TURBO PASCAL

Sebua'h P'engantar pads Kotnputer Pemrograman

(TP 7.0 dan TPW t.5)
Oleh: Pramudiyanto, S.Pd. T

w~--,'S TURSO PASCAL?
S:ebuat\! ~are hatlasa pemrograman yang sangal interaktif. Merupakan salah saw komp.iler yang teFkeJa~~ untuk pemrograman. Program yang dituliS dengan software 1m memUiki ciri yang terstruktur, s$1IttntmaJ;f1Udahdipahami maupun dikembangkan untuk pemrogram. 01kembangkan oleh Borland Iffle'i1!Ii1tlQQaLbahasa PascaJ termasuk high leve/language, yang berorientasi pads bahasa manusia, de~an;m:enggunakan bahess Inggris sebaga. bahasa dasamya. ,B:e:helia.faan:asapemrogr:aman FORTRAN yang mirip sepertl Turbo Pascal antsra lain:

'eABtC (Q..Sasic, 1"UJitlo Basic, GW Basic)
r:

COBOt. PERL

<.)

A8SeM,SLER

dU

I

Kem'Uoailan (lta1am memahami dan mempelajari bahasa Pascal: ditunjang Qteh bentukprogram Pascaf yatlg -terostfUktuLSemagsibahasa yang. terstruktur, program Pascal tersusun atas sejL!tnlah blok. tal~... blak-ysfilgkecil se~anjlJmya dapat dipakai untuk membuat blok...olok y·ang lebih besar, dan secara k_tl\JrutlaIl membentllk prngram kerja. Hal ini memberikan kemudahanbagipemrogr-am dal'am mel"l$ttat, 'm-el\geAiJ~ngkan, dan memahami program tersebut Suetu permasalahan dapat dipeQahJil-eea)1.msJiljadi·b.a_gjall..oagiafl yang kecil sehiQQQadapat dengan mudah dikOdekancKeuntunga., laifl, l.. ~_aq~l1t'!l§Sm mertjadi lebih mudah dipetajaJlitd.Jr;aen.gerli, esalahan4<esalahaRysfiIg t-elijadi·didalam K PfO'gfaJjlil: a~f'il' mudsh ditellJsur-i Dissn:JPing itw, pmgramm.enjadi lebih mudah dirm:idlflka$j;'ta~tla ·Imawatlr memmtruJlkan ate!<. sampingart temaoapbagiall taiR dari program.

-~

~

e,

~JMS

TtJ'ftEJOPASCAL : KOMPILER SE.BAGAI TRANSLATOR
:
I

;'

....

,

.:~'-

'~~".'.

~mm rqeemriemas1 pada high leveJ language seperti Pascat, sebenamya kaak langsW1-9i.'-" -diA'tEmgertlolelil komputer, sebab kemputer hanya meAgerti satu baha.ss saja, yaUu bahasia'mem!t",. '.... ::i"~."<, : A\larpr;(if~Jr$J'1y;angtelah tersusun dapat dijalankan di Iromputer, maka program yang letah tefSusti~!;:~d';;;i':'_;;. haNs ~_mal1kan terlebih dahulu ke deism bahasa mesin oteh suatu piram'i yang dinamakan . '<:~ . bilJlJ_". $edangkan trallslater dapat berupa Interpreter maupun KompiJer.

j

Jilqram, mula-mula program sumber (souroe program atau program yang ditulis delam high level

lm.t.rs'ter

menterj,ej'lnahkan instruksi, selarna eksekusi program. Jlk~'djkehendakj

untuk menjalankan

laR§rtagaj-4iterjernahkan tel'1ebih dahulu ke dalam bentuk kode mesih per instruksi. Setelahh'lSlruksi tel'S'sbut dipat1ami oJeh komputer dan dijalankan, translator kembaU men§ulang proses serupa, untuk IRStttilltsi·bEwht"nY_8:.Dengancara seperti itu, suatu lnstmksl akan dija1an1<:Sn dengan sangat Iarn-bat ue~tttmga)l·me1iJilreteT, kompjler mertterje:mahkan instruksi seesrs kesefuruhan terlebdh dahuJu 1<9 d'a/ami' mes.in sabelum program dapat dijalsnkan. Setatah pehterjemah {datsm hal ini d_makElA ,1{000,ilasf),kompiJer ttdak dipertukan lagi, sebab hasi. penterjemahan hersWet exeotJtable, arttflya . teksakusi lang_sung pada sistem operssi. Melalui langkah int, pr.6gram akan diJalal'lkan liienWiA-' 'rebil'f~, sabab tidak terdapat proses penterjemahan lagi.

k._

FasflitS$il.tro-mptlet pads Turbo PaScal tidak hanya sekedar kompiler, tetapi jugamengan-dungeditor te:k""9,Ia';Utaneksekusi program biss ditaksanakan dari Turbo Pascal, tanpa hams kelJ;JafMe slstem ~peFasi. fasilitas yang laio, program sumber yang ditulis tidak harus disiml'an terlebih datt~lu apabi1a ingirtdiKQmpilasi. Apabitaprogram dirasa sudah cuktJp memadai, barulah program sumber terSebw.l Q1simfJ8nk'9 datambentuk file. Cara ini tentu sa1a menghemat waktu. Selaifl itu, Tul'bo Pascal m-erm.mg_kiAkan hasiJ kompitasi dapat dipilih dan dltempatkan li1eme.mori (RAM) atauke media pEulyjilflpamanpermanen (disk).

.?'~

•...

~--.-

.. ::',

~
,.

, ,
f:
f

"

~

Kompilasj ke memori (RAM) memiliki kelebihan : proses kompitasi sangat cepat. Namun karena tidak dapst disimpan, ten.tu saja eksekusi program hanya dapat dijalankanpada Turbo Pascal. Olah ,kerena itu, btasa1l¥a kompi1asi ke memori (RAM) hanya dilakukan salama penguIian program saia. setelah itu, baru dikompitasi ke da1am media penyim panan permanen (disk), sehingga dapat dieks.ekusi tangsu.ng dari sistem operasi.

S1'f!lUKTURPROGRAM

DALAM TURBO PASCAL

5ie:eara umum, struktur .program deJam Turbo Pascal dapat digambatkan sebagai berikut :
Progr-aDl BAGAB_PROGRAM; uSes .. ~ menyatakan

~ bagian

dad

kepala program dalam program sebagai komentar dan tidak akan

unit yang dilibatkan

{ semua yang berada diproses }
(* begitu

dalam tanda kurung seluruh informasi

ini dianggap

pula dengan

yang ada dalam tanda ini *)

r:

Label Const

~
Var

..
••

bagian

deklarasi

Proaed:w:e

Function ..

:Be.gin

{ awal

dari program

}

..
bagian pernyataan

statement-statement

dari BAGAN PROGRAM

ena. {

akhir dari sebuah program

}

'Sanara umum, struktur program Turbo Pascal dibagi menjadj 3 bagian, yattu : kepata program, d:efinisi dan defdarasi, dan bagjan pemyataan. Program bissanya diawatldengan nema,program (diawali
dengen kata baku/reserved ward PROGRAM ), diikuti dengan judul program dan d~akhiri dengen tands tiflk koma ( ; ). Setelah bagian kepaia program dapat mengandung klausa uses. Klausa in1jika disertak.an menunjukkafl adanya unit yang dilibatkan dj deism program. Peng.ertian unit sendin .sebenamya suatu modul daJam file yang berisi pustaka (library), bjasanya mengandungfasilltas berupa prosedur atsu ft.rngsi, y~ng dapat digunakan dalam program tanpa harus menulislqmnya kembali detsm program. Setetah·ld.alolsaIiISes, setru.eh program dspat diikuti dengan dekJarasi statemen label (diawali dengan kam baku .LABE·L), deklarasi konstanta (diawali dengan kata baku CONST), dekiarasi tipe data (diawali dengan kala bakll TYPE), dan dektarasi peubah dari program utama (dlawal1 dengan kata baku VA:R), prosedur--prosedur, fungsi-fungsi, dan akhirnya bagian program utamanya sendiri (bagian pemyataan). Bastian deklarasi prosedur dan fungsi sama dengan dekJarasi program utama. Artinya baik prosedur maupun fungsi dapat memiliki deklarasi labet,kons:tanta dan lain-lain, yangberbeda dengan dek1arasi yang aiperumu.kkanbagi program utama.

TOKEN

eta:" KONSTANTA

1. SimbollUlusus danKata 8aku Token adalah unit terk:ecit dari teks dalam program Pascal yang memitiki arti khusus, dan dikelornpokkan menjadi simbol, pengenat (identifier), label, bilangan dan konstania untai (string constant). Dalam Turbo Pascal, token dibentuk dengan menggunakan se;umlah karakter yang merupakan sub rnmpunan dari himpunan karakter ASCII. Karakter yang digunakan aemleh

• • •

Huruf: a sampai dengan z, dan A sampai dengan Z Digit; angka Arab 0 sampai dengen 9 Digit heksadesimal : angka Arab 0 sempai dengan 9, huruf A sampai dengan F, dan huruf a sampai dengan f. Spas; (blank) : kerakter spasi (ASCII 32) dan semua karakter kendali (ASCn Q sampai dengan 31), termasuk karakter aktlir baris {ASCII 13}.

yang tengkap.Berikut ini adalah karakter~arakter
+ ~ '" I

Simbol~sim.boJkhusus dan kata baku adalah karakter-karakter yang memitiki satu atau lebih arti khusus:

=

< > ( 1 . , ,( ) :;

A

@{}$#

Pasangankarakter-karakter 2.

khusus berikut ini juga merupakan simbol-simbol khusus :

<= >= := .. (.. fit (•• )
Peng&nal

Pentenal digunakan untuk menunjukkan konstanta, tipe, peubah, prosedur, fungsi, unit, program, den medan~edan dalsm rekaman. Panjang pen genal dapat terdiri dari beberapa karakter, namun yang digunakan adelan 63 karakter yang perlarna. PengenaJ harus draweli dengan huruf, diikuti huruf lain, digit, atau garis bawah dan tidak boleh diberi spasi. Sebagai contoh pengenal Nama~Siswa, Program~Latihan, A123, adalah contoh pengenal yang benar, sedangkan Nama Siswa, ixsc, adalah contoh pengenal yang salah. 1. Label Labet adalah deretan digit antars 0 sampai dengan 9999. Digit 0 pertama Mak diperhatlkan. Label ini diguni-'ikan olehstaternen gato untuk melompatkan suatu proseseksekust ke suetu ststemen tertentu. Dalam Turbo Pascal, pengenal juga dapat berfungsi sebagai Jabel. 4. 8ifaftgan Konstanta bilangan real atau butst biasanya dinyatakan delam sistem bftangan desimat. Konstanfabilangan bulat juga sering ditu1tskan meng9unakan sistem bilangan heksadesimai yang diawali dengan taOOa$. Konstanta bllangan real juga dapat dltulis menggunakan notasi eksponensial. Sebagai contoh, bitangan 7E-2 artinya adalah 7xlO-2, bilangan 12. 9E+4 atau 12. 9E4 memp.unyai arti yang identik dengan 12. 9xl04. Bilangan yang memiliki Inil< de$imal stau yang dituUs dengan menggunakan eksponensial selaJu berupabitangan real BUangan real.dapat dltulis dengan notasi fixed point, misalnya 12 . 5, atau mengQunakan notasi floating point, misaJnya 1.2 5e1. 5. Unt:aiKarakter Untai karakter adafah deretan dari sejumlah karakter yang terdapat datam tabe~ ASCII, yang harus ditulis diamsra tanda kutip '. Untai karakter yang tidak memiliki apa-apa. di antara tanda kutip tersebut disebut karakter kosong (null string). Panjang untai karakter dinyatakan sebagai banyaknya kara1d:eryang dUulis dalam tandakutip. Dalam Turbo Pascal, karakter-karakter kendafi juga aapat dinyaiakan datam untai karakter. Karakter # diikuti dengan bilangan antara 0 sampai deflgan 255 men.yatakan karakter ASCII ssuai dengan bilangan tersebut. O:atam hallni tiask boleh ada pemisah antar-a tanda # dengan bilangannya. S. Kenstanta Deklarasikonstanta menunjukkan nilai yang tetap dari suatu pengenal dan berlaku pacfa btok dimena dekJarasi tersebut dinyatakan. Bentuk umum dari dekJarasi konstanta adalah :
Const pe.ogenal

=

nilai;

Dengan pengenal : nama pengenat; dan nilai

; nHai konstanta.

Oalam Turbo Pascal. dekJarasi konstantajuga boleh berisi ungkapan. Konstanta yang detm"kian dfsebut dengan ungkapan konatanta (constant exp.re.ssion). Contohnya :

10. chr. Baris komentar ini bersifat sebagai unex-ecutabJe statement. Seoara tengkap. Baris J(omentar Bar/skamantar adalah suatu kalimat yang btasanya digunakan untuk menj.a == ['0' .ipe : tipe data yang bertaku dalam Tur. dan trunc. 1 . swap.. 100: Rata = (akhir-awal) div 2..elaskan antara lam kegunaan program. '9']: Buruf _ Angka = Buruf + Angka. Akhir . hi. 'z' J .tips. sekaligus menentukan batasan nHai peubah tersebut dan jenis operas] yang dapat dilaksanakan atas peubah tersebut. . Fungsi standar yang dimaksud adalah abs. I a' .. Bentuk umum dan deklarasi tipe data adalah: Type paD-gena.. I Z' . succ. = Deism ungkapan konstanta jug·a diperbolehkan menggunakan beberapa fungsi standar. Huruf = ['A' .. t. semua peubah yang akan digunakan harus sudah ditentukan tipe datanya.. batasan-batasan. length. round..Const awal 0. Dengan pengenal : nama pengenal yang-menyatakan tipe data. sizeOf.Do Pascal. tips data da~am Turbo Pascal dapat digambarkan s-ebagai berikut : . dan lain sebagainya. Cara penuJisan baris komentar adalah sOOagai berikut : { bans komentar} atau (~ baris komentar") TtP£OATA Delam Pascal. pred. odd. Dengan menentukan tips data suatu peubah. Ang:k. ptr. 7..

Operator -operator yang dapatdikerjakan dengan tipe data integer adalah sebagai berikut: . inteql!!lr. Tipe Ordinal 1)npe lRleger Tipe integer adatah tipe data yang nilamya tidak memillki n~aj desimal. tipe data juga menentukan macam operas. lonqint. ripe sederhana juga disebut dengan tipe data skatar. 32767 0 .. 255 -128 .. yang dapat diartikan bahwa dalam sebuah peubah hanya dimungkinkan untuk m~nyimpan sebuah nilal data.iyang dapat djlaksanakan. dengao demikian tidak ada karakter lain (misalkoma) yang dJperbotehkan.. Terdapat 5 buah tips data yang termasuk dalam kelompok tips data integer. Tanpa plus atau minus dapat mendahuiui bi4angan tersebut.- 1. Oalam Pascal hanya digit yang dapat muncul sebaga. yaitu sh-ortint.. 2147483647 Seperti dikatakan di atas. Tipe Sederitana a. byte. 127 -32768 .. 65535 -2147483648 . integer. dan word. Batas nilai masing-masing tipe di atas diberikansebagai berikut : 0 ..

Dalam Pascal. or. Dengan menggunakan deklarasi seperti di stas.. jangkauan yang mungkin dari ni1ai uj. danini hanya merpuakan bag ian jangkauan dari data bertipe integer. Tidak boleh ada kema dan nilainya msa positif maupun negatif.ipe subjangkauan mempunyai bentuk umum: Type pengenal == konstantal Dengan pengenal •. konstanta2. 3) TipeChar Dalam Turbo Pascal. misalnya 'A' 4) Tipe Terbilang '8' •• • '4' hanya terdiri atas 1 ksrakier. GADJAH) Perlu diperhatikan bahwa dalsm tips terbilang. SUKSES 1 RAPI . dapat difihat bahwa Pred(RAMAI) SUcc (RAMAl) adalsh BA:RO adalah SUKSES Data baru dengan tipe Toka seperti di alas dapet digunakan untuk menjelaskan peubah lain yang juga bertipe Taka.subjangkauan sebagai: Type Nilai = 0 . 100. paling sedik1t har:us ada satu digit sebelum dan sesudah titik desimal. Oatarn program konstanta bertipe char ditulls di antara tanda petlk.div mod 2) Tipe Boolean Data tips boolean hanya memillki dua nilai. tipe. lipeReaI Konstanta bertipe teaJ adalah bilangan yang beri$i titik desimal. Sebagai contoh.u. Urutan dalam tands tern/lang perlu dJperhatJkan karens akan mempengaruhi mlsi fungsi pred dan succ. yaitu benar (TRue) dan salah (FALSE~ Dengan menggunakan operator and. kata char digunakan untuk mendefinisikan tipe data yang nilainya merupakan himpunan karakater yang dikenm komputer. semua data harus diletakkan di antsra tanda kurung. b. stau not dapat dibentuk ungkapan boolean yang lebih rumlt Nilai boolean sangat panting untuk pengambilan keputusan daJam suatu program.ipe data yang telah didefinisikan. Sebagai contoh Type Toko = (BARU [RAMAl . Data bertipe subjangkauan dapat didefinisikan pada tipe ordinal yang· sebelumnya telatJ didefinisikan terlebih dahulu. 5} Tipe Subjangkauan Tidak jarang terjadi batas nilai yang mungkin untuk sustu peubah merupakan bagian (subjangkauan) dari t. Hal ini memungldnkan kita untuk memakai nama-flama taka da~am program.ian adalah 0 sampai dengan 100. Bilangan real juga dapet dinyatakan delam bentuk eksponensiat Dalam pemakaiannya pangkat dari bijangan aaser 10 (yang dlgunakan . Deklarasi t. Konstantal Konstanta2 : nama tipe data yang akan dideklarasikan : batas bawah n~ai data : batas atas nitai data Nilai dapat-didefinis!kan Sebagai ccntoh. Hal yang perlu dHngat bahwa data bertipechsr Disebut tipe terbilang karena seroua nilai disebut satu per sat.

kelima t..33 .Dalam hal ini.. Ap.. Urutan dari dua buah string sembarang ditentukan berdasrkan posisi setiap karakternya KarakJ:er4<:.---.ing adal. akan memiHki bentuk . pengurangan. extended.. : bilangan bulat y'ang menunjukkan banyaknya karakter..... Sebagai oontoh.. 3.3333333.Tipe-tipe rea' dangan batas-batas nilainya diberikan dalam bentuk tabel seh-agai berikut: f 2.. dimana derajat ketelitian yang sangat tinggj sangat diperhatikan.. 1... unt-uk menunjukkan eksponensial) dinyatakan dangan notasi E.. --.. double."---=--.a dapat digunakan apabHa komputer dilengkapi dengan numeric coprocessor 8Ox87 meskipun demikian.". 1.bilangan real banyak digunakan dalsm perhitungan-pemilungan matematika. dan compo Tipe single.....----~~... .. yang dapat dipWh menggunakan petuniuk kompiler $N...-:-:-. · sains. Komputer biasanya memitiki perangkat keras untuk operasi penjumtahan.9x10E-49S1 .. extended" dan comp hany.9x1 ...arakterdatern string dapat dimasup seperti MaJnyakomponen rarik. Jika dinyatakan dalam notasi eksPQnensial.. Karena penyajian bUangan integer berbeda untuk melalrukan operasi atas dua tipe data ini. 1...abita parameter panjangtidak'ditulis.4x10E38 5...arHJbah sesuai k~butuhan........ 0.Qx10E-324 .---------"""' .00017543 aaalah 1. Bentuk umum dan deklarasi tipe string adalah : Type pengenal :: &'tring <[panjang».. Turbo Pascal menggLinakan bantuan perangkat Iunak (sotfware floating point) dan perangkat keras (hardware floating point).asi terhadap data bertipe real..ah data yang beris1 seceretan karakter yang banyaknya karakter dapat berub. doubie.ipe data yang disebutkan dt alas dapat digunakan dengan catatan komputer telah dilengkapi dengan numeric coprocessor 8Ox87... 2E63 + 1 Operasi yang dapat ditakukan padalipe bilangan real seOOgai berikut : + " I aUangan .-. S. dengan pengen-al Panjang : nama tipe data... Dalsm Turbo Pascal terdapat lima macam tips real.. .. yailu dari 1 sampai dengan 25-5 karakter.. .. OE3S 1... Beberapa kesatahan mUngkin akan terjadl sehubungan dangan pemakaian bHangan real karena bilangan real biasanya dinymakan dalam scientific numbering yang memiUki cacah digit yang tetap...~.. 2..7543E-4. biasanya komputer te~ah dilengkapi dengan numeric coprocessor OOxS-7.___". Tlpe string yang Udak dlflyatakan panjang karakternya dianggap mem i.iki 255 karakter.. untuk generasi saat ini.1x10E4932 E63 + 1 . yaitu real..... rekayasa.5x10E-45 ... perkalian dan pembagian pada bj~angan real.edangkan \Jntuk perangkatkeras digunakan +$N.. Tipe String nata bertipe str.7x10E308 1. panjang karakter dianggap 255 karakter. maka bilangan 0... yangmerupakan standamya. Untuk membangkitkan kode untuk melakukan ope... pecahan 113 yang dlnyatakan dalambilangan raal. Beberspa biJangan memerlukan cacah digit yang tak terhingga. Untuk menggunakan perangkat lunak... digunakan pe-tunjuk kompiler -$N. single.

teristi1<nya dttentukan berdasarkan penstrukturan dan tipe masing-masing komponen. . Bentuk seperti ini dinamakan larik dimensi dua (disebut pula sebagai taber atau matrix). tipe_2. Perbedaan entars larik dengan rek. . 111edan_1.1 .g tipe data yang telah didekJarasikan . Tipe Terstruldur Deism Upe terstruktur. Deklarasi yang demikian dinarnakan dektarasi larik dlmensi satu (disebut pula vektor). tipe terstruktur yang dlhasilkan memiliki lehlh dari sebuah ting.. . Ukuran tips terstrukttJr dalam Turbo Pascal maksimum 65520 byte. dengan pengenal : pengenal yang menunjukkan tipe data yang akan dideklarasikan. a.medan _ n : nama medan yang akan digunakan. medan n end. dengan tipe komponennya adalah sebuah vektor lain yang memiliki 5 buah kamponen dan bertipe reat. .. Contoh lain mtsaJnya : 'l'ype'l'bl= array Disebut ~bagai deklarasi [boolean. Bentuk umum dari deklarasi tipe larik aaelan sebagai berikut : Type pengenal dengan pengenal Tipe_ i ndek Tipe = array[tipe_indekl of tips. Tipe_l. Bentuk umum dari deklsrasi rekaman sebagai berikut : Type pengenal = recQrd Medan 1 M"edan 2 : tipe_l.i tipe data yang sarna. Tipe terstruktur karak..1 . himpunan. tetapi delam rekaman setiap tips dapat memrJiki tipe data yang berbeda s~u sama lain.3. Menunjukkan bahwa vek adalah tipe data yang berupa larik yang komponennya ber1ipe ihteger dan banyaknya 100 buah. dan berkas.• 100. tipe_n: sembaran. : tipe_n.I· Adakalanya dlperiukan suatu bentuk rekaman yang salah satu medannya bervariasi tergantung dari kebutuhan. rekaman. Pada tip9 terstruktur terdapat 4 DtI.ah t'ipe data terstruk1ur. Tipe Rekaman Seperti halnya dengan tipe larik. Bentuk umum rekaman bebas adalah: . akan· diperoleh larik dimensi banyak. larik dimensi 3.. 5] of char.5] of real. Mas1ngmasing nilai data tersebut disebut dengan komponen. Posisi masing-masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor indek. .. sebelumnY. Tipe Larik Larik (anay) adalah tipe struktur yang memiliki komponen dalam j:umlah yang tetap dan setiap komponen memilik. Jika komponennya juga bempe tersetruktl. b. Apabila tips komponen juga berupa sebuah larik lain. setfap peubsh dapat menyimpan Isbih darJ sebuah nilai data. Menunjukkan bahwa Tbl ada~ah vektor yang terdiri dan 100 komponen.lr..kat penstrukturan.100] of array [1. Sebagai contoh deklarasi: Type Tbl = array [1. rekaman (recorci) adalah kumpulan data.100] of integer. Rekaman yang demikian disebut dengan rekaman bebas (variant record).. yaitu larik. : nama tipe data : tipe data untuk nomor tndek : tipe data komponen Parameter t(pe_indek menentukan banyaknya komponen larik tersebul Parameter ini bolen berupa sembarang tips ordinal kecuali longint dan subjangkauan dari longint S:ebagcri contoh : Type vek <= array t1.aman adatah bahwa dalam ~ariksemua elemennya haNS tiertipe sarna.

penuUsannya tidak diperhatikan. Datam larik. \Juga dJmungkinkan edanya himpunan yang tidak memitiki ooggot8. tetapl untuk operasi-operasi terhadap himpunan urutan penu. dapat ditihat bahwa rekaman bebas temagi menjadi dua bagian.faridektarasi himpunan sebagai berikut : Type pengenal = set of t. urutan elemen sanget diperhatikan. c. make himpunan selaJu dioperaskan secara keseluruhan sebagai saw kesatuan. Bentuk umum <. Oalam Pascal. label 3 (medan : tipei medan : tipe). : nama medan rekaman. dengen medan.. . []. H1mpunafl juga dapat langsung didekfarasikan dalam bagian deklarasi.. yang dinamakan himpunan kosong dan ditutls dengen menggunakan notasi [1. : nama labe. Tipe. r.tpe_ data. ..jsan anggota sama sekali tidak dipemalikan. label_2. medan_2.Type pengenal = reoord {* bag-ian tetap *} medan 1 tipe_l. Jika dibandingkan dengan larik yang dapat dioperasikan berdasar elemen--elemennya. (medan : tipe. ripe Himpunan Himpunan adalah kumpulan obje!<. Madan delam bagian bebas sering disebut dengan tag field.. tipe_2. .yang memiliki tipe data yang Sarna dan urutan . . harus bert-ipe ordinal.. yang menunjukkan kasus yang dipilih. label_3. end. Satiap objek di dalam suatu himpunan disebut dengan anggota atau elemen himpunan.ngenal : set of tipe_datai clengan pengenal : nama peubah atau pengenat yang akan dinyatakan sebagai tips himpunan Tip€_data : tipe data dari anggota himpunan. medan 2 tipe_2.. tipe_3.· • Dari bentuk umum di atas.peubah : Var pe.. marlan : tipe). yattu bagian yang akan dipiJih sesuaj dangen kasus yang dlhadapi. label 2 medan : tipe). yaitu bag ian tetap dan bag~ianbebas. medann : tipe_ni of (medan {* bagian bebas *} case tag tipe_tag label 1 tipe. : tips data medan : pengenal untuk pemitihan kasus : tipe data dari pengenal untuk pemilihan kasus. medan_l. anggota himpunan diletakkan di dalam tanda kurung kotak. Tag Tipe_tag Labell.

rt kedua. pengenal = file of pengenall. TIpe Berkas Berkes (lile) adalah kumpuJan sejumlah komponen yang bertipe data sarna.at deism operand pertarna (superset). yang jumJahnya tida:k tertentu. dengan pengenal Pengenall : pengenal yang akan dtny:atakan sebagai tipe data berkas : tipe data komponen berkas. dua buah himpunan juga dapat dioperasikan secara raslcnal.. Operator rasiona1 yang digunakan dalam data bertipe himpunan sebagai berikut : = <> >= i <= in Test untuk dua Test untuk ketidaksamaan dua himpunan. atau line-feed). carriage return. Test keanggotaan suatu him punan. diambi~ untuk dibaca atau Juga dihapus karena tidak digunakan lagi. Test apakah semua anggota dari operand kedua terdap. komponen-komponen pada berkas teks membentuk suatu baris dan setlap baris diakhiri dengan tanda akhri baris (end-of-line. yang disebut denganpointer. Jenis kedua dari berkas daiam Pascal adaJah berkss teks (text file) yaitu berkas yang bertsi deretan karakter.iap kari dapat ditambah. dengan operator - Selain operasi biner. .erseksi. apabi~a digunakan untuk mendekJarasikan suatu peubah. Biasanya tipe dasar berksS berupa rekaman. dan·bi'asanya tersimpan dalam suatu media penyfmpanan luar. Bentuk umum daTi deklarasi berkas adalah : Type . Pascal dilengkapi dengan fssmms yang memungkinkan pemakai untuk menggunakan peubah yang bersifat dinamis. Test apakah semua anggota operand pertama terdapat dalam operand kedua (Stlbset). Satu aspek yang penting dari berkas adalah batl'Na data yang ada di dalam berkas OOpat digllnakan oleh sembarang program yang tlpe datanya disesuaikan dengan kebutuhan. Pendeklarasianberkas teks hany·a dIlunJukkan dengan kate baku text. 4. Namuri di sini tidak akan dijelaskanbagamana bentuk dan penggunaan dari tipe pointer. berkss menyediakan data yang nantinya akan digunakan oleh saatu program. dengan operator * Union.yang ditempatkan dalam bagian dellarasi type. Parameter pengenaJ1 yang menunjukkan tipe datakompanen berkas yang disebut dengan tips dasar (base type) dari berkas. dengan operas I + Setisih. Dengan pengenal adatah nama yang mewakili berkas leks. yaltu .:lrl:l1"1.Dua buah himpunan atau lebih dapat saling dioperasikan satu sama lain. Pengertian berkas analog dengan simpanan arsip delam lam:ari arsip yang set. Hal ini semakin mempertinggi derajat keluwesan suatu berkas.(dftulis secsra hierarki operasi) : • • • Int. $etiap berkas teks selalu diakhiri clangsn tanda akhir baris berkas (end-{)f-file). yaitu: Type pengenal= text.lskan sebelumnya. Operand pertama dapat berupa sembarang ungkapan dengan syera! bahwa tipe datanya harus nn. TIpe Pointer $emua tips data yang telah dijelE. dan sembarang Upe·data dapat digunakan sebagai tipe dasar komponen berkas. Jumlah komponen dalam berkas dapat dttsmbah jika dipertukan. Dalam Pascal dikenat tlga macam operasi biner terhadap himpunan. d. make sifat peubah tersebut adalah peubah yang stalls. Berbeda dengan jenis berkas yang teJah dijelaskan sebelumnya. OJ delam Pascal.

deli'lgan PEtngenal : nama peubah yang akan dideklarasikan Ti pe _ de t a : tipe data yang akan digunakan. shr +. Turbo Pascal mendukung k1IDstanta bertipe array. Bentuk umum deJdarasi peubah sebagai berlkut: Var pengena~ : tipe _cIa. Sehingga. Deism ungkapan yang lebih rumit.a bertrpe array dan record yang komponennya bertipe file tidak diperbolehkan. xor = <> <= in not . dan dapat muncuI pada sisi kiri dan suatu ststeman pemberian. Konstanta bertlpe sesungguhnya merupakan suatu peubah yang diberi nilaiawal. Perhatikan bahwa konstama bertipe ini nilainya diinisialisas'ikan hanY'a sekafi. Konstanta bertipe file. untuk itu diperlukan adanya urutan operasi. yang disebut dengan konstanla tak bertfpe (untyped constant). Aturan-aturan dasar mengenai urutan operasi sebagai berikut : • • • Operand yang ter1etak di antara dua buah operator yang memHiki urutan barbacla akan dikoSFjekanterle. set. I.. Op. maka tidak dapat saltng dipertukarkan dengan konstanta biasa. shl. yang arlinyaadalah bahwa untuk setiap operator pasti digunakan oleh dua buah operand. dan pointer. dan konstarrt.itunjukkan nitainya juga dinyetakan tipe dataf'lya. Jika tips konstanta yang drgunakan termasuk. Nama peubah sebaiknya dipHih agar mudah diingat dan mempennudah pengecekan pf"Ogram apabila terjadlkesalahan. Berbeda dengan konstanta yang telah dljeJaskan sebelumnya. Sepet1i dijelaskan sebae1umnya setiap peubah harus djnyatakan tipe datanya. mod. Ungkapan lersusun atas se}umlah operator dan operand. konstanta bertipe lokal tidal< akan diinisiaJrsasikan kembal:i. setiap komponennya. yakni dl awal program. KONSTANTA BERTIPE Konstanta bertipe (typed constant) merupakan suat.erator tunggal seialu dttutis sebeium operand. or.u konstanta yang selain d. Urutan operasi pada ungkapan diberikan pada tabel sebagai berikut : . -. Kebanyakan operator Pascal bersifal biner.ebihtinggi. div. Bentuk umum dan konstanta bertipe adalah sebagai berikut: Canst pengena~ : tips == konstanta. sema altan Ungkapan yang terletak di dafamtanda kurung akan dikerjakan terlebih dahufu sebelum dianggap sebagal sebuah operand. pertu untuk menentukan urutsn cperssi agar kita yakin atas hasil akhir yang akandiberikan. ta. sisanya befs'lfat operator tunggal (unary) yang hanya memertukan sebuah operand. untuk setiap masukan ke dalsm prosedur stau fung-ai.ihdanulu sesuai dengan operator yang memHiki urutan yang I. and. Operand yang terletak di antera dua buah operator yang memiliki urutan dikerjakan menurut operator yang berada di sebeJah kirinya. dalam ttpe terstruktur.PEUBAH Peubah sebenamya mewakilj suatu nilai data tertentu yang akan diaperasikan datam suatu program. dengan pengenal Tipe Konstanta : nama konstanta : tlpe data konstanta : nilai konstanta Konstanta dapat digunakan seperti halnya peubah dengan tipe yang sama. misslnya -B. Dalsm hal ini. record.b. maka deklarasinya akan menunjtJkkan niJa.

.. + . lnteger. real Integer Integer.Seluruh aperasi yang menggunakan urutan operasi yangsema selalu dikerjakan dan kin ke kanan.. oontohnya : (I < J) = (J < K) Angka in Digit Salah <> Selesai Rata :: Jumlah IN '. reai Integer. . reaJ Integer.. 2. Sintaksis Ungkapan Ungkapan terbentuk dari faktor. Integer real real real teal b. suku. real Integer... + B + C) sin (A/2) { '0' •..e operand LJntuk operas1 logika sebagai berikut : .••" . Contohnya : Awal Rata + Akhir .·· x @X 123 (A.. Integer. Integer. «. dan ungkapan. . Faktor adalah operand yang digunakan untuk membentuksuatu ungkapan. Operatorlogika Tip.. Contoh faktor sebagai berikut: i. meskJpun kompiter mungkin memilih cara lain untuk mengoptimelkan pembangkitan kode..ungkapan sederhana.. lnteger. Operator a.. Contohnya: Jumlab!2 Awal*2 Salah or selesai (x>=1000) and (X<1500) Ungkapan sederhana ada~ah dua atau lebih suku yang dioperasikan menggunakan operator penjumlahan dan tanda bilangan...Rata2 Cacah + 1 Ungkapan kompleks adatsh sejumlah ungkapan sedemana yang dioperastkan menggunakan operasi relasi. 1. I div mod Penjum ~ahan Pengurangan Perkalian Pembagian Pembagian Sisa 1"\O.. '91 I { nama peubah } { pOinter ke suatu peubah } { konstanta tak bertanda } 'AI . Operator Aritmatika Tabef~taber berikut Ini menunjukkan operator-operator dan hasil-hasUnya untuk operasi aritmatika tunggaJ dan biner. ' Z' ] { sub ungkapan } { pemanqgil fungsi } { pembentuk himpunan not salah char (Angka+48) { ingkaran data bertipe boolean { membentuk karakter ASCII } Due buah faktor atau lebih yang diaperasikan menggunakan operator pengali disebut dengan suku (term)..."'h'.

Dengan operator.. Jika I. himpunan.yang bertipe boolean. hanya jika c terdapat a dan tidak terdapat dalam b. .. operator not termasuk operator unary . atau packed string. operator not termasuk operator unary. + Penggabungan Operator untai e. Operator Relasj Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah operand yang akan meng_hasilkan data bertipe boolean yang menunjukkan apakah pembandingan tersebut benar atau salah.Logika Xor bit Geser ke kiri Geser ke kanan inter Operator logika Pada tabel di alas. hasilnyaakan terpotong menradl 255 karakter saja. semua operand akan dikonversikan menjadi bilangan biner dan kemudian dioperasikan sesuai dengan operatomya.alam a . Untuk menentukan hasil operasi menggunakan operator ini. Kegunaan dari operator untai adalah untuk menggabungkan (concatenation) daru dua atau lebih data untai. Nilai ordinal c ada d.punan Operator-operator yang digunakan deiam operator himpunan apabila digunakan pada da~a yang bertipe himpunan (set) akan menghasilkan himpunan yang lain.b. . Operator Boolean .ebih dari 255 karakter. Pada tabel di bawahini.operator ini. Oatam hal ini. Nilai ordinal + fr c ada dalam a * b. Dalarn hal int. c. d. perlu kite pematlkan bahwa hasil operasi menggunakan data yang bertipe himpunen sesuei dengan atursn daiam hlmpunan logika : • • • Nilai ordinal c ada dalsm a + b.an untuk mengoperasikan operad-operand . Operator Untai Operator ini digunakan khusus untuk data yangbertjpe string. hanya jika c terdapat delam a atau b. string. hanya jlka c terdapat da1am a dan Union Selisih Interseksi b. Turbo Pascal sering menggunakan dua buah model kode yang berbeda yaitu mengglJnakan perhitungan Ie:ngkap dan penghitungan menggunakan model short-circuit. hasil penggabungan tidak boleh lebih dari 255 karakter. f.. Operator boolean digunak. Operator Him.

. dan daiam statemen prosedur atau pemanggfl prosedur disebut dengan parameter aktual).string. packed string. string. Jika prosedur yang dipanggil berisi sederetan parameter fonnal. 5tatemen Sedemana 1) Statemen Pemberian Statamen pember-ian digunakan untuk mengubah nila! suatu perubah dangan nHai baru atau untuk menentukan suatu ungkapan yang nilainYiI dapet diperoleh dari fungsi yangdigunakan. . < . . pointer. packed string. Sinus :~sin(X/Y). Aturan yang harus dijkuti dafam pemakaian goto sebagai berikut : • Label yang akan dituju harus berada dalam biok yang sarna. himpunan. Sederhana. Statemen Statemen dapat dikatakan sebagai satusn tarkeciJ suatu program. Akhir_List. 3. Lebih kecil dari > Lebih bssar dari <= Lebih keei! atau samadengan Lebih besar atau samadengan Subset dari Superset dari Anggota dad >= <:. Selesai 2) := (I>:=l) and (I<100).unakan untuk memanggii suatu prosedur. Sederhana. Bootean Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Bootean Operand Kanan : himpunan yang basisnya kompatlbei dengan T. packed string. Statemen diawali den. yaitu statemen sederhana dan statemen terstruktur. Sedemana. packed string. pointer. Contohnya: X:= Y + Z. Data). Statemen Prosedur Statemen prosedur adalah statemen yang dig. Stateman dapat dikelompok.kan menjadi dua kelompok. po1nter. BUAT_LIST(Awal_List. CETAK _ DAFTAR _ MENU. Himpunan Himpunan Operand kiri : sembarang tipe ordinalT.. Sederhana. packed string. 3) Statemen Golo Statemen goto dtgunakan untuk melompatkan proses ke suatu titik tertentu yang dinyatakan da~m label. pointer.. string.inya digunakan sebsgai t-itik aeuan statemen goto. maka daiam statemen prosedur juga harus berisi parameter aktusl yang sesuai (parameter datam deklarasj prosedur disebut parameter formal. Matrix_B).gan label yang naht.pat ketuar dari prosedur atau fungsi. . Dengan kata lain. Contohnya " INVERS_MATRIX (MatriX_A. string. pointer.: >= in J Sederi1ana. 8. tidak diperbolehkan untuk melom. string.

b. Bantu:=satu. Statemen Terstruktur 1) Statmen Majemuk Statemen majemuk (compoundstatemenf) merupakan statemen yang terdiri atas sejumlah statemen yang akan dieksekusi dengan urutan yang sarna dengan urutan cara penu~san statemen~statemen tersebut. Satu :=dua. Konstant:a2 : statemen2. Statemenl true. goto seOOgai berikut : Contohstatemen GQTO CETAK_LABELi Nama CETAK_LABELyang akan digunakan se:belumny'a sudahharus sudah djdefintsikan dalam deklarasi label.then _ else akan mencetak suatu kondisi dan menentukan apakah kondisi tersehut benar atau salah.1stsna 1 t sta t:emenl. Jika knndiei bemila. Pemilihan harus bertipe ordinal.kan menunjukkan adanya kesa!ahan. yang masing-masfng diawali d~ngan satu atau lebih konstanta (disebut dengan konstanta case) atau del"'9an kate else. meskipun kompiler tidak a. Komponen statemen ini diperlakukan sebagai satu statemen. Dua: =bantu.then ~else sebagai benkut : If kondisi then st.• MeJompat masukke delem statemen terstruktur dapat menyebabkan suatu pengaruh yang tictak terdefinisikan. : statemen yang akan dikerjakan jika kondisi bemilai S t a teme n2 : statemen yang akan dikerjakan false. kemudian melakukan sesuatu keglatan sesuai dengan nilai kondisi tersebut Bentuk umum dari statemen if . sehingga tipe string. If kondisi then st:atemenl else Dengsn kondisi : kondisi yang dites untuk menenttJkan apakah statemenl atau statemen2 yang akan dikerjakan. Contohnya: Begin End. .atemen1.Then . 2} Statemen Kendali a) Statemen If . Ssluruh konstanta case harus unik dan tipe ordinaj yang digunakan harus sesuai dengen tlpe pemilihan. Statemen majemuk ditandai dengan kata begin dan diakhiri dengan kata end. bilangan bulat yang bertipe 'ongint stau word tidak dapat digunakan sebagai pemilihan. b) Statemen Case Statemen case berisi ungkapan (pemilihan) dan sedaretan statemen.Else Statemen if . Bentuk umum d:ari statemen case adalah : case pemilihan of KOI. atau statemen2.

Bentuk umum ststemen for sebagai berikut: h For peubah . : syarat agar proses berulang dapat Sta temen : statemen yang akan diproses berutang. b) Statemen White •• do Statemen while . : kemungkinan- nilsi pemflihan. dengan pemilihan : nama peubah sebagai pemi1ih konstantal. Proses beMang dalam statemen for langsung dikendalikan oleh suatu peubah yang disebut dengan peubah kendali (control variable). end.i... Bentuk umum dari statemen while sebagai berkut : While kondisi Oengan kondisi berlangsung.en. statemen2. "'. : statem. juga digunakan untuk melakukan proses berulang. Kondi s i :syarat agar proses berulang dihentikan. yaitu untuk 'ehih mempersingkat cara penulisan medan-medan dari record. yang harus bertipe ordinal. seperti halnya pacta statemen repeat until dan statemen whrle.. do statemen. 3) Statemen Perulangan a) Statmen Repeat .Jtang.en yang akan dikerjakan sesuai dengan nilai pemifihan... . awal statemen clan until seOOgai akhir statemen yang dikerjakan berulang sekaligus untuk mengecek apakah proses bElrutang tersebut maslh dapat diteruskan atau sudah harus berakhir. until suat. until)..else : statemen_n. dengan sedikit perbedaan bahwa deJam statemen while . .. c) Statemen For Statemen for. Sentuk umum dari statemen tersebut sebagai berikut : Repeat Dengan statemen: . kemungkinan konstanta2. 'Ii Dengan peubah : nama peubah kendaH Awal : nilai awal peubah kendali Akhir : nUai akhir peubah kendaJi Statemen : statemen yang akan diproses berulang d} Statemen With Statemen with banyak digunakan dalam man1putasi data yang bertipe record.an dalam statemen while belum tentu. atau For peubah unir downto anl do statemen. starernen yang akan ctikerjakan ben. Statemenl. . st:atemen until kondisi.. do kondisi untuk melakukan proses berulang dites di awal proses berutang. until) ada pada bagian akhir. sedang)(.r do statem... do hampir samafungsinya dengan stalemen sebelumnya (repeat . Until Statemen repeat digunakan seOOga. sed-angkan pada statemen sebelumnya (repeat .- anI to akh.u statemen paling sedikit akan diproses satu kadi. Oengan demikian terJihat bahwa dalam statemen repeat ..

dan peubah) d1katakan sebagai deklarasi lokat. fungsi hampir sarna dengan prosedur.. prosedur atau fungsi sudah haros dUutiskan terlebih dahulu sebelum digunakan. Parameter nilai adaJah parameter yang titlak diawalt dengan kata baku var. Dengsn nama : nama prosedur _par : daftar parameter formal Parameter formal ada dua macam.deklarasi datam program Olama bersffat global. terutama dalsm hal tipe datanya.olah terpisah dari program utama tetapi sesungguhhya merupakan bagian dari program utama. pads prosedur yang dimaksud harusdigunakan kata baku forward. Tetapi ada kCltanya kita memanggil stlatu prosedur d1mana !)rosedur ters. tidak diperbolehkan ada parameter peubah. a. Dalam deklarasi forward. Deklarasj Forward Seperti telaM dijelaskan sebelumnya. b. ya~u nama prosedur yang akan dipanggil dan daftar parameter formal. Bentuk umum dari deklarasi prosedur sebagaj berikut: Procedure Daf • nama «daf_par». Dengan demikian. Semua deklarasi dalam prosedur (label. sernua parameter formal harus berupa parameter ntlai. Pada saat prosedur dipangQil. dan baglan ulema prosedur itu sendiri.berikan pada parameter deIam daftar parameter formal dengan urutan yang sesuai. Sedangkan tubuh prosedur yang di. Urutan parameter delam dafter parameter harus sesuai dengan urotan parameter dalam parameter formal pada dekJarasi prosectur. Statemen prosectur terdiri atas dua bagian. tipe data.4. Prosectur diaktifkan menggunakan statemen prosedur (pemanggil prosedur) dan fungsi dialdifkan dengan suatu ungkapan yang hasilnya akan dikembalikan lagi sebagai nilai baru dari ungkapan tersebut. nama fungsi dattar parameter formal : tipe data dari fungsi tersebut Delam fungsi. Baris ber1kutflya adalh presedur yang lain. yaitu bagian deklarasi forward dan bagian deklarssi prosedumya sendirL Kedua bagianini membentuk satu prosedur secara utuh seperti hainya sebuah prosedur (atau tungsi) yang . Fungsi Seesra umum. prosedur memlliki struktur yang sarna dengan struktur program. sehingga dapat digunakan dalam bagisn program yang manapun. Prosedur Seperti telah dijelaskan sebelumnya. maka semua niJai parameter datarn daftar parameter aktusl d.ata bakU va r. dinamakan dengan prosedur tersarang (nested procedure).alam deklarasi fungsi harus dinyalakan tipe datanya. yaitu parameter ni.fo/Wardkan dapat dttutis cii sembarang tempat tsnpa perlu menuHskan lagi dafter parametemya. deklarasi proseour dapat dibagi menjadi dua. Sedangkan deklarasi . konstanta. Di delam prosedur juga dfmungkinkan adanya prosedur lain yang struktumya sama Bentuk in.. dengan sedikit perbedaan bahwa nama fungsl sekaligus berfungsi sebagai suatu peubah. apabjla kala forward digunakan. Untuk Itu haros digunakan deklarasike OOpan (forwarcl). Proseduf dan Foogai Prosedur dan fungsi memungkinkan untuk menambahk. Bentuk umum darl deklarssi fungsi sebegai berikut : Function nama «daf_J>ar» Dengan nama Daf_par Tipe : : • : tipe. sehingga hanya dapat digunakan dalsm prosedur itu sandiri sajs dan tidak dlkenal di luar prosedur.an sekelompokstatemen yang seolah . yang dapa! diikuti dengan parameter untuk prosedur tersebut. sehingga d. yartu terdiri atas nama prosedur. deklarasi-deklaras. c.ebut ditempatkan sesudah bagian yang memanggilnya tadi. dan parameter peubah adalah parameter yang diawaJi dengank.aj (va/ue parameter) dan I'8rameter pubah (variable parameter).

win. y[1 •. u. for 1:=1 to 5 do jumlah:=jumlah+Nilai_tes[I]. rata-rata } Jumlah/5: 6: 1) .st=5... wri teln ( 'Ra ta-ra ta Nilai readln: end. type Daftar_Nilai=array[1 . = r.. const max _ te. end._ .LJ.• 1e01 <if in~. use'S winert...l.' :'). 0. yaltu prosedur A akan memanggiJ prosedur B.K'irn: A' x. sebaliknya dalam prosedur B juga terdapat statemen untuk memanggil prosedur A.N. Perhatikan cara penultsannya.__ . program ArrayNilai. ·0 COfltoh salah satu pr-ogram untuk mengrntung rerata nilai dalam bahasa Pascal.lkan nilai jumlah:=O. 1Y. 1Iim.I. readln(Nilai_tes[11).dideklarasikan sendiri. Dengan cara ini dimungkinkan untuk membentuk mutual recursive. clrscr: {memasukkan data ke array} for I:=1 to 5 do begin write('Masukkan nilai tes ke '. C. Nilai tes Daftar Nilai: begin of byte. {menghitung dan menampi. .1 ..max_testJ var I byte.. ~u .1B0] of' in""_"..:r-t.. jundah real.--1: __ .

. ). Array merupakan tipe data terstruktur yang berisi sekumpulan kompcneroel.5 Laboroiorium KomputerTeknik Slpi\' .. S.'Z'] of byte..1lJrUSon Teknil< Sipil dan Peren-canoan FaklJltas Teknik. Pengak..T.rekHrf Daftar Pada contoh : ArrayHrf.mfahTanda adalah \l8riabet bempa Tamta..bel_ array t indeks _array] . Untuk menglsikanmtai 3:2ke variabel Daftar Cbetdasarkan deldarasi dl depatt). F.yHrf. maka antar tipe indeks dipisahkan (tengan tands koma. dengan menggunakan ben" ~ Varia. • Ju.emen dengan tipe sarna . minus.. 2. dan kDmp:onennya. bagi). of integer..ai dengan 'Z') dan tips ..II Moteri Kutiah Komputer Pemrograman Arroy unfuk operasl Matrix dengan Turbo Pascal for Windows v 1..-masing tipe indeks dspal berbeda. Prumuiiyanfo.. . Jika terdapat leb1h dan satu tipe indeks. kata tercadang OF dan kemudian <tipe_lromponen...aftar{3]... • FrelcHrf adalah variabeil bertipe A". '. Page 1 of8 '. kompcinen berupa byte.. Contoh pendefinisian tips array dan variabel array sebagai berikut : Type Operator Tanda ArrayHrf = Array(6perator} = = (plus. • ..lain longint dan subrange dan to09Int). bukan berupa array.~--~ ~. d:e~an tipe indeks adalah enUOlefaSl dan tipe kompcnen berupa intege:r. dan 3_ AdapW\ tipe komponennyaa. Tipe seperti char.> dan diakhiri dengan tanda tltik-korna ( ..: . . i Var JumlahTanda : Tanda. • DIittlu adalah vari-abel anay dengan tipe indeks berupa 1.h char ('A~ samp. Etemen dan masing-masing array dapat diakes dengan menyebutkan nama array dan indeks array.ndeks_l> . : Array[l .. yai'lg bedndeJasama d:engan '\. perintahnya adalah sebagai berikut : Dosen Pengampu. Masing. Namun hanya terbatas pada tipe ordinal (se..'-" Jumlah <fipe_indeks> dapat terdirl lebih dari saw.3] of byte.. Arrav Berdimensi Satu Array berdimensi satu merupakan array yang memillJd hanya satu tipe indeks.Pd. AmlyHtf .. .. Seroua oontoh di atas termasuk array berdimensi satu.. Boolean.kukan.1 ij j i j • . dengan tjpe ifideks adala.' _. Array['A' kali. r" c 0.. dipefk.. ADAY [<tipe_i. TaDdiII a. .taSi..f Adapun untuk menampllalm isi D. "J . ... .. <tipe_inde.. Universitas Negeri Yogyakarta e t~ ! "V...IIdamn tipe array. pemy'ataan penugasarinya berupa : .ks_2>] OF <Upe_komponen>.dalah tipe array.enankan_ <Tipe_lromponen>' menyatakan tipe dati elemen yang tel'l:iapat 4alam array dan dapat berupa Sebarang tipe (asalkan bukan file). . atalilJi)LJn enume.s1lij:i ~:."'\.datah byte..esan elemen arrayberdtmensi satu dita. Definisi tioe array Pendefinisian ttp6 array terdio dan kata~tercadang ARRAY diikuti dengan <tipe_iJJdeb> yang diJetakkan daJa(n lands kurung siku.

WRITELN('Isi ~ . : Wataupun Datlar pada contoh di depan didetdarasikan dengan nlIai indus beoosar anmra.-.. Temp: FOR 1:=1 TO 4 DO Temp kini .~.. End.Temp). byte. S. 1 sampai dengan3.J lsi array Oaf tar 77 88 99 67 lsi Temp kini C Pada comeh dl atas..5 Laboroforium .._ .----..------------------Efek indeks array Di luar kawasan deklarasi uses \\lincrti vaz Oaf tar Temp I Begin array{1 .:". bulat.:._. '_. '... 3J of byte. Page2of8 .. WRITELN ('Isi array Daftar \)..Pd._ Maten Kufiah Kornputer Pemrograman Array unfuk operasi Matrix dengan Turbo Pascal for Windows vl.1ao niJai indeks. .. Contoh eksekusi dari program eli atas : lsi Temp Masukkan sernula : A empat buah bilangan : bUlat. T. ~.')i WRITELN(Daftar[1l).:.'. (" Is~ semula ") ~7RITELN ('lsi Temp s emu Ia : " Temp) . . Namun hal tersebut harus dihlndali...ta). dapat menimbutkanmasalah (misatnya menyebab~n nilai variabellain berubah). =' A' . .talL Ka. .:. Universitas Negerl Yogyakaria ". WRITELN('Masukkan empat buah bilangan FOR 1:=1 TO 4 DO READ(Daftar[1]). char...__:. Pramudiyanto.:-=:::-:-.'=:'-" Komputer leknik Sip~. 77 138 99 67 ...--'... pengaksesan array Dattar dengan nilai indeks yang lain (misalnya 4) tak akan ditolak oleh Turbo Pascal (kea. _. Dattatf41 di1si dengan 67.' ·..-. { --------.-. sebab.don Perencanaan Fakultas Teknik.---_-- .:.---. dan saat ditampilkan ke layer Dattarf41 memang tetap bemttaifi7_ Tempi apa yang te:jadi dengan lsi variabel Temp? Isi\lariabel Temp berubah lfarena elek pemberian nilaiindeks pada Daftal'di luar indeks yang telah ditentukan (yaitu antara 1 sampai dengan 3)_ Contoh pe:makaian array berdimensi satu yaitu untuk menampung sejumlah nama orang_ Kemudian nama-nama yang ada pada array diurutkan secara alfabetis_ Program untuk keperluan lersebul adalah sebagai befikul : 'I :1 Dosen Pengampu . Hal inl qitunj'ukkan pada contoh sebagai berikut : Program Arrayl. Jurusan Teknik Sipil. berupa konstan..

WRITELN('Data semula : ".-. nama j Uses Winert.Nama[I]).:. Moteri Kulioh Komputer Pemrograman Array untuk operas. Doom Pengampu. WRITELN (' DIURUTKAN '). Array[l ."'. Nama [J] :=Tempi s i DATA Lk ar: Ha SETELAH i.... Matrix dengon Turbo Pascal for Windows v'.:. { Contoh penqurut._----sej mnl ..:::.::::'.:~-: Komputer Teknit S'!pit . dan kemudiall lihat apa yang terjadi. StringNama. END. FOR 1:= 1 TO n DO WRITELN(I:2. READLN{Nama[IJ).ira. (* PToses Pengurutan *) FOR 1:= 1 TO n-1 DO FOR J:=l TO n DO IF Nama(IJ>Nama[J] Begin THEN ALTay ----} End.-/. FOR 1:= 1 TO n DO Begin I"'~RITE ( I : 2 . WRITELN.an nama secara AI ray dipakai un tuk menalDpung ------------------------------------------- -----------------------------------_. byte.READLN (n). { --~ -Tamp r ------.-: .lurusan Telmilc Sipil. Canst MaksOrang 20. Array dipakai untuk mencatatb:anyakt'fyi masiog-mas1ng hUNf yang ada pada suatu kalimat.=. WRITELN. Type StringNama Var I. WRITELN.MaksOrang] Of StringNama..- Program Array2. metode yang digunakan untuk pengurutan yaitu bubble-sort Contoh yangtein berupa pemakaian array dengan tipe indeks yaitu karakier.: ) . ~mITE ('Jumlah data : ').--.:-:::.. End. .L:~ Page3of8 .ran Isi Temp:=Nama[I]i Naw~[I]:=Nama[Jl.5 Laboratorium ::. Cobalah untuk menultskan program di atas.-.::::::. "lh el i ebe t i s .. Pada program di atas. . S'pd.::.Penu.dan Perenccnocm Fakultas Teknlk.:. (* Pemasukan dati'! nalna *) STRING [20] . Pra1ftudiyanto.-..J.:.n Temp Nama BEGIN elrser.::'T . Universitas Negeri Yogyokarta .~.:.'..' .L Penqu r ut o n WRITELN.

Tilde"" -'...nq=ma nq karakter si FOR Karakter:=Spasi TO Tilde DO IF FrekKar[KarakterJ<>O THEN *) WRITELN ('Jumlah r =" Karakter '.:. Dosen.Karakter r FrekKar[Karakter] :3). (* Tampilkan cacah mesi.Moten KulIah Komputer Pemrograman Array untuk operasl Matrix dengon Turbo Pascal for Windows vI. Begin Clrscr. JalaRkat1program tersebut di atas. cek. Komputer Teknik.'::"':~:.'~::.Tildej Of Byte. Arrgy Multidimensi Array multidimensi adalah array yang memiliki lebih dari satu tipe irJdeks.: _ . t= Se Lurut: array dibe. Array[l .~ .2) of Array[1 .nq k arak t.~_ .ri n i l ei awal noL *J FOR Karakter:'" Spasi TO Tilde DO FrekKar[KarakterJ :"'0.Pd. END.. T.. READLN ( Ka lima t) . Char. ----------------------------------- Uses Winert. Program { Array3. Kalimat FrekKar Karakter ArrayKa ra kter.~. Type ArrayKarakter Var I = Array[Spasi .:. contoh array dellgan indeks bertipe CHAR. apakah ada kesalahao. Program digunakan untuk Jrlenghitung Cacah dari mes i riq=mas i.::..5) of Char. FrekKar[I] :=FrekKar[I]+l. Hi tung BEGIN Karakter:~Kalimat[Il..:.-Pengampu. Universitas Negerf Yogyakarta __:0.':~. Canst Spa 5i=4132.'.5 Laboraiorium . Byte..~.e r de I em Sua tv kalilna t.3J of Array[l .::. t "] WRITELN ('Masukkan sembarang kalimat ').51 of intege~. String[80j.:::. cacah per ke rek t e r q FOR 1:= 1 TO LENGTH (Kalimat) DO ( .~.:.. Sebagai conloh : l: Type Matriks TigaDim Array[l . Prmnudiyanto.. S.:.3] of Array(l . Page4tif-8 . SipiL Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik..:-:=. (* PemasukdIl Kalima._. kemud1an lihat hasil eksekuslnya._ ':0 !:_.

.5 laboratorium .. dengan masing-masing elemen terdiri atas 5 eiemen bertipe integer ..-'"'..3J X[3. Universitas Negeri Yogyakarta . JUnJson Teknik Slpil dan Perencanaan Fakultas Teknlk...-~ ..Moten Kufiah Komputer Pemrograman Array untuk operas._ --.. elemen yang ditandai dengan arsiran memitiki identitas X [2 I 3] ..:.Pd..l] X[3.1 . -.-- tipe yang mengandung 3 elemen.. '..=. • rig.-~:.3..~.~-~ .. .:_~- ..-:. Contoh benkut ini menunjukkan eara membuat keseluruhan elemen array x bemi.lai nol : sebagai berikut : Kolom 2 Kolom 3 Kolom 4 Kolom5 FOR 1:=1 TO 3 DO FOR J:=I TO 5 DO X(I.::. Matrix dengan Turbo Pascal for Windows v J. ..51 of char.!J X[2/2] X[2. dua.. Bentuk sepertl Mattiks dan TigaDim dapat dlsederhanakan menjadi : • Ifstnks merupakan Type Matriks TigaDim Array(l .. :: .-----~.1 ..- .< PageS ofS h. me mpunyai.~::":":':':::''':.-. T. Pr(1Jnudiyanto.: .5] X[2..1 ..-.2.S] X[3..2J X[3.-''' . Array[l .Dim merupakan tipe yang mengadung 2x3x5 eleman bertipe char.. Maka. __ .4] X[3.' :----..3] X[I.-~~:=::-::-... :{~ .5) of integer.-....-.. identitas dan suatu elemen array ditentukan oreh tiga bush indeks array..-:-:::::. ·:W~···· . -:.::..'~'... .-. ':""::'::...< . Komputer Telmik: Sipf!. tipe rrpDim disebut aJraY maka : ripe seperti Iktriks dinamakan array berdimensi berdlmeflsi figa. sedangkan bertipe Matrilcs.."'-:'::'.... matriks. Proses mambual etemen array x sama dengan nol pada pemyataan di atas seba ·ai berikut : X[I/I] X[1/2] X[l. Untuk array berdimensi Uga. Pada diagram di depan.5J Dosen Pengampu . '.3] X(2/4] X[2..3. J] : =0. S.::. Misalkan variabel X didefinisikan Var X : Matriks. &trukllir array X dapat dilukiskan Kolom 1 Baris 1 Baris 2 Bari$ 3 Setiap elemen dart array berdimensi dua diakses dengan menggunakan bentuk x ( I I Jl yang menyatakan elemen x pada bans I dan kolom J. 3x5elemen bertipe integer. Dengan kata lain.

an variabel array yang didek\arasikan sebagai berikut : Doeen Pengampu . berasal daTi keyboard ------------------------------Contoh J!lejllCl~.:''''.READLN{Baris).__ . Pads contoh di atas. pemyataan FOR J:= 1 TO Kolom DO WRITE (X[I..::._._:_._.:.. FOR 1:= 1 TO Baris DO BEGIN FOR J:= 1 TO Kolom DO BEGIN WRITE('Elemen ('. J] : 8: 3) ..~ Komputer Tel:r\ik Sipil.:. perintah yang dtgunakaTl yaitu : WRITELN. S.10. (. READLN (Kolom) .. Jy'Ienyalin Array Pada operasi array. Maten Kuliah Komputer Pemrogmman AlTay untuk operasi Matrix dengan Turbo Pasca' for Windows vJ. Unh'ersitas Neger! Yogyokarta --.100] of real.~' - -_~. Jurusan Teknlk Sipil dan P@r9'lcanaan Fakultas Teknlk.. ::':':"':':':::"'._. kadangk~ja dipertukan untuk menyaJin seluruh elemen array ke array lain. X : Array[1 . END. FOR 1:= 1 TO Baris DO BEGIN FOR J:= 1 TO Kolom WRITE(X[I.. . Untuk memindahkan ~nampnan Ice bans berikutnya. WRITELN END.. __ ... layar. dan juga menampIlkan data matriks ke.') '). Program { Array4..- . .:.J] DO :8:3).. . Misatnya sala Ve'ktor dannmpon~rmel'\Jl}ak.seroua eleman dari. (*' Tampilkan e I emen matL"iks : *) \>lRITELN {' Mat riks \). ..:.I.Baris...·_ .~.:::. Begin Clrscr. . Pramudiyant{)..~.J.:''''''_:~." .-. Ke dalam array berdimensi Serta menampilkan isinya Uses Winert._:.'. READLN (X [I._.Kolom : integer. WRITE{'Banyaknya kolom (max 10) : \). .. T. Var I.'.S Laboratorium :. Mefly. Membaen de t a den men empe tk an ].. WRITELN..--.ebabkan .J.::::"::::~"""-'-"-'-'-'-.:"7-:~:\-=: :.-:-: _7. WRITELN.ukkan data matriks dUd. contoh berikut ini memberikan gambaran cara memasukkan data matriksyang ke datam array berolmensi dua.pa.bans I dicetak dalam satu baris. _:. Page6of8 - . End."'.1. J] ).-.e array"'_) WRITB('8anyaknya baris (max 10) '). END.

._ _--:r..-. : _ :. FOR 1:~ 4 DOWNTO 1 DO Begin Y(I] :=Y[Ij-l. 4] of Real. memasuk_kan sejumlah data !"eal ke dalam array ber{j..yakarfa .~':'... Apakah hasil eksekusi dali program bertk.. Moten Kulioh Komputer Pemrograman Array untuk operasi Maftix dengan Turbo Pascal f'Of Windows vl. Array[1 ..-:. disa1in ke Temporer..::~_::~':. Penyarinan array semacamini sedemana: dapat dilaksanakan dengan memakai pemyataan y...~'~.:_:: .:.ang lebill Temporer:= Vektor.~._:<:"": . sekalipun s dan 'r sarna-sama arrey yang mengandung 5 elemen bertipe real. .. FOR 1:= 1 TO 5 DO TEMPORER[I] :=VEKTOR[I].~::...-... Jurusan Teknik Sipil dan Pefencanoan Fakultas Teknik. :.--:--- Type Var Arr = Array[1 .. :. maka pemyataan yang dipakai beruoa: Bila nUai dan array Vektorhendak.". .elanjutnya program memberikan lntormasi berupa : 8..•~..Pd. I Vektor Temporer : Arr.ataan seperti di ata..:.5] of real. Y[2] :=8. _-_--. T Arr. S.. Pemyataan seperti s : =T menyeba..~. _ :: .:.: ."._... .. NUairata-rata Doeen Pengampu.s. Y[4] :0012. -_..:~~~'::.imen~ satu S.::. :::_. Soal 1. : .~.ilRITELN (Y [I] ) .-.:':. _ . End.....~ :__. -..~:~.. Pramudiytmto. Begin Y[lJ :=5. ~ .~::::":~': l(ompuferTeknik Sipi!.at sama.. Syarat beriaku['lyapeA1).ut ini? Program Soal_l.-.5] of Real. 2. _ . ..:.:.:.5 Laboratmium :: ..bkan kssatahan sewak... Nilai terkecil c.5] of real. .. Y[3] :""9. Universitas Negeri Yog.:-=-:':~".. : :.~:.:':_':-=::-.: ... .. -. array harus memilBd tip. Buatlah prOg~m untuk.-.i terbesar b.:: .~~ . Page70fB j' .:. End.. Nita...e yang tep..:...-:.adalah antara kedua variabel.:.....-=::-~-=:::::. . . Y : Array[l .:: . Type Var Arr S = Arraytl .. Var I : byte.::..-.: _..-..8ila misalnya dideklarasikan...tu kompUasii. T.

Moten Kuliah Komputer Pemrograman Array untuk operas. E!-uaUahprogram untuk memasukkan dua buah matriks berukuran n x n (n dimasukkan dan keyboard).5 Laboratorium iComputer Telml'k Sipi!. S. Contoh: G:H~:H~ :~J Doeen Pmgampu . Page 8 of8 . Hasitnya ditampilkan di layer.Pd: T. Kemudian program menjumtahkan kedua matriks tersebut. Pramudiyanto. Juruson leknik Slpi\ dcm Perencon:oan Fakuttas Teknik. Universitas Negeri Yogyakdrta 3. Matrix dengan Turbo Pascal for Windows v J.

ada JokaSi diagonal aft.satu ~.dari besaran yang.X3 + _. yaitu persamaan yang mempunyai kqeflSien ter~asr ..arim.iz2X2 + ~0.:'""=. : + A3nXr.am' Dosen pengttmptt : PrmmllliyanW. Kasu5. +J\":lXn= B1 A21X. Terdapat t1ga metoda untuk menyelesaikian persamaan linear simultan.. I b.. PfVOTAL a!au persamaan POROS.i-f+8j.sama jum~hnya dengan jumlah persamaan atau yang lazim disebut persamaan linear yang simultan. Persamaao yoog menyatakan· satu variabel YBFlg tidak ~. Metode Eltminasi ~nye}esaian secara etiminasi untuk sistem persamaan linear simultan merupakan proses eLiminasj. I.susunan 'persamaan pivotal pertama dipili:h dari koefisien besaran X2 yan.e!.) '. 1. Tidaldah salau dapat dJtentukan. . dan yang ketiga dengan cara determinan. Page' ot20 'j J 1 . Demiklan seterusnya sehingga tersusun persamaan linear simultan dengan koefisien diagonal dapat ditufis sebagai berilwt : 1 I i I AHX~ + A12X2 + Af~ + + A1~ B1 Az. dengan jumlah besaran yang dicarisangat banvsk. a. Untvel$itas Negeri Yogyakarto ..$J(an beri.m data a~ ~n nilai Pi pada bentuk persama3n linear simultan. an! GnL U.stau·variable yang dicali .r merupakan bagian yang tidak terp1sahkan dari cara anaHsis atau hitungan rurnusan modej matematiKa permasalahan.i X3 f = 11>: [L Gauss merlyefesaf~persamaan linear simuitan dengan. pertama dipero!eh dali koefl5ien x~ mlJUak yang teroesw.. Persamaanpivotal kedua X2 dari hasil .31X1 + Aaa_Xz + A:nX3 + . ApabiJa besaran yangakan dieliminasi secara berturut4urut adalah . seh!ngga koefisten y'ang tertlesar bersQsp. Cara pertama Gi:sebut metode itlaras. Aluran Cramer untuk metode determinan memberikan besaran eksak.Xt + A22X2 + AmXa + + A~ = 82• hal mana A. Persamaan ini· dj~n pos+s1f1yapads sesunan bans :pertama.Moten Kulich Komputer Pemrogroman Penye'esoian Pefsamoon Un-earSimultan dengar.. cara kedua metalui proses eUminasi.:. =63 = Ia.5 Laboratorium KomputerTeknlk Slpll.2r ~..g terbesar...~..r· I. Untuk menyelesaikian system persamaan linear yang besar.i+1.:.=:_" .aq metode iterasi atau siminasi.-. - Perscmoon Linear Simultan Persamaan IFnear simultan datam masalah rekayasa hamp.3 G"" ..~:. Bebera. cara ap ayang lehih baik bagi penyelesaian persamaan "near. dari ketiga metode tersebut. + A032.iX1 + A. peFsamaar .::l8i~'" +Bi. _-.i .2~ +Ata.~~ X.Pd. l a31 ..Jurusan Teknlk Sipll dan Perencanaan Fakultas Telmik.votal. Jika tetah mketOOtij nHai.. maka·penentLlan herga Xi9~pat dilakllkm ~ beberapa prosedur eJiminasi.) ~ dengan memberik.X2+ AasXs + + ~n = 83 May dalam notasi matrik : [""all all a'2 (112 °32 an al3 (133 a?" •• aln'l [Xl 1 fbi I [Xl Ib. fungsl Arrey pada Turbo Pascal for Windows v 1.i.kut iN . yang terpenting adatah ~k:ajumlah besaran ... tetapi metilde in. beJ'tatJap dari variabeJ yang dicari pada persamaan simultan sampai diperoleh bentuk persamaan dengan satu variabet Secara umum bentuk persamaan linear simuJtan adaIah sebagai beriklA : A. +/!t. Jx. msoom.:. meniadi sukar digunakan ji:ka besaran yang dicari lebih dari 4 varia bel..T.lrnuIDnya digunl!K.3' + +A2hXn =6Q AatX.pacar&d:~. Diperkirakan 70% penyelesaian rumusan matemabka dalam soal rekayasa mengambil biantuk persamaan tinear. Merode Bimrosi Gauss. metalui proses mengbilangkan stau rnengganb secaFa·beruntun:bebepapa ·beseTsn yang dcari samapi sistem menjadi ~y pe&S6Alaan dengan smu besaran... S.persamaan pf. akan dieliminasi -.

+ 2. yaiN X1 = 1. S.X3.36 4 +-5.0.4. Nyatakan x.16x1 . seningga diperoleh: (6) 4~287538x2 .. (2).716 = 0 -1.31386 isikan (12) ke (11) sehingga diperoleh: (13). sehingga ini merpuakan persamaan pivotal kedua. dan X3. besaran 4 Xa.dipemJ-eh dar] persamasn (12).eJe.}.038335 X2 0. X3 X4 -3~~::O f!= =11. dan (5).0.Moten Kuliah Komputer Pemrogromon Penye'esaian Persamoan Linear Simuitan dengan Fungsl Array pada Turbo Pascal fOf Windows v1. 5. dan (8) tenthat koe:fisien terbesar X2 pada persamaan (6).36 1.3~ .r::n persamaan linear adalah den_ganmengubah sistem persamaan yang diketahui menjadi persamaan pivotal sistem triangutasi.:~ .0.63906Xa + 3.280 0 .93879 = 0 (11) 0.96x2 . Dalam penyajian matriks. (9).63979 Dosen pengampu : Pramuiliyanlo.0.1.601940 0 (7) .1. sehiriaga nilai Xl = = dtperoJeh dar. = 0. dan X4 yang telah diketahui. X2.840096 lsikan {9) pads (7) dan (8) sebagai berikut: (10) 1.Q.an sistem yaitu .432x3 -1. Untuk memeriksa k.29172X4 + 1.280 = -O.0.1..:".63979 = 0 yang memberikan nilai untuk X4 0.238806 masukkan nilai X1 ini kedalam persamaan (1).-p.S8x2 .36 3 5.230 = 0 + 0.2.765258><4 + 0.058360x2 + 2.00964 = 0 persamaan (10) adalah persama-an pivotal ketiga. ini merupakan persamaan pivotal.150 4. dan x4.89514. hasH = = .208898 Xa 0. Page 2 of20 . UntversitQs Ne:geri YogyokOft<l Tinjaulah contoh penyelesaian sistem persamaan linear dengan cara Gauss sebagai berikut. -'-~ . O.4.813X:3. Persamaan )lnear dengan 4 besaran yang tidak diketahui disusun pada empat persarnaan : (1) 2.95x2 + 0. Dengan mengisikan nUai X4 ke persamaan{12) diperoleh X3 022636 dan dengan mbisikan nilal X3 dan X4 kepersamaan (9). d\peroleh X2 = 0.923506X¢ + 0. terbe-sar pada persamaan (3).21 ~ (3) 5.sle. Nyatakan Xl dari persamaan ini : (5) 1. x3. T.08054x3 .150x3 .34x1 + 2..2.475640Xa + 1.10550X3 .93897 0 0 -3. pada persarnaan (1).22636 x.846775.sa:ikar! si.846775 )(.3 -2.768X4 . dan )(1 ..53050"" .89514)4 .~~ "_ .4.470627 0 {8) 2.3.50150'<4 + 2. sehingga: 02) Xl = -128428"" + 1.038335·.~:i?~i ~.208898. !<_Brena koefisien X. persam-aan (5) dan penyeJesai.Pd.938~ (2) 3. . dan (4). dan (4)_ Ter!ihat bahwa cara G.36x1 + 1.'149051x3 . (7).ebenaran k-eempai nilm d1 at8s"mBSukkan nifai x1..099000 = 0 = = dan persamaan (6).9sax.:.950 x=---x +--x+--x 1 5.111463 -2..479618x.88 2.419 = 0 = besaran yang akan dihUangkan berturut-turul adalsh )(1.36 2 5.(3).:6 :~~:~~~~ =~:~~~~~ lj'tr:: o o 0 1.>:. dari persamaan ini : (9) X:.S laboratorium KomputerTeknik Sipil.63x1 + 521x2 .694x3 + O.a~ meny. 1<2. (4) 1.. {2).pertama. susunan akhir menjadi : . " Dengan cera subsiltusi ke belakang.47564 1..0.~.0. Xi = 1.3117463XA.350746x2 + OA01119XJ + O.51000Ox2 + O.4. Jurusan Teknik Sip!1 dan Perencanaan fa k:ultas Teknit.

88 -2.640 program mengubail benbJk umum dengan penjelasan dalam eornoh di atas.117463) :: -105.::':~:.: b.:.4.11 = f(x3.90 X3 0 -3..69 0.0.95 XI -1.Universitas Negeri Yogyokarta .0 [Xl X 1..602 1.:_~.36 1.~ .37 .939 o all o o 0 1A8 1.2. Xt} dan mernasukkannya ke-2.53 x4 -1.0.51 -1.··~~t .0. T. ><3. ~~ X3 X4 .4.::::: ..64 + 3.:-.5 Laboratolium Komputer Teknik Sipil.:t- r 4.0.716 0.21 .81 -4.95 .90 lX3 XI X2 z = 0 0.419 ke baris XI 1.3.0. S.210 x2 -2...... Moten Kuliah Komputer Pemrograman Penye'esa.64 1.95 3.64 3.280 = o o o x2 3.tan : a12 an a32 an2 an a23 aln a21 aJ! «: a3u af1/> ~ X2 Xl .. 1.r' .Pd.37 1.950 X3 . diperoleh susunan : l 3..:..4.. '.77 -2. Jurusan Tel<nikSipfl dan P&encanaan Fakulfas Teknik:. yaitu 14.36 1.768 x4 .15 o 4.94 x2 0.16 -2.0.720.98 1.150 -4.4...:.-.010 dari susunan ini.::~..88 2.694 0. .43 -1.602 . tidak perlu perubahan susunan variabel X2.~ .06 2.. dan memasukkan nilai ini ke baris ke-4 d~peroteh susunan .230 ..:._-:~'.36 1..29 -0.37 I.230 0.63 1.21 0.48 ... b2 b3 b" menjadi bentuk matriks Iriangulasi a33 arr) anI x" Dosen pengampu : Pramudiyan1o. :: ::.602 o 0 1.280 = 3.37 2. sudah terpenuhi.813 .938 Xl 5.:.98 5.280 3.21 .2.-~.280 ke susunan persamaan pivotal pertama f 1.63 3.. Algomma persamaan simul..36 x 4.471 0.64 3. Pada contoh leriihat bahwB persamaan awal mengaJami proses transformasi matriks dasar secara bertahap mulai dari susman awal : 2.432 -1.287538 x 1.-:.291 ~t .2.29 -0.. ke-3.36 1.16 5. Dari X2 bans kedua ini .08 0.95 1. 5..939 -2. .. ~~~~. Page 3 or20 .:::. dthitung determinannya. dengan menyatakan x3 dalam fungsi x4.34 2.88 . dengan menyatakan nilai Xl::: f(X2..48 ..15 . berupa perkalian nlai koefisien diagonal utama : D ::::5.e-4 5.419 o 716 .099 .29 X3 .:':: Oengan mudah dari matriks ini.::::::=-:.34 5.95 o 4.an P«samaan linear Simultan dengcn FunSSiArray pada Turbo Pascal lor Windows vl.36 2.dengan diperoJeh dan mengisjkannya ke dalam bar:is 1<e-3 dank.: dari baris per1ama.88 5.bans karena koefisien menyatakan susunan: untuk persamaan pivoting kedu8. .::.88 4.::.95 -1.29 ...47564 x (.15 -4. dan ke-4.12 x4 -2.50 x4 -4.28D 4. .15 . 1..2.."::.

.0.an mengh1wng mil( disebut alemen PIVOT. '''.9R ~ 2.81 -0. k 1... j'" 1 .2.:.95 2...561 *4.:.-..88 5.:. dan kemudian dilakukan pengurangan hasil pengs.4 b$baru ffi31. S.... 2.2._.467 5...69 0.8!q. Page 4of20 ..-: :~ An o o o An o o A l2 Hal ini dUakukan meJaiui -proses men-nol-kan kotom 1 sampai dengan kelom n-1 di bawah posisi dia. T.0_467*5.)::: .:.34 .63 3.n = mjk..21 -.43 all 1.. n.= ~ °31 - b2 ~1 bilru mZ1·b1 m21·a14 -1.:.25 =3..43 secara umum : mit =all.561 all ~1 = 5.0.x" = _n_ dan xl= a_ dengan i :. 0-3.467"2..:. .0.5 .gonal.li dari baris persamaan pivoting yang ditinjau dengan perssmaan dari baris lainnya sedemikian rupa sehingga diperofeh nilai nol. 0-1.::... .21 -2.mik.. .95 = . k+2.:. ~. determinan dinyatakan sebagai ( j .. Settaptahap k.-. Ini berarti bahwa pada setiap tahap dicari suatu pengali mjk.:..2 =325 =0 m31·a. - - - a j i+2Xi+2 -._.:~''"'::t.0.2.16 = 0... .-:··-::-::.:::. Laboratorium Komputer Teknik SipiL Juruson Tekntk Sipil dan Perencanaan Folcul1as Teknlk. - amx" ) _ \ ~l IA! = IT ajisehjngga n 1-1 jika tidak ada piv:ot Dosen pengampu " Pramudiyantt}.0.81 + 0.94 + 0..b1 = . :.: .-. .561*1.. Penyelesoian Moteri Kuliah Komputer Pemrogromon Persamaon tin ear Slmu/fan de.. -.-----_.: 0-2.~ :.Pd.230 .280 4.69 + 0. n-1 akan menghasilkan nilal 0 padak kolom k tanpa mengubah niaU 0 yang sudah ada pada kolom sebelumnya.~n.0.63 ~f - a32bBru 83JbalU Sa4baJU ffiJ1·a11 ffiJ1·2t2 =a33-m31·813 = 8J2 = ba - = a:w - = 3..63 = a22 = ~4 - ID21· 812 C3z3bam a24baru ~ a23 -m21·a13 .-·.561"2..peJ1')jhlng. . akan dtperoleh besaran variabel yang dicari.95 ~ 4. .l~~_":.0..15 = -0.36 = -2.~ -.t. -1..16 1.88 = .63 . .in ~anjul D~ngan bl baN 5ubstif:usi k-ebelakang : =~ '" b .467"'4. k+2.= 0.23 . kerens besararJ nm di bawah :P9sisi gtaggn~ tig8k m&mML!.b. n-1 Pada proses perhitungan besaran ini sesungguhnya hanya ditijsu niJai j = k+1. ·::::-.1.63 =0 =4.28 ::= = 2. 1.88 = 0.467*1.·_::_-::..716 -. .28 .".. . Untuk tujuan ini dibutuhkan (n-1) tahapan proses.561*1..15 = -4.:.16 .36 2. _ . _ Elemen ak)( yang digunak. :.561*5..0.15 -1.69 = 3. untuk i = k"'1. ..".00 =2.63 = -.33 = bam = 3..36 = 5.21 + 0. . n dan k r aij baru = 1.b af '+lXi+1 __:__.: _ :.~ :.4.ngan FJJ!JgJiArtay pada Turbo Pascal fOT Windows v J.-. Untuk = mendapatkan berikut: ni:lai noJ pada kolorn pertarna di bawah diagonal e1emen 81 h pada contoh 5.716 0.:·.95-0.467""1.~..: ak! aij -._.=:·~~. Universitas Negeri Yogyak:orfo . Pada tahap akhir penghitungan.419 dlhrtung : m2l == all a22 bill!J 2.. .

":'.~·.dadiagonaJ matriks saja Bentuk akhir matrlks gabungan setelah eliminasi dinyatakan sebagai . .:. = _t_ ak bag! unsur di bawah pivotal dan mj/i. S.·"'::.C. tetapi etemen d1 bawahnya buksn 0. proses disebut proses PIVOTING. ..?'.'-:-.. jika pada proses eliminasi niiaj BkJ(bemiiai 0. Gertgan peniikaran ·barfs rlalam matrtks untuk mendapatkan pi:YOt ~ng Gukan bermlai 0.:..-". All. Suetu pwot bernitai kecil sekali. Ini menunjukkan tnvers [Ar tfdak ada. .~.~:<.-: ':::.J!_ umum prosedur me-not-kan unsur pada posisi alas dan bawah diagonal dilakukan dengan pengaJj mj/i.~.::'::~:·:.2..0 A...-:. eliminas.~.:.:.2.o.::.-.:. .~~'. _-- bernilai nol.. Bentuk matriks gabungan s-etefah normalisasi adatah SQbagai berikut: = = 'bani = = = a akk bag! unsur di atas Dosen pengampu : Pratnudiyanto..:. dengan i k+1.Moten Kuliah Komputer Pemrogromon Penyelesalan Pe. '''.1Ox1 + 0.:. Algoritma member~Kan sifat tidak stabil harus dicegah dengan menetapkan syarat pertu : Ik I I mlk! s 1.~.. Hasil perhitungan langsung didapatkan pada kolom terakhir matriks.. dan tidak ada penyelesaian unik persamaan sebab soJusi vsktor x dieari dati {x} = [Ar1 {b}..4 = has. yaitu pada tahap k. '.mya dengan care apapun tidak akan memberlkan nitai yang benar. Pade aktIir elimil1asi.::: 1.:.sar elemen dalam koJom k di posisi diagonal utama.0-1 A.81 X2 11. =.~ . n yang dalam penyajiannya secara graftk hampir parala!. j 1.:·:t·:.:::·.-:.::~. yang berarti soJusi yang akan djperoleh tidak memberikan hasij yang be$ar~ Penietasan ursian jnj dapat dWjhat pada $Oll.T.Pd.0 secara .0 . k-2" _.0 A22 . = Bik .n Bi =bnl81l1 = bi ...).Meiodefliminasi Gau5s-Jordan Bila p:ada.rsamaan Linear Slmul:tan dengan Fungsl Array pada Turbo Pascal fot Windows v 1.gyakarta _ -' ·<'·.. . n dan k:.-"::-..5 Laboratorium Kornputer Ieknik Sipil.0 .-'.3. aide pivotal drengan i'.penyusunan baris baru sedemikian rupa untuk memperoteh nilai mutlak terbe. beratri determinan I A 1= 0.mlk·alk " Dengan hanya unsur diagonal matriks i: 0 dapat dilakukan normafisasi pada matriks.sedurpiYoling perIl! di modjfikasi pada tahap ku.JJl8an das~r dillbah menjadi matriks lriangufa5i alas ~ngan me-nol-ksn unsur matrtks segitiga bawah IAL maka cara eltminasi Gauss-Jordan mlakukan pula pada bagian segitiga atas matriks.: 1. dan ~j aij ballJ a~.mik.n dan I k~1... Jurvsan Tekni~ Sipfl dan Perenconoon Fak:ultasTeknit Universi1asNegeri Yo.."'j:' :-.mik.:~:':"~:~:. k+2.:.0 .'(:"). Y.-.. b. dan sistem persamaan mempunyai 011aiqeterminarl yang 1 im kecil...u.$fil. yang tinggat hanyalah sukusulw . maka perlu modiflkasi 'Susunan baris.:.I$i du~ persamaan ber1kutini : 0. pro.2..-.. - ~L~_.bk. Solusi persamaan ini tidak stabit dan yang ~akkl~ I Laikl 11~k+1 = Dengan ketentuan ini.80X2 = 11.::.':._gati Illi!<: den.:::·:·:. sebe!um dibentukpen.. &istem tersebut disebut berkondisi ill (i/l conditioned). .akj. .3. :'..3.a.::_.0 O.0 A33 Xl X2 [81 B2 o 0 0 X3 = B3 't .p. .gan. untuk i = k+1.':·~:.o .-.i Gauss per.-. XII e.::.09Xl + 0.1..

- : ::..- 100 010 o01 000 tedihat dan persamaan di atas bahwa ni.2 ann x"J b" [A]{x} = {tI}.':'I' . - ... dengan [AJ merupakan matriks bujur sangkar dengan syarat unsur-unsur diagonal sudah merupakan nilai paras (pivot)... :::. berarti [G)(A.an w:netuan· matriks inver$ in... l: anI «. an3 0 arm dengan prosedur eliminasi Gauss-Jordan. S.} a -I.l')yeJ~s..- .l22 o 10 o 0 lOa L 0 a-I21 -I a-12" 31 a -1 32 a -1 33 a -1 113 a -IIn a -I mJ 000 1 a -I .:. Page 6 of 20 . Moten Kuftoh Komputer Pemrogramon Penyelesoion Pe~amaan Linear Simulfan aengan fungsi Array podo T!Jrbo Pascol fOf Wmdows v 1.. unsur matriks [AI disandingkan dengan unsur matriks 't = [Ar 1 a21 a22 an a23 aIn 1 0 0 a2n 0 1 0 0:.. yaitu : [G]IA}{x} = [G}{b} t rnaka dengan memmh [GRAr ..gunakan untuk mencari sebuah perssmaan linear simuitan invers suatu matriks. .i d.2 lJruilJJf elemen l'llatriks Dosen pengampu : Pramudiyanto.. 00 00 1 0 a-l]3 a-I23 1 unsur matriks ini diubah menjadi : a-II.J [Ar1[AJ [I].. X2 XJ a33 anJ «: =b 3 dinyatakan delam notasi mBtrik.apat dinvatakan sebagai : {x} [Ar1{b} prosedur ellrn inasi Gauss-Jordan yang mengubah matriks [AJ menjadi matriks identitas [I] setelsh normalisasi menunjukkan bahwa = = = untuk memperoleh matriks iovers [Ar [I] dal·arn ~arik : all a12 1 [GI[I].': ... Pe. : . T. c. 100 a-Ill a-\2 a-. Andaikan au al2 an a23 aln Xl bl b2 .: ~ KomputerTeknlk Slpil..:":..: ..:.5 toborotoriurn _.s sebagai a. Jurusan Teknik Sfpil dan Perencanaan Fakut1as 1e1O'111<.cari dapat langsung ditetapkan.J a21 ~I a22 an a2..aian IA]{x} = {b} deng. yailu toyers matriks [AJ.:'-':.Pd.lai Xi sebagai bilangan yang di.:-~:.1 a. ~..:. Universitas Negeri YogYQkorto .~.:_'::..:. Metode Mcrtriks Invers Eliminasi Gauss-Jordan dapat di.. berupa ma1riks identitas.:~::./. Apabila serna-same diberlakukan perkaFtan awa! pads matriks [AJ dan pada vektor {b} dengan malriks (G).

.15 -0. ad-alah unsur invers matrik (Ar1 .778 dengan baris kedua yang telah dikatkan dengan (2l12.817.5 ~ 7.S). ~ ~ : -!::- - .ansebagai Dfilnl<.Pd. dan ini menghasHkan : [o~ -~:'5 .edua dikurangi dengan baris ketiga yang telah dikalikan dengan (-2.4332).44B17~43J2).. dan ini 5 [ o o 1 0.baris JLstiga yang ielah di.256 1 ~I'J)§ mengn. bari!> kedtJa dikurangi dengan bans pertama yang telah dikatikan deqgan (-Z.25 5 -2 -ll'{X} ~ lb: x: r b} 0 01 proses me-nol-kan r U.5 -~ . Tek.5 7..0 O~5 ~ ~] -3. Jurusan Teknik Sip" dan Perencanaan Fok.kalikan de.0.256 1 mengha§:U. • .3 0 1 0.. bans dengen ...5 3.778 .5 7.oh berikut ini dapat dipelajarl. T.37669 I . dengan bans pertama yang te~ah d[kalikan dengan (2111.25 ..nll::. Moten KuHohKomputer Pemrogroman Penyelesalan Persamaan Linear Simulfan dengan FYngsi Array poda Turbo Pascal fOf Windows vl. -1 1 .5 ~1 1. a -1 -1 a-1. Baris ketiga dikurangi dengan bans kedua yang te'ah dikalkan dengan (3. dan bans ketiga dikul'8ngi.194802] .256 unsur diagonal dijadikan satu sawan Dosen pengampu : Pramudiyll1lto.2~99g7 [ ~ -1~.2I12.5 0 0 1.ul . S.5 3.793064 1.S Laboratorium Komputer Teknik Sipil.20 -2 -125 0 8.768444 -~.2.778 -0.3 atau (A]{x} = {b} [ 3.kan .4.096432 0. proses perhitungan pada cont.l<.asUkan : Baris k.-. 5 ..dan ini 0.11 a -1 3.ultas. Pagelof20 . 3..0.S/S)..8 -0.4332 -0.. T entukan matriks invers dati persamaan : Untuk membuktikan -11.25 4.4332 0.. dan ini J Bsris pertama dikurangi menghasilkan : ~ -1~.48 : [ O~~58 -0/6 ~] o 0 7.S).778 -1 2.4332 .5 7.J . l)niversitos Negen Yogyakarta a -11I a -1 21 a -122 a -1 12 a -1rr2 a a -1 -I 23 :n a-l31 a 2.S).ngan (-1.5· X3 h3 unsur matrik rAJ drtuJis coogan unsur matriks [1] di daJam satu larik. o 0 -0.1 a -I 11'3 mi' proseselimlnasi Gauss-Jnrctan sebagai cars rneneari mB_triks invers.. -0.2.f1Sltl" dj bawah diagonal d§pat dilaku.

-. .-. .. ..134532 0 0' 1 [0.06345 .030135j= [Ar1 ~ OJ 0467 ~ 0......5 Laboratorium Komputer Teknik Sipil..aan tinear sJmuJtan d.10467 -0.. snya .03444 0. . Page 8 of 20 . Juruson Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultm..153689 -=0..b3J jika suatu 1 1b.030135 ( -0... .k.n matematj. pgl"lye!e..Q8771 0. . : -.04197 0.....0..06345 -0. T.-. ...-.08771 O..03444 OJ34532J jika bagian diagonal sudah dinormalisasi.atrik.04197 0. { IL}[Ul{x} [A} = [LHU] = {b} Dosen pengamplt : Pramudiyanto.038961 1 0 .. [6} disebul m.. dan [UJ{x} = {z} wntuk mempeFQleh {x}. -0'..saian yal'lg .08771 0.. ~ .inyatakan daJam matrtks lAJ{x} = {b}. -. L21J L3n 0 0 0 U.atriJ< .unik) : matriks [A] b~tkanJah$ingY.038961 ~O.. Universitas Nageri Yogyok:arto . maka unsur: yang dapat dibuktikan l 5 rO. LO 0 1 -0.153689 -0....10467 -0..----: .030135 -0.~. [Xl r Xl} 0..£lan linear .t matriks mvers ini mta!ah : d."Q. -.u!1yai nilai· satupada diagonal dan ni1ai Q di etas diagonal seperti : lam a.:.Ia..memp.10467 ro 1 0 0 0..1°.. --.: : :~. Metode Dekomposisi LU Oaf'i p.04197 dengan perka!ian [A][Ar1 = [I] P =lO 01 1 OJ Penyelesaian perSaJTl.an sebagai perk. a.03896 ](b1 -0.03444 0.lftdows v J.153689 ~O. Moten KU~QhKomputer Pemrpgramon Penyelesaian PelJamOOn Unear Simultan deng"n Fungsl Array podo Turbo Pascal for w.134532 -2.buktia.04197 0..ffmnya (ada r aIl °12 au a2I QSi an al2 an ali a2n.25 -45 7. . Teknik. D:m make matriks dapal diura._. .5 -11. SPd.alian dua rmtriks triangular ll-l dan [VI.3 -0.1536&9 r~ [ -1...08171 0.simultan dengan menggunakan Jx. ..striangular bawah yan_g elemen m.:n" [UI disebut sebagai matrtks tnangulasi atas dengan nilai elemen di bawah diagonal sama Dengen demikien : bHa persam....06345 ~ 0.a mengisikan mairiks [AI dengan (LllU} menghasjik.. mak.em.lL -0.030135 3.-... o -2.5 3.an : berarti terdapat dua sistern : [L]{z} = {b} unwk mefl(:CWj z}..03444 0.06345 -0.i.0.134532I. 1 0 1 3 a= 0 0 o 1 o o o dan [U] = o LIn dengan O.5.03896] .r :.

dlSfmpan sebaga[ 3 .ks tria ngulasi yang diperoleh dan metode Gauss. terilr.8 " proses i=3} m 32 k=2 832"baro a33ba):u a = _ 32 a22 3.l a = -3 aJllla.-. ~ Matriks [UJ sama dengan matr.1 4 + 0._.."*" 4x2..(3/5)(-2) = 3- B33baru =~ susunan baru Berdasarkan triangulasi. menjacli not.2 -6..~ disebut merode dP~Q..2xz + 3}ts=-S. .~ -~.alah menghHangkan pengali diperpleh dari mil.4 = -2 .(1J5){-2) = 823.9091 a:as ."9fl'WdtaAGiubah· StlsunaMya dan persamaan L3 rS ~2 -2J x: d{5} 1 4 3 '{X} 2 -5 X3 awal.:..:" .'\J -= S 5X1 . ISlmpan se baoai I32 ) agal = -4.~. nook ada perubahan pivotaluntuk .. = _l- a. :-": .4) =0 s.. ro ~ ~.OW'svl.4 = ~8 ( pengali 11 yang d· .2 =0 ::: 3.rn. S.(1/5)813 =-2 . . metriks ciiatas g Proses partarna . setelah diketahui ntisi {2}.lesa!an sepert~.8 = 2 + 1.2 =- = = a32- 4.2 - (8111)(4..Pd.6] 3.2 = .." dari 1= k =1 821 baru a22bafu 2}m oa 121 021 21 ~ _.. Unsur etemen matriks {ll merupakan pengaH dalam proses eHminasi Gauss. Penyelesaian {U]{X} = {z} dilakukan dengan cara substitusi ke belakang..-.ru = ::: all a31 - 5 {pengab yang harus . Page 90f20 .(8/11)a23 (8/11)8:!:2 = -6. 131} ib2 (315}al1 := 3 .(8111)(-2.0..-. Seoara umum.6) = 3.. _: ..6 "'Jl = _L._ Y-~.(1/5)(5) (115)St2 = 4 . Metode pe~.6. : .(pengali harus disimpan sebagai unsur eternan 5 =1.(315)(3) =.. 3xt + ~2-·5.:. yang tfise1esaikan dari [LJ{z} {b}. _'.(3/5)a'3 = -5 ..f5 .(1/5)(3) 922- = =0 = 4.::::~~:::::::::~.. l = Ssbagai centeh.4 = -2.T. meneruskan [AJ : .sehtr.ehingga.":. x-.:.ip.1.Moten Kutioh I<omputer Pemrogromon Penyelesaian Persamoon Unear Simultgn dengan Fungsi Array pada Turbo Pascal tOf Wmd.?OsisiU.llFcl proses Erinninasr menjadt'dasar pembenttMBn matriks [ll dan [tIJ.gga -rri8nyimpan pEmgdit ini setaJ'. all = . elemen di bawah an. Dosen pengampu: Pramudiyanto.:.. d~nnjau pro~ dekomposi& LUlJntuk menyelesaikap.: .. _ . .2~:= 9 p9fS2maan : deism bentuk rnatnk : 15 ~ 2 f3 2- k.6 1 Ell) = a21 = 823baru 1=3} k =1 ball1 (1/5)a11 = 1 .(3/5){5) a32 ..: .8 .8 susunan eli atas.S Laboratorium KomputerTeknlk Sipi!' Jurusan Teknik Sipil dan Perenconoon Fakultas Teknik.at perlu ur1akukan pivutisasi menjadi : U 4 unto!< k-oefisien x.(315)8t2 = 2 . :':-3". Universitas NegeR Yogyokmta ".

maka penentuan menyertakan matriks permutesi P akibat perubahan susunan bans.9091 4..sis sistem yang baKU. determinen harus 1=1 Jika pros-es . I [BUCll = I B IICI = = IAI = n II uji = La ll +an + .[L]{U] [~-~2.2 -6. determinen dapat ditentukan..7273 LO.382 persamaan [A]{x} = {b} bag! berbagai nilai vektor {b}_ MetoGe Oekompo$isi LU ban:yak dipakai dalam pemrograman solusi anafi.Pd. Dan ~angkah (a).:. Detel'J1'linanmatriks (U] adalah hasil kali semua elemen diagonatnya_ Deng.! 0 -3 2. sedangkan [l.:.etapi unsur vektor {b} yang terkait dengan pengaru luar terhadap sistem memiJiki beberapa vanasi.] adalah : [ ~].I l II U I I U I Determinan Il] adalah 1.. sellagai berikut : .6 ~ 0. IAI = I [l][U} 1. Jurusan Teknik Sipll dan Perencanaan Fakultas Teknit.6 ~]lr::}={~}.. yaitu : Dceen pengampu : PratmtdiyrmttJ.Moten Kuliah Komputer Pemrograman Penyelesalan Persomaan Linear Simultan dengon Fungs.QSjsi melaluiprpses pivoting. Array pada Turbo Pasca' for Windows v..7273 1· Laboratorium Komputer Teknik Sipil... .8 O~2 0..9091 ._. menjadi [~ 0 ~.5 LO r~~!~.4 o Penyelesaian dan persamaan menjadi : (8) [L}{z}. .~. S.2 -2 3 -2.. t..an dM hasn dekomposisi. T.: {b} °1· 0.an oemikian : IAI adalah hasil perkatian elemen diagonal matriks [A] bila matriks [A] adalah rnatriks segitiga atas atau matriks segitiga bawah..Dekomposisi {AI = .-. sebab semua unsur elemen diagonal matriks bernilai sarna dengan 1.". Mengingat aturan operasiooa! due Jika dek-omposisi dilakukan tanpa proses pivoting... Dua prcses terpisah perlu dilakukan. Determinan Determinan dapat matriks: ditef'lilJ_k.6. Page lOot 20 .] 3.~}=[~1~ H~ aL3 r 1 0. sehingga vek1QT{~ sebagai vektor antara mendapatkan nilai vektQr {xl menjadi fasiUtatDf penyefesaiaQ e.deJromp.+ a"" . yang unsur matriks [AJ tetap.6 ] -4.6=] [U} -4.. maka mellUM 6WrI'ID oi atss.>" . . = [l] . vektor {b} dapat mempunyai nilai yang berbeda. Universitas Negeri Yogyakalta .-n::}={J4 } r 1 1 Z3 8 Z3 5.

.~. t)niversftas Negeri Yogyokorto ~~.::::':-::':::::. yang mengambil nama penemunya di tahun 1750. -...5 Laboratorium Kornputer Teknik Slpll.. .·. -::::~('~-:. Jurusan Tekni4<Sipil dan Perencanaan Fok.'::·::-:=:::·:·· (a) Proses transformasi matriks [AJ menjadf matriks {A-1] yaitu matriks dengan unsur alemen dIagonal merupakan unsur pivotal dengan [A'] IPl[A} atau lA] [PtIA'].'~.9091 determinan I A r= I ...:~':=. I A I = I p-1 II L II U I = y I U I Tinjau penyeJesaian detarminan bagj matfiks: 5 -4 2 -2 3 2 _32.:":..(~:. {AJ = {fir [L]{U] menurut ketentuan butir (a)..::. _ __ _ Moten Kuliah Komputer Pemrogmmon Penyelesoian Persamoon Linear Simulfan dengon Fungsi AIroy pada Turbo Pascol fOl Windows v J.1i +a13. ditinjau sistem persamaan linear simultan fall L ~I al2 I a2l aJ1Xl a22 a23 X2J = b21 an lls3. sehlP.~. '_.'_-··_-:. .. . T. :. Gabriel Cramer..gga ..~!':~--:-:':·~::5::':. bergantung atau genapnya' proses pivoting yang.._ ' " :". meka : . .de'terminal'l·matriks adalah : = = Nllai t merupakan nilai I p-1 I yang sarna dengan -1 atau +1..:.::..::.:.uttas Teknik..J ~31Xl) {b 1 r 'i au nyatakan determinan dengen unsur-unsur elemen matriks sebagai + a12xl + a13x3) a21x1 + a21x2 + a23x3) +a32x2 +a33x3) +012X2 aD all an ai2 a23 ~3 (a ~ 31X1 mengingai kembal:i persarnaan pertama.1l ~ b3 . _ .-.n:ggunkan dalil penjumlahan detenninan.'.=:'.:s+~3~) a3l 033 {b3 032 033 dengsn me.:'.. _.::':~~~"'":'_::_'..6 3] -4....~:·J...~='. Matr4ks [l) dan rU] terkait dengan matriks [A] sebaga..9091 } = 108_00 menginga! 2. :....r" _ .-:...::.striangulasi atas setelah proses eliminasi sebagai : [o 5 -2 o 0 }+[~ m }:l 0 2 4 1 -2 -5 00 4. sema dengan dapat diurai:kan sebagai : DiJsen pengampJI : Pl'amuaiYllllto. SPa..iakukan.d = t2 al2 all ~3 Cl23 (a31l1+a32.-.. d..... ] meialui proses perkalian. --:._-_ .. Metode Cramer Suatu caraYanQ ~Jt:Jana dslam menyelesalkan persamaan tinear simultan dengan delenJJil'l"aQ disebut cara Cramer.. 4 *-4.:.: .::.:.:.4 -2.. daterrninan pads ruas sebel:ah kin tamE.. ~ l 1 4 pade jumtah ganjil _22 -3 ] yang drubah susunannya menjadi [~ -5 [5 3 -2 4 2 1 yang mengt'iastlkanmatrik. Page II or20 .. .. (b) Proses dekomposlsi LU rnatriks [A']tanpa proses pivotihP ~A']={L]{U]. Untuk menj:el8$kan aturan Cramer ini..:.(all.:.~-_. . . r 4 / =[ ~ f J I = "( I = +1 U I = (+1 }[5*4..-. ..l3) (a21xI + G22X2 + a23x3) a22 a13 j'bl eJ".

: :. hI a23 a33 a. S..': . Universitas Negeri Yogyakarta an a23 a13X:3 a32 a33 di sebeian kiri 'tal'108 a31x1 a32 l2n tl:t1X:z a32 + a23. : ...1 a21xj a.. T. <:. maka nilai kedua determinan ini = 0.5 laboratorium Komputer Teknik Slpil. b3 a1? an a23 a21 a31 an a33 + a22 an a23 x2 a33 + 23 'b2 an' a32 a)2 a32 a33 an dengan mempethaltkan suku kedua dan suku keliga determinan yang mempunyal unsuridentik antara kolom pertama dan kedua. t_ Molen Kuliah Komputer Pemrogromon Penyelesaion Persamaan lineo! Slmulton dengnn Fungsi AmlY parle! Tu..': . 012 hl = b1 b3 au a22 an an a23 a13 menghasitkan : q ~3 b2 b3 llzz ~2 ail Xl :::::..n b2 b3 an a23 ~3 tl:31 sehingga: DDSe11 pengampu : Pramudiyanto.•. Juruson Teknik Sipil don Perencanaan fakuftas Teknik..~)"# • :-- •- ..lJ aJ31 llnx3 dengan mengeluakan variabel Xi dari determinan dan mengganti persamaan sama deRgan de. dan kolom pertama dan ketiga..ngan uratan detenninan ini. maka : lau al2 a22 a32 at3 lau XI an an I ~13 al2 an a32 a13 a23 ~ a33 = b..Pd.:.31x1 + a3ZXz + ~3X:J) I1n meng. Page 12 of 20 .bo Po'scat for Windows v J.: .. sehingga : ~l al2 a22 ll:Jz a21 a31 an a23 Xl a33 ..'.~"""""""'-""'". - .: . .Hxt a23 + a21 a22x2 an a31 ~2Xz a13~ lIz3 + a21 a23X3 a33 aJi ~3-~ ~1 a13 a13 I au -.ngat persamaan • r::: l a31 an all (a1 !~ + al2x2 + ~JX:3) (a21~ a21 all atau ~1 + ~2X2 + a23A1) +~2X2 +~3X3) ll:t2X2 (a31~ al1~ ~3 all a21 0:.. X2 dapat diperoleh dengan menyatakan determinan dengan unsur alemen matriks sebagai : (allx! + a12x2 + a!3x3) (a21X1 +tlz2~ +tlz3X3) an a23 ~I (a. I au """' ~1 a33 a21 a31 an a'll a21 a32 +ss a331 dengan prosedur serupa.

Moteri Kufioh Komputer Pemrograman Penyelesa.ian Pe·rsamacn Linear S;mulfan dengan Fungsi Array pada Turbo Pascal fO! Windows vl.5
Laboratorium KomputerTeknik Sipil, Juruson TeknU< Sipndan Perenconoon Fak:uftasTeknik, Universitas Nageri Yogyokarto

~ :: ~LJ::: ~
a31 a~H a33

dengan mernperhatikan suku pertama dan suku ketiga determinan yangmempLinyai unsur idel'ltit<: antara kolom pertama dan kolom kedua, dan kotom kedua dan ketiga, maka niJai kedua determinan ini = 0, sehingga: ~1 021

r

~x,J:::~ ~I~J:: ~~
a33 ~31 Cl:;3 ~3 ~31

,.-:.,,:_ .._

~31

~2

h3

an

al2

013

~l

b,

an

a31

a22 a32

a23 Xz a33

=

a21 b2 an a31 b, a33
all
aZI

hi

a13
a23
G33

._;

manghasUkan:

x2 =

a31
all a~;!
~l

b2 b3
a12

a22
a32

an a23
a331

Untuk menesri Xa, ditetapkan bentuk determrnan : alI al2

a21

Gzz
~2

a31

+ a12x2 + al3~ ~ (~lXI + 022X2 + 023X:3 (a31Xl + G:.zxz + a33"-;
(all~

seperti prosedur un1uk mendapatkan x1 dan
Oll GI2 022

x2, diperoleh :

b,
b2

ta21

x..

" la a
ll

=. "':"""":"':-'------'_'_" l2

10

31

au

b3

Q13 G23 G33

a21 a31

a2,2
a32

Berd-asarkan penjelasan di atas, secara umum aturan Cramer delam penyelesaianpersamaan Unear simultan adalah dengan menetapkan determinan dari variabel I A I dan kemudian penentuan variabel dHakukan dart pembagian
Xi

= ~IIdengan I A. I merupakan

determinan matriks dengan menukarkan

unsur matriks tAl kolom ke-i dengan vektor {b},

3. Met:ode Iterasi
Pade metode solusi persamaan linear simultan yang telah dibahas, proses l'Iitungan eliminasi berupa pengurangan suatu baris dengan baris lainnya dapat dila.kukan dengan terpenuhinya syarat perilaku koefisien variabel - dalam susunan persamaan pores. Apabila koefl:Sien dan variabel entara salo baris dengan yang lainya hampir sama, pengurangan dua baris akan menghasilkan nilai yang sangat keei!. Walaupun ujud koefisien dinyatakan dalarn nUai eksak, hasil proses tidak akan cukup cermat Metode iteras! merupakan care proses perhitungan yangdapai melakuk.an. koreksi Ke$E!aIlan ~lagi pemrosesan dilaksanakan, sehingga kekurang-cermatan hasi seperti cara efiminast dapat di hrndarkan.

Dosen pen.gamptl : Prll1mHi'i!ltmto, S.Pd. T.
Page 13 of 20

.. '.~.

Moten KuHah Komputer Pemrogromon Penyelesaian Persamoan Unear Simulfan dengan Fungsl.Al'foy pado Turbo Pascal for Windows v 1.5
Laboratorium KomputerTelmik Sipil, Juruson Teknik Slpil dan Perencanaan Fakulfas Teknik, Unfversitas NegeFi Yogyakarto

o. IterasiJacobi
'teras; Jacobi menggunakan rumusan rekursifuntul{ mtmghitvllg nilai pendekatan solusi
persamaan. Proses iterasi dilakukan sarnpai dicapai suatu nilaiyang konvergen dengan toleransi yang diberikan. Untuk menjelaskan proses tterasi, tinjautah suatu per;aamaan "near simultan derajat tiga : 811X1 + ad<2 + a1~ b1
a21X, a3iXl

+ a~2 + a~ +~2X2 + a~

=

;::: 2 b b3

=

Persamaan ini dapat dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut :
Xl

= -(bI - aUx2 - a13X:J) = F; (xt,X2,X3)
all

1

x2

= _1_(b2
a22

-

a21x1

-

a23xl) =

r~

(XI.X2,

X3)

X3 =-(b3-a3Ixl-~2X2)=F3(XI>X2,X3)

1

an

dengan syarat nilai. 811. aZ2, dan a33 ~ 0, apabila drtetapkan nilai awal x,,-, xz, dan~. sebagai 0 0 0 Xl = Xt; X2 X~ X3 )Ca, maka untuk mendapatkan pendekatan penama dllakukan proses :
x(l) - 1-

all
-

1 (b ~l

=

=

a

122

x(O) - a

133

x(O}) - F (x(Ol -·11>2'3

x(O) x(O»)

X(l) 2

_l_'b 2 -a .~
a22

21 1

x(O) - a 23x{O»)-- F2 (x(O) , x{O) , x{O») 3 1 2 3

X(I) 3 -

_l_'h 3 - a 31x(O) - a 32 x(O»)-- F3 (x(O) ) x(O), x'()) ~. 1 2 I 2 3 a33
nUai

Pen<iekatan kedua dengan pethltungan dari iterasi :
X(2l __!_.'
I -

xl)

=

Xi;

X2(1)

=

)("i

XJ(l)

J(a,

mendapatkan

koreksi

all

(b1 -a 12 .
~2

x(ll_a

2

. 13 3

X(l»)-F:(X{l)
1

1,

X{I)

2,

X(I})
3

X(2) 2 -

_.l_fb _ a x(l) - a

a22

21 1

X(I»)23 3 -

F (x(t)
21

'

X(I) 2,

X(I»)
3

X(2)
3

= _!_.. 'b -

a33

~3

a

X(I} - a X(I») 31 1 ~2

= F3 \'XCI) , x(1) , x(l»)· 1 2 3

Proses flerasi di.anjutkan dengan menggunakan pendekatan ke (1-1) untuk mendapatkan Xl, )(2, X3 bagi petidekatan ke-i, Konvergensi ha.sil diperoleh jika hasil pendekafan memberikan nilai konstan emu simpangan antara dua hasU lebih kecil dan toleransi kesalahan yang dite:tapkan. Secara umum,. apabila akan diean variabel n..persamaan dengan proses iterasi, maka prosedur yang telah diuraik.an dapat digunakan. Uf'ltuk iterasi ke-i, pemi:tungan secara umum dinyatakan sebagai :

nilai

Doeen pengampu : Pramudiyanto, S.Pd. T.
Page 14 of20

;...-~,'.

-.~
Maten Kuliah Komputer Pemrogmman Penyelesaian Persamoon Unear Simuiton dengan fungsi AIrey poda Turbo Pascaffor Windows v I.S
Laboratorium KomputerTeknik SiplL Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakul1'Qs Teknik, Universitas Negefi Yogyokarta
.... _

- -~:":"-..;

';""':':.:.-"-

.. ,.. :

-_.:

..

~

X(k+I)
]

= _l_ib
a33

~3

-a

31. I

XCI) -

a x(l) 32 2

..•

-r1_

--m

X{k») n

Penetapan niJai vartabel menuM proses ini dlsebut iterasl Jacobi. Oengan ni~ai awaJ sembarang Xi(Q}, ada kemungkinan konvergensi tercapai secara lambai, serungga periu ditetapk-an syarat terjadinya konve;gensi dalam perhitungan itarasi, yaitu: Maksfmum (-

_II, ~aliJ
aj;
J¢'

< 1 (i = 1,2, ... ,0; j=1,2,3, ... ,n}.

b. Iterasi Gauss-Seidel
Ita-rasi Gauss-Seidel sebagai cara penye.l~n pe~maan linear sirnultan tidak jauh berbeda dengan n.erasi Jacobi Pada neresi Gauss-Seide.l, nilal hasil perhitungan padabarls awal langsung digunakan untuk perhitungan nilai selanjutnya di daiam tterasi. Dengan metoda ini konvergensi akan tercapai lebih cepat. Bentuk iteratifpersamaan "near adalaf1 s~bagai blJlfikut ;

J

Xl

(h1) _

--_-~

1

(b

all

1 -a12x2

(kl

-alJXJ

(k)

- ... -alnx"
(k)

(t))

x2

(.h\) _

- -~

1 (b

an

2-

a2lx,

(k)

- a23x3

- ... - alnXn

(k) )

X3

(.hI) _
-

~~

aJ3

1 'b3

-

a31xI (I)

-

a32x2 (1)

-

... -

alllXn

(k-}) .

Prose£iurperhitungen

dan syarat konvergens1 iterasi sarna seperti pada iterssi Jacobi.

4. MetodeChotesky

Deiam ilmu retc::ayasa. persamaan tinear simultan yang diperoleh dan .l'!.IJJ)ussn matematlka berdasarkan teori elasti's umumnya mempunyai unsur koefisien variabel yang simetrts. Persamean linear simu~tan tersebut dapat dinyetakan dengan : Al1X1 + A12X2 + A1aX3 + ._.+ Aln~ = B1 A21X, + AZ2X2 + AziX.-J + ... + ~ B2

AalX1

=

+~X2+~+."

+~Xn=B3

Atau delam notasi matrik :
all

a12

a13

aln a2n a3n
ann

Xl
X2

hI

a21
~l

a22 a23 a32 a33 «; a,,3-

b2
=:

X3

b3 bn

etau [A]{x} = {b}

"
Xn

ant

MatfOO; {A) disebut matriks simetri apabila diluar unsur diagonal, unsur matr,ks bans sarna dengan unsur matrtks kolom pada _ indeks baris dan korom yang sarna. Dengan demikian, unsur matn'ks simetri dirumuskan sebaga1 a.jj= aji; itj; i=1 ,2,3, ... .n; }=1 ,2,3, .., .n. Matrisk sfmetr-i dapat dinyatakan dalam produk matriks trianguJssi bawah dengan matrifc.Ji.triangulasi atas, dengan !reclus matrlks satu sama lain ada1ah matriks tr:arr_spaS8_ Faktorisasj m-atriks ~Aldalarn kedua matriks adelaf1 : fA] = IU1TrU].

Dose« pengampu : Pramudiynnto, S.Pd. T.
Page 15 of 20

lBtn = 1r/ 1. Page 160f20 .' -. .--~ .112 1.112 = UlJ = Fa:: . Juruson Teknik SipHdon Perencanoon Fokultas Teknit.. 813 Nyatakan Uli dalam unsur ali: a22 = U11U13...Array pada Turbo Poscol for Windows v 1.matriks [A] merupakan hastl prodl!i< un5Uf bsris dalam matriks f}J] T dan unsur kolom matriks [U).-:' ._.. S.>n = U12U1n + U22lJ:2n Baris ketiga : 2 8:D = ull + uz/ + U33 .1'211 U3n U7m 0 1....umusan umum untuk menyatakan umsur mairiks [AI pada posisi diagonal: Dose» pengampu: PramuiJiyanto.r-t..112 0 U22 0 0 un 0 0 0 1. Universitas NegeJi 'fogyokarfo ..1 23 2» . an a21 a31 an an aJ» a22 a32 a.111 1.1 -u 13 In 1.. ....-~'::... ....1. ::~ .r..1111 1..2 a23 a33 an> «. : r---------------------------- U 3" = a 3" -1. dengan nPiai U~ didapat darj perrutungan sebelumnya. 8m = U.133 u1n 1. a1n ain baris kedua : 822 Nyatakan = ull+ U222.... :'::'::<'::'::'. 8...12.111 = Fa:: . I 1.1. 1. a3n ami 1.. Maten Kulioh Komputer Pemrograman Penyelesajan Persornoan Linear Simulfan dengan Fung. unsur.:': ...." Bertiasarkan bentuk matriks di atas.. Un = 1.. Hubungan un sur a~dengan unsur u~ bans pertama : 811= U11 .122 Un Un 1... U21 82J dalam unsur aLi: = U12U13 + ~U23..pd. 0 0 0 un un 0 0 U3fl an) 1.. .. '" a12...1]. . 812 = U11U12.s. Nyatakan unsur U3j .. a30 = U13Uln + U23U2n + U33U3n daism unsur 8:r. .1 1..::: .1[" = U = Fa:: ll rr: al2 an aI3.5 Laboratorium KomputerTeknik Sipil.1'11 . Un R... .

[A]= [ 9 -3 6 -3 17 -10 -10 12 61 [U] J = uOWk meOO~ [U~l ~ :::]dengan U'33 menggunakan nga persamaan yang telah dic:ieflnisikan sebelumnya.3 - u~ = .J12 - 4.. + u~un atau aij = LUlifulQ(i k=l < j) sehingga rumusan umum untuk menyatakan unsur matriks [U] a~afah : ».. -.i 2 + U2j2 + U3i2 + . atau ali ~ 2(. ail:: U. Ul2 = . faktori·sasi dUakukan ke dalern produk: Doeen pengampu : Promudiyanlo.Pd. tinjau matriks simetri berikut ini .PenyelesaJon Persamaan Linear Slml... = Uti air - Lu~A k=l j-1 (1<i=j) = -1 ( Un aij - L H k=l ukjUlfi ) (1<i<jl Uq =0 (i > j) Uga persamaan di alas disebut formula faktorisasi yang mengubah unsur matriks (AJ menjadi unsUI" dari dua matriks (ut dan [UJ. -~0] 1 = o 0 2.... un = JQ..4 =2 sehingga: 3 -1 -2·[uf = [3 2} [U]= [ 0 4 0 o 4 -2 -1 2 o dapat dibuktikan bahwa : [U f [u] = r~~ _22I~ 1 ~ ~] r:3 ~. + 8ft2. ~4aten Kulioh Komputer Pemrogramon SipH... Juruson Teknlk Sipil dan Perenconoon Fakul1as Teknik. cara ini dinamakan metode Akar Cholesky kerena adanya unsur akar pada pernyataan UII.5 Laboratorium KomputerTeknik .::~:: .dlan deagen Fung. Untuk menjelaskan metoda tn.J U/(I I = 1.. 2 -2 2 6 -10 12 Page 17 of 20 2 ~l 2J Apablla ma-tJiks simetri tidak memenuhi nilai positif difirlitif.U... dan hanya berlaku bagi matriks yang simetri serta nilei di bawah tends akar adalah bUangan positif. diperoleh : ! . = 3 = -1. 3" = 2 =: U22 = ~a22 -J17 -1 = 4 = u 23 = G23 -U12U13 -10+2 =-2 4 un U33 = ~ (J33 . al2 -'3 an 6 -JQ. T. k:! i unSlJr matriks eli }uar posjsi diagonal : au = i U1j UtJ + lbi u2!+ l!Ji u3j + .::.) = L.' un =: "1/':1' t: =: 3.U[2= '.-.~--. S..!1 Array pado Turbo Pascal fOt Windows v 1. . Universitas Negeri Yogyakarta .

..--.. f 12 l 0 dn 0 Dosen pengam:pu : Pramudiyanto....':':':':=':"'"::.dllu.: . T. +. Dengan keterangan dilakukan modifikasi..:. .+ d Ii -2 -2 .-.~:..d2ii~ -2 d "" = ann . :.Pd.Linear Simultan dengan FungslArra'y pada Turbo Pascal for Windows v 1..fdkkfi. Moten Kuliah Komputer Pemrogromon Penyelesoion Persamoon ..._~ dn = ~3 . . > j dij k~1 Jik. Sukupada posisi diagonal lBinnya adalah : ail.:-:: . Jika suku terfaktor adalah u~.- 1 .. • 1 0 d22 a 0 0 0 0 1 0 0 ~2 ~3 uln UZn U37J 1 0 u23 [A]= 0 0 d33 o 1 o o o o 1 Unsur matriks [AI d:i posisi diagonal berdasarkan rumusan di atas adalah a11 pert am'S. -2 (i-I) Unsur mairiks fA) eft luar posis.... .-:::.. -:.:. . = o.dIIU1n H - d 2zU2.:~ ' . . ».~::. i = 1.. . 11 uB [A] = 0 1 U23 pf [D fJ] a 0 1 secara lengkap dapat dibef'ikan sebagai berikut : U12 0 dll 00 0 . :. ini. ~- ..~.. Page 180f20 .maka unsur dia.:>.:: = d11. Jurusan Teknik Sip" dan Perenccnoon Fakuftas Tekniil Universitas Negeri Yogyokorta _. [A]= J untukmendapatkan [D]=.( 1 < i = j ) k=1 Cara mendapatkan unsur matriks [U} pada persamaan faktorisasi di etas adalah : ata:u secara umum : < i < j...q-):.n-IUn-l..::.2. - -2 d -2 n-1.... diagonal dinyatakan sebagai : au == dUu.. peril! ftlY[DWl .U.+ diiiiij = diiuij + n~lai ( 1 < I <I unsur matriks dt1' L:dlikukfiikj 1I~1 matriks [U] dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan pertama dan lee du.5 Laboratorium KomputerTeknik Sipll... . .3.::. [A]~ adalan: dii == u/. .e di atas deism perssmaan faktorisasL ) [01 dan = a11 d22 == G22 .t..n atau secara umum : du == ali - Ldt1ii~.~---.. pada suku d U"U + d 22U21 + d 33"3.. S.~ -.. -.n Persamaan Matriks [0] merupakan matriks diagonal dengan unsur-unsur matf1k berupa suku kuadrat dan faktorisa si baris ma1riks [U].duut..gonal dalam matrlks [D1 Nilai kuadrat uii menghindarkan perhitungan di bawah tanda akar..:. - . dimana modifikasi ini yang dinamakan dengan Cara Cholesky..../Ulj +d1:Z~/ii2j + dn~li3j +..a diuraikan deJambentuk matriks peda contoh : ug == 2-(au . 9 -3 -3 17 [ 6 -10 6 -10.... .':: .

dij denge" rumusan : u." < } . PenyelesaianP.5 Laboratorium KomputerTelmil< Sipil. ~ ._7. ': - - .\3 = Y3 o Dan o Dose:n pengllmpu : Pramudiyll1Jtor S.L ukP.."_.nik. . . T.. ( 1 < .. ':!oS. dengan Ull = nilai H u. K=I -. U1n U2n Xl X2-Yz berarti bahwa persa!"aan linear ul3 U23 YI Namaksn.... sehingga : ..-.smaan nflar akhir dari unsur ulfj diproses dengan persamaan Uki = -dkk * ulfj . .. -"~'::o . Dengan urutan perhitungan ini. Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultos:lek. == aij'.. Universitas Negeri Yogyakmto dan [D)=.Pd. . ~ .. .( 1 < i < j ) k-4 djJ :. tetapan liZ == da xU. 01 yaitu: 0 0 0 1 ~..1( Uij . 1". anters dikolom-j . ApabiJa persamaan linear simultan yang akan diselesaikan sebagai IA]{x} = {b}.ur diagonal djj dihilung dan persamaan djJ =ajJ .: . N '/rkU/dUkj -- »1 <.ge H~<?f 20 .-liZ £ilk diperoleh untuksetiap unsurdiluardiagonal j-I 1 yang mertlpakan nil'a. Uns.. ~:-. 1 d if .[vT [D tv].ersamaan Moten Kulioh Komputer Pemrogromon Unear Slmultan deng:an Fungs.L kJ<u .j ~d -2.. Am:r}' pada Turbo Pascal fOI Windows v 1.: "» . ..ydan hitting unsur Uq. . -laij ~ ~d .• . -~.s:etelah kolom pertama.ikan batlwa {uf [D Iu]= [A] 0 I 0 t -"'fIt 2 J Urutan penyetesaian adalsh mendapatkan suku pada diagonal dii1 kemudian menghitung unsur pada bans ke-i dan matr~ks [UJ Perhilungan ini dapat diubah dalsm urutan kolom. ( 1 < i = j ). atas akan di'perol'efi : I 0 0. . o 0 4J °1' .dkkU~. Ilif M » perka:!ian antsra dlt.lO (tr J= r 1 - dapat dibukt. dengan menggati matriks dapatdinyatakansebagai: PJ'[DW}r}= ~}> r1 Ul2 [A] = .".LU4liZ.L..~~. jumlah perkalian dapat dlkurangi dibanding dengan cara Akac CholeskY.ali .k xu~terdapat pada kedua persamaan di atas. Pa. tv i:t}= {Y}.'. .dan perhitunganakar dihlndari. yang paoo saat 1<=1 1 bers..L..~. . ~.1 I U12 1 ~J dan U131 dengan menggunakan kedua persamaan umum yang telah didefi-nisikan di 0 [nJ= 1 90 0 16 0.

Universi1as Negeri Y09yotcartc dJl 0 0 0 0 0 YI Y2 Y3 0 [DJ{y}z: {z}..tar.n ._ ~::::··. . Z2 Zl! 0 Z3 o persamaan 0 0 1 U23 «.. . lU.. v·· .n-I . dari persamaan [D]{y}..-_-~·:"'7 Laborotorium Komputer Telmik Sipil.e. T... 1-1 Zj secsra umum : <b.. - k=.5 -.ai ~J an-.. .2.a v:ekIDr {-l} .kr}= {y} dengan ~ x"=y.....n" Xi = y. QeJ'lgafl \!~jctor {b} yang dil<..annjl. pengnmpu : Pramuiliyanto.'..:= {z} diperoleh unsur vektor {V}. yailu: dn 0 0 d33 0.urnya. . Y.tahui un-s."-. > proses perhitungan terakhir adalah menemukan vektor {x} dari persamaan sub~!!Jsj Ire belakang.:"...-.alah MetodB Num._ .. :..' Zj dli IC 1...erik.LUkiZk k=i dengan mengetatlui vektOT [z].1I)3z[ -U23Z2. S. Juruson Teknik Sip" dan Perencanaan Fokvftos Teknit..soion Maten Kuliah Komputer Pemrogramon Persamogn Unear Simultgn denean Fungsi Array pada Turbo Pascal fOf Windows v J... dengan >. _._ 0 0 0 Z.+1 2:UocXk.Penyele. yaitu Yi =-.an pacta )}Y!tu-buku yang ."~~..dari 1 0 0 1 bl b2 = b3 b" ~" 1L:l" 1 >z" Z2 Z1 =bl = b2 ~1I12Z1 Za = h3 . __ .(i < n) n catatan: mambahas mas.Pd._.-nat~mpk. =Y n-I -11 x ~n-l. Page 20 of 20 . Setwruh met~ penyelesaian persaffiaan simultanlInear dap@t arJda temtik. .lJeSen.-_. Z2 Z3 rJ:lilka. dB..

6] of real. end.51 of real.k.y(O •..1asi Gauss Da.r A G b. writeln(' Matrix penggabungan for i:""O to n-l do begin for j:=D to n do begin writ. erid s end.O . Elimil.] of reeal.multan Uses Winert. :=1.Salus!Persomoan linear SimuitanMetode Gauss Program Gauss. Type Mat55. A[O} A[l] A[l] A[l] :=2.ftar va.: [1] : ==1: ~ .j. va.n procedure begin A [0] Mat55: Mat56... fl. E(J G[J x[J } yang diqunakan matrix pembentuk persamaan matrix gabungan matrix hasil perhitungan ~iJlear si.. mat56 Arra. { program. A[O] [01 :=4. :'=1: :=3.0 . end. A[2] [01 :=1: A[2) [1] :=2: A[2J [2] :=5: [2} [0] [1] [2] b[O} :=16: b[l]:=lO.5.dUlIl1lLY i. { membentuk matrix gabungan } for i:=O to n-l do begin for j:=O to n-l do begin G[i] [j) :=A[i] [j). Array[0 . n:=3..e (G [il [j 1: 11: 3) . real. 5. b[2] :'=12..5. for j:=O to n-l do begin G[jJ [n] :=b[j]. .riabel A{]. integer. inisialisasi. begin inisialisasi.x factor. Array[O .

end. 'J end.' . - . Type Mat55 Mat56 = = Array[O . e. ( proses eliminasi for i:=O to n-2 do begin for j:=i+l to n-1 do begin factor:=G[j) [il/G[i] [i].5. •.6] of real.. writeln(' Hasil akhir ').('x['.O . pivoting Gauss-Jordan simul tan Gf] »n xU } yang digl.. end..5.. end.S] of real.lnakan : matrix pemben.tuk persamaan linear ..xli] :10:3J. writeln... Program lUiminasi Daftar variabel A{}. dengan. for i:=O to n-1 do T for j:=O to begin end.. ~. for j:=i+l to n-1 do begin dummy:=dummy-G[i] x{i):=dummy/G[i] [iJ. . for i:=O to n-1 do begin writeln. end. { substitusi mundur } ~[n-1] :=G[n-1) [0) /G[n-l) [n-1).nd.. end. Array[O . Solusi Persgmaon Linear Simuttan Metode Gauss-Jordon program Gauss_Jordan.inasi '). for k:=O to n-2 do begin i:=n-2-k.i:2.~~.. for k:=i to n do begin G[j] (kl :=G[j] (kl-factor*G[illk]. dummy:=G[i] [n]. end.-'" . : ~. write1n{ begin Matrix setelah dielim. end. n do write (G[ij [jJ :1l:3}. writeln.matrix gabungan zaatrix hasil perhi tungan Uses Winert. [j]*x[j). end.O .

A[l] [1] :=2. n:=3. A[lJ [OJ :=1. b factor. k:=i. A[2] [1] :=1. penggabungan for 1:=0 to n-1 do '). if (1«>i) then begin for j:=i to n do begin . begin writeln (.trix. A[2] [0] :=4. 5] of real. procedure inisialisasi. end.j. writeln. dummy Array[0 . A[l} [2] :=5. end. begin A[O] [0] :=1: A[O] [11 :=3: A[O] [2] :=1.Var A G Mat55. i.k. Mat56. end. b[2]:=16. for j:=O to n do begin write{G[i) [j] :10:2). k:=j. end.. end. { bentuk matrix gabungan for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-l do begin G[iJ [j] :=A[i] (j]. proses elimi. end. real. end: for j:=O to n-1 do begin G [j] lnl : =b (j] . Ma.nasi for i:=O to n-1 do begin { proses pivoting dummy:=ahs(G[i] [i}).n integer. begin inisialisasi. for j:=i+l to n-1 do if (abs(G[j] [i))>dummy) then begin dummy:=abs(G[j] [i]). A [2 J (2 J : =2 I b[O]:=lO: b(l] :=12.

. G[l] [il :=1. end. integer: inisialisa. SolusiPersamaan linear Simutton Metode Inversi Matrix program Invers_Matrix. write1n.gan metode Inversi dengan Eli. for j:=O to n do begin wri te (G[i] [j] : 10 :2).i :2.O . 10) of real. Type MatS5 Mat510 var A G = Array[D .. G[i] [j] :=dummy.5.inasi Gauss-Jordan (pivoting) Matrix Daftar A[] Variabel yang digunakan : G{] x[J Matrix segiempat Matrix gabungan Matrix hasil perhitung~~ Uses Winert. factor:=G[j I [i) /G[i] [i]. dummy i.n procedure real. end.. Mat55. end. writeln for i:=O to n-1 do wri tel n ( •x l' .5.j. digabu.ng f program s. Mat510: factor.O . (' Hasil akhir '). end. = Array[O .) '. A[O) [lJ :=1.. .S] of real.G[iJ [nJ :10:2). end. . begin A[O] [0] :=4. writeln{' matrix setelah for i:=O to n-1 do begin e1iminasi '). G[k) [j] :=G[i) [j]. for i:=O to n-l do begin G[i] En] :=G[i] En] /G[il [i]. for k:=i to n do G[j] [k] :=G[j] (k]-factor*G[i) [k).m. end.olus! persamaan linear simul tan den.dlllllIlty:=G[kl [jl.k. end: for j:=O to n-l do begin if (i<>j) then begin end. end.si. begin end.

A [ 2] [2] :=5. if (k<>i) then for j:=i to 2*n-1 do begin dummy:==G[k] [j]. n:=3. { proses eliminasi for i:=O to n-1 do begin { pivoting process } dummy: =abs (G [ i] [i I). begin inisialisasi. for j:=i+1 to n-1 do if (abs(G[j][ill>dummll) dummy:=abs(G[j] begin [ill: then k:=j. end: wri teln (' Matrix gabungan '). for j:=O to n-1 do begin G(j] (j+n1 :=1. [k). for j:=O to n-l do if (i<>j) then begin factor:=G[j] [i]/G[i] [i]. end. k:=i. A[ 2 J [0 A (2] [1 J : =2 . G[i] [j1 e=dummyr end. for i:=O to n-1 do begin for j:=O to 2*n-1 do begin write (G til [j] : 10: 2) s end. A[l] A[l] [1] :=3. G[kJ [j) :=G[i] [j). { bentuk matrix gabungan for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-l do begin G[i] [j1 :=A[i] end. I :=1. writeln: end. end. [2] :=1.A[O] [2} :=2. for i :=0 to n-1 do . end: [51. A[l] [0) :=-1. for k:=i to 2*n-1 do begin G(j] [k] :=G[j] [kJ -factor*G[i] end. end. end.

si lU pr~ ~.5] of real."- . begin writ. writeln. { pemerik~aan [A] x invers [A} } for i:=O to n-l do be'gin for k:=O to n-l do begin G[i] (k] :=0. end.5. end. end. solusi persamaan linear progra:m Daftdr A[J . . end.b[] L{] .rix.O . n-1 do begin end. writeln(' Matrix.trix pembentuk persamaan linear Matrix dekomposisi Matrix hasil perhitungan } simultan Uses Winert.. writeln(' perkalian for i:=O to n-l do begin for j:=O to [A) dengan invers [AJ ').. for j:=O to n-1 do [j]*"G[j] [n+kJ.omposisi_Mat. Type Mat55 = Array[O . write (G[iJ [j] :10:5). for i:=O to n-l do begin for j:=O to 2*n-l do begin write (G [i) [j] : 10 : 5) .ngan me·tode Dekomposisi Matrix. writeln. begin G[i] [kJ :=G[il [k)+A[i] end. u: [j 1/G [i) [il.eln.. setelah el_iminasi '). ..: :. end. end. end..-~ . end. SQlusiPersamoan Lineor Simultan dengon MetodeDekomposi..=1. wri teln (' Hasil invers for i:=O to n-1 do matrix ').U{] sizmJltan de.:'~ A begin for j:=n to 2*n-l do begin Gtil [j J :=G end.. G[iJ [i] :. x{] Variabel yang digunakan : Ma. for j:=n to 2*n-l do begin write {G[i] [j] :10:5).. end.

. A[l) [2J :=1. A[Z] (0] :=1. begin for j:=O to n-l do begin .k. for k:=O to n-2 do beqin for j :=k+l to n-1 do begin LUI [k] :=U[j J [k] jOrk] [k). writeln(' Matrix (LI for i:=O to n-l do ').L. begin U(j J [i] :=U[j] [iJ end. ( dekomposisi matrix for i:=O to n-l do begin for ):=0 to n-l do begin end. (jj. b[2] :=12. end. dummy i. end. AlZ] [1] :=2: A[2) (2) :=5..55: real: integeJ. b[l] :=10.x Mat. b[O] :=16. writeln(' Matrix [Aj'): for i:=O to n-l do -r m begin for j:=O to n-l do begin wri te (A [i1 [j 1 : 11: 1) : end: writeln. for i:=k to n-l do . n:=3: end: begin inisialisasi.": array[O . A [0] [2] : =2 .var A.j. [k] *U[k] [i]. procedure inisialisasi.O factor. begin A[Ol[OJ~=4. O[iJ [j) :=A[i] end.n b. A[O] [1) :=1. for i:=O to n-1 do begin L [i] [i] :=1. end. end. A[l][O):=l: A[l] [1) :=3.5] of real.

[jJ :11:7). end. real. [j]*b[j]. end.i:2. to n-1 do j:=D to n-l do begin end.U Array[O . wr i te (U [i] [j 1 : 11 :7) .S]of real. end.5. integer: Det i. writeln. end. ..U[] matrix Det Uses Winert. { substitusi ke depan for i:=1 to n-1 do begin begin } for j:=O to i-I do b[i] :=b[iJ-L[il end. -- write(L(i] end. begin A[O) [0] :=4.O .L.. writel.n(' Matrix for begin i:=O for [U] :'). end. b [i 1 : =b l i 1 /U [i 1 [i 1 . writeln: end.j. { substitusi ke belakang } b[n-l] :~[n-l1 /U[n-1] [n-l]. '. for j:=i+l to n-l do begin b [i I :=b[iJ -uri] [j 1 *b [j].an. for k:=O to n-2 do begin i:=n-2-k..n. determinan matrix Type Mat55 Var A.(. Salusi Persamoan Linear S'trnuHondengan metode Determinen program determl.. writeln(' Hasil akhir for i:=O to n-1 do begin writeln{'x['.b[iJ:ll:7): end. solusi persamaan daftar variabel linear simultan dengan metode determinan yang digunakan : segi~at matrix dekomposisi matrix AU L{).n procedure inisialisasi. .k.'] : '). Mat55.

- .. -. end.[0] [lJ :=1. n:=3. writeln: end. end. for i:=O to n-1 do begin L[i] [i] :=1. writeln(' Matrix [A] '). 11. . A[2] [1]:=2..[ 2] [2] : =5 .[j} [kJ*O[k] [i]. end. { dekomposisi matrix } for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-l do begin U [ i) (j) : =A [i 1 [j] end. end. U[j] [i] :=O[j] [i]-I. begin inisialisasi. (A[i] [j] :10:7). end. :10:7). end. for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-l do begin write (u{i] LjJ end. writeln(' Matrix (U1 '). write.[2] [OJ :"." . An] [0] :=1... for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-1 do begin write. end.ln..[0] [2] :=2. writeln. A{l] (1) :=3. 11.. end. for i:=O to n-1 do begin for j:=O to n-1 do begin write. for k:=O to n-2 do begin for j:=k+l to n-1 do begin L[j] [k] :=O[j] [k]/U[kJ [k]. A[lJ [2] :=1: 11.. end. end." _.~ ""-'. 11.. writeln(' Matrix [L] '). [L[i} [j] :10:7). for i:=k to n-l do begin .-1. ." .

A[2) [2] : =5. for i:=O to n-1 do begin Det:=Det*U[i] [i)..O .S] of real. wTiteln(' Determinan matrix •. b(] ADJ{] linear simultan dengan metode cramer deteDIJinan L{] yang digunakan : matrix pembentuk persama<ll! linear simultan matrix penyimpanan sementara untuk perhi tungan dekomposisi matrix determinan matrix A matrix hasil perhitungan .5] of real. A[O] [2] :=2.. begin A[O} [0] :=4. SofusipefS. var L Mat55.n real.J [k] /u [kJ [k]. Var A. end: fUnction Determ.:. A[2] [1] :=2. A[l) (2] :=1: A[2] [0] :=1.omaan linear simultan dengan metode Cramer Program Cramer i ( solu. begin { deko~osisi matrix } for i:=O to n-1 do L[i] [i] :=1.k. n:=3. Det:=l.!!: Mat55: array[O . end.5. end.. i. for k:=O to n-2 do begin for j:=k+l to n-1 do begin L [j} tkl :=U [j.Det:10:3). Det A i..ADJ b/. procedure inisialisasi. j .e . .k: integer.0. dummy: real.inan(U:Mat55):real. Type Mat55 ) Array[0 . b[2] :=12. A[O] (1] :=1. b[O] :=16. integer.j. A[l] [0] :=1. All] [1] :=3.ot i Det A x[] Uses Winert.si persamaan daftar variabel A[ J. b[1]:=10.

n.p$ ya. Array[O •. A[e} (1) :=1. Type Mat55 Var Array [0 . ( memindahkan matrix A ke ADJ for i:=O to n-l do begin for j:=O to n-l do begin ADJ[i] [j] :=A[iJ [jl.0 . i. for i:=O to n-l do dummy:=dummy*U[il neterminan:=dummy.. 5.True.j.r variabel x[] E. end. end.x_l E.rsamaan linear matrix hasil perhitungan : toleransi yang diperbolehkan simultan } Uses Winert. end.x[i]:lO:6). A. end.end. integ-er.for i:=k to n-l do U(j} [i]. '.ng digunakan : matrix pembentuk pe. end. Oet_A:=Determinan{ADJ). . A[O] [2J :=2.'J end.S] of real.x. begin -inisialisasi. for i:=O to n-l do begin { me-mbentukmatrix adjoin A } for j:=O to n-l do begin if (i=j) then for k:=O to n-l do ADJ[k] [j] :=b[kJ else for k:=O to n-1 do AOJ[k] [j) :=A[kJ [j]. real. inisialisasi.AD·J b. SolusiOOfSomaon linear dengon metoda ItefOsi Jacobi PrO'iram Jacobi.iter procedure begin A[O] [0] :=4.ps Mat55. ) [il. end. . dummy:=l.. = for i:=O to n-l do begin writeln('x['.b[J persamaan linear simultan dengan metode iterasi Jacobi Da. 5] of real. { solusi A[j . .).WIi teln (' Hasil Akhir . lit [i J : =De termi nan (ADJ) I Det _A.. end.i:2.fta.:=U[jl[i]-L[j1 [i]*U(kl[i].

i:2. 11. True:=O. Eps:=O.' n-1 do write {K_1[i]:10:7).[1] [2] :=1.l!.. A[1] [1) :=3. f asumsi n-1 :=b(i].(1) [0] :=1.=_1[i]-A[i] end. end.si persamaan linear iterasi Gauss-Seidel . writeln. { belUIIi konvergen } ( menuliskan write(' begin Iterasi for i:=Oto end.[i]:10:6). akhir for i:=O to 0-1 do begin writeln('x['. x_I [il :=x_l [iJ /A[ i] [i] . . [j]*x[j].'] end. b[1] :=10.11. do telah konvergen } for j:=O to n-l do begin if(i<>j) then x_l[i] . n:=3. hasil iterasi I ke '/iter:3. { inisialisasi for i:=O to n-1 do begin x (il :==0. '. b[2]:=12. A{2} [0] :=1.. { program solO. •). A[2J [1) :=2: A ( 2) [2] : =5 . end: { 1I1elakukan iterasi while (True=O) do begin sampai konvergen } for i:=D to begin K_1(iJ iter:=iter+l.. begin inisialisasi. ').. True:=l.OOOD001.del . Solusipersomoon unear simulton dengan metode iterasi Ga~ss-Seidel program Gauss _ Sel. b[0]:=16. iter:=O. then True:=O. for i:=O to 0-1 do begin x ( i) :=x end. if (abs(x_l[i]-x[i))>Eps) end. end. teln (" Hasil ri 1[i 1 . end.

Var A b.. Array[O .O .• :~ i- . b [1] :=10.i:2. ~ . xb:=xb/A[i] [i]. if (Abs(xb-x[i]»Eps) then tru.' .aan linear matrix hasil. i. = I .b[j Variabel x{] Eps Uses Winert. A (2) [1 J : =2 .::..~.1. real.). l'ype Mat55 Mat56 ya~g digunakan : matrix pembentuk persam. [2] :=2..'1 . n-1 do.x factor. [1] :=3.' : '). { aswnsi telah konvergen } write (.e:. [01 :=1.OOOOOOl. true: =1. [OJ :=1. . ~. (1) : .=Q.•5. begin inisialisasi. Iterasi ke " iter: 2. A[2] (2] :=5..iter procedure begin A[O] A[O] A[O] A[lJ A[l] A[l) A[2] [01 :=4. [2J :=1. Eps Mat55. perhitungan toleransi yang dlperbolehkan } simultan = = Array[O . writeln(' Hasil akhir for i:=O to n-1 do begin writeln('x['.j. n:=3.5.n. true:=O. xb .5) of real. { melakukan iterasi sa~ai hasilnya konvergen } while (true=O) do. for j:=O to n-1 de if (i<>j) then xb:=xb-A[iJ (j) "x[j].- Daftar An . bt2] :=12. . Array[D .0 .S] of real. . { inisialisasi for i:=o to n-1 do xli] :=0. . Eps:=O.:. end. begin xb:=b[i].True. begin it. for i:~O to. inis:ialisasi.. end. (bellHl1 x(ij:=xb: kenve~gen J write(xb:ll:7).:~.er:=iter+1. end. iter:=O. b{O] :=16.). integer.. writeln..6] of real.x[i] :11:7).

jl.am Cholesky.rning!! non-pos i ti ve: sti ffness dof I' J ...=a '[kJ [j] /a [k) [kJ . teln r1 (' Wa. .. . x:[iJ:=sum.' . if {jl<>1) then fot i:=2 to j1 do begin sum. if (i<>1) then for: k: =1 to kl do surn:=sum-a i[ kJ [i] *x [kl . for i:=1 to n do x[il:=x[i]/a[i][i].I r .rsamaon linear simultan dengon metod. real. iI.e Cholesky J # ~~ progr. k. max.maxl of Array [1.J begin if" {a I[ 11 [1] <=0 _0) then for j:=2 to n do . elld. -7 .. for ali] k r= L to i1 [jl] :=sum.. sum:=a[jj [j]. =a [ i] [j] . kl:"'i-1. . Solusipe. Const Type Max=5. sum:=sum-temp*a[k] [j].. ~ _. kI. I solusi persamaan Uses WinCrt. end. a[j] [j] :=sum: procedure solver. a z procedUre var factar.::-:~""!! :) .eLn (' warning !!' ! non-positive stiffness dof'.. end.' t r j. if end.max] of real. . a [k] [j] :=temp. do sum: = SUllI" a [k] til *a [kJ [j]. j1. 1.k sum. ~ begin j 1: "'j-1.. (sum<=O) then wri t.. . 11 :=1-1. for k:=1 to j1 do begin temp :. -: -~ .i.. N".. i:=1to n do.. ~' end. end. begin for begin sum:=x[i].il. temp integer: real. Var integer: MM. MM M n linear simultan dengan metode Cholesky J t i t Array[1. k2 sum integer" real. Vqr i. ~ .

=i+1. a[3] [3J :=270870.0. beqin writeln. if (i<>n) then end. var i:integer.l:J!!f0=0 1· ----< --::. writeln.-. end. end... for il:=1 to n do begin i :=n-il+1: sum:=x(i).0.x[i):11:9). solver.. begin init. for k:=k2 to n do sum:=sllIll-a[i)[k]*x[kJ. . a[4][4]:=373358. end.0.i.r . factor.0: a[2][4]:=-200000. 'J '. output.~.. x[i]:=sum. procedure begin init: n:=4. for i:=l to n do writeln('x['.0. k2 :. end. procedure output. x[2] :=-54. all} [I] :=76800. 0. a[2] [2J :=336534.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful