BASE TRANSCEIVER STATION 3606 PADA PT TELKOM DIVISI FIXED WEIRELESS NETWORK I.

PENDAHULUAN Latar Belakang Pada tahun 2000, jaringan telepon tidak bergerak (PSTN), trafik data (termasuk penggunaan internet) tumbuh lebih cepat dibandingkan trafik suara. Dan para pakar industri percaya kecenderungan ini juga akan terjadi pada Telepon bergerak tanpa kabel (nirkabel). Diharapkan orang akan cenderung untuk mengirim dan menerima data secara nirkabel, baik itu pribadi maupun umum terutama di lingkungan pendidikan dan bisnis. Dalam hal ini teknologi dalam telekomunikasi memiliki peranan yang besar dalam memenuhi kebutuhan masa datang, bukan hanya lingkup kecil saja bahkan lingkup besar. PT. TELKOM menggunakan teknologi CDMA 2000 1X dan sudah diterapkan pada DIVISI FIXED WIRELESS NETWORK, produknya adalah TelkomFlexi. CDMA 2000 1X merupakan salah satu teknologi 3G (Generasi ketiga) bidang telekomunikasi yang telah dikembangkan generasi sebelumnya. 1.2 Tujuan 1. Mempelajari sistem telekomunikasi CDMA. 2. Mempelajari sistem telekomunikasi CDMA2000-1X, sebagai sistem telekomunikasi nirkabel yang mampu memberikan layanan suara (sirkuit) dan data (paket). 3. Mempelajari peralatan (hardware), cara kerja dan fungsi dari infrastruktur BTS II. DASAR TEORI CDMA adalah teknik modulasi dan multiple access berdasarkan teknik spread spectrum direct sequence dimana pengiriman sinyal menduduki lebar pita frekuensi melebihi spektrum minimal yang dibutuhkan Teknik spread spectrum pada awalnya digunakan untuk kebutuhan militer karena memiliki kelebihan mampu mengatasi jamming dengan baik. Pada tahun 1955 teknik akses CDMA mulai digunakan secara komersial terutama setelah diluncurkan IS-95 pada tahun 1992 oleh Qualcomm.

1. yang menghubungkan ponsel dengan NSS melalui MSC. Base Station Controller ( BSC ) mengatur semua fungsi hubungan radio dari jaringan CDMA 2. Setiap BSS terdiri dari banyak pengendali BTS atau yang disebut dengan Base Station Controller (BSC).1 Arsitektur Jaringan CDMA Sistem CDMA yang digunakan oleh standar Amerika terdiri dari 3 bagian utama yang terinterkoneksi dan berinteraksi di antara mereka sendiri serta dengan para penggunanya. melalui antarmuka jaringan.2 Network Switching SubSistem (NSS) . 2. Base Transceiver Station ( BTS ) merupakan tempat beradanya perangkatperangkat yang berhubungan langsung dengan MS. yaitu Base Transceiver Station ( BTS ) dan Base Station Controller ( BSC ). yang menyediakan dan mengatur jalur transmisi radio antara ponsel dengan MSC. Di luar komponen utama tersebut terdapat Mobile Station (MS) yang merupakan sisi pelanggan jaringan dan Network Management Subsistem (NMS).1 Base Station Subsistem (BSS) Base Station Subsistem (BSS) juga dikenal sebagai subsistem radio. Network Switching Subsistem (NSS). BSS terdiri atas dua perangkat utama. Packet Core Network (PCN). Masing-masing subsistem ini adalah Base Station Subsistem (BSS).1. BSS juga mengatur antarmuka radio antara ponsel dengan subsistem CDMA lainnya.2.

tugas tersebut akan dilakukan oleh BTS yang terhubung dengan MS pada radius 5 km sampai dengan 8 km.2 Konsep Selular CDMA 2.2 Teknik Modulasi CDMA Sistem CDMA mengkonversi sinyal suara analog menjadi sinyal digital untuk ditransmisikan.4 Kapasitas Kanal CDMA . maka semakin besar pula kapasitas yang diinginkan (sel yang diperlukan semakin rapat).Network Switching Subsistem (NSS) bertanggungjawab atas fungsi-fungsi sebagai Switching dan call routing. setiap kanal kode forward link memiliki kode Walsh yang berbeda. Kode Walsh digunakan pada forward link untuk memisahkan trafik pengguna satu dengan yang lain. Pada suatu sektor. Sama halnya. Yang tergantung pada besarnya kapasitas yang diinginkan serta luasnya wilayah yang akan di-cover.3 Packet Core Network (PCN) Packet Core Network (PCN) mendukung untuk end-to-end IP dan koneksi yang lebih stabil. Semakin besar wilayah yang akan di-cover. Dan tiap cluster terdiri dari beberapa sel.1. 2.1 Konsep Sel CDMA dan coverage Dalam suatu penataan coverage area. Sistem CDMA2000 menggunakan urutan orthogonal berupa kode Walsh dengan panjang 128 bit. 2.2.2. Kode Walsh juga digunakan pada reverse link untuk memisahkan banyak kanal kode yang dikirimkan untuk dapat diterima pada satu MS pelanggan. 2. Dalam hal ini.2. kanal kode simultan yang berasal dari tiap-tiap pelanggan memiliki kode Walsh yang berbeda pula. 2.3 Kode Walsh Kode Walsh merupakan kode Orthogonal yangdipergunakan untuk memisahkan kanal– kanal untuk sistem CDMA. 2. semakin banyak sel yang dibutuhkan. Autentifikasi pelanggan dan billing pelanggan.2. suatu wilayah terbagi menjadi beberapa “Cluster”.

Perangkat MAKXI terdapat di Area Surabaya. PDSN dan SMSC (Short Massage Service Center). BTS terdapat di daerah-daerah dekat pemukiman penduduk yang membutuhkan. Perangkat ini terdapat di central PSTN. Sedangkan Jaringan Telkom Flexi Divre IV / RO DFWN Semarang yang tidak terdapat di Semarang antara lain MAKXI (Manajemen Kartu Flexi). Sehingga Divisi Fixed Wireless Network bekerjasama dengan divisi Regional setempat. MAKXI (Manajemen Kartu Flexi) MAKXI ini dikendalikan langsung oleh DFWN Area Surabaya. W = Bandwidth S/N = Signal to noise ratio . WIN (Wireless Intelegent Network) WIN berfungsi sebagai server kartu trendy. BTS merupakan tranceiver yang mendefinisikan sebuah sel dan menangani hubungan link radio dengan MS. BTS terdiri dari perangkat pemancar dan penerima. ISI BTS 3606 Base Transceiver Station berfungsi untuk mengontrol frekuensi pembawa jamak pada site. PDSN PDSN merupakan komponen baru yang terdapat dalam sistem seluler yang berbasis CDMA 2000 1X yang bertujuan untuk mendukung layanan paket data dan membentuk sejumlah fungsi utama dalam hal pemaketan data dalam kecepatan tinggi sampai dengan 153 Kbps. mengatur alokasi daya untuk trafik overhead dan soft handoff pada arah forward dan mengenali kode Walsh. WIN (Wireless Intelegent Network). seperti antenna dan pemroses sinyal untuk sebuah interface. RBS mempunyai beberapa model sesuai aplikasi yang diinginkan dimana untuk frekuensi 800 MHz biasa dipakai untuk seluler dan 1900 MHz biasa digunakan untuk PCS (Personal Communication System).penyimpanan dan pengajuan suatu pesan singkat (SMS).Rumus yang digunakan untuk menentukan kapasitas kanal sistem CDMA merupakan Rumus Shannon yang mengatakan bahwa besarnya kapasitas kanal secara linear sebanding dengan lebar bandwidth dan S/R ratio secara logaritmik : C = W log2 (1 + S/N) Keterangan : C = Kapasitas (bps) III. Perangkatnya terdapat di Area Surabaya. SMSC (Short Massage Service Center) SMSC bertanggungjawab dalam penyampaian. BTS berkomunikasi dengan MS melalui Um interface. Di dalam BTS terdapat komponen yang sangat penting yaitu Radio Base Station. SWITCH (Sentral) Berupa PSTN.

3. CDDU Subrack .1 Interface dari BTS 3606C BTS 3606 bisa men-support Um interface dan Abis interface. Melalui interface tersebut. Combined Subrack dan Power Supply Subrack. 3.2. sejak Oktober tahun 2007 frekuensi yang digunakan untuk CDMA adalah 800 MHz hal ini karena adanya regulasi dari pemerintah. power supply yang digunakan -48 V DC/+24 V DC. Bentuk fisik dari BTS ini sebagai berikut Subrack Subrack dalam cabinet BTS3606 terdiri dari beberapa bagian yaitu CDDU Subrack. BTS ini mampu bekerja dengan BSC dan MS/AT.Akan tetapi. Subrack.2 Struktur Fisik BTS3606 Struktur fisik dari BTS3606 dibagi dalam 3 level antara lain : Cabinet.2. dan Perangkat lain. Cabinet Cabinet pada BTS 3606C sudah memenuhi standar IEC297.

RF (radio frequency) modul terdiri dari duabagian yaitu Single-channel RF modul dan Multichannel RF modul. Power Supply Subrack Power supply subrack terdiri dari 3buah PSU modul yang mengubah ¨C48 V DCnput menjadi +24 V DC. (2) konfigurasi CDDU subrack Combined Subrack Combined subrack terdiri dari RF radio frequency) modul dan Baseband board.2. 2) Switch box : untuk mengontrol power-up dan power-down pada cabinet. memfilter sinyal. Perangkat lain 1) Kipas angin : untuk mengurangi panas yang dihasilkan oleh baseband board.3 Struktur Logis . 3. Fungsi dari CDDU antara lain untuk menyediakan kanal transmisi yang berbeda untuk sinyal yang diterima dan sinyal yang ditransmisikan. menampilkan sinyal duplex isolation dan membagi sinyal yang diterima pada dua kanal. 3) Tempat kabel : sebagai tempat RF kabel.CDDU subrack merupakan bagian teratas dari cabinet yang terdiri dari 3 buah CDDU. Gambar 5 (1) CDDU subrack.

2) Membentuk antarmuka untuk RF subsystem dan memproses layer fisik Um dan layer protocol common channel (CCH) MAC.4 Baseband Subsystem BTS3606 baseband subsystem memiliki fungsi sebagai berikut : 1) Membentuk antarmuka abis dan mengadakan proses protocol antarmuka abis. .2. BCIM. 4) Membuat sinkronisasi clock pada BTS3606. 5) Menampilkan pengawasan keadaan BTS3606. RF subsystem. 3) Melakukan modulasi dan demodulasi data baseband untuk CDMA2000 1X and CDMA2000 1xEV-DO serta melakukan coding atau decoding pada kanal CDMA. Struktur Fisik Struktur fisik baseband subsystem terdiri dari BCKM. power supply subsystem dan antenna subsystem.Logical Structure pada BTS3606 terdiri dari beberapa subsystem antara lain : baseband subsystem. CCPM. 3. CECM dan CHCM.

Struktur Logis Adapun struktur logis dari baseband subsystem dapat dilihat pada gambar 4. .8 yang menggambarkan proses logika pada baseband subsystem.

Hubungan baseband subsystem dengan CTRM/CMTR melalui interface elektrik dihasilkan oleh CCPM/CECM. 3.3. CMTR. RF subsystem menyaring sinyal yang diterima BTS antena. Selain itu.9 yang menggambarkan proses logika pada radio frequency subsystem. CMPA. CHPA. Pada reverse link. Struktur Fisik Struktur fisik radio frequency subsystem terdiri dari CTRM. CDDU yang memiliki fungsi seperti pada tabel 4. Struktur Logis Adapun struktur logis dari radio frequency subsystem dapat dilihat pada gambar 4.5 Radio Frequency Subsystem RF Subsystem dari BTS3606 memiliki beberapa fungsi antara lain pada forward link. .2.Akses baseband subsystem yang melalui antarmuka E1/T1/FE dihasilkan oleh BCIM kemudian dilanjutkan ke BSC. CCPM/CCEM juga menghubungkan baseband subsystem dengan MTRM yang berada di dalam ODU3601C melalui antarmuka optik. RF subsystem menghasilkan daya yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dan menyaring sinyal transmisi yang akan mengudara.

antara lain : RF antena. dan jumper antara feeder dengan bagian paling atas dari cabinet.6 Antenna Subsystem Antenna subsystem terdiri dari dua komponen antara lain : RF antena yang digunakan untuk memancarkan sinyal RF termodulasi dan menerima sinyal mobile station (MS) dan Satellite synchronization antenna digunakan untuk menghasilkan sinyal synchronization clock pada sistem CDMA.RF subsytem dihubungkan dengan baseband subsystem melalui kabel RF dan papan fleksibel yang berada pada backplane. . RF subsystem juga dihubungkan dengan antena melalui feeder interface pada CDDU. RF Antena (Radio Frequency Antena) Sistem RF antena pada BTS terdiri dari beberapa bagian. 3.2. jumper antara antena dan feeder. feeder.

7 Power Supply Subsystem Power supply unit (PSU) yang dipasang di dalam BTS3606 menghasilkan daya +24 V DC untuk BTS yang terdiri dari peralatan distribusi daya. . Sistem satellite synchronization antenna terdiri dari beberapa bagian. BTS menerima sinyal dari GPS atau sistem GLONNASS melalui satellite synchronization antenna untuk sinkronisasi komunikasi nirkabel. pengawasan daya. jumper yang menghubungkan feeder dengan bagian atas cabinet serta lightning arrester. Power supply subsystem dari BTS terdiri dari dua jenis daya masukan.Satellite Synchronization Antenna Untuk keamanan dan keakuratan data.antara lain : antena. dan lightning protection. feeder. 3. antara lain : +24 V DC dan ¨C48 V DC. jumper yang menghubungkan antara antena dan feeder.2.

PIB terbuat dari kotak logam putih. environment alarm chest (EAC).8 Environment Monitoring Subsystem Pada umumnya. power inspecting board (PIB) dan environment monitoring unit (EMU).2. PIB dapat secara langsung terhubung dengan BTS atau dapat juga mengirim alarm pada BTS melalui EAC. Jika PIB tidak dapat mendeteksi daya masukan utama. antara lain : BTS alarm interface. Environment monitoring unit (EMU) . Terdapat dua macam EAC yaitu EAC-1 and EAC-2 Power inspecting board (PIB) PIB bertugas untuk mengawasi catu daya pada BTS. Environment alarm chest (EAC) EAC mengumpulkan informasi tentang informasi keadaan BTS. EAC terdiri dari beberapa komponen. Jika alarm mendeteksi adanya “alarm condition” maka alarm akan mengirimkan informasi ke BSC.3. temperature and humidity sensor. infrared tube. smoke sensor. maka PIB akan mengirim alarm pada BSC melalui BTS. Shelter memiliki lokasi yang jauh satu sama lain dan untuk memastikan pengoperasian BTS terjadi secara normal dan untuk mengatasi kecelakaan maka dibutuhkan environment monitoring subsystem. antara lain : host. Environment monitoring subsystem terdiri dari beberapa komponen. dan door status switch.

circuit for checking analog signals. dan circuit with RS485 serial port. 3. sinyal Operation and maintenance (O&M).Environment monitoring interface dari BTS3606 terletak pada EAC interface pada bagian atas cabinet. 3. Lightning Protection System Lightning Protection System untuk peralatan komunikasi terdiri dari external lightning protection system dan internal lightning protection system. EMU terdiri dari : power circuit unit. CPU.1 Structure of Local O & M System . circuit for checking Boolean value signals. 3. External lightning protection system melindungi peralatan dari kerusakan pencahayaan langsung.3 BTS Signal Flow Sinyal BTS terdiri dari : sinyal trafik abis (Abis traffic signal).4. sinyal Clock. Equipment Grounding Tujuan utama dari grounding adalah untuk melindungi peralatan dari gelombang interferensi elektromagnetik yang berasal dari luar dan untuk menjaga keamanan manusia dan peralatan. dan sinyal Local maintenance terminal (LMT). sinyal pensinyalan abis (Abis signaling signal). Internal lightning protection system melindungi peralatan dari kerusakan pencahayaan tak langsung. Grounding merupakan aspek paling utama dalam proteksi.4 Operation and Maintenance 3.2.9 Lightning Protection and Grounding Lightning protection and grounding terdiri dari lightning protection system dan equipment grounding.

LMT (Local Maintenance Terminal) dikonekdikan dengan BSC BAM. Sistem lokal untuk O & M dari BSS didesain dalam struktur (C/S). timeout atau ketidaknormalan dari operasi suatu sistem). 3) BAM mengirimkan perintah perintah (commands) ke host (BSC atau BTS) dan menunggu respon yang akan terjadi. LMT dihubungkan ke BTS melalui kabel (network cable). Pengguna dapat masuk ke BTS melalui Telnet client dan mengeksekusi perintah . 2) BAM memproses perintah (command) dari LMT. dimana LMT sebagai client dan BAM sebagai server. 4) BAM merekam kejadian-kejadian (seperti kesuksesan. Proses far-end maintenance adalah sebagai berikut : 1) Pengguna memasukkan perintah (command) melalui LMT.Far-End Maintenance Untuk menjalankan fungsi maintenance pada BTS. Dengan cara ini pengguna dapat mengontrol BTS dari BSC dan melakukan perencanaan jaringan secara terpusat. Near-end Maintenance Untuk melakukan near-end maintenance. kegagalan.

Strict user authority defining the operation scope of each level.2 Structure of M2000 System Sistem M2000 memungkinkan fungsi maintenance secara terpusat untuk komunikasi mobile. 2) Fault management : mengumpulkan data alarm dari NE. Local maintenance atau remote centralized maintenance dan Online data modification and loading without affecting services . pengguna dapat melakukan beberapa fungsi seperti : 1) Performance management : menyimpan pengukuran traffic yang telah dilakukan NE di sisi client dan melihat hasil eksekusi kejadian yang telah dilakukan pada seluruh jaringan (network). Reasonable task assignment for the purpose of flexible operations.4. MSC dan HLR) menghubungkan sistem M2000 melalui local area network (LAN) atau wide area netwok (WAN). 3.4.MML untuk proses maintain BTS. yakni Easy-to-use MML interface with predictive text input function. Begitu pula sebaliknya. pengguna dapat memasuki BSC BAM dari BTS untuk melakukan maintenance BSS. Dalam sistem M2000.3 Data Configuration Management Data configuration management dari BTS dijalankan oleh LMT dan memiliki beberapa fitur. 3. Berbagai elemen jaringan (seperti BSC.

Hasil tracing dapat dilihat baik secara online maupun offline. BTS mengirim informasi alarm ke LMT atau M2000.3. Pengguna dapat menggunakan maintenance navigation tree dari LMT untuk proses tracing dan me-review hasilnya. BTS menghasilkan data-data operasi dan layanan FTP. LMT atau M2000 menunjukkan informasi alarm dalam GUI. Dari logs. dan alarm information. sebab dan saran untuk proses troubleshooting.4. Alarm Management BTS mengirimkan informasi alarm ke LMT atau M2000 dan menyimpannya ke dalam alarm files. service operation. menunjukkan lokasi. . operation information. and service communication logs. Sistem dari BTS mengumpulkan dan menyimpan equipment operation. Log Management Log management dari BTS dilakukan oleh LMT atau SMT. Pengguna dapat membuat interface or signaling tracing tasks untuk memonitor connection procedure. M2000 digunakan sebagai FTP client untuk menerima file-file hasil operasi yang akan digunakan untuk performance management. Setelah proses ini.4 Interface Tracing Fungsi interface tracing dari BTS diimplementasikan oleh LMT. pengguna dapat mengetahui kejadian-kejadian baik yang sedang berlangsung maupun yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu mengenai system. M2000 dapat membantu pengguna untuk malakukan performance management untuk seluruh jaringan sesuai kebutuhan. BTS mengumpulkan informasi mengenai alarm dan membagi informasi tersebut berdasarkan tipe dan kondisinya. Hal ini diperlukan untuk menghindari kesalahan di dalam sistem. service procedure and resource usage secara real time. Performance Management Performance management pada BTS dilakukan oleh M2000. Informasi yang didapatkan dari hasil performance measurement sangat penting sebagai referensi untuk menghitung kinerja dan optimasi jaringan. Subscriber and signaling tracing dapat membantu untuk mencari lokasi kesalahan dengan tepat.

slot waktu. Huawei Technologies. Sistem Selular CDMA. Rifaat A. BTS3606 memiliki beberapa keunggulan seperti aplikasi lebih lebar (cocok untuk frekuensi 450M.com www. CDMA BSS Product Training Manuals Volume 1. pohon. Yogyakarta: Graha Ilmu.com . BTS3606 dapat disokong oleh ATM transmission interface mode berdasarkan pada E1/T1 dan IP transmission interface mode berdasarkan pada E1/T1 dan FE( Ethernet) serta cocok juga digunakan pada mode. 4. Jakarta: Grasindo. 2004. Unit logis BTS3606 yang digunakan pada Telkom Flexi terdiri dari 4 bagian utama yaitu baseband subsystem.Qualcomm. 800M. Huawei Technologies.6 Kbps 3. dan cascading ODU soft BTS. dimana di dalamnya juga terintegrasi layanan paket data. CDMA2000 memiliki dua macam kanal yaitu kanal fundamental dan kanal supplemental. 2007. Sistem telekomunikasi CDMA20001X merupakan pengembangan dari CDMAone.Awardsolutions. New Jersey : Prentice-Hall.1G). 2004. Wireless Communication. dan maksimal mencapai 153. Santoso. power supply subsystem dan antenna subsystem. sedangkan kanal supplemental digunakan ketika melakukan panggilan paket data berkecepatan tinggi minimal dua kali kecepatan kanal fundamental. 2.Huawei.mode jaringan sepertibintang. rantai. 1997. www. Kanal fundamental sebesar 9. 1999..Inc.com www.1 Kesimpulan 1. DAFTAR PUSTAKA CDMA BSS Product Training Volume 1. PENUTUP 4.CDG. Gatot. Total power transmit pada top cabinet BTS3606 sebesar 40W dan maksimum dari tiga ODU soft BTSs dapat dikaskade sehingga penyebaran sinyalnya efektif. Inc. 6. Dalam segi jaringan. PCS and Digital Cellular Technologies.6 Kbps biasa digunakan untuk panggilan suara. 1.9G. Rappaport Theodore. Sutomo.IV. IP networking. Dayem. 2007. Pengantar Sistem Komunikasi Nirkabel.com www. support konfigurasi pada CDMA 2000 1X. 5. RF subsystem. 2. New Jersey: PrenticeHall.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful