KIMIA “KOLOID”

ASTRI YULMARLIANI S XI IPA 2 ABSEN 07

SMA NEGERI 11 BANDUNG TAHUN AJRAN 2009 / 2010

Perbandingan sifat antara larutan. Koloid adalah suatu sistem campuran “metastabil” (seolah -olah stabil. dan suspensi dijelaskan dalam Tabel. keju. Cairan tubuh seperti darah adalah sistem koloid. cair. berbagai jenis obat. dapat dibuat dalam keadaan koloid. maupun gas. . Keadaan koloid ciri dari zat tertentu karena zat semua zat. Cat. larutan bersifat stabil. kita harus mempelajarinya lebih mendalam agar kita dapat menggunakannya dengan benar dan dapat bermanfaat untuk diri kita. Koloid berbeda dengan larutan. bahan makanan seperti susus. Karena sistem koloid sangat berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari.SISTEM KOLOID A . baik padat. dan roti adalah sistem koloid. nasi.K O L O ID Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). bahan kosmetik. Sistem koloid sangat berkaitan erat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari. koloid. Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi. tapi akan memisah setelah waktu tertentu). tanah pertanian juga merupakan sistem koloid.

air susu.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_x/koloid/) Di dalam larutan koloid secara umum. koloid. ombak. yakni zat pelarut di dalam larutan koloid Berdasarkan fase terdispersi maupun fase pendispersi suatu koloid dibagi sebagai berikut : Fase Terdispersi Gas Gas Bukan koloid.chem-is-try.Zat pendispersi. karena gas Pendispersi Nama koloid Contoh bercampur secara homogen Gas Cair Busa Buih.Tabel Perbandingan sifat antara larutan. mayones Cair Padat Gel Mentega. semprot. . sabun. agaragar Padat Gas Aerosol padat Debu. gas knalpot.Zat terdispersi. tinta Tanah. lumpur kaca. yakni zat yang terlarut di dalam larutan koloid . asap Padat Padat Cair Padat Sol Sol Padat Cat. dan suspensi (http://www. ada 2 zat sebagai berikut : . hair spray di udara Cair Cair Emulsi Air santan. krim kasur busa Cair Gas Aerosol cair Obat kabut. kocok Gas Padat Busa padat Batu apung.

Gerak Brown Gerak Brown adalah gerak partikel koloid dalam medium pendispersi secara terus menerus. debu dalam ruangan akan terlihat jika ada sinar masuk melalui celah. c. Pemutihan gula tebu. Karena gerak aktif yang terus menerus ini. Contoh: koloid antara obat diare dan cairan dalam usus yang akan menyerap kuman penyebab diare. Adsorbsi Koloid Adsorbsi Koloid adalah penyerapan zat atau ion pada permukaan koloid. S if a t K o l o i d a. akan tolak-menolak sesamanya sehingga partikel-partikel koloid tidak akan saling menggerombol. . Efek Tyndall Efek Tyndall adalah penghamburan cahaya oleh larutan koloid. Penjernihan air. hingga langit berwarna biru pada siang hari dan jingga pada sore hari . 2. karena adanya tumbukan antara partikel zat terdispersi dan zat pendispersi. Koloid Fe(OH)3 akan mengadsorbsi ion H+ sehingga menjadi bermuatan +. Norit. Contoh: sinar matahari yang dihamburkan partikel koloid di angkasa. Sifat adsorbsi digunakan dalam proses: 1.B . 3. partikel koloid tidak memisah jika didiamkan. Adanya muatan senama maka koloid Fe(OH). peristiwa dimana jalnnya sinar dalam koloid dapat tterlihat karena partikel koloid mengahmaburkan sinar ke segala jurusan. b.

Contoh: cerobong pabrik yang dipasangi lempeng logam yang bermuatan listrik dengan tujuan untuk menggumpalkan debunya. Koloid akan mengalami koagulasi dengan cara: 1. Faktor-faktor yang menyebabkan koagulasi: § Perubahan suhu. Mekanik . § Pencampuran koloid positif dan koloid negatif. § Penambahan ion dengan muatan besar (contoh: tawas). ditentukan oleh m uatan ion yang terserap koloid Elektroforesis adalah gerakan partikel karena pengaruh medan listrik.dan tolak-menolak dengan sesamanya. § Pengadukan. maka koloid bermuatan positif akan bergerak menuju elektroda negatif dan sesampai di elektroda negatif akan terjadi penetralan muatan dan koloid akan menggumpal (koagulasi). Muatan Koloid dan Elektroforesis Muatan permukaan Koloid koloid. d. e. Contoh: kotoran pada air yang digumpalkan oleh tawas sehingga air menjadi jernih. Jika ke dalam koloid dimasukkan arus searah melalui elektroda.Koloid As2S3 akan mengadsorbsi ion OH.dalam larutan sehingga akan bermuatan . Koagulasi Koloid Koagulasi koloid adalah penggumpalan koloid karena elektrolit yang muatannya berlawanan. maka koloid As2S3 tidak akan menggerombol. Karena partikel koloid mempunyai muatan maka dapat bergerak dalam medan listrik.

2. Agar muatan koloid stabil cairan pendispersi harus bebas dari elektrolit dengan cara dialisis. Agar larutan kolid stabil. Contoh: Fe(OH)3 yang bermuatan positif akan menggumpal jika dicampur As2S3 yang bermuatan negatif. sehingga terbentuk selubung di sekeliling koloid. Emulasi/Emulgator Emulasi adalah kolid cairan dalam medium cair. Kimia  Dengan penambahan elektrolit (asam. . Contoh: susu + sirup masam —> menggumpal lumpur + tawas —> menggumpal  Dengan mencampurkan 2 macam koloid dengan muatan yang berlawanan. yakni pemurnian medium pendispersi dari elektrolit. Contoh : Belerang. pendinginan atau pengadukan cepat. atau garam).Koloid Liofob Koloid Liofob adalah koloid yang tidak mengadsorbsi cairan. Contoh: agar-agar.Koloid Liofil Koloid Liofil adalah koloid yang mengadsorbsi cairan. f. ke dalam koloid biasanya ditambahkan emulsifier. . basa.Cara mekanik dilakukan dengan pemanasan. g. Koloid Liofil dan Koloid Liofob . yaitu zat penyetabil agar koloid stabil.

b. Kantong koloid dimasukkan ke dalam bejana yang berisi air mengalir. Contoh: kertas perkamen. Untuk itu digunakan koloid lain yang dapat membentuk lapisan di sekeliling koloid tersebut. Contoh: es krim.Contoh: susu merupakan emulsi lemak di dalam air dengan kasein sebagai emulsifier. i. tinta. maka ion -ion dalam koloid akan keluar dari kantong dan keluar dari bejana dan koloid tertinggal dalam kantong. h. Kestabilan Koloid a. cat. Koloid lain ini disebut koloid pelindung. Contoh: gelatin pada sol Fe(OH) 3. selopan atau kolodion. Koloid yang akan dimurnikan dimasukkan ke kantong yang terbuat dari selaput semipermeabel yaitu selaput yang hanya dapat dilewati partikel ion saja dan tidak dapat dilewati molekul koloid. Banyak koloid yang harus dipertahankan dalam bentuk koloid untuk penggunaannya. Proses dialisis akan di percepat jika di dalam bejana diberikan arus listrik yang disebut elektro dialisis. . Untuk koloid yang berupa emulsi dapat digunakan emulgator yaitu zat yang dapat tertarik pada kedua cairan yang membentuk emulsi Contoh: sabun deterjen sebagai emulgator dari emulsi minyak dan air. dapat dilakukan cara dialisis. Pemurnian Koloid Untuk memurnikan koloid yaitu menghilangkan ion -ion yang mengganggu kestabilan koloid.

Contoh: AgNO3 + NaCl —> AgCl(s) + NaNO3 2. Reaksi Hidrolisis Reaksi hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Reaksi Redoks Pembuatan koloid dapat terbentuk dari hasil reaksi redoks.Proses pemisahan kotoran hasil metabolisme dari darah oleh ginjal termasuk proses dialisis. Contoh: pada larutan emas Reaksi: AuCl3 + HCOH —> Au + HCl + HCOOH Emas formaldehid . C a r a K o n d e n s a s i Pembuatan sistem koloid dengan cara kondensasi dilakukan dengan cara penggumpalan partikel yang sangat kecil. Contoh: AlCl3 +H2O —> Al(OH)3(s) + HCl 3. Penggumpalan partikel ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. orang tersebut harus menjalani “cuci darah” dengan mesin dialisator di rumah sakit. Sistem koloid dapat dibuat dengan mereaksikan suatu zat dengan air. Reaksi Pengendapan Pembuatan sistem koloid dengan cara ini dilakukan dengan mencampurkan larutan elektrolit sehingga menghasilkan endapan. P e m bu a tan S is te m K o l o i d 1. C . Koloid juga dapat dimurnikan dengan penyaring ultra. Maka apabi la seseorang menderita gagal ginjal.

dicampurkan ke dalam air akan membentuk koloid dengan kotoran air. Cara Mekanik Ukuran partikel suspensi diperkecil dengan cara penggilingan zat padat. Membuat tinta dengan menghaluskan karbon pada penggiling koloid kemudian didispersikan dalam air. dengan menghaluskan butiran besar kemudian diaduk dalam medium pendispersi. Contoh: Gumpalan tawas digiling. Reaksi: 2 H3AsO3 + 3 H2S —> 6 H2O + As2S3 5. 2. Reaksi Pergantian Pelarut Contoh: pembuatan gel kalsium asetat ke dengan dalam cara menambahkan alkohol 96% larutan kalsium asetat jenuh. kemudian .4. 1. Membuat sol belerang dengan menghaluskan belerang bersama gula (1:1) pada penggiling koloid. pemecahan partikel -partikel menjadi koloid.Cara Dispersi Pembuatan sistem koloid dengan cara dispersi dilakukan dengan menjadi memperkecil partikel partikel suspensi yang terlalu besar kasar koloid. Reaksi Pergeseran Contoh: pembuatan sol As 2S3 dengan cara mengalirkan gas H2S ke dalam laruatn H 3AsO3 encer pada suhu tertentu.

Contoh: sol Fe(OH)3 dengan menambahkan FeCl 3.dilarutkan menjadi sol. sol NiS dengan menambahkan H 2S. Cara Peptisasi dalam air. sehingga kawat logam akan membentuk partikel koloid berupa debu di dalam air. 2. karet dipeptisasi oleh bensin. Fase kontinyu : medium pendispersi jumlahnya lebih banyak. sehingga partikel endapan akan dipecah. gula akan larut dan belerang Pembuatan koloid dengan cara peptisasi adalah pembuatan koloid dengan menambahkan ion sejenis. 2. . 3. K o m po n e n Pe n yu s u n K o l o i d 1. 4. Cara Busur Bredia/Bredig Pembuatan koloid dengan cara busur Bredia/Bredig dilakukan dengan mencelupkan 2 kawat logam (elektroda) yang dialiri listrik ke dalam air.000 Hz) D . Fase diskontinyu : medium terdispersi jumlahnya labih banyak. agar-agar dipeptisasi oleh air. Cara Ultrasonik yaitu penghancuran butiran besar dengan ultrasonik (frekuensi > 20. endapan Al(OH)3 dipeptisasi oleh AlC l3.

minyak rambut. body lotion. 3. awan.E . Serat : misalnya selulosa. 4. 2. Industri : tinta. minyak ikan. Bulatan : misalnya virus. minyak bumi. . 3. lateks. susu. Emulsi adalah sistem koloid di mana zat terdispersi dan pendispersi adalah zat cair yang tidak dapat bercampur. G . Contoh: sabun untuk mengemulsikan minyak da n air. Misalnya: Emulsi minyak dalam air: santan. asap. Obat-obatan : salep. Makanan : es krim. jelly dan agar-agar. cat. F . Untuk membentuk emulsi digunakan zat pengemulsi atau emulgator yaitu zat yang dapat tertarik oleh kedua zat cair tersebut. Emulsi air dalam minyak: mentega. minyak ikan. Aerosol adalah sistem koloid di mana partikel padat atau cair terdispersi dalam gas. 2. B e n tu k P ar ti ke l K o l o id 1. Batang : misalnya virus. 4. skin spray. Contoh: aerosol padat: debu. silika.B e be r ap a M ac am K o l o i d 1. Piringan : misalnya globulin dalam darah. krim. aerosol cair: kabut. Bahan pendingin dan pendorong yang sering digunakan adalah Kloro Fluoro Karbon (CFC). Pe n g gu n a an S is t e m K o l o id 1. Kosmetik : hair cream. 2.

b. sol belerang. Buih adalah sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair. detergen. selai. . isoamil alkohol. Contoh: agar-agar. 3. Sol adalah suatu sistem koloid di mana partikel padat terdispersi dalam zat cair. d.kasein sebagai emulgator pada susu. sol Fe(OH)3. g. jelly untuk menata rambut. apabila mengalami koagulasi sukar menjadi sol lagi Biasanya terdiri atas zat anorganik Kekentalannya rendah Gerak Brown terlihat jelas Mudah dikoagulasikan oleh elektrolit Umumnya dibuat dengan cara kondensasi Efek Tyndall jelas Contoh: sol logam. Hidrofob Tidak menarik molekul air tetapi mengadsorbsi ion Tidak reversible. protein. bila mengalami koagulasi akan dapat membentuk sol lagi jika ditambah lagi medium pendispersinya Biasanya terdiri atas zat organik Kekentalannya tinggi Gerak Brown tidak jelas Sukar dikoagulasikan oleh elektrolit Umumnya dibuat dengan cara dispersi Efek Tyndall kurang jelas Contoh: sol kanji. Contoh: sabun. Zat-zat yang dapat memecah/mencegah buih yaitu eter. Gel/Jel adalah koloid liofil setengah kaku. sol As2S3. lem kanji. a. i. 4. f. 5. e. sol protein. h. sol sabun. sol sulfida Hidrofil Menarik molekul air hingga menyelubungi partikel terdispersi Reversibel. No. sol gelatin c.

Hal ini disebabkan sifat karakteristik koloid yang penting. P EN J E R NIH A N A I R S U NG A I 1. Partikel koloid akan mengadsorpsi zat warna tersebut.H . pasta gigi. Partikel- . sabun Cat Sabun. terutama dalam kehidupan sehari-hari. yaitu dapat digunakan untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homogen dan bersifat stabil untuk produksi dalam skala besar. Air sungai mengandung lumpur ditambah tawas ® air jernih. PENGGUNAAN KOLOID Sistem koloid banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari. 2. I . saus salad Krim. Berikut ini adalah tabel aplikasi koloid: Jenis industri Industri makanan Industri kosmetika dan perawatan tubuh Industri cat Industri kebutuhan rumah tangga Industri pertanian Industri farmasi Contoh aplikasi Keju. susu. Dengan melarutkan gula ke dalam air. deterjen Peptisida dan insektisida Minyak ikan. kemudian larutan dialirkan melalui sistem koloid tanah diatomae atau karbon. Air jernih ditambah kaporit ® air jernih bebas kuman. Pemutihan Gula Gula tebu yang masih berwarna dapat diputihkan. 3. pensilin untuk suntikan Berikut ini adalah penjelasan mengenai aplikasi koloid: 1. Air jernih bebas kuman disaring ® air bersih. mentega. J.S A B U N /D ET ER G E N adalah zat yang molekulnya terdiri atas hidrofob dan sekaligus gugus hidrofil.

Penggumpalan Darah Darah mengandung sejumlah koloid protein yang bermuatan negatif.partikel koloid tersebut mengadsorpsi zat warna dari gula tebu sehingga gula dapat berwarna putih. Penjernihan Air Air keran (PDAM) yang ada saat ini mengandung partikel-partikel koloid tanah liat. Oleh karena itu.lumpur.Ion Al3+ yang terdapat pada tawas tersebut akan terhidroslisis membentuk partikel koloid Al(OH)3 yang bermuatan positif melalui reaksi: Al3+ + 3H2O Al(OH)3 + 3H+ Setelah itu. maka luka tersebut dapat diobati dengan pensil stiptik atau tawas yang mengandung ion-ion Al3+ dan Fe3+. 3. Berikut ini adalah skema proses penjernihan air secara lengkap: . Lumpur tersebut kemudian mengendap bersama tawas yang juga mengendap karena pengaruh gravitasi. 2. Jika terjadi luka. untuk menjadikannya layak untuk diminum. harus dilakukan beberapa langkah agar partikel koloid tersebut dapat dipisahkan. Al(OH)3 menghilangkan muatan-muatan negatif dari partikel koloid tanah liat/lumpur dan terjadi koagulasi pada lumpur. Ion-ion tersebut membantu agar partikel koloid di protein bersifat netral sehingga proses penggumpalan darah dapat lebih mudah dilakukan. dan berbagai partikel lainnya yang bermuatan negatif. Hal itu dilakukan dengan cara menambahkan tawas (Al2SO4)3.

http://verliany.wordpress.com/2008/03/16/27/ .

S^S WSZ VSaSZ VWZYSZ \WSZS_SZ \WZVZYZSZ S`Sa \WZYSVaSZ UW\S` # S OWZYSZ\WZSTSSZWW`^[`S_STS_SS`SaYS^S [Z`[_a_a_^a\S_SÌWZYYa\S a\a^`ScS_ÌWZYYa\S OWZYSZWZUS\a^SZ#SUS[[VVWZYSZaS`SZ SZYTW^ScSZSZ [Z`[ W.

# SZYTW^aS`SZ\[_`XSSZWZYYa\SSVUS\a^_## SZYTW^aS`SZZWYS`X X  [ [V  [X VSZ  [ [V  [X[T   [[V [X  [  [  V   [ X    S V S  S   [  [  V  S Z Y   W Z Y S V _ [ ^ T _   U S  ^ S Z   _ W   Z Y Y S  ` W ^T W Z `a   _ W a T a Z Y  V   _ W  W     Z Y  [  [  V   [ Z ` [   S Y S ^ S Y S ^    [[V [X[T   [[V  [ X [ T  S V S  S   [  [  V  S Z Y  `  V S    W Z Y S V _ [ ^ T _   U S  ^ S Z    Y S ^  a S ` S Z   [  [  V  _ ` S T    US  ^ S Z  \ W Z V  _ \ W ^ _    S ^ a _  T W T S _  V S ^   W W  ` ^ [   `  V W Z Y S Z  U S ^ S  V  S   _  _   S  Z   \ W  a ^ Z  S Z   W V  a   \ W Z V  _ \ W ^_   V S ^   W  W  ` ^ [   `   [Z`[ WW ^SZY  Y   a  S_ È  a YS `[^    a  S _   S V S  S    [   V  U S  ^ S Z  V S  S    W V  a  U S  ^   Y S ^   S ^ a ` S Z   [   V  _ ` S T      W V S  S   [  [  V  T  S _ S Z S  V  ` S T S   S Z  W a  _  X  W ^   S  ` a  S `  \ W Z W ` S T    S Y S ^  [  [  V  _ ` S T     .

 [ Z ` [   _ a _ a   W ^ a \ S  S Z  W  a  _    W  S   V   V S  S   S  ^  V W Z Y S Z   S _ W Z  _ WT S Y S   W a  _  X  W ^     W _`ST S Z [ [V  S    S Z S    [  [  V  S Z Y   S ^ a _  V  \ W ^ `S  S Z  S Z  V S  S   T W Z ` a   [  [  V  a Z ` a   \ W Z Y Y a Z S S Z Z S    [ Z ` [   W _   ^     ` Z ` S   U S `   Z`a`aVYaZSSZ[[VSZ SZYVS\S`WTWZ`aS\_SZV_WWZY[[V `W^_WTa` [[VSZZV_WTa`[[V\WZVaZY  [ Z ` [   Y W  S ` Z  \ S V S  _ [   W  .

 #   T    Z ` a    [  [  V  S Z Y  T W ^a \ S  W  a  _   V S \ S ` V  Y a Z S  S Z  W  a  Y S ` [ ^  S  ` a  S `  S Z Y  V S \ S ` ` W ^ ` S ^   \ S V S   W V a S  U S  ^ S Z  S Z Y   W  T W Z `a   W  a  _    [ Z ` [   _ S T a Z  V W ` W ^  W Z  _ W T S Y S   W  a  Y S ` [ ^ V S ^   W  a  _    Z S   V S Z  S ^     W a ^ZSZ [ [V   Z `a    W  a ^ Z   S Z   [  [  V  S  ` a   W Z Y    S Z Y  S Z   [ Z  [ Z  S Z Y   W Z Y Y S Z Y Y a   W _ ` S T   S Z   [  [  V   V S \ S ` V   S  a  S Z  US ^ S  V  S   _  _   [[V S Z Y  S  S Z  V   a ^ Z   S Z  V   S _ a   S Z   W   S Z ` [ Z Y  S Z Y  ` W ^ T a S `  V S ^  _ W  S \ a ` _ W   \ W ^  W S T W  S  ` a  _ W S \ a `  S Z Y   S Z S  V S \ S `  V   W c S `   \ S ^ `  W    [ Z  _ S  S  V S Z  ` V S   V S \ S `  V   W c S `   [  W  a   [  [  V    [ Z ` [    W ^ ` S _  \ W ^  S  W Z   _ W [ \ S Z  S ` S a  [  [ V  [ Z   S Z ` [ Z Y   [  [  V  V   S _ a   S Z   W  V S  S   T W S Z S  S Z Y  T W ^ _   S  ^   W Z Y S   ^    S  S   [ Z   [ Z  V S  S   [  [  V  S  S Z   W a S ^  V S ^    S Z ` [ Z Y  V S Z   W  a S ^  V S ^   T W S Z S  V S Z   [  [  V  ` W ^ `  Z Y Y S   V S  S    S Z ` [ Z Y   ^ [ _ W _  V  S   _  _  S  S Z  V   \ W ^ U W \ S `    S  V   V S  S   T W S Z S  V  T W ^   S Z  S ^ a _    _ ` ^    S Z Y  V  _ W T a ` W W  ` ^ [  V  S   _  _   .

^ [ _ W _  \ W   _ S  S Z   [ `[ ^ S Z   S _     W ` S T [   _  W V S ^   V S ^ S   [  W   Y  Z  S   ` W ^  S _ a  \ ^ [ _ W_  V  S   _  _  S  S  S \ S T   S  _ W _ W[ ^ S Z Y   W Z V W ^ ` S  Y S Y S   Y  Z  S    [ ^S Z Y  ` W ^ _ W T a `  S ^ a _   W Z  S  S Z    U a U   V S ^ S    V W Z Y S Z   W _  Z  V  S   _ S `[ ^  V   ^a  S   _ S  `  \ W Z S ^ Z Y  a  ` ^S   [  [  V   a Y S  V S \ S `  V   a ^ Z   S Z  V WZ Y S Z    W  T aS ` S Z _ `W  [ [ V    S ^ S  [ Z V W Z _ S _   W  T a S ` S Z  _  _ ` W    [  [  V  V W Z Y S Z  U S ^ S   [ Z V W Z _ S _   V   S a  S Z  VWZYSZ US^S \WZYYa \S SZ \ S ^ `  W   S Z Y  _SZYS` WU  WZ Y Y a  \ S  S Z  \ S ^`   W    Z   V S \ S ` V   S  a  S Z  V W Z Y S Z  U S ^S  _ WT S Y S   TW^ a`   WS_ WZYWZV S\SZ WTaS`SZ__`W[[VVWZYSZUS^SZVSaSZVWZYSZWZUS\a^SZ S^a`SZWW`^[`_WZYYSWZYS_SZWZVS\SZ  [ Z ` [    Y .

#    S    Ì    Y    _     S .

#  # WS_ V ^[__  W S  _     V ^ [   _  _  S V S  S   ^ W S  _   _ a S `a  S `  V WZ Y S Z  S  ^     _ ` W   [  [  V  V S \ S `  V  T a S `  V W Z Y S Z   W ^ W S  _   S Z  _ a S ` a  S `  V W Z Y S Z  S  ^    [ Z ` [       #   #  WS_ WV[ _ WTaS`SZ[[VVS\S``W^TWZ`aVS^S_^WS_^WV[_  [ Z ` [   \ S V S   S ^ a ` S Z  W  S _   W S  _    a   #     .

 Ì    a          .

.

 S_X[ ^SV WV  # .

 Ì     .

 #  _       .

# WS_ W^YW_ W^SZ  [ Z ` [   \ W T a S ` S Z  _ [    _ #  #  V W Z Y S Z  U S ^ S   W Z Y S   ^  S Z  Y S _  #   W V S  S    S ^ a S ` Z  #  _.

# W Z U W ^ \ S V S  _ a  a  ` W ^` W Z ` a   WS_# #  _.

# # #  Ì # # .

    _ #  #  #    WS  _   W ^ Y S Z ` S Z  W S ^ a `   [ Z ` [   \ W T a S ` S Z  Y W  S_a  S _ W `S `  V WZ Y S Z  US^S  WZST SSZ S  [  [   #   W  V S  S    S ^ a ` S Z   S  _  a   S _ W ` S `   W Z a    #   S ^S    _ \ W ^ _   W  T a S ` S Z  _  _ ` W   [  [  V  V W Z Y S Z  U S ^S  V  _ \ W ^ _   V   S  a  S Z  V W Z Y S Z   W  \ W ^  W U    \ S ^ `  W  _ a _ \ W Z _   S Z Y  ` W ^ S  a  T W_ S ^   W Z  S V   \ S ^ `   W   [  [  V   \ W  W U S  S Z  \ S ^ `  W   \ S ^ `  W   S _ S ^  WZSV  [[V   S^S WSZ  a ^ S Z  \ S ^ `   W  _ a _ \ W Z _   V  \ W ^  W U    V W Z Y S Z  U S ^S  \ W Z Y Y    Z Y S Z  S `  \ S V S `  V WZ Y S Z   W Z Y  S  a _  S Z  T a `  ^S Z  T W_ S ^  W  a V  S Z  VSVa VSS  WVa \ WZV_\W^_   [ Z ` [   a  \ S  S Z  ` S c S _  V  Y    Z Y   V  U S  \ a ^  S Z   W  V S  S  S  ^  S  S Z   W  T W Z ` a   [  [  V  V W Z Y S Z   [ `[ ^ S Z  S  ^   W  T a S ` `  Z ` S  V W Z Y S Z   W Z Y  S  a _  S Z   S ^ T [ Z  \ S V S  \ W Z Y Y    Z Y  [  [  V   W  a V  S Z  V  V  _ \ W ^ _   S Z  V S  S   S  ^   W  T a S ` _ [   T W W ^ S Z Y  V W Z Y S Z   W Z Y  S  a _  S Z  T W W ^ S Z Y  T W ^ _ S  S  Y a  S      \ S V S  \ W Z Y Y    Z Y  [  [  V    W  a V  S Z  .

V   S ^ a `  S Z  V S  S   S  ^   Y a  S  S  S Z   S ^ a `  V S Z  T W W ^ S Z Y  WZSV _[  #    S ^ S  W\ `  _ S _   WTaS` SZ [[V VWZYSZ US^S \W\` _S _ SV SS \WTaS`SZ [  [  V  V W Z Y S Z   W Z S  T S   S Z   [ Z  _ W  W Z  _   _ W   Z Y Y S  \ S ^ `  W  WZVS\S ZSSZV\WUS  [ Z ` [   _ [   W  .

 #  V WZ Y S Z   W Z S T S   S Z  W   #   _ [      V W Z Y S Z   W Z S T S   S Z   S ^ W `  V  \ W \ ` _ S _   [  W   T W Z _  Z   S Y S ^  S Y S ^  V  \ W \ `  _ S _   [  W   S  ^  W Z V S \ S Z    .

 #  V  \ W \ `  _ S _   [  W      #   #    S ^ S   a _ a ^   ^ WV  S È  ^ WV  Y  W  T a S ` S Z   [  [  V  V WZ Y S Z  US ^ S  T a _ a ^  ^ WV  S È  ^ WV  Y  V   S a  S Z  VWZYSZ WZU Wa\SZ #  ScS` [ YS WW `^[V S  SZY V S^    _ ` ^     W  V S  S   S  ^  _ W   Z Y Y S   S c S `   [ Y S   S  S Z   W  T WZ `a   \ S ^ `  W   [  [  V  T W ^ a \ S  V WT a  V   V S  S   S  ^   #    S ^ S   ` ^ S _ [ Z    S` a \WZYSZUa ^SZ    T a `  ^S Z  TW_S^ V WZYSZ a `^S_[Z  #  X^Wa W Z_ #     [  \[ ZW Z W Z a _ a Z [ [  V    S _ W  [ Z `  Z a     W V  a  \ W Z V  _ \ W ^ _    a  S  Z S   W T    T S Z S    #   S _ W V  _ [ Z `  Z a     W V  a   ` W ^ V  _ \ W ^ _    a   S  Z S   S T    T S Z S    .

     W Z `a   S ^ `  W   [  [ V     a  S ` S Z     _ S  Z S  b ^a _   _     S   #    S ` S Z Y     _ S  Z S  b ^ a _   #    ^ Z Y S Z      _ S  Z S  Y  [ T a   Z  V S  S  V S ^ S    #    W ^ S `     _ S  Z S  _ W a  [ _ S      W ZY Y aZ S S Z _ `W  [ [  V    .

T S ` [ T S ` S Z    _ S  W \    ^       Z S     S Z   #   S  S Z S Z    W_   ^      W   V S Z  S Y S ^ S Y S ^   #   [ _  W `      S  ^  U ^ W S    _   Z  _ \ ^ S   T [ V   [ `  [ Z   #   Z V a _ ` ^    `  Z ` S   U S `      W TW ^S \ S S U S  [ [  V  W^[_[ S V S  S   _  _ ` W   [  [  V  V    S Z S  \ S ^ `  W   \ S V S ` S ` S a  U S  ^  ` W ^ V  _ \ W ^ _   VSS YS_   [ Z ` [   S W ^[ _ [   \ S V S `   V WT a   S _ S \   S W ^ [ _ [   U S  ^   S T a `  S c S Z    S  S Z  \ W Z V  Z Y  Z  V S Z  \ W Z V [ ^ [ Z Y  S Z Y  _ W ^ Z Y  V  Y a Z S  S Z  S V S  S    [ ^[   a [ ^[  S ^ T [ Z        #a_  S V S  S   _  _ ` W   [  [  V  V    S Z S  S `  ` W ^ V  _ \ W ^ _   V S Z  \ W Z V  _ \ W ^ _   S V S  S   S `  U S  ^  S Z Y  `  V S   V S \ S `  T W ^ U S  \ a ^    _ S  Z S    a  _     Z S   V S  S   S  ^   _ S Z ` S Z   _ a _ a    S ` W  _    Z S     S Z     a  _   S  ^ V S  S     Z S     W Z ` W Y S     Z S   ^ S  T a `    Z S   T a      Z `a    W  T W Z ` a   W  a  _   V  Y a Z S  S Z  S `  \ W Z Y W  a  _   S ` S a  Wa YS`[ ^ S` a S` SZY VS\S`` W^` S^ [ W WVaS  S`  US^ ` W ^_ WT a `    [ Z ` [   _ S T a Z  a Z ` a    W Z Y W  a  _   S Z    Z S   V S Z  S  ^   .

 S _ W Z  _ WT S Y S   W a  Y S ` [ ^  \ S V S  _ a _ a   # [  S V S  S   _ a S ` a  _  _ ` W    [  [  V  V    S Z S  \ S ^ `  W  \ S V S `  ` W ^ V  _ \ W ^ _   VSS S`US ^  [  V ^ [ X [ T  S     V S   W Z S ^    [  W  a   S  ^  ` W` S \    W Z Y S V _ [ ^ T _    [ Z  T     V S  ^ W b W ^ _  T  W   S \ S T   S   W Z Y S  S    [ S Y a  S _   _ a  S ^  WZSV _[ SY  U V W X Y     S _ S Z S  ` W ^V  ^   S ` S _  S ` SZ[ ^YSZ  WWZ`S SZZ S ^WZV S  W ^S    ^[ c Z  ` W ^   S `   W S _  a V S   V   [ S Y a  S _   S Z  [  W   W W  ` ^ [   `    a  Z S  V  T a S `  V WZ Y S Z  U S ^ S  [ Z V W Z _ S _    X W    Z V S     W S _   [ Z ` [   _ [    [ Y S    _ [   T W W ^ S Z Y   _ [   W  .

 #   _ [   _# # _[ _aXVS  V ^ [ X   W Z S ^    [  W  a   S  ^    Z Y Y S   W Z W  a T a Z Y   \ S ^ `  W   ` W ^V  _ \ W ^ _    W b W ^ _  T W    T   S   W Z Y S  S   [ S Y a  S _   S  S Z  V S \ S `  W  T W Z ` a   _ [    S Y     S  V  ` S  T S    S Y    W V  a   \ W Z V  _ \ W ^_  Z S    S _ S Z S  ` W ^V  ^   S ` S _  S `  [ ^ Y S Z    W  W Z ` S  S Z Z S  ` Z Y Y   W ^S    ^[ c Z  ` V S    W S _   a  S ^  V  [ S Y a  S _   S Z  [  W   W  W  ` ^ [   `    a  Z S  V  T a S `  V WZ Y S Z  U S ^ S  V_\W ^_   X W    Z V S    a ^ S Z Y   W S _   [ Z ` [   _ [    S Z     _ [   \ ^ [ ` W Z   _ [   _ S T a Z   _ [   Y W S `  Z   #   W È W  SVS S [[V[X_W`WZYS Sa   [ Z ` [   S Y S ^  S Y S ^    W    S Z     _ W S     W    a Z `a    W Z S ` S  ^ S  T a `   #a  S V S  S   _  _ ` W   [  [  V  V S ^   Y S _  S Z Y  ` W ^ V  _ \ W ^ _   V S  S   S ` U S  ^   [ Z ` [   _ S T a Z   V W ` W ^ Y W Z   \ ^[ ` W Z    S `  S `  S Z Y  V S \ S `   W  W U S  È  W Z U W Y S   T a    S  `a  W ` W ^    _ [ S     S  [  [     .

    È       S V S  S   S `  S Z Y   [  W  a  Z S  ` W ^ V  ^  S ` S _    V ^ [ X [ T  V S Z  _ W  S   Y a _  Y a Y a _    V ^[ X                       ^ _ a Z Y S    W Z Y S Z V a Z Y   a  \ a ^  V  `S  T S   ` S c S _  !  S  ^   W ^ Z     #     ^  W ^ Z    V  ` S T S    S \ [ ^  `  !  S  ^   W ^ Z    T WT S _   a  S Z   #     ^   W ^ Z    T WT S _   a  S Z  V  _ S ^  Z Y  !  S  ^  T W ^ _           .

.

 _`W[[VTSZ SVYaZSSZ\SVSWVa\SZ_WS^S^`W^a`SSVSS WVa\SZ_WS^S^ SZV_WTSTSZ_XS`S^S`W^_`[[V SZY\WZ`ZY S`a VS\S` VYaZSSZ aZ`a WZUS\a^ S` S` SZY `VS VS\S` _SZY WS^a`SZ _WUS^S [[YWZ VSZ TW^_XS` _`ST aZ`a \^[Va_ VSS _SS TW_S^  W^a`ZSVSS`STWS\S_[[V  WZ_ZVa_`^ ZVa_`^SSZSZ ZVa_`^[_W`SVSZ\W^ScS`SZ `aTa  ZVa_`^US` ZVa_`^WTa`aSZ^aS`SZYYS ZVa_`^\W^`SZSZ ZVa_`^XS^S_  [Z`[S\S_ WaWZ`WYS_a_a_Sa__SSV ^\S_`SYY_STaZ S` STaZVW`W^WZ W\`_VSVSZZ_W`_VS Z SSZ\WZ_ZaZ`a_aZ`SZ W^a`ZSVSS\WZWS_SZWZYWZSS\S_[[V   Wa`SZ aS aS `WTa SZY S_ TW^cS^ZS VS\S` V\a`SZ WZYSZ WS^a`SZ YaS W VSS S^ WaVSZ S^a`SZ VS^SZ WSa __`W [[V `SZS VS`[SW S`Sa S^T[Z S^`W [[V SSZ WZYSV_[^\_ S` cS^ZS `W^_WTa` S^`W .

\S^`W [[V `W^_WTa` WZYSV_[^\_ S` cS^ZS VS^ YaS `WTa _WZYYS YaS VS\S`TW^cS^ZS\a`     WZYYa\SSZS^S S^S WZYSZVaZY _WaS [[V \^[`WZ SZY TW^aS`SZ ZWYS`X S `W^SV aS SS aS `W^_WTa` VS\S` V[TS` VWZYSZ \WZ_ _`\` S`Sa `ScS_ SZYWZYSZVaZY[Z[Z#VSZ W# [Z[Z`W^_WTa`WTSZ`aSYS^\S^`W [[VV\^[`WZTW^_XS`ZW`^S_WZYYS\^[_W_\WZYYa\SSZVS^SVS\S`WT aVSVSaSZ     WZW^ZSZ^ ^ W^SZ    SZY SVS _SS` Z WZYSZVaZY \S^`W\S^`W [[V `SZS S`a\a^ VSZ TW^TSYS \S^`W SZZ S SZY TW^aS`SZ ZWYS`X .

W S^WZS `a aZ`a WZSVSZZ S S S aZ`a VZa S^a_ VSaSZ TWTW^S\S SZYS SYS^ \S^`W [[V `W^_WTa` VS\S` V\_SSZ S `a VSaSZ VWZYSZ US^S WZSTSSZ `ScS_ #.

## [Z # SZY `W^VS\S` \SVS`ScS_`W^_WTa`SSZ`W^V^[___WTWZ`a\S^`W[[V.

# SZY TW^aS`SZ\[_`XWSa^WS_ ## #.

 .

##  W`WS `a .

# WZYSZYSZ aS`SZaS`SZ ZWYS`X VS^ \S^`W[[V `SZSS`Èa\a^VSZ`W^SV[SYaS_\SVSa\a^ a\a^`W^_WTa`WaVSZ WZYWZVS\ TW^_SS `ScS_ SZY aYS WZYWZVS\ S^WZS \WZYS^a Y^Sb`S_ W^a`ZSVSS_WS\^[_W_\WZW^ZSZS^_WUS^SWZYS\ .

   ``\ÈÈbW^SZ c[^V\^W__U[È#   È #È #È##È .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful