Lampiran 1 Kesediaan Menjadi Responden

PERNYATAAN KESEDIAAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN EVALUASI PROGRAM REVITALISASI POSYANDU (STUDI KASUS POSYANDU SEMONET) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2011

Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Pendidikan : : :

Menyatakan bersedia menjadi responden secara sukarela dalam penelitian yang dilakukan olehYuniarti, dari Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang. Demikian pernyataan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pekalongan,

2011

Responden

(

)

4. Semua gagasan dan tanggapan serta saran baik yang positif maupun yang negative akan diterima sehingga informan mengeluarkan pendapat sesuai pandangan informan. Beberapa masalah yang harus dibicarakan dan belum disampaikan dapat ditambahkan bila perlu. Tujuan wawancara a). Perkenalkan diri 2. Semua tanggapan di jaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk tujuan penelitian ini 3. Menyiapkan alat perekam . Mendapatkan informasi dan tanggapan informan tentang program revitalisasi posyandu di Posyandu Semonet b).Lampiran 2 Prosedur Wawancara Mendalam PROSEDUR WAWANCARA MENDALAM EVALUASI PROGRAM REVITALISASI POSYANDU (STUDI KASUS POSYANDU SEMONET) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2011 Nama Responden Umur Agama Jenis kelamin Pendidikan terakhir : : : : : Tanggal pengumpulan data : Pemanasan dan perkenalan 1. Setiap informasi yang diberikan penting untuk di catat 2. Prosedur 1.

Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kader yang mendapatkan pelatihan e. Dukungan pembiayaan dari masyarakat. dan lembaga donor ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi posyandu Semonet dalam melengkapi sarana dan obat ? c. pemerintah. Bagaimana kendala yang dihadapi terkait keaktifan kader dalam memberikan pelayanan? d. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pembiayaan posyandu Semonet ? . Jumlah kader yang mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya a. dan lembaga donor kegiatan posyandu a. Jumlah kader yang telah dilatih dan aktif bekerja a. pemerintah.Lampiran 3 Pedoman Wawancara Mendalam PEDOMAN WAWANCARA EVALUASI PROGRAM REVITALISASI POSYANDU (STUDI KASUS POSYANDU SEMONET) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2011 INFORMAN UTAMA KADER POSYANDU INDIKATOR INPUT 1. Sejauhmana kelengkapan sarana dan obat yang dimiliki posyandu Semonet ? b. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keaktifan kader ? 3. Bagaimana dukungan pembiayaan posyandu baik dari masyarakat. Kelengkapan sarana dan obat a. Berapa jumlah kader yang aktif bekerja memberi layanan posyandu ? c. Berapa jumlah kader yang telah dilatih ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk mendapatkan akses ekonominya ? 4. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk memenuhi kelengkapan sarana dan obat 2. Sejauhmana kader mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya ? b.

c. Bagaimana kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? b. Partisipasi masyarakat untuk posyandu a. Sejauhmana jenis layanan yang diberikan selama ini ? b. Bagaimana frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu selama ini ? b. Bagaimana frekuensi pelatihan kader posyandu Semonet ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pelatihan kader posyandu khususnya Semonet ? c. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan dukungan pembiayaan posyandu? INDIKATOR PROSES 1. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam meningkatkan jenis layanan ? c. Sejauhmana upaya puskesmas meningkatkan pelayanan posyandu ? 4. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? c. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? INDIKATOR LUARAN Indikator luaran diukur berdasarkan data sekunder Sistem Informasi Posyandu Semonet . Kapasitas pemantauan pertumbuhan anak a. Frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu a. Bagaimana kendala dalam meningkatkan kapasitas pemantauan ? c. Frekuensi pelatihan kader posyandu a. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pendampingan dan pembinaan posyandu ? c. Bagaimana partisipasi masyarakat untuk posyandu selama ini ? b. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu? 3. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pelatihan kader ? 2. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? 5. Jenis layanan yang dapat diberikan a.

Bagaimana kendala yang dihadapi terkait keaktifan kader dalam memberikan pelayanan? d. Sejauhmana kader mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya ? b. dan lembaga donor ? b. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan dukungan pembiayaan posyandu? . Bagaimana upaya yang dilakukan untuk memenuhi kelengkapan sarana dan obat 2. pemerintah. pemerintah.PEDOMAN WAWANCARA EVALUASI PROGRAM REVITALISASI POSYANDU (STUDI KASUS POSYANDU SEMONET) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2011 INFORMAN TRIANGULASI BIDAN DESA. Bagaimana dukungan pembiayaan posyandu baik dari masyarakat. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keaktifan kader ? 3. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk mendapatkan akses ekonominya ? 4. dan lembaga donor kegiatan posyandu a. Berapa jumlah kader yang aktif bekerja memberi layanan posyandu ? c. Sejauhmana kelengkapan sarana dan obat yang dimiliki posyandu Semonet ? b. KEPALA DESA. Jumlah kader yang telah dilatih dan aktif bekerja a. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kader yang mendapatkan pelatihan e. Berapa jumlah kader yang telah dilatih ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pembiayaan posyandu Semonet ? c. Jumlah kader yang mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya a. Bagaimana kendala yang dihadapi posyandu Semonet dalam melengkapi sarana dan obat ? c. Kelengkapan sarana dan obat a. Dukungan pembiayaan dari masyarakat. KETUA TP PKK DESA SEMUT INDIKATOR INPUT 1.

Bagaimana frekuensi pelatihan kader posyandu Semonet ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pelatihan kader posyandu khususnya Semonet ? c. Sejauhmana jenis layanan yang diberikan selama ini ? b. Frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu a. Partisipasi masyarakat untuk posyandu a. Frekuensi pelatihan kader posyandu a. Bagaimana kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? b. Bagaimana frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu selama ini ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pendampingan dan pembinaan posyandu ? c. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? c. Kapasitas pemantauan pertumbuhan anak a. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu? 8. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? 10. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? INDIKATOR LUARAN Indikator luaran diukur dengan data sekunder Sistem Informasi Posyandu Semonet . Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pelatihan kader ? 7. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam meningkatkan jenis layanan ? c. Sejauhmana upaya puskesmas meningkatkan pelayanan posyandu ? 9. Bagaimana partisipasi masyarakat untuk posyandu selama ini ? b. Bagaimana kendala dalam meningkatkan kapasitas pemantauan ? c.INDIKATOR PROSES 6. Jenis layanan yang dapat diberikan a.

Bagaimana upaya yang dilakukan untuk memenuhi kelengkapan sarana dan obat 2. Sejauhmana kelengkapan sarana dan obat yang dimiliki posyandu Semonet ? b. Dukungan pembiayaan dari masyarakat. Jumlah kader yang mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya c. Berapa jumlah kader yang telah dilatih ? b. Bagaimana kendala yang dihadapi posyandu Semonet dalam melengkapi sarana dan obat ? c. Bagaimana kendala yang dihadapi terkait keaktifan kader dalam memberikan pelayanan? d. Berapa jumlah kader yang aktif bekerja memberi layanan posyandu ? c. Jumlah kader yang telah dilatih dan aktif bekerja a. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk mendapatkan akses ekonominya ? 4.PEDOMAN WAWANCARA EVALUASI PROGRAM REVITALISASI POSYANDU (STUDI KASUS POSYANDU SEMONET) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2011 INFORMAN TRIANGULASI KADER SEMONET INDIKATOR INPUT 1. Bagaimana dukungan pembiayaan posyandu baik dari masyarakat ? . dan lembaga donor kegiatan posyandu d. Kelengkapan sarana dan obat a. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kader yang mendapatkan pelatihan e. Sejauhmana kader mendapatkan akses untuk meningkatkan ekonominya ? d. pemerintah. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keaktifan kader ? 3.

Bagaimana kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? b. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pemantauan pertumbuhan anak ? . Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pelatihan kader posyandu khususnya Semonet ? c. Frekuensi pelatihan kader posyandu a. Sejauhmana jenis layanan yang diberikan selama ini ? b. Frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu a. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pendampingan dan pembinaan posyandu ? c. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pelatihan kader ? 6. Bagaimana kendala dalam meningkatkan kapasitas pemantauan ? c. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu? 7. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? 9. Sejauhmana upaya puskesmas meningkatkan pelayanan posyandu ? 8. Bagaimana kendala yang dihadapi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat ? c. Partisipasi masyarakat untuk posyandu a. Bagaimana partisipasi masyarakat untuk posyandu selama ini ? b.INDIKATOR PROSES 5. Jenis layanan yang dapat diberikan a. Bagaimana frekuensi pelatihan kader posyandu Semonet ? b. Bagaimana frekuensi pendampingan dan pembinaan posyandu selama ini ? b. Kapasitas pemantauan pertumbuhan anak a. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam meningkatkan jenis layanan ? c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful