BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Masalah Tubuh manusia dapat dilihat sebagai suatu sistem berubah-ubah kinerjanya, bergantung antar lain pada yang dapat perubahan

rangsangan lingkungan, kemampuan berbagai organ didalamnya serta pengendalian setiap organ secara terkoordinasi dalam suatu sistem. Sistem pengendali tubuh secara garis besar dilakukan oleh sistem saraf. Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Otak manusia, adalah organ yang unik dan dasyat, tempat diaturnya proses berfikir, berbahasa, kesadaran, emosi dan kepribadian. Secara garis besar, otak terbagi dalam 3 bagian besar, yaitu neokortek atau kortek serebri, sistem limbik dan batang otak, yang berkerja secara simbiosis. Ketiganya bekerja bersama saling mendukung dalam waktu yang bersamaan, namun juga dapat bekerja secara terpisah. Otak manusia mengatur dan mengkoordinir gerakan, perilaku dan fungsi tubuh, homeostasis seperti tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, keseimbangan cairan, keseimbangan hormonal, mengatur emosi, ingatan, aktivitas motorik dan lain-lain. Otak terbentuk dari dua jenis sel yaitu: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang dikenal sebagai potensial aksi. ( Ganong, 2008) B. Rumusan Masalah 1. 2. Definisi dari sistem saraf dan pembagiannya? Definisi sinaps?

3. 4. 5. 6. C.

Anatomi dan fisiologi sistem saraf? Mekanisme sistem saraf? Bagian otak dan fungsinya? Definisi sistem limbik?

Tujuan Laporan ini ditulis dalam rangka menjelaskan sasaran

pembelajaran dari hasil tutorial agar tercapai pemahaman mahasiswa secara teoritis tentang : 1. 2. 3. 4. 5. 6. D. Definisi dari sistem saraf beserta pembagiannya. Definisi dari sinaps. Anatomi dan fisiologi dari sistem saraf. Mekanisme sistem saraf. Bagian otak beserta fungsinya. Definisi sistem limbik.

Manfaat Mahasiswa dapat memahami sasaran pembelajaran yang telah didapat dari tutorial antara lain tentang : 1. 2. 3. 4. 5. Definisi dari sistem saraf dan pembagiannya. Definisi dari sinaps. Anatomi dan fisiologi dari sistem saraf. Mekanisme dari sistem saraf. Bagian otak beserta fungsinya.

Jaringan saraf membentuk salah satu dari empat kelompok jaringan utama pada tubuh. Perbedaan warna ini terjadi keran akson atau serabut penghantar diselimuti sejenis sarung yang terbentuk dari bahan seperti lemak. 2008) Sistem saraf dibagi menjadi dua yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer atau sistem saraf tepi. Neuron sebagai penghantar impuls dan neuroglia sebagai penyokong dan penyedia nutrisi. Hubungan antar neuron disebut dengan sinaps. daan serabut-serabut saraf. 2004) a. Neuron terdiri atas badan sel (soma). (Ganong. Bersama dengan sistem endokrin mengatur fungsi-fungsi tubuh. Definisi sistem saraf dan Pembagiannya Sistem saraf atau nervous sistem adalah salah satu sistem tubuh yang mengolah. Sel-sel saraf berpadu dan membentuk apa yang disebut dengan substancia gricea yang berwarna abu-abu dalam sistem ini seperti yang dijumpai dalam korteks otak. dan pada bagian dalam medula spinalis. processus photpharmatis yang terdiri dari dendrit sebagai aferen (reseptor) dan neurit sebagai eferen (efektor). Sistem saraf pusat Sistem saraf pusat tersusun atas encephalon dan medulla spinalis. (Pearce. melalui transmisi impuls listrik.BAB II STUDI PUSTAKA A. Di dalam sinaps tedapat cairan neurotransmiter yang di dalamnya terdapat asetilkolin yang digunakan dalam kelistrikan sistem saraf. yang mempunyai . secara umum mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas tubuh secara cepat. Jaringan saraf terdiri dari neuron dan neuroglia. Serabut saraf atau akson membentuk substansia alba yang berwarna putih.

Pembagian encephalon menjadi cortex cerebri. Pada cortex cerebri terdiri atas dua buah hemispherium cerebri. sulcus chinguli. Meninges sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu duramater. memberi makan dan memisahkan serabut-serabut saraf yang satu dari yang lainnya. (Pearce. fissura lateralis cerebri sylvii (memisahkan lobus temporalis dan lobus frontalis). (Ganong. sulcus carporis callosi (cekungan tepat di atas corpus callosum). sulcus parietooccipitalis (memisahkan lobus parietalis dan lobus occipitalis. thalamus serta hipothalamus. Encephalon Encephalon dilindungi oleh selaput yang bernama meninges. Falx cerebri suatu perluasan duramater yang menonjol ke dalamnya. mesencephalon. sulcus cinguli (terdapat di dorsal sulcus corporis callosi). lobus occipitalis. 2004) Sistem saraf puasat baik secara anatomis maupun fisiologis tersusun atas encephalon (otak) dan juga medula spinalis. incisura preocipitalis.Sistem saraf perifer Sistem sarf perifer atau tepi secara anatomis dibagi menjadi dua yaitu nervi spinalis dan nervi cranialis. fissura circuminsularis. fissura calcarina. lobus parietalis. . arachnoidea. lobus temporalis. dan piamater. Kedua hemispherium cerebri dipisahkan oleh fissura longitudinalis cerebri. truncus cerebri dan cerebellum. 2008) b. berhubungan dengan fissura calcarina). sulcus circularis. 1.fungsi melindungi. sulcus centralis rolandi (memisahkan lobus frontalis dan parietalis). Pada cortex cerebri terdapat lobus frontalis. Pembatas penting yang berada pada hemispherium yaitu corpus callosum. ganglia basalis.

Nervi Cranialis Nervi cranialis terdiri dari 12 pasang nervi cranialis yang meninggalkan otak dan berjalan melalui foramen-foramen dalam tengkorak. N I Olfactorius g. Nervi Spinalis Nervi spinalis tersusun atas beberapa segmen yaitu : a. N VII Facialis h. Sedangkan nervus . N VIII Vestibulocochlearis i. Nervi coccygeus (Budianto. Nervi thoracalis c. dan vagus adalah saraf motoris dan sensoris. Nervi cranialis ini terdiri dari : a. N XI Accessorius l. glossopharingeus. N XII Hypoglossus b. Nervus trigeminus. N IX Glossopharingeus j. N V Trigeminus f. N II Opticus c. Nervi sacralis e. Nervi lumbalis d.1. Semua saraf cranial ini tersebar dalam kepala dan leher kecuali n. N VI Abducens Nervus olfactorius. Nervus kesepuluh ini juga mempersarafi struktur dalam thorax dan abdomen. vagus. N IV Trochlearis e. N X Vagus k. 2003) : 8 segmen : 12 segmen : 5 segmen : 5 segmen : 1 segmen 2. N III Oculomotorius d. facialis. vestibulocochlearis seluruhnya adalah saraf sensorik. opticus. Nervi cervicalis b.

baik ion positif dan ion negatif. Di dalam celah sinapsis inilah terjadi loncatan-loncatan listrik yang bermuatan ion. dan hypoglossus termasuk saraf motoris. Merupakan hubungan penyampaian impuls dari satu neuron ke neuron yang lain.2007) C. trochlearis. (Guyton. Di dalam celah sinaps ini juga terjadi pergantian antara impuls yang satu dengan yang lain. sehingga diperlukan enzim kolinetarase untuk menetralkan asetilkolin pembawa impuls yang ada. Kedua sel tersebut demikian erat . Biasanya terjadi dari ujung percabangan akson dengan ujung dendrit neuron yang lain. 2003) B. Celah antara satu neuron dengan neuron yang lain disebut dengan celah sinapsis. Dalam celah sinapsis terdapat penyampaian impuls dengan bantuan zat kima berupa asetilkolin yang berperan sebagai pengirim transmiter.oculomotorius. Sinapsis 1. Anatomi dan fisiologi sistem saraf Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf (neuron) dan sel-sel penyokong (neuroglia dan Sel Schwann). (Budianto. abducens. 2. accesorius.

Secara anatomis sistem saraf tepi dibagi menjadi 31 pasang saraf spinal dan 12 pasang saraf kranial. Otak dibagi menjadi telensefalon. sistem saraf somatis dan neuron sistem saraf autonom (viseral). Dalam keadaan istirahat (keadaan tidak terstimulasi). tetapi menghambat ion lainnya. ion-ion K+ berdifusi dari sitoplasma menuju cairan jaringan melalui membran plasma. Suplai darah pada sistem saraf pusat dilakukan oleh dua pasang arteria yaitu arteria vertebralis dan arteria karotis interna. mesensefalon. Keadaan ini memngakibatkan perbedaan potensial tetap sekitar -80mV yang dapat diukur di sepanjang membran plasma karena bagian dalam membran lebih negatif daripada bagian luar. diensefalon. terjadi perubahan yang cepat pada permeabilitas membran terhadap ion Na+ dan ion Na+ berdifusi melalui membran plasma dari jaringan ke sitoplasma. Aliran venanya melalui sinus dura matris dan kembali ke sirkulasi umum melalui vena jugularis interna. metensefalon. Permeabilitas membran terhadap ion K+ jauh lebih besar daripada permeabilitas terhadap Na+ sehingga aliran keluar (efluks) pasif ion K+ jauh lebih besar daripada aliran masuk (influks) Na+. 2008) Bila sel saraf dirangsang oleh listrik. Influks cepat ion Na+ yang diikuti oleh perubahan polaritas . Potensial ini dikenal sebagai potensial istirahat (resting potential).berikatan dan terintegrasi satu sama lain sehingga bersama-sama berfungsi sebagai satu unit. Sistem saraf tepi terdiri dari neuron aferen dan eferen. dan mielensefalon. Medula spinalis merupakan suatu struktur lanjutan tunggal yang memanjang dari medula oblongata melalui foramen magnum dan terus ke bawah melalui kolumna vertebralis sampai setinggi vertebra lumbal 1-2. Membran plasma dan selubung sel membentuk membran semipermeabel yang memungkinkan difusi ion-ion tertentu melalui membran ini. yang cabang-cabangnya akan beranastomose membentuk sirkulus arteriosus serebri Wilisi. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan medula spinalis. atau zat kimia. Keadaan tersebut menyebabkan membran mengalami depolarisasi. mekanik. Sistem saraf dibagi menjadi sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf tepi. (Ganong.

Potensial aksi ini sangat singkat karena hanya berlangsung selama sekitar 5msec. besarnya sekitar +40mV. 2007) D.melalui membran plasma ke dalam neuron sehingga menimbulkan hiperpolarisasi dan mengurangi eksitasi sel. (Snell. Potensial aksi akan menyebar dan dihantarkan sebagai impuls saraf. Stimulus inhibisi diperkirakan menimbulkan efek dengan menyebabkan influks ion Cl. Mekanisme refleks dimulai dari diterimanya rangsang oleh reseptor yang kemudian diteruskan melalui saraf sensoris ke sumsum tulang belakang.disebut potensial aksi. Dari sumsum tulang belakang rangsang diteruskan melalui saraf motoris ke efektor sehingga . Begitu impuls menyebar di daerah plasma membran tertentu potensial aksi lain tidak dapat segera dibangkitkan. Durasi keadaan yang tidak dapat dirangsang ini disebut periode refrakter. Mekanisme sistem saraf berdasarkan tanggapan impuls Gerak sadar dan reflex . Peningkatan permeabilitas membran terhadap ion Na+ segera menghilang dan diikuti oleh peningkatan permeabilitas terhadap ion K+ sehingga ion K+ mulai mengalir dari sitoplasma sel dan mengmbalikan potensial area sel setempat ke potensial istirahat.

ingatan (memori). yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). Skema Alur Gerak Refleks: Gerak sadar mempunyai mekanisme yang berbeda dengan gerak refleks.terjadi gerak refleks. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area . 2008 ) E. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. dan pertimbangan. sumsum sambung (medulla oblongata). a. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. dan jembatan varol. Oleh otak rangsang akan diteruskan melalui saraf motoris ke efektor. Bagian otak dan fungsinya 1. kesadaran. otak kecil (serebelum). Mekanisme gerak sadar dimulai dari diterimanya rangsang oleh reseptor kemudian diteruskan melalui saraf sensoris ke otak. Skema Alur Gerak Sadar: ( Ganong. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. yaitu: otak besar (serebrum). otak tengah (mesensefalon).

Area ini berperan dalam proses belajar. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya c. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. berbicara.motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. dan belajar berbagai bahasa. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya b. kreativitas) dan emosi. dan juga merupakan pusat pendengaran. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. membuat kesimpulan. Gbr. analisis. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Otak kecil (serebelum) . Gbr. menyimpan ingatan.

Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. keseimbangan. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. e. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. dan berkedip. batuk. tekanan darah. refleks fisiologi seperti detak jantung. volume dan kecepatan respirasi. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. gerak alat pencernaan. dan posisi tubuh. . Bagian yang berbentuk seperti sayap tas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. dan sekresi kelenjar pencernaan. 2. Selain itu. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. d. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor.

Hipotalamus meskipun kecil (besarnya hanya sepatuh gula kotak) dan beratnya hanya empat gram. tidur dan bangun. Sistem Limbik penting bagi pembelajaran dan ingatan jangka pendek tetapi juga menjaga homeostatis di dalam tubuh (tekanan darah. 2001 ) F. yang posisinya sedikit lebih ke depan dan terdiri atas Talamus dan Ganglia Basal atau otak tengah. (Sherwood. ( Sherwood.Menurut ilmuwan Robert Ornstein "suatu cara untuk mengingat fungsi sistem limbik adalah empat F. Fleeing (melarikan diri). Terlibat dalam emosi ketahanan hidup dari hasrat seksual atau perlindungan diri. suhu tubuh dan kadar gula darah). keseimbangan kimiawi. hipotalamus mengatur hormon. sekaligus mengatur kelenjar utama dari otak (kelenjar pituitary). Sistem limbik Sistem Limbik atau otak tengah. Sistem Limbik mengandung Hipotalamus. yang sering dianggap sebagian bagian terpenting dari 'otak mamalia'. hasrat seksual. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Penampang melintang sumsum berupa perintah dari otak. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang Gbr. 2001) tulang belakang . suhu tubuh.Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. emosi. yang penting untuk kelangsungan hidup : Feeding (memberi makan). dan reproduksi social. Fighting (berkelahi). makan. minum.

Ahmad sangat kagum terhadap kelistrikan membran saraf. sistem saraf perifer dan sistem saraf pusat yang terdiri dari cerebrum. Tapi aku lupa penjelasan Prof mengenai sistem limbik. cerebellum. mielin dan neuron aferen dan eferen. bercakap-cakap di kantin FK tentang kuliah Prof. otak kita yang berlobus-lobus bisa lebih cangih daripada komputer. Abu Rizal mengenai Sistem Saraf tubuh. dan digambar di bawah ini.BAB III PEMBAHASAN Analisis skenario Ahmad dan Budi. jaras refleks. Dia bersemangat membahas kuliah bersama Budi tentang sistem saraf otonom. Kamu paham tidak Bud?” . Subhanallah ya ciptaan Allah. dll. sinaps. “Budi.

brainstem) dan medula spinalis. Secara anatomik digolongkan ke dalam saraf-saraf otak sebanyak 12 pasang dan 31 pasang saraf spinal. “ Budi. otot rangka dan sendi. ke sistem saraf pusat. mengolah. Sistem saraf tepi terdiri atas saraf otak (s. Sistem saraf pusat terdiri atas otak (cerebrum. otak kita yang berlobus-lobus bisa lebih cangih daripada computer ”. c) saraf sesnsorik (eferen) viseral : membawa informasi dari dinding visera ke sistem saraf pusat. dan melakukan sesuatu sesuai rangsangan yang diterima. Sedangkan sistem saraf pusat mengatur. Subhanallah ya ciptaan Allah. Kemudian sistem saraf perifer merupakan kumpulan neuron diluar jaringan otak dan medula spinalis. d) saraf mototrik (eferen) viseral : membawa informasi dari sistem saraf pusat ke otot polos.Sistem saraf merupakan suatu sistem sistem yang kompleks yang secara anatomi memiliki neuron-neuron yang saling berhubungan membentuk sinaps. Didalam neuron terdapat selubung mielin untuk mencegah kebocoran potensial listrik pada saat masuk dan keluar untuk diolah. SST digolongkan ke dalam: a) saraf sensorik (aferen) somatik : membawa informasi dari kulit. Sistem saraf otonom merupakan sistem saraf yang bekerja tanpa perintah dari sistem saraf pusat seperti produksi pada keringat pada kelenjar sebasial. dimana impuls berupa potensial listrik yang melalui neuron afferent pada saat masuk dan keluar melalui neuron efferent. Saraf eferen viseral disebut juga sistem saraf otonom. cerebellum. perkataan Subhanallah termasuk . Secara fungsional.kranial) dan saraf spinal. b) saraf motorik (eferen) somatik : membawa informasi dari sistem saraf pusat ke otot rangka. otot jantung dan kelenjar.

berganti neuron di nukleus lateralis thalami. atau kenikmatan di satu daerah serta keputusasaan. Penjelasan gambar : . motivasi. Karena jalur ini lebih pendek maka reaksi motorik reflek spinal lebih dulu dari yang ke pusat kesadaran. Dan lobus merupakan daerah yang berisi dengan neuron-neuron. atau kecemasan dibagian lain. dan gerakan ini disebut sebagai reflek spinal. Dibawah ini merupakan penjelasan dari tahapan jaras reflek : Rangsangan/stimuli pada reseptor akan menimbulkan impuls dan impuls ini diteruskan melalui saraf afferent menuju ke cornu posterior medulla spinalis menyilang di sebelah depan canalis centralis. kepuasan. Bukti sistem limbik berperan sentral dalam penbentukan emosi yaitu stimulasi daerah-daerah tertentu didalam sistem limbik manusia selama pembedahan otak menimbulkan berbagai sensasi subjektif yang tidak jelas.reflek dan terjadi karena kebiasaan yang telah dilakukan dalam kesehariannya. sebagian menuju ke atas (ascenderen) melalui tranktus spinothalanicus. Sistem limbik ini berkaitan dengan pembentukan emosi. serta neuron-neuron dari hipotalamus dan talamus. yang diutarakan oleh pasien sebagai rasa senang. dan belajar. melalui capsula interna sampailah pada gyrus centralis posterior. pola-pola perilaku sosioseksual dan kelangsungan hidup dasar. Dibawah ini adalah penjelasan mengenai sistem limbik: Sistem limbik merupakan suatu struktur yang berkesinambungan meliputi neuron-neuron yang datang dari dan pergi ke sebagian besar lobus otak depan. ketakutan. Tetapi ada sebagian impuls cornu posterior kemudian menuju ke otot melalui saraf efferent dan akan menimbulkan gerakan pada otot yang bersangkutan.

serta denyut jantung dan produksi keringat akan meningkat juga. Dimulai dari mata yang menerima rangsangan kemudian diteruskan melalui neuron opticus menuju chiasma opticus yang terjadi persilangan neuron opticus kiri dan kanan sehingga mata kanan dan kiri dapat berintegrasi mengenai informasi dilihat. Pada pembentukan rasa marah : Sistem Neuroendokrin akan meningkatkan produksi ACTH epinefrin. Pada pembentukan rasa takut : Sistem Neuroendokrin akan menurunkan produksi ACTH epinefrin. yang masing-masing mengolah aspek rangsangan penglihatan yang berbeda-beda. Setelah itu informasi akan diolah dengan sistem limbik dimana terjadi pembentukan emosi seperti rasa takut dan marah. Setelah itu melalui traktus optik. Nukleus ini memisahkan informasi yang diterima dari mata dan memancarkannya melalui berkas serat yang disebut radius opticus ke bagian-bagian korteks yang berlainan. pupil akan membesar. Pemberhentian pertama di otak untuk informasi dalam penglihatan adalah nukleus genikulatus lateralis di talamus.Impuls dari gambar tersebut adalah singa. tetapi tekanan darah akan menurun. denyut jantung akan menurun dan produksi keringat juga akan menurun. kemudian tekanan darah akan meningkat. Sistem tubuh (somatik) .Dilihat dari gambar tersebut dapat disimpulkan bahwa berkaitan dengan sistem limbik dan reflek yang meliputi jaras reflek. Dengan demikian persilangan parsial ini menyatukan serat-serat dari kedua mata yang membawa informasi dari separuh lapangan pandang yang sama.rangsangan miksi dan defekasi akan meningkat. sistem tubuh (somatik) akan melakukan tindakan/pergerakan untuk melawan dengan energi/tenaga yang meningkat. Pada sistem saraf otonom (sistem saraf tidak sadar). tiap-tiap informasi dari separuh lateral salah satu retina dan separuh medial retina yang lain diterima. Pada sistem saraf otonom (sistem saraf tidak sadar).

tapi bila terlalu banyak akan menyebabkan serangan mania. denyut nadi dan jantung akan meningkat. dan keseimbangan psikomotor. Yang mendukung konsep ini adalah kenyataan bahwa pusat-pusat reward dan punishment di otak pada hipotalamus dan daerah sekitarnya menerima sejumlah besar ujung-ujung saraf dari sistem norepinefrin dan serotonin. otak. kegelisahan. . Fungsi Hipotalamus disini adalah: mengatur keseimbangan air. nafsu makan yang baik. Kortisol yang dikeluarkan oleh korteks adrenal karena perangsangan hipotalamus.akan melakukan tindakan/gerakan yaitu dengan berlari disertai meningkatnya energi/tenaga. menyebabkan rangsangan susunan syaraf pusat otak. menciptakan rasa bahagia. maka tubuh akan bereaksi secara otomatis berupa perangsangan hormon dan neurotransmiter. dan ototpun meningkat. hati dan terlihat sedikit pada organ kulit. mengontrol marah. Sistem norepinefrn dan sistem serotonin normalnya menimbulkan dorongan bagi sistem limbik untuk meningkatkan perasaan seseorang terhadap rasa nyaman. sistem kardiovaskular. rasa takut. Bila syaraf simpatis terangsang maka. rasa puas. pemecahan gula di hati meningkat sehingga gula darah ikut meningkat di darah. otot. norepinefrin dan dopamin. kecemasan. terdapat respon fight and flight dimana berperan hormon epinefrin. untuk menahan stresor. Dalam hal ini stress akan merangsang pusat hormonal di otak yang bernama hipotalamus (raja endokrin). sehingga penting untuk mempertahankan kondisi mental dan fisik mahluk hidup. respon terhadap ancaman meliputi penyesuaian perpaduan banyak proses kompleks dalam organ-organ vital seperti otak. Sistem respons fisiologik pada stress akut dan kronik. mempertahankan homeostasis. gastrointestinal dan jaringan limfoid. rasa lapar. nafsu. aliran darah ke jantung. Bila terjadi stress. integrasi respons syaraf simpatis. sehingga tekanan darah pun akan ikut terpengaruhi. dorongan seksual yang sesuai. pertumbuhan tubuh. suhu tubuh.

Ubun ubun disini adalah bagian frontal otak. Istilah Limbik berarti perbatasan aslinya limbik digunakan untuk menjelaskan struktur tepi sekeliling regio basal serebrum. menunjukan seorang penderita epilepsi yang mendapat terapi operasi otak dengan diangkatnya amigdala dan hypocampus memperlihatkan gejala hiperseks dan rakus setelah operasi. dan dorongan untuk makan dan minum serta mengatur berat badan Fungsi internal ini secara bersama-sama disebut fungsi vegetatif otak yang berkaitan erat pengaturannya dengan perilaku. Fungsi Perilaku dari Hipotalamus dan Sistem Limbik : 1. menjadi kasar. ia mengalami kelainan afek. Perangsangan pada hipotalamus lateral tidak hanya mengakibatkan timbulnya rasa haus dan nafsu makan tapi juga besarnya aktivitas emosi binatang seperti timbulnya rasa marah yang hebat dan keinginan berkelahi. dimana menjadi pusat perilaku manusia. . QS 96:1516. Perasangan nukleus ventromedial dan area sekelilingnya bila dirangsang menimbulkan rasa kenyang dan menurunkan nafsu makan dan binatang menjadi tenang.Kalau menyimak apa yang Allah firmankan dalam Al-Quran. osmolalitas cairan tubuh. Bagian limbik yang menjadi pusat emosi yang berada di amigdala dan hippocampus berfungsi mengatur emosi manusia dan memori emosi. aspek moralistas manusia. dan kehilangan aspek moralitas. 2. perilaku. Bagian utama sistem limbik adalah hipotalamus dengan struktur berkaitan. Ketahuilah. sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. dan pada perkembangan selanjutnya diperluas artinya keseluruh lintasan neuronal yang mengatur tingkah laku emosional dan dorongan motivasional. seperti cerita diatas ketika terjadi kerusakan pada frontal Gage. selain mengatur prilaku emosional juga mengatur kondisi internal tubuh seperti suhu tubuh.

akan terjadi kehilangan nafsu makan menyebabkan kematian karena kelaparan (lethal starvation). dan terjadi kegemukan yang hebat. daerah pengatur utama untuk sistem limbik. penurunan tekanan arteri. Khususnya pada sebagian besar bagian anterior dan posterion hipotalamus. Perangsangan efek neurogenik pada sistem kardiovaskular meliputi kenaikan tekanan arteri. Pusat kenyang terdapat di nukneus ventromedial. namun merupakan bagian penting dari jaras pengatur keluaran sistem limbik.3. Sebagai contoh perangsangan Kardiovaskular hipotalamus. sedangkan perangsangan area preoptik sering menimbulkan efek yang berlawanan. maka binatang tersebut jadi rakus. 4. Hipotalamus. peningkatan atau penurunan frekuensi denyut jantung. Pengaturan gastrointestinal. bila daerah ini rusak maka pada percobaan binatang. perangsangan bagian posterior dan lateral hipotalamus meningkatkan tekanan arteri dan frekuensi denyut jantung. Dorongan seksual dapat timbul bila ada rangsangan pada beberapa area hipotalamus. Perangsangan pada zone tipis dari nuklei paraventrikuler yang terletak sangat berdekatan dengan ventrikel ketiga (atau bila disertai dengan perangsangan pada area kelabu dibagian tengah mesensefalon yang merupakan kelanjutan dari bagian hipotalamus biasanya berhubungan dengan rasa takut dan reaksi terhukum. . Pada umumnya. Hipotalamus mewakili kurang dari 1 persen masa otak. dimana perangsangan pada hipotalamik lateral berhubungan dengan pusat lapar. berhubungan dengan semua tingkat limbik. Bila area ventromedial ini rusak secara bilateral maka. bila daerah ini dirangsang dengan listrik pada binatang percobaan akan menghentikan makannya dan benar-benar mengabaikan makanannya.

2. Sistem saraf pusat terdiri dari encephalon dan medula spinalis. Sistem saraf perifer secara fungsional tersusun atas sarf somatic dan saraf fungsional. yang mempunyai fungsi mengatur aktivitas organ-organ dalam (visceral) yang dalam keadaan normal di luar kesadaran dan control volunter. Sistem saraf adalah pengatur segala aktivitas tubuh kita. 3. . Sistem saraf otonom dibagi menjadi saraf simpatik dan parasimpatik. 4. KESIMPULAN 1.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A.

. Gerak reflek berpusat pada medula spinalis dan termasuk saraf tidak sadar tetapi. Sebagai mahasiswa fakultas kedokteran kita harus dapat memahami dengan baik bagaimana sistem saraf itu bekerja. A. Sebagai umat muslim kita harus mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.5. dan postsinaps yang dari ketiganya berperan dalam kelistrikan sistem saraf. 6. DAFTAR PUSTAKA Budianto . Cairan pada sinaps adalah neurotransmiter yang berisi asetilkolin. 3. 4. Kita harus dapat menjaga kondisi emosional kita. karena otak adalah pusat segala aktivitas tubuh kita. Bagian sinaps terdiri dari presinaps.525 . Kita harus menjaga tubuh kita agar tidak terjadi kerusaka pada otak kita.. william F. 2. Surakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret pp. B. Buku ajar Fisologi kedokteran. pada waktu tertentu menjadi sadar karena sebagian impuls masuk thalamus melalui traktus spinothalamicus. 2003.43 – 59 Ganong. Jakarta : Buku Kedokteran EGC pp. 2008. celah sinaps. Guidance to Anatomy II dan III. Sinaps adalha hubungan antara nervous satu dengan yang lain. 7. SARAN 1.

Evelyn C.Guyton. Jakarta:EGC . EGC. 2001. Pearce. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Snell. 2007. 2004. 2007. Sherwood. Neuroanatomi Klinik . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Gramedia. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran edisi 11. Jakarta: PT. Lauralee. Arthur C and Hall. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful