PENGU1IAN KEKUATAN PASIR CETAK

O Pengertian Kekuatan
Adalah kemampuan suatu bahan menerima beban atau gaya dari luar agar tidak terjadi
deIormasi.
O Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Pasir Cetak

1. Kadar air
Bila kadar air dalam pasir cetak rendah maka lempung akan kekurangan daya ikat untuk
mengikat pasir silika. Dengan demikian butir-butir lempung tidak akan mendapat air yang cukup
untuk mengisi celah-celah antar butir pasir cetak dan kekuatan pasir cetak akan menurun. Bila
kadar air tinggi maka lempung akan seperti pasta. Hal ini menyebabkan kekuatan pasir cetak
menurun karena daya ikat terhadap lempung menurun serta permeabilitas ikut menurun.

2. Bentonit
Bila kadar bentonit rendah didalam campuran pasir cetak, menyebabkan kekuatan pasir
cetak menurun. Hal ini disebabkan karena daya ikat antar butir pasir cetak rendah. Bila kadar
bentonit tinggi menyebabkan kekuatan pasir cetak meningkat dan cetakan menjadi padat.
Padatnya pasir cetak menyebabkan permeabilitas turun sehingga sulit dilalui udara dan cetakan
sulit dibongkar.

3. Distribusi besar kecil butir pasir
Pada pasir cetak diharapkan mempunyai besar butir yang tidak seragam agar butir-butir
yang lebih kecil dapat mengisi rongga yang tidak dapat ditempati oleh butir pasir yang besar
sehingga dapat memperbaiki kekuatan pasir cetak karena butir yang tidak seragam dengan
distribusi mesh 40-220 µm menghasilkan bidang antar butiran yang dekat maka daya tarik
menariknya besar.


4. Jenis-jenis butiran pasir cetak
O Butir pasir bulat
O Butir pasir sebagian bersudut
O Butir pasir bersudut
O Butir pasir kristal


Bentuk butir pasir cetak ada 4 kelompok




Gambar 5.1 Jenis-jenis butiran pasir

Dari empat macam butir pasir cetak, yang baik yang digunakan untuk pengecoran adalah bentuk
pasir bulat, dikarenakan butir pasir bulat ini memerlukan pengikat lebih sedikit dibandingkan
bentuk lain. Selain itu distribusi tegangan pada pasir ini yang merata dengan konsentrasi
tegangan yang kecil sehingga lebih tahan lama dan memiliki permeabilitas yang baik.





O Perbedaan Kekuatan Tekan Basah dan Kekuatan Tekan Kering

Kekuatan tekan basah
Adalah kekuatan yang terdapat pada pasir cetak setelah pasir tersebut dicampur dengan air
dan dalam pasir cetak tersebut air basah masih ada. Kekuatan basah ini dipengaruhi oleh kadar
iar dan kadar lempung. Apabila kadar lempung tetap dan kadar air bertambah maka kekuatan
akan meningkat sampai titik maksimal tapi akan turun pada titik tertentu. Kadar air tidak lagi
sebagai aktiIator dari lemppung sehingga lempung akan menjadi pasta dan dapat menurunkan
kekuatan basah dari pasir cetak tersebut.

Kekuatan tekan kering
Adalah kekuatan yang terdapat pada pasir cetak setelah air bebas yang terdapat dalam pasir
cetak sudah habis. Pasir tersebut mempunyai kekuatan untuk melawan erosi dan tekanan statis.
Kekuatan tekan kering ini dipengaruhi oleh kadar air dan lempung. Bila kadar lempung tetap dan
kadar air bertambah maka kekuatan tekan kering akan meningkat. Berlawanan dengan kekuatan
tekan basah, semakin banyak air yang terdapat di dalam pasir cetak, maka lempung akan
semakin encer dan akan meyebar lalu menyelimuti pasir sehingga air bebas yang terdapat dalam
pasir sudah menguap maka kekuatan kering meningkat.

O Pengaruh Kekuatan Pasir Cetak terhadap Hasil Coran
Kekuatan tekan terbagi menjadi 2 yaitu:
Kekuatan tekan basah :
Standar kekuatan tekan basah adalah 5-22 psi.
Agar pada saat logam cair dituang, tekanan ke segala arah yang ditimbulkan tidak
mengakibatkan pasir cetak menjadi rusak/pecah.

Kekuatan tekan kering:
Standar kekuatan tekan kering adalah 22-250 psi.
Bila kurang dari 22 psi maka pasir cetak akan rapuh dan mudah hancur.
Bila lebih dari 250 psi maka pasir cetak menjadi getas dan sulit dalam pembongkaran.

Kekuatan geser : standar kekuatan geser adalah 1,5-7 psi.
Kekuatan tarik : standar kekuatan tarik adalah 1-6 psi.
Diharapkan tidak melebihi batas standar masing-masing kekuatan karena apabila melebihi
standar tersebut maka pasir cetak mudah pecah/getas. Sedangkan bila kurang dari standar maka
pasir cetak menjadi rapuh dan mudah hancur.















PENGU1IAN PERMEABILITAS PADA PASIR CETAK
O Pengertian permeabilitas
Yaitu kemampuan pasir cetak untuk dialiri Iluida tiap satuan luas dalam waktu tertentu
¦ml/cm
2
}.

Dirumuskan



Dimana
P : Permeabilitas ¦ ml/cm
2
}.
Q : Volume udara yang dilewatkan ¦ml}
L : Panjang specimen ¦cm}
P : Tekanan udara ¦cm}
A : Luas irisan spesimen ¦19,625 cm
2
}
T : Waktu yang diperlukan untuk melewatkan volume udara Q melalui spesimen ¦menit}.

O Macam - macam permeabilitas
a). Base permeabilitas : permeabilitas dalam keadaan kerimg
b). Green permeabilitas : permeabilitas dalam keadaan basah
c). Dry permeabilitas : permeabilitas yang diperlakukan panas dari 100º - 110º
d). Baked permeabilitas : permeabilitas yang diperlakukan panas lebih dari 110º




O aktor-faktor yang mempengaruhi permeabilitas
1. Kadar air
Kadar air standart untuk pasir cetak adalah antara 1.5° - 8° tergantung dari jenis cetakan
dan logam yang di tuang ¦Richard W Heinc 'principle of metal casting¨}. Bila pasir cetak
kekurangan kadar air, maka lempung akan kekurangan daya ikat untuk mengikat pasir silica.
Sehingga butir-butir lempung yang memperoleh air yang cukup akan menyebardan mengisi
celah-celah antar butir pasir cetak yang akan menurunkan permeabilitasnya. Begitu juga dengan
kadar air yang banyak maka lempung akan seperti pasta dan menurunkan permeabilitas. Pasir
yang telah di keringkan mempunyai permeabilitas dan kekuatan yang meningkat dibandingkan
dengan kekuatan basah, karena air bebas dan air yang diadsorbsi pada permukaan butir tanah
lempung dihilangkan.

2. Kadar lempung
Kadar lempung untuk pasir cetak standart adalah 2 30° ¦ Richard W Heinc 'principle oI
metal casting¨ 864}, ukuran butir tanah lempung sekitar 0,005mm 0,02mm ¦Tata surdia,
Teknik pengecoran logam III}. Lempung tersusun atas kuorlinit, monmorilonit, kuarsa Iildpor,
mika dan kotoran lain ¦ Richard W Heinc 'principle of metal casting¨ 86}. Bila kadar lempung
rendah maka air yang tidak terserap oleh lempung yang akan menempati celah antar butir pasir,
sehingga menurunkan permeabilitas pasir cetak. Dan bila kadar lempung terlalu tinggi, maka
sebagian yang tidak memperoleh air menyebar mengisi celah anatr butir pasir sehingga
menurunkan permeabilitas pasir cetak.

3. Bentuk dan distribusi pasir cetak
Untuk jenis butir pasir bulat baik sebagai pasir cetak, karena memerlukan jumlah pengikat
yang lebih sedikit untuk mrndapatkan kekuatan dan permeabilitas tertentu, serta mampu alirnya
baik sekali. Pasir berbutir kristal kurang baik untuk pasir cetak,sebab akan pecah menjadi butir-
butir kecil pada pencampuran serta memberikan ketahanan dan permeabilitas yang buruk pada
cetakan dan selanjutnya membutuhkan pengikat dengan jumlah yang banyak.



Pasir cetak biasanya kumpulan dari butir-butir yang berukuran bermacam-macam. Tetapi
kadang-kadang terdiri dari butir-butir tersaring yang mempunyai ukuran seragam. Besar butiran
yang di inginkan adalah sedemikian sehingga 2/3 dari butiran pasir mempunyai ukuran dari 3
mesh yang berurutan dan sisanya dari ukuran mesh-mesh berikunya. Jadi lebih baik
tidakmempunyai besar butir yang seragam.

4. Penekanan Sand Rammer
Semakin banyak penekanan sand rammer pada pasir maka dapat mengakibatkan jarak antara
butir pasir menjadi lebih rapat dan padat. Akibatnya celah-celah udara menjadi semakin sempit
dan akan menurunkan permeabilitanya.

O permeabilitas terhadap hasil coran

Jika permeabilitas yang dimiliki oleh pasir cetak, maka akan mengakibatkan udara sulit
keluar melalui celah-celah antar butir pada waktu yang dilakukan proses penuangan logam cair.
Dengan demikian udara dalam akan terjebak dalam logam cair dan kemudian bila logam cair
telah dingin maka udara yang terjebak akan mengakibatkan cacat. Bila permeabilitasnya terlalu
tinggi akan mengakibatkan udara dalam cetakan akan mudah keluar pada waktu yang dilakukan
proses penuangan. Akan tetapi bila permeabilitanya yang dimiliki oleh pasir cetak terlalu tinggi
maka pada waktu penuangan logam cair kedalam cetakan dalam meresap kesela-sela antara
butiran pasir cetak yang akan membuat hasil coran menjadi kasar.








PENGU1IAN KADAR AIR PADA PASIR CETAK

Kadar air adalah jumlah air yang terkandung di dalam pasir cetak dan dinyatakan dalam
prosentase (°).
RUMUS:


O Fungsi air (aktivator)

Air berIungsi untuk mengaktiIkan daya ikat lempung sehingga dapat digunakan untuk mengikat
pasir cetak. Besar kadar tergantung pada lempung yang akan mengikat pasir cetak yaitu berkisar
1,5 ° - 8 °.

O Macam-macam air

1. Air terikat
Air terikat adalah air yang terikat pada lempung tersebut sehingga dapat mengikat antar butiran
pasir.

2. Air bebas
Air bebas adalah air yang kehilangan Iungsinya sebagai aktivator lempung dan akhirnya masuk
ke dalam celah-celah antar butiran pasir sehingga tidak dapat mengikat antar butiran pasir.
O Faktor-Iaktor yang mempengaruhi pengujian kadar air

RUMUS :






1. Waktu pemanasan
2. Temperatur pemanasan
3. Luas penampang pasir cetak
4. Ukuran dan bentuk butir
5. Kelembaban


Alat ini digunakan untuk mengukur kandungan kadar air pasir cetak.



Moisture Analyzer

















PENGU1IAN KADAR LEMPUNG PASIR CETAK
O Pengertian Pengikat
Pengikat adalah bahan yang digunakan untuk mengikat butir-butir pada pasir cetak yang
biasanya berukuran kurang dari 20 µ atau 0.0008 in (Richard W.H ¨Principle oI Metal Casting¨.
Hal 100).
Dalam praktikum kali ini, pengikat atau lempung yang digunakan adalah jenis bentonite.
Bentonite terdiri dari butir-butir halus yang Iasa penyusun utamanya adalah monmorilonit
(Al&&.4Si&.H&). (Tata Surdia, Teknik Pengecoran Logam.111).

O Fungsi dan Standar Pengikat
a) Fungsi Pengikat
Fungsi pengikat yang utama yaitu untuk mengikat pasir cetak sehingga pasir cetak tersebut
mempunyai siIat mampu bentuk sehingga mudah dalam pembuatan cetakan dengan kekuatan
dan permeabilitas yang cocok. Cetakan yang dihasikan harus kuat sehingga tidak mudah rusak
dan mudah dibongkar sesudah dituang.
Selain itu juga berIungsi sebagai penahan panas pada saat penuangan, hal ini terjadi karena
pasir cetak dengan butiran yang tidak seragam dapat dipadatkan dengan lempung sehingga
mempunyai berat jenis yang tinggi, mempunyai permukaan sentuh yang luas dengan butir-butir
tetangganya sehingga kekuatan untuk menahan panas lebih tinggi. (Tata surdia,¨Teknik
Pengecoran Logam¨,114)

b) Standar Pengikat
Menurut standar AFS clay atau lempung yang terkandung dalam pasir cetak:
- Clay atau lempung mineral
- Lempung silika atau lempung yang mengendap
- Kandungan lempung yang umum digunakan pada pasir cetak adalah 2° - 50° (Richard W.H
¨Principle oI Metal Casting¨. Hal 110).

O Macam-macam Pengikat (lempung)
a)Berdasarkan kadarnya dalam pasir cetak, lempung dibagi menjadi:
1. Lempung jenuh:
Pada penambahan kadar lempung tidak akan mampu untuk meningkatkan atau tidak berpengaruh
terhadap kekuatan pasir cetak sehingga kekuatan pasir cetak setelah ditambah lempung dalam
kondisi jenuh akan konstan.

2. Lempung tidak jenuh:




Gambar 2.1 GraIik hubungan kadar lempung dan kekuatan


Pada penambahan kadar lempung akan berbanding lurus dengan kekuatan pasir cetak hingga
mencapai titik tertentu akan berhenti (sampai mencapai titik jenuh). Semakin besar penambahan
kadar lempung maka kekuatan pasir cetak akan semakin tinggi.

b)Berdasarkan kekuatannya lempung dibagi menjadi:

1. Western bentonite adalah lempung yang dipakai pada pasir yang membutuhkan kekuatan
tekan kering yang tinggi ( 80 psi).
Kandungan: 90° monmorilonit, 10°kwarsa, Ieldspar, mika,dll

2. Southern bentonite adalah lempung yang digunakan pada pasir yang membutuhkan kekuatan
tekan kering yang rendah ( 40-80 psi).
Kandungan: 85°monmorilonit, 15°kwarsa, limonit, dll


3. Fire clays adalah lempung yang dapat menghasilkan kekuatan tekan kering sesuai dengan
yang kita butuhkan. Kekuatannya bisa mencapai 200 psi dengan campuran Iire clays dan
Western bentonit.
Kandungan: 60°kaolinit, 30°illit, 10°kwarsa, dll

O aktor- aktor yang mempengaruhi Pengikat (lempung)

1) Kadar air
Penggunaan air pada lempung akan meningkatkan daya ikat lempung. Kadar air standar
dalam pasir cetak adalah 1,5 8° tergantung dari jenis cetakan dan logam yang dituang.
Apabila pasir cetak kekurangan air, maka daya ikat lempung terhadap pasir cetak akan berkurang
sehingga akan mengurangi kekuatan pasir cetak. Disamping itu butir lempung yang tidak
mendapatkan air akan mengisi celah antar butir pasir cetak sehingga menyebabkan penurunan
permeabilitas pasir cetak. Sebaliknya jika pasir cetak kelebihan air, maka lepung akan menjadi
pasta sehigga daya ikatnya terhadap pasir menurun dan kekuatannya pun menurun.

2) Jenis pengikat yang dipakai
Jenis pengikat yang dipakai untuk pasir cetak adalahn bentonit, karena memilki daya
penggelembungan atau daya mengembang yang cukup baik apabila dicampur dengan air. SiIat
keplastisan dari bentonite sangat baik sebagai pengikat pada pasir cetak dan tentunya sesuai
dengan kadar yang ditentukan. Jenis pengikat yang digunakan berbeda maka daya ikat yang
dihasilkan juga berbeda.

3) Butiran pasir
Butiran pasir pada cetakan pasir sebaiknya butiran yang berbentuk bulat dan ukurannya
tidak seragam. Dengan ukuran butir yang tidak seagam dan berbentuk bulat, maka pengikat yang
diperlukan tidak terlalu banyak. Apabila ukuran antar butir pasir cetak besar, maka jumlah
pengikat yang dibutuhkan sedikit, tetapi daya mengikat dari pengikat kurang maksimal, karena
pengikat tersebut akan mengisi ruang yang kosong pada pasir cetak.
Sebaliknya apabila ukuran antar butir pasir cetak kecil, maka jumlah pengikat yang dibutuhkan
banyak, tetapi daya mengikatnya juga kurang maksimal, karena pengikat yang jumlahnya terlalu
banyak akan membentuk pasta.



3.87789.3503.       .35.5./....320250720.3.87-:./.3.87  .87.3/:3.30.. .. 038 038-:97.803.47.87.9 O:975.2-.87-078:/:9 O:975.3:39:5030.09.2-:975.   039:-:975.35.04254     .90-80/9/-.3-:975.3-..2.3-078:/:9 O:975./.3207.703.8..3-.3.87-:./.7025./03.09.7 038 038-:97.-9.92. O:975.8 90.-039: 5.3 $0.3 -039:.3/3.87-:.9320207:.87..8780-.09.34380397.0-9.873.9.35.39:/897-:890.9 /..3.

87.9203:7:3.98  0:. 802. /..9.9..390.8090.5.907./.3/503.9   O !03.3073 /.79/./.7.0:./.3 90.0:.2 5.3/03.7.9.8..9: .25./..7 /.3:39:20.3200-.5..2./.30732033.9.82..8.025:3.5././..32033.8709.7-0-.878:/.3-./.9/.09.3907/.3.8.947/.3907/.5.25...8090.09.09.7:0:.07/..7:40.8.87.87 .3203.30748/.30:.3..3907/./..3.3907-.5/.390.95.87.30:.303.7-./.3/.847.9.0:..390. 0:.3 0:.5.91.2.25.7-0-.8790780-:92025:3.3%0..8:/.:20302:95.-8 !.3073.3.9 07.9//.3.203:.5.2-.7025:3909.-././..3.3-..9..52.9.390..3-.87..025:3.9.09.25:7/03.992.3-.32033././.390.7.30:. 2.5.389..3.0:../5.9.7.0:./.5.0:.7.O !07-0/.8.3 0:.7025:3909..30733/503.9.5.3 802.3-.3025:3 .75.5/.9/.7/.5.70255:3803.8790780-:9/.3/..39:7:35.8./.3 .8.7-079.3 .2.09.3.3%0..390.7-079.87. 80-.9.7025:3 5.90780-:9    0:.3.3.2-.09.7 ..203.89.999079039: .25..9.7.9.8.3907/..8.9.7:40.3!..98.9./.7/.3907/.3073   0:.95.9.90780-:9..9.5.87803.

94.390.390./7:8.3-.3/.0:.9.3.35.3/92-:./.75.-.9.7.3080..8.....09.203.9.87.8.  $9.70:.8.. 203.7/9:.3-.3 90.39/.2... 58  ./.

      ..50.

.

.3.30807  0:.9.39..200--.3.3/.7./.32:/.5. 58    0:.390.70:.5.3/./..7..9./09..3073 $9..50.3/.09.70:.  58  89.3/.830:.09.7582.3073.203.9./.72.2:/.5.8/.7 .:7  ...5.3/.9.9.200- 89.7..9.0-/.2502-43.3  89.5.87.:7.83 2.-.09.703.87..87.9.5:/.790780-:92.3/.38:9/.70:.  58   .30807.0:.9..390..39/.39.7 582.37.889..

5:/.8 $0/.3.72.3.87.09.09. 5.203.32:/.3-.3/./7..789..3/.:7.:7                 .

3 5.5 8.8 .9:.09.9: 9079039: 2. 9.9: 02.-9.!&!#%$!!$#% O !03079.87 .2 .7 1:/.. :39: /.350720.3 :.25:.8 /.

.3    2.2<   7:2:8.-9. !!0720.82.3.

-9....9.3.3850.878.-9. .3072 .850720.8/.203..3:/..38508203 .3/0..8 . .3..3:39:200.4:20:/.3-.35.20.35.20.9:.:..-9.2<  "'4:20:/.80-/.250720.2 2.8.2< :.7      .8.2< %.2< !%0..7.7    / .3.3./.3/507:.9.7.-9.32< !.8050720.3/507.-9.3/507.3.850720.850720.8.850720."20.-9.7.-9.-9.8/..-9.0/50720. 700350720.:85082032039<   O ..:.8/./. 750720.

/.. 80-.7/03.350720.3 -:97 9.3 8079.9.7 .7 .7 22  22 %.25:./.79:39:5.3 /.7 .3 / 9:.9 5. 0:7.-9. /..3 2030-.3 -.3 .87 . 5072:..87.25:7.09.3203025.  .8.3/897-:85.3.O .3#.9 /-.3 0:7...3 90./..3 /.3/..7 .3.9. 5.7.78.203.87.3:93.87-:.09..3203:7:3..893  <  ::7./847-8 5..7.9.30-80/9:39:273/.3.7:50720.87 803.0..-9./. 503.3 50720./-:97 -:97 0. ..39. .7 .:39:5..3 50720. 203:7:3.3/.7./03.-9.87.-9./. 202-07. 573.3 .3 2025:3.7 2030-.3.7025:3:39:5.09.8 5.947 1.87.::5 .2 <  025:3 9078:8:3 .. .7025:3 703/.9. 025:3 809..3 0:.80.5.9. -:97 -:97 025:3 . 025:3/.2. 573..     .3 /..3 4.3-.3.9. .7  2.3 -.8  !./.3:2..380.. 2./. 20250740 ..3 -.89079039: 8079.80-..3 203:7:3.39.87-07-:97789.3.  #.703.3 #. .2 .87  803.3-.350720.350.9.8 /.73.3 .5041 209.-.3.540025:3. 09::.3 9/. -.7 89.:7. .7 2038 ..-9./.87 .7025:3 . / 073.8 /.3 /.09. !.3.7/.09.3 0:. ..-9.30:./.  %03 5030.7/  03.: 93  2.87. 50720.9 .  $03.8 ./.20207:./.87 8.9 :39: 203.7 025:3 907.9/03. 5.3 -:7: 5.3 805079 5.3 09. 1/547  2. .3 2033.79.2.3/.0..3 .8  ...3..09.34947..3503.3/3.97 -:97 5.3    ./.907807.3 .3/.503.09.893 < ..09. 573.39.3 50720.39:3/.39/.. 203:7:3.85.5041209.7 -0-.87 .83. 025:3 .3.-9.3 4.47.3. .. 80-.09.87.09./.202-:9:..947.3202503.350720.0. 8:7/..3 20250740 . &39:038-:975.3..0..3:2.89.7/03.3 /03.    039:/.9-../.7.703..7 .09.7-:975.  907.50 41 209.7 038.3 .7-:975. 025:3 .89.  .3 -:97 9.893 <  .-9.5.3 2038 .87.8 :4739  243247439  :.

09..2 08..7-:97.7-:97 -:979078.3907/7/.3 -072./.2  %09.32025:3. 80/02. :25:.5 ....3 ..3 .87 ./.3807.3 ./.7 -:97 -:97 .3.!.3 -07::7.8.3 / 33.3 /.::7. .3 803. -.2 2.73.

3.3807.7..3203.0.8.7          .3203:7:3.39..0.907..7.3 203.3/./..3:/.3.-9.3.-9.8.3/#...5-.5030.0:.:.87 2025:3..87.7.32:/.3 :/./ 0-7./.3203.-9.907.35.././.9.2025:3. /.9:. 9/. ...9.7.3/2405./..3./ 0- -.720.-08.380259 /..9.93.7-:97.3 208 208 -07:3.872.350720.3 /2 40 5.3 -./.. 80.3-...3.09.3 /02.09.3 5..  2..3$.9 .7.7 0/.9.3 4./802.2.7  208 .3.3.2 . ..9: 503:.3 :/.9.8 .2207 $02.7-:975.-.7..8907.9/.:/.. 50720..:.3 .3.2    !030.: 93.35..2 .5.83.-9. ..7 -:97./.7 ::7.:/.39. 8:9 0:.0.2 .3909.2 20708.203.2 .2 4.   O 50720.34.3. -:97..3.5 080./.5.47.09.7 90.3574808503:.3/7.7 /.3/.3.87 . 4.-9.38.22075.3 574808503:. /.09.9:.47. /.3203.0.:93 2.3202-:./33 2. /..50720.87.7.3 /.3 88.3..3 /.2. -:975.3.3  ./.50720..-..7.:.3 9070-.5.75..9203.8.-. 5. ..3.39. .....87203.-.  .7  03.3 /.5.2 . ::7.09.9 -.3 -07:7:9.3 02:/..39070-.

7.3 5.7-:97.7 .8: 0/..3.3/3.2. 08./.9../.9/:3.947 1./.7      O .25..9.39..09..9.7.025:3../.87  O .7-:97.9.39:35.. .7.31:383.7-:97.2 5748039./.87./..0./..:2.3203.35.5.7.3.87..2.9:-078.30..9203./...2.7.39.9025:3803.3907..3/:3//.7:503:./.73.9 5..8 7-0-.7  #&&$       .3/.!&##!!$#%  .80-.9..947025:3/.2 2./.3202503.9203.80   #&&$   O :38.3.5.5.09.9 7907.7.3:39:203./..3/.7   7907.7.947.7907..9..3907.9/.87803..35.95.3.95.947   7-071:38:39:203..39.0.09../.8..025:390780-:9803.91..87    7-0-.87.

/.09.9:502.3.     489:703.-.3-039:-:97  002-.75.3/.07                  .7.87.8.93/:3.09.8.35.3:39:203::7.  &:7.3  :..3.8503.9:7502.3  %02507.25.3. .3/:3.87.3   .

7$.09.2 /.3:7.3907.35..9 :38503.9503:.5.9.3:2:2/:3.3.:025:3. 803.8 ..3/:3.9.893 .3 .3 -.-07::7..4.38039:.  .   #. 5.-9.95.9:2 . 5.87 .:8 .8 0- 93  %.:025:3.. 9/.35.87. 038 -0394390  0394390 907/7 /./.5 .3 50720.09.   .. %03!030.34. 2:/.7/  !73.3.2 502-:.393 2025:3.9 -:97 -:97 5..25..3 ./.90780-:9 2025:3..3 .320303/.3  $0.3/.7 -:97 -:97 .87.3 5.3. 8:7/.3/.503.9.09.9.3 /:3./.9. .7!03. 2025:3. -.7/  !73.3 025:3 803./.3025:3..9.504109.:025:32307...25: -039: 803. /03. 0:.7:8 :.7 a.9.3 /03.3 :39: 203.9 03:7:989.47. 3  503.3/.85.9038.3.3 /03.9. /..5.3 /:3.2 57.7!03.5..8.3 .3-:97 -:97 909./.803..9 803.. 2:/.5072:.9 . :38!03..09.$9./.3 .3 .3 ..3 9/..87 .. /.3:.7808:/.3 /..3907.09./-43. %03 !030.47.9..9 /5.87.3.2    .09.34. 025:38..3...3:9.3!03.3 /. 7:8.2.893  .3 0:..8.9.$:7/. 807.: 025:3 .3/:3/.3 .87.2   :38/.9 .9 2..09.-071:3880-.9. 243247439 & & $ & &  O  %.8.39::.-07././.9::39:203...3.4  09. 503:8:3 :9.9 .9 !03./9:.9.504109.3 1.. ./.32:/.3 -:97.!&#!&!$#% O !03079.3/.8.8/03.3$9..703. 81.2.3 :39: 203.: 3 #.

O .9 025:3  .30:.9./. 8090.7503. 2439 /   .7: 907.025:3.03:     ..3-07-. 0:.1:-:3.3.9. ]  58  .3    025:39/./.3.5. /   $4:9073-0394390..7025:32.7025:39/..87 .9.393 ] 58  .025:3.. 803.7./. 203..../.33.0:.30:./   089073-0394390.7.3202-:9:.3243247439 .87.3-07039 8.3.9..73.7025:3/.3802.3 5.3.3703/..-07503.09.393   .30:.999079039:.2-.3 90.87.5 0:.87.3 243247439  ...025:3/-.09.2-.2 2.203./.9.3/3:7:8/03.35./  025:303: !.3   !.78. 10/85.30:.9..8.3/:3./.32.09.2-.3073.35.../.2 43/803:.503.9.3.3/5.3/:3../. 07/.3 5.8.3/:3./.3073.:9/..5. /9.3././.9903: $02.09.7 2.203.09. 025:3 /..07/.78.25.3202-:9:.87.35.5.2!03.2-.87 .30:.503.5.87.3 ..5.3-08.34389.203.9..9../.25::39:2033.7 7. 025:3/-.3 90.9../.7025:3...25.2-.

5:3203:7:3    038503. :2.39.7 .: -.09.55.9025:3 ..-./.503./..-.3/.3 503:7:3..9.3..789..9 .9.7  2.09.5.  $0-.87.33. .3:2. .9.9.807.9.7 /./ 5.87.3 073 808:.703. 907.87.: -..-9. /.: /.9 /..75..8.. ..3 /5.3 203.. 503002-:3.3 -07-039: -:.7  2..39:3 /.3 .87 .3/5.5.2 ..3/.89.5.3 -039439  .3 5.5.5.89.3 .5..9:7. 2./.9 -.3 9039:3.0./.3.3/:3. 038 503. 909. .3202503. ::7. 2030-.703.85.09.990780-:9.9/.87203:7:3/. 9/.3 5. 025:3 ../..3 /..09..0. :39: 5.:7.9 05.3.87 :97.3.5.3 9.0:7. .80.:.3 /9039:.3 170 .3 /507:. /.5/.253 9: -:97 025:3 .3 90.3 9/.9.3 2038 .348435.39/..3:.3 0:.025:3.8.947 .87.09.3-07-039:-:.-..3.82.87.320387:.09.. -08.9 203. /03.      ..9 .9025:3907.93.3::7. 20302-.3-07:7.-07-0/.87 .. 80-.3./.7  $1.3 .3 5. 803. . 808:.3 .87 .7 038 .39.3 .87 ././.8 /. 503.2 5. 202 /.7503.82...3 -07-0/. .3 089073-039439  .503.35...00-.3  038 503./.3/-:9:... .-. 503.09.3.  5.203./.3./. 05:3.3 .3 9/.3.87 .    :97.439  9  .  8.7-:975.2 03..3.947.87 80-.3 /.80. 203.3  0:.2/.3.30:.3-:97.5/.3 /:3.7./.32033.::5 -.09.33.9 .9.3 /. 503. 5.3 -.25:7 /03.203. -:9:.3/-:9:. 203/.3 ./.3.9.898.25:7.3 4.7 2. /  O .7 -:97 5.09.. .32.3 803.3  5.3 0:.503.3 .9.9. 2.33.3.09.9 5..32./...8 .5.  70 .87 5..3 /9:.907.9.87.09.     907.380/9 909.9 025:3    .78. /03.39.3.7 -0394390 8.3 50720..7.87 .3 203:7. -:97.09.3202-039:5...3 ::7.3 .-.93.7 .   58 /03.3 /.7 !03:3...09.55. $0-.703.7:!03. /.::7.907.:2..09. . -8..9 2.3 ..9.7 -:97 5..3 ..

Related Interests