BAB I<br />PENDAHULUAN<br /> Latar Belakang Perkembangan zaman yang semakin moderen terutama pada era globalisasi seperti

se karang ini menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Peningka tan kualitas sumber daya manusia merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujua n pembangunan. Salah satu wahana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut adalah pendidikan. Menurut Auliyawati (2008:1) Pendidikan pada tiap tingkatan mempunyai tujuan untu k menyiapkan peserta didik agar mempunyai kemampuan dalam melanjutkan tingkatan pendidikan ke tingkatan selanjutnya. Salah satu usaha yang digunakan untuk mewuj udkan kemampuan siswa tersebut adalah dengan meningkatkan penguasaan mereka terh adap setiap materi yang di ajarkan. Pengusaan siswa terhadap setiap materi yang di ajarkan dapat di pengaruhi oleh b eberapa faktor di antaranya menurut Deming (dalam B. Uno Hamzah, 2008:86) adalah input mentah atau siswa itu sendiri. Selain Deming tokoh pendidikan seperti Ovi de Dicroly (dalam Hamalik, 2006:157 ) juga berpandangan sama bahwa faktor siswa justru menjadi unsur yang menentukan berhasil tidaknya pengajaran yang di sampai kan oleh guru, sebab setiap siswa memiliki kondisi internal di mana kondisi ters ebut sangat berperan dalam aktivitas belajar mereka sehari-hari, salah satu dari kondisi internal tersebut adalah motivasi. Motivasi sebagai motor penggerak di dalam diri seseorang atau kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu demi tercapainya suatu tujuan. Sedangkan motivasi belajar merupakan keseluruhan daya penggerak di dalam diri a nak yang mampu menimbulkan kesemangatan atau kegairahan belajar. siswa yang tida k memiliki motivasi belajar tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar, dan perbuatan belajar akan terwujud apabila ada motivasi belajar dari dalam diri sis wa. Selain motivasi belajar dari dalam siswa, motivasi belajar dari luar diri si swa juga perlu di bangkitkan oleh guru dengan cara manginformasikan tujuan pembe lajaran, memberi dorongan, memberi rangsangan, mengevaluasi dan umpan balik. Sel ain itu guru juga harus mampu membangkitkan ingatan siswa terhadap materi yang t elah di ajarkan. Matematika sebagai ilmu yang memiliki tingkat kesukaran yang lebih tinggi membut uhkan peranan motivasi belajar. Menurut Sardiman (2005:83) siswa yang memiliki m otivasi belajar, juga memiliki ketekunan dalam mengahadapi tugas, ulet menghadap i kesulitan (tidak lekas putus asa), lebih senang bekerja mandiri dan senang men cari serta memecahkan masalah soal-soal. Agar siswa termotivasi untuk belajar le bih lanjut maka perlu diberikan rangsangan berupa hadiah, pujian, gerakan tubuh (acungan jempol, tepuk tangan, geleng-geleng kepala), persaingan, dan memberikan nilai terhadap hasil pekerjaan yang mereka capai. Bertolak dari uraian di atas peneliti pernah mengadakan observasi pada MTs Limbo ro kelas VIII, di temukan banyak siswa kurang memilik motivasi belajar, itu terl ihat saat proses belajar mengajar berlangsung seperti kurang memperhatikan penje lasan guru dengan baik, tidak mencoba mengerjakan contoh soal yang diberikan ole h guru, terlambat mengumpul tugas bahkan ada yang tidak kumpul sama sekali, sert a kurang lengkapnya catatan yang mereka miliki akibatnya mereka kurang menguasai materi dengan baik, bahkan ada yang tidak bisa menyelesaikan tugas atau contoh soal yang diberikan oleh guru . Selain beberapa kondisi di atas, ada juga bebera pa siswa yang memperhatikan penjelasan guru dengan baik, bergairah, selalu ingin maju mengerjakan contoh soal yang di berikan oleh guru, selalu mengumpul atau m engerjakan tugas yang di berikan oleh guru, memiliki catatan yang lengkap dan pe nguasaan mereka terhadap materi cukup lumayan. Beberapa kondisi siswa tersebut di atas dalam mengikuti proses belajar mengajar mungkin tergantung atau dipengaruhi oleh motivasi belajar yang ada pada diri mer eka masing-masing. Olehnya itu peneliti merasa tertarik untuk mengangkat judul: Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Penguasaan Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Pada Siswa MTs. Limboro Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Ba rat . Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti dapat merumuskan masal ah sebagai berikut :

Afifudin (dalam.T. Selain itu matematika adalah ratunya ilmu. Priyoananto. dengan menggunakan simbol dan istilah yang telah disepakati bersama. Aljabar. dan n adalah konstanta. Karena itu belajar matematika sebenarnya untuk mendapatkan penge rtian hubungan-hubungan dan simbol-simbol serta kemudian mengaplikasikan dalam k ehidupan yang nyata. maka penelitian ini bertujuan untuk : Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem per samaan linear dua variabel pada siswa MTs Limboro kelas VIII Untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi s istem persamaan linear dua variabel pada siswa MTs limboro kelas VIII. struktur-struktur dan hubungannya diatur menurut aturan . 2007:1) mengungkapkan: matematika itu timbul karena pikiran-pikiran manusia yang berhubungan dengan ide. Mate matika terdiri dari empat wawasan yang luas yakni: Aritmetika. 2007:1) secara singkat mengatakan bahwa Matematika berkenaan dengan ide-ide atau konsep-konsep abstrak yang tersusun secara hirarkis dan penalaran secara de duktif dan apabila matematika dipandang sebagai suatu struktur dari hubungan-hubu ngan maka simbol-simbol formal diperlukan untuk menyertai himpunan benda-benda a tau obyek-obyek. Seperti apa yang telah diutarakan oleh Soedjad i (dalam. y adalah variabel. Sementara itu Hudoyo (dalam.Apakah ada pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa MTs Limboro kelas VIII ? Berapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem persama an linear dua variabel pada siswa MTs Limboro kelas VIII ? Tujuan Penelitian Bertolak dari perumusan masalah di atas.<br />Pemahaman terhadap strukturstruktur dan proses simbolisasi memberikan fasilitas komunikasi dan dari komunik asi ini kita mendapatkan informasi. Dengan demikian simbol-simbol bermanfaat untuk kehematan intelektu al. Penegasan Istilah Agar tidak terjadi penafsiran yang berbeda dalam penulisan ini. maksudnya bahwa matemat ika itu idak bergantung pada bidang studi lain. metode eliminasi dan metode subtitusi. proses dan penalaran. Bahasa matematika yang digunakan agar dapat dipahami. Hipotesis Penelitian Diduga bahwa : ada pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem p ersamaan linear dua variabel pada siswa MTs Limboro kelas VIII kecamatan seram b arat kabupaten Seram Bagian Barat. Priyoana nto. bukan berarti matematika tidak dapat dikenali. Rus effendi (dalam. Dari informasi-informasi ini dapat membentuk konsep baru. geometri dan analisa. <br /> BAB II LANDASAN TEORI Hakekat Matematika Sampai saat ini belum ada kesepakatan yang bulat untuk mendefenisikan apa itu ma tematika. 2007:1) sebagai pengetahuan matematika mempunyai beberapa karakteristik. Oleh E. yaitu bahwa obyek matematika tidaklah konkrit tetapi abstrak. maka penulis per lu menjelaskan istilah-istilah yang relevan sebagai berikut : Motivasi belajar adalah: keseluruhan daya penggerak di dalam diri anak yang mamp u menimbulkan kesemangatan atau kegairahan belajar. Ridwan 2008 :1)l Sistem persamaan linear dua variabel adalah: persamaan yang berbentuk x + y = n di mana x . yang diselesaikan dengan meggunakan metode grafik. Walaupun belum ada defenisi tunggal mengenai matematika. sebab symbol-simbol dapat digunakan dalam mengkomunikasikan ide secara efekt if dan efisien. Kegunaan Penelitian Di harapkan dari hasil penelitian ini agar dijadikan sebagai bahan pelajaran bag i setiap guru matematika bahwa motivasi belajar sangat berperan bagi siswa dalam penguasaan materi sistem persamaan linear dua variabel khususnya dan ilmu matem atika pada umumnya. Simbol-simbol ini sangat penting dalam membentuk memanipulasi a turan yang beroperasi dalam struktur-struktur. Priyoananto. De ngan mengetahui obyek penelaahan matematika kita dapat mengetahui hakekat matema tika yang sekaligus dapat diketahui juga cara berfikir matematika. Dengan demikian hakekat matematika adalah hal-hal yang berh ubungan dengan ide-ide.

Donald ini mengandung tiga elemen atau ciri p okok dalam motivasi itu. dan kondisi fisiologisnya. motivasi dapat di katakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan. laboratorium matematika dan lain-lain akan dapat meningkatkan kualitas belajar. Tidak menutup kemungkinan penyediaan sumber lain. apabila langka h-langkah penyelesaian masalah benar sedangkan langkah terahir salah. Bahkan motivasi dapat diartikan sebagai suatu kondisi intere n (kesiapsiagaan). yakni motivasi itu mengawali terjadinya perubahan energ i.<br />Pengajar<b r /> Kemampuan pengajar dalam menyampaikan materi dan sekaligus menguasai materi yang diajarkan sangat mempengaruhi terjadinya proses belajar.<br /> Motivasi Motivasi berpangkal dari kata motif yang diartikan sebagai daya penggerak yang a da dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercap ainya suatu tujuan. 20 07:19) motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang di tandai deng an munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. seperti majalah tentang penga jaran matematika. berbagai gangguan yang ada disekitarnya tidak dapat mempengaruhi perhatiannya. Dalam kegiatan pembelajaran . Namun pada intinya bahwa motivasi merupakan kondisi psikologis yang mendorong se seorang untuk melakukan sesuatu.<br />Motivasi bela jar dari dalam diri siswa (motivasi belajar intrinsik)<br />Jenis motivasi ini t imbul dari dalam diri idividu sendiri tanpa ada paksaan dari orang lain tetapi a tas dasar kemauan sendiri. Or ang yang mempunyai motivasi belajar dan dalam keadaan sehat jasmani akan lebih b aik belajar daripada orang yang dalam keadaan lelah seperti perhatian. Penilaian juga m engacu pada proses belajar. sehingga diharapkan tujuan yang ada dapat tercapai.misalnya saja. 2008:1) Motivasi belajar adalah: keseluruhan day a penggerak di dalam diri anak yang mampu menimbulkan kesemangatan atau kegairah an belajar. Selain itu motivasi bela jar intrinsik ini juga timbul karena adanya hasrat dan keinginan berhasil.<br />Penilaian <br />Penilaian dipergunakan untuk melihat baga imana berlangsungnya interaksi antara pengajar dan peserta didik. priyoananto. Siswa yang memiliki motivasi belajar intrinsik biasan ya memiliki kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru dengan baik. telah menu njukan proses belajar siswa baik. yang dinilai adalah bagaimana langkah-langkah berfik ir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.<br />. Dengan demikian. ditandai dengan adanya feeling dan dirangsang adanya tujuan. Akbatnya proses belajar matematika tidak berlangsung efektif.yang logis. Adapun menurut Mc. ingatan juga berpengaruh terhadap kegiatan belajar seseorang. menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar. Motivasi belajar dapat dibedakan dalam dua jenis.<br />Sarana dan Prasarana<b r />Sarana yang lengkap seperti adanya buku teks dan alat bantu belajar merupaka n fasilitas yang penting.<br /> Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Proses Mengajar dan Belajar Matematik a Menurut Hudoyo (dalam. 2007:1) kegiatan belajar yang kita kehendaki akan bisa tercapai bila faktor-faktor berikut ini dapat dikelola sebaik-baiknya : Peserta didik <br /> Kegagalan atau keberhasilan belajar sangat tergantung kepad a peserta didik. bagaimana kemampuan dan kesiapannya untuk belajar matematika. pengamata n. Fathurrohman dan Sutikno. Dari p engertian yang dikemukakan oleh Mc. bagaimana kondisi psikologis si anak. Disamping itu penilaian juga berfungsi untuk meningkatkan kegiatan belajar sehingga dapat diha rapkan dapat memperbaiki hasil belajar apabila kurang berhasil.Donald (dalam. Demikian pula prasarana yang cocok seperti ruangan dan tempat duduk yang bersih dan sejuk bisa memperlancar terjadinya proses belajar. doron . Seorang pengajar yang tidak menguasai materi matematika dengan baik dan kurang meguasai cara meny ampaikan dengan tepat dapat mengakibatkan rendahnya mutu pengajaran dan yang ked ua dapat menimbulkan kesulitan pesert didik dalam memahami matematika. Motivasi Belajar Menurut Afifudin (dalam Ridwan. masing-masing adal ah: Motivasi belajar dari dalam diri siswa (motivasi belajar intrinsik)<br />Motivas i belajar dari luar diri siswa (motivasi belajar ekstrinsik). rasa in gin tahunya lebih banyak terhadap materi yang diberikan.

sehingga memungkinkan siswa dapat belaj ar dengan baik. rajin belajar. tidak berhenti sebelum selesai) Ulet menghadapai kesulitan (tidak lekas putus asa) Tidak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi Ingin mendalami bahan atau bidang pengetahuan yang di berikan Selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin (tidak cepat puas dengan prestasinya) Senang. Oleh karena itu. dan mampu be rargumentasi. Tanpa motivasi maka tidak akan timbul sesuatu perbuatan seperti belajar. Fungsi motivasi belajar menurut Oemar Hamalik (dalam. 2008:1) adalah :<br /> Tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus menerus dalam waktu yang lama. dan penuh semangat Dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya kalau di yakini itu benar Mengejar tujuan-tujuan jangka panjang Senang mencari dan memecahkan soal-soal. apakah karena adanya rangsangan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.<br /> perlu juga diketahu i bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar intrinsic memiliki tujuan menjadi o rang yang terdidik. Dorongan yang menggerakan itu bersumbe r pada suatu kebutuhan yang berisikan keharusan untuk menjadi orang yang terdidi k dan berpengetahuan. Se seorang melakukan sesuatu usaha karena adanya motivasi. suka tantangan. Besar k ecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan. Sebagai conto h seorang siswa belajar karena ada rangsangan dari guru misalnya memberikan doro ngan.Belajar demi memenuhi kewajiban <br />2. dan sejenisnya.< br />Motivasi berfungsi sebagai pengarah. arahan. <br /> Fungsi Motivasi Belajar Dalam proses belajar mengajar motivasi belajar berfungsi sebagai pendorong.Uno (2008:2003) indikator motivasi belaj ar baik intrinsik maupun ekstrinsik dapat di klasifikasikan sebagai berikut: <br /> Adanya hasrat dan keinginan berhasil Adanya dorongan dan kebutuhan belajar Adanya harapan dan cita-cita masa depan Adanya penghargaan dalam belajar Adanya kegiatan yang menarik dalam belajar Adanya lingkungan belajar yang kondusif.gan kebutuhan akan belajar dan harapan akan cita-cita. Yamin. suka mengerjakan soal. peng arah. senang. tanpa belajar tidak akan mungkin menjadi ahli.. Beberapa bentuk motivasi belajar ekstr insik menurut Winkel (dalam. maka seseor ang yang belajar itu akan dapat menghasilkan prestasi yang baik. 2007:2 24) meliputi sebagai berikut: <br />Mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perb uatan.<br />Motivasi berfungsi sebagai penggerak.<br />Indikator s iswa yang memiliki motivasi belajar dapat dilihat dalam kegiatan sehari-hari ket ika proses belajar mengajar sedang berlangsung yakni bergairah. Dengan kata lain. Adanya motivasi yang bai k dalam belajar akan menunjukan hasil yang baik pula. yang ahli dalam bidang studi tertentu. dan sekaligus sebagai penggerak di dalam diri siswa untuk melakukan aktivi tas belajar. motivasi belajar ekstrin sic dapat dikatakan sebagai bentuk aktivitas belajar dimulai dan diteruskan berd asarkan dorongan dari luar diri individu.<br />Moti vasai dapat juga dikatakan sebagai pendorong usaha dalam pencapaian prestasi. Belajar demi menghindari hukuman yang diancamk an <br />Belajar demi memperoleh hadiah material yang disajikan<br />Belajar dem i memperoleh pujian dari orang penting seperi orang tua dan guru<br />Belajar de mi meningkatkan gengsi<br />Belajar demi tuntutan jabatan yang ingin dipegang at au demi memenuhi prasarat kenaikan atau golongan administratif. <br />Motivasi belajar dari luar diri siswa (motivasi bela jar ekstrinsik)<br />Jenis motivasi belajar ini timbul sebagai akibat pengaruh d ari luar diri individu. yang berpengetahuan. ceria. satu-satunya jalan untuk menuju ketujuan yang ingin dicapai ialah belajar. Strategi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa .<br />Ciri-Ciri Motivasi Belajar<br />ciri-ciri motivasi belajar menurut Munandar (dalam Puspita riana. hadiah. Yamin.<br /> Sedangkan menurut B. s iap menerima pelajaran baru. bahwa de ngan adanya usaha yang tekun dan terutama di dasari adanya motivasi. artinya mengarahkan perbuatan kepencap aian tujuan yang di inginkan. 2007:227) diantaranya adalah:<br />1.

roti. mengangguk. Pemberian hadiah secara tiba-tiba (spontanita s) kepada anak didik yang menunjukan prestasi kerjanya yang gemilang di ahir keg iatan pengajaran. Hadiah berupa benda seperti buku tulis. dan sebagainya ah sejumlah kata-kata yang biasanya di gunakan oleh orang lain untuk memuji oran g-orang tertentu yang di anggap perpresatasi. dan seje nisnya dapat dugunakan untuk mendapatkan unpan balik dari anak didik di dalam ke giatan belajar mengajar. Anak didik memberikan tanggapan atas stimulus yang guru berikan. Misalnya anak didik dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. sebelum bahan diberikan. Saingan atau kompetisi Saingan atau kompetisi dapat digunakan sebagai alat motivasi untuk mendorong bel ajar siswa. Pujian dapat berfungsi untu k menggairahkan motivasi belajar siswa dalam proses belajar mengajar berlangsug. benar menjawab ulang an formatif yang di berikan. Guru dapat me makai pujian untuk menyenangkan perasaan anak didik. tetapi setelah anak didik menunaikan tugasnya dengan baik. tepuk tangan. Hadiah Dalam kegiatan belajar mengajar. Gerakan tubuh merupakan penguatan yang dapat membangkitkan gairah belajar anak d idik. Angka yang di berikan kepada siswa biasanya bervariasi sesuai hasil ulangan ata u tugas yang telah mereka peroleh dari hasil penilain guru. Demikian juga halnya dengan hadiah berupa makanan seperti permen. Memberi tugas Tugas adalah suatu pekerjaan yang menuntut pelaksanaan untuk di selesaikan. sehingga proses belajar mengajar lebih menyenangkan. Pujian Pujian adalah alat motivasi yang positif. Gerakan tubuh Gerakan tubuh dalam bentuk mimic yang cerah. Tugas dapat diberikan dalam berbagai bentuk. Kata-kata seperti kerjamu bagus . Karena anak didik juga manusia. maka di berikan beberapa butir permen. baik persaingan individual ataupun persaingan kelompok d apat meningkatkan prestasi belajar siswa juga sangat baik di gunakan untuk menin gkatkan kegiatan belajar siswa. tak pedul i tua atau muda. Setiap orang senang di puji. maka mereka juga senang di puji. kerjamu rapi . Hal ini terjadi karen a interaksi yang terjadi antara guru dengan anak didik seiring untuk mencapi tuj uan pengajaran. pujian dapat di manfaatkan sebagai alat motivasi . Dalam kegiatan belaja mengajar. C aranya. Orang yang di puji merasa bangga karen a hasil belajar atau kerjanya mendapat pujian dari orang lain. Tugas dapat di berikan oleh guru setelah selesai menyampaikan bahan pelajaran. Tidak hanya dalam bentuk tugas kelompok. kamu cerdas . Persaingan. pena. menaikan tangan dan l ain-lain adalah sejumlah gerakan fisik yang dapat memberikan umpan balik dari an ak didik. tetapi dapat juga dalam bentuk tugas pe rorangan. penggaris. selamat sang juara kelas . pensil. menaikan bahu. guru dapat memberitahukan kepada anak didik bah wa setelah penyampaian bahan pelajaran semua anak didik akan mendapatkan tugas y ang di berikan oleh guru. Hal itu juga menjadi dorongan bagi anak didik lainnya untuk selalu bersaing dalam belajar. bahkan anak-anakpun senang di puji atas sesuatu pekerjaan yang telah selesai di kerjakannya dengan baik. guru dapat memberikan hadiah berupa apa saja ke pada anak didik yang berprestasi dalam menyelesaikan tugas. Guru dapat memberikan tugas kepada anak didik sebagai bagian yang tak dapat terpisah kan dari tugas belajar anak didik.Menurut Djamarah dan Zain (2006:149-157) strategi untuk meningkatkan motivasi be lajar siswa adalah sebagai berikut:<br /> Memberi angka Angka yang dimaksud adalah simbol atau nilai dari hasil aktivitas belajar siswa. Tugas yang diberikan dapat berupa membuat rangkuman da . Pemberian hadiah tersebut tidak di lakukan ketika anak didik sedang belajar. dengan senyum. dapat meningkatkan disiplin belajar dan sebagainya. Dengan begitu. balpoint. geleng-geleng kepala. buku bacaan dan sebagainya dapat di manfaatkan untuk kepentingan belajar anak didik. maka anak didik akan merasa bangga karena hasil kerjanya di hargai dalam bentuk materi. angka merupakan alat motivasi yang cukup memberikan rangsangan kepada siswa untuk mempertahankan ata u bahkan lebih meningkatkan prestasi belajar mereka. acungan jempol.

Dorongan ingin mengetahui membuat seseorang berusaha dengan cara apapun agar kei nginanya itu menjadi kenyataan atau terwujud. membuat kesimpulan. Tentu saja kesal ahan kerja anak didik itu perbaikannya dengan bantuan atau bimbingan dari guru. menjawab masalah tertentu yang telah di per siapkan. Hukum an yang di maksud adalah hukuman yang bersifat mendidik. dan x-y = 1<br />jawab :<b r />persamaan pertama x + y = 3. Guru tidak harus mematikan keinginan anak didik untuk mengetahui . Sanksi segera d i lakukan jangan di tunda. mengerjakan contoh-contoh soal yang te lah di jelaskan. Memberi ulangan ulangan yang diberikan kepada anak didik bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat penguasaan anak didik terhadap bahan yang telah di berikan dalam kegiata n belajar mengajar. metode subs titusi dan reduksi. tetapi memanfaatkannya untuk kepentingan pengajaran. tetapi diperlukan dalam pendidikan. Sebab bila tidak. Dalam proses belajar men gajar. guru bagi kan kepada mereka agar mereka bisa mengetahui prestasi kerjanya. Jarak dan waktu. Setiap tugas yang telah d i selesaikan oleh anak didik dan telah diberi angka (nilai) sebaiknya. Jadi. tentu mereka hawatir tidak akan mampu meny elesaikan tugas yang di berikan itu dengan baik. met ode eliminasi.3)<br /> misal y = 0. ulangan dapat guru manfaatkan untuk membangkitkan perhatian anak didik terhadap bahan yang di berikan di kelas. Agar perhatian anak didik terhadap bahan yang akan di berikan dapat bertahan dalam waktu yang relative lama. guru sebaiknya m emberitahuka kepada anak didik bahwa di ahir pelajaran akan di adakan ulangan. akan memperhatikan penyampaian bahan pelajaran. setiap orang selalu ingin mengetahui sesuatu yang belum di ketahuinya. Kesalahan anak didik ka rena melanggar disiplin dapat di berikan hukuman berupa mencatat bahan pelajaran yang ketinggalan atau apa saja yang sifatnya mendidik. Contoh:<br />Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan<br />x + y = 3. anak didik yang membuat keributan dapat di berikan sanksi untuk menjelask an kembali bahan pelajaran yang baru saja di jelaskan oleh guru. Tetapi yang akan dibahas dalam penelitian ini hanya tiga met ode yakni metode grafik. Anak didik yang menyadari akan mendapat tugas dari guru setelah mereka menerima bahan pelajaran. karena tujuannya untuk mendapat umpan balik dari anak didik terhadap bahan pelajaran yang baru saja di jelaskan oleh guru tersebut. ata u x+3y=1. metode eliminasi. maka di dalam dirinya ada keinginan untuk meng etahui sesuatu. Karena anak didik adalah manusia. yang penting hal-hal yang belum di ketahuinya dapat dili hat secara langsung. kemudian gambarlah grafik kedua persamaan dalam diagram kartesius d an lihatlah di mana kedua grafik tersebut berpotongan. misal x = 0 maka 0 + y = 3<br /> y = 3-0<br /> y = 3<br />jadi titik koordinatnya adalah (0.0)<br />persa . Mereka berusaha meningkatkan perhatian dengan konsentrasi terhadap penjelasan-penjelasan yang d iberikan oleh guru. Pasangan berurutan pada t itik perpotongan tersebut adalah himpunan penyelesaiannya. tenaga maupun mat eri tidak menjadi soal. dan metode substitusi. dan metode substitusi. Menurut Negoro (1982:4 75) mengatakan bahwa sistem persamaan linear dua varaiabel berbentuk x+2y=8. sedangkan kesalahan kerja yang di lakukan oleh anak dapat di perbaiki di masa mendatang. Sistem Persamaan Linear Dua Variabel<br /> Persamaan linear dua variabel adalah bagian dari aljabar. Sedangkan Adinawan (2004:103) mengatakan juga bahwa untuk menentukan penyelesaia n atau akar dari sistem persamaan linear dua variabel dapat di tentukan dengan e mpat cara yaitu: dengan menggunakan metode grafik. Hukuman Hukuman adalah perlakuan yang negatif.ri bahan pelajaran yang baru di jelaskan. Kebenaran kerja yang di lakukan oleh anak didik dapat di pertahankan. Ulangan dapat di berikan pad a setiap ahir kegiatan pengajaran. Metode grafik<br />Untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel deng an menggunakan metode grafik. misalkanlah x dan y=0 untuk mendapatkan nilai titi k koordinat. Mengetahui hasil Ingin mengetahui adalah suatu sifat yang sudah melekat di dalam diri setiap oran g. metode eliminasi. H. maka x + 0 = 3<br /> x = 3-0<br /> x = 3<br />jadi titik koordinatnya adalah (3. Sedangkan Tampomas Husan (1999:161) bahwa himpunan penyelesaian dari s istem persamaan linear dua variabel adalah dengan menggunakan metode grafik. dan sebagainya.

misal x=0 maka 0-y = 2<br /> -y = 2-0<br /> Y = -2<br />jadi titik kordinatnya adalah (0.y = 2<br />2x<br />2x + y = 10-2 1 0 2 4 5 10<br /> <br /> Jadi himpunan penyelesaiannya adalah (4.<br />Variabel Penelitian<br />Dalam penelitian ini ada d ua variabel yang akan di teliti yakni:<br />Variabel X atau variabel bebas ( inp endent variable ) adalah motivasi belajar. Adapun sifatnya adalah melakukan kontrol.y = -6x + 4. <br />maka 2(0)+y = 10<br />0 + y = 10<br />y = 10<br />jadi titik koordinatnya adalah (0.2).<br />Masukan nilai koordinat-koordinat di atas ke dalam diagr am cartesius<br />10y<br />x . yaitu mengganti x dengan y.<br />Variabel Y atau variabl terikat (dependent variable) adalah penguasaan materi sistem persamaan linear dua variab .<br />BAB II I<br />METODE PENELITIAN<br />Rancangan Penelitian<br />Tipe penelitian yang dig unakan adalah tipe penelitian eksperimen.2)<br />Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan 6x + y = 4 dan 27x + 4y = 10<br />Jawab :<br />6x + y = 4. angka dari kooefisien variabel yang akan di hilangkan harus sama.<br /> Contoh:<br />Tentukan himpunan penyelesaian dar i sistem persamaan <br />2x + y =10 dan x = 2y<br />Jawab:<br />Karena pada pers amaan kedua x = 2y.Tujuan penelitian eksperimen adalah unt uk mengungkapkan hubungan-hubungan variabel atau lebih atau mencari pengaruh sua tu variabel terhadap variabel lainya. maka 2x+0 = 10<br />2x = 10<br /> x = 102<br /> x = 5<br />jadi ititk koordina tnya adalah (5. melakukan perlakuan.10)<br />misal y = 0 . atau mengganti y dengan x jika persamaa n memuat variabel x dan y.4)<br />Metode substitusi<br />Subst itusi berarti mengganti.<br />Di atas adalah beberap a contoh soal yang akan di berikan kepada siswa untuk di selesaikan.<br />Eliminasi pe ubah y<br />8x 9y = 4<br />20 + 9y =136<br /> 28x = 140<br /> x = 5<br />elimina si peubah x<br />8x 9y = 4 x 5 40x 45y = 20<br />20x + 9y= 136 x 2 40x + 18y = 2 72<br /> -63y= -252<br /> y = 4<br /> Hp (5.y = 2<br /> 2x = 10<br /> x = 102<br /> x = 5<br />menghilagkan (mengeliminasi) x.3)<br />Di keta hui sistem persamaan 8x 9y = 4.-1)<br />misal y = 0. 2x+y = 10. misal x = 0. dan melakukan pengamatan atau pengukuran.-2)<b r />misal y = 0. misal x = 0. sedangkan tandanya tidak harus sama.<br />Metode eliminasi<br / >Metode eliminasi di lakukan dengan menghilangkan salah satu variabel. dan x-y = 2<br />Jawab :<br />Pilih persamaan yang termudah yakni<br /> x-y = 2. dan 2x + 9y = 136. di substi tusikan ke persamaan 27x + 4y = 10. dan x-y = 2 <br /> Jawab :<br />Menghilangkan (mengelimina si) y.<br />x + y = 8<br /> x . maka x 0 = 1.0)<br />masukan nilainilai koordinat di atas dalam diagram cartesius<br />3<br />x . maka<br />0-y = 1<br />-y = 1-0<br /> y = -1<br />jadi titik koordinatnya adalah (0. maka x-0 = 2<br /> x = 2<br />jadi titik koordinatnya adalah (2 .<br />Waktu dan Lo kasi Penelitian<br />waktu<br /> penelitian dilaksanakan dari tanggal 5 Oktober 2009 sampai 5 November 2009.<br />Jawab. gantilah y dengan 2 pada persamaan 2x + y = 10 ata u x = 2y. Pada meto de eliminasi.<br />x + y = 8<br />x y = 2<br /> 2y = 6<br / > y = 62<br /> y = 3<br />jadi himpunan penyelesaianya adalah (5.maan kedua x y = 1.1)<br />Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan <br />2x+y = 10.0). jadi keseluruha n populasi dalam penelitian ini adalah 42 siswa. di peroleh :<br />27x + 4(-6x + 4) =10<br /> 27x 24x + 16 = 10<br /> 3x = 10-16<br /> 3x = -6<br /> x = -63<br /> x = -2<br / >nilai x = -2 di substitusikan ke dalam persamaan y = -6x + 4 di peroleh y = -6( -2) + 4<br />y = 12 + 4<br />y = 16<br />HP (-2. sehing ga diperoleh:<br />2x + y = 10<br />2(2y)+ y = 10<br />4y + y = 10<br /> y = 2<b r />untuk menentukan nilai x.y = 1<br />x1<br />-1x + y = 3 -2 -1 0 1 2 3<br />Jadi himpunan penyelesaiannya adalah (2. maka gantilah x dengan 2y pada persamaan 2x + y = 10.<br />x = 1 + 0<br />x = 1<br />jadi titik koordinatnya adalah (1. <b r />Populasi dan sampel<br />Populasi<br />Yang menjadi populasi dalam penelitia n ini adalah seluruh kelas VIII MTs Limboro tahun ajaran 2009-2010 yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah siswa tiap kelas sebanyak 21 orang. sehingga di peroleh: <br />2x + y = 10<br />2x + 2 = 10<br />2x = 10 2 <br /> x = 4<br />Hp (4.<br />Sampel<br />Dengan memperh atikan jumlah populasi tersebut diatas maka sampel penelitian ini adalah sampel populasi berdasarkan Arikunto (1998:107) bahwa apabila subjek kurang dari 100 le bih baik diambil semua.0)<br />persamaan kedua. Contohnya :<br />Tentukan penyelesaian sist em persamaan x+y = 8. Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua var iabel dengan metode substitusi di lakukan dengan cara mengganti salah satu varia bel lainnya.16).<br />Lokasi <br />Penelitian ini berlokasi pada MTs Limboro kelas VIII Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Kecamatan Seram Barat.

53% (n) c. Dengan bobot nilai atau skor pa da setiap soal ditentukan dengan cara pemerkahan kemudian dikonversikan kedalam nilai seratus.<br />Pengisian angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa.Mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar .<br />M enyususn soal tes sebanyak 4 butir kemudian dikonsultasikan dengan guru mata pel ajaran untuk mengetahui kevalidan soal tes.<br /> Tes digunakan untuk mengetahui penguasaan siswa terha dap materi sistem persamaan linear dua variabel. Menentukan panjang kelas interval Panjang kelas = data terbesar-data terkecil6 ( jumlah kelas interval ) Menyusun kedalam tabel distribusi frekuensi. Baris ke dua 13. kemudian dikonsultasika n dengan dosen pembimbing untuk mengetahui bobot pernyataan dalam angket.el.3 log n . Baris ke lima 13. Baris pertama 2.<br />Langkah Akhir<br />Memberikan t es kepada siswa untuk mengetahui penguasaan mereka terhadap materi sistem persam aan linear dua variabel.Menyusun tabel distribusi frekuensi Analisis Statistik Chi Kuadrat (x2) Analisis statistik chi kuadrat digunakan untuk mengetahui kenormalitasan data. Dengan bobot nilai atau skor pa da setiap angket adalah sebagai berikut:<br />Sangat sering = 4<br />Sering = 3< br />Kadang-kadang = 2<br />Kurang = 1<br />Tidak pernah = 0<br />Pengumpulan Da ta<br />Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:<b r />Langkah Awal<br />Menyusun angket sebanyak 25 butir. Menurut Sudijono (2003:155) rumus konversi adalah sebagai berikut :<br />Nilai = jumlah skor perolehanskor total x 100 <br />Angket. Baris ke enam 2. sekaligus tabel penolong untuk meng hitung harga chi kuadrad hitung. harga (Fo-Fh)2 Fh merupakan harga chi kuadrat hitung (x2) Membandingkan harga chi kuadrat hitung dengan harga chi kuadrat tabel. didasarkan pada presentase luas tiap bidang kurva normal bak u dikalikan jumlah data observasi ( jumlah individu dalam sampel ).<br /> Angket digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa.<br />Instrumen penelitian<br />Dalam penelitian ini instrumen yang di gunaka n adalah :<br />Tes.7% (n) Memasukan harga-harga Fh kedalam kolom Fh sekaligus menghitung harga-harga (Fo-F h)2 dan (Fo-Fh)2 Fh .1 = 5 dengan taraf kesalahan 5% maka data berdistribusi secara normal. Analisis Statistik Regresi Linear Sederhana Persamaan umum dari analisis statistik regresi linear sederhana adalah : y = a + bX .Menentukan batas kelas pertama .53% (n) f.Menentukan banyaknya kelas ( K ) K = 1 + 3.13% (n) d.Menetukan panjang kelas ( P ) p =RK . Hal ini sesuai dengan 6 bidang yang a da dalam kurva normal baku.13% (n) e. Menghitung Fh (frekuensi yang diharapkan ) Cara menghitung Fh. Baris ke empat 34. Baris ke tiga 34. Bila harg a chi kuadrat hitung < harga chi kuadrat tabel dengan derajat kebebasan ( dk ) 6 . Adapun langkah-langkahnya menurut Sugiyono (2007:80) adalah sebagai berikut : Menetukan jumlah interval kelas untuk pengujian normalitas data dengan chi kuadr ad. Yaitu : a.<br />Analisis Data<br /> Dalam penelitian ini alat analisis statistik ya ng di gunakan adalah :<br /> Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif di gunakan untuk menggambarkan data kedua variable ( X dan Y) kedalam tabel distribusi frekuensi dengan langkah-langkah sebagai be rikut : .Menentukan jangkauan data ( R ) R = data terbesar data terkecil . jumlah kelas interval di tetapkan = 6.7% (n) b.

105291210634.90% dikategorikan baik.14%23.80% dikategorika kurang baik.2 Analisis Varians ( Anava)<br />Sumber variansDkJKKT FTotalN Y2Y2Regresi (a)Regresi baSisa11n-2JK a JKba JK(s)JK a S2reg = JK baS2sisa = JK ( S)n-2S2regS2sisTuna cocokGalatk-2n-kJK ( TC)JK (G)S2(TC) = JK(TC)k-2S2G = JK ( G )n-kS2TCS2 G<br />Sumber : Sugiyono (2007:273)<br />Untuk menguji keberartian r egresi di pakai statistik F= s2 regs2 sis jika F hitung > F tabel untuk taraf ke salahan 5% dengan derajat kebebasan ( dk ) pembilang = 1 dan dk penyebut = n-2 m aka kesimpulannya koefisien itu berarti. Dengan bangunan terd iri atas dua bangunan. satu bangunan untuk ruang kelas dan satunya untuk kantor dewan guru dan ruang perpustakaan. 10 siswa atau 23.90%4.<br />BAB IV <br />HASIL PE NELITIAN<br />A . 12 siswa atau 28. 10 siswa atau 23. 0%28.1 Histogram Motivasi Belajar Dari tabel dan histogram motivasi belajar di atas mengungkapkan 3 siswa atau 7. a = harga Y ketika harga X = 0 ( harga konstan ) b = angka arah atau koefisien regresi. 2009<br /> Dari tabel distribusi frekuensi motivasi belajar di atas Jika di gambarkan dalam histogram adalah sebagai berikut : Gambar 4.<br />Sedangkan untuk mengetahui besarnya pe ngaruh variable X terhadap variabel Y ditentukan dengan rumus :<br /> r = nXiYi ( Xi) (Yi ) (nXi2 .<br />B . Sedangkan siswanya berjumlah 113 0rang.57% dikategorikan sedang. 5 siswa atau 11.<br /> Tenaga pengajar di madarsah Tsanawiyah Limboro berjumlah 13 orang dengan rincian 4 orang sebagai guru tetap. Deskripsi Data<br /> Analisis Statistik Deskriptif Setelah data dianalisis dengan statistik deskriptif maka kedua data (X dan Y) da pat di gambarkan dalam tabel distribusi frekuensi sebagai berikut : Tabel 4.80%11.57%23.1 4% dikategorikan gagal (tidak punya motivasi belajar).76%Gagalcukupsedangkurang baikbaiksangat baikJumlah 42100% Sumber : Hasil pengolahan data.1 Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar ( X )<br /> Nilai frekuensiPersen Keterangan10 2122 3334 4546 5758 6970 813101210527. . yang menunjukan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang di dasarkan pada perubahan variabel independen . Sugiono (2007:261) Harga a dan b dapat di cari dengan rumus : <br />a= yX2-xyxnx2-x2 <br />b= nxy-x ynx2-x2)<br />Sugiono (2007:262 )<br />Di mana :<br />a = Konstanta <br />b = ko ofisien regresi<br />?x = jumlah nilai x<br />?y = jumlah nilai y<br />?x2 = jum lah kuadrat nilai x<br />?y2 = jumlah kuadrat nilai y<br />?xy = jumlah produk a ntara nilai x dan y<br /> <br /> Selanjutnya uji kelinearan regresi dengan rumus :<br />JK (T )=?y2<br />JK ( A )=Y2n<br />JK ba =b XY-XYn<br />JK ( S )=JK (T ) JK(a) JK ba <br />JK (G)=xiY2-Y2ni<br /> JK (TC) = JK (S ) JK ( G )<br />Sugiyo no ( 2007:265 )<br />Dimana : <br />JK (T) = jumlah kuadrad total<br />JK (A) = jumlah kuadrad koefisien a<br />JK ( ba ) = jumlah kuadrat regresi ( ba )<br /> JK ( S ) = jumlah kuadrat sisa<br /> JK ( TC ) = jumlah kuadrat tuna cocok<br /> JK ( G ) = jumlah kuadrat galat<br /> <br /> Untuk mempermudah uji linearitas d i butuhkan tabel analisis varians (anava ) regresi linear sederhana sebagai beri kut:<br /> Tabel 3. Tabel 4. Madrasah Tsanawiyah Limboro terletak di Ka bupaten Seram Bagian Barat kecamatan Seram Barat Desa luhu. Sedangkan koefisien determinasinya adalah r2.2 Distribusi Frekuensi Penguasaan Materi (Y)<br /> nilaifrekuensipersenketerangan10 25 26 4142 5657 7374 8990 . dan 2 siswa a tau 4. Gambaran Umum Obyek Penelitian<br />Madrasah Tsanawiyah Limbor o merupakan Madrasah Tsanawiyah swasta yang di dirikan pada tahun ajaran 2002-20 03 di bawah naungan Depertemen Agama.Dimana : y = subyek dalam variabel dependen yang di prediksikan.76% dikategorika motivasi belajarnya sangat baik. 3 orang se bagai guru kontrak sisanya adalah guru honorer.(Xi)2)(nYi2 . X = subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu.76%21.<br />Untuk menguji kelinearan regresi d i pakai statistik F=S2 TCS2 G dibandingkan dengan F tabel dengan dk pembilang ( k-2 ) dan dk penyebut ( n-k ) jika F hitung tuna cocok < F tabel untuk taraf kes alahan 5% berarti regresinya linear.80% dika tegorikan cukup. dengan agama mereka 100% Islam.(Yi)2 <br />Sugiono (2007:274)<br /> Jika r hitu ng > r tabel dengan taraf signifikan 5% maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan materi sistem persamaan linear dua va riabel.

63 + 1.2 Histogram penguasaan materi Dari tabel dan histogram penguasan materi di atas mengungkapkan 2 siswa atau 4.825074.14 maka dapat di susun persamaan regresinya sebagai berikut Y = 11.24 untuk tar af kesalahan 5% dengan dk pembilang = 24 dan dk penyebut = 16.80% dikategorikan kurang baik. A dapun tabelnya adalah sebagai berikut : Tabel 4. <br />Kemudian dalam perhitungan tabel anava untuk mengetahu i keberartian koefisien.291. Analisis Statistik Regresi Linear Sederhana Berdasarkan perhitungan regresi pada lampiran 5 maka diperoleh harga a = 11.63 s edangkan harga b = 1.1402Jumlah424205.82103. 2009 Dari perhitungan tabel diatas.63 + 1. Analisis Statistik Chi Kuadrat ( x2 ) Analisis statistik chi kuadrat digunakan untuk mengetahui kenormalitasan data.670. di temukan F hitung = 103.97 > F tabel = 4. Sedangkan koefisien determinasinya r2= (0.82120.97Tuna cocokGalat 24163338.140. 10 siswa atau 23. 2009 Karena harga chi kuadrad hitung = 5.12108.Fh2Fh10 2122 3334 4546 5758 6970 -81310121052161414 6124-2-4-114164161142.28%7.27 Sumber : Pengolahan data.8 43 > r tabel = 0. maka dapat disimp ulkan regresinya linear. Sedangkan untuk kelinearan di temukan F hitung = 1.304 untuk taraf signifikan 5% dengan n = 42. 9 siswa atau 21. 2009 <br /> Dari tabel distribusi frekuensi peng uasaan materi di atas jika ditampilkan kedalam histogram adalah sebagai berikut :<br /> Gambar 4.14X Selanjutnya akan diuji keberartian koefisien dan kelinearan re gresi lewat tabel anava berikut : Tabel 4.14%GagalCukupSedangKurang baikBaikSangat baikJumlah42100% Sumber : Hasil pengolahan data.28 < F tabel = 2.14% dikategorikan penguasaan materinya sangat baik. 12 siswa atau 2 8. Tabel 4.5 Analisis varians (Anava) Sumber variasidkJKKTFtotal42151372151372Koefisien (ARegresi ( b/a )sisa114013373 5. 2009 Dari perhitungan tabel anava di atas.3 Chi Kuadrad Hitung Motivasi Belajar <br /> nilaiFoFhFo . maka hipotesis di terima berdasarkan nilai r hitung = 0.63 dan harga b = 1.6713 9. Maka dapat disimpulkan d ata penguasaan materi siswa berdistribusi secara normal.481.92 Sumber : Pengolahan data. C .42%28. Sedangkan untuk kelinearan di temukan dalam .04% di tentukan oleh faktor lain.Fh2Fo . 6 si swa atau 14.80%14. sisanya 28.070 dengan derajad kebebasan (dk) = 5 dan taraf signifikan 5%. F hitung = 103.843 > harga r tabel = 0.28% dikategorikan baik.843)2= 0. Selanjutnya dalam perhitungan ditemukan harga r hitung = 0.281.FhFo .08 untuk taraf kesalahan 5% dengan dk pembilang = 1 dan dk penyebut = 40 maka dapat disimpulkan koefisien berarti.4713373512561.4 Chi Kuadrad Hitung Penguasaan Materi <br /> NilaiFoFhFo .42% dikategorikan cukup.Fh2Fh10 . Mak a dapat disimpulkan data motivasi belajar siswa berdistribusi secara normal.97 > F tabel = 4.Fh2Fo .28 Sumber : Pengolahan data.57% dikategorikan sedang.171Jumlah424209.14X.7112561. maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang sangat kuat sebesar 0. 3 siswa atau 7.50.57%23.7 6% dikategorikan gagal.070 dengan derajad kebebasan (dk) = 5 dengan taraf signifikan 5%.27 < harga chi kuadr ad tabel = 11.08 maka dapa t di simpulkan koefisiennya berarti.304.25 26 4142 5657 7374 8990 10529121063161414 6113-2-402194160411.7106 ini berarti 71. harga chi kuadrad hitung = 9.FhFo .<br />BAB V<br />PEMBAHASAN <br />Berdasarkan perhitungan a nalisis statistik regresi linear sederhana pada lampiran 5 ditemukan harga a = 1 1.843 antara motivasi belajar dengan penguasaa n materi sistem persamaan linear dua variabel pada Siswa MTs Limboro Tahun ajara n 2009-2010. Pengujian Hipotesis<br /> Berdasarkan hipotesis dalam penelitian ini yakni : diduga ada pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem persamaa n linear dua variabel.06% pengu asaan materi di tentukan oleh motivasi belajar.14 maka persamaan regresinya sebagai berikut : Y = 11.92 < harga chi kuadrad tabel = 11.81735.

28 < F tabel = 2. bergairah. <br />Selanjutnya untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap p enguasaan materi sistem persamaan linear dua variabel di gunakan rumus r hitung.<br />Oleh karena itu dalam prose s belajar mengajar.06% penguasaan materi sistem persamaan linear dua variabel ditentukan ol eh motivasi belajar sedangkan sisanya 28. <br />Sejalan dengan itu Auliyawat i (2008:1) mengatakan bahwa motivasi belajar mempunyai peranan penting dalam pro ses belajar mengajar.04% ditentukan oleh variabel lain. memiliki catatan yang lengkap. senang mencari dan m emecahkan masalah soal-soal.perhitungan tabel anava F hitung = 1. Dalam perhitungan di temukan r hitung = 0. pujian. <br />Nilai koefisien b sebesar 1.7106. merasa senang.843 dan koefisien determinasinya sebesar 0. selalu mengerjakan tugas.24 maka dapat disimpulkan regresinya linear. selalu ingin maju men gerjakan contoh soal yang di berikan. Saran Dalam proses belajar mengajar guru hendaknya mampu menggerakan motivasi belajar siswa pada awal pembelajaran dengan cara memberikan arahan atau dorongan untuk b elajar. m engevaluasi dan umpan balik selain itu menurut B. Ini ber arti 71. Seorang siswa yang memiliki intel egensi cukup tinggi boleh jadi gagal karena kekurangan motivasi belajar. <br />Dari persamaan regresi di atas kemudian dari perhitung an tabel anava ditemukan koefisiennya berarti dan regresinya linear maka dapat d isimpulkan ada pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem persa maan linear dua variabel. berkosentrasi. tepuk tangan). pintar. Karena kuatnya motivasi belajar yang ada dalam diri mereka maka m ereka dapat menguasai materi yang di ajarkan. memperhati kan penjelasan guru dengan baik. pernyataan verbal seperti bagus sekali. dan sem angat untuk belajar. motivasi belajar dapat menumbuhkan semangat sehingga siswa terdorong untuk melakukan perbuatan belajar.7106 ini berarti 71. memberi dorongan. Besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi sistem persamaan l inear dua variabel adalah 0. hasil belajar si swa perlu di berikan. guru hendaknya mampu membangun dan meningkatkan motivasi bel ajar siswa dengan cara menginformasikan tujuan pembelajaran.14. akan mempunyai b anyak energi untuk melakukan kegiatan belajar.304 maka dapat disi mpulkan terdapat pengaruh yang sangat kuat antara motivasi belajar dengan pengua saan materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa MTs Limboro tahun Aj aran 2009-2010.<br />BAB VI <br />PENUTUP<br /> Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data maka penelitian ini dapat di si mpulkan sebagai berikut : Ada pengaruh motivasi belajar terhadap penguasaan materi Sistem Persamaan Linear Dua variabel Pada Siswa MTs Limboro Kecamatan Seram Barat kabupaten Seram Bagia n Barat tahun Ajaran 2009 2010. hasil kerja. geleng-geleng kepala.<br />Sardiman (2005:83) juga menga takan bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar juga memiliki ketekunan dalam b elajar. gerakan tubuh (acungan j empol. Hasil b elajar akan optimal kalau ada motivasi belajar.843 > r tabel = 0. menakjubka n merupakan cara paling mudah dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar si swa. selain itu guru juga harus mampu menggerakan motivasi belajar siswa saat proses belajar mengajar berlangsusng dengan cara memberikan perlakuan motivasi .04% ditentukan oleh variabel lain. <br />Sedangkan koefisien determinasinya sebesar 0. Siswa yang memiliki motivasi belajar kuat. persaingan atau kompetisi dan member ikan nilai terhadap hasil pekerjaan yang mereka capai agar penguasaan materi sis tem persamaan linear dua variabel hususnya dan ilmu matematika pada umumnya dapa t tercapai.<br />Selain itu Sardiman (2005:75) juga mengatakan bahwa motivasi belajar adalah merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelekt ual.<br / >Dalam proses belajar mengajar berlangsung peneliti menemukan kondisi siswa yang memiliki motivasi belajar biasanya selalu senang menerima pelajaran. Peranannya yang khas adalah dalam penumbuhan gairah. Uno (2008:34) pernyataan pengh aragaan secara verbal terhadap perilaku yang baik.06% penguasaan materi sistem persamaan linear dua variabel dipengaruh i oleh motivasi belajar sedangkan sisanya 28. ulet menghadapi kesulitan ( tidak lekas putus asa).14 membawa arti bahw a setiap peningkatan atau penurunan variabel X (motivasi belajar) akan di imbang i dengan peningkatan atau penurunan variabel Y (penguasaan materi) sebesar 1.<br />Singkatnya agar siswa termotivasi untuk belajar lebih lanjut maka perl u diberikan rangsangan berupa pemberian hadiah.

sman3blitar.<br />Dajan Anto.<br />Lampiran 1 <br />Angket motivasi belajar<br />Nama Responden:_______ __________________________<br />Alamat:_________________________________<br />No pertanyaanjawaban1Apakah anda senang dan bergairah saat belajar matematika ?San gat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah2Apakah anda semakin giat belaja r apabila anda bisa menyelesaikan contoh soal yang di berikan oleh guru saat pro ses belajar mengajar berlangsung ?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak p ernah3Apakah anda merasa senang dan semakin giat belajar apabila di katakan pint ar oleh guru dan teman-teman anda?. 2007.<br />Negoro.<br />Sardiman. dkk. Meto de Statistik Edisi VI. diakses 19 Februari 2008 ). 2005. ( http:// Puspitariana. Motivasi Belajar .<br />Narbuko cholid dan Ahmadi Abu. 2004<br />Arikunto Suharsimi. (http://www.2A. Pendidik dan Orang Tua.<br />Su dijono.indoskripsi. Jakarta: PT Rineka Cipta. Matematika untuk SMP kelas VIII Semester I.<br />Sudjana. Strategi Belajar Mengajar. PT Remaja Rosda Karya. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.<br />M. 2007. Proses Belajar Mengajar. Statistik Pendidikaan.Jakarta: PT Rineka Cipta.<br />Puspitariana. Jakarta: Pustaka LP3S Anggota Ikapi. 199 9. Bandung: CV Alfabeta. Me todologi Penelitian. Strategi Belajar Mengajar . Kiat Membelajarkan Siswa. dan hukuman agar penguas aan setiap materi yang diajarkan dapat tercapai . Aneka Ilmu. Aksara. Sobry dan Fathurrohman Pu puh. orang lain dan buku paket untuk mengatasi kesuli tan anda saat mengerjakan contoh soal?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTid ak pernah9Apakah anda tidak pernah melayani atau menjawab pertanyaan teman-teman dipinggir anda agar konsentrasi anda tidak terganggu saat proses belajar mengaj ar berlangsung?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah10Apakah anda semakin giat belajar apabila melihat nilai tugas anda selalu memuaskan?Sangat se ringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah11Apakah anda semakin giat belajar apa bila ada hadiah dari guru?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah12A . Jakarta: PT Raja Garasindo Persada.wordpress. ( http://Ridwan202.<br /> ______. Jakarta: Bumi Aksara. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. 1985. diakses 20 Agustus 2008).Martinis. Bandung: CV Pustaka Setia 2000.Jakarta: Gaung Persada Press. 1996. Jakarta : Bumi. Peng aruh Motivasi dan Metode Pembelajaran Terhadap Prestsasi Belajar akuntansi Pada Siswa Kelas xi Ilmu Sosial . Semarang: CV.com. Pengolaan siswa dan pengelola an kelas.wordpress. Ensiklopedia Mtema tika.J akarta: PT. diakses 23 april 2008). 2001. Bandung: PT Refika Aditama. dia kses 01 september 2007)<br />Purwanto. 1998. Pengantar Metode S tatistik Jilid I. gerakan tubuh (acungan jempol. 1990. Analisis di bidang Pendid ikan.<br />Sutikno M. tepuk tangan). Jakarta: PT Bum i Aksara 2006.com.<br />Nursito.<br />Auliyawati Sari Sunindar. Statistik Untuk P enelitian. Peningkatan Prestasi Sek olah Menengah Acuan Siswa. Jakarta: PT Primakarya.belajar berupa pemberian hadiah. 2007<br />Hamalik Oemar.Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah4Apakah anda merasa senang dan semakin bersemangat belajar apabila bisa me nyelesaikan contoh soal yang di berikan oleh guru sementara teman-teman anda tid ak bisa menyelesaikannya?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah5Apa kah anda akan memperhatikan penjelasan guru dengan baik apabila guru menjelaskka n tujuan pembelajaran dan memberi dorongan sebelum proses belajar mengajar berla ngsung?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah6Apakah mengerjakan tu gas yang menantang bagi anda merupakan hal yang sangat mengasyikan?Sangat sering SeringKadang-kadang KurangTidak pernah7Apakah anda selalu belajar meskipun tidak ada yang menyuruh anda untuk belajar karena anda menyadari sendiri manfaat bela jar?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah8Apakah anda berusaha men cari informasi dari teman anda. PTK Matematika SMP Bab 2 . Int eraksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Statistik Pendidikan. 2007. 2007<br />Tampomas Huse n.com. Bandung: Tarsito. 2007.<br />Yamin H. 2005.net.Uno Hamzah Teori Motivasi dan Pengukurannya. persaingan atau kompetisi. 2003. (http://one. 2008<br />Buchori. 1991<br />Djamarah Syaifu l Bahri. Sobry. Ba ndung. 2006. Jenius Matematika 2 untuk SMP/MTs Kelas VIII. prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi peng ajaran. <br />Sugiyono.Erlangga.< br />Subana. Bandung: Refika Aditama. pujian. Zain Aswan.<br />Ridwan.. Guru dan Motiv asi. Dasar-Dasar Evaluasi Edis i Revisi Cet V. Matematika Untuk SMU Suplemen Kurikulum 1999.<b r />Fathurrohman Pupuh dan Sutikno M. Jakarta: PT Intan Pariwara. DAFTAR PUSTAKA<br />Adinawan Ch. Ngalim Purwanto. Jakarta: Insan Cendekia 2002. Bandung: R efika Aditama.<br />B. Bandung: PT Ghalia Indonesia. <br />Priyoananto Lulus. geleng-g eleng kepala.

000.000 y= 300. 300.000.0002x+4y=30x+y=12 . anda mencoba menyele saikan soal-soal tambahan?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah17A pakah anda belajar dan selalu mengerjakan tugas karena takut mendapat hukuman da ri guru?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah18Apakah anda selalu belajar dengan baik dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum ulangan dilaksana kan?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah19Apakah tugas-tugas yang di berikan oleh guru anda selesaikan tepat waktu?Sangat seringSeringKadang-kada ng KurangTidak pernah20Apakah dalam menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat komp etitif.y = -12 x = -12 + y2 ( -12 + y ) + 3y = 16-24 + 2y + 3y = 16 2y + 3y = 16 + 24 5y = 40 y =405 y = 8 x = -12 + 8 x = -4 hp ( 8 .5 11<br />Batas kelas pertama = 10<br />Menyusun tabel distribusi freku ensi<br />Penguasaan materi<br />1. 0)missal x=0 maka 0-y=2 -y=2-0 y=-2 (0. 0) yx-y = 2x2510 2x + y = 10 Hp = {4. 3 9x + 6y = 51 -5x= -35 x = -35-5 x = 7 hp ( 7 .00.pakah anda berusaha untuk selalu tekun belajar agar anda bisa menguasai materi p embelajaran yang diberikan oleh guru?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTida k pernah13Apakah anda merasa senang jika sering dipanggil untuk mengerjakan cont oh soal di depan kelas?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah14apak ah anda merasa senang dan berusaha menyelesaikan tugas (PR) yang di berikan oleh guru ?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah15Apakah anda melakuka n hal yang terbaik dalam menyelesaikan tugas anda?Sangat seringSeringKadang-kada ng KurangTidak pernah16Apakah untuk menguji kemampuan anda. Uang yang diperoleh dari hasil penjualan adalah Rp. 3. 2}2x + 3y = 8 . Dan harga sepasang sepatu Rp.2 2x+2y=242x+4y=30 .1 2x+4y=30 -2y =-6 y=-6-2 y=3x+y=12x+3=12 x=12-3 x=9 Hp {9. dan memperhatikan penjel asan guru dengan baik saat proses belajar mengajar berlangsung?Sangat seringSeri ngKadang-kadang KurangTidak pernah22Apakah untuk menguasai materi pembelajaran a nda selalu tekun mengerjakan contoh-contoh soal baik mudah maupun sulit?Sangat s eringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah23Apakah anda merasa senang jika guru mengacungkan jempol atau teman-teman anda memberikan tepuk tangan kalu nilai ul angan anda cukup tinggi ?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah24Ap akah contoh soal yang agak sulit penyelesaiannya mendorong anda untuk belajar le bih keras lagi?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah25Apakah anda semakin giat belajar apabila melihat nilai tugas atau ulangan anda kurang memuas kan?Sangat seringSeringKadang-kadang KurangTidak pernah<br />Keterangan :<br />S angat sering = 4<br />Sering = 3<br />Kadang-kadang = 2<br />Kurang = 1<br />Tid ak pernah = 0 <br />Lampiran 2<br />Soal Tes dan Penyelesaian<br />Tentukan himp unan penyelesaian dari persamaan berikut dengan metode grafik: 2x + y = 10 dan x y = 2<br />Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan berikut dengan metode Eliminasi: 2x + 3y = 8 dan 3x + 2y = 17<br />Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan berikut dengan metode Substitusi: 2x + 3y = 16 dan x y = -12<br />Sel esaikan soal cerita berikut dengan metode campuran eliminasi dan substitusi<br / > Dalam satu hari seorang pedagang berhasil menjual sandal dan sepatu sebanyak 1 2 pasang. 3}1111111111122211122111111111111`2 3111111111Total 50<br />Lampiran 3<br /> Tabel nilai motivasi belajar dan pengua saan materi siswa MTs Limboro tahun ajaran 2009-2010. 20. Ten tukanlah banyak masing-masing sandal dan sepatu terjual.3 (log 42) 6<br />PK = 636 = 10.000 semua ruas : 10. -2 ) 2x + 3y = 16 d an x . anda berusaha melebihi teman-teman?Sangat seringSeringKadang-kadang Kura ngTidak pernah21Apakah anda selalu mendengar. -4 ) x+y=1220. Jika h arga sepasang sandal Rp.<br />No NamaXY123456789101 112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142MASANMHMAMSTMUISW SRNAFYARUWSSDLDITLWIHWKMHMJBHNLZAERDSMLAASAHAHLAMISJSMOFTIHSTRRAFSA2222472324472 21015224634203534274835375935434523262540713455343947637355504647585858363272404 072461022264854405256527060628454687046282890965880586434889852505650747678jumla h<br />Lampiran 4<br />Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi <br />Motivasi belajar<br />10 15 20 22 22 22 22 23 23 24 <br /> 25 26 27 34 34 34 34 35 35 35 <br /> 37 39 40 43 45 46 46 47 47 47 <br /> 47 48 50 55 55 58 58 58 59 63 <br /> 71 73<br />R = 73 10 = 63<br /> K = 1 + 3. 2x+y=10 dan x-y=2Missal x=0 maka 2(0)+y=10 y=10 (0.3 6x + 9y = 24 3x + 2y = 17 .4. -2) y=0 maka x0=2 x=2 (2. menyimak.2 6x+ 4y = 34 5y= -10 y= -105 y= -22x + 3y = 8 .<br />NoPenyelesaianskor -11 2.000. 2 4x + 6y = 163x + 2y = 17 . 40. 10) y=0 maka 2x+ 0=10 2x=10 x=102 x=5 (5.000x+40.00.00. 10 22 26 28 28 32 34 36 40 40<br /> 40 46 46 48 50 50 52 52 52 54<br /> 54 56 56 58 58 60 62 64 68 70<br /> 70 72 72 74 76 7 .

Muhammad Nur . 63<br />b = nXY.71 12561.67<br />JK (TC) = JK (S) JK (G )<br /> = 5074. Lulus 2001 SMA Muhammadiyah Limboro.8 <br /> Untuk mendapatkan harga F hitung dalam menguji keberartian k oefisien dalam tabel anava di dapat dari perhitungan berikut :<br />S2reg = JK ( b/a ) = 12561.82<br />S2sis=JK (S )n-2 = 5074. Batas kelas pertama = 10 <br />6.<br />DAFTAR RIWAYAT H IDUP<br />Nama lengkap : Zainul Hamid<br />Tempat Tanggal Lahir : Limboro 21 Okt ober 1986<br />Alamat : Limboro.<br />XYX2Y2XY2222472324472210152246342035342748353759354345232625407134 55343947637355504647585858363272404072461022264854405256527060628454687046282890 96588058643488985250565074767848448422095295762209484100225484211611564001225115 67292304122513693481122518492025529676625160050411156302511561521220939695329302 52500211622093364336433641296102451841600160051842116100484676230429161600270431 36270449003600384470562916462449002116784784810092163364640033644096115677449604 27042500313625005476577660847927043384920960338410121003305722208183680018201904 14043360210022944956189029243150105872870036006816197244001972249615985544715428 60250025762350429244084524X = 1654y = 2370X2 = 74822Y2 = 151372XY=104352<br />Ca ra menghitung harga-harga a dan b serta jumlah kuadrad (Jk) untuk menguji kebera rtian koefisien dan kelinearan regresi.63 + 1.82 = 103. 14<br /> Jadi persamaan regresinya a dalah : Y = 11. 3.12108.13% (42) =14.Y2]<br /> = 42 104352-165423704274822-16542[42 (151372.XXYnX2.67 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 32 + 1028 + 0 + 0 + 392 + 8 + 0 + 0 + 0 + 0<br />= 1735.67<br /> = 3338.237 02]<br />=4382784-3919980(3142524-2735716)6357624-5616900<br />= 462804406808740 724<br />= 462804301332448992<br />= 462804548937.33 14<br />Baris ke empa 34.1654 237042 )<b r />= 1.68 6<br />Baris ke enam 2.97<br /> Untuk mendapatkan harga F hitung dalam meng uji kelinearan regresi dalam tabel anava di dapat dari perhitungan berikut :<br />S2TC = JK (TC)k-2 = 3338.53% (42) = 5.X2<br /> = 4382784-391998031 42524-2735716<br />= 462804406808<br />= 1.13% (42)=14.12<br />S2 G = JK(G)n-k = 1735.13 1< br />Lampiran 5<br />Tabel penolong untuk menghitung persamaan regresi linear se derhana. Kecamatan Seram Barat Kabupaten Sera m Bagian Barat<br />Telp.8432= 0.4 8<br />F hit = S2TCS2G = 139.36+32+46+2624 +<br />{ 402+ 462-{40+46 }22 + {0} + {0} + {0} + {0}+ {542+ 562+ 582+ 582 ( 54+56+58+58) 24 } + {522+ 602+ 542-52+60+5423} + {0} + {0} + {0} + {0} + {0} + {482+562-(48+5 6 )22 } + {722+722+ 342+502-(72+72 34 50)24 +{0}+{0}+{802+522-80+522 2 }<br />+ {742+762+782.6716 = 108.47 1735. Desa Luhu. r2= 0.14 ( 104352 ..16542<br /> = 177328140-1725982083142524-2735716<br /> = 4729932406808<br /> = 11. Lulus 2003 Pengalaman Organisasi : 1.X YnX2.X2<br /> = 2370748 22.7106 atau 71.7% (42) = 1.33 1 4<br />Baris ke lima 13.68 6<br />Baris ke tiga 34.82<br />=5074.4740 = 120.48 = 1.843<br />Sedangkan koefisien determinasinya.28<br /> <br />Untuk mendapatkan harg a r dan koefisien determinasinya didapat dari perhitungan berikut :<br />r = nXY .14X<br />JK ( T ) = Y2 = 151372<br />JK (A ) = Y2n = 23702 42 = 133735.X Yn<br />=1.824 = 139. 66 15<br />5.1654 1043524274822.74+76+7823 + {0} + {0} + {0} + {0}<br />= 0 + 0 + 0 +212 + 18 + 0 + 0 + 0 + 0 +11+ 34.53% (42) = 5.71<br />JK ( b/a ) = bXY. K = 1 + 3.7% (42) = 1.06%. PK = 886 = 14.X2 ][nY2.XY[n X2.<br />a = YX2. 2. Lulus 1998 SMP Muhammadiyah Temi.3 (log 42) 6<br /> 4.86<br />= 12561. menyusun t abel distribusi frekuensi<br />Cara menghitung harga Fh dalam tabel chi kuadrad hitung (x2)<br /> Tiap harga dalam kurva normal baku dikali dengan banyaknya dat a (n)<br />Baris pertama 2.13 1<br />Baris ke dua 13./HP : 085243511513/085656691186<br /> E-Mail : Riwayat Pendidikan :MIN Limboro. R = 98 10 = 88<br /> 3. 82<br />JK ( S ) = JK ( T ) JK ( A ) JK ( b/a )<br />= 151372 133735.y2 n<br /> Untuk menghitung harga JK ( G ) di butuhkan tabel penolong sebagai berik ut :<br />XKelompokn!Y1011101521222031402222222244363246262323524046246140257128 26812827915234343434104545658583535351135260543712162391316440141904315168451617 04646172485647474747184727234504819170502015055552128052585858223747678592318463 2418871251287326128<br />= 0 + 0 + 0 + 362+ 322+462+ 262. Nama Ayah : Hamid Bin Hi.8 80 84 89 90<br />98<br /> 2.82120.14 104352-93332.56<br />= 0.82<br />F hit = S2regS 2sis = 12561.47<br />JK ( G ) = xiy2.

Desa Luhu. Kabupaten Seram Bagian Barat.Nama Ibu : Wa Runga Binti Sabia Alamat : Limboro. Kecamatan Seram Barat. Hobi : Ronda .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful