ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN KELAINAN OTOT MATA STRABISMUS

A. Pengertian Strabismus (juling) adalah : kerja otot-otot bola mata yang tidak terkoordinasi sehingga sumbu visual kedua mata tidak bertemupada titik objek Beberapa ahli menyatakan bahwa juling adalah apabila kelopak mata mengalami perubahan bentuk, sehingga untuk mengurangi efek kelainan refraksi supaya bisa melihat lebih jelas terjdi efek pinhole. Batasan yang benar mengenai juling adalah jika salah satu matanya tidak mengarah ke objek. B. Etiologi 1. Kelainan refraksi a. Hipermetropi Penyebab utama mata juling pada anak kecil adalah hipermetripia yang biasanya berawal ketika anak mulai suka melihat gambar atau benda kecil. b. Miopia Strabismus yang disebabkan oleh myopia lebih jarang terjadi 2. Paralisis salah satu mata a Kelumpuhan musculus rektus medialis : menyebabkan strabisimus divergen gangguan gerak kearah nasal. Keadaan ini bertambah bila mata digerakkan kearah nasal. b. Kelumpuhan musculus rektus superior Terdapat keterbatasan gerak keatas (Hipertropia, diplopia campuran, diplopia vertical dan crossed diplopia ) kelainan ini bertambah pada gerakan mata keatas. c. Kelumpuhan musculus rektus inferior Terdapat keterbatasan gerak mata kebawah, hipertropia, diplopia campuran, yang bertambah hebat bila mata digerakkan kebawah. d. Kelumpuhan musculus obligus superior. Terdapat keterbatasan gerak kearah bawah terutama kearah nasal inferior e. Kelumpuhan musculus obligus inferior Terdapat keterbatasan gerak kearah atas terutama kearah nasal, strabisnus vertical, diplopia campuran . kelainan ini bertambah bila mata digerakkan kearah temporal atas. 2. Visus yang buruk pada salah satu mata. Visus yang buruk pada salah satu mata biasanya akan normal pada mata lainnya sehingga kedua mata gagal bekerjasama dan akibatnya timbul deviasi gerakan bola mata. Faktor predisposisi Trauma didaerah kepala Diabetes miletus juvenile fulminan Meningitis Tumor otak Inveksi virus

Kombinasi dan faktor-faktor di atas 2. Fiksasi terjadi dengan satu mata dan tidak berubah dengan dua mata pada waktu yang sama. Noncomitant strabismus / strabismus paralitik Tanda tanda Gerak mata terbatas pada daerah dimana otot yang lumpuh bekerja  Deviasi.C. kelainan rongga orbita 3. Heteroforia Adalah: Keadana dimana mata mempunyai kecendrungan untuk berdeviasi ke salah satu arah. Berdasarkan Status Fusi a. Anatomik. sedangkan mata yang sakit tertinggal Diplopia Okular torticallis Proyeksi yang salah Vertigo. keadaan yang menggagalkan fusi 5. sensori motorik. tanda dan gejala utama strabisimus yaitu mata mempunyai kecendrungan untuk berdeviasi kesalah satu arah dimana arah tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan jenis strabisimusnya. TANDA DAN GEJALA 1. Horizontal Esodeviasi Exodeviasi b. Contoh : Horizontal Esideviasi : bila salah satu mata berfiksasi pada objek sedangkan mata yang lain berdeviasi ke nasal Eksodeviasi : Deviasi mata ke temporal Vertical Hiperdeviasi : bila salah satu mata berdeviasi ke superior Hipodeviasi : bila salah satu mata berdeviasi ke inferior Torsi Insiklo deviasi : salah satu mata memutari sumbu sagital ke nasal Excydo deviasi : salah satu mata memutari sumbu sagital ke temporal 2. Kelainan pernafasan. Hederiter 2. kalau mata digerkkan kearah lapangan dimana otot lumpuh bekerja. hanya dapat dilihat bila mata sebelah nya ditutup. Hetertropia dapat disebabkan oleh kelainan: 1. kelainan otot mata luar. Klasifikasi 1. yang dapat diatasi dengan penglihatan binokuler tunggal Deviasix Laten . Kelainan refraksi 4. Heterotropia Adalah: Kelainan deviasi dimana tidak mungkin untuk melakukan penglihatan Binokuler Tunggal. mual-mual D. b. Berdasarkan arah deviasi a. mata yang sehat akan menjurus kearah ini dengan baik. Vertikal Hiperdeviasi .

Torsi Insiklo Deviasi Exyclo deviasi 3. Semua penglihatan yang buruk bisa berakibat terjadinya deviasi. Deviasi ini terjadi akibat penglihatanya yang buruk.Hipodeviasi c. Deviasinya sama kesemua arah dan tidak dipengaruhi oleh akomodasi karena penyebabnya tidak ada hubunganya dengan kelainan refraksi/kelumpuhan otot. Ex retinoblastoma. Dibedakan atas 2. Pada kasus ini juling adalah aparalitik dan sudut deviasinya berubah-ubah tergantung pada arah pandangan. Sudut deviasinya adalah sama tidak tergantung pada arah pandangan (direction of gaze). strabisimus non paralitik non akomodatif. Strabismus paralitik Sudut deviasi tidak sama pada semua arah disebabkan hilangnya satu atau lebih otot mata. Juling juga bisa disebabkan oleh palsi saraf keenam yang disebabkan oleh tumor yang berakibat meningkatnya tekanan intrakranial. Strabismus non paralitik Besarnya sudut deviasi sama besar pada setiap gerakan bola mata. Patofisiologi Kelainan refraksi Visus yang buruk Paralisis salah Pada salah satu mata satu otot mata Hipermetropia Miopi Gangguan/keterbatasan Gerak otot mata kearah tertentu Penyesuaian mata Tidak konstan Mata gagal bekerja sama Jalur visual abnormal Deviasi gerakan bola mata Akomodasi berlebihan Strabismus paralitik . Berdasarkan usia terjadinya Kongenital terjadi pada usia < Acquired terjadi pada usia . 4. Pada penderit miestenia gravis gejala pertamanya dalah juling diplopia. Disebabkan oleh Insersi yang salah oleh otot-otot yang bekerja horizontal Gangguan keseimbangan gerak bola mata Kekurangan daya fusi b. Berdasarkan variasi sudut deviasi pada gerakan bola mata a.6 bulan > 6 bulan E.

namu bila strabismus. perhatikan reflek cahaya terhadap pupil. reflek cahaya terletak di tengah-tengah pupil. letaknya eksentrik 4. sampai reflek cahaya yang terletak disentral kornea 3. Perhatikan reflek cahaya pada mata yang berdeviasi. Tes Maddox Cross Maddox Cross terdiri dari satu palang dengan tangan dari silang nya 1 m.Konvergensi berlebih (overkonvergence) Strabismus non paralitik Kelainan kosmetik * Gerak mata terbatas Menurunya visus * Diplopia Murung * Proyeksi mata yang salah * Vertigo. sedangkn mata yang lain mengikuti cahaya atau objek yang diarahkan kesemua arah. 5. mual Mk. Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Ini dilakukan untuk mengukur derajat strabismus.(catt : 1 derajat= 2 prisma diopter) 2. kedua mata penderita. Kelemahan deduksi dapat diketahui yang disebabkan oleh kelemahan otot atau kelainan anatomis dari otot. Diantara nya: 1. musle light yang terletak ditengah-tengah Maddox cross dan ujung Maddox cross membentuk segitiga sama kaki dengan sudut dasarnya 45o Suruh penderita melihat muscle light. Uncover Test Caranya: . Gangguan harga diri Mk. maka deviasinya 15 derajat. tapi kalau letaknya diantara pinggir pupil dan limbus maka deviasinya 30 derajat dan jika letak nya di limbus. Tes Krimsky Carabya: Penderita melihat kesumber cahaya yang jarak nya ditentukan. Tes Hisch Berg Caranya : Penderita disuruh untuk melihat cahaya pada jarak 12 inci (30cm). Tes Pemeriksaan Rotasi Monokuler Caranya: Diperiksa dengan salah satu mata ditutup. maka derajat deviasinya 45 derajat. Kalau letak nya di pinggir pupil. pada jarak 1 m dari Maddox cross. Kekuata prisma yang terbesar diletakkan di depan mata yang brdeviasi. kalau tidak ada strabismus. Gangguan sensori perseptual Penglihatan F.

bila bola mata bergerak. heterophoria diam. segera perhatikan. II DO : • Menurunya ketajaman penglihatan (visus) • Adanya diplopia • Adanya deviasi pada mata DS : • Anak sering mual dan pusing • Klien mengeluh penglihatannya ganda DO : • Adanya deviasi pada mata • Klien tampak sering murung DS : • Ibu klien mengatakan anaknya kurang bergaul dengan teman-temanya. • Klein merasa rendah diri Gangguan Penerimaan Sensori/status Organ indra Kelainan fisik (mata) Gangguan sensori Perseptual Penglihatan ( diplopia ) Gangguan harga diri B.orhoporia. Mata kanan ditutup dan mata kiri tidak. Lalu dibuka. exophoria bergerak nasal.Pasien diminta melihat objek fiksasi. Rencana Kepertawatan no Diagnose keperawatan perencanaan .

klien tidak merasa rendah diri lagi dengan teman. catat apakah satu/dua mata terlihat .tentukan ketajaman penglihatan.untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat .Meningkat nya ketajaman penglihatan .lakukan pendekatan pada klien . Gg harga diri b/d fisik (mata) Gg sensori perceptual penglihatan dapat teratasi dengan criteria hasil: .Anjurkan orangtua untuk selalu memberikan dukungan terhadap tindakan pasien yang positif .adanya diplopia menyebabkan mual dan vertigo.klien tidak murung lagi .mual dan vertigo tidak ada lagi. .kolaborasi dengan psikolog .Menentukan pilihan intervensi yang bervariasi karena kehilangan penglihatan terjadi lambat dan progresif .anjurkan orang tua untuk memotivasi anak nya untuk berbgabung dengan teman sebaya. . .temannya .beritahu penyebab terjadinya diplopia. Gg hargadiri teratasi dengan criteria hasil: .untuk memperbaiki visus dan kelainan refraksi . .tujuan intervensi rasional 1 2 Gg sensori perceptual penglihatan(diplopia)b/d gg penerimaan sensori/status organ indra.kolaborasi dengan dokter dalam pemberian terapi obat.Diplopia tidak ada lagi .tentukan jenis strabismus tersebut .

bahwa ia mampu seperti temannya yang lain .meningkatkan rasa percaya diri pat..mempermudah dalam memberikan dukungan .mengurangi rasa kurang percaya diri klien terhadap diri nya sehingga klien mau bergaul dengan teman-temannya .membantu klien mendapatkan kesembuhan optimal .

Mengetahui etiologi dari endoftalmitis 3. Mengetahui klasifikasi endoftalmitis 5. koroid badan ciriary dan iris 2. Katarak. beberapa diantaranya bersifat primer sedang yang lain.Askep Endoftalmitis BAB I PENDAHULUAN A. konjungtira. kebanyakan kondisi tersebut dapat dicegah bila terdeteksi awal. Endoftalmitis.LATAR BELAKANG Mata dapat terkena berbagai kondisi. padahal bila penyakit radang mata tidak segera ditangani/diobati bisa menyebabkan kerusakan pada mata/gangguan pada mata dan menimbulkan komplikasi seperti Glaukoma. Retina robek/lepas 5.inefksi dan peradangan dapat terjadi pada beberapa struktur mata dan terhitung lebih dari setengah kelainan mata. Tujuan Umum Untuk menambah wawasan pembaca tentang penyakit endoftalmitis 2. kekeruhan lensa 3. TUJUAN 1. Mengerti tentang tanda dan gejala endoftalmitis 4. peradangan lapisan mata Tetapi sebagian orang mengira penyakit radang mata/mata merah hanya penyakit biasa cukup diberi tetes mata biasa sudah cukup. 2001) Inflamasi . Mengetahui cara pencegahan dan penatalaksanaan endoftalmiti 7.Mengetahui definisi endoftalmitis 2. 1996) B. dapat dikontrol dan penglihatan dapat dipertahankan. sekunder akibat kelainan pada sistem organ tubuh lain. katarak maupun ablasi retina. Mengetahui komplikasi dari endoftalmitis . kornea.Long. (Brunner dan Suddarth. untuk itu kali ini penulis memusatkan pada pencegahan dan penata laksanaan radang yaitu pada endoftalmitis (Barbara C. Mengetahui patofisiologi endoftalmitis 6. Glaukoma. peningkatan tekanan dalam bola mata (IOP) 4. Radang/inflamasi pada kelopak mata. kelainan-kelainan yang umum terjadi pada mata oarng dewasa meliputi sebagai berikut : 1. Tujuan Khusus 1.

kelopak sukar dibuka.kemerahan pada sklera .nyeri mata . Luka yang menembus mata. hanya 2-15% dari seluruh endoftalmitis. cairan dalam bola mata (humor vitreus) dan bagian putih mata (sklera). 2. Endoftalmitis endogen akibat penyebaran bakteri. Gejalanya seringkali berat. di depan iris. Endoftalmitis eksogen terjadi akibat trauma tembus atau infeksi sekunder pada tindakan pembedahan yang membuka bola mata. Tanda seringkali muncul: Kelopak merah. dan akan mengakibatkan abses di badan kaca. Tindakan pembedahan. B.BAB II KONSEP MEDIS A. Kalsifikasi Terdapat 2 tipe endoftalmitis. akan terbentuk hipopion.fotofobia (peka terhadap cahaya) . . atau endogen akibat sepsis. E. Bakteri. selulitis orbita. kelopak merah dan bengkak. C. ulkus. dan spesies Streptococcus 4. . Penyebab paling banyak adalah Aspergilus. Jamur. Endoftalmitis endogen diakibatkan penyebaran bakteri dari tempat lain di tubuh kita melalui aliran darah 2. Patofisologi Endoftalmitis atau abses korpus vitreus adalah peradangan berat dalam bola mata. Endoftalmitis akibat pembedahan biasa terjadi setelah 24 jam dan penglihatan akan semakin memburuk dengan berlalunya waktu. Etiologi Penyebab terjadinya endoftalmitis antara lain: 1. 3. biasanya akibat trauma atau bedah. Bila sudah memburuk. Penyebab Sepsis. jamur atau parasit dari fokus infeksi dalam tubuh. yaitu kantung berisi cairan putih. Penyebab paling banyak adalah Staphylococcus epidermidis. Pengertian endoftalmitis . bilik mata keruh. yaitu berupa: . Berbentuk radang supuratif dalam bola mata.gangguan penglihatan. fitomikosis dan aktinomises. endogen dan eksogen 1. trauma tembus. kornea keruh. kornea keruh. dan sukar dibuka. Selain itu akan terjadi penurunan tajam penglihatan dan fotofobia (takut cahaya). bilik mata depan keruh. bengkak.Endoftalmitis adalah peradangan pada seluruh lapisan mata bagian dalam. D. Endoftalmitis eksogen dapat terjadi akibat trauma tembus atau infeksi pada tindakan pembedahan yang membuka bola mata.Merupakan radang purulen pada seluruh jaringan intra okuler disertai dengan terbentuknya abses didalam badan kaca. konjungtiva kemotik dan merah. Endoftalmitis endogen sangat jarang. Staphylococcus aureus. Tanda dan Gejala Peradangan yang disebabkan bakteri akan memberikan gambaran klinik rasa sakit yang sangat.

per oral (diminum) atau lewat intra vena. antibiotik dapat dipakai. Antibiotik ini dapat berbentuk tetes mata. Komplikasi Kebutaan BAB III KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN 1. dan hal ini sudah dikonfirmasikan pemeriksaan laboratorium. Pengkajian rasa nyeri c. Kemampuan membuka dan menutup mata g. H. bilik mata depan keruh. Jika infeksi sudah semakin berat. Pengkajian ketajaman mata b. F. dapat diberikan antijamur seperti Amphotericin B yang langsung disuntikan ke dalam mata ataupun Fluconazol yang pemberiannya per oral (diminum). Pengkajian lapang pandang h. Di dalam badan kaca dapat ditemukan massa putih abu-abu hippion ringan dan bentuk abses satelit di dalam badan kaca. Warna mata f. Suntikan antibiotik dapat langsung dilakukan ke dalam mata. Untuk mencegah endoftalmitis yang disebabkan karena trauma mata. Kacamata pelindung atau helm dapat melindungi dari terjadinya trauma pada mata di tempat kerja. Kesimetrisan kelopak mata d. G. Penatalaksanaan Pengobatan endoftalmitis tergantung penyebabnya. Segera setelah diagnosis endoftalmitis ditegakkan. Reaksi mata terhadap cahaya/gerakan mata e. kelopak mata merah dan bengkak. Pencegahan Jika pernah mengalami operasi katarak. Bila disebabkan oleh bakteri. dokter spesialis mata dapat melakukan tindakan bedah yang disebut Vitrectomy untuk mengangkat cairan dan nanah dari dalam mata.Peradangan oleh bakteri memberikan gambaran berupa rasa sakit yang sangat.Pengkajian a. pencegahan resiko terjadinya infeksi dengan cara mengikuti instruksi dokter tentang perawatan mata setelah operasi dan juga kontrol yang teratur ke dokter mata untuk mengetahui perkembangan perbaikan mata setelah operasi. gunakan pelindung mata di tempat kerja dan saat berolahraga berat. kadang disertai hipopion. Bila penyebabnya adalah jamur. pengobatan dapat diberikan karena keterlambatan beberapa jam saja dapat membedakan hasil yang diinginkan. Menginspeksi struktur luar mata dan inspeksi kelenjar untuk mengetahui adanya pembengkakan 4 .

Intervensi 1). Gangguan penglihatan berhubungan proses peradangan c. Fotofobia (sensitif terhadap cahaya) atau blepharospasme (kejang kelopak mata) 3). marah. catat apakah satu atau kedua mata terlibat Rasionalisasi : kebutuhan individu dan pilihan intervensi bervariasi sebab kehilangan penglihatan terjadi lambat dan progesif. Diagnosa Keperawatan a. dan tertekan 2). Sadari pengaruh reaksi-reaksi dari orang lain atas kekurangannya itu dan dorong membagi . (Marilynn E. kehilangan fungsi. Beri irigasi Rasionalisasi : untuk mengeluarkan sekret. bila bilateral. Doenges. biasanya hanya satu mata diperbaiki per prosedur. 1996) b. Gangguan penglihatan berhubungan proses peradangan Tujuan yang diharapkan Meningkatkan ketajaman penglihatan dalam batas situasi individu. Beri obat untuk megontrol nyeri sesuai resep Rasionalisasi : pemakaian obat sesuai resep akan mengurangi nyeri (Brunner dan Suddarth. Beri kompres basah hangat Rasionalisasi : Mengurangi nyeri.Long.inflamasi ( Brunner dan Suddarth. Berikan pemahaman tentang kehilangan untuk individu dan orang dekat. dan membersihkan mata 2). Ketajaman pengelihatan 2. dan emosi yang terpendam Rasionalisasi : Dengan kehilangan bagian atau fungsi tubuh bisa menyebabkan individu melakukan penolakan. staf. benda asing/kotoran dan zat-zat kimia dari mata (Barbara C . Fokus Intervensi a. Gangguan citra tubuh berhubung dengan hilangnya penglihatan Tujuan yang diharapkan Menyatakan dan menunjukkan penerimaan atas penampilan tentang penilaian diri Intervensi 1). Gangguan citra tubuh berhubung dengan hilangnya penglihatan 3. orang lain diareanya Rasionalisasi : Memberikan peningkatan kenyamanan dan kekeluargaan menurunkan cemas. Dorong individu tersebut dalam merespon terhadap kekurangannya itu tidak dengan penolakan. Tentukan ketajaman. 2001) Analisa Data a. Nyeri (ringan sampai berat) 2). sehubungan dengan terlihatnya kehilangan. syok. Orientasikan pasien terhadap lingkungan. marah. 2000) c. Nyeri pada mata berhubngan dengan proses peradangan dan inflamasi Tujuan yang diharapkan Keadaan nyeri pasien berkurang Intervensi 1). Data fokus 1). syok. Nyeri pada mata berhubngan dengan proses peradangan dan inflamasi b. 1996) 5). tiap mata dapat berlanjut pada laju yang berbeda tetapi. mempercepat penyembuhan. 2).dan tertekan Rasionalisasi : Supaya pasien dapat menerima kekurangannya dengan lebih ikhlas 3).

Endoftalmitis eksogen terjadi akibat trauma tembus atau infeksi sekunder pada tindakan pembedahan yang membuka bola mata. karena kosmetik yang berlebihan merupakan faktor pendukung terjadinya peradangan pada mata Daftar Pustaka . jamur atau parasit dari fokus infeksi dalam tubuh. kelopak mata merah dan bengkak. Untuk klien yang terkena penyakit peradangan pada mata. biasanya akibat trauma atau bedah. penyakit sistemik. Di dalam badan kaca dapat ditemukan massa putih abu-abu hippion ringan dan bentuk abses satelit di dalam badan kaca. Endoftalmitis atau abses korpus vitreus adalah peradangan berat dalam bola mata. 1998) BAB III A. dan akan mengakibatkan abses di badan kaca. atau endogen akibat sepsis. Saran 1. Endoftalmitis endogen akibat penyebaran bakteri. penulis berharap klien segera berobat atau peradangan tersebut segera diobati agar tidak terjadi kerusakan pada mata atau komplikasi-komplikasi yang lain 2. Berbentuk radang supuratif dalam bola mata. Seperti halnya endoftalmitis. Ajarkan individu memantau kemajuannya sendiri Rasionalisasi : Mengetahui seberapa jauh kemampuan individu dengan kekurangan yang dimiliki (Lynda Jual Carpenito. Rasionalisasi : Bila reaksi keluarga bagus dapat meningkatkan rasa percaya diri individu dan dapat membagi perasaan kepada orang lain. Peradangan oleh bakteri memberikan gambaran berupa rasa sakit yang sangat. bilik mata depan keruh. mata dapat terjadi infeksi mata/radang mata yang disebabkan oleh virus.perasaan dengan orang lain. kadang disertai hipopion. trauma. 4). bakteri. Kesimpulan Mata merupakan bagian yang sangat peka. B. ataupun sensitivitas terhadap suatu zat. Kita harus menjaga kebersihan mata dan menghindari kosmetik yang berlebihan.

./..3./.07949/.7907./7.9.503.9. 2:./7907./03. 9039:.5.9:...3 503.7.3 902.8.09. 803847507./18 2.8 033.9.. 039/.3503.3.9.9.2..3 .9.9907.7907.8.9.059:.309.8 039/.8/03.93..    .2.3 .703/.33./.9.9/.3902.3 545.2:7:3..3/.207.5...8/03.

7..8/03.-47.9.33907.9 :39:202507-.32:.3.9   3:7.2502-07..8.3907..35../.-:3/03.3.3-07./3.:202-07.03  4./.9.3.30.   ./:.-907.703.:39:80.39:.3/::3.54-.3.9.3:7.35.347.2-.9/.8  .:5030-.3907.3.:39:-07-.9  -079.347.8:8/.3.3038897.9./545.-47..8./545.35747081 .35844 03039:.-82:890780-:9  4.593/.0794   :39:203039:.3/4907/./.3 80-.803 .3.3902.2.3905.:.354891 .35.3503/0.2030-.   9039:.39:..3503././.8/03.30385034-. 0.-.3907.:39:20249.37017.907.038.

:7.803.3...8..33.8..37. 2025072:/.3  203:7.25:805079902.39:03203/.:/03.3902.37.5/73.2202-07../.: -07.2..9 -.9..3 202-..507.                       .30802-:.5.9.3 902./.3507.032.33.3/::3. 2033./703907.34592./75.

/5..0.-07:9  #.3.-./.3.9.7.3/.3./.5.8 3018/.9 /.. 205:980-.4.780903.-07-./5.8890247.5.39079:30- /.3. /.907/0908.3.32.9/43974/.5.3.3. 0. 8053/419.2.5./.3 0.3.8.95720780/./.9.35.3  80:3/07./.-0-07.3503.3  7:3307/.3.9..9907.39:-:.3 0-.0.3.3.5.39.-.3507.73/0.43/8 -0-07.2.9/5079.343/890780-:9/.298  !&&  %# .3$://./..3:2:2907./.990703./..897:9:72.90.3.9.3/.79    31.-0781.5.9.5.

2.:42. 007:.390.7.7/.. 5033.3.85.3/./.  .31.378  . 474/-.3.9.  !   #093.045.2. 43:397.9. 4730.9.2.3038.74-0./.7.2-4.9.

3.58.32037.298 507.05.347.3.32.97.9.32.. %09.9.503.580-./.8  3/419./.

 /9.9.503.::5 /-07909082.3...2.8007.97.-.-.503.9.207./.::5 5.9.9/.9-.3..8./.8.8:/.3.32..

307:8.9-8.-..2./4-.35./.2030-.9.

0.29  0309. :39:9:.30.3:.803/419.9:5./.703/419.503.03/419.3&2:2 &39:203.3 503:8202:8.:0944/.9.87093..-.9./.7../.298  %::.298  0309.81.903/419./.3/.2-..298           ./.3503.298  030799039.7..3.9.3:8:8  0309.:.298  0309.303/419.2.:5:3.7-.3.0.:425.298 .9. 43    %&&  %::.:42..37.35./.3/.39.503.35..298  0309..:/013803/419.3/.8/.03/419...3.8. .9039.8.3503.3502-.7..2..8..3 2032-:.:.298  0309.9.8805079.:5.94184403/419.703/419.3425.3503..

-07.8.9342808   %. 43:39.:805/072/8 $9.9.     $!$  !03079. 3072.298   !.. 3/419. 50.35.3503.7.39.-.0249/. -.8507:8 1942488/..3.-.2:7.3.3-.93/. ...:310880:3/075..970:8.8:.2.907 !030-./.29808403907.3  %3/.7.93/.307: $0.2-4.9.9/.3202-07./05.3   :.-5.3./.9.: 045.. 2..2-4.30.-..2:7 !030-.:5..2503.-808/-.9.:03/403.39.7 80:7:03/419.3.29803/403/../3. 97.3:...-. !07.7.2/.:2.80:7:.9. 045.95030-.-.$9.38:.902-:8..:3.9.9.320302-:82.:8.35:9 //05..3.3397.7.38:5:7..202-:7: .3/.  3/419.3/.3..:-0/.3-..3/. /.  3/419.80:7:.3203./03.-907.3/9:-:9..2-.3502-0/.8..3.37././.9:.32.-4.9.8 %07/..38./.  07:5.07: -2.3907-039:3.29803/403.9.:31085.298 3/419.7.81.35:7:035.9: .91/.3502-0/..2:3.902-:8 ::8   944 !030-.378  0.9  045.9.8:/..7.9.3503. 0207..507.-..3202-:.3/.714:83108/.507.997. .-.9.3/.9.  .20. !030-..:9.39:3-078.. ..54.3-.-.298 03/403/.39:.4.3..9.3./.907.3.8..9.3850808$970594.7.2.3.4. 149414-./.3-03./.2 9:-:  .:2..3-.3 .3-.:2.8073.9. 3/419.9.995003/419..29808403/./..:70:8  /....298.3907-039: 54543 .3. -03.9502-0/.3.9...997./.3-. 3/419..298.3 502-0/. 9. 2.-4.9.2 . 4730.8073.3. /./.3/./8090./.73.29803/4038.3207.807./.7.3.-5.: ./.3  %.907./.7..89/.3-07.:2.:8  .298.997. 902-:8.907 .5.3.03/419.3802.54.3/80-.8.2-4.-$0588 80:9847-9.3202-:7:/03..3-. 07: -2. /.907./.207.4:07/8079.   .5..3./.3 .2-.9.35:92.3.308403  3/419.. 807.-808475:8./.3149414-.3.980588 07-039:7...303/419.9.35030-.:..9 .337..9:-07:5.907/. 4730..3907.3202-:.9907.9.-.2.298.58.79025.. :247./.7/-:.207.-...35..7.3-07.9..5.970:8 /./503:7:3.4.9.9.07:    .7/-:.941844 3/419././.-808//.

.../.22.9.9.5.0.9..3/80-:9'970.3 .50747.3/8079.03.9 .3.303/419.39.5..947:2 .38:3/8:39.3 . 97.9.942:39:203.703.9.0907.4.8.3 5034-.3.-8088.3.32.3  !034-.2-...3-07.2-.22.88.8.3.3:.39:35030-.9./80-..82.9/-07.3.3-0-07. 50747.298907.3/80-.9..3-03..32..2:7 /.39-49/.39-49/.5030-.3. 207.8.3 ./.28.-: .5.     !03.:5:3:. !03.3.33.8/.:02/....9.9/902:.97.8.37084907. /23:2 .0.8090. /.7.9.9.307 .3-0/..3. 0820978.2.9.32.7.203..7..309.3/33.9.7../.3507.5.3507-.3 502-07.-07.9-074.:2.   !03.8 0-:9.8.3907. $:39.32.9.307: .802.:0.9 ./3.38:/.3.3-039:.8090.2-..907 /.907.:39:20309.2.3.9../.-3..9./.   425.-:554373..703. .8.3/./9025.5:9.-47./05. $007. 39-493/.3 . 203:93897:8/49079039.30/.9..03/419.9.3.5.0.!07..9.393/.5073.9..7 /.9/5..5. / #0.2..9.340-.2..3108/03. :3.9.3502078..5././.7907.9 20.3-07:5.7./..38:3/.:50702-..24507.3./.9.3/.9203/:3/./3.3          $!$&!#%  !03.7.9397./.43.3. -2.8.5.3045.5...8090./.9. 503.9..9 /49078508.37.9:7 0/49072.9/-07.9 045.33.5.4507.2.907202-07.3..298.:.348803/419.9 -07-039:909082.9...43974./9025.2:7 805079254907.503/:3./..9. /43172.54543 /.298 /90..82.3/..9.340-. /23:2 .9 202-0/.3..3.38..9 07.-.909//.3.38.5.3.8 &39: 203.5.30/..:2.22.31088:/.907.-.:./.4507..2. - !03.3503/:32.9.-3.2-.

7:39:20309.3.338508003../.3/.3  0338508897:9:7:././.5.9.3203:9:52.3.2.35.  !03.72. 0 .3202-:.25:.32.07.. 1 02.3 ..9. 502-03.:.73.9.9.

3574808507.9.9.7.2.9:-:-07:-:3/03../.803-07:7.0507.3574808507.820 0.038  07425708-.97.8.8 #. .3:..331. .83.3503. 803891907.843.38.9   49414-.8:39:2030:.05.7.8.3 3907.3.33.3574808507.8. 075.348.843.503.331.7485..25./.9.14:8  07 73.3 /.3  4:83907.-07:-3.8 %::.8 7:3307/.9.9.-07.2.380709 -03/.3$://.2.9.3 .   09./.9./.2.803:7./.3202-078.5.3/03.3.3045.31.3 0...038 .3..3.3.3/03.2.3307 202507.3/./. 075. .9.9.9 #.32.9.35030..2.3:.3 .33075.3.:-05.2.8 - .8.  077.3-07:-:3.3. .79    3.3/../.5.3/.3  .9..-07:-3.950302-:.

/507-.3/./:90780-:9/.5./03.97.30248..7.9.8 70.038  %039:. .3574808507..72.3:39:3/.9/.3  47433/.3503.3$://.3.3 907.92.309./.9.747.390790.347.3/..9.1 47.909.33.-0../:/.3 84 2.3:.803./.9./.9.9:-:-07:-:3/03.880-.:0/:.3:.9:39:2043974307808:.:1:389:-:-8.3 89.8502.3 03.303.3..9 #.8.3 5034.733 40308   .5.3307 7:3307/.3 #.9 80:-:3.39039.33907.9./.25.3203:7:3.70805.7.7.843.5.3/. .3-07:-:3.5.390790.70805 #.2.220708543907.34-.3/.5  -.3.9.30.3 .3.79   - ..3-07-0/.9.3.3203:7.8  .83/..3502.9808:.8  $./.803907./.2-.9-07.:. #.309.3.803/.3.3/.3.3 %::.3...9..52.33.907-.7.8.7:70.3.300:.9.8$:5.3./:/.9.3.7.4947. 43    074-.3/4743202-.9:.3/03.3.7.9.02.33.5.3.5.2.33/.:..50:7.39039.3.53:3.2030-.2.2 #.9.3.3033.3-..70.9203072.907.3.35033.9.3.3907503/.843.9.30.7503.31:38 /.30-.3.8.3503072. .9. 9.8./: 20./:  3907.35.0..8.8503..9:9/.-.3/0.3.2.3 907./.-.3503.8..3503..9.35.038-07. /.802-07.7-.3/./03..3/7 3907.3.3503.843.33/.7.889:.9..3 84 2. /.3203:3:.0:7.3.3.3 %::.843.50757480/:7    7039..8..2-./.3/.3574081 -.2.9:2.3:95.8.80-:9:..843.9 .93.3.9:/.80:7.3 0.8/.8.33.038  07.35034.503.

33.3   .3..9..507.:80-07.39.. 2.:02.8.3.:02./31082.47.5.8.3./:/.3.5.3 .92033.3-.25:.-.9202-.5.7.37.9907.843.5..:.305.8..3/2 3/.:8/.30:7.347.3.:./..70.507.7.207:5.80:.950.33/.38./:202..33/.750394          0825:./:/03.3 /.3/03..843.3./73/.9.3  #.9.8./.8.9.507.803/7 #.80309.8.

3.31..:2..9.3 /80-.-.9.88./.3-039: .9.95030-./.32. /.9.:507..3203.2-.8 425.5.9/902:./.3.970:8./. 3/419.5038007.-:554373.9.7.   $.298 08403907. 48209. -.9.9.3./.19./4-.3.298 3/419.980588 07-039: 7.-808475:8.:2.9 045..././.3.503.7.507..3.2-.7.91/.298.3.9.340-.38./. 503.907 .307: .2-..32.2-4. 503:8-07.35.35.3-07.58:.   .32033/..-: .-.3..9..:-0/./07:8././.-./.79/.   . .29803/403...340.7:8 -.35.8..38:5:7.3.-8088.997.3-03.0-078.2.9  $05079.7:8203./.390703./.2-4.748209.9.7.3./.-.3.:310880:3/075.9.8907.3...507.9:.7./..8.3./3.3-070-. 54543 /..207.3207:5.9.32.3 202-:.9.9.9.909//.3  9.2.9 .9 /.7 14:83108/.3 . 3/419.9...03/419../.9.3-.7!:89.2.988902 ././.:5.9..9.3/.3-07:5.29:-: !07.907 97./.2:7.907.3502-0/.-808/-..703.-.390780-:98007.:2.3.3/8079./05.7.-4./.5:9.-.3  &39:03.: 425.3.907202-07.9./.7..8.997.:5:380389...:.9507.9.:03/403.93/.9.902-:8. -2.2.3.89/. -074-.3-070-.947503/::3907.8.2.2.2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful