Politik

Bisnis

Nasional

Metro
Follow :

Dunia

SainsTek

Sport

Bola

Otomotif
FOTO

Showbiz

Kosmo

Sorot
SURAT

Wawancara
ON TV

Fokus

Forum
ENGLISH

Blog
INDEKS LOGIN

Jum'at, 2 8 Ok tober 2 0 1 1 | 20:27 WIB

VIDEO

U-REPORT

MOBILE

P olitik
@vivanew s

T e r p o p ule r

Ung g ula n

T e r k o m e nta r i

Formulir Suara P ilkada Banten Salahi A turan
Fo rmulir sertifikat penghitungan suara tidak sesuai dengan aturan KP U No mo r 15 Tahun 2010.
KAMIS, 20 OKTOBER 2011, 06:30 WIB Eko Priliawito

Badan Hukum BPJS 2014, Pelaksanaan 2015 Rieke: Apa Karena Uang Jamsostek Sudah Raib? Dana Pengamanan Freeport, DPR Panggil Kapolri Mayoritas DPR Minta BPJS Mulai Januari 2014 Mengapa BPJS Harus Jalan 2014

VIVAnew s - Penyebaran formulir sertifikat penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten pada pemilihan gubernur rawan disalahgunakan. Alasannya, karena tidak sesuai dengan aturan KPU Nomor 15 Tahun 2010 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. Hasil penghitungan suara itu bahkan rawan dimanipulasi. Dalam formulir C1 itu, tabel tanda tangan untuk anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan saksi pasangan calon ditempatkan di halaman terpisah dengan tabel isian formulir pengisian suara. "Kami akan memanggil KPU Banten untuk dimintai klarifikasi terkait kesalahan pembuatan formulir tersebut," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Banten kepada VIVAnews.com. Menurut Sabihis jika mengacu pada peraturan, lampiran formulir C1 huruf A tentang suara sah, harusnya mencantumkan tanda tangan anggota KPPS dan saksi. Tetapi, Panwaslu Banten tidak menemukan adanya kolom tanda tangan. Padahal dalam peraturan KPU sudah jelas ada contohnya, bahwa model formulir C1 huruf A tentang rekapitulasi perhitungan suara sah, harus mencantumkan kolom tanda tangan anggota KPPS dan saksi. Namun yang ditemukan dalam formulir yang sudah disebar KPU Banten tersebut, lembar tanda tangan anggota KPPS dan saksi pasangan calon, terpisah. "Jelas ini melanggar peraturan KPU. Ini bisa menimbulkan potensi kecurangan yang dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab," kata Sabihis. Panwas menemukan bukti lampiran formulir tersebut pertama kali di Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang, Senin 17 Oktober 2011 lalu. Dari penelusuran, ternyata formulir yang tidak sesuai peraturan KPU itu juga ada di semua kabupaten/kota. Dengan persoalan ini, Panwaslu Banten akan meminta klarifikasi terkait kesalahan pembuatan formulir. Dan ini harus ditanggapi secara serius karena sudah melanggar aturan. KPU Banten bisa dikenai sanksi administratif hingga sanksi pidana apabila pelanggaran tersebut ada unsur kesengajaan. "Kami masih menunggu klarifikasi dari KPU," kata Sabihis. Sementara itu Ketua Pokja Logistik KPU Banten Lukman Hakim, membantah jika terdapat kesalahan dalam pembuatan formulir. "Kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh penyelenggara Pilgub Banten agar mencantumkan tanda tangan dalam form tersebut," kata Lukman. Menurutnya, jika Panwaslu menemukan kesalahan dalam pembuatan lampiran form, sebaiknya segera disampaikan ke KPU. "Kami terima masukan dari Panwaslu Banten,
BERI T A T ERKA I T Hasi pemungutan suara (usaid.gov)

F OT O T ERP OP ULER

P e m b a la p Ca ntik A le x a nd r a A s m a s o e b r a ta VI DEO T ERP OP ULER

Co ld p la y P e r k e na lk a n A lb um 'My lo ...

Surat Suara Pilkada Banten Mulai Disebar Rano: Isu Dana Hibah Kampanye Negatif Rano Karno: Lebaran Kali Ini Berbeda Ratu Atut dan Rano Karno Resmi Berduet

Uc a p a n P e r p is a ha n Ke k a s ih Sim o nc e lli

A NT V Sp o ns o r i I SL Rp ...

sehingga pelaksanaan Pilgub dapat berjalan lancar," katanya. Laporan: Saputra | Banten (adi) • VIVAnews

Rating
KOMENT A R a b d ul r o him 24/10/2011

pilih

Rate

harusnya segera ada tindakan cepat.. jgn smpai hasilnya malah terang2an merugikan rakyat.... rakyat menuggu perubahan... • Balas

Ko m ite Ko m unita s T a ng e r a ng 20/10/2011 Ma s o p ila m i 20/10/2011

Semoga KPPS, PPS, dan PPK, yang menjadi ujung tombak pelaksanaan pemilukada sigap menyikapi ini.. • Balas belum apa2 sdh disetting sedemikian rupa agar bisa dimanipulasi. • Balas Kalo KPUD udah kolusi sama penguasa ya seperti ini. Ketamkan akan menghabcurkan diri sendiri. Meski kini terkenal dan berkuasa saat gak berkuasa lg hartanya tdk akan bs menolong dr azab. Lihat aja nanti sdh banyak contoh mantan penguasa yg di hr tuanya KO • Balas

b io 13 20/10/2011

KI RI M KOMENT A R

Nama Email Komentar

255

Karakter

Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.

Kir im

*Jika anda member Vivanews, silahkan

Login

atau

Daftar

Email Alert

SMS News

Desktop Alert

RSS

Kontak Kam i

|

Te ntang Kam i

|

Disclaim e r |

Lowongan |

|

Hom e Bola |

|

Politik

| |

Bisnis

|

Nasional | Kosm o

| |

Me tro Sorot

| |

Dunia

|

SainsTe k | Fok us |

|

Sport Forum

| |

C opyright © 2011 PT. Viva Me dia Baru - Ne ws & C om m unity Portal

O tom otif

Showbiz

Analisis

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful