LAPORAN PRAKTIKUM ILMU UKUR TANAH

MODUL XII
PEMATOKAN (STAKING OUT)



KELOMPOK
Muhammad Tristianto (1106139582)
Julian Cipta Nadri (1106139456)
Rizka Yuliani (1106139752)


Waktu Praktikum : 20 November 2011
Asisten Praktikum : Asrovi Nur Ihsan
Tanggal Disetujui :
Nilai :
ParaI :


LABORATORIUM SURVEY DAN PEMETAAN
DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS INDONESIA
DEPOK
2011

A. TU1UAN PERCOBAAN

Agar praktikan dapat menentukan letak suatu titik dalam peta atau gambar diterapkan
dalam lapangan, dimana koordinat titik bantu diketahui di lapangan. Berikut
menggambar kontur yang didapat dari beda ketinggian.

B. PERALATAN
1. Theodolit 1 buah
2. Patok 8 buah
3. Meteran 1 buah
4. Payung 1 buah
5. StatiI 1 buah
6. Unting unting 1 buah
7. Rambu 1 buah

C. TEORI
Untuk menentukan letak titik titik yang koordinatnya sudah diketahui di peta,
kemudian akan ditetapkan di lapangan ada dua cara, pertama dengan menggunakan
prisma dan yang kedua dengan menggunakan Theodolit. Yang sekarang banyak
digunakan adalah dengan menggunakan Theodolit, karena dengan alat ini didapat hasil
yang lebih teliti.
Theodolite diletakkan di sembarang titik misalnya kita sebut titik tersebut adalah
titik P, lalu kita tentukan koordinat titik P tersebut dengan cara mengikat ke belakang
cara Casini terhadap titik A, B, C yang sudah diketahui koordinatnya dan sudah
diketahui letaknya di lapangan tersebut.
Rumus-rumus yang digunakan :
Xp ÷
n Xb+
1
n
X¡+¥b-¥¡
n+
1
n

Yp ÷
1
n
¥b+n ¥¡+Xb-X¡
n+
1
n


Dimana :
n ÷ tan u
RS
÷
Xs-X¡
¥s-¥¡

1
n
÷ cotan u
RS
÷
¥s-X
Xs-X


Xs ÷ Xc ¹ (Yc-Yb) cotan u
Ys ÷ Yc ¹ (Xc-Xb) cotan u
Xr ÷ Xa ¹ (Yb -Ya) cotan u
Yr ÷ Ya ¹ (Xb-Xa) cotan u

Setelah koordinat titik P diketahui, baru kita dapat menentukan letak titik-titik
lapangan. Misalnya akan ditentukan titik Q (Xq,Yq) dimana letaknya. Sebagao reIerensi
diambil PA (boleh juga PB atau PC) dicari :
u
PA
÷ arc tan
(Ya-Yp)
(Xu-Xp)

Dari perhitungan dicari juga :
u
PQ
÷ arc tan
(Yq-YI)
(Xq-Xì)

Setelah itu :
d
PQ
÷ ¸(Xq - Xp)Ŷ + (¥q - ¥p)Ŷ

Kemudian dicari S1 yaitu :
S1 ÷ u
PQ -
u
PA

Selanjutnya tentuka letak titik Q tersebut, yaitu :
1. Bidikan theodolit ke A, dari pembacaan didapati sudut horizontal
2. Kemudian putar theodolit sejauh S1 (pembacaan : sudut horizontal PA ¹ S1)
3. Letakkan jalon sejauh d
PQ
dari titi P dan jalon harus tepat pada garis bidik.
Disitulah letak titik Q lalu diberi patok.


Kontur
- Garis kontur pada suatu punggung bukit yang membentuk sudut 90° dengan
kemiringan maksimumnya, akan membentuk huruI U menghadap ke bagian yang
lebih tinggi.
- Garis kontur pada bukit atau cekungan membentuk garis-garis kontur yang
menutup-melingkar.
- Garis kontur harus menutup pada dirinya sendiri.
- Dua garis kontur yang mempunyai ketinggian sama tidak dapat dihubungkan dan
dilanjutkan menjadi satu garis kontur.


Gambar 3.1: Kerapatan garis kontur pada daerah curam dan daerah landai

Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan
bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya
dibuat dengan skala tertentu, maka bentuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan
sesuai skala peta. Dengan memahami bentuk-bentuk tampilan garis kontur pada peta, maka
dapat diketahui bentuk ketinggian permukaan tanah, yang selanjutnya dengan bantuan
pengetahuan lainnya bisa diinterpretasikan pula inIormasi tentang bumi lainnya.
Cara penarikan kontur dilakukan dengan cara perkiraan (interpolasi) antara besarnya
nilai titik-titik ketinggian yang ada dengan besarnya nilai kontur yang ditarik, artinya antara
dua titik ketinggian dapat dilewati beberapa kontur, tetapi dapat juga tidak ada kontur yang
melewati dua titik ketinggian atau lebih. Jadi semakin besar perbedaan angka ketinggian
antara dua buah titik ketinggian tersebut, maka semakin banyak dan rapat kontur yang
melalui kedua titik tersebut, yang berarti daerah tersebut lerengnya terjal, sebaliknya semakin
kecil perbedaan angka ketinggian antara dua buah titik ketinggian tersebut, maka semakin
sedikit dan jarang kontur yang ada, berarti daerah tersebut lerengnya landai atau datar.
Dengan demikian, dari peta kontur tersebut, kita dapat membaca bentuk medan (relieI) dari
daerah yang digambarkan dari kontur tersebut, apakah daerah tersebut berlereng terjal
(berbukit, bergunung), bergelombang, landai atau datar.



D. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Tempatkan dan pasang theodolite di titik A sebagai BM. Atur agar keadaan kedua
nivonya seimbang.
2. Buat skenario penembakkan, dan dimana patok patok ingin ditempatkan.
3. Tembak 2 buah titik berturut turut, yaitu titik A ke B, dan seterusnya sampai L
sesuai dengan skenario yang telah dibuat. Anggap kedua titik itu berada di sumbu y
positiI.
4. Lihat besarnya nilai BA, BT, dan BB yang diamati melalui theodolite pada rambu,
sesuai sudut pada sketsa, pada setiap titik yang telah dikoreksi letaknya.
5. Tandai setiap titik yang telah ditembak dengan menggunakan patok.
6. Gunakan meteran untuk mengkoreksi kesalahan di dalam meletakkan patok.
7. Bereskan theodolite.

E. PENGOLAHAN DATA






koordinat
1l1lk x ?
A 0Ŧ00 0Ŧ00
8 2Ŧ30 0Ŧ00
C 2Ŧ30 Ŵ3Ŧ01
u 7Ŧ30 Ŵ3Ŧ10
L 7Ŧ30 Ŵ7Ŧ42
l 2Ŧ30 Ŵ7Ŧ39
C 2Ŧ30 Ŵ12Ŧ26
P 0Ŧ00 Ŵ12Ŧ30
l 0Ŧ00 Ŵ7Ŧ30
! Ŵ3Ŧ00 Ŵ7Ŧ49
k Ŵ3Ŧ00 Ŵ3Ŧ02
L 0Ŧ00 Ŵ3Ŧ00

Elevasi
1I1Ik
LLLVASI
%n¯%
A 0
8 Ŵ1Ŧ6
C Ŵ26Ŧ3
u Ŵ30Ŧ2
L Ŵ34Ŧ9
l Ŵ27Ŧ8
C Ŵ26Ŧ2
P Ŵ23Ŧ6
l Ŵ21Ŧ8
! Ŵ22Ŧ1
k Ŵ19Ŧ8
L Ŵ21Ŧ3

Kesalahan relative
1I1Ik
D LAÞ D CÞ1 LLllP
kLALAPAn
8LLA1ll
%¯% %¯% %¯% Ʒ
AŴ8 2Ŧ3 2Ŧ3 0 0
AŴC 3Ŧ39 3Ŧ6 Ŵ0Ŧ01 Ŵ0Ŧ17889088
AŴu 9Ŧ01 9Ŧ2 Ŵ0Ŧ19 Ŵ2Ŧ10876804
AŴL 10Ŧ61 10Ŧ3 0Ŧ11 1Ŧ036737776
AŴl 7Ŧ91 8 Ŵ0Ŧ09 Ŵ1Ŧ13780023
AŴC 12Ŧ73 12Ŧ3 0Ŧ23 1Ŧ960784314
AŴP 12Ŧ3 12Ŧ3 0Ŧ2 1Ŧ6
AŴl 7Ŧ3 7Ŧ3 0Ŧ2 2Ŧ666666667
AŴ! 9Ŧ01 9 0Ŧ01 0Ŧ110987791
AŴk 7Ŧ07 7Ŧ1 Ŵ0Ŧ03 Ŵ0Ŧ42432813
AŴL 3 3 0 0
raLaŴraLa 0Ŧ320491749


Gambar 1 (Gambar koordinat dan kontur ketinggian)








Gambar 2 (Gambar perencanaan awal pematokan)
















Gambar 3 (Perhitungan luas tiap area)
1l1lk
!A8Ak
%¯%
AŴ8 2Ŧ30
8ŴC 3Ŧ01
CŴu 3Ŧ00
uŴL 2Ŧ32
LŴl 3Ŧ00
lŴC 4Ŧ67
CŴP 2Ŧ30
PŴl 3Ŧ00
lŴ! 3Ŧ00
!Ŵk 2Ŧ47
kŴL 3Ŧ00
LŴA 3
LŴC 2Ŧ3
CŴl 2Ŧ38
lŴl 2Ŧ32
lŴL 2Ŧ3

Luas daerah 1 ÷
(AB+LC)
2
X
(AL+BC)
2


÷
(2,5+2,5)
2
X
(5+5,01)
2


÷ ŵŴ˭
2


Luas daerah 2 ÷
(KL+]I)
2
X
(K]+LI)
2


÷
(5+5)
2
X
(2,47+2,3)
2


÷ ŵŵ,9ŶŹ˭
2






Luas daerah 3 ÷
(IP+Hu)
2
X
(IH+Pu)
2


÷
(2,52+2,5)
2
X
(5+4,67)
2


÷ ŵŶ,ŵŷź˭
2


Luas daerah 4 ÷
(CÐ+PL)
2
X
(CP+ÐL)
2


÷
(5+5)
2
X
(2,58+2,32)
2


÷ ŵŶ,ŶŹ˭
2


Luas daerah 5 ÷
(LC+IP)
2
X
(LI+CP)
2


÷
(2,5+2,52)
2
X
(2,3+2,58)
2


÷ ź,ŵŶŸ˭
2

Luas Total ÷ Luas daerah 1 ¹ Luas daerah 2 ¹ Luas daerah 3 ¹ Luas daerah 4
¹
Luas
daerah 5
÷ 10 ¹ 11,925 ¹ 12,136 ¹ 12,25 ¹ 6,124
÷ 52, 435 cm
2


F. ANALISIS PRAKTIKUM
(i). Analisis Percobaan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah Theodolit, jalom, patok, rambu,
unting unting, payung, statiI . Theodolit digunakan untuk membaca rambu serta untuk
mengukur sudut horizontal, dan untuk mengukur jarak tiap titik, Pertama-tama praktikan
menentukan titik awal pematokan, lalu membidik setiap titik sesuai dengan pola yang
diminta oleh asisten, rambu dimaju mundurkan sehingga mendapatkan jarak yang
ditentukan, degan cara membaca benang atas dan benang bawah. Theodolite diletakan
pada titik A sekaligus sebagai BM( bench mark), lalu ditembakan ke titik lain yaitu titik
Bsampail L. Jadi, yang diubah-ubah hanya sudut horizontal, sedangkan sudut vertikal
tetap 90
0
00`00¨. Setelah semua sudah didapatkan posisinya, untuk pengecekan, praktikan
mengukur jarak tiap titik dengan menggunakan meteran.

(ii) Analisis Hasil
Data yang diperoleh dalam praktikum kali ini adalah jarak antar titik yang diukur
dengan menggunakan meteran setelah sebelumnya diperkirakan jaraknya dengan
menggunakan theodolit dan rambu berdasarkan pembacaan benang atas dan benang
bawah. Keakuratan dalam pelaksanaan praktikum ini cukup baik, dapat dilihat dari rata-
rata kesalahan relative jarak yaitu sebesar 0,32°

koordinat
1l1lk x ?
A 0Ŧ00 0Ŧ00
8 2Ŧ30 0Ŧ00
C 2Ŧ30 Ŵ3Ŧ01
u 7Ŧ30 Ŵ3Ŧ10
L 7Ŧ30 Ŵ7Ŧ42
l 2Ŧ30 Ŵ7Ŧ39
C 2Ŧ30 Ŵ12Ŧ26
P 0Ŧ00 Ŵ12Ŧ30
l 0Ŧ00 Ŵ7Ŧ30
! Ŵ3Ŧ00 Ŵ7Ŧ49
k Ŵ3Ŧ00 Ŵ3Ŧ02
L 0Ŧ00 Ŵ3Ŧ00

Elevasi
1I1Ik
LLLVASI
%n¯%
A 0
8 Ŵ1Ŧ6
C Ŵ26Ŧ3
u Ŵ30Ŧ2
L Ŵ34Ŧ9
l Ŵ27Ŧ8
C Ŵ26Ŧ2
P Ŵ23Ŧ6
l Ŵ21Ŧ8
! Ŵ22Ŧ1
k Ŵ19Ŧ8
L Ŵ21Ŧ3

Kesalahan relative
1I1Ik
D LAÞ D CÞ1 LLllP
kLALAPAn
8LLA1ll
%¯% %¯% %¯% Ʒ
AŴ8 2Ŧ3 2Ŧ3 0 0
AŴC 3Ŧ39 3Ŧ6 Ŵ0Ŧ01 Ŵ0Ŧ17889088
AŴu 9Ŧ01 9Ŧ2 Ŵ0Ŧ19 Ŵ2Ŧ10876804
AŴL 10Ŧ61 10Ŧ3 0Ŧ11 1Ŧ036737776
AŴl 7Ŧ91 8 Ŵ0Ŧ09 Ŵ1Ŧ13780023
AŴC 12Ŧ73 12Ŧ3 0Ŧ23 1Ŧ960784314
AŴP 12Ŧ3 12Ŧ3 0Ŧ2 1Ŧ6
AŴl 7Ŧ3 7Ŧ3 0Ŧ2 2Ŧ666666667
AŴ! 9Ŧ01 9 0Ŧ01 0Ŧ110987791
AŴk 7Ŧ07 7Ŧ1 Ŵ0Ŧ03 Ŵ0Ŧ42432813
AŴL 3 3 0 0

raLaŴraLa 0Ŧ320491749



Gambar 1 (Gambar koordinat dan kontur ketinggian)














Gambar 2 (Gambar perencanaan awal pematokan)

Gambar 3 (Perhitungan luas tiap area)
1l1lk
!A8Ak
%¯%
AŴ8 2Ŧ30
8ŴC 3Ŧ01
CŴu 3Ŧ00
uŴL 2Ŧ32
LŴl 3Ŧ00
lŴC 4Ŧ67
CŴP 2Ŧ30
PŴl 3Ŧ00
lŴ! 3Ŧ00
!Ŵk 2Ŧ47
kŴL 3Ŧ00
LŴA 3
LŴC 2Ŧ3
CŴl 2Ŧ38
lŴl 2Ŧ32
lŴL 2Ŧ3

Luas daerah 1 ÷
(AB+LC)
2
X
(AL+BC)
2


÷
(2,5+2,5)
2
X
(5+5,01)
2


÷ ŵŴ˭
2


Luas daerah 2 ÷
(KL+]I)
2
X
(K]+LI)
2


÷
(5+5)
2
X
(2,47+2,3)
2


÷ ŵŵ,9ŶŹ˭
2


Luas daerah 3 ÷
(IP+Hu)
2
X
(IH+Pu)
2


÷
(2,52+2,5)
2
X
(5+4,67)
2


÷ ŵŶ,ŵŷź˭
2


Luas daerah 4 ÷
(CÐ+PL)
2
X
(CP+ÐL)
2


÷
(5+5)
2
X
(2,58+2,32)
2


÷ ŵŶ,ŶŹ˭
2


Luas daerah 5 ÷
(LC+IP)
2
X
(LI+CP)
2


÷
(2,5+2,52)
2
X
(2,3+2,58)
2


÷ ź,ŵŶŸ˭
2


Luas Total ÷ Luas daerah 1 ¹ Luas daerah 2 ¹ Luas daerah 3 ¹ Luas daerah 4
¹
Luas
daerah 5
÷ 10 ¹ 11,925 ¹ 12,136 ¹ 12,25 ¹ 6,124
÷ 52, 435 cm
2


(iii) Analisis Kesalahan
Dalam pelaksanaan praktikum ini, hasil yang didapatkan tidak benar-benar sesuai
seluruhnya dengan pola yang diminta. Hal ini disebabkan adanya beberapa kesalahn yang
dilakukan saat praktikum berlangsung. Kesalahan dalam praktikum ini antara disebabkan
oleh:
Kurang akurat dalam pembacaan rambu
Faktor cuaca, silaunya sinar matahari
Kesalahan dalam pemindahan theodolit, dimana theodolit tidak tepat terpasang diatas
patok dan menyebabkan pergeseran jarak maupun sudut.
Kurang baiknya kondisi meteran yang dipakai dalam pengukuran.

G. KESIMPULAN

Dari praktikum Pematokan, praktikan dapat menentukan letak suatu titik dalam peta atau
gambar diterapkan dalam lapangan, dimana koordinat titik bantu diketahui di lapangan.
koordinat
1l1lk x ?
A 0Ŧ00 0Ŧ00
8 2Ŧ30 0Ŧ00
C 2Ŧ30 Ŵ3Ŧ01
u 7Ŧ30 Ŵ3Ŧ10
L 7Ŧ30 Ŵ7Ŧ42
l 2Ŧ30 Ŵ7Ŧ39
C 2Ŧ30 Ŵ12Ŧ26
P 0Ŧ00 Ŵ12Ŧ30
l 0Ŧ00 Ŵ7Ŧ30
! Ŵ3Ŧ00 Ŵ7Ŧ49
k Ŵ3Ŧ00 Ŵ3Ŧ02
L 0Ŧ00 Ŵ3Ŧ00

Elevasi
1I1Ik
LLLVASI
%n¯%
A 0
8 Ŵ1Ŧ6
C Ŵ26Ŧ3
u Ŵ30Ŧ2
L Ŵ34Ŧ9
l Ŵ27Ŧ8
C Ŵ26Ŧ2
P Ŵ23Ŧ6
l Ŵ21Ŧ8
! Ŵ22Ŧ1
k Ŵ19Ŧ8
L Ŵ21Ŧ3

Kesalahan relative
1I1Ik
D LAÞ D CÞ1 LLllP
kLALAPAn
8LLA1ll
%¯% %¯% %¯% Ʒ
AŴ8 2Ŧ3 2Ŧ3 0 0
AŴC 3Ŧ39 3Ŧ6 Ŵ0Ŧ01 Ŵ0Ŧ17889088
AŴu 9Ŧ01 9Ŧ2 Ŵ0Ŧ19 Ŵ2Ŧ10876804
AŴL 10Ŧ61 10Ŧ3 0Ŧ11 1Ŧ036737776
AŴl 7Ŧ91 8 Ŵ0Ŧ09 Ŵ1Ŧ13780023
AŴC 12Ŧ73 12Ŧ3 0Ŧ23 1Ŧ960784314
AŴP 12Ŧ3 12Ŧ3 0Ŧ2 1Ŧ6
AŴl 7Ŧ3 7Ŧ3 0Ŧ2 2Ŧ666666667
AŴ! 9Ŧ01 9 0Ŧ01 0Ŧ110987791
AŴk 7Ŧ07 7Ŧ1 Ŵ0Ŧ03 Ŵ0Ŧ42432813
AŴL 3 3 0 0

raLaŴraLa 0Ŧ320491749








H. DAFTAR PUSTAKA

Pedoman Praktikum Ilmu Ukur Tanah.Laboratorium Survey dan Pemetaan. Departemen
Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia
uku IUT ver 1 fack

/.7 /907.3  07:9 203. -:.3 /.7-0/.:09..3.3 8:/. -:.390780-:9  #:2:8 7:2:8.3 09.3 ..3 203:3. -:.9 0 -0. /09.. /:3.3 447/3.703. 8:/.: / .3.3 .2 509.9 .7.3  /2./.3 447/3.2 .3 .2-:    % #  &39: 203039:. /03.5.3 80.3 /909.5.3   !..   &393 :393   #.7.3 / 802-. 80-:9 99 90780-:9 .3 99 28.5.3//. /09.5 99      . .3. -:. .3 %04/49  .093.3/:3./.:3   $9.93.5.. 447/3.3 203:3. /.  5079.3.39: /09.  %&&!#   .. 9.3 .9 3 //.30-909  %04/490 /09.3.5./.93.9: 99 /.  02:/.3 -.. -:.83 907...5.: / 509. -:. /09. /:.3 /. /. /03.2-. ..3 09.2-.8 .91      -:.9 99 -.9 203039:. 203.9.3 203:3...: 9.5.: 447/3.: . /03.3 .7 57. 99 !  .3 0/:. 99  99 .2.7439:7..3 .7. /03.3    5      5   .7.3.3     !#%   %04/49   !...3 8:/.3 / .9 99 ! 90780-:9 /03.3 5782.94   0907. 8:..9.3 %04/49  ./.3. 9039:.3.3.5.5.7.9/.

2.  39.3.3.

3.#$ .49.

3.  . .49..#$  8 8 7 7 .

.  .3.. .49.

.49.3. .  - .

49. . .  - .3.

7 { { { {   .470107038 /.  $090.3/9039:.:  -.9 99 ! /09.3.!...7: 9.3 8.:! /.3. $0-.399" 6 6 /2.9 203039:.5.3.09. 99 99 .3.2-! -40:. 447/3.. /.5.9.3 09..

! .

7$.9: $.7:.75079:3.7.9:  {IJ IJ { {IJ IJ{  02:/.3 { { { {  $090.!" /!"  .7.3  .3/.3/.9.9. ...

!" .

.99".:/-075.3 0-93  .3 2.09./..! $    09.9: 5:3:3 -:9 .799!/.:$ 502-.3//.5.5 0 -.3.9:   /.7904/4980.98:/:947439.99"90780-:9 .38:/:947439..   02:/.3:93.78 439:7 5.3. 8:.95.35:9.3 202-039: 8:/:9  S /03./.9039:...  .!  $0.3 0273.3 202-039: :7:1 & 203..7:8905..3 .:/!" /..82:23.78-/  89:./.4380.94    439:7  ..09.7502-.3904/490 /..43.

.9 -0-07.3-07.25.  .39.3 7001  /.3.3 439:7 .79 /. 90780-:9 07033.3 7.78 .: .7 507-0/.3 /03.3/.. 90780-:9 -070703 907.3/.3 80.78 439:7 5.73. .3 202-:.9:... 99 093.33. /03..9.3 /.78 439:75. -:.3 /.3 .3 50309.78439:7    .7.39.3 /.3 2025:3.78 439:73:.3 203/.9 /09.3 ...78 50754943.7   .-039: .5.7.3 .73.5..78 439:7 ..3.3 .7 07.7./... /:. 99 093..3 /./.  03.  -07.3 /.  2./.3. /./8.5.3/9.38.3203..3 .3 20.: /.-8.9..3 -:2 0 -/.5.78 439:7 . -08.9.5.793.2 -039: -039:9.7.3/..:7..3.3.3.2 5030.  .5.9 /:-:3. 99 093.07.3 .39..3 5072:. :2:23.0:3.33.7 /03.7 509. /. 093.9 202-.3-:2.  . 509.  . 507-0/.5.9.9990780-:9 ..802. -:9 .9. 5077. 509.3-08. /:.3 .8. 503.9/.3 -08.2-.3 80/9 /.3 202.3.9.8..439:7.9 /-039: /03.9:.3 -/.3  /. /.3 90780-:9  2.9.3 .35:. .7.7..5 /.07.3 -.39:.90780-:907033.. .31472.3:93./39075709.07.803/7   :. /-:. 509.5.3 8.7  03.. . 9/. 802.07. 093.2.: -039: 093./.3.9 /0./.3 808:./.2-.3 0.:.3 200.3 203:9:5 203.: 0-  .703.. 80-. 439:7 909.9.3 9.3.7 439:7 90780-:9  .07..99 093.7 509.7 /. /:.2/.3 -. 802.3 203/.9 439:7 .3 390754././.78 439:7 /.3 439:7 /.3 .78 .3.3 90780-:9  2.9..9 57408 90.3 /02.:/.7./ 802./73.39.79/.9/03.5.7     .907. -039: 20/.7.7:8203:9:55.:. /.78439:7.3/. /.7 . -:./03. -07-:9 -07:3:3 -07042-. 439:790780-:9  9.3 203. .:0/:.8  . 439:7 .07.3 202-039: . 093.3 5072:.3:9.7.99 99093.89039.5.  .78439:75. 3.9079039:  2.9 /:.3 .

.22009./03.809../..3 /.3/2.8:/:95.5.3803. 5.3 0/:.    %.3    %02-.390.9 20.3 904/490 / 99  80-. 99 -079:7:9  9:7:9  .320907.390.: 904/490 5.35.43.25./.3.390..9. 3.35.94    :3.802-. /8:2-:  54891    .3904/490     ! %       .599./.3 5.3.94 5.  !# $&#!#    %025.3 80907:83.9 -08./.7450302-.3//./902-.2-:  808:. /03.  808:./.3/.5 0/:..7 0. 8.74 .9803.9433/9025./470809.809.. 7.3203:3.3:39:203470808. /-:.3 /.9..9  3.   9:7 .73.3    :.94    0708.8098.99 9: -07.3 /..599.3  .  -:..9: 99  0   /..2. 3.8.   %  /.

447/3.9 @@   .

          O                                                   0.8 I @@ %n¯%   ..

0 9 9@ %¯%           %¯% @@ %¯% - @        ..                                  08.9..370.

                                .

7 .3         .3439:7093.7447/3.9/.2-.                                                         ff ff   .2-.

3:.3.70.  .750703.2-.94.7 !079:3.502.3..3                  .5.7 ..2-. .2-.89..

 @@ %¯%   .

 .

                    .

 .

               %    { {  I { {    {   { I {  {    {  { { {  I  I {   {  .         :.8/.8/.07.                                     { {  :.07.

. 9.:. .3 /.07. :.8 /.94.7.07.3 .3:39:202-.94 7. 203/..  %04/490 /09.         :.3 99 ...3 /9039:.:3 89.9.:.9980.42 5..         :..8/..599 !079. :.3 803.2-:8079.: 202-/ 809.9 .:880-.57.2. 202-./. :.8 /..        $$!#%&  3.8%49.3 54.8/.2-: /2.3 203039:.9:2 3 .88903  7.3099.07. /03.3 /:3.91 %04/49/:3. 502.7.3 -03. :.3 . /.2-:  :393 :393 5.2.9.8/.%04/49  .07.3:39:203::7.3 .7 .3 -.8/.5.: 2:3/:7.:/902-.8/.:39: 203::78:/:947439.3  /0../.8/. -03.3 /239.. ..               { { I { {   {   { I {  {   {  { {  {  I   { { I {   {   {  {  { {  I   {   { I {   {     :.9. 40 .4-.3..3  ..7.7.07.9.88!07. -03..2 57.5 99 808:.8/.3 .07.9:99            .07.2..07.2   .3 5.

3.3 . 80-0:23./  .3 8090.77.8 /.3 203:3.5.88.3 904/49 /. 8:/:9 47439..3.799 . 0.3.8..9:2 . /.3 7.9:80-08.7.7   447/3./.9.3 -03.599/03.3.802:.7.9.3 . :-.3 20907.9/.8:/.9 @@   ..7.3 8:/:9 .3 -..39.  80/.0..08.079.3/.357. :39:5030.354883.9..5 $090.320907. 909.3 /:-.3 -03.3 /::7 /03.. /03. /5077.7. .8..9.2-: -07/.3     3.9/. ..   .0.3203:3..::5-. 7.8 .3/50740 /.//..9:23.25.9.3 203:3.2 57. .250.7.:7.9...8.9..3 203::7.3.5.9..370.3 502-.3 57.9..

          O                                                   .

8 I @@ %n¯%   .0..

                                  08.370.9..0 9 9@ %¯%                     %¯%                     @@ %¯% - @                                    ..

                               ff ff    .

3.3  .7447/3.3                .2-.7 .7 .2-..502.9/.94.2-.750703.. .3.2-.3439:7093..

 .7 !079:3.5.89.2-.   @@ %¯%   .70.3:.

 .

                    .

 .

                                     .

         :.07.8/.         :.07.8/.8/.07.07.         :.                    { { I { {   {   { I {  {   {  { { {  I   { { I {   {   { % { {  {  I   {   { I {  {   {  { {  {  I   { { I {   {   {  {  { {  I   {   { I {   {     .         :.:.8/.8/.07.

3/.       3.9:2!02.3.2-..8/.72. -03.7/907.5.5.39:/09.9:2-07.7.2.2503::7..3.5...-.07../.7.8 .07.08.999-.5.3  447/3.9.8.5.9:23.:5:38:/:9   :7.257.3904/49 /2.8808.3 /.39/.904/499/.2.3 57.9:2 3  .3 57.94...8/.39..3/.:/. ..9:99/..3/239.43/820907.957.94/.3/.99075.3/80-.: .3-.3.3 .38:3 08.8:.7 808:.8%49.3.905..9203039:.3 /2..7 -03.83.3 40  :7.. :.32030-.447/3.:7.-..9.:.947.3.3...3.7  08.2-:  .5./80-.-0-07.07./03.-.3     $!&   .37..8 5.9../.8 /..:.9 @@   .:3.3. :..35070807.2509. :.3.3/5.38.2 50. 8.07.3/.2502-.9..07...:.3/.9/.8/.757.309.. 80:7:3.8/.:...354.8. :.9.3.3.3//.25023/.3.

          O                                                             .2    .

.8 I @@ %n¯%   .0.

9.0 9 9@ %¯%                     %¯%                     @@ %¯% - @                                    ..                                  08.370..

                               ff ff          .

:9.  .3.790203 %03$5..9:22:&:7%.07..83/4308.3!7.8%03&3.-47.3!0209.3 05. ::&%.0/.0789.947:2$:7.  %#!&$%  !0/42. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful