SILLABUS PROGRAM PENGAJARAN

BIOKIMIA

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN AJARAN 2004/2005

Koordinator : Retno Ekawaty S.ST Pengajar :

JAKARTA – INDONESIA

Menerapkan konsep laboratorium klinik 4. metabolisme karbohidrat. kesehatan ibu. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memahami tentang aspekkimia yang berhubungan dengan tubuh manusia dengan topik bahasan biomolekul. biokimia komunikasi ekstra dan intra seluler. TUJUAN MATA AJAR Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu : 1. role play. Pengalaman belajar praktek (PBP) adalah kegiatan belajar berupa praktek yang lazim dilakukan dalam tontonan nyata di lahan praktek dengan metode simulasi. bayi dan anak 3. struktur. B. Pengalaman belajar ceramah adalah kegiatan belajar ceramah yang lebih mengutamakan kemampuan kognitif dengan menggunakan metode ceramah. Melaksanakan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk membantu meningkatkan diagnosa kesehatan .metode biokimia. praktek di laboratorium dan praktek di lahan. bipenergetika. fungsi dan replikasi makromolekul informasi. lipid dan protein. diskusi dan penugasan. struktur dan fungdi protein dan enzim. Menjelaskan aspek biokimia yang berpengaruh dalam proses reproduksi. Menjelaskan aspek kimia dalam tubuh manusia 2. A. janin.PROGRAM PENGAJARAN SEMESTER II BIOKIMIA PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA PENDAHULUAN Sesuai dengan kalender akademik program studi D III Kebidanan Universitas Gunadarma Jakarta bahwa program pengajaran semester genap tahun akademik 2004/2005 akan dimulai pada tanggal 07 February s/d July 2005 Mata kuliah Biokimia semester II mempunyai bobot 2 SKS (C = 1 : P = 1).

bayi dan anak 3.C. janin. Penugasan : 15 % (N3) Nilai akhir mata kuliah adalah : MA = (20 % x N1) + (30 % x N2) + (15 % x N3) + (35 % x N4) Nilai batas lulus untuk mata ajar = 2 = C. UTS 2. 25 % (N4) Aspek kimia dalam tubuh Aspek biokimia yang berpengaruh dalam proses reproduksi. 3. LINGKUP MATERI 1. UAS Praktek : 20 % (N1) : 30 % (N2) :.100 Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A . dengan ketentuan sebagai berikut : Nilai Mentah 0 – 40 41 – 55 56 – 70 71 – 85 86 . kesehatan Konsep laboratorium klinik dan pelaksanaannya ibu. Teori : 1. 2.

51 – 3.0 – 1.ST Retno Ekawaty S.51 .50 2.50 3.ST Pengajar : Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A Jadwal kegiatan PBC dan PBP terlampir Jakarta.ST .4 TIM PENGAJAR Koordinator : Retno Ekawaty S. MENGETAHUI Koordinator Akademik Koordinataor MA 2005 Willhelmina Fasya S.76 – 2.Atau Nilai Mentah <1 1.75 1.

3. Aspek biokimia yang berpengaruh dalam proses reproduksi. Struktur dan fungsi mitochondria METODE PENGA JAR 2.Macam-macam enzym 2.2.JADWAL PROSES BELAJAR MENGAJAR BIOKIMIA PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN GUNADARMA JAKARTA SEMESTER II JALUR UMUM TAHUN AJARAN 2004/2005 NO 1. Hubungan rantai pernafasan dengan senyawa fosfat berenergi tinggi 2. koenzym dan logam dalam oksidasi 2. Enzym dan koenzym 2. .2. HARI/TGL TOPIK 1. Transfer electron dalam sel 2.2.1. Oksidasi biologi dan senyawa berenergi 2.1.3.1.2.1.2.5. Pengertian enzym dan koenzym 2.2.2.2. Proses oksidasi 2. Peranan enzym. 3. Sintesis dan degradasi 2.1.2. Oksidasi hydrogen (H) dalam mitochondria 2. Aspek kimia dalam tubuh 1. Senyawa kimia dalam jasad kehidupan 1. janin.1.6.4. Regulasi dan katifitas enzym 2. kesehatan ibu.1.4. bayi dan anak 2. Cara kerja enzym 2.2.1.

Metabolisme lipoprotein plasma 2.5.4.6. Peranan hati pada 5. Siklus krebs sebagai rangkaian aksi untuk oksidasi lengkap bahan makanan 2.2.2. Pengaturan Metabolisme karbohidrat 2.5.4. Metabolisme gula amino 2.4.5.3. Metabolisme jaringan lemak dan jaringan lemak 2. Pembentukan energi pada siklus krebs 2.7. Fungsi lemak tak jenuh 2.5.2.4.3. Transport lipid dalam plasma 2. Lemak sebagai Sumber energi untuk proses hidup 2.3.3.4. Metabolisme karbohidrat 2.3.3.4. Metabolisme galaktosa 2. Metabolisme Lipid 2.4.3. Glukonesis 2.5.5. .5.8. Fungsi emfibolik siklus krebs 2.4. Pengaturan Kadar glukosa darah 2.4. Sumber ostetik Ko A 2. Biosentisit lipid 2.2. 6.4.2.5.1.6.1.5. 2.1. Uronik acid pathway 2.7. Proses oksidasi reduksi di sel darah merah 2.5. Proses transfer electron di mikrosom 2.

5.6. Hubungan metabolisme asam amino dengan metabolisme protein . Proses yang terjadi dalam metabolisme asam amino .metabolisme lipid 2.Pengaruh hormon dalam metabolisme asam amino . .3. 9. Peranan asam amino dalam proses pembentukan bahan yang mempunyai kepentingan biologis 2.Metabolism e asam amino .Siklus urea .6.9.Asam amino esensial .Keseimban gan nitrogen 2.4.6. Proses xetogenesis dan terjadinya ketosis 2. 2.6.5.Karobolism e asam amino .2.6. Metabolisme kolesterol 7.1. Metabolisme asam amino 2.8.Perubahan rangka karbon asam amino menjadi zat antara amfibolik 2. Efek metabolisme asam amino 8.

Mempertahankan kelangsungan siklus asam sitrat Kelainan pada metabolisme karbohidrat.2.7. Proses metabolisme gliserol dari bermacam-macam lipid melalui jalan Emloden-Regel Hof ke siklus asam sitrat 2.1.Katabolisme Hb . Heme 2.10.3.10. Darah 2.lipid dan protein 2. Siklus asam sitrat pada metabolisme karbohidrat.10. 2. 2.3.7.Ikterus 2.2.1.2. Pembentukan heme 2.9. lipid & protein sebagai akibat kelaparan dan efisiensi insulin 11. Karabolisme heme . . Porfirin (penyatul gangguan metabolisme porfirin) 12. 10.1. Macam-macam sel darah.9.7. sifat fisik dan peranannya Proses pembekuan darah 2.2.9.9.8. Proses metabolisme karbohidrat dan asam sitrat 2. 2.7.

Dasar imunologi . Imunologi 2.1.3. Macam-macam protein plasma 2. Batas normal protein plasma 2.12.13.3.12.Resistensi non specifik .Cara penetapan kwalitatif & kwantatif .Anti infeksi -Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi -Pembagian umnitas berdasarkan sifatnya .1.12. Sifat dan penetapan immunoglobulin -Strukturkimia immunoglobulin -Bagian molekul Ig yang berperan dalam reaksi imunologi .Komponen sistem imun tubuh . Gangguan pembekuan darah 2.10. 14.Reaksi imunologi 2. Perubahan protein plasma pada keadaan patologik & protein patologis pada penyakit tertentu 2.21.Jenis Ig .Sifat tiap jenis Ig .12.2. Sistem imun tubuh .1.11.Anti imunologi . Protein plasma 2.Sifat dan fungsi dari komponen imun (sel T dan sel sel B) 2.11. 2.2.12.

13.2.12.Peranan paru dan ginjal dalam keseimbangan asam basa .12.Perubahan biokimia yang terjadi pada asidosis metabolis dan respiratorik serta alkalosis dan respiratorik .Faktor yang menentukan PH darah 2.Pengertian alergi .Gangguan keseimbangan asam basa . Hubungan H CO3/H2 CO3 dengan PH darah .5.1.3.13. Sifat antigen -Pengertian antigen dan contohnya -Faktor-faktor yang berhubungan -Antigenic determinants -Faktor-faktor yang mempengaruhi imunopotensi 2.13.Jenis alergi -Penyakit yang mempengaruhi dasar alergi 2.4.Kelainan yang menyebabkan atau disertai gangguan asam basa .13.Hubungan sistem imun dengan beberapa kelainan .2. Pernafasan 2. Proses pernafasan -Proses pertukaran ga dan pengangkutan O2 dan CO2 serta sistem buffer darah chloride shift 2.

2.Penyakit dan kelebihan mineral .Heamoglobin .Kariesdentis .Sindran cuthing .14.1.Macam-macam mineral yang diperlukan tubuh . Mineral 2. Ruang lingkup 3. Pemeriksaan darah .Osteomalacia .Laju endap darah .1. Fungsi mineral -Mineral yang mempunyai fungsi penting sebagai aktifator enzym -Peranan hal sitonim.1.1.Sumber utama mineral -Kebutuhan sehari-hari -Absorbsi. Konsep laboratorium kilinik 3.1.1. transportasi dan eksresi 2.Tehani 3. Konsep laboratorium klinik dan pemeriksaannya 3. Cara kerja di laboratorium klinik 3. kekurangan 2.14.3. Peranan mineral dalam tubuh .2.Anemia . distribusi.14.2. Pengertian laboratorium klinik 3.2. Pemeriksaan laboratorium kilinik 3.3.Rachitis .1.Golongan darah .2.14. paratinoid dan hormon kortek adrenal terhadap keseimbangan mineral.

Test kehamilan . Biokimia I. Gernida. Jakarta BUKU ANJURAN 1.4.PH urine 3.3.Bilirubin . Prinsip-prinsip Biokimia. Gramedia.HIV 3. Jakarta 2. 1993. Pemeriksaan cairan cerebropinal 3. Pemeriksaan sekret vagina .P.Wasserman (WR) Waktu pendarahan Waktu pembekuan .Jamur 3.2.ABD . EGC.Protein urine . 1996. Pemeriksaan urine .2. 1985. Biokimia. Dasar-dasar Biokimia. Murray RK. Davis S.2. at all.Leukosit .Pap smear . Lekninger.Urine acetan . Jakarta 2. 1996.2.Reduksi .2. edisi 2.5. Jakarta . Pemeriksaan cairan limpe KEPUSTAKAAN BUKU UTAMA 1.