NAMA : CHE AZHAR B.

CHE AHMAD (PPG/10213/11)

PENSYARAH:

ENCIK. KAMARUZZAMAN B ZAKARIA kzaman60@gmail.com

Tugasan 2 : Esei Individu

Sejauhmanakah teori psikologi timur mampu untuk menandingi dan menjadi alternatif kepada teori-teori yang dikemukakan di Barat

Pengaruh penting Psikologi Timur terhadap sejarah perkembangan Psikologi secara umum dapat dibahagi kepada dua, iaitu : 1. Pemikiran, tradisi intelektual dan religius daerah Timur yang terkadang lebih kompleks dan berbeza daripada dunia Barat membawa kemajuan yang baru bagi perkembangan intelektual, yang kemudian diwujudkan dengan penemuan-penemuan kembali tulisan-tulisan kuno oleh ilmuwan-ilmuwan daerah Timur. 2. Pengaruh terhadap falsafah-falsafah kuno mahupun moden dari Asia dan sistem kepercayaannya, hingga sekarang semakin berkembang dan mempersoalkn asumsi-asumsi di sebalik pembelajaran tentang human process. The Crossroads: Persia and The Middle East. Sarjana Islam dan Guru Yahudi yang telah memelihara dan menjaga bahagian pokok tulisan-tulisan Yunani kuno dan memperluas interpretasinya dalam bidang falsafah, ilmu pengetahuan dan medis. Avicenna dipandang sebagai pendiri Scholastic Phylosophy, mendahului Albertus Magnus.Penaklukan oleh Islam menyebabkan pemikiran-pemikiran timur dikembangkan dari versi aslinya menjadi “centers of intellectual achievement” di dunia Arab dan Dunia Barat Eropah.Filsafat religius bangsa Persia kuno diwakili oleh kitab seorang pendeta, Zarathustra/Zoroaster, yaitu Avesta yang berisi pengetahuan dan kebijaksanaan , yang juga merupakan dasar pengajaran Zarathustra. Avesta memuat sekumpulan doa, legenda, puisi dan hukum yang menggambarkan pertentangan antara dewa kebaikan dan iblis. Individu terikat dalam pertarungan antara yang baik dan yang buruk, dan memiliki kebebasan untuk memilih di antara keduanya. Psikologi ini mengarahkan pada etika dan

nilainya menekankan pada kejujuran dan ketaatan. Lambat laun kepercayaan Zarathustran mengenai mitologi dewa matahari dan dewi kesuburan serta sifat unggul Ahura-Mazda kian kabur, meskipun ajaran falsafahnya masih terpakai dan mencakupi banyak hal (far-reaching). Sebenarnya, pertentangan antara yang baik dan yang buruk yang dsampaikan di dalamnya sejalan dengan falsafahf Yunani, Empedokles. Penekanan pada keesaan Tuhan sama dengan ajaran Judaisme, dan beberapa ajaran Zarathustran memberikan pengaruh pada pemikiran orang Yahudi. Bahkan, terdapat korelasi antara ajaran umat Nasrani dengan tradisi Zarathustran. Dalam menjembatani komunitas Hindu di India, Dunia Arab dan Yunani di Timur Tengah, Persia mempunyai posisi yang menguntungkan dan berpengaruh dalam menyatukan ketiganya. India (The Vedas dan Upanishads) Sebagai tempat kelahiran Buddha, tempat historis umat Hindu, target invasi Muslim, objek eksploitasi oleh kolonial Inggris,India menjadi sebuah storehouse pengetahuanpengetahuan yang mendalam dan bervariasi.Sebagian besar pengetahuan kuno India berasal dari kitab Veda, yang merupakan sekumpulan pelajaran, hymne, puisi, dan prosa yang dikompilasikan dari pengajian lisan. Walaupun terkesan ambigu dalam makna dan agak membingungkan dalam pengorganisasiannya, empat kitab Veda masih bertahan, iaitu : 1. Rig-Veda : berisi hymne-hymne pemujaan 2. Sama-Veda : berisi pengetahuan tentang melodi 3. Yajur-Veda : berisi ritual pengorbanan 4. Atharva-Veda : berisi hal-hal magis (Magics) Setiap kitab Veda terbahagi dalam empat sektor, iaitu : Mantras (hymne), Brahmanas (doa-doa ritual), Aranyaka (teks khusus untuk pertapa) dan Upanishads (kajian

Sedangkan Upanishads lebih menekankan pada kebijaksanaan ajaran Hindu dalam kaitannya manusia dengan dunianya. fajar dan api. bahkan kesadaran partikular yang hanya berlangsung sebentar saja. Namun lambat laun Upanishads mengakui bahwa individu menegaskan dirinya sendiri sebagai proses adaptasi dan perkembangan yang sempurna. sebagai pencarian atas pengendalian diri. Dugaan untuk mewujudkan tujuan tersebut dIsebut Atman yang menggambarkan jiwa dari segala jiwa. sangat tersembunyi. bulan. kita dapat keluar dari individualisme dan terserap kembali ke dalam kesatuan menyeluruh dari “Yang Ada” (Being) . sehingga dikatakan kita bukanlah mind. Ketidakpercayaan pada kemampuan intelektual dan pengetahuan indrawi menjadi topik yang dominan. dan pengetahuan universal. body atau keduanya tetapi kita impersonal. angin. netral dan menyerap realitas. India (Hindu Science and Phylosophy) . partisipasi. matahari.untuk para falsafah). kesatuan. Dengan menghilangkan keinginan individual melalui kehidupan pertapa. Atman juga sebagai karakter yang tak berbentuk. Upanishads adalah metode spriritual yang menyelamatkan kita dari terlepasnya ikatan antara particular dan material. Proses pencapaian tujuan ini melibatkan penumpahan segala ilmu. Rig-Veda mungkin adalah yang paling popoular sebagai literatur karena memuat banyak hymne dan puisi pemujaan pada berbagai objek ibadah.Tujuan-tujuan yang diungkapkan dalam Upanishads mengarahkan pada psikologi yang sangat bertentangan dengan dasar filosofis ajaran Barat. sebuah definisi teraplikasi pada intisari individual. Perpindahan esensi manusia dipandang sebagai hukuman atas kehidupan iblis dan reinkarnasi merupakan jalan pelepasan ikatan tersebut.

kemampuan indrawi.Dunia medisnya menghasilkan projek besar dalam anatomi dan fisiologi. organ perasaan dan tindakan. 2. The Vaisheshika Sistem. bukan individual. Tubuh diskemakan secara terperinci sebagai substansi yang mengandung intelektualitas. tujuan utamanya mencapai Nirvana.Ilmuwan-ilmuwan Hindu mengembangkan sistem kompleks dalam bidang matematika. air. metode investigasi dan berfikir di India. Kedoktoran India pada awalnya memandang penyakit sebagai kesalahan sistem/terganggunya salah satu dari empat humors (udara. sistem tertua yang mengidentifikasikan 25 realitas yang menyokong dunia. 3. menggunakan silogisme bahwa ilmu dapat membimbing individu untuk membebaskan diri. Ilmuwan yang terbesar adalah Aryabhata (ca. antara lain mengenai sistem otot manusia. iaitu : 1. The Nyaya System (argumen/alasan). bersifat universal dan plural. seperti pembuatan kaca. prinsip fisik yang memberi substansi sebuah kehidupan. Pembelajaran fizikalnya didasari oleh teori falsafah yang menekankan pada dasar kehidupan tergantung pada atom yang berinteraksi dalam cara yang berbeza dalam menghasilkan objek dan kejadian lingkungan yang bervariasi. Jiwa (spirit) digambarkan sebagai seorang manusia. menyatakan bahwa kenyataan merupakan komposisi dari atom dan kehampaan.500) yang menggunakan sistem desimal dalam argumennya mengenai revolusi bumi pada porosnya. Tujuan pengetahuan bukan untuk mengetahui dan memprediksi aktivitas manusia dalam lingkungan. . mind. pencelupan kain dan penyamakan. Ilmu kimianya mempelopori industri yang berkembang pesat. tetapi lebih untuk membebaskan diri dari particular dan material. sehingga tumbuh-tumbuhan (herbs) digunakan sebagai ubatnya. lendir dan darah). Filsafat yang mendasari psikologi di India terekspresikan dalam enam sistem. The Sankhya System.

merngaplikasikan ajarannya pada pencarian insight. menerima pula reinkarnasi.4. Falsafah religinya menitikberatkan bahwa pengetahuan indrawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan kita. Psikologi Buddha lebih mengarah kepada Behaviorisme dan Materialistik. Ajarannya bertumpu pada kesusahan dan kesengsaraan yang melingkupi pengalaman manusia. sebagai individu kita tidak bebas memilih nasib karena sudah ditentukan oleh determinasi kebiasaan. Implikasi penting falsafah Hindu dalam psikologi : 1. sejenis dengan pembebasan pada ajaran Hindu. 2. 3. merupakan perluasan kitab Veda yang menyatakan prisnsip pertamanya bahwa Tuhan dan jiwa (soul) adalah suatu kesatuan. membebaskan tubuh manusia dari hasrat/nafsu badaniah dan pengetahuan indrawi melalui kekuatan supernatural dengan jalan meditasi. . pada intinya pencapaian Nirvana dengan hidup yang abadi. 5. 6. tetapi lebih kepada sebuah aktivitas yang diminimalkan dan dihindari. keterbukaan. The Yoga System. The Purva-Mumansa System. Penekanan pada humanisme yang berdasar pada konsep dasar Hindu. India ( Buddism) Buddha berkeliling dari kota ke kota untuk menyebarkan doktrinnya yang dipasang sebagai benang/sutra untuk menyentakkan ingatan seseorang. The Vendanta System. hereditas/keturunan dan kejadian-kejadin di lingkungan. Penegasan individualitas dipandang bukan hanya berarti bagi dirinya sendiri. Individu memiliki karakteristik sebagai bahagian daripada kesatuan yang lebih besar. disiplin diri dan keinginan untuk menemukan kesatuan dan kebahagiaan dalam Tuhan. menggunakan mind untuk mensari kebenaran.

Lao Tze yang menulis buku Tao Te Ching ( Book of the Ways and of the Virtue) yang mendasari ajaran Taoisme yang menawarkan jalan menuju kehidupan yang bijaksana. aktivitas dan produktivitas positif dan merupakan simbol suci dari cahaya. Menurutnya. komentar tentang I-Ching. juga sebagai simbol suci kegelapan. China (Later . Taoisme tidak menawarkan alternatif. dingin dan kematian. sehingga merupakan tipe filosofi aplikasi dengan beberapa tambahan metafisis. Book of Change (the IChing) yang berisi trigram mistis yang mengidentifikasikan hukum dan elemen alam. prinsipprinsip moral. berisi ajaranajaran praktis yang mengarahkan pada tindakan moral dan politik. panas dan hidup. sejarah negara dan legenda ternama dari China. Ajaran moral Confusius berdasar pada komitmen individu dalam penghormatan. pendidikan. menolak bentuk pengetahuan agar kehidupan lebih simpel dan dekat dengan alam. keluarga merupakan unit kritik sosial yang mendukung individu dan bertindak sebagai pembatas terhadap lingkungan sosial yang lebih kompleks. Lima buku pertama menerangkan tentang norma kesopanan. menekankan pada keluarga. ciri khasnya pada loyalitas pada hubungan.China( Early Philosophies) Sumber tercatat yang paling awal adalah buku metafisika. penjelasan realistis mengenai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Konfusianisme bukan filsafat yang komprehensif. Tiaptiap trigram bercabang menjadi tiga jalur yang masing-masing berlanjut dan mewakili prinsip laki-laki Yang yang menindikasikan petunjuk. menyediakan basic framework di dalam institusi politik. Keempat buku yang terakhir berisi ajaran-ajaranfilosofisnya. militer dan ekonomi. Falsafah Konfusianisme mengarah pada konservatisme yang menyokong komunitas China. China (Confusius) Pemikiran utama Confusius ditulis dalam sembilan siri buku. kejujuran dan harmoni pribadi. Jalur lainnya patah dan menggambarkan prinsip wanita Yin yang mengindikasikan petunjuk negatif dan pasif .

Mereka mengikuti aturan kaku yang berdasar pada kesetiaan. moral dan politik yang dipadukan memberikan pengaruh pada perhatian ilmiah. petani kecil. Pekerjaan sebenarnya dilakukan oleh seniman. Isu-isu religius. Jepun Korea dan Jepang adalah penerima budaya Cina.Philosophies) Mo Ti . kebajikan dan panteisme menjadi topik dominan dalam literatur China dan pemikirannya. skeptisism. Psikologi dibatasi dalam skala konformitas dan nonkonformitas dengan etika moral yang dapat diterima oleh masyarakat isu-isu psikologi diintregasikan dengan tujuan-tujuan keabadian melalui kebajikan dan kejujuran. kemampuan intelektual tidak menempati peranan yang dominan. Ada pula budak dalam jumlah besar. keberanian dan kepekaan yang besar terhadap martabat dan kehormatan. Masyarakat Jepang di zaman feodal dibagi berdasarkan kasta. dalam praktiknya dia mengajarkan kepemimpinan dan kebajikan individu. Mencius. Dalam filosofi China. termasuk psikologi. Takhayul. mengembangkan teori dasar yang menolak eksistensi Tuhan dan kehidupan setelah mati. hampir lima persen dari populasi yang menjadi kriminal . yang mencari kesenangan dalam hidup. dan pedagang. Chuang-tzn.menawarkan pandangan yang lebih moderat. Setiap pemimpin didukung oleh ksatria yang disebut samurai yang berjumlah lebih dari satu juta orang di berbagai periode pada zaman feodal Jepang. ajarannya menjadi dasar Chinesse Pacifism. seorang falsafah cinta yang universal. mengembangkan bukti-bukti logis untuk menunjukkan kewujudan roh dan hantu. menganut ajaran Taoisme yang back to nature. Yang Chu. toleransi sosial. Legenda Jepang mengajarkan bahwa pulau keramat diciptakan oleh dewa yang melahirkan kaisar pertama yang berhasil mematahkan garis silsilah. pandangan hidupnya cenderung hedonis. ritual nenek moyang. menyatakan kewajiban sosial dapat membuat kehidupan manusia menjadi baik. menolak ajaran Confusius. Kaisar adalah figur pemimpin dan kekuatan sesungguhnya diletakkan pada shogun yang dimunculkan biasanya setelah kekuatan perjuangan meliputi peperangan sengit dan intrik politik.

Confusianisme diperkenalkan di Jepang pada abad ke enam belas. Guru besar Confusian dan pembuat essay terkenal bernama Hayashi Rizan (1583-1657) dikenal sebagai sarjana dan memenangkan perubahan dari Buddisme dan perkenalan dini Kristen. Ishida mengajarkan bahwa isi dari fikiran adalah tergantung pada lingkungan. jadi kepribadian berubah seiring dengan perubahan masukan. Hayashi Razan memulai sebuah sekolah unutk administrasi negara dan filsafat Confusian.atau orang yang dijerumuskan ke perbudakan. Versi Buddisme ini secocok sekali dengan jenis dari pengendalian sosial yang ada ditandai dengan struktur hierarki dari masyarakat Jepang. Soho Takuanm (1573-1645) memperlihatkan individu sebagai sebuah refleksi mikrokosmik dari jagad raya. Para pekerja dikenai pajak tinggi dan dipekerjakan sebagai buruh pada tuan lokal atau pada negara. Di tahun 1630 di Yedo. Kaibara Ekken (1630-1714) adalah filsuf Confusian terpopular pada akhir zaman feodal Jepang. disiplin diri dapat memimpin dan mengawal peristiwa dari luar. Ia menyokong kehidupan berbudi tinggi untuk menerima harmoni dengan alam. Agama tertua di Jepang. Buddisme di Jepang menjadi sebuah penegasan bersifat positif dari kepercayaan pada dunia berbudi luhur. komitmen sebenarnya untuk pendidikan yang lebih tinggi tidak muncul sampai abad ke tujuh belas dengan kedatangan Tokugawa Shogunate (1603-1867). Pada tahun 552 Buddisme diimpor dari Cina. Walau universitas pertama di Jepang didrikan di Kyoto pada abad ke delpan. Guru termasyhur yang menekankan kesatuan dari seseorang di dalam lingkungan. Ho Kamada (1753- . Shinto berdasar pada ibadat nenek moyang dan mempunyai kepercayaan yang sedikit lebih sederhana untuk tradisi dan beberapa ritual kebangsaan dan doa. yang kemudian menjadi Universitas Tokyo. Jepang kemudian menjadi pusat belajar Confusian. Baigan Ishida (1685-174) meyakinkan bahwa fikiran secara fisik berdasar dan sensitif pada masukan lingkungan.

Psikolog telah memperlihatkan yoga . gabungan dan kekuatan keluarga. Falsafah Jepang pada akhir zaman feodal kaya akan interpretasi secara psikologi. diikuti tiga tahun kemudian oleh sebuah organisasi yaiut Asosiasi Psikologi India yang menerbitkan Indian Journal of Psychology.1821) meyakinkan bahwa terdapat 14 emosi dan mengusulkan sebuah kode secara psikologi yang berdasar pada kehidupan berbudi tinggi untuk mencapai kebahagiaan diri. Pada tahun 1925. Beberapa tahun kemudian muncullah yoga sebagai aplikasi dari Psikologi itu sendiri. Yoga adalah sebuah sistem dari disip[lin diri dalam refleksi yang digunakan unutk menbantu seseorang mengumpulkan ilmu pengetahuan. Kesetiaan . dari Upanishad. N. Universitas Mynsore juga menawarkan kurikulum Psikologi. Masyarakatr Psikoanalitik India dibangun pada tahun 1922.N Sangupta menjadi profesor pertama di Departemen Psikologi dan kemudian ia pergi ke Lucknow di India utara. Psikologi sementara sebagai disiplin yang dapat diidentifikasi di Asia tidak dapat dipercayakan pada tradisi India. Jepang membangunsebuah sistem pendidikan bermutu tinggi berdasar pada komitmen yang tinggi untuk belajar. Seperti yang diajarkan filsuf pertama Patanjali (150 SM) pada Yoga-Sutras-nya. Modern Tren sementara di psikologi di negara Asia cukup mirip dengan tren moden psikologi yang ada di negara barat. Ketika Jepang secara cepat beralih dari masyarakat feodal ke masyarakat industri di akhir abad ke-19. tetapi lebih baik direfleksikan pada tradisi barat India Pada tahun 1916 di Universitas Calcuta. semua disusun ke dalam organisasi industri Jepang. dimana ia memulai laboratorium Psikologi pada tahun 1929. Yoga adalah sebuah filsafat dominan dari India kuno. tujuan dari yoga adalah mencari kebebasan diri dari semua konteks mental.

Ia melanjutkan penelitian bahwa ia maengawalinya dengan Hall pada kepekaan dermal. kontrol psikofisiologikal dan perkembangan kognitif.dalam jangka waktu dari indikasinya unutk terapi tingkah laku. China Laboratorium penelitian psikologi pertama didirikan di Universitas Beijing (Peking) pada tahun 1917. Pada tahun 1955 The Chinese Psychological Asasociation didirikan kembali dengan Pan Shu sebagai presidennya. Penemuan model barat dari pemeriksaan psikologi di Jepang biasanya memperhitungkan Yujiro Motiva (1858-1912) sebagai psikolog eksperimental Jepang pertama.Asosiasi Psikologi Cina dimulai pada tahun1921 dengan Zhang Yaoxiang sebagai presiden pertama. dan usaha awal untuk kebangkitan kembali psikologi dipengaruhi olehpenasihat Soviet yang cenderung mengusulkan model dari refleksologi. yang mungkin merefleksikan pengaruh dari penasihat soviet tersebut. semua kegiatan penelitian dihentikan. Matataro Matsumoto (1865-1943) pergi ke Leipzig untuk bekerja dengan . dan Departemen Psikologi yang berdiri sendiri pertama didirikan di Universitas Nanking. Ia menjadi profesor di bidang psikologi yang pertama di Jepang di Universitas Tokyo dan mendirikan laboratorium di sana. Ketika Jepang diserang 5 provinsi di Cina utara bermula pada 1937. Jepun Jepang telah menjadi pemimpin dari penelitian Psikologi dan jurnal Jepang menyediakan sebuah penghargan dan bagian yang tak terhingga nilainya dari dasar Psikologi. The Chinese Academy of Sciences didirikan kembali pada tahun 1950 dan tahun 1956 Institut of Psychologycal Research didirikan di bawah bagian akademi biologi. Kontak dengan barat benar-benar berakhir. Kesadaran sebagai area belajar telah dihukum sebagai perantara kelas dan penelitian psikologi telah dicela sebagai metafisikal dan borjuis. Jurnal Psikologi berisi ringkasan dari pekerjaan eksperimen Amerika terkini.

Teknik meditasi Zen menggunakan adaptasi fisikal di perawakan dan pernafasan untuk . Matsumoto merujuk pada sistem psikologinya sebagai psikosinematik atau pekerjaan mental yang berupa sebuah tipe dari kontrol psikofisiologikal dimana ia belajar secara eksperimental kondisi dari kekuatan mental melebihi gerakan tubuh. Hiroshi Hayami memperkenalkan tradisi fenomenologikal dari Husserl yang menyediakan lebih banyak akses langsung kepada pengalaman. tidak berperang atau menentang alam semesta. Psikologi Gestalt diperkenalkan oleh Kanae Sakuma (1888-1970) yang menerima pendidikan inisialnya di Jepang dan kemudian belajar di Berlin pada tahun 1925 dan 1926. tapi itu mencari jejak ilmu pengetahuan dengan intuisi dan interpretasi daripada kepercayaan pada tulisan tradisional Budha. Tujuan dari teori Morita adalah mencari harmoni dengan alam semesta. Ryo Kuroda (1890-1947) berargumentasi bahwa tingkah laku dan kesadaran adalah 2 hal dari pengalaman yang sama dan lebih bersifat komplemen daripada kontradikti.Wundt dan kembali ke Jepang pada tahun 1980. Koichi Matsude (1883-1947) mengusulkan versi awal dari kognisi hewan denganh interpretasinya tentang tingkah laku hewan pada tingkat kesadaran. Ia mendirikan departemen psikologi dan laboratorium di Universitas Kyoto. Model itu dikembangkan lebih lengkap pada psikologi Zen oleh Koji Sato (1905-1971) aslinya dipengaruhi oleh Psikologi Gestalt. Tanaka mempublikasikan tipe dari metode objektif yang diusulkan oleh Watson. Zen bersifat antirasionalistik. Kwanichi Tanaak(1882-1962) instrumental dalam memperkenalkan behaviorisme Watson di Jepang. Morita menjelaskan ada 4 tingkat prosedur dimulai pada kecemasan pasien dan berakhir pada persiapan pasien untuk mengembalikan keberadaan tiap harinya. lalu Sato beralih pada psikoanalisis dan Psikologi klinis. Morita menawarkan alternatif therapeutik yang dipinjam dari Zen Buddhism. Shoma Morita (1874-1938) beargumen bahwa reaksi dan perhatian yang tak pantas terhadap tingkah laku neurotik sering membesar-besarkan masalah dan hasil pada masa-masa ganas.

para Kabbalis merupakan kelompok yang paling memperhatikan transformasi . Aliran Ch’an di cina (ditindas sejak komunis berkuasa). pada akhirnya semua psikologi Timur mengakui bahwa jalan utama ke arah transformasi diri ini adalah meditasi. Sementara itu. begitu pula terdapat banyak psikologi Timur. Dalam Buddhisme yang sampai saat ini merupakan agama terbesar di dunia. wawasan-wawasan psikologis dasarnya telah dikembangkan menjadi sistem-sistem teori dan praktik yang berbeza-beza oleh masing-masing cabang penganut Buddha. 1970). Dalam 2500 tahun semenjak ia hidup.menerima ketenangan dan kejernihan melalui realisasi harmoni dan integrasi dari individu dan alam semesta. Kendatipun terdapat perbezaan-perbezaan besar dalam hal kepercayaaan dan pandangan tentang dunia di antara agama-agama yang mengandung psikologi-psikologi Timur. dan sektesekte di Tibet. dengan memberinya sejenis jendela yang netral atas aliran pengalamannya. segala sistemnya berkisar pada teknikteknik meditasi yang memungkinkan orang semata-mata meneliti arus kesedarannya sendiri. Diantara berbagai aliran yang ada dewasa ini. Zen di Korea dan Jepang. Dalam dunia Islam. Dalam hal ini. di mana prinsip-prinsip psikologis ini telah dikemukakan oleh pendirinya yakni Buddha Gautama (536-438 SM). para Sufi telah bertindak sebagai para psikolog terapan (Shah. yakni semuanya berusaha menggambarkan kudrat pengalaman langsung sang pribadi. Sebagaimana yang kita ketahui. yang paling berpengaruh adalah penganut-penganut Theravada di negara-negara Asia Tenggara. terdapat banyak teori kepribadian di lingkungan peradaban Barat. Diantara orang-orang Yahudi. namun dalam hal ini juga terdapat persamaan diantara keduanya. 1969) serta Shankara (Prabhavanda dan Isherwood. Oleh sebab itu. dua orang paling terkenal yang berhasil mengkodifikasikan prinsip-prinsip psikologis dalam aliran-aliran yoga Hindu adalah Patanjali (Prabhavanda dan Isherwood. 1961).

pendekatan psikologi-psikologi Asia didasarkan pada introspeksi dan pemeriksaan diri sendiri yang menuntut banyak energi. setiap tipe keperibadian perlu mengatasi hambatan-hambatan yang berbeda untuk membebaskan diri dari batas-batas ini. Dalam hal ini. 1961). ini menguraikan terbaik bahasa asli Sansekerta). Karena psikologi itu berasal dari ajaran-ajaran pokok Buddha. Setiap kutipan olehGardner dan Louis Murphy (1968) dari kitab-kitab suci Asia. Salah satu diantara psikologi-psikologi ini yang paling sistematik dan yang tersusun secara paling rinci adalah Buddhisme Klasik. Di samping itu. Suatu survei yang sangat baik tentang agamaagama. Pengaruh Psikologi Timur Pada Pemikiran Barat Walaupun psikologi-psikologi Timur banyak menaruh perhatian pada alam kesadaran dan hukum-hukum yang mengatur perubahannya. berbeda dengan psikologi-psikologi Barat yang lebih bersandar pada observasi tingkah laku.psikologis (Halevi. psikologi ini juga mengandung teori-teori kepribadian yang cukup jelas. sejarah. 1976. memberikan semacam . merupakan inti dari berbagai cabangBuddhisme. Psikologi kodrat manusia. Scholem. 1972). Tujuan dari psikologi-psikologi Timur adalah mengubah kesadaran seseorang agar mampu melampaui batas-batas yang diciptakan oleh kebiasaankebiasaan yang membentuk kepribadian orang itu. maka Abhdhamma atau suatu psikologi yang sangat serupa dengan itu. dari Buddha istilah- berarti “ajaran Gautama tentang wawasan yang ada (Kamus tentang istilah Abhidhamma adalah karya Nyanatiloka. Diberi nama menurut hari Buddha yang dalam bahasa Pali disebut Abhidhamma (atau Abhidharma dalam pokok”. dan kepercayaan-kepercayaan terdapat dalam The Religions of Man karya Huston Smith (1958).

wawasan psikologis. dan diri yang kreatif dari Adler. Kendati mengakui adanya perbedaan-perbedaan diantara psikologi-psikologi Asia tersebut. sedangkan disiplin-disiplin Timur menangani orang-orang yang normal dan memilih penyesuaian sosial yang baik. Meskipun demikian. Alan Watts dalam ”Psychotherapy East and West” (1961) mengakui bahwa apa yang disebutnya “cara-cara pembebasan Timur” adalah mirip dengan psikoterapi Barat. yakni bahwa keduanya bertujuan mengubah perasaan-perasaan orang terhadap dirinya sendiri serta hubungannya dengan orang-orang lain dan dunia alam. Watts melihat bahwa tujuan dari cara-cara pembebasan itu cocok dengan tujuan terapeutik sejumlah teoritikus. Cara umum untuk mengatasi penderitaan yang dianjurkan oleh psikologi-psikologi ini adalah disiplin dan kontrol diri. otonomi fungsional dari Allport. khususnya individuasi dari Jung. Richard Alpert atau yang lebih dikenal dengan Ram Dass pun berpendapat bahwa meditasi dan latihan-latihan rohani lainnya dapat menghasilkan jenis perubahan kepribadian terapeutik yang tidak dapat dihasilkan oleh obat-obat bius. baik suatu pandangan tentang bagaimana jiwa bekerja. dan kekosongan hidup jika dijalani tanpa kesadaran rohani . minat psikologis di Timur dan Barat “berpadu dengan sangat cepat”. Setelah itu. Ia juga menekankan pada pentingnya pertumbuhan rohani. Sebagian besar terpaiterapi Barat menangani orang-orang yang mengalami gangguan. suatu teori kepribadian. aktualisasi diri dari Maslow. yang dapat memberikan kepada orang yang mengupayakannya “suatu perasaan ekstase yang tak terbatas dan hanya dapat ditemukan dalam diri yang bebas dari pamrih-pamrih pribadi”. ataupun suatu model motivasi. namun Gardner dan Louis Murphy (1968) menyimpulkan bahwa psikologi-psikologi itu pada hakikatnya merupakan suatu reaksi terhadap kehidupan yang dilihat sebagai penuh dengan penderitaan dan kekecewaan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa. Selain itu.

yakni kesinambungan kesadaran dari waktu ke waktu. 7). pikiran merupakan titik tolak. hawa nafsu. Budhisme sendiri berkembang menjadi beberapa aliran. titik pusat dan juga merupakan pemikiran yang dibebaskan dan dimurnikan oleh seorang Santo. yang merupakan wawasan-wawasan dari Buddha Gautama. tidak ada orang yang mengamati mampu terlepas dari persepsi dan tidak ada subjek sadar di balik kesadaran” (Van Aung. 1972. benar-benar kekal. Dalam kata-kata Buddha (Samyutta-Nikaya. yakni pikiran. atau diri (self) menurut konsep Barat. suatu titik kulminasi” (1962. walaupun tidak setetes air pun tidak berubah seperti pada momen sebelumnya.Abhidhamma telah berkembang di India selama 15 abad yang lalu. Bedanya. kata ”kepribadian” sangat serupa dengan konsep atta. hlm. hlm. MenurutAbhidhamma. Sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Bhiku Nyanaponika. apa yang kelihatan sebagai ”diri” tidak lain adalah bagian jumlah keseluruhan dari bagian-bagian tubuh. ”Dalam ajaran Buddhisme. 1972. dan sebagainya. Dala pandangan ini. yang ada hanyalah sekumpulan proses impersonal yang timbul dan menghilang. ”tidak ada aktor yang mampu terlepas dari aksi. seorang sarjana Buddhisme modern. sehingga semua proses kejiwaan manusia itu berkesinambungan. menurut asumsi dasar Abhidhamma tidak ada diri yang bersifat kekal atau abadi. 135): . Dalam hal ini. Dalam Abhidhamma. 12). dan pada gilirannya akan menentukan momen-momen yang berikutnya. Yang tampak sebagai kepribadian terbentuk dari perpaduan antara proses-proses impersonal ini. Satu-satunya benang yang bersinambungan atau bersambung-menyambung dalam jiwa adalah bhava. Setiap momen yang berturut-turut dalam kesadaran manusia. dibentuk oleh momen sebelumnya. seolah-olah satu identitas. kepribadian manusia sama seperti sungai yang memiliki bentuk yang tetap. diantaranya ialah Mahayana dan Hinayana. penginderaan.

Penginderaan dari pancaindera Pikiran-pikiran yang dianggap sebagai indera keenam 3. Setiap keadaan jiwa terdiri atas sekumpulan sifat-sifat jiwa.Yang menjadi fokus studi psikologi Abbidhamma adalah serangkaian peristiwa. dan sebagainya. faktor-faktor jiwa itu berperan sebagai:  Kunci menuju karma (menurut istilah Barat). sosial.  Menurut psikologi Timur. . kammamerupakana suatu istilah teknis untuk prinsip bahwa setiap perbuatan dimotivasikan oleh keadaan-keadaan jiwa yang melatarbelakanginya. Dalam hal ini. bengis. yang menjadi objek psikologi Abhidhamma adalah: 1. Keadaan-keadaan jiwa itu selalu berubah dari momen ke momen.  Perbuatan seseorang memiliki campuran faktor-faktor jiwa negatif. Sifat-sifat jiwa ini misalnya cinta. Selain itu. Sedangkan dalam Abhidhamma. yang disebut faktorfaktor jiwa. yakni hubungan yang terus menerus antara keadaan-keadaan jiwa dan objek-objek indera. misalnya perasaan birahi (keadaan jiwa) pada seorang wanita cantik (objek indera). dan perubahan itu ternyata sangat cepat. 2. suatu tingkah laku pada hakikatnya secara moral adalah netral. kamma (menurut istilah Pali). benci.  Sifat moral tingklah laku ditinjau dari motif-motif yang melatarbelakangi seseorang untuk melakukan perbuatan itu. adil.

2. Penilaian tentang ”sehat” atau ”tidak sehat” dicapai secara empiris. berdasarkan pengalaman kolektif sejumlah besar petapa Bbuddhis pertama. dibentuk oleh pikiran kita.. iaitu: 1. maka perasaan sakit akan mengikutinya.. faktor jiwa yang menganggu samadi disebut faktor jiwa tidak sihat. Kriterium mengenai faktor jiwa sehat-tidak sehat adalah bahwa apakah suatu faktor jiwa khusus tertentu mempermudah atau mengganggu usaha mereka untuk mengheningkan jiwa dalam samadi (pertapaan). Dhammapada adalah kumpulan sajak yang dahulu diucapkan oleh Budha Gautama. dan afektif cocok untuk dimasukkan ke dalam kategori sehat atau tidak sehat..Apabila seseorang berbicara atau bertindak dengan pikiran yang murni. sehat. Mengenai faktor-faktor jiwa dapat dikelompokkan menjadi dua macam. tidak baik. Akusula : bererti tidak murni. 3). maka kebahagiaan akan mengikutinya. hlm. kognitif. Apabila seseorang berbicara atau bertindak dengan pikiran jahat. Dalam hal ini. 1965. Kusula : bererti murni. sama seperti roda yang mengikuti kaki lembu yang menghela gerobak.. .. Sedangkan yang mempermudah jalannya untuk mengheningkan jiwa disebut faktor jiwa sihat. mulai dengan pernyataan ajaran Abhidhamma tentang karma atau kamma: Segala sesuatu yang terdapat pada kita merupakan akibat dari apa yang telah kita pikirkan: berdasarkan pikiran kita. baik. sama seperti bayang-bayang yang tidak pernah meninggalkannya (Babbitt. tidak sihat Kebanyakan faktor jiwa perseptual.

yakni reaksi terkondisi yang menyertai suatu objek : perasaan. aneka penginderaan yang dibangkitkan oleh objek Faktor-faktor Jiwa Tidak Sihat . dan sebagainya   Cetana Vedana itu   Ekaggata Manasikara : keterarahan kepada suatu titik. terdapat juga tujuh sifat netral yang ada dalam setiap keadaan jiwa.Selain faktor-faktor jiwa sehat dan tidak sehat. adalah pengenalan pertama bahwa kesadaran semata-mata pada suatu objek yang tersebut termasuk dalam salah satu indera. adalah kesadaran semata-mata ke suatu objek : persepsi. : kemauan. yang memberi vitalitas dan mempersatukan keenam faktor jiwa lainnya. pendengaran. yakni pengarahan perhatian yang tidak disengaja karena daya tarik dari suatu objek  Jivitindriya : energi psikis. Namun kombinasi khusus faktor-faktor tersebut berbeza-beza dari momen ke momen. yakni pemusatan kesadaran : perhatian spontan. Faktor-faktor tersebut diatas merupakan sejenis kerangka dasar kesadaran tempat tertanamnya faktor-faktor jiwa sehat dan tidak sehat. Misalnya: penglihatan. p. (Hall. yakni:   Phasa Sanna : appersepsi. 241).

secara Timur hal-hal tersebut adalh aditthi. linglung. Beberapa contoh faktor tidak sihat pada jiwa dari kelompok kognitif:  Moha jiwa. pelit . : pandangan salah. mencerminkan ketidakmampuan untuk menentukan atau membuat suatu keputusan yang tepat. bengis. Karena pandangan atau pemahaman yang salah inilah. bersifat perseptual dan sentral. adalah:   Uddhacca : keresahan. pandangan ”diri” sebgai yang tetap (model Barat).    Ahirika : sikap tidak tahu malu Anottapa : tanpa belas kasihan.  Vicikiccha : kebingungan. rasa tidak tenteram Kukkucca : kekhuatiran. maka semua yang tertuju menjadi tidak menyenangkan. kejam. sadis Mana : egoisme. rakus. mementingkan diri sendiri Kategori yang termasuk dalam kelompok afektif. serakah Macchariya: kebakhilan. yakni kegelapan penyebab persepsi yang salah tentang objek kesedaran. penyesalan.a. yakni keadaan bingung. egoistis. pemahaman tidak tepat karena pengaruh delusi. Yang berhubungan dengan ketergantungan:   Lobha : tamak. Misalnya.  Aditthi : delusi.

  Issa Dosa : iri hati. maka jiwa dan tubuh seseorang cenderung menjadi lamban. dimana pengendoran (relaxation) menghambat lawan fisiologisnya. cara untuk mencapai keadaan jiwa yang sehat adalah menggantikan faktor-faktor yang tidak sehat dengan kutub sebaliknya. Dalam hal ini. pengerutan. Untuk setiap faktor sehat tertentu ada dalam suatu keadaan jiwa. sikap dingin Faktor-faktor di atas tersebut menyebabkan keadaan jiwa menjadi kaku dan tidak fleksibel. Prinsip ini mirip dengan ”reciprocal inhibition”(hambatan timbal balik)yang digunkan dalam ”systematic desentization”. merupakan sisi negatifnya dan selalu berhubungan dengan delusi   Thina Middha : kontraksi. kejang-kejang. maka faktor tidak sihat yang ditekannya tidak akan dapat muncul. gemetar : Kebekuan. Apabila faktor-faktor negatif ini menonjol. Faktor-faktor Jiwa Sihat Setiap faktor yang tidak sihat ditentang oleh suatu faktor yang sehat. Berikut adalah faktor-faktor jiwa sehat yang terpenting. yang menyebabkan keterikatan pada objek : kemuakan. antara lain: . yakni tegangan (Wolpe. 1958).

pemahamannya yang jelas dan kontinyu pada objek. bekerja sama untuk menghasilkan perbuatan kebajikan yang diukur dari norma pribadi maupun norma sosial. Kombinasi dari hiri. yakni kepastian berdasarkan pada persepsi yang tepat. menilai secara tepat Cittujjukata: Saddha : kepercayaan. cittujjukata dan sadha. menghambat tidak tahu malu. kebebasan. persepsi yang jelas tentang objek sebagaimana adanya. mind fulness. kemerdekaan : ketidakmuakan. Dimana Panna danSati ini menyebabkan orang menjadi selalu tenang dan dapat menekan semua faktor tidak sihat. kesediaan untuk menghadapi apa pun Tatramajjhata: sikap tidak memihak. sikap tanpa penyesalan kejujuran. tidak pilih kasih Passadhi : sikap tenang Ahuta Muduta : kegembiraan : luwes. lawan dari delusi. DimanaPanna dan elusi tidak dapat hadir secara bersamaan.  Sati : sikap penuh perhatian. : sikap penuh hati-hati.     Hiri Ottappa : rendah hati. Panna : pemahaman.       Alobha Adosa : ketidakterikatan. ottappa. fleksibel . insight.

tatramajjhata (tidak memihak). dan passadhi (sikap tenang). Jika terjadi dominasi dari faktor-faktor sehat atau tidak sihat tertentu. o Sikap-sikap alobha. dan passadhi menggantikan sikap rakus atau sebaliknya. adosa. atau menyebabkan sifat-sifat tingkah laku tertentu adalah sebagai berikut: o Kelompok faktor tidak sehat yang terdiri dari ketamakan. . dengan sikap penuh perhatian terhadap apa saja yang mungkin timbul dalam kesadaran seseorang. atau irihati terhadap orang lain yang mempunyai pekerjaan. yang menyebabkan timbulnya sikap menerima apa adanya. irihati. maka akan mencerminkan ketenangan fisik dan jiwa yang terjadi karena berkurangnya perasaan keterikatan. tatramjjhata. irihati. o Faktor-faktor sikap egois.  Kammantaka: mampu adaptasi dan menyesuaikan diri Paqunnata : kecakapan Dinamika Keperibadian Dinamika kepribadian adalah gerak kepribadian yang terjelma dalam tingkah laku. menyebabkan orang haus atau mendambakan pekerjaan yang terpandang. baik yang nampak maupun tidak nampak dan terjadi karena interaksi antara faktor-faktor jiwa sehat dan tidak sehat. Beberapa contoh interaksi berbagai faktor jiwa dan bagaimana prilaku yang terjadi. sikap menolak. kemuakan. akan menghasilkan sifat-sifat keperibadian atau tingkah laku tertentu pada individu yang bersangkutan. dan kemuakan dilawan oleh faktor-faktor ketidakterikatan (alobha). adosa (ketidakmuakan). tinggi dan mewah. kekikiran.

dan kecakapan (paqunata) muncul pada prilaku. sikap-sikap tenang. ketidakmuakan. luwes/fleksibel (muduta).o Sebaliknya. Dalam kehidupan sehari-hari. maka seseorang akan berpikir dan bertindak dengan leluasa dan mudah. o Jika faktor-faktor kegembiraan (ahuta). menyebabkan orang mempertimbangkan keuntungan-keuntungan berupa upah dan prestasi dengan keinginan-keinginan seperti tekanan dan ketegangan yang lebih besar serta menilai secara adil. mewujudkan ketrampilan-ketrampilannya secara maksimal. o Kehadiran yang satu menekan faktor tandingannya. bebas. . o Faktor tersebut menekan faktor-faktor kontraksi dan kebekuan yang tidak sehat itu. Sedangkan sikap netral memandang seluruh situasi dengan tenang. faktor sihat tersebut menyebabkan orang dapat menyesuaikan diri secara fisik dan psikis terhadap keadaan-keadaan yang senantiasa berubah serta dapat menghadapi tantangan-tantangan manapun yang mungkin timbul. Psikodinamika Kepribadian Psikodinamika keperibadian dapat terjadi karena interaksi antara faktor-faktor jiwa dengan mekanisme sebagai berikut: o o Faktor-faktor jiwa yang sihat dan tidak sehat saling menghambat Tetapi tidak selalu terdapat hubungan satu lawan satu antara sepasang faktorfaktor sihat dan tidak sihat. netral. yang menguasai jiwa dalam keadan-keadaan tertentu seperti depresi.

o Faktor-faktor kunci tertentu juga mampu menghambat sekumpulan faktor tandingan secara keseluruhan. ketidakterikatan mampu secara sendirian mengejar ketamakan. o Suatu kombinasi faktor merupakan hasil dari pengaruh-pengaruh biologis dan pengaruh-pengaruh situasi disamping juga merupakan pindahan pengaruh dari keadaan jiwa sebelumnya. maka tidak satupun faktor baik dapat timbul dan hadir secara bersamaan. o Karma seseoranglah sebagai penentu. misalnya jika terjadi delusi. namun keadaan yang dialami akan sangat berbeza. o Faktor apa saja yang paling kuat. apakah ia akan mengalami keadaan jiwa sehat atau keadaan jiwa tidak sihat. o Dalam setiap keadaan jiwa tertentu. baik positif maupun negatif. kekikiran.o Dalam beberapa hal satu faktor sehat akan menghambat sekumpulan faktor tidak sehat. . faktor yang membentuk keadaan jiwa tersebut muncul dengan kekuatan-kekuatan yang berbeda. misalnya. Faktor-faktor tersebut biasanya timbul sebagai suatu kelompok. irihati dan kemuakan. o Hierarki kebutuhan daripada faktor-faktor tersebut menentukan apakah keadaan spesifik itu akan menjadi positif atau negatif. akan menentukan bagaimana seseorang mengalami dan bertindak dalam suatu momen tertentu o Meskipun mungkin semua faktor buruk hadir. tergantung pada apakah misalnya ketamakan atau kebekuan yang mendominasi jiwa.

Sikap penuh perhatian 3. o Daftar sifat-sifat kepribadian menurut faktor-faktor jiwa sehat dan tidak sehat. Ketidakterikatan 3. Ketenangan 2. menentukan sifat-sifat kepribadiannya. Sikap penuh hati-hati 5. Sikap rendah hati 4.o Jika faktor tertentu atau sekumpulan faktor seringkali muncul dalam keadaan jiwa seseorang. Ketidakmuakan Faktor jiwa yang tidak sihat Delusi Pandangan yang salah Sikap tidak tahu malu Kecerobohan Egoisme Keresahan Ketamakan Kemuakan . Perseptual (kognitif) 1. Kepercayaan b. Afektif 1. Pemahaman (insight) 2. maka faktor tersebut akan menjadi sifat kepribadian. sebagai berikut: Faktor jiwa yang sihat a. o Jumlah keseluruhan faktor-faktor jiwa yang sudah menjadi kebiasaan pada seseorang.

Kegembiraan 6. Kejujuran Irihati Kebakhilan Kekhuatiran Pengerutan (kontraksi) Kebekuan Kebingungan Sifat-sifat Keperibadian Mengenai bagaimana timbulnya beberapa sifat keperibadian menurut ajaran abhidhamma. secara langsung diturunkan dari prinsip bahwa faktor-faktor jiwa muncul dalam kekuatan yang berbeza-beza. maka hal ini akan mempengaruhi kepribadian.4. . Kecakapan 9. motif-motif dan tingkah lakunya. Jika jiwa seseorang tetap dikuasai oleh suatu faktor. o Keunikan pola faktor-faktor jiwa setiap orang menimbulkan perbedaan individual dalam kepribadian melampaui kategori-katergori kasar ciri-ciri pokok kepribadian. Fleksibilitas 7. adalah sebagai berikut: o Sifat-sifat keperibadian menurut Abhidhamma. Kenetralan 5. Kemampuan adaptasi 8.

setiap tipe kepribadian menjadi tip motifnya juga. kelihatan terburu-buru ditapakkan. Jika egoisme merupakan suatu faktor jiwa yang kuat. jika berjalan cepat langkahnya. Orang yang tidak ramah. jejak kakinya membentuk garis ke belakang. maka orang tersebut akan berbuat dengan cara yang selalu untuk meningkatkan dirinya. karena setiap orang harus diperlakukan sesuai dengan sifat-sifatnya. Contoh lain yang diberikan oleh Vajiranana (1962). merupakan pedoman untuk meditasi sesuai dengan ajaran Abhidhammapada abad ke V SM. Hal ini disebabkan karena keadaan-keadaan jiwa tersebut membimbing kepada perbuatannya. Motif itu menentukan keadaan jiwa seseorang untuk mencari sesuatu atau menjauhinya. Orang yang kuat nafsunya atau senang kenikmatan. jiwa manusia dikuasai oleh ketamakan. Dengan kata lain. yakni berusaha memperoleh objek ketamakannya. sebagai berikut: ”Orang yang kuat nafsunya. suka menyeret kakinya jika berjalan Pada orang yang dikuasai delusi. Salah satu metode yang disarankan guna menilai tanda kepribadian adalah dengan mengamati secara saksama cara bergerak dan berdiri. jalannya anggun Orang yang penuh kebencian. c. Dalam pedoman ini terdapat bahagian untuk mengenal ciri-ciri utama kepribadian.o Motif pada manusia berasal dari analisis mengenai faktor-faktor jiwa dan pengaruh faktor-faktor tersebut pada tingkah laku. Sedangkan Buddha . Misalnya. 1976). Misalnya: a. jejak kakinya terbelah di tengah. Sementara jejak kaki orang yang dikuasai delusi. hal ini akan menjadi menonjol. o Buku Visuddhimagga (Buddhaghosa. dan orang akan bertingkah laku sesuai motif tadi. b.

sopan dan menjawab dengan hormat jika disapa. membaringkan tubuhnya dengan hati-hati. Tanda-tanda manusia yang tercantum dalam buku Visudhimagga adalah sebagai berikut: 1. Jika makan menyukai makanan yang empuk dan disajikan dengan cara mewah.Gautamameninggalkan jejak kaki yang sempurna kerana jiwanya tenang dan badannya pun seimbang”. Sifat. tamak. Selain itu berpakaian rapi dan bagus.sifat orang pembenci:  Berdiri dengan kaku. tidak mudah puas. dan tak banyak bergerak waktu tidur. akan dan berhati-hati untuk mengaguminya. suka menipu. oleh tindakan. Selalu ada rasa sesal jika meninggalkan objek yang indah.  Jika melihat objek yang menyenangkan. dan marah jika dibangunkan .  Sisi negatifnya: tip ini suka berlagak. Tanda orang suka kenikmatan:  Berpenampilan menarik. Jika tidur selalu mengatur tempat tidurnya secara cermat. tidur dengan badan tegang. 2. sedikitsedikit dan sangat menikmati cita rasa. penuh nafsu dan sembrono. sangat berhati-hati. terpesona tidak memperhatikan kekurangannya. tempat tidur dibereskan dengan sempurna dan tergesagesa.  Senang melakukan tugas-tugas dengan seni. rapi. kemudian makan dengan perlahan.

makan dengan tergesa-gesa tanpa memperhatikan cita rasa. mudah iri hati dan sombong.  Tidak peduli dengan makanan. jika menyapu berbunyi keras dan gaduh. jika menyapu dengan kaku dan serampangan. tidak rata dan tidak ada di desa sekitarnya . 3.  Mangkuknya daripada tanah liat yang buruk atau mangkuk logam yang berat. tidak mahu menunjukkan rasa terima kasih. Senang pada makanan pedas dan asam. sering marah-marah. dan akan makan apa sahaja yang ada. dan menggerutu penuh keluh kesah.sifat Orang delusi:  Pakaiannya compang-camping. bangun dengan lamban. orang dengan sifat ini adalah pemakan yang ceroboh. penuh kebencian. kasar seperti rami. suka tidur terlentang. Jika berpakaian ketat dan tidak rapi. memasukkan suapan yang besar-besar ke mulut dan mengotori muka dengan makanan. memperhatikan kekurangan sekecil apapun. Sifat. memuakkan.  Tempat tidur tidak rapi. bentuknya tidak serasi. Jika bekerja. meskipun tidak suka makanan yang hambar  Tidak tertarik pada objek-objek yang indah. berat dan tidak enak dipakai. sementara itu mengabaikan kebaikan-kebaikannya. serta tidak bersih. orang dengan tanda ini kasar dan sembrono.  Sebagai pekerja orang bersifat ini tidak terampil dan jorok. benangnya berseliweran.

kacau. selanjutnya menetapkan kondisi-kondisi optimal yang harus disiapkan untuk orang-orang dengan masing-masing tanda tersebut diatas adalah. sehingga dapat disebut manusia yang harmonis. kaku. Desa yang cocok adalah desa yang tidak teratur. Dengan demikian. menyenangkan serta enak. mudah menyerah dan bingungan. kotor. Tujuannya adalah untuk mengalahkan gejala-gejala psikologis yang dominan dan dengan demikian menjadikan jiwa mereka seimbang. segala sesuatunya dibuat jelas. sedangkan untuk orang yang dikuasai delusi. seperti kondisi untuk tipe penuh kebencian. lingkungan disesuaikan dengan tipe-tipe manusia dengan maksud menghambat faktor-faktor jiwa yang biasanya menguasai masingmasing tipe kepribadian: orang yang rakus susah menemukan objek ketamakannya. berbau dan menjijikan  Orang yang mempunyai ini tidak mempunyai idea baik atau jelek pada suatu objek. Sebaliknya. tak sedap dipandang mata. Program lingkungan yang dirancang untuk meningkatkan kesihatan jiwa ini merupakan pendahulu. orang yang penuh kebencian sulit menemukan objek untuk direndahkan. orangnya lalu lalang seolaholah tidak melihatnya  Orang yang menyalaminya adalah orang-orang yang kasar. semuanya dibuat serba enak dan semudah mungkin. apabila mereka mulai bermeditasi. segala sesuatunya harus dibuat sederhana dan jelas. Sedangkan untuk tip delusi. kondisi-kondisi untuk sifat orang penuh kebencian. disebut ”terapi . tetapi percaya saja apa yang dikatakan oleh orang lain. serta dapat juga keras kepala Dalam buku Visuddhimagga. makanan kotor. lalu turut memuja atau mencelanya  Sering berkelakuan malas. untuk setiap kasus di atas.

Buddha juga melihat bahwa tipe orang-orang yang berbeda akan menyukai tipe meditasi yang berbeda-beda. antara lain:   Karuna: Kebaikan hati yang penuh kasih Mudita: merasakan nikmat dalam kebahagiaan orang lain  Dalam kitab suci Buddha. pernah disebutkan bahwa: ”semua orang yang tertarik hal-hal duniawi adalah gila”. Dalam hal ini. Kriterium untuk kesihatan jiwa: Adanya faktor-faktor yang sehat dan ketiadaan faktor-faktor yang tidak sihat dalam sistem pengelolaan sumber daya psikologis seseorang Berikut ini contoh faktor-faktor sihat. b. Peribadi sihat: Tidak ada faktor-faktor tidak shat atau selalu ada faktor sihat.lingkungan” (milieu therapy). dapat dirumuskan sebagai berikut: a. Keperibadian Sihat dan gangguan jiwa Definisi Operasional kepribadian. maka ia merancang berbagai metode meditasi yang disesuaikan dengan tipe-tipe kepribadian yang berlainan. dimana gangguan jiwa timbul kerana faktor tidak sihat menguasai kejiwaan seseorang c. Jiwa terganggu: Ada faktor jiwa tidak sihat.  Annusaya: kecenderungan-kecenderungan laten dari jiwa tidak sihat  Meditasi : sarana menuju kepribadian sihat .

namun sudah pasti hal tersebut jarang tercapai. Hanya orang-orang yang telah menghayati latihan yang dipersyaratkan dan pengalaman sesudahnya akan benar-benar dapat menguji teori tersebut. sedangkan sesungguhnya lain. Kesimpulan Psikologi Abhidhamma pada hakikatnya bersifat fenomenologis. ketika membahas keadaan-keadaan di luar kesedaran dalam meditasi. Meskipun setiap orang terdorong untuk mencari hal yang ideal ini. sepanjang tidak ada bukti lain untuk mengoreksi orang tersebut. Disamping itu.Selanjutnya. Disebabkan alasan ini. tujuan perkembangan psikologis dalam Abhidhamma adalah meningkatkan jumlah keadaan-keadaan yang sehat dan dengan demikian mengurangi keadaan-keadaan yang tidak sehat dalam jiwa seseorang. keadaan bermeditasi. Seseorang mungkin merasa yakin bahwa pengalamannya begini atau begitu. Hal ini relatif sulit dilakukan terhadap perubahan-perubahan dari faktor-faktor jiwa seseorang yang bersifat terus menerus dari saat ke saat dan tidak sembang. suatu teori seperti Abhidhamma ini membuktikan pengujianpengujian terhadap hipotesis-hipotesisnya sejauh prediksi-prediksinya memang dapat diverifikasikan dari segi pandangan pengamat dari luar (Barat). Bahaya utama dari teori-teori fenomenologis dan ilmu-ilmu pengetahuan tentang keadaan khusus adalah penipuan diri sendiri. Akan tetapi ada kemungkinan menguji gambarangambaran Abhidhamma tentang perubahan-perubahan yang terjadi akibat keterpusatan . pada puncak kesehatan jiwa sama sekali tidak ada faktor-faktor yang yang tidak sehat muncul dalam jiwa seseorang. dan komunikasi dengan suatu keadaan khusus dalam hal ini. eksperimen. juga merupakan ”ilmu tentang keadaan-khusus” menurut definisi yang dikemukakan Tart (1972): pokok pengetahuan yang diperoleh lewat analisis. yakni suatu teori deskriptif tentang keadaan-keadaan internal. maka kesalahannya akan terus dipertahankan. Abhidhamma.

yakni perubahan-perubahan kepribadian yang mengiringi peralihan ke keadaan di luar kesedaran yang berlangsung lama. . yang terus bertahan terlepas dari meditasi itu sendiri.perhatian pada satu titik di satu pihak. Sementara sifat-sifat arahat mencerminkan pengaruh-pengaruh sifat. gambaran gambaran Abhidhamma tentang jhana adalah keadaan-keadaan di luar kesedaran yang hanya terjadi selama praktik meditasi itu sendiri. atau akibat sikap penuh perhatian yang bersifat sistematik di pihak lain. Dalam hal ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful