. Biaya Astek dan Pajak PPH harus dibayar ke Kas Daerah dan bukti pembayaran adalah wajib ditunjukkan pada waktu akan mengajukan termin pertama. sedangkan Acara Penjelasannya/Aanwijzing Dokumen Lelang dilaksanakan pada tanggal ……………………..3 Warna sampul coklat dan tidak tembus pandang. a. dengan ketentuan. Paling sedikit 2 (dua) penawar atau wakil penawar sudah hadir.

. Penawaran dinyatakan GUGUR pada saat pembukaan apabila : . Untuk dokumen yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut panitia membuat catatan gugur dan penawaran disimpan oleh Panitia pelelangan. maka kotak lelang dibuka oleh panitia dihadapan seluruh peserta atau sebagian penawar atau wakil penawar yang hadir. salah satu dari persyaratan administrasi tersebut diatas tidak dipenuhi atau tidak memenuhi syarat. Net Work Planning. yaitu : a. Jaminan Penawaran Asli. g. Penundaan pembukaan penawaran tidak mengubah batas waktu pemasukan penawaran. Metode Pelaksanaan. Kurva “ S “ Penawaran dinyatakan “Gugur” apabila pada saat pembukaan. b. Pembukaan sampul penawaran Pemeriksaan Dokumen Penawaran pada saat pembukaan meliputi : a. dokumen pula penjelasan secara lisan atau tulisan atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan kotak lelang sampai dengan waktu tertentu yang ditentukan panitia. e. Setelah memenuhi ketentuan pembukaan penawaran. 53. Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran. 54.Dokumen Lelang kotak lelang pada hari itu ditunda dengan dibuat berita acara penundaan pembukaan penawaran dan melaporkan kepada pejabat yang menugaskan panitia. h. c. Setelah sampai waktu yang telah ditentukan (minimal 2 jam). Daftar Peralatan yang dipakai di Proyek. 52. d. surat keterangan dan lain sebagainya dari para peserta. Jadwal Umum Pelaksanaan Daftar Personil Inti yang dipakai di Proyek. f. Alamat tujuan penawaran pada sampul penawaran harus jelas dan dibaca satu persatu oleh Panitia Pelelangan. c. Setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup.Alamat tujuan penawaran dikirim kepada anggota Panitia pelelangan atau pejabat atau tidak sesuai dengan yang ditentukan dalam Dokumen Lelang. Daftar Kuantitas dan Harga. b. tidak dapat lagi diterima penawaran. Tidak terdaftar pada DRTU atau tidak memperoleh dokumen lelang dari panitia pelelangan. maka acara pembukaan kotak lelang/tempat pemasukan dokumen penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di luar panitia yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia. i.Telah melewati batas akhir waktu pemasukan penawaran (terlambat) e. Perusahaan atau susulan pemberian bahan. Selanjutnya ditetapkan suatu tanggal dan jam yang baru untuk pembukaan penawaran oleh Panitia melalui pengumuman resmi di Papan Pengumuman Kantor Panitia. Pembukaan Kotak Lelang a. d. DL 11 . Penawaran harus dikirim kepada alamat yang ditentukan dalam Dokumen Lelang.

56. 55. Adanya penundaan pembukaan kotak lelang dan penawarannya. n. d. Besarnya jaminan penawaran kurang dari nilai nominal yang dipersyaratkan dalam pelelangan. i. tidak dapat dibuka dan Panitia Pelelangan membuat Berita Acara Gagal. m. Hal-hal lain yang dianggap perlu oleh Panitia Pelelangan. Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran atau mencantumkan kurun waktu dari yang diminta dalam dokumen lelang. j. k. b. Tidak dilengkapi materai. Tidak terdapat Net Work Planning. Bagi semua penawaran yang masuk. Apabila penawaran yang memenuhi syarat berjumlah 1 (satu) atau lebih. Memasukkan 2 (dua) penawaran atau lebih yang berbeda (alternatif). Surat Penawaran tidak ditandatangani oleh Pimpinan/Direktur Utama atau Penerima Kuasa dari Pimpinan/Direktur Utama yang namanya tercantum dalam Akte Pendirian Perusahaan.Dokumen Lelang b. c. Keterangan sebab-sebab penawaran tidak memenuhi syarat. e. Semua penawaran baik yang memenuhi syarat ataupun yang tidak memenuhi syarat. Berita Acara Pembukaan Penawaran Berita acara pembukaan penawaran membuat hal-hal sebagai berikut : a. c. Tidak terdapat Daftar Peralatan. Berita Acara pembukaan Penawaran ditandatangani oleh Panitia Pelelangan dan 2 (dua) wakil saksi dari peserta lelang. Apabila rekanan yang memasukkan penawaran jumlahnya kurang dari 3 (tiga) maka OCE. h. Masa berlakunya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang. Tidak terdapat Jadwal Pelaksanaan. Jaminan Penawaran tidak dikeluarkan oleh Bank Umum atau Asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian dan di Reasuransikan. r. Tidak terdapat Daftar Personil Inti. maka Panitia Pelelangan membuka dan menulis di papan tulis besarnya OCE. s. p. Tidak terdapat Kurva “ S “ o. tanda tangan dan cap basah perusahaan. Alamat tujuan penawaran yang tercantum dalam surat penawaran lelang tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang. f. d. tanggal. l. Teknis dan Harga berdasarkan tata cara evaluasi yang telah ditetapkan dalam Dokumen Lelang. Dokumen Penawaran disimpan oleh Panitia Pelelangan dan melaporkan kepada Pejabat Yang Berwenang dengan melampirkan Berita Acara Pelelangan untuk mengadakan lelang ulang. DL 12 . pada saat penawaran asli dan setiap lembar daftar kuantitas dan harga harus dibubuhi paraf oleh minimal 3 orang anggota panitia dan 2 orang saksi yang hadir. g. Adanya protes atau keberatan dari penawar. Tidak terdapat Daftar Kuantitas dan Harga. q. Kriteria Evaluasi Penawaran Pelaksanaan evaluasi dokumen penawaran dilakukan oleh Panitia terhadap semua penawaran yang masuk dan dinyatakan lulus pada saat pembukaan penawaran. e. Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi. Tidak terdapat Metode Pelaksanaan.

Nama pekerjaan yang dijaminkan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang. keabsahan.Bagi perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) Ditandatangani oleh orang yang berhak berdasarkan perjanjian KSO Isi perjanjian KSO menyatakan kewajiban masing-masing anggota dan penanggung jawab KSO terhadap pelaksanaan kontrak dan tidak ada perubahan.Besarnya jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf.Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang. .Nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam surat jaminan penawaran. Surat Penawaran .Diterbitkan oleh Bank Umum (bukan Bank Perkreditan Rakyat) atau Perusahaan Asuransi yang mempunyai program Asuransi Kerugian dan di Reasuransikan kepada perusahaan asuransi di luar negeri yang bonafid.Masa berlaku jaminan tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang.Dokumen Lelang Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi.Bermeterai dan bertanggal dan cap perusahaan. dan Harga dengan uraian sebagai berikut : 56. Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat. b. Kelengkapan dokumen penawaran yang disyaratkan dalam dokumen lelang. dan pemenuhan persyaratan administrasi antara lain : a.Isi surat jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang.1.Ditandatangani oleh Pimpinan / Direktur Utama atau Penerima Kuasa yang namanya tercantum dalam Akta Pendirian Perusahaan atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh Direktur Pusat. tidak terjadi pengaturan bersama (kolusi) diantara para peserta dan dengan panitia / pejabat pengadaan yang dapat merugikan negara dan / atau peserta lainnya. .Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Lelang. c. Jaminan Penawaran . . . yang dibuktikan dengan dokumen otentik atau Pejabat yang menurut Perjanjian Kerja Sama adalah mewakili perusahaan. Teknis. . Evaluasi Administrasi Evaluasi administrasi dilakukan terhadap semua penawaran. . yaitu mengevaluasi kelengkapan. DL 13 . .Isi surat penawaran sesuai yang disyaratkan. d. . . .

sedangkan perhitungannya mereferensi pada Buku P 5 atau buku lainnya yang sesuai. 56.2. dicocokkan dan dilengkapi dengan foto copi dokumen kepemilikan sebagai pendukung. Penawar dapat / dianjurkan membuat perhitungan koefisien sendiri sesuai dengan metode. tenaga dan alat yang dimiliki. j. atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Daftar Kuantitas dan Harga Daftar kuantitas dan harga setiap jenis / item pekerjaan yang harus diisi dengan lengkap dan benar. Analisa Harga Satuan Koefisien untuk Analisa Harga Satuan diberikan namun tidak mengikat Penawar. Panitia akan menggunakan Sistem Nilai atau Skor. Kelayakan Teknis (Technical Properness) (Nilai maksimum ……) DL 14 . yaitu dengan penilaian berupa angka atau skor pada tiap-tiap aspek yang dipertimbangkan pada Evaluasi Teknis. yaitu keselarasan pada Program Pelaksanaan / Konstruksi yang diajukan oleh Kontraktor. f. dengan uraian evaluasi sebagai berikut : a. maka penawaran dinyatakan gugur. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Evaluasi Teknis Penawaran yang dinyatakan memenuhi persyaratan Administrasi dilanjutkan dengan Evaluasi Teknis. sesuai Perda yang berlaku. Ketepatan Waktu Untuk dapat menyimpulkan ketiga aspek tersebut maka dilaksanakan evaluasi menyeluruh. Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan ………… (……. Keandalan Pelaksanaan c. Untuk memudahkan pelaksanaan evaluasi tersebut. Surat Kuasa Harus ditanda tangani oleh penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. Kelayakan Teknis b. bahan.) yang masih berlaku. yaitu : a. Untuk rate alat peserta diminta untuk membuat analisa harga yang sesuai dengan alat yang digunakan (dimiliki / diusulkan) oleh Peserta. namun harus melengkapi dengan analisa spesifikasi tekniknya dengan mempertimbangkan pemenuhan spesifikasi teknik yang ada. apabila terdapat perbedaan harga penawaran antara daftar kuantitas dan harga dengan analisa harga satuan. i. e. Aspek-aspek ini akan menjadi tinjauan dalam mencapai kesimpulan Layak Teknis. untuk itu ada 3 aspek yang akan dievaluasi.Dokumen Lelang Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan atau meragukan dalam jaminan penawaran perlu klarifikasi / konfirmasi dengan pihak yang terkait tanpa mengubah substansi dari penawaran. Surat Keterangan sanggup membayar ASTEK Surat Keterangan sanggup membayar retribusi galian C dan Retribusi PAD h. g.

Mengevaluasi kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Penggunaan Tenaga Kerja. Secara umum nilai minimum yang dinyatakan lulus dalam Evaluasi Teknis dari setiap peserta harus bernilai minimum 60 dengan ketentuan apabila salah satu aspek atau lebih dari ketiga aspek tersebut diatas bernilai nol. maka peserta dinyatakan “GUGUR” atau tidak lulus Evaluasi Teknis. prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 20% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. kesesuaian dan konsistensi dari metode pelaksanaan(tenaga.Dokumen Lelang Kelayakan Teknis. dimana tidak terpenuhinya spesifikasi suatu item yang diminta dalam spesifikasi teknis secara nyata (material. Keandalan (Strengthness) (Nilai maksimum ……. 56. network planning dan jadwal umum.) Mengevaluasi Daftar Personil Tenaga Ahli dan Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan (Nilai maksimum ……) Mengevaluasi Daftar Peralatan Pelaksanaan Pekerjaan (Nilai maksimum……) Ketepatan Waktu (Nilai maksimum……dan minimum…….3 Evaluasi Harga DL 15 .. sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya. yaitu aspek Tenaga.) Untuk Keandalan.) b.) Ketepatan waktu hanya bisa dicapai dari kinerja yang baik didalam menyelesaikan pekerjaan. bahan dan alat) dengan spesifikasi teknis. yaitu : Keandalan adalah menitikberatkan pada pemenuhan spesifikasi pekerjaan. Bahan dan Alat. alat atau tenaga) maka dapat berakibat skor evaluasi aspek keandalan menjadi nol (Nilai maksimum …….. yaitu : Mengevaluasi Usulan Metode Pelaksanaan/Konstruksi. yaitu 50. (Nilai maksimum ……) Jadwal Umum Pelaksanaan (Time Schedule) dan Rencana Kerja (Network Planning). prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 28% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. Jadwal Pengadaan Material (Nilai maksimum………) . c.. untuk itu yang akan dievaluasi adalah : .. 30 dan 20. dan Bagan Alir Kegiatan Pokok Pekerjaan. akan mengevaluasi secara menyeluruh untuk menyimpulkan substantif. yaitu : Mengevaluasi Spesifikasi Teknis Pekerjaan yang diusulkan.Mengevaluasi jenis pekerjaan yang di Sub Kontrakan dan kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Pengadaan Pekerjaan yang di Sub Kontrakan (Nilai maksimum……. (Nilai maksimum ….) Untuk kemudahan evaluasi maka setiap item evaluasi dianggap mempunyai nilai 100 (100 %) dimana bobot nilai maksimum masing-masing item evaluasi adalah sesuai dengan nilai tersebut diatas. dengan mempertimbangkan hubungan dengan network planning dan spesifikasi teknis yang ada atau skor yang dipertimbangkan sebesar 35% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. Jadwal Penggunaan Peralatan. sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya.

Klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri terlalu tinggi dibandingkan dengan perkiraan semula. 2. 5. Total Anggaran terhadap Pagu Dana . Unsur – unsur yang mempengaruhi substansi / lingkup / kualitas pekerjaan. 2. 5. Apabila terdapat perbedaan dalam penulisan nilai dalam angka dan huruf. Apabila setelah dilakukan klarifikasi harga satuan tersebut timpang.Apabila total penawaran melebihi pagu anggaran dinyatakan gugur . dimana yang dinilai dalam evaluasi harga ini meliputi : a. 6. c. Klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dinilai terlalu rendah. Apabila terdapat kesalahan dalam perkalian antaran volume dengan harga satuan pekerjaan. maka nilai penawaran yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Untuk harga satuan dengan satuan “LS”. Koreksi Aritmatika 1. maka harga satuan tersebut hanya berlaku untuk volume sesuai dengan dokumen lelang. Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai atau urutan penawaran menjadi lebih tinggi atau lebih rendah terhadap urutan penawaran semula. apabila terjadi perubahan jumlah total bertambah atau berkurang lebih dari 5 % maka penawaran dinyatakan gugur. maka sudah dianggap menawar. 4. Umum 1. Evaluasi Kewajaran Harga 1. 3. dan peserta lelang tetap menyatakan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen lelang. dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan. Mata pembayaran yang harga satuannya nol (sesuai dengan yang tertuang didalam analisa harga satuan). Apabila dari hasil klarifikasi terbukti nilainya terlalu rendah.Dokumen Lelang Evaluasi Harga dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi persyaratan Administrasi dan Teknis. dianggap termasuk didalam harga satuan pekerjaan lainnya. b. Harga satuan timpang yang nilainya lebih besar dari 110 % (seratus sepuluh persen) dari HPS dilakukan klarifikasi. maka penawaran dinyatakan gugur. apabila mata pembayaran utama dibawah persyaratan / spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen lelang dan akan mempengaruhi substansi / kualitas pekerjaan.Apabila semua harga penawaran di atas semua Pagu Anggaran dilakukan lelang ulang 2. 4. maka peserta tersebut harus bersedia untuk menaikkan jaminan DL 16 . bila tidak sama maka dinyatakan gugur. Apabila mata pembayaran ada yang ditawar dengan harga nol (sesuai dengan hasil analisa harga satuan). Untuk hasil koreksi aritmatik. Volume pekerjaan yang tercantum dalam dokumen penawaran akan diperiksa apakah sama dengan yang tercantum dalam dokumen lelang. jika tidak disampaikan maka rekanan tersebut dapat dinyatakan gugur. rekanan diwajibkan untuk menghitung dan menyampaikan breakdown dari setiap harga yang ditawarkan. Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. maka dilakukan pembetulan dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawar tidak boleh diubah. 3.

Bila dari hasil klasifikasi adanya harga satuan dibawah ketentuan tersebut. Jika diperlukan Panitia akan mengecek secara random terhadap referensi harga (minimal 3 sumber) yang ditunjuk oleh Kontraktor sehingga Panitia yakin. sedangkan rate alat dengan membandingkan harga rerata rate alat sejenis terhadap penawaran yang dibawah OE pada paket ini. bahan dan rate alat. Bila diperlukan dalam mengambil keputusan. Dalam hal peserta lelang yang bersangkutan tidak bersedia menambah nilai jaminan pelaksanaannya. Sebagai pertimbangan panitia dalam menilai kewajaran harga adalah Penetapan Standar Upah dan Bahan pada tahun yang bersangkutan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Sabang juga dengan membandingkan harga upah minimum regional Kabupaten yang bersangkutan (minimal harga tahun 2007). 5. kemudian dibuat berita acaranya dan segala biaya yang ditimbulkan akan ditanggung oleh rekanan tersebut. 3. sedangkan penyedia barang / jasa tersebut di black list (di daftar hitamkan) selama 1 (satu) tahun dan tidak diperkenankan ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa pada instansi pemerintah. Sedang untuk harga operasi alat per jam (rate) akan memeriksa hasil perhitungan peserta dengan mereferensi Buku P5.4 Pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan Setelah pelaksanaan Evaluasi Penawaran selesai. bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. dimana penjelasan yang disampaikan peserta secara tertulis disimpulkan tidak benar maka peserta dapat dinyatakan gugur. DL 17 . yaitu disebabkan oleh upah. maka penawarannya dapat digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara. Panitia akan melaksanakan evaluasi harga minimal terhadap upah dan bahan dalam dokumen Penawaran terhadap Standar Upah dan Bahan tersebut diatas. maka Panitia akan membuat kesimpulan dari hasil evaluasi pelelangan yang dituangkan dalam berita acara hasil pelelangan (BAHP).Dokumen Lelang pelaksanannya menjadi sekurang-kurangnya persentase jaminan pelaksanaan yang ditetapkan dalam dokumen lelang dikalikan dengan 80 % HPS. 56. 4.

3. 10. 11. 6. 8. Surat Penawaran Surat Kuasa Jaminan Penawaran Daftar Kuantitas dan Harga Analisa Harga Satuan Mata Pembayaran Utama Daftar Upah Daftar Harga Bahan Daftar Peralatan Metoda Pelaksanaan Jadual Waktu Pelaksanaan Daftar Personil Inti Daftar Peralatan Utama Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan (bila ada) URAIAN Ada Tidak DL 18 . 9. 12. 2. 1. 14. 7. 5. 13. 4.Dokumen Lelang DAFTAR SIMAK DOKUMEN LELANG YANG HARUS DIMASUKKAN No.

10. 3. 5. 1. 9. 6. 14. 12.Dokumen Lelang JADWAL KEGIATAN PELELANGAN No. 8. 13. Kegiatan Pengumuman Pelelangan Pendaftaran Peserta Lelang Pengambilan Dokumen Lelang Penjelasan Lelang (aanwijziing) Peninjauan Lapangan Penyampaian Berita Acara Penjelasan dan Adendum Penyampaian Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi Penawaran Usulan Calon Pemenang Lelang Penetapan Pemenang Lelang Pengumuman Pemenang Lelang Masa Sanggah Penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Jasa Hari Tanggal Waktu 7. DL 19 . 11. 2. 4.

Dokumen Lelang DL 20 .

Bentuk Standar Surat Pernyataan Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN MENGIKUTI PELELANGAN Kepada Yth....000...........................tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) SA .................................................... 6.......................................................................................... PENAWARAN KONTRAKTOR dan SURAT PERJANJIAN 1....................... .. .... ....... ADMINISTRASI............ Di Sabang Perihal... Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.................. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami mengikuti pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.............................: Surat Pernyataan Mengikuti Pelelangan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .........Dokumen Lelang BAB II BERBAGAI BENTUK SURAT PERNYATAAN..... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp............... Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ............................................... …………….1 .. Sumber Dana ..............................................200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp......................... 50 Juta... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln......

................. bersama surat penawaran ini kami lampirkan: SA .............. (.......................................... Di Sabang …………….... (............... Sesuai dengan persyaratan dokumen lelang.......... tanggal .......Dokumen Lelang 2......... Tambahan detail dari harga harus diselipkan apabila penawarannya dalam berbagai mata uang. Penawaran ini berlaku selama ........)hari kalender sesuai dengan yang tercantum dalam surat perintah mulai kerja...... Kop Surat Perusahaan Nomor : Lampiran : Kepada Yth....... ... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp..................... …………200…...................................2 ................) hari kalender sejak pembukaan penawaran............................. Sumber Dana ............................................................................................ peralatan............ (nama pekerjaan) Sehubungan dengan undangan pelelangan nomor:............).................. biaya umum dan keuntungan..... Perihal : Penawaran Pelelangan............ setelah kami mempelajari dengan saksama dokumen lelang termasuk berita acara penjelasan dan adendumnya................. (. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama .................................. 50 Juta.............................. Kami akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam dokumen lelang..... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln..... Dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan tenaga kerja.. dan semua kewajiban pajak untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas................. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sebesar Rp.... bahan... Bentuk Standar Surat Penawaran Kontraktor Catatan : Penawar harus mengisi dan memasukkan Bentuk Penawaran ini bersama dengan Dokumen Penawaran........................................................

. **) 14. 12.3 . Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. Daftar Upah. Jadual Waktu Pelaksanaan.. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. Metoda Pelaksanaan.Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan.Lampiran lain yang disyaratkan...Dokumen Lelang 1... ***) Penawar Materai Tanggal Tanda Tangan dan Cap Perusahaan (. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. SA . ***) Termasuk persyaratan bila dengan pasca kualifikasi.) Jabatan Keterangan : *) Harus dilampirkan surat kuasa apabila dikuasakan.Daftar Personil Inti. 13. 11.... 6. asli dan 2 (dua) berkas rekaman..... 10. 9. Surat Kuasa (bila diperlukan) asli dan 2 (dua) berkas rekaman. asli dan 2 (dua) berkas rekaman.. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. 3 (tiga) berkas rekaman. 4.... **) Khusus untuk penawar yang berbentuk kemitraan.. Daftar Harga Peralatan. 8. asli dan 2 (dua) berkas rekaman.Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan. Jaminan Penawaran... Daftar Harga Bahan ... asli dan 2(dua) berkas rekaman.Daftar Peralatan Utama. 5.... 7.. *) 2... asli dan 2 (dua) berkas rekaman. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. 3. asli dan 2 (dua) berkas rekaman. Daftar Kuantitas dan Harga..

..................... Di Sabang Perihal........................ Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ...................................... Bentuk Standar Surat Pernyataan Pemotongan DIP Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN Kepada Yth............................ 50 Juta.................. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami tidak akan menuntut jika ada pemotongan dana pada DIP yang ada atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah......................................... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp... Sumber Dana ........ Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln.............................................................. ......... SA ....................................: Surat Pernyataan tidak akan menuntut bila ada pemotongan dana DIP atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................................................Dokumen Lelang 3............4 ........... ............................

...... ……………................................ .............. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja).... Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD pada Paket Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah............... Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp.......................Dokumen Lelang Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya............................200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp................................... .......................... Sumber Dana ........ Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya............... Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan ................. Di Sabang Perihal...................... Bentuk Standart Surat Pernyataan Pembayaran PAD............ .....000.......................... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln...........................: Surat Pernyataan sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja).....5 ....... SA ................ 50 Juta......................................tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) 4. Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD sesuai Perda yang berlaku Pada Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : ................................. 6................ASTEK dan Galian C Kop Surat Perusahaan SURAT PERNYATAAN Kepada Yth.

....... pada tanggal .......................... ....... ...... .......... ....................000.200… Direktur / Penaggungjawab Perusahaan Materai Rp.. Bentuk Perjanjian Kemitraan (Joint Operation) MENIMBANG : BAHWA..........................(nama penyedia jasa 2) dan ......................Dokumen Lelang ......................................... ...... ............ ... .... yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di .................... ................................................................ Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan . ........ ……………. Menunjuk ....................... . ....... .... ........................ .. . maka...................... .. ..... ......................... ........ ...tanda tangan dan Cap Perusahaan basah ( Nama Terang Jabatan ) 5..... ........... ............................... MENYETUJUI DAN MEMUTUSKAN : BAHWA. b............. (nama penyedia jasa l) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO dan menandatangani semua dokumen termasuk dokumen penawaran dan dokumen kontrak..................... ........................ ....200............ .................. (nama penyedia jasa 1) dan SA ......... ...... .................... (nama penyedia jasa 3) bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO).................. 6..6 ...................... . 1 Secara bersama-sama: a...(nama penyedia jasa I) dan .... .................. ....................

..... teleks............... Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas............ keuntungan.................................... tahun .........% (............... bulan .......................... Wewenang menandatangani untuk dan atas nama KSO diberikan kepada ......................... Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam KSO adalah: Penyedia jasa 1 .........................................Dokumen Lelang ..........................persen) Penyedia jasa 2 .......................... Penyedia jasa 1 Penyedia jasa 2 Penyedia jasa 3 SA ........ akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2.................... (nama penyedia jasa 2) dan ...... (.............. termasuk hak untuk memeriksa keuangan.................................. dalam hal pengeluaran......) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama................ Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ..................... Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan KSO...... 4 5 6 7 DENGAN KESAKSIAN INI semua anggota KSO membubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan di ........................ surat-menyurat............................................... dan lain-lain... (nama penyedia jasa 3) menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang.......... tanda terima..... Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani... wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak.......persen) 2 3 Masing-masing penyedia jasa anggota KSO........ dan kerugian dari KSO........... (nama penyedia jasa 3) sehubungan dengan substansi dan semua ketentuan dalam semua dokumen yang akan di tandatangani........................... daftar peralatan dan tenaga kerja................% (...................7 ....% (........ tanggal ........................... pada hari ..... kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pengguna jasa dan persetujuan bersama secara tertulis dari masingmasing anggota KSO.............. (nama penyedia jasa 2) dan .persen) Penyedia jasa 3 ................................... (nama wakil penyedia jasa yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/ direktur pelaksana .............................................. masing-masing anggota KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini.... (nama penyedia jasa 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari ..... perintah pembelian................................. Pembagian sharing dalam KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak........ perjanjian subkontrak.

.......) (............... tanda tangan dan cap tiap wakil yang diberi kuasa) Disahkan oleh NOTARIS (....................................) (tanda tangan dan cap) SA ........) (materai..) (..Dokumen Lelang (..................................8 ....

............... ) (nama dan jabatan) SA ........................................ ) (nama dan jabatan) ( ................................................... 6.................................... Jabatan : ........................................................ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa....... tanda tangan cap perusahaan ( ....................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris ............. tanggal...........beserta lampirannya.. Memberi kuasa kepada: Nama : .....Dokumen Lelang 6...............................000 bertanggal...... Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT.9 .............................. tanggal .... Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Materai Rp........... .....................beserta perubahannya yang berkedudukan di....................... Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pekerjaan ..... Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris .................... (alamat perusahaan) yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa...di.......... Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.................. di........................................ No......... BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ……………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ....................... No.....................................beserta perubahannya yang berkedudukan di........................................... (alamat perusahaan).......200....................................

BENTUK SURAT PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA (LETTER OF ACCEPTANCE) KOP PERUSAHAAN Nomor : Lampiran : Kepada Yth.(nama pekerjaan) dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp. : ………………………………………………………………. ………………………. untuk pelaksanaan pekerjaan ……………………………………………………. Instruksi Peserta Lelang. (alamat penyedia jasa) Perihal : ………………. (nama mediator/konsiliator) untuk menjadi mediator/konsiliator sesuai dengan Pasal 38.. (…………………………) kami nyatakan diterima/disetujui. ……………….1. tanggal ……………. Penunjukkan Penyedia Jasa untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Dengan ini diberitahukan bahwa penawaran Saudara nomor ………………. : ………………………………………………………………. SA 10 .Dokumen Lelang 7. : ……………………………………………………………….. ………… 200. dengan ini kami minta ……………………. Dengan ini Saudara diminta untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak. Nama Jabatan Kantor/satuan kerja/proyek/ bagian proyek Tanda tangan : ………………………………………………………………. Kami setuju bahwa ………………………………… (nama mediator/konsiliator yang diusulkan) ditunjuk sebagai mediator/konsiliator. (nama penyedia jasa) di ………………………... 200 … perihal ………………………………………………………….

............. tahun ................ Waktu penyelesaian pekerjaan dihitung sejak tanggal mulai kerja.... (................... tanggal..... yaitu . yaitu: SA 11 ................................... selanjutnya disebut PIHAK KESATU......... dan ........ ANTARA KANTOR/ SATUAN KERJA/ PROYEK/ BAGIAN PROYEK ………………………………………………………………………………………… DAN ………………………………………………………………………………………………… (nama perusahaan) UNTUK MEKAKSANAKAN PEKERJAAN JASA PEMBORONGAN ………………………………………………………………………………………………….............................. menyelesaikan............................ ....... dan memperbaiki pekerjaan........ tanggal .......................... (tempat....... termasuk semua lampiran yang mempakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang selanjutnya disebut KONTRAK tertanggal............................... (Nama Kepala Kantor/ Satuan Kerja/ Pemimpin Proyek/ Bagian Proyek)................... (nama pekerjaan) sesuai dengan surat perjanjian ini dan lampirannya (kontrak).................... bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara ....................... (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan) Surat Perjanjian ini dibuat di ......) hari kalender........... adalah...Dokumen Lelang 8...................... (nama pemimpin pemsahaan yang mengikat perjanjian)........... 2) PIHAK KEDUA harus melaksanakan.................................. selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.................. MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal berikut: 1) Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama sebagaimana yang dituangkan di dalam syarat-syarat surat perjanjian di bawah ini.............. bulan ................. 200.. 3) Dokumen Kontrak yang ditentukan di bawah ini harus dibaca serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak. BENTUK SURAT PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN Nomor : ………………....... pada hari ..........

. Surat Perintah Mulai Kerja diterbitkan setelah Surat Perjanjian ditandatangani. Surat Penunjukan Penyedia Jasa. 5) Sesuai dengan ketentuan kontrak: a... sampai diterima dengan baik oleh PIHAK KESATU.. Gambar-Gambar..Dokumen Lelang a. dan memperbaiki seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. menyelesaikan. i......... b.. memperbaiki pekerjaan secara cermat... f.. e.. penyelesaian... Adendum Dokumen Lelang (bila ada). Syarat-Syarat Umum Kontrak. Surat Penawaran.. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan. kecuali diubah dengan kesepakatan bersama. dan perbaikan pekerjaan berdasarkan hasil pengukuran. Sesuai dengan ketentuan kontrak: a. peralatan... Surat Perjanjian . PIHAK KESATU wajib membayar kepada PIHAK KEDUA atas pelaksanaan...... b.... j.. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan. bahan -bahan. g. c....) 8) Surat Perjanjian ini berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak sejak tanggal ditandatangani. 9) Kecuali jika disepakati lain oleh Kedua Belah Pihak... (. angkutan ke atau dari lapangan.:.. PIHAK KESATU wajib menyediakan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. d... akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja.. Daftar Kuantitas dan Harga. 4) Syarat-syarat Dokumen Kontrak mengikat Kedua Belah Pihak... Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga.. b.. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak.... h... 6) 7) Harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari perkiraan kuantitas pekerjaan dan harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah Rp.. Spesifikasi Teknis. . alamat PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA adalah: SA 12 ...... menyelesaikan.....

................... jabatan.............................. Kedua Belah Pihak setuju bahwa untuk perjanjian ini memilih tempat kediaman yang tetap dan seandainya perselisihan yang tidak dapat dimusyawarahkan (melalui mediasi........................... (Pengadilan Negeri lokasi Kantor/Satuan Kerja/ Proyek/ Bagian Proyek).................... Kedua Belah Pihak telah sepakat menandatangani Surat Perjanjian ini pada tanggal tersebut di atas........................................................................ ........ DENGAN DEMIKIAN............................ .... konsiliasi............... nama perusahaan) satuan kerja/ PIHAK KESATU (kepala kantor/ Proyek/ bagian proyek) untuk (nama jelas) (nama jelas) SA 13 ........................ (nama dan alamat kantor penyedia jasa) 10) Dengan tidak mengurangi kekuatan Pasal 43.............................Dokumen Lelang Alamat PIHAK KESATU .. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri ............... di .. Syarat-Syarat Umum Kontrak dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak................ dan arbitrase)...... (nama dan alamat kantor satuan kerja proyek/ bagian proyek) Alamat PIHAK KEDUA ....................................... PlHAK KEDUA (nama.......................................

Dokumen Lelang SA 14 .

DAFTAR KUANTITAS DAN PROGRAM KONSTRUKSI A. dan perbaikan Pekerjaan tidak akan diukur dan biayanya harus dianggap sudah termasuk dalam harga-harga dalam Daftar Kuantitas. Departemen Keuangan untuk dapat dicairkan pembayarannya. Tata Cara Pembayaran Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui permintaan pembayaran yang diajukan oleh Kontraktor ke Direksi dengan dilengkapi back up data lapangan.1 . bahan-bahan. 6. dan segala sesuatu yang lain yang diperlukan untuk pelaksanaan. maka tenaga kerja termasuk pengawasannya. Sertifikat pembayaran inilah yang akan diajukan ke Direktorat Jenderal Anggaran. Pajak Pertambahan Nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) harus diperhitungkan oleh Kontraktor atas biaya keseluruhan Pekerjaan dan dimuat di dalam rekapitulasi Daftar Kuantitas.Dokumen Lelang BAB III. penyelesaian. 4. penyelesaian. 7. Syarat-syarat Kontrak. Pendahuluan Daftar Kuantitas ini meliputi Mukadimah. 5. Uraian Pekerjaan dalam masing-masing Mata Pembayaran Uraian pekerjaan dalam masing-masing jenis pekerjaan adalah untuk menjelaskan lokasi dan sifat pekerjaan tetapi sifat dan lingkup pekerjaan yang sesungguhnya harus dipastikan dari Gambar. Spesifikasi dan Gambar. Kuantitas yang pasti dari Pekerjaan ditentukan dari pengukuran volume. Mata Uang Mata uang yang dipergunakan dalam Kontrak ini adalah mata uang Rupiah. yaitu untuk mendapatkan sertifikat pembayaran (Payment Certificate). MUKADIMAH 1. 2. Rekapituasi Daftar Kuantitas serta Bab-bab dalam Kuantitas yang harus diartikan sebagai satu kesatuan dengan Instruksi kepada Peserta Lelang. dan di dalam dan di sekitar Pekerjaan. Spesifikasi dan Syarat-syarat Kontrak sebagaimana KK . harga dalam Daftar Kuantitas harus mencakup semua kewajiban Kontraktor berdasarkan Kontrak serta segala hal yang diperlukan untuk pelaksanaan. Kuantitas yang Pasti Kuantitas yang dicantumkan dalam Daftar Kuantitas merupakan perkiraan dan hanya dipergunakan sebagai dasar perhitungan penawaran. yaitu hasil pelaksanaan Pekerjaan oleh Kontraktor yang disetujui oleh Direksi dan Konsultan dan dilengkapi dengan data pendukung (back up data). Pekerjaan Sementara. transportasi ke dan dari Lapangan. Peralatan Kontraktor. dan perbaikan Pekerjaan. Komponen Pekerjaan yang tidak diukur secara terpisah Kecuali apabila dirincian lain dalam Daftar Kuantitas atau ditetapkan lain dalam Kontrak. sebagaimana ditetapkan dalam Syarat-syarat Kontrak termasuk biaya umum dan keuntungan perusahaan. 8. Harga Satuan Kecuali ditetapkan lain dalam Kontrak. 3.

9. Singkatan-singkatan Singkatan-singkatan yang dipergunakan dalam Daftar Kuantitas adalah : m3 meter kubik KK .2 . A3. pekerjaan utama disusun sebagai berikut : a. Untuk dapat dilakukan kendali yang baik oleh direksi terhadap realita harga yang diajukan oleh penawar. 12. Apabila terdapat rujukan dalam Daftar Kuantitas yang menunjuk kepada suatu gambar khusus atau bagian dari Spesifikasi atau Syarat-syarat Kontrak. maka rujukan tersebut tidak akan membatasi persyaratan umum yang disebutkan di bagian lain dalam Kontrak.. Demikian juga setiap Mata Pembayaran dalam tiap bab pada Daftar Kuantitas harus dibaca berkaitan dengan Pasal-pasal cara Pengukuran dan cara Pembayaran dalam bab Spesifikasi yang terkait. Provisional Sum Ketentuan secara umum untuk kegiatan cadangan (pekerjaan yang melebihi target) dapat dibuat dengan memasukkan mata pembayaran provisional sum ke dalam ringkasan dari daftar kuantitas. kecuali apabila disebutkan lain. Legalitas Penawaran Penawaran dianggap sah bila pada form A1. Pencantuman provisional sum dapat mengurangi adanya permintaan persetujuan yang berkali-kali. dibaca berkaitan dengan cara pengukuran.tanda tangan dan cap basah perusahaan dan pada setiap lembar form A2. Sama halnya dengan dana cadangan untuk kemungkinan adanya kenaikan harga perlu disediakan seperti provisonal sum dalam ringkasan daftar kuantitas. 11. lembaran rekapitulasi kuantitas dan harga dicantumkan materai Rp. A4. overheads dan harga-harga lainnya. 10.Dokumen Lelang keadaannya. material dan alat yang mendasari pekerjaan harian perlu disampaikan oleh penawar saat penawaran dengan disertai pertanyaan bahwa Kontraktor akan dibayar untuk pekerjaan yang dilakukan berdasarkan daywork basis. 13. atau barang khusus yang perlu disediakan oleh kontraktor lain (pasal 8 dari kontrak) harus diindikasikan dalam daftar kuantitas sebagai provisional sum dengan penjelasan singkatnya. Penomoran Mata Pekerjaan dalam Daftar Kuantitas Masing-masing bab pada Daftar Kuantitas dinomori sesuai dengan bab yang terkait dalam Spesifikasi. 6000. Daftar upah. Apabila provisional sum dan dana cadangan dipergunakan. Jadwal Kerja Harian (Daywork Schedule) Pekerjaan harian (daywork) hanya dimasukkan apabila kemungkinan pekerjaan yang tidak diketahui cukup banyak. Proses pengadaan secara terpisah dapat dilakukan oleh pemilik dengan memilih kontraktor-kontraktor khusus. Perkiraan biaya untuk pekerjaan khusus/spesifik yang akan dilaksanakan. dalam data kontrak harus dicantumkan tentang cara penggunaan/pemanfaatannya dan siapa yang bertanggung jawab. Kuantitas nominal untuk setiap jenis daywork ditentukan harga satuannya dan dimasukkan sebagai penawaran di dalam harga satuan tersebut sudah termasuk keuntungan. dan A5 dilengkapi dengan paraf dan cap perusahaan. b.

LS No. o/h lin.Dokumen Lelang m3 ruang ha m2 lin.m m cm mm kg ton l bh hr Rp.3 .m (m') meter kubik ruang hektar (hektoare) meter persegi linier meter meter sentimeter milimeter kilogram metric ton (1000 kg) liter buah hari Rupiah lumpsum Nomor orang/hari meter (linier meter) KK .

hari paling akhir. 4. sumber pengadaan.4 . sehingga pekerjaan tersebut terlihat jelas dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Jadwal Penggunaan Tenaga Kerja Jadwal penggunaan tenaga kerja bulanan. yaitu mulai dari awal sampai dengan selesai pekerjaan tersebut. yaitu antara lain : 1. daftar tersebut menunjukkan jenis material. waktu yang diperlukan. Kontraktor juga harus mengusulkan teknik pelaksanaan yang baik berkaitan dengan seluruh jenis pekerjaan yang ada. sehingga perlunya ada pentahapan pekerjaan. menunjukkan estimasi jumlah personil untuk setiap kategori pekerjaan. Personil Untuk Pengawasan/Supervisory Proposal untuk pengawasan pekerjaan termasuk jumlah kwalifikasi. Menyajikan usulan Metode Pelaksanaan yang sesuai. maka selanjutnya dituangkan dalam bentuk operasional yaitu menjadi Network Planning. estimasi. terbatasnya waktu. form-form ataupun gambargambar. tipe atau specifikasi. garis kritis dan lainnya yang diperlukan. gudang dan tempat penyimpanan material dan tanaman. Rencana detail dan metode konstruksi bangunan dari beton bertulang atau bangunan dari pasangan batu kali. yang diuraikan secara sistimatis dalam bentuk uraian. Metode yang dianjurkan dipakai adalah CPM dengan sistim node lingkaran. jadwal kebutuhan bulanan. beserta analisa tenaga. (c) (d) (e) 2. alat dan bahan. Setelah metode pelaksanaan dan bagan alir kegiatan pokok pekerjaan diusulkan. 3. pemasangan paving block dan lain-lain. kondisi dan kendala lapangan serta kemasyarakatan dan kemampuan Kontraktor sendiri. sehingga perlunya ada urutan pelaksanaan pekerjaan dan juga dilengkapi dengan teknik pembuatan yang berorientasi kualitas dan dilengkapi dengan bagan alir kegiatan pokok pekerjaan. tabel-tabel. communication (handy talky) dan fasilitas lain yang diperlukan. berkualitas dan tepat waktu. 5. Jadwal Pengadaan Material Daftar untuk material utama yang penawar rencanakan untuk pelaksanaan pekerjaan. pengalaman dari personil supervisi yang akan ditugaskan. kontraktor camp. dengan mempertimbangkan luasnya wilayah kerja.Dokumen Lelang B. Metode Konstruksi Dalam membuat metode konstruksi. Jadwal Peralatan Pelaksanaan Pekerjaan KK . Lay out fasilitas konstruksi. PROGRAM KONSTRUKSI Peserta pelelangan harus mengajukan data dan informasi berikut ini dalam penawaran. kantor dan bangunan. sehingga mudah dimengerti dan mudah diperiksa terhadap angka yang termuat didalamnya. antara lain yaitu : (a) (b) Penyajian sumber-sumber pendukung yang dapat dipakai disekitar proyek. Kontraktor diminta untuk menguraikan secara sistimatis yang berisikan subtantif pekerjaan yang mengambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan dengan baik. menunjukkan adanya hari paling awal. jumlah.

kapasitas. 7. baru atau bekas yang penawar maksudkan untuk digunakan jika dia sukses dalam pelelangan ini. 8. jika demikian dia harus menunjukkan nama dan jadwal pekerjaan yang mana setiap Kontraktor yang akan terlibat. KK . beli atau sewa dari sumber lain. Daftar Alat dan Peralatan Daftar umum alat-alat kerja yang bergerak dan yang diam. tipe. Legalitas Program Konstruksi Pada setiap lembaran program konstruksi penawar harus melengkapi dengan tanda tangan dan cap perusahaan.5 . power. Sub-Kontraktor Daftar usulan Sub Kontraktor. qualifikasi dan pengalaman setiap Sub-Kontraktor. Jadwal Umum Jadwal umum ini berisikan seluruh kegiatan pekerjaan yang akan dilaksanakan yang merupakan kesimpulan dari butir 1 sampai dengan 5.Dokumen Lelang Jadwal peralatan pelaksanaan pekerjaan. 6. Perusahaan dari setiap Sub Kontraktor. spesifikasi. berdasarkan Form yang terlampir juga ditunjukkan kepemilikannya yaitu milik sendiri. 9. menunjukkan nama. jika perserta tender bermaksud mensub kontrakkan bagian tertentu dari pekerjaan. seperti alat-alat pertukangan dan alat lainnya harus menunjukkan kehadiran alat yang sesuai dengan metode kerja dan rencana pelaksanaan.

2. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu ………. dan tanpa mempertimbangkan adanya keberatan dari Peserta Lelang. dengan ini menyatakan bahwa Bank menjamin Pengguna Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut di atas sebagai jaminan penawaran dari Peserta Lelang yang mengajukan penawaran untuk pekerjaan tersebut di atas tertanggal ………………………………………. Apabila peserta lelang menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang dinyatakan dalam surat penawarannya. 5. maka Bank wajib membayar sepenuhnya jaminan penawaran tersebut di atas kepada Pengguna Jasa dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pengguna Jasa.…) (jumlah hari dalam angka dan huruf yang sekurang-kurangnya 28 (dua puluh delapan) hari lebih lama dari jangka waktu berlakunya penawaran yang ditetapkan dalam dokumen lelang) hari kalender sejak batas akhir pemasukan penawaran. 3. 4. Instruksi Kepada Peserta Lelang.) Maka kami “Penjamin” yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………… (nama bank) berkantor resmi di ………………………………… (alamat bank) selanjutnya disebut “Bank” berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. atau b.. (tanggal penawaran) Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a.. Setiap permintaan pembayaran atas jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal terakhir berlakunya jaminan bank sebagaimana disebutkan dalam butir 5 di atas. atau 2). . (…………………. Untuk menandatangani kontrak.Dokumen Lelang BAB IV BENTUK-BENTUK SURAT JAMINAN 1. Apabila penawaran dimenangkan dalam masa laku penawaran dan peserta lelang gagal atau menolak: 1). Dan oleh karena itu peserta lelang terkait pada instruksi kepada peserta lelang mengenai pekerjaan tersebut di atas yang mewajibkan peserta lelang memberikan kepada pengguna jasa suatu jaminan penawaran sebesar Rp. SJ . Oleh karena …………………………………………………..1 6. Memberikan jaminan pelaksanaan yang diperlukan. atau 3). BENTUK JAMINAN PENAWARAN (JAMINAN BANK) 1. Menyetujui koreksi aritmatik terhadap penawarannya sebagaimana tersebut pada Pasal 28. (uraian singkat mengenai Pekerjaan).. …………… (jumlah Jaminan dalam Rupiah) (terbilang ……………………………………………………. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “Pengguna Jasa” telah mengundang: ………………………………………………………………… (nama peserta lelang) ………………………………………………………………… (alamat peserta lelang) selanjutnya disebut “Peserta Lelang” mengajukan penawaran untuk ………………… ……………………………………………….

Dokumen Lelang 7.. cap dan materai ____________________ Saksi __________________________ Penjamin SJ . Dengan itikad baik. ……………………… BANK Tandatangan. Bank mengesampingkan bak preferensinya atas harta benda milik Peserta Lelang yang berkenan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.2 . kami Penjamin yang secara sah mewakili Bank. dengan ini mebubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal …………….

dan PRINCIPAL telah : 1).. …………… (…………………………. dan ……………………………………………. bahwa kami: …………………………………………………. (uraian singkat pekerjaan) yang diselenggarakan oleh OBLIGEE pada tanggal ………………………………… di …………………………………………………… (tanggal dan tempat pelelangan). SJ . (nama dan alamat peserta lelang) sebagai peserta lelang. Menyerahkan jaminan pelaksanaan yang diperlukan. 3. …………………………………………………………………(nama pengguna jasa) sebagai pengguna jasa. selanjutnya disini disebut “SURETY”.3 2. Adapun ketentuan dari surat jaminan ini adalah jika : a. Maka kami. Apabila penawaran PRINCIPAL disetujui oleh OBLIGEE dalam masa laku penawaran. selanjutnya disini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp. ……………….. SURETY akan membayar kepada OBLIGEE dalam jumlah penuh selambatlambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL.) (jumlah nilai jaminan angka dan huruf). Dengan ini dinyatakan. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. sampai dengan tanggal ……………………………………………………………… Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam dokumen lelang. 4... (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai penjamin. Menandatangani kontrak. Nilai: Rp.. bertanggungjawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. . selanjutnya disebut “PRINCIPAL”.. surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ………………………………………………. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam instruksi kepada peserta lelang untuk pekerjaan …………………………………. (………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. dan 3). Menandatangani dokumen perikatan lain sebagaimana yang diharuskan dalam dokumen lelang. BENTUK JAMINAN PENAWARAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………………. PRINCIPAL menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang ditetapkan dalam penawarannya.. dan b.Dokumen Lelang 2. 5. 2). maka jaminan ini berakhir jika PRINCIPAL tidak dapat memenuhinya.

. Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ………………………………………. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.) nama jelas SJ ..4 . PESERTA LELANG (PRINCIPAL) …………………………………………….Dokumen Lelang 6. PENJAMIN (SURETY) …………………………………. (…………………………………) nama jelas (…………………………………. pada tanggal ………………………………..

. (nama bank) berkantor resmi di ……………………………………….... Oleh karena …………………………………………………….... BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA.... Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan bank ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas....... b. 4.. ………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang ……………………………………………...5 6. maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan diatas. (nama penyedia jasa) .... Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA....... Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 8.) senilai dengan …… % (………………………………………………….. Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a...... dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp.... …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) Dan oleh karena itu PENYEDIA JASA terikat oleh kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pelaksanaan kepada PENGGUNA JASA sebesar …… % (………………………………… persen) Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………. 3... sebagaimana disebutkan di atas..... (alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan …………………………….. ........Dokumen Lelang 3... persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak. setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pelaksanaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas..... 7....... BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang SJ . (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah mengundang ………………………… ……………………………………......... (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”....... BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak. 2... 5..... Jaminan ini berlaku sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal masa pemeliharaan berakhir berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri... berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK.... BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (JAMINAN BANK) 1.

. dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal……………. Dengan itikad baik. cap dan materai Saksi Penjamin SJ .Dokumen Lelang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.6 . ……………. kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK.. BANK Tandatangan.

dan mengganti pada OBLIGEE semua kerugian dan kerusakan yang mungkin diderita OBLIGEE oleh sebab kegagalan atau kelalaian dari pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak. ……………………. . maka jaminan ini tetap berlaku dari tanggal …………… sampai dengan tanggal ………………………………………. ……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PENGGUNA JASA.) 2. Nilai : Rp. memperbaiki.Dokumen Lelang 4. SURETY harus membayar kepada OBLIGEE sejumlah jaminan tersebut diatas selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL. dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN. selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”.7 3. jika tidak. b. dan jaminan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. atau. selanjutnya di sini disebut “SURETY”. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atas dasar surat penunjukkan penyedia jasa dari OBLIGEE No. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk SJ . bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. Membayar. Maka kami. Dengan ini dinyatakan. 5. dan dapat dimintakan perpanjangannya oleh PRINCIPAL sampai 14 (empat belas) hari setelah masa jaminan berakhir. bahwa kami : …………………………………………………. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………. maka jaminan ini tidak berlaku lagi.. ………………………………………………………(nama dan alamat penyedia jasa) sebagai PENYEDIA JASA. (terbilang ……………………………………………………………………………….. (uraian singkat pekerjaan) antara pihak PRINCIPAL dan OBLIGEE. Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak dan bukan karena risiko-risiko PENGGUNA JASA. 4. …………. tanggal ………………………………………… (nomor dan tanggal surat penunjukkan penyedia jasa) yang selanjutnya dikukuhkan dalam kontrak ………………………………………………………. selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp……………. (……………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. Adapun ketentuan dari jaminan ini adalah jika PRINCIPAL: a Menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam kontrak..

PENYEDIA JASA (PRINCIPAL). 6.. Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ……………………………………….Dokumen Lelang menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. PENJAMIN (S U R E T Y) (……………) nama jelas (……………) nama jelas SJ .8 . Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini. pada tanggal ……………………………….

apabila setelah PENYEDIA JASA menerima uang muka PENYEDIA JASA gagal memulai atau melanjutkan pekerjaan.9 . Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan BANK ini. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (JAMINAN BANK) 1. PENGGUNA JASA dapat membayar uang muka kepada mewajibkan PENYEDIA JASA sebesar tidak lebih dari …… % (………………………………… persen) (persentase yang ditentukan dalam SyaratSyarat Khusus Kontrak) dari harga kontrak. dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp. Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………. apapun alasannya dan BANK harus segera mengembalikan nilai keseluruhan atau nilai pembayaran kembali uang muka yang masih tersisa. (nama bank) berkantor resmi di ………………………………………. Jaminan ini berlaku selama masa berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya. Oleh karena ……………………………………………………. 5. …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ………………………………………………(tanggal kontrak) nomor …………………………………………………………………(nomor kontrak) Dan oleh karena sesuai dengan kontrak tersebut. 7. BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan : ………………………… ……………………………… (nama penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan …………………………….Dokumen Lelang 5. 4. 2. BANK terikat mengembalikan uang muka atau sisa uang muka. 6.. ………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) Ketentuan kewajiban ini adalah : a. SJ . berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK. b. 3. (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. BANK harus menyerahkan uang yang diminta oleh PENGGUNA JASA segera setelah ada permintaan pertama tanpa tertunda dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai prosedur hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA.

kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK. dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal………………………….. BANK Saksi Penjamin SJ .Dokumen Lelang Dengan itikad baik.10 .

.. …... Dengan ini dinyatakan. selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan (klaim) dari OBLIGEE. Jika PRINCIPAL telah melakukan pembayaran kembali kepada OBLIGEE seluruh jumlah uang muka dimaksud (yang dinyatakan dalam surat tanda bukti penerimaan olehnya)... bahwa kami : ………………………………………………….……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PEMILIK.. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada …………………………………... surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ……………………………….. 5..... Maka kami. selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp……………. (nama dan alamat penyedia jasa) sebagai penyedia jasa.. OBLIGEE setuju membayar kepada PRINCIPAL uang sebesar Rp...... (uraian singkat mengenai pekerjaan) dengan harga kontrak yang telah disetujui sebesar Rp...) (jumlah nilai jaminan) sebagai pembayaran uang muka sebelum pekerjaan menurut kontrak diatas dimulai.. (………………………..) (jumlah nilai jaminan dalam angka dan huruf) 2.. 8.) (harga kontrak) dan jaminan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. atau sisa uang muka yang wajib dibayar menurut kontrak tersebut. . selanjutnya di sini disebut “SURETY”... selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”.) (jumlah nilai jaminan) 1. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar.. dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN. 3.. Bahwa untuk kontrak tersebut di atas. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (SURETY BOND) Nomor Bond : ……………………… Nilai : Rp. tanggal ……………………... 6.. …………… (……………………. …………….. Sebagai jaminan terhadap pembayaran uang muka itu maka SURETY memberikan jaminan dengan ketentuan tersebut di bawah ini.Dokumen Lelang 6. (………………….. (………………………………...11 4. sampai dengan tanggal ………………………………………………… (selama berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya) Tuntutan ganti rugi atas surat jaminan ini dilakasanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL karena tidak dapat membayar kembali uang muka atau sisa uang muka tersebut sesuai dengan syarat kontrak. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna SJ .. maka surat jaminan ini menjadi batal dan tidak berlaku lagi.. 7. (tanggal kontrak) telah mengadakan kontrak dengan OBLIGEE untuk pekerjaan ………………………………………………………. jika tidak. SURETY akan membayar kepada OBLIGEE uang muka atau sisa uang muka yang berdasarkan kontrak belum dikembalikan oleh PRINCIPAL.... Bahwa PRINCIPAL dengan suatu perjanjian tertulis Nomor ………………………..

Dokumen Lelang

melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 9. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.

Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ………………………………………. pada tanggal ………………………………..

PENYEDIA JASA (PRINCIPAL),

PENJAMIN (S U R E T Y)

(…………………..) nama jelas

(………..…………) nama jelas

SJ - 12

Dokumen Lelang

7.

BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (JAMINAN BANK)

1.

Oleh karena …………………………………………………….. (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan : ………………………………………………………… (nama penyedia jasa) ………………………………………………………………(alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan……………………… ……………………………. …………………… (uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ………………………………………………(tanggal kontrak) nomor …………………………………………………………………(nomor kontrak) Dan oleh karena sesuai dengan kontrak tersebut, PENYEDIA JASA terikat kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pemeliharaan kepada PENGGUNA JASA sebesar …….. % (………………………………… persen) Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili ……………………. (nama bank) berkantor resmi di ……………………………………….. (alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”, berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK, dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp. ………………… (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang …………………………………………….) senilai dengan …….. % (…………………………………………………… persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak, sebagaimana disebutkan di atas. Syarat-syarat kewajiban ini adalah : a. Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA, maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan diatas, setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pemeliharaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas. b. BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA.

2.

3.

4.

5.

Jaminan ini berlaku sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai 14 (empat belas) setelah penyerahan akhir pekerjaan berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan BANK ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas. BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan

6.

7.

SJ - 13

Dokumen Lelang

adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak. 8. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

Dengan itikad baik, kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK, dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal………………………….. BANK Tandatangan, cap dan materai

Saksi

Penjamin

SJ - 14

dan mengganti pada OBLIGEE semua kerugian dan kerusakan yang mungkin diderita OBLIGEE oleh sebab kegagalan atau kelalaian dari pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak. selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp……………. . ……………………… (nama pengguna jasa) sebagai PENGGUNA JASA. b. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………………………. dan dapat dimintakan perpanjangannya oleh PRINCIPAL sampai 14 (empat belas) hari setelah masa jaminan berakhir. dan jaminan pemeliharaan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. Nilai : Rp. jika tidak. …………………. SURETY harus membayar kepada OBLIGEE sejumlah jaminan tersebut diatas selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL. 3. bahwa kami : …………………………………………………. memperbaiki. BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (SURETY BOND) Nomor Bond : ………………. atau. tanggal ……………………………………………………….15 2. Membayar. (……………………………) (jumlah nilai jaminan) 1. maka jaminan ini tidak berlaku lagi. PRINCIPAL dan SURETY dengan mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atas dasar kontrak pekerjaan dari OBLIGEE No. Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna SJ . 4. (nomor dan tanggal kontrak) antara pihak PRINCIPAL dan OBLIGEE. Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak dan bukan karena risiko-risiko PENGGUNA JASA. (terbilang ……………………………………………………………………………….) Maka kami.Dokumen Lelang 8. Dengan ini dinyatakan... dan …………………………………………………………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN. …………………….. 5. maka jaminan ini tetap berlaku dari tanggal …………… sampai dengan tanggal ………………………………………. Adapun ketentuan dari jaminan ini adalah jika PRINCIPAL: a Memelihara pekerjaan tersebut dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam kontrak. selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”. ………………………………………………………(nama dan alamat penyedia jasa) sebagai PENYEDIA JASA. selanjutnya di sini disebut “SURETY”.

Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasar jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini. PENJAMIN (S U R E T Y) (……………) nama jelas (……………) nama jelas SJ ..Dokumen Lelang melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 6. Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di ……………………………………….16 . PENYEDIA JASA (PRINCIPAL). pada tanggal ……………………………….

1. Sub penyedia jasa adalah penyedia jasa yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia jasa penanggung jawab kontrak. Nama. Panitia pengadaan adalah tim yang diangkat oleh pengguna jasa untuk melaksanakan pemilihan penyedia jasa. Pengguna jasa adalah kepala kantor/satuan kerja/pemimpin proyek/pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan jasa dalam lingkungan kantor/satuan kerja/proyek/bagian proyek tertentu. Penyedia jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. Pemimpin proyek/pemimpin bagian proyek adalah pejabat yang diangkat oleh Menteri/pejabat yang diberi kuasa. Jasa pemborongan adalah layanan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan pengguna jasa dan proses serta pelaksanaaannya diawasi oleh pengguna jasa atau pengawas konstruksi yang ditugasi.1 . untuk melaksanakan sebagian pekerjaan setelah disetujui oleh direksi pekerjaan. yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pengadaan jasa yang dibiayai dari dana anggaran belanja pembangunan APBN.. d. h. f. g. dan alamat pengguna jasa tercantum dalam syaratsyarat khusus kontrak. KETENTUAN UMUM 1. jabatan. c. Kepala kantor/satuan kerja adalah pejabat structural departemen yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pengadaan jasa yang dibiayai dari dana anggaran belanja rutin APBN. a. Kontrak adalah perikatan hukum antara pengguna jasa dengan penyedia jasa dalam pelaksanaan pengadaan jasa. e. DEFINISI SK .Dokumen Lelang BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.1 Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. b.

Dokumen kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara pengguna jasa dan penyedia jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh pengguna jasa. Direksi pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. k. yang kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan sementara. p. bulan adalah bulan kalender. yang terdiri dari: 1) Surat perjanjian. Kontrak harga satuan adalah kontrak pengadaan jasa pelaksanaan konstruksi atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu berdasarkan harga satuan untuk setiap satuan/unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu. n. Direksi teknis adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. Hari adalah hari kalender. dihitung mulai dari mata pembayaran yang nilai bobotnya terbesar yang ditetapkan dalam dokumen lelang. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh pengguna jasa. 6) Syarat-syarat umum kontrak. Mata pembayaran utama adalah mata pembayaran pokok dan penting yang nilai bobot kumulatifnya minimal 80% (delapan puluh persen) dari seluruh nilai pekerjaan. 4) Adendum dokumen lelang (bila ada). Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. 8) Spesifikasi teknis.2 .Dokumen Lelang i. sedangkan pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh penyedia jasa. 2) Surat penunjukkan penyedia jasa. l. m. SK . 7) Daftar kuantitas dan harga. j. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 5) Syarat-syarat khusus kontrak. 9) Gambar-gambar. Harga kontrak adalah harga yang tercantum dalam surat penunjukkan penyedia jasa yang selanjutnya disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 3) Surat penawaran. o.

dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaa. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase.3 . dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh pengguna jasa. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. keselamatan dan kesehatan kerja. PENERAPAN 2. dari segi teknis. Pekerjaan harian adalah pekerjaan yang pembayarannya berdasarkan penggunaan tenaga kerja. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. SK . v. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada penyedia jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Pekerjaan sementara adalah pekerjaan penunjang yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan permanent. x. r. manfaat. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa untuk menyelesaikan pada kesempatan kedua. s. u. dan/atau keselamatan umum. t. 2. w. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. y.1 Ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. yang dikeluarkan oleh pengguna jasa. Kegagalan bangunan adalah keadaan bangunan yang setelah diserahterimakan oleh penyedia jasa kepada pengguna jasa menjadi tidak berfungsi.Mediator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan pertama. bahan dan peralatan. z.Dokumen Lelang q. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.

Spesifikasi Teknis. ASAL JASA 3. HAK 5. b. sebelum dilakukan penandatangan kontrak. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. Surat Penunjukkan Penyedia Jasa.1 5. Apabila penyedia jasa menggunakan hak paten. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. JAMINAN 6. i. f. maka menjadi tanggungjawab penyedia jasa sepenuhnya dan pengguna jasa dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Adendum Dokumen Lelang (bila ada). e. Daftar kuantitas dan harga. Syarat-syarat khusus kontrak. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurangkurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Syarat-syarat umum kontrak. DAN MEREK 6. Bagi penyedia jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penyedia jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya dengan kontrak di luar keperluan dari pekerjaan yang tersebut dalam kontrak. HAK PATEN. Gambar-gambar. hak cipta dan merek.1 SK . d. 3.1 CIPTA.1 3.Dokumen Lelang 2. Surat Perjanjian. g.2 Dokumen kontrak harus diinterpretasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari penyedia jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.2 4. c. j. h.4 . Penyedia jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukkan penyedia jasa. Surat Penawaran. kecuali lebih dahulu mendapat ijin tertulis dari pengguna jasa. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan.

asuransi yang mencakup dari saat mulai pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir masa pemeliharaan.2 8. Perlindungan terhadap kegagalan bangunan. Cara pembayaran a.1 7. kerusakan-kerusakan. Besarnya jaminan pemeliharaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Semua barang dan peralatan-peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. pelaksanaan pekerjaan. PEMBAYARAN 8. b.4 Jaminan pelaksanaan.2 Pengguna jasa wajib membayar uang muka kepada penyedia jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.3 Penyedia jasa dapat menyerahkan jaminan pemeliharaan kepada pengguna jasa setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus persen) dan pengguna jasa wajib mengembalikan uang retensi (retention money). c. Masa berlakunya sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. 6. 7. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam dokumen lelang.1 SK . jaminan uang muka dan jaminan pemeliharaan diserahkan dalam bentuk jaminan bank atau surety bond kepada pengguna jasa. yaitu: a. Penyedia jasa harus menyediakan atas nama pengguna jasa dan penyedia jasa. serta personil untuk pelaksanaan pekerjaan atas segala resiko yaitu kecelakaan. setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.5 . kehilangan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. KESELAMATAN KERJA 9. Pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerja. 6. Uang muka 9. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurangkurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. ASURANSI 7.1 Besarnya asuransi ditentukan di dalam syarat-syarat khusus kontrak.Dokumen Lelang 6. Penyedia jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.

2) Penyedia jasa harus mengajukan permohonan pembayaran uang muka secara tertulis kepada pengguna jasa disertai dengan rencana penggunaan uang muka.Dokumen Lelang 1) Uang muka dibayar untuk membiayai penyediaan fasilitas lapangan dan mobilisasi peralatan. 4) Jaminan uang muka harus diterbitkan oleh bank umum atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang harus direasuransikan sesuai dengan ketentuan Menteri Keuangan. 4) Sistem pembayaran prestasi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.. paling lambat 7 (tujuh) hari setelah surat jaminan uang muka diterima.6 . apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Besaran uang muka ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dan dibayar setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka sekurang-kurangnya sama dengan besarnya uang muka. alat-alat yang ada di lapangan. 3) Pengguna jasa harus menunjukkan surat permintaan pembayaran untuk pemohonan tersebut pada butir 2). tidak termasuk bahan-bahan. Prestasi pekerjaan 1) Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh pengguna jasa. b. dan bahan. personil. 2) Pembayaran prestasi hasil pekerjaan hanya dapat dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. 6) Untuk kontrak tahun jamak (multy years) nilai jaminan uang muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. 5) Pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai 100% (seratus persen). SK .

3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. SK . 7) Untuk kontrak yang mempunyai subkontrak. Pengguna jasa dapat meminta penyedia jasa untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan dan besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. dan pajak. denda (bila ada). angsuran uang muka. dan kompensasi sesuai Pasal 57. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. 2) Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh pengguna jasa. 2) Pembayaran ganti rugi dilakukan oleh pengguna jasa. dituangkan dalam amandemen kontrak yang dibuat secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 8) Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan.Dokumen Lelang 5) Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. 6) Setiap pembayaran harus dipotong jaminan pemeliharaan. 3) Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. c. apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penyesuaian harga 1) Hasil perhitungan penyesuaian harga sesuai Pasal 47. Ganti rugi dan kompensasi 1) Ganti rugi sesuai Pasal 48.3. d.7 . permintaan pembayaran kepada pengguna jasa harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub kontraktor sesuai dengan kemajuan pekerjaan. apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. kepada penyedia jasa dituangkan dalam amandemen kontrak.

4 Surat perjanjian untuk pekerjaan yang bernilai atas Rp.2 Pengguna jasa dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. 11. 14.00 (lima puluh miliar rupiah) ditandatangani oleh pengguna jasa setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak yang profesional atau ditetapkan dengan keputusan menteri.1 Pengguna jasa harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatangan kontrak. DIREKSI TEKNIS DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 12.000. 14. DELEGASI 13.2 Kontrak pekerjaan ini dibiayai dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 12.1 Pengguna jasa wajib menyerahkan seluruh/sebagian lapangan pekerjaan kepada penyedia jasa sebelum diterbitkannya surat perintah mulai kerja. 50. WEWENANG DAN 11.2 Sebelum penyerahan lapangan. setelah dilakukan penyerahan lapangan. 13. 15.1 Pengguna jasa menetapkan direksi teknis untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. 12.1 Pengguna jasa membayar kepada penyedia jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 14. pengguna jasa bersamasama penyedia jasa melakukan pemeriksaan lapangan berikut bangunan.8 14. 10.000. bangunan pelengkap dan seluruh asset milik pengguna jasa yang akan menjadi tanggungjawab penyedia jasa.1 Pengguna jasa memutuskan hal-hal yang bersifat KEPUTUSAN kontraktual antara pengguna jasa dan penyedia jasa PENGGUNA JASA dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. PENYERAHAN LAPANGAN .000.1 Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggung jawabnya kepada direksi teknis dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada penyedia jasa. utnuk dimanfaatkan. SK .3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.Dokumen Lelang 10. 10. dijaga dan dipelihara.3 Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam berita acara serah terima lapangan yang ditandatangani kedua belah pihak. HARGA DAN SUMBER DANA 10. 10. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 15.

Prosedur pelaksanaan pekerjaan. Jadual pelaksanaan pekerjaan. f. Organisasi proyek pengguna jasa dan penyedia jasa. Prosedur instruksi pekerjaan. PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK 16. e. dan unsur pengawasan. Jadual pelaksanaan pekerjaan. b. 17. 16. 16.1 Sebelum pelaksanaan kontrak pengguna jasa bersamasama dengan penyedia jasa.2 Program mutu minimal berisi: a. c. 19. 18. Tata cara pengaturan pekerjaan. Penyusunan program mutu. 18. unsur perencanaan. Jadual pengadaan bahan. Sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengenai rencana kerja. Penyusunan rencana pemeriksaan lapangan. PEMERIKSAAN BERSAMA 19.Dokumen Lelang 15. 17. 16. Pelaksana kerja.9 . setelah penerbitan SPMK. direksi teknis bersama-sama dengan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan penyedia jasa melaksanakan pemeriksaan lapangan bersama dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan untuk setiap rencana mata pembayaran guna menetapkan kuantitas awal. Organisasi kerja. d. f. c. SK . mobilisasi peralatan dan personil.1 Pada tahap awal pelaksanaan kontrak. g. PROGRAM MUTU 17. menyusun rencana pelaksanaan kontrak.2 Pengguna jasa harus menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkannya SPMK. maka penyedia jasa wajib memperbaiki perkiraan arus uang dan diserahkan kepada direksi pekerjaan. e. b. d. Informasi pengadaan.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat adalah: a.1 Program mutu harus disusun oleh penyedia jasa dan disepakati oleh pengguna jasa dan dapat direvisi sesuai kebutuhan.2 Apabila suatu program kerja telah dimutakhirkan. PERKIRAAN ARUS UANG 18.1 Penyedia jasa wajib menyerahkan perkiraan arus uang (cash flow forecast) sesuai dengan program kerja kepada direksi pekerjaan.2 Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan penyedia jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.

2 Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10 (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal.3 Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan spesifikasi teknis dan gambar yang ditentukan dalam dokumen kontrak. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 22.2 Hasil pemeriksaan lapangan bersama dituangkan dalam berita acara. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum kontrak. 21. 21. 19. maka pengguna jasa bersama penyedia jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain: a. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.10 . Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran.1 Apabila diminta oleh pengguna jasa.2 Direksi teknis wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja. maka harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. 20. 20. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 21.3 Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh pengguna jasa secara tertulis kepada penyedia jasa. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. penyedia jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. b. 21.Dokumen Lelang 19.2. 20.4 Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 20. SK . Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.3 Selanjutnya pemeriksaan lapangan bersama terhadap setiap mata pembayaran harus dilakukan oleh direksi teknis dan penyedia jasa selama periode pelaksanaan kontrak untuk menetapkan kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. c. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 20.

11 . 21. jika dinilai wajar. Perubahan jadual pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. SK . b. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut.Dokumen Lelang 21.1 Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar prestasi pekerjaan. maka penyedia jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada pengguna jasa. c. maka harga satuan pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan harga negosiasi.2 Apabila kuantitas mata pembayaran utama (khusus harga satuan timpang) yang berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. maka usulan biaya dari penyedia jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan 21. maka pengguna jasa mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan pengguna jasa. 22. harus dibuat bila terjadi Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. AMANDEMEN KONTRAK 23. 22.5 Apabila usulan biaya dari penyedia jasa dinilai tidak wajar. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 22. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh penyedia jasa. 21. 22.6 Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. 23.3 Apabila diperlukan mata pembayaran baru.7 Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.4 Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.1 Amandemen kontrak perubahan kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan.

atau penyedia jasa mengusulkan perubahan kontrak. b. c. d.1 KEWAJIBAN PARA PIHAK Hak dan kewajiban pengguna jasa: a. Menyerahkan seluruh atau sebagian lapangan pekerjaan. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak.Dokumen Lelang 23. Hak dan kewajiban penyedia jasa a. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. i. hasil pekerjaan. melindungi dan membela penyedia jasa terhadap semua tuntutan hukum.2 Prosedur berikut: amandemen kontrak dilakukan sebagai a. Memberikan peringatan dini dan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pengguna jasa. c. dan uang retensi. d. SK . Mengenakan denda keterlambatan. Membayar uang muka. tuntutan lainnya.2 . Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pengguna jasa. Pengguna jasa memberikan perintah tertulis kepada penyedia jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Menerima pembayaran ganti rugi/kompensasi (bila ada). c. Menangguhkan pembayaran. f. b. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadual pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia jasa.12 24. h. Penyedia jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari pengguna jasa dan selambatlambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. g. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh pengguna jasa. HAK DAN 24. 24. d. e. dan uang retensi. Membayar ganti rugi. b. Memberikan instruksi sesuai jadual. Melakukan perubahan kontrak. hasi pekerjaan. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Menerima pembayaran uang muka. e.

kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan penyedia jasa. a. Resiko kecelakaan. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadual penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. peralatan. g. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. SK . instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh: 1) Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. kecuali apabila: 1) Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan.1 Pengguna jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko pengguna jasa. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh/gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. peralatan.Dokumen Lelang f.2 . c.13 25. kecuali disebabkan oleh penyedia jasa. dan bahan yang disebabkan karena disain atau disebabkan oleh kesalahan pengguna jasa. atau 2) Keteledoran. peralatan. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. kematian.3 Resiko penyedia jasa Kecuali resiko-resiko pengguna jasa. sebagai akibat polusi. RESIKO PENGGUNA JASA DAN PENYEDIA JASA 25. instalasi. dan penyedia jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko penyedia jasa. 25. atau 2) Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggungjawab pengguna jasa. Resiko pengguna jasa. maka penyedia jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. peralatan. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. 25. instalasi. gangguan terhadap hak yang legal oleh pengguna jasa atau orang yang dipekerjakannya. b.

Apabila tidak ditemukan cacat mutu.4 Laporan mingguan dibuat oleh penyedia jasa. Laporan harian dibuat oleh penyedia jasa.1 Buku harian diisi oleh penyedia jasa dan diketahui oleh direksi teknis. penyedia jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberiathuan direksi teknis. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 26. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab pengguna jasa. Laporan bulanan dibuat oleh penyedia jasa.5 26. CACAT MUTU 27. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu.2 27. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. d.3 SK . Direksi teknis dapat memerintahkan penyedia jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu.Dokumen Lelang 26. jumlah dan kondisi peralatan dilapangan. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Laporan harian berisi : a. penempatan dan jumlah tenaga kerja lapangan. diperiksa oleh direksi teknis.6 27.14 . c. Apabila direksi teknis memerintahkan penyedia jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.2 26. Catatan lain yang dianggap perlu. f. Direksi teknis wajib memeriksa pekerjaan penyedia jasa dan memberitahu penyedia jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. penyedia jasa dan direksi teknis wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Cuaca dan peristiwa alam lainnya mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. yang di 26. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. e. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab penyedia jasa. Untuk kelengkapan laporan. Tugas.1 27. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. b. 26. Jenis.3 26.

Dokumen Lelang

27.4

Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila penyedia jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan direksi teknis dengan biaya dibebankan kepada penyedia jasa. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanajng sampai cacat mutu selesai diperbaiki. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Pengguna jasa harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatangan kontrak. Mobilisasi harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK, yaitu antara lain mendatangkan peralatan berat, kendaraan, alat laboratorium, bengkel, gudang dan mendatangkan personil. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila penyedia jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. Apabila penyedia jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadual karena keadaan di luar pengendaliannya dan penyedia jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada pengguna jasa, maka pengguna jasa melakukan penjadualan kembali pelaksanaan tugas penyedia jasa dengan amandemen kontrak. Penyedia jasa diharuskan bekerja sama dan menggunakan lapangan bersama-sama dengan penyedia jasa lainnya, petugas-petugas pemerintah, petugaspetugas utilitas, dan pengguna jasa. Penyedia jasa wajib menunjuk personil sebagai wakilnya yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pekerjaan dan diberikan wewenang penuh untuk bertindak atas nama penyedia jasa, serta berdomisili di lokasi pekerjaan.

27.5

28. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

28.1

28.2

28.3

28.4

28.5

29. PENYEDIA JASA LAINNYA

29.1

30. WAKIL PENYEDIA 30.1 JASA

SK - 15

Dokumen Lelang

30.2

Apabila direksi pekerjaan menilai bahwa wakil penyedia jasa tersebut pada Pasal 30.1. tidak memadai, maka direksi pekerjaan secara tertulis dapat meminta penyedia jasa untuk mengganti dengan personil lain yang kualifikasi, kemampuan, dan pengalamannya melebihi wakil penyedia jasa yang diganti selambatlambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari dan wakil penyedia jasa yang akan diganti harus meninggalkan lapangan selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh penyedia jasa, pengguna jasa diwakili oleh direksi teknis dan konsultan. Apabila penyedia jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai jadual, maka pengguna jasa harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 33. tentang kontrak kritis. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan disebabkan oleh pengguna jasa, maka dikenakan ketentuan sesuai Pasal 57. tentang kompensasi. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar, maka Pasal 32.1. dan Pasal 32.2. tidak diberlakukan. Kontrak dinyatakan kritis apabila : a. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak), realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana; b. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70% 100% dari kontrak), realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.

31. PENGAWASAN

31.1

32. KETERLAMBATAN 32.1 PELAKSANAAN PEKERJAAN 32.2

32.3

33. KONTRAK KRITIS

33.1

33.2

Penanganan kontrak kritis a. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1) Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. 2) Dalam SCM direksi pekerjaan, direksi teknis dan penyedia jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.

SK - 16

Dokumen Lelang

3) Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba pertama, maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. 4) Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba kedua, maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. 5) Pada setiap uji coba yang gagal, pengguna jasa harus menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 6) Apabila pada uji coba ketiga masih gagal, maka pengguna jasa dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. b. Kesepakatan tiga pihak 1) Penyedia jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan pokok. 2) Pengguna jasa menetapkan pihak ketiga sebagai penyedia jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan penyedia jasa. 3) Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan yang lebih tinggi dari harga satuan kontrak, maka selisih harga menjadi tanggungjawab penyedia jasa. 4) Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. 5) Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak.

SK - 17

2 Penyedia jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada pengguna jasa. Keadaan kahar. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 34. c. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 35.2 Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan harus disetujui oleh pengguna jasa dan tetap menjadi tanggung jawab penyedia jasa. 35.1 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia PENYEDIA JASA jasa usaha kecil/koperasi kecil.1. Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan penyedia jasa usaha kecil/koperasi kecil. 35. SK . Pengguna jasa menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan direksi teknis untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut.3 Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi.Dokumen Lelang 34. e.18 .2 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia jasa bukan usaha kecil/koperasi kecil. Perubahan disain.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh pengguna jasa atas pertimbangan yang layak dan wajar. dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. maka: a. maka pengguna jasa dapat menyetujui/tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.1. Pekerjaan tambah. d. Masalah yang timbul diluar kendali penyedia jasa.5 Perhitungan penyesuaian harga sesuai dengan Pasal 47. 34.3 Pengguna jasa mempunyai hak intervensi atas pelaksanaan sub kontrak meliputi pelaksanaan pekerjaan dan pembayaran. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. b. PENGGUNAAN 36. 36. 36. yaitu untuk: a. 34. Keterlambatan yang disebabkan oleh pengguna jasa. maka pekerjaan tersebut USAHA KECIL harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia jasa yang TERMASUK ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan KOPERASI KECIL kepada pihak lain. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA JASA DAN SUB PENYEDIA JASA 35. didasarkan atas amandemen kontrak Pasal 23.1 Penyedia jasa golongan non usaha kecil wajib bekerjasama dengan penyedia jasa golongan usaha kecil termasuk koperasi kecil. 34.

Pemogokan. 37. wabah penyakit. 37. d. maka penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa selambatlambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar.3 Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 37.3 Penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.7 Bila keadaan sudah pulih normal. 37.2 Yang digolongkan keadaan kahar adalah: a. dilarang mensubkontrakkan seluruh pekerjaan. c. g. tanah longsor. f.5 Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. Bencana alam: banjir. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. dengan ketentuan: SK .4 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. Peperangan. 36. gempa bumi. b. badai. 37. Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan. Kerusuhan. Penyedia jasa yang ditunjuk tetap bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan keseluruhan pekerjaan. maka kontrak akan batal dan penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. maka secepat mungkin penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. gunung meletus. Gangguan industri lainnya. 37.19 . Kebakaran. e.6 Bila terjadi keadaan kahar. 37. Revolusi. KEADAAN KAHAR 37.Dokumen Lelang b. d. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. dan angin topan. c.1 Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.

1. Apabila harus diperpanjang. c. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.Dokumen Lelang a. Perkiraan tersebut wajib diserahkan penyedia jasa sesegera mungkin. PERINGATAN DINI 38.3 Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 39.2 Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui direksi tehnik dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 38. direksi teknik dan penyedia jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. penyedia jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.1 Direksi pekerjaan. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar penyedia jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. 38. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu penyedia jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 41. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. RAPAT PELAKSANAAN 39. SK .1 Penyedia jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui direksi teknik selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwa-peristiwa tertentu atau keadaankeadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.20 . kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. b.8. 38.2 Direksi teknik wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 39. 38. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.1. 39. Direksi pekerjaan melalui direksi teknik dapat meminta penyedia jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.

41.5 Pemutusan kontrak oleh pengguna jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah pengguna jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada penyedia jasa untuk kenjadian tersebut di bawah ini. Kepada penyedia jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 41. 2) Sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia jasa.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masingmasing pihak. 41. pengguna jasa dapat memutuskan kontrak.5.Dokumen Lelang 40. Penyedia jasa dapat dikenakan sanksi yaitu: 1) Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.2 Penghentian kontrak dilakukan karena terjadinya halhal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Dalam hal kontrak dihentikan. maka pengguna jasa wajib membayar kepada penyedia jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan yang telah dicapai. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 41.4 Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. b. ITIKAD BAIK 40. 41. SK . Pengguna jasa dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 40. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 41.21 . 3) Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 41. dalam hal ini : a. kecurangan atai tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupaun pelaksanaan pekerjaan.3 Pemutusan kontrak dilakukan bilamana penyedia jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.

6 Pemutusan kontrak oleh penyedia jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah penyedia jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada pengguna jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini.2.22 . Penyedia jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Penyedia jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 15. d. kewajiban. f. g. penyedia jasa dapat memutuskan kontrak.7. penyedia jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 37..c. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan.2. sampai h. c.7. b. Penyedia jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampaui besamya jaminan pelaksanaan. b. sampai g. penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. diatas. h. Sebagai akibat keadaan kahar.c. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran sesuai dengan Pasal 58. 41..a. atau kepentingan pengguna jasa. Kejadian dimaksud adalah: a. e. Penyedia jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada pengguna jasa dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a.6.2. SK .. Pengguna jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 33. Terjadi keadaan kahar dan penyedia jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 37.Dokumen Lelang Kejadian yang dimaksud adalah : a.

sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut penyedia jasa harus : a.5.1 Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. b. penyedia jasatidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak.8 Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 41. 43. mediasi. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh pengguna jasa. dapat dimanfaatkan JASA oleh pengguna jasa bilaterjadi pemutusan kontrak oleh penyedia jasa.1 Penyelesaian perselisihan dapat melalui: a. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 41. 41. konsiliasi atau arbitrase di Indonesia.2 Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak.1 Penyedia jasa harus mengetahui. pekerjaan sementara.7 Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. 45. c. b.23 . Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. 41. peralatan. Di luar pengadilan. selain pembayaran tersebut di atas pengguna jasa harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh penyedia jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. SK . Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. PEMANFAATAN 42.1 Semua bahan. 42. Pengadilan 43. 43.3 Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. 45. 44..Dokumen Lelang 41. yaitu dengan cara musyawarah. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh pengguna jasa. instalasi. MILIK PENYEDIA dan fasilitas milik penyedia jasa.. BAHASA DAN HUKUM PERPAJAKAN 44. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 43.9 Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak.6. pengguna jasa tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.

48. 46. 49.24 .2 Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada pengguna jasa.1 Penyesuaian harga dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat khusus kontrak.1 Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.1 Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia jasa. 46. 47. 48.4 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. kawat. 49. DENDA DAN GANTI RUGI SK . KORESPONDESI 46. 46.3 Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. PENYESUAIAN HARGA 47.2 Korespondensi dapat dikirim langsung. Penyesuaian harga diberlakukan terhadap kontrak jangka panjang lebih dari 12 (dua belas) bulan. atau melalui pos. atau dapat diberikan kompensasi ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1 Pengguna jasa membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung.2 Besarnya denda kepada penyedia jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 % (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan. SERAH TERIMA PEKERJAAN 49. 48.2 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). 48.Dokumen Lelang 45. 46. 48. telex.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh pengguna jasa atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. proyek dan direksi teknis. penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan pertama pekerjaan.4 Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.

Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.25 .3 Pengguna jasa memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari penyedia jasa. 50. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. 49. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 49. penyedia jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. maka pengguna jasa berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. GAMBAR PELAKSANAAN 50.4 Setelah penyerahan pertama pekerjaan pengguna jasa membayar sebesar 100 % (seratus persen) dari nilai kontrak dan penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pemeliharaan sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak. 49.5 Penyedia jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. 49. 49. 49.6 Setelah masa pemeliharaan berakhir penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan akhir pekerjaan.Dokumen Lelang 49.1 Penyedia jasa harus menyerahkan kepada direksi pekerjaan gambar pelaksanaan (as built drawing) paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyerahan akhir pekerjaan.8 Setelah penyerahan akhir pekerjaan pengguna jasa wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. penyedia jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun.7 Pengguna jasa menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. maka pengguna jasa dapat menahan sejumlah uang sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.9 Apabila penyedia jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak.2 Apabila penyedia jasa terlambat menyerahkan gambar pelaksanaan. 50. SK .

Pengguna jasa harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh direksi teknis. 51.Dokumen Lelang 50.1 Pengguna jasa harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. 54. 53. PERHITUNGAN AKHIR 51. PENILAIAN PEKERJAAN 54. Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan ditetapkan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1 Penyedia jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pertama pekerjaan.2 Pelaksanaan ganti rugi atas kegagalan bangunan dapat dilakukan melalui mekanisme pertanggungan (asuransi) sesuai dengan Pasal 7.1. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti.3 Apabila penyedia jasa tidak menyerahkan gambar pelaksanaan.1 Penyedia jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. KETENTUAN KHUSUS PERSONIL 53. 53. B. maka penyedia jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.1 Kegagalan bangunan yang menjadi tanggungjawab penyedia jasa ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan sesuai dengan umur konstruksi yang direncanakan dan secara tegas dinyatakan dalam dokumen perencanaan paling lama 10 (sepuluh) tahun. 52. 52. kemampuan. KEGAGALAN BANGUNAN SK .26 . 54. 52.c. maka pengguna jasa dapat memperhitungkan pembayaran kepada penyedia jasa sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usualan penggantian personil inti apabila kualifikasi.2 Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.2 Apabila direksi pekerjaan meminta penyedia jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.

maka direksi pekerjaan akan meminta usulan biaya yang diperlukan oleh penyedia jasa untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. 55.2 Apabila pengguna jasa menerima usulan biaya untuk percepatan pelaksanaan pekerjaan.Dokumen Lelang 55.27 .2 Penyedia jasa wajib memberitahukan kepada direksi pekerjaan dan kepada pihak yang berwenang bila menemukan benda Pasal 56.1. PERCEPATAN 55.1 Semua benda yang memiliki nilai sejarah atau kekayaan yang secara tidak sengaja ditemukan di lapangan adalah menjadi hak milik negara.1 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia jasa bila dapat dibuktikan merugikan penyedia jasa dalam hal sebagai berikut: SK . 56. KOMPENSASI 57. PENEMUANPENEMUAN 56.1 Apabila pengguna jasa menginginkan agar penyedia jasa menyelesaikan pekerjaan sebelum rencana tanggal penyelesaian pekerjaan. Bila pengguna jasa dapat menerima usulan biaya tersebut. maka rencana tanggal penyelesaian pekerjaan dipercepat dan disahkan bersama oleh direksi pekerjaan dan penyedia jasa. 57. 56. maka usulan biaya tersebut ditambahkan dalam harga kontrak dan diperlakukan sebagai perintah perubahan untuk diproses menjadi amandemen kontrak.

SK . karena pengguna jasa tidak menyerahkan seluruh/sebagian lapangan kepada penyedia jasa. d. atau instruksi sesuai jadual yang telah ditetapkan. spesifikasi. e. Penyedia jasa belum bisa masuk ke lokasi pekerjaan. Pengguna jasa melakukan pembayaran terlambat b.Dokumen Lelang a. c.28 . Pengguna jasa memodifikasi atau mengubah jadual yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Keadaan tanah temyata jauh lebih buruk dari informasi termasuk data penyelidikan tanah (bila ada) yang diberikan kepada peserta lelang. f. g. Pengguna jasa menolak sub penyedia jasa tanpa alasan yang wajar. Pengguna jasa menginstruksikan untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian temyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan pekerjaan. Pengguna jasa tidak memberikan gambar.

i. setelah pengguna jasa memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. petugas utilitas atau pengguna jasa tidak bekerja sesuai waktu yang ditentukan.Dokumen Lelang h. Penyedia jasa lain. Dampak yang menimpa/membebani penyedia jasa diakibatkan oleh kejadian-kejadian yang menjadi resiko pengguna jasa. l. HARI KERJA 59. 59. petugas pemerintah. sehingga mengakibatkan keterlambatan dan/ atau biaya tambah bagi penyedia jasa. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 58. 59. 60.2 Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan diserta alasan-alasan yang jelas dan keharusan penyedia jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Pengguna jasa memerintahkan penundaan pekerjaan. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran. 58. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh pengguna jasa. j. 58.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia jasa.29 . 59.1 Pengguna jasa akan mengambil alih lokasi dan hasil -AN pekerjaan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diterbitkan berita acara serah terima akhir pekerjaan. k.2 Penyedia jasa harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani.3 Jam kerja dan waktu cuti untuk karyawan harus dilampirkan. SK .4 Penyedia jasa harus memberitahukan kepada direksi teknis sebelum bekerja di luar jam kerja.1 Apabila penyedia jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. Kompensasi lain sesuai dengan yang tercantum dalam syaratsyarat khusus kontrak. 59. Pengguna jasa menunda berita acara penyerahan pertama pekerjaan dan/atau berita acara penyerahan akhir pekerjaan. PENGAMBILALIH 60.

30 .1 Pengguna jasa dapat memerintahkan penyedia jasa ATAS PERINTAH untuk menunda dimulaimya pelaksanaan pekerjaan atau PENGGUNA JASA memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.1 Penyedia jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. PENUNDAAN 63. 62. DAN PEMELIHARAAN 61. termasuk mata uang yang dipakai untuk penyesuaian biaya sesuai dengan kesepakatan para pihak..1. maka pengguna jasa dapat memperhitungkan pembayaran kepada penyedia jasa sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. SK . INSTRUKSI 64. PENYESUAIAN BIAYA 62. 63.2 Jika perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta pembahasannya akan menunda pekerjaan. berubah akibat adanya 62. 64.1 Harga kontrak dapat penyesuaian biaya.2 Semua instruksi harus dilaksanakan secara tertulis.2 Penyesuaian biaya harus mengikuti peraturan yang berlaku. 64.2 Apabila penyedia jasa tidak melakukan Pasal 61.1 Penyedia jasa wajib memberikan pedoman kepada PENGOPERASIAN pengguna jasa tentang pengoperasian dan pemeliharaan.Dokumen Lelang 61. 63. PEDOMAN 61. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh penyedia jasa dan perintah perubahan diberlakukan sebagai peristiwa kompensasi.

Dokumen Lelang BAB VI SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK Keterangan: 1.2 2. maka yang berlaku adalah syarat-syarat khusus kontrak. b.. Besarnya jaminan pemeliharaan adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak. penambahan dan/atau penjelasan dari ketentuan-ketentuan yang ada pada syarat-syarat umum kontrak. 2.. Besarnya uang muka adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak.. 3.. Panitia pengadaan dalam menyusun syarat-syarat khusus kontrak mengikuti Petunjuk dibawah ini.. : ……………….1 a.3 Besarnya jaminan pelaksanaan adalah : ……… % (………persen) dari nilai kontrak. SY .. : ………………. Syarat-syarat khusus kontrak adalah ketentuan-ketentuan yang merupakan perubahan.1 . Bab ini memuat ketentuan khusus yang dibutuhkan oleh paket pekerjaan. Apabila terjadi perbedaan antara syarat-syarat umum kontrak dengan syarat-syarat khusus kontrak.. Masa pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender. 4.. c. DEFINISI 1. Alamat : ……………….. Jabatan : Kepala Kantor/ Satuan Kerja / Pemimpin Proyek/ Bagian Proyek ……………….1 2. 2. Syarat-syarat khusus kontrak terdiri dari : KETENTUAN UMUM 1. Pengguna jasa adalah : Nama : ………………. Direksi pekerjaan adalah : Nama Jabatan Alamat : ………………. JAMINAN 2....

) b. KESELAMATAN KERJA PEMBAYARAN 4.2 5. 2. Kegagalan bangunan Rp. (………………………) tiap orang untuk cidera badan termasuk kematian untuk satu kali peristiwa..000. ASURANSI 3. dapat dikenakan sanksi adimnistratif berupa pencabutan sementara atau pencabutan tetap ijin usaha oleh instansi yang berwenang.. c. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan mengaku atau memakai nama usaha kecil sehingga memperoleh fasilitas kemudahan dana. Besaran uang muka adalah ………% (………persen) dari nilai kontrak.000.1 Peraturan tentang keselamatan kerja yang harus dipatuhi penyedia jasa sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Pasal 35 dan Pasal 36 undang-undang tersebut yaitu sebagai berikut: a. maka yang bersangkutan dikenakan sanksi sebagaimana termaktub dalam Pasal 34. SY .00 (dua miliar rupiah). diatas adalah tindak pidana kejahatan.1 a. Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada butir 1. dilakukan oleh atau atas nama badan usaha.1 7. Waktu pelaksanaan kontrak selama …….3 6. Perbuatan sebagaimana dimaksud pada butir 1. Pihak ketiga Rp.1 5.1 PENYEDIA JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI KECIL . (………. keringan tarif.Dokumen Lelang 3. ………. c. PENGGUNAAN 7. 9 Tahun 1995. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara angsuran (termijn) . ……. JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 6. Kerusakan harta benda Rp. b. 5.…) 4. Kepada penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil termasuk koperasi kecil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar 80% (delapan puluh persen) dari jumlah nilai tagihan. (………………. tempat usaha.000.2 5.) hari. bidang dan kegiatan usaha. …… (………………. Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. atau pengadaan barang dan jasa atau pemborongan pekerjaan Pemerintah yang diperuntukkan dan dicadangkan bagi usaha kecil yang secara langsung atau tidak langsung menimbulkan kerugian bagi usaha kecil diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp.

‘a = koefisien tetap yang terdiri keuntungan dan overhead. Ho = Harga satuan barang/jasa pada saat penyusunan harga penawaran ( 28(dua puluh delapan) hari sebelum pemasukan penawaran). PENYELESAIAN PERSELISIHAN PENYESUAIAN HARGA 8. Rumusan penyesuaian harga Hn = Ho (a + b.Cn/Co + d. 3. Persyaratan penggunaan rumus penyesuaian harga 1. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besar komponen keuntungan dan overhead... Penyesuaian harga satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak/addendum. Penyesuaian harga diberlakukan bagi kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke 13 (tiga belas) dari waktu pelaksanaan pekerjaan. alat kerja. a.15. Penyesuaian harga diberlakukan bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran kecuali komponen keuntungan dan overhead sebagai tercantum dalam penawaran. Bn.Bn/Bo + c. penyesuaian harga satuan dan nilai kontrak menggunakan indeks harga sesuai jadwal pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan pada kontrak.. 9. Penyesuaian harga satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri dan dibayar dari Negara asal barang tersebut. Cn. 4.1 Penyelesaian perselisihan melalui pengadilan.00.) Hn = Harga satuan barang/jasa pada saat pekerjaan dilaksanakan.d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. b.c. SY . Dn = indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan. ‘b.. maka a adalah 0.3 . bahan.1 9. Penjumlahan a+b+c+d+. dan sebagainya. 2.Dn/Do + . Bagian kontrak atau pekerjaan yang terlambat dilaksanakan karena kesalahan rekanan.. Tata cara perhitungan penyesuaian harga sesuai dengan ketentuan Keppres Nomor 80 Tahun 2003.dst adalah 1..Dokumen Lelang 8.

b. Hn = Harga satuan baru setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian satuan harga.. Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan Badan Pusat Statistik (BPS).1 Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. c. Ganti rugi dibayar kepada penyedia jasa setelah dibuat amandemen kontrak.4 . …….. ………………………………………………… dst………………………………………………… 10.Dokumen Lelang Bo.2 12.1 Jumlah pembayaran yang ditahan adalah sebesar Rp. ………………………………………………… 4). Jika indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.2 SY . ………… ( …………………) 12. KEGAGALAN BANGUNAN KETENTUAN KHUSUS KOMPENSASI PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN a. ……. B. ………………………………………………… 3). Pn = Nilai kontrak setelah dilakukan penyesuaian harga satuan barang/jasa. GAMBAR PELAKSANAAN 11. 13.dst. Rumusan penyesuaian nilai kontrak Pn = (Hn1xV1) + (Hn2xV2) + (Hn3xV3) + . 2. maka digunakan indeks harga yang disiapkan oleh departemen teknis. Catatan : 1. a. ………………………………………………… 2). Penetapan koefisien komponen kontrak pekerjaan dilakukan oleh menteri teknis terkait. DENDA DAN GANTI RUGI 10. Kompensasi lain adalah meliputi ………………… a. 10. (………………………………….. (………………………………….………) Jumlah pembayaran yang diperhitungkan adalah sebesar Rp. Vi = Volume pekerjaan yang dilaksanakan.Co. Jumlah pembayaran yang diperhitungkan adalah sebesar Rp.1 11. 14. Do = indeks harga komponen pada saat penyusunan harga penawaran (28 (dua puluh delapan) hari sebelum pemasukan penawaran). 11. Koefisien komponen harga satuan untuk setiap mata pembayaran sesuai dengan jenis pekerjaan: 1).) Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan selama 10 (sepuluh) tahun.. d. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada penyedia jasa.

Harus mencantumkan syarat-syarat bahan yang dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. tidak menutup kemungkinan digunkannya produksi dalam negeri. tata cara pengukuran dan tata cara SU/ST 1 . jenis. Semaksimal mungkin diupayakan menggunakan standar nasional. dengan ketentuan: 1 2 3 4 5 6 7 8 Tidak mengarah kepada merk/produk tertententu. Metoda pelaksanaan harus logis. kapasitas dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. Harus mencantumkan pembayaran. pelaksanaan harus sesuai dengan metoda Harus mencantumkan macam. Jadual waktu pelaksanaan. Harus mencantumkan kriteria kinerja produk (output performance) yang diinginkan.Dokumen Lelang BAB VII SPESIFIKASI UMUM DAN SPESIFIKASI TEKNIS Keterangan : Spesifikasi teknis disusun oleh panitia pengadaan berdasar jenis pekerjaan yang akan dilelangkan.

Dokumen Lelang SU/ST 2 .

Dokumen Lelang BAB VIII GAMBAR-GAMBAR Keterangan : Gambar-gambar untuk pelaksanaan pekerjaan harus disusun oleh panitia pengadaan secara terinci.1 . GA. lengkap dan jelas.

2 .Dokumen Lelang GA.

c. d. Daftar peralatan utama. a. Daftar upah. Analisa harga satuan terdiri dari : a. 2. Metoda pelaksanaan pekerjaan. Daftar harga peralatan. Daftar personil inti. Daftar harga bahan. Metoda pelaksanaan pekerjaan terdiri dari : a.1 . b. 3. b. d. ANALISA HARGA SATUAN DAN METODA PELAKSANAAN 1. Daftar kuantitas dan harga. Daftar kuantitas terdiri dari : Rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. b. Jadual pelaksanaan pekerjaan.Dokumen Lelang BAB IX DAFTAR KUANTITAS. c. VO. Analisa harga satuan mata pembayaran utama.

) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan VO...Dokumen Lelang Form No.......2 ..... B1 JADWAL UMUM PELAKSANAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No..... munculkan kurva S-nya Penawar.. Uraian Pekerjaan : : : : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang Propinsi Aceh 2011 Bobot (%) 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Kterangan Progres Rencana (%) Progres Komulatif (%) Catatan : a.... Tanda tangan & Cap Perusahaan (.. supaya dibuat bar chart-nya b....

...) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar..Dokumen Lelang Form No..... B2 JADWAL PERALATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No.........3 ... Nama Alat ` : : 2011 Spesifika si : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh Total Buah Bulan 1 Bulan 2 3 4 5 K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (....... VO.

4 . Tenaga Kerja : : : : Satuan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang Propinsi Aceh 2011 Total Orang Bulan 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (....Dokumen Lelang Form No.........) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar.. VO........ B3 JADWAL PENGGUNAAN TENAGA KERJA Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No......

. B4 JADWAL PENGADAAN MATERIAL Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No....Dokumen Lelang Form No............) Nama dan Jabatan Masa Pemeliharaan Penawar........ VO... Jenis Material Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh : : 2011 Satuan Jumlah 1 2 3 4 5 Bulan K e16 17 18 23 Keterangan Tanda tangan & Cap Perusahaan (.5 .

Dokumen Lelang VO.6 .

Dokumen Lelang Form No. Jenis Alat : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang Propinsi Aceh :: 2011 Merk/Type Kapasitas atau Out put (HP) Tahun Pembuatan Kondisi Saat ini Status Alat Milik/Sewa Penawar. B5 DAFTAR PERALATAN UNTUK PELAKSANAAN PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO.7 .

8 . Nama : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS : Kota Sabang. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO. B6 USULAN PERSONIL PELAKSANA PEKERJAAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No.Dokumen Lelang Form No. Propinsi Aceh :: 2011 Umur Pendidikan Terakhir Pengalaman Kerja Jabatan yang Diusulkan Penawar.

B7 DAFTAR PEKERJAAN YANG DISUBKONTRAKKAN Nama Pekerjaan Lokasi Paket Tahun Anggaran No. Tanda tangan dan Cap Perusahaan (…………………………) Nama dan Jabatan VO.Dokumen Lelang Form No. Propinsi Aceh : :: 2011 Jenis Pekerjaan % Dari Nilai Penawaran Penawar.9 . : Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS Kota Sabang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful