JUDUL MAKALAH

GAYA KEPEMIMPINAN
di S U S U N

OLEH :
Nama Nim : NIA CITRA UTAMI : 0915010526

Dosen Pembimbing : Imel Budaya Perusahaan

UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH FAKULTAS EKONOMI BANDA ACEH 2011

seminar dan pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk membahas bagaimana kepemimpinan itu. baik yang diselenggarakan oleh pemerintah ataupun oleh swasta yang berkaitan dengan kepemimpinan. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina. baik formal maupun informal selalu ada pemimpin yang memimpinnya. Tujuan Penulisan . Untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan diantaranya adalah mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Tipe-tipe Kepemimpinan c. Ciri-ciri Kepemimpinan d. Latar Belakang Masalah Kepemimpinan merupakan topik menarik yang sering dibicarakan oleh kalangan orang banyak. mengarahkan dan mengerakkan orang lain agar dapat bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. misalnya simpasium. maka yang menjadi pembahasan adalah hal-hal yang berkaitan dengan a. Dewasa ini banyak terdapat kegiatan. membimbing. B. Setiap satuan organisasi. Pengertian kepemimpinan b.BAB I PENDAHULUAN A. baik dalam organisasi yang kecil maupun dalam organisasi yang besar. maka dalam makalah ini yang menjadi masalah adalah apa senbenarnya kepemimpinan itu dan bagaimana pula kepemimpinan pendidikan itu. Berdasarkan pandangan tersebut. Tugas Kepemimpinan Pendidikan C. Rumusan Masalah Berkaitan dengan masalah apa sebenarnya kepemimpnan itu dan bagaimana kepemimpinan pendidikan itu.

selain itu juga bertujuan untuk membahas tentang masalah kepemimpinan dalam pendidikan.Tujuan utama penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas individual dari mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah. 3.”3 Sementara itu Susilo Martoyo menyebutkan ada 6 tipe kepemimpinan. yaitu otokratik. Kepemimpinan menyangkut orang lain dalam arti ada bawahan atau pengikut. sifat. Tipe-Tipe Kepemimpinan Berdasarkan konsep. hal ini tergantung dari sudut mana kita melihat atau menangkap makna-makna dari kepemimpinan itu sendiri. B. yaitu Tipe pribadi.” 1 Sementara Abu Ahmadi. BAB II LANDASAN TEORITIS A. Pemimpin dapat juga mempergunakan pengaruh dalam arti mempengaruhi bagaiman bawahan melaksanakan perintahnya. Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan dapat dijelaskan atau diuraikan dalam berbagai macam. berpikir dan mengambil tanggung jawab untuk kelompok serta memberikan arahan kepada orang lain. ada tiga implikasi penting mengenai kepemimpinan : 1. Kepemimpinan itu menyangkut suatu pembagian kekuasaan yang tidak seimbang diantara pada pemimpin dan anggota kelompok.“ 2 Berdasarkan definisi tersebut. Wasty Soemanto menjelaskan “pemimpin adalah orang yang membuat rencana. didasarkan pada kontak pribadi secara langsung dengan bawahannya yaitu : . laissez faire dan demokratik. laissez faire dan demikratik. 2. sikap dan cara-cara pemimpin melaksanakan dan mengembangkan kegiatan memimpin dalam lingkungan kerja yang dipimpinnya. menyebutkan bahwa “kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengarah dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari kelompok anggota yang saling berhubungan tugasnya. Ketiga tipe tersebut sebagaimana telah dikemukakan oleh para ahli seperti Hadari Nawawi menyebutkan “ada tiga tipe kepemimpinan yaitu otokratif. maka tipe/ gaya kepemimpinan dapat diklarifikasikan kedalam tiga tipe pokok kepemimpinan.

menitik beratkan kepada partisipasi kelompok dengan memanfaatkan pandangan-pandangan atau pendapat-pendapat kelompok 4.1. 2. cenderung terlalu “kebapakan“sehingga sangat memikirkan keinginan dan kesejahteraan anak buahnya. seperti perkumpulan-perkumpulan sepak bola. 5. Tipe non pribadi. Cakap bergaul dan ramah tamah. Tipe demokratis. . karena diantara mereka ada sarana atau media tertentu seperti rencana-rencana. 2. Tipe paternalistis. Tipe indegenous. sehingga kita harus tau kemampuan apa yang sebenarnya harus dimiliki oleh seseorang pemimpin. timbul dalam organisasi-organisasi kemasyarakatan yang bersifat informal. memiliki kecerdasan atau intelegensi yang cukup baik. sekolah dan sebagainya. Ciri-ciri Kepemimpinan Keberhasilan suatu organisasi lebih banyak ditentukan oleh prilaku dari seseorang pemimpin. sumpah-sumpah.4 C. kurang adadnya kontak pribadi dengan bawahannya. Percaya pada diri sendiri 3. sehingga hubungan tersebut bersifat tidak langsung. terlalu melindungi dan membimbing. Hadari Nawawi menyebutkan ada beberapa persyaratan umum yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu: 1. Tipe otoriter kepemimpinan merupakan hak pribadi dan berpendapat bahwa ia dapat menentukan apa saja dalam organisasi. 3. 6. Tipe demokratis. intruksiintruksi. menitik beratkan kepada partisipasi kelompok dengan memanfaatkan pandangan-pandangan atau pendapat-pendapat kelompok. dimana interaksi antara orang seorang dalam organisasi tersebut ditentukan oleh sifat dan pembawaan pemimpin.

5. Memiliki keahlian atau keterampilan dalam bidangnya. D. baik pimpinan organisasi maupun swasta. Kalau kita memperhatikan persyaratan-persyaratan untuk menjadi seorang pemimpin. Memiliki keseimbangan / kestabilan emosional dan bersifat sabar. dan memiliki hasrat. 8. 10. Jujur. Organisatoris yang berpengaruh dan berwibawa. 6. 9. mengarahkan dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. seperti kepala sekolah. 15. Berani mengambil keputusan dan tanggung jawab. Disiplin. Suka menolong. rasanya cukup sulit untuk mendapatkan seorang pemimpin yang mempunyai kriteria tersebut. memberi petunjuk dan dapat menghukum secara konsekwen dan bijaksana. Tugas Kepemimpinan Pendidikan Kepemimpinan pada hakekatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang itu membina. penuh inisiatif. 12. 14. Berpengetahuan dan berpandangan luas. sederhana. baik yang dibentuk maupun yang lahir secara keturunan termasuk juga persyaratan pemimpin dalam pendidikan. . Kreatif. 5 Persyaratan-persyaratan untuk kepemimpinan adalah sama. Memiliki semangat pengabdian dan kesetiaan yang tinggi. 11. Sehat jasmani dan rohani. kemauan untuk maju dan berkembang menjadi lebih baik. Untuk mencapai tujuan.4. maka seseorang pemimpin harus dapat bekerja dengan baik. rendah hati. Namun demikian kita harus berusaha kearah itu agar pemimpin masa depan dapat memimpin dengan sebaik-baiknya. Bijaksana dan berlaku adil. 7. 13. sehingga ia harus tau secara mendalam tentang tugas-tugas yang harus dilaksanakan. membimbing. dan dapat dipercaya.

Memberikan sumber-sumber yang memadai untuk pengajaran yang efektif. Tahu tugas pokoknya sendiri 2. 6. Membentuk / membangun suatu unit organisasi yang produktif. Tahu jumlah pembantunya 3. demikian juga kepala sekolah harus mengerjakan semua tugas yang ada disekolah serta mampu mengembangkan diri sehingga timbul semangat kerja yang diharapkan. Membantu masyarakat sekolah serta merumuskan tujuan-tujuan pendidikan 2.Secara umum tugas seorang pemimpin hampir sama pada setiap unit satuan organisasi. termasuk juga dalam kepemimpinan pendidikan. Menciptakan iklim. 4. 3. berikut ini ada lima tugas pokok yang harus dilakukan oleh kepemimpinan pendidikan sebagaimana dijelaskan oleh Wasty Soemanto sebagai berikut: 6 1. dimana kepemimpinan pendidikan dapat tumbuh dan berkembang. Memperlancar proses belajar dengan mengembangkan pegajaran yang lebih efektif. Memperhatikan peralatan pembantunya 7. 5. Sebagai contoh disekolah kepala sekolah harus mampu menumbuhkan efektifitas kepemimpinan yang efektif dan efisien mengetahui tentang kondisi dan situasi sekolah yang di pimpinnya. Disamping itu seorang pemimpin harus mengetahui secara menyeluruh tentang organisasi yang dipimpinnya. Tahu tugas masing-masing pembantunya 5. 4. Seorang pemimpin pendidikan harus memahami langkah-langkah kepemimpinan yang dirumuskan oleh departemen pendidikan seperti : 1. Memperhatikan kehadiran tugas pembantunya. Tahu nama-nama pembantunya. . Menilai pembantunya.

Menciptakan suasana kekeluargaan 12. Memperhatikan karir pembantunya 10. . Tugas-tugas tersebut diatas merupakan kewajiban yang sangat penting untuk menumbuhkan keefektifan kepemimpinan pendidikan yang efektif dan efisien. Memperhatikan kesejahteraan pembantunya 11. Mengambil tindakan-tindakan 9. Memberikan laporan-laporan kepada atasannya.8.

BAB III PENUTUP A. percaya diri. Secara umum tipe kepemimpinan ada tiga. 3. 2. Para pemimpin hendaknya benar-benar melaksanakan tugas dan wewenangnya. Saran-saran 1. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan suatu proses yang mempengaruhi aktivitas seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Tugas pokok kepemimpinan pendidikan yang penting adalah bagaiman tujuan-tujuan dalam pendidikan yang telah ditetapkan harus tercapai. dan lainlain. Para calon pemimpin hendaknya harus tahu persis apa itu sebenarnya kepemimpinan. 4. Seseorang yang menjadi pemimpin biasanya harus memiliki beberapa syarat. B. . seperti memiliki intelegensi yang tinggi. cakap. disiplin. sebab keberadaan pemimpin dalam suatu organisasi yang dipimpinnya akan lebih banyak tergantung pada kebijaksanaan pemimpin. Kesimpulan Pada bagian akhir dari makalah ini penulis dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut : 1. yaitu : Otokratis. Leasses faire dan demokratis. 2. sehingga mungkin pada saat menjadi pemimpin akan tau bagaimana seharusnya bersikap.

H. Pokok-pokok Organisasi dan Manajemen. Rineka Cipta. Transito. BPFE. Toha Putra. New Jersey : Prentice Hall . Jakarta. PT. Soemanto Wasty. Usaha Nasional. Purwanto M. Hani. Corporate Lifecycles: How and Why Corporations Grow and Die and What to do About It. Yogyakarta. 1989. 1981. Martoyo Susilo. 1990. Administrasi Pendidikan. Manajemen Edisi 2. 1988. Manajemen Dalam Pendidikan. Bandung. Abu. Ichak. BPFE. 1992. Surabaya. Sukiswa Iwa.DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. 1984. Dasar-dasar Umum Manajemen Pendidikan. 1989. Handoko. Administrasi Pendidikan. Jakarta Syamsyi Ibnu. Kepemimpinan Dalam Pendidikan. Gunung Agung. Surabaya. Mutiara. PT. T. Semarang Donosepoetro Marsetio. Administrasi Pendidikan. Air Langga University Press. 1986. Nawawi Hadari.1998. 1982. Pengetahuan Dasar Manajemen dan Kepemimpinan. Ngalim. Jakarta. CV. Yogyakarta. Adizes.

2004. Behavior in Organization : Understanding and Managing the Human Side of Work. Strategi Manajemen Konflik Dalam Organisasi Multibudaya. Jurnal Manajemen & Bisnis (JMB). and J.1. Third Edition. Toronto : Allyn and Bacon .Armanu Thoyib. Greenberg. A. No. 1990.1 Baron. R. Vol.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful