'Abdullah bin 'Umar r.a.

Submitted by admin on Mon, 2007-11-19 17:15 Dalam kitab Al-Thabaqat, Al-Subki menceritakan bahwa Abdullah bin 'Umar pernah berbicara dengan seekor singa yang mengaum dan menghadang orang-orang di tengah jalan. Singa itu mengibaskan ekornya, lalu pergi. (Dikemukakan dalam kitab Hujjatullah 'ala al-Alamin) Riwayat senada juga dikemukakan dalam kitab Thabaqah karya Al-Munawi. Diceritakan bahwa ketika Abdullah bin 'Umar sedang menempuh suatu perjalanan, ada seekor singa menghalangi orang-orang di tengah jalan. Ia menghentikan untanya, lalu turun menghampiri singa itu, menggosok telinganya, dan menyingkirkannya dari tengah jalan. Abdullah bin `Umar mengatakan bahwa ia pemah mendengar Rasuulah Saw bersabda, "Jika manusia hanya takut kepada Allah, maka tidak ada hal lain yang bisa menguasainya." Hal senada juga dinyatakan dalam kitab Al-Risalatal-Qusyairiyyah, "Sesungguhnya yang menguasai manusia adalah sesuatu yang menakutkannya. Jika manusia hanya takut kepada Allah, maka tak ada apa pun yang bisa menguasainya." 'Ala' bin Hadhrami r.a. Submitted by admin on Mon, 2007-11-19 17:15 Table of contents [hide] 1. Kisah 1 2. Kisah 2 3. Kisah 3 Kisah 1 Abu Hurairah r.a. bercerita, 'Aku melakukan perjalanan bersama `Ala' bin Hadhrami dalam suatu rombongan, lalu aku melihatnya berperilaku aneh yang tidak masuk akal. Kami berhenti di tepi pantai, lalu 'Ala' berkata, `Sebutlah nama Allah dan terjunlah ke laut!' Kami menyebut nama Allah lalu menceburkan diri ke laut. Kami menyeberangi laut itu, tetapi airnya hanya setinggi kaki unta kami. Dalam perjalanan pulang, kami sampai di padang sahara padahal kami sama sekali tidak memiliki air, maka kami mengadu kepada `Ala'. la melakukan shalat dua rakaat, lalu berdoa. Tiba-tiba langit gelap, kemudian hujan turun menyirami kami, sehingga kami bisa meminum airnya. Kemudian `Ala' meninggal dunia, kami menguburkannya di hamparan tanah berpasir. Beln jauh kami melanjutkan perjalanan, kami khawatir ada binatang buas yang akan memangsa jenazahnya. Maka kami kembali, namun pusaranya sudah tidak ada." (Riwayat Abu Na'im) Dalam riwayat lain, Abu Hurairah menceritakan bahwa dalam suatu perjalanan, Ala' menyeberangi laut dengan mengendarai kudanya. Ketika pulang, mereka sampai di sebuah padang sahara padahal mereka tidak memiliki air. `Ala lalu berdoa kepada Allah, tiba-tiba memancar sumber air dari bawah tanah berpasir. Mereka minum dan merasa segar kembali, lalu melanjutkan perjalanan. Salah seorang dari mereka ketinggalan barang bawaannya, maka ia kembali lagi, tetapi tidak menemukan sumber air itu. Kemudian `Ala' meninggal dunia, padahal mereka tidak memiliki air. Tiba-tiba muncul mendung, lalu hujan turun. Mereka memandikan dan memakamkannya. Ketika mereka kembali ke tempat Ala dimakamkan, pusaranya sudah tidak ada. (Riwayat Ibnu Sa'ad)

Kisah 2 Alias r.a. bertutur, "Aku menemukan tiga keajaiban yang dimiliki umat Islam ini. Seandainya Bani Isra'il yang memiliki keajaiban itu, niscaya umat-umat lain tidak akan mengadakan perjanjian dengan mereka." Salah satu keajaiban yang diceritakan Anas: 'Umar bin Khattab mempersiapkan pasukan perang termasuk Anas dan mengangkat `Ala' bin Hadhrami sebagai pemimpinnya. Selanjutnya mereka mendatangi medan peperangan, dan melihat musuh telah mempersiapkan strateginya dengan menutup saluran-saluran air. Hari teramat panas, mereka dan binatang-binatang mereka merasa kehausan. Menjelang matahari terbenam, mereka shalat dua rakaat. Kemudian 'Ala' bin Hadhrami mengangkat tangannya, padahal di langit tidak ada apa-apa. Sebelum ia menurunkan tangannya, Allah mengirimkan angin dan memunculkan mendung. Lalu turunlah hujan, sehingga tempat berbatu yang sulit dilewati juga celah di antara dua bukit penuh dengan air. Mereka minum dan membawa bekal minuman. Kemudian mereka mendatangi musuh, tetapi musuh telah melintasi teluk menuju daratan di seberang laut. 'Ala' berhenti di atas teluk itu, lalu berdoa, "Wahai Zat Yang Maha Tinggi, Maha Agung, dan Maha Mulia." Lalu berkata, "Seberangilah dengan menyebut asma Allah." Mereka menyeberangi laut itu, airnya hanya setinggi kuku kaki binatang. Ala' kemudian meninggal dunia, dan dimakamkan. Selesai dimakamkan, ada seorang laki-laki datang dan bertanya, "Siapa dia?" Mereka menjawab, "Manusia yang paling baik, putra Hadhrami." Laki-laki itu berkata, "Daerah ini tidak bisa digunakan untuk mengubur jenazah, karena sering ada binatang buas yang menggali tanah untuk mencari makan. Sebaiknya kalian memindahkan jenazahnya ke daerah yang aman, satu atau dua mil dari sini." Mereka khawatir ada binatang buas yang memangsa jenazah Ala, maka mereka sepakat untuk menggali makamnya, tetapi jenazahnya sudah tidak ada di sana lagi, dan mendadak liang lahatnya terlihat memanjang dan mengeluarkan cahaya berkilauan. Mereka mengurug makamnya kembali, lalu melanjutkan perjalanan." (Riwayat Al-Baihaqi) Kisah 3 Dalam kitab Al Aghani li Abi al-Faraj al-Ashbahani, kisah Ala' bin Hadhrami diceritakan secara panjang lebar berdasarkan riwayat Muhammad bin Jarir. Munjab bin Rasyid (sahabat Rasulullah Saw) menuturkan kisah tersebut sebagai berikut, Abu Bakar mengutus Ala' bin Hadhrami dan pasukannya unruk mcmerangi orang-orang murtad di Bahrain. Orang-orang muslim yang tidak murtad menyusul pasukan Ala' sewaktu mereka, berjalan di padang terbuka. Ketika sampai di tengah-tengah padang itu, Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya kepada mereka. Ala' turun dari kendaraannya dan menyuruh pasukannya untuk turun. Di tengah malam, unta-unta mereka lari ketakutan sampai tak tersisa satu pun, dengan membawa semua perbekalan dan tenda yang belum sempat mereka turunkan dari punggung unta-unta itu. Mereka tidak mengerti sekelompok hewan apa yang menyerang unta-unta itu, tetapi tidak menyerang diri mereka. Mereka saling memperingatkan untuk tetap waspada, lalu pemberi aba-aba menyuruh mereka berkumpul. Ala' kemudian berkata, "Apa yang telah menyerang dan mengalahkan kalian?" Orang-orang mengadu kepadanya, "Kita terjebak di tengah-tengah padang pasir tanpa air. Jika kita di sini sampai besok meskipun matahari tidak menyengat, maka kita hanya pulang tinggal nama." Ala' berkata, "Jangan takut! Bukankah kalian orang-orang muslim? Bukankah kalian berjuang di jalan Allah! Bukankah kalian penolong-penolong agama Allah?" Mereka menjawab, "Ya." Ala' berkata lagi, "Bergembiralah! Demi Allah, Allah Yang Maha Suci dan Maha Luhur tidak akan menelantarkan kalian dalam kondisi seperti ini." Seorang muazin kemudian mengumandangkan azan shalat subuh ketika fajar terbit. Ala' shalat bersama pasukannya. Sebagian dari mereka bersuci dengan tayammum, dan sebagian lagi masih dalam keadaan

suci. Selesai shalat, Ala' berlutut diikuti oleh pasukannya.Aa berdoa dengan sungguh-sungguh begitu juga pasukannya. Kemudian mereka melihat fatamorgana. Belum selesai Ala berdoa, mereka melihat fatamorgana lagi. Komandan perang berseru, 'Air." Ala' berdiri dikuti oleh pasukannya. Mereka mendekati air itu, lalu minum dan mandi. Matahari belum begitu tinggi, ketika unta-unta datang dari berbagai arah mendekati mereka. Setiap orang menunggang satu unta, sehingga tak satu pun yang berjalan. Setelah minum, mereka merasa puas dan segar kembali, lalu melanjutkan perjalanan. Pada waktu itu, Munjab bin Rasyid berjalan bersisian dengan Abu Hurairah. Setelah jauh dari tempat itu, Abu Hurairah bertanya kepada Munjab, "Menurutmu, di mana sumber air yang tadi kita pakai?" Munjab menjawab, "Aku orang yang paling mengetahui daerah ini." Abu Hurairah berkata, "Kalau begitu, mari kita kembali sampai kau bisa menunjukkan kepadaku sumber air tersebut." Munjab dan Abu Hurairah kembali ke tempat itu, tetapi keduanya tidak menemukan kolam dan jejak air itu. Munjab berkata kepada Abu Hurairah, "Demi Allah, meski aku tidak melihat kolam air, aku yakin ini tempat kita tadi, dan aku tidak pernah melihat air di tempat ini sebelumnya." Kemudian Abu Hurairah melihat sekeliling, tiba-tiba ada kantong kulit penuh dengan air. Abu Hurairah berkata, "Hai Sahm, demi Allah, inilah tempat itu. Mari kita isi kembali kantong kulit kita, lalu letakkan di tepi lembah." Munjab menimpah, "Ini adalah anugerah dan tanda kekuasaan Allah." Munjab meyakini hal itu, lalu memuji Allah. Kemudian Ala dan pasukannya melanjutkan perjalanan, hingga tiba di tempat bernama Hijr. Pasukan muslimin berperang dengan orangorang kafir dan berhasil mengalahkan mereka di sana. Orang-orang kafir melarikan diri ke daratan di seberang laut. Mereka menyeberangi laut dengan menggunakan kapal. Allah mengumpulkan mereka di daratan tersebut. Ala' memerintahkan pasukannya mengejar mereka, dan berkhutbah, 'Allah Yang Maha Agung dan Perkasa telah membuat kalian nenghadapi pasukan setan dan perang yang berat pada hari ini. Dia telah memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kalian di daratan, agar kalian bisa mengambil pelajaran darinya untuk bisa menyeberangi laut ini. Bangkitlah untuk melawan musuh kalian, perlihatkan kepada mereka bahwa kalian bisa menyeberangi laut meski tanpa kapal, karena Allah juga telah mengumpulkan mereka di daratan tersebut." Pasukannya menjawab, "Kami akan melakukannya, kami tidak akan takut. Demi Allah, kami telah berhasil menaklukkan padang sahara tadi maka kami yakin Allah akan menolong kami untuk menaklukkan lautan itu." Ala' dan pasukannya melanjutkan perjalanan, sampai tiba di tepi laut. Mereka melintasi laut itu dengan naik kuda, beserta binatang angkutan, sekawanan unta, bagal, dan ada pula yang berjalan kaki. Ala membaca doa, "Wahai Zat Yang Maha Pengasih di antara Yang Pengasih, Yang Maha Mulia, Yang Maha Bijaksana, tempat berlindung, Yang Maha Hidup, Yang menghidupkan yang mati, Yang Maha hidup lagi Maha menegakkan, dada tuhan selain Engkau, wahai Tuhan kami." Mereka melintasi laut itu dengan izin Allah seperti berjalan di atas pasir, dan airnya hanya setinggi tapak kaki kuda. Laut itu biasanya ditempuh selama sehari semalam dengan naik kapal. Pasukan muslimin sampai ke daratan. Mereka tidak membiarkan satu orang musyrik pun lolos, menawan anak-anak, dan mengambil harta rampasan perang. Saat itu, pasukan berkuda kaum muslimin berjumlah 6000 orang dan yang berjalan kaki 2000 orang. Selesai perang, mereka pulang dengan menyeberangi laut seperti sebelumnya. 'Atiq menyenandungkan syair tentang peristiwa ini: Tidakkah engkau lihat Allah telah menundukkan laut-Nya Dan menyerang orang-orang kafir dengan kekuasaan-Nya Orang yang membelah lautan kembali datang kepada kami Dengan keajaiban yang lebih mengagumkan daripada membelah lautan

Ala' dan pasukannya pulang dari daratan itu kecuali orang-orang yang ingin tinggal di sana. Di Hijr, ada seorang rahib yang masuk Islam. Rahib itu ditanya, "Apa yang mendorongmu untuk masuk Islam?" Ia menjawab, 'Ada tiga keajaiban pasukan muslimin yang telah aku saksikan, yakni munculnya banyak air di padang yang gersang, terbukanya jalan di lautan, dan doa mereka yang kudengar di udara seperti sihir. Setelah menyaksikannya, aku takut Allah akan memperburuk keadaanku bila aku tidak masuk Islam." Orang-orang bertanya, "Doa apa itu?" Ia menjawab, "Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Pcngasih dan Penyayang, tiddatuhan selain Engkau, Yang Menciptakan scgala sesuatu yang sebelumnya tidak ada, Yang Maha Kekal dan tidak pernah lengah, Yang Maha Hidup dan tidak akan mati, Yang menciptakan sesuatu yang terlihat dan tak terlihat. Setiap hari ada karena kehendak-Mu. Ya Allah yang mengetahui segala sesuatu tanpa belajar. Aku yakin kekalahan kaum kafir adalah kehendak dan perintah Allah." Sahabat-sahabat Rasulullah Saw mendengarkan doa yang diungkapkan seorang rahib dari Hijr itu. 'Amir bin Fuhairah r.a. Submitted by admin on Mon, 2007-11-19 17:15 Table of contents [hide] 1. 2. 3. 4. Kisah 1 'Urwah mengisahkan bahwa ketika orang-orang yang pergi ke Bi'r Ma'unah terbunuh dan Amr bin Umayyah al-Dhamri ditawan, Amir bin Thufail bertanya kepada Amr bin Umayyah, "Siapa orang ini?" sambil menunjuk kepada salah scorang yang terbunuh. Amr bin Umayyah menjawab, "Ini Amir bin Fuhairah." Amir bin Thufail berkata, "Setelah ia terbunuh, aku melihatnya diangkat ke atas, sehingga berada di antara langit dan bumi. Kemudian diletakkan kembali ke bumi." Berita tentang mereka sampai kepada Nabi Saw, lalu beliau mengabarkan kematian mereka kepada para sahabat. Beliau berkata, "Sahabat-sahabat kalian telah gugur dan mereka telah berdoa kepada Allah, 'Ya Tuhan kami, beritahukanlah kepada saudara-saudara kami bahwa kami ridha kepada-Mu dan Engkau ridha kepada kami." Maka Rasulullah Saw. mengabarkan hal terscbut kepada para sahabat. (Riwayat Bukhari dari jalur Hisyam bin `Urwah) Kisah 2 Riwayat lain dari Ibnu Mas'ud r.a. menceritakan bahwa Rasulullah Saw mengirim pasukan. Tak lama kemudian Rasulullah berdiri, memuji Allah, dan berkata, "Saudara-saudara kalian telah berhadapan dengan orang-orang musyrik dan mereka gugur, hingga tidak tersisa scorang pun. Mcreka telah berdoa, `Ya Tuhan, sampaikan kepada kaum kanu bahwa kami ridha kepada-Mu dan Engkau ridha kepada kami.' Aku adalah utusan mereka untuk menyampaikan hal ini kepada kalian. Mereka telah ridha dan Allah meridhai mereka." (Riwayat Al-Baihaqi) Kisah 3 Mundzir bin Amr menceritakan tentang kisah orang-orang utusan Nabi yang biasa mengajarkan AlQur'an dan Sunnah kepada kaumnya. Dalam kisah itu, ia menyebutkan bahwa Amir bin Thufail bertanya kepada Amr bin Umayyah, "Apakah engkau kenal rekan-rekanmu?"'Amr bin Umayyah menjawab, "Ya." Kisah 1 Kisah 2 Kisah 3 'Amr bin `Ash

demi Allah." Amir bin Thufail berkata. lalu ia bertanya tentang makam Amr bin Ash kepada laki-laki itu. Sewaktu keduanya berpisah jalan. dari `Urwah. Dhahhak menulis hadis yang disandarkan kepada Rasulullah Saw. senada dengan riwayat Bukhari dari jalur `Urwah yang menyatakan bahwa jenazah Amir bin Fuhairah diangkat ke langit. Keduanya berjalan dengan memegang tongkat. dari Aisyah r. (Riwayat Al Waqidi dari Mash'ab bin Tsabit dari Abdul Aswad dari `Urwah) Menurut riwayat Al-Baihaqi." Amir bin Thufail bertanya lagi. "Apakah kamu kehilangan salah scorang dari mereka?" Amr bin Umayyah menjawab. diletakkan lagi ke bumi. lalu hilang. aku tidak bisa melihatnya lagi. lalu bertanya. Submitted by admin on Mon. "Bagaimana perilakunya?" Amr bin Umayyah menjawab. tongkat satunya juga menyala. jenazah Amir bin Fuhairah mungkin diangkat ke langit. 'Amr bin `Ash Dalam kitab Tuhfat al-Ahbab fi Mazarat Misra. hingga mereka harus pulang larut malam. dan banyak riwayat yang menyatakan bahwa Amir bin Fuhairah dimakamkan di langit. yang menyatakan bahwa para malaikat menguburkan jenazah Amir bin Fahirah dan menempatkan nya di surga yang tertinggi. menemui Dhahhak bin Sufyan al-Kilabi dan menceritakan kisah Amir bin Fuhairah.'Aku mencari budak Abu Bakar yang bernama Amir bin Fuhairah. Mundzir masuk Islam setelah mengetahui kisah Amir bin Fuhairah yang jeenazahnya diangkat ke langit dan tiada satu orang pun yang seperti itu. Al-Sakhawy menceritakan bahwa ada seorang laki-laki menziarahi makam Amr bin Ash. Al-Baihaqi juga meriwayatkan dari `Urwah yang terhubung dengan `Aisyah dengan redaksi. Ibnu Sa'ad juga meriwayatkan dari Waqidi dari Muhammad bun 'Abdullah dari Al-Zuhri. `Demi Allah." Riwayat tersebut tidak menceritakan bahwa jenazahnya diturunkan kembali ke bumi. Orangorang menceritakan bahwa malaikat telah menguburnya di langit. hingga. padahal malam begitu gelap.Lalu Amir bin Thufail mengelilingi jenazah para syahid yang gugur dan menanyakan nasab mereka kepada Amr bin Umayyah. aku menang. Kemudian jenazahnya diangkat ke langit. menceritakan bahwa `Ibad bin Basyar dan Asid bin Hadhir menemui Rasulullah Saw untuk satu keperluan. Laki-laki yang duduk itu memberi isyarat dengan kakinya dan tidak beranjak dari tempatnya. dan sampai saat ini belum ditemukan. Ia tertusuk tombak di medan perang. Amr bin Ash wafat di Mesir pada malam 'Idul Fitri tahun 43 H.a. aku melihat jenazah Amir bin Fuhairah terangkat ke atas.a. "Aku akan memberitahukan keadaan Amir bin Fuhairah. 'Ibad bin Basyar dan Asid bin Hadhir r. bahwa Amir bin Fuhairah naik ke atas langit. Ketika Jabbar berhasil menusuknya. kemudian diletakkan kembali ke bumi. ia mendengar Amir bin Fuhairah berkata. sampai aku tidak bisa melihatnya lagi. Orang-orang mengatakan bahwa malaikat telah menguburkannya. Salah satu tongkat itu mengeluarkan cahaya yang menerangi jalan mereka. sehingga masing-masing berjalan . si peziarah melihat seorang laki-laki sedahg duduk. lalu tombak itu lepas sendiri.' Lalu Mundzir. Yang membunuhnya adalah seorang laki-laki dari suku Kilab bernama Jabbar bin Salma. berada di antara langit dan bumi. 2007-11-19 17:16 Anas r. "Ia orang yang paling baik di antara kami. Di pemakaman. dan tidak dikctemukan jenazahnya.a. "Setelah peperangan.

dan ia mengobati sakitnya dengan menempelkan besi panas tetapi ia bisa menahannya. lalu mendoakannya lagi. Ada yang menceritakan bahwa ketika Nabi Saw bersama sahabat-sahabatnya sampai di sana setelah `Ubaidah wafat. (Riwayat Ibnu Sa'ad dan Al-Hakim yang dianggap sahih oleh Al-Baihayi dan Abu Na'im) Dalam riwayat lain. "Kami mencium harum minyak wangi. malaikat mendoakan kesehatannya. Anas r. maka malaikat berhenti mendoakannya. demi Allah. 2007-11-19 17:16 Karamah `Imran bin Hashin yang paling termashur adalah kemampuannya mendengar para malaikat bertasbih kepada Allah. tetapi wajahnya terlihat sangat tampan.a. tentu ia akan tahu bahwa aku sesuai dengan syair yang dilantunkannya: Kami akan menyelamatkari Melupakan anak dan istri kami" Muhammad meski harus memerangi sekitarnya `Ubaidah kembali bersama Rasulullah Saw daril perang Badar. Allah pasti melarangku menjengukmu kalau kedaaimu begini. 'Imran berkata.diterangi cahaya tongkatnya sampai di rumah. Abu Na'im." (Riwayat Ibnu Atsir dalam kitab Usud al-Ghabah) Ketika terbunuh. anak paman Nabi Saw. 'Imran kemudian mengobati sakitnya dengan menempelkan besi panas. seandainya Abu Thalib melihatku. jangan duduk. 'Ubaidah kemudian berkata. sesuatu yang aku sukai juga sangat disukai Allah." Ibnu Atsir menjelaskan bahwa ketika 'Imran sakit. . 'Imran membelah perutnya dan mengambil lemaknya.a. Di tangan mereka ada cahaya terang yang mirip lampu. para sahabat berkata kepada beliau. 'Imran juga pernah menderita penyakit busung air selama bertahun-tahun. 2007-11-19 17:16 `Ubaidah adalah orang yang paling lanjut usianya dari golongan kaum muslimin yang ikut perang Badar. dan 'Umar bin Abdil Barr) 'Umar bin Khattab r. lalu ia wafat di Shafra'. tetapi ia tetap sabar. lalu Allah mengembalikan kesehatannya seperti semula. "Kalian pasti menciumnya karena ini adalah pusara Abu Mu'awiyah. Dalam perang itu. Sewaktu mereka berpisah jalan. "Ya Rasulullah. (Riwayat Al Subki) Ibnu Atsir meriwayatkan dalam kitab Usud al-Ghabah bahwa Rasulullah Saw melarang membuat tato (cap atau tanda pada tubuh) dengan cara menempelkan besi panas. masing-masing berjalan diterangi cahaya itu sampai tiba di rumah. `Ubaidah berusia 63 tahun. Submitted by admin on Mon. Lalu Rasulullah Saw meletakkan kepala `Ubaidah di pangkuannya." Beliau berkata. kakinya terpotong.a menceritakan bahwa ada dua sahabat Nabi Saw keluar pada waktu malam yang gelap gulita. Demi Allah. Seseorang menjenguknya dan berkata. Submitted by admin on Mon." 'Imran menjawab. "Ya Abu Najid. 'Imran bin Hashin r. "Hai putra saudaraku. Ia membuat lubang pada perutnya dan bertahan dalam keadaan seperti itu selama 30 tahun." 'Ubaidah bin Harits bin 'Abdul Muthalib. (Riwayat Ibnu Mandah. "Kami pernah menempelkan besi panas di tubuh tetapi kami tidak berhasil dan tidak selamat.

"Semoga keselamatan dilimpahkan padamu. 9. sehingga pasukan muslim hampir kalah. maka ia telah berlaku zalim!" Allah membuat Sariyah dan seluruh pasukannya yang ada di Gerbang Nihawan dapat mendengar suara `Umar di Madinah. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. hai para penghuni kubur. 7. 3. Kisah 1 Kisah 2 Kisah 3 Kisah 4 Kisah 5 Kisah 6 Kisah 7 Kisah 8 Kisah 9 Kisah 10 .a. Sementara di Madinah. terdengar jawaban. 10. berlindunglah ke gunung. 'Umar berseru dengan suara lantang. Maka pasukan muslimin berlindung ke gunung. kukabarkan juga bahwa kami telah mendapatkan balasan atas kewajiban yang telah kami lakukan. Sariyah dan pasukannya terdesak karena jumlah pasukan musuh yang sangat banyak. 2. dan penyesalan atas kebaikan yang kami tinggalkan. ada orang-orang yang menjadi legenda. rumah kalian sudah ditempati. "Itu suara Khalifah `Umar. akan mendapat dua surga (QS Al-Ralunan [55]: 46). Barangsiapa menyuruh esrigala untuk menggembalakan kambing." Kisah 3 Diceritakan bahwa `Umar bin Khattab r. "Hai `Umar bin Khattab. Dari liang kubur pemuda itu." (Dikemukakan dalam bab tentang kubur) Yahya bin Ayyub al-Khaza'i menceritakan bahwa `Umar bin Khattab mendatangi makam seorang pemuda lalu memanggilnya. "Hai Sariyah. "Hai Fulan! Dan orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya.Submitted by admin on Mon. dialah 'Umar. dan berkata. Di Gerbang Nihawan. Jika orang seperti itu ada di antara umatku. keuntungan atas harta yang yang telah kami dermakan. 5.a. Kisah 1 Ibnu Abi Dunya meriwayatkan bahwa ketika `Umar bin Khattab r. `Umar naik ke atas mimbar dan berkhutbah." Kemudian ada suara tanpa rupa menyahut. ia mengucapkan salam." Akhirnya mereka selamat dan memperoleh kemenangan. dikemukakan dalam sabda Nabi yang berbunyi. Kukabarkan bahwa istri kalian sudah menikah lagi. melewati pemakaman Baqi'. 8. 4. 6. kekayaan kalian sudah dibagi. Di tengah-tengah khutbahnya.a." (Riwayat Ibnu 'Asakir) Kisah 2 Al Taj al-Subki mengemukakan bahwa salah satu karamah Khalifah 'Umar al-Faruq r. mengangkat Sariyah bin Zanim al-Khalji sebagai pemimpin salah satu angkatan perang kaum muslimin untuk menycrang Persia. Tuhanku telah memberikan dua surga itu kepadaku dua kali di dalam surga. "Hai 'Umar. "Di antara umat-umat scbclum kalian.

padahal bumi bergoncang begitu menakutkan. Kemudian `Umar memukul bumi dengan kantong tempat susu sambil berkata. bukankah aku telah berlaku adil kepadamu. Penduduk Mesir kemudian mendatangi Amr bin Ash dan melaporkan bahwa sungai Nil kering sehingga diberi tumbal dengan melempar seorang perawan yang dilengkapi dengan perhiasan dan pakaian terbaiknya. Kisah 4 Dalam kitab al-Syamil. sungai Nil tidak mengalir sehingga setiap tahun dilemparlah tumbal berupa seorang perawan ke dalam sungai tersebut. Pada masa jahiliyah. tidak bermaksud menunjukkan karamahnya ini. "Jika kamu mengalir karena dirimu sendiri." Dan setelah kejadian yang dialami Sariyah dan pasukannya diketahui umat muslimin di Madinah. Pagi harinya. "Tenanglah kau bumi.a. sehingga mereka benar-benar menderita. Aku mengirim secarik kertas untukmu. pada hakikatnya `Umar r. "Apa maksud perkataan Khalifah `Umar barusan dan di mana Sariyah sekarang?" Ali menjawab. Ternyata kertas tersebut berisi tulisan Khalifah 'Umar untuk sungai Nil di Mesir yang menyatakan. seolah-olah `Umar menampakkan diri secara nyata di hadapan mereka dan meninggalkan majelisnya di Madinah sementara seluruh panca indranya merasakan bahaya yang menimpa pasukan muslimin di Nihawan. Menurut Imam al-Haramain. . lemparkanlah kertas itu ke sungai Nil!" Kemudian Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke sungai Nil. Sementara itu penduduk Mesir telah bersiap-siap untuk pindah meninggalkan Mesir. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. tenyata tidak mengalir." Bumi kembali tenang saat itu juga. Imain al-Haramain menceritakan Karamah 'Umar yang tampak ketika terjadi gempa bumi pada masa pemerintahannya.Al Taj al-Subki menjelaskan bahwa ayahnya (Taqiyuddin al-Subki) menambahkan cerita di atas. `Umar r. telah mengalirkan sungai Nil enam belas hasta dalam satu malam." Maka penduduk Mesir bertahan selama tiga bulan dengan tidak mengalirnya Sungai Nil. 'Umar menyatakan. Namun jika Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa yang mengalirkanmu. ternyata Allah Swt. Dalam surat jawaban untuk 'Amr bin Ash. Pada saat itu. maka jangan mengalir. sehingga `Umar mampumemerintahkan dan menghentikan gerakan bumi. maka kami mohon kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa untuk membuatmu mengalir.a. adalah amirul mukminin secara lahir dan batin juga sebagai khalifah Allah bagi bumi-Nya dan bagi penduduk bumi-Nya. "Sesungguhnya hal ini tidak boleh dilakukan karena Islam telah menghapus tradisi tersebut. "Engkau benar bahwa Islam telah menghapus tradisi tersebut. "'Doakan saja Sariyah. Sariyah berbicara dengan `Umar seperti dengan orang yang ada bersamanya. sehingga pasukan muslimin di Nihawan dapat melihatnya dengan mata telanjang. Para wali Allah terkadang mengetahui hal-hal luar biasa yang dikeluarkan oleh Allah melalui lisan mereka dan terkadang tidak mengetahuinya. baik `Umar benar-benar bersamanya secara nyata atau seolah-olah bersamanya. sungai Nil yang seharusnya sudah mengalir. Ali menghadiri khutbah `Umar lalu ia ditanya. 'Amr menulis surat kepada Khalifah `Umar bin Khattab untuk menceritakan peristiwa tersebut." Kemudian 'Amr melempar kertas tersebut ke sungai Nil sebelum kekeringan benar-bcnar terjadi. Ketika Islam datang. 'Umar malah mengucapkan pujian dan sanjungan kepada Allah. Kisah 5 Imam al-Haramain juga mengemukakan kisah tentang sungai Nil dalam kaitannya dengan karamah 'Umar. Kemudian Amr bin Ash r. maksud perkataan `Umar di tengah-tengah khutbahnya tersebut menjadi jelas Menurut al Taj al-Subki. Kedua hal tersebut adalah karamah. sebagaimana ia menegur kesalahan-kesalahan penduduk bumi.a. berkata kepada mereka. Allah-lah yang menampakkan karamahnya. Ketika itu.

" Dan seperti itulah yang terjadi. "Setiap kali aku berdusta kepadamu.Kisah 6 Imam al-Haramain menceritakan karamah `Umar lainnya. Utusan itu mencari rumah `Umar dan mengira rumah 'Umar seperti istana para raja. "Keturunan siapa?" Ia menjawab. Kemudian `Umar menulis di secarik kain. 'Umar kemudian terbangun. berkata." Kemudian `Umar berkata. Tatkala ia telah mengangkat pedangnya. diketahui bahwa di dalam sekelompok orang tersebut terdapat pembunuh 'Utsman dan Ali r. Kemudian orang itu berkata. Dalam kitab tersebut juga dikemukakan karamah 'Umar yang lainnya yaitu ketika ada orang yang bercerita dusta kepadanya. Ia menuturkan peristiwa tersebut. Kisah 9 Fakhrurrazi dalam tafsir surah Al-Kahfi menceritakan bahwa salah satu kampung di Madinah dilanda kebakaran. padahal ia hanya seperti ini." `Umar bertanya lagi." `Umar bertanya lagi. maka api itu langsung padam. lalu berkata. lalu Umar menyuruhnya diam. "'Umar tidak memiliki istana. ia ada di padang pasir sedang memerah susu. "Bangsa-bangsa di Timur dan Barat takut kepada manusia ini. "Jamrah (artinya bara). "Di mana tempat tinggalmu?" Ia menjawab. "Hai api. pasti prasangkanya itu yang benar." Saya tidak mengemukakan riwayat dari Ibnu `Umar tersebut dalam kitab Hujjatullah 'ala al-'Alamin. "Aku melihat keluargamu telah terbakar. `Umar pun berpaling darinya lagi. Kisah tentang Sariyah dan sungai Nil yang sangat terkenal juga disebutkan dalam kitab Thabaqat alMunawi al-Kubra. "Siapa namamu?" Orang itu menjawab. padamlah dengan izin Allah!" 'Secarik kain itu dilemparkan ke dalam api. Imam Nawawi mengemukakan bahwa Abdullah bin `Umar r." 'Umar bertanya. "Siapa ayahmu?" Ia menjawab. Terperanjatlah utusan itu melihat `Umar. Kisah 10 Fakhrurrazi menceritakan bahwa ada utusan Raja Romawi datang menghadap `Umar. "Setiap kali `Umar mengatakan sesuatu yang menurut prasangkaku begini. "Di Al Harrah (panas). Pada akhirnya. 'Umar menanyai utusan itu tentang apa yang terjadi. dan akhirnya masuk Islam. Utusan itu menjadi takut sehingga terlepaslah pedang dari tangannya. niscaya engkau menyuruhku diam. . Orang-orang mengatakan. Kisah 7 Dalam kitab Riyadh al-Shalihin. dan ia tidak melihat apa-apa. "Daerah mana?" Ia menjawab." Kisah 8 Diccritakan bahwa 'Umar bertanya kepada seorang laki-laki.a. Lalu sekelompok orang tadi menghalanginya lagi.a. 'Umar pernah memimpin suatu pasukan ke Syam. Sekelompok orang tadi menghalangi `Umar untuk ketiga kalinya dan 'Umar berpaling lagi darinya." `Umar bertanya. "Keturunan Harqah (kebakaran). lalu `Umar menyuruh orang itu diam. sehingga 'Umar berpaling darinya." Setelah sampai di padang pasir yang ditunjukkan. Orang itu bercerita lagi kepada `Umar. tiba-tiba Allah mengeluarkan dua harimau dari dalam bumi yang siap memangsanya. "Syihab (lampu). Dalam hati ia berjanji akan membunuh `Umar saat sepi seperti itu dan membebaskan ketakutan manusia terhadapnya. utusan itu melihat `Umar telah meletakkan kantong tempat susu di bawah kepalanya dan tidur di atas tanah. Kemudian ada sekelompok orang menghalanginya. "Di Dzatu Lazha (Tempat api).

Menurut Fakhrurrazi. sesungguhnya Dia Maha Pengampun. sehingga Allah menyuburkan tanah dan negeri kami. Jika anda mengkaji buku-buku sejarah. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu. lalu Allah menurunkan hujan dan menyuburkan bumi kembali karena kemulaan Abbas. lalu turunlah hujan lebat. Mereka menggandeng 'Abbas. ini adalah wasilah kepada Allah. itu adalah karamahnya yang paling besar. anda tak akan menemukan pemimpin seperti 'Umar. serta menaklukkan hati para raja dan pemimpin. Kekayaan itu terjaga karena kesalehan ayah mereka. sedang ayahnya adalah orang yang saleh (QS Al-Kahfi [18]: 82). Adapun yang dikisahkan secara mutawatir adalah kenyataan bahwa meskipun `Umar menjauhi kekayaan duniawi dan tidak pernah memaksa atau menakutnakuti orang lain. lalu berdoa." Tiba-tiba muncul mendung besar. ketika kaum muslimin dilanda kekeringan. Kami sungguh-sungguh mendekati-Mu untuk memohon pertolongan dan ampunan dengan perantaraan paman NabiMu. Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Engkau mengetahui rahasia dan hal yang samar. "Semoga kebahagiaan terlimpah untukmu. "Demi Allah. "Lihatlah! Lihatlah!" Mendung itu semakin menghitam dan digerakkan angin. keluar rumah untuk shalat istisqa'.a. Engkau pernah berfirman dan firman-Mu pasti benar. Kaumku mendekatkan diri kepada-Mu melalui perantaraanku karena kedudukanku yang dekat dengan Nabi-Mu Saw. kejadian-kejadian luar biasa di atas diriwayatkan secara ahad (dalam salah satu tingkatan sanadnya hanya ada satu periwayat). 'Umar berkata.a." (Riwayat Al Taj al-Subki)." Selanjutnya `Umar menghadap kepada orang-orang dan membaca ayat. 'Umar berdiri dan mengangkat kedua lengannya ke atas. Jangan biarkan kami putus asa. Abbas r. Tidak diragukan lagi. sejak zaman Adam sampai sekarang. 2007-11-19 17:15 Pada masa pemerintahan `Umar. (QS Nuh [71]: 10-12) 'Abbas merasa sangat sedih. sembari berdoa. kami mendekatkan diri kepada-Mu melalui paman Nabi-Mu. jari telunjuknya berputar di atas dadanya. Ya Allah. hujan mereka dengan hujan-Mu. Bagaimana 'Umar yang begitu menghindari sikap memaksa bisa menjalankan politiknya dengan gemilang. dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdoa. melanda Abbas ayahandanya . mengusap selendangnya. ia mampu menguasai daerah Timur dan Barat. "Ya Allah. Engkaulah Pelindung. jangan biarkan kami tersesat. Niscaya Dia akan menurunkan hujan lebat untukmu. mengadakan untukmu kebun-kebun dan sungai-sungai. kaum muslimin ditimpa kekeringan. Kaum muslimin tidak juga beranjak dari tempat itu sampai kemudian mereka harus menyingsingkan pakaian karena air telah mencapai lutut. wahai orang yang menyirami Mekkah dan Madinah. karena itu mengadu kepada-Mu. air matanya menetes. 'Umar dan 'Abbas r. Hasan bin Tsabit juga menyenandungkan syair: Mintalah Karena Mendung Paman kepada sang kegersangan telah lama mencurahkan hujan berkat kemuliaan Nabi dan saudara kandung imam.a. terlantar di dalam rumah. Oleh karena itu ya Allah. Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak muda yang yatim di kota itu. "Ya Allah. jagalah NabiMu karena pamannya. Submitted by admin on Mon. dan berkata. Ibnu Atsir menccritakan dalam kitab Usud al-Ghabah bahwa 'Umar bin Khattab shalat istisqa' dengan 'Abbas r. serta mengasihi hamba-hamba-Nya. lalu orang-orang berkata. Semua kaumku baik yang besar maupun kecil telah lemah.

" Abu Sa'id Al-Khudri menegaskan cerita di atas bahwa setelah peristiwa itu. Maka Mu'awiyyah menyuruh mereka menggali makam makam itu. Jabir r. Allah menghidupkan Menghijau segenap penjurunya. berkata. bercerita. hanya ada beberapa bulu jenggotnya yang jatuh ke tanah. "Hatiku baru tenang setelah aku mengeluarkan jenazah ayahku dan memakamkannya kembali dalam liang lahat tersendiri. bibinya menangis. Ternyata keadaaan kedua jenazah masih utuh seperti ketika di semayamkan waktu perang Uhud. Imam Sya'rani juga mengungkapkan karamah Abdullah. Kain kafan yang membungkus jenazahnya dan dan mantel pendek tanpa lengan yang membalut kakinya sama sekali tidak berubah. 2007-11-19 17:15 untuk umat negeri manusia ini Jabir menceritakan bahwa ketika ayahnya gugur dalam perang Uhud. Sewaktu tangannya disingkirkan dari lukanya. lalu aku menggeser posisi tangannya tetapi darahnya mengucur. setelah lama mengering Abdullah bin Abu Jabir Submitted by admin on Mon. berkata.Tang mewarisi mendung darn Nabi-Mu Karena ia. padahal sudah terkubur selama 46 tahun. Jabir berkata." Tak satu pun sahabat yang menyangkal ucapan Jabir.a. kami disuruh menggali makam para pahlawan perang Uhud. disertai beberapa tambahan. aku membongkar pusara ayahku. ternyata masih sama seperti ketika dimakamkan. Jenazah ayahku tidak berubah sedikit pun. ingin membuat saluran dari mata air di bukit Uhud. luka itu mengucurkan darah.a. "Dalam liang lahatnya. Lalu aku mengeluarkan jenazahnya. dan mengucurlah darah dari kakinya. setiap kali mereka mencangkul. dan ketika dikembalikan ke posisi semula. karena ia dikuburkan bersama pahlawan perang Uhud lain dalam satu liang lahat. ternyata kakinya masih mengucurkan darah. tidak mengalami perubahan sedikit pun. padahal waktu antara perang Uhud dengan terjadinya banjir yang menggerus makam ayahku itu 40 tahun. Akhirnya aku memakamkannya kembali." (HR Bukhari dan Muslim) Jabir r. Para penggali makam mereka mencium harum minyak wangi. meskipun sebagian besar sama dengan cerita-cerita sebelumnya. "Jangan menangisinya. untuk apa kau menangisinya. "Banjir telah menggerus pusara ayahku. "Pada masa pemerintahan Mu`awiyah. Al-Baihaqi. juga satu pusara lain yang ada di sampingnya. ayah Jabir." (Riwayat Ibnu Sa'ad. ayah Jabir. Kemudian ada sekop seorang penggali yang mengenai kaki Hamzah. kemudian mengangkatnya. darah itu berhenti mengalir.a. Kemudian Rasulullah Saw berkata. Jabir berkata. posisi tangan Abdullah berada di atas luka yang dialaminya ketika perang Uhud. Diceritakan pula bahwa ketika Mu`awiyyah r. Kemudian ada sekop seorang penggali yang mengenai kaki salah seorang pahlawan perang Uhud. dan mengeluarkan jenazah mereka. aku melihat ayahku seperti sedang tidur. dan Abu Na`im ) Versi lain menyebutkan bahwa ketika jenazah Abdullah. "Ketika Mu`awiyah ingin membuat saluran dari mata air di bukit Uhud. Jabir r. Kami mendatangi pemakaman mereka. padahal para malaikat memayungi Abdullah dengan sayap mereka. dikeluarkan dan pusaranya. sehingga kukembalikan ke posisi semula. para pekerja memberitahukan bahwa saluran itu hanya bisa dibuat dengan melewati makam para pahlawan perang Uhud. `Aku . maka kami mengeluarkan jenazah keduanya. membongkar makam mereka yang sudah tertutup pohon-pohon kurma selama hampir 40 tahun." Imam Sya'rani juga meriwayatkan bahwa Jabir mengeluarkan jenazah ayahnya setelah dikubur selama 6 bulan." (Riwayat Al-Baihaqi) Dalam riwayat lain Jabir bercerita.a. orang yang menyangkal karamah sahabat akhirnya mau menerima kebenaran. Aku melihat posisi tangan ayahku berada di atas lukanya. (Riwayat Al-Baihaqi dari Al Wagidi) Dalam kitab Kasyfal-Ghummah.

ruh-ruh mereka dikembalikan ke tempat semula. Kisah-kisah Karamah Wali Allah (Jami' Karamat al-Aulia') Abu 'Abbas bin Jabbar r. Tahukah kamu bahwa Allah mengambil ruh para syahid. menceritakan bahwa salah seorang sahabat Nabi Saw membuat kemah di atas sebuah makam karena ia tidak tahu bahwa itu adalah makam. Al-Baihaqi dan Abu Na'im) Abu Bakar r. Al-Hakim yang menganggapnya sahih. ia berjalan dengan cahaya yang keluar dari tongkatnya sampai ia memasuki rumahnya. dan melaporkan kejadian tersebut. Beliau bersabda. kemudian menggantungnya ditengah-tengah surga. Apabila malam menjelang. Kemudian ada sekop yang mengenai bagian tubuh Hamzah r. "Apa yang bisa kau suguhkan untuk tamumu?" Abu Bakar balik bertanya. Kisah 2 Kisah 1 'Abdurrahman bin Abu Bakar r. lalu mengucurlah darah darinya. menceritakan bahwa ayahnya datang bersama tiga orang tamu hendak pergi makan malam dengan Nabi Saw." (Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi yang menganggapnya hasan. Kemudian aku menemui Rasulullah Saw dan menceritakan kejadian itu.a.a. terdengar suara orang membaca surah Al-Mulk sampai selesai.a. setiap kami . 2007-11-19 17:15 Thalhah bin `Ubaidillah r. ia hendak pulang ke rumahnya di perkampungan Bani Haritsah. "Itu suara Abdullah. Allah melepas ruh-ruh mereka. 'Aku telah bersiap-siap menunggu engkau datang. 2007-11-19 17:15 Table of contents [hide] 1. Submitted by admin on Mon. Istri Abu Bakar bertanya. Maka ia kemudian menemui Nabi Saw. aku tidak akan bisa menjamu mereka selamanya. Kemudian mereka datang setelah lewat malam." Abu Bakar berkata. "Demi Allah.a. Beliau berkata. Submitted by admin on Mon. "Aku mencari sesuatu di dalarn hutan sampai malam menjelang." Abdullah bin Amr Submitted by admin on Mon. Dari dalam makam itu. (Diriwayatkan oleh Al-Hakim. meletakkannya dalam lampu gantung dari zabarjad dan yaqut (sejenis batu mulia). "Surah Al Mulk itu berguna untuk menghalangi dan menyelamatkan manusia dari siksa kubur. 2007-11-19 17:15 Setelah Abu 'Abbas bin Jabbar shalat bersama Rasulullah Saw. Salah seorang tamunya berujar. Aku mendengar bacaan Al-Qur'an yang sangat merdu dari dalam pusaranya dan belum pernah kudengar suara semerdu itu.a." (Riwayat Ibnu Mandah) Ibnu 'Abbas r. Kisah 1 2. bercerita. Lalu aku singgah di pusara Abdullah bin Amr bin Haram. dan ketika fajar menyingsing.a.sungguh-sungguh melihat jenazah para pahlawan perang Uhud yang dipanggul di atas pundak para pekerja seperti orang yang sedang tidur. "Demi Allah. Malam itu gelap gulita.. dan Al-Baihaqi) Referensi:Yusuf bin Ismail an-Nabhani. "Apa yang kau miliki untuk menjamu makan malam mereka?" Sang istri menjawab." Abu Bakar mempersilakan para tamunya makan.

aku akan memberikannya untuk Asma'. tidak ada seorang pun yang lebih aku cintai ketika aku kaya selain engkau. dan lebih aku muliakan ketika miskin selain engkau. Adapun ucapannya yang menyatakan bahwa warisan itu untuk dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuanmu menunjukkan bahwa mereka bukan orang asing atau kerabat jauh.a.."' (Hadis sahih dari `Urwah bin Zubair) Menurut Al Taj al-Subki. Ini aku Abu Bakar telah sampai di pintumu. itu menjadi milikmu. maka bagilah sesuai aturan Al-Qur'an. sedang ada pertemuan antara katun muslimin dan satu kaum. Fakhrurrazi sedikit mengungkapkan karamah para sahabat. itu adalah harta warisan. mengetahui bahwa anaknya yang akan lahir adalah perempuan. mengetahui hari kematiannya ketika sakit. makanan itu bertasbih. "Ini pasti ulah setan. memberitahukan bahwa harta tersebut adalah harta warisan dan bahwa ia memiliki dua saudara perempuan dan dua saudara laki-laki. bahkan jadi lebih banyak. Pada waktu itu. Menjelang wafat. "Mataku tidak salah melihat. hanya Allah Yang Maha Tahu berapa jumlah keseluruhan hadirin.a. Submitted by admin on Mon. kisah di atas menjelaskan bahwa Abu Bakar r. dan mereka semua menikmati makanan yang dibawa Abu Bakar. Abu Bakar mengungkapkan rahasia tersebut untuk meminta kebaikan hari `Aisyah r. pada hari ini." Akhirnya Abu Bakar membawa makanan itu kepada Rasulullah Saw dan meletakkannya di hadapan beliau. Dalam kitab Thabagat al-Munawi juga disebutkan bahwa di antara karamah Abu al-Darda' adalah ketika ia sedang makan dalam mangkok ceper besar bersama Salman. (Riwayat AlBaihagi dan Abu Na'im) ." Abu Darda' r. Beliau menyuruh mereka menikmati makanan itu. (HR Bukhari dan Muslim) Kisah 2 'Aisyah r. beberapapun jumlah harta itu. `Demi Allah. Kctika menafsirkan surah Al-Kahfi. di antaranya karamah Abu Bakar r. "Hai ukhti Bani Firas. agar memberikan apa yang telah diwariskan kepadanya kepada saudara-saudaranya. lalu dia bertanya kepada istrinya. dan untuk siapa lagi ya?' Abu Bakar menjawab. Aku hanya bisa mewariskan 20 wasaq kurma." Kedua. tetapi makanan itu malah menjadi lebih banyak dari sebelumnya. demi Allah. seperti diungkapkan dalam perkataannya. wahai putriku. dan jika lebih. "Pada hari ini. 2007-11-19 17:15 Qais menceritakan bahwa ketika Abu Darda' dan Salman sedang makan dalam piring besar tiba-tiba makanan di atas piring itu bertasbih (kejadian ini disebutkan dalam kitab Hujjatullah 'ala al Alamin. Kami merasa kenyang. beliau berwasiat. bercerita." Abu Bakar melihat makanan itu tetap seperti semula.' Lalu aku berkata." Mendadak pintu makam Nabi terbuka dan terdengar suara tanpa rupa dari makam. Indikasi yang menunjukkan bahwa Abu Bakar meminta kebaikan hati 'Aisyah adalah ucapannya yang menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang ia cintai ketika ia kaya selain `Aisyah (putrinya). Mereka dibagi menjadi 12 kelompok. Pertama.a.mengambil sesuap makanan. "Masuklah wahai kekasihku.a." Abu Bakar menyantap makanan itu. apa yang terjadi?" Sang istri menjawab. Ketika jenazah Abu Abu Bakar dibawa menuju pintu makam Nabi Saw. makanan itu menjadi bertambah banyak. memberitahukan kepadanya tentang ketentuan-ketentuan ukuran yang tepat. lalu berkata. memiliki dua karamah. `Untuk anak perempuan yang akan lahir. itu adalah harta warisan untuk dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuanmu.a. 'Ayahku (Abu Bakar Shiddiq) memberiku 20 wasaq kurma (1 wasaq = 60 gantang) dari hasil kebunnya di hutan. `Ayah. jenazahnya mengucapkan "Assalamu alaika ya Rasulullah. Namun. makanan ini menjadi tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.

Allah telah memberiku makan dan minum. "Aku mengajak kaumku untuk masuk Islam. Aku lalu berkata. Aku mengambilnya.a. terdengarlah suara tasbih dari dalam tungku itu. dan sangat letih. karena aku sangat haus. di sampingnya ada Salman. hingga perutku buncit. meminumnya. tiba-tiba ada suara memanggil dari atas mereka. Ketika kapal mereka sedang berlayar pada suatu malam. "Lihatlah Abu Darda'! Tidak ada kejadian yang menyamainya. `Kami melihatmu sangat membutuhkannya. yakni bertasbihnya mangkuk besar itu. `Seorang pemimpin mendatangi kalian. Sebagian kaumku berkata kepada sebagian yang lain. Temuilah ia. Aku menjawab. 2007-11-19 17:15 Abu Umamah bercerita. tetapi kalian tolak. Lalu ia berkata.' Hari itu terasa sangat panas. tidak yang lainnya.Pada suatu hari.a. Submitted by admin on Mon." (Diriwayatkan oleh Al-Hakim) Abu Umamah Al-Bahili r. Abu Darda' menyalakan api di bawah tungku. `Berilah aku minum. Kemudian tungku itu dibalik dan dikembalikan ke posisi semula. datanglah seorang pemuda Khurasan bertanya tentang ternak yang tidak diperah sehingga ambing susunya penuh. seperti suara anak kecil. kami akan membiarkanmu mati kchausan. lalu mereka berseru kepadaku. "Bukankah aku sudah memberitahu kalian bahwa Allah telah menentukan qadla atas diri-Nya.' Jawabku.' Mereka mentertawakan. 'Celaka. berilah makan dan minum yang ia sukai!' Kemudian mereka datang membawakan makanan dan minuman. dan mengusirku. Kemudian aku tertidur. celaka. "Seandainya engkau diam. `Hadis Abu Hurairah tidak bisa diterima. tetapi tidak sedikit pun makanan yang tumpah." (Riwayat Al-Baihaqi dan Ibnu 'Asakir dari Abu Ghalib) Dalam riwayat lain dari Ibnu 'Asakir disebutkan bahwa Abu Umamah berkata. lalu tertidur dalam teriknya matahari. "Rasulullah Saw mengutusku untuk menyeru kaumku masuk Islam. sementara aku merasa lapar. dan meminta dalil tentangnya. haus. `Tidak akan kami beri.' Ular tersebut kemudian hilang tanpa jejak. lalu berkata. 2007-11-19 17:15 Al-Qadhi Abu Tayyib bercerita. sementara mereka sedang makan darah. kututup kepalaku dengan mantel. Salman merasa heran." (Riwayat Al-Qusyairi) Abu Hurairah r a. Aku tidak membutuhkannya.' Belum sempat dia menyelesaikan pembicaraannya. `Aku datang untuk melarang kalian memakannya. Aku menemui mereka dengan perut lapar." (Dituturkan oleh Al-Munawi dalam kitabAl-Tabagatal-Qubra pada pembahasan tentang biografi Ibnu Najjar dan perjalanan Ibnu Shalah) Abu Musa Al-Asy`ari r. "Ketika kami sedang berdiskusi.' Lalu kuperlihatkan perutku.' Mereka berkata. maka engkau akan melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang agung dan menakjubkan. Ular tersebut hanya mengejar pemuda itu. Aku bermimpi didatangi sescorang yang memberiku sebuah wadah susu.' Mereka menjawab. dan akhirnya mereka masuk Islam. bahwa barangsiapa dahaga karena Allah pada hari yang panas. merasa sangat kenyang dan segar kembali." Abu Darda' menjawab. 2007-11-19 16:48 Ibnu `Abbas r. menceritakan bahwa Nabi Saw mengangkat Abu Musa sebagai pemimpin pasukan laut. tetapi mereka menolak.a. Submitted by admin on Mon. Dia yang pengikut Hanafi berkata. Submitted by admin on Mon. Kemudian . mendustakan. Ia diberi dalil hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang berasal dari Abu Hurairah. maka Allah benar-benar akan memberinya minum pada hari dahaga. tibatiba ada seekor ular jatuh menimpanya sehingga orang-orang lari terbirit-birit. `Kemarilah!' Aku menjawab.

lalu bertanya. Al-Hakim. 'Abdullah bin Jahsy berdoa. di sampingku terbaring anak laki-lakiku yang . "Lihatlah. 2007-11-19 17:15 Anas meiniliki sebidang tanah. Ia bercerita.a. 'Pada suatu malam aku membaca surah Al-Baqarah. dan memotong hidung serta telingaku.a. Kemudian Anas mengerjakan shalat.a. setelah meminumnya. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim) Asid bin Hadhir r. membelah perutku. maka aku akan menjawab.. "Apakah kamu melihat sesuatu?" Penjaga itu menjawab. Jika besok aku berperang melawan musuh. "Tidak. lalu bertanya." Anas shalat lagi. Submitted by admin on Mon. kemudian mati syahid dalam perang itu. aku bangun. Demi Allah. Anas berkata. "Aku melihat sayap-sayap beterbangan dari awan. aku mencium wangi surga di bawah bukit Uhud. `Karena-Mu.a. "Aku sungguh berharap semoga Allah mengabulkan akhir sumpahnya seperti Dia mengabulkan awal sumpahnya. di mana hujan itu turun!" Penjaga itu berkata. sungguh itu benar-benar wangi surga. Di dalamnya ada minuman yang teramat lezat yang belum pernah dirasakan oleh scorang pun. lalu mereka membunuhku. "Demi Zat yang menguasai jiwaku. aku tidak merasa haus dan lapar lagi. "Ya Allah. sungguh aku bersumpah kepadaMu. "Apakah kamu melihat sesuatu?" Penjaga tanahnya menjawab." Anas bin Nadhar r. Kisah-kisah Karamah Wali Allah (Jami' Karamat al-Aulia') Anas bin Malik r. Laki-laki yang mendengar doanya berkata. menceritakan bahwa pada perang Uhud pamannya (Anas bin al-Nadhar) berkata. 2007-11-19 17:15 Anas r." Abullah bin Jahsy Submitted by admin on Mon. "Hanya di atas tanahmu. aku meminumnya. dari Sa'id bin Musayyab) Referensi:Yusuf bin Ismail an-Nabhani. Submitted by admin on Mon. sementara kudaku dalam keadaan terikat." Anas shalat lagi.' " Ketika perang Uhud berkobar. penjaganya mengadu bahwa tanahnya kekeringan." (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad.aku bermimpi didatangi seseorang dengan membawa gelas kaca yang indah yang belum pernah terlihat oleh seorang pun. lalu berdoa hingga langit menurunkan hujan dan bumi segar kembali.a. Submitted by admin on Mon." (Diceritakan oleh Syaikh 'Ulwan al-Hamwi dalam kitab Nasamat al-Ashar dan Al-Bazili dalam kitab Ghayat al Maram yang memuat sejarah para periwayat hadis Shahih Bukhari) Anas bin al-Nadhar r. Kemudian Engkau bertanya mengapa aku melakukan itu. 2007-11-19 17:15 Sehari sebelum perang Uhud. dan Al-Baihaqi. Abdullah bin Jahsy gugur dan diperlakukan oleh musuh seperti dalam doanya. 2007-11-19 17:15 Asid adalah orang yang paling merdu bacaan Al-Qur'annya. Ketika minumanku habis. Pelayan Rasulullah Saw.

jangan Engkau timpakan musibah ini atasku.' Kisah selanjutnya sama dengan hadis di atas. Kami mengafani jenazahnya dan menghibur hati ibunya agar sabar. "Engkau lebih patut karena engkau pernah dilemparkan ke dalam api tetapi tidak terbakar. Orang-orang menyamakannya dengan Nabi Ibrahim a." Kemudian ia mohon ampun kepada Allah.ya Rasululullah?" Rasul menjawab. kemudian anak itu hidup kembali dan makan bersama kami. Mintalah ampun untukku. lalu aku terdiam. "Ya. Maka aku mendongakkan kepalaku. seperti Raja Najasyi. Kami mengungkapkan kisah Dzu'aib di sini karena ia masuk Islam ketika Nabi Saw masih hidup meskipun tidak pernah bertemu dengan Nabi. Oleh karena itu. Beliau berkata. "Segala puji bagi Allah. Submitted by admin on Mon. Sayyid `Abdurrahman bin Muhammad al Tsa`labi al-Ja`fari al-Maghribi. Abdan mengemukakan bahwa Dzu'aib adalah anak laki-laki Kilab bin Rabi'ah al-Khaulani. Dalam kitab Al-Shahabat. (Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Abu Basyir Ja'far bin Abi Wahsyiyyah). yang dimakamkan di Aijazair." Abu Bakar menjawab. kudaku berputar-putar lagi. 2007-11-19 17:15 Dalam kitab Al-'Ulum al-Fakhirah fi al-Nazhri fi Umur al-Akhirab. Seandainya kamu membaca sampai pagi. Aswad menangkap Dzu'aib bin Kilab lalu melemparkannya ke dalam api karena Dzu'aib mengakui kenabian Muhammad Saw."' (Diriwayatkan oleh Ibnu Atsir dalam kitab Usud al-Ghabah) Dzu'aib bin Kilab r. Kemudian ibunya bertanya. "Segala puji hanya bagi Allah yang telah menjadikan salah seorang umat kita seperti Ibrahim. dan kuda itu berputar-putar lagi. Khalilullah. Aku kembali bangkit karena mencemaskan anakku. tetapi kaumnya menghendakinya kafir lagi. Kejadian tersebut membuatku takut.' Ibunya lalu berdoa. mengemukakan riwayat Anas r.s. aku segera menemui Rasulullah dan menceritakan kejadian semalam. Lalu ia pergi ke Syam. maka mereka memasukkannya ke dalam api. penduduk Yaman pertama yang masuk Islam. Engkau tahu bahwa aku berhijrah kepadaMu dan kepada Nabi-Mu dengan harapan agar Engkau menolongku dalam setiap kesulitan. kecuali anggota badan yang tidak terkena wudhu. mereka mendekat karena ingin mendengar suaramu." (Diceritakan oleh Ibnu Wahab dari Ibnu Lahi'ah). Fari'ah al-Anshariyah Submitted by admin on Mon. Allah Swt. yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw berkata kepada Fari'ah. dengan redaksi. `Ya Allah.a. Ibrahim. Tiba-tiba kudaku berputar-putar. telah mati. 2007-11-19 17:15 Ketika Aswad al-Ansi yang mengaku sebagai Nabi menguasai Shan`a (ibukota Yaman). Aku melanjutkan membaca Al-Qur'an. Esok paginya. Lelaki itu kemudian menemui Abu Bakar dan berkata. lalu anak itu makan di hadapan Rasululahh Saw. Aku kembali membaca surah Al-Baqarah. Dalam versi lain diceritakan bahwa ada seorang laki-laki dari Khaulan masuk Islam. Hikayat ini juga dituturkan oleh Ibnu Qattan dan `Iyadh dari Anas r." Fari'ah lalu berdoa. `Benarkah putraku telah mati?' Kami menjawab. menghidupkan anaknya. Engkau tahu bahwa aku benarbenar berhijrah kepada-Mu dan kepada Nabi-Mu. . `Itu malaikat.a. tentu orang-orang juga akan melihat mereka. Ya Allah. tetapi ia tidak terbakar. Nabi menceritakan kejadian itu kepada sahabatsahabat beliau. `Ya. aku berdiri karena mencemaskan anakku." Rasulullah membuka penutup wajah anak Fari'ah. "Sesungguhnya anak lakilakimu. "Sungguhkah." Fari'ah lalu berkata. Riwayat lain dan Ibnu Qattan menceritakan bahwa ketika itu. terlihat ada sesuatu seperti bayangan mirip lampu turun dari langit. `Ada seorang pemuda dari golongan Anshar meninggal dunia. Lalu `Umar berkata.masih kecil.a. tetapi api itu tidak membakar Dzu'aib. Ia mempunyai seorang ibu yang lemah dan buta.

"Aku hanya punya air untuk minummu. Ketika kami akan memandikannya. dan janganlah Engkau timpakan musibah yang tidak mampu aku pikul. wilayah Syam (Suriah). 'Ya." Selanjutnya Hajar berdoa kepada Allah agar menurunkan hujan. Submitted by admin on Mon. meninggalkan berhala-berhala dengan sungguh-sungguh. kemudian meninggal dunia.dan sahabat-sahabatnya dimakamkan di desa Adzra'. panggillah ibunya dan beritahukan kabar ini kepadanya. 'Benarkah anakku mati?' Kami menjawab.' Aku memberitahu ibunya. Anas. 2007-11-19 17:16 Jundub bin Makits al-Jahni bercerita." Syaikh al-Hifni mengatakan. Ibnu Abi Dunya.Ya Allah. "Aku tidak suka melakukannya karena aku berada di sini karena kehendak dan takdir-Nya. Tiba-tiba muncullah penolong Bani alMuluh tanpa kami perkirakan sebeumnya. "Tak akan kuberikan. Kemudian anak itu makan bersama kami dan Rasulullah Saw.a. "Ketika kami sedang berada di beranda masjid di hadapan Rasulullah Saw." Sipir itu berkata.' Ibu itu berdoa. Sewaktu dipenjara. "Mintalah kepada Allah agar melepaskan kami dan engkau!" Hajar menegaskan. Para penghuni penjara merajuk kepadanya. putranya terkena penyakit yang scdang mewabah di Madinah. Submitted by admin on Mon. ia datang lalu duduk di depan kedua kaki anaknya. menutupkan mata anak itu dan memerintahkan kami untuk mempersiapkan pemakamannya. Al-Baihagi." (HR Ibnu 'Adiy. Kami berada di salah satu sisi lembah. "Demikianlah perilaku orang-orang yang selalu dekat dengan Allah. dan berhijrah kepada-Mu karena rasa cinta. Mereka dibunuh pada masa kekhalifahan Mu'awiyyah r. Rasulullah Saw berkata. 'Ya Allah. datanglah seorang perempuan tua dan buta yang ikut hijrah membawa putranya yang telah baligh. Anak itu sakit beberapa hari. Tak lama kemudian. dan Abu Na'im) Ghalib bin `Abdullah al-Laitsi r. (Riwayat Ibnu Sa'ad) Hajar bin 'Adiy r.a. berkata. Sipir menjawab.Kisah tersebut juga saya kemukakan dalam bab IV kitab Hujjatullah 'ala al-Alamin. Nabi Saw. "Berikan padaku! Akan aku gunakan untuk bersuci. dan bertanya. belum sempat ibu itu menyelesaikan doanya.a. Kami nenemui Bani al-Muluh hingga mereka dapat melihat kchadiran kami karena kami dan mereka berada di lembah di antara dua gunung. sehingga Hajar dapat bersuci. Engkau tahu aku benar-benar telah menyerahkan diri kepada-Mu dengan sukarela.' Demi Allah. Anas r." Hajar adalah orang yang selalu menjaga wudhu dan selalu dalam keadaan suci. kalau kamu mati kehausan. kedua kaki anaknya bergerak-gerak dan menyibakkan pakaian yang menutupi wajahnya. "Rasulullah Saw mengirim Ghalib bin Abdullah al-Laitsi beserta pasukannya termasuk aku untuk nenyerang Bani al-Muluh di Al-Kadiyah Kami menyerang mereka dan berhasil memperoleh rampasan perang berupa binatang ternak. padahal pada hari itu tak ada mendung dan tidak turun hujan. Ia memegang kedua kaki anaknya. Kami pun keluar dengan membawa ternak-ternak itu. Mereka hanya bisa diam menatap kami karena terhalang air sehingga tidak dapat mengejar kami. 2007-11-19 17:16 Hajar bin 'Adiy r.a. ia 'mimpi basah' (ihtilam). Rasulullah pemah meramalkan nasib mereka dalam sabdanya. Aku memohon hujan karena berkaitan dengan ibadah." Hajar berkata.a. kejadian ini adalah tanda-tanda kebenaran agama Islam bukan semata-mata karamah Ghalib. Anak itu hidup kembali sampai Nabi Saw dan ibunya wafat. 'Di Adzra' akan terbunuh orang-orang yang dicintai oleh Allah dan para panghuni langit. Demi Allah." Pada hakikatnya. maka ia meminta air kepada sipir untuk mandi." (Dikemukakan oleh Syaikh al-Hifni dalam catatan pinggir atas kitab Al Jami`al-Shagir) . janganlah Engkau masukkan aku ke dalam golongan penyembah berhala. atasanku akan membunuhku. Akhirnya hujan turun. Air itu tiba-tiba datang sehingga tak ada seorang pun yang bisa melaluinya. Tiba-tiba Allah telah memenuhi kedua isi lembah itu dengan air.

a Submitted by admin on Mon. Jarijariku benar-benar telah mengeluarkan cahaya. 2007-11-19 17:16 Hamzah al-Aslami berccrita. (Dikutip dari kitabAl-Bagiyah al-Shalihat karya Syaikh Mahmud al-Kurdi al-Syaihani) Syaikh Abdul Ghani al-Nablusi menceritakan dalam Syarhnya atas kitab Shalat al-Ghauts al Jailani. Kemudian ia memiliki anak. "Aku benar-benar melihat malaikat sedang memandikan Hamzah. "Aku menziarahi makam Hamzah. maka ia menamainya dengan Hamzah. Ia sungguh-sungguh mendengar jawaban salam itunya. Kisah I Ibnu Abbas r. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1.a. Ia juga menceritakan bahwa sewaktu ia mengucapkan salam untuk Nabi Saw di hadapan pusara beliau. menceritakan bahwa Hamzah wafat dalam keadaan junub (belum suci dari hadas). kami terpisah karena begitu gelapnya. "Kami melakukan perjalanan jauh bersama Nabi Saw. Syaikh Mahmud menceritakan kepada Syaikh 'Abdul Ghani bahwa ia sering bertemu dengan Nabi Saw dalam keadaan terjaga dan Abdul Ghani mempercayainya setelah melihat tanda-tanda kejujurannya." (HR Al-Hakim) Hasan menceritakan bahwa ia mendengar Rasulullah Saw berkata." (HR Ibnu Sa'ad) Kisah 2 Fatimah al-Khaza'iyyah bercerita. terdengar jawaban salam dari makam Hamzah dan perintah untuk menamai anaknya dengan nama Hamzah. 2. 3. Tiba-tiba jari-jari tanganku mengeluarkan cahaya sehingga para sahabat Nabi Saw. Nabi Saw menjawab salamnya.' Aku mendengar jawaban `Wa 'alaikumussalam warahmatullah. lalu Rasulullah Saw berkata. Pada suatu malam. Al-Baihaqi dan Abu Na'im) Hamzah bin 'Abdul Muthalib r." (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Al-Tarikh. dan memuliakannya. dan tak satu pun yang tersesat. Kisah I Kisah 2 Kisah 3 Kisah 4 . Submitted by admin on Mon. tak diragukan sedikit pun. Pembahasan tentang bertemu Nabi Saw dalam keadaan terjaga atau tidur sudah cukup saya (Yusuf bin Ismail An-Nabhani) kemukakan dalam kitab Sa`adatal-Darain fs al-Shalah `ala Sayyid al-Kaunaini. bisa berkumpul kembali mengikuti cahaya itu. Ia mengundang Syaikh Mahmud ke rumah. Sewaktu ia mengucapkan salam. " (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari AI Waqidi) Diceritakan juga bahwa Syaikh Mahmud al-Kurdi al-Syaikhani singgah di Madinah untuk menziarahi makam Hamzah r. lalu aku mengucapkan `Assalamu 'alaika. wahai paman Rasulullah.a.a. "Malaikat telah memandikannya. menjamu. bahwa ia pernah bertemu dengan Syaikh Mahmud al-Kurdi di Madinah pada tahun 1205 H. 4.Hamzah al-Aslami r.

Tiba-tiba ibuku yang berada di dalam masjid berkata kepadaku. Lelaki berjenggot itu bertanya. Laki-laki berjenggot itu memasuki tenda salah seorang penduduk Mesir dan aku menyusul di belakangnya. Bacalah ayat-ayat Al-Qur'an yang paling mudah dan ceritakan keadaanmu dari awal hingga akhir. Aku tidak mengenalnya dan belum pernah melihatnya sebelum ini. ternyata ia seorang laki-laki berjenggot putih yang tampak disegani. unta sangat berharga karena banyak yang mati.' Lelaki berjenggot berkata. tetapi kemudian aku mengalami kesulitan untuk melanjutkan perjalanan. Berapa Anda akan menarik ongkosnya?' Pemilik tenda itu menjawab. sementara ia duduk di samping pemilik unta.). tetapi aku tidak melihatnya.' Pada tahun itu. `Selamat datang Syaikh Ahmad. Ia menjawab.' Mereka berijab kabul dan lelaki berjenggot membayar uang sewa. Lantas aku menemui orang yang menyewakan unta untukku dan bertanya tentang lelaki berjenggot putih itu dan tempat tinggalnya. aku merasa segan dan hormat kepadanya. aku akan menyewakan unta untukmu kepada seseorang. Aku beri'tikaf di Madinah. Tetapi ketika ia masuk ke tempatku. pergilah bersama ibumu. Ia menyetujui perjanjian itu. `Bangkitlah. Ada seorang laki-laki menanyakanmu. padahal kami sudah tidak punya uang untuk membeli atau menyewa unta dari orang lain. dan memujiku. dengan siapa aku pergi?' Ia menjawab.' Aku berdiri. lalu berkata. Ia menghaturkan salam kepada penghuni tenda. 'Aku menunaikan ibadah haji bersama ibuku pada masa paceklik. 'Di mana dia?' Ibu menjawab. Sesudah menunaikan haji. Laki-laki berjenggot itu berkata kepada pemilik tenda.' Aku pergi bersamanya hingga kami sampai di tempat singgah unta-unta jamaah haji asal Mesir di Madinah. Sewaktu bertemu. `Pergilah sekarang juga ke makam Sayyidina Hamzah bin `Abdul Muthalib.' Aku menemui laki-laki yang mencariku. 'Sekian. Pemilik tenda mengikuti kemauan laki-laki berjenggot itu. lalu ia berkata lagi. Aku menceritakan keadaanku dan berkata. dan kedua unta itu mati di sana. 'Tuan. 'Terserah Tuan. seorang ulama yang memadukan antara syariah dan tasawuf (wafat di Madinah pada bulan Muharram 116 M.Kisah 3 Syaikh Ahmad bin Muhammad al-Dimyathi yang terkenal dengan sebutan Ibnu 'Abdul Ghani al-Bina'.' Aku sambut uluran tangannya. Hal itu membuatku risau. 'Pergilah ke Mesir!' Jawabku. Aku segera kembali sebelum zuhur. Ketika sampai di masjid. seperti yang baru kau ceritakan kepadaku.' Syaikh Shafiyuddin diam sejenak. 'Pergilah bersamaku.' . Aku ingin anda membawa Syaikh Ahmad ini dan ibunya ke Mesir. Aku berwudhu. lalu masuk ke dalam masjid. Kami menunggang dua ekor unta yang dibeli di Mesir. pemilik tenda berdiri dan mencium kedua tangannya dengan sikap sangat hormat. temuilah dia!' Aku bertanya. Berulang kali aku mencarinya. `Lihatlah di ujung masjid. lakukan itu sambil berdiri di sisi makamnya yang mulia. bercerita. kami pergi ke Madinah. ia berkata. paman Nabi Muhammad Saw. sekian. sesuatu yang belum pernah kurasakan seumur hidup. `Masuklah dulu!' Aku masuk dan menunggunya ketika waktu shalat tiba. tetapi tidak menemukannya. lalu memasuki tempat suci Babu Rahmah. Aku membaca ayat-ayat AlQur'an. dan bawa serta barang-barangmu.' Aku ikuti anjuran Syaikh Shafiyyuddin. Laki-laki berjenggot itu lalu berkata kepadaku. sampai Allah memberi kelapangan. Aku segera pergi pada waktu dhuha ke makam Sayyidina Hamzah. membaca surah Al-Fatihah. karena itu aku pergi menemui Syaikh Shafiyyuddin al-Qusyasyi. kemudian mendatangi keduanya dan mengadakan perjanjian untuk membayar sisa uang sewa setelah sampai di Mesir. Laki-laki itu menyapa. lalu menceritakan keadaanku seperti yang diperintahkan Syaikh Shafiyuddin. dan menyewa unta cukup sulit. Aku berdiri di samping lelaki berjenggot putih itu lalu pergi bersamanya.

"Aku benar-benar melihat malaikat sedang memandikan Hanzhalah di antara langit dan bumi dengan air dari awan dalam sebuah tempat besar terbuat dari perak. teman-temanku tidur dan aku berjaga-jaga. lalu ia menjawab. Ketika gelap telah menyelimuti malam. dan menceritakan hal tersebut. belum pernah aku bertemu dengan orang seperti dirinya. 'Siapa kau?' Kuda itu menjawab. kemudian ia menjadi gila dan menggonggong seperti anjing.a. `Sedang apa kamu? kamu singgah di wilayah perlindunganku dan menyakitiku karena kamu tidak tidur untuk berjaga jaga. Dari dalam kubur orang tersebut terdengar suara gonggongan. Syaikh Shafiyuddin berkata. 2007-11-19 17:16 Ada seorang laki-laki buang air besar di atas makam Hasan bin Ali r.a. Hanzhalah segera pergi untuk berjihad padahal sedang berhadas besar. tetapi tidak menemukannya.. "Ketika terdengar seruan perang Uhud. Maka aku pergi menemui Syaikh Shafiyyuddin Ahmad al-Qisyasyi r." (Cerita ini dikutip oleh Sayyid Ja'far bin Hasan al-Barzanji al-Madani dalam kitabnya Jaliyat al-Kurab bi Ashhab al-Ajam wa al-Arabi Sallallahu `alaihi Wasallama. Rasulullah Saw. mulia. padahal aku selalu menjaga kalian semua?-Aku Hamzah bin Abdul Muthalib. dan berakhlak baik. Aku melihatnya sebagai seorang yang penyayang. Dalam hati aku berkata. (Diceritakan oleh Al-Munawi dalam kitab Al-Tabaqat) . berkata." Maka para sahabat bertanya kepada keluarga Hanzhalah. yang mewujud padamu. hingga kami bisa mengambil manfaat darinya.a. dari Al-Hamwi dalam kitabnya Nataij alIrtihal wa al-Safar fi Akhbari ithli al-Qarni al-Hadi Asyara) Kisah 4 Karamah Sayyidina Hamzah yang lain adalah kisah yang diceritakan oleh Al-Marhum Abdul Lathif al Tamtami al-Malaki al-Madani berikut ini." Hanzhalah r. 'Itu ruh Sayyid Hamzah bin Abdul Muthallib r.' Lalu aku kcmbali rnenemui orang yang menyewakan unta kepadaku. ` Hanzhalah akan dimandikan oleh malaikat. tetapi aku malas bangun untuk mengusirnya.a. Aku pulang ke Mesir bersamanya sebagai teman haji. Urwah bercerita. Lalu kami istirahat di sebuah bangku bersandaran. sebelum melakukan ziarah yang telah kami sepakati ke makam para syahid lain di Madinah pada tanggal 12 Rajab." (Diriwayatkan oleh AlBaihaqi dan Ibnu Sa'ad dari Hisyam bin Urwah) Hasan bin `Ali r. Segala puji hanya milik Allah atas semua yang terjadi. Tiba-tiba aku melihat seekor kuda mengelilingi tcmpat yang sedang kami pakai beberapa kali. `Sampai kapan ia berputar-putar?' Aku bangkit. Semua itu karena barakah dari Sayyidina Hamzah r. "Kami pergi melihat Hamzah. Ia mempercepat perjalanannya ke makam Sayyidina Hamzah agar bisa ikut berziarah bersama kami. Pada tanggal 12 Rajab. sebuah kitab tentang memohon pertolongan melalui para sahabat yang mengikuti perang Badar dan Uhud. lalu berjalan ke arahnya dan bertanya. Submitted by admin on Mon. "Apa yang terjadi dengannya?" Qatadah juga bertanya kepada istri Hanzhalah. lalu mati.Aku kembali mencari lelaki berjenggot putih itu. Hamzah paman Rasulullah Saw.' Kuda itu kemudian menghilang.a. kami pergi ziarah dengan Syaikh Sa'id bin Qutb yang masih setengah mengantuk. Submitted by admin on Mon. "Syaikh Sa'id bin Qutb al-Rabbani al-Mala Ibrahim al-Kurdi pergi untuk menziarahi pemimpin para syahid.a. 2007-11-19 17:16 Qatadah menceritakan bahwa pada perang Uhud. "Karena itulah ia akan dimandikan malaikat." Rasulullah Saw. berkata." Abu Asid alSa`idi lalu berkata. kepalanya meneteskan air." (HR Ibnu Ishaq dari Ashim bin `Umar bin Qatadah) Dalam kisah lain.

Orang tua itu berkata. (Diceritakan oleh Al-Syali) Al-Syali juga menceritakan bahwa ada seseorang yang hanya menghadiri pembunuhan Husein. Kemudian di depannya diletakkan es dan kipas. Ibnu Ummi Maktum r. dia berteriak. "Beri aku minum!" Lalu ia diberi satu wadah besar berisi arak." Akhirnya ia tewas dalam kondisi mengenaskan.Husein bin 'Ali r. wajahnya tampak lebih hitam daripada aspal. Di antara yang mengalaminya adalah Abdullah bin Khashin. tetapi belum pernah ditimpa kejadian tidak mengenakkan." Kemudian Husein berdoa. "Aku ikut menyaksikan pembunuhan itu.a. Ada seseorang yang berkata kepadanya. Submitted by admin on Mon. Aku hanya bisa menunduk lemah. lalu ia menjadi buta. Nabi mencela dan mencemoohnya karena telah ikut mendukung para pembunuh itu. scmentara di belakangnya diletakkan tungku perapian. sehingga ia berteriak-teriak. Husein mati syahid pada hari Jumat. tiba-tiba api berkobar menyambarnya. sampai kamu mati kehausan. air. lewatlah dua orang yang mencengkeram lenganku. Lalu Husein r. buta. atau kehilangan kekuasaan dalam waktu singkat. "Ya Allah. Kemudian Nabi menempelkan celak dari darah Husein ke matanya. Dalam kisah lain. dan susu. Beberapa hari kemudian. dan di depan beliau terhampar tikar dari kulit. bulan Asyura (Muharram). yang cukup untuk lima orang. Asy-Syali menceritakan bahwa ada seseorang yang menggantung kepala Husein dengan tali pelana kudanya. api itu menghanguskan kulitku sehingga hitam legam seperti yang kau lihat. berdoa. Ia diberi minum lagi dengan ukuran semula. 2007-11-19 17:16 Ibnu Syihab al-Zuhri menuturkan bahwa semua orang yang terlibat dalam pembunuhan Husein mendapat siksa di dunia.a. tiba-tiba seorang laki-laki yang dikenal sebagai seorang penakut memanah Husein. wajahnya menghitam. (Dikemukakan oleh Imam al-Syali Ba'lawi dalam kitab Al Masyru' al-Marwi ) Dalam kisah lain diceritakan bahwa Husein berdoa ketika hendak meminum air yang dibawanya. Abdullah memanggil Husein lalu berkata. ia menceritakan bahwa ia melihat Nabi Saw memegang pedang. sampai ia mati kehausan. Demi Allah. Ia meminumnya. 2007-11-19 17:16 .a. Submitted by admin on Mon. tetapi ia tetap berteriak kehausan. Ada yang dibunuh. "Hai Husein! Tidakkah kamu lihat air itu seolah-olah berada di tengah-tengah langit. Mereka menggiringku ke arah api yang menyala-nyala dan mendorongku masuk ke dalamnya. "Api! Api!" Sampai akhirnya dia tewas terbakar. kamu tidak akan merasakan setetes air pun. "Anda adalah orang Arab yang paling hitam wajahnya. "Ya Allah." Maka orang yang keji itu berteriak-teriak karena perutnya kepanasan dan punggungnya kedinginan. (Dituturkan oleh Ibnu Hajar dalam kitabAl-Shawa'iq) Diceritakan pula bahwa ada seorang tua renta yang terlibat dalam pembunuhan Husein mendengar berita bahwa semua orang yang terlibat dalam pembunuhan itu tidak akan mati kecuali telah mendapat siksa di dunia." Lalu Abdullah meminum air itu tanpa henti tetapi dahaganya tidak hilang juga. lalu meminumnya sampai perutnya kembung seperti perut unta. Ia juga melihat 10 orang pembunuh Husein disembelih di hadapan Nabi. 61 H. Ketika pihak Yazid bin Muawiyah dan Husein berperang dan mereka menghalangi Husein untuk mendapatkan air. lalu ia menjadi buta. "Pada malam ketika aku memegang kepala Husein itu." Dia menjawab. semoga dia mati kehausan." Kemudian ia berdiri di dekat lampu untuk memperbaikinya. Anak panah itu mengenai langit-langit rnulut Husein schingga ia tidak bisa minum. Ketika ditanya tentang sebab kebutaannya. berikan rasa haus kepadanya.

"Cuka. "Ini berkat doa Khalid. Orang-orang memperingatkannya. Khalid bin Walid r. lalu meneguknya sambil membaca basmalah. dan Abu Na`im dari Abu Safar) Dalam riwayat lain diceritakan bahwa pada masa kekhalifahan Abu Bakar. Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan mencelakakan hamba-Nya. karena nama-Nya mengandung obat. "Ya Allah jadikanlah arak ini madu. Penduduk kampung itu menyuruh Abdul Masih menyambut Khalid dengan membawa minuman yang mengandung racun ganas. "Dengan menyebut nama Allah. Kisah 2 Kisah 1 Suatu hari.Ibnu `Umar r. la merupakan salah seorang muadzin pada masa Rasulullah. (Dikisahkan oleh Al-Kalbi) Kisah 2 Diceritakan juga bahwa ada seorang laki-laki mendatangi Khalid dengan membawa geriba berisi arak. ada yang mengatakan Abdullah atau Amr seperti yang tercantum dalam kitab Usud al-Ghabah. "Apa ini?" la menjawab." Lalu arak itu berubah menjadi madu. ia telah minum racun ganas itu. padahal ia seorang yang buta. "Apa ini?" Laki-laki itu menjawab. Maka Khalid menginspeksi pasukannya. Khalid bertanya. "Waspadalah terhadap racun." Laki-laki itu membuka geriba. "Ya Allah. menceritakan bahwa Ibnu Ummi Maktum selalu menanti fajar dan tidak pernah melewatkannya. (Diriwayatkan oleh Abu Ya'la. Khalid bin Walid mendapat laporan bahwa ada angggota pasukannya yang minum arak. 2007-11-19 17:16 . (Riwayat Ibnu Abi Dunya dari Khaitsamah) Riwayat lainnya menceritakan. "Hai kaumku." Kemudian Khalid meneguk minuman beracun itu. Submitted by admin on Mon. Khalid bertanya kepadanya. "Berikan racun itu kepadaku!" Kemudian ia mengambil minuman beracun itu. dan ia menemukan seseorang membawa geriba berisi arak. Lalu orang-orang melihat geribah itu berisi cuka. Khalid bin Walid singgah di suatu kampung. Khalid berkata kepada Abdul Masih.a." Khalid berdoa. Abdul Masih kembali ke kaumnya. dan ternyata isinya telah berubah menjadi cuka. Al-Baihaqi. Khalid bin Walid pergi ke suatu kampung. dan tidak terjadi sesuatu pun yang membahayakannya. tetapi ia tidak apa-apa." Akhirnya kaum itu berdamai dengan orang-orang muslim. "Ya Allah. lalu berkata." Kemudian Khalid berdoa. padahal sebelumnya arak. jangan minum suguhan orang-orang asing!" Namun Khalid menjawab. jadikan isi geribah ini cuka". Kisah 1 2. jadikanlah geriba itu berisi cuka. Tuhan langit dan bumi. Orang-orang berselisih tentang nama aslinya. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. Khalid lalu berdoa. "Cuka." (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad dari Maharib bin Datstsar) Maisarah bin Masruq al-Absi Submitted by admin on Mon.a. "Berikan minuman itu!" Ketika ia istirahat. Khalid mengambil minuman beracun itu lalu berdoa. ia lalu berujar. Dalam versi lain diceritakan bahwa ada seorang laki-laki melewati Khalid dengan membawa geriba berisi arak.

aku jatuh sakit yang divonis oleh semua dokter sebagai penyakit ganas lemahnya syaraf pencernaan." Maisarah diberi jabatan bagus oleh Abu Bakar. lalu la bertanya. Kurang lebih tiga tahun setelah tinggal di Beirut. Ia sangat menghormatiku sebagai tamunya dan menjamuku dengan sangat baik. "Aku menziarahi makam Maisarah bin Masruq al-Absi r. aku yakin mimpi itu benar. Aku belum mengetahui lokasi makamnya. Pada waktu itu adalah hari Arafah tahun 1305 H. aku pergi ke Beirut untuk tugas pemerintahan negara yang mengharuskanku sampai sekarang menetap di sana. Sebuah tradisi lama yang berlangsung terus setiap tahun tanpa terputus. Pada tahun itu juga. kira-kira dua puluh tahun yang lalu. Ketika Rasulullah Saw menunaikan haji wada'.a. Aku memutuskan untuk bermalam di daerah yang dekat dengan makamnya yang bernama Wadi 'Arah. "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari neraka karena adanya engkau (Muhammad). di rumah 'Abdul Karim Affandi bin Muhammad Husain Abdul Hadi. Kisah 2 Yusuf al-Nabhani bercerita. Malamnya. dan dengan menziarahnya aku akan memperoleh obat penyakitku ini. Maisarah berjumpa dengan beliau. Secara perlahan-lahan aku sehat kembali. Kemudian aku bertanya kepada seorang penduduk daerah itu yang ada di sisiku. dalam mimpi aku mendengar ada orang menyuruhku menziarahi makam Maisarah. Tuhan semesta alam. Kisah 1 2. aku berangkat untuk berziarah. Aku memantapkan diri uiituk menziarahinya pada hari Arafah 1308 H. Ketika terbangun. Penduduk itu memberitahuku bahwa hari Arafah adalah hari yang khusus untuk menziarahi makam Maisarah. yakni 1308 H. Aku sampai ke'makamnya di siang hari ketika banyak orang berziarah ke sana. sebelum mimpi itu muncul.. aku melihat orang-orang berbondong-bondong menziarahinya. hingga hilanglah penyakitku itu secara total. aku merasa sehat kembali lebih dari sebelumnya. Ketika aku telah putus asa untuk sembuh. karenanya banyak penduduk daerah-daerah sekitar yang datang berziarah saat itu. termasuk salah satu pemimpin tentara di Palestina dan ia meninggal di sana serta dimakamkan dekat daerah Baqah termasuk wilayah Nablus.a." Kemudian ia masuk Islam dan keislamannya sangat baik. aku sudah melupakan keberadaan Maisarah r. Kisah 2 Kisah 1 Maisarah adalah salah satu di antara sembilan utusan Bani Absi yang datang kepada Rasulullah Saw. Segala puji hanya bagi Allah." . Di makamnya.a. (Diriwayatkan oleh Ibnu Atsir dalam Usud al-Ghabah) Maisarah bin Masruq al-'Absi r. Setelah melewati makamnya tiga tahun lalu. Oleh karena itu. tetapi ketika aku melewati sebuah jalan di samping makamnya. Aku tahu yang dimaksud adalah Maisarah al-Absi. aku sangat ingin menjadi pengikutmu. aku membaca surah-surah pendek dan kitab Dalail al-Khairat. Penyakit itu sangat memayahkanku. Mereka juga melakukan ziarah di hari terakhir bulan Ramadhan.Table of contents [hide] 1. Kemudian aku pulang dengan penuh rasa syukur dan pujian kepada Allah. Makamnya terkenal sebagai tempat ziarah. Pagi harinya. padahal selama berbulan-bulan aku minum berbagai macam obat dan mengikuti saran beberapa dokter terkenal. "Wahai Rasulullah. aku berniat kuat untuk menziarahinya. Maisarah berkata.

Jibril datang lalu berkata. Demi Allah. sampai memutuskan tali sandal seseorang dan tidak membetulkannya. ada orang yang berkata kepadanya. Submitted by admin on Mon. Sewaktu Nabi Saw. dan tidak menyapa seorang pun. 2007-11-19 17:16 Sa'ad bin Abi Waqash r.a. 2007-11-19 17:16 Al-Sakhawy meriwayatkan dari Abu Ishaq dari Yazid bin Ruman dari'Urwah bahwa Aisyah r. temuilah mereka!" Nabi Saw bertanya." (Riwayat Abu Na'im) Dalam riwayat lain diceritakan bahwa pada perang Khandaq. pulang dari Khandaq. Ketika beliau sedang mengibaskan debu di kepalanya.Maslamah bin Mukhallid al-Shahabi Submitted by admin on Mon. seperti halnya ia mendahului kita memandikan jenazah Hanzhalah.a. Rasulullah Saw tergesa-gesa keluar. "Ke mana?" Jibril menunjuk ke arah perkampungan Band Quraizhah. menawan para wanita dan anak-anak. Tenda untuk Nabi Saw. beri aku kesempatan untuk memerangi mereka karena Engkau. "Keluarlah. tidak satu pun yang begitu ingin aku perangi karena Engkau selain kaum yang mendustakan dan mengusir RasulMu. Orang-orang bertanya. berkata. di atas makamnya muncul cahaya tanpa henti. aku sungguh yakin bahwa Engkau telah mengobarkan peperangan di antara kami dan mereka." akhirnya binatang-binatang buas dan ular-ular ganas itu keluar dengan membawa anak-anaknya. beliau melepas baju besinya. izinkan aku mengikutinya dan biarkan aku mati di .. maka turunlah hujan seketika itu juga. Jika Engkau mengobarkan peperangan. mengobarkan peperangan. Jika masih ada peperangan dengan kaum Quraisy. Engkau Maha Tahu. "Ketika Najasyi meninggal dunia. menceritakan bahwa ketika Sa'ad bin Mu'adz wafat setelah perang Khandaq. (Riwayat AlMunawi) Najasyi Submitted by admin on Mon. Rasulullah berkata. Orang pertama yang memerintahkan membangun menara di Mesir untuk mengumandangkan azan. "Sungguh aku akan menghukum mereka. Di antaranya adalah ketika ia turun ke sebuah lembah yang berada di antara dua gunung dan di sana tidak terdapat air. "Di lembah ini terdapat binatang-binatang buas dan ular-ular ganas. karena ia hidup pada masa Rasulullah Saw dan Rasulullah melakukan shalat gaib untuknya ketika ia meninggal. kemudian mandi. Mereka bertempur untuk menegakkan keadilan atas Sa'ad. Sa'ad bin Mu'adz r. mengapa engkau mengabaikan kami?" Beliau menjawab. telah dipasang di dalam masjid karena beliau akan segera kembali dari perang.. mata Sa'ad bin Mu'adz terkena tombak yang dilemparkan Hayyan bin Arqah. jangan melepasnya dulu. Ya Allah. "Engkau telah melepas baju besimu. juga membagi harta kekayaan mereka." Kemudian Sa'ad berdoa. tidak melilitkan kembali selendangnya yang terurai. Ia adalah orang yang dikabulkan doanya berkat doa Rasulullah Saw dan memiliki banyak karamah." Saya menceritakan Najasyi pada bab tentang karamah para sahabat Rasulullah Saw. Rasulullah Saw segera menuju ke sana. "Ya Allah. lalu ia berdoa kepada Allah Swt. "Aku khawatir malaikat mendahului kita untuk memandikan jenazah Sa'ad bin Mu`adz. 2007-11-19 17:16 Maslamah terkenal sebagai penguasa Mesir dan Afrika.a. "Ya Rasulullah." Lalu Maslamah berkata. Karamahnya yang lain adalah ketika ia memasuki Afrika. meskipun ia belum pernah berkumpul dengan Rasulullah sehingga tidak dianggap sebagai sahabat.

"Sa'ad bin Mu`adz telah menggoncangkan 'Arsy Zat Yang Maha Pengasih." Beliau menjelaskan." (HR Al-Baihagi dari Ibnu `Umar r." (Riwayat Abu Na'im dari Asy'at bin Ishaq bin Sa'ad bin Abi Waqash) Diceritakan pula bahwa ketika mengusung jenazah Sa'ad. (HR Al-Baihaqi dari Jabir r.) Dalam riwayat lain diceritakan bahwa Jibril menemui Nabi Saw lalu bertanya."' (HR Ibnu Sa'ad) Riwayat lain menceritakan hahwa ketika Sa'ad bin Mu'adz wafat. Ia dikenai satu himpitan. Rasulullah Saw menggenggam kedua lutut Sa'ad lalu berkata. ternyata Sa'ad bin Mu`adz telah wafat. dan jenazahnya diantar 70. "Kami belum pernah mengusung jenazah yang lebih ringan daripada hari ini. jangan cabut nyawaku agar mataku tetap terbuka sampai di tempat Bani Quraizhah. "Rasulullah Saw memasuki rumah Sa'ad. "Segala puji hanya bagi Allah. Aku berkata.' Beliau menjawab. "Siapakah hamba saleh yang wafat sehingga pintu-pintu langit terbuka untuknya dan `Arsy bergetar?" Nabi kemudian keluar. karena gembira dengan kedatangan ruhnya. Kemudian aku melihat beliau melangkah dan memberi isyarat kepadaku agar berhenti. Maha Suci Allah. kemudian Allah membebaskannya. sampai kaum muslimin memerangi Bani Quraizhah. Setelah pulang. tetapi tidak mendapatkan tempat duduk. kalau ada orang yang selamat dari himpitan kubur. (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Jabir r." Lalu ia menahan pembuluh darah di matanya. orang-orang mengatakan. padahal sebelumnya mereka belum pernah ikut mengusung jenazah bersama-sama kalian. kami belum pernah mengusung jenazah yang lebih ringan daripada ini. "Ya Allah. sampai salah satu malaikat melepaskan salah satu sayapnya. `Ya Rasulullah.) Rasulullah Saw pernah bersabda tentang Sa'ad bin Mu'adz. Aku tidak bisa duduk." Ketika orang-orang mengusung jenazah Sa'ad bin Mu'adz yang pada masa hidupnya ia adalah orang yang paling besar dan tinggi." Lalu Nabi Saw bersaada. Seusai perang. Sa'ad berdoa. lalu Jibril bertanya. "Sa'ad telah menggoncangkan 'Arsy. (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Aisyah) Dikisahkan pula bahwa pada saat perang Ahzab (Khandaq). Dalam riwayat lain Hasan Al-Bashri berkata.sana. "Kalian merasa ringan.000 malaikat. pembuluh darah di mata Sa'ad bin Mu`adz pecah." (Kedua riwayat ini diceritakan oleh Al-Baihaqi) Muslimah bin Aslam bin Harisy bercerita. Aku berhenti dan mundur ke belakang. tetapi tidak keluar setetes pun darah. namun aku melihatmu melangkah. karena malaikat telah turun tangan.a. Sa'ad lah orangnya. "Malaikat masuk. maka aku lapangkan tempat untuknya. aku tidak melihat seorang pun di sana. "Ya Rasulullah. peperangan dengan Bani Quraizhah berkobar. "Maha Suci Allah. mereka melihat tanah tersebut telah berubah menjadi minyak wangi.000 malaikat yang tidak menginjak bumi sama sekali." Lalu beliau mengusapkan minyak wangi itu ke wajahnya dan berkata lagi." Malam itu.a. Rasulullah Saw berkata. tetapi tak ada seorang pun di dalamnya kecuali Sa'ad yang ditutupi kain. beliau duduk sebentar lalu keluar." (HR Ibnu Sa'ad dan Abu Na'im dari jalur Muhammad bin Munkadir) . dan ia menemui ajalnya." (Riwayat Ibnu Sa'ad dari Mahmud bin Lubaid) Muhammad bin Syarahbil bin Hasanah menceritakan bahwa pada hari itu. salah seorang munafik berkata. mata Sa'ad bin Mu`adz terkena tombak sehingga mengucurkan banyak darah. akhirnya Sa'ad bin Muadz wafat karenanya. "Jenazah Sa'ad bin Mu'adz disaksikan 70.a) Rafi` al-Zargi menceritakan bahwa salah seorang kaumnya memberitahu bahwa Jibril telah mendatangi Nabi Saw di tengah malam dengan mengenakan ikat kepala dari sutra tebal. "Jenazah siapa gerangan yang telah membuka pintu langit dan menggoncangkan Arsy?" Beliau segera berdiri menemui Sa'ad bin Mu'adz dan menemukannya telah gugur. orang-orang mengambil tanah kuburan Sa'ad dan membawanya pulang.

kami mencium harum minyak wangi. Rasulullah Saw berkata.Anni Sa'id al-Khudri r. maka butakanlah matanya dan matikanlah ia di atas tanahnya. "Apakah aku akan mengambil tanahnya setelah aku mendengar sabda Rasulullah Saw?" Marwan bin Hakam kemudian bertanya. tetapi seringkali la ragu apakah yang diziarahinya itu betul makam Sa`ad atau bukan.a. "Katakan kepada Rasulullah bahwa aku benar-benar telah mencium wangi surga. Syaikh Jalaluddin menjelaskan. Dikemukakan oleh Jalaluddin al-Bashri al Dimasyq dalam kitabnya Tubfat al-Anam fi Fadhaili al-Syam) Sa'ad bin `Utiadah r. Laki-laki itu melihat dari ketinggian seraya berkata. Submitted by admin on Mon. 2007-11-19 17:16 Sejak dulu penduduk D:unaskus telah sepakat bahwa makam Sa'ad bin 'Ubadah ada di suatu dataran rendah di Damaskus. lalu mati. sabetan pedang. maka yang sejengkal itu akan dikalungkan di lehernya menjadi tujuh lapis bumi." Sa'id kemudian berdoa." Zaid menemukan Sa'ad bin Rabi' sedang sekarat karena terkena 70 luka tusukan tombak. di sebuah desa berriama Al-Manihah. Suatu hari ketika Abu Ishaq berada di makam itu. pernah diadukan oleh Urwa binti Uwais kepada Marwan bin Hakam." Abu Ishaq terbangun." (Riwayat Ibnu Sa'ad) Sa'ad bin Rabi' r. "Ya Allah. Kemudian Sa`ad berkata.'Aku tidak akan memintamu menunjukkan bukti lagi setelah mendengar hadis ini. 2007-11-19 17:16 'Urwah bin Zubair menceritakan bahwa Said bin Zaid r. "Ini benar-benar makamnya. lalu pergi. "Apa yang kau dengar dari Rasulullah Saw. Rasulullah Saw menyuruhnya mencari Sa'ad bin Rabi'. Submitted by admin on Mon.a. lalu berkata.a.?" Sa`id menjawab. berkata. dan sewaktu ia berjalan di tanahnya.a. 2007-11-19 17:16 Zaid bin Tsabit r. "Kalau kamu bertemu dengannya. Setiap kami menggali sebongkah tanah kuburnya. dan sesungguhnya mereka telah berada di ujung perjalanan. (Riwayat Bukhari dan Muslim) . Barangsiapa mengambil sejengkal tanah secara zalim. dan lemparan anak panah.a.a. ia terserang kantuk."' Marwan berkomentar." Urwa meninggal dunia setelah matanya buta. Submitted by admin on Mon.a." Kemudian la membaca Al-Qur'an. Urwa menuduh Sa'id telah mengambil sedikit tanahnya." Akhirnya Sa'ad bin Rabi' menghembuskan nafas terakhirnya. berkali-kali. 'Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda. (HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi) Sa'ad bin `Ubadah r.bahwa Abu Ishaq Ibrahim bin Abdullah Al-Armawi berziarah ke makam Sa'ad bin `Ubadah r. dia terperosok ke dalam lubang. lalu muncul seorang laki-laki tinggi. wafat di Syam pada masa kekhalifahan Abu Bakar tahun 14 H. "Aku ikut menghadiri pemakaman Sa'ad. kalau Urwa itu berdusta. 'Aku adalah Sa'ad. seorang badui yang mengenakan cadar. berdoa. Sa'id bin Zaid r. menceritakan bahwa pada perang Uhud. sampaikan salamku untuknya dan tanyakan kabarnya. dan di pinggangnya terselip tombak. Sa'id lalu berkata.a. Katakan juga kepada kaumku Anshar agar mereka jangan khawatir jika telah mengikhlaskan diri kepada Rasulullah Saw. tiba-tiba bagian atas makam itu terbelah.

"Ya Allah. "Ya Allah. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. laki-laki itu terlempar hingga lidah dan tangannya putus. ia bertanya. dan timpakan berbagai fitnah padanya. Submitted by admin on Mon. dan Al-Baihaqi dari jalur Abdul Mulk bin Amir) Dalam riwayat lain dikisahkan bahwa Sa'ad tengah berpidato di hadapan penduduk Kufah. "Semoga Allah menunjukkan kekuatanmu meskipun engkau tidak bisa tumbuh besar lagi. la terperosok dan terkubur dalam sumur itu. kalau ia berdusta." Maka Sa'ad berdoa." (Diriwayatkan oleh Bukhari. "Engkau sungguh tidak adil dalam mengemban tanggung jawab. 'Aku menderita karena doa Sa'id. potonglah lidah dan tangannya dengan kehendak-Mu. Kisah 1 2." (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dan Ibnu Asakir dari Mughirah) . sampai-sampai alisnya menutupi mata karena saking panjangnya. menceritakan bahwa penduduk Kufah mengadukan Sa'ad bin Abi Waqash kepada Khalifah `Umar. panjangkan umumya. maka butakanlah matanya. tidak membagi secara rata. kalau ia berdusta. dan di sebuah jalan ia pernah bertemu dengan budak-budak perempuan kemudian merabanya. Kisah 2 Kisah 1 Jabir r. 'Umar lalu mengutus seseorang untuk bertanya tentang Sa'ad kepada orang-orang Kufah." Lelaki itu kemudian buta. (Diriwayatkan oleh Al Thabrani. Muslim. tidak berjalan bersama pasukannya. segerakan kefakirannya. Sewaktu ditanya.a. ia betul-betul ditimpa kemiskinan. Ia tidak bisa berbicara sepatah kata pun sampai ajal menjemputnya. "Aku menjadi tua bangka dan terkena fitnah karena doa Sa'ad. "Kami mengadukan Sa'ad karena ia tidak membagi rampasan secara sama rata. dan tidak ikut berperang bersama pasukan. lalu menabrak dinding. Laki-laki itu berkata. Utusan itu berkeliling dari masjid ke masjid di Kufah dan semua orang yang ditanyainya memberikan penilaian positif terhadap Sa'ad. "Ya Allah." Pada waktu perang Kadisiyah. difitnah sebagai orang yang sombong dan pembohong. "Bagaimana kepemimpinanku menurut pandangan kalian?" Seorang laki-laki berseru. (Diriwayatkan oleh Muslim dari Muhammad bin Zaid bin `Abdullah bin Amr) Sa`ad bin Abi Waqash r. Kemudian Sa'ad berdoa. panjangkan kefakirannya.Dalam riwayat lain diceritakan bahwa Urwa binti Uwais buta. ia membenamkan tangannya pada tempat bersuci Sa'ad." Sa'ad berdoa.a. "Itu puteri Sa'ad. Akhirnya ia berhenti di sebuah masjid dan bertemu dengan seorang laki-laki yang mengaku bernama Abu Sa'dah. jatuh miskin sehingga menjadi peminta-peminta. seraya berkata." Kemudian Sa'ad berdoa." Ibnu Amir menceritakan bahwa ia menyaksikan laki-laki yang mengadukan Sa'ad itu berumur panjang. dan karena itu ia dibunuh.dan tidak berlaku adil dalam menghukumi sesuatu. dan timpakan fitnah padanya. Orangorang mengolok-oloknya." Kemudian Urwa binti Uwais melewati sumur di tanah tempat terjadinya sengketa tanah dengan Sa'id bin Zaid. karena itu ia terkena fitnah. (Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari jalur Mush'ab bin Sa'ad) Riwayat lain menceritakan bahwa ada seorang laki-laki muslim mengejek Sa'ad bin Abi Waqash. Ibnu `Asakir dan Abu Na'im dari Qabishah bin Jabir) Dikisahkan pula bahwa ada seorang perempuan yang mempunyai perawakan seperti anak kecil. maka panjangkanlah umurnya. "Mengapa kamu bisa jadi begini?" Jawabnya.

(Riwayat Al-Baihaqi dan Ibnu Asakir dari Yahya bin Abdurrahman bin Labibah) Dikisahkan juga bahwa ketika Sa'ad sedang berjalan-jalan. lalu sang peramal memukul lakilaki itu dengan keras. sampai di sungai Tigris. Sa`ad mempersilakan pasukannya untuk . dan berkata. lalu merangkulnya sambil berseru. Tolong jangan berdoa. lalu berkata. tetapi ia tidak mengindahkannya. Thalhah. Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Al-Musayyab bahwasanya Marwan pernah berkata. Kemudian Sa'ad menahan nafas dan bersumpah tidak akan mendoakan buruk untuk seorang pun (Riwayat Al-Hakim dari Mush'ab bin Sa'ad). laki-laki ini telah mengejek salah seorang walimu. karena harta itu adalah milik Allah. padahal air pasang sungai Tigris sangat tinggi.Hakim). Sa'ad bermimpi melihat sekawanan kuda milik pasukan muslimin menceburkan diri ke sungai. Maka ia mengumpulkan pasukannya. seolah-olah kamu ini nabi. hamba memiliki anak-anak yang masih kecil. lewatlah seorang laki-laki sambil mencaci maki Ali.Dalam riwayat lain diceritakan bahwa ada seorang perempuan terus menerus memperhatikan Sa`ad.a. "Ya Allah." dan mereka menyetujuinya. Jangan pisahkan golongan ini. ya Abu Ishaq. Maka Sa'ad berdoa. sampai otaknya keluar dan akhirnya mati" (Riwayat Al." Diceritakan pula bahwa Sa'ad bin Abi Waqash pernah berdoa. Demi Allah. "Ya Allah. kabulkanlah semua doa yang dipanjatkan Sa'ad!" Hingga setiap doa yang dilantunkan Sa'ad selalu dikabulkan Allah. tetapi ia tidak berhasil karena perahu-perahu telah ditambatkan.' Demi Allah. Suatu hari ketika perempuan itu muncul. 'Allah telah mengabulkan doamu. "Kamu menakutiku. ia mencari perahu untuk menyeberang. maka timpakan malapetaka padanya hari ini. Dalam hadis lain juga dinyatakan. karena Nabi Saw telah mendoakan agar doanya mustajab." Sa'ad lalu berdoa. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dan Ibnu Asakir dari Mana' dari Abdurrahman bin Auf) Qais bertutur. Tiba-tiba laki-laki itu tertubruk seekor unta betina hingga ia mati." Dua puluh tahun kemudian. Orang-orang mengikuti Sa'ad. Sa'ad menegurnya. "Kamu mencaci-maki para pemimpin yang dianugerahi keunggulan oleh Allah. lalu menyeberangi air pasang itu. Sa'ad berkata. "Ya Allah. "Harta ini milik kami maka kami berhak memberikannya kepada orang yang kami kehendaki. "Ada seorang laki-laki mengejek Ali. kamu harus menghentikan cacianmu kepada mereka atau aku akan mendoakan keburukan untukmu." Doa Sa'ad mustajab. hingga kudanya terbenam ke dalam lumpur. kemudian ia terlempar di bebatuan." Laki-laki itu menjawab." Tiba-tiba datanglah seorang peramal perempuan sehingga orang-orang berlarian menghindarinya. sampai Engkau perlihatkan kekuasaanMu." Kemudian Sa`ad mengangkat kedua tangannya dan berkata. "Buruk sekali wajahmu. maka tangguhkan kematianku sampai mereka dewasa (balig). 'Ya Allah. Sa'ad berkata kepada laki-laki itu. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Sa'ad mendoakan buruk untuk seorang laki-laki. ia telah mencaci-maki para pemimpin yang telah Engkau unggulkan. Sa'ad baru menemui ajalnya. sesudah menderita sakit parah. 'Aku akan menyeberangi sungai ini. hai Abu Ishaq. 'Aku akan berdoa." Tiba-tiba wajah pcrempuan itu memuntir ke belakang dan tidak bisa menoleh ke depan." Marwan meloncat. "Ya Allah. dan Zubair. Tiba-tiba datang air pasang. kami belum berpisah. (Riwayat Al Thabrani dari Amir bin Sa'ad) Al-Tirmidzi dan Al-Hakim meriwayatkan dan menyatakan kesahihan hadis Nabi tentang Sa'ad. kabulkanlah doa Sa'ad dan tepatkanlah lemparan panahnya!" Kisah 2 Riwayat lain menceritakan bahwa ketika Sa'ad bin Abi Waqash r. Sa'ad dan pasukannya tinggal di sana beberapa hari pada bulan Safar. "Engkau akan berdoa kepada Allah. Sa'ad menakwilkan mimpinya sebagai petunjuk agar ia menyeberangi sungai itu.

maka di depannya terhampar sebuah gundukan tempat untuk istirahat." Lalu mereka menceburkan diri ke Sungai Tigris." (Diriwayatkan oleh Abu Na'im dari Abu Bakar bin Hafsh bin `Umar) Riwayat lain menceritakan bahwa Sa'ad dan pasukannya menccburkan diri ke sungai Tigris berpasangpasangan. Submitted by admin on Mon. Dalam riwayat lain diceritakan bahwa ketika kaum muslimin menyeberangi sungai Tigris. di depannya terhampar sebuah gundukan." Salman berkata kepada Sa'ad. (Riwayat Abu Na'im dari Ibnu al-Dafili) Dalam riwayat lain diceritakan bahwa Sa'ad berkata. "Kami menyeberangi sungai Tigris sambil membawa kuda dan binatang piaraan kami. (Riwayat Abu Na'im dari Amir al-Sha'idi) Qais bin Abi Hazim berkata. karena itulah hari itu disebut dengan Yaumul Jaratsim. Sambil terapung di sungai." Air sungai Tigris mengapungkan Sa'ad dan pasukannya. "Kami menundukkan sungai Tigris yang sedang meluap airnya. Pada bulan Safar tahun 16 H. lalu berkata. Jika ada yang lelah. Sungguh ajaib. Dialah sebaik-baik Zat tempat memasrahkan diri. dan terombang-ambing ombak. sementara kuda mereka menyeberangi sungai sambil berdiri tegak. Kudakuda itu mendatangi pasukanku sambil menghela surainya diiringi ringkikan.a. "Katakanlah! Kami memohon pertolongan Allah dan bertawakkal kepada-Nya." (Riwayat Abu Na'im dari Habib bin Shahban. Orang-orang Persia merasa heran dengan hal yang tidak masuk akal tersebut. pasukanku segera menyeberangi sungai itu tanpa memedulikan apa pun." (Abu Na'im meriwayatkan kisah ini dari Abu `Utsman al-Nahdi) Riwayat lain menyebutkan bahwa orang yang berjalan di atas air bersama Sa'ad adalah Salman al-Farisi. Tiada daya dan kekuatan. Mereka berhasil melintasinya. dan mengalahkan musuh-Nya. seperti ketika berjalan di daratan. mereka berbincang-bincang lebih banyak daripada ketika mereka berjalan di daratan.. mereka berdampingan berjalan di atas air. Tidak ada sesuatu pun milik pasukanku yang hilang dalam air. hingga air itu tidak terlihat dari tepian. "Cukuplah Allah bagi kami. bukan manusia. sampai tak seorang pun melihat air dari dua tepinya. Pasukan muslimin kemudian menaklukkan Persia dan segera mengumpulkan sebagian besar kekayaan mereka. hanya sebuah gelas yang pegangannya telah pecah. Cukuplah Allah bagi kami. Ketika melihat tingkah kuda tersebut. menyeberangi air yang pasang itu. Sa'ad berkata. dikutip dari kitab Hujjatullah 'ala al-'Alaamin). Namun angin dan gelombang menyeretnya ke tepi dan pemiliknya mengambilnya kembali. 2007-11-19 17:16 . sebaik-baik Zat tempat memasrahkan diri. lautan tunduk kepada Sa'ad dan pasukannya seperti halnya daratan tunduk kepada mereka. Safinah r. tidak ada sesuatu pun yang hilang. pelayan Rasulullah Saw.menceburkan diri ke sungai. Allah benarbenar akan menolong wali-Nya. Demi Allah. Pasukan Sa'ad menyeberangi sungai Tigris sambil terapung beserta kuda-kuda mereka. "Sesungguhnya Islam itu baru. Demi Allah. mereka terapung di sungai itu sambil berbincang-bincang dan berpasangan. jika dalam diri pasukan tidak ada kejahatan atau dosa yang mengalahkan kebaikan. Bila Sa'ad lelah. yaitu kotakota di Persia. prajurit berkuda tetap tegak dan air tidak sampai menyentuh ikat perut kudanya. Tidak ada pemandangan yang lebih menakjubkan selain pemandangan itu. dan tidak ada seorang pun yang tenggelam. "Mereka itu jin. Sa'ad berkata. Gelas itu terjatuh dan hanyut terbawa air. Meskipun air pasang mencapai puncak ketinggiannya. penduduk Persia berkata. memenangkan agama-Nya. lalu ia beristirahat di atasnya seolah-olah berada di atas tanah. Salman menjadi pasangan Sa'ad. kaum muslimin menguasai rumah-rumah peninggalan kerajaan Persia. Mereka menyeberangi sungai. "Demikianlah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Riwayat Abu Na'im). kecuali milik Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

ya Abdullah!" Harits bertanya kepada orang di sampingnya. pelayan Rasulullah Saw'. Maka datanglah seekor burung dan kijang kepadanya. Salman berkata. dan mengenakan baju putih. Tamu itu berkata. Submitted by admin on Mon. Laki-laki itu menoleh ke arah Harits. "Ya. Harits lalu berkata. Harimau itu menundukkan kepalanya dan menaikkanku ke atas pundaknya. lalu mengantarku sampai di sebuah jalan. kemudian perahu itu pecah. "Ya.Safinah bercerita. dan aku juga belum pernah bertemu denganmu." Salman menegaskan. "Apakah engkau heran melihat seorang hamba yang taat kepada Allah. Maka aku paham ia mengucapkan selamat berpisah denganku. Bukankah engkau Harits bin `Amir?" Harits menjawab. aku menyapanya. maka aku naik papan pecahan dari perahu itu sampai ke pantai. `Ruh-ruh itu laksana tentara yang berperang. Tamim Al Dari r. aku adalah Safinah. karena aku kedatangan seorang tamu yang sangat ingin aku muliakan. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. 'Hai Abul Harits (julukan harimau).Wardiyyah fi Ajla'i al Tharigah al-Naqsyabandiyyah) Kisah 2 Harits bin Amir melakukan perjalanan sampai di Madain. begitu juga aku tidak mengenalmu. "Siapa orang ini?" Jawabnya. la menyambut Harits. Kisah 2 Kisah 1 Salah satu karamah Salman adalah ketika suatu hari ia keluar dari Madain bersama seorang tamu. "Aku naik perahu. tibatiba ada sekawanan kijang berjalan di padang pasir dan burung-burung beterbangan di angkasa raya. "Ya Abu Abdullah. Tentara yang dikenal adalah kawan dan yang tak dikenal adalah lawan." Kemudian Salman berkata kepadanya. "Kemarilah wahai burung dan kijang." Lalu Salman masuk ke dalam rumahnya. engkau belum pernah bertemu denganku sebelumnya.a Submitted by admin on Mon. Kisah 1 2.a. lalu berkata. Ruhku telah mengenal ruhmu ketika aku bertemu denganmu. ia mengaum. (Diriwayatkan oleh Ibnu Atsir dalam kitab Usud al-Ghabah dari Muhammad bin Munkadir) Salman al-Farisi r. Di jalan itu. Engkau tidak mengenalku. "Tetaplah di tempatmu. tetapi ia didurhakai oleh sesuatu?" (Kisah ini aku kemukakan dalam kitab Hujjatullah 'ala al-Alamin dan dikemukakan juga oleh Syaikh Abdul Majid al-Khan al-Dimasyqi dalam kitabnya AlHadaiq al. demi Zat yang menguasai jiwaku.'Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda."' (Diriwayatkan oleh Syaikh Abdul Majid dari Abu Na'im) Karamah ini juga dikemukakan dalam kitab Al Tabaqah karya Imam Munawi. 2007-11-19 17:16 . Ia bertemu seorang laki-laki berpakaian lusuh membawa kulit yang disamak berwarna merah yang digunakan dalam pertempuran." Salman menjawab. "Maha Suci Allah. "Salman. Kemudian aku bertemu seekor macan. dan menyalaminya. meraih tangannya.

Khalifah `Umar kemudian menemui Tamim al-Dari dan menyuruhnya pergi ke tempat munculnya api itu. Keduanya pergi ke tempat api itu." (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan pengarang kitab Al-Syifa') Ummu Aiman r. Nabi Saw. `Tidaklah sama antara orang yang menyaksikan hal in dengan yang tidak menyaksikannya. Ummu Syarik al-Dausiyah r. kami pernah menyembunyikanmu. Orang Yahudi itu berkata kepada isterinya. Maka Tamim bangkit bersama `Umar. Ia menggapai timba itu dan memegangnya. 2007-11-19 17:16  Karamah Tsabit. "Pada masa 'Umar. Submitted by admin on Mon. ada api muncul. sampai api itu masuk ke sebuah gua. Cerita ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Muni` dalam musnadnya dari jalur sanad yang lain. padahal ia sudah menjadi mayat."Umar mengucapkannya tiga kali. Tamim al-Dari berusaha menggiring api itu dengan selendangnya. Ummu Syarik al-Dausiyah dalam keadaaan berpuasa.a. pernah menyatakan bahwa ia termasuk ahli surga. dan 'Utsman itu orang yang baik lagi penyayang. Kemudian Tamim menggiring api itu dengan tangannya. yang gugur dalam perang Yamamah. Submitted by admin on Mon. 'Seperti inilah. dan Hisyam bin Hisan menceritakan bahwa Ummu Aiman hijrah dari Mekkah ke Madinah tanpa membawa bekal sedikit pun. Abu Bakar itu orang yang tepercaya. Sesampai di Rauha. Ketika kami memasukkan jenazah Tsabit ke dalam liang lahat. kami mendengar Tsabit berkata.Mu'awiyah bin Harmal bercerita. "Ada api keluar dari tanah yang tak berpasir. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. Lalu 'Umar berkata. Kisah 1 2. Kemudian ia mendengar desiran yang sangat keras di atas kepalanya.a. di tengah jalan ia berkawan dengan seorang Yahudi. 'Umar itu seorang syahid. Tamim menyusul di belakangnya. sampai api itu masuk ke sebuah gua. aku berpuasa di hari yang sangat panas. Tiba-tiba ada timba yang menjulur dari langit dengan tali timba berwarna putih. "Setelah meminumnya. Pada waktu itu. kemudian minum sampai puas. Abu 'Imran al-Juni.a."' Tsabit bin Qais r." . Submitted by admin on Mon.a. 'Muhammad adalah utusan Allah. "Jika engkau memberinya minum. (Riwayat Al-Baihaqi dan Abu Na'im) Dalam riwayat lain dari Abu Na'im diceritakan bahwa Marzuq berkata. Kisah 2 Kisah 1 Yahya bin Sa'id menceritakan bahwa Ummu Syarik al-Dausiyah berhijrah.' Kami mendengar ucapannya secara langsung. ia didera haus yang amat sangat. tetapi aku tidak merasakan dahaga lagi" (Riwayat Al-Baihaqi). aku benar-benar akan marah. Ummu Aiman berkata. Lalu aku berputar-putar di bawah terik matahari yang bisa membuatku dahaga. Ia adalah juru bicara kaum Anshar. Lalu `Umar berkata kepada Tamim. 2007-11-19 17:16 Abdullah bin `Ubaidillah al-Anshari bercerita. "Aku ikut menguburkan Tsabit bin Qais r. dan aku mengikuti mereka.

Ada yang mengetahui bahwa yang dilihatnya itu kotor tetapi ia tidak mengetahui sebabnya. "Tidak. Semakin lama. sehingga ia bisa mengetahui apakah yang dilihatnya itu kotor atau bersih. Artinya.a. Tiba-tiba wadah itu telah penuh dengan mentega. mengatakan hal tersebut untuk mendidik dan menegur laki-laki itu agar tidak mengulangi apa yang telah dilakukannya. "Aku melihat ada bekas zina di matamu. sesungguhnya apa yang mereka kerjakan itu mengotori hati mereka (QS Al-Muthaffifin [83]: 14). sehingga mereka tidak mengetahui kebahagiaan beriman dan berjihad. kemaksiatan yang dilakukan membuat hati semakin kotor dan ternoda. "Sekali-kali tidak demikian. sehingga membuat hati menjadi gelap dan menutup pintu-pintu cahaya. `Utsman dapat melihat bahwa hati orang itu kotor dan mengetahui sebabnya yakni karena menghayalkan seorang perempuan. Kemudian orang Yahudi tersebut berkata. maka ia akan melihat dengan nur Allah. lalu ia menghayalkannya. Ketika ada seorang laki-laki datang kepadanya. "Demi'Allah.a. Selanjutnya Taj al-Subki menjelaskan bahwa bila seseorang hatinya jernih. Tiba-tiba di atas dada Ummu Syarik ada timba. lalu Ummu Syarik berkata. 'Utsman berkata kepada laki-laki itu.a. sebagaimana dinyatakan dalam firman Allah." Ia meniup wadah itu dan menjemurnya di panas matahari. Dan hati mereka telah dikunci mati.Sampai di penghujung malam. Ummu Syarik al-Dausiyah masih berpuasa karena tidak ada makanan untuk berbuka. Utsman bin 'Affan r. setiap maksiat itu kotor." Istri Yahudi itu menyahut. 2007-11-19 17:16 Table of contents [hide] 1. Laki-laki tersebut baru saja bertemu dengan seorang perempuan di tengah jalan. Ada yang berpendapat bahwa wadah lemak sapi Ummu Syarik termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah. ini adalah firasat seorang mukmin. terdapat apa yang dibutuhkan. Kotoran itu bisa dibersihkan dengan memohon ampun (istighfar) atau perbuatan-perbuatan lain yang dapat ." (Riwayat Ibnu Sa'ad dari `Arim bin al-Fadhl dari Hammad bin Zaid) Kisah 2 Ibnu Sa'ad juga menceritakan bahwa Ummu Syarik al-Dausiyah memiliki wadah lemak sapi yang dianggap jelek oleh orang yang mendatanginya. Submitted by admin on Mon. Kisah 2 3." Lakilaki itu bertanya. Ada seseorang mengunjunginya. Taj al-Subki menceritakan bahwa ada seorang laki-laki bertamu kepada 'Utsman. dan tidak ada jalan lagi untuk bertobat. (QS Al Taubah [9]: 87) Sekecil apa pun kemaksiatan akan membuat hati kotor sesuai kadar kemaksiatan itu. Ada yang maqamnya lebih tinggi karena mengetahui sebab kotornya. lalu hati menjadi mati." `Utsman r. seperti dinyatakan dalam firman Nya. "Aku mendengar suara orang minum. "Apakah wahyu masih diturunkan sctelah Rasulullah Saw wafat?" `Utsman menjawab. "Di dalam wadah ini. Kisah 1 2. aku tidak memberinya minum. Kisah 3 Kisah 1 Dalam kitab Al-Thabaqat. dan menimbulkan noda hitam di hati sesuai kadar kemaksiatannya sehingga membuatnya kotor. Maqam orang-orang seperti itu berbeda-beda. seperti 'Utsman r. lalu ia meminumnya.

a. 'Ya Rasulullah. yang sedang berada di atas mimbar. Menurut Ibnu Bathis. maka akan bertambah pula kekotoran hatinya. Ini adalah maqam paling tinggi di antara maqam-maqam lainnya. Aku mendengar rintihan kesakitan dari dalam suatu makam. karena menghayalkan seorang perempuan merupakan dosa yang paling ringan. tetapi kita tidak mampu mengetahui hal tersebut. (Riwayat Ibnu Sakan dari Falih bin Sulaiman yang saya kemukakan dalam kitab Hujjatullah `ala alAlamin) Kisah 3 Diceritakan bahwa Abdullah bin Salam mendatangi `Utsman r. Allah lalu menimpakan penyakit pada lutut Jahjah dan tidak sampai setahun ia meninggal.' Aku bertanya. berarti dalam hati kita masih ada penghalang yang membuat kita tidak mampu melihat hal tersebut."' (HR Al-Baihaqi) .a." Pada hari itu juga. sehingga ia bisa mengetahui kotoran hati meskipun kecil.' Kemudian aku memilih makan bersama mereka. `Ya.' Kemudian Rasulullah berkata. Hal ini disepakati oleh orang yang mengingkari karamah para wali. apakah mereka mengurungmu?' Aku menjawab. Hal tersebut hanya diketahui oleh orang yang memiliki mata batin yang tajam seperti 'Utsman bin `Affan. apa yang dialami 'Utsman adalah mimpi pada saat terjaga sehingga bisa dianggap karamah. Belum lewat setahun. Orang yang memiliki mata hati akan mampu melihat hal ini. (Riwayat Al-Barudi dan Ibnu Sakan) Dalam riwayat lain dikisahkan bahwa Jahjah al-Ghifari mendekati `Utsman yang sedang berkhutbah. hingga merenggut kematiannya. (Dikutip dalam Tabaqat al-Munawi dari kitab Itsbat al-Karamah karya Ibnu Bathis) Ya'la bin Marrah Submitted by admin on Mon.menghilangkannya. Ya`la?' Aku menjawab. 'Karena apa?' Rasulullah menjawab. `Kamu bisa mendengarnya. `Sesungguhnya ia sedang disiksa karena hal yang sepele. `Adu domba dan kencing. menceritakan bahwa Jahjah al-Ghifari mendekati 'Utsman r. "Selamat datang saudaraku. lalu mematahkannya. dan apabila dosa itu semakin banyak maka akan membuat hatinya gelap. Menurut Jalaluddin al-Suyuthi. kisah ini adalah kisah masyhur yang diriwayatkan dalam kitab-kitab hadis dengan beberapa sanad berbeda.niscaya engkau akan bebas. `Ya. "Kami bersama Rasulullah melewati pemakaman. Apabila kita bertemu dengan orang yang penuh dosa sampai gelap hatinya. dan kalau kau mau makan bersama kami mari ikut kami. Rasulullah bertanya. maka mimpi ketika tidur tidak termasuk kejadian luar biasa yang bisa dianggap sebagai karamah. Kisah 2 Ibnu `Umar r. Apabila dosa kecil ditambah dosa kecil lainnya. termasuk jalur sanad Harits bin Abi Usamah. karena orang yang mata hatinya jernih dan tajam pasti akan mampu melihat dosa-dosa orang tersebut. Rasulullah berkata lagi.' Lalu beliau memberikan seember air kepadaku dan aku meminumnya sampai puas.' Rasulullah bertanya. yang sedang dikurung dalam tahanan untuk mengucapkan salam kepadanya. merebut tongkat dari tangan `Utsman. lalu aku bertanya. `Kalau kau mau bebas. Orang-orang menjerit. `Utsman dapat melihat kotoran hati itu dan mengetahui sebabnya. dan meletakkan di atas lututnya. 2007-11-19 17:16 Ya'la bin Marrah berkata. 'Utsman bercerita. "Utsman. lalu mematahkannya. `Utsman terbunuh. Allah menimpakan penyakit yang menggerogoti tangan Jahjah. Aku melihat Rasulullah Saw dalam ventilasi kecil ini. aku mendengar rintihan kesakitan dari dalam kubur. Jahjah merebut tongkat 'Utsman.a. Karena semua orang bisa bermimpi ketika tidur.

Pada waktu antara magrib dan isya. Benarlah `Utsman bin Affan. dan akan datang dari pasukan kalian. mengafaninya dengan pakaian dan dua buah selendang. wafat dan memuji mereka. Kaum Anshar baik laki-laki maupun perempuan menangisi kematiannya. lalu terdengar suara keras dari dalam dadanya. benarlah `Utsman bin Affan yang mengatur sistem mereka. begitu juga rahmat dan barakah Allah. ternyata suara itu muncul dari bawah pakaian yang ditutupkan ke jenazah Kharijah. seperti yang telah dikatakan jenazah Zaid bin Kharijah enam tahun sebelumnya. "Nabi Saw membuat sebuah cincin kemudian memakainya. benarlah Abu Bakar al-Shiddiq yang lemah jiwanya tetapi teguh menegakkan perintah Allah. Hujjatullah `ala al-'Alamin. Ia hanya menyebutkan tiga khalifah setelah Rasulullah Saw. benarlah `Umar bin Khattab yang kuat lagi tepercaya dalam lauh mahfuzh. Zainab Ummu Kultsum Submitted by admin on Mon. Jenazahnya dikafani dengan bajunya." Lalu berkata lagi. Saya melihat ada perbedaan pendapat tentang tokoh dalam kisah ini. dalam lauh mahfuzh. berita tentang sumur Aris (sebuah sumur di Madinah). Setelah jenazahnya dibungkus kain kafan." Lalu berkata. apakah Kharijah bin Zaid atau Zaid bin Kharijah. sebagaimana diceritakan oleh Nu'man bin Basyir. Benarlah `Umar bin Khattab. dan barakah Allah senantiasa dilimpahkan atasmu ya Rasuullah. sampai kemudian cincin itu jatuh ke sumur Aris pada tahun keenam pemerintahan `Utsman. tetapi tidak menyebutkan Ali. benarlah. 2007-11-19 17:16 . lalu cincin itu dipakai Abu Bakar. Ia wafat pada masa 'Utsman. Di akhir pembahasannya. "Terpujilah Muhammad. Suatu hari. Jenazah Kharijah dibiarkan terbungkus kain kafan dalam waktu lama. disusul `Umar." Ada pendapat lain yang menyatakan bahwa sahabat rasulullah yang mampu berbicara setelah meninggal dunia adalah Kharijah bin Zaid. Riwayat ini dikutip dari kitab saya (penulis). tanda-tanda kiamat muncul. "Benarlah. karena ketika itu Ali belum menjabat khalifah. Enam tahun setelah ini akan muncul berbagai fitnah. Dalam kisah itu. rahmat. "Diamlah kalian semua! Diamlah kalian semua!" Mereka mencari asal suara itu. 2007-11-19 17:16 Zaid bin Kharijah al-Anshari adalah keturunan Bani Harits bin Khazraj. Mendengar berita wafatnya Kharijah. Kemudian aku mengecek hal tersebut dalam kitab Usud al-Ghabah karya Ibnu Atsir pada bab tentang biografi Kharijah bin Zaid al-Khazraji. lalu wafat. Lalu mereka membuka penutup wajahnya. "Benarlah.Zaid bin Kharijah al-Anshari Submitted by admin on Mon. karena orang-orang meratapi kematiannya yang mendadak. kinerja Utsman berubah dan sebab-sebab fitnah muncul. Kharijah bin Zaid adalah salah seorang pemimpin kaum Anshar." Kemudian ia wafat kembali seperti semula. sehingga mereka tidak menyegerakan pemakamannya. (Riwayat Al Thabrani). orang-orang mendengar suara mengatakan. tiba-tiba jenazah Kharijah berkata. terpujilah Muhammad dalam lauh mahfuzh. penutup para nabi yang tidak ada nabi setelahnya." Kemudian ada seorang lakilaki dari Bani Khathmah meninggal. kaum Anshar mengetahui mendatanginya dan membawanya ke rumahnya. dan terakhir `Utsman. semoga keselamatan. "Muhammad adalah urusan Allah. Sejak saat itu. Sebagaimana yang ditetapkan dalam lauh mahfuzh. benarlah apa yang telah dikatakan oleh Zaid dan Bani Harits bin Khazraj. mendadak ia jatuh." (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Sa'id bin Musayyab) Al-Baihaqi menjelaskan cerita tentang sumur Aris. terdengar suara keras dari dalam dadanya. Benarlah Abu Bakar al-Shiddiq. yang kuat memangsa yang lemah. Ibnu Atsir mengatakan bahwa pendapat yang benar adalah Zaid bin Kharijah. "Ini adalah utusan Allah. seorang nabi yang ummi. seolah-olah Kharijah bin Zaid melihat ruh Nabi Saw hadir di sampingnya. ketika ia melewati sebuah jalan di Madinah antara waktu zuhur dan asar.

semoga Allah menambahkan penghormatan dan kesopanan kepadamu. Syaikh Abu Bakar al-Maushili bercerita. sesuai perintah ayahandanya. ia menikah lagi dengan putra pamannya yaitu 'Aun bin Ja'far. kecuali orang yang murtad dari agama ini karena mereka membencinya. demi Allah bukan Lata dan 'Uzza yang membuatku buta. tetapi hanya menghadap ke arah makamnya. Maka Zanirah menyangkalnya. dan menuturkan bahwa Sayyidah Zainab r. daerah di Damaskus. Di antaranya adalah Zanirah yang menjadi buta karena disiksa. Ketika aku sadar sepenuhnya.a. aku rajin menziarahi makam Sayyidah Zainab sampai sekarang." Kemudian Allah mengembalikan penglihatannya. yang sekarang terkenal dengan sebutan Makam Al-Sittu. (Riwayat Al-Baihaqi) `Abdullah bin Zubair r. Zanirah r. karena ia perempuan terhormat. para sahabat. Tahukah kamu bahwa kakekku adalah Rasulullah Saw dan para sahabatnya selalu menziarahi Ummu Aiman.a. Sayyidah Zainab dan anak laki-lakinya Zaid. memerdekakan tujuh orang di antara budak-budak yang disiksa tuannya karena beriman kepada Allah dan masuk. Dalam kitab Al-Isyarat fi Amakin al-Ziyarat. Submitted by admin on Mon. juga istri `Umar bin Khatthab r.a. Kemudian perempuan itu menoleh ke arahku dan berkata. 2007-11-19 17:15 .a. dalam kitab Usud al-Ghabah. Submitted by admin on Mon.a.a. Ia dimakamkan di daerah yang bernama Rawiyah.a. wafat pada waktu yang sama. Orang-orang musyrik mengatakan bahwa yang menyebabkan Zanirah buta hanyalah Lata dan `Uzza. Ibnu Haurani mengemukakan bahwa `Umar menikahi Sayyidah Zainab dengan mahar 40. Submitted by admin on Mon. tiba-tiba aku melihat sosok perempuan bertubuh besar. 2007-11-19 17:16 'Urwah menceritakan bahwa Abu Bakar r. dilahirkan sebelum Rasulullah Saw wafat. setelah peristiwa pembunuhan saudara laki-lakinya. Setelah dinikahi `Umar. 'Hai anakku. orang-orang yang menyaksikannya mencium harum minyak wangi dari tubuhnya. Husain r. sehingga penduduk Syam tertarik hatinya. terhormat. perempuan itu tak tampak lagi. selanjutnya daerah tersebut dinamai dengan nama Sayyidah Zainab Ummu Kultsum. dan anak cucunya mencintai umat ini. 2007-11-19 17:15 Ketika Abdullah bin Zubair disalib oleh Hajjaj (tokoh kafir dari Syam). (Diceritakan oleh Ibnu Haurani) Ibnu al-Atsir telah menulis biografi tentang Sayyidah Zainab r. Kami menundukkan pandangan sebagaimana ditetapkan para ulama bahwa peziarah sebaiknya menghormati mayit sebagaimana ketika ia masih hidup. Akhirnya. Abdullah bin `Umar menshalati jenazahnya atas perintah saudara laki-laki Zainab r. (Dikemukakan oleh Syaikh `Ulwan al-Hawi dalam kitab Nasamat al-Ashar) `Ali bin Abi Thalib k.. Sampaikan kabar gembira kepada umat bahwa kakekku. "Aku menziarahi makam Sayyidah Zainab satu kali bersama sekelompok sahabatku.' Aku gelisah memikirkan ucapan perempuan itu yang bagiku merupakan misteri. yaitu Hasan r.w. Ketika aku sedang menangis dengan khusyuk dan rendah hati.000. Sayyidah Zainab melahirkan Zaid yang bergelar Dzul Hilalain dan hanya sebentar mendampingi `Umar.a.a. terdapat makam Sayyid Mudrik al-Shahabi.Sayyidah Zainab Ummu Kultsum adalah putri Sayyidina All bin Abi Thalib dari Sayyidah Fatimah alZahra' r. dan berwibawa. Ia wafat di Ghauthah. Aku tidak masuk ke makamnya. Orang tidak akan mampu memandangnya karena begitu menghormatinya. "Sama sekali tidak." Ibnu Asakir mengatakan bahwa di sebelah barat makam Sayyidah Zainab r.a.Islam.a.

bangunan-bangunan yang kalian dirikan sudah ditempati musuh-musuh kalian. Kabarkan kepada kami tentang hal-hal yang terjadi setelah kami. `Ali lalu menyuruh orang mencari si pelantun syair itu. `Ali dan kedua anaknya. anak-anak kalian berkumpul dalam kelompok anak-anak yatim. "Kain kafan telah koyak. lalu mati di sana." Lalu terdengar jawaban. apa yang menimpamu?" Lakilaki itu menjawab. Kami bertanggung jawab atas perbuatan kami. 3. wahai amirul mukminin. lalu berhenti di hadapan All. Pelantun syair itu datang menghadap Ali seraya berkata. "Aku telah mendengar syairmu. mendengar seseorang bersyair: Hai Zat yang mengabulkan doa orang yang terhimpit kezaliman Wahai Zat yang menghilangkan penderitaan. rambut telah rontok." All berkata. "Istri-istri kalian sudah menikah lagi. lalu bagaimana kabar kalian?" Salah satu mayat menjawab. bencana. ya Amirul mukminin!" Laki-laki itu menghadap sambil menyeret sebelah kanan tubuhnya. Taj al-Subki meriwayatkan bahwa pada suatu malam. ampunilah dosa-dosaku Wahai Zat tempat berharap makhluk di Masjidil Haram Kalau ampunan-Mu tidak bisa diharapkan oleh orang yang bersalah Siapa yang akan menganugerahi nikmat kepada orang-orang yang durhaka. Aku mengendarai untanya. Karena ayah terus-menerus menasihati. biji mata terlepas di atas pipi. hidung mengalirkan darah dan nanah. "Aku. "Semoga keselamatan. Ali bertanya.a. All lalu berseru. maka aku meminta belas kasihan dan ridha ayahku sampal la berjanji akan mendoakan kebaikan untukku jika Ali mau berdoa untukku. aku memukulnya. dan berkah dari Allah senantiasa tercurah untukmu." (Riwayat Al-Baihagi) Kisah 2 Dalam kitab Al-Tabaqat. Karenanya. Kami mendapatkan pahala atas kebaikan yang kami lakukan dan mendapatkan kerugian atas kewajiban yang yang kami tinggalkan. Ia berdoa." Kisah 1 Kisah 2 Kisah 3 Kisah 4 Kisah 5 . belum selesai ia berdoa. 2. 4. tubuh sebelah kananku tiba-tiba lumpuh. beritahukanlah keadaan kalian kepada kami atau kami akan memberitahukan keadaan kami kepada kalian. lalu ia pergi ke Mekkah untuk memohon pertolongan Allah. unta betina itu melaju sangat kencang sampai terlempar di antara dua batu besar. "Dulu aku sibuk memainkan alat musik dan melakukan kemaksiatan. Inilah kabar dari kami. dan sakit Utusan-Mu tertidur di rumab Rasulullab sedang orang-orang kafir mengepungnya Dan Engkau Yang Maha Hidup lagi Maha Tegak tidak pernah ttdur Dengan kemurahan-Mu. kulit mengelupas. padahal ayahku sudah menasihatiku bahwa Allah mcmiliki kekuasaan dan siksaan yang pasti akan menimpa orang-orang zalim. semoga dan rahmat dari Allah senantiasa tercurah kepada kalian. "Wahai para penghuni kubur. 5. kekayaan kalian sudah dibagi. rahmat. Kisah 1 Sid bin Musayyab menceritakan bahwa ia dan para sahabat menziarahi makam-makam di Madinah bersama `Ali. Hasan dan Husein r. ayahku bersumpah akan mendoakan keburukan untukku.Table of contents [hide] 1. Aku menyesal atas semua yang telah aku lakukan.

kalau ayahmu meridhaimu. Lalu aku tertidur pada malam itu dan bermimpi bertemu amirul mukminin Ali bin Abi Thalib yang tengah berada dalam masjid tersebut seraya bertanya. Selanjutnya Ali memanggil budak hitam itu. Kisah 4 Dalam kitab Al-I`tibar. Budak itu diajukan kepada Ali dan ditanya. Tak seorang pun mengetahui bahwa ia adalah seorang khalifah. "Jika engkau tidak bersumpah bahwa ayahmu akan meridhaimu. "Allah akan meridhaimu. All berkata. "Hai orang yang diberkahi. lalu meletakkan tangan yang telah dipotong di bawah lengannya. Suatu hari. demikianlah yang terjadi. maka aku tidak akan mendoakan kebaikan untukmu. niscaya si Fulan akan memanggilkan tabib untukmu yang bisa menghilangkan penyakit di wajahmu. shalat beberapa rakaat. Ibnu alKawwa' bertanya. `Kalau engkau berulang kali menemui si Fulan setiap datang dari Anbar. Katakan padanya bahwa dulu pada masa pemcrintahan Maulana Al-Mustazhhir. lalu menceritakannya kepada All." Salman mendengarkan penuturan budak itu. AI-Mugtafi memasuki masjid tersebut. Khalifah Al-Muqtafi datang berkunjung bersama salah seorang menterinya. bisulnya harus ditutup dengan sapu tangan. "Mengapa aku tidak memujinya? Ia mcmotong tanganku sesuai dengan kebenaran dan berarti membebaskanku dari neraka." Kemudian 'Ali berdiri. yang dikenal dengan sebutan Masjid Amirul Mukminin Ali. Kemudian aku mengadukan penyakit yang menimpaku tetapi `Ali berpaling dariku. Pengurus masjid mendoakan sang menteri." Ibnu al-Kawwa' bertanya. "Siapa yang telah memotong tanganmu?" Ia menjawab. berjalan. ada seseorang menemuiku dan berkata. `Engkau termasuk orang yang menginginkan dunia. Lalu sang menteri berkata. `Lubang apa ini?' Maksudnya adalah sebuah lubang di tanah. Usamah bin Munqidz mengemukakan kisah yang didengamya dari Syihabuddin Abu al-Fath. kemudian berkata. doakanlah khalifah!" Kemudian Khalifah Al-Mugtafi berkata kepada menterinya. dan berdoa kepada Allah dngan pelan. tangan budak hitam itu tersambung kembali dengan izin Allah. pemimpin besar umat muslim. "Amirul mukminin. Wajahnya penuh bisul schingga jika mau makan.' Kemudian aku terbangun. Maka aku kembali mengadukan penyakitku dan perkataan yang diucapkan oleh lelaki yang menemuiku di masjid tadi. agar makanan bisa masuk ke mulutnya.' Perkataan orang itu merasuk ke hatiku dan menghimpit dadaku." Kisah 3 Fakhrurrazi yang hanya sedikit memasukkan cerita-cerita tentang karamah para sahabat dalam kitabnya." . juga meriwayatkan bahwa seorang budak kulit hitam penggemar `Ali mencuri. dengan memakai baju biasa dan menyandang pedang yang hiasannya dari besi. dan suami Fatimah." Pengurus masjid itu menjelaskan. kemudian Ali memanjatkan doa. "Angkat selendang itu dari tangannya!" Ketika selendang itu diangkat. seperti engkau berulang kali datang ke masjid ini." maka `Ali memotong tangannya. "Betulkah kau mencuri?" la menjawab." Laki-laki itu menjawab. bangkitlah!" Laki-laki itu berdiri. Diceritakan bahwa ketika Syihabuddin berada di dalam Masjid Shunduriyah di pinggir kota Anbar daerah Tepi Barat. dan tiba-tiba bisul-bisul di wajahku lenyap. Orang-orang yang ada di sana tiba-tiba mendengar seruan dari langit.`Ali lalu berkata. "Seperti Anda ketahui. "Tanyakan sesuatu yang bermanfaat pada pengurus masjid itu. pelayan Mu'izuddaulah bin Buwaihi di Mosul pada tanggal 18 Ramadhan 566 M. "Demi Allah. dan menutupnya dengan selendang. menantu Rasullah. kemudian berjumpa dengan Salman al-Farisi dan Ibnu al-Kawwa'. `Ali berkata. dan kembali sehat seperti sedia kala. aku berulang kali datang ke masjid ini dari Anbar. "la telah memotong tanganmu dan kamu masih juga memujinya?" Budak itu menjawab. aku melihat la menderita sakit di wajahnya. kecuali orang-orang yang telah mengenalnya. Budak itu berlalu dari hadapan `Ali. "Ya. "Celaka.

" lalu menoleh ke arah Syihabuddin dan berkata." (Dikemukakan olch Al-Shubban dalam kitab Is`af al-Raghibin dan Al Mala' dalam kitab Sirahnya) `Ashim bin Tsabit dan Khabib r. dan mengadakan perjanjian. kabarkanlah keadaan kami kepada Nabi-Mu!" Suku Hudzail dengan liciknya memanah pasukan muslimin sehingga berhasil membunuh Ashim dan tujuh orang lainnya. dan seorang lainnya. Ya Allah. Kisah 3 Kisah 1 Abu Hurairah r. sebuah tempat yang cukup tinggi. Sesampai di rumah Ali. maka kami tidak akan membunuh seorang pun dari kalian. Abu Dzar melihat alat penggiling sedang menggiling gandum padahal tidak ada seorang pun di sana. Setiap bulan. Ditsnah berkata. dan pengurus masjid itu bercerita. 2007-11-19 17:15 Table of contents [hide] 1. "Kami tidak akan turun untuk meminta perlindungan orang kafir. "Kalian harus berjanji bahwa jika kalian turun. "Seandainya ia meminta lebih dari itu.a. cari tahu apa yang la minta. Akhirnya. Kisah 1 2. Ternyata suku Hudzail membuntuti pasukan muslimin dari jarak dekat sejauh 100 lemparan anak panah. Ashim dan pasukannya berada di Fad-Fad. menceritakan bahwa Rasulullah Saw pernah mengirim pasukan yang dipimpin oleh Ashim bin Tsabit. Suku Hudzail mengikuti jejak pasukan muslimin sampai kemudian berhasil menyusul mereka. Mereka berangkat. Kemudian Abu Dzar menceritakan hal tersebut kepada Nabi Saw Beliau berkata. ia menemukan tulisan khalifah AlMugtafi di bawah tanda tangan pengurus masjid Ali yang berbunyi." Syihabuddin menuliskan permintaan pengurus masjid Ali itu beserta alamatnya dan Al-Mugtafi menandatanganinya. Syihabuddin membawa berkas permintaan pengurus masjid itu ke dewan keuangan dan dewan menandatanganinya tanpa membacanya serta mengambil bagian tulisan khalifah Al-Mugtafi.Khalifah Al-Mugtafi berkata. lalu mengikat mereka. Mereka turun. Kisah 2 3. Submitted by admin on Mon. dan ketika tiba di daerah antara Asfan dan Mekkah. yang tersisa adalah Khabib. tiga orang ini mau membuat perjanjian dan kesepakatan dengan suku Hudzail." Ashim menjawab." Kisah 5 Kisah lainnya menceritakan bahwa Nabi Muhammad Saw menyuruh Abu Dzar memanggil Ali. tentu akan diberi. tetapi suku Hudzail melepaskan tali busur dengan bengis.a." Selanjutnya Syihabuddin berbincang-bincang dengan pengurus masjid itu. mereka teringat akan caci-maki suku Hudzail. "Aku memiliki istri yang sedang menyusui anak dalam keadaan hamil dan beberapa anak perempuan. tuliskan permintaannya disertai tanda tangannya. dan berikan padaku untuk kutandatangani. "Hai Abu Dzar! Tahukah kau bahwa Allah memiliki malaikat-malaikat yang berjalan-jalan di bumi dan mereka diperintahkan untuk membantu keluarga Nabi Muhammad Saw. Ketika sekretaris dewan membuka tulisan itu untuk dipindahkan. "Bicaralah pada pengurus masjid itu. Zaid bin Ditsnah. Namun suku Hudzail berhasil mengepung pasukan muslimin. "Mereka melanggar . Al-Mugtafi kemudian menyuruh Syihabuddin untuk menyampaikan permintaan pengurus masjid itu ke dewan keuangan. aku membutuhkan 3 dinar. "Ia benar.

Karena sekawanan lebah itu menghalangi suku Hudzail mendekati jenazah `Ashim. Khabib menjadi tawanan mereka sampai ada kesepakatan mereka untuk membunuhnya. lalu berdoa. hingga tiada seorang pun yang tersisa. bahwa jika ia bisa memenggal kepala `Ashim bin Tsabit. Perempuan itu berkata. tetapi ia tetap tidak mau. (Riwayat Bukhari) Riwayat lainnya menceritakan bahwa ketika suku Hudzail berhasil membunuh `Ashim bin Tsabit. bunuhlah mereka semua. perempuan itu meminjamkannya. Suku Hudzail membawa Khabib dan Zaid lalu dijual sebagai budak di Mekkah. Akan tetapi sekawanan lebah yang dikirim Allah untuk melindungi jenazah Ashim membuat mereka tidak bisa memenggal kepalanya. Para sahabat melihat Rasulullah Saw yang saat itu sedang duduk berkata. aku tidak menemukan utusan untuk mengabarkan keadaan kami kepada RasulMu. Suku Quraisy mendatangi jenazah Ashim untuk mengambil bagian tubuhnya yang mereka inginkan. sungguh ia akan meminum arak dari tulang tengkorak kepala `Ashim. "Aku belum pernah melihat tawanan sebaik Khabib." (Diceritakan oleh Al-Baihaqi dari jalur Ibnu Ishaq dari `Ashim bin `Umar bin Qatadah) ." Ditsnah menolak tunduk kepada suku Hudzail." (HR Al-Baihaqi dan Abu Na`im dari jalur Musa bin Uqbah." Namun Allah memerintahkan lembah untuk menelan Ashim dan membuatnya lenyap. lalu memangku anak itu di atas pahanya. "Biarkan saja dulu sampai lebah itu pergi sehingga kita bisa mengambil jenazah Ashim. dari Ibn Syihab. mereka berkata. Keturunan Harits bin 'Amir bin Naufal membeli Khabib. Itu tak lain rezeki dari Allah. padahal ketika itu di Mekkah tidak musim buah-buahan dan ia masih terikat rantai besi. maka Allah menjaga `Ashim agar tidak disentuh orang musyrik ketika wafat sebagaimana semasa hidupnya. Khabib mengucapkan doa. Khabib telah dibunuh suku Quraisy. "Ya Allah. Ia melakukan shalat. karena ia pernah bernadzar sewaktu anak laki-laki satu-satunya terbunuh. di lain tempat Rasulullah Saw memberitahukan keadaan mereka kepada kaum muslimin. Ashim telah berjanji kepada Allah bahwa ia tidak akan menyentuh orang musyrik dan tidak akan disentuh oleh mereka selama hidupnya. Aku pernah melihatnya makan anggur yang baru saja dipetik." Ketika keturunan Harits membawa Khabib keluar dari Mekkah untuk dibunuh. mereka menginginkan kepalanya untuk dijual kepada Sullafah binti Sa'ad.perjanjian. maka mereka menarik dan memaksanya untuk tunduk kepada mereka. Khabib bertanya. sehingga suku Quraisy tidak bisa memotong sedikit pun bagian tubuh Ashim." Dalam riwayat lain. Hari itu juga. karena 'Ashim telah membunuh salah seorang pembesar suku Quraisy pada waktu perang Badar. Sampaikan salamku untuknya!" Jibril kemudian menemui Nabi Saw untuk memberitahukan keadaan Khabib dan menyampaikan salamnya. lemparilah mereka terus menerus dengan kerikil. dari `Urwah) Kisah 2 Allah telah mengabulkan doa `Ashim sebelum ia dibunuh yang memohon kepada Allah untuk mengabarkan keadaan pasukannya kepada Rasulullah. padahal Khabiblah yang membunuh Harits pada waktu perang Badar. akhirnya suku Hudzail membunuhnya. Khabib meminta waktu untuk shalat dua rakaat. "Aku lupa anakku ada di mana. ia betul-betul kaget karena Khabib juga menggenggam pisau cukur. Akan tetapi Allah mengirim sekawanan lebah untuk melindungi dan mengamankan jenazah `Ashim. "Apakah kau takut aku akan membunuhnya? Insya Allah aku tidak akan melakukannya." Perempuan itu berkomentar. "Salam kembali untuknya. "Ya Allah. Ketika perempuan itu melihat Khabib." Khabib mencari anak itu sampai menemukannya. Khabib meminjam pisau cukur dari salah seorang anak perempuan Harits.

Adapun tentang Khabib disebutkan bahwa ia berdoa. Oleh karena itu. Dhamri bercerita. lalu aku beranjak dari sana sedikit. setelah ia dibunuh. "Rasullah Saw menyuruhku mengambil jenazah Khabib sendirian. yang telah terbunuh. Ketika aku menoleh lagi. "Untuk saudara kalian. Zubair melemparkan jenazah Khabib. menyuruh Migdaq dan Zubair untuk menurunkan Khabib dari kayu salib. Jenazah Khabib masih segar dan tidak berubah sedikit pun. "Ya Allah aku tidak mendapatkan seseorang untuk menyampaikan salamku kepada Rasul-Mu. mengutus Ashim bin Tsabit menemui orang-orang kafir." (Riwayat Ibnu Ahi Syaibah dan Al-Baihaqi Ja'far bin `Amr bin Umayyah al-Dhamri) Riwayat yang lain menceritakan bahwa Rasulullah Saw. Khabib disebut 'orang yang tertelan bumi'. Aku menaiki kayu itu sambil mengedarkan pandangan karena takut ada musuh yang melihat.Kisah lainnya menyebutkan bahwa Rasulullah Saw." Saat itu juga di tempat yang lain. dan menemukan di sekitar Khabib ada 40 orang sedang memanggang sate. "Untuk siapa ya Nabi?" Beliau menjawab. "Salam kembali untuknya. Ketika mereka berhasil menyusul. Aku menghampiri sepotong kayu yang digunakan orang-orang kafir untuk menyalib Khabib. Aku melepaskan Khabib dan meletakkannya di atas tanah. Orang-orang musyik mengejar mereka berdua. seolah-olah ditelan bumi. (Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam kitab Al-Lathaif dari Al-Dhahhak) . Khabib. Kemudian mereka ingin memenggal kepalanya untuk diserahkan kepada Sullafah." Para sahabat bertanya. para sahabat melihat Rasulullah berkata. dan Zubair membawanya ke atas kudanya. Lalu mereka menurunkan Khabib. jenazah Khabib sudah tidak ada. Akan tetapi Allah mengutus sekawan lebah untuk menjaganya hingga mereka tidak bisa memenggal kepalanya. Hingga kini jenazah Khabib tidak diketahui keberadaannya. Mereka berdua sampai di daerah Tan'im. maka sampaikanlah salamku untuknya." (HR Baihaqi dan Abu Na'im dari Buraidah bin Salman Aslami) Kisah 3 Amr bin Umayyah al. dan tiba-tiba jenazahnya lenyap ditelan bumi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful