Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah... Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru... Hadirin yang berbahagia...

Dan teman-teman yang berbahagia...

‫بسم الله الرحمن الرحيم‬ ‫السل َم عَل َي ْك ُم وَرحمة اللهِ وَب َركات ُه‬ ُ َ ْ َ ْ ُ ّ ُ َ َ َ ُ ،‫الحمد ُ للهِ رب ال ْعال َمي ْن وَب ِهِ ن َست َعِي ْن عَلى أ ُموْرِ الد ّن ْيا والد ّي ْن‬ ّ َ ْ ُ ْ َ َ َ َ ِ َ ِ َ َ َ ِ‫والصل َةُ والسل َم عَلى أشرف ال َن ْب ِياء والمرسل ِي ْن وَعَلى آل ِه‬ ِ َ ْ ُ ّ َ َ ْ ُ َ ِ َ ّ َ َ َ ‫وأ َصحابه أ َجمعِين، أ‬ ُ ‫َ ْ َ ِ ِ ْ َ ْ َ ما ب َعْد‬ ّ
Sebelum mengawali pembicaraan ini, marilah kita bersama-sama menyanjungkan puja dan puji syukur kita kepada Allah swt, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita sehingga kita masih di beri kesempatan untuk hidup di dunia ini, kita masih di berikan kenikmatan yang begitu besar yang Allah berikan kepada kita sehingga kita masih bisa merasakan kenikmatan jasmani dan rohani, subhanallah… nikmat yang Allah berikan kepada kita jelas tiada terhitungkan… Solawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Agung Habibana Muhammad SAW, karena beliaulah penyelamat umat, karena beliaulah suri tauladan dalam kehidupan ini. Dan semoga mkita menjadi umatnya yang senantiasa setia kepada ajaran dan sunahnya. Amiiin…. Hadirin yang berbahagia… Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Menuntut Ilmu dan Keutamaannya”. Ilmu mempunyai peranan penting dalam perjalanan kehidupan ini, karena dengan ilmu yang dimilikinya, seseorang akan mampu membedakan mana yang hak dan mana yang bathil. Dengan ilmu seseorang akan lebih mantap lagi dalam beribadah kepada Allah swt. Karena tahu dasarnya dan tujuan yang sebenarnya. Namun sebaliknya, apabila seseorang yang buta akan ilmu pengetahuan agama, maka segala sesutau yang di kerjakannya sia-sia karena tidak tahu dasar dan tujuannya. Agar hal semacam ini tidak sampai pada diri orang Islam, maka perlu kita ketahui bahwa orang Islam mempunyai kewajiban yaitu untuk menuntut ilmu. Berkaitan dengan hal tersebut, rasulullah saw, bersabda: “Menuntut ilmu wajib bagi orang Islam (HR. Ibnu Majah)”.

َ ٌ َ (‫ط َل َب العِل ْم ِ فَرِي ْضة عَلى ك ُل مسل ِم ٍ )رواه ابن ماجه‬ ُ ْ ُ ِ

Hadirin yang berbahagia… Orang yang ingin mendambakan kebahagian di dunia, maka harus mempunyai ilmu, begitu juga orang yang mendambakan kebahagiaan di akherat, maka harus mempunyai ilmu pula. Di mana pun kita berada kita harus mecari sekalipun di negeri Cina. Berkaitan dengan hal tersebut, Rasulullah saw bersabda: “Tuntutlah ilmu sekalipun di negeri Cina” (HR. Baihaqi).

(‫ا ُط ْل ُب ُوا العِل ْم وَل َوْ بالصي ْن )رواه البيهقي‬ َ ْ ِ ّ ِ

Banyak sekali jalan untuk mencari ilmu, ada yang mencari ilmu dengan cara melalui mendengarkan ceramah-ceramah agama, ada yang mencari ilmu dengan cara membaca buku-buku, ada yang mencari ilmu melalui lewat sekolahan, dan masih banyak lagi orang yang di jadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan. Hadirin yang di rahmati Allah swt... Perlu kita ketahui dan di ingat, bahwasannya mencari ilmu yang paling dominan adalah ketika masa kanak-kanak. Karena pada masa itu, daya tangkapnya masih sangat kuat, sehingga ilmu yang diperolehnya pun akan terus di ingat sampai akhir hayatnya. Menunut ilmu pada masa kanak-kanak itu bagaikan mengukir di atas batu, sebagaimana telah kita ketahui bahwa mengukir di atas batu sangatlah

susah. saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Agar kita tidak termasuk orang yag di ancam Allah. puluhan tahun tetap masih nampak ukirannya dan tidak akan terhapus. Nah. ini yang di maksud salah mendeskripsikan kata “mengamalkan ilmu”. Janganlah salah untuk mengamalkan ilmu. perlu di ingat jangan salah mendeskripsikan kata “mengamalkan ilmu”. Namun sebaliknya menuntut ilmu di waktu dewasa. Kita ketahui betapa sangat mudahnya mengukir di atas air tapi akan terhapus. kemudian teman kita meminta sebuah jawaban karena tidak tahu. bagaikan mengukir di atas air.. maka saya pun menyadari bahwa yang benar itu hanya datangnya dari Allah. lalu kita memberikan sebuah jawaban tersebut.. Hadirin yang berbahagia… Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan. ‫باللهِ الت ّوْفِيق والهِداية، والرضى والعِناية‬ َ َ َ َ ّ َ َ ْ ِ َ ‫والسل َم عَل َي ْك ُم وَرحمة اللهِ وَب َركات ُه‬ ُ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ َ . selama bertahun-tahun. maka janganlah lupa untuk mengamalkan ilmu kita kepada yang belum tahu. mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. . dan bila ada kebenaran dalam pidato ini. Apabila ilmu kita tidak di amalkan kepada yang belum tahu. namun setelah nampak terukir.. apabila dalam penyampaian pidato ini banyak sekali kesalahan. sebagai contoh ketika kita siswa sedang ulangan. belajar di waktu dewasa sangatlah mudah untuk menghapal dan mudah melupakannya. Kurang lebihnya mohon ma’af. amiin… manusia memang tidak pernah terlepas dari kesalahan. Setelah kita mecari ilmu dengan sungguh-sungguh. Hadirin yang di rahmati Allah swt. maka ancaman Allah yang akan di terima. maka kita harus mengamalkan ilmu kita.. saya kira anda pun sudah mengerti yang saya maksud.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful