DAFTAR ISI

 BAB 1
Pendahuluan …………………………………………...............2 1. Latar belakang ……………………………………………………..2 2. Rumusan Masalah ............................................................................. .2 3. Tujuan ............................................................................ 2

 BAB 2
Pembahasan …………………………………………...............3

 BAB 3
Penutup………………………………………………................16 1. Kesimpulan .................................................................................. ..........................................................................................16

Listrik Statis

Page 1

2. Untuk itu. Apakah muatan listrik ? 2. Tujuan 1.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Menerapkan konsep kelistrikan untuk memahami gejala-gejala listrik statis. penyusun membuat karya tulis ini sebagai penunjang dan alat bantu apabila diantara kita ada yang tertarik dan ingin memperdalam ilmu pengetahuan fisika. terutama mengenai Listrik Statis. Mendeskripsikan berbagai cara untuk memperoleh listrik statis. Memahami proses terjadinya muatan listrik.Latar Belakang Fisika merupakan suatu cabang ilmu exact yang sangat penting. tapi sebetulnya itu hanyalah sebuah sugesti yang salah.Apakah medan listrik? Bagaimanakah penjelasannya? 3. Rumusan Masalah 1. 2. dan berfikir secara logis. asalkan kita mau berlatih . 3. Memahami gaya Coulomb dan medan listrik Listrik Statis Page 2 . sesungguhnya belajar fisika itu mudah.mencoba memahami. 4. Bagaimanakah hukum kekekalan muatan ? 3. Bagaimanakah hokum Coulumb ? 4. banyak orang menganggap bahwa belajar fisika itu sulit. selain untuk memenuhi salahsatu tugas mata pelajaran fisika.

bermuatan negatif sebesar – 1.1 x 10-31 Kg Partikel penyusun inti atom yang bermuatan positif dan massanya 6.67 x 10-27 Kg Atom-atom yang kehilangan electron atau memperoleh tambahan elektron. namun apabila terjadi pengosongan muatan tersebut waktunya sangat singkat Muatan-muatan yang sejenis dengan muatan pada batang kaca yang digosok dengan kain sutera Muatan-muatan yang sejenis dengan muatan pada penggaris plastik yang digosok dengan kain wol Partikel yang mengelilingi suatu inti atom. yang statis (tidak mengalir).BAB 2 PEMBAHASAN Daftar Istilah : ISTILAH Listrik statis KETERANGAN Kumpulan muatan listrik dalam jumlah besar.6 x 10-19 C dan massanya 9.67 x 10-27 Kg Partikel penyusun inti atom yang tidak bermuatan dan massanya 6. ion dapat bermuatan positif atau negatif Pengkutuban Peristiwa memuati suatu konduktor dengan jalan mendekatkan (tidak sampai menempel) konduktor lain yang bermuatan pada konduktor tersebut Peristiwa memuati suatu konduktor dengan jalan menempelkan konduktor lain yang bermuatan pada Page 3 Muatan positif Muatan negatif Elektron Proton Neutron Ion Polar Induksi Konduksi Listrik Statis .

yang berarti “amber”. maka amber menarik potongan daun kecilkecil atau debu.85 x 10-12 C2/Nm2 Gaya tiap satuan muatan disuatu titik tertentu MUATAN LISTRIK Pernahkah anda terkejut ketika tangan anda menyentuh layar TV? Apakah yang menyebabkan peristiwa sengatan yang kadang-kadang disertai rasa sakit itu? Sengatan itu merupakan akibat yang ditimbulkan oleh listrik statis.Elektroskop Petir Permitivitas ruang hampa ?0 Kuat medan listrik konduktor tersebut Suatu piranti yang dapat digunakan untuk mendeteksi suatu adanya muatan listrik Peristiwa alam yang merupakan loncatan muatan listrik statis yang amat besar Suatu konstanta yang besarnya 8. Apakah listrik statis itu? Terjadinya Listrik Statis Kata “listrik” dalam bahasa Inggris electric. Pada setiap kasus tadi. atau penggaris plastik. dan pengetahuan kuno membuktikan bahwa jika anda menggosok batang amber dengan sepotong kain. atau ketika menyetrika baju nilon. Barangkali anda telah memiliki pengalaman tentang listrik statis yakni ketika anda menyisir rambut kering. Batang karet keras. jika digosok dengan sepotong kain juga akan menunjukkan “efek amber” atau listrik statis sebagaimana yang kita sebut sekarang. suatu benda menjadi “bermuatan” listrik karena proses gosokan dan dikatakan memiliki Listrik Statis Page 4 . berasal dari bahasa Yunani elektron. Amber adalah pohon damar yang membatu. batang kaca. Petir yang sering Anda lihat pada saat hari hujan itu juga merupakan contoh peristiwa alam yang disebabkan listrik statis.

Tetapi. penggaris pertama bergerak menjauhi penggaris kedua. Karena itu. Gambar 1c. akan ditolak oleh batang kaca.muatan listrik.Listrik Statis 8 batang kaca kedua yang telah dimuati dengan cara yang sama didekatkan pada batang kaca pertama. akan didapatkan bahwa keduanya akan saling menarik. melalui eksperimen seluruh muatan benda dapat dikategorikan ke dalam dua jenis. Gambar 1 Muatan yang tak sejenis tarik menarik. jika batang kaca yang bermuatan didekatkan pada penggaris plastik yang bermuatan. Setiap benda bermuatan yang ditarik oleh penggaris plastik. Memang. Ketika Modul FIS. Peristiwa ini ditunjukkan pada Gambar 1b. muatan pada batang kaca haruslah berbeda dengan muatan pada penggaris plastik. atau setiap benda yang Listrik Statis Page 5 . Ketika penggaris plastik kedua yang telah dimuati dengan cara yang sama didekatkan pada penggaris plastik pertama. Peristiwa ini ditunjukkan pada Gambar 1a. sedangkan muatan yang sejenis tolak menolak satu dengan yang lain. terdapat dua jenis muatan listrik. Apakah seluruh muatan listrik sama? Atau mungkinkah terdapat lebih dari satu jenis? Jenis Muatan Listrik Sesuai dengan hasil percobaan anda. batang kaca kedua juga bergerak menjauhi batang kaca pertama.20.

terdiri dari muatan Listrik Statis Page 6 . maka akan dihasilkan sejumlah muatan negatif dengan jumlah yang sama pada daerah atau benda di sekitarnya. Jadi terdapat dua jenis muatan listrik yaitu. Sampai sekarang kita masih mengikuti perjanjian ini. Ini adalah contoh dari suatu hukum yang berlaku sampai sekarang. Dua jenis muatan listrik yang ditunjukkan tersebut dinyatakan oleh seorang Amerika. namun jumlah kedua jenis muatan adalah sama. yang dikenal dengan nama hukum kekekalan muatan listrik yang berbunyi: Jumlah bersih muatan listrik yang dihasilkan pada dua benda yang berbeda (penggaris plastik dan kain wol) dalam suatu proses penggosokan adalah nol. Jumlah bersih muatan yang dihasilkan oleh suatu benda selama proses penggosokan adalah nol. Hukum Kekekalan Muatan Franklin mengusulkan bahwa jumlah muatan yang dihasilkan oleh suatu benda melalui suatu proses penggosokan. adalah sama dengan jumlah muatan positip dan negatip yang dihasilkan. sedangkan muatan pada penggaris plastik yang digosok (atau amber) adalah muatan negatif. seorang saintis. ketika penggaris plastik digosok dengan kain wol. muatan yang ditolak batang kaca bermuatan. Muatan Listrik dalam Suatu Atom Gambar 2 memperlihatkan model atom sederhana. seorang filosuf yang bernama Benjamin Franklin (1706-1790) sebagai muatan positif dan muatan negatif. Muatan-muatan tersebut dipisahkan. Contoh. Franklin memilih muatan pada batang kaca yang digosok adalah muatan positif. akan ditarik oleh batang kaca. dan muatan yang ditarik batang kaca bermuatan. plastik memperoleh muatan negatip dan kain wol memperoleh muatan positip dengan jumlah yang sama. Jika suatu benda atau suatu daerah ruang memperoleh muatan positif.ditolak oleh penggaris plastik.

yang kita kenal sebagai sinar kosmik dari ruang angkasa yang mencapai bumi). atom akan bermuatan positip atau negatip. dan netron yang tidak bermuatan listrik. benda-benda akan mempertahankan muatannya hanya sebentar. muatan molekul-molekul air tidaklah disalurkan secara seragam sebagaimana diperlihatkan pada Gambar 3. dan disebut ion. Inti berisi protonproton bermuatan positif. Jadi elektron-elektron ekstra pada penggaris plastik. atau akan memperoleh elektron-elektron ekstra. meskipun molekul-molekul air tersebut adalah netral. hal ini dinetralkan oleh ion-ion bermuatan di udara (misalnya. Besarnya muatan proton dan elektron adalah sama. tetapi tandanya berlawanan. dapat lepas Listrik Statis Page 7 . Ini karena molekul-molekul air adalah polar. Pada kasus ini. suatu atom kadangkadang akan kehilangan satu atau lebih elektron. dikelilingi satu atau lebih elektron. Hal yang penting diketahui. Meskipun demikian. bahwa muatan dapat lepas ke inti air di udara. Elektron Neutron Proton Gambar 2 Model atom sederhana. Umumnya. kemudian kembali ke keadaan netral. Karena itu atom-atom netral berisi proton-proton dan elektronelektron dengan jumlah yang sama. oleh tumbukan dengan pertikelpartikel bermuatan. Kemana muatan pergi? Dalam beberapa kasus.positif di dalam inti. ketika benda dimuati melalui gosokan.

listrik statis lebih mudah diperoleh karena udara berisi lebih sedikit molekul-molekul yang dapat berpindah. Pada udara lembab. adalah sulit untuk membuat benda bermuatan tahan lama. Karena sekarang logam kedua tersebut kehilangan beberapa elektronnya. Listrik Statis Page 8 . dapat dinetralkan oleh hilangnya (berpindahnya) elektron-elektron air dari molekul-molekul udara ke bendabenda bermuatan positip tersebut. bendabenda yang dimuati secara positip. maka logam ini akan bermuatan positif. Cara Memperoleh Muatan Listrik Bila sebuah benda logam bermuatan positif disentuhkan dengan benda logam lain yang tidak bermuatan (netral).ke udara karena ditarik menuju molekul-molekul positip air. Di sisi lain. Gambar 3 Sebuah molekul air. maka disebut sebuah molekul “polar”. Pada udara kering. Karena molekul air mempunyai muatan yang berlawanan pada ujung yang berbeda. maka elektron-elektron bebas dalam logam yang netral akan ditarik menuju logam yang bermuatan positif tersebut sebagaimana diperlihatkan pada Gambar 4.

tetapi tidak disentuhkan. muatan hanya dipisahkan. jika Listrik Statis Page 9 . namun elektron-elektron tersebut bergerak dalam logam menuju benda yang bermuatan. Tentu saja tidak ada muatan yang dihasilkan dalam batang. dan meninggalkan muatan positip pada ujung yang berlawanan. Jumlah muatan pada batang logam masih sama dengan nol. Bila benda yang bermuatan positip didekatkan pada batang logam yang netral. Proses demikian disebut memuati dengan cara konduksi atau dengan cara kontak. dan kedua benda tersebut akhirnya memiliki muatan dengan tanda yang sama. Gambar 5 Memberi muatan dengan jalan induksi Muatan tersebut dikatakan telah diinduksikan pada kedua ujung batang logam. seperti diperlihatkan pada Gambar 5. Proses demikian disebut memuati dengan cara induksi. Meskipun demikian. maka elektron-elektron batang logam tidak meninggalkan batang.Elektron Gambar 4 Batang logam netral memperoleh muatan ketika disentuh dengan benda logam lain yang bermuatan.

dipotong menjadi dua bagian. kita akan memiliki dua benda yang bermuatan. Ini menyebabkan logam bermuatan positif. Jika suatu benda bermuatan negatip didekatkan ke sebuah logam. Jika sekarang kabel dipotong. satu bermuatan positip dan yang lain bermuatan negatip. maka electron-elektron bebas dalam logam akan menolak dan beberapa electron akan bergerak menuju bumi melalui kabel (Gambar 6b). di dalam sebuah peti kaca terdapat dua buah daun elektroskop yang dapat bergerak (kadangkadang yang dapat bergerak hanya satu daun saja). Gambar 6. yang Induksi muatan pada suatu benda dihubungkan ke bumi. Selanjutnya benda dikatakan di “ground-kan” atau “dibumikan”. Karena bumi sangat besar dan dapat menyalurkan elektron. maka logam akan memiliki muatan induksi positif (Gambar 6c) ELEKTROSKOP Elektroskop adalah suatu piranti yang dapat digunakan untuk mendeteksi muatan. karena itu dapat bertindak sebagai penampung (reservoir) untuk muatan. biasanya dibuat dari Listrik Statis Page 10 . maka bumi dengan mudah dapat menerima ataupun memberi elektron-elektron. Cara lain untuk menginduksi muatan pada benda logam adalah dengan jalan menghubungkan logam tersebut menuju ground melalui kawat konduktor sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 6a ( berarti ground). Sebagaimana diperlihatkan Gambar 7.

karena dalam setiap kasus. makin besar muatan. jika bola dimuati dengan cara konduksi. elektron-elektron ditarik naik menuju bola. kedua daun Listrik Statis Page 11 .emas. maka pemisahan muatan terjadi melalui induksi. Sedangkan. Meskipun demikian. sehingga kedua daun elektroskop bermuatan positip dan saling menolak (Gambar 8a). Proses demikian disebut memuati dengan cara induksi. dan kedua daun elektroskop memperoleh muatan positip. maka makin lebar pemisahan daun-daun elektroskop. Daun-daun elektroskop ini dihubungkan ke sebuah bola logam yang berada di luar peti kaca melalui suatu konduktor yang terisolasi dari peti. maka bola logam konduktor. anda tidak dapat menentukan tanda muatan. Pada setiap kasus. Apabila benda Gambar 7 Elektroskop yang bermuatan positip didekatkan ke bola logam. sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 8b. perlu dicatat bahwa dengan cara ini.

(b) dengan cara konduksi pertama-tama pemisahan muatan dilakukan dengan cara konduksi. jika muatan positip didekatkan. jika benda bermuatan negatip didekatkan. Meskipun demikian.elektroskop saling menolak satu dengan yang lain. seperti pada Gambar 9c. maka lebih banyak elektron diinduksi untuk bergerak ke bawah menuju daun-daun elektroskop sehingga kedua daun ini terpisah lebih lebar. suatu elektroskop dapat digunakan untuk menentukan “tanda muatan” jika Gambar 8 Elektroskop dimuati (a) dengan cara induksi. sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 9a. Sekarang. sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 9b. Listrik Statis Page 12 . maka elektron-elektron akan diinduksi untuk bergerak ke atas. sehingga menjadi lebih negatip dan jarak pisah kedua daun ini menjadi berkurang (menjadi lebih sempit). misalnya secara negatip. Di sisi lain.

Pengosongan itu ditunjukkan oleh sambaran petir pada Gambar 10.Gambar 9 Elektroskop yang pertama-tama dimuati dapat digunakan untuk menentukan tanda dari suatu muatan yang diberikan. Kejadian ini disebut pengosongan listrik statis. PENGOSONGAN MUATAN LISTRIK Loncatan muatan listrik terjadi pada saat muatan listrik bergerak secara bersama-sama. Gambar 10 Petir adalah contoh loncatan muatan listrik statis yang besar Listrik Statis Page 13 .

Awan dengan Awan Netral Sambaran petir Muatan terpisah Terjadi Sebelum terjadi petir. dan 11c.Muatan listrik dapat hilang dengan pengosongan. Proses terjadinya petir dapat dijelaskan pada Gambar 11a. Bacalah keterangan ketiga gambar tersebut. karena muatan itu sering dikosongkan dengan cara menyalurkan ke tanah. Pengosongan terjadi apabila tersedia suatu jalan bagi elektron-elektron untuk mengalir dari suatu benda bermuatan ke benda lain. Pengosongan muatan statis di udara dapat terjadi sangat besar sehingga menimbulkan suara dahsyat yang kita sebut guntur. Bagian tanah ketika muatan awan ketika butiranbutiran bawah awan menjadi negatif (e lektron) me air saling bermuatan lebih loncat dari bagian Listrik Statis Page 14 . Kemudian terjadi Terjadi sambaran muatan listrik pemisahan muatan di petir d ari awan ke terbentuk di dalam dalam awan. Pengosongan itu lazim juga disebut pentanahan. 11b. Perpindahan muatan listrik statis dari satu benda ke benda lain disebut penetralan atau pengosongan muatan statis.

ditempatkan didekat bola A. Pertama ia dengan hati-hati mengukur besarnya gaya yang diperlukan untuk memutar kawat yang digantung melalui sudut yang diberikan. Besar gaya ini bergantung pada besar muatan dan jarak antara muatan tersebut. maka muatan menyebar ke kedua bola (bola A dan B) secara merata. Dia kemudian Modul FIS. Simbol untuk muatan adalah q. Ketika bola A dan bola B bersama-sama disentuh dengan benda yang bermuatan. dengan kata lain ada gaya yang bekerja antara dua atau lebih benda yang bermuatan. tanah negatif dibandingkan dengan tanah di bawah awan tersebut bawah awan tertinggi diatas Gambar 11 Proses terjadinya petir HUKUM COULOMB Anda telah melihat bahwa muatan tak sejenis tarik-menarik dan muatan sejenis tolak-menolak.menggosok satu ke titik sama lain. besarnya muatan pada bola-bola A dan B dapat disimbolkan dengan notasi qA dan qB. Bola yang sama yaitu B. Batang yang diisolasi dengan bola-bola konduktor kecil A dan A’.Listrik Statis 26 menempatkan muatan yang sama pada bola A dan B dan mengubah jarak Listrik Statis Page 15 . Pada tahun 1785 seorang ahli fisika bangsa Perancis yang bernama Charles Coulomb (1736-1806) telah menyelidiki hubungan antara besaran-besaran tersebut di atas.20. Coulomb menemukan bagaimana gaya antara kedua bola yang bermuatan. digantungkan melalui kawat tipis. maka kedua bola tersebut menerima muatan dengan jumlah yang sama. Oleh karena itu. A dan B tergantung pada jarak tertentu. Karena kedua bola A dan B memiliki ukuran yang sama. Jenis peralatan yang digunakan oleh Coulomb tampak pada Gambar 14.

Ia mengamati penyimpangan A dengan menggunakan jarak antara A dan B yang yang bervariasi. Kemudian Coulomb menambahkan bola lain yang tidak bermuatan. Coulomb menggunakan jenis alat ini untuk mengukur gaya antara dua bola. Pertama-tama Coulomb memberi muatan A dan B sama seperti sebelumnya. Untuk menyelidiki bagaimana gaya bergantung pada besarnya muatan. Coulomb harus mengubah muatan bola. maka Coulomb menemukan bahwa gaya antara A dan B menjadi separuh dari gaya antara A Listrik Statis Page 16 . Ketika bola tersebut disentuhkan ke bola B. antara keduanya. Coulomb dapat menghitung gaya penolakan. Dengan mengukur pembelokan A. Coulomb menunjukkan bahwa gaya F berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua pusat bola. maka kedua bola membagi muatan yang telah ada dengan bola B. A dan B. memutar kawat yang digantung. dengan ukuran yang sama dengan B. maka bola B sekarang hanya memiliki separuh muatan semula.keduanya d. Oleh karena itu. muatan pada bola B hanya separuh muatan bola A. Gaya menggerakkan A dari posisi diamnya. Setelah bola lain yang disentuhkan ke bola B tersebut dijauhkan dari bola B. Fx ? 1/d2 (1) Gambar 14. Karena keduanya memiliki ukuran yang sama.

gaya ini bekerja pada suatu jarak tertentu dan dialami tanpa adanya persinggungan antara A dan B. Seperti halnya gaya gravitasi. Jadi suatu titik dikatakan berada dalam medan listrik apabila suatu benda yang bermuatan listrik ditempatkan pada titik tersebut akan mengalami gaya listrik. diantara dua benda itu terdapat gaya tolak-menolak listrik. Listrik Statis Page 17 . berbanding langsung dengan muatan-muatannya. Sekarang apabila benda B tersebut diambil. maka titik di mana benda B tersebut berada dikatakan berada dalam medan listrik yang disebabkan benda bermuatan positif A. A dan B . F. Coulomb menyimpulkan hasilnya dalam suatu hukum yang disebut Hukum Coulomb : Besarnya gaya antara muatan qA dan muatan qB. Ia menyimpulkan bahwa besar gaya F. adalah berbanding lurus dengan besarnya kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara muatan-muatan tersebut F? qa qb/d2. yang dipisahkan oleh jarak d. F ? qa qb (2) Setelah melakukan pengukuran yang sama. (3) MEDAN LISTRIK Pengertian Medan Listrik Gambar 16 menunjukkan dua buah benda yang bermuatan listrik positif.dan B semula (gaya antara A dan B sebelum adanya bola yang tidak bermuatan).

Listrik Statis Page 18 .F B pada A F A pada B A B Gambar 19 Titik B berada di dalam daerah medan listrik yang disebabkan oleh benda bermuatan A.

Kesimpulan  Muatan positif adalah muatan yang sejenis dengan muatan yang dimiliki oleh kaca jika digosok dengan kain sutera. dapat dilakukan dengan cara memasang penangkal petir pada bangunan tersebut.  Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif (proton dan netron) dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.  Hukum Coulomb berbunyi: Besarnya gaya antara muatan qA dan muatan qB.  Muatan yang sejenis tolak-menolak dan muatan yang tak sejenis tarik-menarik.  Petir adalah contoh pengosongan muatan statis di udara. maupun dengan cara “konduksi”. adalah berbanding lurus dengan besarnya kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara muatan-muatan tersebut.  Mendapatkan muatan pada batang logam netral dengan induksi dapat dilakukan dilakukan dengan cara mendekatkan batang logam bermuatan pada batang logam netral tersebut. Listrik Statis Page 19 .  Muatan negatif adalah muatan yang sejenis dengan muatan yang dimiliki oleh penggaris plastik jika digosok dengan kain wol.  Untuk menghindari kerusakan pada bangunan yang tinggi dari sambaran petir.  Elektroskop adalah suatu piranti yang dapat digunakan untuk mendeteksi muatan listrik.  Jumlah bersih muatan listrik yang dihasilkan pada dua benda yang berbeda (misalnya. Daun-daun elektroskop akan mengembang apabila kepala elektroskop dimuati baik dengan cara “induksi”.BAB 3 Penutup 1. penggaris plastik dan kain wol) dalam suatu proses penggosokan adalah nol.  Mendapatkan muatan pada batang logam netral dengan konduksi dapat dilakukan dilakukan dengan cara menyentuhkan batang logam bermuatan pada batang logam netral tersebut. yang dipisahkan oleh jarak d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful