Panduan Teknis Untuk FT, TPK dan Pekerja Konstruksi PLTMH

Panduan Teknis Untuk FT, TPK dan Pekerja Konstruksi PLTMH

Program Nasional Pemberdayaan Masyarkat Lingkungan Mandiri Perdesaan

Technical Support Unit Unit Pendukung Teknis Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Technical Support Unit (TSU) TSU-Jakarta Jalan Tebet Barat VIII No. 52 Jakarta Selatan Tel: 021-8309438 Fax: 021-8309032 TSU - Makassar Jl. Sunu, Kompleks UNHAS F5 Makasar, Sulawesi Selatan T/F.: 0411-424 224 TSU - Padang Jl. Aster No. 7, Flamboyan Padang Baru Barat, Padang 25114 T/F. : 0751-705 7484

PERHATIAN
Buku ini ditulis untuk menjadi panduan para pihak yang bertanggung jawab, baik perorangan maupun organisasi dalam membangun Pembangkit Listrik Mikro Hidro untuk pelistrikan desa yang dilakukan di dalam program PNPM-LMP. Prinsip kehati-hatian telah dilakukan untuk mempersiapkan buku ini, namun demikian, para penulis, penyunting, Entec AG, GIZ dan semua pihak lainnya yang terlibat tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan, kecelakaan atau kejadian yang tak diharapkan lainnya dari penerapan ataupun penafsiran buku ini. Yang benar-benar bertanggung jawab atas mutu, kehandalan dan keselamatan adalah mereka yang terlibat di dalam pembangunan, pemasok dan tim instalatur. Amat dianjurkan bahwa semua kegiatan pembangunan/konstruksi serta instalasi mesin dan listrik dilakukan atau diawasi serta disetujui hanya oleh tenaga insinyur/teknisi yang berwenang.

2.2.1 Penjelasan umum 2.10 Tulangan Bagian 2 Pengerjaan dan keamanan 2.7 Pekerjaan Baja 1.8 Tiang Jaringan Distribusi 1.2 Komponen-komponen PLTMH 1.2 Pekerjaan penggalian 2.2.5 Rumah Pembangkit 1.1.2.Daftar Isi Umum: tujuan dan penggunaan manual ini Tujuan: Bagaimana Cara Menggunakan Panduan ini? Bagian 1: Membaca Gambar Desain 1.1.2 Jadwal pelaksanaan konstruksi 2.2.2.3 Bak Penenang 1.6 Saluran pembuang 1.1 Stabilitas penggalian 1 1 2 3 5 5 6 6 7 7 11 15 22 27 33 34 38 41 45 51 53 53 53 54 54 . Denah Gambar Desain 1.1.1. Jenis-jenis Gambar 1.2.4 Pipa Pesat 1.1.1 Keamanan 2.2 Potongan Melintang 1.2.1.2.1.2.2 Saluran Pembawa 1.9.3 Potongan Memanjang 1. Tiang Listrik dan aksesorisnya 1.1 Bendung dan Bangunan Penyadap 1.2.

2 Pencampuran 2.3 Pengawetan (Curing) 2.8.7 Batu Bronjong 2.3.1 Catatan umum 3.1 Material 2.2 Pipa PVC: Pemotongan dan Penyesuaian 2.3.2 Tujuan memberikan laporan kemajuan lapangan 3.3 Beton 2.2 Penyangga parit sementara 2.3 Isi dari laporan kemajuan (progress report) 3.3.8 Pipa Pesat 2.1 Material 2.4.2.5 Pasangan batu kali (Stone pitching) 2.2 Campuran 2.4 Pasangan batu kali 2.9 Survey: Leveling 2.2.5 Jurnal Kegiatan Lapangan — contoh 3.6 Penimbunan Kembali 2.6 Daftar Istilah 55 56 56 59 61 62 62 62 63 63 64 64 65 65 67 69 71 71 72 73 74 75 .4.4 Jurnal Kegiatan Lapangan — formulir kosong 3.10 Komisioning Bagian 3 Laporan Kemajuan (Progress Report) 3.

Misalnya tinggi suatu saluran 0.85 m. ini berarti 0. Untuk ukuran yang lebih kecil dari satu meter dapat diubah menjadi centimeter dengan mengalikannya dengan 100.Satuan panjang yang digunakan di dalam manual ini adalah meter.85 x 100 cm = 85 cm .

mandor dan pekerja konstruksi yang memiliki pengalaman terbatas di dalam pekerjaan konstruksi umum. serta mereka yang tak memiliki pengalaman (atau terbatas) dalam pembangunan PLTMH. Manual ini diberikan kepada TPK bersamaan dengan gambar disain PLTMH yang akan dibangun. Kelompok sasaran manual ini adalah para pengawas. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 1 .Umum: tujuan dan penggunaan manual ini Tujuan: Manual lapangan ini disiapkan untuk • memudahkan memahami gambar disain teknis yang disiapkan oleh FT dan TSU • memberikan ringkasan faktor-faktor penting yang harus dipertimbangkan selama pelaksanaan pekerjaan • menjelaskan proses pengawasan dan pelaporan.

Berdasarkan pengalaman. hanya untuk memberikan ilustrasi yang bersifat umum. mohon konsultasikan terlebih dahulu kepada FT dan desainer/TSU. Jika akan melakukan perubahan dalam pembangunan PLTMH yang berbeda dari gambar desain dan spesifikasi yang ada. Bagian 3 menerangkan prosedur-prosedur dalam membuat laporan kemajuan (progress report) beserta contoh-contohnya. manual ini memberikan petunjuk penting untuk diikuti selama proses konstruksi setiap komponen PLTMH. Contoh-contoh di dalam manual ini. Selalu gunakan gambar desain dan spesifikasi yang disiapkan oleh desainer sebagai pedoman selama PLTMH dibangun. seperti yang biasa disiapkan untuk menggambarkan denah rencana dan desain untuk semua proyek konstruksi sulit untuk dipahami oleh orang yang tidak terbiasa melihat gambar disain seperti itu.Bagaimana Cara Menggunakan Panduan ini? Bagian 1 bertujuan untuk agar orang yang terlibat dalam pembangunan pembangkit mikro hidro dapat memahami gambar desain teknis. 2 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . sementara petunjuk umum dalam praktek pekerjaan konstruksinya terdapat di Bagian 2. Selanjutnya. Untuk detil proyek yang akan dibangun harap merujuk ke gambar desain dan spesifikasi yang disiapkan oleh desainer. Bagian 2 memaparkan beberapa prosedur-prosedur umum selama konstruksi agar diperoleh hasil dengan kualitas yang bagus dan untuk memastikan keselamatan stakeholder dan pekerja yang terlibat. Prinsip dasar manual ini adalah untuk menyediakan panduan untuk menerangkan gambar desain teknis (2D tadi) dengan menunjukkan gambar desain tiga dimensi dan foto contoh bangunan yang telah jadi. gambar desain teknis 2-dimensi. yang telah mencantumkan kondisi khusus untuk masingmasing lokasi.

.

.

Gambar 1: Denah gambar desain menyediakan gambaran umum lokasi PLTMH. Jenis-jenis Gambar 1. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 5 .1. Pada contoh di bawah ini terlihat gambar desain denah rencana lokasi berikut gambar skema 3 dimensinya. serta menunjukkan posisi dan/atau ukuran-ukuran dari keseluruhan pembangkit PLTMH atau komponen-komponennya.1. Denah Gambar Desain Denah adalah gambar tampak atas dari keseluruhan proyek PLTMH atau hanya komponen-komponen tertentu.1.1.

Gambar 2: Tata letak PLTMH 1.1.2 Potongan Melintang Potongan melintang adalah gambar irisan/potongan dari sebuah benda ke arah melintang atau arah memendek benda dalam bentuk 2-dimensi 1.3 Potongan Memanjang Potongan memanjang adalah gambar irisan/potongan dari suatu benda ke arah memanjang dalam bentuk 2-dimensi Dua gambar di bawah ini adalah contoh Potongan melintang dan Potongan memanjang dari sebuah konstruksi pipa penstok Gambar 3: Contoh potongan melintang (kiri) dan potongan memanjang (kanan) 6 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .1.

Sayap bendung 3.1 Bendung dan Bangunan Penyadap 1. Penahan gerusan 4. Saluran bangunan penyadap 7.1. Pelimpah Coakan Stoplog Gambar 4: Bendung dengan semua komponen-komponen yang terkait Panduan Teknis untuk FT dan TPK 7 . gambar dan terminologi 1.1 Gambar desain.1. Bendung 2.2.2. Pintu bangunan penyadap 8. Pintu penguras 5.2 Komponen-komponen PLTMH 1. Lubang bangunan penyadap 6.

Pintu bangunan penyadap 8. Sayap bendung 3. Pelimpah Gambar 5: Sayap bendung dengan lubang intake yang terendam Gambar 6: Bendung dengan sayap bendung di sisi sebelah kiri dengan lubang intake dan pintu penguras 8 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Lubang bangunan penyadap 6. Penahan gerusan 4. Pintu penguras 5. Saluran bangunan penyadap 7. Bendung 2.1.

Saluran bangunan penyadap 7. Pintu bangunan penyadap 8. Pelimpah Gambar 8: Gambar desain 3 dimensi dengan komponen-komponen intake terkait 1. Bendung 2.Gambar 7: Bendung dengan intake di sisi sebelah kanan 1.2. Sayap bendung 3. Pintu penguras 5. Penahan gerusan 4. Lubang bangunan penyadap 6. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 9 . Bendung (Weir) Bendung berfungsi untuk menaikkan/ mengontrol tinggi air sungai sehingga air dapat dialihkan ke dalam intake pembangkit PLTMH.1.2 Pengertian dan fungsi-fungsi umum 1.

Bangunan Penyadap (Intake) Intake berfungsi untuk mengalihkan air dari sungai dan dialirkan ke dalam saluran. 5. 4. Pintu Kayu (Stoplogs) Stoplog di tempatkan di ujung saluran intake. Lakukan pengurasan secara rutin.2. 3. 7. gunanya untuk mencegah erosi tepi sungai dan banjir yang dapat menghancurkan pekerjaan sipil. Pintu Penguras dan Saluran Penguras (Flushing Gate and flushing canal) Pintu penguras dipasang di antara bendung dan intake yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya endapan di daerah intake. Pengurasan diperlukan setelah terjadinya banjir besar. Sayap Bendung (Wing walls) Sayap bendung terbuat dari pasangan batu kali. Pintu Intake (Intake gate) Pintu intake berfungsi untuk menutup saluran pembawa. Saluran Intake (Intake channel) Saluran intake mengalirkan air dari intake ke saluran pembawa atau saluran pipa. 6. 8. Batuan besar dan kecil ditempatkan secara berdekatan. biasanya digunakan untuk menghentikan aliran air pada saat pemeliharaan atau selama terjadinya banjir besar digunakan untuk mengurangi banyaknya/volume air yang masuk ke dalam saluran. Air yang digunakan untuk menguras dialirkan melalui saluran penguras yang kemudian dialirkan kembali ke sungai pada sisi setelah bendung. 10 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Saluran intake terbuat dari pasangan batu kali dan dilengkapi dengan pelimpah samping dan pintu intake. Penahan Gerusan (Scour Protection) Penahan gerusan terbuat dari pasangan batu/beronjong tanpa kawat (rip rap) atau tumpukan batu (dari berbagai macam ukuran batuan) untuk mencegah erosi dasar sungai di hilir bendung.

1 Pengertian dan fungsi-fungsi umum Saluran pembawa adalah saluran air yang kurang lebih sejajar dengan sungai. Coakan stoplog terbuat dari profil besi bentuk U. yang kemudian air diterjunkan melalui pipa 1.2. Di ujung saluran (yakni bak penenang) air mencapai titik di atas permukaan air sungai. jarak dan perbedaan tinggi terhadap sungai (head) bertambah juga.2.2 Saluran Pembawa 1. air dapat juga dialirkan dengan cara melepas stoplog. tetapi dengan kemiringan yang sangat kecil. mirip dengan saluran irigasi. 1. Terutama pada saat banjir.2. Dengan bertambahnya panjang saluran.Stoplog digunakan oleh operator untuk mengontrol level air dan kecepatan debit dengan cara menambah atau melepas tiap balok kayu. Balok kayu di masukkan ke dalam coakan di saluran.2 m 2. Tinggi bebas/Freeboard 0. Saluran pasangan batu kali dengan profil segi-empat Gambar 9: Saluran pasangan dengan pelimpah Panduan Teknis untuk FT dan TPK 11 .

Saluran pembawa dapat pula kombinasi antara saluran pasangan dan tanpa pasangan.pesat menuju ke rumah pembangkit. Gambar 10: Saluran tanpa pasangan (tanah) 1. Saluran pembawa seringkali dibangun dari pasangan batu kali (saluran dengan pasangan) atau berupa parit tanah menyerupai saluran irigasi (saluran tanpa pasangan. yang menggerakkan turbin. Tinggi bebas/Freeboard 3. Tanggul 4. Lereng sisi Gambar 11: Potongan melintang saluran tanah 12 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . saluran tanah).

Dibutuhkan tinggi bebas. • sangat penting bahwa kemiringan saluran dicantumkan oleh desainer. Kecepatan air di dalam saluran akan berubah tergantung pada lereng memanjang dan ukurannya.2. Jika kecepatan terlalu tinggi maka akan mengakibatkan erosi di dasar saluran dan lereng sisinya.2. freeboard (jarak antara tinggi muka air dengan puncak tanggul) untuk mencegah meluapnya air ke tanggul akibat dari bertambahnya batas permukaan air normal.2.3 Saluran Tanah / Tanpa Pasangan Penting untuk diperhatikan kemiringan dan ukuran yang ada di gambar desain. Jika kecepatan air terlalu lambat. Namun demikian. tidak sebanding dengan keuntungan tambahannya yang sangat sedikit. sedimen cepat mengendap dan akan menyumbat saluran. Gambar 12: Saluran Kombinasi Panduan Teknis untuk FT dan TPK 13 . saluran pembawa beton biasanya lebih mahal.1.2.2 Saluran Pasangan Saluran pasangan biasanya terbuat dari pasangan batu kali atau dari beton (bertulang). Saluran • harus di bangun pada tanah yang bagus dan tidak terganggu. 1.

25 m) dan tanah.2.2. kemudian di isi dengan batu kerikil (0. Caranya dengan menanamkan pipa PVC 1.6 Saluran pembawa dengan bagian pipa Apabila saluran pembawa harus menyeberangi/melintasi sungai kecil dan kondisi topografi yang sulit. saluran kombinasi bisa dipertimbangkan untuk menjadi solusi yang efektif. 1.pipa drainase baiknya di gali.2.4 Saluran Kombinasi Jika kondisi topografi memungkinkan. perlu dipasang pipa drainase sepanjang saluran pembawa agar pengikisan pondasi saluran dapat dicegah. maka terkadang dibutuhkan jembatan pipa di beberapa bagian.5 inch atau 2 inch di bawah pondasi saluran pembawa setiap jarak 4 m.2.1. Pipa PVC: ujung pipa harus pas Gambar 14: Bagian pipa dari saluran pembawa pasangan 14 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .2. 1.5 Pipa Drainase Jika tanah tempat dibangun saluran berpasir dan cepat menyerap air. karena dikhawatirkan dapat roboh apabila terlalu panjang. Bagian saluran yang terletak pada sisi bukit tidak perlu diperkuat dengan pasangan batu (saluran tanah) sementara di sisi lain atau bawah bukit dapat menggunakan saluran pasangan batu kali.2. Untuk lokasi seperti ini dapat digunakan saluran terbuka yang dikombinasi dengan saluran pipa. Parit sepanjang dinding saluran pembawa pada Gambar 13: Bagian saluran pasangan dengan kemiringan yang curam se. Panjang pipa penghubung saluran tak ber-penyangga ini tak boleh lebih dari yang ditentukan di dalam gambar desain.

1 Pengertian dan fungsi-fungsi umum Bak penenang adalah kolam air. 1. amat penting untuk mengikuti ukuran yang ada di gambar disain! Ujung atas jalan masuk pipa pesat harus tenggelam (kurang lebih 2 kali diameter pipa) di bawah permukaan air normal untuk menghindari pusaran arus air.3. Pipa baja akan di las dengan puddle flange dan di sambung dalam beton seperti terlihat pada gambar. Lebar bak penenang mesti disesuaikan dengan ukuran minimum saringan.dengan pipa coupling (plugging socket) dan harus di masukkan kedalam lapisan beton sekurang-kurangnya 10 cm. Bak penenang di lengkapi dengan: 1.2 m (20 cm) dari dasar bak. kembali ke sungai atau dapat digunakan untuk irigasi (ditentukan sesuai dengan kondisi lokasi). saluran pelimpah untuk air yang berlebih (overflow). lubang untuk menguras bak dan sedimen. terbuat dari pasangan batu kali yang menghubungkan saluran pembawa dengan pipa pesat. di tanam dalam beton Gambar 15: Saluran pasangan dengan bagian pipa — potongan memanjang 1.2.3 Bak Penenang 1. Perlu diingat. Saluran buangan air yang dibuat setelah pelimpah overflow mesti di teruskan sampai ke selokan terdekat. Sedimen tertahan untuk tidak memasuki pipa pesat oleh bidang Panduan Teknis untuk FT dan TPK 15 . 3. 2. Saluran buangan ini dapat berupa saluran atau terjunan dengan struktur konstruksi yang dapat meredam energi. biasanya berbentuk kotak. Untuk pipa yang lebih dari 2 m maka harus dilengkapi dengan sambungan muai/expansion joint. saringan untuk mencegah masuknya sampah yang mengapung.2. Plugging socket. Bagian pipa (PVC/Baja) 2. Sedangkan panjang bak mesti cukup panjang agar pasir dapat mengendap di bak sehingga pasir/butiran tak masuk ke dalam turbin. Lubang masuk pipa penstok sekurang-kurangnya harus berjarak 0.

Slope Dinding samping Gambar 16: Bak penenang dengan komponen-komponen terkait — potongan memanjang Dalam kasus tertentu pintu (5) diperlukan di depan pipa pesat. 16 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .yang terdapat di bawah saringan. Jika pintu pipa ini dipasang maka harus dilengkapi pula dengan pipa nafas (6).

Gambar 17: Bak penenang dengan dua pipa pesat berdampingan . Dasar bak penenang harus dibuat miring (slope) untuk memudahkan pada saat pengurasan. Gambar 18 menunjukkan bak penenang tanpa tampilan beton. Dua pipa PVC ini digunakan apabila debit disain terlalu besar bila menggunakan ukuGambar 19: Bak penenang ran pipa PVC standar.denah Gambar 18: Bak penenang dengan dua pipa PVC berdampingan .denah Gambar 17-19 menunjukkan denah bak penenang. Gambar 17 menggambarkan bak penenang yang sedang dibangun. dengan pipa dan saringan Panduan Teknis untuk FT dan TPK 17 . Pengurasan di lakukan dengan membuka pipa penguras atau pintu penguras. Di dalam gambar tampak dua pipa pesat PVC.

Potongan memanjang berikut ini menunjukkan dinding samping dengan pintu penguras dan saluran pelimpah dan potongan saringan. saluran penguras kecil untuk mengalihkan/membuang sampah dan dua buah pipa pesat. Potongan memanjang Gambar 20: Potongan memanjang dan potongan melintang bak penenang Letak lubang pipa pesat baik yang terdapat di pinggir/sisi bak penenang atau di ujung bak penenang pasti ditunjukan pada gambar desain. Gambar desain berikut menunjukkan contoh untuk lubang pipa pesat di ujung bak penenang dengan tambahan pipa penguras. 18 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .

saluran pelimpah 3. pipa pesat Gambar 21: Bak penenang dengan semua komponen-komponen yang terkait yang lubang pipa pesatnya terletak di ujung forebay (denah). Inlet / ujung saluran pembawa 2. pipa penguras 4. pipa nafas 7. pintu pipa pesat 6.1. saringan 5. atas dan potongan melintang. bawah Panduan Teknis untuk FT dan TPK 19 .

saringan a. saluran pelimpah 3. pipa pesat Gambar 23: Gambar 3 dimensi bak penenang 20 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .Gambar 22: Bak penenang dengan penguras 1. pipa penguras 4. bagian dari pipa penguras di dasar bak 5. pipa nafas 7. Inlet / ujung saluran pembawa 2. pintu pipa pesat 6. kemiringan b.

pipa nafas 7. pipa pesat Gambar 25: Gambar 3 dimensi bak penenang Panduan Teknis untuk FT dan TPK 21 . saluran pelimpah 3. pintu pipa pesat 6. Inlet / ujung saluran pembawa 2. pipa penguras 4. saringan 5.Gambar 24: Bak penenang dengan lubang pipa penstok di samping 1.

Gambar 26: Pipa PVC dengan belokan (bends) Gambar 27: Pembungkus plastic untuk pipa PVC 22 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Spesifikasi dan ukuran detil pipa disediakan oleh desainer di dalam gambar desain dan spesifikasi.4 Pipa Pesat Pipa pesat dapat terbuat dari logam atau plastik dengan diameter yang berbeda-beda.1 Pipa PVC Pipa PVC dapat disambung dengan soket yang di lem atau dengan sealing karet.4.2.2. yang paling baik adalah dengan cara ditimbun di dalam tanah (lihat bagian ‘penimbunan’ untuk detilnya). pipa mesti dibungkus dengan material yang bisa melindungi dari sinar matahari (misalnya dengan dengan plastik dan di ikat dengan kawat). 1. Pipanya harus terlindung dari sinar matahari.1. Apabila tidak ditimbun.

Sambungan muai yang paling umum diguPanduan Teknis untuk FT dan TPK 23 . Biasanya di buat dari baja ringan. Sambungan muai menjaga pergerakan memanjang pipa yang di sebabkan oleh: • perbedaan suhu.4.4. Apabila penyambungan itu dengan cara dilas.2. yang kemudian dilas di lokasi PLTMH.1. 1.Gambar 28: Pipa besi dengan flanges bar desain dan spesifikasi. terutama pada saat pipa berisi air dan pada saat pipa kosong dan terkena sinar matahari atau • perubahan gaya hidrostatik di dalam pipa yang cenderung merenggangkan/memisahkan pipa atau sambungannya.3 Sambungan Muai Sambungan muai (Expansion joint) harus di pasang pada pipa pesat yang terbuat dari besi jika jarak antara dua angkur blok lebih dari 2 meter. Pipa yang terbuat dari gulungan lembaran baja biasanya sudah digulung dibengkel. Spesifikasi pipa dan sambungan disediakan oleh desainer dalam gam.2 Pipa Baja Pipa besi bisa berupa pipa yang dibuat dari lembaran baja atau pipa bikinan pabrik yang yang ukurannya tak terlalu panjang (juga tak terlalu pendek). sedemikian rupa sehingga mudah untuk diangkut dengan alat transportasi. mudah dipasang dan mudah disambung. Sambungan muai harus di buat di bengkel yang berpengalaman dan di pasang oleh pekerja yang berpengalaman pula. pengelasan harus dilakukan oleh tukang las yang berpengalaman.. Penyambungan ruasruas pipa besi dapat dilakukan dengan cara dilas di lokasi atau dengan flange yang di sambung dengan baut.2.

2. lapisan akhir harus terdiri dari tiga lapisan cat besi. Pengecaatan untuk pipa bagian dalam dengan diameter di bawah 300 mm tidak diwajibkan. Gambar 29: Pipa besi dengan sambungan muai 1. Untuk pipa pesat besi yang di timbun dalam tanah. Untuk PLTMH tertentu sambungan muai belos/apar (bellow-expansion-joint) dapat digunakan (sebagaimana yang dijelaskan di dalam gambar disain). 24 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .4 Pelindung Karat Pelindung karat untuk pipa pesat besi yang di atas tanah harus di lapisi dengan satu lapisan primer (meni besi) dan kemudian dua lapisan akhir tar epoxy atau cat besi. Jika bagian dalam pipa tidak dicat maka harus di jelaskan di dalam penawaran/pengiriman.4.nakan adalah sambungan muai sarung (sleeve expansion joint) yang dilengkapi dengan packing ring asbes dan packing gland untuk menghentikan kebocoran air.

Posisi dan jumlah blok angkur tampak di gambar disain. Blok angkur di bak penenang (awal pipa pesat) dan di rumah turbin (yang masuk ke turbin) sangat penting.5 Blok Angkur Blok angkur merupakan struktur beton kokoh yang diperlukan untuk menahan gaya yang terjadi di dalam pipa pesat. Tambahan blok angkur juga di perlukan apabila terjadi perubahan arah pipa (belokan vertikal dan horizontal) dan perubahan (reduksi) diameter pipa. pipa pesat 3. sambungan muai Gambar 30: Pipa dengan blok angkur Gambar 31: Pipa besi dengan expansion joint setelah blok angkur Panduan Teknis untuk FT dan TPK 25 .2. 1. blok angkur 2.1.4.

Untuk itu permukaan pipa pesat yang bergesekan dengan penyangganya harus dilapisi dengan aspal bitumen atau material lainnya (plastik.2. baja berpelumas) . Saluran kecil sebaiknya dibuat untuk menguras air (hujan atau bocor) dari permukaan kontak pipa dan penyangga.1. Struktur penyangga pipa pesat dibuat agar pipa pesat tersebut tidak sulit untuk bergerak memanjang karena pemuaian/kontraksi tetapi dengan gesekan yang minimum.6 Penyangga Pipa Pesat Pipa pesat yang di pasang di atas tanah harus dilengkapi dengan penyangga sepanjang pipa pesat seperti yang dijelaskan dalam gambar disain. Potongan melintang Potongan memanjang sliding plate (baja/teflon) Gambar 32: Potongan memanjang dan melintang blok penyangga Gambar 33: Pipa dengan blok penyangga Gambar 34: Pipa besi dengan blok penyangga 26 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Penyangga ini terbuat pasangan batu kali.4.

rumah pembangkit dari pasangan bata (kiri atas).2. Tata letak peralatan-peralatan ini menentukan ukuran dari rumah turbin. transformer (jika diperlukan) dan area untuk pekerjaan pemeliharaan termasuk lemari/rak untuk peralatan dan suku cadang.1 Pengertian dan fungsi-fungsi umum Rumah pembangkit dibangun untuk menampung dan melindungi peralatan turbin dan generator (dinamo) dari orang yang tidak berkepentingan dan dari kerusakan yang mungkin timbul akibat cuaca. tata letak rumah pembangkit (kanan atas) dan rumah pembangkit dari kayu (bawah) Panduan Teknis untuk FT dan TPK 27 .5 Rumah Pembangkit 1.5. Di dalam rumah turbin biasanya juga terdapat tempat untuk switchboard.2.1. Perlu pula disediakan ruang yang cukup untuk pembong- Gambar 35: Beberapa gambar rumah pembangkit.

Pintu rumah pembangkit harus cukup besar agar komponen terbesar peralatan mekanikal elektrikal dapat masuk ke dalamnya.5) kali dari area unit turbin ketika beroperasi. Fondasi 4. Saluran pembuang 3. Gambar 36: Rumah turbin dengan saluran drainase 1. Area yang di perlukan untuk pekerjaan tersebut sekurang-kurangnya satu setengah (1. Peralatan elektro-mekanikal Gambar 37: Potongan melintang rumah turbin dengan saluran drainase 28 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Pipa pesat 2.karan unit turbin-generator di dalam rumah pembangkit.

Pipa pesat 2.1. Peralatan elektro-mekanikal Gambar 38: Denah rumah turbin Panduan Teknis untuk FT dan TPK 29 . Saluran pembuang 3.

Pondasi rumah pembangkit. Tetapi harus mempertimbangkan ketersediaan material lokal dan kondisi cuaca. Untuk atapnya bisa menggunakan genteng atau atap gelombang . turbin dan generator harus dibangun dengan beton bertulang. Untuk struktur atas rumah turbin. Gambar 39: Gambar 3 dimensi rumah pembangkit Gambar 40: Dinding sisi rumah pembangkit selama konstruksi 30 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . bisa dengan tembok atau dinding papan. yakni dinding bagian atas dan atap banyak pilihan yang dapat dilakukan.

Agar tulangan beton untuk pondasi berada di dalam cor-corGambar 42: Ripped reinforcement bars Gambar 43: Batuan biasa sebagai spacer untuk tulangan Panduan Teknis untuk FT dan TPK 31 . 8 mm) digunakan untuk pondasi. Tulangan dengan satu lapis mesh (dia. dapat berdampak pada penggerusan rumah turbin dan dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih besar. Apabila saluran drainase tidak dibuat. sementara tulangan dengan dua lapis mesh diperlukan untuk pondasi turbin dan generator. Sangat dianjurkan untuk menggunakan besi beton standar SNI untuk tulangan.5.2.2 Saluran Drainase Rumah Pembangkit Untuk mengalirkan/membuang air hujan (dari atap dan lingkungan sekitar rumah pembangkit) maka harus dibuat saluran drainase di sekeliling rumah pembangkit.3 Fondasi Rumah Pembangkit Pondasi rumah turbin terbuat dari beton bertulang.5. Lapisan kerikil setebal 5 cm harus di letakkan di bawah tulangan.2.Saluran drainase Saluran pembuangan Gambar 41: Gambar potongan melintang dan 3 dimensi dari saluran drainase dan saluran pembuang 1. 1.

maka perlu diganjal dengan concrete spacer. dan tidak menempel pada lantai tanah. 32 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .Gambar 44: Fondasi rumah turbin dengan tulangan Gambar 45: Kubus beton sebagai spacer dengan kawat untuk mengikatkan ke tulangan an beton. Disarankan untuk memasang 8 concrete spacer untuk setiap meter persegi. Jika tidak ada concrete spacer maka bisa di gunakan kubus beton kecil (deking beton) atau batubatu kecil yang ukurannya sama.

Erosi dapat berbahaya untuk stabilitas bangunan. yaitu di atas tinggi muka air maksimum pada saat banjir. Saluran pembuang perlu didesain cukup luas agar air buangan turbin dapat mengalir dengan aman.1. fondasi turbin Batas air minimum yang diperlukan untuk pelindung erosi (beton) Gambar 46: Saluran pembuang Panduan Teknis untuk FT dan TPK 33 . Dinding pengaman pada sungai dan posisi ketinggian lantai rumah turbin dibuat cukup tinggi. 1.2.6 Saluran pembuang Saluran pembuang mengalirkan air dari turbin kembali ke sungai. turbin 2. saluran pembuang 3. Perhatikan erosi dan endapan dalam saluran pembuang.

1 Saringan Air mengalir melalui saringan langsung menuju ke pembangkit. • tinggi 30 mm dan • jarak batang baja 10 mm Gambar 47: Detil saringan 34 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .2. Saringan harus dibuat dan dipasang sedemikian rupa sehingga dapat dilepas dari struktur beton/pasangan untuk memudahkan pemeliharaan. Pelat 6×30-10 mm berarti batang baja dengan ukuran: • lebar 10 mm.1. yang dapat membahayakan atau menyumbat turbin.7 Pekerjaan Baja 1.2. Saringan bertugas untuk menahan benda-benda besar (seperti sampah kayu dan dedaunan).7.

Saringan harus terlindung dari karat, idealnya saringan dibersihkan dulu dengan sandblasting, Sandblasting adalah suatu metode pembersihan logam, terutama besi atau baja dengan cara disemprot dengan sejenis pasir quarsa bertekanan tinggi, hingga karat yang menempel pada baja itu benar-benar hilang. Apabila sandlasting tidak memungkinkan, karat bisa dibersihkan dengan ampelas. Setelah baja bersih dari karat, segera lapisi dengan lapisan primer (meni besi) dan lapisan cat yang tidak mudah terkelupas atau dengan menggalvanis. Saringan harus dibuat agar mudah dibersihkan dengan penggaruk, misalnya batang baja penguat horisontal harus di las di belakang batang baja vertikal.

Gambar 48: Saringan

Panduan Teknis untuk FT dan TPK

35

1.2.7.2 Pintu Air

Pintu air diperlukan untuk mengatur masuknya aliran air atau menyiram/menghanyutkan komponen tertentu (misalnya endapan pasir). Pintu air harus terbuat dari konstruksi baja ringan yang di las. Pintu air terdiri dari daun pintu dan rangka yang terbuat dari besi siku dengan angkur untuk ditanam ke dalam beton. Ketebalan daun pintu adalah 6 mm atau lebih. Ketebalan pintu air yang digunakan di setiap lokasi ditentukan dalam dokumen gambar

Gambar 49: Pintu baja selama pemasangan dan pelat pintu baja

Gambar 50: Jenis-jenis pintu air

36

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

disain. Desainnya harus sedemikian rupa sehingga daun pintu dapat dilepas untuk perbaikan atau penggantian. Pintu penguras harus didesain agar pegangannya dapat dikunci dengan rantai dan gembok untuk mencegah pembukaan atau penutupan pintu yang tidak diinginkan. Pelindung korosi pada pintu penguras sama dengan yang ditentukan untuk saringan. Pintu penguras akan difabrikasi oleh pemasok/ manufaktur turbin.

Gambar 51: Potongan melintang pintu penguras yang telah di beton

Perhatian khusus harus diberikan saat pembetonan pintu air. Rangka dan angkur harus diletakkan pada posisi yang tepat (bendung, intake, bak penenang) sebelum memulai pengecoran beton.

Panduan Teknis untuk FT dan TPK

37

Saat ditanam dalam tanah.8.2.1. kering dan tidak retak.8 Tiang Jaringan Distribusi 1.1 Tiang Bambu Ujung tiang bambu yang akan ditanam dalam tanah perlu dilindungi oleh pondasi beton. Biasanya tiang bambu harus diganti setelah digunakan beberapa tahun — penggantian harus dikerjakan sebelum tiang hancur! Puncak fondasi beton menonjol dari tanah Fondasi Beton Gambar 52: Tiang bambu 38 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Tongkat bambu yang digunakan harus berkualitas baik.2. pondasi beton harus menonjol keluar untuk mencegah pembusukan dan kehancuran bambu.

Cara termudah membuat tiang beton bertulang adalah dengan meletakan tulangan baja di dalam bekisting/mal terlebih dahulu sebelum dicor dengan adukan beton (lihat Gambar 55). Fondasi Beton Gambar 53: Tiang beton Panduan Teknis untuk FT dan TPK 39 .8.1.2.2 Tiang Beton Bertulang Tiang beton bertulang lebih tahan lama dibandingkan dengan tiang bambu.

Gambar 54: Potongan melintang tiang beton bertulang Gambar 55: Tulangan dipasang dalam cetakan yang siap untuk dituang beton 40 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .

1. adapun aksesoris tiang listrik di bagi menjadi tiga kategori yaitu pada kondisi : 1.9.2. Kondisi jalur lurus 2. Tiang Listrik dan aksesorisnya Setiap tiang listrik harus dilengkapi dengan aksoris pendukung untuk beberapa jenis kondisi jalur. Kondisi jalur berbelok 3. Kondisi jalur akhir/tarik No 1 2 3 4 5 Jalur lurus Pole bracket Pita besi pengikat Klem penggantung/ suspension clamp Pita plastik /plastic strap Jalur berbelok Pole bracket Pita besi pengikat Klem penggantung/ tension clamp Pita plastik /plastic strap Jalur akhir/tarik Pole bracket Pita besi pengikat Klem penarik/dead end clamp Pita plastik /plastic strap Selongsong pipa kabel akhir Panduan Teknis untuk FT dan TPK 41 .

1 Jalur Lurus Gambar 56: Potongan melintang.1. tampak samping. Pengikat pita baja (stopping buckle) 5.2. Pita plastik (plastic strap) Gambar 57: Asesoris tiang listrik untuk jalur lurus 42 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .9. Pita baja tahan karat 20 × 0. Penggantung (suspension bracket) 2.7 mm 4. atas dan depan dari asesoris tiang listrik jalur lurus Keterangan: 1. Klem penggantung (suspension clam) 3.

1. Penarik (tension bracket) 2.9. Pengikat pita baja (stopping buckle) 5. Klem penggantung (suspension clamp) 3. tampak samping. Pita plastik (plastic strap) Gambar 59: Asesoris tiang listrik untuk jalur berbelok Panduan Teknis untuk FT dan TPK 43 . Pita baja tahan karat 20 × 0. atas dan depan dari asesoris tiang listrik jalur berbelok Keterangan: 1.2.7 mm 4.2 Jalur Berbelok tampak depan tampak atas tampak samping Gambar 58: Potongan melintang.

7 mm 4.2. Pita plastik (plastic strap) 6. Pita baja tahan karat 20 × 0. Pipa plastik untuk selongsong Gambar 59: Asesoris tiang listrik untuk jalur akhir 44 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Klem penggantung (suspension clamp) 3.1. Pengikat pita baja (stopping buckle) 5.9. Penarik (tension bracket) 2.3 Jalur Akhir Keterangan: 1.

ketebalan tulangan baja dan juga jarak tulangan baja harus selalu mengikuti gambar desain.2. dan beban — beban yang diletakkan pada beton adalah tegangan yang akan membuat beton pecah. Gambar 60: Tulangan Ripped dalam beton dengan beban tunggal Ketebalan minimum selimut beton (c) adalah untuk melindungi tulangan baja dan mencegah karat.10 Tulangan 1. Oleh sebab itu tulangan baja perlu ditambahkan ke dalam beton untuk menambah kekuatannya.1.10.2. Ketebalan minimum selimut beton.1 Pengertian dan fungsi-fungsi dasar Beton sangat kuat terhadap tekanan. Gambar 61: Tulangan baja dalam beton dengan selimut dan jarak minimum Panduan Teknis untuk FT dan TPK 45 . tetapi sangat lemah terhadap tegangan.

10.2 Gambar desain. gambaran dan terminologi Dalam contoh berikut ini diperlihatkan lembaran penguat dengan dimensi L (panjang) = 1.2. 11 batang besi tipe nomor 5 dengan arah vertikal potongan melintang 11 batang besi tipe nomor 6 dengan arah horisontal Gambar 62: Rencana selimut tulangan beton dengan tipe tulangan baja tertentu (denah dan potongan melintang) 46 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .70 m dan W (lebar) = 1.20 m.1.

Tulang baja: 22 buah Diameter: 8 mm Panjang total: 112 cm Jarak tulangan: 16 cm 22 dia 8 L=112 cm. s=16 cm Tulang baja: 11 buah Diameter: 12 mm Panjang total: 164 cm Jarak tulangan: 16 cm Tipe 7: Tulangan baja lurus dengan panjang total L=112 cm. s=16 cm Tulang Baja no 6 Tulang Baja no 7 Tulang Baja no 5 Gambar 63: Gambar 3 Dimensi dari reinforced slab Panduan Teknis untuk FT dan TPK 47 . 11 dia 12 L=164 cm.Tipe 5: Tulangan baja dibengkokkan dengan panjang total L = 208 cm (164 cm + 7 cm + 15 cm + 7 cm + 15 cm) 8 dia 12 L=208 cm. s=16 cm Tulang baja: 8 buah Diameter: 12 mm Panjang total: 208 cm Jarak tulangan: 16 cm Tipe 6: Tulangan baja lurus dengan panjang total L=164 cm.

Gambar 63: Tulangan dengan pengikat Gambar 64: Pengikat saling tumpuk/overlap 48 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .

.

.

Masyarakat umum. • Demikian pula akses ke lokasi mungkin akan sulit atau bahkan tidak dapat dicapai untukmengangkut material dan peralatan. Untuk itu.1. Perencanaan adalah penting untuk menjaga ketepatan waktu pengiriman semua material. karena debit sungai yang besar dapat membuat pekerjaan menjadi semakin sulit. area pembetonan. terutama anak-anak. tempat pengelasan.2. saluran pembuang). dll harus dipagari secara tepat untuk menghindari masuknya para pekerja yang tidak berkepentingan. pengukuran yang memadai harus dilakukan untuk menjamin bahwa semua penggalian.1. tidak mengundang bahaya Panduan Teknis untuk FT dan TPK 53 . Lokasi penggalian. walau pun dangkal. Lokasi penggalian dapat mengundang bahaya untuk pekerja dan orang di sekitarnya. oleh sebab itu tindakan pencegahan harus dilakukan untuk menjamin lokasi tetap stabil dan aman. Hindari pembangunan pada musim hujan • Terutama untuk pekerjaan-pekerjaan konstruksi di dalam atau pada badan sungai (bendung pengalih. intake. Terutama untuk pengiriman peralatan pembangkitan yang dapat memakan waktu beberapa bulan. 2. lokasi penyimpanan bagian beton yang telah jadi.2 Jadwal pelaksanaan konstruksi Cuaca dan musim dalam satu tahun dapat mempengaruhi kecepatan dan kualitas pekerjaan.1 Keamanan 2.1 Penjelasan umum Lokasi pembangunan PLTMH adalah tempat kerja yang berbahaya untuk orang yang tidak mengetahui prosedur-prosedur keamanan pembangunan. harus selalu diawasi bila berada di lokasi pembangunan PLTMH tersebut.

2. Ukur sudut aman dari lereng yang digali dengan melihat sudut alamiah dari tanah yang terbuka. Untuk melindungi tempat penggalian dari aliran air hujan dapat dilakukan dengan cara menggali saluran penangkap air di hulunya . Petunjuk untuk kemiringan lereng sementara yang aman seperti terlihat pada tabel 1. • Beban yang dibawa oleh barang yang menumpuk. Data didasarkan dengan anggapan kondisi tanah dalam keadaan basah.2 Pekerjaan penggalian Penggalian tanah dan batuan lepas harus dilakukan hingga kondisi lereng stabil atau lereng perlu ditahan oleh penyangga kayu. • Lamanya galian dibiarkan terbuka. Kedalaman penggalian parit secara vertikal yang aman tanpa penyangga kayu dibatasi hanya sampai maksimal 1. • Kedalaman penggalian.2. • Cuaca. bahkan jika penggalian dilakukan pada kondisi kering.1 Stabilitas penggalian Sisi sudut penggalian yang dapat digali dan tetap stabil tergantung pada beberapa faktor: • Tipe dan kondisi tanah. Sudut-sudut alamiah dari lereng sementara tergantung pada apakah di lokasi tanahnya dominan basah atau kering. bangunan lokal dan lalu lintas. • Ada atau tidaknya air permukaan dan aliran air hujan. cuaca dapat berubah dengan cepat.20 m. • Ada atau tidaknya air dalam tanah. Lereng kering yang stabilpun dapat dengan mudah runtuh dengan datangnya musim hujan di penghujung musim kemarau. 54 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .2.

Untuk mencegah jatuhnya orang.digunakan. Pagari atau tutupi parit terbuka ini bila parit sedang tidak digunakan atau tidak sedang dikerjakan.Tabel 1: Lereng sementara dalam berbagai macam kondisi permukaan tanah Permukaan tanah Batu besar Kerikil dan pasir Lumpur Tanah liat Kemiringan sementara (sudut dari horizontal) 30-40 10-30 5-20 10-20 2. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 55 . bambu. mentara sisi vertikal parit. tanah atau barang-barang ke dalam parit.8 meter. Penopang dan pembuatan dinding akan diperlukan untuk menyangga antar dua dinding seperti tampak pada gambar 63. Penopang harus ditempatkan minimal setiap 1.Gambar 65: penyangga parit terbuka yang umum bagai penyangga se. perlu di buat palang dengan cara menambah tinggi penyangga parit di atas tinggi permukaan tanah. Jika kedalaman parit melebihi 2 meter maka perlu dibuat penopang tingkat kedua.2 Penyangga parit sementara Penyangga paritsementara dibutuhkan pada saat permukaan tanah tidak stabil dan parit akan dibiarkan terbuka untuk beberapa waktu. misalnya galian parit yang cukup dalam. Papan kayu. tongkat dan galah dapat digunakan se.2.

1.3. Untuk mencapai campuran yang berkualitas baik. maka kekuatan beton akan berkurang! Pada umumnya. maka jumlah air harus dikurangi. Untuk proses kimia dalam adukan semen. Kualitas Air untuk campuran beton harus diambil dari sumur atau sungai yang bersih.3. Caranya: 1. Hindari air yang mengandung partikel organik karena akan sangat mengurangi kualitas beton. Tambahkan air sampai botol sepertiga.2 Pasir Kualitas Pasir yang baik mengandung sangat sedikit lumpur.1.3. Isi botol dengan pasir sampai setinggi 5 cm lalu 2.1 Material 2. Bila pasir mengandung terlalu banyak bahan-bahan tersebut maka dapat merusak beton.3 Beton 2. 56 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . semakin sedikit air atau semakin rendah perbandingan air terhadap semen. 2. dianjurkan agar menggunakan air antara 25-30 liter per 50 kg sak semen. Bila terlalu banyak air. tanah liat atau bahan-bahan organik . Gambar 66: Tes lumpur untuk pasir 3. Air yang bersih adalah air juga tidak ber-rasa. Kocok/goyangkan campuran dengan botol plastik transparan. Jika pasir atau kerikil dalam kondisi basah.1 Air Kuantitas Perbandingan antara air dan semen adalah hal yang sangat penting tetapi seringkali diabaikan. maka beton akan semakin kuat. Tes di lokasi: Tes sederhana untuk mengetahui kualitas pasir adalah dengan menggunakan botol plastik transparan (botol bekas air mineral).2. dibutuhkan hanya 20 liter air per sak semen.

Bayangkan jika tumpukan kerikil semuanya berdiameter 5 cm. kemudian diamkan beberapa saat (1 menit). Jika lapisan ini lebih dari 3 mm. tetapi tetap akan ada ruang yang dapat diisi Panduan Teknis untuk FT dan TPK 57 . lalu putar-putar drum. tumpukan harus terdiri dari campuran berbagai diameter kerikil yang berbeda.1. 4.3 Kerikil Kualitas Kerikil yang sangat tajam. Gundukan pasir harus ditutupi dengan lembaran plastik. Penyimpanan Pasir harus dijaga agar selalu kering dan disimpan di atas permukaan yang bersih dan padat. 2. maka harus mencari sumber pasir di lokasi lain.tadi selama satu menit. maka jangan gunakan pasir sebagai campuran beton karena beton akan lemah. maka akan terbentuk lapisan di atas pasir. Caranya. kasar atau tipis tidak dapat digunakan dalam campuran beton. Biarkan selama 3 jam. maka hampir seluruh material halus dan bahan organik akan terbuang. Lakukan cara seperti ini beberapa kali. misalnya drum. Jika terlalu banyak material halus atau lumpur. 5.3. maka akan ada ruang diantara tumpukan kerikil tersebut. Jika sulit mendapatkan pasir lain. Jika kita tambahkan kerikil lebih kecil ke dalam tumpukan tersebut. jangan sampai terlalu banyak batu kerikil yang memiliki satu ukuran. Setelah prosedur ini selesai. maka pasir bersih dapat juga diperoleh dengan cara menghilangkan partikel-partikel endapan tersebut. kemudian buang cairan beserta endapan tersebut. Kerikil terbaik adalah yang berbentuk seperti kubus (hasil penghancuran batu) atau kerikil bulat (yang berasal dari dasar sungai atau pantai) Dalam sebuah tumpukan. dengan menaruh pasir dalam wadah besar. maka sekarang ruang antara batuan akan semakin mengecil. Pada kocokan-kocokan terakhir goyangkan botol secara menyamping/miring agar pasir lepas. yang sebenarnya batu kerikil lebih kecil dapat muat di dalamnya. Jika ada lumpur di dalam campuran pasir tersebut. Isi drum pasir ini dengan air. keringkan pasir sebelum digunakan.

kelembaban tinggi dan embun permukaan tanah.oleh batu kerikil yang lebih kecil lagi. Jika penyimpanan tidak beratap maka semen dapat dilindungi oleh terpal atau lembaran plastik anti air. 2.4 Semen Penyimpanan Semen harus dijaga agar selalu kering sebelum digunakan. Cara ini akan menghasilkan beton yang sangat padat.1. Jika usaha yang dibutuhkan untuk memecahkan kerikil lebih besar dibandingkan dengan usaha yang dibutuhkan untuk memecahkan beton dengan ukuran yang sama. Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan kerikil adalah kekuatannya. maka kerikil tersebut merupakan bahan yang baik untuk membuat beton kuat. Tes sederhana dapat dilakukan dengan cara memecahkan batuan dengan palu. kuat dan murah. Stok semen harus disimpan di tempat yang kering. artinya beton dengan campuran batu ini tidak akan kuat. seperti tampak pada Gambar 67. 58 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . bila tidak maka reaksi kimia akan dimulai dan menghancurkan semen. Jika kerikil pecah dengan mudah. Dengan menggunakan ukuran kerikil yang bervariasi. sehingga jumlah semen yang dibutuhkan untuk mengisi ruangan yang tersisa hanya sedikit.sementara men yang cukup digunakan untuk satu hari kerja ke tempat konstruksi. Bawalah se. terlindung dari hujan. maka tumpukan batu akan menjadi semakin padat.3. umpamanya semen untuk penggunaan dua Gambar 67: Penyimpanan semen jika tidak tersedia gudang penyimpanan atau empat minggu. Jangan menyimpan semen secara berlebihan.

2.3.5 ) S = Semen. Direkomendasikan agar saat mengukur volume pasir dan kerikil untuk campuran semen dapat Gambar 68: Lokasi pencampuran menggunakan kotak ukur dan power mixer Panduan Teknis untuk FT dan TPK 59 . slim working platforms) (S : P : K ) (1 : 3 : 5 ) (1 : 2 : 3 ) ( 1 : 1.3.2. Tabel 2: Kualitas beton yang umum.1 Volume Umumnya ada tiga tingkatan campuran beton yang digunakan. K = Kerikil Angka dalam kurung menunjukkan proporsi dari campuran dalam VOLUME. penggunaan dan rasio campuran Penggunaan umum K-125 beton blinding K-175 penggunaan sedang (lantai. P = Pasir.5 : 2. saluran. Mengukur kuantitas yang dibutuhkan Direkomendasikan agar isi campuran didasarkan pada isi satu sak semen (yaitu kurang lebih 33 liter).2 Campuran 2. pondasi ringan) K-225 penggunaan berat (pondasi turbin dan generator.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: • gunakan selembar plywood (tripleks) yang cukup besar • siapkan plat beton / drum yang cukup besar (min. Tabel 3: Kuantitas campuran jika menggunakan box ukur Jenis S P K Air *) Hasil Beton sak bak bak liter Beton K-125 1 3 5 25-30 220 liter (0. P = Pasir. Lanjutkan pencampuran sambil tambahkan air secara perla- 60 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . sehingga saat bagian depannya ditutup.menggunakan kotak ukuran dari kayu . sedangkan untuk mengukur air dapat digunakan ember ukuran 10 liter.3. . seperti tampak pada gambar no 68. 2. Tambahkan sejumlah kerikil yang dibutuhkan dan aduk sampai campuranbersatu (jangan tambah air dulu!) 5. lebar 35 cm dan panjang 55 cm ) besarnya kurang lebih sama dengan ukuran satu sak semen. diameter 2 m) • siapkan bak kayu yang cukup besar Untuk proses pencampuran beton adalah sebagai berikut: 1.2. Tuangkan pasir sampai setinggi 10 cm. Aduk campuran sampai warnanya seragam/sama.24 m3) S = Semen. Jarak antara kayu penutup dengan ujung kotak adalah 10 cm. K = Kerikil *) Tambahan air harus dikurangi jika pasir dan/atau kerikil basah! 2. Tambahkan semen sebanyak yang dibutuhkan. 4. Bagian depan kotak harus dapat dibuka untuk memudahkan menggangkut dan menuangkan pasir dan kerikil ke dalam power mixer. datar dan padat untuk campuran beton.22 m3) K-175 K-225 1 2 2 3 3 5 25-30 50-60 150 liter (0. panjang bak yang tertutup hanya 45 cm.15 m3) 240 liter (0. Kotak ukur kayu yang digunakan seperti gambar di atas (yaitu tinggi 20 cm. 3.2 Pencampuran Siapkan tempat dengan permukanan yang bersih.

• Menutup atau membungkus dengan karung goni basah atau sak semen yang dijaga agar tetap lembab.3 Pengawetan (Curing) Jumlah air yang cukup sangat penting untuk mengeraskan beton lewat proses hidrasi. kering atau berangin. Aduk campuran selama 5 sampai 6 menit setelah semua bahan campuran ada di dalam drum. kerikil). proses pengerasan TIDAK akan berlanjut atau dimulai lagi. Selama proses pengerasan ini. selalu dalam keadaan lembab. • Penyemprotan rutin atau membasahi beton dengan air. 2.3.2. Beton yang diawetkan dengan cara dibasahi (moist-cured) dalam sebulan memiliki kekuatan dua kali lipat dibandingkan beton yang Panduan Teknis untuk FT dan TPK 61 . Memberi penutup lembaran plastik tambahan di atasnya akan mengurangi penguapan air.bahkan beton dapat menyusut dan retak. 2. Saat beton kering. Lembaran Beton horizontal dapat juga diawetkan dengan cara: • Ditaburi dengan pasir basah yang dijaga agar tetap lembab. proses pengerasan akan berhenti.3. karena disaat itu penguapan air akan sangat tinggi. dan setelah itu walau pun beton dibasahi..3 Pencampuran dengan mesin Pertama. Kemudian tambahkan material kering (semen. Mengawetkan beton dengan cara: • Menutup atau membungkus dengan lembaran plastik. Beri perhatian khusus bila beton diawetkan saat cuaca panas. masukkan sekitar 10 persen air ke dalam drum.han pada adukan (selama minimum 15 menit). Umumnya beton akan mencapai kekuatan penuh setelah 28 hari. • Direndam dengan air yang ditampung di bendungan dangkal yang terbuat dari tanah liat. lalu tambahkan lagi 10 persen air setelah semua material tercampur secara rata dengan air. Semua beton yang baru dibuat harus dijaga agar selalu lembab (perlakuan moist-cured) selama 11 hari setelah pemindahan. permukaan beton harus Cara pengawetan yang buruk akan membuat beton tidak mencapai kekuatan penuhnya. pasir.

4.1. saat disusun menjadi pasangan batu agar lebih kuat lagi daya rekatnya dengan adukan semen.4 Pasangan batu kali 2.1 Material 2.4. Batuan harus dalam keadaan basah.1. 2. pasir dan air Untuk mengetahui kualitas dan cara perawatan semen. pasir dan air dapat menggunakan aturan sama dengan beton. Kualitas pasir Pasir yang dibutuhkan untuk adukan semen (mortar) tidak sekasar pasir untuk pembuatan beton. 2.4. 2. Penyaringan dibutuhkan untuk mengeluarkan butiran pasir yang lebih besar dari 4 mm. Perbandingan jumlah material yang dibutuhkan untuk satu meter kubik (1m3) pasangan batu kali secara umum adalah 1:3 dan 1:4 seperti tampak pada tabel di bawah ini.2 Batu Batuan alam (batu pecah atau batuan sungai) untuk pekerjaan pasangan harus benar-benar bersih dari pasir.1 Semen. walau air tidak perlu sampai menetes. Jumlah ini harus dikurangi jika pasir dalam keadaan basah.2 Pencampuran Sama dengan beton. lumpur dan material organik agar dapat merekat kuat dengan adukan semen (mortar). 62 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .diawetkan di udara terbuka.4. Demikian juga pemakaian air tidak boleh melebihi 30 liter per sak semen. adukan semen untuk pasangan batu kali pencampurannya diukur dalam volume.

pasang batu kali sebesar bola satu persatu dengan tangan.08 0. Maksud pembuatan pasangan batu kali di dasar sungai adalah untuk membentuk lapisan pasangan batu kali yang kuat dan kasar untuk memecah aliran air 2.1 3.1 4. secara permanen terkena aliran air penggunaan “normal” (S : P) (1 : 3) (1 : 4) 2. tanggul tepian sungai dan dasar sungai. lalu ruang diantara batu diisi dengan batu-batu kali yang lebih kecil.52 m3 sak m3 1.49 m3 sak m3 Tabel 5: Rasio campuran aktual penggunaan umum 1:3 1:4 pekerjaan berat.5 Pasangan batu kali (Stone pitching) Pasangan batu kali (Stone pitching) digunakan sebagai lapisan pelindung untuk badan sungai.6 Penimbunan Kembali Penimbunan kembali parit dan galian lainnya dilaksanakan den- Panduan Teknis untuk FT dan TPK 63 . Cara mengerjakannya adalah dengan menuangkan adukan semen pada bagian dasar sungai yang akan diplester lalu saat semen masih Gambar 69: Stone pitching basah.Tabel 4: Kuantitas campuran untuk beton Pasangan batu kali 1:3 batu kali portland cement pasir pasang Pasangan batu kali 1:4 batu kali portland cement pasir pasang 1.26 0. Pastikan batu terpasang dengan kuat.

. jangan digelindingkan atau diseret.7 Batu Bronjong Kotak Kawat bronjong harus dibuat dari kawat galvanis yang berdiameter minimum 3 mm. pipa harus diperiksa apakah cacat dan rusak saat diangkut. dengan tepi tenunan berukuran cukup yang dianyam (di sepanjang tepinya) dan diikat dengan kawat pengikat. cat atau lapisannya. Aliran air harus dialihkan sehingga tidak memasuki parit.8 Pipa Pesat 2. bagian akhir pipa harus disumbat atau ditutup rapat. Penempatan pipa harus menyesuaikan dengan rekomendasi dari manufaktur. Sebelum diletakan ke dalam parit. Perhatian khusus harus dilakukan saat memindahkan Gambar 70: Cara mengangkut pipa yang salah pipa untuk mencegah hancurnya ujung pipa.gan ketinggian/ketebalan lapisan tidak lebih dari 15 cm. 64 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . akar pohon dan penghalang lainnya harus seluruhnya dipindahkan atau dipotong. Pipa harus bersih dari semua material asing sebelum ditaruh ke dalam parit. Pipa harus digendong/digotong. Batu besar. yaitu maksimum 40 cm. maka saat ditinggalkan. Parit harus bebas dari air sebelum penggabungan pipa selesai.1 Penempatan pipa Parit untuk menempatkan pipa harus lebih lebar.5 cm sampai kedalaman 30 cm di atas pipa. Bilamana pipa belum selesai dikerjakan. Tinggi beronjong tidak boleh lebih dari 50 cm Pengisian kotak dilakukan dengan menempatkan satu persatu batu pecah yang bersih dan keras 2. dari lebar pipa. perhatian khusus harus diberikan saat memadatkan tanah di sisi pipa. bebatuan.8. 2. Material yang digunakan untuk mengisi kembali harus bebas dari batu yang berdiameter melebihi 2. Pada penimbunan parit pipa.

dan putar ¼ lingkaran untuk memastikan semen/ lem benar-benar menyatukan pipa. Pastikan pipa terlindung dari paku. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 65 .9 Survey: Leveling Selama stakeout. Hal ini akan mengurangi tegangan pada sambungan yang dapat menyebabkan kemungkinan bocor.2 Pipa PVC: Pemotongan dan Penyesuaian Pipa PVC dapat dengan mudah dipotong dengan gergaji. Setelah pemotongan. tempatkan di lantai dengan fitting terpasang untuk menentukan apakah panjangnya sudahtepat. kemudian lanjutkan dengan pemasangan pipa. Jika sudah tepat. 2. pasanglah gantungan/penyanggah untuk menyangga pipa.patok dan titik referensi. Ketika pipa PVC telah ditempatkan dan panjangnya telah sesuai. survey dilaksanakan bersama-sama oleh TPK. Pastikan bahwa kedudukan sambungan pipa sudah tepat. Ketika pipa sudah dipotong sesuai panjangnya. sekrup atau material kasar. baik oleh FT maupun TSU. sehingga harus segera digunakan. tetapisebelumnya pipa harus dibersihkan lebih dulu. PVC disambung dengan semen/lem khusus. Lapisi permukaan dalam ujung pipa dengan semen/lem. untuk memberikan ruang saat pemuaian dan kontraksi.Ketika bagian pertama pipa telah terpasang di bak penenang. FT dan TSU. 2. bersihkan seluruh serpihan hasil potongannya dari pipa dan bagian-bagian yang tajam diujung dalam pipa. mereka mengukur jarak dan ketinggian serta menandai posisi utama di lokasi sesungguhnya sebagaimana yang terdapat di dalam gambar desain dengan kayu /besi . semua patok dan ukuran serta ketinggian (level) rencana bangunan diperiksa dan diverifikasi secara rutin. lalu masukkan ujung pipa PVC lainnya. Survey pengukuran bangunan PLTMH ini harus dilaksanakan satu minggu sekali selama masa pembangunan. Semen/lem akan mengering dengan cepat. selama pekerjaan pembangunan PLTMH berlangsung.8. Pada saat stakeout ini. Sangat penting. inlet di bak penenang harus ditutup dengan papan kayu untuk mencegah kotoran atau sampah memasuki pipa pesat. Ikuti rekomendasi untuk menentukan jarak antara penyanggah pipa .

puncak sayap dinding bendung dan dinding intake harus sesuai dengan desain kemiringan (level).Ketinggian (leveling) sepanjang saluran pembawa. maka akan berakibat timbulnya banjir pada saluran atau struktur bak penenang. ketinggian saluran air harus diukur dan ditandai dengan tiang patok dengan jarak 25 m. kemiringan (level) bendung. intake. Sepanjang saluran pembawa atau pipa. yakni pada pondasi rumah pembangkit dan turbin 66 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro . Ada pun titik awal (level) diambil dari intake sebagai titik referensi. Ukuran dan tata letak dari Gambar 71: Leveling dengan selang struktur-struktur tersebut harus diukur dengan meteran. Bila kemiringan (level) lebih tinggi dari desain. dan bak penenang harus diberi perhatian khusus! Penyimpangan atau kekeliruan yang kecil saja yang tidak sesuai dari desain (level) konstruksi dapat mempengaruhi tinggi-rendahnya kapasitas saluran. Pengukuruan ketinggian kemudian diukur mulai dari tinggi muka air di bak penenang (forebay) hingga ke bawah. atau bila rendah maka daya yang dihasilkan akan kecil. Pada intake. Tingkat kemiringan konstruksi (Leveling) sangat dianjurkan diukur dengan metode selang berisikan air (hose level method). Titik awal pengukuran (level) harus diambil dari titik referensi di intake.

pembuat turbin dan TSU. resikonya terlalu besar karena dikhawatirkan pembangkit dapat rusak atau hancur TPK. dll) sebelum diuji coba dan dikomisioning oleh FT. serta menyatakan bahwa pembangkit telah aman untuk dioperasikan. Bila pembangkit dioperasikan sebelum uji coba.2. pembuat turbin dan TSU atau orang yang kompeten. Panduan Teknis untuk FT dan TPK 67 . yang kemudian diserah-terimakan kepada operator. pipa.10 Komisioning Uji coba dan komisioning hidrolis. Oleh karena itu pintu intake sampai saluran pembawa harus dikunci dengan rantai atau gembok. Dengan demikian tidak ada seorangpun yang dapat membuka pintu intake. dan kunci dipegang oleh FT yang bertanggung jawab terhadap pembangkit. mekanikal dan elektrikal. serta pemeriksaan secara visual. FT. bak penenang. Kunci akan diserahkan setelah FT selesai melaksanakan tes awal dan komisioning. akan dilaksanakan bersama-sama oleh Penting! JANGAN menjalankan pembangkit (misalnya mengisi saluran.

.

hal itu dapat diketahui dan Panduan Teknis untuk FT dan TPK 71 . 3.1 Catatan umum Bab ini memperkenalkan formulir laporan kemajuan pembangunan PLTMH yang ditulis oleh FT dan menjelaskan pentingnya membuat laporan lapangan yang tepat dan berkala. Misalnya jika keterlambatan terjadi karena kurangnya pekerja di lapangan. agar diketahui mana desain yang terbaru berdasarkan arahan engineer tersebut.2 Tujuan memberikan laporan kemajuan lapangan Pendokumentasian yang tepat terhadap kemajuan konstruksi dan semua hal yang terjadi selama konstruksi sangatlah penting untuk beberapa alasan berikut ini: • Untuk mencatat keterlambatan pelaksanaan kerja dan penyebabnya secara cepat. sehingga bila terjadi keterlambatan pengiriman. maka dapat segera dicari pekerja tambahan. • Untuk melakukan perencanaan ke depan agar material dan peralatan yang dibutuhkan siap di lokasi pada waktunya. Penting juga untuk mencatat tanggal pengiriman peralatan dan material yang dijanjikan oleh pemasok. Kebanyakan keterlambatan dapat diatasi dengan usaha yang relatif kecil pada saat tahap awal konstruksi. Penyebab keterlambatan harus secara jelas diuraikan (misalnya keterlambatan pembetonan karena keterlambatan pengiriman tulangan baja oleh pemasok) • Untuk mencatat penggunaan material secara rinci dari waktu ke waktu agar dapat diketahui dengan jelas status biaya proyek (misalnya berapa m3 beton telah dibangun dibandingkan dengan jumlah beton yang harus dibuat berdasarkan RAB) • Untuk mencatat secara rinci penggunaan material untuk digunakan sebagai bukti selama audit proyek dilaksanakan oleh institusi keuangan sehingga penyelewengan dapat dihindarkan • Untuk mencatat perubahan-perubahan desain. sehingga bantuan untuk mencari jalan keluar dapat segera dilakukan tanpa tertunda.3. dan bentuk instruksi engineer mengenai perubahan yang perlu dilakukan dalam desain.

25 m) • keterlambatan dan alasan keterlambatan dalam konstruksi (perencanaan pembetonan pondasi rumah turbin ditunda selama satu minggu karena tulangan yang dibutuhkan belum dikirim ole pemasok) • jadwal konstruksi usulan untuk minggu berikutnya • jumlah personil di lapangan Format di bawah ini adalah contoh format laporan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek tertentu.3 Isi dari laporan kemajuan (progress report) • Pengawas lapangan harus membuat laporan kemajuan lapangan secara mingguan dengan mencatat :tipe dan kuantitas pengiriman material ke lokasi selama seminggu • jenis peralatan yang dikirim dan/atau dipasang selama seminggu • nama pemasok yang mengirimkan material dan peralatan ke lokasi • kunjungan lapangan oleh engineer dan/atau klien/institusi keuangan • kondisi cuaca (misalnya hujan deras. badai) • kejadian luar biasa (misalnya longsor. banjir) • kuantitas material yang digunakan untuk konstruksi. Direkomendasikan untuk mencetak contoh format tersebut (jumlahnya tergantung pada perkiraan periode proyek. misalnya 30 halaman untuk 30 minggu) lalu dijilid seperti buku dengan ukuran A4.5 m3 beton untuk pondasi bak penenang. dll) • kebutuhan untuk perubahan desain dan perubahan instruksi oleh engineer/perencana berwewenang (misalnya naikkan tinggi sayap bendung setinggi +0. tanggal pengiriman yang dijanjikan oleh pemasok harus ditulis dan ditandatangani oleh pemasok! 3. 4 m3 penggalian di bendungan. SANGAT DIANJURKAN. Buku laporan akan di pegang oleh pengawas lapangan.didokumentasikan dengan jelas. jelaskan secara rinci berapa material yang digunakan dan untuk pekerjaan struktur apa (misalnya 1. 72 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .

3.4 Jurnal Kegiatan Lapangan — formulir kosong Panduan Teknis untuk FT dan TPK 73 .

3.5 Jurnal Kegiatan Lapangan — contoh 74 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro .

Panduan Teknis untuk FT dan TPK 75 . di lokasi) • Konstruksi tempat penyimpanan material agar terlindung • Penggalian • Survey • Pencucian pasir/kerikil/batu • Pembetonan Pekerjaan pemasangan: • • • • Persiapan pondasi Pasangan batu kali Pasangan batu bata Konstruksi kayu (balok atap di rumah turbin) • Bekisting • Memplester (Plestering) • Pengelasan pintu air. pohon-pohon. saringan. masalah.6 Daftar Istilah Dalam bagian ini disajikan berbagai istilah yang dapat digunakan sebagai pedoman mengisi Jurnal Kegiatan Lapangan Pekerjaan dan kegiatan yang dikerjakan Kegiatan konstruksi seperti: • Pembersihan lokasi (pembersihan semak. dll • • • • • Turbin Generator Pipa pesat Saluran pipa Kontroler • • • • • Kabel Jaringan transmisi Tiang Pintu air Saringan Pengiriman: • Material konstruksi • Peralatan mekanikal dan elektrikal Pengamatan. bebatuan dll. variasi dan catatan Kejadian yang luar biasa antara lain: • Longsor • Banjir • Gempa bumi.3. keterlambatan akibat kejadian yang luar biasa. lalu diterangkan secara jelas penyebabnya dan pihak mana yang bertanggungjawab terhadap keterlambatan tersebut. dll Setiap keterlambatan pekerjaan harus dicatat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful