NASIONALISME

Pengertian Nasionalisme Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia. Menurut Ernest Renan: Nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu dan bernegara. Menurut Otto Bauar: Nasionalisme adalah suatu persatuan perangai atau karakter yang timbul karena perasaan senasib. Menurut Hans Kohn, Nasionalisme secara fundamental timbul dari adanya National Counciousness. Dengan perkataan lain nasionalisme adalah bentuk dari kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional inilah yang membentuk nation dalam arti politik, yaitu negara nasional. Menurut L. Stoddard: Nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian terbesar individu di mana mereka menyatakan rasa kebangsaan sebagai perasaan memiliki secara bersama di dalam suatu bangsa. Menurut Dr. Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History and Politics mengemukakan empat unsur nasionalisme, yaitu: 1. Hasrat untuk mencapai kesatuan. 2. Hasrat untuk mencapai kemerdekaan. 3. Hasrat untuk mencapai keaslian. 4. Hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa. Sedangkan menurut Louis Sneyder. Nasionalisme adalah hasil dari perpaduan faktor-faktor politik, ekonomi, sosial, dan intelektual. Nasionalisme timbul dari diri kita sendiri, rasa itu timbul jika kita meraskan hal yang sama dengan orang lain ataupun masyarakat yang lainnya. Jadi nasionalisme berbanding lurus dengan persamaan anatara individu yang satu dengan individu yang lainnya.

1

Kebangkitan pada tradisi masa lalu sebagai bagian mengagungkan tradisi lama karena nasionalisme memiliki hubungan kepercayaan dengan kebiasaan kuno. mereka menyerang pihak yang mereka anggap sebagai musuh atau melawan kepentingan mereka. Membanggakan pribadi bangsa dan sejarah kepahlawanan pada suatu Negara. Negeri yang bernasionalisme kontrarevolusioner. tapi lembaga perwakilan yang ada jauh dari memadai untuk mengimbanginya. 1. para elite politiknya menganggap diri selalu benar dan untuk itu lewat lembaga perwakilan yang ada. ketika elite politik sangat berkeinginan untuk melakukan demokratisasi. (merujuk pada perkembangan di wilayah Britania dan Amerika hingga sekarang). Bendera. Nasionalisme revolusioner. Pembelaan dari kaum patriot dalam melawan pihak asing. 2. 4. lambang nasionalisme dan lagu nasionalisme merupakan hal yang suci untuk semua umat manusia sebagai kewajiban untuk pengorbanan pribadi. 2. Nasionalisme sipil. Suatu negeri dikatakan memiliki nasionalisme sipil ketika ia memiliki lembaga perwakilan yang kuat.Karakteristik Nasionalisme Karakteristik Nasionalisme yang melambangkan kekuatan suatu negara dan aspirasi yang berkelanjutan. Ada spesial lambang nasionalisme yang diberikan untuk sebuah kesucian. hal ini lebih ditekankan pada berbagi cerita oleh rakyat atau hal yang lazim. pemeliharaan rasa hormat dan penghargaan untuk hukum. 2 . 5. Jenis-jenis Nasionalisme Snyder membedakan empat jenis nasionalisme. Nasionalisme tidak berdasarkan pada beberapa bentuk atau komposisi pada pemerintahan tetapi seluruh badan negara. dan juga para elite politiknya memiliki kelenturan dalam berdemokrasi. Nasionalisme kontrarevolusioner. kebudayaan atau lokasi geografi tetapi rakyat berkumpul bersama dibawah suatu gelar rakyat dengan konstitusi yang sama. 3. kemakmuran. (terjadi di Jerman sebelum Perang Dunia I). Untuk negeri yang dikatakan memiliki nasionalisme revolusioner. (terjadi di Perancis pada akhir abad ke18). Seperti nasionalisme orang mesir bahwa kaum patriot harus memiliki pengetahuan tentang kebudayaan mesir yang tua dan hebat untuk menjaga kelangsungan dari sejarah. 3. yaitu: 1. Suatu negara cenderung mengubah fakta sejarah untuk kemuliaan dan kehebatan negaranya.

Dapat dikatakan nasionalisme SARA jika para elite politik negara tersebut tidak menganut paham demokrasi. menghargai dan bekerja sama dengan bangsa-bangsa lain. dan sekaligus menghormati bangsa lain. dan lentur atau tidak lenturnya kepentingan elite politik terhadap demokrasi. Keadaan seperti ini sering disebut chauvinisme. sekaligus tidak menghargai bangsa lain sebagaimana mestinya. SARA di sini merujuk pada akronim zaman Orde Baru. Sikap seperti ini jelas mencerai-beraikan bangsa yang satu dengan bangsa yang lain. nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara. agama. Nasionalisme Pancasila Pada prinsipnya nasionalisme Pancasila adalah pandangan atau paham kecintaan manusia Indonesia terhadap bangsa dan tanah airnya yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. dan antar golongan. Kita sebagai warga negara Indonesia. yang sering kali justru ditabukan untuk dibicarakan dalam negeri yang sangat plural ini. sudah tentu merasa bangga dan mencintai bangsa dan negara Indonesia. bangsa dan negaranya. Kebanggaan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara tidak berarti kita merasa lebih hebat dan lebih unggul daripada bangsa dan negara lain. Snyder memilah empat jenis nasionalisme tersebut dan Ia membedakannya dari interseksi kuat atau lemahnya lembaga perwakilan politik. Makna Nasionalisme Makna Nasionalisme secara politis merupakan kesadaran nasional yang mengandung cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa. Prinsip nasionalisme bangsa Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila yang diarahkan agar bangsa Indonesia senantiasa: 3 . dan mengekspresikan kepentingannya hanya untuk membela satu kelompok tertentu lewat lembaga-lembaga perwakilan yang ada. ras. Nasionalisme SARA (diterjemahkan dari kata ethnic nationalism) (terjadi di Yugoslavia atau Rwanda).4. Kita tidak boleh memiliki semangat nasionalisme yang berlebihan (chauvinisme) tetapi kita harus mengembangkan sikap saling menghormati. Jadi Nasionalisme dapat juga diartikan: • Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya sendiri. yakni suku. • Sedang dalam arti luas. baik untuk merebut kemerdekaan atau menghilangkan penjajahan maupun sebagai pendorong untuk membangun dirinya maupun lingkungan masyarakat.

Merasa bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia. Menempatkan persatuan – kesatuan. • Nasionalisme Kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil) adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya. Unsur ras telah dibelakangkan di mana golongan Manchu serta ras-ras minoritas lain masih dianggap sebagai rakyat negara Tiongkok.1. • Nasionalisme Budaya adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit. Mengembangkan sikap tenggang rasa 7. kisah tradisi yang telah direka untuk konsep nasionalisme romantik. keagamaan dan ideologi. nasionalisme identitas) adalah lanjutan dari nasionalisme etnis dimana negara memperoleh kebenaran politik syang menjadi ("organik") hasil dari bangsa atau ras. ras dan sebagainya. Contoh yang terbaik ialah rakyat Tionghoa yang menganggap negara adalah berdasarkan kepada budaya. Nasionalisme romantik adalah bergantung kepada perwujudan budaya etnis yang menepati idealisme romantic. "kehendak rakyat". Berani membela kebenaran dan keadilan 11. Tidak semena-mena terhadap orang lain 8. etnis. "perwakilan politik". Bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia tidak rendah diri 4. Menganggap pentingnya sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. 12. Mengakui persamaan derajat. Menumbuhkan sikap saling mencintai sesama manusia 6. kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan 2. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan 9. persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia dan sesama bangsa 5. Beberapa Bentuk Dari Nasionalisme Nasionalisme dapat menonjolkan dirinya sebagai sebagian paham negara atau gerakan (bukan negara) yang populer berdasarkan pendapat warganegara. • • Nasionalisme Etnis adalah sejenis nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat. Menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan Bangsa dan Negara 3. Kesediaan dinasti Qing untuk menggunakan adat istiadat Tionghoa membuktikan keutuhan budaya 4 . menurut semangat romantisme. Kategori tersebut lazimnya berkaitan dan kebanyakan teori nasionalisme mencampuradukkan sebahagian atau semua elemen tersebut. Senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan 10. budaya. Nasionalisme Romantik (juga disebut nasionalisme organik.

Hubungan antara nilai-nilai antik yang dimuliakan itu dan tingkah laku sosial-politik kian serba tidak jelas.Tionghoa. ras dan agama. menginjak-injak budaya dan sejarah bangsa serta memanfaatkannya untuk kepentingan kekuasaan. yaitu nasionalisme yang selalu mengkaitkan dengan sejarah kejayaan masa lalu tanpa melihat keterkaitan dengan masa sekarang terlebih masa depan. Nasionalisme yang selalu mengagung-agungkan sejarah dan kebudayaan bangsa. seringkali sambil membanggakan kebudayaan bangsa. selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis. jual beli ideologi dan penghianatan atas kepercayaan rakyat tidak terhindarkan. Nasionalisme sendiri banyak jenisnya. Perasaan nasionalistik adalah kuat sehingga diberi lebih keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan • Nasionalisme Agama ialah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama. memang tidak bisa dipungkiri hal tersebut membuat bangsa Indonesia dapat terlepas dari penjajahn Belanda yang tentu saja dulu bisa dibilang dipelopori oleh Bung Karno. Maka. Walaupun begitu. Selama ini nasionalisme yang digunakan oleh penguasa adalah jenis nasionalisme artikuaris. suku. tanpa malu-malu 5 . Adapula faktor ekonomi yang mempengaruhi rasa nasionalisme bangsa Indonesai. Terlepas dari faktor-faktor tersebut sebenarnya dalam sejarah bangsa menyebutkan bahwa rasa nasionalisme pada jaman penjajahan lebih tinggi dari pada saat ini. Faktor yang berpengaruh terhadap tinggi atau rendahnya rasa nasionalisme tersebut antara lain pengaruh budaya-budaya barat yang dengan sangat mudahnya masuk dan mempengaruhi budaya Indonesia yang jati dirinya adalah budaya timur. • Nasionalisme Kenegaraan ialah variasi nasionalisme kewarganegaraan. dengan mudahnya mencabut nyawa orang. Hal tersebut sangat berkaitan dengan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia. lazimnya nasionalisme etnis adalah dicampuradukkan dengan nasionalisme keagamaan Nasionalisme di Indonesia Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya. Di Indonesia sendiri saat ini lebih mengarah pada jenis nasionalisme kontrarevolusioner yang transparan dapat dilihat oleh kaum awam. Malah banyak rakyat Taiwan menganggap diri mereka nasionalis Tiongkok sebab persamaan budaya mereka tetapi menolak RRC karena pemerintahan RRT berpaham komunisme. karena elite politik kita selalu saja merasa dirinya benar dan apabila melihat sesuatu tidak sesuai dengan kepentingannya mereka tidak akan sungkan untuk melawan musuhnya. namun pelaksanaanya pada keadaan aktual justru nol atau sebaliknya. Atau sambil menyerukan toleransi. tinggi ataupun rendahnya rasa nasionalisme Indonesia ditimbulkan banyak faktor yang mempengaruhi.

mencerdaskan kehidupan bangsa. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. perdamaian abadi dan keadilan sosial. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawatan/Perwakilan. yang merdeka. tapi mencuri uang milik rakyat. sebagai perwujudan 6 . hokum kodrat dan hukumetik. UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. dan system Negara yang ketiga-tiganya menjadi satu kesatuan sebagai fundamen politik Negara. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang Undang Dasar Negara Indonesia. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. adil dan makmur. Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. dan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan kemanusiaan yang merupakan fundamen moral Negara. bersatu. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri-keadilan. yang artinya politik Negara Indonesia tidak boleh bertentangan dengan hokum Tuhan. Pokok pikiran tentang dasar Negara. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Dalam penjelasan UUD 1945 dinyatakan bahwa pembukaan UUD mengandung empat pokok pikiran. merampas tanah penduduk. Kemanusiaan yang adil dan beradab. dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. pokok pikiran kedaulatan rakyat yang merupakan system Negara. dijiwai oleh fundamen moral Negara. tujuan Negara. yakni : pokok pikiran persatuan yang merupakan dasar Negara. pokok pikiran keadilan sosial yang merupakan tujuan Negara. berdaulat. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.menculik orang-orang yang berbeda pendapat. Dan sambil berkotbah mengenai tepo sliro.

Semangat tersebut oleh para pejuang kemerdekaan dihidupi tidak hanya dalam batas waktu tertentu. dan agama. tetapi terus-menerus hingga kini dan masa mendatang. etnik.Dan antara keduanya. sedang dalam Pembukaan UUD 1945 secara tegas dikatakan. Sebagai pokok pikiran keadilan social sebagai tujuan Negara untuk mewujudkan sosialisme Pancasila sebagai dasar ekonomi Pancasila. dan yang paling pokok adalah make up psikologis sebagai bangsa terjajah. sebagaimana dibicarakan dalam kajian Pancasila sebagai Yuridis kenegaraan. dari dasar Negara untuk mewujudkan tujuan Negara. Substansi Nasionalisme Indonesia mempunyai dua unsur: Pertama. Kellas (1998: 4). kohesifitas ekonomi. Dalam pokok pikiran persatuan sebagai inti dasar Negara yang sekaligus merupakan dasar yang utama ialah untuk mewujudkan nasionalisme Indonesia atau disebut juga dengan nasionalisme Pancasila. Eksistensi nasion dan 7 .dari fundamen moral Negara. Sedangkan nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang sejak awal anti kolonialisme dan anti imperialisme. telah memberi bukti bahwa nation Indonesia beserta kesadaran nasionalismenya tidak hanya eksis. kesadaran mengenai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri atas banyak suku. ada suatu system tertentu yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut. yakni dengan demokrasi Pancasila sebagai sistem Negara. Sebagai suatu ideologi. Dalam pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dengan jelas dinyatakan “atas nama bangsa Indonesia”. "Segala bentuk penjajahan dan penindasan di dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. bahasa. Tingkah laku seorang nasionalis didasarkan pada perasaan menjadi bagian dari suatu komunitas bangsa. Semangat dari dua substansi tersebutlah yang kemudian tercermin dalam Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan dalam Pembukaan UUD 1945. demikian pendapat James G. kesadaran bersama bangsa Indonesia dalam menghapuskan segala bentuk penjajahan dan penindasan dari bumi Indonesia. Sejarah Nasionalisme Bangsa Indonesia Nasionalisme merupakan suatu bentuk ideologi. Kedua." Berdirinya Republik Indonesia. Pembentukan Indonesia sebagai nation selain faktor kesamaan geografis. Pengalaman penderitaan bersama sebagai kaum terjajah melahirkan semangat solidaritas sebagai satu komunitas yang mesti bangkit dan hidup menjadi bangsa merdeka. tapi hidup-aktif dalam pengembangan dirinya dan dalam kehidupan masyarakat antar bangsa. nasionalisme membangun kesadaran rakyat sebagai suatu bangsa serta memberi seperangkat sikap dan program tindakan.

sesuai dengan individualisme Barat. menganggap bangsa atau sukubangsa sendirilah yang paling bagus. agama. Eksistensi nasionalisme Indonesia adalah fakta yang tidak dapat ditilai dari teori-teori atau analisisanalisis apapun. Suka atau tidak suka. banyak pidato dan diskusinya masalah nasionalisme dengan gencar diperjuangkan oleh Bung Karno. perlu dicatat bahwa kita tidak bisa menerapkan padanan dengan nasionalisme Barat. suku. Artinya nasionalisme tersebut bersenyawa dengan keadilan sosial. harus diakui keberadaan bangsa Indonesia dengan kesadaran nasionalismenya. Nasionalisme yang demikian ini menghendaki disebut Sociopenghargaan. yang oleh Bung Karno nasionalisme. tidak laku dijajakan sebagai wacana untuk memanipulasi nasionalisme Indonesia dan untuk memecah belah bangsa serta integritas NKRI. toleransi kepada bangsa atau suku bangsa lain. Bicara tentang nasionalisme Indonesia. Tahap nation building telah tercapai dan 8 . dan keberadaan negara Indonesia dengan segala atributnya sebagai suatu fakta yang tidak dapat disangkal oleh siapapun. dan keberadaan negara Indonesia dengan segala atributnya sebagai suatu fakta yang tidak dapat disangkal oleh siapapun. harus diakui keberadaan bangsa Indonesia dengan kesadaran nasionalismenya. Analisis atau pandangan yang menyimpulkan bahwa “Indonesie bestaat niet” (Indonesia itu tidak ada) dengan alasan kata “Indonesia” berasal dari asing telah mengalami kegagalan.nasionalisme Indonesia adalah fakta obyektif yang tidak dapat dinegasikan oleh teoriteori atau analisis-analisis apapun. penghormatan. tapi hidup-aktif dalam pengembangan dirinya dan dalam kehidupan masyarakat antar bangsa. tidak laku dijajakan sebagai wacana untuk memanipulasi nasionalisme Indonesia dan untuk memecah belah bangsa serta integritas NKRI. Nasionalisme Indonesia sampai tahun 1965 sudah mantap bersemayam di dada bangsa Indonesia. Dalam artikel-artikelnya. Analisis atau pandangan yang menyimpulkan bahwa “Indonesie bestaat niet” (Indonesia itu tidak ada) dengan alasan kata “Indonesia” berasal dari asing telah mengalami kegagalan. Proses pengembangan kesadaran nasionalisme Indonesia bisa dibilang dipelopori oleh Bung Karno yaitu sejak masa mudanya. budaya dan tanah kelahiran bisa ditembus untuk menggalang persatuan perjuangan melawan kolonialisme. Proklamasi Kebangsaan Indonesia tersebut dalam sejarah perkembangannya telah memberi makna yang sangat signifikan bagi nation building dan pemantapan kesadaran nasionalisme Indonesia. Bahkan sekat-sekat ideologipun oleh Bung Karno ditebas tanpa ampun demi perjuangan tersebut. Maka nasionalisme Indonesia berbeda dengan nasionalisme Barat yang bisa menjurus ke sovinisme (nasionalisme sempit) yang membenci bangsa atau suku bangsa lain. yang berkeyakinan bahwa hanya dengan ide dan jiwa nasionalismelah sekat-sekat etnik. Sebab nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang berpondasi dari Pancasila. Suka atau tidak suka. paling unggul dll. Berdirinya Republik Indonesia tersebut telah memberi bukti bahwa nation Indonesia beserta kesadaran nasionalismenya tidak hanya eksis.

perjuangan melawan pemberontakan-pemberontakan dan sisa-sisa kolonialisme. yang mengakibatkan tumbuhnya benih-benih gerakan disintegrasi dalam negara Indonesia. bahkan dengan mengganti NKRI ini menjadi Negara federal pun tidak dimungkinkan meski secara teori dan secara komposisi masyarakat kita ini mengarah kepada yang demikian Serta alasan pembentukan negara federal dalam kaitannya dengan masalah nasionalisme Indonesia tidak dapat dibenarkan. misalnya antara suku Dayak dengan suku Madura (di Kalimantan). yang berlangsung selama 32 tahun dan menggunakan pendekatan kekerasan. Sekarang ini harus diakui bahwa kesadaran Nasionalisme sedang mempunyai banyak masalah berat. Dengan melihat kembali ke sejarah lampau. Di sisi lain tindakan rezim Orba tersebut menumbuhkan kebencian rakyat mendasar. yang memerlukan pembenahan secara serius dan diberbagai asfek. yang menumpas ideal nasionalisme Indonesia. adalah kekuasaan rezim Orde Baru di bawah pimpinan jendral Soeharto. 9 .bersiap-siaga untuk menuju ke tahap berikutnya yaitu state building. Dari situasi yang demikian itu rakyat daerah luar Jawa merasakan ketidak adilan yang sangat mendalam. Memang dengan melihat multi kultural bangsa. anti HAM. kita tidak mudah untuk membangkitkan Negara ini dari keterpurukkan. Kekuasaan demikian. telah mematikan inisiatif dan kreativitas rakyat. Maka dengan demikian menjadi jelas bahwa sumber keretakan bangunan nasionalisme tersebut. Tanpa mengetahui sumber malapetaka tersebut kita tidak akan bisa dengan tepat memperbaiki atau menyehatkan nasionalisme Indonesia yang sedang sakit tersebut. Maka tidaklah salah kalau dikatakan terjadi penjajahan oleh rezim Orba atau rezim Soeharto. Kegagalan pembenahannya akan mempunyai dampak terhadap persatuan bangsa dan kesatuan negara Indonesia. terutama rakyat luar Jawa yang merasakan kekayaan alamnya dijarah dan kebudayaannya dieliminir. penganiayaan fisik dan pengrusakan harta benda etnik Tionghoa (di Jakarta) dll. Tapi tahap perjuangan state building ini ternyata terpangkas oleh timbulnya peristiwa G30S dan berdirinya kekuasaan rezim Orde Baru atau Rezim Jendral Soeharto. memperbodoh rakyat. Adalah contoh retaknya bangunan nasionalisme Indonesia. antara ummat Kristen dengan ummat Islam (di Maluku dan Sulawesi). Di samping itu konflik yang bernuansa SARA. kita melihat jelas bahwa selama Indonesia dalam kekuasaan rezim Orde Baru berlaku tatanan pemerintahan kediktatoran-militer yang anti demokrasi. anti hukum dan keadilan. kemelaratan dan kesengsaraan rakyat yang tak terhingga. anti national. yang terhambat dan rusak berat dalam perjuangan untuk nation building. Kolonialisme Orba ini meskipun hanya 32 tahun (suatu jangka waktu relatif pendek jika dibandingkan dengan penjajahan kolonialisme Belanda) menjajah Indonesia tapi kerusakan yang diakibatkannya telah menimbulkan krisis yang luar biasa.

Penegakan demokrasi yang tidak anarki. etnik dan budaya. Kalau pada era kejayaannya.Di samping itu masih ada lagi alasan-alasan yang tidak membenarkan solusi pembentukan negara federal di Indonesia: 1. Nasionalisme berkaitan dengan gagasan dan sentimen tentang identitas nasional bersamaan dengan 10 . 3. semboyan “mempertahankan Negara Kesatuan (NKRI)”. sebab mereka memiliki sumber dana dan sumber daya manusia sangat besar. Tapi hal itu sulit akan terjadi apabila tidak didasari oleh upaya-upaya serius oleh penyelenggara negara untuk: 1. 2. Sesungguhnya solusi pembentukaan otonomi luas bagi daerah-daerah sudah tepat sekali. supremasi hukum yang berkeadilan dan demokrasi. Dengan terbentuknya negara bangsa atau negara modern maka yang paling penting adalah siapa-siapa yang menjadi warga negara dan negara bangsa tersebut. Di kalangan masyarakat timbul pandangan yang pesimistik. Kewarganegaraan merupakan konsekuensi dari paham nasionalisme. sampailah pada pertanyaan bagaimana tingkat atau kadar nasionalisme Indonesia ini. Pembangunan ekonomi di semua daerah secara merata dan realisasi otonomi daerah secara luas. suku. Dalam situasi kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang sangat rawan dewasa ini (gagasan) pembentukan negara federal sama artinya mengobarkan dan mempercepat proses disintegrasi. Nasionalisme dan Negara Bangsa Hubungan negara dan warga negara sangat kuat. semata-mata sebagai taktik untuk mempermudah realisasi strategi kolonialisme terhadap daerah-daerah. sebab sebagian besar rakyat Indonesia masih teguh jiwa patriotismenya. nasionalisme Indonesia bisa “sehat”. tergantung dari penekanan dan sudut pandang yang dipakai. Nasionalisme dapat diartikan kesadaran diri suatu bangsa. Penggalakan kehidupan bersuasana toleransi. meskipun realisasinya masih menghadapi kendala-kendala yang sangat serius. Maka dalam era reformasi dewasa ini gagasan pembentukan Negara Federal akan merupakan kesempatan bagus bagi kekuatan Orde Baru untuk mendirikan rezim-rezim Orba di daerah-daerah. Dalam membaca peta politik dewasa ini tampak bahwa kekuatan Orde Baru masih utuh di mana-mana. Nasionalisme memiliki banyak arti. tidak dapat dilepaskan dari paham nasionalisme. 2. cinta bangsa dan tanah air Indonesia. Tapi di samping itu terdapat pandangan optimistik yang cukup kuat juga. Dari persoalan-persoalan yang terurai di atas. aman-damai dan rukun dalam masyarakat yang multi agama. bahkan konsolidasinya makin menguat.

gender dan lain-lain. kelas. Dengan munculnya Rennaissance dan reformasi maka nasionalisme kemudian tumbuh dan berkembang dan akhirnya lahirlah bangsa-bangsa modern. Esensi kultur politik tradisional yang dianut masyarakat Indonesia yang sifatnya majemuk 11 . Nasionalisme liberal 5. ras. budayadan golongan. Nasionalisme lahir pada abad 20 dengan adanya organisasi Boedi Oetomo yang menghasilkan ketetapan Sumpah Pemuda pada tanggal 20 Oktober 1928. Indonesia dapat dicirikan sebagai satu negara modern didasari dengan semangat kebangsaan atau nasionalisme yaitu masyarakat untuk membangun masa depan bersama negara walaupun berbeda-beda suku. Nasionalisme integral Konsep nasionalisme dapat dikatakan sebagai suatu konsep yang meletakkan kesetiaan tertinggi seseorang pada suatu negara tertentu. Akar nasionalisme muncul setelah para pemuda belajar di Belanda atau belajar dari pemerintah jajahanyang memunculkan nasionalisme modern karena melampaui batas-batas etnis. Nasionalisme tradisional 4. Yang kemudian diubah pandangannya oleh kaum kosmopolitan dengan pendapat tidak ada bangsa yang ada warga dunia. agama. Nasionalisme terbagi menjadi 5 jenis yaitu : 1. suku. negara memiliki peranan yang sangat penting memahami pendidikan agar terbentuk generasi muda nasionalis. Perlu adanya integrasi nasional yang solid. etnik. agama. Revolusi ini digerakkan oleh bangsawan nasionalis. Konsep nasionalisme berasal dari peradaban purba Yunani dan Ibrani Purba. Nasionalisme humaniter 2.identitas seperti okupari. Agar terbentuk negara modern harus memiliki wawasan kenegaraan dan dasar-dasar kultur Politik Nasional yang bersifat abstrak dan lembaga-lembaga negara yang bersifat konkrit untuk mewujudkan kepentingan rakyat. Nasionalisme juga merupakan gerakan untuk meraih dan memelihara otonomi kohesi dan individualitas bagi suatu kelompok. Nasionalisme yacobin 3. Revolusi Prancis pada tahun 1789 mengakibatkan perombakan total pada berbagai bidang politik. Dalam merancang lembaga-lembaga negara Indonesia bersumber dari : 1. Tetapi pada saat itu belum dilandasi dengan nasionalisme. Untuk membentuk negara lebih sulit daripada membentuk pemerintahan khususnya bangsa yang majemuk seperti Indonesia.

Mereka lebih mementingkan urusan perut mereka sendiri. Dengan kesepakatan tersebut maka terbentuklah negara Indonesia. 12 . Korea. pengawasan oleh dewan perwakilan rakyat. otonomi daerahdan jaminan hak warga negara dan penduduk. Faktor-faktor tersebut adalah : • Faktor Ekonomi Pada tahun 1997. Rasa percaya pun ikut hilang. terus ke Asia seperti Jepang. kedaulatan rakyat atau demokrasi. dan Malaysia cepat keluar dari krisis. krisis moneter ini amat membuat Indonesai terpuruk. Tingkat kemiskinan yang tinggi dan pengangguran yang dimanamana membuat rasa akan bangga terhadap bangsa Indonesia memudar. Bisa dikatakan jika dengan penghidupan yang layak seperti maka kesadaran akan rasa nasionalime yang tumbuh dari diri kita sendiri akan sangat subur. Artinya memang rendahnya rasa nasionalisme sangat berkaitan erat dengan faktor ekonomi. dunia dilanda krisis moneter yang menjalar dari mexico. perekonomian yang lemah. dan timbulnya berbagai macam kecurigaan yang berlebihan ikut memperburuk dan memperumit masalah bangsa ini. bahkan krisis kepercayaan dan yang paling parah krisis nasionalisme. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Rasa Nasionalisme di Indonesia Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi rasa nasionalisme di Indonesia. Keterkaitan rendahnya rasa nasionalisme dengan ekonomi adalah dimana kita dapat melihat dan menyimpulkan bahwa seseorang yang miskin ataupun pengemis. Negara-negara di asia seperti Jepang. Thailand. Thailand. pengamen dan sejenisnya pastinya jauh dari pikiran apa yang bisa kita berikan pada bangsa dan Negara ini. karena Negaranegara itu kuat dasar perekonomian dan mempunyai upaya yang kuat dan etos kerja yang tinggi ingin cepat-cepat keluar dari krisis. krisis kekuasaan. pengangguran. Korea. Dari faham dan institusi kenegaraan modern disepakati bahwa paham negara yang berdasarkan hukum.2. Malaysia dan Indonesia. faktorfaktor ini sangat berpengaruh kepada tingkat atau kadar ataupun seberapa tinggi rasa nasionalisme yang tertanam di masyarakat Indonesia ini. Akan tetapi di Indonesia. sistem pemerintahan presidensiil. Faham atau institusi kenegaraan modern yang dianut pemimpin pergerakan kemerdekaan Indonesia. bentuk negara yang republik. krisis politik. pemilihan umum. Karena memang itu seharusnya jika kitapun berada pada situasi yang sama. Kemiskinan.

Ditambah lagi dengan bermacam-macam suku bangsa di Indonesia ini yang tentunya lebih banyka perbedaanya dibandingkan dengan persamaan. Bagaimana mungkin orang yang 13 . Faktor ekonomi dan budaya yang telah dibahas diatas memang sangat berperan dalam rasa Nasionalisme Bangsa Indonesai karena bagaimana akan bisa membanggakan bangsa dan Negara ini jika kemiskinan masih banyak. akan tetapi sebagain masyarakat indonesiakan masih berada di garis kemiskinan. Orang pun akan memikirkan dua kali jika mugkin ditanyakan apakah anda cinta dengan bangsa dan Negara ini?. Dengan kata lain pemikiran itu mungkin saja bisa dibenarkan. Yaitu rasa persatuan dan kesatuan. seperti kejadian di Madura dan Maluku serta Jakarta beberapa decade silam lalu. Mengukur Tingkat Nasionalisme Masyarakat Indonesia Dalam hal ini memang susah untuk mengukur tingkat Nasionalisme bangsa Indonesia secara matematis. tingkat kriminalitas makin tinggi. dan membuat mereka lupa akan rasa yang pernah kita miliki bersama disaat meraih kemerdekaan dari penjajah. yang tentu saja dapat menimbulkan konflik-konflik internal bangsa. Hal tersebut memang bias dibilang telah menodai rasa Nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia. Tapi tentunya pendapat orang berbeda tergantung dari pemikiran mereka. dan serba bebas lainnya membuat rasa akan cinta tanah air khususnya Indonesia semakin terkuras. loyal. Dalam faktor ini budaya negative baik dari budaya barat ataupun dari budaya internal masyarakat kita berpengaruh terhadap tinggi atau rendahnya rasa nasionalisme.• Faktor Budaya Budaya merupakan faktor utama yang bisa dibilang menentukan rasa nasionalisme suatu bangsa. Oleh sebab itu pastinya factor ini sangat berpengaruh terhadap rasa nasionalisme di Indonesia. Dan bagaimana mungkin kita akan dianggap sebagai bangsa yang menghargai sejarah dan Nasionalisme tinggi jika dengan hal yang kecil pun kita mudah sekali dipecah belahkan. sebagai contoh kita lebih banyak melihat masyarakat khususnya para remaja yang lebih mengagung-agungkan tokoh-tokoh lain yang bisa dianggap tidak sesuai dengan jati diri bangsa. pengangguran masih numpuk. rasa nasionalisme yang tinggi dan rasa yang menginginkan adanya perubahan. Akan tetapi dari berbagai faktor yang mempengaruhinya kita dapat juga mengira-ngira bagaimana tingkat Nasionalisme yang dimiliki bangsa Indonesia saat ini. Contoh lainnya yang bisa dibilang mengurangi dan mengotori rasa nasionalisme adalah dimana banyaknya kasus korupsi bahkan kolusi dan nepotisme yang jelas sekali membuat Negara ini tetap dalam keadaan terpuruk. Apabila dilihat lebih jauh budaya barat lebih kepada gaya hidup mereka seperti free sex.

Apalagi kasus-kasus yang menyangkut para elit politik dan orang nomor sekian di Indonesia. rasisnya para suporter. Itu sudah menodai nasionalisme. Rasa tersebut timbul dari rasa senasib untuk memiliki bangsa Indonesia ini. padahal pancasila bisa dibilang wadah tempat menyatukan berbagai penghalang yang menghantui bangsa Indonesia ini. Karena sekali lagi jika faktor yang mempengaruhinya kurang baik maka Indonesia akan tetap tertinggal dan rasa nasionalisme itu mungkin saja akan menghilang dan rasa percaya terhadap para pemimpin akan habis. 14 . Sikap yang mengagungkan bangsa dan Negara sendiri tanpa menghormati bangsa dan Negara lainnya. Dan tentu mungkin apa yang kan diprediksikan setelah itu adalah mungkin saja kita akan mengalami evolusi seperti tahun 98? Tapi saya harapkan tidak demikian karena kita yakin masih punya semangat untuk menjadi yang lebih baik lagi. Contohnya dalam masalah supporter sepak bola yang sering terjadi kerusuhan. Akan tetapi jika rasa itu tidak di imbangi dengan rasa penghormatan terhadap bangsa dan Negara lain maka akan menimbulkan sikap cauvinisme. Rasa optimis itu tentu saja harus diimbangi dengan pembenahan diberbagai aspek kehidupan seperti pembenahan system perekonomian dan perpolotikan serta system hokum yang bagus. Kapan bangsa Indonesia ini akan dewasa dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi jika adanya perbedaan sedikit saja bisa jadi masalah besar? Kapan Indonesia akan seperti Negara Jepang yang bisa dibilang jiwa patriotisme dan nasionalisme sangat tinggi sekali. pengrusakan dan tawuran antar supporter. Tapi rasa optimis ini akan terus ada karena dari gejala situasi saat ini. Ditambah lagi perbedaan sedik saja di negeri ini bisa jadi masalah besar. Harta yang seharusnya untuk kemakmuran masyarakat. Jika kita Tanya saja pada masyarak mungkin saja masih banyak yang tidak tahu Pancasila. Sebagai contoh pengakuan budaya batik oleh Negara tetangga menimbulkan rasa persatuan dan nasionalisme sebab kita pun tidak mau budaya bangsa yang asli kita miliki menjadi hilang begitu saja menjadi milik orang.benar mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi dapat menguras harta yang bukan haknya.

" Kegagalan atas upaya tersebut di atas akan mempercepat berlanjutnya proses penipisian kesadaran nasionalisme Indonesia. kesadaran mengenai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri atas banyak suku. sedang dalam Pembukaan UUD 1945 secara tegas dikatakan. Inilah tugas berat pemerintahan dewasa ini. Kedua. kesadaran bersama bangsa Indonesia dalam menghapuskan segala bentuk penjajahan dan penindasan dari bumi Indonesia. Maka adalah tugas kita semua untuk membantu pemerintahan dalam memperbaiki kerusakan-kerusakan negara dewasa ini. yang akan berakibat semaraknya gerakan disintegrasi bangsa dan negara. dan agama. "Segala bentuk penjajahan dan penindasan di dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Perjuangan bangsa Indonesia tersebut pada tanggal 17 Agustus 1945 mencapai titik kulminasi dengan dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta. Dalam pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dengan jelas dinyatakan “atas nama bangsa Indonesia”. 15 . Substansi Nasionalisme Indonesia mempunyai dua unsur: Pertama. etnik.Menegakan Kembali Ideal Nasionalisme Indonesia Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 adalah Proklamasi Kebangsaan Indonesia yang merupakan ikrar tentang eksistensi nasion dan nasionalisme Indonesia yang telah tumbuh puluhan tahun dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda. Semangat dari dua substansi tersebutlah yang kemudian tercermin dalam Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan dalam Pembukaan UUD 1945. Hal itu membuktikan bahwa nasionalisme Indonesia sudah merupakan faktor penentu perkembangan sejarah Indonesia – sejarah berdirinya negara Republik Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful