Majas Pertentangan

Meliputi : 1. Hiperbola Adalah suatu jenis gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang sengaja melebih – lebihkan isis pernyataan, baik dari segi jumlahnya, ukuranya, maupun sifatnya, dengan maksud untuk memperhebat atau meningkatkan kesan serta pengaruhnya. Contoh : Mayat bergelimpangan dijalan akibat Bencana Tsunami (ada beberapa orang yang meninggal) Jantungku hampir copot menyaksikan akrobat berjalan diatas kabel listrik diudara (adegan itu sungguh meneggangkan) 2. Litotes Adalah salah satu jenis gaya bahasa yang berisi pernyataan – pernyataan yang sengaja menyederhanakan, mengecilkan, atau mengurangi kenyataan yang sesungguhnya. Contoh : Terimalah pemberian kami yang tidak berharga ini Kalau bapak berkenan, mampirlah ke gubuk kami

3. Ironi Adalah salah satu jenis majas yang mengandung pernyataan dengan makna bertentangan dengan maksud berolok – olok. Contoh : Rapi sekali kamarmu, pakaian kotor dan buku – buku berserakan dimana – mana Doni anak yang rajin, tiap hari bangun jam 9 pagi

4. Paralipsis Adalah sejenis majas yang merupakan suatu formula yang dipergunakan sebagai sarana untuk menerangkan bahwa seseorang tidak mengatakan apa yang tersirat dalam kalimat itu sendiri.

Contoh : Henry mempersunting seorang gadis cantik (maksudnya seorang janda cantik) Bukankah negeri tercinta ini masih terjajah ? (maksudnya sudah merdeka) 5. Paradoks Adalah sejenis majas berupa kalimat pernyataan yang mengandung dua hal yang bertentangan satu sama lain. Contoh : Dia mengalami kesepian ditengah keramaian kota jakarta Wanita itu membenci pria yang sangat di cintainya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful