Teori manajemen

[sunting] Manajemen ilmiah
Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut.[9] Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini, untuk kemudian dihilangkan. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari, menggenggam, memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka, Gilbreth, yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.[9] Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya, Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Melalui penelitian, ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sementara untuk batu bata interior, ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth, tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari.[rujukan?]

[sunting] Pendekatan kuantitatif
Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik, model optimasi, model informasi, atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya; analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien; model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum; dan lain-lain.[rujukan?] Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II.[12] Setelah perang berakhir, teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids."[12] Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.

[sunting] Klasifikasi
Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:

Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.

bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. [sunting] Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. yaitu merancang.[rujukan?] Ketika itu. mengorganisir. siapa yang harus mengerjakannya. ia menyebutkan lima fungsi manajemen. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga[rujukan?].     Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. dan mengendalikan. mengordinasi. memerintah. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha [sunting] Sarana manajemen . Menurut aliran ini. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an.[rujukan?] Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen. 3. pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Namun saat ini. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. pada tingkatan mana keputusan harus diambil. 2. Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya. yaitu: 1. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil.

Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan.Man dan machine. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. yaitu men. faktor manusia adalah yang paling menentukan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. machines. Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). dua sarana manajemen. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai . Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. dan markets. Perlu diingat meskipun metode baik. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. money. alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Oleh karena itu. fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu.[rujukan?] Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. serta uang dan kegiatan usaha. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. method. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. Dalam manajemen. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. materials.

Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku.[rujukan?] Menurut Henry Fayol. Penggajian pegawai 8. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) 3. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Pemusatan (Centralization) 9. Stabilitas kondisi karyawan 13. proses kerja tidak akan berlangsung. prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari[rujukan?]: 1. seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Disiplin (Discipline) 4. maka proses produksi barang akan berhenti. Prakarsa (Inisiative) 14. Keadilan dan kejujuran 12. Kesatuan pengarahan (Unity of direction) 6. Semangat kesatuan. Oleh sebab itu. Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya.pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 7.[rujukan?] [sunting] Tingkatan manajer . Kesatuan perintah (Unity of command) 5. Ketertiban (Order) 11. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. Hirarki (tingkatan) 10. [sunting] Prinsip manajemen Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prinsip manajemen Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Artinya. Pembagian kerja (Division of work) 2. semangat korps [sunting] Manajer Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi. Dengan demikian.

manajer pabrik. dikenal pula dengan istilah executive officer. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana. merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan. mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Manejemen lini pertama (first-line management). manajer shift. [sunting] Peran manajer Henry Mintzberg. tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. atau manajer divisi. yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain. seorang ahli riset ilmu manajemen. Meskipun demikian. CIO (Chief Information Officer). bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. pemimpin. berdasarkan tingkatannya. manajer area. manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok[13]. dan penghubung. dan CFO (Chief Financial Officer). Pada organisasi berstruktur tradisional. di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian. atau mandor (foreman). manajer departemen. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer). manajer tingkat menengah. manajer kantor. Manajemen puncak (top management). Yang kedua . dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah. yang pertama adalah peran antar pribadi. yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah.Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional. Mereka sering disebut penyelia (supervisor). pemimpin proyek. dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida. dikenal pula dengan istilah manajemen operasional.

menengah. Selain tiga keterampilan dasar di atas. membuat kursi. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) Selain kemampuan konsepsional. akuntansi dan lain-lain. maupun bawah. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan. pembagi sumber daya. Keterampilan konseptual (conceptional skill) Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep.adalah peran informasional. Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Oleh karena itu. aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain. bersahabat. yaitu:[4] . baik pada tingkatan manajemen atas. 3. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Ricky W. misalnya menggunakan program komputer. serta peran sebagai juru bicara.[13] [sunting] Keterampilan manajer Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya. dan gagasan demi kemajuan organisasi. keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar. Robert L.[14] Ketiga keterampilan tersebut adalah: 1. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu. Dengan komunikasi yang persuasif. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. 2. dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi. memperbaiki mesin. dan perunding. Keterampilan berkomunikasi diperlukan. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer. ide. manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. pemecah masalah. meliputi peran sebagai seorang wirausahawan.

manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Manajemen proyek adalah seni mengontrol baik hal selama proyek. tentu saja. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Manajemen proyek adalah cara mengorganisir dan mengelola sumber penghasilan yang penting untuk menyelesaikan proyek. Keterampilan membuat keputusan Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Pertama. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer. maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. sebagai manajer. Griffin:[4]    Perilaku terhadap karyawan Perilaku terhadap organisasi Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya Manajemen proyek Dari Wikipedia bahasa Indonesia. 2. Keterampilan manajemen waktu Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Hal kedua adalah kemungkinan terbaik distribusi sumber daya. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. [sunting] Etika manajerial Artikel utama untuk bagian ini adalah: Etika manajerial Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Hal pertama yang harus dianggap sebagai manajemen proyek adalah bahwa proyek ini diantarkan dengan batasan yang ada. terutama bagi kelompok manajer atas (top manager).[1] [sunting] Referensi . Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu. Pada tahun 2004.000. dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan. Kebanyakan manajer. Dan terakhir.1. Kedua. Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga. dari sejak dimulai sampai selesai. Namun demikian. Frankfort digaji $2. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.000 per tahun.

Pada umumnya proyek konstruksi memiliki jangka waktu yang pendek. Merupakan sebuah proses untuk mendefinisikan setiap aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan proyek. Hasil evaluasi dapat dijadikan tindakan dalam pengambilan keputusan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lapangan 5. biasanya terdapat suatu proses yang berfungsi untuk mengolah sumber daya proyek sehingga dapat menjadi suatu hasil kegiatan yang menghasilkan sebuah bangunan. 3. Didalam rangkaian kegiatan proyek kontstruksi tersebut. Setiap proses di atas setidaknya terjadi sekali dalam setiap . Diakses pada 24 Juli 2007. Dengan menerapkan manajemen waktu proyek. ^ "Definition of project management". Dengan terlibatnya banyak pihak dalam sebuah proyek konstruksi maka hal ini dapat menyebabkan potensi terjadinya konflik juga sangat besar sehingga dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa proyek konstruksi sebenarnya mengandung konflik yang cukup tinggi juga. Hal ini diperlukan untuk memastikan apakah kegiatan proyek berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan atau tidak. maka pengendalian dan pengontrolan jadwal proyek perlu dilakukan. Terdapat beberapa proses yang perlu dilakukankan seorang manajer proyek dalam mengendalikan waktu proyek yaitu : 1. 4. Manajemen Konstruksi pada umumnya akan meliputi mutu fisik konstruksi. Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan hubungan antara tiap-tiap aktivitas proyek. Mengontrol dan mengendalikan jadwal proyek. Adapun proses yang terjadi dalam rangkaian kegiatan tersebut tentunya akan melibatkan pihak-pihak yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung. 6. Adapun fungsi dari manajemen konstruksi yaitu : 1. biaya dan waktu. maka seorang manager proyek akan membuat jadwal proyek. Memantau prestasi dan kemajuan proyek yang telah dicapai. dalam manajemen konstruksi. Fungsi manajerial dari manajemen merupakan sebuah sistem informasi yang baik yang dapat digunakan untuk menganalisis performa dilapangan Manajemen Waktu Proyek Manajemen waktu proyek merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek. Pada prinsipnya. seorang manajer proyek dapat mengontrol jumlah waktu yang dibutuhkan oleh tim proyek untuk membangun deliverables proyek sehingga memperbesar kemungkinan sebuah proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Mendefinisikan aktivitas proyek. manajemen tenaga kerja merupakan salah satu hal yang akan lebih ditekankan. Manajemen waktu proyek dibutuhkan manajer proyek untuk memantau dan mengendalikan waktu yang dihabiskan dalam menyelesaikan sebuah proyek. Estimasi durasi kegiatan proyek. Estimasi aktivitas sumber daya proyek bertujuan untuk melakukan estimasi terhadap penggunaan sumber daya proyek. Urutan aktivitas proyek. Sisanya manajemen pelaksanaan termasuk didalamnya pengendalian biaya dan waktu proyek.1. 5. Membuat jadwal proyek. Mengantisipasi terjadinya perubahan kondisi di lapangan yang tidak pasti serta mengatasi kendala terjadinya keterbatasan waktu pelaksanaan 3. mingguan dan bulanan 4. Setelah seluruh aktivitas. Hal ini disebabkan manajemen perencanaan hanya berperan sekitar 20% dari rencana kerja proyek. waktu dan sumber daya proyek terdefinisi dengan jelas. Proses ini diperlukan untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan proyek. Sebagai Quality Control sehingga dapat menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan 2. Estimasi aktivitas sumber daya proyek. Saat kegiatan proyek mulai berjalan. Jadwal proyek ini nantinya dapat digunakan untu menggambarkan secara rinci mengenai seluruh aktivitas proyek dari awal pengerjaan proyek hingga proyek diselesaikan. manajemen material serta manjemen tenaga kerja. 2. Manajemen Proyek Konstruksi Proyek konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan yang sifatnya hanya dilakukan satu kali. Hal itu dilakukan dengan opname (laporan) harian.

Manajer proyek merupakan individu yang paling menentukan keberhasilan / . Ketiga unsur ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek. 2. 3. Dalam hal ini. Dengan kata lain.proyek dan dalam satu atau lebih tahapan proyek. telekomunikasi dan informasi teknologi. Tahap ini merupakan tahap dimana final project scope statement diserahkan kepada stakeholder untuk diverifikasi. 4. dikontrol dan menentukan bagaimana WBS akan dibuat serta merencanakan bagaimana mengendalikan perubahan akan ruang lingkup proyek. arsitektur. yaitu : 1. Perencanaan ruang lingkup proyek. seorang manajer proyek harus mampu memastikan bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan dalam proyek adalah aktivitas yang berhubungan dengan proyek dan aktivitas tersebut telah memenuhi kebutuhan proyek. sehingga sangat penting untuk mengorganisasikan pekerjaan-pekerjaan tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih terperinci lagi. Untuk itu. WBS dibutuhkan karena pada umumnya dalam sebuah proyek biasanya melibatkan banyak orang dan deliverables. Dalam pelaksanaan proyek. akan mengakibatkan meluasnya ruang lingkup proyek. Membuat Work Breakdown Structure. manajer proyek akan mendokumentasikan bagaimana ruang lingkup proyek akan didefinisikan. kemampuan (skill) dan sikap (attitude). Lalu apa saja kompetensi yang dimaksud? Seorang manajer proyek yang baik harus memiliki kompetensi yang mencakup unsur ilmu pengetahuan (knowledge). WBS merupakan pembagian deliverables proyek berdasarkan kelompok kerja. Kompetensi Yang Harus Dimiliki Seorang Manajer Proyek Seorang manager proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. ruang lingkup dan biaya yang telah direncanakan. FWDNJK9QE2EJ Manajemen Ruang Lingkup Proyek Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek handal adalah kemampuan dalam melakukan manajemen ruang lingkup proyek. manajemen ruang lingkup proyek memiliki fungsi untuk mendefinisikan serta mengendalikan aktivitas-aktivitas apa yang bisa dilakukan dan aktivitas-aktivitas apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam menyelesaikan suatu proyek. Pada tahap ini. Mendefinisikan ruang lingkup proyek. Terdapat beberapa proses yang perlu dilakukan seorang manajer proyek dalam melakukan manajemen ruang lingkup proyek. tidak jarang ruang lingkup proyek mengalami perubahan. ruang lingkup proyek akan didefinisikan secara terperinci sebagai landasan untuk pengambilan keputusan proyek dimasa depan. pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi. diverifikasi. Sebuah proyek akan dinyatakan berhasil apabila proyek dapat diselesaikan sesuai dengan waktu. perlu dilakukannya kontrol terhadap perubahan ruang lingkup proyek. Melakukan verifikasi ruang lingkup proyek. Perubahan yang tidak terkendali. Pada tahap ini. Untuk menghasilkan kinerja yang baik. Melakukan kontrol terhadap ruang lingkup proyek. sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan. 5.

Siklus Hidup Proyek Dalam mengerjakan sebuah proyek. Pada tahap ini. manajer proyek harus dapat memastikan bahwa seluruh sumber daya yang dialokasikan dalam proyek digunakan dengan cara yang paling efisien. maka aktivitas proyek siap untuk memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Tahap Inisiasi Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. kontak dengan supplier diakhiri. dan diawasi sejak proyek disepakati untuk dikerjakan hingga tujuan akhir proyek tercapai. risk plan. Untuk itu. Manajemen Resiko 9. Tahap Perencanaan Ketika ruang lingkup proyek telah ditetapkan dan tim proyek terbentuk. maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga tim proyek dapat dibentuk. mengkoordinasikan semua sumber daya yang dimiliki dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kenberhasilan dalam pencapaian sasaran proyek. Ini berarti bahwa perencanaan proyek harus dilakukan secara professional yang didasarkan pada siklus hidup proyek. Pada tahap ini. 2. Terdapat empat tahap kegiatan utama yang dilakukan dalam siklus hidup proyek yaitu : 1.kegalan proyek. Manajemen Komunikasi 8. contract supplier dan perform phare review. financial plan. Manajemen Integrasi Seorang manajer proyek yang baik juga harus mempersiapkan dan melengkapi kemampuan diri sendiri yang bisa diperoleh melalui kursus manajemen proyek. 3. Karena dalam hal ini manajer proyek adalah orang yang memegang peranan penting dalam mengintegrasikan. Manajemen Ruang Lingkup 2. Manajemen Waktu 3. deliverables atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Untuk menjadi manajer proyek yang baik. siklus hidup proyek merupakan suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah proyek direncanakan. resource plan. Tahap Penutupan Tahap ini merupakan akhir dari aktivitas proyek. permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifiasi. Manajemen Biaya 4. beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan. scope dan dana yang telah ditetapkan di awal kegiatan proyek. Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi yang memiliki kemungkinan terbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain : 1. hasil akhir proyek (deliverables project) beserta dokumentasinya diserahkan kepada pelanggan. Adapun aktivitas yang akan dilakukan pada tahap ini adalah membuat dokumentasi project plan. communication plan. tim proyek dibubarkan dan memberikan laporan kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai dilaksanakan. Sementara kegiatan pengembangan berlangsung. Manajemen Pengadaan 7. 4. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan akhir proyek dapat tercapai sesuai dengan waktu. acceptance plan. Manajemen Kualitas 5. Mereka yang berhasil mendapatkan sertifikasi ini akan memperoleh gelar PMP (Project Management Professional) dibelakang namanya sebagai bukti dimilikinya kemampuan terkait. Lalu apa yang dimaksud dengan siklus hidup proyek itu? Secara umum. Seluruh aktivitas yang terdapat dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi. Pada tahap ini. dokumen perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan bagi tim proyek selama kegiatan proyek berlangsung. dikontrol. Manajemen Sumber Daya Manusia 6. Setelah seorang manajer proyek dirasa cukup menguasai bidang pekerjaan yang sedang dijalani. procurement plan. Adapun panduan referensi standart internasional yang kerap dipergunakan dalam bidang manajemen proyek adalam PMBOK (Project Management Body Of Knowledge). dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang. Tahap Eksekusi (Pelaksanaan proyek) Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci. terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. Langkah akhir yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu melakukan post implementation review untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek dan mencatat setiap pelajaran yang diperoleh selama kegiatan . maka aktivitas proyek mulai memasuki tahap perencanaan. maka disarankan untuk dapat mengambil sertifikasi manajemen proyek. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga didefinisikan. Pada tahap ini.

Top manajer yang berada dalam fungsi tersebut akan diberikan wewenang untuk mengkoordinir proyek. Organisasi ini biasanya digunakan ketika suatu bagian fungsional memiliki kepentingan yang lebih dominan dalam penyelesaian suatu proyek. Seorang manajer proyek full time akan ditunjuk dan diberi tanggung jawab untuk memimpin tenaga-tenaga ahli yang terdapat dalam tim. adanya pembauran berbagai jenis keahlian bagi tiap-tiap fungsi serta peningkatan terhadap profesionalisme pada sebuah divisi fungsional. permasalahan yang terjadi dapat segera ditindaklanjuti. Adapun beberapa kekurangan yang terdapat dalam bentuk organisasi proyek ini antara lain manajer proyek tidak dapat . sangat dimungkinkan ditanggapinya perubahan serta dapat diambil sebuah keputusan dengan tepat dan cepat karena keputusan tersebut dibuat oleh tim dan tidak menunda hierarki. Organisasi proyek juga dibutuhkan untuk memastikan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan dengan cara yang efisien. Tim ini bisa direkrut dari dalam dan luar organisasi yang akan bekerja sebagai suatu unit yang terpisah dari organisasi induk. susunan organisasi proyek dibentuk dari fungsi-fungsi yang terdapat dalam suatu organisasi. Pada dasarnya organisasi ini merupakan penggabungan kelebihan yang terdapat dalam organisasi fungsional dan organisasi proyek khusus. 2. biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama serta motivasi orang-orang yang terdapat dalam organisasi menjadi lemah. maka sebuah organisasi proyek sangat dibutuhkan untuk mengatur sumber daya yang dimiliki agar dapat melakukan aktivitasaktivitas yang sinkron sehingga tujuan proyek bisa tercapai. status tim yang mandiri akan menumbuhkan identitas dan komitmen anggotanya untuk menyelesaikan proyek dengan baik. terdapat kecendrungan terjadinya perpecahan antara tim proyek dengan organisasi induk serta proses transisi anggota tim proyek untuk kembali ke fungsi semula jika proyek telah selesai akan terasa sulit karena telah meninggalkan departemen fungsionalnya dalam waktu yang lama. Beberapa kelebihan yang terdapat dalam bentuk organisasi ini yaitu manajer proyek bertanggung jawab penuh kepada proyek.proyek berlangsung sebagai pelajaran untuk proyek-proyek dimasa yang akan dating. Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam organisasi proyek ini antara lain proyek dapat diselesaikan dengan struktur dasar fungsional organisasi induk. Sedangkan beberapa kelemahan yang ditemukan dalam organisasi proyek ini adalah biaya proyek menjadi besar karena kurang efisien dalam membagi dan memecahkan masalah dalam penggunaan sumber daya. terdapat 4 jenis organisasi proyek yang biasa digunakan dalam menyelesaikan suatu proyek. memiliki keterbatasan terhadap waktu. Sedangkan beberapa kelemahan yang ditemui dalam organisasi proyek fungsional antara lain proyek biasanya kurang fokus. Organisasi Proyek Matriks Organisasi proyek matriks merupakan suatu organisasi proyek yang melekat pada divisi fungsional suatu organisasi induk. mempermudah koordinasi maupun integrasi personil serta orientasi tim akan lebih kuat kepada kepentingan penyelesaian proyek. terdapat kemungkinan terjadinya kesulitan integrasi antar tiap-tiap fungsi. Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam organisasi proyek tim khusus yakni tim akan terbentuk dengan bagian-bagian yang lengkap dan memiliki susunan komando tunggal sehingga tim proyek memiliki wewenang penuh atas sumber daya yang ada untuk mencapai sasaran proyek. Organisasi Proyek Fungsional Dalam organisasi proyek fungsional. Organisasi Proyek Tim Khusus Dalam organisasi proyek tim khusus. organisasi akan membentuk tim yang bersifat independen. lebih efisien karena menggunakan sumber daya maupun tenaga ahli yang dimiliki pada beberapa proyek sekaligus serta para personil dapat kembali ke organisasi induk semula apabila proyek telah selesai. Dengan adanya keterbatasanketerbatasan dalam mengerjakan suatu proyek. 3. memiliki fleksibilitas maksimum dalam penggunaan staf. anggaran dan sumber daya serta memiliki spesifikasi tersendiri atas produk yang akan dihasilkan. sifatnya tidak rutin. tepat waktu dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Organisasi Proyek Proyek merupakan suatu kegiatan usaha yang kompleks. Secara umum. Adapun jenisjenis organisasi proyek yang dimaksud antara lain : 1. jalur komunikasi dan arus kegiatan menjadi lebih singkat.

Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam susunan organisasi proyek virtual ini antara lain terjadi pengurangan biaya yang signifikan. terdapat potensi terjadinya kehilangan kontrol pada proyek serta terdapat potensi terjadinya konflik interpersonal. terdapat tingkat ketergantungan yang tinggi antara proyek dan organisasi lain pendukung proyek serta terdapat dua jalur pelaporan bagi personil proyek karena personil proyek berada dibahwah komando pimpinan proyek dan departemen fungsional.mengambil keputusan mengenai pelaksanaan pekerjaan dan kebutuhan personil karena keputusan tersebut merupakan wewenang dari pada departemen lain. selalu ada batasan (time. Beberapa alasan yang dianggap dapat menguatkan pentingnya keberadaan fungsi manajemen proyek yang baik dalam suatu perusahaan antara lain semakin pendeknya kompresi daur hidup produk. cepat beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi serta adanya peningkatan terhadap fleksibilitas usaha. Jenis-jenis kegiatan proyek tersebut secara . direncanakan. Di masa mendatang. manajemen proyek memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan pengembangan perusahaan kearah yang bersifat strategis. Perubahan terhadap salah-satu dari ketiga faktor tersebut dapat mempengaruhi dua faktor lainnya yang tentunya juga akan berdampak pada besar kecilnya nilai keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. Dalam pengerjaannya. Kabar lain yang sangat mengejutkan juga berasal dari kegiatan pengembangan proyek IT. Sedangkan beberapa kekurangan yang terdapat dalam organisasi ini yakni proses koordinasi keprofesionalan dari berbagai organisasi yang berbeda dapat menjadi hambatan. pihak NASA hanya menekankan masalah yang bersifat teknis dan mengabaikan permasalahan yang bersifat human (manajemen). kebutuhan perusahaan terhadap fungsi manajemen proyek tidak dapat dipandang hanya dengan sebelah mata. dapat kita lihat berbagai jenis kegiatan proyek. Jenis-jenis Proyek Proyek merupakan aktivitas yang bersifat temporer. Lalu seberapa besar pentingnya penerapan manajemen proyek dalam suatu perusahaan? Manajemen proyek mulai dianggap penting saat bangsa Amerika mengalami kegagalan yang sangat serius dalam kegiatan mega proyek mereka.waktu dan besarnya biaya yang telah ditetapkan. Kegagalan Apolo 13 untuk melakukan pendaratan di bulan membuka mata NASA mengenai pentingnya menerapkan manajemen proyek. Seluruh aktivitas yang terdapat pada proyek merupakan sebuah mata rantai yang dimulai sejak dituangkannya ide. Pada tahun 1998. perusahaan harus mampu menghasilkan suatu produk baik berupa barang ataupun jasa yang sesuai dengan kriteria . Struktur kolaborasi ini terdiri dari beberapa organisasi lain yang saling bekerjasama dan berada disekelilin perusahaan inti. Dalam kehidupan sehari-hari. scope dan budget) yang mempengaruhi kesuksesan pelaksanaan proyek. Tonggak sejarah inilah yang mengawali berkembangnya ilmu manajemen proyek yang pada dasarnya dimulai dari industri konstruksi. Sebelum kecelakaan fatal itu terjadi. kemudian dilaksanakan. Perubahan terhadap salah satu faktor akan mempengaruhi faktor yang lain. 4. melainkan faktor manajemen yang dalam hal ini adalah kemampuan dalam melakukan manajemen proyek. pada kenyataannya hanya 26% yang benar-benar dapat dinyatakan sukses. Organisasi Proyek Virtual Organisasi proyek virtual adalah suatu bentuk organisasi proyek yang merupakan aliansi dari beberapa organisasi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk tertentu. sedangkan sisanya masuk kedalam kategori challenged (overtime dan over budget) atau bahkan masuk kedalam kategori failed (gagal). Hal ini disebabkan karena dalam melakukan proses produksi. Hal ini patut untuk dicermati sehingga keberadaan manajemen proyek dalam dunia IT memang benar-benar dirasa sangat dibutuhkan. tingginya tingkat kompetisi global serta pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menyebabkan semakin meningkatnya kompleksitas aktivitas proyek. Standish Group dalam laporannya menjelaskan bahwa proyekproyek IT yang dinyatakan sukses pada tahun tersebut. Pentingnya Manajemen Proyek Dewasa ini. sampai benar-benar memberikan hasil yang sesuai dengan perencanaannya semula. Dan yang paling menarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa faktor terbesar penyebab kegagalan ini bukan berasal dari masalah teknis.

serta Henry Fayol dengan teori “5 fungsi manajemen” yang merupakan pengetahuan dasar terkait manajemen proyek ataupun manajemen program. kegiatan yang dilakukan dalam proyek ini biasanya digunakan oleh sebuah badan usaha atau pemerintah. biaya. manufaktur. Namun. jika ditinjau dari aktivitas yang paling dominan yang dilakukan pada sebuah proyek. Namun. Karya kedua tokoh tersebut disebut-sebut sebagai cikal bakal tools yang digunakan dalam manajemen proyek modern. merupakan bukti bisu yang paling menakjubkan dari penerapan ilmu manajemen proyek di masa lalu. teknik dan aktivitas pertahanan berat. Pembangunan piramid yang tidak dilakukan sembarangan membuktikan bahwa desain dari setiap sudut bangunan diperhitungkan dengan sangat teliti. Isu-isu dalam manajemen proyek seperti estimasi. Proyek Kapital Secara umum. kerena pada umumnya kegiatan proyek merupakan kombinasi dari beberapa jenis kegiatan sekaligus. Berdasarkan penjelasan di atas dapat juga ditarik suatu kesimpulan yaitu bahwa dalam suatu jenis proyek yang memiliki beberapa aktivitas sekaligus. desain engineering. dari seluruh tahapan dan biaya yang dibutuhkan pada pelaksanaannya dapat dikategorikan sebagai proyek capital. pengorganisasian dan menggerakkan para pekerja serta melakukan pengontrolan dalam pembangunannya. maka kita dapat mengkategorikan proyek sebagai berikut : 1. merancang program efisiensi dan penghematan. penjadwalan. aktivitas utama dalam proyek ini adalah merancang system informasi manajemen. Proyek pembuatan sumur minyak dan gas. Sebagai salah satu disiplin ilmu. Piramida yang secara umum merupakan sebuah bangunan yang berfungsi sebagai makam raja-raja dan juga sebagai sarana tempat peribadaha. beberapa bidang teknik mulai bekerjasama dalam suatu tim. karena matahari merupakan elemen terpenting bagi kehidupan masyarakat kuno. Sebelum tahun 1950-an. Apa Itu Manajemen Proyek? Berbicara mengenai manajemen proyek. memberikan bantuan emergency untuk daerah yang terkena musibag. Proyek Pelayanan Manajemen Dalam pengerjaannya. diversifikasi. aktivitas yang paling dominan yang dilakukan dalam proyek ini adalah pengkajian kelayakan. penyiapan lahan dan pembelian material. merancang strategi untuk mengurangi kriminalitas dan penggunaan obat-obat terlarang dan lain-lain. Pembangunan piramid ini tidak mungkin dapat terlaksana jika tidak ada orang yang melakukan perencanaan. kita tidak dapat membagi-bagi proyek pada satu jenis tertentu saja. permasalahan lingkungan. pengadaan dan konstruksi. kegitan proyek ini meliputi seluruh kegitan yang bersifat untuk menghasilkan produk baru. Proyek Penelitian dan Pengembangan. proyek dikelola secara ad hoc dimana Gantt Chart dan teknik-teknik informal digunakan sebagai dasar dalam melakukan manajemen proyek. mulai dilakukan oleh arsitek proyek. pada kenyataannya. pengelolaan dan pengarahan sumber daya. keuangan. maka pembagiannya merupakan kombinasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya piramid raksasa di kota Mesir. yang memperkenalkan penggunaan Gantt Chart dalam melakukan perencanaan dan pengontrolan aktifitas proyek. bukti terhadap diimplementasikannya ilmu manajemen proyek sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. desain engineering. Akan tetapi. Pada tahun tersebut. Pada tahun 1950-an. Hampir setiap piramid dibangun dengan memperhitungkan jarak piramid dengan matahari. 3.garis besar terkait dengan pengkajian aspek ekonomi. marketing. misalnya pembebasan tanah. dan lain-lain. penggabungan dan pengambilalihan. Proyek Engineering Kontruksi Dalam kegiatannya. Namun. jika ditinjau dari segi pembangunannya dapat dikategorikan sebagai proyek engineering konstruksi. pengendalian perubahan. Adapun aktivitas utama yang dilakukan dalam pelaksanaan proyek ini meliputi melakukan penelitian dan pengembangan suatu produk tertentu. Dua tokoh yang dikenal sebagai nenek moyang dalam perkembangan ilmu manajemen proyek adalah Henry Gantt. 4. 2. Proyek engineering Manufacture Secara garis besar. manajemen proyek mulai memasuki era modernisasi. Sejarah Manajemen Proyek Tidak ditemukan sumber yang pasti mengenai bagaimana sejarah manajemen proyek yang sebenarnya. negosiasi kontrak dan sebagainya. manajemen proyek merupakan disiplin ilmu yang telah dikembangkan dari beberapa bidang aplikasi seperti konstruksi sipil. Namun. 5. hal .

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan. Kemampuan pihak manajemen untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan adanya keterbatasan terhadap waktu. fleksibilitas. penerapan. Manajemen strategis memberikan arahan menyeluruh untuk perusahaan dan terkait erat dengan bidang perilaku organisasi.ini tentunya tidak terlepas dari adanya perkembangan yang cukup pesat dalam dunia industri dan teknologi informasi. Lalu apa sebenarnya definisi dari manajemen proyek itu sendiri? Untuk mendefinisikan apa yang dimaksud dengan manajemen proyek. Manajemen strategis berbicara tentang gambaran besar. resource dan spesifikasi yang telah dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus-menerus seiring dengan berjalannya waktu. maka ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai apa yang dimaksud dengan manajemen dan apa yang dimaksud dengan proyek. biaya dan ruang lingkup pekerjaan harus didukung oleh pemahaman mengenai manajemen proyek yang baik. dan bagaimana sumber daya yang ada tersebut dapat digunakan secara paling efektif untuk memenuhi tujuan strategis. Rencana strategis organisasi merupakan dokumen hidup yang selalu dikunjungi dan kembali dikunjungi. Bahkan mungkin sampai perlu dianggap sebagaimana suatu cairan karena . Manajemen strategis mengkombinasikan aktivitas-aktivitas dari berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi. anggaran. (By : Berry M) **** %%$s$ Putra terbaik dari Allor **** %%$s$ Manajemen strategis Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Dari definisi di atas. pengorganisasian. dibatasi oleh waktu. Perkembangan yang cukup pesat ini menyebabkan pihak manajemen harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi serta mampu bersaing di pasar. pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan proyek adalah suatu usaha yang kompleks. sumber dayanya. Ini adalah proses yang berkesinambungan dan terus-menerus. Manajemen strategis adalah proses penetapan tujuan organisasi. dapat disimpulkan bahwa manajemen proyek dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan untuk melakukan perencanaan. kecepatan dan perbaikan yang berkelanjutan. dan pengevaluasian keputusan-keputusan lintas fungsional yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapat sasarannya. Manajemen proyek sangat cocok untuk suatu lingkungan bisnis yang menuntut kemampuan akuntansi. Manajemen strategis merupakan aktivitas manajemen tertinggi yang biasanya disusun oleh dewan direksi dan dilaksanakan oleh CEO serta tim eksekutif organisasi tersebut. serta menjalankan dan mengendalikan aktivitas-aktivitas produksi. pengorganiasian. tidak rutin. pengarahan dan pengendalian atas sumber daya organisasi yang dimiliki perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu pula. Manajemen merupakan suatu proses terpadu dimana individuindividu sebagai bagian dari organisasi dilibatkan untuk melakukan proses perencanaan. inovasi. Inti dari manajemen strategis adalah mengidentifikasi tujuan organisasi. serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi. Manajemen strategis di saat ini harus memberikan fondasi dasar atau pedoman untuk pengambilan keputusan dalam organisasi.

Sebuah supply chain (rantai suplai) merujuk kepada jaringan yang rumit dari hubungan yang mempertahankan organisasi dengan rekan bisnisnya untuk mendapatkan sumber produksi dalam menyampaikan kepada konsumen. jadwal pembayaran dalam penetapan kepemilikandan pengiriman. transmisi pesanan dan laporan status pesanan. daur ulang dan pembuangan.1 Strategis o 3.3 Operasional o 3. h198) . Arus keuangan meliputi informasi kartu kredit. 2001. 2000. Manajemen rantai suplai Dari Wikipedia bahasa Indonesia. (Kalakota. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Manajemen Rantai Suplai (Supply chain management) adalah sebuah „proses payung‟ di mana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen dari sudut struktural. layanan. h5). Daftar isi [sembunyikan]      1 Pengertian 2 Permasalahan Manajemen Suplai Rantai 3 Aktivitas/Fungsi o 3. 2000. informasi dan arus keuangan antara perusahaan yang berpartisipasi.4 Strukturisasi dan Tiering 4 Arus Material dan Informasi 5 Referensi [sunting] Pengertian Manajemen Rantai Suplai adalah koordinasi dari bahan.2 Taktis o 3.    Arus material melibatkan arus produk fisik dari pemasok sampai konsumen melalui rantai. syarat-syarat kredit. (Kalakota. arus ini berjalan dua arah antara konsumen akhir dan penyedia material mentah. sama baiknya dengan arus balik dari retur produk. dia harus digunakan untuk membuat penyesuaian dan revisi. Manajemen rantai suplai bisa juga berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen untuk mendaur ulang produk yang sudah dipakai. Arus informasi meliputi ramalan permintaan. Rantai suplai yang terintegrasi akan meningkatkan keseluruhan nilai yang dihasilkan oleh rantai suplai tersebut. Seiring dengan adanya informasi baru telah tersedia.sifatnya yang terus harus dimodifikasi. h197) Tujuan yang hendak dicapai dari setiap rantai suplai adalah untuk memaksimalkan nilai yang dihasilkan secara keseluruhan (Chopra.

pergudangan. Eksekusi rantai suplai ialah mengatur dan koordinasi pergerakan material. perhatian yang utama adalah manajemen produksi. [sunting] Permasalahan Manajemen Suplai Rantai Manajemen suplai rantai harus memasukan problem dibawah:      Distribusi Konfigurasi Jaringan: Jumlah dan lokasi supplier. gudang dan pelanggan. inventaris dan transportasi dsb. semua jalan dari asal material (contohnya bijih tambang. Di dalam upstream supply chain. Hal ini meluas dari waktu masukan masuk ke dalam organisasi. Hubungan para penyalur dapat diperluas kepada beberapa strata. Sebagaimana korporasi lebih fokus dalam . perkiraan. Berlabuh silang.  Segmen Rantai Suplai Hilir/Downstream supply chain segment Downstream (arah muara) supply chain meliputi semua aktivitas yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir.  Manajemen Internal Suplai Rantai/Internal supply chain management Bagian dari internal supply chain meliputi semua proses pemasukan barang ke gudang yang digunakan dalam mentransformasikan masukan dari para penyalur ke dalam keluaran organisasi itu. Di dalam downstream supply chain. pengapalan langsung. informasi dan dana di antara rantai suplai tersebut. terdapat 3 macam komponen rantai suplai. Rainer. pertumbuhan tanaman). pusat distribusi ( distribution centre/D. Aliran dana: Mengatur syarat pembayaran dan metodologi untuk menukar dana melewati entitas di dalam rantai suplai. Alurnya sendiri dua arah. h321). Di dalam rantai suplai internal. [sunting] Aktivitas/Fungsi Manajemen rantai suplai ialah pendekatan antar-fungsi (cross functional) untuk mengatur pergerakan material mentah kedalam sebuah organisasi dan pergerakan dari barang jadi keluar organisasi menuju konsumen akhir.Menurut Turban. proses kerja. dan pengendalian persediaan. atau kedua-duanya) dan koneksi mereka kepada pada penyalur mereka (para penyalur second-trier). Informasi: Sistem terintregasi dan proses melalui rantai suplai untuk membagi informasi berharga. logistik orang ke tiga. perhatian diarahkan pada distribusi. Strategi Distribusi: Sentralisasi atau desentralisasi. dan barang jadi. fasilitas produksi.). aktivitas yang utama adalah pengadaan. assembler. yaitu:  Rantai Suplai Hulu/Upstream supply chain Bagian upstream (hulu) supply chain meliputi aktivitas dari suatu perusahaan manufaktur dengan para penyalurannya (yang mana dapat manufaktur. dan after-sales-service.C. strategi menarik atau mendorong. Porter (2004. pabrikasi. transportasi. Manajemen Inventaris: Kuantitas dan lokasi dari inventaris termasuk barang mentah. termasuk permintaan sinyal.

Tujuan dari manajemen rantai suplai ialah meningkatkan ke[percayaan dan kolaborasi di antara rekanan rantai suplai. pusat distribusi dan fasilitas Rekanan strategis dengan pemasok suplai. lokasi. termasuk inventaris yang ada sekarang dan prediksi permintaan. dan definisi proses perencanaan. pengapalan langsung dan logistik orang ketiga Rancangan produk yang terkoordinasi. termasuk jumlah. lokasi.[1] beberapa model telah diajukan untuk memahami aktivitas yang dibutuhkan untuk mengatur pergerakan material di organisasi dan batasan fungsional. Secara garis besar. membuat jalur komunikasi untuk informasi amat penting dan peningkatan operasional seperti cross docking. dan pengembangan rantai suplai. mereka harus mengurangi kepemilikan mereka atas sumber material mentah dan kanal distribusi. dan pengontrakan Benchmarking atau pencarian jalan terbaik atas semua operasi melawan kompetitor dan implementasi dari cara terbaik diseluruh perusahaan Gaji berdasarkan pencapaian [sunting] Operasional       Produksi harian dan perencanaan distribusi. Strategi transportasi. sementara mengurangi kontrol manajemen dari logistik harian. yaitu distribusi. Aktivitas suplai rantai bisa dikelompokan ke tingkat strategi. Model lain ialah SCM yang diajukan oleh Global Supply Chain Forum (GSCF). jejaring dan perencaan kapasitas. dan kualitas dari inventori Pengambilan keputusan inventaris.manajemen muatan Keputusan dimana membuat dan apa yang dibuat atau beli Menghubungkan strategi organisasional secara keseluruhan dengan strategi pasokan/suplai [sunting] Taktis       Kontrak pengadaan dan keputusan pengeluaran lainnya Pengambilan Keputusan produksi.kompetensi inti dan lebih fleksibel. Pengendalian lebih sedikit dan partner rantai suplai menuju ke pembuatan konsep rantai suplai. rute. distributor. mengkoordinasikan prediksi permintaan dari semua konsumen dan membagi prediksi dengan semua pemasok Perencanaan pengadaan. termasuk pengontrakan. [sunting] Strategis      Optimalisasi jaringan strategis. SCOR adalah model manajemen rantai suplai yang dipromosikan oleh Majelis Manajemen Rantai Suplai. termasuk jumlah. dan ukuran gudang. penjadwalan. dan meningkatkan inventaris dalam kejelasannya dan meningkatkan percepatan inventori. jadi produk yang baru ada bisa diintregasikan secara optimal ke rantai suplai. taktis. dan operasional. Fungsi ini meningkat menjadi kekurangan sumber ke perusahaan lain yang terlibat dalam memuaskan permintaan konsumen. termasuk konsumsi material dan aliran barang jadi (finished goods) . dan pelanggan. fungsi manajemen ini bisa dibagi tiga. dalam kolaborasi dengan semua pemasok Operasi inbound. termasuk semua hal di rantai suplai Perencanaan produksi untuk setiap fasilitas manufaktru di rantai suplai (menit ke menit) Perencanaan permintaan dan prediksi. termasuk frekuensi. termasuk transportasi dari pemasok dan inventaris yang diterima Operasi produksi. lokasi.

strategi manajemen membutuhkan peninjauan yang holistik pada hubungan suplai. dalam sekuensi yang seharusnya. Istilah yang sering digunakan ialah synchronous. 1992) tujuannya selalu berlanjut. diarahkan pada penyediaan nilai konsumen yang lebih. Berlanjut artinya tidak ada interupsi. Jadi. “ [2] ” Terkadang sangat susah untuk melihat sifat arus "akhir ke akhir" dalam rantai suplai yang ada. arus ini haruslah diatur sedemikian rupa agar bagian-bagian tersebut bergerak dalam koordinasi yang teratur. Tujuannya ialha mengintegrasikan data permintaan dan suplai jadi gambaran yang akuarasinya sudah meningkatdapat diambil tentang sifat dari proses bisnis. arus synchronous. Dengan membagi informasi di seluruh rantai suplai ke konsumen akhir. Jadi dengan adanya integrasi ini dalam rantai suplai akan meningkatkan ketergantungan dan inventori minimum. termasuk semua pemasok. termasuk semua aktivitas pemenuhan dan transportasi ke pelanggan Pemastian perintah. Efek negatif dari kesulitan ini termasuk penumpukan inventori dan respon tidak keruan pada permintaan konsumen akhir. (Knill. Integrasi ini sendiri memungkinkan peningkatan keunggulan kompetitif. kita bisa membuat sebuah rantai permintaan. istilah rantai suplai mewakili sebuah serial sederhana dari hubungan antara komoditas dasar dan produk akhir. pusat distribusi. Bagian-bagian dan komponenkomponen dikirim tepat waktu. pasar dan konsumen akhir. tidak ada akumulasi yang tidak diperlukan. Teknologi informasi memungkinkan pembagian cepat dari data permintaan dan penawaran. Bagian-bagian (parts) yang bergerak di dalam rantai suplai haruslah berjalan secepat mungkin. Produk akhir membutuhkan material tambahan kedalam proses manufaktur. Dan dengan tujuan mencegah terjadinya penumpukan inventori di satu lokal. tidak ada bola yang jatuh.  Operasi outbound. dan pelanggan lain [sunting] Strukturisasi dan Tiering Jika dilihat lebih dekat pada apa yang terjadi dalam kenyataannya.[3] [sunting] Referensi . fasilitas manufaktur. [sunting] Arus Material dan Informasi Tujuan dalam rantai suplai ialah memastikan material terus mengalir dari sumber ke konsumen akhir. penghitungan ke semua hal yang berhubungan dengan rantai suplai. sama persis sampai titik yang mereka butuhkan. Dan synchronous berarti semuanya berjalan seperti balet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful