BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar belakang Mata adalah organ fotosensitif yang kompleks dan berkembang lanjut yang memungkinkan analisis cermat tentang bentuk, intensitas cahaya, dan warna yang dipantulkan obyek. Mata terletak di dalam struktur tengkorak yang melindunginya, yaitu orbita. Banyak sekali penyakit yang bisa menyerang pada mata, walaupun mata berukuran sangat kecil dibandingkan dengan ukuran bagian tubuh yang lain. Penyakit mata ini sangat mengganggu penderitanya karena dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. 1 Salah satu penyakit mata adalah glaucoma sudut tertutup akut dimana mata merah dengan penglihatan turun mendadak, terjadi aposisi iris dengan jalinan trabekular pada sudut bilik mata.2,7 Saat kondisi iris terdorong atau menonjol kedepan maka outflow humor akuos akan terhambat, keadaan ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan intraokular. Jika penutupan sudut terjadi secara mendadak, maka gejala yang akan timbul sangat berat seperti nyeri pada mata, sakit kepala, pandangan kabur, haloe, mual, muntah.7 Di Indonesia glaukoma kurang dikenal oleh masyarakat, padahal cukup banyak yang buta karenanya. Glaucoma akut sangat mengancam terjadinya kebutaan karena datangnya tiba-tiba atau mungkin didahului beberapa tanda prodomal. Tonometri rutin dalam hal glaucoma akut tidak banyak manfaatnya, tetapi kewaspadaan dokter akan tanda-tanda prodomal atau tandatanda ketika serangan terjadi sangat diperlukan. Penderita glaukoma akut sering datang terlambat karena salah diagnosis, awalnya mengira sakit kepala karena hipertensi atau flu migrant atau muntah karena hal lainnya.6 Di Indonesia, glaukoma diderita oleh 3% dari total populasi penduduk. Umumnya penderita glaukoma telah berusia lanjut. Pada usia diatas 40 tahun, tingkat resiko menderita glaukoma meningkat sekitar 10%. Hampir separuh penderita glaukoma tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut.3 Beberapa faktor resiko untuk timbulnya glaukoma akut adalah usia diatas 40 tahun, riwayat anggota keluarga yang terkena glaukoma. Untuk glaukoma jenis tertentu, anggota keluarga penderita glaukoma mempunyai resiko 6 kali lebih besar untuk terkena glaucoma. Tekanan bola mata diatas 21 mmHg berisiko tinggi terkena glaukoma. Pemakai steroid secara rutin misalnya: pemakai obat tetes mata yang mengandung steroid yang tidak dikontrol oleh dokter, obat inhaler untuk penderita asma, obat steroid untuk radang sendi dan pemakai obat yang memakai steroid secara rutin lainnya. Riwayat trauma (luka kecelakaan) pada mata. Penyakit lain seperti riwayat penyakit katarak, diabetes, hipertensi dan migren.4 1.2 Batasan Masalah Pembahasan dalam makalah ini dibatasi pada diagnosis dan penatalaksanaan glaukoma akut.
1

2 .3 Tujuan Penulisan 1. Menambah bahan bacaan dan referensi mengenai penatalaksanaan glaukoma akut di lapangan. Menambah ilmu pengetahuan serta menjadi pedoman dalam penatalaksanaan Glaukoma akut di lapangan. d. g.2 Tujuan Khusus Makalah ini bertujuan agar anggota Hippocrates Emergency Team dapat mengetahui : a. h.4 Manfaat Penulisan a. Defenisi Glaukoma akut Etiologi Glaukoma akut Patofisiologi Glaukoma akut Manifestasi klinis Glaukoma akut Diagnosis Glaukoma akut Diagnosis banding Glaukoma akut Tatalaksana di lapangan dan rumah sakit Glaukoma akut Komplikasi 1. f. 1. b.1 Tujuan Umum Mahasiswa khususnya anggota Hippocrates Emergency Team dapat mengetahui diagnosis dan penatalaksanaan glaukoma akut.3.3. c. b. e.1.

8 Pada bagian ini terjadi pengaliran keluar cairan mata.htm) 3 . anyaman trabekula (yang terletak di atas kanal schawlbe). Ciriciri utama garis ini adalah garis Schawalbe. Bila terdapat hambatan pengaliran cairan kelur mata akan terjadi penimbunan cairan bilik mata didalam bola mata sehingga tekanan bola mata meninggi atau glakoma.1 Sudut bilik mata depan Sudut bilik mata depan terletak pada pertautan antara kornea perifer dan pangkal iris.1. dan taji slera (sclera spur).org/glaucoma/about/Aqueous_BuildUp.ahaf.2 (dikutip dari : http://www.1 Anatomi dan fisiologi 2.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.

.2 Istilah glaucoma sudut tertutup didasarkan atas gonioskopi. Volumenya adalah sekitar 250 µL dan kecepatan pembentukannya yang memiliki variasi diurnal adalah 2. yaitu kadang-kadang dapat terjadi serangan 4 . kecuali konsentrasi askorbat.5 µL/mnt. 8 Aqueous humor diproduksi oleh corpus ciliare. Istilah klinik ini lebih cocok dengan keadaan sebenarnya terlihat oleh dokter. piruvat.8 Aqueous humor adalah suatu cairan jernih yang mengisi bilik mata depan dan belakang. selain itu terjadi pertukaran diferensial komponen-komponen aqueous dengan darah di iris. Setelah masuk ke bilik mata belakang. dan laktat yang lebih tinggi. yang memberikan kesan warna tersebut pada pupil penderita glaukoma. Komposisi aqueous humor sama dengan plasma. Tekanan osmotiknya lebih tinggi sedikit dari plasma. aqueous humor mengalir melalui pupil ke bilik mata depan lalu ke anyaman trabekular di sudut bilik mata depan. Kelainan glaukoma ditandai dengan peningkan tekanan bola mata.2.2 Defenisi Glaukoma akut Glaukoma berasal dari kata Yunani glaukos yang berarti hijau kebiruan. atrofi papil saraf optik. urea dan glukosa yang lebih rendah. protein. dan menciutnya lapangan pandang.1.2 Aqueous humor Tekanan intaraokular ditentukan oleh kecepatan pembentukan aqueous humor dan tahanan terhadap aliran keluarnya dari mata. 8 2.

mata merah dan palpebra membengkak (kongestif). Glaucomatosiklitik krisis.3 juta pada tahun 2020. Banyaknya Orang Amerika yang terserang glaukoma diperkirakan akan meningkatkan sekitar 3. kira-kira 2. Umumnya penderita glaukoma telah berusia lanjut. yang disebabkan karena meningkatnya tekanan intraokuler berat d.nyeri yang mendadak (akut). glaukoma diderita oleh 3% dari total populasi penduduk.000 adalah buta disebabkan penyakit ini. Persentase ini lebih tinggi pada orang Asia. sebanyak 120.3 Epidemiologi Glaukoma akut Di Amerika Serikat.5 Di Indonesia. Glaucoma neovaskular c. Glaukoma pada orang kulit hitam.. Mata hiperopia 5 . lima belas kali lebih menyebabkan kebutaan dibandingkan orang kulit putih.3 2. Hampir separuh penderita glaukoma tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut. karena intumesen b.2 juta orang pada usia 40 tahun dan yang lebih tua mengidap glaukoma. tingkat resiko menderita glaukoma meningkat sekitar 10%.000 kasus glaukoma yang baru dan kira-kira 5. 8 2. terutama pada orang Burma dan Vietnam di Asia Tenggara. tekanan bola mata meningkat (glaukoma).4 Etiologi Glaukoma akut a.6 Glaucoma akut sudut tertutup akut (“glakoma akut”) bila terbentuk iris bombe yang menyebabkan oklusi bilik mata depan oleh iris perifer. ada lebih dari 300. Pada usia diatas 40 tahun. Glaukoma akut (sudut tertutup) merupakan 10-15% kasus pada orang Kaukasia.400 orang akan menderita kebutaan. Tiap tahun. Glaucoma sekuder sudut tertutup akut.

pupil sedkit melebar dan tekanan bola mata meninggi.8 Di bawah ini menunjukkan gambaran struktur segmen anterior yang berhubungan dengan glaukoma sudut tertutup akut: a. 6 Ini semua tidak berlangsung lama. bilik mata depan agak dangkal. kornea agak suram karena edema. Dilatasi pupil saat oftalmoskopi f. Kurvatura kornea posterior lebih datar d. Lensa lebih tebal f. Pemakaian obat-obatan dengan efek antikolinergeik atau simpatomimetik7.8 2. heperemis. Kurvatura lensa anterior lebih pendek g. 6 . sehingga outflow aqoues humor terhambat saat menjangkau jalinan trabekular. 6 Mual. Diameter kornea lebih kecil b.Letak lensa lebih ke anterior h. muntah dan lemas. bola mata juga terasa nyeri disekitar inverse cabang nervus cranial V.7 Keluhan ini berlangsung setengah sampai dua-tiga jam untuk kemudian hilang. Jarang mereka datang ke dokter dengan keluhan demikian karena cepat berlalu.6 Apabila dalam fase ini kita dapat memeriksanya.Kurvatura kornea anterior lebih datar c. Keadaan ini sering terjadi pada sudut bilik mata yang sempit ( dangerous angle). tetapi kalau ditemukan harus mendapat pengobatan. Kepalanya sakit sedikit disebelah mata .1 Gejala Prodoma Biasanya pasien mengeluh mata kabur sebentar pada satu mata mungkin mereka melihat pelangi disekitar lampu atau lilin. jalinan trabekular normal sedangkan tekanan intraokuler meningkat akibat karena obstruksi mekanik akibat penyempitan sudut bilik mata.e. Tidak jarang mereka mengatakan bahwa setelah tidur sejenak. fotofobia yang terjadi pada semua kasus.6.6 Manifestasi klinis Glaukoma akut 2.Sudut bilik mata lebih dangkal e.5 Patofisiologi Glaukoma akut Pada glaucoma sudut tertutup. 7. mereka merasa enak. Penurunan visus secara cepat dan progresif. yang kita dapatkan hoperemi perikornal yang ringan. Setelah menelan pil influenza misalnya mereka merasa sembuh.Sumbu bola mata lebih pendek 2. Seringkali keadaan ini dianggap flu. hal ini sering berhubungan denga nyeri.

6 2. Penglihatan kabur sekali dan melihat pelangi disekitar lampu.7 Diagnosis Glaukoma akut a.6. Rentang tekanan intra ocular normal 10 mmHg – 21 mmHg dan pada orang tua meningkat samapai 24 mmHg. Reflex pupil lambat atau tidak ada. sakit kepala terus menerus. 6 2.Keadaan ini dapat dijelaskan karena waktu tidur terjadi miosis hingga sudut bilik mata depan terbuka kembali. Instrument yang ppaling luas digunakan adalah tonometer aplanasi Goldmann. keluarganya akan menceritakan bahwa sudah sekian hari penderita yidak bias bangun. lonjong miring agak vertical atu midriasis yang hampir total. Bilik mata depan dangkal dapat dibuktikan dengan memperhatikan bilik mata depan dari samping. Tonometri Tonometri adalah pengukuran tekanan intraocular. munta-muntah. konjungtiva bulbi yang sangat hiperemik (kongestif). Pada glaucoma sudut tertutup akut tekanan intra ocular mencapai 60 mmHg – 80 mmHg.8 7 . nyeri dirasakan didalam dan disekitar mata. 6 Apabila mata diperikasa ditemukan kelopak mata bengkak. injeksi siliar dan kornea yang suram. yang diletakkkan ke slitlamp dan mengukur daya yang diperlukan untuk meratakan daerah kornea tertentu. Pupil tampak melebar.2 Gejala Konestif Dalam anamnesis.

Gonioskopi Pemeriksaan gonioskopi ditunda sampai edema kornea berkurang. Pada pemeriksaan gonioskopi akan menunjukkan adanya kontak perifer irido-korneal (Shaffer grade 0)7 c.7.8 d. Pada glaucoma mungkin aka terdapat pembesaran konsektrik cawan optic atau pencekungan (cupping) superior dan inferior dan disertai pembentukan taktik (notching) fokal di tepi diskus optikus dan tampak edema serta hiperemis. Pemeriksaan lapangan pandang Gangguan lapangan pandang pada glaucoma terutama mengenai 30 derajat lapangan pandang bagian sentral. Penilaian diskus optikus Diskus optikus normal memiliki cekungan di bagian tengahnya (depresi sentral) cawan fisiologik yang ukurannya tergantung pada jumlah relative serat penyusun nervus optikus terhadap ukuran lubang sclera yang lurus dilewati oleh serat-serat tersebut. Perubahan dini adalah semakin nyatanya titik buta. 8 .b.

 Apraclonidine :  Larutan 0.  Larutan Betaxolol 0.8. 9 .1 Iritis akut  Nyeri mata pada iritis tidak sehebat glaucoma akut  Fotofobia lebih hebat daripada glaucoma akut  Pupil kecil  Bilik mata depan tidak terlalu dangkal atau normal  Tekanan bola mata biasa atau rendah6 2.  Dorzolamide hydrochloride larutan 2% dua atau tiga kali sehari.5 % sekali setiap pagi  Larutan Metipranolol 0.5 % sekali setiap pagi  Larutan Levobutolol 0.3 % sekali setiap pagi  Larutan Carteolol 1 % dan 0.2 konjungtivitis akut  Tidak ada nyeri atau sangat sedikit  Tidak ada perubahan tajam penglihatan  Ada secret mata  Hiperemi konjungtiva berat. Efek samping : rasa pahit sementara pada lidah dan blefarokonjungtivitis alergi.25 % sekali setiap pagi Kontraindikasi utama pemakaian obat ini adlah penyakit obstruksi jalan nafas kronik terutama asma dan defek hantaran jantung.1 Tatalaksana di lapangan a. Supresi pembentukan aqueous humor  Agen osmotic :  Larutan timolol maleat 0.5 % sekali setiap pagi.25% dan 0.8.2.2% 2X1.5% 3X1  Larutan 1% sebelum dan sesudah terapi laser  Brimonidine larutan 0.9 Tatalaksa di lapangan dan rumah sakit Glaukoma akut 2.25% dan 0.9. Jarang menimbulkan efek samping. Sebagai lini pertama namun sering menimbulakan reaksi alergi.25% dan 0. tidak ada hiperemi perikordial 6 2.8 Diagnosis banding Glaukoma sudut tertutup akut 2.

Fasilitasi aliran keluar aqueous humor  Analog prostaglandin :  Larutan bimatoprost 0. iredektomi. b.8 d. Apabila penutupan sudut disebabkan pergeseran lensa ke anterior. Penurunan volume vitreus  Obat-obat hiperosmotik  Glycerin oral 1 mL/kg BB dalamsuatu larutan 50% dingin dicampur dengan jus lemon. digunakan siklopegik ( cyklopendolate dan atropine) untuk merelaksasikan otot siliaris sehingga apparatus zonular menjadi kencang dalam upaya menarik lensa kebelakang. Penghambat anhidrasi karbona sistemik. 10 . dan iridiotomi perifer Blockade pupil pada sudut tertutup paling baik di atasi dengan membentuk saluran langsung antara bilik mata depan dan belakang sehingga tidak ada perbedaan tekanan diantara kedunya.2 Tatalaksana di rumah sakit Setelah melakukan terapi lini pertama untuk pencegahan komplikasi lebih lanjut seperti diatas.25-2 % diteteskan sekali atau dua kali sehari. 8 2. Hati-hati pada diabetes. midriatik dan sikloplegik Dilatasi pupil sangat penting dalam pengobatan penutupan sudut iris bombe karena sinekia posterior.9. c.004% satu kali setiap malam  Larutan unoprostone 0.003% satu kali setiap malam  Larutan trovoprost 0. Sekarang jarang digunakan sejak ditemukan analog prostaglandin  Larutan epinephrine 0. Tindakan lain yang akan dilakukan di rumah sakit diantaranya : a. Iredektomi paling baik dilakukan dengan laser YAG neodymium walupun laser argon mungkin diperlukan pada iris berwarna gelap. Iridoplasti.5-6 %diteteskan hingga 4 kali atau dalam bentuk gel yang 4% yang diberikan sebelum tidur. Miotik. saat dirumah sakit juga masi dilakukan terapi medikamentosa yang sama sampai terjadi penurunan tekanan intraokular yang terkontrol sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.15% dua kali sehari  Obat parasimpatomimetik :  Larutan Pilocarpine0. Azetalamide yang paling banyak digunakan.

Penurunan tekan intraokular yang dihasilkan tidak sebaik trabekkulektomi. tetapi komplikasi yang timbul mungkin lebih sedikit. c. menarik sudut bilik mata depan hingga terbuka. yang menyebabkan penutupan jalur drainase baru tersebut. Secara teknis . Krioterapi.10 Komplikasi Glaukoma akut Apabila terapi ditunda. Akan tetapi terapi ini dapat menimbulkan komplikasi yang berkaitan dengan blep. Konplikasi yang utama adalah fibrosis jaringan episklera. misalnya merasa tidak nyaman terus menerus pada mata.Terapi biasanya diberikan dari luar melalui sclera. Tindakan siklodestruktif Kegagalan terapi medis dan bedah pada glaukoma lanjut dapat menjadi alasan untuk mempertimbangkan tindakan destruktif Corpus Ciliare dengan laser atau pembedahan untuk mengontrol tekanan ocular. Iredektomi laser YAG menjadi suatu tindakan pencegahan apabila dikerjakan ada sudut sempit sebelum serangan penutupan sudut.Tindakan iredektomi perifer dilakukan bila iredektomi laser YAG tidak efektif. Suatu cicin laser yang membakar iris perifer menyebabkan kontraksi stroma iris dan secara mkanis. terapi laser YAG Neodynium Thermal mode atau laser dioda dapat digunakan untuk menghancurkan Corpus ciliare . 2. tetapi telah tersedia sistem aplikasi laser endoskopi. Viskokanalostomi dan sklerektomi dalam dengan implant kolagen menghindarkan dilkukannya insisi ketebalan penuh (Full-Thickness) kedalam mata. Bedah drainase glaukoma Trabekulektomi adalah prosedur paling sering digunakan untuk memintas saluran-saluran drainase normal sehingga terbantuk akses langsung aqueous humor dari bilik mata depan ke jaringan supkonjungtiva dan orbita.dan pascaoprasi dengan anti metabolit seperti 5-fluorourasil dan mitomysin C memperkcil resiko kegagalan bleb dan dikaitkan dengan tekanan intraokular yang baik. Terapi adjuvant pra. infeksi blep. tetapi ini mencerminkan sulitnya kasus yang ditangani.tindakan ini sulit dikerjakan. dapat dilakerjakan iredoplasti perifer laser argon (ALPI) . Diatermi. b. atau makulopati akibat hipotoni okular persisten. iris perifer dapat melekat ke anyaman trabekuler ( sinekia anterior) sehinnga menimbulkan oklusi sudut bilik mata depan ireversibel yang dapat menyebabkan 11 . Terdapat resiko terjadinya sinekia anterior perifr sebasar 30 % dan peningkatan tekanan intraokular secara kronis. Trabekulektomi mempercepat pembentukan katarak pada mata. Pada beberapa kasus penutupan sudut ysng tekanan intraokularnya tidak mungkin dikendalikan dengan obat atau tidak dapat dilakukan dengan iredektomi laser YAG. Penanaman selang silikon untuk membentuk saluran keluar permanen bagi aqueous humor adalah tindakan alternatif untuk mata yang tampaknya tidak berespon terhadap trabekulektomi .

7. Sering terkadi kerusakan nervus optikus.8 12 .kebutaan permanen dalam 2-3 hari memerlukan tindakan bedah untuk memperbaikinya.

Ketepatan diagnose dan penatalaksanaan dini pada pra rumah sakit dalam mengontrol tekanan intra okuler sangat memberi pengaruh yang sangat besar untuk penatalaksanaan lebih lanjut di rumah sakit. 13 . yang mana apabila terlambat ditatalaksana akan mengakibatkan kebutaan yang ireversibel.BAB III PENUTUPAN 3.2 Saran Penatalaksanaan lini pertama pada glaucoma sudut tertutup akut hendaknya harus dikuasai dan mampu melakukannya karena diagnose dan penanganan kasus yang cepat dan tepat akan memberikan prognosa yang lebih baik pada pasien.1 Kesimpulan Pemahaman akan penatalaksanaan glaucoma sudut tertutup akut sangat penting bagi seorang tim bantuan medis untuk memberikan pengobatan pra rumah sakit karena golden period penatalaksanaannya dibawah 24 jam. 3.

wordpress.2010.Dewi. 8. 2000. 2011http://www. Section 10. Ilmu Penyakit Mata.dr. Tersedia dari URL : http://repository.Jakarta : cv. 5.com/2009/05/15/glaukomaakut-yuliarni_fk-unsri/ ( diunduh pada 11 agustus 2011) Referat glaucoma. Oftalmology Umum:EGC 14 .klinikmatanusantara.ac. 2011) Prof.id (diunduh pada 11 agustus 2.H. 7.Ilmu Penyakit Mata. 2009. Tersedia dari URL : http://www. 3.com/docs/42220664/REFERAT-glaukoma ( diunduh pada 11 agustus 2011) PERDAMI.SagungSeto American Academy Of Opthalmology: acute Primary Anggle Closure Glaukoma in Basic and Clinical Science Course.Sidarta Ilyas. Tersedia dari URL :http://lovelylilly.php (diunduh pada 11 agustus 2011) Glaucoma. 6.com/glaukoma. 4.Sp.Jakarta : FKUI Glaucoma. 2005-2007 Vaughan & Asbury’s General Opthalmology.docstoc.2002. Vaughan. 2008.usu.2010.M.DAFTAR PUTAKA 1. dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful