LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI PENGARUH CAHAYA PADA PROSES FOTOSINTESIS

KELOMPOK 1 Anggota: 1. Havidz Masnurillah 2. Dyah Resyta W. 3. Yessy Anggraeni. K 4. Iga Erieani L. 5. Yunita Kurnia W. 6. Wulan A. R. (103174006) (103174010) (103174021) (103174024) (103174036) (103174039)

KELAS 2010A S1 PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2010

Mahasiswa dapat menginterpretasikan data hasil eksperimen bahwa • cahaya diperlukan dalam proses fotosintesis. Reaksi keseluruhan dari proses tersebut adalah : 6 CO2 + 12 H2O + Energi cahaya klorofil C6H12O6 + 6 O2 + 6 H2O Pada proses fotosintesis energi radiasi cahaya diubah menjadi energi kimia dalam senyawa kimia yang stabil semacam karbohidrat. amilum terkumpul pada daun segera setelah proses fotosintesis yang berjalan cepat. . Proses ini hanya akan terjadi jika ada cahaya dan melalui perantara pigmen hijau klorofil yang terletak pada organel sitoplasma tertentu yang disebut kloroplas. dan klorofil dalam proses fotosintesis. • Mahasiswa dapat melakukan uji amilum.BAB 1 PENDAHULUAN Fotosintesis merupakan proses pada tumbuhan hijau untuk menyusun senyawa organik dari karbon dioksida dan air. cahaya.1 Masalah Penelitian • Bagaimana pengaruh cahaya dalam proses fotosintesis? Apakah proses fotosintesis menghasilkan amium? • 1.2 Tujuan • Mahasiswa dapat melaksanakan eksperimen untuk mempelajari pengaruh cahaya dalam proses fotosintesis. Adanya pati di dalam daun lebih mudah dideteksi dan dapat digunakan sebagai bahan percobaan untuk menunjukkan pentingnya faktor-faktor seperti karbon dioksida. Pada kebanyakan tumbuhan dikotil maupun monokotil. 1.

dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. persamaan umum fotosintesis telah diketahui sejak tahun 1800-an. karbondioksida. 2. Pada awal tahun 1600- . yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang.1 Sejarah Meskipun masih ada langkah-langkah dalam fotosintesis yang belum dipahami. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis.BAB 2 DASAR TEORI Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. alga. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Daun. tempat berlangsungnya fotosintesis pada tumbuhan.

Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida. seorang dokter dan ahli kimia. Ia juga menemukan bahwa tumbuhan juga 'mengotori udara' pada keadaan gelap sehingga ia lalu menyarankan agar tumbuhan dikeluarkan dari rumah pada malam hari untuk mencegah kemungkinan meracuni penghuninya. tikus itu akan mati lemas. pada tahun 1727. Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah hanya karena pemberian air. nyalanya akan mati sebelum lilinnya habis terbakar. tetapi juga oleh pemberian air. . Ia kemudian menunjukkan bahwa udara yang telah “dirusak” oleh lilin tersebut dapat “dipulihkan” oleh tumbuhan. dokter kerajaan Austria. Jan van Helmont. seorang pastor Perancis. mengulangi eksperimen Priestley. Joseph Priestley. Dari kedua percobaan itu. Jean Senebier. seorang ahli kimia dan pendeta berkebangsaan Inggris. Ia mengemukakan bahwa sebagian makanan tumbuhan berasal dari atmosfer dan cahaya yang terlibat dalam proses tertentu. Pada tahun 1778. Pada tahun 1771. Ia kemudian menemukan bila ia meletakkan tikus dalam toples terbalik bersama lilin. Akhirnya di tahun 1782. Namun. Tidak lama kemudian. melakukan percobaan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan massa tumbuhan bertambah dari waktu ke waktu. Dari penelitiannya. Melalui serangkaian eksperimen inilah akhirnya para ahli berhasil menggambarkan persamaan umum dari fotosintesis yang menghasilkan makanan (seperti glukosa). menemukan bahwa ketika ia menutup sebuah lilin menyala dengan sebuah toples terbalik. Jan Ingenhousz. Stephen Hales berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan. seorang Flandria (sekarang bagian dari Belgia). Ia memperlihatkan bahwa cahaya matahari berpengaruh pada tumbuhan sehingga dapat "memulihkan" udara yang "rusak". ahli botani Inggris. Priestley menyimpulkan bahwa nyala lilin telah "merusak" udara dalam toples itu dan menyebabkan matinya tikus. Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan "pemulihan" udara. Pada saat itu belum diketahui bahwa udara mengandung unsur gas yang berlainan. menunjukkan bahwa udara yang “dipulihkan” dan “merusak” itu adalah karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan dalam fotosintesis. Ia juga menunjukkan bahwa tikus dapat tetap hidup dalam toples tertutup asalkan di dalamnya juga terdapat tumbuhan.an.

membran tilakoid 7. lumen tilakoid (inside of thylakoid) 6. pati 10. DNA plastida 12. Perbedaan kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya tersebut disebabkan adanya perbedaan jenis pigmen yang terkandung pada jaringan daun.2 Pigmen Struktur kloroplas: 1. tilakoid (lamella) 9.2. Sel yang tidak mempunyai pigmen fotosintetik ini tidak mampu melakukan proses fotosintesis. granum (kumpulan tilakoid) 8. stroma 5. Pada percobaan Jan Ingenhousz. tetapi hanya pada sel yang mengandung pigmen fotosintetik. membran dalam (1+2+3: bagian amplop) 4. ruang antar membran 3. membran luar 2. . dapat diketahui bahwa intensitas cahaya mempengaruhi laju fotosintesis pada tumbuhan. Di samping adanya perbedaan energi tersebut. ribosom 11. Hal ini dapat terjadi karena perbedaan energi yang dihasilkan oleh setiap spektrum cahaya. faktor lain yang menjadi pembeda adalah kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya yang berbeda tersebut. plastoglobula Proses fotosintesis tidak dapat berlangsung pada setiap sel.

Membran stroma ini disebut tilakoid. enzim. DNA. karetonoid. gula fosfat. RNA. Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. Pigmen ini merupakan salah satu dari pigmen fotosintesis yang berperan penting dalam menyerap energi matahari. stroma berisi protein. pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang dibentuk di dalam stroma. klorofil a. dan lipid. besi (Fe). terdapat kloroplas yang mengandung pigmen hijau klorofil. ribosom. maupun perak (Cu). yang didalamnya terdapat ruang-ruang antar membran yang disebut lokuli. Granum sendiri terdiri atas membran tilakoid yang merupakan tempat terjadinya reaksi terang dan ruang tilakoid yang merupakan ruang di antara membran tilakoid. klorofil b. 2.3 Kloroplas Hasil mikroskop elektron dari kloroplas Kloroplas terdapat pada semua bagian tumbuhan yang berwarna hijau. Pigmen fotosintetik terdapat pada membran tilakoid.Di dalam daun terdapat mesofil yang terdiri atas jaringan bunga karang dan jaringan pagar. 2. Sedangkan. Stroma ini dibungkus oleh dua lapisan membran. Secara keseluruhan.4 Fotosistem . dan juga ion-ion logam seperti mangan (Mn). vitamin-vitamin. Pada kedua jaringan ini. Kloroplas mempunyai bentuk seperti cakram dengan ruang yang disebut stroma. termasuk batang dan buah yang belum matang. Di dalam stroma juga terdapat lamela-lamela yang bertumpuk-tumpuk membentuk grana (kumpulan granum). Di dalam kloroplas terdapat pigmen klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. Bila sebuah granum disayat maka akan dijumpai beberapa komponen seperti protein.

dan karoten yang berwarna kuning sampai jingga. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Klorofil ini berperan dalam menyalurkan elektron yang berenergi tinggi ke akseptor utama elektron. Pigmen-pigmen tersebut mengelompok dalam membran tilakoid dan membentuk perangkat pigmen yang berperan penting dalam fotosintesis. Klorofil a berada dalam bagian pusat reaksi. 2. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya.Fotosistem adalah suatu unit yang mampu menangkap energi cahaya matahari yang terdiri dari klorofil a. Pada fotosistem I ini penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang 700 nm sehingga klorofil a disebut juga P700. Fotosistem sendiri dapat dibedakan menjadi dua. yaitu fotosistem I dan fotosistem II. Elektron yang dilepaskan klorofil a mempunyai energi tinggi sebab memperoleh energi dari cahaya yang berasal dari molekul perangkat pigmen yang dikenal dengan kompleks antena. dan akseptor elektron. Di dalam kloroplas terdapat beberapa macam klorofil dan pigmen lain. akan cukup elektron negatif untuk memperoleh elektron dari molekul-molekul air. P680 yang teroksidasi merupakan agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada P700. Pada fotosistem II penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap panjang gelombang 680 nm sehingga disebut P680. Energi yang diperoleh P700 ditransfer dari kompleks antena. klorofil b berwarna hijau tua. Elektron ini selanjutnya masuk ke sistem siklus elektron. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6 CO2 + 12 H2O + Energi cahaya klorofil C6H12O6 + 6 O2 + 6 H2O Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan.5 Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Secara umum reaksi yang terjadi . Dengan potensial redoks yang lebih besar. seperti klorofil a yang berwarna hijau muda. kompleks antena. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis.

serta ketersediaan nutrisi mempengaruhi fungsi organ yang penting pada fotosintesis sehingga secara tidak langsung ikut mempengaruhi laju fotosintesis. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. faktor-faktor seperti translokasi karbohidrat. Selain itu. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis.6 Faktor penentu laju fotosintesis Proses fotosintesis dipengaruhi beberapa faktor yaitu faktor yang dapat mempengaruhi secara langsung seperti kondisi lingkungan maupun faktor yang tidak mempengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting bagi proses fotosintesis.pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. air. menuju mesofil. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Faktor pembatas tersebut dapat mencegah laju fotosintesis mencapai kondisi optimum meskipun kondisi lain untuk fotosintesis telah ditingkatkan. Klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. dan energi kimia. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. 2. umur daun. Faktor lingkungan tersebut dikenal juga sebagai faktor pembatas dan berpengaruh secara langsung bagi laju fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Pada respirasi. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. . Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Proses fotosintesis sebenarnya peka terhadap beberapa kondisi lingkungan meliputi kehadiran cahaya matahari. inilah sebabnya faktor-faktor pembatas tersebut sangat mempengaruhi laju fotosintesis yaitu dengan mengendalikan laju optimum fotosintesis. suhu lingkungan. konsentrasi karbondioksida (CO2). Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.

Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. laju fotosintesis akan berkurang. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. 6. laju fotosintesis akan naik. 3. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. 4. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis : 1. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. 5. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. 2. .

kertas karbon atau aluminium foil c. Variabel bebas : perlakuan terhadap daun (ditutup dan tidak ditutup kertas karbon atau aluminium foil) b.2Alat dan Bahan • • • • • • • Gelas kimia Pipet tetes Kaki tiga Pembakar spiritus Tabung reaksi besar Cawan petri Kertas karbon (aluminium foil) Tanaman dalam pot (tanaman wiyono) Alkohol 70% Air • • • . tanah.BAB 3 METODE 3.1Variabel Penelitian a. Variabel terikat : warna daun (ada tidaknya amilum dalam daun) 3. Variabel kontrol : polybag. air. tanaman wiyono.

Setelah 4 hari daun dipotong dari tangkainya. mengangkat dan mencucinya dengan air mengalir. meletakkannya dalam cawan petri. kemudian memasukkannya dalam air mendidih selama satu menit (sampai layu). beri kode pada masing-masing daun. mnetesi dengan lugol atau betadine pada bagian daun yang ditutup dan yang tidak ditutup. Percobaan I : 1. Amati perubahan yang terjadi pada daun. 3. Mendiamkan tanaman di bawah sinar matahari sampai 4 hari. Menyiapkan tanaman dalam pot (tanaman wiyono) dan menentukan 3 lembar daun yang akan diuji. sampai alkohol berwarna hijau (sampai seluruh daun hilang warnanya). didapatkan bahwa hanya daun yang tidak ditutup pada tumbuhan wiyono yang dapat melakukan proses fotosintesis. Sedangkan daun yang ditutup dengan kertas karbon (aluminium foil) tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Setiap daun yang akan diuji.3 Cara Kerja A.4 Analisis Data Berdasarkan percobaan I yang telah dilakukan. 2. Percobaan II : 1. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan warna daun tanaman wiyono setelah . Kemudian daun dimasukkan dalam alkohol 70% yang dipanaskan dalam penangas air. 2. B. 4. sebagian ditutup dengan kertas karbon / aluminium foil dan sebagian dibiarkan terbuka.• Lugol 3. kertas penutup dibuka. 3. pembungkusan daun harus dilakukan sebelum matahari terbit. Daun diangkat dan ditiriskan.

Daun yang tidak ditutup terlihat berwarna hitam setelah ditetesi dengan betadine. Daun yang ditutup berubah warna yang semula berwarna hijau menjadi coklat. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan warna daun tanaman wiyono setelah ditetesi betadine.dibiarkan selama 4 hari.Mengandung amilum -Warna daun memudar -Warna hitam -Warna daun memudar -Warna hitam -Warna daun memudar -Tidak mengandung amilum . Daun yang tidak ditutup tetap berwarna hijau. diperoleh data seperti pada tabel berikut: No. Sedangkan daun yang ditutup dengan kertas karbon (aluminium foil) tidak mengandung amilum. 3.Mengandung amilum -Tidak mengandung amilum . namun berbeda dengan daun yang ditutup kertas karbon. didapatkan bahwa hanya daun yang tidak ditutup pada tumbuhan wiyono yang mengandung amilum. namun berbeda dengan daun yang ditutup kertas karbon. 2. Bagian Daun -Tidak ditutup -Ditutup -Tidak ditutup -Ditutup -Tidak ditutup -Ditutup Hasil Tes Amilum Hasil Pengamatan Ada Tidaknya Amilum -Warna hitam . Dari percobaan yang telah dilakukan. Berdasarkan percobaan II yang telah dilakukan. 1. tetapi warna daunnya pudar akibat mengalami perebusan. Daun yang ditutup tidak terlihat berwarna hitam.Mengandung amilum -Tidak mengandung amilum .

Mengandung amilum -Warna daun memudar -Warna hitam -Warna daun memudar -Warna hitam -Warna daun memudar -Tidak mengandung amilum . Ini membuktikan bahwa selama 4 hari daun melakukan proses fotosintesis.Mengandung amilum -Tidak mengandung amilum . 1. didapatakan hasil seperti pada table di bawah ini: No.1 Hasil dan Analisis Tabel Dari percobaaan yang telah dilakukan terhadap tanaman wiyono. Bagian Daun -Tidak ditutup -Ditutup -Tidak ditutup -Ditutup -Tidak ditutup -Ditutup Hasil Tes Amilum Hasil Pengamatan Ada Tidaknya Amilum -Warna hitam . Sedangkan pada daun yang ditutup kertas karbon (aluminium foil) tidak terkandung amilum .BAB 4 PEMBAHASAN 4.Mengandung amilum -Tidak mengandung amilum Dari table di atas dapat diketahui bahwa pada daun tanaman wiyono yang tidak ditutup terkandung amilum setelah dilakukan uji amilum melalui penetesan betadine pada daun tersebut. 2. 3.

dapat mengubah CO2 menjadi glukosa. Jelaskan mengapa pada waktu daun dipanaskan dalam alkohol terjadi perubahan warna pada alkohol tersebut. Setelah itu untuk melihat kandungan glukosanya dapat di tambahkan betadine. Ini membuktikan bahwa selama 4 hari daun tidak melakukan proses fotosintesis. NADH). Karena terjadi reaksi antara glukosa yang dihasilkan oleh daun dengan alkohol yang dipanaskan. Sehingga dapat ditliskan reaksi sebagai berikut: 6 CO2 + 12 H2O + Energi cahaya klorofil C6H12O6 + 6 O2 + 6 H2O 3. sedangkan warna daun akan tetap coklat.2 Analisis Hasil 1. Fotosintesis terjadi pada 2 tahapan yakni reaksi terang dan reaksi gelap. . Nyatakan perubahan energi yang terjadi selama proses fotosintesis. 2. sehingga glukosa yang dihasilkan pada proses fotosintesis dapat diketahui dengan cara menambahkan alkohol pada daun yang sudah di rebus. 4. Reaksi terang terjadi di grana dengan mengubah energi cahaya menjadi energi kimiawi(ATP. Sehingga warna alkohol akan berubah.setelah dilakukan uji amilum melalui penetesan betadine pada daun tersebut. Bagian mana dari daun yang tidak dapat melangsungkan proses fotosintesis? Berikan inferensi kamu. Reaksi gelap terjadi di stroma dengan energi yang dihasilkan pada reaksi terang. Mengapa pada tahap pertama dari uji amilum dilakukan perebusan daun dalam air mendidih? Perebusan dilakukan agar sel-sel yang berada dalam daun mati. 4.

tumbuhan memerlukan cahaya matahari.5. BAB 5 KESIMPULAN Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa setiap tumbuhan hijau pasti melakukan fotosintesis dan untuk melakukan proses fotosintesis. . Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa setiap tumbuhan hijau pasti melakukan fotosintesis dan untuk melakukan proses fotosintesis. Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari percobaan yang telah dilakukan. Salah satu hasil fotosintesis adalah glukosa. tumbuhan memerlukan cahaya matahari. Salah satu hasil fotosintesis adalah glukosa.

DAFTAR PUSTAKA .

.

LAMPIRAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful