Batuan beku

Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi. Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960), F. F Groun (1947), Takeda (1970), magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental yang pijar terbentuk secara alamiah, bertemperatur tinggi antara 1.500–2.5000C dan bersifat mobile (dapat bergerak) serta terdapat pada kerak bumi bagian bawah. Dalam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut, bersifat volatile (air, CO2, chlorine, fluorine, iron, sulphur, dan lain-lain) yang merupakan penyebab mobilitas magma, dan non-volatile (non-gas) yang merupakan pembentuk mineral yang lazim dijumpai dalam batuan beku. Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi, maka mineral-mineral akan terbentuk. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma), oleh NL. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series. Dalam mengidentifikasi batuan beku, sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku. Dalam membicarakan masalah sifat fisik batuan beku tidak akan lepas dari Tekstur, Struktur, Komposisi Mineral

Tekstur Tekstur didefinisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antar mineral-mineral sebagai bagian dari batuan dan antara mineral-mineral dengan massa gelas yang membentuk massa dasar dari batuan. Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh tiga hal yang penting, yaitu: A. Kristalinitas Kristalinitas adalah derajat kristalisasi dari suatu batuan beku pada waktu terbentuknya batuan tersebut. Kristalinitas dalam fungsinya digunakan untuk menunjukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan yang tidak berbentuk kristal, selain itu juga dapat mencerminkan kecepatan pembekuan magma. Apabila magma

yaitu batuan beku dimana semuanya tersusun oleh kristal. yaitu: . Bentuk Kristal Bentuk kristal adalah sifat dari suatu kristal dalam batuan. apabila bentuk kristal satu dimensi lebih panjang dari dua dimensi yang lain. Hubungan Antar Kristal Hubungan antar kristal atau disebut juga relasi didefinisikan sebagai hubungan antara kristal/mineral yang satu dengan yang lain dalam suatu batuan.002 mm. apabila batas dari mineral adalah bentuk asli dari bidang kristal. Fanerik/fanerokristalin.1 – 0.01 – 0. yaitu mikrokristalin yang telah membeku di dekat permukaan. 2.Ditinjau dari pandangan tiga dimensi. Granularitas Granularitas didefinisikan sebagai besar butir (ukuran) pada batuan beku. . Tekstur holokristalin adalah karakteristik batuan plutonik. . yaitu: • Holokristalin. yaitu: . apabila sebagian dari batas kristalnya sudah tidak terlihat lagi. B. Ditinjau dari pandangan dua dimensi dikenal tiga bentuk kristal. Ukuran butiran berkisar antara 0. D. apabila ukuran diameter butir antara 1 – 5 mm.Mikrokristalin. atau sebagai fasies yang lebih kecil dari tubuh batuan. Besar kristal-kristal dari golongan ini tidak dapat dibedakan dengan mata biasa sehingga diperlukan bantuan mikroskop.Kriptokristalin. Secara garis besar. .Halus (fine). jadi bukan sifat batuan secara keseluruhan. apabila bentuk kristal ketiga dimensinya sama panjang. dike dan sill. Kristal-kristal jenis fanerik ini dapat dibedakan menjadi: . Tekstur holohialin banyak terbentuk sebagai lava (obsidian).Tabular. • Hipokristalin. apabila ukuran diameter butir kurang dari 1 mm. yaitu: 1. Besar kristal-kristal dari golongan ini dapat dibedakan satu sama lain secara megaskopis dengan mata biasa. Pada umumnya dikenal dua kelompok tekstur ukuran butir.Prismitik. .Euhedral. . . apabila mineral-mineral dalam batuan beku terlalu kecil untuk diamati meskipun dengan bantuan mikroskop. apabila bentuk kristal tidak teratur.Sangat kasar (very coarse). . apabila mineral sudah tidak mempunyai bidang kristal asli.Equidimensional. apabila ukuran diameter butir lebih dari 30 mm.Amorf/glassy/hyaline. Dalam analisa mikroskopis dapat dibedakan: .Anhedral. C. relasi dapat dibagi menjadi dua. • Holohialin. Batuan dengan tekstur afanitik dapat tersusun oleh kristal.Irregular. .01 mm. Dalam pembentukannnya dikenal tiga kelas derajat kristalisasi. yaitu batuan beku yang semuanya tersusun dari massa gelas. apabila batuan beku tersusun oleh gelas. apabila ukuran diameter butir antara 5 – 30 mm. dikenal empat bentuk kristal. gelas atau keduanya. yaitu apabila sebagian batuan terdiri dari massa gelas dan sebagian lagi terdiri dari massa kristal. apabila bentuk kristal dua dimensi lebih panjang dari satu dimensi yang lain. . apabila mineral-mineral pada batuan beku bisa diamati dengan bantuan mikroskop dengan ukuran butiran sekitar 0. .Subhedral.dalam pembekuannya berlangsung lambat maka kristalnya kasar.Sedang (medium). Afanitik. akan tetapi jika pendinginannya berlangsung dengan cepat sekali maka kristalnya berbentuk amorf. Sedangkan jika pembekuannya berlangsung cepat maka kristalnya akan halus. yaitu: . .Kasar (coarse).

misalnya: columnar joint (kekar tiang). membentuk struktur seperti bantal. Sedangkan struktur yang dapat dilihat pada contoh-contoh batuan (hand speciment sample). amphibol dan olivin. • Xenolitis. kandungan SiO2. yaitu mineral yang berwarna terang. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang subhedral. yaitu struktur paling khas dari batuan vulkanik bawah laut. yaitu struktur yang sama dengan struktur vesikuler tetapi lubang-lubangnya besar dan menunjukkan arah yang tidak teratur.Inequigranular. . Dengan demikian dapat ditentukan nama batuan yang berbeda-beda meskipun dalam jenis batuan yang sama. maka equigranular dibagi menjadi tiga. Struktur Struktur adalah kenampakan batuan secara makro yang meliputi kedudukan lapisan yang jelas/umum dari lapisan batuan. terutama terdiri dari mineral kwarsa. biasanya mineral silikat atau karbonat. Batuan beku dapat diklasifikasikan berdasarkan cara terjadinya. Struktur batuan beku sebagian besar hanya dapat dilihat dilapangan saja. yaitu: • Masif. dan sheeting joint (kekar berlembar). sedangkan struktur-struktur yang ada pada batuan beku dibentuk oleh kekar (joint) atau rekahan (fracture) dan pembekuan magma. yaitu apabila secara relatif ukuran kristalnya yang membentuk batuan berukuran sama besar. yaitu apabila tidak menunjukkan adanya sifat aliran. • Joint struktur. Berdasarkan keidealan kristal-kristalnya. Komposisi Mineral Untuk menentukan komposisi mineral pada batuan beku.Allotriomorfik granular. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang anhedral. • Skoria. • Mineral mafik. merupakan struktur yang ditandai adanya kekar-kekar yang tersusun secara teratur tegak lurus arah aliran. Lubang-lubang tersebut menunjukkan arah yang teratur. piroksen. cukup dengan mempergunakan indeks warna dari batuan kristal. terutama biotit. feldspar. yaitu struktur dimana lubang-lubang gas telah terisi oleh mineralmineral sekunder. Mineral yang besar disebut fenokris dan yang lain disebut massa dasar atau matrik yang bisa berupa mineral atau gelas. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang euhedral. yaitu apabila ukuran butir kristalnya sebagai pembentuk batuan tidak sama besar. yaitu struktur yang memperlihatkan adanya fragmen/pecahan batuan lain yang masuk dalam batuan yang mengintrusi. . • Pada umumnya batuan beku tanpa struktur (masif). . yaitu mineral yang berwarna gelap. Atas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku dapat dikelompokkan menjadi dua. misalnya: • Pillow lava atau lava bantal. • Amigdaloidal.Hipidiomorfik granular.Equigranular. . feldspatoid dan muskovit. dan indeks warna.Panidiomorfik granular. jejak gas (tidak menunjukkan adanya lubang-lubang) dan tidak menunjukkan adanya fragmen lain yang tertanam dalam tubuh batuan beku.. menurut dasar klasifikasinya. • Vesikuler. yaitu struktur yang berlubang-lubang yang disebabkan oleh keluarnya gas pada waktu pembekuan magma. yaitu: • Mineral felsik. yaitu: .

• Batuan beku ultra basa. Berdasarkan kejadiannya (genesa). sedang batuan effusive disebut batuan vulkanik.52%. • Mafelsic.1. menurut Rosenbusch (1877-1976) batuan beku dibagi menjadi: • Effusive rock.66%. untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%. apabila kandungan SiO2 antara 52% . apabila kandungan SiO2 antara 45% . Menurut ilmu petrologi semua bahan beku terbentuk dari magma karena membekunya lelehan silikat yang cair dan pijar. Shand. bahan organik serta bahanbahan vulkanik. • Batuan beku intermediate. jenis batuan ini disebut plutonik. Hugnes. 1962). • Mafik. untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan. untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%. Oleh W. untuk batuan beku yang terbentuk dekat permukaan. apabila kandungan SiO2 kurang dari 45%. • Batuan beku basa. tekstur dan komposisi mineralnya dapat di bagi menjadi tiga. apabila mengandung kurang dari 30% mineral mafik. • Mesococtik rock. Contohnya adalah dasit. apabila mengandung lebih dari 60% mineral mafik. untuk batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%. untuk batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%. • Deep seated rock. Batuan Beku (Igneous Rocks) 2. Contohnya adalah basalt. Sedangkan menurut S.60% mineral mafik. Batuan Metamorf (Metamorphic Rocks) 2.T. yaitu : 1. Magma yang cair dan pijar itu berada di dalam bumi dan oleh kekuatan gas yang larut di dalamnya naik ke atas mencari tempat-tempat yang lemah dalam kerak bumi seperti daerah patahan/rekahan. apabila mengandung 30% . Beberapa batuan terutama tersusun dari satu jenis mineral saja.L. Magma akan keluar mencapai permukaan bumi melalui pipa ________________________________________ . Kebanyakan batuan merupakan campuran mineral yang tergabung secara fisik satu sama lain. Contohnya adalah riolit. Sumber 2 BATUAN Batuan adalah benda alam yang menjadi penyusun utama bumi. Huang (1962). Klasifikasi berdasarkan indeks warna ( S.J.Klasifikasi berdasarkan cara terjadinya.1 Batuan Beku (Igneous Rocks) Batuan beku berasal dari cairan magma yang membeku akibat mengalami pendinginan. untuk batuan beku yang jauh di dalam bumi. dan sebagian kecil lagi dibentuk oleh gabungan mineral. 1943). • Melanocractik rock. • Dike rock. Ellis (1948) juga membagi batuan beku berdasarkan indeks warnanya sebagai berikut: • Holofelsic. Contohnya adalah andesit. Klasifikasi berdasarkan kandungan SiO2 (C. Batuan Sedimen (Sedimentory Rocks) 3.J. yaitu: • Leucoctaris rock. • Felsic. yaitu: • Batuan beku asam. apabila kandungan SiO2 lebih dari 66%.

Letaknya concordant / selaras dengan betuan disekitarnya. Dike merupakan tabular yang jika dilihat darim posisi / tata letaknya bersifat discordant / memotong lapisan batuan sekitarnya. Berdasarkan ukurannya (diameter) batuan plutonik dibedakan menjadi 2 macam. tersingkap minimal 100 km 2 . Contoh batuan beku dalam : granit. b. lakko adalah cadangan air dan lithos adalah batuan.gunungapi dan disebut lava. dijumpai dibagian dalam dan posisi / tata lataknya discordant serta ukurannya besar. gabro. proses pendinginan sangat lambat karena dekat dengan astenosfer sehingga batuan seluruhnya terdiri atas kristal-kristal Ciri-ciri batuan plutonik : a. Jarang memprlihatkan sturktur visikular (memiliki lubang-lubang gas) c. Akan tetapi. maka batuan yang . dalam bahsa Yunani. Karena kristalisasi. granodiorit. Batuan dike ini sangat sulit untuk dihancurkan. Batolit (berasal dari dari kata bathos = dalam dan litohs = batuan). ukurannya kecil. a) Klasifikasi Batuan beku Berdasarkan letak kejadiannya. Batuan beku terdiri atas kristal-kristal mineral dan kadang-kadang emgandung gelas. Batuan beku dalam (plutonik) Batuan beku dalam adalah batuan yang terbentuk barada jauh di dalam bumi (15-50 km). Batuan dapat berubah batuan yang bebatasan pada semua sisinya. b. yaitu : a. akan tetapi ada pula magama yang membeku jauh di dalam bumi dan dikenal dengan nama batuan beku dalam.Contoh : Sill merupakan betuan plutonik tebular yang jika dilihat dari posisi / tata letaknya bersifat concordant / selaras dengan lapisan batuan sekitarnya. magma yang mempunyai susunan granit itu membeku dalam sebuah gang. miring/tegak sesuai arah lapisan. mineral yang telah tenggelam tidak akan larut kembali. b) Plutonik Masif ________________________________________ Batuan beku yang berupa plutonik masif berukuran lebih besar dari plutonik tabular dan biasanya letaknya agak dalam. Granit porfiri disebut dengan gang (batuan intrusi). Batuan beku korok (hypabisal) Terbentuk pada celah-celah / pipa gunungapi. maka susunan magma akan berubah. Plutonik mmasif terbagi atas 2 macam. pada umumnya bertekstur granitis. Ditemukan di bawah suatu rangkaian pegunungan besar. yaitu : a) Pultonik Tebular Berukuran relatif kecil dan biasanya letaknya agak dekat ke permukaan bumi.Contohnya granit porfiri dan diorit porfiri. dapat ditemukan di bawah dome (bentuk kubah). jenis itu akan tetap tinggal di bawah dari magma. proses pendinginanya relatif cepat sehingga batuannya terdiri atas kristal-kristalyang tak sempurna dan bercampur dengan masa dasar sehingga membentuk struktur porfiritik. Mineral yang pertama terbentuk ialah mineral yang berat jenisnya besar yaitu mineral yang berwarna tua. batuan beku dibagi menjadi tiga. Umumnya berbutir lebih kasar dibandingkan batuan ekstrusi. Bisa mendatar. yaitu : Lakolit (laccolith).

________________________________________ Berdasarkan komposisi kimianya. feneritik. Batuan beku luar (efusif) Terbentuk di (dekat)permukaan bumi. Batuan beku alkali Kimberlit Leosilit Batuan beku didasarkan atas warna betuannya.Komposisi dan persentase mineral pembentuknya adalah : Plagioklas ( labradorit atau bitownit) 70 – 45 %. Sianit ________________________________________ d. b. warnanya agak gelap. Contohnya obsidian. mineral mafis (horenblende atau biotit) 40-24 %.21. Pada umumnya berwarna gelap.1. mengandung mineral-mineral : kuarsa 10-4. berbutir halus. kaya silikat sehingga tergolong batuan bersifat asam silikat. bertekstur holokristalin hingga hipokristalin. hornblenda) 35-10 %. Riolit adalah batuan leleran dari granit. plagioklas natrium 0-35 %. Proses pendinginan sangat cepat sehingga tidak sempat membentuk kristal. berat jenisnya 3 – 3. Riolit terbentuk sebagai batuan gang dan batuan leleran dalam bentukretas. mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Batuan beku yang berwarna terang. Batuan beku menengah (intermedier) Andesit adalah batuan beku dalam mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Mempunyai komposisi mineral sama dengan granit. mineral mafis (klinopiroksen.%. Batuan beku basa Gabro adalah batuan beku dalam. b. piroksen.3.9 3. batu apung. Batuan beku ultra basa Dunit Peridotit adalah kelompok betuan ultra basa. yaitu : a. ilmenit. berbutir kasar. umumnya berwarna hitam.terbentuk itu disebut porfiri granit yang berarti granit yang bertekstur porfiri. mineral mafis 25 – 50 %.85-3. biasanya terdiri dari mineral-mineral ringan. c. Struktur batuan ini dinamakan amorf. berat jenisnya 2. minrealnya berbutur halus. batuan beku dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : a. dan aliran. hornblenda) 85-95 %. plagioklas kalsium 5 %. mudah pecah. felspar kalium 30-60 %.Komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin. berat jenisnya 2.9-3. olivin) 55-35 %. Batuan Beku asam Granit adalah batuan beku dalam bertekstur holokristalin. komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (oliyoklas atau andesin ) 55-70 %.kromit dll) 10-3 %. mineral mafis (biotit. mineral bijih (magnetit. komposisi dan peresentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (labraorit) 40-60 %. Basalt adalah batuan leleran dari gabro . riolit. sill. Batuan beku yang berwarna gelap. berwarna hitam. afanitik.batuan beku menengah c. e. biasanya terdiri dari mineral-mineral . berat jenisnya 2.

yang dicirikan oleh masa yang berbentuk bantal dengan ukuran garis tengah dengan beberapa cm hingga im dan umumnya antara 30-60 cm. Tiap jenis mineral mempunyai sifat dan komposisi mineral tertentu. lava ynag cair membentuk lapisan lava yang tebal dan luas yang dikenal dengan pletu basalt (daratan tinggi berbatu basal. komposisi mineral. sukar pecah. kandungan silikat terang tetapi kaya dengan mineralmineral ferro-magnesia karena itu bersifat basa atau matik (dari kata magnesium dan ferrik) Ciri umum batuan beku : a. kecuali tertimbun oleh materi-materi piroklastik. Bentuk-bentuk batuan intrusi : masa yang diintrusikan jauh didalam bumi terdiri dari ulolit dan stuck masa yang diintrusikan sejajar dengan pelapisan (konkordan) terdiri dari : retas. kekeutan fisik. silinder atau tak teratur. struktur luka. batuan lava bongkah dan lava berbetuk tali. tidak . teras gunungapi. silikat atau zeolit. daya tahan. Dekkan dan Ice Land leleran Batuan intrusi magma adalah magma yang naik menuju permukaan bumi sering tidak sampai keatas tetapi membeku di dalam bumi. Homogen dan kompak b. Tidak ada stratifikasi atau pelapisan b. struktur yang diekstrusikan tidak ada yang selalu dalam keadaan sangat homogen. konolit c) Struktur Batuan Beku Yaitu bentuk-bentuk batuan beku dalam ukuran yang besar. cara penggalianya. keluarnya gas akan membentuk lubang-lubnag atau gelembung-gelembung yang benrbentuk bulat. terdapat di India. struktur vesikular dan amy gladiod. yaitu bentuk ekstrusi dan bentuk intrusi : Bentuk ekstrusi adalah bentuk yang dibangun oleh magma ketika mencapai permukaan bumi yang disebut lava. Dijumpai pada batuan dalam dimana pelapisan-pelapisan yang memiliki perbedaan-perbedaan dalam komposisi atau tekstur mineralnya. lava berbetuk tali. hal ini tergantung pada sifa. lava bantal. d) Manfaat batuan beku Tak semua batuan beku mempunyai nilai ekonomis. struktur yang dinyatakan pada batuan ekstrusi tertentu. misalnya tertimbun abu vulkanis. mineral yang megisi kalsit. bagian permukaan yang telah membeku akan dihancurkan oleh arus yang mngalir didalamnya dan terbentuklah lava bongkah atau lava. lonjong. ________________________________________ b) Bentuk Batuan Beku Magma basa yang cair setelah membeku akan memberikan bentuk yang lain dari pada magma asal yang kental ada 2 bentuk besar batuan beku. struktur aliran. struktur bantal. apofis. dan lain-lain. Umumnya tidak megandung fosil. ________________________________________ struktur vesikuler dan amygdaloid lava yang banyak mengandung gas dengan segera dilepaskan setelah tekanan menurun karena naiknya lava di permukaan bumi. apabila lava itu kental dan permukaannya belum membeku strukturnya akan dikerutkan oleh lava yang masih mengalir dibawahnya disebut dengan lava berbentuk tali.berat. apabila lubang-lubang gas yang terisi oleh mineral-mineral sekunder maka terbentuklah stuktur amygdaloid. seperti lava bongkah.

penamaan dan pengenalan untuk batuan beku sangat erat hubungannya dengan cara pembentukan mineral yang dikandung batuan beku tersebut.6. batuan yang berwarna indah dan tidak porus dapat digunakan untuk pelapis dinding atau lantai 5. Al. Setiap mineral akan mengkristal pada temperatur yang tetap dan menerus mengikuti selang temperatur yang terbatas. Ca. batuan yang berat. Magma adalah cairan silikat yang sangat panas dengan suhu berkisar 600 C sampai 1250 C yang bersifat mobile dan terbentuk secara alamiah (Larsen. Magma merupakan cairan silikat panas dan pijar bersidat obile dengan suhu sekitar 1500 . yaitu dari kata ignis yang berarti api atau pijar.semua jenis batuan dapat digunakan untuk semua jenis pekerjaan. Si. pembagian batuan beku ini merupakan pembagian awal sebelum dilakukan penggolongan batuan lebih . pada waktu magma mengalami pendinginan proses ini disebut diferensiasi magma. Fe. baik untuk digunakan sebagai bahan pekerjaan teknik berat sumber 3 BATUAN BEKU Posted on 08:16 by Jurnal Geologi Batuan beku merupakan batuan penyusun kerak bumi yang berasal dari pembekuan magma. Klasifikasi. dan mempunyai daya tahan yang besar sesuai untuk digunakan sebagai fondasi bangunan pengeras jalan juga bahan lantai 4. Karena magma merupakan material atau bahan yang pijar dan sangat panas maka batuan beku disebut dengan Igneous Rock. 1938). Beberapa mineral umum terdapat sebagai kandungan yang penting. batuan mempunyai kegunaan sendiri tergantung sifatnya. Kata Igneous berasal dari bahasa Yunani. keras. dalam pembentukan yang mengikuti aturan “Tingkat Kristalisasi” dari magma. baik untuk digunakan didaerah industri 3. batuan yang mempunyai kerapatan tinggi dan tidak porus sangat baik untuk keperluan pekerjaan di laut 2. batuan yang umumnya mempunyai berat jenis ± 2. Klasifikasi Batuan Beku Berdasarkan Genetik Batuan Posted on 08:24 by Jurnal Geologi Penggolongan ini berdasarkan genesa atau tempat terjadinya dari batuan beku. Na. Mg. K.2500 C yang terdiri dari unsur O. batuan yang tidak terpengaruh oleh asam. misalnya : 1.

dan dacite. Dike : Intrusi yang berbentuk tabular yang memotong lapisan batuan sekitarnya Batholith : intrusi yang tersingkap di permukaan. seri calc-alkaline. terbentuk dipermukaan bumi dalam kondisi tekanan renda Klasifikasi Batuan Beku Berdasarkan Kandungan Senyawa Kimia Posted on 08:28 by Jurnal Geologi Berdasarkan kandungan senyawa kimia (kandungan silikanya) maka batuan beku dapat dibagi menjadi : 1. Batuan beku Ultrabasa : Silika < 45 % Whitford ( 1975) membuat suatu diagram klasifikasi untuk mengetahui seri dan jenis batuan berdasarkan atas kandungan potassium dan silikanya. berukuran >100 km persegi. dengan ukuran yang tersingkap di permukaan <100 style="font-weight: bold. Macamnya : sill. laccolith.52 % 3. Batuan beku Basa : Silika 52 . Pembagian genetik batuan beku adalah sebagai berikut : a. lopolith Sill : merupakan Intrusi yang melembar sejajar dengan lapisan batuan sekitarnya dengan ketebalan beberapa milimeter hingga beberapa kilometer Laccolith : Sill dengan bentuk kubah (plankonvex) Lopolith : bentuk lain dari sill dengan ketebalan 1/10 sampai 1/12 dari lebar tubuhnya dengan bentuk seperti lensa dimana bagian tengahnya melengkun ke arah bawah karena batuan di bawahnya lentur. adalah tubuh batuan yang mempunyai hubungan struktur batuan intrusi imni dengan batuan sekelilingnya sedemikian rupa sehingga batas/bidang kontaknya sejajar dengan bidang perlapisan batuan sekelilingnya.45 % 4. Sedangkan jenis batuannya adalah basalt. c. Batuan beku Menengah : Silika 65 . dan seri high k calc-alkaline. Pluton atau Intrusi. terbentuk dalam lingkungan yang jauh di dalam perut bumi dalam kondisi tekanan tinggi. Stock : intrusi mirip dengan batholith. terbentuk pada lingkungan yang tidak jauh dari permukaan bumi.">Hypabisal. Macamnya : dike.lanjut. phacolith. adalah tubuh batuan yang mempunyai hubungan struktur yang memotong (tidak sejajar) dengan batuan induk yang diterobosnya. . andesite. yaitu : • Bentuk Konkordan. phacolith : masa intrusi yang melensa yangterletak pada sumbu lipatan • Bentuk Diskordan. bentuk takberaturan dan tidak diketahui dasarnya. Batuan beku Asam : Silika > 65 % 2. Whitford membagi seri batuan menjadi seri toleitik. andesite basaltic. stock. Bentuk intrusi secara garis besar dapat dibagi menjadi dua. batolith. Volkanik.

Masif. sampai dacite. 4. hal ini disebabkan adanya kontraksi pada proses pendinginannya. Lubang ini merupakan lubang bekas gas yang terperangkap pada waktu magma membeku. setiap peningkatan K2O dan SiO2 akan mengalami perubahan seri magmatik mulai dari seri toleitik-calc alkaline sampai high k calc alkaline.Menurut Whitford (1975). 5. struktur vesikuler yang telah terisi oleh mineral. Vesikuler. Amigdaloidal. pada masa batuan terdapat lubang-lubang kecil yang berbentuk bulat atau elips dengan penyebaran yang tidak merata. begitu pula akan mengalami perubahan jenis batuan mulai dari basalt. Columnar Joint. secara keseluruhan kenampakan batuan terlihat seragam. . Aliran. kesejajaran mineral pada arah tertentu dengan orientasi yang jelas. 6. andesite. 7. 3. Scorious. hal ini disebabkan karena terbentuk di lingkungan laut. Lava Bantal (Pillow Lava). Struktur batuan beku Posted on 08:31 by Jurnal Geologi Struktur pada batuan beku adalah: 1. struktur yang memperlihatkan seperti kumpulan tiang-tiang. 2. andesite basaltic. struktur vesikuler yang penyebarannya merata dengan lubang-lubang yang saling berhubungan. lava yang memperlihatkan struktur seperti kumpulan bantalbantal.

Hal ini pada nantinya akan menyebabkan perbedaan pada tekstur masing masing batuan tersebut.Batuan Beku Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis. STRUKTUR BATUAN BEKU Berdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi batuan beku extrusive dan intrusive. Struktur ini diantaranya: a. Struktur batuan beku ekstrusif Batuan beku ekstrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dipermukaan bumi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan. Masif. baik di mantel ataupun kerak bumi. atau perubahan komposisi. dengan atau tanpa proses kristalisasi. Umumnya. penurunan tekanan. proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur. sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi. Kenampakan inilah yang disebut sebagai struktur batuan beku. baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). . “api”) adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras. Batuan beku ekstrusif ini yaitu lava yang memiliki berbagia struktur yang memberi petunjuk mengenai proses yang terjadi pada saat pembekuan lava tersebut. Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada. 1. yaitu struktur yang memperlihatkan suatu masa batuan yang terlihat seragam. Kenampakan dari batuan beku yang tersingkap merupakan hal pertama yang harus kita perhatikan.

yaitu struktur yang memperlihatkan batuan terpisah poligonal seperti batang pensil. d. Struktur Batuan Beku Intrusif Batuan beku intrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dibawah permukaan bumi. Sheeting joint. jenis jenis dari tubuh batuan ini yaitu : a. berdasarkan kedudukannya terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya struktur tubuh batuan beku intrusif terbagi menjadi dua yaitu konkordan dan diskordan. Hal ini diakibatkan proses pembekuan terjadi pada lingkungan air. kuarsa atau zeolit g. e. yaitu struktur yang memperlihatkan lubang-lubang pada batuan beku. Lubang ini terbentuk akibat pelepasan gas pada saat pembekuan. Columnar joint. yaitu struktur yang menyerupai bantal yang bergumpal-gumpal. yaitu struktur batuan beku yang terlihat sebagai lapisan c. . Pillow lava. Konkordan Tubuh batuan beku intrusif yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya.b. tubuh batuan yang berupa lembaran dan sejajar dengan perlapisan batuan disekitarnya. yaitu struktur yang memperlihatkan adanya kesejajaran mineral pada arah tertentu akibat aliran 2. yaitu struktur vesikular yang kemudian terisi oleh mineral lain seperti kalsit. Sill. f. Amigdaloidal. Vesikular. Struktur aliran.

tubuh batuan beku yang berbentuk kubah (dome). Karena terjadi penurunan temperatur. Lopolith. Diskordan Tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan disekitarnya. yaitu tubuh batuan yang memotong perlapisan disekitarnya dan memiliki bentuk tabular atau memanjang. Jenis-jenis tubuh batuan ini yaitu: a. sedangkan bagian dasarnya tetap datar. Dike. yaitu bentuk tubuh batuan yang cembung ke bawah. Laccolith. Paccolith. Ketebalan paccolith berkisar antara ratusan sampai ribuan kilometer. Perbedaan kombinasi hal-hal tersebut pada saat pembekuan magma mengakibatkan terbentuknya batuan yang memilki tekstur yang berbeda. dimana perlapisan batuan yang asalnya datar menjadi melengkung akibat penerobosan tubuh batuan ini. Ketika batuan beku membeku pada keadaan temperatur dan tekanan yang tinggi di bawah permukaan dengan waktu pembekuan cukup lama maka mineral-mineral penyusunya memiliki waktu untuk membentuk sistem kristal tertentu dengan ukuran mineral yang relatif besar. yaitu puluhan sampai ratusan kilometer dengan kedalaman ribuan meter. Lopolith memiliki diameter yang lebih besar dari laccolith. tubuh batuan beku yang menempati sinklin atau antiklin yang telah terbentuk sebelumnya. yaitu tubuh batuan yang mirip dengan Batolith tetapi ukurannya lebih kecil TEKSTUR BATUAN BEKU Magma merupakan larutan yang kompleks. Diameter laccolih berkisar dari 2 sampai 4 mil dengan kedalaman ribuan meter. mineral-mineral penyusun batuan beku tidak sempat membentuk sistem kristal tertentu. c. Sedangkan pada kondisi pembekuan dengan temperatur dan tekanan permukaan yang rendah. b. Stock.b. c. perubahan tekanan dan perubahan dalam komposisi. Batolith. larutan magma ini mengalami kristalisasi. bentuk tubuh batuan yang merupakan kebalikan dari laccolith. d. Ketebalannya dari beberapa sentimeter sampai puluhan kilometer dengan panjang ratusan meter. yaitu tubuh batuan yang memiliki ukuran yang sangat besar yaitu > 100 km2 dan membeku pada kedalaman yang besar. dan . sehingga terbentuklah gelas (obsidian) yang tidak memiliki sistem kristal.

yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya disusun oleh kristal b) Hipokristalin. yaitu bentuk kristal yang sempurna b) Subhedral. 3. yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh mineral berukuran halus. yaitu batuan beku yang tersusun oleh kristal dan gelas c) Holohyalin. Berdasarkan hal di atas tekstur batuan beku dapat dibedakan berdasarkan : 1. Tingkat kristalisasi a) Holokristalin. Bentuk kristal Ketika pembekuan magma. yaitu bentuk kristal yang kurang sempurna c) Anhedral. Bentuk mineral yang terlihat melalui pengamatan mikroskop yaitu: a) Euhedral. yaitu batuan beku yang hampir seluruhmya tersusun oleh mineral-mineral yang berukuran kasar. Ukuran butir a) Phaneritic. 4.mineral yang terbentuk biasanya berukuran relatif kecil. . yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh gelas 2. yaitu sebagian besar kristalnya dibatasi oleh bidang kristal atau bentuk kristal euhedral (sempurna) b) Hypidiomorf (Hypautomorf). Berdasarkan kombinasi bentuk kristalnya a) Unidiomorf (Automorf). yaitu sebagian besar kristalnya berbentuk euhedral dan subhedral. b) Aphanitic. mineral-mineral yang terbentuk pertama kali biasanya berbentuk sempurna sedangkan yang terbentuk terakhir biasanya mengisi ruang yang ada sehingga bentuknya tidak sempurna. yaitu bentuk kristal yang tidak sempurna.

sebagian besar penyusunnya merupakan kristal yang berbentuk anhedral. yaitu ukuran butir penyusun batuannya hampir sama b) Inequigranular. yaitu ukuran butir penyusun batuannya tidak sama KLASIFIKASI BATUAN BEKU . 5.c) Allotriomorf (Xenomorf). Berdasarkan keseragaman antar butirnya a) Equigranular.

52%. Batuan beku Plutonik. piroksen. Batuan beku Hypabisal. kandungan mineral mafic < 30% 2. a. mineral pembentuk batuan beku ada dua yaitu mineral mafic (gelap) seperti olivin. kandungan SiO2 65% . Batuan beku basa (basic). yaitu batuan beku yang terbentuk jauh di perut bumi. kandungan SiO2 > 65%. kimia. 2. Andesit 3. kandungan SiO2 52% . Batuan beku ultra basa (ultra basic). b.Batuan beku diklasifikasikan berdasarkan tempat terbentuknya. dan mineral felsic (terang) seperti Feldspar. kuarsa dan feldspatoid. yaitu batuan beku yang terbentuk di permukaan bumi Berdasarkan warnanya.60% 3. warna. contohnya Granit. Klasifikasi batuan beku berdasarkan warnanya yaitu: 1. Berdasarkan kandungan kimianya yaitu kandungan SiO2-nya batuan beku diklasifikasikan menjadi empat yaitu: 1. tekstur. Basalt 4. kandungan mineral mafic 60% . Berdasarkan tempat terbentuknya batuan beku dibedakan atas : 1. kandungan SiO2 < 30% PENGELOMPOKAN BATUAN BEKU . contohnya Gabbro. muskovit. kandungan mineral mafic 30% . Batuan beku vulkanik. dan mineraloginya. amphibol dan biotit. Mesocratic rock. kandungan mineral mafic > 90% c. 2. Batuan beku menengah (intermediat). Contohnya Diorit. Batuan beku asam (acid).90% 4.45%. Hypermalanic rock. Leucocratic rock. Ryolit. Melanocratic rock. yaitu batuan beku yang terbentu tidak jauh dari permukaan bumi 3.

Pada gambar disamping diperlihatkan pengelompokan batuan beku dalam bagan. Dan yang sering digunakan adalah yang didasarkan kepada tekstur dipadukan dengan susunan mineral. atau Diorit dan Andesit. Granit dan Diorit . berdasarkan susunan mineralogi. Kalau dia membeku lebih cepat karena mencapai permukaan bumi. karena harus dilakukan melalui analisa kimiawi. dilakukan berbagai cara pengelompokan terhadap batuan beku (gambar). Jadi Gabro dan Basalt keduanya mempunyai susunan mineral yang sama. Gabro adalah batuan beku dalam dimana sebagian besar mineral-mineralnya adalah olivine dan piroksin. karena mempunyai waktu pendinginan yang cukup lama didalam litosfir. dimana keduanya dapat dilihat dengan kasat mata. Demikian pula dengan Granit dan Rhyolit. Sedangkan Felsparnya terdiri dari felspar plagioklas Ca. tetapi teksturnya berbeda. jarang dilakukan. Hal ini disebabkan disamping prosesnya lama dan mahal. Pengelompokan yang didasarkan kepada susunan kimia batuan.Untuk membedakan berbagai jenis batuan beku yang terdapat di Bumi. Teksturnya kasar atau phanerik. maka batuan beku yang terjadi adalah basalt dengan tekstur halus.

Untuk memperoleh data tentang sifat batuan yang diperlukan oleh para ahli Teknik Sipil. Batuan beku juga dapat dikelompokan berdasarkan bentuk-bentuknya didalam kerak Bumi. Data tersebut diperlukan dalam kaitannya untuk penambangan. ia dapat menempati tempatnya didalam kerak dengan cara memotong struktur batuan yang telah ada. halus. sebagai hasil pembekuan lava. Para ahli teknik Sipil akan sangat tertarik untuk mempelajari batuan. batuan beku dapat dikelompokkan sebagai berikut: 1) Batuan Volcanic adalah batuan beku yang terbentuk dipermukaan atau sangat dekat permukaan bumi dan umumnya berbutir sangat halus hingga gelas. sedangkan Rhyolit dan Andesit. 5) Batuan Intrusive adalah batuan beku yang terbentuk dibawah permukaan bumi. disamping fungsinya sebagai bahan bangunan. Pada saat magma menerobos litosfir dalam perjalanannya menuju permukaan Bumi. 2) Batuan Hypabysal adalah batuan beku intrusive yang terbentuk dekat permukaan bumi dengan ciri umum bertekstur porphyritic. juga karena perannya sebagai batuan dasar atau pondasi. umumnya dilakukan pengujian lapangan dan studi petrografi (mikroskopis). Karena itu kepada mereka dianjurkan untuk dapat mengenal beberapa jenis batuan beku yang utama di lapangan. bersifat fragmental atau sebaliknya dan terbentuk sebagai hasil erupsi ke permukaan bumi. Yang memotong struktur disebut bentuk-bentuk diskordan. sedangkan yang mengikuti struktur disebut konkordan. Berdasarkan kejadiannya (genesanya). atau mengikuti arah dari struktur batuan. 4) Batuan Extrusive adalah batuan beku. Basalt dan Andesit adalah batuan beku yang banyak dikeluarkan gunung-berapi. . konstruksi bawah permukaan atau untuk menentukan cara-cara membuat bukaan. 3) Batuan Plutonic adalah batuan beku intrusive yang terbentuk jauh dibawah permukaan bumi dan umumnya bertekstur sedang hingga kasar.mempunyai tekstur yang kasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times