BAB I PENDAHULUAN 1.1 1.

2 Latar Belakang Tujuan

1.3 Sasaran 1.4 Hasil yang Diharapkan 1.5 Metodologi pekerjaan Survey dan pengumpulan informasi dari sumber-sumber terpercaya

BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH 2.430 ha. Sungai Cikapundung mengalir dari mulai Maribaya.5 km dari panjang total sungai 28 kilometer. Kecamatan Bandung Kidul Berdasarkan BPLHD Provinsi Jawa Barat. Sungai Cikapundung pun di bagi menjadi tiga bagian. Kecamatan Cicendo 5. . serta bagian hilir di daerah muara sungai Citarum. Kabupaten Bandung Barat lalu masuk ke wilayah Kota Bandung hingga bermuara di sungai Citarum. yakni sebagai berikut: 1. Kecamatan Sumur Bandung 6. Kecamatan Bandung Wetan 4. kawasan DAS Cikapundung merupakan bagian dari daerah tadah sungai Citarum Hulu yang bermata air dari lereng perbukitan vulkanik yang mengitari dataran luas daerah pengaliran 14. Kecamatan Regol dan Lengkong 7. Kecamatan Cidadap 2.1 Gambaran Sungai Cikapundung Sungai Cikapundung adalah sub DAS Citarum yang memiliki panjang total 28 kilometer. Kecamatan Coblog 3. bagian tengah mulai dari Cikapundung Gandok hingga Cikapundung Pasirluyu. Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung. BAPPEDA Daerah pengaliran Sungai Cikapundung di Kota Bandung meliputi tujuh kecamatan yang mencakup 13 kelurahan. yaitu hulu sungai di daerah Cigulung Maribaya dan Cikapundung Maribaya. Aliran Sungai Cikapundung yang melintasi Kota Bandung memiliki panjang aliran 15.

dengan bentuk menyerupai tapal kuda yang bertebing terjal dan berdasar rata yang bermuara di Sungai Cikapundung. .2 Babakan Siliwangi Babakan Siliwangi merupakan sebuah lembah di wilayah Bandung Utara dengan panjang dan lebar masing-masing sekitar 500 m. rumah sakit. Pepohonan cemara yang banyak terdapat di sana menjadi vegetasi utama yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau Kota Bandung. Pada tahun 1786. 2. kafe. Pada saat itu. Pembangunan ini menyebabkan peningkatan jumlah pendatang dari Eropa (1809). Sampoerno (2002) menyebutkan bahwa sempedan Sungai Cikapundung Tengah pada masa lalu merupakan kawasan yang hijau.SEJARAH KAWASAN Kawasan Sungai Cikapundung yang memiliki arti sejarah penting adalah kawasan Viaduct dan tepi Sungai Cikapundung yang berseberangan dengan Alunalun Bandung sekarang. pemerintah Kabupaten Tata Ukur (nama Kota Bandung dulu) mulai membangun jalan penghubung di beberapa kota di sekitar Bandung. Daendels menancapkan tongkat di pinggir Sungai dan berharap wilayah ini bisa menjadi kota ketika ia kembali ke Kota Bandung. dan tempat tersebut kini menjadi titik pusat atau km 0 Kota Bandung. dan pabrik kina. Sepanjang bantaran Sungai Cikapundung dimanfaatkan untuk dibangun beberapa bangunan seperti Kampus Technische Hoogeschool (ITB sekarang). institut Pasteur. Perubahan gaya hidup di Kota Bandung mendorong pertumbuhan (pembangunan) hotel. dan pertokoan seperti Hotel Preanger. Lembah ini dibatasi Jalan Siliwangi dan Jalan Tamansari yang melingkar mengelilingi lembah dan dipagari oleh pepohonan yang rindang (UPI).

197 m2).973 m2 (7. Kawasan Babakan Siliwangi yang merupakan bagian dari Lembah Siliwangi adalah areal pesawahan. POLA PEMANFAATAN RUANG Luas Kawasan Babakan Siliwangi berdasarkan data yang ada sekitar 111.437 m2). Dalam perjalanannya. Lokasinya berbatasan dengan Jalan Siliwangi dan Jalan Taman Sari dengan luas kurang lebih 8 ha.413 m2 (3. lahan seluas 72. 15/2/2003) : “Di Babakan Siliwangi terdapat 61 spesies tumbuhan yang merupakan hutan buatan.240 m2).14 hektare). Tempat itu yang menyajikan makanan khas Priangan. rumah makan tersebut oleh Pemerintah Kota Bandung selaku pemilik dan pengelolanya ditutup pada 1996.3 ha) dikuasai Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan status hak sewa dari Pemerintah Kota Bandung sejak 1991 dan 1993 yang akan berakhir hak sewanya pada 2011 dan 2113 untuk penggunaan Science Center (lebih dikenal dengan Sasana Budaya Ganesha) dan sarana olah raga (22. Berdasarkan pernyataan tersebut. setelah mengalami kondisi terus-menerus merugi sejak 1993. Sedangkan menurut Lambok M. kawasan Babakan Siliwangi adalah daerah luapan air (discharge) bukan daerah resapan (recharge) . Menurut Taufikurachman (“PR”. 25/2/2003 ). Pembangunan di sana harus dipikirkan bagaimana mengawasi pohon-pohon yang ada … “. lapangan sepak bola (12. telah memunculkan gagasan Wali Kota Bandung pada masa itu (era 1970-an) yaitu Bapak R. telah mempertegas bahwa dari kesejarahannya Kawasan Babakan Siliwangi bukanlah sebagai hutan alami.84 ha) masih dikuasai Pemerintah Kota Bandung. Sedangkan seluas sekitar 38. dan lahan terbuka yang masih ditumbuhi pepohonan rindang. Kondisi alamnya yang menarik dan memiliki potensi sebagai salah satu objek pariwisata. bukan hutan alami. Otje Djundjunan untuk membangun Rumah Makan “Babakan Siliwangi “. Di dalam kawasan ini termasuk Sasana Budaya Ganesa (Sabuga). Hutasoit dan Sudarto Nitisiswoyo (“PR”.000 m2). Luas ruang terbuka hijaunya sendiri kurang lebih 7 ha (71. Sarana Olahraga (Sorga).Babakan Siliwangi merupakan salah satu dari kawasan lindung ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung yang terletak di wilayah aliran sungai Cikapundung Tengah. taman dan sarana parkir (34.386 m2 (sekitar 11. yang terdiri atas: eks bangunan .

yaitu RTH pada lahan yang dikelola ITB terawat dan terpelihara dengan baik sedangkan pada lahan yang dikelola Pemerintah Kota Bandung. 1940-an banyak rumah-rumah penduduk dibangun di sebelah barat Baksil. Pembangunan demi pembangunan mengiringi kisah kawasan tersebut.251 m2). 1970-an. muncul komplek seni dan budaya serta rumah makan di Baksil. Sedangkan eks RM Babakan Siliwangi. Gambar Babakan Siliwangi Dalam buku ‘Album Bandung Tempo Dulu’.38 ha). kurang dikelola dengan baik sehingga pohon-pohon pelindung yang menurut Taufikurachman terdapat 61 spesies. 1930-an di Lebak Gede tersebut terdapat hamparan sawah yang sangat luas. galeri seni. pembangunan Sabuga dan Sarana Olah Raga Ganesha (Sorga) 6. bangunan kantor kelurahan (120 m2). 1990-an. lapang adu domba (576 m2). perkembangan Babakan Siliwangi Dapat diterangkan perkembangan Babakan Siliwangi sbb: 1. . 3. Berdasarkan data tersebut.Rumah Makan “Babakan Siliwangi” (910 m2). jalan dan tempat parkir (2. 1990-an. Namun demikian. 3.135 m2). sanggar olah seni (250 m2). Babakan Siliwangi dulu terkenal dengan nama hutan Lebak Gede. luasan ruang terbuka hijau (RTH) dari total lahan sekitar 11. perlu dicermati kondisi lahan yang dikelola ITB dengan yang dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung. Besaran intesitas bangunan berdasarkan besaran koefisien dasar bangunan (KDB) : Science Centre (Sabuga) dan sarana olah raga. perlu diidentifikasi dan dinventarisasi kembali keberadaannya.30%. 4.810 m2 (8. 30%. dan kantor kelurahan. 1940-an di sebelah barat Baksil (sekarang Sabuga) bermunculan rumah penduduk. ruang terbuka hijau (34. 2. kawasan Baksil dibangun menjadi kawasan wisata alam yang terbuka untuk umum dan tidak eksklusif untuk ITB. 5.14 ha adalah 83.

Lebar jalan antar rumah tersempit 0. sebagian wilayah Kelurahan berkurang dengan adanya peroyek jalan layang Pasupati yang menghubungkan jl Pasteur dan jl Surapati. Jumlah penduduk kelurahan Tamansari adalah 25. Sering dimanfaatkan para seniman untuk berkegiatan dan berbudaya. Kelurahan Tamansari salah satu kelurahan di Kecamatan Bandung Wetan di Kota Bandung berada di lembah Tamansari yang dibelah oleh Sungai Cikapundung. . Babakan Siliwangi merupakan ruang publik yang menjadi tempat bersosialisasi dan berinteraksi.Cikapayang dan S. Terdapat 70 RT yang berada dipinggir S. sedangkan lebar jalan rata-rata adalah 1. sedangkan S.Cikapundung.138 jiwa atau 5100 KK. Sistem persampahan kawasan Babakan Siliwangi termasuk TPS Tamansari. S. Sepanjang tepian sungai Cikapundung yang mengalir dilembah membelah kelurahan Tamansari penduduknya sangat padat.. Sungai Cikapayang mengalir dibagian wilayah kelurahan Tamansari bagian atas. Karena sebagian besar RW yang terletak dipinggir Sungai Cikapundung mempunyai tingkat kepadatan yang sangat tinggi. Tamansari.4 m.6 m. Baku mutu daerah itu telah melebihi batas (HMTL) dan Bukan merupakan resapan air tetapi aliran air dan tangkapan air hujan serta berfungsi melindungi kawasan di bawahnya. 40% adalah penghuni pendatang yang menyewa kamar (kost) atau menyewa rumah. PAB domestic tidak masuk ke riool kota. Sejak tahun 2004. Dari total jumlah penghuni Kel. Kelurahan Tamansari terdiri dari 20 RW dengan 123 Rukun Tetangga (RT). Sebagian besar wilayah Kelurahan Tamasari berada di lembah sedangkan sebagain lainnya terletak dibagian atas.Potensi Sosial dan budaya Wilayah Babakan Siliwangi merupakan ruang terbuka publik yang merupakan ruang interaksi dan wahana untuk kegiatan berbudaya dan berkesenian.Cikapundung. Penghuni pendatang ini sebagian besar adalah mahasiswa. Wilayah Kelurahan ini dilalui oleh dua sungai yaitu. Cikapundung mengalir diwilayah Kelurahan Tamasari bagian bawah.

Buruh (5. Pendapatan perkapita penduduk dalam satu bulan adalah Rp 500. Secara geografis Kel Lebak Siliwangi memiliki bentuk wilayah datar/berombak besar. KEPENDUDUKAN . SABUGA <Sasana Budaya Ganesha) ITB. Fasilitas Umum 10 Ha. 01 dan RW. Bandung Wetan Bagian Utara : Kel.DATA MONOGRAFI Data monografi Kelurahan Tamansari memperlihatkan sebagian besar memiliki pendidikan terakhir adalah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) yang mencapai 42. Kebon Binatang Jl. Kelurahan Lebak Siliwangi dibagi dalam 8 RW.-.s/d Rp 1250000. Tamansari Kec. berada pada ketinggian 500 M diatas permukaan air laut. Coblong. Cipaganti Kec. Coblong Bagian Timur : Kel. Pembagian penggunaan areal tanah sbb : Tanah Kering (daratan 75 Ha. Coblong Bagian Barat : Kel. dan Pertokoan 15 Ha. sekarang sdh tidak berpenduduk.4%) dan terdapat pengangguran cukup tinggi yaitu 13. 25 RT. Lebak Gede Kec. PNS/Polri/TNI (18.000.433.6% yang tidak pernah bersekolah. dibatasi oleh : Bagian Selatan : Kel.02. Ditinjau dr sudut ketinggian tanah. Untuk RW. KELEMBAGAAN KELURAHAN Dalam menjalankan roda pemerintahan.4%). Terdapat juga 3. Tamansari.7%). Sedangkan pekerjaan yang banyak dimiliki oleh masyarakat adalah wiraswasta (35.9 % dan sisanya berpendidikan SLTA sampai dengan perguruan tinggi. Kecamatan Coblong merupakan salah satu wilayah pemerintahan Kota Bandung dengan luas wilayah 100 Ha. Kelurahan Lebak Siliwangi.63 mm/th dan jumlah hari dgn curah hujan terbanyak 45 hari.. karena berdirinya bangunan fasilitas umum dan perkantoran seperti SARAGA <Sarana Olahraga> ITB di kawasan babakan Siliwangii. Dago Kec. Curah hujan 2.5% dari jumlah penduduk.

05 tt 8 tt 10.2 7.8 0.02 5 1 1.01 600 0.05 0.5 60 tt 10 0.Sampai dengan Pebruari 2010 penduduk Kel. Kebun Binatang .167 jiwa terdiri dari 2137 jiwa laki2. dgn 1023 KK.04 Baku Mutu 1000 2250 0.06 >3 6 s.d 9 1.004 0.5 0.3 Keadaan Fisik PERAIRAN Tabel 1.6 121 0. Hotel : 4 buah . 2.O.4 0. dan 2130 jiwa perempuan.5 .3 0.04 7 25 tt 0. Kondisi Fisik Perairan Sungai Cikapundung No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Parameter zat pada terlarut kekeruhan suhu warna daya hantar listrik amonia total amonia bebas besi (fe) boron (b) BOD fluorida (f) cadmium (cd) clorida (cl) kromium VI COD mangan (mn) natrium (na) % natrium nikel (ni) nitrat (NO3-N) nitrit (NO2-N) oksigen terlarut pH RSC Satuan mg/L NTU °C unit PtCo umhos/cm mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L Hasil Pemeriksaan 73 16 21.35 0. F.25-2. Lebak Siliwangi berjumlah 4.06 2. Penginapan/losmen 1 buah. Kolam Renang. PRASARANA HIBURAN Taman 7 lokasi.3 11. Sanggar seni.18 tt 6.11 0.

2005. Berdasarkan Parameter 25 26 27 28 29 30 31 mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L mg/L 0.01 Comphosphaeria sp. 2002. Jatinangor.0064 0.0049 0.0036 0. Synedra sp.4 Keadaan Biotik Tabel 2. Intan. Microcystis sp. 2.03 0.2809 0. 11 0. 13 0.0196 0.06 Tabellaria sp.53 Oscillatoria sp. Jatinangor. 22 0. 2 0. 6 0.322 Air Sungai Cikapundung dan Sungai Cisangkuy Untuk Keperluan Sumber Air Minum Ditinjau Dari Aspek Biologis Dengan Indikator Plankton.07 Ulothrix sp.08 Lemanea sp.07 jumlah 156 Sumber : Trestiana.0016 0. Pengamatan Karakteristik No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 (ni/N)² 0.02 400 0.025 tt 18 0. Jenis-jenis Plankton yang Terdapat di Sungai Cikapundung Nama Jenis ni ni/N Spyrogyra sp.02 0. 82 0. Tessie. Tabel 3 Jenis-jenis Flora yang Terdapat sekitar Sungai Cikapundung No Nama Jenis Nama Daerah .0049 0. Sphaerocystis sp.06 5 tt tt 0.0001 0.SAR SENG (Zn) Sulfat (SO4) tembaga (Cu) timbal (pb) detergen fenol minyak dan 32 lemak 33 debit Sumber : Juita.07 Scenedesmus sp.94 Pemantauan Kualitas Air Sungai Cikapundung Fisika dan Kimia Pada Program Kali Bersih (PROKASIH) Kota Bandung. 0. 11 0.04 Nacivula sp.001 mg/L tt nihil m3 2.14 Surirella sp.2 0.46 0. 9 0.

Syzigium aquaeum Psidium guajava Mahoni Kemiri Mangga Bambu Tali Pisang Nangka Cempedak Jambu Air Jambu Kelutuk jumlah .1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Swietenia macrophylla Alleuritas molucana Mangifera indica Bambusa sp. Musa paradisiaca Arthocarpus heterophylla Artocarpus champeden Alocasia sp.

572 2.648 896 6.568 25.340 2.600 5.138 20.634 1. RW DAN MENURUT GOLONGAN AGAMA PADA BULAN KECAMATAN : NOPEMBER : BANDUNG WETAN NO KELURAHAN/DESA JUMLAH JUMLAH UMPI JUMLAH PENDUDUK L P AGAMA RT RW WNI WNI KET WNA JML 123 20 46 36 8 8 4.506 2.703 6 55 125 186 7 28 114 149 0 0 0 0 1 2 3 TAMANSARI CIHAPIT CITARUM 4.268 JUMLAH 205 36 5.132 3.DAFTAR REKAPITULASI JUMLAH PENDUDUK KOTA BANDUG BERDASARKAN JUMLAH : RT.042 18.985 987 703 3.431 4.864 12.604 26.912 3.536 323 669 443 316 257 5 2 3 10 JML ISLAM KRISTEN KATOLIK HINDU BUDHA LAIN-LAIN 1.562 36.663 1.570 12.713 1.554 2.422 6.685 384 3.966 .554 18.

Bab III : Kajian Teoritis dan Pedoman Perencanaan Lanskap . Arahan ini bertujuan untuk menjaga fungsi dan peruntukan lahan sesuai dengan daya dukung dan sumberdaya yang ada. kajian teoritis dan normatif. yaitu memberikan uraian mengenai analisis pengembangan berdasarkan kondisi eksisting dilapangan. budidaya dan strategis. yang Bab VIII : Rencana Pengendalian Lanskap Bab ini memberikan arahan pada pengendalian pemanfaatan lanskap pada kawasan lindung. serta alat analisis yang digunakan. Bab V : Rencana Pengembangan Wilayah Bagian ini memberikan uraian tentang rencana pengembangan wilayah laut dan sebagai program pengembangan wilayah Bab VI : Rencana Pemanfaatan Lanskap Bagian ini memberikan arahan pemanfaatan ruang dengan konsep dan strategi pembangunan yang memunculkan program-program pembangunan dan program prioritas dalam pengembangan wilayah . Pengendalian pemanfaatan ruang dimaksudkan untuk tetap menjaga fungsi pengembangan kawasan sesuai dengan daya dukung dan kelestarian alam sehingga penataan dan pemanfaatan ruang serta pengembangan wilayah keseimbangan ekologi dan berkelanjutan. yaitu memaparkan uraian tentang pengertian wilayah dan pengelolaan terpadu dan kajian teknius didalamnya serta pedoman umum perencanaan Lanskap Bab IV : Analisis Pengembangan . kawasan budidaya dan kawasan strategis. agar tetap menjaga . Pengembangan program pembangunan dan prioritas dijabarkan dalam tahapan perancanaan dengan arahan kebijakan pembiayaan pembangunan dan pengembangan investasi Bab VII : Rencana LANSKAP Bab ini memberikan arahan pengelolaan penataan ruang wilayah untuk kawasan lindung.