You are on page 1of 9

UU PERLINDUNGAN KONSUMEN

DAN DAMPAKNYA KEPADA PELAYANAN RUMAH SAKIT
dr. A.W.Budiarso - Persi Pusat
I. Pendahuluan
Pendirian sebuah rumah sakit antara lain bertujuan untuk melayani
masyarakat akan kebutuhan pelayanan kesehatan. Untuk itu rumah sakit akan
memproduksi jasa layanan kesehatan antara lain rawat jalan, rawat inap,
penunjang diagnostik, farmasi dan berapa layanan yang lain.
Beberapa dekade tahun yang lalu hubungan antara rumah sakit selaku
produsen jasa layanan kesehatan dan penderita selaku konsumen menurut
kacamata pengamat belumlah harimonis benar. Seorang pakar pemasaran
rumah sakit menyatakan dalam bukunya sebagai berikut: ". pada waktu
memerlukan layanan kesehatan pada sebuah rumah sakit, seorang calon
penderita hanya mempunyai hak untuk menentukan ke rumah sakit mana dia
akan pergi. Setelah itu dia harus menurut tentang semua hal kepada dokter dan
rumah sakit yang merawatnya tentang sakitnya, pemeriksaan dan pengobatan
apa saja yang harus dijalaninya tanpa didengar pendapatnya ...¨
Pada akhir-akhir ini sudah banyak dicapai kemajuan hubungan antara
rumah sakit dan penderita, sudah merupakan kejadian yang biasa bahwa
seorang penderita menuntut rumah sakit atas layanan yang dia terima dan
sebuah rumah sakit. Akibat dari hal ini dokter dan rumah sakit sudah lebih hati-
hati dalam melaksanakan kegiatan profesinya. Dalam hal ini rumah sakit
berusaha benar untuk dapat diakreditasi disamping ini merupakan pengakuan
atas kualitas produk jasa layanan kesehatan yang dihasilkan,
juga memang rumah sakit itu sendiri menginginkan adanya peningkatan
dalam kinerja pelayanan kesehatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini
membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan ditanggung rumab sakit, di lain
pihak penderita akan menikmati layanan kesehatan yang lebih meningkat
mutunya. Dalam kaitan ini masih dapat dirasakan bahwa antara biaya yang
dikeluarkan rumah sakit dengan peningkatan mutu yang terjadi dan
kemungkinan peningkatan mutu dimasa mendatang masih lebih memberikan
harapan pada peningkatan mutu yang terjadi dan akan teriadi.
Disamping itu para pelaksanan rumah sakit terutama para dokter juga
berusaha untuk melaksanakan profesinya dengan baik. Tetapi dapat terjadi
bahwa dokter walaupun telah berusaha dengan sungguh-sungguh, ada
kemungkinan tetap akan ada kemungkinan melakukan kesalahan. Pada
pengamatan di ,lapangan, sudah ada beberapa perusahaan asuransi yang
menghubungi para dokter untuk bekerja sama dalam menghadapi kemungkinan
menghadapi tuntutan atas kesalahan atau kemungkinan kesalahan yang
dilakukan oleh para dokter, dan ini merupakan biaya tambahan bagi dokter
tersebut. Sehingga perlu kita waspadai bahwa pada ujung-ujungnya semua
biaya ini akan dibebankan pada seluruh penderita yang dilayani dokter tersebut.
Jalan yang terbaik ialah diambil kebijakan yang terbaik agar dapat
mengakomodasi kedua gejala diatas.
Pada makalah ini akan dibahas UU Penlindungan konsumen khususnya
yang berkaitan dengan hak dan kewajiban konsumen, hak dan kewajiban
pelaku usaha serta perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha serta
dampaknya pada pelayanan rumah sakit.
II. Hak Dan Kewajiban Konsumen/Penderita

Semua hak dan kewajiban konsumen yang tercantum, pada UU No. 8
Tahun 1999 akan merupakan pula hak dan kewajiban penderita selaku
konsumen pada sebuah rumah sakit. Ada 9 hak yang secara tegas tercantum
dalam UU Perlindungan konsumen tersebut. Dan hak tersebut, maka banyak hal
telah tercakup dalam beberapa ketentuan dan peraturan yang dikeluarkan oleh
Dep. Kes. RI. Beberapa hal misalkan:
a. Upaya akreditasi rumah sakit bertujuan agar mutu layanan rumah sakit lebih
baik dan menunjang kenyamanan dan keselamatan penderita.
b. Hak penderita untuk mendapatkan ¨second opnion¨, bila merasa bahwa
pelayanan seorang dokter tidak/kurang meyakinkan kalau perlu pindah
rumah sakit. Penderita berhak untuk mendapatkan catatan pengobatan di
rumah sakit lama.
c. Adanya "informed consent¨, penderita berhak mendapatkan penjelasan yang
lengkap sebelum dilakukan tindakan tertentu. Penderitapun berhak menolak
bila tidak menyetujui rencana tindakan yang akan dilaksanakan dokter dan
rumah sakit terhadapnya. Bila ada penolakan tersebut, segala akibat tidak
dilakukannya tindakan tersebut menjadi tanggung jawab peniderita.
d. Adanya MKEK ( Majelis Kode Etik Kedokteran ), bertujuan untuk melindungi
penderita dari kemungkinan mal praktek seorang dokter di rumah sekit.
e. Pencatuman hak penderita mengharuskan Rumab Sakit harus meningkatkan
pelayanan sehingga penderita merasa diperlakukan dengan baik, tidak
diskriminatif, jujur, adanya kenyamanan dalam memperoleb
layanan dan lain-lain. Dengan adanya UU Perlindungan Konsumen, rumah sakit
akan meningkatkan faktor-faktor pelayanan tersebut, satu hal yang
dirasakan sangat kurang bila dibandingkan rumah sakit diluar negeri.
f. Dalam menghadapi tuntutan kompensasi, ganti rugi oleh penderita, dengan
adanya UU ini perlu diwaspadai pemanfaatan oleh pihak ke 3. Walaupun
tuntutan ganti rugi atas kesalahan atau kekurangan, pelayanan rumah
sakit/dokter terhadap seorang penderita, dapat menyebakan rumah
sakit/dokter lebih berhati-hati dalam melaksanakan pelayanan kegiatan
pelayanan, dan ini akan menyebakan peningkatan biaya yang akhirnya akan
dipikul penderita secara keseluruhan. Hal ini dapat terjadi karena baik
rumah sakit maupun dokter akan bekerja sama dengan asuransi guna
melindungi dirinya, karena tuntutan bisa sangat besar dan tak akan terpikul
oleh dokter maupun rumah sakit.
III. Kewajiban konsumen/penderita
Mengenai kewajiban penderita dalam hubungan antara dokter umah
sakit dengan penderita, akan sangat mendukung pelaksanaankegiatan rumah
sakit maupun dokter.
a. Kepatuhan penderita akan prosedur dan tatacara pengobatan akan
mendukung kesembuhan.
b. Disamping itu adanya pihutang yang tidak terbayar dan umumnya lebih
banyak menimpa rumah sakit golongan IPSM yaitu rumah sakit yang
biasanya melayani golongan menengah kebawa diharapkan akan berkurang
sehubungan dengan adanya penekanan bahwa penderita akan membayar
sesuai dengan tarif yang telah disepakati.

IV. Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha/Rumah Sakit
A. Hak pelaku usaha/rumah sakit
a. Hak menerima pembayaran atas tarif yang sudah disepakati akan
sangat mengurangi pihutang yang tidak terbayar. Hal ini juga akan
mencegah penderita menggunakan kelas perawatan yang diluar
kesanggupan untuk membayar.
b. Dalam menghadapi penderita yang kurang beritikad baik, rumah sakit
akan melakukan kerja sama dengan asuransi. Ini perlu diwaspadai
agar ujung-ujungnya tidak merugikan penderita.
c MKEK akan melindungi penderita sekaligus juga melindungi
dokter/rumah sakit bila tidak bersalah. Adanya peradilan profesi
yang sedang diprakasai oleh MKEK/IDI untuk mewujudkannya, akan
sangat melindungi kedua belah pihak baik penderita maupun
dokter/rumah sakit. Hanya perlu diwaspadai agar kegiatan ini tidak
menjadi pos biaya baru bagi rumah sakit.
B. Kewajiban pelaku usaha
a. Pada umumnya semua kewajiban telah diatur dalam ketentuan
Menteri Kesehatan maupun Dir. Jan. Yanmed seperti adanya
ketentuan hak dan kewajiban rumah sakit, penderita dan pemulik
rumah sakit, ¨informed Consent¨, ketentuan akreditasi rumeh sakit
dan lain-lain.
b. Kewajiban agar memberi kesempatan konsumen/penderita untuk
menguji atau mencoba barang/jasa layanan rumah sakit sulit
untuk dilaksanakan. Hal ini mungkin sudah tercakup dalam ketentuan
"informed Consent¨ dalam hal ini penderita menyatakan
persetujuan atau menolak tindakan yang akan dilaksanakan
kepadanya setelah penderita mendapat penjelasan yang lengkap
tentang untung dan ruginya serta risiko tindakan yang akan
dilaksanakan terhadapnya. Dengan adanya UU ini dokter/rumah
sakit akan lebih ber-hati-hati dan ber-sungguh melaksanakan
"informed Consent¨.
c. Pemberian kompensasi dalam bidang perumah-sakitan sangat sulit
untuk diukur besarnya. Hal ml, akan memaksa rumah sakit atau
dokter untuk bekerja sama dengan asuransi sehingga akhirnya
akan membebani penderita sendiri secara keseluruhan.
d. Disamping itu tidaklah mungkin dokter/rumah sakit menjamin
tentang hasil/upaya yang dilakukan terhadap seorang penderita
walaupun secara teori kedokteran sesuatu tindakan itu walaupun
tepat pelaksanaannya hasilnya tidak dapat diramalkan. Maka
pelaksanaan "informed Consent¨ yang benar sudah merupakan
cerminan hak penderita untuk menooba layanan rumah sakit/dokter
sebe lumnya.
V. Perbuatan Yang Dilarang Bagi Pelaku Usaha/rumah sakit
a. Dalam pelarangan terhadap pelaku usaha/rumah sakit yang tercantum
pada BAB IV pasal 8 pada umumnya telah tercakup oleh KEP. Men. Kes
dan 5K. Dir. Jen. Yanmed. Dengan berlakunya UU NO. 8 Th. 1999
tentang perlindungan konsumen, maka pelaksanaan ketentuan ini lebih
diperkuat, sehingga terasa positif di lapangan.
b. Dalam masalahnya promosi rumah sakit/dokter, selalu akan terkait
dengan etika rumah sakit maupun etika kedokteran. Dilain pihak
konsumen/penderita memang sangat memerlukan informasi yang benar
tentang produk jasa layanan kesehatan yang ditawarkan rumah
sakit/dokter. PERSI merasakan bahwa sebagai institusi yang
menghasilkan produk jasa layanan kesehatan dan akan dibutuhkan oleh
konsumen/penderita, pada dasarnya kegiatan promosi wajib
dilaksanakan. Sehingga mengacu kepada etika yang ada, kebutuhan
konsumen dan keterbatasan biaya yang dimiliki rumah sakit, kegiatan
promosi. iklan dan lain-lain oleh rumah sakit harus memperhatikan:
1) Promosi/iklan harus murni bersifat informatif.
2) Promosi/iklan tidak bersifat komparatif artinya membandingkan
dengan institusi rumah sakit/ dokter lain dan mengisyaratkan bahwa
dirinyalah yang terbaik dan yang lain jelek.
3) Promosi/iklan harus berpijak pada dasar kebenaran.
4) Promosi/iklan tidak berlebihan.

Dengan memperhatikan hal tersebut maka kegiatan promosi,
iklan dan kegiatan lain dalam rangka memperkenalkan produk rumah
sakit/dokter tidak dianggap melanggar etik.
c. Kegiatan promosi bentuk lain seperti ¨sales promotion¨, pelayanan obral,
dan tawaran lain dalam bentuk hadiah sebaiknya dilarang untuk rumah
sakit/dokter, karena untuk melanggar ketentuan yang 4 buah diatas
sangat besar kemungkinannya.
Kesimpulan
Dan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa:
a. Pada dasarnya semua hak dan kewajiban baik untuk konsumen/penderita,
maupun rumah sakit/dokter telah tercakup dalam ketentuan yang
dikeluarkan Dep. Kes. RI. Dengan dikeluarkannya, UU No. 8 Th. 1999
tentang Perlindungan Konsumen, maka ketentuan-ketentuan tersebut
diperkuat sehingga berpengaruh positif pada hubungan antara penderita,
rumah sakit/dokter dan pemilik rumah sakit.
b. Perlu diwaspadai tentang hak yang berkaitan dengan tuntutan
kompensasi/ganti rugi terhadap layanan yang dirasakan tidak sesuai dan
ketentuan yang ada. Perlu adanya pengawasan agar adanya upaya pihak ke
3 yang berlebihan, ujung-ujungnya akan merugikan konsumen/penderita
sendiri karena akan meningkatkan biaya pelayarian kesehatan secara
umuin. Peran MKEK perlu ditingkatkan. Prakarsa adanya peradilan profesi
merupakan langkah strtegis dalam menangani perselisihan antara rumeh
sakit/dokter dengan penderita. Tetapi perlu pula diwaspadai adanya
keterlibatan pihak ke 3 yang terlampau dalam.
c. Kegiatan promosi, iklan dan kegiatan lain yang bertujuan mengenalkan
produk jasa rumah sakit/dokter maupun keahlian dokter itu sendiri pada
dasarnya perlu dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan konsumen. Perlu
diperhatikan usul. FERSI tentang 4 hal berkaitan dengan pelaksanaan
kegiatan tersebut oleh rumah sakit/dokter.
d. Dalam promosi/iklan oleh rumah sakit/dokter yang bersifat seperti "sales
promotion¨, penjualan obral dan lain-lain sebaiknya dilarang karena
mempunyai potensi melanggar usul PERSI tersebut diatas sehingga akan
melanggar etika kedokteran dan etika rumah sakit.
9°½

.3 0.3 /.3 3 202-:9:.85.2-./.3 9/./4907:39:-007.9 907:9.7..2...3  8:/.8 /.9... -07:8. .7.3 -.3 /-. /.35.3 .3 080.3 8:3: 8:3:  ..3.2- 0-.7..9 2:9:3.3 0- 2033. . /4907 90780-:9  $03..7. /03. /.3 2:9: /2.3. ...3.-.3 08.: 02:33.8  !.. 507:8.5 /.3 438:203 :8:83. 02:33. 50.9 /7.37:2.5.2 . /4907 .3 5741083...3 02:33././ -.3 907-.3 08..3.3 / . -.7.9  / .3 3 2..9 203... . . 503/079.5.7.: :8..3 .3 -.3 2:9: ./.3 080. .3 40 5.8.3 .-.39.3:3 7:2.9. -07:8.9 /03.. .//.3 .9.3 .25.3907.3.3  !. 80/9 /.3 .8.7 /.3 7:2.7.5. /4907 :.3 2032.:.32:9:. 5. 8.9 907.3/490790780-:9  .3 /03.202.3 203:-:35.. 50.3 .5./.3 .35.9. ::3 ::33../..38 . :39: 20.9..2 307.8.3 -.5 .9 .3  0.3 5033.2203.3 .0.9.. 507-:.9.. -. .3 907-.3 438:203  ./ /.9.80/:.3 /... 203/./.3 3 207:5. 3 ..9. -.80:7:503/079.3/-0-..3 -.. 8079.8.2...3 -./.3 909.3.5033.8 0- 202-07.3.. /03../.3 2.253 9: 5.37:2.3 5033.3.8.  %09.9.3 /.3 203.8 && !033/:3./..8.3 20..7.3 0.9.8.9  .9. 503.3 5.3 907.8 08.:.3/.424/.:5:3 90.- 8.3 /9../. /.3 -.3./  8.. 02:33. 507: 9.5 9:39:9.3907.5. 5.5.9...3 7:2.9.5033.3 -07.: :8.502:33./.99:803/720333.3.. /./.8. 50.3 /0:..3 . 8079.3 .3 50.3.:.2.3 . -0-07..5. 2.3 /.3. /4907  /.8:7.3./.. 9..  ./. 8./. . 802:.9.50.

.-.30. .3438:203.

.. /..  $02:.9:7. 90.: 438:203 5.:3  .3 /4907 9/. 7:2.340 05 08 # 0-07....39:2 /.39:2  5. -..90780-:9 2.7.!03/079.3080.2&&!073/:3.8.. 503/079.9.-.5.3 .3/. 8.3../..3 438:203 .70/9.3 907.3/0:..3203:3.303. .2.. 80.-. /. 207..5.2.37:2.  -  .7.3.. && 4   %.5.907.09039:.  .8.3 207:5.8. ..43/ 45343  -.3507.3./.. 80-:.87:2.3 503/079.3 80.3.9-079::.28.8 907.3 5:.-.9.3 80..3503/079.:5/. 90.72:9:.3438:20390780-:9 ...9  /. &5.3. .3.3/.2-0-07.90- -.3 0. :39: 203/./.3 0.3 8047.3. 50.

39079039: !03/079.8.93/.220250740- .3 /03.8.908047.:7./.03./9.3/.3 20. /507.3 / 7:2. 5034.5:3-07..2034.:.08 4/0 9 0/4907.  9/. 8.3 .9 9/.3.9.8.3 5034-. -.2.3#:2. .   .203/.3.580-0:2/. :39: 203/./.3 .3 .3  -079::.3 -.. 7:2.3 .3 /4907 /.7:82033./.7:8. 9/.53.393/.3.  /  /.9.3 7:2.:.57..5../.2.9  !03/079.5.9....809  0 !03.203.-503/079.702:33.3.9..3..3.  .3:3.9.3 50. 20309:: 703. -07.-$.-.33..503/079. /8723.438039 503/079.390780-:9203.3 /.9.:.3 90780-:9  80. 503/079.3.32.  .91 ::7 . /.8. 207.3 :39: 203/:3 503/079...3 803.3/4907/7:2. 93/.9:2.. 314720/.. . 8.-07.: 507: 53/. /.35030.9.3.3.9 907.3.3 03.9.

/.3/3.39 7: .5 9:39:9.3  50.9.947 50. && 3 507: /.8.85..3 .  /03. .9..9 .3 .9/:.8  .3 1.9.3..3-. 8.:5:3 9:39:9.3..3./.3 /7.3 90780-:9  8..3 2033.39 7: 40 503/079.3 7:2. 0   .3/.9..&&!073/:3.8.9:7.3 425038. 502.947 1.3..2 203.3 .8 08.3../.9.3..3 40 5.3 03.38...9: ./-.3.: 0:7./.8.3 .3.37:2.3438:203 7:2.73007  1  .3.31.

9.3 7:2.3 503/079.  /. 8..5 8047./4907 907.5./.9 2030-.

7.3 50. 8.39.9-08.9   0.3 50. /03..3-.3 -007.3-8.2.3 0..8.33.... 080:7:.9. 203/:3/73.703.3  .2 20.. 7:2. .3.9:39:9./4907 0- -07.3.8.3 /5: 503/079..703.5.7/.8.38 :3.9 2.9..3...9 /.73..3438:203. 8.3 /.:5:37:2.-.3.9 .:5:3 /4907 .8:7.9 907.39075: 40/49072.35033.3 . 3 /. -. 80..32030-.3./ ...

9 .3.20.3.3  -  8. 5:9. 907-.92..3 9/.9: 7:2..3 503/079.9 443.3 57480/:7 /./..3.5.. 5030. 5034-.3 . 8..7.9 /03.8.9.3-07:7.8.:5:3/4907  ..3./805.9   . . 20325. 0- -.3.  . 7:2./.390..3 -.3 202-.  05.71. 8. 0.9:. .320303.3 7:2.3 !$ .3.2 :-:3..253 9: ./03.3 203/::30802-:.7.3443. 503/079.503/079. 8.3 :2:23.7 808:..9.39..3... /.-.3 503/079.3 80:-:3..7 /.0-. 0303.9 203/::3 50.3 .3 .30. /4907 :2.9.3 503/079.3 8. 8.3.3 .3 -..3 9./..7.3 /03.39.

30.' ..-.3!0..:&8.

.9  .$.50.::8.#:2.

 ..8 9.85.9/.7  ...207:.3 ..9 .3 5:9.7::3 ::33. /03. 3 :.3 8:/.71 ..9.5503/079.3 07.3 203/:3 503/079.3.:8 :.0.7:2./.3 203. 8.8.3 .3:5. 7:2.3 8.3:7. 203/:3 /4907..8 507...8.9. 907-.. 203:3. /805.7 08..2.3-079. .  .7.3 9/.  ../-..3503/079.9 203:7. 80.9 .2203.38  3 507: /.3:39:202-.7  - .8:7.:.3 .3 .3 /:. 503/079./..9 . 502-.  . 203072.3 20.3 0.

 507. 8.3/57.3.3 574108 ..380/. 9/.8./.9 -. -078..40.7:2.  /.

:5:3 /4907. 2.3. 503/079.:39:20::/.. -0.9 203/:3 0/:.3 8. -. 5.33. .

2 09039:.85.9  503/079.87:208../.9   0.3 03907 080. 507: /. :2:23.9.. 8..-.3 438:203.3.3  -  0.320/ 805079 . .3 3 9/.3 502: 7:2..7 202-07 08025.3.9.-.3 90.9  .3.9:7 /.:5:3 7  . 203.3 2.9 /.3 7:2./.9.8./548-./. 0.8.-. 09039:. /. /.-.::8. 8.350.9  314720/438039 09039:. /. .70/9.7:2.7:2.  !.3 .3 .-.7 0. 802:.3 .7:-.3 0.3  .3..

 :39: 203:.7.4-.:203.-.503/079.3.9.

3.37:2.8...8..98:9 .

2 . 907.3.8.3.3  .  03. 203/.3 .53. 3 503/079. 8090.9 5030. 784 93/.3 /. 503/079./. 203..3 .3 .3 05.3 7:3. 8079.3 .3 ..3 ..8..3. && 3 /4907.5 9039...8.9../.3.3.: 2034.8. 93/.3 507809::..3 907.3 03.. 3 2:33 8:/.5./.:39: /..:5 /.3 .3 /..3 314720/ 438039  /.9.3 :39:3 /.2 09039:.

3202-0-...3 -07 8:3: 20.3 8.3 425038..  !02-07. .2.7:2.3  /  8.3 507:2.38 803.73.803/780.9 /. ..3 202. /03.9 8:9 :39: /::7 -08.3 314720/438039  . 7:2.73.  . 2:33 /4907..080:7:.9 .9.7.3503/079.3 .8 /.2 -/. 8.3 0- -07 . 8.8.9 .253 9: 9/.3.: /4907 :39: -007. 8.9 ..3. 2  .8..9.8:7. 8.

7:2.23 9039. 8.8.9 203.3 .

503/079..5... 9047 0/4907..3.7.37:2. ..9 50..:5:3 80.... .9: 93/..3 808:.3 907.3.3 -03.8.8.:5.3 503/079.:.3 /.:39:20344-. . 207:5.9 /7.33.2.3 9: .8./. /.:5:3 905. 50.83. 9/.3.3 .3  .7 8:/.3 314720/ 438039  .3.9..5 8047.0723..

3.  ' !07-:.:&8..3.3.7./4907 80-0:23.!0.9.

7:2.: :8.7../..9 .  .8.3.3 907.5 50.2 50.

320/  03.3 -07.3   7  03  . 8.3.39:2 5.3 3 0- /507:.5.3  .54891/...907.3 5073/:3.3 438:203  2.3 907.3.:540! 03 08 /.'5.9 803.7:2./..:2:23. 50.9 .3 09039:.8.90. &&    %   9039./..:3.8.907.5.8.

 8.8.. 574248 7:2.9.-  .3..2 2.

3 5.3 09.3 907.9 2. 0/4907.9 /03. 438:203./4907  80.. 7:2.: .:5:3 09. 8.3  .

.38.7 9039.9.9.3 7:2.503/079.202.3 .3 /9.3 574/: .3.8..8.3.920207:. .331472. 8.3-03.7.3 080.

3 -. 3899:8 .9.3/-:9:.../4907  !#$ 207.3 203...8. 80-.3574/:.340 438:203.3.3080.8.3.8.3/...

.3.: 05. 09.. /./. 203.  5.3407:2.503/079.9.8.- /.3  !74248.9.9.3 574248 .9  0././.8.9.3 .73.3 0907-.. 8. .9.3.3 . 0.3 -.3 438:203 /.3  $03. .7:8202507.3/.3 574248 .3 /2 7:2.8.8.  0-:9:.

931472.91    !74248.7:82:73-0781..3.

7.33899:87:2.8..3/3. -0781.9 425.91 .3 /03.793.9.3 9/. 202-.

3.3-. /73.3/.300   !74248.7.32038.9./4907.3907-../...3.

70-03.3.3   !74248../.7:8-075.5./.8.7.

3 202507.3 574/: 7:2.3 574248  .3 .3 /.3 /.-070-.3.39/. 0.9.9. 8.2 7..9. 20250703.3 0..3 .3   03... 90780-:9 2.9.

3 .2 -039: ..9. 8.  /.3./.34-7.3574248-039:.7.3. /.3.3805079 8.0857424943 50.3 /..3 9.520.7. 80-./49079/./..709  .3 :39: 7:2. 0.9.3.

 .3.3.9./4907  .7 09039:.8 8. /.3  -:.702:33. :39: 20.33.9-08.3 .703.

8.  !.3 0.73.9. ./.3502-.9/825:. ..5.8.-. 802:..3-.3/.3 -. /.0825:. /.8/.3 . :39: 438:203.

 8.:5:3 7:2.9.503/079.  2.

:5 /.9.9 803.8.39. 907.2 09039:.  && 4   %   9039.3 /0:..3 438:203  2.. :-:3.3 05  08  #  03./4907 90.3 !073/:3.3 90780-:9 /507:. -07503.33.3 ./. 503/079.7..3 09039:.7.3 /0:.7: 54891 5.  7:2.7. 09039:.3 .

/.85./4907/.8.3 .35027:2. .3 /03.9.9  -  !07: /.8.3 425038.3 -07. 9039.3 9:39:9.

 /.5.5 . .3 438:203..8.. 808:.3.3 -070-.3.3 9/./..3  ::3 ::33.:5.../.39 7: 907.3 /7.3./. !07:.7..3.503..8.3.3 207:.3 09039:./.3 .0  .3.

3. :2:3  !07.7.3.78./.9.2 203. 803/7 .39.9. 50.3  507: /93.7.3 574108 207:5. .3...3 80.3 .9.. . 897908 /.7..3 2033.3  !7.3 080.503/079.3 -.9..3 507808./.3 ...703. 507. 7:20 8.

3 574/: . 7:2.3 20303.8.  %09.3 ..9./.3 503/079.35.3 /. /.3 . 8.2  .3 0. 0907-.3..85.:/.9.0.25.5 507: 5:. .3 574248  .9./.  0.9.3907./4907 /03.3 -079::.

9.9..3 /4907 9: 803/7 5.3 :3..8.390780-:9407:2.3.9.3 438:203  !07: /507.3  .9./.3 0.8. 20203: 0-:9:.3 50. /. 507: /.3.:5:3 0.8. -07.8./4907 2..3 /03.73.3 :8:  #$ 9039.

.2 574248./4907  /  .

 8.9..3 40 7:2.

3 .3 -0781..3 . 2025:3.9 805079 8.3 .8803..08 57424943  503:.7..3 80-.7:8:!#$90780-:9/. /.3.703.3 .3 4-7. /.54903820.3./4907 .9.

20.309.9  9 °½ .8.3.0/4907.7:2.3/.709.