r

di I don
Kumpulan Makalah Diskusi Paralel

I

HUT ke-10 Yayasan TIFA
Jakarta, 8 Desember 2010

r

J

nu

adap posisi-posi'i rn". Sebunh pemerintah.ri di dalam .!hari-harlkelimlJa"8 seremonial poJiiij( misalnya lewat pemililton umum. PEMAKALAH: Demokrasi dan Kesejahteraan da/am Desentralisasi Asirnetris Prof...u-r.i scat mi . dilJutLlhlwn pembahlllan yang merida/am untuk dapat memahaml per. Gombarun umum yang ado rnenunlukknn bnhw(1 persoalan df'I11okralimsi dllndol'lesla bel"m lagO'seresaL Olel1 koreil(ll'lya.bagar ". . unlversrtes Godioh MadQ. Demokrasi dan Desentralisasi Pemerintahan Mbdf'riJtdr Rtlporteur Nurlman Subono Antonio Prajasto Prospek demokrqtisasl Indonesia n(lml't1lmYQ lebih 1:li1i~ dilol. Yayasc/I1 Tifa Demokrasi . beberapa ke!ompok masyaral(at yang mempertahani<an periguQsQon mere·ka terl. Gwru Besar Ilmu Sosilll dan Pol it/II.m Y!"lng demokrlltis yang hp.i. Siti Zuhro Peneliti Utama PUSClt LlPI Korupsi di fra Desentralisasi DR.u {ldmini5~rasi b'mo. Purwo Santoso.alIlYCl. R.·.../lt[[5"ya dl ma5[J dE'pan.ui<(l1'1 lebih banyak di dalam kelompok-keIDmpol< maSYQrakat slpil ketlml:mng di instl tusi-irlsHtusi formal negara Demiklan l. Bambang Wldjojanto Board.ralel I Masyarakat Sipil.Diskusi Pa.rhenti mernaj!Jkan demokratisasinya nis(Clya 11OP1yaa~.proses rersebut sebaiknya pula dillll<ukan di daillm perllalw §I.on menontcn resist em.tem.nalan demoKra.san untuk memaiull<ln 1«".kalrgus rnenemuknn terobostln-terobo..k"dar i. rnonn menelilwng polltit< . Jof1iakorta Nilai-nilai Eudaya Politik Lokol dan Peran Aktor dalan1 Demokratisasi DR.

yac:rrlllailk untukapa demokr'asi d. . Oernokrasi tidak terjadl dalam situasl vakurn kekuasaan. Mendudukkan Pangkal Kesejahteraan: Ujung Demokratisasi Sekaligus Sebelurn rnelakukan telaah terhadap kinerja proses dernokratlsasl Y<1ng telah bertangsung. ada baiknya kita mendudukkan tertebih dahulu kaitan logis di antara keduanya secera konseptual. pr 05e5 demokratiS(l'si yangtelQh 1. dalarn konteks ini berada dalarn posisl sebagai independent variable. S:ebQII~nya. a. praktek demDkrosi yang mel1utup mClta atas perbeda'H"l kekuat¢lll rnengendalikan proses penyei(l11!er~an Qmng larn.Demokrasi dan Kesejahteraan dalarn Desentralisasi oleh: PUi'WO Asimetris Santoso' Makalah in! dituiis untuk merncntlk atas perkL'mbangan diskusi reflektif bag! para aktlvis ITI11syamkat sipll merek(l perjlJongk(ln d/lndonesla. Desentralisasl dan Kesejahteraan Sebelurn rnelakukan teiaah terhadap kinerka proses demokratlsasl yang telah berlangsung. mengingat dclll"lm b(Jnyak kOSU5 para aktivis pro~demo/(r(Jsi. Demokrasi. derlwkrdUsasi. Keseiahteraan. Dua sub-bah berikut in! akan menyajlkanhal itu. dan bekerianya otoritas publik. pad" gi/irannYil mengundang pertar. Dalarn berrak 5t:bagian besor mosyomkat IlidonEsia.rka itan demokrasi dengcn desentr11 Ilsasi dan kaitan nyo dengan penyejahleraan ra kya I. rneruadikan otoritas pub Ilk sebagai peluang untuk mengoptirnalisaslkan rnantaat untuk dirinya.memilikjcaf(lnyo ~elldirl untuk mernaknai demol{(l~l. Ada berbaga: pihak yang sarna-sama mernpengaruhl dan bahkan menduduki serta rnendormnasl arena publik. ada baiknya kita dudukkan terlebih dahulu kaftan logtsnya secara konseptual. /Ug11 tidtJk realistis adanya. yang tidal< aua sangkut pautnya denganpenye/ohtera(ln rakyat. DUel sub-bab berikut ini akan menyajikan hal tersebut.ikembOl1gkrm. Keterkaitan inl penting untuk dida/ami. Persoalan esenslal dalarn dernokrasl yang rnernertukan solusl rnelalul proses demokratisasi ialah entry terhadap. Refleks! difokuskllri p(lda ketp.

Dalarn konteks ini. Demokrasi. rnanakala kita sadari esensi dernokrasi sebagaf peniinakan kekuasaan orang-orang yang rnernarginalkan orang lain karena kesejahteraan yang telah diakumulasikannya.• n MASYARAKAT TERBU KA DAN TANTANGAN NYA DI IN DON ESIA'1 Diskus: Paralel HUT K'e-10 Yavasan TIFA. maka cukup aman pula kita membayangkan kesejahteraan sebagai independent variable. Bagl para pengkajl dernokrasi yang berkiprah dengan nalar keilmuan yang pcsittvlstik. dirnana proses saling mengawasi tersebut dldedlkasikan untuk rnengoptlrnalkan kapasltas menghasilkan public goods. terdapat proses sirkuler atau lingkaran setan yang menjerat rnasyarakat untuk terkungkung ke dalarn tatanan yang tidak demokratis (Iihat garnbar). horus ada "pernencarari" kekuasaan dan rnekanlsme check and balance. maka dibutuhkan perangkat yang sifatnya saling mengunci. perlu ditegaskan bahwa ketimpangan kapasitas mengendalikan kesejahteraan perlu dlbaca sebagat lndikasi kerentanan bahwa demckrasi akan dibajak oleh orang-orang kaya. Manakala penghillang p. Secara ringkas.> <:r--------' Tatanan dan praktek demokrasi K"'''iahteraan seb3gai d"p. e bagal Indeflenden l variobel Penguasaan Asset dan Akses Kesejahteraal1 .___----. dan Desentralisasl Pemerlntahan . 8 uesember 201 a entry terhadap otoritas puhlik penting dicerrnatt mengingat setiap ar-ena publik renran terhadap penjarahan kekuasaan oleh segmen tertentu dalam rnasyarakat."jahteraan . Kedudukan Kesejahteraan dalam Demokrasi Dalam model dernokrasi hubungan semacam inilah kita bisa menggagas terbentuknya watak yang rnensejahterakan. lrtilah tantangan yang harus dlselesaikan. Ketimpangan penguasaan akses atas kesejahteraan setara dengan kerantanan demokrasl y. Dalam konteks inilah kita dapat rnemposisikan kesejahteraan sebagai Independent variabJe. terrnasuk keselahteraan umurn.mg dtdlstorsi oleh preferensi aktor yang mengendallkannya. Monopoli kekuasaan oleh sekelornpok kecil pengusaha menjadikan arena publik sepenuhnya berapa dalam kendaJinya. Dernokrasi. Kc.enjarahan otoritas publik telah mapan. pola hubungan yang bersifat timbal balik (reciprocal) seperti ini dipandang 4 I Masyarakal Slpll. Persoalan Agar otoritas publlk bisa bekeria merninirnalistr penyalahgunaan otoritas yang dicmbanriya.mdent vd(i"bel Skerna 1. Istilah populernya. Rapuhnya nalar publlk rnernbuat apa yang dlsebut sebagai penjarahan kekuasaan menjadi praktek normal seharl-hari. dengar: demikian id_entik clengan pengawasan yang berkala ("saling jebak") antar pihak yang terlibat dalam proses kebllakan.

sepanjang kebebasaannya untuk menguasai asset dan akses terhadap kesejahteraan tidak dluslk. Para pejuang pro-demakrasi tidak bolah rnenutup rnata terhadap fenomena pertama.isahan kolektif di kalangan aktivis pro-demokrasi. rnaka marak program-program seperti pengembangan partistpasl dalarn penentuan kebijakan publfk berlkut pengawasannya. narnun pada gilirannya tidak rnendapatkan dambaannya. b.ayah dl negeri ini. Alih-alth."MASYARAKAT TER'BUKA DAN fANTANGANNYA 01 INDONESIA" • Diskusl Paralel HUT Ke-l0 YaY<lsal1 TIFA. Indonesia paska Orde Baru Purwo Santoso: Demokrasasi dan Mensejahterakan dalarn Aslmetri Desentralisasi I 5 . Namun. bisa mengecoh para aktlvis pro-dernokrasi . para aktlvis yang memperjuangkan dernokrasl di alarn nyata. Para pengusaha yang rnenguasai asset dan akses kesejahteraan dengan senang hati menerima prinsip one man one vote. rnernlliki kendali yang hampir sempurna terhadap seluruh sektor dan wil. Atas dasar pemahaman seperti lnilah. demokrasi seringkatl rnengecewakan khalayak rarnai yang rnendarnbaksn peningkatan kesejahteraan karena perubahan praktek politlk. Suharto berhasil mengendalikan Indonesia melalul kepatuhan kepada hirarki. pendldlkan pernllih dan lain sebagainya. Presiden Suharto sebagal pores kekuasaan.. ada dua watak ganda Orde Saru yang hendak dibongkar. bahkan hingga ke organisasr-organlsasi kemasyarakatan. Teari-teari demakrasi yang kemp dlacu para aktivis -dan pada gilirannya menginspir<lsi berbagai produk legislasl. 8 Desember 2010 sullt atau bahkan tldak bisa untuk ditetiti. tidak sernpat berkembang meniadi mainstream gerakan pro-demokrasi. adalah teari yang tidak rnenolak dikaitkannya demokrasi dengan proses penyejahteraan rakyat. yang belum rnenjadl kegel. tidak sernestinya merrghindari realltas ini hanya karena ketarbatasan penelltian para !lmuwan tersebut. Postur negara yang dike-lola secara sentrallstik diyakini ikut rnenjarnin kokohnya otoritarianisme yang memang bertahan hingga leblh dari tiga dekade. Desentralisasi Asimetris sebagai Variabel Antara Kebencian yang berhasil digalang selarna kampanye untuk meruntuhkan otoritarianisme terpola di rnasa lalu (Orde Baru) rnernbawa irnbas yang serlus. Demokrasiadalal1 penjaminan akses terhadap arena dan otoritas publlk. yakru: otoritarianisme dan sentralisme. program-program tersebut lebih mengedepankan terjaminnya kesernpatan untuk ambil bagtan dalarn prosesproses dernokrasl yang dilembagakan ketimbang terjaminnya darnpak dari penggunaan kesempatan tersebut dalam bentuk penmgkatan keselarrteraan. Inilah lubang yang terbuka. balk yang dllakukan di jajaran militer maupun birokrasi slpil. kalaupun ada. ketika agenda reformasl dirumuskan. penjarahan arena dan otorltas publik untuk kepentingan diri sendlrL Obsesi untuk "menginstalkan" gagasan kesamaan hak-hak individual -sebagaimana berlaku di negara-negara yang telah matang rnelernbagakan dernokrasi liberal. Itu sebabnya. Tidak rnengherankan [ika upaya-upaya advokasl terhadap halini. Itu sebabnya. Celah kealpaan yang kedua dapat dengan mudah kita ternukan manakala kita mengevaluasi advokasi untuk dernokrasi dsngan rnendudukkan kesejahteraan sebagai dependent variable. Program-program tersebut tidak menargetkan peningkatan kesejahteraan atau redistribusi kesejahteraan.

Artinya. Sehubungan dengan hal tersebut. Sistem evaluasi ini setidaknya mencakup antara lain: (1) Self-evallJation. Sebagai contoh. dBI' Desentralisasi Pemerlntahan . Di saat yang sarna. kalaulah persyaratan-persyaratan desentrallsasl tadi tidak bisa dipenuhr. Sama halnya dengan bergullrrrya dernokratisasl. Setara dengan contoh di atas. Halhal yang kerap menjadi persoalan ialah manakala pilihan tarsehut diambil tanpa terlebih dahulu memenuhi persyaratan yang rnelekat. Sentralisme merniliki kekuatan sepanjang persyaratan-persyaratan untuk pemberlakuannya dipenuhi. baik dari jajaran internal maupun jajaran eksternal pemerintahan daerah. fa juga perlu dimaknai sebagai ruang untuk mewujudkan gagasar1 dernokrasi yang menyejahterakan dl tingkat lakal. Sebagai refleksi kritls. Sistern lnforrnasl dan koordinasi yang balk rnernungkinkan sentraJisme untuk bisa diandalkan.arang rnemunculkan godaan untuk melakukan sentralisasi kernbali. perlu dikernukakan di sini bahwa baikburuknya sentralisme atau desentral1sme tidak melekat di dalarn dirinya sendiri. Otonomi yang seluas-luasnya merniliki keunggulan hanya ketika persyaratannya juga dipenuhi. rnaka bisa diyakini adanya pemerintailan daerah (Io. Jika self-evalu<1tion ini dari waktu ke waktu terus menjadi basis penentuan tlndakan perbaikan. Gagasan ini divisualisasikan dalam Skerna 2 (Ilhat gambar). 8 Desember diangankan sebagai negara yang dernokratls dan desentralistlk. (2) Nationwide evaluatiof". sentralisrne bisa dfandalkan hanya [ika eksponen pusat mernllikr penguasaan dan pemahaman yang utuh tentang persoalan lokal dan kontekstual. desentrallsasl harus dipandang sebagai ruang untuk mengekang penlarahan arena dan otoritas publik darl tokoh dan kekuatan yang beroperasl dl tlngkat lokal. Dernokratisasi dan desentrallsasl di Indonesia marupakan suatu critical Juncture (titik kritis) yang berhasll mengunci perjalanan sejarah untuk sernentara karena adanya acuan konstltusional Y<lng rnengharuskan pernberiakuan otonomi secara luas. ada begitu banyak masalah yang merebak hingga tak .ARAKAT TERBUKA DAN TANTANGAN .• II MAS. reformasi dibayangkan sebagai langkah rnudah untuk memutus Dalam konteks perjalanan sejarah. Pertanyaan kuncl yang mestf dijawab ialah: bagaimana memastikan desentrallsasi memiliki manfaat optimal bagi 'perwuiudap dernokrasl dan di saat yang sarna menjadi basis untuk penyejahteraan rakyat. 6 I Mil svarakat Sipll. desentrallsrne rnensyaratkan handainya sistem evaluasl. Dernokrasl. proses desentralisasi di Indonesia bukanlah hasll dar: persipan seksarna oleh pemerintah nasional. lnl. Setelah hingar-bingar desentrallsasi berlangsung.. dasentralisasi yang telah ditetapkan harus senantlasa berlaku. desentrallsasl perlu diletakkan sebagai variable antara (intervering variable) atau langkah antara untuk mengoptimalkan keterkaitan dernokrasl dengan kesejahteraan. Dengan adanya self-evQ/uation tersebut di a tas maka eksponen penyelenggaraan pernerintahan nasional dapat mengendalfkan daerah melalui kinerja dan standar yang diberlakukan. Dalam kedudukarrnya sebagat variabel antara... Begitu halnya dengan desentralisme. NYA DI IN DO N~SIA" 2010 Oisku>i Para lei HUT Ke-10 Yavasan TIFA.cal state) yang handel.

rnaka pemerintahan di daerah tersebut diatur dalam undang-undang tersendiri.. Pendekatan administratif ini tentunya tldak lantas salah atau tldak relevan. Dalam prakteknya. maka desentrallsasi yang seperti ini cuma membuat penentu kebijakan (yang juga "penentu naslb" publik) buta terhadap kornpleksltas penyelenggaraan pemerlntahan tii sebuah negerl kepulauan yang luas ini. 8 Desember Penguasaan Asset dan Akses I(esejahter<!<!h Desentral Lsasi (Semakin handalnya local state) Tatanan dan praktak demokrasi Skema 2. nalar dasar pernerintah nasional tidak kunjung berubah. Purwo 5antoso: Dernckrasasl dan Mensejahter akan dalarn Asimetri Desentrali. Watak stGite-centl'"ic yang rnelekat dalarn perniklran dan praksls seperti inl rnenjadikan cakupan desentralisasi terkesan hanya sebagai domain birokrasi pemerintahan. Benar. N:amun. Desentrellsasl sebagai Variabel Antara Sejauh ini. Kelemahall dad mainstream pernlklran dan praksis seperti inl dapat dengan mudah segera citebak. wacana desentrallsasl di Indonesia masih kerap dimaknai secara sempit sebagai wacana adrnlnlstrasl negara atau administrasi pemerintahan. Oalam hal daerah berhasil merebut peluang untuk diatur secara khusus. lebih mengandalkan kewenangan konstitusionalnya ketimbang legitimasinya sebagai pembingkal dan penganyam keragaman daerah. bahwa dad waktu ke waktu sernakin meningkat kesediaan eksponen nasional untuk mendengarkan suara darl daerah atau di saar Yi:mg sama turut rnuncul keberanian dan kernarnpuan daerah untuk rnenegostaslkan aturan main penyelenggaraan pernerlntahan yang desentralistik. Nalar dasar itu adalah. satu kebijakan untuk seluruh Indonesia! Desentr alisast dipahami sebagai langkah pemerintah nasional yang -karena keterbatasan kapasltasnya-./ MASV"ARAKAT Diskusl TERBU KA DAN TANTANGANNYA Paralel HUT K~'10 DI IN DONESIA" 2010 • Ysv~san TIFA. Keragaman pengaturan sejumlah pernerintahan daerah terjadi bukan kareria kesadaran sedari a wal terhadap keberadaan kekhususan yang harus dioptimalkan peran dan kontrlbusinya dalam peta nasional. Secara [elas sebabnya. dimana hasil perebutan itu selanjutnya dlkukuhkan sebagai aturan pengec:ualian dari aturan dasar. ada Undang-undang yang mengatur tentang Pemerintahan Dae!rah. Atas dasar kejelasan kewenangan itulah dipolakan organisasi yang diperlukan. Arus utama pemikiran dan praksls desentralisasi sejauh ini mengesankan bahwa desentrallsasi adalah persoalan pelimpahan kewenarigan yang harus dilkuti dengan speslflkasl kewenangan.asi I7 . Mengingat [ati diri blrokrasl tangga kepatuhan terhadap komando. sejurnlah daerah berinlslatif untuk rnerebut kewenangan tersebut. melainkan tidak rnernadal untuk rnernaknal desentrelisasi. melainkan karena eksponen pemerintah naslonal tidak dapat mengelak penyeragaman yang diberlakukan.

8 Desember 2010 Bila de sentrallsasi dimaksudkan sebagai penyedlaan landasan bagi pelaksanaan praktek dernokrasi yang lebih bermakna dl tillgkat lokal -dirnana rnakna lokal yang senantiasa rnuncul adalah pengembangan kesejahteraan.perhatian publik perlu dlletakkan pada pengembangan kehandalan mesin atau regime lokal bagi vlsi demokrasi yang disebutkan di atas. Eksponen nasional yang berffkir administratif-Iegalistik sulit mengerti bahwa dengan pembentukan daerah baru tersebut rnereka bisa menyalurkan sumber daya ke daerahnya.I<a. Regime lokal Ini hampir dapat dlpastlkan akan bekerja sesuai dengan konteks dan kesepakatan lokal. dan Desenlraiisasl Pernerintahan . dimana desentralisasi dalam konteks ini dimaknai sebagal upaya mengoptimalkan kontribusi lokal terhadap tantangan/ tujuan nasional.an TIFA. tidaklah menjadi soal. Eksponen nasional harus berubah bila ingin menjadi sandaran dan rnendapatkan legitimasi untuk mengelola daerah-daerah. Dernokrasi. bukan semata-mata top-down. Konsekuensinya dengan mudah dapat ditebak: munculnya keresahan bahwa pembentukan daerah baru adalah pemborosan sumberdaya nasional. yakni Uni Eropa untuk rnenguno kerja sarna antar mereka.ka. potensl dan solusi lokal dalam b. kenyataan rni berlaku sebaliknya. 8 I Masvarakat Sip ll. Betatapun tidak blsa dimengerti dad slsl penyelenggaraan pemerintahan rraslcnal.ngkai naslonal bukan saja mengisyaratkan kegagalan rnernpraktekkan sesantl bhinneka tunggal . maka sirnetrisrne dalarn desentralisasi tidak lagi rei evan untuk dipertahankan sebagal prinsip. Negara-negara bangsa (nation-state) yang sarna-sarna berdaulat.ji yang bersurnber dari pemerint:ah pusat dan seterusnya. rnelainkan juga menjadikan eksponen lokal meneari jalannya s-endiri-sendiri dengan card mendirikan pemerlntah daerah baru. hadirnya pemerintah daerah baruadalah pinru baru penyeiahteraan mereka.nneka tunggal . Ada banyak orang yang berubah status menjadi pegawai negeri dengan allran dana ga. Tantangan Tantangan terbesar adalah mengembangkan kapasitas mengelola keragaman. Bahwa ada warga daerah lain yang berkeberatan. untuk penyelamatan diri se"dirl ketimbang perpolitikan outward looking yang mengedepankan kerta sarna antar sesarna. rnaka eksponen lokal berlornba-lornba untuk mengusulkan dan memperjuangkan berdirinya pemerintah daerah baru. Di Indonesia. Kegagalan pernerintah nasional untuk merumuskan rnasalah. tidak ada [arnlnan bahwa di lain waktu akan ada lagi kesernpatan. Mengingat ketentuan tentang kewenangan daerah sudah ada -rneskl tidak pernah memuaskan sernua pihak dan akan terus berubah dari waktu ke waktlJ. Penghormatan dan pendavagunaan kapasltas loka! yang beragam inl rnengisyaratkan bahwa proses desentralisasi memiliki dinamika proses bottom-up. Toh. Senyampang ada peluang undang-undang untuk rnelakukan pernekaran daerah. Ketidakpastian yang ditinggalkan oleh pernerintah nasional dalam rangka desentralisasi mendapatkan jawaban dari eksponen lokal dengan mengembangkan perpolitikan yang inward looking. iustru rnernbangun lapis pernerintahan baru.• II MASYARAKAT TERBUKA DAN TANTANGANNYA DI INDONESIA" Diskusi Paralel HUT Ke-10 '(ava. dalarn desentrallsasl yang memperhitungkan keragarnan konteks tersebut telah dirurnuskan dengar sangat cerdas melalui frasa populer: bh. Akan ada alokasi fiskal ke daerah yang bersangkutan. Perpolltikan yang outward looking ini dapat kita lihat di Eropa.

dan bersarnaan dengan hal itu pula ada kehendak untuk rnelakukan big-bang (Iedakan besar) dernokrattsasl.' Di sinilah para aktivis civil society berpeluang besar tsrseret arus perubahan. mengalami transformesi. Pergantlan masa ini ditandai oleh brutaHtas perpolitikan pada periode yang relatif singkat. Buah dari pohon yang semakln bercabang dan rimbun inl bernarna public gOOGS. a tndonesta dalam Metafora Dalam narasi berikut ini.Ada semangat besar-besaran untuk rnelupakan dan mengh<ipusk:::m jejaksejarah Orde Baru.adalah bahwa proses dernokratisasi."MASYARAKATTERBUKA DAN TANTANGANNYA DIINDONESIA" • Diskus] Paralel HUT Ke-10 Yayasan Tl'FA. Dengan menggunakan rnetafora Ini diharapkan kita dapat rnengajukan pertanyaan-pertanyaan krttis yang pada gllirannya rnenggelindlngkan agenda-agenda baru untuk menuntaskan proses yang masih [auh dart tuntas ini. parubahan rnetabotlsme pada dirl pohon tersebut berlcmgsung deng:m keterkaltanantara dernokrasi. y. hasil refleksi in! hendak disaJikan dengan menggunakan berbagai metafora. Ada begitu banyak rincian persoalan y-ang menarik namun tidak cukup halaman untuk menuntun refleksi krltis tentang hal ini. dan di waktu yang bersarnaan berharap Indonesia bisa membayangkan keadaan yang semakin membaik karena sernua orang rnenerlakkan perubahan. Dernokrasl telah dicoba diokulasi (dicangkokkan) pada patahan dahan sejarah Indonesia. Purwo Santnso: Demokrasasl dan MenseJahterakan dalarn Aslmetn Desentrallsasr I 9 . Istilah patahan sejarah sengaja dipiHh untuk rnenandai pretensi rnasyarakat stpll di lndonesia bahwa damokrattsasl perlu dilakukan dengan melupakan rnasa lalu. Batang pohon ini adalah negor-a yang cabangcabangnya sernakin rirnbun bercabang-cabang karen" proses desentrallsasl. Penilaian terhadap Capaian DaJam sub-bah ini akan disajikan pernlaian sederhana tentang dernokrasl Indonesia dan kaitannya dengan desentralisasi dan penyejahteraan rakyat. Yang [elas. termasuk di dalarnrrya kesejahteraan. KitB adalah sel-sel yang tidak pernah blsa keluar dari pchon itu. narnun ingin menjadikan pohon ini berubah. Demokrasl"hanyalah" Dahan yang bisa dikelupas kulitnya untuk tempat tumbuhnya okulasl yang menempel di patahan sejarah. lndcnesis sebagai suatu errtltas slsternlk digarnbark<!ri secara rnetaforik sebagai sebuah pohon. Mengukur capaian hanya dari sisi yang kita periuangken blsa [adi koritra produktif terhadap perluangan pihak-pihak yang lain. Karenanya. Titik penting yang hendak dikedepankan dengan rnetafora ini =dan ini tentu saia tidak rnudah. Ada berbagai hal yang saling terkait untuk mentransforrnasikan pohon Indonesia ini. desentratisasi dan penyejahteraan diri.mg sebetufrrya sarnasarna ingin rnewujudksn ideallsrnenya. desentralisasl dan penyejahteraan rakyat mau tidak mau melibatkan kita sernua. 8 Oesernber 2Ql0 2. karena kelnglnannya untuk menunjukkan perubahan nyata dan konkrit narnun tidak sempat (tidak antuslas) dlbarengi dengan refleksi secara rnendasar. dengan tetap mempertahankan komprehensifitasnya.

Dernokrasl dan Desentralisasi Pernerintahan . Buah itu tumbuh dan menyedlakan dlri untuk dipetik pada dahan-dahannya. akhirnya klta kenai sebagai pohon yang rimbun karena berlangsungnya proses ganda: demokratlsasl dan desentralisast. tidak rnudah untuk dibongkar apalagi clkosongkan. penyampaian secara sederhana secara metaforik pemahaman narnun kornprehensif pertanyaan-pertanyaan reflektif. Pertumbuhan marnanjang batang ini adalah proses desentralisasi. namun dalam pohon ltupun ada zat lain yang tidak bisa bersenyawa (kalau bukan bertentangan) dengan liberallsme terse but.. Yang [elas. eksporien civil society yang menjadi penumbuh pucuk dahan demokrasi ini. Beredarhya enzirn kebebasan telah membangkitkan gen-gen parochial dan desentralisasi yang berlangsung secara besar-besaran difkuti dengan pelipatgandaan pemerintah daerah otonom banjo Pohon dernokrast Indonesia tumbuh dengan sernakin banyak pencabangan dahan dimana dahan itupun menghasilkan pencabangan baru. Getah lni bisa mengalir dan meniangkau seluruh metabolisme pohon Indonesia kita. b. Sehingga kalaulah dernokrasl Indonesia adalah pohon cangkokan. Dalam akar dan batang pohon lndonesla lnl terdapat gen parochial yang menyimpan Ikatan kedaerahan. Masa lalu yang telah terserap menjadi pengalaman dan mengendap meniadi minaset. 10 I Masvarakat Sipll.lasrnasa lalu kita telah sarna-sarna kita labeli sebagai era Orde BaRI yang sentratlstis dan otoriter. Sernakin panlang dahan ltu. Di pangkal lama ltu pula tumbuh dahan-oahan banJ dan berkembang pula pucuk dahan yang masih asli. yang tumbuh di baglan pangkal pohon. Melalui kiriman sari-sari rnakanan dar. Dari dahan dernokrasi ini keluar getah yang memiliki kode genetik open society. ikatan keagamaan. Dahan tempat tumbuhnya okulasi bernama dernokrasi ini tetap dihidupi oleh rnindset dan memori kolektif lama. Pertanyaan Sebagaimana mengawal diantaranya Reflektif disebutkan di atas. ternpat bergantungnya buah. sejauh ini belum memillki agenda yang jelas dan cara yang dapat diandalkan untuk rnernatikan pucukpucuk dahan yang asli. Kandungan zat bemama liberalisme telah memungkinkan transformasi yang rnenjangkau pohon.! Entah apa sebutan yang paling tepat bagi ruas yang turnbuh setelah itu. Indonesia. Beberapa pertanyaan dimaksudkan untuk untuk rnenghasilkan pokok yang harus dliawab sebagai berikut. dalarn tanah yang dikirtrnkan lewat dahan yang terhubung ke pangkal ltulah pucuk dahan dihidupi.• II MASYARAKAT TERBUKA DAN TANTANGANNYA 01 INDONESIA" ~OlO Diskusr Parale] HUT Ke-10 Yayasan TIFA. rnaka seluruh dahan yang ada adalah dahan dernokrasi. yang pctensial rnenyaing] dahan demokrasi yang dipupuh dengan kuat oleh semangat reforrnasi. Ikatan etnisitas dan sejenlsnya. 8 Desernber R\. sernakin besar potensl pencabangannya. yakni negara. Gen ini secara diarn tapi pastt rnerasuki cara kerja batang pohon. Dengan desentralisasi tersebut batang pohon bukan lag. yang jelas proses dernokratisasl basar-besaran telah berlangsung. sejak dari akar sampai daun.

perubahan metabolisme pada diri pohcn tersebut be. yang sebetulnya samasarna ingin mewujudkan ldealismenya.rlangsung dengan keterkaitan antara demokrasi. Dahan tempat tumbuhnya okulasi bemama dernokrasl In] tetap dihidupi oleh mindset dan rnernorl kolektif lama. yang [elas proses demokratisasi besar-besaran telah berlangsung. karena keing!nannya rnenuniukkan perubahan nyata dan konkrit dibarengl dengan refleksi secara rnendasar. Ada berbagal hal yang sating terkalt untuk mentransformasikan pohonlndonesla ini. sejauh ini belum rnernlliki agenda yang jelas dan cara yang dapat diandalkan untuk mematikan pucukpucuk dahan yang asl]. narnun irrgin menjadik.adalah bahwa proses demokratisasi. Yangjelas. dan di waktu berharap lndonesla bisa membayangkan keadasn yang sernakin sernua orang rnenerlakkan perubahan. yang potensial menyaingi dahan dernokrasl yang dipupuh dengan kuat oleh semangat reforrnasl. eksponen civilsoclety yang menjadi penurnbuh pucuk dahan demokrasi lni. lndonesia sebagai suatu entitas sisternik digarnbarkan secara Di'liam narasl berikut metaforik sebagai sebuah pohon.lsi Par"ilI~1 HUT K~·10YaY<lsanTIFA. Kita adalah sel-sel yang tidak pernah bisa keluar dari pohon ltu. des entralisesl dan penyejahteraan rakyat mau tidak mau rnelibatkan klta sernua.! Entah apa sebutan yang paling tepat bagi ruas yang tumbuh setelah itu. Melalui kiriman sari-sari rnakanan dari dalam tanah yang dlkirimkan lewat dahan yang terhubung ke pangkal itulah pucuk dahan dihidupi. OJ pangkal lama itL! pula turnbuh dahan-dahan baru dan berkemhang pula pucuk dahan yang rnaslh asli. Demokrasi "hanyalah" dahan yang bisa dlkelupas kulitnya untuk ternpat turnbuhnya okulasi yang menempel di patahan sejarah. Istilah patahan sejarah sengaja dipilih untuk menandai pretensi masyarakat sipil di Indonesia bahwa derrrckratisasi dilakukan dengan melupakan rnasa lalu. Pergantian masa brutalrtas perpolinkan pada perlode yang relatlf slngkat. mengalami transforrnast. Mengukur capaian hanya dari sisi yang kita perjuangkan blsa [adl kontra produktif terhadap perjuangan pihak-pihak yang lain. Sehlngga kalaulah Purwo Santoso: Demokrasasi dan Manselahterakan dalam Asimetri Desentralisasl I 11 ." Di sinilah para aktivis civil society berpeluang besar terse ret arus peru bahan. tidak mudah untuk dibongkar apalagi dikasongkan."MASYARAKATTERBUKA DAN TANTANGANNYA DI INDONESIA" • Oiskl. Buah darl pohon yang semakin bercabang dan rlrnbun ini bernama public goods. Mas3 lalu yang telah terserap menjadl pengalaman dan rnengendap rnsnjadl mindset.an pohonini berubah. Demokrasi telah dicoba diokulasi (dicangkokkan) pada patahan dahan sejaraf Indonesia. yang tumbuh di baglan pangkal pohon. Ada sernangat besar-besaran dan menghapuskan jejZlk sejarah Orde Baru. termasuk dl dalarnnya kesejahteraan. Yang [elas. 8 Desernber 2010 (1) Demokratisasi sebagal proses okulasi ini. desentrallsasl dan penyejahteraan diri. Titik penting yang hendak dikedepankan dengan metafora ini -dan ini teritu 5<!ja tidak rnudah. untuk narnun tidak sernpat (tidak antusias) Ruas masa lalu kita teiah sarna-sarna kita labeli sebagai era Orde Baru yang sentralistis dan otoriter. dan bersarnaan dengan perlu ini dltandai oleh yang bersarnaan rnernbalk karena untuk rnelupakan hal itu pula ada kehendak untuk melakukan big-bang (ledakan besar) dernokratlsasl. Batang pohon lnl adalah negara yang cabangcabangnya semakin rlrnbun bercabang-cabang karena proses desentralisasi.

seusal pemilihan rnasing-rnasing pihak s.: .• JJ MASYARAKATTfRBUKA DAN TANTANGANNYA DIINDONESIA" Diskusi Paralel HUT Ke"lO Yayasan TIFA. Singkat kara..si. darl had ke hari dihadapkan kepada norma atau ketentuan yang saling bertabrakan satu dengan yang lain. Buah itu turnbuh dan rnenyediakan diri untuk dipetik pada dahan-dahannya. Artinya. Sebagai contoh. rnaka transformasi yang berlangsung sebetulnya tidak banyak berartl. Para politisi dan penentu kebijakan. Dengan desentralisasi tersebut batang pohon bukan lag. ikatan etnisitas dan sejenisnya. Masing-masing saling mencuri dan mencatat kecurangan pesaingny. Semakin panjang dahan itu. rrraka seluruh dahan yang adaadalah Dari dahan dernokrasi lnl keluar getah yang memilikl kode genetlk open society. Indonesia. Kandungan zat bernarna IIberalisme telah rnemungkinkan transformasi yang menjangkau pohon. akhirnya kita kenai sebagai pohon yang rimbun karena berlangsungnya proses ganda: demokratisasi dan desentralisasi. tempat bergantungnya buah. Pohon demokrasi Indonesia tumbuh dengan semakin banyak pencabangan dahan dimana dahan itupun rnenghasllkan pencabangan baru. semakln besar patensi pencabangannya. Gen int secara diam tapl pastl rnerasukl cara kerja batang pohon. Tak pelak. dan Desentralisasi Pernerintahan . sejak darl akar sampai dawn. watak non-demokratis masih terpelihara dl balik pembertakukan mekanlsme yang dipercanggth itu. Pertumbuhan mamanjang batang inl adalah proses desentralisasi. adalah pohon cangkokan. Walhasll. ling membeberkan pelanggaran. ikatan keagamaan. mahkamah konstitusi kebanjiran kasus sengketa pemflu kepala daerah. Dell1okrasl. namun dalam pohon itupun ada zat lain yang tidak bisa bersenyawa (kalau bukan bertentangan) dengan 1iberalisme tersebut. (2) Tersesat dalam transformasi Pertanyaan kedua yang perlu diajukan adalah apakah dalam metabolisme yang terjadi terdapat proses saling mempengaruhi sehingga watak batang dan dahannya blsa sallng berubah. Beredarnya enzim kebebasan telah mernbangkitkan gen-gen parochial dan desentralisasi yang berlangsung secara besar-hesaran diikuti dengan pelipatgandaan pernerintab daerah otonom baru. 12 I Masyarakat S)pli. Sungguhpun demikian. Getah lnl bisa mengalir dan rnenjangkau seluruh metabolisme pohon Indonesia kfta. yakni negara. Masing-masing terjebak ke dalarn pertuangan mati-matian untuk menang hingga menghalalkan segala cara..m akar dan batang pohon Indonesia lni terdapat gen parochial yang menyimpan ikatan kedaerahan. mekanisrne pemilihan juga telah dipercanggih melalui electoral engineering. Dah. sejauh inl tidak ada pengembangan etika berkompeti. watak asli perpolitikan sanggup rnengisl kekosongan ruang demokrasi yang dlaklbatkan oleh pilihan model dernokrasl yang sangat proseduralistik. Ketika dernokrasi sejauh ini hanya menjangkau perubahan dari segi periarnpakan luar. prcsedur pemllinan pejabat publik telah dirancang. 8 Desember 2010 demokrasi Indonesia dahan dernokrasl.

Untuk Itu.II MASYARAKAT TERBUKA DAN TANTANGANNYA DIINOONESIA" • D[skusl ParaleJ HUT Ke-10 Yayasan TIFA. Sepertinya negara hanyalah sumber penyalahgunaan kekuasaan dan ancaman bagi kebebasan Purwo Santoso: Demokr asasi dan Mel1sejahterakal"1 dalarn Aslrnetrl Desentrallsasi I 13 . Sekali lagi. Dalarn hal inl. Gagasan inl rnernbutuhkan penjabaraan ke dalam praktek ekonomi sehari-hari. kebebasan dan kesejahteraan yang dihasilkan dari metabolisme pohon tadl hanyalah sekedar aroma penyedap. dis am ping tetap meneruskan perjuangan untuk rnenjarnin terpenuhinya hak-hak ekonomls. yakni demokrasi ekonomi perlu dlrevltalisasl dan dijabarkan secara kontemporer.rhadap elit ekonomL (4) Indiscriminate demi melucuti negara Kempat. dibutuhkan "pemencaran" kendall dan askes terhadap kesejahteraan sebagai komponen vital proses demokratisasi. sepertl apakah buah dari pohon cangkokan yang bemama dernokrasl Indonesia itu? Apakah buah dad pohon itu memang buah demokrasi? Seperti apakah karakteristik buah in!? Apakah kandungan zatnya mengandung kesejahteraan yang dl situ juga terdapat aroma kebebasan atau otonornf? Jangan-Jangan. Keputusan yang inkonsisten dengan suatu norma tertentu dengan rnudah dibahasakan secara patologis sebagai "korupsi". terus rnenerus melucuti kekuasaan negara karena ketakutannya terhadap negara kuat. tidak terkecuali efektifitas regulasi te. sosial dan budaya (ecosoc rights). dapat dengan mudah ditemukan inkonsistenslnya. Ini semua hanya bisa terlaksana bilamana ada agenda untuk mengoptimalisasi efektivltas kebijakan publlk. Para aktivis civij society. tetap disangga oleh pohon Indonesia yang sama. Ada banyak keputusan yang d! atas kertas bisa dlsebut korupsi rneskl niat atau esensinya adalah pillhan terbaik diantara opsl-opsi yang buruk. (3) Tera1ienasi dari proses penyejahteraan Pada tataran ketiga muncul pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Hal ini terjadi karen a perekonomian diasumsikan berada di luar zona dernokrasl dan demokratisasi. 8 Desember 2010 Inkonsistensi norma lnl menghadapkan mereka kepada pilihan-pilihan dtlematis dimana setiap keputusan yang diambil. rnenarik untuk mencermati bahwa batang pohon yang berfungsi menyangga dahan yang seakan tak bisa d!hentfkan nalurinya untuk terus bercabang-cabang dan membesar ini juga ditandai oleh pelapukan cambium negara. Gagasan lama yang sernakin jarang terdengar. entah dengan kesadarannya ataupun tidak. tumbuh-suburnya demokratisasl dalam coraknya yang ktta saksikan sekarang ini. Dernokratisasl yang terobsesi dengan individual political right sejauh ini tidak terlalu hirau terhadap daya kekang dari para pelaku ekonomi yang rnenguasal arena publik. Kita tahu cambium inilah yang rnenjadlkan batang pohon keras dan kuat menyangga serta mernfasjlltasi tumbuh kernbangnya dahan di ujung-ujungnya. seberapa jauh Iebat buah-buahan yang dihasilkan tersebut? Jangan-jangan energi publik yang dikerahkan sebetulnya hanya untuk menumbuhkembangkan batang pohon dan dahan-dahan berikut dedaunannya.

. Sepertinya. negara yang kuat akan membunuh mitnpi open society. ada kutukan sejarah bahwa negara dan rnasyarakat ditakdirkan untuk saling meniadakan.e-10 Vayasan TIFA. • 2. K'emajuan yang dicapai dlmentahkan o!eh tradist dan konsensus lama. DAN TANTANGANNYA DIINOONESIA" 2010 Diskusi Paral!!1 HUT K.apukan negara secara dlarn-dlarn dijadikan indikator kesuksesan menumbuhkembangkan open society. 3· Teralienasi darl proses pe nyejahtera an: • • Obseslf terhadap individual rights narnun hirau terhadap kekangan dari pelaku ekonoml yang rnenguasa: arena publik. 8 Desember rnasyarakat.n kebijakan yang efektif: Transforrnasi birokrasl sebagal penjaminan hak sekaligus penuntut kewaiiban warga negara. Perekonomian dlasumslkan berada diluar zona demokrasl dan dernokratisasi Memperkuat lnfrastruktur untuk menyelenggaraka. Berbeda dengan yang dilaporkan dari penelitian para pakar. Kalaulah harus ada. negara harus dipertahankandalam derajat yang seminimal mungkin. • Mengo pti mallsasi efe kttvlta s kebija kan publlk. Terobsesl dengan leglslasl. Dernokrasl.. Bagi sejurnlah =kalau bukan sebagian besar- aktlvls pro-demokrasi. bawah Menerapkan pendekatan horizontal leQrning dalarn pelernbagaan dernokrasl.dikan ckulasl.demokrasl leblh mengakar dalarn budaya dan konteks tndonesia: • Penguatan demokrasi di tingkat lok a1 Dernokrattsasi dar. • •.• /I MASYI\RAKAT TERBUKI\. Meneruskan penjaminan eCQSO( rights . Mengembangkan kapasitas discursive • de5ign •. Rekapitulasi gagasan-gag·aran tersebut di atas disajikan dalam tabel berikut inL No 1. • · 14 I M<lsyarakat Sip I!. Tldak peduli varlasi konteks • lokal. Dibaja k lnstttusl-lnstttusi informal yang nondernokratis. pertumbuhan negara dan rnasyarakat diyakini bersifat zero sum game. dan Desentralisasi Pemel lntahan . pel. bukan positive sum game . tidak slap dalarn lnstrurnerttasl produk legislasi. Asessment Demokrasi sebagai proses okulasl dalarn perjalanan sejarah Indonesia: • Proses: top-down. Agenda Menj". • Mengembangkan teknokrasi untuk aktualisasi gagasan-gagaosan dernokrasi. tidak terkecuall efektlfitas regutasl terh adap elit ekonornt. Slmplistik dan akhirnya [ustru tidak slap dengan perumitan proses yang terjadl: • Memulai dengan pengembangan civic rights n"IITIun tldak [elas larigkah berikutnya. • Memastikan advokasi demckrasl membidlk setiap lapis persoalan: • Transfurrnasl 'penduduk' penladl 'warga negara' • • • Pengembangan etika dernokrasi. Sepertinya. Pemencaran kendall dan askes terhadap kesejahteraan sebagai komponen vital proses demokratisas i: • Mengembangkan leblh lanj'ut gagasan demokrasi ekonomi dan menjabarkannya ke dalam praktek sehari-hari.

5· Melucuti megara Memperkuat kapasitas negara: • Negara sebagal instrurnen masyarakat.rjadi. keterkaitan demokratisasi dengan penyejahteraan rakyat. bersrtat Agenda Mengembangkan proses pengelolaan kepentingan publlk secara kontekstual: • Memperkuat proses crotting.3n dan mengembangkan variasi rncdel kelembagaan darnokrasl lokal berbasis kondisi yang ada. Sernakln iauh Indonesia rnasih dalam pusaran gelombang ini. Perubahan politik di negeri ini sarna sekali tidak terisolasi.m memilah antara keduanya dapat dengan mudah te. Kegagal.rge Sores. Argumen te."MASYARAKATTERBUKA DAN TANTANGANNYA DIINOONESIA" • DLskusi pa".tris: • Merumuskan dan rnengembangkan model penyejahteraan lokal • Merumusk. • Mengembangkan kapasitas pamerintah nasional dalam rrtengerangkakan dan rnensinerglkan model-model berbasls lckai.ral isas: yang tidak mudah dllepaskan dari kungkungan kapltallsme. • Oeserttrallsasl secara asime. Dalam konteks inl pula pe. 3.lel HUT Ke·~O Yayasan TIFA.nting untuk dlkernukakan kesadaran Goe. eksponen pentlng kapitalisme global yang secara terbuka mengekspre. Lebih dari ltu.rkaitan di antara keduanya.sikan kehirauan terhadap demokratlsasi. tokoh ini rnenawarkan formula yang disebutnya sebagai the open society (masyar<lkat terbuka) sebagai [ernbatan untuk mengawal kete.rsebut dl atas perlu dikemukakan sejak dini mengingat meluapnya sernangat aktlvisme para peJuang dernokrasl mernungklnkan mereka untuk tidak sempat melakukan refleksi kritis: memilah bagian mana saja yang merupakan aktualisasi gagasan demokrasi dan bagian lain yang esensinya merupakan kamufJase praktek penyeJahteraan a Ja kapitalis. manakala para pejuang demokrasi rnenyerah dalam kesulitan mendefinisikan demokrasi dan kemudian rnernbatasi dirinya hanya kepada elemenlemen yang terukur. sernakin sulit kita mengura! atau memilah keduanya. Melalui jejaring Purwo santcso: Dernokrasasi dan Mensejahterakan daiarn Aslmetri Desentralisasi I 15 . gelorncang demokratisasi. Asessment Proses dernokratisasi j'ndiscriminate. berangkat dar. demokratisasi bercarnpur-baur dengan proses lib e. • Mengem'bcmgkan efektivitas policymaking. Dalam konteks ini. 8 Desember 2010 No 'I. apa yang ada. Pertama. kalau bukan bagian dari gelombang berskala global. Penutup BerdaS3rkan narasi yang dlkemas daJam metafor pohon Indonesia tersebut ada sejumlah hal yang bisa diklasifikasi.

8 nesernber lnternastonal yang dikelolanya. Metafora ini rnengesankan rnakalah lnl segera dipandang sebagai tidak ilrniah. Indonesia. demokrasi dlharapkan bisa dipraktekkan secara Iebih nyata di setiap lokalitas. desentrallsasi dan penyejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tidak setara dengan paket kebijakan konvensional. Of atas infrastruktur itulah dlharapkan bedangsung proses penyelenggaraan pemerintahan yang demokratls dan penyejahteraan rakyat secara optimal. Sungguhpun demlkian. Kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia adalah muara yang dltunggu-tunggu oleh publik. Dernokratlsasi dan deserrtrallsasl rnau tidak rnau harus menjawab tuntutan itu. demokratisasi di negeli ini harus dibayangkan sebagai proses paniang rnallntasi ~ekat generasi. kaitan antara desentralisasi dan dernokrasi serta penyejahteraan rakyat. dan Desentralisasl Pemerintahan . Dalam konteks ini. Kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tidak hanya hiasan dalarn konstitusi negerllni. dan melakukan fine-tuning atas apa yang perlu kita lakukan. satu dekade ini cukup bermakna untuk mencermati apa yang telah dan belum kita lakukan. desentrallsasi dapat dlpaharnl sebagai penataan infrastruktur pengelolaan publlk. maka kewenangan untuk rnemutuskan kebiiakan-kebijakan publik bergeser ke. Dernokrasl. Yayasan Tifa.• "MASYARAKAT Diskusl Paralel TERBUKA DAN TANTANGANNYA DIINDONESIA" 2010 HUT Ke-l0 Yavasan TIFA. melainkan juga rnenjad! ekspektasi bersama. rnernang telah turnbuh subur dan menghasilkan buah. secara diarn-dlarn punya andil besar dalam menggembosi proses demokratisasi di negeri ini. satu dekade untuk melakukan perubahan tiga wajah (demokratisasi. Dengan deserrtrahsasl. telah terbuka lebar meskipun tidak merata di sernua sektor dan kawasan. 16 ! Masyarilkat SiPII. dalarn ukuran yang minimalistik telah rnenernpatkan dirinya di deretan panjang negara demokratis. Saleh [adi. tersedia Infrastruktur yang lebih mudah diakses untuk rnengernbangkan kesejahteraan rakyat. Singkat kata. yang mentolerir dan bahkan mensyaratkan konsentrasi assetasset penyejahteraan di tangan segelintir raksasa penguasa. seperti kebijakan ketahanan pangan atau pengembangan lvestasl. Ada kemajuan luar biasa dalam penlamrnan hak-hak slpil. Demokrasi bercorak minimalis-prosedurallstik yang selarna ini diusung para aktlvls prodernokrasi. tokoh internasional ini turun tangan untuk mewujudkan formula rnasyarakat yang terbuka terse but. Demokratisasi. jangan-jangan harus kita bayangkan sebagai proses rnutasi genetis dati generasi ke generasi yang melalui buah penyejahteraan. Resiko ini diarnbil demi rnenyampalkan pesan bahwa demokratisasi. Perubahan set-set invldual berkualltas 'penduduk' harus ditransforrnasi rnenjadl sel-sel berkualitas 'warga-negara' melalui kode-kode genetik yang tersirnpan dalam biji yang tersembunyi di setlap buah penyejahteraan. Ruang untuk berpatisipasl. Hampir rnirlp dengan desentrallsasi. Dengan desentralisasi ltu pula. dimungkinkan berlangsungnya dekonsentrasi kekuasaan pemerintahan sedemikian rupa sehingga Interaksi negara-rakyat blsa berlangsung secara intenslf dan responslf. Kedua. Dengan desentrallsasl. Pola penyejabteraan. adalah salah satu stmpulnya dl Indonesia yang ikut serta mengambil belgian dalam mengembangkan formula the open society lnl. tirtgkat lnkal. desentralisasi dan penyejahteraan) bukanlah waktu yang memadai untuk meletakkan vonls gagal ataupun berhasil.

. Bar ~ dlkarenakan patahnya ~e!umlah penyangga struktur pollclk Orde Bam... what democracy is and is not. Pe·ngajar . Gerakan perlu [urusan polltik pro-demokrasi dan pernerlntahan... untuk rnenunlukkan dlrinya men)lumb~ng scsuatu yang berbede dengan yang dlbakukan oleh pendahulunya. narnun djrlnya dengan orde baru oleh krtsls finansial yang dige. rernyata dalarn waktu singkat melakukan selurnlah adaptast dan tldak lama kemudian kemball menjadi partat poUtlk besar. perlu iuga dic. Preslden Suharto mernbedakan tertip polltrk yang dib"ngumlya dengan label Orde Baru. sa berussna uJltuk menuniukkan rapek perubahsn yang dlbuat dengan melabell jamanr1ya.rakkan berrnuara pad. 5ebagai contoh. oleh pendahulunya. Sebagaf contoh. Golkar yang diharapkan dan dlperktrakan a kan mati oleh para aktlvls pro-dernckrasi di rnasa Orde Baru. Purwo Santoso: Dernokrasasl dan Men$ejahterakan dalarn Astrnetrl Oesentratlsasl I 17 .ld pada mas~ Orde 83ru. rnaka hal inl tidak sulit untuk dlrnengertt.!siny" untuk bertahan. Artinya. paska Orde Baru dlkarenakan patahnya 5ej~ml"h penyangga struktur pollttk Ord e Baru. Tanpa berrnaksud untuk menyepelek..·sinya untu~ herrahan. rnasa Orde Baru. kecapatan rnendernckrastkan lndonesta haruslah beradu cepat dlil1gat bahwa bukanlah semata-mata runtuhnya denga" pemullhan yong dlharapkan waktu bukan l pllar-pllar panyangga ctcrltariarusme yang sernpat kokoh dl rna". Kejatuhannya dtgerakkan oleh kris1Sfinan~IBI yang berrnuara pada krlsis ekonornl yang paca !}illrannya rneruntuh legitm. kecepatan rnendemckrasixan Indonesia harustah beradi. lalu. -ngu .Il MASYARAKATTEJlBUKA DA~ TANTANGANNYA 01 INDONESIA." • Diskusl Pard lei HUT Ke-1D vavasan TIFA. hanya saja wacane publlk yang bertatu-lalang setelah Itu menggunakal1 knra kund: 'ref'orrnasl' sebagal kata kuncl. buah dernokratlsasl Ini hanya memilikl aroma kebebasan yang sangat kuat. Gerakan pro-ciernckrasl memang telah berkembang sampai suatu kondisi tertentu perlu diing-at bahwa runtuhnya kekuasaan Presiden Suharto yang rnengesoslasikan bukanlah semacs-mata karana kipral1 ger" •• n pro-dernokrast. mcngg<lntik~n metra sakli 'pernbangunan' . pro-demckrast dl masa Ord . walau Settap .. .1I1Wilrelati] "rnudahnya' para aktlvls prodernckras] memperiuangkan demokr~tlsasi pada mas . Demokrasi mencapai *** . menggant"ikan rnatra saktl 'pernbangunan'. aktlvls. I Setiap Presiden penguasa Suhsrto berusaha membedakan urttuk rnenunjukkan tertip polltik yang tapek perubahan yang dtbuat dengan dlbangunnya dengan label Orde San. untuk menyepelekan prestas I para. Bila dlrasakan..nnya rneruntuh legltim.an prestasl para aktil/." rnelabell [arnannya untuk menonjukk~n dlrinya rnenvurnbang sesuatu yang berbeda dengan yang dibakuk-. Baru.lden Suharto yang mengasasl"~ikan dlrlnya dengan Orde baeu karena klprah gerakan prc-demckrasi. walau bukan lagi yang terbssar. memang telab FISIPOL lJGM.. Artlnya. kita perlu rnsletakkannya ke dalam rnetafora pohon Indonesia tersebut eli atas. Hal ini dikatakan secara eksplisit oleh salah guru besar transisi menuju demokrasi dalam artikel jurnalnya. krisis ekon[Jmi yang pada gill"."Tden Sukamo. perlu juga dlcermatl b.. tanpa cukup rnerniliki kelezatan rasa kesejahteraan. Sehubungan dengan capaian tersebut eli atas.s. Presidan Sukarno. Golkar dan diperklrakan akan mati oleh para a ktM.semOer 2010 dalarn corak minimalistik yang diwujudkan di Indonesia saat ini telah kemajuan besar dar! segi kebebasan slpil. ternyata dalarn sejurnlah adaptasi dan tldak 13m" kernudlan kernbali rnenladl slngkat rnelakukan lagl \'ang terbesar.aC. Penuli~ dapat berkernbang sarnpal suatu ko"disl dlhubungt t"rtentu die psantoso@ugm. F'r. partai politik besar. S Ol". karerra bagi para aktivis pro-demokrasi Uberalisasi adalah pra-syarat proses demokrattsast. cepat dengan pemulihan pilar-pilar penyangga at orltarlanisrne yang sernpat kokcb d] rnasa lalu. narnun kekuasean Pre. Presiden yang merntrnpln Indonesia seielah periode itu tldak mernasang leblh khusus. Preslden yang memimpit) Indonesia setelah pertcde ltu tidak mernasang lebih khusus. KeJatuhannya pao. dan dernokrasi bukanlah persoalan kesejahteraan.ermati bahwa relattf "mudahnya" Tanpa berrnaksud pari! akttvls pro- dernokrast m~mperjl1angkan demokransast pada rnasa paska Ord. hanya '<lja wacana pubtik yo"g trerlalu-lalang setelab ftu msnggunakan kala kunct: 'ref orrnas!' seuagar kata kund.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful