INDONESIA SEHAT

2010

KURIKULUM PELATIHAN PENOLONG PERTAMA KEDARURATAN (First Responder Emergency Training)

OEPARTEMEN KESEHATAN RI. OIREKTORAT JENOERAL BINA KESEHATAN MASYARAKAT JAKARTA, 2006

362.28 ind k

Katalog Dalam Terbitan. Departemen Indonesia, Departemen Kesehatan .

Kesehatan

RI

Direktorat Jenderal Bina Kesehatan

Masyarakat

Kurikulum pelatihan penolong pertama kedaruratan (First responder emergemcy training).Jakarta, Departemen Kesehatan 2005

I Judul

1. Emergency Medical Services
Medical Services Communication 3. Paramedic Emergency

2. Emergency
System

Cetakan Kedua, 2006

Dr. Dr. I Nyoman Sukerena. MS Dr. Tjutjun Maksum.A. SpBO DR. MS. Edi Mustamsir. Drg. Dr. Koeshartono. Lita Sarana Dr. Dr. MKes. Faizati Karim. MPH Dr. Kodrat Pramudho. MPHM Elmi Wiru. MPH P. MKes. Ratna Rosita. Sang Anggapratiwi. Guntur BW. Dr. SpAn KIC Or. SKM" MKes. SpOT Dr. SKM. Mkes. Kartini Rustandi. Doti Indrasanto. Dr. MPHM Dr. MPET Drg. Muhammad Nuralim Maliapasi. Ratna Rosita. SpBT DR. Kartini Rustandi. MKes. KONTRmUTOR Dr. F. Gede Wiartana. MPH Dr. MPH Dr. Dr. Trl Wahyu Murni. Kuwat Sri Hudoyo. Mkes. Tjutjun Maksum. Rinni Yudhi P. MPET Dr. Rinni Yudhi P. MKes. Soeprihadi Dr. Anom ii .TIM PENYUSUN : Dr. Respati Suryanto Drajat. SpBTKV Dr. Ellya F. Dr. SpBA Drg.

MPH. tanpa melupakan muatan lokal dan materi tambahan sesuai kebutuhan/kondisi lapangan. Kami mengucapkan terimakasih kepada tim oenyusun dan kontributor yang membantu penyelesaikan kurikulum ini. Kurikulum inl dimaksudkan sebagai aeuan standar minimal yang dapat digunakan oleh institusi pemerintah maupun pihak lain yang akan memberikan pelatihan kegawatdaruratan bagi masyarakat awam.KA TA PENGANTAR Masyarakat merupakan pihak pertama yang akan menghadapi dan memberikan pertolongan pada kondlsi kegawatdaruratan. iii . Saran dan asukan bagi penyempumaan akan kami terima dengan senang hatL Jakarta. ami menyadari adanya perkembangan dan kemajuan ilmu dan teknologi yang dalam eroses penanganan kegawatdaruratan. Penyusunan kurikulum inl merupakan hasil kesepakatan dan para ahll berdasarkan bahan rujukan dari dalam dan luar negeri yang selama ini telah digunakan oleh institusi pemerintah dalam melatih masyarakat dalam penanggulangan kegawatdaruratan . Wandaningsih. Juni 2005 ~ Direktur Bina Kesehatan Komunitas Dr. Untukitu masyarakat perlu dibekall pengetahuan dan ketrampilan sehingga mampu memberikan pertolongan pada kegawatdaruratan.

.e"""bantu penyelesaikankurikulum ini...SAMBUTAN Pujl syukur karni panjatkan kepada. memberikan dukungan transportasi dalam keadaan kedaruratan secara benar dan rnengacu pada standart minimal pelatihan yang diberikan. 'Jan S7'#a saran dan rnasukan akan karnl terirna dengan sanang hati untuk :.. Mei 2006 Direklur Jende_l Bina Kesehatan Masyarakat . atas tersusunnya Kurikulum Pelatlhan Penolong Pertama Kedaruratan (First Responder Emergency Training). Kurlkulum ini disusun dengan tujuan masyarakat diharapkan mampu menjadi penolong pertama dan !eroepat sebelum petugas kesehatan datang. PH) IV .... Masyarakat diberdayakan sebagai "first responder" yaitu orangawam yang pertama kali memberikan pertolongan di tempa! kejadian yang sebelumnya telah terlatih secara medis .kegawatdaruratan.:i'~ -/or. Peranserta rnasyarakat dlperlukan untuk : memberikan pertolongan awal. a. serta dapat memberikan sumbangan yang berharga dalam upaya ~-a:19anan . :Jengan dlterbitkannya Kurikulum yang berhubungan dengan upaya pemberdayaan pelatihan masyarakat . Tuhan Yang Maha Esa. khususnya dibidang kegawatdaruratan. sejenis yang sudah ada sebelumnya serta disesuaikan :::engan tuntutan perkembangan zarnan.engkap materi. MSc. yang merupakan kurikulum minimal yang dapat dlgunakan sebagai dasar pelatihan kegawaldaruratan bagl masyarakat awam. serta menjadi ujung tombak chain of survival pelayanan pra rumah sakit. diharapkan """enjadi pel.~ ernpurnaan buku ini di kemudian harl disesuaikan dengan perkembangan dan . 3Jr rnengucapkan terimakasih kepada tim penyusun dan kontributor yang -:.. Jakarta.asa-an. Semoga buku ini bermanfaat dan tepa! :. mengaktifkan sistem pertolongan. Sri AstuUS. tWan IImu dan teknologi yang dalam proses penanganan kegawatdaruratan. Suparmanto.

DAFTARISI KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR lSI Bagian I Bagian II Baglan HI Bagian IV Baglan V Sagian VI PENDAHULUAN PERAN DAN KOMPETENSI TUJUAN PEMBELAJARAN PESERTA DAN PELATIH/FASILITATOR MATERI PEMBELAJARAN LANGKAH·LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN iii iv v 1 2 3 3 4 9 Sag an VII EVALUASI DAN SERTIFIKASI PENUTUP 10 11 12 GARIS -GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN v .

KURIKULUM PElATIHAN PENOLONG PERT AMA KEDARURAT AN (FIRST RESPONDER EMERGENCYTRAINlNG) 03 .

mengaktlfkan sistem pertolongan. masyarakat perlu diberdayakan sebagai "first responder" yaitu orang awam yang pertama kali memberikan pertolongan di tempat kejadian yang sebelumnya telah terlatih secara medis. serta menjadi ujung tombak chain of s. asyarakat diharapkan mampu menjadi penolong pertama dan tercepat sa elurn petugas kesehatan datang. Untuk itu perlu disusun Standar Pelatihan Penotong Pertama edaruratan (First Responder Emergency Training) sebagai acuan bagi :lara penyelenggara.KURIKULUM PELA TIHAN PENOLONG PERTAMA KEDARURA TAN (First Responder Emergency Training) I. .tvive! pelayanan pra rumah sakit. 1 . dimana saja dan pada siapa saja. Musibah dapat bersifat massal maupun individu yang dapat menelan korban. Paran serta masyarakat diperlukan un k: memberikan pertolongan awal. sikap dan etrampilan penanggulangan kedaruratan. akan berakibat kematian. masyarakat awam balk awam umum aupun awam khusus perlu mendapatkan pelatihan sebagai "first responder" dalam menanggulangi kedaruratan sehart-hari.. karena keadaan gawat darurat yang tidak mendapat pertolongan segera. rnemberikan dukungan transportasi dalam keadaan kedaruratan secara benar. Untuk penanganan kejadian gawat darurat sehari-hari yang dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Keterlibatan masyarakat dalam hal ini sangat panting karena merekalah yang berada dl dekat lokasi kejadlan. PENDAHULUAN A. Latar belakang Masalah kegawatdaruratan sehari-hari dapat terjadi kapan saja. Pelatihan dapat dilaksanakan oleh berbagai institusi yang berkompeten d'imana saja dl seluruh ndonesia. Upaya pertolongan ditujukan pada "'ife dan limb saving" dengan mempertimbangkan waktu adalah nyawa. Artlnya apabila pertolongan terlambat diberikan atau salah dalam memberikan pertolongan. Dengan kata lain. Hal inl dHakukan dengan membekali mereka dengan pengetahuan. kita tidak dapat hanya mengandalkan peran petugas kesehatan. Sehubungan dengan hal tersebut.

Baik pemahaman maupun ketrampilan yang harus dimiliki oteh seorang "First Responder" dalam menanggulangi kedaruratan sehari-hari. PERAN DAN KOMPETENSI A. c. Pengetahuan tentang prinsip kedaruratan. Pasien Gawat Darurat adalah : Pasien yang membutuhkan pertolongan yang tepat. termasuk masyarakat. Filosofi Dalam Pelatihan Penolong Pertama Kedaruratan (First Responder Emergency Training) mengacu pada dasar-dasar filosofi sebagai berikut : 1. Peran pelatih lebih diarahkan menfasilitasi sehingga tercapai tujuan belajar secara efektif. aktivator rnata rantai chain of survival) B. cermat. Pelatihan sebagai proses pemberdayaan dan pembelajaran. Balut-bidai dalam kasus kedaruratan KURIKULUM PELA1lHAN PENOLONG PERTAMAKEDARURATAN 2005 . 2 Penilaian dini (initial assessment) masalah kedaruratan. 2. (Resusitasi Jantung Paru) Komunikasi dan transportasi pasien kedaruratan. Gawat Darurat adalah : Keadaan dimana diperlukan pertolongan dengan segera (tepat. berorientasi pada pemenuhan kebutuhan peserta latih. 4. Peran yang diharapkan dari masyarakat awam yang telah terlatih adalah 1. 2. bahwa penanganan masalah kesehatan perlu keterHbatan berbagai unsur. Sebagai penolong pertarna (first responder) 2. cepat) untuk mencegah kematian atau kecacatan 2. 3. 5. Karenanya perlu menggunakan pendekatan belajar orang dewasa. Pelatihan sebagai suatu proses mengubah pola pikir (mind set). Definisi Operasional 1. 3. 3. cermat dan cepat untuk mencegah kematianJkecacatan II. serta merupakan metode pembelajaran yang dapat mendukung tercapainya suasana belajar yang kondusif dan partisipatif. Masyarakat terlatih diharapkan memiliki kompetensi dalam hal: 1. Pertolongan pertama pada kedaruratan. Memberikan pertolongan pertarna Mencari bantuan pertolongan (Call for help.B.

bidai spesifik dalam menolong.Chain of Survival TUJUAN PELA TIHAN TUJUAN UMUM Peserta mampu melakukan pertolongan pertama pada kedaruratan. e prinsip kedaruratan penilaian dini (initial assessment) ABC masalah ABC (Airway. Melakukan kedaruratan PESERTA DAN PELATIH (FASILITATOR) Peserta 1 Awam khusus adalah kelompok pelayanan publik. TUJUAN KHUSUS Setelah mengikuti pelatihan. B. mengangkat g. Breathing. Circulation) pada Melakukan resusitasi jantung paru-paru (RJP/CPR) Melakukan komunikasi dan transportasi dan memindahkan serta evakuasi Melakukan teknik-teknik balut. Circulation) Melakukan manajemen kasus kedaruratan (Airway. peserta mampu : a. seperti : • • • Korps Sukarela PMI Bencana (Satgana) orang yang berhubungan dengan (KSRPMI)fTim Satuan Penanggulangan Palang Merah Remaja (PMR) Pramuka 3 . . Memahami b. Melakukan c. Breathing..

Uraian Materi Materi pelatihan Penolong Pertama Kedaruratan.2 instruktur untuk 1 kelas : 1 . serta tingkat kompetensi KAP (Knowledge. • • • • Ibu Rumah Tan9ga Pelajar/mahasiswa Pekerja Jepas pantai Pegawai pertambangan.. 2. Praktekipsikomotor : 1 . Attitude dan Practice) .2instruktur untuk 5-6 peserta V. disusun berdasarkan kompetensi dan tujuan pelatihan yang telah ditetapkan. Kuliah/kognitif b.pelatih (TOT) 3.silitato. 3.r) Kriteria pelatih: 1. Awam umum adalah kelompok pelayanan langsung kepada publik..• • • • • Polisi Satuan Pengamanan (Satpam) Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Tim Search And Rescue (SAR) Guru Sekolah orang yang tidak memberikan 2. MATERI PEM'BELAJA:RAN A . Jumlah instruktur/fasilitator : a. dl B. Pelatih (Fa. Materi dasar Materiinti Materi penunjang Materi dasar dan materi penunjang pelatihan awam umum maupun awam khusus sama. Sedangkan materi wajib untuk awam umum dan awam khusus dibedakan den9an bobot kedalaman mat. meliputi : 1. Tenaqa medisiparamedis yang telah mengikuti pelatlhan Basic atau Advanced Ufe Support dan mendapatkan sertifikat 2.eri. Telah mengikuti pelatihan bagi. 4 KtJRIKULUI>i PEtATmAN PENOLONG PERTAMA KEDARURATAN :<005 .

Berikut ini adalah materi. Cara c.pelatihan tersebut : 1.bidai J:. Keselamatan 2 Penilaian Assesment a.I::. MATER) DASAR SPGOT-S (Sistem Sehari-hari) 2. 4 a.::w .. MATERI INTI Sasaran Materi I 1 MATERI WAJIB Prinsip kedaruratan a. ttg Pengertian ancaman kematian Penolong +++ +++ Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Awam Umum Bobot I tingkatan Awam Khusus Bobot I tingkatan b. c.'.>EU. A problem B problem C problem K dlnillnitial +++ +++ +++ +++ +++ +++ +++ +++ b..11HAN P£NOLONG PIlRT AMA KEDARURATAN 2005 5 . 5 +++ +++ +++ +++ Balut .:. 3 a. 1-2 1-2 +++ +++ KomunlkasilTransportasi b.Materi pilihan adalah materi yang dapat dipilih sesuai dengan spesifikasi peserta atau ruang.:.. d. c.. lingkup kehidupan sehari-hari. Pertolongan Pertama A management B management C management CPR/RJP Cara minta tolong mengangkat dan memindahkan Cara evakuasi transfer! A 1 1 1 P K A P 1 1 1 1 1 1 1-2 2-3 2-3 2-3 1-3 2-3 2-3 2-3 1-3 +++ +++ 1-2 1-2 1-2 1-3 lb.

b. b. 3.5 . dll Cedera olahraga Kesehatan Bawah Air Outdoor Problem. b. wajib diikutl seluruhnya.URA TAN 2005 . Materi pilihan boleh diambil setelah mater.dll SUrgical Emergency a. MATERI PENUNJANG Sina suasana komitmen) Paket pelatihan a.II 1 MATERI PIUHAN Paediatric Emergency a. c. kerja sama dan 6 KURJKULUM PBLA 'l'lHAN ~ENOLONG PERl'AMA KEDAI!. dll HPP 10 JPL 2 Obstetric Emergency a. dll Medical Emergency a. dll 5 Special a. Combustion Trauma Capitis. Jumlah peserta latih minimal 10 orang dan maksimal 20 orang Ikelas (dengan fokus pada komunikasi. Materi Inti merupakan paket wajib Sertifikasi diberikan oleh penyelenggara kepada yang telah mengikuti materi inti 1 . 3 4 Eclampsy. Intoxication. Convulsion Cyanotic. b. c. b.

·V .ras M1. Penilaran dini ::: 3 De.-S (Sistem Penanggulangan Ga\\a: Darurat Terpadu Sehari-hari) 1 3 '. - . :::: - - S.IAcR._"""ERI INTI " Prinsip kedaruratan 1 1 1 1 2 6 2 2 1 1 7 3 4 2.:.a _:--='q E.AH 20 i'£l. MATERI PELATIHAN WAKTU T 1 P L JUMLAH ~ J '. DASAR SPGD.._asana 2 1 7 13 2 1 ..AIlHAN ~8NOlaNG PBR'l'AMA KEDARURA'l'AN laos 7 .'.6 Struktur Program Sebagai standar bagi sasaran Awam Khusus No A.rtolongan Pertama O"""lon asiJTransportasi o-dai PENUNJANG C.

Sebagai standar bagi sasaran Awam Umum No A MATERI PELATIHAN T MATERI DASAR Penanggulangan SPGDT·S (Sistem Terpadu Sshari-hari) Gawat Darurat P WAKTU L JUMLAH 1 1 B. KomunikasifTransportasi 5. Pertolongan Pertama 1 1 1 1 1 1 3 1 1 2 1 4 4. MATERIINTI 1. Prinsip kedaruratan 2. Balut . Penilaian dinl 3.bidai C. MATERI PENUNJANG Building Learning Commitment 2 2 2 0 Evaluasi JUMLAH 1 6 (GBPP) 1 8 14 C. Garis-garis Besar Program Pembelajaran Merupakan uraian dari setiap materi : • Judul Materi • Alokasi Waktu • Tujuan Pembelajaran Umum • Tujuan Pembelajaran Khusus • Pakak Bahasan dan Sub Pakok Bahasan • Metode PembelaJaran • Media Pembelajaran • Alat Bantu Pembelajaran • Evaluasi • Referensi 8 KURIKULUM PELATnlAN PllNOLONG PilRTAMA !(]IDARURA TAN 2005 . .

Simulasi .P-=se":as .edan"ratan • • · =--=.'..bldal .Prsktik RANGKUMAN DAN PENUTUPAN 1lI-W>l fENOLONCi fERTAMA KEDAJWRATAN zoos 9 .LANGKAH-LANGKAH PROSES PEMBELAJARAN PE!\fBUKAAN ~(E:\mANGUN KOMITl\{EN (DR:.~- 0'" RJPICPR Cara minta tolong Cara mengangkat dan memindahkan Cars transferlevakuasi • tE :IE .':'S..::""--ra' oendapat BaM .s u'Si METom:: : . SPGlr-s • -=r-.''' DA"o PENGETAHUAN KETRAMPILAN Pertolongan Pertama menggunakan manajemen ABC . HARAPAN PESERTA..:::.Demonstrasi . & KESEPAKAT AN) BELAJAR • .sp o.

Untuk menilai keterampilan dilakukan observasi pada waktu praktek. gaya dan sikap terhadap peserta Kemampuan membangkitkan partisipasi peserta Kemampuan menjawab pertanyaan Manajemen waktu Penampilan Kerjasama antar pelatih dan panitia Unsur-unsur yang dinilai tersebut dituangkan dalam bentuk form/kuisioner evaluasi yang dapat dipahami peserta.VII. Untuk menilai pengetahuan peserta dilakukan Pretest dan Post test. Evaluasi untuk fasilitator Evaluasi ini berguna untuk mengetahui sejauhmana kemampuan pelatih dalarn menyampaikan materi pelatihan. Tingkat kepuasan peserta terhadap materi pelatihan secara keseluruhan 10 KURIKULUM PELATIHAN PE-NOLONG PEIlTAMA KEDARUltATAN 2005 . Evaluasi Evaluasi kegiatan pelatihan terdiri dari 1. 3. EVALUASI DAN SERTIFIKASI A. Penilaian dilakukan oleh semua peserta terhadap setiap pengajar/fasilitator. Evaluasi untuk penyetenggara Evaluasi ini berguna untuk mengetahui upaya-upaya yang diperlukan untuk mendukung proses beJajar mengaJar. Unsur-unsur yang dlnilal antara lain meliputi : • • Tingkat kepuasan terhadap tercapainya tujuan pelatihan. Penilaian meliputi : • • • • • • • • • • • Penyusunan materi Sistimatika penyajian Pencapaian tujuan pembelajaran Penggunaan metode dan alat bantu pelatihan Penggunaan bahasa dalam penyampaian materi Empati. 2. serta mengetahui sejauhmana tingkat kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan pelatihan. Evaluasi untuk peserta Hal ini berguna untuk mengetahui peningkatan kemampuan dan ketrampilan peserta.

dimungkinkan daerah untuk menambah materi sesuai o -rsautuhan lokal. kabupaten/kota....'.sa-1.. Dalam implementasi .. oeserta yang menerima sertiflkat adalah : =. =-esoonder Emergency .ratdaruratan bagi masyarakat awam. yang diharapkan dapat menjadi acuan -:a "'dart pelatihan minimal bagi pelaksana di tingkat kabupaten/kota . Mel 2005 11 .8 .. kasi Se~SI gkat kepuasan terhadap kenyamanan ruang belajar gKat kepuasan terhadap pelayanan panitia !(CIt --:.. Se .-.. ulum ini.s.~ ~ ': Cl xan) pelatihan bagi masyarakat awam dapat diberikan dalam bentuk mengikuti/menghadiri pelatihan yang dikeluarkan oleh enggara (Dinas Kesehatan..• • • Tingkat manfaat terhadap materi yang dipelajari dikaitkan dengan tugas yang harus dilaksanakan Tingkat kepuasan keseluruhan terhadap proses pembelajaran secara Tmgkat kepuasan terhadap penyediaan bahan pelajaran • • B. RS. ulurn ini dapat dipakai oleh propinsi. Puskesmas ataupun Institusi .a jaf'lg mengikuti seluruh rangkaian pelatihan =. Jakarta. Rumah Sakit -a_pun Instituisi lain yang berhak melaksanakan pelatihan ega\'.".i3 f8ng lutus evaluasi sesual ketentuan yang tetah ditetapkan "an Kurikulum Pelatihan Penolong Pertama Kedaruratan (First Training).

Tjutjun Penyusunan SpAn KIC. Dr. Tri Wahyu Mumi. 4. 12 KURIKULUMPI!LATIHAN PENOLONO PHRTAMA KEDARURATAN 2005 . RSUD Dr. Pelatihan Pertolongan Pertama. RSU Dr. tahun 2003 Maksum. Kurikulum Pelatihan. MPH & Dr. 2004 Pedoman Kurikulum Pertolongan Pelatihan Pertama. Dr. SpOT. MPH & Dr. Dr. Kurikulum Pelatihan Pertolongan Pertama Pola 16 Jam. Koeshartono. o raj at. Dr. Draft 5. Edi Mustamsir. Rinni Yudhi Partiwi. Soetomo. Kurikulum Pertolongan Pertama Darurat (PPGD). Garis Darurat Untuk Awam. 2004 Maksum. 6. Pertolongan 8. Palang Merah Indonesia. Malang. RSUD Dr. tahun Pertama Pola 7. Pusdiklat Depkes RI. Surabaya. MPET. Rinni Yudhl Partiwi. Edisi II. 2004 2. Saiful Gawat 3. Respatl Suryanto Besar Program Pelatihan Anwar. DR. Gawat SpBO & Dr. Kurikulum Standart Minimum International. Tjutjun Penyusunan Palang Merah Indonesia.KEPUSTAKAAN 1. Dr. Draft Modul Pembelajaran Pelatihan. 10 Jam. Bandung. MPET. Hasan Sadikin. Garis Besar Program Pelatihan Gawat Darurat Untuk Awam. 9. Pusdlklat Depkes RI. Palang Merah Indonesia. SpBTKV. tahun 2003 DR. 2003 Palang Merah Indonesia.

03' LAMPIRAN G. GARISBESAR PROGRAM PELATlHAN ~ PENOLONG PERTAMA KEDARURATAN 'FIRST RESPONDER EMERGENCY TRAINING) .

5aJ tu Pembelajaran a..Je'lgertian SPGDT-S ornponen dalam SPGDT-S • • • Akses dan komunikasi Pelayanan PraRumah sakit di tempat kejadian Transportasi =e1olongan • Pengertian -u]uan Dasar hukum . . c. OHP/LCD White Boardl Flip Chart Video Player b.OeIajaran a. b. Transparan!slide b. Juan a. Bahan ajar <:.tembelajaran sc a Derr..::Je aku Pertolongan • • I<>=~~ ke fasilltas medis Pertama Pertama Partama Perfama Curah pendapat Ceramah. Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Umum Gawat Darurat sehari-hari Peserta memahami tentang 8istim Penanggulangan Tujuan Pembelajaran Peserta mampu • • Pengertian SPGDT-8 Komponen dalam SPGDT-S Pengertian dan tujuan pertolongan • pertama Khusus ewajiban dan kualifikasi pelaku pertolongan pertarna 8istim Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Sehari-hari (SPGST -S) Bahasan . 1 ... tanya jawab Kewajiban Pelaku Pertolongan Kualilikasi Pelaku Pertolongan a..ri Dasar m Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Sehari-hari (SPGDT-S) o as! Waldu 1 Jam Pelajaran (teori) ..

. tahun 2003 b. Refrensi 8. Dinas Kesehalan Propinsi DKI.7. Pedoman Pertolongan Pertama.UMPELAJlliAN PEN"OlONG PSRTAMJI KSDARURA. PMI.TAN . Bantuan Hidup Dasar. 2 LAMPIRAN KURlKl:I1. Edisi kedua.

.~.' Pedoman Pertolongan Pertama.. Edisi kedua...a'l Pembelajaran :.lan _ ~_~ a'" ten tang anceman kemanan as..:a>atan Penolong _ .. Video Player d.3:' Pembelajaran Khusus ~-.~ .:-=e-c:>elajaran a. Bantuan Hidup Oasar.E.an tentang ancarnan kematian :::~_ c--g adalah setiap orang.. kapan saja +atan penolong Prinsip Kedarura. OHP/LCD b..:ng is life saving t:"::: =e~.PIinsill Kedaruratan ~ /..aIF. White Boardl Flip Chart c... Alat peragalmanekinlmodel '" ~'.:esa-.'. Ceramah singkal a.JC. . Pembelajaran a... Transparan/Slide b... arrpu menjelaskan sa. tahun 2003 Propinsi OKI. :: -= "'as Kesehatan 3 . .a • . Bahan ajar (cetakielektronik) Sa. -~ ... . Curah pendapat b. di manaseja..L ::Ie""Oe 1 Jam Pelajaran (teori) aJaran Umum ~ ..mampu rnemahaml prirtsip ksdaruratan .

Media Pembelajaran Alai Bantu Pembelajaran a. Garis Besar Program Pelatihan Gawat Darural untukAwam e. Surabaya. Garis Besar Program Pelatihan Gawal Darurat untuk Awam 4 LAMPIRAN KURIKULUMPELATlHAN PENOLONG PERTAMA KlIDARURATAN . RSUD Dr. Edisi kedua. Ceramah Singkat c. 6. Skill Station/Model 5. Tujuan PembeJajaranKhusus Peserta mampu menjelaskan tentang • • • 3. Bahan ajar (cetaklelektronik) a. Masalah gangguan sirkulasi (Circulation problem) 4. Curah pendapat b. Refransi a. RSUD Dr. Dinas Kesehatan Propinsi DKI. Penllaian Dini (Initial Assesment) 1 Jam Pelajaran (teori) Alokasi Waklu Tujuan Pembelajaran c. Pedoman Pertolongan Pertama. RSUD Dr. White Board/ Flip Chart c. Transparan/Slide b. Saiful Anwar Malang. Tujuan Pembelajaran Umum Peserta mampu memahami penilaian din! (Initial Assessment) kedaruratan d. Garis Besar Program Pelalihan Gawal Oarurat untuk Awam d. tahun 2003 b. Masalah gangguan [alan udara (Airway problem) b. OHP/LCD b. PMI. Masalah gangguan jalan nafas (Breathing problem) a. Manekin/Model 7. Soetoma. 2. Bantuan Hidup Dasar. c. Masalah gangguan jalan udara (Airway problem) Masalah gangguan jalan natas (Breathing problem) Masalah gangguan sirkulasi (Circulation problem) : Penilaian Dlni (Initial Assesment) pada keadaan Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan a. Video Player d. Hasan Sadikin. Metode Pembelajaran c.Materi Inti 2 : 1. Bandung.

) Dr. tahun 2003 .p-:::. b. Surabaya. Bantuan Hidup Dasar.~ Dembelajaran a. Ceramah singkat Demonstrasi Praktek Transparan/Slide Bahan ajar elektronik OHP/LCD (film) ... Modell manekin .~e"""":Jelajaran Khusus melakukan • Pertolongan Pertama menggunakan """". c.. Garis Besar Program Pelatihan (GBPP) :J Dr. Hasan Sadikin.. a::ce =~OO!aj~ran b.5 Propinsi DKI.2!!:s:. ~t Darurat untuk Awam ::I:"". Video Player c.. Soetoma..=e""'oe Blaran Umum ~ _. Praktek Praktek = 1 Jam. = 3 Jam) = 6 Jam) .:..7 Jam Perajaran 4 jam pelajaran (Teori 7 jam pelajaran (Teori = 1 Jam.. Dr. b.. Saiful Anwar Malang.. a.e~ gangguan jalan udara (Airway Management) ~"1 flangguan jalan natas (Breathing management) gangguan sirkulasl (Circulation Management) (CPR) MC:~E'""'a"[ ~ ~anllJng Paru (RJP)I Cardiac Pulmonary Respiratory a.:: Pedoman Pertolongan as Kesehatan Pertama. u melakukan n pertolongan pertama kedaruratan -.: en gangguan Jalan nafas (Breathing management) Sri! ~.en'en gangguan jalan udara (Airway Management) . GBPP Gawat Darurat untuk Awam ::J s .Pertolongan Pertama Kedaruratan : 4 . Edisi kedua.$ixzs'" gangguan sirkulasi (Circulation Management) Respiratory {CPR} Jantung Paru (RJP)f Cardiac Pulmonary : Pertolongan Pertama Kedaruratan "'r:a. z.at.. 3.a. GBPP Gawat Darurat untuk Awam =5 .:. -a . Bandung...

Pedaman Pertolongan Dlnas Kesehatan Pettama. Komunikasl dan Transportasl : 2 . GBPP Gawat Darural unnik Awam RSUD Dr. tahun 2003 b. a.AMPIRAN KURlXI1LIJM PELAl1HAN PENO!. Tujuan Pembelajaran a.lajaran Alal Banlu Pembelajaran a. 7. b. Saiful Anwar Malang.asi Waktu a.Bandung. b. Awam Umum Awam Khusus 2 jam pelajaran (Teori = 3 Jam pelajaran (Teori Umum = 1 Jam. 1 Jam. Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan pada a. Garis Besar Program Pelatihan Gawal RSUD Dr. 4. Edlsl kedua. Darurat untuk Awam RSUD Dr. Ceramah. b. c. Soetoma. 6 !.ok.lajaran Khusus Peserta mampu melakukan: • Cara mints tolonq pada kedaruratan padakedaruratan • • Cara tnengangkat dan rnamlndahkan pasien dengan kedaruratan Cara evakuasi pasien dengan kedaruratan Komunikasi kedaruralan dan Transportasi 3. c. Hasan Sadikin.at dan memindahkan Cara evakuasi a. Propinsi DKI. GBPP Gawal Darurat untuk Awam e.3 Jam Pelajaran AI. Refrensl a. 5. PMI. tandu buatan Video Player c. b. Praktek Praktek = l' = 2 Jam) Jam) 2. b. Short Spine BoardfColiar Neck.ONG PBRTAMAX£DARORAT AN . tanya jawab Demonslrasi Praktek Bahan ajar elek!ronlk Manakin Long Spine Board.Materi Inti 4 . Surabaya. 1. 6. Cara minta lolong Cara mengangk. Metoda Pembelajaran c. Media Pembe. Bantuan Hidup Dasar. Tujuan Pembelajaran Peserta mampu melakukan komunlkast dan transportasi Tujuan Pembe. d.

=~::e!a._~-. c.:_= :_". "...... Praktek = 2 Jam) ::-... b... -z. Bantuan Hidup Dasar. 2 .dll) c.:.11 7 . Alat-alat untuk balut bidai (kasa. tahun 2003 :-'= Kese"\atal1 Propinsi DKI..'''"'a.-:x._.4Jam Pelajaran :2 jam pelajaran (Teori -= 1 Jam. Bandung. Video Player -.Sa ~ Bidai :..ng.aran oJ elakukan balutKhusus bidai pada kedaruratan melakukan: bldal pada kedaruratan . Sadlkin... sling._.ca. sceromo. oidai pada kedaruratan --~oalut a. a. collar neck... Garis Besar Program Pelatihan Pelatihan Gawat Darurat Gawat Darurat : J. Garis Besar Program Pelatihan Gawat ~ :y -tasan AWam . . Praktek = 1 Jam) 4 jam pelajaran (Teari = 2 Jam.. ~asangan ~_1 !T'embalut : Balut .:.. Ceramah.c'tUI :::=-:Je:Ia~aran a.. Garis Besar Program Surabaya..bidal pada kedaruratan . Saful a"'" Anwar Mala. tanya jawab Demonstrasi Praktek Bahan ajar elektronlk Manekin '-e::::::.. miteUa.. Edisi kedua.-"". long/short spineboard... b.:..a" Pertolongan Pertama.

5. Methode Pembelajaran a. Perkenalan Prlnsip-prlnsip Kerjasama tim Komilmen kornunlkasl c. h.. 4. b.sesuai & permainan) (kertas metode c. Alokasi Waklu Tujuan Pembelajaran 8.lajar. Bina Suasana 2 Jam Pelajaran (Praklek ::: 2 Jam) Umum bekerja sarna dan membangun komitmen 2. Buku Panduan Pelatihan Child Abuse Deteksl Din! dan Penatalaksanaan Korban b.. Media Pembe. Alai 7. kelemahan dan kekuatan antar peserta Melakukan kornunlkasl yang efektif Memahami pentingnya Memahami penlingnya pertolenqan kerjasanialim komitmen terhadap tug'as kewajiban rnslakukan Bina Suasana 3. Whit.an b. Sumbang saran c..Mater! Penunjang 1. OHPfLCD b. d. Refransi a. Tujuan Pembelajaran Peserta rnampu berkomunikasi. Pusdiklat Dep. Tujuan Pembelajaran Khusus Peserta mampu mslakukan: • • • • Mengenal identitas. Bahasan Sub Pokok Bahasan a. Modul Dinamika KeJompok 8 LAMPlRAN KURlKUWM PI!LATIHAN PIlNOLONGl'ERTAMA Kl!DARORAIAN .kes. UNICEF. Bahan belajar Transparansi a.daftar pertanyaan. 6. Permainan b. Pokok. IDt.e Board/Flip Chart permainan/games bemomor. Alai Bantu Pembelajaran Diskusi a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful