LAPORAN KASUS ANESTESI SPINAL ANESTESI

Oleh: IMAM FIRMANSYAH 04060010

SMF ANESTESI RSUP NTB FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM AL-AZHAR MATARAM

1

Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang ke rumah sakit dengan status rujukan dari RSU di Sumbawa dengan gravid aterm. Riwayat Penyakit Dahulu: Pasien mengaku sudah. pilek (-). Riwayat Penyakit Keluarga: Tidak ada anggota keluarga yang mempunyai riwayat penyakit yang sama dengan pasien. hidup.LAPORAN KASUS Imam Firmansyah 04060010 I. multipara. letak bujur. tunggal. riwayat alergi terhadap obat-obatan (-). riwayat alergi terhadap makanan (-) III. Keluhan utama: Nyeri perut b. Pasien mengaku saat ini sedang hamil 9 bulan. berkeringat (-). berdebar (-). Riwayat hipertensi (-). Perut terasa kencang dan sakit sejak 1 hari SMRS. Riwayat pengobatan dan riwayat alergi: Riwayat pengobatan sebelumnya (-). e. masing-masing dengan usia 9 bulan dan 12 bulan. Pemeriksaan Umum Keadaan umum : Lemah Keadaan sakit : Sedang . d. Anamnesa a. penyakit hati (-). Pemeriksaan Fisik a. penyakit ginjal (-). Sumbawa : IRT : 187888 : Melati : 08 April 2010 Nama Pasien Jenis kelamin Umur Berat badan Alamat Pekerjaan No RM Bangsal Preop visite II. riwayat operasi sebelumnya (-). gemetar (-) c. jantung (-). Panas (-). Identitas Pasien : Ni Nyoman Sukowati : Perempuan : 30 tahun : 55 kg : Poto Tano... riwayat penggunaan obat-obatan yang lama (-). pusing (-). DM (-). batuk (-). intrauteri.dua kali mengalami kematian bayi.

oedem (-). bentuk dan ukuran normal. rambut normal. infeksi lain (-). bibir sianosis (-). hiperemi (-).8 0 C Kepala : ekspresi wajah normal. simetris. perdarahan (-) Mulut: bentuk simetris. exophtalmus (-). pembesaran kelenjar thyroid (-). ronki -/-. trauma (-) Hidung: simetris. fraktur (-). perdarahan (-). deformitas (-) Ekstremitas atas dan bawah: akral hangat +/+.Kesadaran Status Gizi Berat badan Tanda vital : TD Nadi RR Tax b. nyeri tekan (-). sianosis (-). hiperemia gusi (-). sekret (-). 3 . sonor di kedua lapangan paru. trauma (-) Telinga: bentuk normal. lubang telinga normal. deformitas (-). alis normal. nystagmus (-). gigi palsu (-). wheezing -/-. Thorax: bentuk dan gerak simetris. malar rash (-) Mata: simetris. deviasi septum (-). retraksi -/Jantung dan kardiovaskuler: murmur (-) Abdomen: nyeri tekan (+) Punggung : dermatitis (-). vesikuler +/+. Status General : Compos mentis : Cukup : 55 kg : 110/70 : 84x/menit : 24x/menit : 36. oedem palpebra (-). Tes Mallampati kelas I Leher: pembesaran KGB (-). nafas cuping hidung (-). pembesaran otot sternocleidomastoideus (-).

• Observasi vital sign pre-op: : 09 April 2010 .0 X 103/µl : 363. Pemeriksaan Penunjang Hb RBC WBC Trombosit BT CT : 9. Kesimpulan Pre Operative Visite Diagnosis Rencana ACC Operasi tanggal Klasifikasi ASA Rencana anestesi KIE pasien VI. Tanggal operasi b. Penatalaksanaan Pemantauan keadaan umum dan vital sign (nadi. pernapasan) Operasi Seksio Sesarea : Susp. tekanan darah.00 WITA VII. Pemeriksaan obstetri IV. Laporan Operasi a. tabung oksigen). peralatan resusitasi (mesin anestesi. Persiapan: • Menyiapkan alat-alat: peralatan monitor (tekanan darah).tremor (-) c.08 X 106/ µl : 12.000 mm3 : 1`45`` : 4`00`` a.59 gr/dl : 4. Darah Lengkap: status reproduksi riwayat ANC DJJ G4P3A0 (39 minggu) tinggi fundus uteri (TFU) : Haid teratur. suhu. ambu bag. : 3x ANC : 34 cm : 146x/menit V. CPD : Seksio Sesarea : 09April 2010 : ASA 1 : SAB : puasa selama 8 jam mulai pk. serta obat-obat dan peralatan yang dibutuhkan untuk SAB.00.

grojok RL  Setelah 8 jam. Terapi Cairan: 1. Instruksi Post Operasi:  Infus D5/RL + oksitosin + ketorolak 20 tetes/menit sampai habis.20 WITA 1. perut sedikit didorong kebelakang. boleh miring  Tensi turun. 3. Setelah bayi lahir. 4. pusing (-) boleh makan dan minum biasa  Observasi KU. VS 5 . 09. diberikan antalgin IM. Pemberian obat metochlopramide. muntah (-). Setelah operasi selesai. mual (-). Cairan pengganti puasa: 2 cc/kgBB/jam puasa = 2 x 55 x 11 = 1210 cc 2. spinal. head up.TD Nadi RR • c. diberikan oksitosin IV dan drip. Pembedahan: Mulai anestesi Mulai operasi Selesai operasi : 130/70 : 82x/menit : 20x/menit Pemasangan jalur intravena di tangan : pk. Pasien dimiringkan ke kiri. Pasien dibaringkan di meja operasi 2. Maintenance yang digunakan antara lain:  O2: sebanyak 2 liter/menit  Epedrin HCl 5.45 WITA : pk. Pemberian abat anestesi catapres dan lidodex (anestesi regional. 6. kedua lutut di tarik ke perut. maka cairan yang masuk : 5 RL (alternatif : 2 RL dan 1 Widahes) VIII. 09.40 WITA : pk. kepala ditekuk kedalam. Jenis operasi: sedang 3. Dilakukan penyuntikan di intervertebra lumbal 3-4 dengan menggunakan jarum spinal. untuk visualisasikan punggung.subarachnoid blok). Pengukuan tekanan darah dan pemberian oksigen 2 l/menit. Jumlah kehilangan cairan dari mesin suction: ± 300 cc Jumlah total kebutuhan cairan pengganti (300 cc x 3 = 900 cc) + 1210 = 2110 Dari perhitungan di atas. 10.. infus selanjutnya sesuai intruksi spesialis obgin  Bed rest 8 jam post op.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful