ABSTRAK

Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 2 Kendari semester ganjil tahun akademik 2010/ 2011 adalah salah satu kegiatan yang telah menjadi aturan penyelesaian program sarjana (S1) bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari yang berada pada orientasi waktu pelaksanaannya. Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu untuk membimbing, mendidik, dan melatih mahasiswa agar memiliki suatu standar kompetensi profesional, memiliki keterampilan dan melaksanakan tugas-tugas pendidikan, memiliki dan menghayati nilai-nilai sebagai seorang guru, mengembangkan inovasi dalam bidang kependidikan, serta memiliki kemampuan mengaplikasikan diri dan pengetahuannya dalam situasi pembelajaran di sekolah. Pelaksanaannya diadakan di dua tempat yaitu Kampus Unhalu dan SMK Negeri 2 Kendari dengan jumlah personalia Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebanyak 35 orang yang terdiri dari 10 program studi yang ada di FKIP Unhalu yaitu Program Studi Pendidikan Biologi 2 orang, Program Studi Pendidikan Kimia 3 orang, Program Studi Pendidikan Fisika 4 orang, Program Studi Pendikan Mate-matika 4 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris 4 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah 3 orang, Program Studi Pendidikan Sejarah 3 orang, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 4 orang, Program Studi PPKn 4, Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi 4 0rang. Kegiatan yang dilaksanakan adalah Praktik Mengajar/ Pemberian Layanan (PPL) dan Praktik Non Mengajar (KKP).

DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL .................................................................................. i LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................ ii KATA PENGANTAR ................................................................................ iii DAFTAR ISI ............................................................................................. iv ABSTRAK ««««««««««««««««««««««««««... v BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi ««««««««««««««««..«««..«..1 B. Perumusan Program Dan Rancangan Kegiatan Mengajar««««««««««««««««... ««««.............2 BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL KEGIATAN PARAKTEK MENGAJAR A. Persiapan «««««««««««««««««««««««...8 B. Pelaksanaan Kegiatan Praktek Mengajar........««...««««......8 C. Analisis Hasil Pelaksanaan Kegiatan Mengajar dan Refleksi««««««««««««.. ««««««««««10 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan ««««««««««««««««««««««..21 B. Saran «««««««««««««««««««««««««.22 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

La Ode Baenawi. Studi Jurusan : : : : ABDUL SALIM A1C3 07 051 Pendidikan Fisika Pendidikan MIPA Kendari.Pd NIP 19520712 197803 1 003 . M. M. Dosen Pembimbing Desember 2011 Mahasiswa KKP La Ode Nursalam.Pd. 2 Kendari Ketua UP-PPL FKIP Unhalu Drs.HALAMAN PENGESAHAN Laporan akhir Praktik Mengajar Kuliah Kerja Profesi (KKP) Terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Haluoleo di SMK Negeri 2 Kendari Kecamatan Kadia/ Kabupaten Kadia Kota Kendari Nama Stambuk Prog.Pd. Ansyari Umirtun NIP 19570725 198703 1 004 Drs. Muh. Kepala Sekolah SMK Neg. S. NIP 19770821 200312 1 001 Abdul Salim NIM A1C3 07 051 Mengetahui.

2011. Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi-Program Pengalaman Lapangan. Unit Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan FKIP.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Kendari . Universitas Haluoleo.

Jurusan Pendidikan MIPA OLEH ABDUL SALIM A1C3 07 051 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA UNIT PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI 2011 .LAPORAN AKHIR MENGAJAR KULIAH KERJA PROFESI (KKP) TERINTEGRASI PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PADA SMK NEGERI 2 KENDARI SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2011/2012 Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Nilai KKP Terintegrasi PPL Pada UP-PPL FKIP UNHALU Kerjasama dengan Program Studi Pendidikan Fisika.

S. La Ode Baenawi. M. Pd.Pd. Ibu Dra. 4. M. dan kehendaknya-Nya serta kesempatan yang telah diberikan-Nya sehingga penulisan laporan KKP terintegrasi PPL yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kendari ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. selaku Ketua UP.. selaku Rektor Universitas Haluoleo.. M. penulis sepenuhnya menyadari bahwa terdapat banyak hambatanyang penulis lalui.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya atas berkat. Bapak Drs. H. Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada : 1.M. Sitti Kasmiati. H. M. Program Pengalaman Lapangan (PPL) FKIP Universitas Haluoleo. Oleh karena itu. S. 3. rahmat. bagi semua pihak yang telah membantu memberi doa serta dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi PPL Mahasiswa FKIP Unhalu angkatan XIX Tahun 2011 dapat berjalan dengan lancar. Dalam penyusunan laporan pelaksaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) ini.Si sebagai Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Haluoleo 5. M. Dr.Usman Rianse. Bapak Drs.Si sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Haluoleo 6. Ir. Barlian. Bapak Drs.T atas segala bimbingan yang telah diberikannya selama kegiatan pembimbingan KKP terintegrasi PPL di kampus .Pd. Bapak Prof. Bapak Arisona. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan. 2. Aceng Haetami.

XI Batu Beton. 9. dengan segala kerendahan hati Penulis mengharapkan saran-saran yang kiranya membangun dari pembaca yang budiman demi kesempurnaan laporan ini. dan X Listrik B. M.7. yang telah memberikan respon dan kerja sama yang baik sehingga tercipta proses belajar mengajar yang aktif. terutama kepada siswa-siswi kelas X Konstruksi Kayu. X Baja. S. Guru-guru dan Staf Tata Usaha di SMK Negeri 2 Kendari yang telah memberikan dukungan dan kerja sama yang baik selama pelaksanan program Mengajar berlangsung. Ansyari Umirtun selaku Kepala SMK Negeri 2 Kendari yang senantiasa memberikan pengarahan pada saat berlangsungnya KKP-PPL. penulis sepenuhnya menyadari bahwa dalam penulisan laporan Kuliah Kerja Profesi (KKP) ini masih banyak terdapat kekurangankekurangan di dalamnya yang disebabkan oleh karena keterbatasan diri pribadi dan berbagai faktor-faktor lainnya.Pd. 10. S.. X Batu Beton. 8. Bapak La Ode Nursalam. Semoga laporan ini bermanfaat dan berkenan bagi pembaca. Akhirnya. Ibu Harice. Desember 2011 Penulis . Oleh karena itu.Pd selaku guru pamong yang dengan segala kemurahan hatinya yang senantiasa membimbing dan membantu dalam usaha memberikan arahan yang terbaik kepada penulis selama proses KKPPPL berlangsung. Bapak Drs. Kendari. Rekan-rekan mahasiswa KKP-PPL yang selokasi di SMK Negeri 2 Kendari serta siswa-siswi SMK Negeri 2 Kendari. Muh. XI Kontruksi Kayu. XI Baja. 11.Pd sebagai Dosen Pembimbing Mahasiswa KKP terintegrasi PPL di SMK Negeri 2 Kendari.

Analisis Situasi 1. dan keguruan secara utuh. Sementara di sekolah-sekolah lain di daerah membutuhkan juga mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL). dan guru pamong´ mempunyai peranan penting bagi pembentukan kemampuan profesional mahasiswa sebagai calon guru. Permasalahan Pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) didasarkan pada tuntutan objektif profesionalisme guru sebagai upaya menjawab relevansi pendidikan yang dewasa ini dikemas dalam kebijakan penyesuaian dan pencapaian tujuan. personal. Misalnya Pengalaman Program Lapangan (PPL) yang hanya dilaksanakan pada suatu daerah di sekolah pusat kota permanen. Dalam program ini. maupun sosial guru itu sendiri. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) melakukan inovasi sistem pelaksanaan Program . Ciri profesionalisme yang diharapkan itu tercermin dalam keterandalan layanan guru baik dalam hal penguasaan dimensi-dimensi keilmuan kependidikan. Pendidikan yang sistematis merupakan pilar utama. Pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) saat ini cenderung masih kurang memenuhi perkembangan kebutuhan masyarakat.BAB I PENDAHULUAN A. ³dosen pembimbing. kepala sekolah. baik dalam pembentukan kemampuan. sikap dan perilaku profesionalisme mahasiswa FKIP sebagai calon guru utama maupun sebagai upaya memperkuat relevansi pendidikan dengan tuntutan tersebut.

B. dibuat. Tempat yang menjadi sasaran pelaksanaannya dilakukan di sekolah-sekolah dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Misalnya. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan Usaha peningkatan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran terus dilakukan. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Sulawesi Tenggara termasuk sekolah-sekolah atau lembagalembaga yang berada di bawah pengawasannya sebagai lembaga konsumen dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) sebagai lembaga produsen guru dan tenaga pendidik. Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) perlu adanya jalinan kerjasama yang baik antara lembaga konsumen dengan lembaga produsen. Selain lengkapnya perangkat pembelajaran tersebut.Pengalaman Lapangan (PPL) ini dalam bentuk Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL). 2. Potensi Pembelajaran di Sekolah Potensi pembelajaran di SMK Negeri 2 Kendari memiliki program yang terarah dan terencana dengan sistem terjadwal yang telah dirancang. tersedianya perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru berupa RPP dan media pembelajaran berdasarkan silabus berorientasi KTSP menjadi pendukung tercapainya tujuan pembelajaran di kelas menjadi lebih mudah dan lancar. Termasuk dalam hal ini mata kuliah lapangan seperti Kuliah Kerja Profesi (KKP) dan Praktik Pengalaman . dan ditetapkan di sekolah. situasi ruangan belajar yang bersifat permanen juga sangat mendukung kenyamanan belajar siswa dan semangat mengajar guru.

Kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah merupakan serangkaian kegiatan wajib diikuti oleh setiap mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang telah dinyatakan berhasil dalam kegiatan pembimbingan di kampus serta memenuhi syarat. Dalam pelaksanaan praktik mengajar di sekolah ini.Lapangan (PPL) menjadi konsentrasi untuk ditingkatkan kualitasnya. Mata kuliah Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) mempunyai sasaran. terutama dalam hal pengalaman belajar. 3) partisipasi non mengajar . Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa. dan kemampuan dalam memecahkan masalah. meningkatkan keterampilan. Kegiatan praktik mengajar pada dasarnya adalah kegiatan pengimplementasian teori selama kuliah ditambah dengan pembimbingan PPL di dalam kampus. penyelenggaraan KKP dan PPL dilaksanakan secara terpadu yang selanjutnya disebut Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan praktik . kemandirian. baik dalam kegiatan yang tekait dengan pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. yaitu masyarakat sekolah. Laporan ini memaparkan salah satu kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 2 Kendari yaitu kegiatan praktik mengajar. mahasiswa KKP-PPL mendapatkan bimbingan dan arahan dari guru pamong. 2) praktik mengajar. tanggungjawab. Untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas. Kegiatan tersebut meliputi: 1) observasi dan orientasi. memperluas wawasan. dan 4) ujian akhir praktik mengajar. melatih dan mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya.

dan melatih mahasiswa agar: 1. 2) praktik mandiri yang dilaksanakan selama 6 (enam) minggu. Memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas-tugas pendidikan terutama dalam Proses Belajar Mengajar. Mengenal secara cermat lingkungan fisik. 7. Memiliki dan menghayati nilai-nilai sebagai seorang guru ke arah terbentuknya kepribadian guru dan diri mahasiswa. administrasi. Tujuan dan Manfaat a. mendidik. 1. Mampu mengembangkan inovasi dalam bidang kependidikan. 5. Mampu menarik pelajaran dari penghayatan pengalamannya selama pelatihan untuk dijadikan bahan refleksi terhadap pembentukan sikap profesional sebagai guru. 4. . 2. Tujuan Adapun tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu untuk membimbing. 3. Memiliki kemampuan mengaplikasikan diri dan pengetahuannya dalam situasi nyata pembelajaran di sekolah. Memiliki suatu standar kompetensi profesional yang dihasilkan oleh suatu ³Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan´ (LPTK). 6. serta lingkungan kerja keguruan. dan 3) ujian praktik yang dilaksanakan dalam 2 (dua) minggu.mengajar di sekolah di bagi dalam 3 tahap kegiatan yaitu 1) praktik terbimbing yang dilaksanakan dalam 1 (satu) minggu.

6. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris 4 orang. Program Studi Pendidikan Kimia 3 Orang 3. 2.b. 2. Memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah di daerah terhadap inovasiinovasi dalam pendidikan. Membentuk kemampuan. 4. Peserta Peserta dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 2 Kendari berjumlah 35 orang yang terdiri dari 10 program studi dengan rincian sebagai berikut: 1. 7. Manfaat Adapun manfaat pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai berikut : 1. Program Studi Pendidikan Bahasa. Adanya kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan pihak Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam rangka tercapainya sistem pendidikan nasional yang sesungguhnya. 4. Program Studi Pendidikan Sejarah 3 orang. Membentuk kemampuan mahasiswa mengembangkan inovasi dalam pendidikan. Program Studi Pendidikan Biologi 2 orang. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan 4 orang 9. 3. Pogram Studi Matematika 4 orang 5. sikap dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon guru. Peserta dan Personalia a. 8. 2. Sastra Indonesia dan Daerah 3 orang. Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 4 orang . Program Studi Fisika 4 orang.

Dekan FKIP. b. 2. Jadwal Pelaksanaan Pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dimulai tanggal 10 September 2011 sampai tanggal 10 Desember 2011 dengan rincian sebagai berikut: a. . Tempat Pelaksanaan Adapun tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) terdiri atas dua tempat dengan rincian sebagai berikut: a. Kepala Sekolah 4. Dosen Pembimbing/ Instruktur KKP 3.10. Pembekalan di kampus dilaksanakan selama 1 minggu yaitu dimulai tanggal 10 September 2011 sampai dengan 17 September 2011. Di Kampus Adapun di kampus dilaksanakan secara terbimbing. PR I. 4. Di Sekolah Adapun di sekolah dilaksanakan kegiatan mengajar yang berlokasi pada SMK Negeri 2 Kendari. Ketua UP-PPL dan Sekretaris UP-PPL. Tim Monitoring: Rektor. PD I. Guru Pamong 3. Personalia Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) dilaksanakan oleh Unit PelaksanaProgram Pengalaman Lapangan (UP-PPL) Universitas Haluoleo (Unhalu) sebagai penanggung jawab dengan rincian sebagai berikut: 1. Program Studi Ekonomi koperasi 4 orang b.

Pemberangkatan sekaligus pelaksanaan praktik di sekolah (lapangan) mulai tanggal 22 September 2011 sampai dengan 30 November 2011 yang terdiri dari dua tahap yakni tahap observasi di sekolah dan tahap pelaksanaan praktik melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar. . Tahap praktik pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar mulai tanggal 26 September 2011 sampai dengan 30 November 2011.b. Tahap observasi di sekolah dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai tanggal 22 September 2011 sampai dengan 24 September 2011 berdasarkan keputusan pihak sekolah oleh pimpinan secara langsung yakni Kepala SMK Negeri 2 Kendari.

Rincian minggu efektif. program tahunan.BAB II PERSIAPAN. Sedangkan praktik mandiri dilakukan oleh mahasiswa setelah pelaksanaan praktik terbimbing dan dianggap mampu oleh guru pamong. program semester. Pelaksanaan Kegiatan Praktik Mengajar Kegiatan praktik mengajar dibagi dalam 3 tahap kegiatan yaitu praktik terbimbing. B. pembuatan program tahunan. PELAKSANAAN KEGIATAN PPL DAN ANALISIS HASIL A. dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pembuatan perangkat pembelajaran ini di bawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing. Tahap persiapan kegiatan praktik mengajar berlangsung pada minggu pertama pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah. silabus. silabus. Pembimbingan pembuatan perangkat pembelajaran ini mulai dari rincian minggu efektif. Selama praktik terbimbing. program semester. mahasiswa mendapatkan pembimbingan dan supervisi klinis dari guru pamong. Persiapan Persiapan kegiatan praktik mengajar diawali dengan pembuatan perangkat pembelajaran. dan ujian akhir. praktik mandiri. Pelaksanaan praktik terbimbing dan praktik mandiri ini mulai dari tanggal 27 September 2011 sampai dengan tanggal 9 Desember 2011 atau kurang lebih sekitar 10 minggu kalender dan semua terhitung . dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dapat dilihat pada lampiran laporan ini. Persiapan ini berjalan dengan lancar berkat bimbingan dari guru pamong dan dosen pembimbing.

Fokus utama dalam latihan keterampilan mengajar terbimbing adalah untuk persiapan mengajar yang persiapannya adalah siswa.9 dan ke. Dalam kegiatan bimbingan praktik di sekolah. Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) diberi kesempatan secara mandiri untuk menerapkan secara utuh segala kemampuan keguruan dalam situasi nyata di sekolah. Pelatihan Tugas-Tugas Keguruan.efektif. Pada minggu ke.10 efektif.10 dilakukan ujian akhir praktik mengajar sebagaimana telah dijadwalkan oleh pihak sekolah dan penulis melaksanakan ujian akhir praktik pada minggu ke. Pelatihan Keterampilan Mengajar Pada tahap ini. Namun. guru . Pelaksanaan kegiatan mengajar dalam waktu sistem blok sebagaimana jadwal yang telah berlaku di sekolah sehingga pada minggu genap terlaksana 4 kali praktik mengajar dan minggu ganjil terlaksana 3 kali praktik mengajar di kelas. Beberapa kegiatan pada bimbingan praktik mengajar di sekolah diantaranya sebagai berikut: 1. 2. mahasiswa sebagai calon guru dapat menerapkan berbagai kemampuan secara utuh dalam situasi nyata di sekolah yang ditempatkan di bawah bimbingan guru pamong. mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang ditempatkan di SMK Negeri 2 Kendari mendapatkan bimbingan dari masing-masing guru pamong yang telah ditunjuk untuk tiap program studi. serta Mengajar Secara Mandiri Pelatihan keterampilan ini dilakukan selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran di lokasi Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dimana tugas-tugas keguruan yang biasa dilakukan oleh guru di tambah keterampilan keahlian pribadi yang dimiliki mahasiswa.

Hal ini diupayakan agar dalam penyajian pembelajaran nanti siswa diutamakan lebih aktif dalam pembelajaran. metode dan strategi pembelajaran juga dicantumkan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tersebut. Adapun penerapan dalam pembelajaran baik itu model pembelajaran. Pada tahap ini mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dipersiapkan sebagaimana layaknya seorang guru berbagai perlengkapan-perlengkapan yang akan digunakan di tempat praktik yaitu sekolah terutama perangkat pembelajaran. Hasil yang dicapai selama bimbingan di kampus sebagai berikut: .10 (terhitung minggu efektif). Kegiatan Pembimbingan di Kampus Dalam kegiatan pembimbingan di kampus mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) harus mengikuti kegiatan di kampus yang dilaksanakan secara terbimbing kurang lebih satu minggu.pamong tetap memantau model pembelajaran yang diterapkan dengan mendiskusikan permasalahan yang ditemui mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di lapangan. C. Analisis Hasil Pelaksanaan Kegiatan Mengajar dan Refleksi 1. Dalam kegiatan ini. 3. Pelaksanaan Ujian Akhir Mengajar Pelaksanaan ujian akhir mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan pada minggu ke-9 dan ke. mahasiswa sebagai calon guru dibekali oleh berbagai pengetahuan terutama masalah penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

b. 2.a) Dapat menyusun Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdasarkan kurikulum yang baru yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). c) Memahami dan menerapkan strategi-strategi pembelajaran aktual sebagaimana sesuai dengan bidang studi masing-masing. d) Evaluasi hasil penyusunan Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) sekaligus praktik mengajar yang teruji oleh dosen pembimbing. b) Dilatih untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus yang telah dibuat oleh kelompok dari program studi masing-masing. Dosen pembimbing mengarahkan segala kemampuan untuk membimbing mahasiswa dalam menerapkan model-model pembelajaran dan bagaimana memotivasi siswa agar semangat belajar. Kegiatan pembimbingan di kampus ini juga memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat sebagai berikut: a. Tersedianya contoh-contoh perangkat pembelajaran yang berlaku tentang kurikulum baru yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Faktor Pendukung Beberapa faktor pendukung dalam kegiatan pembimbingan di kampus sebagai berikut: 1. Faktor Penghambat Dalam pembimbingan di kampus tentang penyusunan Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus yang harus memenuhi standar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan hal baru dan informasi-informasi tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlaku disekolah juga masih .

2. sarana dan prasarana sekolah serta aturan yang berlaku di sekolah. 2) Guru pamong beserta dosen mendiskusikan tentang bagaimana proses belajar dan mengajar (PBM) yang diajarkan agar dapat tercapai hasil yang diinginkan. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). . Selanjutnya para mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) diberi kesempatan melakukan kegiatan observasi tentang kegiatan mengajar guru di kelas. Kegiatan Bimbingan Praktik di Sekolah Dalam kegiatan pembimbingan praktik di sekolah mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang ditempatkan pada SMK Negeri 2 Kendari pada minggu pertama melakukan observasi baik perangkat pembelajaran. Faktor Pendukung Dalam bimbingan praktik di sekolah faktor pendukung yang dirasakan oleh penulis sebagai berikut: 1) Kepala sekolah beserta seluruh dewan guru turut membantu mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dalam proses pengenalan lingkungan sekolah. Kegiatan bimbingan praktik mengajar di sekolah ini juga memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat sebagi berikut: a. Karena masing-masing sekolah mempunyai karakteristik tersendiri dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Para mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) mendapat bimbingan dari guru pamong masing-masing maupun guru-guru yang ada di SMK Negeri 2 Kendari.kurang.

sehingga hal ini dapat mempengaruhi proses pembelajaran. tanggal 26 September . . 2) Pemahaman siswa tentang materi Fisika sebagian besar masih rendah. Faktor Penghambat Dalam bimbingan praktik di sekolah faktor penghambat yang dialami oleh penulis sebagai berikut: 1) Kondisi ruangan kelas yang kurang memadai. 2. y Hari/ Tanggal : Senin. dan XI Batu Beton.b. Pada saat membuka pelajaran guru memotivasi siswa agar giat belajar demi meraih cita-cita dan masa depan. XI Baja. Guru membuka pelajaran dengan cara apersepsi yaitu menyampaikan orientasi materi yang akan diajarkan. X Baja. XI Konstruksi Kayu. Kegiatan Praktik Mengajar Kegiatan praktik mengajar pada minggu kedua sampai minggu terakhir efektif dilaksanakan di sekolah mengikuti hitungan minggu efektif sebagaimana telah dijadwalkan. 4. X Listrik B. 3. 3. Kegiatan Praktik Mengajar y y y y Nama Sekolah Nama Mahasiswa Mata Pelajaran Kelas : SMK Negeri 2 Kendari : Abdul Salim : Fisika : X Konstruksi Kayu. Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Kegiatan Pendahuluan 1.30 November 2011 b. X Batu Beton. Ketika masuk kelas yang dikerjakan guru adalah mengondisikan keadaan kelas. a.

Faktor Pendukung Guru pamong memberikan bimbingan secara intensif kepada mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dan pernah mendampingi dalam kegiatan belajar mengajar di kelas pada pertemuan pertama dengan siswa. Hal yang dilakukan oleh guru dalam mengakhiri pelajaran yaitu menarik kesimpulan. d. guru pamong bersama . 2. dan suasana dalam belajar pun berjalan sebagai mana mestinya tanpa ada siswa yang mengganggu suasana belajar. Yang terakhir yaitu memberi tugas untuk dikerjakan di rumah dan menyampaikan materi selanjutnya. Guru selalu mengajukan pertanyaan kepada siswa dan memberi siswa kesempatan dalam menjawab pertanyaan tersebut. 3. Selama pelajaran berlangsung guru selalu memantau siswa apabila memberikan latihan untuk dipresentasekan di kelas. 4. Di akhir kegiatan pembelajaran.c. 2. 3. Cara guru menilai hasil belajar siswa melalui tes tulisan. Penutup 1. Kegiatan Inti 1. Cara guru menyajikan materi pokok pembelajaran dengan menggunakan beberapa keterampilan mengajar dan guru selalu mengaktifkan siswa. Dalam kegiatan praktik mengajar ini juga tidak berlangsung begitu saja sebab ada saja faktor pendukung dan faktor penghambatnya seperti berikut: a. Selama pelajaran berlangsung siswa ada yang bertanya bila merasa kurang mengerti atau mengalami kesulitan dalam menyelesaikan latihan yang diberikan.

Kesan umum terhadap kegiatan belajar mengajar secara universal. Secara umum siswa masih kurang memahami materi Fisika serta jalinan antar konsep materi sehingga guru harus memberikan pemahaman yang lebih mendasar dalam penyajian materi. Namun. 4. Faktor Penghambat Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) belum mengetahui secara pasti kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran yang diberikan. Kegiatan Observasi a. . siswa cukup merespon dan aktif dalam proses belajar mengajar sehingga tercipta suasana proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang cukup efisien walaupun masih ada beberapa siswa tertentu yang lambat dalam menerima pelajaran. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi siswa dan tujuan pencapaian dari pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan penguasaan ilmu pengetahuan. siswa tersebut dibimbing pada saat pemberian latihan untuk siswa dengan jadwal yang ditentukan. b. Keadaan Fisik Sekolah Berdasarkan hasil observasi pada lokasi SMK Negeri 2 Kendari tentang keadaan fisik sekolah yang sepenuhnya secara mendukung maka tercapainya proses belajar mengajar optimal. peserta/mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) mendapatkan informasi data secara apa adanya.mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran yang dilakukan.

Ruang OSIS 2 . Ruang Kelas b. b. 3) Teknik Konstruksi Batu dan Beton. 8) Teknik Pengelasan. 4) Teknik Gambar Bangunan. 5) Teknik Survei dan Pemetaan. Dimana tiga kelas utama yakni X. XI. 7) Teknik Permesinan. 3) Bangunan yang ada No. 6) Teknik Instalasi Listrik.Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada rincian berikut: 1) Luas tanah keseluruhan 43. Kelas XII terdiri dari 16 kelas. 10) Teknik Sepeda Motor dan 11) Teknik Audio Video.775 m2 2. Ruang Lab/ Studio e. Ruang UPJ/ Koperasi 2 h. Ruang Progli c. Kelas XI terdiri dari 16 kelas. Kelas X terdiri dari 17 kelas. 1. Perpustakaan f. Bangunan a. dan XII ini memiliki 11 ruangan masing-masing (berdasarkan nama jurusan/ kompetensi keahlian) sebagai berikut: 1) Teknik Konstruksi Baja. 9) Teknik Kendaraan Ringan. Kantor 33/ 1960 m2 11/ 275 m2 17 7 1 2 Keterangan g. Tanah Nama Jumlah (Unit)/ Luas 1kapling/ 43. c.775 m2 2) Jumlah ruang belajar 33 ruangan dengan rincian sebagai berikut: a. Ruang Bengkel d. 2) Teknik Konstruksi Kayu.

5. Ruang Guru 1 1 1 17 1 2 2 1 1 1 2 7 lokasi 2 2 119 1 unit rusak k. bola kaki.i. 2. 7. Halaman Upacara Lapangan Olah Raga Kebun/ Empang Tower Halaman Parkir Jumlah 4) Sarana Olahraga No. Sebelah Utara b. dan alat-alat Jumlah 1 1 1 Bentuk/ Keadaan Semi Permanen Semi Permanen Permanen Cukup Memadai - lainnya b. 4. 3. Masjid q. Pos Satpam p. 6. Ruang TU o. Sebelah Timur : Rumah Penduduk/ Pasar Sentral RB : Jalan Sao-sao . Jenis Lapangan Bola Voli Lapangan Bola Kaki Lapangan Bola Basket Alat-alat olah raga : Voli. Ruang Dapur n. WC/ Toilet m. Keadaan Lingkungan Sekolah 1) Batas-batas yang mengelilingi lingkungan sekolah sebagai berikut: a. 4. 1. Ruang PMR j. Ruang Pramuka l. Ruang BP/ BK 3.

hubungan sosial di sekolah baik antara guru dengan guru. Jenis bangunan adalah permanen. Air bersih 4) d. guru dengan siswa. Sebelah Selatan : Jalan antara SMK Negeri 2 Kendari dan KONI d. Jumlah siswa keseluruhan 1311 orang 5) Interaksi Sosial Berdasarkan hasil observasi. Hal ini dapat . Letaknya berada di tengah kota. wakasek bagian sarana dan prasarana. Jumlah guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada 122 orang d. Telepon c. Lampu listrik e. Tempat parkir b. Jumlah siswa per kelas 13-79 orang h. b. maupun siswa dengan personalia sekolah sangat terjalin dengan baik. interaksi sosial yang ada pada SMK Negeri 2 Kendari terlihat bahwa.c. Jumlah Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada 25 orang f. Wakasek ada 6 orang yang terdiri dari wakasek bagian kurikulum. Sebelah Barat : Jalan Ahmad Yani 2) Kondisi lingkungan sekolah sebagai berikut: a. 3) Fasilitas sekolah selain bangunan di atas. c. Jumlah guru honor ada 12 orang e. Kantin f. dan wakasek bagian kepala jurusan produktif. guru dengan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). siswa dengan siswa. tentu 1 orang. Kepala Sekolah. wakasek bagian kesiswaan. Jumlah Tenaga Administrasi Sekolah Honorer (TAS) ada 13 orang g. Guru dan Siswa dengan rincian sebagai berikut: a. b. wakasek bagian dunia usaha dan dunia industri. Bengkel Kepala Sekolah. sebagai berikut: a.

Pada versi yang lain ada peranan aktif dari guru-guru dalam memotivasi siswa dan guru menciptakan hubungan yang baik secara utuh. Mengikuti piket harian setiap hari Selasa . Akan tetapi. Kesan tersendiri dimaksud adalah informasi tentang keadaan sikap siswa sekolah ini di masyarakat. Tata tertib untuk guru b. Indikasi ini banyak nampak pada prestasi yang telah diraih oleh sekolah. Tata tertib untuk siswa 7) Kesan Umum Pada SMK Negeri 2 Kendari memiliki suasana tersendiri bagi mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program : ada dan terlaksana : ada dan terlaksana : ada dan terlaksana Pengalaman Lapangan (PPL). 6) Tata Tertib a. Kegiatan Non Mengajar Kegiatan non mengajar yang dilakukan di sekolah sebagai berikut: a. baik itu hubungan antara guru dengan guru. hubungan guru dengan siswa maupun hubungan siswa dengan siswa. 5. Hal ini disebabkan karena SMK Negeri 2 Kendari memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya disiplin dalam setiap kegiatan baik non mengajar maupun pada proses belajar mengajar.menciptakan iklim sekolah yang sangat mendukung kegiatan belajar mengajar. Tata tertib untuk TAS c. Bahkan sampai sekarang masyarakat umum masih menganggap situasi sikap siswa berperilaku buruk. Ikut serta dalam upacara bendera setiap hari Senin b. sungguh itu dugaan yang sangat jauh dari faktanya sebab sikap yang dimiliki siswa kini sangat banyak berubah menjadi baik.

Kegiatan Ujian Praktik Mengajar Pelaksanaan ujian akhir mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di sekolah pada minggu ketiga bulan November. mahasiswa dan seluruh siswa kelas X Batu Beton dan pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar. Mengikuti kegiatan olahraga senam ³jantung sehat´ pada setiap hari Rabu d. . secara tepatnya pada hari Sabtu. e. Tempat pelaksanaan ujian ini tepatnya di kelas X Batu beton dengan materi Gerak Melingkar. renovasi warna depan kantor dewan guru. Mengikuti kegiatan jum¶at bersih. dan sekitar lapangan merah yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Melaksanakan kegiatan pembersihan kolam.c. 26 November 2011 yang dihadiri oleh guru pamong. 6.

BAB III PENUTUP A. Kegiatan pembimbingan di kampus kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai calon guru dibekali berbagai pengetahuan terutama perangkat pembelajaran yang akan diterapkan di sekolah yang sesuai dengan kurikulum baru yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dewan guru beserta Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) dan siswa-siswa SMK Negeri 2 Kendari memiliki kedisiplinan yang tinggi sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan lancar tanpa hambatan meskipun masih ada beberapa siswa yang lambat menerima pelajaran yang pada akhirnya juga dapat diatasi dengan baik. 3. . Kesimpulan Berdasarkan hasil Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. 2. SMK Negeri 2 Kendari memiliki OSIS yang sangat berperan aktif dalam sekolah sehingga kedisiplinan siswa sangat terkontrol dan hubungan siswa dengan guru sangat akrab dengan adanya buku pengawasan setiap siswa. 4. Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluoleo (Unhalu) merupakan sarana untuk mempersiapkan diri secara fungsional dan mandiri dalam menggeluti dunia pendidikan sehingga Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai persiapan pendahuluan untuk menghasilkan tenaga-tenaga pengajar yang fungsional.

2. . Saran Adapun saran-saran yang dapat penulis sumbangkan sebagai berikut: 1. Untuk Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) selanjutnya diharapkan pada saat penempatan lokasi diumumkan kurang lebih 2 minggu sebelum pemberangkatan agar persiapan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dapat lebih optimal.B. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) terintegrasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang selanjutnya diharapkan kepada semua unsur penyelenggara yang berkompetensi agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan menuju tercapainya tujuan pendidikan nasional. 3. Penempatan dalam satu lokasi untuk program studi sebaiknya tetap lebih dari satu orang agar pada saat praktik dapat saling tukar pikiran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful