ISSN 0852-4777

Penentuan Nilai Ketidakpastian Pengukuran Pipet Gondok (Torowati, Asminar, Rahmiati, Arif Sasongko Adi)

PENENTUAN NILAI KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN PIPET GONDOK
Torowati(1), Asminar(1), Rahmiati(1), Arif Sasongko Adi (1) 1. Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir, BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang
ABSTRAK PENENTUAN NILAI KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN PIPET GONDOK. Telah dilakukan perhitungan untuk menentukan nilai ketidakpastian pengukuran alat ukur gelas berupa pipet gondok. Tujuan dari perhitungan nilai ketidakpastian ini adalah untuk mengetahui suatu rentang nilai pengukuran dimana diantara rentang nilai tersebut terdapat nilai yang sebenarnya dari besaran yang diukur. Data yang digunakan untuk penentuan nilai ketidakpastian ini adalah hasil pengukuran pipet gondok yang dilakukan dengan metode gravimetri. Penentuan nilai ketidakpastian gabungan berentang untuk pipet gondok tersebut dihitung dengan tingkat kepercayaan 95% dan k = 2. Kata kunci : Ketidakpastian, pipet gondok ABSTRACT DETERMINATION OF UNCERTAINTY FOR A ONE MILI LITRE VOLUMETRIC PIPETTE. An observation had been conducted to determine the uncertainty of volumetric pipette. The ucertainty was determined from data obtained from a determine process which used method of gravimetry. Calculation result from an uncertainty of volumetric pipette the confidence level of 95% and k = 2. Key word : Uncertainty, voplumetric pipette

PENDAHULUAN Sejalan dengan perkembangan sistem mutu yang terjalin secara institusi nasional bahkan internasional, maka nilai ketidakpastian pengukuran merupakan suatu parameter yang tidak boleh tidak (harus) disertakan pada setiap hasil pengukuran atau pengujian yang dilakukan oleh suatu laboratorium uji bahan. Di dalam pengukuran suatu alat ukur tidak ada satupun hasil pengukuran yang mempunyai nilai kebenaran mutlak. Oleh karena itu laboratorium pengujian perlu mengetahui tentang nilai ketidakpastian dari alat ukur yang digunakan.

Di dalam kegiatan rutin suatu laboratorium analisis kimia selalu menggunakan alat ukur volume. Ada beberapa alat ukur volume baik dari gelas maupun teflon yang digunakan dalam suatu laboratorium, seperti pipet gondok, buret, gelas ukur, labu ukur dan lain-lain. Dalam percobaan ini perhatian difokuskan untuk melakukan suatu perhitungan terhadap nilai ketidakpastian pengukuran dari pipet gondok yang berasal dari gelas. Ada beberapa kapasitas/ volume dari pipet gondok yang biasa digunakan di laboratorium uji antara lain volume : 0,5 mL, 2 mL, 5 mL, 10 mL, 25 mL dan 50 mL. Fungsi pipet gondok sangat penting sebagai suatu alat pendukung untuk analisis 173

3] sebenarnya dari besaran ukur . Menentukan semua faktor yang dapat 174 memberikan kontribusi kesalahan terhadap hasil pengukuran.03 0.02 0. Penentuan nilai ketidakpastian pengukuran terhadap alat ukur gelas berupa Tabel 1.15 0.01 0.10 0.008 0.20 Kapasitas Nominal. Dengan adanya perkembangan industri alat ukur volume ini yang dikaitkan dengan kepraktisan dalam penggunaannya serta tingkat ketelitian.005 0.04 0. Oktober 2007: 147 . Data Kapasitas dan batas toleransi pipet gondok[4] Batas toleransi.015 0. 13 No.5 1 2 5 10 20 25 50 100 200 Prinsip untuk menentukan/mengetahui nilai ketidakpastian dari alat ukur pipet gondok adalah berdasarkan massa air yang ditransfer dari pipet gondok tersebut.[5] Langkah-langkah yang dilakukan untuk menentukan nilai ketidakpastian dari suatu alat gelas pipet gondok adalah sebagai berikut :[ 6 ] Menyusun suatu model dari langkah pengerjaan. Mengestimasi masing-masing komponen ketidakpastian (µ). Nilai ketidakpastian merupakan suatu parameter yang selalu menyertai dalam suatu alat yang digunakan untuk pengukuran di dalam laboratoriun pengujian.015 0. Menggabungkan komponen ketidakpastian baku untuk menghasilkan ketidakpastian gabungan baku. TEORI Ketidakpastian pengukuran adalah suatu rentang nilai dimana disekitar nilai hasil pengukuran tersebut terdapat nilai [2. pipet gondok yang digunakan di dalam laboratorium pengujian akan dibahas dalam makalah ini. maka tingkat ketelitian alat ukur volume ini dinyatakan dalam dua kelas yaitu : kelas A dan B. Mengelompokan faktor-faktor tersebut ke dalam kategori komponen ketidakpastian.02 0. Menghitung nilai ketidakpastian dalam bentuk ketidakpastian yang diperluas (pada derajat .06 0.01 0.06 0. Membuat diagram fish bond.05 0. Tingkat ketelitian ini dapat dilihat pada tabel tentang batasan kesalahan /toleransi terhadap pipet gondok sepeerti pada Tabel 1[4]. 4.03 0.10 0. Pipet gondok merupakan alat ukur terdiri dari berbagai ukuran nominal yaitu mulai dari 0.Urania Vol.190 ISSN 0852-4777 maka perlu diketahui nilai ketidakpastian pengukuran agar diperoleh hasil pemipetan yang presisi dan akurasi yang tinggi(1).03 0.08 0.5 mL s/d 200 mL. mL 0. ± mL Kelas A Kelas B 0. Tingkat ketelitian kelas A yang lebih tinggi dan kelas B untuk tingkat ketelitian yang rendah.

Arif Sasongko Adi) kepercayaan 95% dengan k = 2). Rahmiati. Gambar 1. Susunan langkah pengerjaan Menimbang Wadah kosong Memipet aquadest dan memindahkannya ke wadah kosong Menimbang Wadah kosong + Aquadest Mengetahui berat aquadest Menghitung nilai ketidakpastian Gambar 1. Asminar. 175 . Langkah kerja untuk menentukan nilai ketidakpastian pipet gondok Menentukan semua faktor yang dapat memberikankontribusi kesalahan terhadap hasil pengukuran pemipetan dan penimbangan antara lain : Presisi timbangan Kalibrasi timbangan Kalibrasi pipet Efek muai pipet Pengulangan Membuat diagram fish bond.ISSN 0852-4777 Penentuan Nilai Ketidakpastian Pengukuran Pipet Gondok (Torowati. Fish bond untuk penentuan nilai ketidakpasti pipet gondok.

4.4435 30. Data berat air destilasi untuk pipet gondok 1 mL. s/d c.4436 29.)1/2 dengan : µa = ketidakpastian baku komponen a µb = ketidakpastian baku komponen b Menghitung ketidakpastian diperluas. yaitu berdasarkan eksperimen. dihitung dari rangkaian pengamatan berulang. U = k. tipe.. yaitu berdasarkan informasi yang dapat dipercaya. Berat (g) wadah kosong Wadah + aquadest 29. waktu tunggu (bila ada) dari alat ukur gelas pipet gondok yang akan ditentukan nilai ketidakpastiannya . nomor seri. -Tipe A.. -Dengan cara yang sama kemudian dilakukan terhadap pipet gondok dengan volume 1. No. -Langkah mulai dari : a.4437 29.Mencatat nama. 2. µG. Cara kerja . Data hasil penimbangan terlihat pada Tabel 1. Perhitungan ketidakpastian baku ( µ ). 13 No.kira 10 mm di atas batas volume kemudian mengukur temperatur air destilasi dan menset meniscus pada garis batas volume dari alat ukur gelas pipet gondok tersebut. 1.Pipet gondok dengan volume 1 mL diisi dengan air destilasi kira. s Tipe A : µ = --------(n)1/2 Perhitungan ketidakpastian gabungan (µ G) (µ G) = ( µ 2a + µ 2b +. merek. Oktober 2007: 147 .Urania Vol. k= 2.4435 30. 3. pada derajat kepercayaan 95 %. tiang statif.timbangan.190 ISSN 0852-4777 Mengelompokan faktor-faktor yang berpengaruh seperti tersebut di atas ke dalam kategori komponen ketidak pastian.kapasitas jenis. Tabel 1. diulangi sampai 3 kali.4433 Berat aquadest rerata Standart deviasi (SD) Di dalam penentuan nilai ketidakpastian pipet gondok terlebih dahulu dilakukan perhitungan terhadap komponen-komponen yang berpengaruh. perlu menghitung nilai ketidakpastian diperluas yaitu nilai ketidakpastian gabungan dikalikan dengan sebuah faktor cakupan (k). sarung tangan . (U) Untuk memperoleh probalitas yang memadai bahwa nilai hasil uji dalam rentang yang diberikan oleh ketidakpastian. 2 dan 5 mL. ball pipette. toleransi.. TATA KERJA Bahan Air destilasi. gelas beker . yaitu : Kalibrasi penimbangan .4435 30.Menentukan ketidakpastian kalibrasi 176 . tisu Alat Pipet gondok dari bahan gelas. -Tipe B. -Semua air destilasi dari pipet yang akan di kalibrasi dipindahkan ke dalam alat gelas penampung kemudian ditimbang. HASIL DAN PEMBAHASAN Di dalam penentuan nilai ketidakpastian pipet gondok dilakukan dengan penimbangan air destilasi yang ditransfer dari pipet gondok tersebut.

Dari perhitungan penentuan nilai ketidakpastian untuk pipet gondok volume 1 mL adalah ± 0.2047.10-4 mL) = ± 0.10-4 mL.6188.0833. Maka ketidakpastian presesi = 2. Ketidakpastian berentang dengan derajat kepercayaan 95% untuk (k=2) : = (2) (5.10-3 mL)2 + (2.10-4 )2 + ( 4.10-4 1.10-4 g)2 }1/2 = 2.6486.2047.008 mL/(3)1/2 = 4. Arif Sasongko Adi) memberi simpangan baku (SD) sebesar 2.10 -4 satuan g mL - (µx)/x 2.10-4 g. .6188. 2. Jadi ketidakpastian penimbangan (µpenimbangan) = = { 2.10-4 mL.96.10-4 )2 + ( 1.6486.0833. Dengan cara yang perhitungan yang sama maka untuk nilai ketidakpastian pipet gondok dengan volume 2 177 .00021oC-1 (perbedaan temperatur laboratorium 4oC). Komponen ketidakpastian pengukuran pipet gondok 1 mL.0833.10-4 mL)2}1/2 = 4.10-4 mL)2+ (4.10-3 mL.10-4 mL Jadi ketidakpastian (µ) pemipetan = = {( 4. - Muai volume : = (V) x (µT) x (koefisien muai) = (1 mL) x (4oC) x (0.1020. Ketidak pastian kalibrasi =0. 1. Ketidakpastian kalibrasi ini harus dihitung 2 kali karena penimbangan dilakukan 2 kali yang mencakup wadah kosong dan wadah + aquadest. Rahmiati.8497. Maka µ volume pipet gondok = 0. 10-5 g)2 + (2. No. - .10-4 Ketidakpastian gabungan (µG)= = (1 mL) {(2.10-4 / (3)1/2 = 1.( 5. 3.0001g/1.0833.10-4 4.10-4 Dari perhitungan komponen-komponen yang berpengaruh untuk pipet gondok tersebut diatas kemudian dibuat agar mempunyai satuan yang sama seperti telihat pada Tabel 2.10-4 g.10-4 1.0011 mL.10-4 )2}1/2 = ± 5.0833.8497.0011 mL.6486.2028.Presisi Ketidakpastian presisi pembacaan berasal dari pipet gondok 1 mL yang Tabel 2.00021oC-1) Maka (efek temperatur terhadap muai volume) = = (1 mL) x (4oC) x (0.2028. Asal Pemipetan Pengulangan Nilai (x) satuan g mL 1 µx 2.2047. Pabrik menyatakan pipet gondok 1 mL ± 0.00021oC-1)/ (3)1/2 = 4.2047. Ketidakpastian (µ) pengulangan/presisi = 2.ISSN 0852-4777 Penentuan Nilai Ketidakpastian Pengukuran Pipet Gondok (Torowati. Asminar.0000 4.10-4 g Kalibrasi volume pipet gondok Kalibrasi volume pipet gondok.0833. Efek temperatur Ketidakpastian dari volume cairan dalam pipet gondok akibat efek temperatur 20oC dan koefisien muai air 0.2836. = nilai pada sertifikat timbangan dengan tingkat kepercayaan 95% dibagi dengan 1.96 = 5. pada temperatur 20oC (tanpa menyebutkan derajat kepercayaan).6486.10-4 Penimbangan 1.2028.Presisi Ketidakpastian ini berasal dari penimbangan berulang yang dilakukan sebanyak 3 kali memberikan simpangan baku (SD) = 2.Maka ketidak pastian presisi = 2.2836.10-4 mL.0833.10-4 mL.008 mL.1020.2028.10-5g.

Volumetri. 3.0068 mL. 2 mL dan 5 mL masing-masing sebesar ± 0.W. ISO 648-1977 (E). 8. dengan demikian pipet gondok dengan kapasitas tersebut diatas mempunyai nilai presisi dan akurasi yang tinggi.008 0. Serpong.02 Dari hasil seperti pada Tabel 3 terlihat bahwa nilai ketidakpastian berentang untuk pipet gondok dengan volume 1 mL. Diklat Kalibrasi Massa dan Timbangan.: Validasi Metode. 2006. . 3. SIMPULAN Pipet gondok merupakan salah satu alat ukur volume yang sering digunakan sebagai alat dukung dalam laboratorium pengujian. dan Massa. Diklat Kalibrasi Massa dan Timbangan. 178 . BATAN.. Tabel 3. Hasil nilai ketidakpastian yang diperoleh dibawah nilai yang ditetapkan oleh tabel.01 0.: Sistem Kalibrasi.: Diktat Ketidakpastian Pengukuran. Diklat Ketelusuran Validasi Metode dan Ketelusuran Pengukuran Laboratorium Penguji dan Kalibrasi sesuai ISO/IEC 17025-2005”. 2mL dan 5 mL lebih kecil dari nilai toleransi yang berasal dari tabel. Volumetri. Serpong. P2TBDU.0017 0. Serpong. SUYITNO. 5 mL dan 10 mL dapat dilihat seperti pada Tabel 3.: Diklat Pelatihan Kalibrasi Suhu.: Estimasi Ketidakpastian Pengukuran. Serpong. 2007. ± 0. BATAN. Diklat Kalibrasi Massa dan Timbangan. PTBN.190 ISSN 0852-4777 mL. Jakarta. Diklat Pranata Nuklir Tingkat Ahli. Tekanan. Oktober 2007: 147 . 6. Suhu. BATAN.K. Suhu. Nilai ketidakpastian dari suatu alat ukur volume diharapkan berada dibawah nilai yang telah ditetapkan dalam tabel/pabrik sehingga dianggap masih mempunyai nilai akurasi yang tinggi untuk pengukuran volume. A. Coaching Uji Impak LUB-PTBN. 1. 2. Dalam percobaan ini nilai ketidakpastian dari pipet gondok untuk volume 1 mL.M. JULIA. sehingga didalam pengukurannya menghasilkan volume yang akurat. PTBN.E. PERMANA. BATAN. 2006. Serpong.0068 Nilai Batasan/toleransi dari tabel (±mL) 0. 2005.0011 mL. Volumetri. NANA. 2005 ANONIM. P2TBDU.: Ketidakpastian Pengukuran. 4. PERSULESSY. 9. PUSTAKA.: Kalibrasi Alat Gelas. 2005. Volume pipet (mL) 1 2 5 Nilai ketidakpastian berentang (±mL) 0. Suhu.0011 0. 4. Batan. Pusdiklat. Data hasil perhitungan nilai ketidakpastian pengukuran pipet gondok. 1. ASLINA. No.Urania Vol. BATAN. 13 No. ANONIM. oleh karena itu perhitungan nilai ketidakpastian dari alat ukur volume tersebut merupakan salah satu parameter utama yang perlu untuk diketahui. 2007. Volumetri. 5.: Sistem Kalibrasi.: Laboratory Glassware-One– Mark pippettes. PTBN. P2TBDU. HUDA. 7. KAN.0017 mL dan ± 0. 2. Serpong.

9912 179 .0103 2. No. 5 mL dan 10 mL.9927 4.9881 aquadest rerata 1. Rahmiati. 2 2.0002 0. Volume pipet (mL) Berat (g) aquadest 1.0103 2.9998 2.0001 1. 5 4.9928 4.0000 1.0101 3. Data hasil penimbangan untuk pipet gondok 2mL. Asminar. 1 2.0096 4. Arif Sasongko Adi) LAMPIRAN Tabel 1.ISSN 0852-4777 Penentuan Nilai Ketidakpastian Pengukuran Pipet Gondok (Torowati.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful