Studi Kasus Motorola Inc Dalam Pembaharuan Divisi ASIC

Dari buku; Robert N Anthony and Vijay Govidarajan, Management Control Systems, The McGraw-Hill Companies, Inc

Sejarah
Didirikan tahun 1928, Motorola menjadi dikenal luas kareba radio dan produk elektronik dan listrik konsumen lainnya. Pada tahun 1960-an, perusahaan ini menjual produk dan semikonduktor, peralatan komunikasi, dan komponen kepada pelanggan, perusahaan industry, dan militer diseluruh dunia. Dengan kantor pusat di Schaumburg, Illionis, pada tahun 1984, Motorala mencapai penjualan lebih dari $ 5,5 miliar, memperkerjakan lebih dari dari 99.000 orang, dan membelanjakan $411 juta untuk riset dan pengembangan. Perusahaan ini merupakan salah satu dari sedikit perusahaan Amerika yang memasarkan berbagai produk elektronik, dari integrated circuits (IC) yang sangat canggih sampai produk elektronik konsumen. Perusahaan diorganisasi sepanjang lini produk dan teknologi. Setiap unit bisnis disusun sebagai sector, kelompok, atau divisi, tergantung pada ukurannya. The Semiconductor Products Sector (SPS) bermarkas besar di Phoenix, Arizona; penjualan pada tahun 1984 lebih dari $2,2 miliar, yang berarti 39% dari penjualan neto Motorola. Sektor itu menjual produknya di seluruh dunia kepada pabrik-pabrik peralatan asli melalui tenaga penjualannya. Produk semikonduktor selaras dengan perubahan yang cepat dalam teknologi. Oleh karena itu, SPS memelihara program riset dan pengembangan delam teknologi semikonduktor yang maju.

PEMBENTUK DIVISI ASIC
Untuk secara penuh mengeksploitasi permintaan yang tumbuh untuk IC, Motorola mengorganisasi Divisi Application Specific Integrated Circuit (ASIC) sebagai bagian dari Semiconductor Products Sector pada tahun 1984. Pada tahun 1985, divisi ASIC menempati fasilitas Chandler yang dimiliki Motorola, paling baru dari lima lokasi area-Phoenix yang dimiliki oleh perusahaan itu. Secara khusus, Motorola bekerja secara erat dengan pelanggan untuk mendesain semicustom IC. Walaupun demikian, beberapa desain dianggap sebagai desain standard an tetap hanya tersimpan sebagai barang persediaan. Departemen Rekayasa Produk Rekayasa produk berinteraksi dengan pelanggan dan menjalankan peran sebagai troubleshooter dalam menangani keluhan pelanggan. Ini adalah tanggung jawab aspek teknik dari manufaktur produk yang berkelanjutan. Para insinyur ditugaskan pada satu produk atau lebih dan melayani pelanggan untuk produk-produk ini. Bila pelanggan mempunyai keluhan tentang IC, rekayasa produk merespons perminyaan tersebut. Oleh karena itu, rekayasa produk adalah antarmuka (interface) teknis antara perusahaan dan pelanggan untuk produk yang ada. Departemen Perencanaan Produk Departemen perencanaan produksi dan departemen pelayanan pelanggan menjadwalkan pesanan dari pelanggan. Departemen ini memberitahukan pabrik kapan memulai produksi dan kapan produk yang telah dikerjakan harus selesai. Karena Motorola tidak memiliki sistem perencanaan produksi yang terkomputerisasi, kerja ini dilakukan hanya dengan software

cetakan tidak terbaca . Departemen Pengembangan produk baru Kelompok pengembangan produk baru bertanggung jawab atas penjabaran spesifikasi produk pelanggan ke dalam desain yang dapat diproduksi dan untuk produksi prototype tersebut. Kurva belajar diestimasikan sekitar 70 persen untuk kebanyakan produk dalam divisi ASIC. Focus kelompok ada pada proses manufaktur.mikrokomputer standar. Ketika produk dikirim. oleh karena itu lebih menghemat biaya manufaktur. Pasar ASIC . seperti spread-sheet. Salah satu tanggung jawa QA adalah menyampaikan kepada manufaktur apa yang merupakan penolakan produk tersebut. Pesanan harus ditelusuri secara manual melalui dari bawah (lantai pabrik). proses harus harus memenuhi spesifikasi hasil minimum. QA memiliki pelatih-pelatih yang berdiskusikan dengan operator manufaktur tentang apa yang menjadi penolakan. Cacat pada area ini dapat dikarenakan salah cetak. produk dibuat dalam area pengembangan pabrikasi dengan peralatan produksi. tetapi merupakan hasil yang akan memuaskan ketika produksi bergerak cepat turun ke kurva belajar. dan staf rekayasa pabrik. Kelompok tersebut menyediakan estimasi biaya manufaktur pada kelompok pemasaran. Banyak dari cacat ini tidak mempengaruhi kelayakan rangkaian tetapi hanya mempengaruhi penampilan visualnya. departemen pemasaran mempunyai tanggung jawab tertentu atas penetapan harga produk dan meramalkan permintaan pasar secara akurat. ini dimasukkan dalam rencana implementasi produk. ini akan segera ditolak oleh operator . atau kabel timah yang bengkok. Progam ini memilik dua manfaat (1) operator menjadi sadar bahwa mereka perlu memproduksi tingkat kualitas tertentu . Departemen manufaktur mempunyai tugas untuk menjaga kesinambungan proses produksi dan metode yang digunakan dalam perakitan dan untuk pelaksanaan pengetesan. dan bukan pada produk spesifik. Hasil ini bukan hasil yang diestimasikan dalam menghitung biaya manufaktur jangka panjang dari produk itu. supervisor. Departemen Manufaktur Departemen manufaktur terdiri dari pekerja upah per jam. Tambahan pula. Sebelum desain produk dapat diserahkan kepada departemen manufaktur. Pada tahap ini. Departemen Pemasaran Departemen pemasaran bertanggung jawab untuk mengidentifikasi prospek awal dan melakukan penjualan kepada mereka. Kurva belajar 70 persen berarti bahwa biaya unit untuk volume produksi total akan berkurang dengan 30 persen setiap waktu volume produksi kumulatif menjadi dua kali. dan(2) bila produk di bawah kualitas yang dapat diterima pada suatu tahap dalam produksi. estimasi biaya dijernihkan. Setelah desain selesai. bersama dengan syarat hasil. komponen yang pudar. Pekerja upah per jam terlibat langsung dalam mengoprasikan mesin produksi dan menginspeksi kerja-dalam-proses. Departemen jaminan kualitas Quality Assurance (QA) atau departemen jaminan kualitas bertanggung jawab atas kualitas produk secara terus – menerus Tes visual / mekanis lebih subjektif. departemen membebani ongkos kepada klien dan melaporkan informasi ini kepada pengendali keuangan.

Penjaluran (routing) produk melalui pabrik secara khusus meliputi langkah – langkah sebagai berikut: (1) suku cadang. Bahan. Cray. Dalam desain pabrik ini. Buruh langsung secara cermat ditelusuri untuk dapat menetukan biaya buruh pada produk dan untuk menyediakan alokasi overhead pada produk itu. (2) pabrikasi lembaran tipis ( wafer). standarnya sering kali usang.Dalam pasar semicustom IC. Motorola menyediakan jasa desain bagi pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan yang terlibat secara relative. dan standar overhead diperbaharui dua kali setahun. Entry dibuat setiap waktu produk dipindahkan dari satu pusat biaya ke pusat biaya lain. dan Prime Computer. (5) tes. Kualtas tinggi. Keterlibatan oleh pelanggan di tengah siklus pengembangan ini berbeda dengan keterlibatan dalam produk semikonduktor lain yang ditawarkan oleh Motorola. (3) die (blok potong). dimana wafer dites dan dipotong ke dalam rangkaian individu atau chip dan dipasang pada substrate paket (permanent chip enclosure). Sistem Manufaktur dan Akuntansi Motorola Sebelum bergerak. di mana chip yang dikemas dites menurut spesifikasi pelanggan. waktu pengembangan cepat. Setiap mesin dikendalikan sebagai bagian dari kelompok fungsi. Desain fungsional ini menghasilkan gerakan fisik produk yang besar pada jarak yang relative besar pada lantai pabrik (produksi tingkat bawah). Pelanggan-pelanggan ini bersaing di pasar yang ditandai dengan perubahan teknolgi secara cepat dan perkenalan produk baru secara cepat juga. Persediaan dikelompokan menurut tahap penyelesaian untuk proses penetapan biaya. Overhead dialokasikan pada produk atas dasar buruh langsung. dan bukan pada produknya. harga memiliki adalah prioritas kedua. dimana berbagai bahan mentah dibeli dan dipersiapkan. Sistem ini memerlukan banyak pencatatan. (4) perakitan. Dalam pabrik. dimana wafer silicon yang mengandung logic array diproduksi. Bonus kebanyakan ditentukan oleh perbandingan jam buruh langsung actual dengan jam buruh standar untuk setiap karyawan. Setiap bagian yang dimanufaktur mempunyai jalur yang ditentukan melalui pabrik itu. Beberapa pelanggan. yang persediaannya dinilai pada biaya standar. dan (6) barang jadi. Audit fisik yang dilakukan atas inventory diperlukan untuk menelusuri dan membuktikan kebenaran jumlah produk. Mempersingkat waktu pengiriman produk merupakan kepedulian utama bagi mereka. Pelanggan divisi ASIC secara khusus adalah pabrik-pabrik computer. divisi ASIC merupakan bagian dari sector korporat lain. sebelum bergerak. . mesin dan pekerja di organisasi sepanjang garis funsional. menggunakan system manufaktur dan akuntansi yang ada pada Motorola. seperti DEC. di mana produk yang dikemas untuk dikirim. karena lingkungan dinamis dan kurva belajar yang tajam. Produksi bipolar. Buruh langsung dibayar menurut system upah per jam dan bonus. dan secara fisik dekat dengan mesin lain yang melakukan fungsi serupa. Unisys. di mana kawat timah dipasang pada chip dan pengemasan diselesaikan. seperti Hewlett-Packard. ada 29 pusat biaya. Oleh karena itu. buruh. Apple Computer. Manajer manufaktur mengestimasikan bahwa diantara 8 persen dan 12 persen dari waktu produktif karyawan dihabiskan dalam membuat catatan. Dibandingkan dengan faktor-faktor ini. dan kemampuan untuk mencapai produksi volume secara cepat penting sekali dalam memenangkan bisnis pelanggan-pelanggan ini. pelanggan menciptakan desain dari “bagian-bagian pembentuk” (building blocks) yang disediaakan oleh para perancang Motorola. mengembangkan system manufaktur just-in-time (JIT) dan menyatakan kebutuhan mereka untuk pengiriman tepat waktu dan komponen yang masuk berkualitas tinggi. Walaupun demikian. organisasi Motorola berfokus pada pelanggannya.

Tujuh hari kerja tambahan diperlukan untuk menghasilkan laporan biaya actual dan varians. Manajemen merasa bahwa waktu penyelesaian IC terlalu lambat. Oleh karena itu. Wafers (masing-masing terdiri dari sejumlah chip) ditempatkan dalam die cage (tempat blok . bukannya membantu manajer menghadapi kompleksitas system manufaktur. Ukuran batch yang besar menghasilkan persediaan barang dalam proses di antara stasiun fungsional dan menghasilkan persediaan barang jadi yang secara efektif dihasilkan tetapi mungkin tidak diinginkan oleh pelanggan. Buku ditutup pada hari kerja ketujuh setelah akhir bulan. (3) perakitan 149-pin. (8) pengetesan dan pengepakan produksi. Pada waktu laporan diterima pada lantai pabrik. Biaya standar dihasilkan setiap bulan. departemen manufaktur baru setengah jalan melalui periode akuntansi yang lain. Ketidaktepatan waktu juga merupakan masalah. semua chips yang dihasilkan oleh pabrik Chandler itu diproses dalam sebagian besar sel yang ada. Pekerja pabrik khusus beranggapan bahwa laporan varians tidak relevan dan oleh karena itu mengabaikannya. Tidak semua produk melalui semua sel-misalnya. System akuntansi menhasilkan kegiatan disfungsional keseluruhan dan menghambat gerakan pada teknik manufaktur baru. yang tidak diidentifikasi secara khusus oleh analisis varians. (Tampilan 2 adalah diagram tata letak pabrik). pengetesan mekanis. Desain fungsional juga menghasilkan jumlah persediaan besar dan batch yang besar. Kurangnya umpan balik harian atau mingguan membuat sulit mencari penyebab varians yang tidak menguntungkan.Desain fungsional pabrik mengakibatkan kesulitan dalam menempatkan tanggung jawab atas produk individu. Banyak orang merasa bahwa. Satu manajer pada tapak pabrik Chandler menyampaikan pendapat bahwa mereorganisasi fasilitas fungsional yang ada untuk melaksanakan pabrik yang menganut JIT itu jauh lebih sulit. Varians bulanan merupakan akumulasi banyak kegiatan yang menguntungkan dan tidak menguntungkan. “Kesadaran penting yang pertama dari departemen akuntansi adalah bahwa kami kadang kala menjadi perintang untuk maju. Walaupun demikian. Walaupun demikian. tata letak lantai pabrik baru itu dirancang secara khusus agar sesuai filosofi JIT dan dengan proses spesifik pabrik tersebut. maka solusi a priori pada varians sulit ditentukan. PELUANG UNTUK BERUBAH Manajer divisi ASIC yang baru saja terbentuk menyadari bahwa pembukaan sebuah fasilitas produksi baru di Chandler mempresentasikan kesempatan untuk memperkenalkan perubahan pokok dalam operasi manufaktur divisi tersebut. Karyawan pabrik mengalami kesulitan dalam mengikat varians pada masalah spesifik. (2) perakitan 72-pin. Pabrik itu diorganisasi di sekitar Sembilan sel: (1) persiapan perakitan. (4) perakitan lain.” System biaya standar merepotkan dan tidak dipahami secara jelas oleh karyawan pabrik. dan (9) penggudangan dan pengiriman. (6) pemanasan (heat sink). Petugas ekspedisi dalam departemen perencanaan produksi melakukan tugas penting dalam menjamin bahwa produk yang penting dapat diselesaikan secara tepat waktu. dan pemberian merek. dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan jepang yang bersaing. Produk bergerak dari sel ke sel dalam urutan yang ditunjukkan dalam Tampilan 2. (7) burn-in (pemotongan dangan nyala gas). tidak semua chips memerlukan heat sink. Karena varians tidak menunjukkan masalah actual. Pengendalian divisi mencatat. (5) penyegelan. system akuntansi sebenarnya memperbesar masalah. pabrik itu terhambat oleh waktu proses yang lambat.

Dalam sel ini. Dari die cage. Apakah factor2 keberhasilan kunci untuk divisi ASIC pada Motorola? 2. Kebanyakan dari proses tersebut dijalankan dengan mesin. dan bergerak melalui seperti yang ditunjukkan oleh anak panah. tetapi ke heat sink dan sel burn-in. dites dan ditandai untuk identifikasi. satu lusin atau lebih dapat dikirmkan dalam tiga minggu dari saat desain diterima. Arus kerja dikendalikan melalui system tarik (pull). chip disegel dalam kemasan pelindungan. Peran Sistem Pengendalian Manajemen Pengendali Divisi ASIC secara akut menyadari kecenderungan sistem penegendalian yang usang dan yang berlaku untuk menghalangi kemajuan dalam operasi manufaktur. Apa ukuran yang baik dari faktor2 sukses kunci ini? 4.pemotong) ketika sampai pada pabrik tersebut. ia bertanya-tanya jenis sistem pengendalian manajerial manakah yang akan melengkapi dan bahkan mengarahkan perubahan-perubahan progresif yang terjadi dalam operasi divisi tersebut. yang diawasi oleh seorang pemimpin tim. ( system manufaktur tarik dicirikan oleh produksi yang berfungsi bila persediaan dipindahkan dari persediaan barang jadi ). chips diambil pada satu dari tiga sel rakitan (72-pin. Deretan-deretan yang tidak lolos inspeksi dilemparkan keluar. chips digabungkan pada bagian bawah dari permanent enclousure (kemasan) dalam stasiun blok pemotong (die bond station). Bila area penyimpanan di depan stasiun kerja penuh. Pertanyaan 1. Kemudian. Walaupun demikian. di mana gate arrays pada wafer yang belum dites pada fasilitas pabrikasi wafer dicek dengan alat pemeriksa untuk menentukan deretan-deretan mana yang baik. tergantung pada family produk dan jumlah sambungan yang diperlukan untuk dibuat pada chips tersebut. operasi final yang dilakukan dalam sel melekatkan kabel timah dalam stasiun sambungan kawat (wirebond stations). Misalnya. lain-lain). Dalam sel perakitan. Dalam sel ini. Masing dari sel tersebut dijalankan oleh tim produksi. dengan area yang direncanakan dengan persediaan terbatas diizinkan di antara stasiun kerja. 149-pin. IC dengan volume lebih tinggi disalurkan melalui sel selebihnya. tetapi semua melalui sel tes. dan sel pengiriman. yang biasanya dibuat untuk pelanggan yang menggunakannya untuk prototype dan pengetesan. tidak semua IC dikirim ke heat sink dan sel pembakaran. stasiun sebelumnya harus tetap menganggur. wafer diambil pada sel persiapan die. untuk beberapa IC. Apakah system biaya standar tradisional berkenaan faktor2 sukses kunci ini? 3. Dalam penyegelan (sealing). Garis ini adalah untuk IC dengan volume yang sangat rendah. mesin tes yang diotomatiskan pada akhir biaya lini opsi di atas $2 juta masing-masing. beberapa chips bervolume rendah dibengkokkan dari arus produk normal ke dalam lini opsi khusus. dibuat sambungan listrik pada chip tersebut. Seperti yang telah disebutkan di atas. dan sel pemberian merek. Ini secara khusus benar bagi assembly dan test cell. Salah satu dari sel perakitan didiagramkan dalam tampilan 3. Focus dari opsi ini adalah waktu penyelesaian yang cepat. Bagaimana anda mengendalikan pabrik (plan) dengan menggunakan ukuran2 ini dan struktur pabrik yang ada saat ini? . Sel-sel tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga produk bergerak masuk ke satu arah sepanjang jalur yang berbentuk huruf U. Ia merasa kuat sekali bahwa kantornya seharusnya tidak semata-mata berdiri di sampingnya tetapi harus mengambil posisi positif dalam mendorong perubahan-perubahan di seluruh divisi itu. dan kebanyakan pemesinan bersifat kompleks dan mahal. pengetesan mekanis. sel pergudangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful