Evaluasi Kesesuaian  Dwi Setiawan K5409021 Lahan K5409068 Yuwono Mukti Wibowo

M Rosid N A Meytria Putra P Lirih Mega N Ning Sri Utami Rochmah Kusuma D Ikka Putri W

K5409040 K5409039 K5409035 K5408081 K5409052 K5408073

.Apa evaluasi kesesuaian lahan?  Evaluasi kesesuaian lahan adalah suatu proses penilaian sumber daya lahan untuk tujuan tertentu dengan menggunakan suatu pendekatan atau cara yang sudah teruji. Hasil evaluasi akan memberikan informasi dan/atau arahan penggunaan lahan sesuai dengan keperluan.

Apa persamaan dan perbedaan antara Evaluasi Kesesuaian Lahan dengan Evaluasi Kemampuan Lahan? .

5 Pemberian harkat .Persamaan No. Persamaan 1 Dilakukan melalui mencocokan karakterisitik lahan terhadap kriteria tertentu. 2 Menggunakan hirarki kelas 3 Menjabarkan faktor pembatas dan persyaratan yang diperlukan. 4 Menghasilkan pilihan-pilihan alternalif untuk pengambilan keputusan dalam sebuah perencanaan penggunaan lahan.

2 Mendeskripsikan satuan peta lahan 3 Membandingkan jenis penggunaan lahan dengan tipetipe lahan yang ada. Tidak membandingkan kedua hal tersebut. perkotaan. misal.Perbedaan N Evaluasi Kesesuaian o. kacang. padi. Tidak mendeskripsikan satuan peta lahan. dsb. pertanian. lahan 1 Untuk penggunaan lahan tertentu. Variabel adalah yang diukur karakteristik . jagung. 4 Variabel yang diukur adalah kualitas lahan Evaluasi kemampuan lahan Untuk penggunaan lahan yang lebih luas. misalnya.

Ordo kesesuaian lahan dibagi menjadi 2 yaitu : .Ordo Kategori dari evaluasi kesesuaian lahan kesesuaian lahan ( order ) :menunjukkan jenis atau macam kesesuaian atau keadaan kesesuaian secara umum.

Ordo S : Sesuai ( Suitable ) Lahan yang termasuk Ordo ini adalah lahan yang dapat digunakan untuk suatu penggunaan tertentu secara lestari. Ordo N : Tidak Sesuai ( Not Suitable ) Lahan yang termasuk Ordo ini mempunyai pembatas sedemikian rupa sehingga mencegah . tanpa atau dengan sedikit resiko kerusakan terhadap sumber daya lahannya.

 Kelas kesesuaian lahan ( Class ): menunjukkan tingkat kesesuaian dalam ordo. Terdiri dari : .

Kelas S1 : Sangat Sesuai ( Highly Suitable ) Lahan tidak mempunyai pembatas yang berat untuk suatu penggunaan secara lestari atau hanya mempunyai pembatas yang tidak berarti dan tidak berpengaruh secara nyata terhadap produksinya serta tidak akan menaikkan masukan dari apa yang telah bisa diberikan. .

Kelas S2 : Cukup Sesuai ( Moderately Suitable ) Lahan yang mempunyai pembatas – pembatas agak berat untuk suatu penggunaan yang lestari. . Pembatas akan mengurangi produktivitas dan keuntungan dan meningkatkan masukan yang diperlukan.

Pembatas akan mengurangi produktivitas atau keuntungan dan perlu menaikkan masukan yang diperlukan. .Kelas S3 : Sesuai Marginal ( Marginally Suitable ) Lahan yang mempunyai pembatas – pembatas yang sangat berat untuk suatu penggunaan yang lestari.

Kelas N1 : Tidak Sesuai Pada Saat Ini ( Currently not Suitable ) Lahan mempunyai pembatas yang sangat berat tetapi masih memungkinkan untuk diatasi. . hanya tidak dapat diperbaiki dengan tingkat pengetahuan sekarang ini dengan biaya yang rasional.

.Kelas N2 : Tidak Sesuai Permanen ( Permanently not Suitable ) Lahan mempunyai pembatas yang sangat berat sehinggan tidak mungkin untuk digunakan bagi suatu penggunaan yang lestari.

Tiap kelas kecuali kelas S1 dapat dibagi menjadi satu atau lebih sub kelas tergantung dari jenis pembatas yang ada. Jenis pembatas ini ditunjukkan dengan symbol huruf kecil yang diletakkan setelah symbol kelas. .Sub – kelas kesesuaian lahan ( sub – class ): menunjukkan jenis pembatas atau macam perbaikan yang diperlukan di dalam kelas.

Satuan kesesuaian lahan ( unit ) : menunjukkan perbedaan – perbedaan kecil yang diperlukan dalam pengelolaan di dalam sub – kelas. . Semua satuan yang berada dalam satu sub kelas mempunyai tingkat kesesuaian yang sama dalam kelas dan mempunyai jenis pembatas yang sama pada tingkat sub kelas.

SEKIAN & TERIMAKASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful