You are on page 1of 4

PEMBAHASAN SOAL ANALISIS MULTIVARIAT

1.

H0 : H1 :

Pemberian keempat macam campuran makanan itu pengaruh/perbedaan terhadap pertambahan berat badan sapi Pemberian keempat macam campuran makanan pengaruh/perbedaan terhadap pertambahan berat badan sapi

tidak itu

memiliki memiliki

05.34 > 0. Karena Ftabel > Fhitung atau 3.DAFTAR TABEL ANOVA Sumber variasi Rata-rata Makanan Kekeliruan Jumlah dk 1 3 14 18 JK 4. tepatnya tidak berbeda secara nyata.56 10.20 4. C.59 0.128. Jadi didapat : JA JB JC JD = jumlah hasil mesin A = 84 + 67 + 96 + 85 = 332 = jumlah hasil mesin B = 36 + 40 + 46 + 57 = 179 = jumlah hasil mesin C = 48 + 48 + 33 + 31 = 160 = jumlah hasil mesin D = 50 + 40 + 43 + 39 =172 .355. H0 : H1 : ∑ Tidak ada perbedaan yang signifikan antara kapasitas produksi keempat mesin Ada perbedaan yang signifikan antara kapasitas produksi antar mesin Untuk menghitung Py diperlukan Jk = jumlah pengamatan untuk perlakuan (mesin A.355. B. Kesimpulannya keempat macam campuran makanan itu telah memberikan pengaruh yang sama.24 372.128 F Jika taraf signifikansi adalah 0. maka Ftabel = 3. Makanan manapun dari empat macam yang digunakan. pengaruhnya sama saja terhadap pertambahan berat. maka H0 diterima.41 26.738 KT 4.34 (v1 = 3.56 3. 2. v2 = 14). terhadap pertambahan berat badan sapi. dan D).

18 F Jika taraf signifikansi adalah 0.648.06 29. v2 = 16).81< 19.56 1.375 KT 44.DAFTAR TABEL ANOVA Sumber variasi Rata-rata Hari Operator Mesin Kekeliruan Jumlah dk 1 3 3 3 6 16 JK 44. maka Ftabel = 6.415.19 88. .415.56 409. Karenanya cukup bijaksana jika dipilih mesin yang memberikan kapasitas produksi yang tinggi.01.69 515. maka H0 ditolak. Kesimpulannya terdapat perbedaan yang sangat berarti mengenai kapasitas produksi yang dihasilkan oleh keempat mesin.69 4. Karena Ftabel < Fhitung atau 36.90 85.81.98 19.81 (v1 = 6.946.87 50.56 136.

.3.

 {  { {  %{    %    { { % %   { { %% %   %   % %  % H H H H H H   H H        %  % % %% % %  % %   %%  % %%  %% % %% % %    .

 aTW^bS^S_ S`S^S`S S^ .

\W^S`[^ W_Z WW^aSZ aS  S `S^SX _YZXSZ_ SVSS  S`Sa %  %%  SS  V               %      % % %% % %  % %    %%  % %%  % %  SS `STW  %  b    b   S^WZS `STW  `aZY  V`[S W_\aSZZ S `W^VS\S` \W^TWVSSZ SZY _SZYS` TW^S^` WZYWZS S\S_`S_ \^[Va_ SZY VS_SZ [W WW\S` W_Z S^WZSZ S Uaa\TS_SZSSV\W_Z SZYWTW^SZS\S_`S_\^[Va_ SZY`ZYY          .

               .