PRAKTIKUM I COLD PRESSURE TEST (KENAIKAN TEKANAN DARAH DENGAN PENDINGINAN) 1. 2. 3. Terangkan respon tubuh terhadap stres?

Terangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah? Terangkan bagaimana pengaruh perubahan temperatur terhadap stress dan tekanan darah? Jawaban : 1. Respon tubuh terhadap stres adalah sistem simpatis meningkatkan respon-respon yang mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktifitas fisik yang berat dalam menghadapi situasi penuh stress atau darurat, misalnya ancaman fisik dari lingkungan luar. Respon semacam ini biasanya disebut sebagai fight-or-flight response karena system simpatis mempersiapkan tubuh untuk melawan atau melarikan diri dari ancaman. Respon tubuh terhadap stress : a. Jantung berdenyut lebih cepat dan lebih kuat. b. c. Tekanan darah meningkat karena konstriksi umum pembuluh darah Saluran pernapasan terbuka lebar untuk memungkinkan aliran udara maksimal. d. Pembuluh-pembuluh darah yang memperdarahi otot-otot rangka berdilatasi (terbuka lebih lebar) Semua respon ini ditujukan untuk meningkatkan aliran darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke otot-otot rangka sebagai antisipasi terhadap stress. Selanjutnya pupil berdilatasi, dan terjadi peningkatan keringat. Selain itu Saat tubuh terpapar oleh stressor, tubuh akan mencoba untuk beradaptasi. Ada 3 tipe adaptasi yaitu : a) Akomodasi : adaptasi jangka pendek khususnya pada mata untuk melihat objek dengan bermacam-macam jarak. -negative accomodation : penyesuaian mata terhadap jarak jauh dengan relaksasi otot siliaris -positive accomodation : penyesuaian mata terhadap jarak dekat dengan konstraksi otot siliaris. Akomodasi timbul dengan segera setelah terjadi stress. Contohnya sekresi hormon dan aktivasi kardiovaskular b) Aklimasi dan aklimatisasi merupakan adaptasi menengah dan menimbulkan respon yang lebih kompleks.

Curah jantung. Kekuatan gerak jantung d. c) Adaptasi genetik adaptasi yang jangka panjang dan semi permanen yang menyebabkan perubahan baik itu morfologis maupun fisiologis. Kapasitas pembuluh darah. e.Faktor Patologis: a. Dapat terjadi pada generasi berikunya. Viscositas darah. 2. makin basar kapasitas pembuluh darah maka makin tinggi tekanan darah. semakin besar viskositas. c. . Contohnya : orang yang tinggal ditempat yang tinggi. Temperatur : menggunakan sistem renin-angiontensin –vasokontriksi perifer d. semakin besar resistensi terhadap aliran. Faktor-faktor yang menentukan tekanan darah adalah : . semakin tinggi curah jantung maka tekanan darah meningkat f. semakin besar volume darah maka semakin tinggi tekanan darah. Usia : semakin bertambah umur semakin tinggi tekan darah (berkurangnya elastisitas pembuluh darah ) . Kelenturan dinding arteri b. Aktivitas fisik : Aktivitas fisik membutuhkan energi sehingga butuh aliran yang lebih cepat untuk suplai O2 dan nutrisi (tekanan darah naik) c. Volume darah. Contohnya : latihan pada otot Aklimatisasi : stressnya dibuat sendiri atau terjadi secara alami. Posisi tubuh : Baroresepsor akan merespon saaat tekanan darah turun dan berusaha menstabilankan tekanan darah b.Aklimasi : stressnya yang disengaja atau dibuat-buat.Faktor Fisiologis : a.

 Jika temperatur tubuh dingin atau rendah Ketika suhu tubuh menurun dideteksi oleh thermoreseptor di kulit dan membran mukosa kemudian impuls ini akan disampaikan ke pusat pengaturan di preotic area yaitu di hipotalamus anterior sebagai pusat penurun suhu. Emosi : Emosi Akan menaikan tekanan darah karena pusat pengatur emosi akan menset baroresepsor untuk menaikan tekanan darah. Lalu hipotalamus akan menyampaikan impuls saraf yang menstimulasi sistem saraf simpatis untuk . Pengaruh perubahan temperature terhadap stress dan tekanan darah :  Jika temperatur suhu tubuh panas atau tinggi: Ketika suhu tubuh meningkat dideteksi oleh thermoreseptor di kulit dan membran mukosa kemudian impuls ini akan disampaikan ke pusat pengaturan di preotic area yaitu di hipotalamus anterior sebagai pusat penurun suhu. Ketika seseorang terpajan cuaca panas selama 1 sampai 6 minggu maka akan meningkatkan sekresi keringatnya hingga maksimum 2 sampai 3 Liter/ jam. H al lain yang juga berhubungan dengan aklimatisasi adalah menurunnya konsentrasi natrium klorida dalam keringat yang memungkinkan penyimpanan garam di dalam tubuh yang lebih baik secara perlahan akibat dari peningkatan aldosteron oleh kelenjar adrenokortikal. tekanan darah menurun tetapi volume dan aliran darah hangat kekulit meningkat sehingga panas tubuh bisa berkurang dan suhu kembali normal. curah jantung (CO) menurun.Vasodilatasi ini menyebabkan aliran darah menjadi lambat tetapi banyak. Jenis kelamin : Wanita cenderung memiliki tekanan darah rendah karena komposisi tubuhnya yang lebih banyak lemak sehingga butuh O2 lebih untuk pembakaran f. 3.e. Lalu hipotalamus akan menyampaikan impuls saraf yang menstimulasi sistem saraf parasimpatis untuk vasodilatasi pembuluh darah kulit di seluruh tubuh. Hal ini berhubungan dengan adaptasi type aklimatisasi yang peningkatan efektivitas mekanisme berkeringat ini disebabkan oleh perubahan sel kelenjar keringat itu sendiri untuk meningkatkan kemampuan berkeringatnya.

curah jantung (CO) meningkat. terisolasi dari lingkungan eksternal dan suhu tubuh kembali normal Stressor  sensasi dinginsaraf simpatis ginjal mengeluarkan renin Angiotensin II  angiotensin I  angiotensinogen  darah Vasokontriksi retensi ginjal Arteri vena Tekanan darah naik Penurunan tekanan arteri angiostentin 1 Renin ( ginjal ) angiostensinogen Angiostensin II Retensi garam dan vasokonstriksi air oleh ginjal Peningkatan tekanan arteri .vasokontriksi pembuluh darah kulit di seluruh tubuh. Vasokontriksi ini menyebabkan aliran darah menjadi cepat tapi sedikit. tekanan darah meningkat tetapi volume dan aliran darah hangat ke kulit menjadi berkurang/sedikit sehingga darah hangat tetap dipertahankan di bagian tengah tubuh.

Bronkus utama kiri dan kanan tidak simetris. Jelaskan perjalanan Oksigen mulai dari saluran nafas sampai ke tingkat seluler? Sebutkan dan jelaskan dengan singkat 3 mekanisme pembentukan ATP pada manusia? Terangkan pengaruh sistem saraf otonom terhadap fungsi jantung dan pembuluh darah? Jawaban : 1. Setelah itu oksigen berdifusi dari alveoli ke dalam darah paru. Dalam sel jaringan tubuh.5 cm. peserta harus dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. Dalam jaringan tubuh lainnya. Trakea di sokong oleh cincin tulang rawan berbentuk seperti sepatu kuda yang panjangnya kurang lebih 12. sedangkan partikel halus terjerak dilapisan mukos. Ketika masuk rongga hidung udara disaring. Udara selanjutnya disalurkan ke alveolus. Kemudian masuk ke bronkus. . oksigen bereaksi dengan berbagai bahan makanan untuk membentuk sejumlah besar CO2 . Percabangan ini berjalan terus menjadi bronkus yang semakin kecil sampai akhirnya menjadi bronkiolus terminalis yang tidak mengandung alveolus. dihangatkan dan dilembabkan ketiga proses ini merupakan fungsi utama dari mukosa respirasi yang terdiri dari epitel toraks bertingkat. cabang utama bronkus kanan dan kiri bercabang lagi menjadi bronkus lobaris dan kemudian bronkus segmentalis. Perjalanan Oksigen mulai dari saluran nafas sampai ke tingkat seluler yaitu sebagai berikut udara dihirup masuk ke rongga hidung.partikel debu yang kasar disaring oleh rambut-rambut di dalam lobang hidung. dan ke superior di dalam sistem pernapfasan bagian bawah menuju ke faring. 2. bronkus utama kanan lebih pendek dan lebar dibandingkan bronkus kiri. Udara mengalir dari faring menuju laring lalu ke trakea. Gerakan silia mendorong lapisan mukos ke posterior di dalam rongga hidung. 3. oksigen diangkut ke kapiler jaringan perifer hampir seluruhnya dalam bentuk gabungan dengan hemoglobin. Oksigen berdifusi dari alveoli ke dalam kapiler paru karena tekanan parsial oksigen(PO2) dalam alveoli lebih besar dari pada PO2 dalam darah kapiler paru. bersilia dan bersel goblet.PRAKTIKUM II HAVARD STEP TEST Untuk dapat mengikuti praktikum. PO2 yang lebih tinggi dalam darah kapiler dari pada dalam jaringan menyebabkan oksigen berdifusi kedalam sel-sel disekitarnya.

Dehidrogenasi dua molekul asam piruvatuntuk menghasilkan dua asetil koenzim A dan CO2 di dalam mitokondria dan pemindahan selanjutnya dari pasangan dua elektronnys ke oksigen setiap pasang menghasilkan ATP. tetapi dua molekul ATP digunakan untuk beberapa reaksi kimia pada reksi glikolisi. Dalam peristiwa ini di hasilkan CO2 dan NADH. 2 molekul asam piruvat b. Perubahan kandungan C adalah 3C (asam piruvat) menjadi 2C asetil ko-A. Asam piruvat yang berasal dari glikolisis selanjutnya masuk ke siklus Krebs setelah bereaksi dengan NAD+ dan koenzim A membentuk senyawa asetil ko-enzim A. 3 Mekanisme pembentukan ATP pada manusia yaitu : A. Siklus krebs Urutan reaksi yang terjadi pada siklus Krebs cukup kompleks seperti urutan berikut a. Glikolisis Glikolisis adalah peristiwa pengubahan gukosa (6 atom C) menjadi molekul yang lebih sederhana yaitu asam peruvat (3 atom C) Produk penting pada peristiwa glikolisis adalah a. 2 molekul NADH sebagai sumber elektron berenergi tinggi dan c. 2molekul ATP untuk setiap molekul glukosa Pada reaksi glikolisis satu molekul glukosa terurai menjadi 2 asam piruvat menghasilkan menghasilkan empat molekul ATP.2. Setelah glikolisis biasanya dilanjutkan dengan Dekarboksilasi oksidatif yaitu proses perubahan asam piruvat untuk menjadi asetil koenzim A yang bersifat oksidatif. . B.

seperti flavo protein. Asam malat kemudian bereaksi dengan NAD+ dan membentuk asam oksalo asetat dengan membebaskan NADH. Peristiwa berikutnya berbentuk asam suksinat dan menghasilkan ATP setelah bereaksi dengan NAD+ dan membebaskan NADH .b. FAD.b. Sitokrom c1.c. C.a. membentuk H2O. f. Reaksi antara asetil ko-A (2C) dengan asam oksalo asetat (4C) membentuk asam sitrat (6C). Selanjutnya Asam sitrat (6C) bereaksi dengan NAD+ membentuk asam alfa ketoglutarat (5C) dengan membebaskan CO2. Transpor Elektron Transpor elektron terjadi di dalam mitokondria dan berakhir setelah elektron bersama-sama dengan H+ menuju dan akhirnya beraksi dengan oksigen yang berfungsi sebagai akseptor terakhir.a dan a3. dan molekul molekul khusus yang berperan dalam respirasi. Elektron berenergi pertama tama berasal dari NADH kemudian d transfer ke FMN dan selanjutnya ke Q. c. Reaksi nya komplek tetapi dalam hal ini yang berperan penting adalah NADH. Dalam peristiwa ini Ko-A di bebaskan kembali. serta beberapa sitokrom. dan selanjutnya berikatan dengan ion H+ yang di ambil dari lingkungan sekitarnya sehingga terjadi reaksi yang membentuk H2O. . Dikenali ada beberapa sitokrom. koenzim Q. dan a3.c. e. d. yaitu sitokrom c1. CO2 dan menghasilkan ATP setelah bereaksi dengan ADP dan asam pospat anorganik. Asam suksinat yang terbentuk kemudian akan bereaksi dengan FAD dan membentuk asam malat dengan membebaskan FADH2. karena asam oksalo asetat akan kembali bereaksi dengan asetil ko-A seperti pada langkah ke 2 di atas.

3. Hormone ini mempunyai dua pengaruh utama pada jantung. maka impuls ritmik itu tidak lagi dijalarkan ke ventrikel. saraf simpatis disebarkan kesemua bagian jantung. sehingga kan memperlambat penjalaran impuls jantung yang menuju ke ventrikel. Perangsangan saraf-saraf parasimpatis yang menuju jantung (vagus) akan menyebabkan pelepasan hormone asetilkolin pada ujung saraf vagus. Saraf simpatis (reseptor β 1) : mempercepat heart rate dan kontraksi jantung Saraf parasimpatis (reseptor β 1) : menurunkan heart rate dan kontraksi jantung Jantung dipersarafi oleh saraf simpatis dan saraf parasimpatis. perangsangan ini akan meningkatkan kecepatan konduksi demikian juga dengan tingkat . perangsangan saraf simpatis pada jantung akan menimbulkan pengaruh yang berlawanan dengan pengaruh yang ditimbulkan akibat perangsangan vagus. disertai dengan pengaruh yang kuat pad otot ventrikel demikian juga dengan semua bagian lain. dan kedua hormone ini menurunkan eskatibilitas serat-serat penghubung A-Vyang terletak di otot-otot atrium dan nodus A-V. • Sebaliknya. perangsangan ini akan meningkatkan kecepatan lepasan nodus sinus. tapi kemudian beberapa tempat dalam serat purkinje. pada kedua kasus di atas. dan ke otot ventrikel dalam jumlah yang sangat sedikit. Ventrikel biasanya akan berhenti berdenyut selama 5-20 detik.Perangsangan saraf vagus yang lemah sampai sedang akan memperlambat kecepatan pompa jantung sering sampai setengah dari normal. Pertama hormone ini akan menurunkan frekuensi utama nodus sinus. • Saraf parasimpatis (saraf vagus) terutama disebarkan ke nodus sinus dan nodus A-V. Tetapi perangsangan vagus yang kuat dapat menghentikan perangsangan ritmik yang kuat dapat menghentikan perangsangan ritmik dari nodus sinus atau menghambat penjalaran impuls jantung yang melalui penghubung A-V. Pada dasarnya. akan mencetiskan iramanya sendiri dan menyebabkan kontraksi ventrikel dengan frekuensi 15-49 denyut/menit. sebagian kecil akan menyebar ke otot kedua atrium. Kedua. Fenomena ini disebut sebagai ventrikulas escape. sebagai berikut : Pertama. umumnya pada bagian septa ventrikel dari berkas A-V.

Pembuluh darah : Saraf simpatis Reseptor α : vasokontriksi Reseptor β : dilatasi otot dan arteri koroner Saraf parasimpatis Reseptor α : dilatasi. baik otot atrium maupun otot ventrikel. Perangsangan maksiaml hamper dapat meningkatkan frekuensi denyut jantung sampai 3 x lipat dan dapat meningkatkan seluruh kontraksi jantung sampai 2 x lipat.eksitabilitas disemua bagian jantung. Ketiga. perangsangan saraf simpatis akan meningkatkan seluruh aktifitas jantung. perangsangan ini akan sangat meningkatkan kekuatan kontraksi semua otot-otot jantung. - - . Jadi.

dan musculus brachialis. Nervus cutaneus antebrachi medialis terletak di depan dari bagian atas. Arteri ini berakhir di depan collum radii dengan bercabang menjadi a. Cabang-cabang : a. a. insertio musculus coracobrachialis. c. Ke medial : Nervus ulnaris dan vena basilica pada bagian atas lengan atas. peserta harus menjawab pertanyaan berikut: 1.nutrisi humerus.brakialis superfisialis dan profunda. 2. Rami musculares untuk ruang anterior lengan atas .kolateralis ulnaris superior dan inferior. musculus coracobrachialis. Ke anterior : Pembuluh terletak superfisialis dan di sisi lateral terdapat musculus coracobrachialis dan musculus biceps. d. a. nervus medianus. Uraikan perjalanan arteri brakhialis! Apa yang dimaksud tekanan sistolik dan diastolik? Terangkan fase-fase korotkof! Faktor-faktor apa yang menentukan tekanan darah? Jawaban : 1. pada bagian bawah lengan atas nervus medianus terletak pada sisi medial.radialis. Arteri brakialis merupakan arteri utama untuk lengan atas. a. a. Ke lateral : Di bagian atas. b. dan musculus biceps. nervus medianus menyilang bagian medial.radialis dan ulnaris.PRAKTIKUM III PENGUKURAN TEKANAN DARAH ARTERI SECARA TIDAK LANGSUNG Untuk dapat mengikuti praktikum. tendo musculi biceps brachii terletak lateral terhadap arteria pada bagian bawah perjalanannya. Arteri brakialis mulai dari pinggir bawah musculus teres minor sebagai lanjutan dari arteri aksilaris. a. dan aponeurosis bicipitalis menyilang bagian bawah pembuluh. 3. Ke posterior : Arteria terletak di depan musculus triceps. 4.ulnaris. Cabang dari arteri brakialis adalah a.

Arteria profunda bracii di percabankan dari pangkal arteria brachialis dan mengikuti perjalanan nervus radialis menuju ke sulcus spiralis os humeri d. jantung khususnya ventrikel. b) Tekanan diastolik : dari atau berkenaan dengan diastol. a) Tekanan sistolik : berkenaan dengan atau ditimbulakn oleh sistol. bunyi detakan (trapping sound) terdengar di bawah manset. yang kadang – kadang dibagi menjadi komponen-komponen. A soft swishing sound Pada saat tekanan manst berada di bawah tekanan sistole. diastol ini berkenaan dengan jarak antara bunyi jantung kedua dan pertama. b. pada titik tekanan sistolik dalam arteri tepat melampaui tekanan manset. . Arus turbulensi dalam a. brachialis. arus turbulen yang terputusputus menghasilkan suara seperti berdesis. yaitu: a. Nilai korotkoff (setelah udara dikeluarkan dari manset yang telah dipompa) Lima fase korotkoff. Ketika tekanan di dlam manset diturunkan perlahanlahan. Diastol adalah dilatasi atau periode dilatasi jantung. Arteria collateralis ulnaris inferior dipercabangkan dekat ujung Terminal arteria dan ikut membentuk anastomosis di sekitar sendi siku 2. manset dipompa sampai tekanan di dalamnya di atas tekanan sistolik yang diharapkan dalam a. A trapping sound Pada awalnya. Arteria nutricia untuk humerus c.b. Sistol adalah kontraksi atau periode kontraksi. Arteria collateral ulnaris superior dipercabangkan di pertengahan lengan atas dan mengikuti perjalanan nervus ulnaris e. brachialis terdengar seperti suara yang renyah. seperti periode praejeksi dan ejeksi atau hipovolemik dan ejeksi. c. 3. semburan darah melewatinya pada tiap denyut jantung. terutama ventrikel. A crisp sound Tekanan manset yang berada di bawah tekanan sistole dan di atas tekanan diastole.

Kapasitas pembuluh darah. Kelenturan dinding arteri b. Aktivitas fisik : Aktivitas fisik membutuhkan energi sehingga butuh aliran yang lebih cepat untuk suplai O2 dan nutrisi (tekanan darah naik) c. A blowing sound Tekanan manset dekat dengan tekanan diastolik arteri.d. semakin besar viskositas. brachalis diinterupsi paling sedikit. pembuluh masih kontriksi tetapi arus turbulen erlanjut.  Faktor Patologis: a. Kualitas bunyi kontinu menjadi hilang. bunyi tidak terdengar lagi. Viscositas darah. Pada bagian diastolik. e. Volume darah. Usia : semakin bertambah umur semakin tinggi tekan darah (berkurangnya elastisitas pembuluh darah ) e. makin basar kapasitas pembuluh darah maka makin tinggi tekanan darah. Silence Arus turbulen dalam a. semakin besar resistensi terhadap aliran. Jenis kelamin : Wanita cenderung memiliki tekanan darah rendah karena komposisi tubuhnya yang lebih banyak lemak sehingga butuh O2 lebih untuk pembakaran . Kekuatan gerak jantung d. Curah jantung. c. e. semakin besar volume darah maka semakin tinggi tekanan darah. Temperatur : menggunakan sistem renin-angiontensin –vasokontriksi perifer d. 4. Posisi tubuh : Baroresepsor akan merespon saaat tekanan darah turun dan berusaha menstabilankan tekanan darah b. Faktor-faktor yang menentukan tekanan darah :  Faktor Fisiologis : a. semakin tinggi curah jantung maka tekanan darah meningkat f.

flexor adductor pollicis d.flexor pollicis longus et brevis i. lumbricales I-IV k. 6. m.flexor digitorum superficialis b. peserta harus menjawab pertanyaan berikut: 1. interossei palmares I-III l.flexor digiti minimi brevis j. Sebutkan otot-otot (nama latin) yang berperan dalam gerak fleksi jari-jari tangan! Dimana lokasi meraba a. m.carpii radialis et ulnaris h.f.carpi ulnaris g. m. Mm.carpi radialis f. interossei dorsales I-IV . Mm. Emosi : Emosi Akan menaikan tekanan darah karena pusat pengatur emosi akan menset baroresepsor untuk menaikan tekanan darah. m. m.palmaris longus e. 5. m. 4. PRAKTIKUM IV KELELAHAN OTOT SYARAF PADA MANUSIA Sebelum melakukan praktikum. m. m.flexor profundus c. 2. Mm. m. 3. radialis? Terangkan dengan singkat mekanisme terjadinya kontraksi! Sebutkan dan terangkan dengan singkat 3 mekanisme pembentukan ATP! Apa yang dimaksud dengan iskemik? Apa yang terjadi bila jaringan mengalami iskemik? Mengapa demikian? Jawaban : 1. Otot-otot yang berperan dalam gerak fleksi jari-jari tangan adalah sebagai berikut : a.

dan juga berjalan secara dalam di dalam serat otot. tempat ion-ion disimpan sebagai potensial aksi otot yang baru datang.2. Peristiwa ini akan menimbulkan suatu potensi aksi dalam serat otot. dalam jumlah sedikit. Asetilkolin bekerja pada area setempat pada membrane serat otot untuk membuka banyak saluran bergerbang asetilkolin melalui molekul-molekul protein dalam membrane serat otot.. yang telah disimpan di dalam reticulum ke dalam myofibril. Suatu potensial aksi berjalan disepanjang sebuah saraf motorik sampai ke ujungnya pada serat otot. pengeluaran ion kalsium dari myofibril akan menyebabkan kontraksi otot berhenti. Potensi aksi akan berjalan di sepanjang membrane serat otot. yaitu asetilkolin. saraf menyekresi substansi neurotransmitter. . Ion-ion kalsium menimbulkan kekuatan menarik antara filament aktin dan myosin. 3. dan menghasilkan proses kontraksi. c. f. Pada setiap ujung. yang menyebabkan bergerak bersama-sama. g. b. Setelah kurang dari satu detik. Arteri radialis terletak dipermukaan anterior radius dan hanya ditutupi oleh kulit vascia ditempat ini. e. Terbukanya saluran asetilkolin memungkinkan sejumlah besar ion Natrium untuk mengalir ke bagian dalam membrane serat otot pada titik terminal saraf. di lateral arteria radialis terdapat tendo musculi brachioradialis dan disebelah medialnya terdapat tendo musculi flexsor carpi radialis ( tempat untuk memeriksa denyut nadi radialis ). Arteri radialis meninggalkan lengan bawah dengan membelok disekitar pinggir lateral regio carpalis untuk mencapai permukaan posterior tangan. ion kalsium dipompa kembali ke dalam reticulum sarkoplasma. d. Tahapan dalam kontraksi yaitu : a. pada tempat dimana potensial aksi menyebabkan reticulum sarkoplasma melepaskan sejumlah ion kalsium.

3 mekanisme pembentukan ATP adalah : 1.4. Metabolisme anerob 2 ADP + 2 P 2 ATP GLUKOSA GLIKOLIS 2 ASAM PIRUVAT 2 NAD+ 2 NADH + 2H + 2 ASAM LAKTAT .

Metabolisme aerob 2 NADH 2 NADH 2 NADH 6 NADH 2FADH2 GLIKOLISIS GLUKOSA PIRUVAT 2 SIKLU 2 ASETIL S CoA RANTAI TRANSPOR ELEKTRON DAN FOSFORILASI OKSIDATIF + 2 ATP + 34 ATP + 2 ATP .2.

MAKSIMUM PER GLUKOSA : KIRA-KIRA 38 ATP 3. FOSFOKREATININ (Ginjal) ArgininGlisin Transamidin L-Arginin Glisi n Glikosiamin(guanidoasetat) Omit in SAdenosil metionin S-Adenosil homosistei n ATP GUANIDOASETAT METILTRANSFERA SE ADP Kreatini n P+ H2O Kreatin Fosfat .

6. Jika iskemik terjadi dalam waktu yang lama maka jaringan tersebut akan mengalami penurunan produksi ATP dan kerusakan mitokondria yang dapat mengakibatkan kematian sel ( necrosis ). Jika jaringan terjadi iskemik maka jaringan akan mengalami hipoksia karena suplai oksigen yang dibawa oleh darah berkurang dan tidak adekuat karena jaringan secara kontinu membutuhkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa darah. . Ischemia adalah defisiensi darah pada salah satu bagian biasanya akibat kontriksi fungsional atau obstruksi aktual pembuluh darah.5.