Klorida

Klorida yang akan dibahas adalah:

NaCl

MgCl2

AlCl3

SiCl4

PCl5 PCl3

S2Cl2

Ada tiga klorida sulfur, tetapi hanya satu yang disebutkan berdasarkan silabus di UK (untuk tingkat A atau yang sederajat) yaitu S2Cl2. Seperti yang akan anda lihat nanti, aluminium klorida dalam beberapa kondisi berupa dimer, Al2Cl6.

Struktur
Natrium klorida dan magnesium klorida merupakan molekul ionik (berikatan ion) dan terdiri dari kisi-kisi ion raksasa pada temperatur kamar. Aluminium klorida dan fosfor(V) klorida rumit! Keduanya mengalami perubahan struktur dari ionik menjadi kovalen pada saat padatannya berubah menjadi cair atau uap. Ada penjelasan mengenai hal ini pada halaman berikutnya.

Konduktivitas elektrik
Natrium dan magnesium klorida merupakan molekul ionik dan leburannya dapat mengalami elektrolisis pada saat meleleh. Sifat listriknya disebabkan oleh gerakan ionion dan muatannya pada elektroda. Pada contoh aluminium klorida dan fosfor(V) klorida, padatannya tidak dapat menghantarkan listrik karena ion-ionnya tidak dapat bergerak bebas. Dalam bentuk cair (bentuk ini dapat diperoleh – keduanya menyublim pada tekanan normal), keduanya berubah menjadi bentuk kovalen, yang juga tidak menghantarkan listrik. Klorida-klorida yang lain tidak dapat menghantarkan listrik baik sebagai padatan maupun leburan karena tidak memiliki ion ataupun elektron yang dapat bergerak.

. Namun demikian lelehannya dapat mengalami elektrolisis.Reaksi dengan air Sebagai perkiraan. Masing-masing klorida Natrium klorida. NaCl Natrium klorida merupakan senyawa ionik sederhana yang terdiri dari susunan raksasa ion natrium dan klorida. Natrium klorida mudah larut dalam air menghasilkan larutan netral. Klorida-klorida lain bereaksi dengan air dengan berbagai cara yang masing-masing akan dijelaskan. sehingga natrium klorida memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi. Reaksi dengan air dikenal dengan hidrolisis. Gambaran kecil dari kisi natrium klorida terlihat seperti ini: Secara normal dapat digambarkan dalam bentuk pecahan: Daya tarik yang kuat antara ion positif dan negatif memerlukan banyak energi panas untuk memecahnya. klorida ionik sederhana (natrium dan magnesium klorida) larut dalam air. Natrium klorida dalam bentuk padatan tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak memiliki elektron dan ion-ion yang dapat bergerak bebas.

ada daya tarik yang cukup antara ion-ion 2+ dan molekul air untuk membentuk ikatan koordinasi (kovalen dativ) antara ion magnesium dan pasangan elektron bebas di sekitar molekul air. tetapi dengan pengaturan ion-ion yang lebih rumit karena jumlah ion kloridanya dua kali lebih banyak dari ion magnesium. Anda dapat juga mengubah persamaan terakhir dalam bentuk yang disederhanakan: Ion-ion hidrogen dalam larutan merupakan ion-ion hidroksonium. dapat mengalami elektrolisis jika ion-ionnya menjadi bebas karena meleleh. Namun demikian. banyaknya perubahan sangat kecil. . Magnesium klorida padat bukan konduktor listrik karena ion-ionnya tidak bergerak bebas. oleh molekul air dalam larutan. Jika ion magnesium dipecah dari kisi padatannya dan berubah menjadi larutan. [Mg(H2O)6]2+. MgCl2 Magnesium klorida juga merupakan senyawa ionik. perlu dituliskan bentuk/wujudnya. sehingga titik leleh dan titik didihnya juga tinggi. Pada contoh magnesium. Catatan: alasan penanda warna adalah untuk mencoba menghindari kekeliruan antara molekul air yang menempel pada ion dengan molekul air dalam larutan. Ion heksaakuamagnesium terbentuk. Magnesium klorida larut dalam air menghasilkan larutan asam lemah (pH = kira-kira 6). Faktanya ion-ion hidroksonium itu tidak terbentuk (posisi kesetimbangan bergeser ke kiri).Magnesium klorida. dan hanya dalam proporsi yang kecil dari atom hidrogen yang diambil oleh basa – pada contoh ini. Keberadaan ion hidroksonium dalam larutan menyebabkannya terlalu asam. artinya larutan hanya sebagai asam lemah. Sama dengan natrium klorida. Jika anda menggunakan bentuk ini. panas yang dibutuhkan untuk mengatasi daya tarik diantara ion-ion juga besar. Hidrogen menjadi lebih positif dan lebih mudah ditarik oleh basa. Ion ini bersifat asam – tingkat keasamannya tergantung pada berapa banyak elektron dalam molekul air yang didorong ke arah logam sebagai ion pusat.

aluminium dalam aluminium klorida berkoordinasi 6.Aluminium klorida. Terdapat kesetimbangan antara dimer-dimer dan molekul sederhana AlCl3. Strukturnya merupakan kisi ionik – meskipun dengan banyak karakter kovalen. sangat tidak tepat untuk senyawa ionik – terlalu rendah. anda akan mendapatkan strukturnya sebagai berikut: Perubahan ini artinya. Pada temperatur kamar. Koordinasi aluminium berubah pada temperatur ini. Jika temperatur naik lebih jauh lagi. posisi kesetimbangan bergeser lebih ke kanan. akan meleleh pada temperatur 192°C. anda telah kehilangan semua karakter ionik – yang menjelaskan mengapa aluminium klorida menguap atau meleleh (tergantung pada tekanannya). Jika tekanan dinaikkan 2 atmosfer. aluminium klorida menyublim (berubah dari padat menjadi uap) pada sekitar 180°C. Daya tarik antar molekulnya lemah – tidak sekuat daya tarik antar ion. Artinya tiap aluminium dikelilingi oleh 6 klor. AlCl3 Elektronegativitas meningkat dalam satu periode. Menjadi lebih sulit karena struktur aluminium klorida berubah dengan naiknya temperatur. Pada tekanan atmosfer normal. sampai pada aluminium perbedaan elektronegativitas antara aluminium dan klorida tidak cukup untuk membentuk ikatan ion sederhana. Jika anda telah membaca halaman pada ikatan koordinasi yang telah disebutkan di atas. Berubah menjadi koordinasi 4 – tiap aluminium dikelilingi 4 klor bukan 6. Yang terjadi adalah berubahnya kisi awal menjadi molekul Al2Cl6. tentu saja. tentu saja. . Kedua temperatur tersebut.

Suatu larutan aluminium klorida pada konsentrasi normal (sekitar 1 mol dm-3. Atau. ini masih belum jelas. Kesetimbangan ini (yang manapun yang anda tulis) lebih cenderung ke kanan. sebagai contoh) akan mempunyai pH sekitar 2 -3. aluminium klorida padat mempunyai kisi ionik dengan banyak karakter kovalen. lebih sederhananya: . Jika anda menambahkan aluminium klorida padat ke dalam air yang berlebih. Aluminium klorida padat tidak menghantarkan listrik pada suhu kamar karena ion-ionnya tidak bergerak bebas. Dengan sedikit kenaikan temperatur akan pecah menjadi molekul sederhana AlCl3. ion heksaakuaaluminium terbentuk bersama dengan ion klorida. Anda akan melihat bahwa hal ini sama dengan persamaan magnesium klorida yang diberikan di atas – perbedaannya hanya pada muatan ionnya. Reaksi aluminium klorida dengan air menarik.Ringkasan • • • Pada temperatur kamar. anda mendapatkan terbentuknya larutan asam. Aluminium klorida bereaksi dengan air lebih dari sekedar larut. Pada temperatur sekitar 180 – 190°C (tergantung pada tekanannya). ion ini lebih asam dibandingkan pada magnesium. anda mendapatkan reaksi yang hebat menghasilkan awan dari uap gas hidrogen klorida. Pada contoh pertama. Muatan tambahan itu mendorong elektron dari molekul air tertarik oleh aluminium dengan kuat. Dengan kata lain. Yang menyebabkan hidrogen lebih positif dan lebih mudah dihilangkan dari ion. selain menghasilkan gas hidrogen klorida. Ini menyebabkannya meleleh atau menguap karena daya tarik intermolekulernya melemah. Larutan yang lebih pekat pH-nya akan lebih rendah lagi. Jika anda meneteskan air pada aluminium klorida padat. Leburan aluminium klorida (hanya mungkin dengan menaikkan tekanan) tidak menghantarkan listrik karena tidak adanya ion. aluminium klorida berubah menjadi bentuk molekul. dan larutan yang terbentuk lebih asam – ada ion hidroksonium yang lebih banyak. Al2Cl6.

hidrogen klorida.Hidrogen klorida tidak dapat terbentuk jika tidak ada air yang cukup. Klorida-klorida fosfor Ada dua klorida fosfor – fosfor(III) klorida. dan fosfor(V) klorida. . Daya tarik antar molekul yang ada hanya gaya dispersi van der Waals. Pada udara yang lembab membentuk gas karena bereaksi dengan air dari udara menghasilkan hidrogen klorida. Fosfor(III) klorida (fosfor triklorida). Pada temperatur kamar silikon tetraklorida berupa cairan yang tak berwarna yang berubah menjadi gas dalam udara lembab. Fosfor(III) klorida bereaksi hebat dengan air. pasti. Silikon tetraklorida. Silikon tetraklorida tidak menghantarkan listrik karena tidak memiliki ion atau elektron yang dapat bergerak. SiCl4 Silikon tetraklorida merupakan kovalen klorida sederhana. H3PO3. Pada air yang sangat berlebih. PCl5. Anda akan mendapatkan asam fosfit. PCl3. Senyawa ini merupakan cairan karena hanya ada gaya dispersi van der Waals dan daya tarik dipol-dipol diantara molekul-molekulnya. Tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak memiliki ion atau elektron yang dapat bergerak. akan terlarut menghasilkan larutan asam kuat yang mengandung asam korida. Jika anda menambahkan air ke dalam silikon tetraklorida. Perbedaan elektronegativitas antara silikon dan klor tidak cukup untuk membentuk ikatan ion. temperatur tidak akan terlalu tinggi untuk terjadinya hal tersebut – ion-ion tetap berada dalam larutan. Semua itu terjadi karena panas yang dihasilkan oleh reaksi dan konsentrasi larutan yang terbentuk. Dengan air yang sangat berlebih. PCl3 Senyawa ini merupakan klorida kovalen lain yang sederhana – juga berupa gas/asap cair pada temperatur kamar. ion hidrogen dan ion klorida pada campuran bergabung sebagai molekul hidrogen klorida yang berupa gas. dan gas hidrogen klorida (atau larutan yang mengandung asam klorida jika digunakan air dalam jumlah banyak). ada reaksi yang hebat yang menghasilkan silikon dioksida dan gas hidrogen klorida.

Fosfor(V) klorida merupakan padatan putih yang menyublim pada 163°C. POCl3. dengan HCl. lebih banyak fosfor(V) klorida yang terdissosiasi (terpecah secara reversibel) menghasilkan fosfor(III) klorida dan klor. Fosfor(V) klorida bereaksi hebat dengan air menghasilkan gas hidrogen klorida. Pembentukan ion melibatkan dua molekul PCl5. Pertama. Ion klorida beralih dari molekul awal yang satu ke molekul awal lainnya. dan ion negatif. Pada temperatur yang lebih tinggi lagi. Asam fosfor(V) juga dikenal sebagai asam fosfat atau asam ortofosfat. Jika air mendidih. Seperti klorida kovalen lain. [PCl6]-. dihasilkan fosfor oksiklorida. PCl5 Sayang sekali. ia akan terlarut menghasilkan larutan yang mengandung asam klorida. maka molekul menguap. fosfor(V) klorida bereaksi lebih lanjut menghasilkan asam fosfor(V) dan lebih banyak HCl. Fosfor(V) klorida padat mengandung ion – inilah mengapa fosfor(V) klorida berwujud padat pada temperatur kamar. jika terdapat cukup air. Pada 163°C. Reaksi terjadi dalam dua langkah. . Fosfor(V) klorida padat tidak menghantarkan listrik karena ion-ionnya tidak bergerak bebas. [PCl4]+. struktur fosfor(V) klorida lebih rumit. dengan air dingin. Karena diantara keduanya hanya ada gaya dispersi van der Waals. menghasilkan ion positif. fosfor(V) klorida berubah menjadi bentuk molekul sederhana yang mengandung molekul PCl5.Fosfor(V) klorida (fosfor pentaklorida).

Bentuk cairnya akan memiliki gaya dispersi van der Waals dan daya-tarik dipol-dipol. S2Cl2 Disulfur diklorida merupakan salah satu dari tiga klorida sulfur. hanya satu yang dibahas pada silabus tingkat A di UK. Disulfur diklorida merupakan cairan kovalen sederhana – oranye dan berbau tak sedap! Bentuk ini sulit untuk digambarkan dengan pasti! Semua atom bergabung dalam suatu garis – tetapi terpilin: Alasan untuk menggambarkan bentuknya adalah untuk memberikan gambaran tentang daya tarik intermolekuler yang mungkin. Pada molekul tidak ada bidang simetri dan itu artinya molekul akan memiliki keseluruhan dipol permanen.Keseluruhan persamaan pada air mendidih hanya kombinasi dari ini: Disulfur diklorida. Sifat kimia garam klorida Garam klorida merupakan padatan kristal putih atau tidak berwarna Logam golongan 1 mudah bereaksi dengan halogen: 2M(s) + Cl2(g) ± 2MCl(s) (reaksi redoks) . Dalam disulfur diklorida tidak ada ion-ion dan elektron yang dapat bergerak/berpindah – sehingga tidak dapat menghantarkan listrik. Disulfur diklorida merupakan salah satu senyawa yang terbentuk ketika klor bereaksi dengan sulfur panas. Disulfur diklorida bereaksi lambat dengan air menghasilkan hidrogen sulfida dan berbagai sulfur – mengandung asam dan anion (ion negatif).

maka kelebihan garam alias hypernatremia pun tidak baik bagi tubuh. Hypernatremia gangguan akibat kandungan natrium yang terlalu tinggi di dalam darah. maka otomatis anda mengalami dehidrasi serta kandungan natrium dan serum (untuk natrium) dalam darah sangat tinggi. tinja. Halogen mempunya bilangan oksidasi -1 oksidasi pada senyawa halida(ion X-) Logam golongan 2 (kecuali Be) mudah bereaksi dengan halogen panas. Bila asupan air lebih kecil daripada air yang keluar. sama dengan sifat sama dengan senyawa Golongan 1 M+X- DAMPAK NEGATIF KLORIDA BAGI TUBUH eperti halnya kekurangan garam. Bila demikian. M(s) + Cl2(g) → MCl2(s) Produk garam.Produk garam . atau bahkan dari napas. Bila anda habis berolahraga. Padatan kristal yang mempunyai titik leleh dan titik didih tinggi. mudah tersinggung. M2+(X-)2. Hal ini akan dapat menyebabkan kelesuan. kelemahan. Air dapat keluar dari tubuh melalui berbagai cara seperti urin. Padatannya bukan merupakan penghantar listrik tetapi lelehan atau larutannya dapat menghantar listrik. jangan . maka akan mengakibatkan tingkat serum untuk konsenstrasi natrium yang semakin tinggi. Tingginya kandungan natrium tersebut umumnya bukan dari konsumsi garam secara berlebihan. melainkan dari kurangnya kandungan air dalam tubuh atau dehidrasi. padatan ionik kristal putih yang larut dalam air dan pH larutannya 7. keringat. M+X-. dan edema (akumulasi abnormal cairan di bawah kulit atau dalam satu atau lebih rongga tubuh) dan bahkan bisa kejang atau koma.

yang berarti hijau. kerusakan otak permanen. atau bahkan kematian. karbon tetraklorida. Gas klor adalah kehijauan-kuning dan menggabungkan mudah dengan hampir semua unsur lainnya. Elemen ini adalah bagian dari seri halogen membentuk garam. dengan pemutih dan gas mustard. Klorin diberi nama pada tahun 1810 oleh Humphry Davy. dan di bromin ekstraksi. Hal ini digunakan untuk membunuh bakteri dan mikroba lainnya dari pasokan air minum. plastik. dan disinfeksi yang kuat. dan banyak produk konsumen lainnya. Aplikasi Klor adalah kimia yang penting dalam pemurnian air. cat. sehingga secara luas digunakan dalam kimia organik. Unsur kimia murni memiliki bentuk fisik gas diatomik hijau. kloroform. mengacu pada warna gas. Klor terlibat dalam beaching bubur kayu untuk pembuatan kertas. dan sangat beracun. obat-obatan. Dalam bentuk cair dan padat itu adalah agen oksidasi. zat warna.langsung meminum air putih terlalu banyak. Klor sering menanamkan sifat yang diinginkan banyak dalam senyawa organik ketika digantikan hidrogen (karet sintetis). Sebab hal tersebut akan mengakibatkan penurunan konsentrasi natrium dengan cepat. Klorin namanya berasal dari chloros. Klorin juga digunakan secara luas dalam pembuatan banyak produk dan item secara langsung atau tidak langsung. Tubuh anda akan mencoba melakukan adaptasi dan menyebabkan air mengalir ke dalam sel-sel otak dan menyebabkan mereka membengkak sehingga pada akhirnya akan berpotensi menyebabkan kejang. memiliki bau yang menyesakkan intens menyenangkan. dalam produksi klorat. insektisida. antiseptik. . tekstil. Klorin Ditemukan pada tahun 1774 oleh Carl Wilhelm Scheele. dalam disinfektan . yang bersikeras bahwa itu sebenarnya sebuah elemen. yang keliru mengira itu berisi oksigen . yaitu dalam produksi kertas produk. produk minyak bumi. pemutih juga digunakan industri untuk menghilangkan tinta dari kertas daur ulang. pemutihan. makanan. Gas klor adalah dua dan satu setengah kali berat seperti udara. pelarut. Hal ini diekstrak dari klorida melalui oksidasi dan elektrolisis.

Ini tidak tinggal di dalam tubuh. itu adalah penting bagi tanaman microutrient tinggi mana berkonsentrasi dalam kloroplas. Efek ini tidak mungkin terjadi pada tingkat klorin yang biasanya ditemukan di lingkungan. Efek juga tergantung pada kesehatan seseorang atau kondisi lingkungan saat paparan terjadi. Pengaruh klorin terhadap kesehatan manusia tergantung pada bagaimana jumlah klorin yang hadir. atau. Pengaruh kesehatan dari klor Klor merupakan gas yang sangat reaktif. Air dan perawatan tanaman air limbah menggunakan klorin untuk mengurangi tingkat air microrganisms yang dapat menyebarkan penyakit ke manusia (desinfeksi). Klorin memasuki tubuh menghirup udara yang terkontaminasi dengan atau ketika dikonsumsi dengan makanan atau air yang terkontaminasi. air tanah. karena kereaktifannya. tetapi juga dalam karnalit. dan sistem pernapasan. polyvinyl chloride ( PVC ) resin. Klorida membentuk banyak garam terlarut di lautan bumi: sekitar 1. dan propilena oksida. untuk retensi air dalam paru-paru. Para pengguna terbesar klorin perusahaan yang membuat ethylene dichloride dan pelarut terklorinasi lainnya. Rata-rata di atas tanah adalah sekitar 10 ppm. Paparan klorin dapat terjadi di tempat kerja atau di lingkungan berikut rilis ke udara. Batas atas toleransi bervariasi sesuai dengan tanaman. chlorofluorocarbon.Klorin di lingkungan Di alam hanya ditemukan dikombinasikan dengan elemen lain terutama natrium dalam bentuk garam (NaCl). Pertumbuhan menderita jika jumlah klorida dalam tanah jatuh di bawah 2 ppm. Efek berbeda dari nyeri batuk dan dada. Klor mengiritasi kulit. dan panjang dan frekuensi pajanan. dan sil-vit. Pernapasan sejumlah kecil klor untuk jangka waktu yang singkat merugikan mempengaruhi sistem pernafasan manusia. Perusahaan kertas menggunakan klorin untuk pemutih kertas. Jumlah klorida dalam tanah bervariasi sesuai dengan jarak dari laut. Ini adalah unsur alami terjadi. Orang yang menggunakan pemutih cucian dan bahan kimia kolam renang yang mengandung klorin produk biasanya tidak terkena klorin itu sendiri. Efek kesehatan manusia yang terkait dengan pernapasan atau jumlah kecil jika mengkonsumsi klorin selama jangka waktu yang tidak diketahui. Beberapa studi . tapi itu jarang terjadi. Tanaman mengandung jumlah berbagai klorin. Klorin biasanya ditemukan hanya dalam pengaturan industri. mata.9% dari massa air laut ion klorida.

Lingkungan efek klorin Klorin larut bila dicampur dengan air.menunjukkan bahwa pekerja mengembangkan efek yang merugikan dari paparan inhalasi ke klorin ulangi. Tanaman dan hewan tidak mungkin untuk menyimpan klorin. Kebanyakan rilis langsung dari klorin ke lingkungan adalah untuk udara dan air permukaan. darah. klorin bereaksi dengan bahan kimia lainnya. dan sistem pernapasan hewan. Klor ini terutama berbahaya bagi organisme yang hidup di air dan di tanah. Namun. tetapi yang lain tidak akan. Setelah di udara atau di air. . Klorin menyebabkan kerusakan lingkungan pada tingkat rendah. penelitian laboratorium menunjukkan bahwa paparan berulang klorin di udara dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Hal ini juga dapat melarikan diri dari air dan masukkan udara dalam kondisi tertentu. Ini menggabungkan dengan bahan anorganik dalam air untuk membentuk garam klorida. dan dengan bahan organik dalam air untuk membentuk bahan kimia organik terklorinasi. jantung. Karena klorin reaktivitas adalah tidak mungkin untuk bergerak melalui tanah dan masukkan air tanah.

Related Interests